Dua Atlet Indonesia Bersaing di ISU Junior Grand Prix Ice Skating Di Croatia

2-atlet-ice-skating

Ajang International Skating Union (ISU) Junior Grand Prix 2017 adalah event terbesar untuk skaters (athlete ice skating) Junior Figure Skating. Dan, hadir skaters dari seluruh penjuru dunia yang berlangsung di Croatia, (27-30/9). Indonesia sendiri mengirimkan dua atletnya dapat di andalkan yakni, M Dwi Rizqy Apolianto dan Savika Refa Zahira. ISU Junior Grand Prix Ice Skating memang rutin di adakan pada bulan Agustus – Oktober. ISU Junior Grand Prix Ice Skating terdapat 7 series dan yang ke-8 adalah JGP Final hanya di ambil 6 terbaik untuk di pertandingkan lagi perkatagori. Istilah nama dalam katagori tersebut diantaranya ada Men (single), Ladies (single), Ice dancing (couple/ berpasangan) dan Pair (couple/ berpasangan) dengan usia 13 – 18 tahun. Pelatih Ice Skating tim Indonesia, Bong Agus Nugroho mengatakan kepada nysnmedia.com, bahwa para atlet akan memainkan dua pertandingan yang nantinya akan di akumulasikan untuk bisa naik di atas podium. “Masing-masing melakukan dua kali pertandingan, Short Program & Free Skating. Total dari nilai short dan free adalah point akhir buat para athlete dan yang menentukan untuk naik podium atau tidaknya. Indonesia mendapatkan 2 quota untuk bertanding, first league Brisbane Australia dan 5th league di Zagreb Croatia. Dan, nantinya final di Nagoya, Japan bulan Desember mendatang,” terang Agus. Agus sendiri, menargetkan anak didiknya untuk bisa melampaui nilai terbaiknya yang disebut personal best. “Karena ini baru tahun ke-4 kita di akui oleh ISU (International Skating Union) targetnya saya sebagai pelatih, hanya ingin mereka melewati nilai terbaik nya mereka yang di sebut Personal Best. Ini adalah target saya untuk pertandingan International World Wide,” ujarnya. Adapun nilai personal best Rizqy di 84.46 points dan Savika di 93.32 points in total. Agus juga, menargetkan masuk jajaran top 3 atau top 5 di kawasan Asia Tenggara. “Untuk se-Asia Tenggara target saya untuk berada di top 3-5,” ucapnya. (pah/adt)

Atlet Tinju Cantik Ini Menjadi Primadona Disaat Bertanding

Nurmafadilla-tinju

Berparas cantik itu yang menjadi daya tarik para pria. Tapi, apa masih menjadi daya tarik para pria jika wanita tersebut merupakan atlet tinju? Nurmafadilla, atlet tinju putri yang dimiliki Tangerang Selatan mempunyai wajah cantik nan manis. Nurma sapaan akrabnya, mengawali tinju karena ajakan sang pelatih Sunarto. Namun, dibalik kecintaannya terhadap tinju, Nurma yang bercita-cita sebagai pramugari atau menjadi taruni di Akademi Kepolisian. “Sebenernya cita-cita aku mau jadi pramugari, tapi aku punya cita-cita juga jadi Akpol. Jadinya, aku punya cita-cita dua deh,” terang Nurma kepada nysnmedia.com. Ditambah keinginan sang bunda, yang berkeinginan Nurma untuk menjadi pramugari. “Apalagi jadi pramugari, mamah aku mempunyai keinginan salah satu anaknya ada yang bisa jadi pramugari,” ucapnya. Ketika bertanding dalam berbagai kejuaraan pun, Nurma menjadi primadona dan menjadi daya pikat bagi atlet-atlet tinju pria. Apalagi di mata teman-temannya, Nurma disebut “Madona” nya anak Tangerang Selatan. “Ya, aku dibilang sama temen-temen sekolah aku madonanya anak Tangsel. Kalau lagi tanding juga, banyak yang deketin aku dan banyak yang bilang aku cantik. Aku juga bingung,” pukas gadis belia yang bersekolah di SMA Negeri 7 Tangsel ini. Nurma pun, mengajak kepada wanita lain untuk berolahraga. Menurutnya, kecantikan wanita akan semakin bertambah jika berolahraga. “Jangan bilang cantik kalau belum rasain gimana rasanya menjadi atlet tinju,” tutupnya. (pah/adt)

Tips Kiper Futsal: Siap Menjadi Kiper Futsal yang Baik

Menjadi kiper futsal tidaklah mudah, kiper mengemban tanggung jawab sangat besar dalam menentukan kemenangan setiap pertandingan sepak bola maupun futsal. Pada kenyataannya banyak orang yang menyepelekan tugas kiper sehingga tidak jarang tim kamu harus menghadapi kekalahan. Selain teknik ada beberapa faktor yang harus diperisapkan untuk menjadi kiper yang baik. Berikut adalah beberapa tips kiper futsal yang bisa kamu jadikan pedoman untuk menjadi kiper futsal. 1. Kelengkapan Memakai sarung tangan bukan keharusan, sesuai kenyamanan masing-masing orang. Namun kami sangat menyarankan perlindungan lutut dan siku. Ini karena saat terjadinya adu pinalti dan kiper futsal akan sering menjatuhkan tubuhnya untuk menyelamatkan bola di permukaan yang keras. Lutut adalah bagian yang relatif sensitif dari ligamen. Banyak cedera kiper futsal terjadi di lutut. Selanjutnya, sebaiknya gunakan kaos yang lebih tebal. Futsal adalah olahraga yang lebih bertenaga dibanding tendangan sudut gawang. 2. Cakupan Kiper futsal akan menjaga gawang yang memiliki tinggi 2 meter dan panjangnya 3 meter. Pastikan kamu selalu pada titik yang tepat agar tidak membuka ruang terlalu besar. Untuk situasi seperti bertahan dalam tendangan sudut. Penjaga gawang futsal harus menjaga posisi yang terbuka. Ini karena posisi yang terbuka bisa terancam dengan  back heel flick oleh lawan. Selanjutnya untuk menghadapi adu penalti. kamu harus mencoba untuk melebarkan gerak tubuh kamu. Pastikan kamu berada di titik tengah keseimbangan antara kiri dan kanan. Seperti yang telah kami sebutkan di atas, pemain yang melakukan tekanan ke gawang biasanya lebih fokus pada kecepatan bola dibanding kualitas sudut target. Ini dilakukan dari titik yang sangat dekat. Jadi kamu tidak perlu meloncat terlalu jauh untuk menabrak tubuh seperti gol gawang saat kamu mencoba mematikan tendangan penalti yang ditujukan ke samping. Yang penting adalah terus berlatihan untuk mempertajam refleks dan kekuatan tangan kamu untuk menangkis dan menangkap bola. 3. Atur Pertahanan Free Kick Hal ini biasanya dilakukan saat tendangan bebas atau free kick di area dekat gawang. Pastikan untuk mengatur posisi tim kamu sebelum melakukan tendangan bebas, tutupi ruang gerak bola dari sudut posisi free kick berasal, hal ini berguna untuk menghindari tendangan langsung yang dapat mengarah ke gawang dan memastikan bola muntah dapat segera direbut oleh tim kamu. 4. Blokir (Blokir) Salah satu kejadian yang sering dihadapi oleh kiper futsal adalah saat situasi one on one. Saat itu terjadi kamu harus sigap dan tahu apa yang kamu ingin lakukan. Di futsal, kamu harus menggunakan otak lebih dari sekadar permainan fisik yang agresif. Jangan ragu sedikitpun dan jangan tertipu oleh lawan. Kiper futsal yang baik biasanya berusaha memperlambat dan menyulitkan lawan untuk melakukan tendangan ke gawang. Bagi penjaga gawang futsal agresif mereka terkadang bereaksi dengan langsung menghadang bola, tetapi cara ini terbilang kurang efektif karena kamu akan mudah dimanipulasi atau digocek oleh lawan. Jadi, cara yang lebih efisien adalah mencoba menutup ruang di situase 1-on-1. Cobalah untuk membuka posisi tubuh dalam keadaan ‘lebar’. Hindari berada dalam posisi terlalu rendah karena akan berisiko dimanfaatkan oleh lawan. Pastikan kaki kamu selalu siap untuk bereaksi saat bola mulai ditendang 5. Taktis   Kiper Futsal harus memiliki taktis. Ini karena jarak antar pemain dan futsal yang jauh. Jadi, pastikan kamu tahu semua taktik tim kamu. Dengan penglihatan yang luas di belakang kamu dapat membantu memberikan perintah taktis kepada teman jika memahami taktis lawan. Jika kamu merasa posisi kamu terancam dan tidak terlindungi, kamu harus bisa mengarahkan teman setim kamu untuk kembali pada posisinya. Jadi, kamu harus bisa mengingatkan dan mengatur para pemain yang seharusnya ada di posisi belakang. Berikut adalah beberapa tips kiper futsal. semoga bisa membantu kamu dalam permainan futsal. Ingat untuk selalu tenang dan dapat bereaksi dengan cepat. Pada saat yang sama kamu harus selalu menjadikan diri kamu bagian dari organisasi taktis. Selamat mencoba!

Tips Bermain Futsal: Cara Ampuh Untuk Melatih Kecepatan

kali ini kita akan membahas mengenai tips bermain futsal dengan latihan meningkatkan kecepatan bagi pemain futsal. Kecepatan sendiri pada dasarnya merupakan senjata ampuh bagi para pemain futsal. Karena lapangan futsal sendiri luasnya tidak sebesar lapangan sepakbola maka kecepatan menjadi salah satu teknik ampuh yang harus ditingkatkan untuk menciptakan gol di futsal. Secara sederhananya dalam tips bermain futsal kali ini, berikut  adalah beberapa metode latihan yang ampuh untuk melatih kecepatan para pemain futsal: 1. Sprint berulang Latihan lari sprint dengan jarak 10 meter secara berulang selama 6-8 kali setiap sesinya ampuh meningkatkan kecepatan dalam bermain futsal. Lari ini juga sering disebut shuttle run. 2. Sprint menggunakan ladder agility Ladder agility sering digunakan sebagai alat bantu berbagai latihan untuk meningkatkan kecepatan pemain. Lakukan latihan sprint menggunakan alat ini untuk meningkatkan kecepatan dan juga kelincahan pemain. 3. Sprint menggunakan alat penahan Alat penahan yang dimaksud bisa berupa parasut yang diikatkan ke tubuh, bisa juga dengan ban mobil, atau untuk yang lebih sederhana meminta bantuan teman untuk menahan saat kamu berlari,namun pastikan teman kamu kuat untuk menahan tubuh kamu sehingga tidak terjatuh. Latihan ini selain menambah kecepatan juga melatih kekuatan otot pada kaki. 4. Sprint dijalan menanjak Latihan sprint di jalan menanjak selain dapat membantu meningkatkan kecepatan juga melatih fisik dan pernafasan kamu. Saat turun jangan berlari, cukup berjalan, tapi tanpa menahan kecepatan,seperti tubuh tertiup angin. 5. Berlatih secara rutin Semua akan sia-sia jika latihan tidak dijalankan secara rutin. Ada baiknya dilakukan seminggu 2 kali untuk hasil yang lebih baik kamu dapat melakukan lebih intensif lagi misalnya seminggu 5 kali, tapi jangan lupa perhatikan kondisi tubuh, juga asupan makanan bergizi dan jam istirahat kamu. Namun, perhatikan hal-hal berikut saat melakukan latihan sprint yang dianjurkan diatas, ada baiknya dilakukan saat latihan dan juga saat pertandingan. Lakukan latihan sprint dengan menggunakan ujung kaki dan berlari dengan jarak pendek agar langkah semakin cepat. Ada dua jenis kecepatan, yaitu linear berupa kecepatan searah seperti berlari kedepan. Kedua, kecepaan lateral, yaitu kecepatan ke berbagai arah seperti bergerak ke kanan, kiri, depan, dan belakang. Kedua gerakan ini sangat penting untuk mengecoh lawan. Stop and go, merupakan gerakan berhenti secara mendadak kemudian bergerak cepat kearah yang lain. Gerakan ini sangat efektif untuk mengecoh lawan saat bermain, dan merupakan lanjutan dari gerak lari linear dan lateral. Kondisi badan saat sprint ada baiknya condong ke depan dan pinggul lebih rendah agar kecepatan semakin bertambah. Semoga tips bermain futsal ini dapat berguna untuk meningkatkan kecepatan kamu di pertandingan futsal.

Tips Kiper Futsal: Metode Ampuh untuk Menggagalkan Tendangan Penalti

Tendangan penalti merupakan momen kritis yang dihadapi pemain futsal baik bagi para pemain yang akan melakukan tendangan atau bagi kiper yang akan berusaha menggagalkan bola masuk ke gawangnya. Kiper memang menjadi penanggung jawab gawang namun kiper juga membutuhkan bantuan dari rekan setimnya untuk mengurangi peluang terjadinya gol dari tendangan tim lawan, terutama saat laga berlanjut hingga adu penalti. Berikut adalah beberapa tips kiper futsal khusus agar dapat menyelamatkan gawang dari tendangan penalti 1) Hindari Menjatuhkan Badan Gawang futsal yang kecil tidak mengharuskan kamu menjatuhkan tubuh demi menyelamatkan tendangan penalti lawan. Hal ini karena dalam tendangan penalti futsal jarang terlihat pemain yang melakukan tendangan bawah saat melakukan tendangan penalti. Gunakan metode “block dont dive“ Pastikan kamu berkonsentrasi dengan baik untuk dapat menghalau serangan. 2) Tingkatkan Kecepatan Kamu harus memiliki sikap refleks yang baik untuk menghadapi situasi ini, terutama di kaki dan tangan kamu agar dapat bertindak cepat. Posisi ancang-ancang sebelum tendangan dilakukan, berguna dalam memungkinkan kamu bergerak cepat saat tendangan penalti dilakukan. Kamu juga harus dapat membaca gerakan lawan agar tidak terjadi kesalahan yang fatal. 3) Konsentrasi Tinggi Konsentrasi 100% pada bola Gunakan posisi dan cara yang kamu rasa nyaman untuk mendapatkan fokus, seperti bernapas atau membaca doa. Jangan mudah dipengaruhi oleh pemain atau pendukung tim lawan yang dapat menggangu fokus kamu. 4) Keberanian Seorang kiper harus memiliki keberanian. Gesture tubuh yang kamu tampilkan justru dapat menunjukkan apakah kamu adalah orang yang pemberani atau tidak. Jika kamu terlihat tidak siap, atau kkuatir itu dapat meningkatkan kepercayaan diri lawan. Berani dan percaya diri untuk fokus pada arah yang akan dipilih untuk menghalang tendangan, jangan ragu-ragu! 5) Membaca Tendangan Lawan Amati teknik tendangan lawan saat pertandingan, sehingga kamu akan tahu bagaimana tendangan tipuan itu akan diarahkan dan arah mana yang sering menjadi pilihannya. Kesimpulan Tips kiper futsal ini adalah beberapa panduan yang bisa kamu praktekkan saat berhadapan dengan situasi tendangan penalti. Latihan terus menerus juga dibutuhkan untuk meningkatkan ketangkasan dan keterampilan kamu dalam menggagalkan tendangan lawan. Jangan putus asa jika kamu melakukan kegagalan, ingat bahwa kemungkinan menghalau tendangan penalti adalah 50:50, tetap berani dan fokus agar kepercayaan diri kamu tetap meningkat

5 Tips Bermain Futsal Saat Bertahan dalam Situasi 2 lawan 1

Kondisi pertahanan 2 lawan 1 (2vs1) adalah salah satu situasi yang paling merugikan bagi pemain pertahanan belakang untuk mencegah tim lawan masuk ke areanya. saat Anda menjadi satu-satunya pertahanan yang harus menghadapi dua lawan saat seperti ini merupakan sesuatu yang sangat membingungkan bagi Anda Situasi pertahanan 2 lawan 1 cenderung tidak memihak untuk Anda tapi itu bukan alasan bagi Anda untuk terus mengakui kekalahan. Masih ada cara untuk bermain dalam situasi seperti ini yang dapat mengurangi kesempatan untuk menyerah pada lawan dan kemudian memaksimalkan peluang Anda untuk menjadi pahlawan. Situasi 2 lawan 1 umumnya terjadi ketika tim Anda kehilangan bola saat menyerang dimana semua pemain tim Anda telah maju dan bola kehilangan kontrol. Tersisa satu pemain belakang untuk menjadi bek. Tugas Anda adalah melambat dan jika memungkinkan, kalahkan blok menyerang lawan lawan untuk menyelamatkan tim Anda dengan menendang bola keluar lapangan. Berikut adalah Tips bermain futsal saat bertahan dengan mudah untuk bermain dalam situasi 2 lawan 1: 1) Posisi Awal sebagai bek terakhir – kontrol tengah Jika Anda adalah pemain defensif yang merupakan bek terakhir, maka Anda harus menempatkan diri pada posisi yang benar sebelum situasi 2 lawan 1 terjadi. Menempatkan diri Anda di tengah atau biasa disebut ‘menutup pusat’. Dalam gambar di atas, situasi saat pemain A maju dengan membawa bola, pemain B harus maju ke tengah untuk melakukan gerakan yang lebih baik, jika serangan berhenti dan dia (pemain B) melakukan serangan balik. Berada di posisi itu memungkinkan Anda membuang bola sebelum lawan memiliki kesempatan untuk membuat ancaman. Tapi jika bola kembali ke lawan, kehadiran Anda di tengah akan memblok mereka sehingga tidak memiliki jalur untuk mencetak gol. Jika Anda tidak berada di posisi tengah saat bola dikaki lawan, Anda perlu mengkode pemain terdekat untuk mendekat. Hal ini penting bagi Anda untuk kembali ke tengah secepat mungkin. Semakin cepat Anda kembali ketengah, semakin sulit bagi lawan Anda untuk maju ke pertahanan anda. 2) Waspada dan siap merespons. Ada berbagai kemungkinan dua penyerang bisa maju bersama untuk mencoba mengalahkan Anda. Tidak ada dua situasi yang persis sama. Cara untuk mempertahankannya adalah dengan beradaptasi dengan segala bentuk permainan. Untuk melakukan yang terbaik, Anda harus berhati-hati dan siap untuk memanfaatkan setiap kesempatan yang Anda dapat. Jika Anda ingin melihat seseorang yang siap menghadapi 2 lawan 1, bayangkan diri Anda Vincent Kompany adalah contoh yang baik untuk Anda: Teknik dan sifat agresifnya bisa dijadikan contoh bagi Anda untuk belajar menguasai situasi ini. 3) Melewati serangan dengan menghalangi jalannya tapi tidak melebihi batas. rute lulus adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan garis antara kedua penyerang yang rutenya akan dilewati bola jika terjadi persinggungan. Untuk bertahan secara efektif Anda perlu mengendalikan posisi Anda. Ini untuk memberi tekanan saat bersinggungan, menyebabkan striker menggiring bola berpikir dua kali apakah mereka mengbagi umpan atau terus berlari dengan bola. Keputusan ini harus ditentukan dalam dua detik, tapi waktu yang berharga memberi pasukan Anda kembali ke posisi bertahan. Dengan mempraktikkan metode ini secara efektif Anda bisa mengetahu jalur yang lemah dan melewatinya. Jika Anda mengendalikan situasi ini, Anda akan memberi ruang kepada teman-teman Anda yang lain untuk memberi bantuan. 4) Stres bola pada waktu yang tepat Pada satu titik Anda akan menekan salah satu dari dua pemain lawan. Jika Anda dapat mempengaruhi salah satu dari dua pemain untuk melepaskan tendangan, namun akan lebih efektif jika Anda menutup ruang kaki yang dominan). Misalnya pemain yang biasanya menendang dengan kaki kanan, mereka akan mengambil tendangan lemah dari sudut yang lebar saat menggunakan kaki kiri. Jadi jika Anda bisa membuatnya dalam posisi itu, itu dapat mengurangi bahaya. Tidak banyak pemain yang benar-benar bisa menggunakan kedua kakinya. 5) Jika Anda memiliki kesempatan untuk mendapatkan bola, ambil bola Untuk mempertahankan situasi 2 lawan 1, sangat penting jika bola telah berhasil didapat kembali. Jika striker lawan telah mengirim bola ke temannya namun dengan kualitas yang relatif lemah dan bola telah melambung saat berada di luar kendali mereka, itulah saat terbaik untuk masuk dan mencoba merebut bola. Begitu pula jika lawan sudah berlari turun, sangat baik jika Anda bisa memberi tekanan pada lawan dan memaksanya ke sudut sehingga mereka tidak dapat bergerak mencetak gol. Ingat, Anda harus melakukan ini dengan sedikit agresif dan yakin bahwa begitu Anda mendekati pemain lain, Anda harus memberi jalan dan membiarkan pemain lain mengambil alih kendali anda. Itu adalah 5 Tips bermain futsal saat bertahan dalam keadaan 2 lawan 1. Semoga bermanfaat.

Persiapan Sudah Matang, Timnas Futsal Berharap Ada Uji Coba Internasional

Timnas futsal indonesia

Para pemain Timnas Futsal Indonesia yang sedang menjalani pemusatan latihan (TC) di Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB) sudah bisa menangkap apa yang dimaui oleh Vic Hermans. Seperti yang dikutip dari portal bolalob.com, pelatih Futsal Indonesia, Vic terus menggeber para pemainnya sejak Agustus lalu sebagai persiapan berlaga di AFF Futsal Championship 2017. Randy Satria, salah satu pemain Timnas Futsal menyatakan jika para pemain sudah paham dengan taktik yang diinginkan oleh Vic. “Materi yang diberikan Vic sudah bisa dijalani sama teman-teman. Cuma mungkin tinggal pematangannya aja,” ungkapnya kepada bolalob.com. “Mungkin tinggal aplikasinya dipertandingan atau minimal di ujicoba. Kalo kita ama kita udah pada tau semua,” pungkasnya. Pemusatan latihan (TC) Timnas Futsal Indonesia sebagai persiapan berlaga di AFF Futsal Championship 2017 sejauh ini berjalan lancar. Saat ini TC diikuti oleh 19 pemain dan salah satunya adalah Bambang Bayu Saptaji. “Sejauh ini baik. Alhamdulillah, gak ada kendala. Lancar,” ungkap Bayu. Timnas Futsal sendiri tergabung di Grup A AFF Futsal Championship 2017 bersama Brunei Darussalam, Myanmar, Filipina, dan tuan rumah Vietnam. Turnamen akan berlangsung pada akhir Oktober nanti. Meski persiapan sudah matang, Tim Futsal Indonesia terancam tanpa laga uji coba sebagai persiapan mereka berlaga di AFF Futsal Championship 2017. Randy Satria, sangat berharap jika Tim Futsal Indonesia bisa menjalani laga uji coba. Menurutnya, laga uji coba sangat penting untuk melihat sejauh mana persiapan Timnas Futsal. “Saya berharap ada uji coba internasional,” ungkap pemain senior ini. “Karena ilmu yang kita dapat itu bakal ketahuan di uji coba yang intensitasnya tinggi. Disitu pelatih bakal tau apa yang harus dibenahi sampai dipanggung sebenarnya,” pungkasnya. Namun, Tim Futsal Indonesia tampaknya terancam tidak akan menjalani laga uji coba sebelum berlaga di AFF Futsal Championship 2017. Hal tersebut diungkapkan oleh Vic Hermans selaku pelatih Timnas Futsal disitus pribadinya, Ia menyatakan jika Timnas Futsal tampaknya tidak akan menjalani laga uji coba. “Kabar buruk tampaknya kita tidak akan menjalani laga uji coba lagi, tapi saya sudah terbiasa degan hal itu,” tulis Vic di situs pribadinya vichermans.com. Tentunya sangat disayangkan jika Timnas Futsal yang telah menjalani pemusatan latihan sejak Agustus lalu tidak ada laga uji coba dengan lawan yang sepadan. Semoga saja, performa Timnas Futsal tetap apik di AFF Futsal 2017 nanti meski tanpa laga uji coba.(pah/adt)

Ingin Masuk UPH, Dara Cantik Ini Fokus Dengan Olahraga Basket Sebagai Tiket Masuk Jalur Prestasi

vania-pembasket-cantik

Siapa yang tidak jatuh hati kepada wanita cantik yang mempunyai bakat olahraga dan prestasi di olahraga. Apalagi di olahraga basket, mempunyai postur tubuh yang tinggi pasti akan menjadi pusat perhatian para kaum adam ditambah paras cantiknya. Seperti pebasket cantik yang bernama lengkap Vania Valencia. Vanval sapaan akrabnya. Yang saat ini masih tercatat sebagai murid di sekolah menengah atas Stella Duce, Yogyakarta mengatakan kepada nysnmedia.com, bahwa mulai menyukai olahraga terpopuler di Amerika Serikat ini sejak masih duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP). “Aku sendiri terjun ke olahraga basket sejak SMP kelas 1. Tapi, awalnya cuma ikut ekskul aja, terus karena di SMP ada event JRBL (Junior Basket League), akhirnya pengen bisa jadi pemain JRBL dan mulai seriusin basket,” terang Vania. Setelah itu, Vanval terus berlatih keras. Hasilnya, pada tahapan seleksi JRBL, dirinya dapat lolos menjadi JRBL di sekolahnya. “Sampai akhirnya ada seleksi basket JRBL dan akhirnya kepilih untuk game JRBL pertama terus dapet Champion. Setelah itu, lanjut ikut seleksi Kejurnas, Popda, Porda,” ucapnya. A post shared by Vania Valencia (@vaniavalencia8) on Sep 4, 2017 at 1:59am PDT Setelah SMP, Vanval mulai bisa masuk ke tim DBL dan berhasil menjadi juara. Sekarang, Vanval mulai fokus untuk menyasar beasiswa basket di Universitas ternama yakni UPH. “Saat ini, aku ingin kembangkan diri dan terus berlatih karena aku pengen masuk UPH. Aku, lagi nyasar beasiswa dalam olahraga basket, karena aku punya passion di basket. Rencana bulan November, aku ikut beasiswa di UPH semoga moga dapet jalan di UPH,” terang pebasket cantik ini. (pah/adt)

Sempat Tak Diijinkan Oleh Orangtua, Pembalap Cantik Ini Buktikan Dengan Prestasi

kintananmary

Balap motor biasanya digandrungi oleh kaum pria. Tetapi, saat ini sudah banyak pembalap-pembalap cantik yang turun ke lintasan balap dengan berbagai merk motor. Seperti aktifitas pembalap cantik satu ini, dara muda bernama Kintan Laksana Putri, gadis belia ini mulai tertarik turun ke dunia balap semenjak kelas 1 SMP. Siapa sangka, awal mula Kintan sapaan akrabnya, turun ke lintasan balap yaitu mengikuti balap liar. “Hobi balap dari SMP kelas 1 dan turun di balapan liar. Tapi, semenjak mulai balap resmi tahun 2015, aku udah stop untuk balap liar,” ucap Kintan. Menekuni balap motor sempat mendapat tentangan dari sang orangtua. Bagaimana tidak, gadis cantik ini harus berjibaku di lintasan balap dengan resiko yang tinggi. Namun, secara perlahan orangtua Kintan mulai merestui Kintan untuk menjadi pembalap. View this post on Instagram A post shared by KINTAAN MARY (@kintaanmary) “Pertama sih gak di dukung sama sekali, karena khawatir takut kenapa-kenapa. Tapi, pas pertama balap motor dan gak bilang mamah karena takut dimarahin. Dan, alhamdulillah langsung dapet podium urutan ke-4 dan bawa pulang piala ke rumah. Sehabis itu, langsung di izinin sampai sekarang,” terang Kintan kepada reporter nysnmedia.com Selain balap motor, Kintan juga gemar dan menyempatkan diri untuk bermain futsal dengan teman-temannya, dirinya bahkan mencoba berjualan kecil-kecilan untuk mengisi waktu luang. (pah/adt)

Sempat Jatuh Di Gawang Terakhir, Ayu Ngotot Untuk Terus Mengejar Jati Diri

safrina-ayu-lari-gawang

Berawal turun di kelas 60 meter sprint, Safrina Ayu Melina atau yang biasa disapa Ayu, mulai mencoba-coba turun di beberapa kelas atletik. Semenjak duduk di bangku SMP, Ayu turun di nomor 400 meter dan 200 meter. Namun, tidak adanya peningkatan di dirinya membuatnya mencari peluang untuk mencoba di nomor lari gawang. “Iya, kan dulu di nomor 60m, terus semenjak ke SMP jadi nomer 400m sama 200m. Di nomer itu, saya gak ada peningkatan beberapa tahun, terus saya cari peluang di nomor yang kosong dan lari gawang lagi kosong. Yasudah saya pilih itu,” terang Ayu. Berpindah dari kelas sprinter ke lari gawang, dikatakan Ayu cukup sulit untuk beradaptasi dalam kelas ini. Perlu memakan waktu cukup lama bagi Ayu, untuk bisa adaptasi dan mendapatkan prestasi. “Susah awalnya, dan harus berani. Tapi, yang penting jangan takut jatuh dan fokus. Baru beberapa bulan persiapan, akhirnya di turunin di Jakarta Open 2013 nomor 60m pra remaja. Hasilnya dapet juara dan di 2014 for the first time turun mewakili atas nama Jatim di Kejurnas remaja nomor 100m lari gawang,” ujarnya. View this post on Instagram A post shared by Saprintuls (@safrinaayu_) Pada saat di Kejurnas, Ayu sempat jatuh di gawang akhir, namun karena tekadnya mengejar finish, Ayu bangkit dan berhasil finish di urutan 3. “Di penyisihan saya jatuh di gawang terakhir, tapi saya berdiri lagi soalnya nanggung mau finish dan alhamdulillah masuk dan masuk final dan nomor 3,” tuturnya. (pah/adt)

Cidera Bukan Halangan, Pembalap Cantik Ini Buktikan Wanita Tak Mudah Menyerah

pembalap-cantik-kintan

Cidera dalam olahraga itu yang sangat di takuti oleh penikmat olahraga. Mulai dari olahraga biasa hingga olahraga ekstrem. Namun, bagi pembalap cantik ini Kintan Laksana Putri cedera bukan berarti menyerah. Seperti halnya yang dilakukan baru-baru ini oleh pebalap legenda Valentino Rossi yang cedera patah kaki. Namun, Rossi mampu menunjukan fighting spritnya di Sirkuit Aragon, Spanyol dan mampu finish ke-5 dalam keadaan menahan rasa sakit setelah cedera yang dialaminya. https://www.instagram.com/p/BZQJpfMn7m1/ Kintan sapaan akrabnya, juga pernah mengalami kejadiaan seperti itu. Disaat sedang mengikuti beberapa kejuaraan, mendapati cedera yang bisa dikatakan cukup parah. Namun, dengan jiwa fighting spirit yang dimilikinya, Kintan berhasil mencapai garis finish. “Cidera waktu turun balap di Karawang, yang di belakang sebelah kiri nabrak aku. Aku posisi di sebelah kanan pas mau start warming up. Dan, pergelangan tangan ngegeser nonjol dari situ start ulang. Mulai start di posisi 12 dan bisa finis posisi ke-3. Dan juga baru kemarin di night race Majalengka, lagi latihan resmi siang harinya terus jatuh bahu ngegeser dikit, tapi alhamdulillah pas malemnya final posisi podium 1,” terang Kintan kepada nysnmedia.com. Bukan hanya itu, pembalap cantik yang tergabung di TJM (Tunas Jaya Motor) ini, pernah merasakan balap dengan pebalap pria. Dan, hasilnya sangat baik. “Waktu itu, aku posisi 18 dan pas start banyak yang jatoh aku turun ke posisi 25. Beberapa lap terakhir, akhirnya aku finish di urutan ke-12,” ucapnya. Kintan juga sempat di curangi saat bertanding. Mesin motornya di tukar dengan mesin motor yang lainnya. Namun, itu bukan menjadi persoalan baginya dan bisa dibuktikan dengan hasil yang bagus. “Kadang ya motorku di setting mesin di ukuran yang paling pelan, dan pernah juga dicurangin, dituker mesinnya sama pembalap yang satunya, tapi aku bisa bersaing sama mesin aku. Pada saat mulai start masih urutan ke-9 dan bisa menjadi posisi ke-2,” tutur gadis cantik yang bercita-cita menjadi Polwan. Kintan yang turun di kelas 130cc standar wanita, 115cc standar wanita, dan kadang pula mengikuti 130cc pemula. Dan, saat ini Kintan sedang fokus latihan di kelas bebek. Serta, mempersiapkan untuk ajang Kejurda, HDC Motorprix dan Kejurnas. Tentunya, semangat pantang menyerah Kintan, patut ditiru bagi wanita-wanita. Jangan, kalah dengan kondisi cedera sekalipun dan buktikan bahwa bisa berprestasi. (pah/adt)

Pertina Tangsel Optimis, Meskipun Hanya Memiliki 3 Orang Pelatih

pertina-tangsel

Melihat masih kurang minatnya pecinta tinju di Tangsel, dan juga masih sedikitnya atlet tinju Tangsel, menjadi pekerjaan rumah (PR) bagi Pertina (Persatuan Tinju Amatir) Tangsel. Pengurus Pertina Tangsel, Sunarto pun, melihat perkembangan tinju di Tangsel belum maksimal. Ditambah, sedikitnya klub tinju yang ada menjadi kendala. Saat ini, hanya ada Boxing Camp Tangsel yang di kelola Sunarto. “Dulu banyak klub-klub tinju di Tangsel, tapi tidak berjalan dengan baik. Sekarang hanya ada Benteng Boxing Camp dan disitu juga ada kelas SMP,” ujarnya. Meski demikian, atlet-atlet tinju Tangsel rata-rata mempunyai prestasi di tingkat Provinsi. Ditambah sarana dan prasarana yang belum maksimal, masih menjadi kendala Pertina. “Fasilitas sudah cukup untuk mereka latihan, meski masih ada kekurangan. Saya hanya berharap, prasana perlu di tambah dan juga pelatih. Saat ini hanya ada tiga pelatih yakni saya sendiri, Suherman dan Julio Versa,” pukasnya. (pah/adt)

Setelah Popnas, Pertina Tangsel Siapkan Atlet Tinju Terbaik Untuk Kejurda

atlet-tinju-pertina-tangsel

Pada pelaksanaan Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS) ke XIV yang telah berlangsung di Semarang, Jawa Tengah pada 10-21 September lalu, Kota Tangsel patut bangga di cabang olahraga (Cabor) Tinju. Dua atlet tinju Tangsel atas nama Faris dan Nurma tembus hingga babak 8 besar. Bisa dikatakan prestasi ini cukup baik untuk atlet Tangsel yang masih muda. Pengurus Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Tangsel, Sunarto mengatakan, dari hasil POPNAS XIV, Pertina Tangsel akan terus melakukan evaluasi untuk mempersiapkan atlet-atletnya mengikuti ajang selanjutnya. “Ya, pastinya akan selalu kami evaluasi. Atlet-atlet ini akan kami terus berikan training center untuk POPNAS selanjutnya,” ucap Sunarto. Sunarto juga menambahkan, atlet-atlet yang masih muda ini mempunyai prospek yang cukup panjang. Pertina juga telah membuat program untuk seluruh atlet tinju yakni 20 atlet tinju. “Atlet-atlet ini sudah masuk program saya. Masih ada lagi atlet muda Tangsel yang akan mempunyai prospek panjang,” terangnya. Atlet-atlet tinju Tangsel ini, nantinya akan di persiapkan untuk mengikuti Kejurda di Makobrimob Serang. “Oktober nanti, akan kami persiapkan atlet terbaik Tangsel untuk mengikuti Kejurda 6-8 Oktober mendatang,” ungkapnya. (pah/adt)

Ini Kata Bang Ben: Kepala Dinas Harus Sering Latihan Menembak Agar Bisa Fokus Bekerja

Upacara pembukaan Opening Shooting Tournament yang dibuka oleh Bang Ben (6 dari kiri)

Perhelatan Kapolres Tangsel Cup Open Shooting Tournament 2017 yang berlangsung, Sabtu (23/9), lalu di Lapangan menembak SMP Al- Zahra Villa Dago Pamulang, Tangsel mendapat berbagai apresiasi bagus dari berbagai kalangan pejabat. Kejuaraan menembak ini, diikuti sekitar ratusan penembak. Seperti yang di katakan oleh Wakil Walikota Tangsel, Benyamin Davnie yang mengatakan, kegiatan ini perlu di dukung. Bang Ben sapaan akrabnya pun, sangat mengapresiasi kejuaraan seperti ini, dan juga mengibaratkan olahraga menembak seperti mancing yaitu sama-sama harus fokus. “Apresiasi mendalam kepada Perbakin Tangsel. Menembak mempunyai filosofi yang tinggi, dimana menggabungkan antara pikiran, fisik, mata, dan tarikan nafas mesti sinergi dalam mencapai fokus atau ketepatan. Layaknya mancing saja, harus fokus,” terang Bang Ben. Bang Ben pun, berharap kepada Kadispora agar rutin melakukan latihan menembak. “Saya sarankan kepada kepala dinas baru Dispora, untuk rutin latihan menembak, agar fokus dalam kinerja,” ujarnya. Sama hal dengan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Tangsel, Wiwi Marta Wijaya yang mengapresiasi kejuaran ini. Menurutnya, kejuaraan menembak ini jangan sampai berhenti disini saja dan harus berkelanjutan untuk bisa mencetak atlet-atlet terbaik. “Saya berharap, kejuaraan ini berkelanjutan. Dan, khusus untuk kelas muda yang dipertandingkan, saya harap peserta lebih banyak di tahun berikutnya. Kejuaraan ini ajang untuk menunjukan kebolehan para atlet muda dan memberikan kesempatan kepada atlet muda,” pukas Wiwi. Olahraga menembak yang bisa dikatakan perlu biaya cukup mahal. Wiwi mengatakan, akan bekerjasama dengan berbagai pihak untuk bisa membantu mengembangkan olahraga menembak. Sementara itu di tempat yang sama Ketua KONI Tangsel, Hj. Rita Juwita ingin melihat bibit atlet menembak yang nantinya akan di persiapkan untuk kejuaraan Porkab, Porprov maupun yang lainnya. “Saya menyambut ajang ini dengan baik. Dengan adanya ajang ini, kami dapat menjaring atlet-atlet terbaik yang nantinya akan mewakili Tangsel di kejuaraan tingkat daerah, provinsi atau yang lainnya,” ungkap Rita. Ketua Koni yang akrab dengan panggilan Bunda Rita ini juga menambahkan bahwa ajang ini untuk persiapan kejuaraan daerah (kejurda) “Iya, momen ini dapat kita seleksi untuk kejuaraan daerah, sedangkan untuk kelanjutannya setelah ini insya allah dalam waktu dekat, akan di adakan yang namanya walikota cup, dan walikota cup ini untuk menjaring atlet ke tahapan kejurnas,” tutup Rita. (pah/adt)

Tiga Nama Yang Bertengger Dari Kelas Junior Dalam Posisi Teratas Open Shooting Tournament 2017

open-shooting-tournament-2017

Anak-anak belasan tahun asal club tembak Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dalam Banch Rest 25 Yard kelas Junior /Youth tampil menjadi Juara dan juga Juara Umum saat Kejuaraan Menembak Terbuka “Open Shooting Tournament 2017”  Kapolres Cup Tangsel, yang digelar selama dua hari ini (Sabtu -Minggu 23-24/9/2017), di Lapangan Sekolah Menengah Pertama Al-Zahra Komplek Villa Dago, Benda Baru, Pamulang. Dari tiga nama diantaranya yaitu Razaky, Radja, dan Amel adalah nama-nama anak yang berhak menduduki dipodium 1, 2, 3, dianggap cukup membanggakan. Kapolres Tangsel AKBP Fadli Widianto, dalam sambutannya sebelum menutup ajang kejuaraan tersebut mengatakan, bahwa prestasi yang luar biasa dari anak-anak atau remaja Tangsel tersebut harus disikapi bangga bersama. Tambahnya, bahwa pemuda atau remaja biasanya mirroring (meniru) prilaku orang tua lingkungan dan mereka juga imitasi (kriminalitas yang meniru). “Ini juga lagi rawan tentang tawuran anak-anak kita,” tuturnya. Dengan kegiatan seperti ini akan mengalihkan ke kegiatan yang positif. Kapolres juga menambahkan bahwa, olahraga menembak merupakan olahraga yang membutuhkan kesabaran dan keterampilan. “Saya mengucapkan terimakasih atas terselenggaranya kegiatan ini, semoga nanti juga akan diadakan Walikota Cup, yang utama di perhatihan ialah faktor Safety,” ucapnya. Pernyataan terimakasih pun juga diucapkan kepada ketua PERBAKIN Tangsel, Kombes Pol Udung Darmasukana, yang telah memotifasi para panitia semuanya. “Kegiatan ini melebihi target yaitu target 100 dan maksimal 300, tetapi Alhamdulillah, animonya hingga 600 peserta semoga nanti pas Walikota Cup pesertanya banyak,” ujarnya. Terima kasih yang sebanyak- banyaknya juga di utarakan Kapolres kepada seluruh elemen pendukung atau pihak swasta, sehingga kegiatan berjalan dengan lancar. “Semoga menciptakan atlet atlet yang berprestasi,” tukasnya. Dalam pantauan awak media, nampak hadir dalam acara penutupan, antara lain, Sekda Kota Tangsel, Drs. H Muhammad, M.Si, Ketua Perbakin Tangsel Kombes Pol Udung Darmasukana, Ketua Koni Kota Tangsel, Rita Juwita, Wakapolres Tangsel, Kompol Bachtiar Alponso, Danramil 04 Serpong, Mayor Arh. Mulyadi, Pejabat Utama Polres Tangsel, Kapolsek jajaran, Tokoh Masyarakat Tangsel, H. Adi Sunaryo, Ketua KNPI Tangsel, Ahmad Sawqi, dan juga Perwakilan Pengprov Perbakin Banten.(sug/adt)

Butuh Kelembutan Dalam Menarik Pelatuk, Open Shooting Tournament Resmi Di Buka

Latihan-Menembak

Tournament pertama kali yang diselenggarakan oleh Perbakin Tangsel, yakni Kapolres Tangsel Cup Open Shooting Tournament 2017 mendapat antusias dari para atlet penembak dari berbagai daerah, Sabtu-Minggu (23-24/9) lalu di Lapangan Sekolah Al Zahra Villa Dago, Pamulang, Tangsel. Setidaknya ratusan penembak ambil bagian dalam open tournament ini. Terdapat 5 katagori yang dipertandingkan yakni Youth U-16, tembak jarak 25 meter, berdiri, duduk dan jongkok. Kapolres Tangsel, AKBP Fadli Widiyanto mengatakan, dengan adanya ajang ini Ketua Perbakin Tangsel harus mempunyai jiwa leadership. “Saya apresiasi tempat kegiatan yang cukup representative. Apresiasi Ketua KONI, semangat yang di bangun dan teriakan lantangnya. Ajang ini juga dalam rangka menjaring penembak jitu. Ketua Perbakin harus memiliki jiwa leadership,” papar Fadli. Lanjutnya, acara ini menjadi langkah stimulus untuk menggelar tournament menembak yang lebih besar lagi. Fadli, juga mengatakan dalam hal menembak harus memprediksi angin serta harus mempunyai kelembutan dalam menarik pelatuk. “Peluru itu tidak lurus, melengkung. Dan sangat bergantung arahnya kepada angin karena peluru itu ringan. Olahraga ini, masuk dalam olahraga halus, membutuhkan sensitifitas kelembutan dalam menarik pelatuk,” ungkapnya. Sementara, Ketua Perbakin Tangsel, Kombes Pol Udung Darmasukana mengatakan, ajang ini untuk yang pertama kali dan masih berjalan perlahan. Namun, dengan adanya ajang ini, Perbakin Tangsel dapat menjaring atlet menembak. Dan juga, dapat mempersiapkan atlet menembak ke ajang PON maupun Porprov. “Kapolres Cup ini untuk pertama kali, masih berjalan terbata bata. Open Shooting Tournament ini dalam rangka penjaringan atlet menembak. Ditambah untuk mempersiapkan para atlet menuju Porprov dan PON dalam menyabet emas. Ada juga Kejurda dan setelah ini Walikota Cup untuk kejurnas,” jelas Udung. (pah/adt)

Pemilik Tempat Rencanakan Permanenkan Fasilitas Olahraga Menembak di Lapangan Al Zahra

Lapangan olahraga menembak di sekolah Al-Zahra yang akan dicanangkan untuk menjadi lapangan menembak permanen

Tak adanya lahan atau fasilitas yang menunjang untuk olahraga menembak, membuat pemerintah harus putar otak untuk bisa mengembangkan olahraga menembak. Berlangsungnya Kapolres Tangsel Cup Open Shooting Tournament 2017 di Lapangan SMP Al Zahra bisa menjadi titik temu mengenai fasilitas. Pembina Perbakin Tangsel, Adi Sunaryo yang lebih akrab di panggil H Yoyok mengatakan, akan mempermanenkan fasilitas atau lapangan tembak yang bertempat di Sekolah Al Zahra Pamulang. “Saya berharap ada hasilnya dari ajang ini. Saya melihat dan fasilifas ini akan kami permanenkan serta saya bikin yang bagus. Maka dari itu, kami masih menunggu perijinian,” terang H Yoyok kepada nysnmedia.com. Keinginan di permanenkannya lapangan tembak di Sekolah Al Zahra mendapat perhatian dari Ketua CSR Tangsel, Ali Samson Pane. Pada kesempatan itu Pane mengatakan, akan mendukung niatan baik untuk bisa memiliki lapangan tembak permanen di Tangsel. “Kita akan mendukung dengan niatan baik ini, kita sudah duduk dengan Dispora. Mudah mudahan, hasilnya bisa disampaikan ke Walikota agar nantinya kita undang pengusaha-pengusaha untuk meningkatkan Kota Tangsel dalam bidang peningkatan sarana olahraga,” tutur Pane. Pane juga menambahkan, bahwa sudah seharusnya Tangsel mempunyai sport center. Nantinya, jika terdapat event-event besar tidak menggangu pengguna jalan yang melintas dan membuat macet.tutupnya (pah/adt)

Kevin/Marcus Sukses Singkirkan Lawan Kuatnya dan Melaju ke Final Japan Open Super Series 2017

Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon Lolos ke Final Japan Open Super Series 2017 (Dok. PBSI)

SemiFinal Japan Open Super Series 2017 yang berlangsung di Tokyo Metropolitan Gymnasium pada Sabtu (23/9) kemarin menjadi kesuksesan besar yang di raih pasangan ganda putra, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon. Pasalnya pada Pertandingan ini Kevin/Marcus akhirnya bisa mengalahkan lawan kuat mereka asal Denmark, Mathias Boe/Carsten Mogensen, dua game langsung dengan perolehan skor 21-15 dan 21-14. Dengan begitu Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon sukses melaju ke babak final Japan Open Super Series 2017. Rekor pertemuan mereka mencatat, Kevin/Marcus tertinggal 1-4 dari Boe/Mogensen. Keduanya bahkan kalah di tiga pertemuan terakhirnya. Kekalahan terakhir terjadi pada final ajang Korea Open Super Series 2017 pekan lalu. Setelah merebut kemenangan, Herry Iman Pierngadi yang merupakan pelatih ganda putra mengatakan bahwa hal ini tidak terlepas dari penerapan strategi baru oleh Kevin/Marcus. Herry mengaku banyak mempelajari permainan Boe/Mogensen dari laga terakhir mereka di Korea. Beruntung rupanya, strategi tersebut bisa berjalan dengan sukses dan membuahkan kemenangan. “Belajar dari kekalahan Kevin/Marcus kemarin di Korea, saya amati dan pelajari, ada beberapa strategi baru yang harus kami terapkan hari ini. Ternyata Kevin/Marcus juga bisa menjalankan dengan bagus. Kemudian dari lawan juga dari segi kekuatan otot sudah lebih menurun. Sementara Kevin/Marcus sudah lebih segar dibanding di Korea kemarin,” ujar Herry yang dilansir dari badmintonindonesia.org. Selanjutnya di babak final, Kevin/Marcus akan berhadapan dengan pasangan Jepang, Takuto Inoue/Yuki Kaneko. Herry pun sudah mempersiapkan strategi lain, agar Kevin/Marcus bisa mengungguli pertandingan dan merebut gelar juara. “Namanya final, segala kemungkinan bisa terjadi. Peluangnya fifty-fifty. Tapi ada nilai plusnya mungkin buat Kevin/Marcus, karena ini kan levelnya super series, Jepang tampil sebagai tuan rumah, pasti tekanannya lebih tinggi buat lawan,” kata Herry. “Ada beberapa pukulan-pukulan mereka memang yang perlu diantisipasi. Terutama mungkin pemainnya yang kidal, karena depannya dia cukup bagus,” pungkasnya.

Indonesia Sabet Empat Gelar di Singapura International Series 2017

Ganda Campuran: Andika Ramadiansyah/Mychelle Chrystine Bandaso (Dok: PBSI)

Tim bulu tangkis Indonesia berhasil menyabet empat gelar di Singapura International Series 2017 yang berlangsung di Singapore Badminton Hall, Sabtu 23 September 2017. Empat gelar berhasil dikoleksi Tim Merah Putih pada turnamen tersebut. Di kutip dari badmintonindonesia.org, Empat gelar itu didapat dari nomor ganda campuran, tunggal putri, ganda putri dan ganda putra. Satu gelar yang lepas dari genggaman Indonesia ialah dari sektor tunggal putra, yang dikuasai oleh tuan rumah lewat pertandingan All-Singapore Final. Pada pertandingan ganda campuran, gelar Indonesia menjadi milik pasangan pelatnas Andika Ramadiansyah/Mychelle Chrystine Bandaso. Tak di sangka pasangan non unggulan itu berhasil menjadi juara usai mengalahkan ganda Campuran asal Hong Kong, Chang Tak Ching/Ng Wing Yung dengan perolehan skor 21-16 dan 21-18. Pada pertandingan tunggal putri menjadi milik Ruselli Hartawan setelah melalui partai pertandingan panjang dan menciptakan kejutan. Unggulan tujuh tersebut menaklukkan peraih emas SEA Games 2017, Goh Jin Wei asal Malaysia dengan rubber set 21-13, 10-21, 21-19. Sementara Dua gelar lainnya diperoleh melalui “perang saudara” pada sektor ganda putri dan ganda putra. Gelar ganda putri yang memainkan All-Indonesian Final berhasil dimiliki Nisak Puji Lestari/Rahmadhani Hastiyanti Putri. Pasangan baru dari pelatnas itu keluar sebagai juara usai menaklukkan Tania Oktaviani Kusumah/Vania Arianti Sukoco dengan skor 21-19 dan 26-24. Sedang ganda putra yang juga mempertandingkan All-Indonesian Final dimenangkan oleh Kenas Adi Haryanto/Moh Reza Pahlevin Isfahani yang mengalahkan Akbar Bintang Cahyono/Giovani Dicky Oktavan. Unggulan satu itu menang dua set langsung dengan skor 21-18 dan 21-18. Sementara satu gelar yang direbutkan tuan rumah lewat “Perang saudara” pada pertandingan tunggal putra. Pada Akhirnya gelar juara menjadi milik Kean Yew Loh setelah mengalahkan Ng Zin Rei Ryan dengan skor 21-15 dan 21-15.

Ingin Populerkan Olahraga Handball, Coach Albara Yakin Olahraga Ini Dapat Diterima Masyarakat

coach-albara-handball

Olahraga handball sekarang banyak di minati oleh kaum muda dan anak-anak kecil. Dengan ukuran lapangan sepak bola mini, membuat permainan ini cukup mudah untuk di populerkan di tiap sekolah. Pemain handball 1 tim terdiri dari 7 orang dan gaya permainan kebalikan dari permainan sepak bola, jika sepak bola bermain dengan mengunakan kaki, permainan ini cenderung mengunakan tangan. Di tanah air masih banyak daerah yang belum mengenal dengan olahraga ini. Seperti yang di katakan oleh coach muda yang bernama panjang Albara Mahatma Nasri yang sering di panggil coach Albara. Selain aktifitas seorang guru olahraga di berbagai tingkat sekolah, ia juga aktif menjadi pengurus cabang ABTI OKU (Asosiasi Bola Tangan Indonesia Kabupaten OKU) yang terbentuk pada tahun 2015 lalu. “Saya termotivasi untuk mengembangkan olahraga ini karena olahraga handball ini baru lahir dua tahun ini di kabupaten OKU, Sumatera Selatan, jadi harapan saya semoga handball ini dapat berkembang dan di terima oleh masyarakat,”papar coach albara. Untuk markas latihan tim coach Albara berlokasi di lapangan SMAN 6 OKU Desa Semanding Kec. Pengandonan Kab. Ogan Komering Ulu. Atas keterampilanya dalam melatih, coach 24 tahun ini mendapatkan sertifikat lisensi kepelatihan nasional “B” dari ketua umum ABTI (Asosiasi Bola Tangan Indonesia Kabupaten OKU) bapak Ir.Ramawala. Ia bertekad membangun generasi muda kabupaten ogan komering ulu (OKU) dalam berolahraga, dan perlahan mengenalkan handball kepada masyarakat melalui bidang olahraga dan pendidikan. Dalam kompetisi eksebisi handball junior Kabupaten OKU, telah di selengarakan di GOR Baturaja,Sumatera Selatan,Kemarin (26/2/17). Coach Albara dan timnya berhasil menyabet 4 piala sekaligus di dalam kompetisi tersebut di antaranya. Juara tingkat SMA : 1. Piala juara 1 SMA N 06 OKU (putra) Juara tingkat SMP : 1. Piala juara 1 SMP 4 N OKU (putra) 2. Piala juara 1 SMP N 28 OKU (putra) 3. Piala juara 1 SMP N 4 OKU (putri) Dan hingga saat ini tim U-16 dari SMAN 6 OKU, tengah berlatih untuk persiapan kompetisi tingkat provinsi yang akan di adakan bulan oktober di Palembang mendatang.(mrd/adt)