Sempat Tak Diijinkan Oleh Orangtua, Pembalap Cantik Ini Buktikan Dengan Prestasi

kintananmary

Balap motor biasanya digandrungi oleh kaum pria. Tetapi, saat ini sudah banyak pembalap-pembalap cantik yang turun ke lintasan balap dengan berbagai merk motor. Seperti aktifitas pembalap cantik satu ini, dara muda bernama Kintan Laksana Putri, gadis belia ini mulai tertarik turun ke dunia balap semenjak kelas 1 SMP. Siapa sangka, awal mula Kintan sapaan akrabnya, turun ke lintasan balap yaitu mengikuti balap liar. “Hobi balap dari SMP kelas 1 dan turun di balapan liar. Tapi, semenjak mulai balap resmi tahun 2015, aku udah stop untuk balap liar,” ucap Kintan. Menekuni balap motor sempat mendapat tentangan dari sang orangtua. Bagaimana tidak, gadis cantik ini harus berjibaku di lintasan balap dengan resiko yang tinggi. Namun, secara perlahan orangtua Kintan mulai merestui Kintan untuk menjadi pembalap. View this post on Instagram A post shared by KINTAAN MARY (@kintaanmary) “Pertama sih gak di dukung sama sekali, karena khawatir takut kenapa-kenapa. Tapi, pas pertama balap motor dan gak bilang mamah karena takut dimarahin. Dan, alhamdulillah langsung dapet podium urutan ke-4 dan bawa pulang piala ke rumah. Sehabis itu, langsung di izinin sampai sekarang,” terang Kintan kepada reporter nysnmedia.com Selain balap motor, Kintan juga gemar dan menyempatkan diri untuk bermain futsal dengan teman-temannya, dirinya bahkan mencoba berjualan kecil-kecilan untuk mengisi waktu luang. (pah/adt)

Cidera Bukan Halangan, Pembalap Cantik Ini Buktikan Wanita Tak Mudah Menyerah

pembalap-cantik-kintan

Cidera dalam olahraga itu yang sangat di takuti oleh penikmat olahraga. Mulai dari olahraga biasa hingga olahraga ekstrem. Namun, bagi pembalap cantik ini Kintan Laksana Putri cedera bukan berarti menyerah. Seperti halnya yang dilakukan baru-baru ini oleh pebalap legenda Valentino Rossi yang cedera patah kaki. Namun, Rossi mampu menunjukan fighting spritnya di Sirkuit Aragon, Spanyol dan mampu finish ke-5 dalam keadaan menahan rasa sakit setelah cedera yang dialaminya. https://www.instagram.com/p/BZQJpfMn7m1/ Kintan sapaan akrabnya, juga pernah mengalami kejadiaan seperti itu. Disaat sedang mengikuti beberapa kejuaraan, mendapati cedera yang bisa dikatakan cukup parah. Namun, dengan jiwa fighting spirit yang dimilikinya, Kintan berhasil mencapai garis finish. “Cidera waktu turun balap di Karawang, yang di belakang sebelah kiri nabrak aku. Aku posisi di sebelah kanan pas mau start warming up. Dan, pergelangan tangan ngegeser nonjol dari situ start ulang. Mulai start di posisi 12 dan bisa finis posisi ke-3. Dan juga baru kemarin di night race Majalengka, lagi latihan resmi siang harinya terus jatuh bahu ngegeser dikit, tapi alhamdulillah pas malemnya final posisi podium 1,” terang Kintan kepada nysnmedia.com. Bukan hanya itu, pembalap cantik yang tergabung di TJM (Tunas Jaya Motor) ini, pernah merasakan balap dengan pebalap pria. Dan, hasilnya sangat baik. “Waktu itu, aku posisi 18 dan pas start banyak yang jatoh aku turun ke posisi 25. Beberapa lap terakhir, akhirnya aku finish di urutan ke-12,” ucapnya. Kintan juga sempat di curangi saat bertanding. Mesin motornya di tukar dengan mesin motor yang lainnya. Namun, itu bukan menjadi persoalan baginya dan bisa dibuktikan dengan hasil yang bagus. “Kadang ya motorku di setting mesin di ukuran yang paling pelan, dan pernah juga dicurangin, dituker mesinnya sama pembalap yang satunya, tapi aku bisa bersaing sama mesin aku. Pada saat mulai start masih urutan ke-9 dan bisa menjadi posisi ke-2,” tutur gadis cantik yang bercita-cita menjadi Polwan. Kintan yang turun di kelas 130cc standar wanita, 115cc standar wanita, dan kadang pula mengikuti 130cc pemula. Dan, saat ini Kintan sedang fokus latihan di kelas bebek. Serta, mempersiapkan untuk ajang Kejurda, HDC Motorprix dan Kejurnas. Tentunya, semangat pantang menyerah Kintan, patut ditiru bagi wanita-wanita. Jangan, kalah dengan kondisi cedera sekalipun dan buktikan bahwa bisa berprestasi. (pah/adt)