Futsal Banten Raih Hasil Maksimal Di Laga Futsal Perdana POMNAS XV 2017

pomnas-2017

Laga Futsal POMNAS (Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional ) 2017 bakal digelar pada 11-16 Oktober mendatang di GOR Sudiang, Makassar Sulawesi Selatan. 24 tim yang mewakili tiap-tiap provinsi di bagi enam grup masing-masing terdiri empat tim. Nantinya, juara grup dan runner-up akan melanjutkan langkahnya ke babak 16 besar. Selain itu, empat tim peringkat tiga terbaik juga berhak lolos ke fase 16 besar dan membuka peluang meraih medali. Seperti yang di lansir oleh bolalob.com tim futsal Banten sendiri, berhasil meraih kemenangan di laga futsal perdana mereka di futsal POMNAS 2017 pada Rabu (11/10) di GOR Sudiang, Makassar, dengan mengalahkan tim Sulawesi Utara dengan skor 4-2. Di babak pertama Banten berhasil unggul 1-0 melalui Aaron Arsyian. Di babak kedua, pertandingan berjalan ketat. Namun, Banten mampu unggul 2-0 melalui gol Aaron Arsyian. Sulut mampu memperkecil ketinggalan 1-2, melalui Risto Taduminggis. Sulut, akhirnya mampu menyamakan kedudukan 2-2 melalui Dilivio Uci. Kemenangan Banten, ditandai dengan dua gol yang di sarangkan Ahmad Suri dan Muhammad Ali. Skor 4-2 pun menghiasi kemenangan laga perdana tim futsal Banten.(pah/adt)

Gebyar Olahraga Akan Berlangsung Oktober Pekan Ini

kadispora menggelar rapat untuk koordinasi kegiatan Gebyar Olahraga

Dalam rangka memenuhi kebutuhan para atlet dan juga upaya pemerintah menjaring atlet baru berbagai tingkatan, walikota Tangsel telah mengintruksikan kepada jajarannya untuk segera menggelar ajang gebyar olahraga dari tiap kecamatan. Sesuai arahan dari Walikota Tangsel, Airin Rachmi Diany yang menginginkan gebyar olahraga tingkat kecamatan. Kadispora Tangsel, E Wiwi Martawijaya melangsungkan rapat dengan perwakilan tiap kecamatan untuk membahas acara olahraga tersebut. “Sesuai dengan arahan pimpinan, Gebyar Olahraga tiap kecamatan akan dilangsungkan. Acara tersebut, merupakan ajang untuk menjaring atlet Tangsel untuk mengikuti Popda,” terang Wiwi. Sementara itu, Ketua Porkot, Tri Utami Pertiwi mengatakan, perihal gebyar olahraga tingkat kecamatan, akan dilaksanakan bulan Oktober ini. “Oktober ini sudah mulai dilaksanakan dari hasil rapat tiap kecamatan. Nantinya, jadwal terlaksananya acara tersebut tergantung tiap kecamatan kapan mau melangsungkannya,” papar wanita yang biasa di sapa Bu Uut ini. (pah/adt)

Ciptakan Komunikasi Yang Baik, Merupakan Modal Pertama Menumbuhkan Prestasi Anak

Imam nahrawi (Kiri)) Menteri Pemuda Dan Olahraga menyerahkan penghargaan tertinggi dari kepada atlet ice skating Maghrisa Regita Maharrani Trah Gagarin atas prestasinya di olahraga Ice Skating

Sebagai orangtua, kewajiban paling utama yang dilakukan adalah mengikuti perkembangan anak dalam menumbuhkan prestasi anak. Namun, bukan berarti bisa memaksakan kehendak sang anak untuk menentukan prestasi, melainkan hanya mengarahkan. Dengan demikian, anak akan seluwes mungkin untuk menggapai prestasi dengan jalan yang dipilihnya sendiri. Heri Gagarin seorang Jurnalis yang juga ayah dari Maghrisa Regita Maharrani Trah Gagarin sebagai olahragawan Ice Skating tingkat Asia berprestasi memaparkan, dalam keseharian dirinya bersama dengan sang istri, Farisha Zhara menanamkan pola asuh yang wajar-wajar saja, sama dengan apa yang biasa ditanamkan oleh orangtua pada umumnya. Seperti sekolah, les dan latihan, hingga menorehkan penghargaan tertinggi dari Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi atas prestasi yang diraih Regita selama tahun 2014 dan 2015. “Intinya sih menciptakan komunikasi baik via telepon maupun langsung di rumah, sementara waktu yang paling banyak adalah saat hari libur dan hari sabtu,” ujar Heri. Menurutnya, menumbuhkan prestasi anak adalah melalui komunikasi yang baik antara orang tua dan anak, akan tumbuh rasa saling percaya dan menghargai akan kewajiban masing-masing dan tidak ada kiat khusus, semua mengalir apa adanya. “Kalau orangtua bekerja dan merawat keluarga, sementara tugas anak adalah belajar, paparnya. Sebelumnya, gadis cantik kelahiran 30 Desember 2001 juga sempat mendapat prestasi sebagai Duta Cintai Indonesia 2012 silam. Selain itu, sebanyak 3 medali emas ajang Skate Bangkok 2014 yang diikuti sejumlah negara Asia, antara lain Indonesia, Tiongkok, Uni Emirat Arab, Malaysia, Thailand, Singapura, dan Hong Kong serta 4 medali emas Ajang Indonesia Ice Skating Open 2015, dan 1 medali emas Ajang The Indonesia Figure Skating National Championship 2015. Kemudian Regita juga menjuarai tiga kategori di nomor Figure Skating Short Program Alpha, Figure Skating Alpha Solo Comp dan Figure Skating Stroking Alpha. Dengan hasil yang sempurna ini, ia berhasil memenuhi janji kepada Menpora untuk mengharumkan nama bangsa. Selain prestasi olahraga, Regita juga berhasil mendapat nilai cukup lumayan pada Ujian Nasional 2017 terutama untuk mata pelajaran Matematika dengan nilai 97,5 dan terpilih sebagai salah satu lulusan terbaik SMP Pembangunan Jaya. (pah/adt)

Setelah Kejurda, Atlet Tinju Tangsel Dipersiapkan Ikuti Kejurnas di Maluku

atlet-tinju-tangsel-terbaik

Setelah mengikuti Kejuaraan Daerah (Kejurda) Tinju Amatir di Mako Brimob, Cilegon, Serang beberapa waktu lalu. Kini, para atlet tinju Tangsel terus digembleng untuk mengikuti Kejuaraan Nasional (Kejurnas) PPLP (Pusat Pendidikan dan Latihan Olahraga Pelajar) di Maluku, 2018 mendatang. Ajang kejurnas ini, merupakan ajang tahunan yang diselenggarakan oleh Kemenpora. Pengurus Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Tangsel, Sunarto mengatakan, akan mempersiapkan lima atlet tinju Tangsel terbaik untuk mengikuti Kejurnas PPLP di Maluku. “Kami sudah mempersiapkan lima atlet untuk Kejurnas nanti. Sebenarnya, ada enam atlet yang kami siapkan. Namun, karena kuota hanya lima atlet jadi tiga atlet putri kita akan terus bersaing dan menyisihkan satu atlet,” papar Sunarto. Tambahnya, para atlet tinju putra dan putri Tangsel memiliki prospek yang sangat baik. Mereka berlatih secara serius dan penuh semangat. Sunarto juga mengungkapkan, bahwa pembinaan atlet harus dilakukan sejak usia dini. “Pembinaan atlet harus di mulai sejak dini. Jadi, mereka ini merupakan program jangka panjang, nanti dipersiapkan atlet popda dan kejurda. Nanti, masuk usia youth bisa masuk kejurnas, kita siapkan mereka. Selanjutnya, program Pra PON dan PON,” tuturnya. Tangsel sendiri di percaya Provinsi Banten untuk dijadikan PPLP bagi atlet-atlet tinju di Banten. Terdapat lima atlet, empat diantaranya atlet Tangsel dan satu atlet dari Lebak. Ini merupakan suatu kebanggan bagi Kota Tangsel.tutup Sunarto (pah/adt)

Serunya DBL Seri Tangerang, Sebanyak 63 Tim Basket Tingkat SMA Turut Berlaga

DBL-seri-Tangerang

Tidak kalah seru dengan seri Jakarta sebelumnya, Honda Developmental Basketball League (DBL) seri Tangerang juga berjalan ‘panas,’. Setelah seminggu berjalan ketat, pertandingan puncak tim basket tingkat SMA di GOR Dimyati Tangerang, Sabtu (06/10). SMA UPHC berhasil menyabet dua gelar juara pertama untuk kategori tim putra dan putri. Tim putra UPHC berhasil mengalahkan SMAN 2 Tangerang dengan poin 62 – 57, sedangkan tim putri UPHC ‘tekuk’ SMA Tarakanita Citra Raya dengan poin 43 – 16. Honda DBL sebagai liga pertandingan bola basket tingkat SMA menjadi liga paling bergengsi ditingkat nasional dan tingkat regional Jakarta dan Tangerang. Ditingkat regional Jakarta dan Tangerang, antusias tim basket tingkat SMA sangat besar menantikan pagelaran akbar tahunan ini. Terdata sebanyak 63 tim bola basket SMA ikut berlaga di seri Tangerang. Ke 63 Tim tersebut diantaranya terbagi 31 tim bola basket putra dan 32 tim bola basket putri. “Sejak pertama kali digelar pada 2008 silam, setiap tahun antusias tim bola basket SMA di Jakarta dan Tangerang meningkat ikuti pertandingan. Honda DBL merupakan bukti konsistensi Honda dalam mencari bibit terbaik bola basket mulai dari sekolah,“ papar Head of Marketing Communication Wahana, Andra Friyandana. Ditambahkannya, Main Dealer sepeda motor Honda Jakarta Tangerang, PT. Wahana Makmur Sejati (WMS) menegaskan akan terus dukung komitmen pembangunan olah raga bola basket dari tingkat sekolah. Wajar jika Honda DBL menjadi liga pertandingan yang paling ditunggu tim basket tingkat SMA di Jakarta dan Tangerang. Pada ajang ini akan dipilih 12 pemain putra dan 12 putri terbaik masuk menjadi Honda DBL Indonesia All Star yang akan berkesempatan berlatih di Amerika langsung oleh pemain NBA dan atlet kelas dunia. Tidak hanya pemain, pelatih tim juga memiliki kesempatan yang sama untuk pergi dan melihat langsung tim – tim bola basket profesional di negeri ‘paman sam’ tersebut.(pah/adt)

Atlet Tinju Tangsel Raih 10 Medali di Ajang Kejurda Tinju Amatir

atlet-tinju-tangsel

Kejuaraan Daerah (Kejurda) Tinju Amatir Banten baru saja dilaksanakan 6-8 Oktober lalu di Mako Brimob, Cilegon, Serang, Banten. Berbagai atlet daerah, datang untuk menjajal ketangguhan di atas ring. Atlet Tangsel pun, cukup menggembirakan dengan prestasi di ajang Kejurda. Mereka mampu menyabet total 10 medali dengan rincian 4 emas, 4 perak dan 2 perunggu. Pengurus Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Tangsel, Sunarto sangat bangga dengan raihan prestasi yang dicapai oleh atlet Tangsel. “Saya bangga dan salut dengan semangat perjuangan mereka hingga menghasilkan prestasi terbaik buat Tangsel,” ucap Sunarto kepada nysnmedia.com Sunarto juga berharap, setelah ajang Kejurda mereka terus berlatih dan mengasah kemampuaan mereka serta memperbaiki kekurangan pada saat bertanding. “Terus berlatih dan fokus untuk mendapatkan hasil yang maksimal,” pukasnya. Berikut nama-nama Atlet Tangsel yang memperoleh medali: 1. M Yunus medali emas di nomor 48kg 2. Kiki medali emas di nomor 48kg 3. Nurma medali emas di nomor 57kg 4. Aida medali emas di nomor 60kg 5. Marcella medali perak di nomor 46kg 6. Yaska medali perak di nomor 54kg 7. Fahmi medali perak di nomor 49kg senior 8. Hervian medali perak di nomor 75kh senior 9. Rian medali perunggu di nomor 44kg 10. Samuel medali perunggu di nomor 48kg. (pah/adt)

SSB Serpong Jaya Keluar Sebagai Juara Festival Pagustas U-12

tim-SSB-Serpong

Paguyuban Sekolah Sepak Bola Kota Tangerang Selatan (Pagustas) kembali menggelar festival pagustas U-12 yang diperuntukan bagi anak-anak usia 12 tahun se-Tangsel di Lapangan Bola Cilenggang, Serpong, Minggu (8/10). Agenda rutin ini selalu mendapatkan antusias yang berlebih dari para peserta. Serta, ajang ini sebagai pencarian bibit pemain profesional. Dalam Festival Pagustas U-12 kali ini, SSB Serpong Jaya berhasil mengukuhkan sebagai juara, setelah di babak final mengalahkan Guns Soccer dengan skor 3-1. Pengurus Pagustas sekaligus pelatih SSB Serpong Jaya, Iwan Rukmana mengatakan bahwa ajang ini akan menjadi pembinaan dan juga menjadi pertunjukan dari para pemain untuk membuktikan keahliannya bermain bola. “Tournament ini sangat penting, meski hanya lingkup Tangsel. Tetapi, para pemai bermain dengan penuh semangat tinggi. Mereka dengan penuh semangat, mengeluarkan bakatnya dalam bermain bola,” ujar mantan pemain Persita Tangerang ini. Selain menjadikan pencarian bakat putra Tangsel, ajang ini juga untuk menjalin silahturahmi antar SSB yang ada di Tangsel. Iwan juga berharap, dengan adanya ini akan terjaring bibit-bibit berbakat. “Saya berharap, dengan adanya rutin ini muncul bibit pemain asli Tangsel yang dapat bermain di level profesional. Karena, harus dari usia dini untuk membina pemain berbakat,” ucapnya. Tak lupa, Iwan mengatakan selamat kepada pemenang dan memberikan motivasi lebih kepada tim yang lain untuk terus berlatih kedepannya. Dan berikut hasil akhir tournament: Juara 1: SSB Serpong Jaya Juara 2: Guns Soccer Juara Bersama: Putra Ralin dan STC. (pah/adt)

Honda DBL 2017: SMA Negeri 1 Telukkuantan Maju ke Semifinal

Pemain SMAN 2 Pekanbaru Khairunnisa Salsabila (putih) dihadang pemain SMAN 1 Telukkuantan Desti Nafizah Marlian (kiri) dan Crissa Arianto (kanan) pada ajang Honda DBL Riau Series 2017, Gelanggang Remaja Pekanbaru, Senin (9/10/2017).(Foto: Defizal/Riau Post)

Berhasil meraih tiket ketiga fantastic four Honda DBL Riau Series 2017 Tim basket putri SMA Negeri 1 Telukkuantan berhasil maju ke Semifinal. Tim yang pernah meraih champion 2015 melaju ke babak semifinal dengan status juara Grup C usai mengalahkan SMAN 2 Pekanbaru dengan skor 11-7. Di kutip dari dblindonesia.com, Pada pertandingan babak penyisihan Grup C yang digelar di Gelangggang Remaja, Jalan Sudirman Pekanbaru, Senin (9/10) antara kedua tim berlangsung ketat. SMAN 1 Telukkuantan yang diasuh pelatih Fikar Apriandi tersebut tidak mampu mendulang satu poin pun di babak pertama dengan skor 0-3. Namun di babak kedua mereka mampu bangkit dan mendominasi laga tanpa memberi kesempatan bagi SMAN 2 Pekanbaru untuk menambah angka. Sehingga skor berbalik, SMA Negeri 1 Telukkuantan unggul dengan skor 8-3. Meskipun unggul,SMAN 2 Pekanbaru mampu memperkecil ketertinggalan menjadi 8-4 melalui free throw. Sengitnya laga antara kedua tim yang sama-sama unggul di kuarter pertama tersebut kembali terjadi di kuarter terakhir. Kedua tim hanya mampu menambah masing-masing tiga angka sehingga SMA Negeri 1 Telukkuantan meraih kemenangan dengan skor 11-7. kurang maksimalnya penampilan Smansa Telukkuantan akibat mereka Kurang fokus. Sehingga Fikar Apriandi akan melakukan pembenahan di beberapa lini agar di babak fantastic four mereka mampu meraih kemenangan. Apalagi mereka dipastikan berhadapan dengan SMA Negeri 1 Pekanbaru yang meraih gelar champion sebelumnya. “Di laga semifinal nanti, anak-anak harus bisa menjaga fokus. Karena kalau tidak fokus, strategi apapun tidak akan bisa dijalankan dengan baik. Meskipun begitu kami yakin bisa lolos ke final, asalkan kekurangan hari ini bisa dibenahi di laga berikutnya,” ujar Fikar.  

Honda DBL 2017: Tim Putri SMA Negeri 8 Pekanbaru Pegang Kunci 4 besar

Pemain SMAN 8 Pekanbaru - A (putih) berusaha melepaskan diri dari pemain SMKN 1 Pangkalan-kerinci pada laga Loop 3x3 Competition, Senin (9/10/2017).(Foto: Defizal/Riau Post)

Kompetisi Basket tahunan antar Sekolah yang di selenggarakan oleh Honda selalu menarik perhatian. Riau menjadi salah satu provinsi tempat Honda DBL mencari calon pemenang untuk maju ke tingkat Nasional melawan tim Provinsi lain. Di kutip dari dblindonesia.com, Competition Honda DBL Riau Series 2017 yang berlangsung di Gelanggang Remaja Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru. Tim basket 3×3 putri SMA Negeri 8 Pekan baru berhasil merebut satu tiket terakhir semifinal kompetisi Loop 3×3 Competition Honda DBL Riau Series 2017. Di perempatfinal yang berlangsung, Senin (9/10), SMAN 8 Pekanbaru berhasil menumbangkan tim putri SMK Negeri 1 Pangkalankerinci dengan skor 4-2. Tim putri SMA Negeri 8 Pekanbaru yang diperkuat Aurelia Putri Anggini, Amalia Salina, Athaya Mutiara D, dan Wendelina Alexia tersebut harus melakoni laga sengit di babak delapan besar kemarin. Kesulitan menghadapi tim lawan disebabkan Kurangnya jadwal latihan dan jam terbang yang mereka miliki. Apalagi tim putri SMK Negeri 1 Pangkalankerinci yang diperkuat oleh Elisa Veronika H, Wahyuni, Tantri Sabrina dan Lastri tidak mau mengalah begitu saja. Mereka sudah menargetkan kemenangan di laga kemarin meskipun tak dapat di elak hasil akhir bertuan kepada SMAN 8 Pekanbaru. Usai laga, kapten tim SMA Negeri 8 Pekanbaru Aurelia Putri Anggini mengaku kesulitan mencari poin diawal laga. Faktor komunikasi dinilai masih buruk sehingga kerjasama mereka diawal laga juga kurang bagus. “Dari laga ini kami menyadari kami masih kurang komunikasi. Mungkin karena jadwal latihan kurang maksimal yang membuat kami juga tampil kurang bagus. Untuk laga berikutnya kami akan melakukan evaluasi dan memperbaiki kekurangan hari ini,” ujarnya. Sementara itu di babak semifinal kompetisi Loop 3×3 Competition, Honda DBL Riau Series 2017, tim putri SMA Negeri 8 Pekanbaru akan menghadapi tim putri SMA Negeri 9 Pekanbaru untuk merebutkan satu tempat di final Loop 3×3 Competition Honda DBL Riau Series 2017.

SMAN Binsus Lolos Semifinal Honda DBL Riau Series 2017

SMAN Binaan Khusus (Binsus) Dumai lolos ke babak semifinal Honda DBL Riau Series 2017. Binsus menjadi tim kedua yang lolos pada semifinal setelah berhasil mengalahkan SMA Negeri 5 Pekanbaru dengan skor 16-14 di Gelanggang Remaja, Jalan Sudirman, Pekanbaru, Minggu(8/10). Seperti yang dilansir dblindonesia.com (09/10/2017), Mereka sempat tertinggal di kuarter pertama dan kedua karena dengan skor 3-7 dan 5-8. Beratnya laga membuat kedua tim hanya menambah dua poin di kuarter keempat dengan skor 12-12. Hingga tiga menit berlalu, belum satupun skor tercipta. Perjuangan tim asuhan pelatih Friandra tersebut begitu dramatis. Hingga akhirnya shooting terukur dilakukan pemain nomor punggung 13, Tiara Ersa Utari berhasil membawa Binsus meraih kemenangan dengan skor akhir 16-14. Kemenangan pun disambut haru para pemain, termasuk Tiara. Ia mengaku sangat senang bisa membantu timnya lolos ke semifinal. Penampilan Binsus ini kali pertama di Honda DBL Riau Series, setelah mereka datang dari kota Dumai. “Saya sangat senang bisa masuk ke babak empat besar. Kami tidak ingin mengecewakan semua yang telah mendukung kami,” tuturnya menurut lansiran dari dblindonesia.com Pelatih SMAN Binsus Dumai, Friandra didampingi Manajer Tim Nur Azmi, mengaku sangat bersyukur atas kemenangan tersebut. Faktor mental yang kuat membuat pemain berupaya hingga detik terakhir dengan kemenangan. Friandra menambahkan walau menang, masalah ketenangan dalam bermain harus dibenahi. Begitu juga dengan shooting dan deffence harus disempurnakan lagi.

“Nama” Egy Maulana Vikri Berhasil Ke Kancah Dunia

Pemain tim nasional Indonesia U-19, Egy Maulana Vikri, masuk ke daftar 60 pemain muda potensial dunia versi media asing, The Guardian, edisi 2017. Menurut lansiran dari bola.com (06/10/2017) Penilaian berasal dari jurnalis The Guardian, John Duerden, pengamat sepak bola di benua Asia, khususnya Asia Tenggara. Duerden menjuluki Egy Maulana Vikri dengan sebutan “Egy Messi”. Ia menuliskan keberhasilan Egy Maulana Vikri menjadi top scorer dengan total delapan gol di Piala AFF U-18 2017 serta kelebihan-kelebihannya dalam hal bermain bola, kecepatan, dan ketenangan dalam menguasai bola. Dalam Ulasan tersebut, Egy Maulana Vikri mendapat pujian pemain yang luar biasa dari pelatih Espanyol B David Gallego. Egy ternyata juga disandingkan dengan Vinicius Junior, pesepakbola asal Brasil yang telah menandatangani kontrak dengan Real Madrid. Hal tersebut berdasarkan posisi yang sama dalam pertandingan, yaitu sebagai gelandang serang.

Buka Pendaftaran Hingga Akhir Oktober, Ajang Sepakbola Pelajar JSFL 2017 Siap Di Gelar

pertandingan-JSFL

JSFL adalah liga sepak bola bagi siswa yang mewakili sekolah mereka, baik di dalam dan di luar lapangan sekolah masing-masing. Namun, dalam event ini semua peserta, pendukung maupun orangtua diharapkan mampu memahami aturan-aturan yang berlaku. JSFL akan dilaksanakan Januari 2018 mendatang. Para peserta pun, sudah bisa mendaftar hingga akhir Oktober. “Sepanjang musim kami mewajibkan semua pemain, pelatih, dan penonton untuk mematuhi peraturan serta menjunjung tinggi etos liga, yang didasarkan pada sportifitas, fair play dan rasa hormat untuk orang lain. Liga mengharuskan semua sekolah yang berpartisipasi untuk menyetujui dan mematuhi ‘Pedoman Perilaku’, yang mendasari harapan kami dari setiap orang yang terlibat,” papar Jeane. Pengurus JSFA, Jeane McCombie juga menambahkan bahwa ajang tahunan ini, sangat dinanti-nantikan oleh sekolah se-Jabodetabek. Demi melancarkan event ini berlangsung, Jeane akan memperketat rules bagi para pemain. “Kami akan mengadakan techincal meeting untuk semua coach dengan tujuan bisa memahami peraturan seperti apa dan meminta pelatih untuk membawa dokumen semua pemain. Untuk menghindari kecurangan umur atau pemain cabutan,” ujarnya. Lanjutnya, panitia selalu mendapatkan kecurangan-kecurangan di tiap tim yang bermain. “Tiap tahun menemukan kecurangan dari tim, meski tidak banyak. Tapi tetap kami ingin fair. Di satu sisi, orangtua ambisius untuk selalu menang dengan cara apapun. Jadi, kita sebagai organizer tau bagaimana untuk selektif,” jelasnya. (pah/adt)

Garuda Nusantara U-19, Berhasil Tuntaskan Dendam Di Stadion Wibawa Mukti Cikarang

Indonesia-vs-Thailand

Garuda nusantara U-19 berhasil balaskan dendamnya kepada Thailand, setelah membabat abis Thailand dengan skor telak 3-0 dalam partai uji coba di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Bekasi, Minggu (8/10). Tiga gol Garuda Nusantara dicetak Witan Sulaeman, Syahrian Abimanyu, dan Saddil Ramdani. Tim asuhan Indra Sjafri tampil menekan sejak babak pertama dimulai. Di luar dugaan, Thailand tak mampu keluar dari tekanan Garuda Nusantara. Namun, beberapa peluang yang di dapat belum bisa menembus pertahanan Thailand. seperti di kutip dari bola.com. Peluang pertama Garuda Nusantara pun didapat pada menit ke-18 melalui Lutfi Kamal. Tembakan Lutfi dari luar kotak penalti masih bisa ditangkap Suthipong Pisansab. Thailand yang terus di tekan, berupaya melakukan serangan balasan. Gelandang Phatsakorn Beawtoongnoi mencoba tembakan spekulasi dari luar kotak penalti tetapi belum menemui sasaran pada menit ke-21. Setelah itu, Timnas Indonesia U-19 mendapatkan beberapa peluang emas. Bahkan, Egy Maulana mendapatkan peluang untuk membobol gawang Thailand, namun tembakan jarak dekatnya masih melambung di atas gawang lawan. Gol yang ditunggu-tunggu akhirnya tercipta pada menit-menit akhir babak pertama. Blunder kiper Thailand, Suthipong Pisansab dimanfaatkan dengan baik oleh Witan untuk mengubah skor menjadi 1-0. Gol Witan sekaligus menyudahi babak pertama berakhir. Di babak kedua, Timnas Indonesia tetap tampil menekan seperti pada awal babak pertama. Dua peluang pun langsung didapat melalui aksi Egy Maulana, namun masih bisa dimentahkan kiper pengganti Thailand, Varuth Wongsomsak. Thailand yang lebih banyak ditekan coba memberikan ancaman pada pertengahan babak kedua. Namun, tembakan Sakulcahi Seangtaepoo dan Kittiphong Supunya, belum menemui sasaran. Anak asuh Indra Sjafri, berhasil menggandakan keunggulan di sepuluh menit jelang laga berakhir, melalui kaki Syahrian Abimanyu. Tak puas, giliran Saddil Ramdani yang berhasil membobol jala Thailand di menit ke-88 dengan tendangan kaki kirinya. Skor 3-0 pun bertahan hingga laga usai. Dengan kemenangan ini, Indonesia berhasil tuntaskan dendamnya kepada Thailand. Setelah di AFF U-19 di Myanmar, dikalahkan Thailand melalui adu penalti. Setelah melewati dua uji coba melawan Kamboja dan Thailand, pelatih Timnas U-19 Indra Sjafri mengatakan, Garuda Nusantara akan kembali menjalani training centre dan satu uji coba kembali, sebelum berangkat ke Korea Selatan untuk mengikuti Kualifikasi Piala Asia U-19 pada 31 Oktober mendatang. “Kami akan berangkat ke Jember pada 18 Oktober untuk uji coba yang digelar pada 21 Oktober. Setelah itu kami kembali melakukan pemusatan latihan singkat di Jakarta dan pada 27 Oktober terbang ke Korea Selatan agar bisa menyesuaikan diri dengan cuaca di sana sebelum bertanding pada 31 Oktober,” tuturnya (pah/adt)

Ada Tujuh Kelompok Usia Yang Akan Dihelat JSFL Pada Oktober Mendatang

sepakbola-JSFL

Ajang tournament sepakbola untuk usia-usia dini, memang sangat diperlukan dengan tujuan dapat menemukan bibit-bibit berbakat yang nantinya dapat menjadi pemain Nasional dan membela timnas Indonesia. Berbeda dengan ajang yang lain, JSFL di peruntukan untuk sekolah dengan standart “A PLUS” Internasional, namun di tahun ini akan lebih terbuka untuk umum dan sekolah negeri lainnya. Pengurus JSFA, Jeane mcCombie menjelaskan kepada nysnmedia.com, dalam JSFL nanti nantinya akan ada tujuh kelompok usia yang di pertandingkan. Mulai dari yang rendah U-8 dan yang paling tinggi U-19. “Di bawah 8 tahun, 10 tahun, anak perempuan di bawah 11 tahun, di bawah 12 tahun, di bawah 14 tahun, anak perempuan dibawah 14 tahun, di bawah 16 tahun dan di bawah 19 tahun, anak perempuan di bawah 19 tahun,” ujar Jane. Tim “All Girls” – JSFA berencana untuk menjalankan divisi “All Girls” di tingkat U11, U14, dan U19 yang mengikuti tim yang sesuai. JSFA sendiri bersedia mempertimbangkan untuk mengizinkan fleksibilitas dengan batasan usia untuk anak perempuan namun masing-masing dan setiap kasus di luar persyaratan usia normal yang ditunjukkan di atas harus dirujuk ke Komite untuk dipertimbangkan. “Anak perempuan dapat bermain di tim Boys (campuran) di semua kelompok umur dan diizinkan bermain 1 tahun ke bawah, misalnya anak perempuan dibawah 8 tahun, maka anak tersebut harus lahir pada atau setelah tanggal 1 September 2008,” terang Jane. Tentunya, dari tujuh kelompok usia yang dipertandingkan. Waktu pertandingan yang dimainkan pun berbeda-beda. Dan, tidak ada batasan pergantian pemain. “Untuk U-8 dimainkan 4 x 10menit, U10-U12- U11 Girls-U14 Girls dimainkan 4 x 12menit, U14-U16-U19-U19 Girls 4 x 15menit. Tentunya, akan ada periode istirahat yang memadai antar setiap kuartal. Namun jedanya harus singkat untuk memastikan bahwa program di setiap tempat dapat selesai dalam waktu yang ditentukan. Pemain tidak diperkenankan berpindah tim, baik naik atau turun, atau dalam kelompok usia yang berbeda. Pemain hanya boleh bermain di tim mereka yang terdaftar,” jelasnya. (pah/adt)

Honda DBL 2017: Perjuangan SMA Darma Yudha B Pekanbaru Berbuah Manis

Tim basket 3×3 putra SMA Darma Yudha B Pekanbaru menang atas SMAN 1 Tandun dan sukses kantongi tiket terakhir babak semifinal Loop 3×3 Competition Honda DBL Riau Series 2017. Tim yang diperkuat Gary Leonard Isak Putra, Richkho Efendi, Eric Kurniawan dan Elvando Tanely tersebut berhasil memenangkan pertandingan dengan skor 6-4. Di kutip dari dblindonesia.com, Pada pertandingan ini SMA Darma Yudha B harus bekerja ekstra untuk mengimbangi permainan dari tim lawan, SMAN 1 Tandun. Pasalnya SMAN 1 Tandun yang diperkuat Zacky Arabbi Akbar, Muhammad Alamsyah Sidik, Rio Agency dan Rizki Agustri juga bermain bagus di laga kemarin. Pada pertandingan yang digelar di Gelanggang Remaja Pekanbaru, Ahad (8/10), kedua tim berlaga sengit. Bahkan saling kejar poin juga mewarnai laga ini. SMAN 1 Tandun sempat unggul atas SMA Darma Yudha B dengan skor 3-4. Namun Gary Leonard dan kawan-kawan mampu menyamakan kedudukan menjadi 4-4. Sisa 14 detik, tim SMA Darma Yudha B melakukan percobaan dari garis three point, namun gagal. Gary Leonard menjadi penyelamat timnya dengan tambahan dua poin di detik-detik terakhir pertandingan. Usai laga, Leonard bersyukur timnya bisa menyudahi laga dengan hasil yang memuaskan. “Namun kami harus membenahi beberapa sisi agar nanti di semifinal bisa tampil sebaik mungkin untuk meraih kemenangan. Mudah-mudahan kami lolos ke final,” harapnya. Pertandingan selanjutnya, tim putra Dharma Yudha B Pekanbaru akan berhadapan dengan SMA Dharma Loka yang sudah terlebih dahulu merebut satu tiket semifinal Loop 3×3 Competition Honda DBL Riau Series 2017.

Bekali Jiwa Sportifitas Sejak Dini, PJ Fun Festival 2017 Di jadikan Ajang Ketangkasan

pj-funfestival-2017

SD (Sekolah Dasar) Pembangunan Jaya kembali menyelenggarakan PJ Fun Festival 2017 bertema ‘Asah Bakat dan Junjung Sportivitas Untuk Meraih Prestasi’ dengan berbagai macam kegiatan, seperti lomba sepak bola mini tingkat TK dan SD, mewarnai dan juga ketangkasan. Kegiatan yang diikuti oleh 455 siswa TK dan SD di wilayah Jabodetabek ini berlangsung hingga Sabtu (7/10) di SD-SMP Pembangunan Jaya Bintaro Jaya. Dalam sambutannya, Principal Yayasan Pendidikan Jaya (YPJ) Indira Sunito mengucapkan rasa terima kasih kepada para guru pendamping dari sekolah lain yang turut berpartisipasi dalam PJ Fun Festival ke-17. Selain itu, wanita yang sebelumnya aktif di Labschool ini juga memaparkan kepada ratusan peserta yang berada di hadapannya untuk menanamkan kejujuran agar menjadi anak yang hebat di masa yang akan datang. “Dengan adanya pertandingan ini, sejak dini anak-anak diajarkan berlatih dan bekerja secara tim serta siap menerima kekalahan. Harus menjunjung tinggi sportifitas,” ujarnya. Selain silahturahmi, ia berharap yang terpenting adalah membangun konsep yang baik sejak kecil dan saling memberikan informasi yang baik. Sementara Ketua Panitia PJ Fun Festival 2017, Dimas Sasongko dalam sambutannya mengatakan, para peserta yang masih duduk di TK dan SD mampu mengasah bakat mereka. Bahkan, nantinya bisa mencapai level internasional dan membela Timnas Indonesia. “Terdapat 19 tim TK yang akan berlaga di ketangkasan dan mini soccer dan tim SD 21 tim termasuk putra dan putri yang akan bertanding. Saya berharap para peserta tidak berjuang hanya sampai disini. Namun dapat berlaga hingga menjadi timnas Indonesia,” tutur Dimas. (pah/adt)

Menang 3-1 Lawan Kamboja, Milla Puas Dengan Performa Timnas Indonesia

Septian David Maulana (29) setelah menjebol gawang lawan sekaligus memperkuat kemenangan dengan skor 3-1 melawan kamboja (10/5). Foto: NYSN Media/Ivan Anwar

Performa timnas Indonesia yang apik berhasil mengalahkan Kamboja dengan skor 3-1 pada laga persahabatan di Stadion Patriot Chandrabhaga, Bekasi, Rabu (4/10/2017). Gol kemenangan tim Merah Putih dicetak oleh Lerby Eliandry pada menit ke-31, Rezaldi Hehanusa (34′), dan Septian David Maulana (29′). Adapun satu-satunya gol Kamboja dicetak oleh Chan Vathanaka pada menit ke-48. Di babak pertama, Indonesia menguasai pertandingan dengan baik. Pada 10 menit babak pertama, Rezaldi Hehanusa atau Bule mendapat peluang emas melalui tembakan kerasnya, namun masih bisa ditepis kiper Kamboja. Setelah Bule, giliran pemain Sea Games 2017 yang lainnya yakni Septian David Maulana yang mendapat peluang pada menit 17. Namun, bola hasil tendangannya masih bisa ditepis kiper lawan. Indonesia terus mengurung pertahanan Kamboja. Kecepatan Andik dan Febry menjadi momok bagi pemain bertahan Kamboja. Di menit ke-30, sepakan bola placing Andik Vermansah masih membentur mistar gawang. Gol yang ditunggu-tunggu akhirnya datang melalui sundulan Lerby Eliandry di menit 31, setelah mendapatkan umpan pojok dari Febry. Skor berubah menjadi 1-0 untuk Indonesia. Tiga menit berselang, Rezaldi berhasil menggandakan keunggulan timnas Indonesia lewat golnya pada menit ke-34. Soloran Andik, di sektor kiri mampu dimanfaatkan Rezaldi menjadi gol. Skor 2-0 bertahan hingga turun minum. Di babak kedua, Milla merotasi pemain dengan memasukkan Ilham Udin Armaiyn dan Fadil Sausu untuk menggantikan Taufik dan Andik Vermansah. Di menit awal babak kedua, fokus pemain bertahan Indonesia hilang. Chan Vathanaka berhasil memanfaatkannya untuk mencetak gol pada menit ke-48. Skor pun berubah 2-1 untuk keunggulan Indonesia. Tak perlu lama bagi Indonesia untuk memperlebar jarak. Tendangan keras mendatar kaki kanan Septian David Maulana berhasil memperlebar keunggulan Indonesia menjadi 3-1 pada menit ke-49. Setelah itu, Irfan Bachdim dan Evan Dimas dimasukkan Luis Milla untuk menggantikan Septian David Maulana dan Lerby Eliandry pada menit ke-64. Luis Milla kembali memasukkan pemain, Rizky Pora dan Stefano Lilipaly masuk pada menit ke-77 untuk menggantikan Febri Hariyadi dan Fadil Sausu. Kapten Indonesia, Fachrudin, juga diganti pada menit ke-79 diganti oleh Ricky Fajrin. Stefano Lilipaly sempat mendapatkan peluang emas pada menit akhir pertandingan. Sayang, tendangannya masih melambung. Keunggulan 3-1 Indonesia bertahan hingga peluit akhir pertandingan. Pelatih Indonesia Luis Milla mengaku sangat puas dengan permainan anak asuhnya. Ditambah dengan kombinasi pemain senior dam junior, yang dianggapnya menunjukan grafik bagus. “Saya senang dengan performa timnas indonesia. Pemain senior dibutuhkan, untuk menambah kematangan dan pengalaman. Apalagi saya melihat banyak pemain muda yang sudah berkembang dengan baik dan pantas untuk menghuni skuat senior,” terang Milla setelah pertandingan selesai. (pah)

Gol Telat Rafly dan Egy Berhasil Tumbangkan Kamboja U-19

egy-pemain-timnas-U-19

Garuda Nusantara berhasil mengalahkan Kamboja U-19 dengan skor 2-0 di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Rabu (4/10). Meski mampu mendominasi pertandingan, anak asuh Indra Sjafri ini baru bisa mencetak gol di babak kedua. Jalannya pertandingan di babak pertama berjalan monoton. Egy Cs tidak bisa menembus pertahanan Kamboja. Dan juga, Garuda Nusantara bermain condong egois ingin melewati lawan yang hasilnya malah kehilangan bola. Egy Maulana sempat mendapatkan peluang, tetapi tendangan placing kaki kirinya masih melebar di kanan gawang kiper Kamboja. Kiper timnas U-19 Indonesia, Gianluca Pagliuca Rossy, sempat melakukan blunder dengan kontrol yang tidak sempurna pada menit ke-24. Beruntung, bola liar masih bisa disapu Nur Hidayat. Melihat banyak kekurangan di lini tengah dan sayap, Syahrian Abimanyu dan Rifad Marasabessy dimasukkan pada menit ke-41 untuk menggantikan Asnawi Mangkualam dan Dedi Tri. Namun, usaha ini belum membuahkan hasil skor tetap kacamata 0-0 hingga turun minum. Di babak kedua, putra asal Tangsel M Ralfi Mursalim akhirnya berhasil memecah kebuntuan timnas U-19 Indonesia pada menit ke-87. Gol tersebut tercipta lewat tendangan kaki kiri kerasnya jarak jauh yang tak bisa di halau kiper Kamboja U-19 Chea Vansak. Gol Rafly menjadikan pelecut semangat Garuda Nusantara. Hasilnya, Egy yang mampu mengecoh penjaga gawang Chea Vansak, dengan mudah menyarangkan bola ke gawang. Skor berubah menjadi 2-0 di menit 89. Indonesia sebenarnya mendapatkan tendangan penalti pada menit 91. Sayangnya, pemain Persela Lamongan Saddil Ramdani gagal mengeksekusi penalti itu dengan baik.   Pada akhir laga, Kamboja harus bermain dengan 10 orang setelah pemainnya mendapat kartu merah. Laga pun berakhir untuk kemenangan Indonesia dengan skor 2-0. Pelatih Kamboja, Kazuniri Inoue mengakui keunggulan anak asuh Indra Sjafri. Namun, Kazuniri menjelaskan anak asuhnya tak bermain baik karena kelelahan. “Indonesia bermain bagus. Mereka lama menguasai bola dengan baik, sedangkan pemain kami mengalami kelelahan. Permainan bagus, dari Indonesia,” ucap Kazuniri selepas pertandingan. Sementara itu, kapten Kamboja U-19 Teat Kimheng mengatakan dalam press conference, menurut Teat, timnya banyak melalukan kesalahan baik itu dari passing dan control bola. “Kami banyak melakukan kesalahan. Tapi, dari uji coba ini kami dapat belajar dari kesalah dan akan lebih baik lagi,” tuturnya kepada awak media. Sementara itu di tempat yang sama, pelatih Indonesia U-19 Indra Sjafri sudah memprediksi tim Kamboja akan bermain banyak bertahan. Indra pun, mengakui bahwa pertahanan Kamboja menyulitkan anak-anak Indonesia. “Kita memprediski Kamboja berikan kesulitan, mereka sangat paham tim Indonesia. Mereka defense dengan baik. Namun, setelah ketinggalan mereka mencoba keluar bermain dan mampu dimaksimalkan menjadi gol,” papar Indra. Egy pencetak gol kedua pun, sangat susah untuk membongkar pertahanan Kamboja. Namun, dengan kesabarannya berhasil menang dengan skor 2-0. “Awalnya agak susah bongkar defense Kamboja, meski ada beberapa peluang kurang. Mereka ingin bermain seri melawan kami, pas gol pertama mereka hilang fokus dan keluar menyerang. Hasilnya malah kecolongan lagi,” papar Egy yang mendapatkan julukan Messinya Indonesia. (pah/adt)

Suporter Indonesia Keluhkan Laga Indonesia U-19 vs Thailand

supporter-indonesia

Timnas U-19 berhasil menang melawan Kamboja U-19 dengan skor 2-0 di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Rabu (4/10). Laga Indonesia U-19 selanjutnya akan melawan Thailand. Setelah melawan Kamboja U-19, Garuda Nusantara dijadwalkan akan melakukan uji coba kembali melawan Thailand U-19 di Stadion Wibawa Mukti, Minggu (8/10) mendatang. Namun, para suporter Indonesia banyak yang mengeluhkan laga uji coba kedua timnas U-19 di helat di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang. Salah satu suporter timnas Indonesia, Aris mengaku, sangat keberatan jika harus laga Indonesia U-19 vs Thailand U-19 dimainkan di Stadion Wibawa Mukti. “Saya selalu datang setiap Indonesia main. Tapi, kalau di Wibawa Mukti lebih baik di Patriot mas, akses lebih mudah,” ujar Aris. Lanjutnya, jika di mainkan di Patriot akses menuju stadion lebih mudah. Sedangkan, untuk di Wibawa Mukti akses menuju stadion sangat sulit. “Disana susah mas, aksesnya. Jauh dari mana-mana. Ongkosnya pun mahal, saya bisa pulang pergi habis Rp 200ribu. Belum beli tiketnya dan juga jarak pandangnya di Wibawa Mukti terlalu jauh,” tambahnya. (pah/adt)

Indra Sjafri: Promosi Degradasi Pemain Masih Terus Dilakukan

timnas-u-19-idn

Setelah menumbangkan Kamboja U-19 dengan skor 2-0, anak asuhan Indra Sjafri akan ditantang tim kuat Thailand U-19, Minggu (8/10) mendatang di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang. Indra mengatakan, dua laga uji coba ini sangat penting untuk mencari format pas dan pemain yang pas untuk mempersiapkan diri di Piala Asia 2018 mendatang. “Kami ingin mencari format yang pas dan pemain pas. Makanga, kita setiap uji coba meminta minimal pergantian lebih dari enam. Laga uji coba harus mendapat momen fisikis dan taktikal,” ucap Indra. Di setiap latihannya, Indra Sjafri selalu mengatakan kepada pemainnya bahwa selama belum menemukan komposisi yang pas sistem degdradasi dan promosi pemain masih akan terus berlangsung. “Saya bilang ke pemain, promosi degradasi masih tetap ada,” pukasnya. Dalam uji coba melawan Kamboja U-19, Indra menganggap semua lini harus diperbaiki. Namun, di uji coba melawan Kamboja U-19, lini pertahanan menjadi perhatian Indra Sjafri kedepannya. “Semua harus diperbaiki, lini belakang bermain kurang baik. Tapi, kita masih punya waktu untuk perbaiki,” ungkapnya. Indra pun, berharap masyarakat Indonesia tak terlalu mengembor-gemborkan anak asuhnya. Dirinya takut, anak asuhnya akan mendapatkan beban yang sangat besar. “Maka dari itu, jangan gemborkan terlalu besar dan jangan jumawa. Saya takut, mereka anak-anak usia 17 tahun. Ayo, sama-sama bangun tim Indonesia yang kuat,” paparnya. (pah/adt)