Trio Garuda Select Dilatih Pelatih Kiper Tim Senior Como

Yogi Hermawan, Erlangga Setyo, dan Risky Sudirman menerima metode latihan yang diberikan langsung oleh pelatih kiper tim senior FC Como.

Jakarta, 14 Januari 2020 – Jelang persiapan menghadapi laga kontra Juventus U17, Kamis (16/1) mendatang, skuad Garuda Select kembali menjalani serangkaian sesi latihan. Taktik dari laga sebelumnya ketika sukses menaklukkan Torino tiga gol tanpa balas coba terus disempurnakan tim pelatih yang dikepalai Des Walker dan Dennis Wise. Selain aliran bola dari belakang hingga ke lini depan, satu aspek yang tak ketinggalan mendapat perhatian adalah penjaga gawang. Dalam sesi latihan terakhir, para kiper Garuda Select yang kini beranggotakan Yogi Hermawan, Erlangga Setyo, dan Risky Sudirman menerima metode latihan yang diberikan langsung oleh pelatih kiper tim senior FC Como. Sosok itu adalah Cartago Alessandro. Pelatih kiper kawakan yang satu ini punya segudang pengalaman melatih kiper-kiper terbaik di Italia. Salah satu anak didiknya adalah seorang kiper legendaris Gli Azzurri di era 80-an, Walter Zenga. Dalam sesi latihan tersebut, Alessandro memberi latihan kecepatan reaksi bagi trio penjaga gawang Garuda Select. Latihan ini dilakukan dengan beberapa variasi metode. Salah satunya dengan menggunakan dua bola berbeda warna, dimana kiper dituntut mampu menangkap atau menghalau warna bola sesuai instruksi Alessandro. “Amankan bola kuning ketika saya katakan demikian. Sebaliknya jika saya memberi komando untuk mengamankan bola satunya (bola putih). Percepat reaksi kalian,” tegas Alessandro kala memberi instruksi. Dengan latihan yang diberikan langsung oleh Alessandro, Yogi dan para kompatriotnya diharapkan mampu kembali tampil apik di bawah mistar. Clean sheet yang didapat saat kontra Torino menjadi tren positif yang harus mereka pertahankan di laga-laga mendatang. Setelah Juventus, Garuda Select akan menghadapi Internazionale U17 (22/1) dan Como U17 (28/1) sebelum nantinya kembali bertolak ke Inggris. Penampilan Garuda Select dapat disaksikan melalui LIVE MATCH secara gratis di MOLA TV. Selain itu, MOLA TV juga menyediakan liputan dokumenter kegiatan latihan dan berbagai kehidupan para pemain selama mengikuti program Garuda Select. Banyak hal menarik dan menyentuh yang layak menjadi pembelajaran bagi siapa pun yang ingin meraih impian, termasuk mimpi para pemain Garuda Select untuk menjadi pemain Tim Nasional Indonesia. Aksi-aksi dari para pemain Garuda Select bisa disaksikan di: https://mola.tv/categories/gs-cat

Risky Sudirman, Amunisi Teranyar Di Bawah Mistar Gawang Garuda Select

Risky Sudirman (kiper)

Jakarta, 11 Januari 2020 – Setelah di bulan Desember lalu memanggil lima pemain dari angkatan pertama, tim pelatih Garuda Select yang dikepalai Des Walker (Pelatih Kepala) dan Dennis Wise (Direktur Teknik) menambah stok penjaga gawang skuad Garuda Select season kedua dengan memanggil Risky Sudirman. Kiper milik Persija Jakarta itu berangkat menuju Italia guna menyusul rekan-rekannya yang tengah dalam persiapan menyambut laga kontra Juventus U17. Ditemui Mola TV jelang keberangkatan pada Kamis (9/1), Risky mengaku sangat senang bisa kembali bergabung dengan angkatan kedua. “Senang sekali bisa kembali dipanggil ke skuad Garuda Select! Selama mengikuti program di angkatan pertama, saya sudah dapat banyak pelajaran mulai dari fisik, mental, hingga pengalaman bertanding menghadapi tim-tim di Inggris,” ujar Risky. Pemain yang memiliki tanggal lahir sama dengan Kakang Rudianto, yakni 2 Februari 2002 ini juga mengaku sangat antusias menghadapi rangkaian uji coba yang ada di Italia nanti. “Karena baru pertama kali ke Italia, akan jadi pengalaman baru bagi saya untuk mengenal gaya bermain tim-tim Italia,”lanjutnya. Risky juga berharap, kehadirannya di Italia mampu memberikan kontribusi positif bagi skuad arahan Walker tersebut. Terlebih dengan kondisi salah satu kiper, Erlangga Setyo, yang tengah mengalami cedera. Hadirnya Risky diyakini akan menambah opsi dan kedalaman amunisi di bawah mistar Garuda Select. “Di pertandingan terakhir lawan Torino, saya melihat permainan tim sangat baik dan sudah memiliki kekompakan yang bagus. Harapannya kedatangan saya bisa memberi hasil yang terbaik buat para pelatih dan teman-teman di sana,” tutup Risky. Laga menghadapi I Bianconeri yang berlangsung di Juventus Training Center, Kamis (16/1), akan menjadi laga kedua Garuda Select di Italia. Pertandingan-pertandingan lain yang sudah menunggu Risky dan kawan-kawan dalam waktu dekat adalah kontra Internazionale U17 (22/1) dan Como U17 (28/1). Penampilan Garuda Select dapat disaksikan melalui LIVE MATCH secara gratis di MOLA TV. Selain itu, MOLA TV juga menyediakan liputan dokumenter kegiatan latihan dan berbagai kehidupan para pemain selama mengikuti program Garuda Select. Banyak hal menarik dan menyentuh yang layak menjadi pembelajaran bagi siapa pun yang ingin meraih impian, termasuk mimpi para pemain Garuda Select untuk menjadi pemain Tim Nasional Indonesia. Aksi-aksi dari para pemain Garuda Select bisa disaksikan di: https://mola.tv/categories/gs-cat

Menang Atas Torino, Dennis Wise Apresiasi Penampilan David Maulana

Pemain Garuda Select, David Maulana

Perkembangan pesat terus diperlihatkan para pemain Garuda Select dari hari ke hari. Pada pertandingan terbaru, kombinasi lini tengah menjadi andalan ketika mengalahkan Torino U-17 tiga gol tanpa balas pada Jumat (8/1) waktu setempat di Lascaris Field, Turin. Khusus melawan Torino, durasi pertandingan menjadi 2×40 menit karena permintaan pihak tuan rumah Umpan pendek dari kaki ke kaki menjadi andalan Garuda Select dalam mengacak-acak pertahanan tim asuhan Christian Fioratti. Poros David Maulana, Brylian Aldama, dan Rafli Asrul memperlihatkan kelasnya di laga kali ini. Skema umpan-umpan pendek langsung membuahkan hasil pada menit ke-22. Bek Torino yang lengah saat menjaga pergerakan Bagus Kahfi, dianggap melakukan handball di kotak penalti. Eksekusi dari titik putih dituntaskan langsung oleh Bagus dan membawa timnya unggul 1-0 hingga babak pertama berakhir. Dominasi Garuda Select masih berlanjut pada babak kedua. David dan Rafli menambah dua gol di sisa pertandingan. Masing-masing pada menit ke-65 dan 78. Hasil ini menjadi modal bagus jelang menghadapi Juventus pada Kamis, 16 Januari 2020. Jika berjalan sesuai rencana, pertandingan akan dilangsungkan di Juventus Training Center, Vinovo. Bagi Rafli, satu gol tersebut menjadikannya pemain tersubur di skuad Garuda Select dengan torehan tujuh gol. Kemenangan ini pun mendapat reaksi positif dari Dennis Wise selaku direktur teknik. ā€œMereka bermain bagus, baik secara individu, maupun secara tim. Padahal, jika melihat lapangan hari ini, kondisinya cukup parah. Tetap para pemain tetap mampu mengalirkan umpan-umpan dengan baik,ā€ kata Dennis. Salah satu pencetak gol di laga ini, David Maulana, bangga melihat semangat bermain yang diperlihatkan rekan-rekan setimnya. ā€œKami bermain bagus dan berani memainkan bola padahal lapangan cukup becek. Arahan khusus dari pelatih adalah kalau umpan harus melihat posisi teman dan jangan kehilangan bola di tengah lapangan,ā€ ucap David. PENAMPILAN DAVID MAULANA SAAT MELAWAN TORINO Garuda Select mengawali petualangan di Italia dengan kemenangan meyakinkan. Torino U-17 kebobolan tiga gol tanpa mampu membalas satu pun di Lapangan Lascaris, Turin, pada Rabu (8/1) waktu setempat. Salah satu pemain yang mencuri perhatian di pertandingan ini adalah David Maulana. Gelandang sekaligus kapten tim itu terlibat dalam proses terciptanya dua dari tiga gol Garuda Select di pertandingan tersebut. Pada babak kedua, tendangan akuratnya dari luar kotak penalti tidak mampu dihalau kiper Torino, Ramon Virano. Berselang 13 menit, David dengan jeli mengirim bola ke Rafli Asrul yang berdiri dalam posisi strategis. Rafli langsung menyontek bola dan menutup memastikan timnya menang besar di Lascaris. Setelah pertandingan, penampilan apik David Maulana mendapat pujian dari Direktur Teknik Garuda Select, Dennis Wise. ā€œDavid tampil sangat luar biasa hari ini. Sejak kembali bergabung, perlahan tapi pasti kualitasnya terus meningkat. Hari ini umpan-umpannya sangat bagus meskipun kualitas lapangan di sini sangat buruk. Saya senang melihat apa yang sudah ia lakukan sejauh ini,ā€ ucap Dennis setelah pertandingan. David memang tampil menonjol di laga tersebut. Ia menjadi pengatur ritme permainan di lini tengah, menopan dua gelandang lain yang lebih ditugaskan menyerang, Brylian Aldama dan Rafli Asrul. Umpan pendek dari kaki ke kaki yang menjadi skema andalan sejak awal pertandingan, berfungsi dengan baik dan membuat lini belakang Torino kerepotan. ā€œKami bermain sangat baik di pertandingan kali ini. Saya melihat pemain yang lain juga menikmati pertandingan. Tidak ada beban di mata mereka. Gol yang saya cetak juga berkat kinerja pemain yang lain,ā€ tutur David ketika ditemui Mola TV. Hasil ini menjadi modal bagus jelang menghadapi Juventus U-17 pada Kamis, 16 Januari 2020. Jika berjalan sesuai rencana, pertandingan akan dilangsungkan di Juventus Training Center, Vinovo. Penampilan Garuda Select dapat disaksikan melalui LIVE MATCH secara gratis di MOLA TV. Selain itu, MOLA TV juga menyediakan liputan dokumenter kegiatan latihan dan berbagai kehidupan para pemain selama mengikuti program Garuda Select. Banyak hal menarik dan menyentuh yang layak menjadi pembelajaran bagi siapa pun yang ingin meraih impian, termasuk mimpi para pemain Garuda Select untuk menjadi pemain Tim Nasional Indonesia. Aksi-aksi dari para pemain Garuda Select bisa disaksikan di: https://mola.tv/categories/gs-cat  

Intip Rahasia Kekompakan Poros Tengah Garuda Select

Kiri ke kanan: Brylian Aldama, Rafli Asrul, David Maulana.

Jakarta, 10 Januari 2020 – Perjuangan Garuda Select latihan selama berbulan-bulan tampaknya mulai menemui hasil. Dalam beberapa pertandingan terakhir, tim pelatih sudah menemukan skema andalan yang bisa digunakan di segala sektor. Khusus untuk lini tengah, duet Dennis Wise dan Des Walker mempercayakan trio David Maulana, Brylian Aldama, dan Rafli Asrul untuk mengurusnya. David berperan sebagai komandan utama di jantung permainan. Sementara Brylian dan Rafli bertugas langsung sebagai pembongkar pertahanan lawan lewat pergerakannya. Sambil sesekali menyumpai umpan matang ke lini depan yang bergantian diisi Bagus Kahfi, Alfriyanto Nico, dan Arsa Ahmad. Rahasia utamanya terletak pada komunikasi. ā€œKalau sedang tidak bermain, kami lumayan sering mengobrol. Dari situ, sedikit demi sedikit, chemistry mulai terbangun,ā€ ucap Brylian kepada Mola TV. ā€œPada dasarnya, saya sudah tahu apa yang diinginkan David dan Rafli. Begitu pula sebaliknya, mereka tahu maksud saya. Itu yang membuat kami menikmati permainan,ā€ sambungnya. Komunikasi memang menjadi salah satu aspek yang paling ditekankan pelatih kepada para pemainnya. Hal itu diakui Brylian sangat berpengaruh terhadap pola permainan tim di atas lapangan. ā€œKami diminta untuk kompak di lini tengah. Harus bisa saling mengisi satu sama lain dan yang terpenting, menjaga komunikasi saat latihan,ā€ tutur Bry, sapaan akrabnya. Dari empat laga dengan kehadiran mereka di lini tengah, sudah ada 11 gol yang diciptakan oleh Garuda Select. Hampir separuh dari jumlah itu, tercipta atas nama tiga pemain tersebut. Rafli paling produktif dengan tiga gol, sementara David dan Brylian, sama-sama berbagi satu gol. Ketiga pemain ini juga selalu bermain penuh dalam setiap laga sejak dipadukan bersama. Mulai dari melawan Cheltenham Town, Swindon Town, Walsall, hingga Torino, posisi mereka bertiga sebagai motor utama serangan tidak tergantikan. Penampilan Garuda Select dapat disaksikan melalui LIVE MATCH secara gratis di MOLA TV. Selain itu, MOLA TV juga menyediakan liputan dokumenter kegiatan latihan dan berbagai kehidupan para pemain selama mengikuti program Garuda Select. Banyak hal menarik dan menyentuh yang layak menjadi pembelajaran bagi siapa pun yang ingin meraih impian, termasuk mimpi para pemain Garuda Select untuk menjadi pemain Tim Nasional Indonesia. Aksi-aksi dari para pemain Garuda Select bisa disaksikan di: https://mola.tv/categories/gs-cat

Tim Garuda Select Rekreasi ke Milan Sebelum Jalani Laga Perdana Melawan Torino U-17

Tim Garuda Select Menyambangi Milan untuk Refreshing.

Jakarta, 6 Januari 2020 – Sebelum melakoni laga perdana di Italia melawan Torino U-17 pada Rabu, 8 Januari 2020, tim Garuda Select berkesempatan menyambangi Milan untuk berekreasi. Dalam rombongan tersebut ikut pula sang pelatih kepala, Des Walker, yang ditemani jajarannya. Ada Danny Holmes selaku asisten pelatih, Jake Fitzsimmons yang bertugas sebagai pelatih fisik, petugas perlengkapan tim, Des Dolan. Momen tersebut disambut antusias oleh para pemain. Setelah satu pekan digembleng menjalani latihan, mereka pun mendapatkan waktu rehat sebelum pertandingan yang akan berlangsung lusa. Salah satunya ada Fajar Fathurrahman, yang mengaku senang dengan pengalaman pertamanya ke Milan. ā€œHari ini ada sedikit waktu untuk refreshing keliling menikmati kota Milan karena sepekan kemarin kami fokus untuk latihan. Ini merupakan pengalaman pertama saya ke sini. Senang bisa rekreasi dan melihat langsung pemandangan kota,ā€ kata Fajar kepada Mola TV. Sejak bergabung kembali pada Desember 2019, Fajar langsung menjadi andalan pelatih untuk beroperasi di sektor kanan penyerangan. Dalam dua pertandingan melawan Cheltenham Town dan Swindon Town, ia selalu dimainkan selama 90 menit. Garuda Select akan berada di Italia selama Januari 2020 untuk menjalani sejumlah partai uji coba. Setelah Torino, tim-tim lain seperti Inter Milan, Juventus, dan Como, sudah menunggu untuk menjajal kekuatan Fajar Fathurrahman dkk. Seluruh pertandingan rencananya digelar di kandang lawan. Penampilan Garuda Select dapat disaksikan melalui LIVE MATCH secara gratis di MOLA TV. Selain itu, MOLA TV juga menyediakan liputan dokumenter kegiatan latihan dan berbagai kehidupan para pemain selama mengikuti program Garuda Select. Banyak hal menarik dan menyentuh yang layak menjadi pembelajaran bagi siapa pun yang ingin meraih impian, termasuk mimpi para pemain Garuda Select untuk menjadi pemain Tim Nasional Indonesia. Aksi-aksi dari para pemain Garuda Select bisa disaksikan di: https://mola.tv/categories/gs-cat

Garuda Select Siap Menambah Pengalaman dari Kunjungan ke Italia

Asisten Pelatih Garuda Select, Danny Holmes. (tengah)

Jakarta, 5 Januari 2020 – Garuda Select akan menjajal kekuatan Torino U-17 pada Rabu, 8 Januari 2020 di Lascaris Field, Turin. Setelah tiba dari Inggris pekan lalu, para pemain langsung menjalani sejumlah persiapan mulai dari faktor teknis seperti latihan, hingga nonteknis seperti adaptasi cuaca dan lingkungan sekitar. Setelah menempuh perjalanan ribuan kilometer dari Birmingham ke Como, para pemain butuh waktu sedikit untuk mengembalikan kondisi kebugaran. Oleh sebab itu, tim pelatih memutuskan untuk tidak memberikan materi latihan terlalu berat. “Para pemain baru datang dan mereka butuh waktu untuk kembali menyesuaikan diri dengan lingkungan. Kami memutuskan untuk membiarkan mereka latihan-latihan yang tidak terlalu menguras fisik. Pertandingan semakin dekat jadi latihan difokuskan ke aspek taktis,” kata Asisten Pelatih Garuda Select, Danny Holmes. Jajaran tim pelatih tengah mempelajari kekuatan calon lawan yang akan dihadapi. Menurutnya, ada beberapa hal yang harus diwaspadai oleh David Maulana dkk. Ia pun berharap para pemain bisa mengambil ilmu lebih banyak setelah pertandingan. “Secara spesifik, kami tidak terlalu mengenal karakter bermain tim lawan. Kita tahu tim Italia tidak bermain dengan intensitas kecepatan seperti di Inggris. Namun, kualitas teknis bermain mereka juga harus diwaspadai oleh para pemain,” ucapnya. Perjalanan ke Italia juga menjadi pengalaman tambahan bagi tim pelatih. Holmes mengakui, ada sudut pandang lain yang bisa didapatkan dengan menghadapi tim-tim Italia. Setelah Torino, sudah ada Inter Milan, Juventus, dan Como yang masuk daftar antrean. “Saya sangat bersemangat menyambut pertandingan ini. Para pemain bisa belajar dari bagaimana lawan mereka bermain. Demikian pula untuk pelatih yang bisa menambah pengetahuan dan sudut pandang baru tentang sepakbola. Kita semua sama-sama belajar di sini,” kata Holmes.

Afin Bahrani Dapat Intruksi Khusus Dari Des Walker

Bek Garuda Select Afin Bahrani dapat intruksi Des Walker

Jakarta, 4 Januari 2020 – Garuda Select angkatan kedua kini tengah dalam rangkaian persiapan dan latihan guna menghadapi laga uji coba pertama di Italia. Tim pertama yang akan dihadapi pada Rabu (8/1) mendatang adalah Torino. Selain target mengembalikan kondisi fisik skuadnya pasca libur akhir tahun, Pelatih Kepala Garuda Select Des Walker juga memfokuskan latihan dari segi taktik. Hal itu termasuk pemberian instruksi bagi setiap pemain di posisi masing-masing. Salah satunya untuk Afin Bahrani yang berposisi sebagai bek sayap. Dalam sesi latihan pagi di Como, Walker sempat mengoreksi gerakan Afin ketika menerima bola. Bek kelahiran 22 Mei 2003 itu melakukan gerakan memutar 360 derajat kala menerima sodoran rekannya. “Saat menerima bola, kontrol terlebih dahulu, lihat sekeliling, lalu buat keputusan,” jelas Walker. “Jika kamu melakukan gerakan memutar saat menerima bola, akan memakan waktu lebih lama dan cenderung berisiko. Lebih baik jika kamu kontrol terlebih dahulu, lihat sekeliling, kemudian putuskan tindakan berikutnya,” tambahnya. Dengan dibantu Timo Scheunemann selaku Penerjemah Teknis Garuda Select, Afin kemudian mengikuti instruksi Walker di percobaan berikutnya. “Kuncinya kontrol terlebih dahulu, lalu lihat. Kalau bola sudah terkontrol, baru kamu bisa melakukan apa yang kamu mau,” tungkas Scheunemann menginterpretasikan arahan Walker. Afin, yang selama uji coba terbuka sudah tampil dalam lima laga, akan jadi salah satu andalan Garuda Select di sisi pertahanan kala bersua Torino. Pemain milik Arema FC itu total sudah mengemas 153 menit pertandingan. Penampilan Garuda Select dapat disaksikan melalui LIVE MATCH secara gratis di MOLA TV. Selain itu, MOLA TV juga menyediakan liputan dokumenter kegiatan latihan dan berbagai kehidupan para pemain selama mengikuti program Garuda Select. Banyak hal menarik dan menyentuh yang layak menjadi pembelajaran bagi siapa pun yang ingin meraih impian, termasuk mimpi para pemain Garuda Select untuk menjadi pemain Tim Nasional Indonesia. Aksi-aksi dari para pemain Garuda Select bisa disaksikan di: https://mola.tv/categories/gs-cat Garuda Select kali ini merupakan angkatan kedua. Sebelumnya Garuda Select berlangsung hanya di Inggris selama lima bulan hingga Mei 2019. Sementara Garuda Select angkatan kedua selain bermarkas di Bimingham, Inggris, juga akan merasakan pelatihan di Como, Italia. Tim-tim yang akan dihadapi selama berada di Italia di antaranya ada Torino (8/1), Juventus (16/1), Internazionale (22/1), serta Como (28/1).

Tim Garuda Select Matangkan Persiapan Lewat Analisa Video

Salah satu pemain Garuda Select yang ikut dalam tur Italia 8 Januari 2020.

Jakarta, 3 Januari 2020 – Sudah ada 10 klub Inggris yang dijajal kemampuannya oleh tim Garuda Select selama tiga bulan belakangan. Tim yang diarsiteki duet Dennis Wise dan Des Walker ini akan memulai petualangan lain di tahun yang baru. Empat tim Italia sudah disiapkan menjadi lawan selanjutnya. Torino akan jadi yang pertama dihadapi Garuda Select dalam rangkaian tur Italia selama empat pekan ke depan. Jika semua berjalan sesuai rencana, pertandingan akan berlangsung di Lascaris Field pada Rabu, 8 Januari 2020. Persiapan demi persiapan pun terus digenjot demi memaksimalkan penampilan menghadapi tim-tim beken di sana. Salah satunya, para pemain diajak untuk menganalisa video pertandingan calon lawan. Dari sana, pelatih kemudian memberi tugas spesifik kepada pemain untuk diterapkan saat melawan Torino. Termasuk dua pemain Garuda Select, Edgar Amping dan Ridyan Taufiq. ā€œPelatih meminta saya untuk sering menemani Dodi (Irawan) ketika bertahan. Kami harus fokus sepanjang pertandingan karena lengah sedikit, kami bisa kebobolan. Oleh karena itu sebisa mungkin jangan melakukan kesalahan,ā€ ucap Edgar yang selalu turun dalam sembilan pertandingan sebelumya. Hampir senada dengan Edgar, Taufiq pun mengutarakan hal yang sama. ā€œHarus selalu waspada dalam mengantisipasi berbagai kemungkinan saat bertanding. Hal-hal kecil bisa menentukan nasib tim di pertandingan,ā€ katanya. Bagi Torino, pertandingan melawan Garuda Select ini juga sebagai persiapan mereka dalam mengarungi sisa kompetisi Campionato Primavera 1. Empat hari setelah menghadapi Ridyan Taufiq dkk., tim arahan Massimilliano Capriolo dijadwalkan menjamu Atalanta. Penampilan Garuda Select dapat disaksikan melalui LIVE MATCH secara gratis di MOLA TV. Selain itu, MOLA TV juga menyediakan liputan dokumenter kegiatan latihan dan berbagai kehidupan para pemain selama mengikuti program Garuda Select. Banyak hal menarik dan menyentuh yang layak menjadi pembelajaran bagi siapa pun yang ingin meraih impian, termasuk mimpi para pemain Garuda Select untuk menjadi pemain Tim Nasional Indonesia. Aksi-aksi dari para pemain Garuda Select bisa disaksikan di: https://mola.tv/categories/gs-cat

Amanat Pelatih, Pemain Dituntut Pahami Kelebihan Diri

Des Walker selaku pelatih kepala Garuda Select

Jakarta, 2 Januari 2020 – Evaluasi setelah pertandingan memang penting dilakukan untuk mengetahui di mana letak kekurangan tim. Namun, hal itu terkadang membuat para pemain Garuda Select hanya fokus memperbaiki hal-hal yang dirasa kurang bagus. Des Walker selaku pelatih kepala pun angkat bicara. Menurutnya, para pemain juga harus memahami letak kelebihan mereka. Garuda Select baru saja menjalani laga uji coba melawan Walsall dan berakhir dengan kemenangan 3-2. Meski sempat tertinggal, para pemain tetap bisa mengejar ketertinggalan di akhir pertandingan. Pada jeda babak pertama, Des Walker selaku pelatih kepala sempat menghimbau para pemainnya untuk memahami kelebihan masing-masing. Salah satu yang menjadi fokusnya adalah Subhan Fajri. Peran Subhan dirasa krusial karena pemain asal Aceh tersebut punya tanggung jawab merangsek ke lini pertahanan lawan. Walker menganggap, Subhan bisa lebih berinisiatif untuk mengombinasikan kecepatan yang dimiliki, dengan suplai umpan matang ke lini depan. ā€œKamu harus bisa memanfaatkan kecepatan yang kamu punya untuk masuk ke area pertahanan lawan dan mengirim umpan ke tengah. Itu sudah menjadi tugas kamu di pertandingan, mengirim umpan silang ke tengah dan kemudian berlari untuk membuka ruang. Jadi kamu harus paham di mana letak kelebihan kamu,ā€ ucap Des kepada Subhan. Selain Subhan, dua penyerang Garuda Select, Alfriyanto Nico dan Bagus Kaffi juga mendapat wejangan dari pelatih soal skema permainan. Salah satu aspek yang terus ditekankan oleh tim pelatih adalah pentingnya menjaga komunikasi saat bertanding. ā€œNico dan Bagus harus rajin mengingatkan Subhan agar lebih sering mengirim umpan silang,ā€ kata Direktur Teknik Garuda Select, Dennis Wise. Saat ini, tim Garuda Select sedang mematangkan persiapan menyambut agenda rangkaian pertandingan di Italia. Tim pertama yang akan dihadapi Subhan Fajri dkk. adalah Torino U-17 pada Rabu, 8 Januari 2020. Setelah itu, ada Juventus U-17, Inter Milan U-17, dan Como U-17 yang sudah menunggu.

Inspirasi Permainan Cepat Subhan Fajri di Garuda Select

Subhan Fajri salah satu pemain Garuda Select yang berasal dari Aceh.

Banyak cara yang bisa dilakukan para pemain Garuda Select untuk meningkatkan kualitas permainan. Selain menjalani beragam latihan dan mengaplikasikan arahan pelatih, para pemain juga bisa berinisiatif mencari referensi permainan dari bintang-bintang dunia. Seperti yang dilakukan oleh Subhan Fajri, gelandang serang Garuda Select. Hampir setiap malam sebelum tidur, ada sejumlah ritual yang dilakukan pemain asal Aceh tersebut. Termasuk menyaksikan kompilasi cuplikan bintang lapangan sebagai bahan pembelajaran. Sebagai anak muda, terbilang wajar jika Subhan mencontoh pemain-pemain yang dikaguminya. Mimpi untuk bisa tampil di pentas tertinggi seperti sang idola, terus dirajutnya bersama tim Garuda Select tahun ini. ā€œKalau malam sebelum tidur, biasanya saya menonton aksi-aksi pemain favorit seperti Cristiano Ronaldo atau Neymar. Saya suka gaya bermain mereka yang cepat dan penuh dengan skill. Selain itu, kalau keesokan harinya ada pertandingan, saya coba mengingat kembali arahan pelatih selama latihan,ā€ kata Subhan. Satu pesan yang kerap disampaikan pelatih pun terus terngiang di kepalanya. ā€œCoba untuk bermain sederhana dan sebisa mungkin tampil lebih baik dibandingkan sebelumnya,ā€ tuturnya melanjutkan. Subhan biasa beroperasi di sektor sayap permainan Garuda Select. Kecepatan yang ia miliki kerap menjadi andalan tim untuk menembus lini pertahanan lawan. Dari delapan pertandingan, satu gol berhasil ia bukukan yakni ketika mengalahkan MK Dons, November 2019. Sebelum berangkat ke Inggris untuk mengikuti pemusatan latihan bersama Garuda Select, ia membela Barito Putera U-16 di kompetisi Elite Pro Academy. Dirinya juga pernah tergabung bersama timnas Indonesia U-16 saat berpartisipasi di ajang Piala AFC U-16 2018. Penampilan Garuda Select dapat disaksikan melalui LIVE MATCH secara gratis di MOLA TV. Selain itu, MOLA TV juga menyediakan liputan dokumenter kegiatan latihan dan berbagai kehidupan para pemain selama mengikuti program Garuda Select. Banyak hal menarik dan menyentuh yang layak menjadi pembelajaran bagi siapa pun yang ingin meraih impian, termasuk mimpi para pemain Garuda Select untuk menjadi pemain Tim Nasional Indonesia. Aksi-aksi dari para pemain Garuda Select bisa disaksikan di: https://mola.tv/categories/gs-cat

Skuad Garuda Select Saksikan Langsung, Aston Villa VS Norwich City

Jakarta, 27 Desember 2019 – Momen langka didapat skuad Garuda Select pada Boxing Day di tanggal 26 Desember. Para pemain asuhan Des Walker dan Dennis Wise ini mendapat kesempatan untuk menyaksikan langsung pertandingan Premier League. Laga yang disaksikan oleh Garuda Select adalah Aston Villa melawan Norwich City. Pertandingan dihelat di Stadion Villa Park. Salah satu penggawa Garuda Select, Subhan Fajri menyebut ini sebagai pengalaman fantastis. Menurutnya, selama ini aksi para pemain idola hanya bisa disaksikan di televisi. “Menurut saya ini menjadi pengalaman fantastis. Untuk pertama kalinya, saya menyaksikan pertandingan Premier League. Para pemain sangat profesional dan saya benar-benar perhatikan cara pemain melakukan umpan dan menggiring bola,” ucap Subhan. “Hampir semua pemain enggak pernah mengeluarkan pergerakan yang sia-sia. Ini jadi pelajaran buat saya terutama permainan pemain di posisi sayap,” lanjutnya. Sementara Ferdiansyah merinding saat menonton di Villa Park. Atmosfer stadion yang diciptakan oleh suporter menurutnya sangat luar biasa. “Ini pertama kalinya menyaksikan pertandingan di luar negeri, berbeda dengan di Indonesia. Ketika pertama kali masuk stadion rasanya sangat senang,” ucap Ferdi. “Suporternya sangat antusias. Seperti mimpi bisa nonton langsung pertandingan. Saya juga sambil belajar melihat bagaimana para pemain di sana, harapannya saya bisa terus belajar banyak soal sepak bola Inggris.” Pertandingan Aston Villa melawan Norwich berakhir dengan skor 1-0. Gol tunggal kemenangan The Villans disumbangkan oleh Conor Hourihane. Penampilan Garuda Select di setiap pertandingan dapat disaksikan melalui LIVE MATCH secara gratis di MOLA TV. Selain itu, MOLA TV juga menyediakan liputan dokumenter kegiatan latihan dan berbagai kehidupan para pemain selama mengikuti program Garuda Select. Banyak hal menarik dan menyentuh yang layak menjadi pembelajaran bagi siapa pun yang ingin meraih impian, termasuk mimpi para pemain Garuda Select untuk menjadi pemain Tim Nasional Indonesia. Aksi-aksi dari para pemain Garuda Select bisa disaksikan di: https://mola.tv/categories/gs-cat Garuda Select kali ini merupakan angkatan kedua. Sebelumnya Garuda Select berlangsung hanya di Inggris selama lima bulan hingga Mei 2019. Sementara Garuda Select angkatan kedua selain bermarkas di Bimingham, Inggris, juga akan merasakan pelatihan di Como, Italia, sehingga para pemain dapat merasakan bermain menghadapi lawan dengan tipe permainan dan taktik yang berbeda. Arsenal, Leicester, Chelsea, dan lawan lawan lama dari musim lalu kembali akan menjajal tim Garuda Select, namun kali ini ada tambahan beberapa lawan baru seperti Manchester City di Inggris dan Como, Torino, Juventus, serta Internazionale.

Edgard Amping Memberikan Kesan Rayakan Natal di Inggris

Pemain Garuda Select, Edgard Amping

Jakarta, 25 Desember 2019 – Natal tahun ini berbeda bagi pemain belakang Garuda Select, Edgard Amping. Ia harus merayakan Natal jauh dari orangtua. Menurut Edgard, ini merupakan pengalaman pertama tidak bersama orangtua di hari Natal. Namun, ada rasa senang yang ia rasakan, dimana ia mendapat pengalaman bisa merayakan Natal bersama orang-orang baru di Inggris. “Perasaannya ada sedih dan ada senangnya. Sedihnya karena harus jauh dari orangtua dimana ini pertama kali saya merayakan Natal di luar negeri dan tidak bersama orangtua,” ucap Edgard. “Namun, ada senangnya juga karena bisa merayakan Natal bersama orang-orang baru dan pengalaman baru. Ini harus saya lakukan untuk menambah jam terbang dan demi karier saya. Untuk semuanya, selamat hari Natal dan tahun baru 2020,” lanjut Edgard. Edgard saat ini tengah berjuang bersama Garuda Select. Di tengah suasana Natal, ia tetap berlatih untuk menjaga kondisi sebelum kembali menjalani sesi latihan penuh bersama Des Walker dan Dennis Wise di tanggal 27 Desember. Saat ini, skuat Garuda Select tengah menyiapkan diri sebelum terbang ke Italia. Lawan pertama yang akan dihadapi di Negeri Pizza adalah Torino pada tanggal 8 Januari. Penampilan Edgard bersama Garuda Select di setiap pertandingan dapat disaksikan melalui LIVE MATCH secara gratis di MOLA TV. Selain itu, MOLA TV juga menyediakan liputan dokumenter kegiatan latihan dan berbagai kehidupan para pemain selama mengikuti program Garuda Select. Banyak hal menarik dan menyentuh yang layak menjadi pembelajaran bagi siapa pun yang ingin meraih impian, termasuk mimpi para pemain Garuda Select untuk menjadi pemain Tim Nasional Indonesia. Aksi-aksi dari para pemain Garuda Select bisa disaksikan di: https://mola.tv/categories/gs-cat Garuda Select kali ini merupakan angkatan kedua. Sebelumnya Garuda Select berlangsung hanya di Inggris selama lima bulan hingga Mei 2019. Sementara Garuda Select angkatan kedua selain bermarkas di Bimingham, Inggris, juga akan merasakan pelatihan di Como, Italia, sehingga para pemain dapat merasakan bermain menghadapi lawan dengan tipe permainan dan taktik yang berbeda. Arsenal, Leicester, Chelsea, dan lawan lawan lama dari musim lalu kembali akan menjajal tim Garuda Select, namun kali ini ada tambahan beberapa lawan baru seperti Manchester City di Inggris dan Como, Torino, Juventus, serta Internazionale.

Keseruan Skuad Garuda Select di Winter Wonderland

Tim Garuda Select liburan ke Winter Wonderland.

Jakarta, 23 Desember 2019 – Memasuki musim libur Natal dan tahun baru, tim pelatih Garuda Select mengagendakan sejumlah kegiatan refreshing . Salah satu yang dilakukan adalah mengunjungi Winter Wonderland di Hyde Park, London, Minggu (22/12). Kegiatan ini dilakukan untuk melepas penat. Terlebih, setelah melawan Swindon Town di tanggal 17 Desember, tim asuhan Des Walker dan Dennis Wise ini tetap berlatih setiap harinya. “Kami diajak tim pelatih ke Wonderland. Permainannya seru banget, apalagi yang wahana paling tinggi. Lihat teman-teman seru, saya sebenarnya ingin naik tapi enggak berani,” ucap Dika Kuswardani. “Saya akhirnya naik yang wahana kapal. Saya juga mencoba ke rumah hantu dan naik roller coaster yang sangat seru,” lanjut pemain berposisi gelandang tersebut. David Maulana turut menikmati kunjungan ke Winter Wonderland. Ini menjadi ajang bagi para pemain untuk santai sejenak sebelum kembali berlatih. “Saya sangat senang bisa mengunjungi Winter Wonderland. Saya naik wahana yang tinggi dan pas jatuh rasanya seperti tak bernapas. Nyawanya seperti mau hilang, cukup sekali saja deh naik itu,” ucap David. “Namun, secara keseluruhan saya sangat senang. Setelah refreshing , kini saatnya kembali serius latihan,” lanjut David. Skuad Garuda Select akan langsung berlatih pada hari ini, 23 Desember. Tim baru mendapat libur saat Hari Natal di tanggal 25 Desember. Penampilan Garuda Select di setiap pertandingan dapat disaksikan melalui LIVE MATCH secara gratis di MOLA TV. Selain itu, MOLA TV juga menyediakan liputan dokumenter kegiatan latihan dan berbagai kehidupan para pemain selama mengikuti program Garuda Select. Banyak hal menarik dan menyentuh yang layak menjadi pembelajaran bagi siapa pun yang ingin meraih impian, termasuk mimpi para pemain Garuda Select untuk menjadi pemain Tim Nasional Indonesia. Aksi-aksi dari para pemain Garuda Select bisa disaksikan di: https://mola.tv/categories/gs-cat Garuda Select kali ini merupakan angkatan kedua. Sebelumnya Garuda Select berlangsung hanya di Inggris selama lima bulan hingga Mei 2019. Sementara Garuda Select angkatan kedua selain bermarkas di Bimingham, Inggris, juga akan merasakan pelatihan di Como, Italia, sehingga para pemain dapat merasakan bermain menghadapi lawan dengan tipe permainan dan taktik yang berbeda. Arsenal, Leicester, Chelsea, dan lawan lawan lama dari musim lalu kembali akan menjajal tim Garuda Select, namun kali ini ada tambahan beberapa lawan baru seperti Manchester City di Inggris dan Como, Torino, Juventus, serta Internazionale.

Latih Strategi Sambil Bersenang-senang ala Garuda Select

Latih Strategi Sambil Bersenang-senang ala Garuda Select

Jakarta, 21 Desember 2019 – Garuda Select angkatan kedua sudah menjalani sembilan pertandingan. Jelang persiapan untuk menghadapi laga ke-10, mereka menyempatkan diri bersama staf pelatih dan seluruh tim guna bermain paintball. Permainan tembak-menembak dengan menggunakan peluru cat yang tengah populer beberapa tahun terakhir ini diikuti semuanya dengan penuh antusias. Seluruh pemain merasa senang. Setelah ditempa jadwal latihan yang cukup padat, aktivitas tersebut dirasa mampu sedikit melepas tekanan dan membuat mereka dapat bersenang-senang. Fungsi “Sangat senang! Baru pertama kali saya main paintball ini,” ujar Arsa Ahmad saat diwawancarai Mola TV. “Di permainan itu, kita belajar strategi juga. Kalau ada yang maju, kita harus cover. Selain itu, kita tidak boleh asal bergerak,” tambah pemain kelahiran 31 Oktober 2003 itu. Selain Arsa, Kakang Rudianto juga merasakan manfaat dari permainan paintball tersebut. “Selain seru dan menyenangkan, adanya game tadi menjadikan kami lebih kompak,” jelas bek tangguh Garuda Select tersebut. Tak hanya pemain, jajaran staf pelatih juga ikut serta dalam permainan. Direktur Teknik Dennis Wise bahkan menyatakan pentingnya aktivitas refreshing sejenis ini. “Anak-anak bersenang-senang. Kegiatan ini penting untuk membangkitkan kembali mood mereka, sambil juga melatih kekompakan dan strategi. Sayangnya, tak ada satu pun yang bergabung dengan tim pelatih. Alhasil, mereka unggul jumlah,” ucap Wise. Garuda Select selanjutnya akan menjalani beberapa aktivitas sebelum nantinya bertolak ke Italia pada awal tahun 2020. Rangkaian pertandingan uji coba masih akan menanti mereka, termasuk menghadapi klub-klub top negeri asal catenaccio sebut saja Internazionale, Juventus, dan Torino. MOLA TV Penampilan Garuda Select di setiap pertandingan dapat disaksikan melalui LIVE MATCH secara gratis di MOLA TV. Selain itu, MOLA TV juga menyediakan liputan dokumenter kegiatan latihan dan berbagai kehidupan para pemain selama mengikuti program Garuda Select. Banyak hal menarik dan menyentuh yang layak menjadi pembelajaran bagi siapa pun yang ingin meraih impian, termasuk mimpi para pemain Garuda Select untuk menjadi pemain Tim Nasional Indonesia. Aksi-aksi dari para pemain Garuda Select bisa disaksikan di: https://mola.tv/categories/gs-cat Garuda Select Garuda Select kali ini merupakan angkatan kedua. Sebelumnya Garuda Select berlangsung hanya di Inggris selama lima bulan hingga Mei 2019. Sementara Garuda Select angkatan kedua selain bermarkas di Bimingham, Inggris, juga akan merasakan pelatihan di Como, Italia, sehingga para pemain dapat merasakan bermain menghadapi lawan dengan tipe permainan dan taktik yang berbeda. Arsenal, Leicester, Chelsea, dan lawan lawan lama dari musim lalu kembali akan menjajal tim Garuda Select, namun kali ini ada tambahan beberapa lawan baru seperti Manchester City di Inggris dan Como, Torino, Juventus, serta Internazionale.

Dennis Wise Semakin Yakin Pada Duet Nico dan Bagus di Garuda Select

Pemain Garuda Select, Bagus dan Nico

Jakarta, 18 Desember 2019 – Tiga kemenangan beruntun Garuda Select gagal berlanjut saat menghadapi Swindon Town U-18 pada Selasa (17/12) malam. Bertanding di Lapangan Birmingham County FA, Birmingham, Rafli Asrul dkk. harus mengakui keunggulan sang lawan dengan skor tipis 3-2. Garuda Select sempat unggul 2-1 ketika jeda babak pertama. Namun di sisa pertandingan, Swindon mampu memanfaatkan celah di barisan pertahanan tim asuhan Dennis Wise dan Des Walker. Beberapa kali, lini belakang terlihat kehilangan fokus dan hal ini diakui oleh Dodi Irawan yang berposisi sebagai bek tengah. ā€œTiga gol itu tidak seharusnya terjadi. Namun karena kurangnya koordinasi antara pemain tengah dan belakang, kami kebobolan. Sebagai pemain pasti kecewa. Sekarang tinggal fokus kembali untuk pertandingan selanjutnya,ā€ ucap Dodi setelah pertandingan. Sementara itu, Direktur Teknik Garuda Select, Dennis Wise, punya pandangan lain mengenai penyebab kekalahan para pemainnya. Selain masalah pertahanan, mantan pemain Chelsea tersebut mengakui ada sedikit masalah di lini tengah. Trio David Maulana, Brylian Aldama, dan Rafli Asrul, tidak berfungsi dengan baik. ā€œIni hanya masalah kewaspadaan dalam mengusai bola di lini tengah. Pemain-pemain seperti Rafli, Brylian, dan David, kita tahu kualitas mereka. Tetapi hari ini, ada yang kurang dari penampilan mereka. Ada umpan-umpan yang tidak terkirim dengan baik,ā€ kata Dennis. Ia menambahkan, kurang maksimalnya penampilan lini tengah, sedikit tertutupi dengan penampilan menjanjikan di lini depan. ā€œBeberapa peluang juga mampu dimanfaatkan dengan baik. Kita lihat sendiri ada (Alfriyanto) Nico dan Bagus (Kahfi) di lini depan yang sudah mulai mengerti satu sama lain. Melihat penampilan mereka, saya cukup yakin dengan pertandingan ke depannya,ā€ tutupnya. Setelah ini, Garuda Select akan libur hingga pergantian tahun. Pertandingan melawan Swindon merupakan seri penutup di 2019 sebelum bertolak ke Italia pada awal Januari 2020. Selama di Negeri Pizza, para pemain akan bermarkas di Como dan menjajal kekuatan beberapa akademi klub di sana. Penampilan Garuda Select dapat disaksikan melalui LIVE MATCH secara gratis di MOLA TV. Selain itu, MOLA TV juga menyediakan liputan dokumenter kegiatan latihan dan berbagai kehidupan para pemain selama mengikuti program Garuda Select. Banyak hal menarik dan menyentuh yang layak menjadi pembelajaran bagi siapa pun yang ingin meraih impian, termasuk mimpi para pemain Garuda Select untuk menjadi pemain Tim Nasional Indonesia. Aksi-aksi dari para pemain Garuda Select bisa disaksikan di: https://mola.tv/categories/gs-cat Garuda Select kali ini merupakan angkatan kedua. Sebelumnya Garuda Select berlangsung hanya di Inggris selama lima bulan hingga Mei 2019. Sementara Garuda Select angkatan kedua selain bermarkas di Bimingham, Inggris, juga akan merasakan pelatihan di Como, Italia. Tim-tim yang akan dihadapi selama berada di Italia di antaranya ada Torino, Juventus, serta Internazionale.

Rekor Kemenangan Garuda Select Dipatahkan Swindon Town

Dua pemain Garuda Select, Rafli dan Brylian.

Jakarta, 17 Desember 2019 – Garuda Select kalah 2-3 melawan Swindon Town, Selasa (17/12). Hasil ini mengakhiri rentetan kemenangan beruntun tim asuhan Des Walker dan Dennis Wise tersebut. Garuda Select sebelumnya mengalahkan Gillingham 1-0, Burton Albion 4-0, dan Cheltenham Town 3-1. Hasil kontra Swindon menjadi pelajaran bagi Amiruddin Bagus Kahfi dkk. untuk bangkit di pertandingan berikutnya. Swindon unggul cepat dalam laga ini. Toby Holland membobol gawang Garuda Select pada menit ke-8. Tertinggal satu gol membuat Garuda Select meningkatkan intensitas serangan. Usaha ini membuahkan hasil pada menit ke-42. Rafli Asrul menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Garuda Select berbalik unggul di menit terakhir babak pertama, Bagus mengubah skor menjadi 2-1. Di babak kedua, Garuda Select kembali mengancam gawang Swindon. Alfriyanto Nico mendapat peluang emas di menit ke-60 yang masih melebar tipis dari gawang Swindon. Lima menit berselang justru Swindon yang berhasil mencetak gol. Thomas Moore memaksa Yogi Hermawan memungut bola dari gawangnya di menit ke-65. Swindon akhirnya berbalik unggul di menit ke-76. Josh Taylor menjadi pahlawan kemenangan bagi The Railwaymen. Skor 3-2 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan. Laga melawan Swindon menjadi yang terakhir bagi Garuda Select di tahun 2019. Awal tahun depan, Garuda Select akan terbang ke Italia dan melawan Torino di tanggal 8 Januari. Penampilan Garuda Select di setiap pertandingan dapat disaksikan melalui LIVE MATCH secara gratis di MOLA TV. Selain itu, MOLA TV juga menyediakan liputan dokumenter kegiatan latihan dan berbagai kehidupan para pemain selama mengikuti program Garuda Select. Banyak hal menarik dan menyentuh yang layak menjadi pembelajaran bagi siapa pun yang ingin meraih impian, termasuk mimpi para pemain Garuda Select untuk menjadi pemain Tim Nasional Indonesia. Aksi-aksi dari para pemain Garuda Select bisa disaksikan di: https://mola.tv/categories/gs-cat Garuda Select kali ini merupakan angkatan kedua. Sebelumnya Garuda Select berlangsung hanya di Inggris selama lima bulan hingga Mei 2019. Sementara Garuda Select angkatan kedua selain bermarkas di Bimingham, Inggris, juga akan merasakan pelatihan di Como, Italia, sehingga para pemain dapat merasakan bermain menghadapi lawan dengan tipe permainan dan taktik yang berbeda. Arsenal, Leicester, Chelsea, dan lawan lawan lama dari musim lalu kembali akan menjajal tim Garuda Select, namun kali ini ada tambahan beberapa lawan baru seperti Manchester City di Inggris dan Como, Torino, Juventus, serta Internazionale.

Dennis Wise Akui Garuda Select Semakin Padu di Segala Sektor

Muhammad Rafli Asrul.

Jakarta, 17 Desember 2019 – Direktur Teknik Program Garuda Select, Dennis Wise, menyambut gembira kedatangan lima pemain dari generasi pertama. Selain bisa memberi contoh untuk para juniornya, kekompakan di antara para pemain juga semakin memperlihatkan perkembangan yang menggembirakan. Pada pertandingan terakhir melawan Cheltenham Town, empat pemain generasi pertama yakni Bagus Kahfi, Brylian Aldama, David Maulana, dan Fajar Fathurrahman langsung dipasang sejak awal. Hasilnya, tidak butuh waktu lama bagi mereka untuk menyesuaikan diri dengan rekan-rekan setim yang lain. Wise menganggap apa yang berjalan sejauh ini sudah sesuai harapannya. Peningkatan signifikan terlihat di lini tengah yang menjadi titik temu antara pemain dari generasi pertama dan kedua. Salah satunya Rafli Asrul yang bisa beradaptasi cukup baik dengan David Maulana dan Brylian Aldama. ā€œKedatangan mereka memang menambah kualitas tim yang mana itu merupakan kabar bagus. Seperti Rafli yang saya lihat sekarang sudah ada di level yang sedikit lebih baik daripada sebelumnya. Dia bisa langsung terlihat padu dengan David dan Brylian,ā€ kata Wise saat ditemui Mola TV di Lapangan Birmingham County FA, Birmingham. ā€œSekarang tinggal bagaimana para pemain terus mencoba tampil lebih baik secara tim. Ketika melawan Cheltenham, kami mampu tampil menekan lawan hampir sepanjang pertandingan dan tetap solid ketika bertahan. Ke depannya efektivitas di depan gawang lawan yang masih perlu ditingkatkan,ā€ lanjut Wise. Tidak hanya melalui lini tengah, sektor sayap juga menjadi jalur yang sedang dimaksimalkan untuk membongkar pertahanan lawan. Hal ini disampaikan oleh bek sayap Garuda Select, Edgard Amping. ā€œSejak kedatangan pemain lama, kedua sektor sayap memang ditingkatkan untuk menjadi strategi andalan dalam memaksimalkan peluang. Sekarang kami sedang fokus untuk itu,ā€ ucap Edgard. Agenda terdekat Garuda Select adalah menghadapi Swindon Town U-18 di Lapangan Birmingham County FA, Birmingham. Ini merupakan pertandingan terakhir di Inggris sebelum bertolak ke Italia awal tahun depan untuk menghadapi serangkaian tur pertandingan di sana. Rencananya, kekuatan Rafli Asrul dkk. akan dijajal dengan menghadapi pemain-pemain dari akademi Torino, Juventus, Inter Milan, dan Como. Penampilan Garuda Select dapat disaksikan melalui LIVE MATCH secara gratis di MOLA TV. Selain itu, MOLA TV juga menyediakan liputan dokumenter kegiatan latihan dan berbagai kehidupan para pemain selama mengikuti program Garuda Select. Banyak hal menarik dan menyentuh yang layak menjadi pembelajaran bagi siapa pun yang ingin meraih impian, termasuk mimpi para pemain Garuda Select untuk menjadi pemain Tim Nasional Indonesia. Aksi-aksi dari para pemain Garuda Select bisa disaksikan di: https://mola.tv/categories/gs-cat Garuda Select kali ini merupakan angkatan kedua. Sebelumnya Garuda Select berlangsung hanya di Inggris selama lima bulan hingga Mei 2019. Sementara angkatan kedua juga akan merasakan pelatihan di Como, Italia, sehingga para pemain dapat merasakan bermain menghadapi lawan dengan tipe permainan dan taktik yang berbeda. Para pemain juga akan menjajal akademi dari Como, Torino, Juventus, serta Internazionale.

Des Walker Beri Saran untuk Permainan David Maulana

Pemain Garuda Select, Septian David Maulana

Jakarta, 16 Desember 2019 – Pelatih Garuda Select, Des Walker punya saran untuk David Maulana. Ia ingin David sedikit mengubah caranya dalam bermain. Satu hal yang menjadi sorotan Des adalah keputusan David sebelum melakukan umpan. Penting baginya untuk terus memberikan bola ke depan, ketimbang ke samping, atau belakang. “Kalau saya seperti yang dibilang sama pelatih, selalu lihat ke depan, umpan ke depan, dan jika ingin memindahkan bola jangan secara langsung tapi dengan orang kedua,” ucap David. David menambahkan bahwa ia sudah siap menghadapi Swindon Town, Selasa (17/12). Ia optimistis Garuda Select bisa menunjukkan permainan terbaik dan meraih hasil optimal. “Saya siap, karena sebelumnya saya sudah pernah melawan Arsenal dan Chelsea yang lebih baik dari segi postur tubuh dan taktik. Buat anak-anak, mereka sangat antusias, mereka cepat beradaptasi saat berhadapan dengan pemain lawan. Saya berharap kami bisa menunjukkan permainan terbaik besok,” lanjut David. David sebelumnya bermain saat Garuda Select melawan Cheltenham Town di tanggal 11 Desember. Ketika itu, Garuda Select menang dengan skor 3-1. Penampilan David bersama Garuda Select di setiap pertandingan dapat disaksikan melalui LIVE MATCH secara gratis di MOLA TV. Selain itu, MOLA TV juga menyediakan liputan dokumenter kegiatan latihan dan berbagai kehidupan para pemain selama mengikuti program Garuda Select. Banyak hal menarik dan menyentuh yang layak menjadi pembelajaran bagi siapa pun yang ingin meraih impian, termasuk mimpi para pemain Garuda Select untuk menjadi pemain Tim Nasional Indonesia. Aksi-aksi dari para pemain Garuda Select bisa disaksikan di: https://mola.tv/categories/gs-cat Garuda Select kali ini merupakan angkatan kedua. Sebelumnya Garuda Select berlangsung hanya di Inggris selama lima bulan hingga Mei 2019. Sementara Garuda Select angkatan kedua selain bermarkas di Bimingham, Inggris, juga akan merasakan pelatihan di Como, Italia, sehingga para pemain dapat merasakan bermain menghadapi lawan dengan tipe permainan dan taktik yang berbeda. Arsenal, Leicester, Chelsea, dan lawan lawan lama dari musim lalu kembali akan menjajal tim Garuda Select, namun kali ini ada tambahan beberapa lawan baru seperti Manchester City di Inggris dan Como, Torino, Juventus, serta Internazionale.

Fajar Fatur Rachman Cepat Beradaptasi dengan Garuda Select

Fajar Fatur Rachman bergabung Garuda Select

Jakarta, 14 Desember 2019 – Fajar Fatur Rachman menjadi salah satu pemain yang baru bergabung dengan Garuda Select. Ia mengaku tidak sulit beradaptasi dengan tim asuhan Des Walker. Fajar menjadi satu dari lima pemain yang bergabung belakangan. Selain Fajar, ada Andre Oktaviansyah, Amiruddin Bagus Kahfi, David Maulana, dan Brylian Aldama. Fajar sudah menjalani debut saat Garuda Select melawan Cheltenham Town, Rabu (11/12). Ia dipercaya sebagai starter dan berhasil membawa Garuda Select menang 3-1. “Alhamdulilah bisa kembali lagi bersama tim Garuda Select. Memang agak sedikit berbeda dari segi usia dimana beda setahun,” ucap Fajar. Fajar mengaku saat ini masih menyesuaikan diri dengan cuaca dingin. Namun dari segi tim, Fajar bisa beradaptasi dengan cepat. “Saya cukup kaget karena udara. Sebelumnya dingin tapi sekarang sangat dingin karena sudah bulan Desember. Mungkin nanti akan turun salju saat kami bermain,” ujar Fajar. “Untuk adaptasi tidak ada masalah dan berjalan dengan cepat. Alhamdulilah secara tim kami tampil bagus dan Garuda Select meraih kemenangan,” jelasnya. Selanjutnya, Garuda Select akan melawan Swindon Town. Pertandingan dihelat pada tanggal 17 Desember. Penampilan Fajar bersama Garuda Select di setiap pertandingan dapat disaksikan melalui LIVE MATCH secara gratis di MOLA TV. Selain itu, MOLA TV juga menyediakan liputan dokumenter kegiatan latihan dan berbagai kehidupan para pemain selama mengikuti program Garuda Select. Banyak hal menarik dan menyentuh yang layak menjadi pembelajaran bagi siapa pun yang ingin meraih impian, termasuk mimpi para pemain Garuda Select untuk menjadi pemain Tim Nasional Indonesia. Aksi-aksi dari para pemain Garuda Select bisa disaksikan di: https://mola.tv/categories/gs-cat Garuda Select kali ini merupakan angkatan kedua. Sebelumnya Garuda Select berlangsung hanya di Inggris selama lima bulan hingga Mei 2019. Sementara Garuda Select angkatan kedua selain bermarkas di Bimingham, Inggris, juga akan merasakan pelatihan di Como, Italia, sehingga para pemain dapat merasakan bermain menghadapi lawan dengan tipe permainan dan taktik yang berbeda. Arsenal, Leicester, Chelsea, dan lawan lawan lama dari musim lalu kembali akan menjajal tim Garuda Select, namun kali ini ada tambahan beberapa lawan baru seperti Manchester City di Inggris dan Como, Torino, Juventus, serta Internazionale.

Dennis Wise Puji Penampilan Rafli Asrul di Garuda Select

Penampilan Rafli menuai pujian dari Direktur Teknik Garuda Select, Dennis Wise.

Jakarta, 13 Desember 2019 – Pemain tengah, Muhammad Rafli Asrul tampil bagus saat Garuda Select mengalahkan Cheltenham U-18 di Lapangan Birmingham FA, Rabu (11/12). Penampilan Rafli menuai pujian dari Direktur Teknik Garuda Select, Dennis Wise. Rafli mencetak gol pembuka kemenangan Garuda Select. Ia membobol gawang Cheltenham setelah mendapat umpan dari Amiruddin Bagus Kahfi. Garuda Select menang dengan skor 3-1. Menurut Wise, Rafli langsung tampil kompak dengan Bagus, David Maulana, dan Brylian Aldama. Hal ini sangat mengembirakan mengingat ketiganya baru bergabung dengan tim. “Rafli bermain dengan luar biasa hari ini. semua yang dia lakukan berjalan dengan baik, dia mencetak gol dan bisa kompak dengan Bagus, David, dan Brylian,” ucap Wise. Selain Rafli, Wise juga memuji penampilan Edgard Amping. Ia tampil baik mengisi pos bek kiri Garuda Select. “Kemudian ada Edgard yang juga bermain dengan sangat baik hari ini di posisi bek kiri. Aku bisa tenang dengan dia di posisi itu. Kesimpulannya semua hal sangat memuaskan hari ini, kami menang 3-1,” lanjut Wise. Selanjutnya, Garuda Select tampil melawan Swindon Town. Pertandingan dihelat pada tanggal 17 Desember. Penampilan Rafli dan Edgard bersama Garuda Select di setiap pertandingan dapat disaksikan melalui LIVE MATCH secara gratis di MOLA TV. Selain itu, MOLA TV juga menyediakan liputan dokumenter kegiatan latihan dan berbagai kehidupan para pemain selama mengikuti program Garuda Select. Banyak hal menarik danĀ  menyentuh yang layak menjadi pembelajaran bagi siapa pun yang ingin meraih impian, termasuk mimpi para pemain Garuda Select untuk menjadi pemain Tim Nasional Indonesia. Aksi-aksi dari para pemain Garuda Select bisa disaksikan di: https://mola.tv/categories/gs-cat Garuda Select kali ini merupakan angkatan kedua. Sebelumnya Garuda Select berlangsung hanya di Inggris selama lima bulan hingga Mei 2019. Sementara Garuda Select angkatan kedua selain bermarkas di Bimingham, Inggris, juga akan merasakan pelatihan di Como, Italia, sehingga para pemain dapat merasakan bermain menghadapi lawan dengan tipe permainan dan taktik yang berbeda. Arsenal, Leicester, Chelsea, dan lawan lawan lama dari musim lalu kembali akan menjajal tim Garuda Select, namun kali ini ada tambahan beberapa lawan baru seperti Manchester City di Inggris dan Como, Torino, Juventus, serta Internazionale.