Setelah 25 tahun, Indonesia Kembali Menjadi Tuan Rumah BWF World Junior Championships Yang Diikuti 65 Negara

Chairunnisa pemain tunggal putri Indonesia yang berlaga di ajang BWF World Junior Championships Foto: http://badmintonindonesia.org/

BWF World Junior Championships kembali diadakan di Indonesia. Perhelatan yang pernah diadakan pada tahun 1992 di Jakarta, kini memilih Yogyakarta sebagai tuan rumah, event bergengsi tersebut bertempat di GOR Among Rogo Yogyakarta yang digelar pada 9 Oktober sampai 22 Oktober 2017 mendatang. Dengan nama Blibli.com Yonex Sunrise BWF World Junior Championships, kompetisi bulutangkis level junior ini akan diikuti 65 negara dengan usia dibawah 19 tahun. Dalam rilis yang dimuat dalam situs Blibli.com, ketua panitia penyelenggara sekaligus Sekretaris Jendral PP PBSI Achmad Budiharto menuturkan harapannya kepada pemain Indonesia karena Indonesia menjadi tuan rumah sehingga akan menambah semangat, energi positif dan daya juang bagi para pemain muda. Dukungan dari masyarakat pun akan besar. Acara ini akan dibagi menjadi 2 pekan. Di pekan pertama diadakan kompetisi beregu campuran yang memperebutkan Piala Suhandinata dan dipekan kedua akan diadakan kompetisi perorangan (Eye Level Cup). Demi kelancaran acara ini, para panitia menggelar pelatihan secara khusus yaitu Training Camp 2017 Road to World Junior Championships yang dilakukan di GOR Bulutangkis Djarum–Magelang pada 23 September sampai 5 Oktober 2017 lalu. Christian Hadinata bersama sejumlah pelatih lainnya dari menjadi mentor untuk para pebulutangkis junior selama kegiatan Training Camp.(put/adt)

Bukan Sekadar Therapy Asma, Olahraga Renang Berhasil Membawa Raina ke SEA GAMES 2017

Rania-Saumi-Grahana-Ramdhani-renang

Gadis cantik asal Jawa Barat ini bernama lengkap Raina Saumi Grahana Ramdhani, atau yang akrab disapa Raina. Ia merupakan salah satu atlet renang yang membawa nama Indonesia ke SEA GAMES 2017 lalu. Pada awalnya, olahraga renang berhasil menjadi terapi untuk menyembuhkan penyakit asma yang dideritanya sejak usia 7 tahun. “Awalnya sih disuruh dokter untuk terapi asma. Tapi kebetulan juga aku hobi renang, jadi keterusan. Alhamdulilah asmanya sembuh,” ucapnya Tak hanya SEA GAMES 2017, Raina sudah mengikuti beberapa kompetisi sejak tahun 2003 baik dari tingkat nasional hingga tingkat dunia seperti World Champhionships di Budapest. Bahkan ia juga pernah mencetak rekor nasional 800 m dalam waktu 8.53.71, 400 m dengan 4.20.16 dan 200 m dengan 2.05.15. Dan kini, gadis berumur 22 tahun ini sedang berlaga dalam POMNas mewakili nama Provinsi Jawa Barat yang diadakan di Makassar, Sulawesi Selatan. Mahasiswi STIE Dharma Agung Bandung yang sangat menyukai coklat ini mengakui, bahwa bertanding dengan perenang lain dari berbagai negara merupakan pengalaman yang berharga bagi dirinya. “Pergi ke kejuaraan tingkat dunia melihat juga para perenang world class bertanding itu adalah pengalaman berharga,”tutupnya (put/adt)

Antusiasme Peserta Tembak Ikuti ASC Yang ke-2 Sebagai Wadah Penyalur Hobby Menjadi Prestasi

antusias-para-peserta-ASC

Abadi Sport Center (ASC) terus membuat suatu kegiatan positif untuk peserta tembak agar bisa menjaring atlet-atlet berprestasi dan potensial untuk bisa membawa nama harum Tangsel, Provinsi Banten maupun Indonesia. Open tournament ASC ke-2 akan berlangsung selama dua hari terhitung dari Sabtu – Minggu (14-15/10) di Lapangan Tembak Abadi Sport Center, Serua, Ciputat. Ratusan peserta berdatangan mulai dari Jabodetabek maupun luar Jabodetabek. Mereka siap beradu ketangkasan dalam hal menembak. Salah satu peserta tembak yang sudah mengikuti dua kali open tournament ASC, Ardi Dwi Purnomo mengatakan kegiatan ini sangat bagus untuk menyalurkan hobi dan juga bisa mengasah kemampuan. “Acara ini sangat bagus, saya sudah dua kali mengikuti ASC ini. Dengan kegiatan ini dapat menyalurkan hobi para penembak,” ujar Ardi kepada nysnmedia.com. Sementara itu, Gusal Reynaldi dari BSD menjelaskan, lapangan tembak ASC mempunyai tantangan tersendiri. Gusal mengatakan, tantangan itu datang dari kelembapan suhu. “Disini (ASC) ada tantangan sendiri. Kelembapan suhu. Karena, ini kan rumput jadi lembap dan bisa pengaruh ke tembakan. Jadi, ini tantangan sendiri buat saya dan harus pintar-pintar dalam bidik sasaran,” papar Gusal. (pah/adt)

Joan Putri Callista, Terpilih Untuk Mengikuti Seleksi Basket Di Surabaya

Joan Putri Calista pemain basket putri dari Ora Et Labora, yang akan mengikuti seleksi DBL All Star di Surabaya November mendatang.

Perlu di ketahui perhelatan dari ajang Honda DBL (Development Basketball League) yang di gagas oleh salah satu brand ternama, telah menjadi ajang satu-satunya yang di tunggu oleh pelajar setara SMA (sekolah menengah atas) yang tersebar di berbagai daerah. Dari penilaian yang terbaik dalam kompetisi, ataupun kategori suporter yang kreatif. Menjadi anak yang aktif sejak kecil, sosok Joan Putri Callista memilih menyalurkannya tenaga dan hobbynya dengan bermain basket. Gadis belia yang akrab dengan sapaan Joan ini masih bersekolah di Ora Et Labora BSD Tangerang Selatan, dan akan segera mengikuti seleksi basket DBL yang diadakan di Surabaya sebagai pintu terakhir untuk dikirim ke Amerika Serikat. “aku tuh gak bisa diem suka gerak-gerak. Terus di sekolah ekskul yang suka gerak itu cuma futsal sama basket. Walau aku sempat main futsal tapi aku fokusnya ke basket” tutur Joan kepada nysnmedia.com. Ketertarikan kepada olahraga basket sudah ia rasakan sejak kelas 1 SD, hingga saat ini. Joan sudah mengikuti berbagai pertandingan antar club basket, antar sekolah, kejuaraan nasional seperti Popda, Popnas dan Popwil hingga ke DBL Indonesia. Cewek periang ini menuturkan pengalamannya ketika mengikuti DBL Indonesia. Joan dan tim masuk hingga Fantastic Four. Namun, pertandingan tersebut tidak berjalan mulus. “Saat quarter pertama itu, aku udah foul 3 kali, mainnya juga sudah banyak foul. Jadi kita main untuk mencegah teman-teman yang lain untuk out,” sesal Joan.(put/adt)

LIMA Futsal National 2017 Diikuti 10 Tim Futsal Putra Dan 8 Tim Futsal Putri

Logo LIMA Nationals Futsal

Setelah berakhirnya gelaran LIMA Futsal National 2017 fase conference, kini giliran tim-tim futsal putra dan putri terbaik dari tiap conference telah terpilih. Tim-tim tersebut akan beradu kembali di babak selanjutnya, yaitu LIMA Futsal National 2017, yang akan dihelat di Sports Center UIN Maulana Malik Ibrahim, Malang, pada 18-28 Oktober 2017 mendatang. Sebanyak 18 tim yang terdiri dari 10 tim putra dan 8 tim putri terbaik akan beradu dalam sistem setengah kompetisi. Untuk tim putra, kesepuluh tim akan dibagi menjadi dua pul dengan masing-masing pul (group) terdiri dari lima tim. Sedangkan, kedelapan tim putri akan dibagi menjadi dua pul, tiap pul terdiri dari empat tim. Dalam LIMA Futsal National 2017, akan ada banyak penghargaan untuk tim maupun individu. Selain untuk juara, runner-up, dan peringkat ketiga, penghargaan juga akan diberikan untuk kategori individu dan tim khusus, yaitu Top-Scorer, Best Player, Best Goal Keeper, All-Academic Player, dan Best Management Team. Berikut pembagian grup putra maupun putri: Putra Pul A: STIE BP, UB, Poliban, Unnes, Tel-U Pul B: UNY, Uninus, Universitas Gunadarma, Unair, Unisma Putri Pul X: UPI, Unesa, UBL, Usakti Pul Y: UNJ, UNY, Unpad, Unpar (pah/adt)

Hebat, Nama Orang Indonesia Ini Terpilih Menjadi Nama Piala Kompetisi Bulutangkis Junior, Siapakah Dia?

Suharso Suhandinata yang namanya diabadikan sejak tahun 2008 di India, untuk digunakan sebagai nama piala kategori beregu campuran (mixed team) Yonex Sunrise BWF World Junior Champhionships yang diikuti oleh 45 Negara

Nama Piala Suhandinata telah dipilih sejak tahun 2008 di India, ketika menjadi tuan rumah pada kompetisi bulutangkis junior. Nama piala Suhandinata resmi diabadikan untuk kategori beregu campuran (mixed team). Suhandinata diambil dari nama orang Indonesia yaitu Suharso Suhandinata yang merupakan orang berjasa dalam dunia bulutangkis baik di Indonesia maupun di dunia. Suharso Suhandinata adalah sosok yang telah menyatukan dua federasi bulutangkis yaitu International Badminton Federation (IBF) dengan Badminton World Federation (BWF). Selain itu, Suharso Suhandinata juga memberikan nama Sudirman pada turnamen beregu campuran bulu tangkis dunia. Pada kategori beregu campuran di kompetisi Blibli.com Yonex Sunrise BWF World Junior Champhionships 2017 yang diadakan di Yogyakarta, akan diikuti oleh 45 negara. Indonesia sendiri mengirimkan 16 pemain yang memperebutkan Piala Suhandinata ini yang terdiri dari 8 pemain putra dan 8 pemain putri.(put/adt)

Indonesia seleksi ketat pemain dalam BWF World Junior Champhionships 2017

susi-susanti

Kompetisi Blibli.com Yonex Sunrise BWF World Junior Champhionships 2017 yang diadakan di Yogyakarta diikuti oleh 65 negara dan pemain yang diberusia dibawah 19 tahun. Indonesia mengirimkan masing-masing tiga wakil untuk ganda putra dan ganda. Empat wakil Indonesia untuk tunggal putra dan tunggal putri serta ganda campuran, menurunkan empat perwakilan. Mengingat Indonesia belum pernah membawa pulang medali lagi setelah kompetisi World Junior Champhionships 2012, kali ini PBSI melakukan seleksi yang bisa dibilang cukup ketat demi dapat mengharumkan nama Indonesia. Terlebih lagi Indonesia menjadi tuan rumah pada tahun ini setelah 25 tahun. Susi Susanti selaku Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI selaku Manajer Tim Junior Indonesia menuturkan bahwa ia menargetkan Indonesia dapat membawa pulang gelar juara badminton baik untuk kategori perorangan maupun beregu. Untuk itu, Indonesia mengirimkan sejumlah nama yang diharapkan bisa meraih gelar juara seperti Rehan Naufal Kusharjanto/Siti Fadia Silva Ramadhanti yang menjuarai Asia Junior Championships 2017 pada Juli lalu, Ikhsan Leonardo Imanuel Rumbay (tunggal putra) dan Gregoria Mariska Tunjung (tunggal putri).(put/adt)

Perempuan Indonesia Harus Berani Menembak!

perempuan-indonesia-menembak

Judul tersebut jangan di konotasikan dengan pandangan tentang percintaan, seorang wanita harus mampu menjaga harkat dan martabat sebagai pribadi yang menunggu dalam mengutarakan perasaan cinta kepada kaum Adam. Dalam gencarnya persaingan di jaman emansipasi wanita, perempuan Indonesia telah masuk ke berbagai cabang olahraga ekstrim termasuk menembak. Olahraga menembak yang sangat identik dengan kaum pria, kini ujaran masuk ke semua segmen hampir tak mampu di bendung. Seperti yang di utarakan oleh projek manager Cahaya Kurnia Mandiri, Listani Agustina, menurutnya modal utama dalam menekuni olahraga menembak adalah keberanian. “Perempuan Indonesia harus berani mencoba hal-hal yang positif, modal utamanya adalah mau dan keberanian, bukan soal tomboy, tetapi lebih kepada pencarian jati diri dan batas kemampuan yang sanggup di lakukan oleh wanita itu sendiri. ujar wanita yang akrab di sapa Litha ini saat mengikuti tournament menembak di wilayah bulak anggrek, Serua, Ciputat Tangsel.(15/10) Selain itu Litha juga menambahkan bahwa dirinya sengaja mendaftarkan diri menjadi peserta di tournament menembak yang di gagas oleh Abadi Sport Center (ASC) untuk menguji kemampuannya. “Berbeda dengan sebelumnya, saya baru pertama kali mengikuti tournament jenis Air gun, karena biasanya saya menggunakan senjata beneran, untuk ketepatan olahraga yang di selenggarakan oleh ASC sangat menguji mental, yang pertama di tuntut untuk tidak terpengaruh suara-suara di sekitar, sehingga kita mesti fokus ke sasaran. Dan disini lebih diutamakan tentang safety ujar Litha Sementara itu di tempat yang sama sekjen Perempuan Lintas Banten, yang juga humas ASC, Munifah Umar berpendapat bahwa, selain ajang mencari bibit berprestasi moment ini juga di jadikan memperkenalkan wanita juga bisa. “Dalam moment ini, selain untuk mencari bibit berprestasi, tetapi juga mencari sosok wanita tangguh, olahraga menembak ini merupakan tantangan bahwa kaum wanita, karena wanita juga patut di sertarakan dengan para pria,”ujar Munifah. Munifah juga menambahkan bahwa sangat banyak peluang bisnis yang kita ambil dari acara yang di adakan oleh ASC. “Jika kita berpikir jauh ke depan, olahraga jenis ini segmennya jelas menengah ke atas, karena alat-alatnya tergolong mahal, sehingga peluang-peluang mencari relasi bisnis terbuka lebar, saya juga merupakan pelaku usaha, produk saya akan saya kerjasamakan kepada para peserta yang notabenenya lingkungan kaum berada, oleh sebab itu karena langkah bisnis bisa di bangun dengan dasar kepercayaan dan kualitas, jika produk yang di tawarkan sangat berkualitas, otomatis kepercayaan tersebut akan membawa dampak perubahan ekonomi kepada para perempuan,”jelasnya (red)

Redaksional NYSN Media Apresisasi Kegiatan Olahraga Yang Di Inisiasi Oleh ASC

nysn-apresiasi-kegiatan-ASC

Abadi Sport Center (ASC) telah menginjak usia yang ke-2. Menandakan hari jadi yang ke-2, ASC membuat kejuaraan open tournament shooting dengan tema “Menembak Yes, Narkoba No” di Lapangan Menembak Abadi Sport Center, Sabtu (14/10). Seperti yang di paparkan oleh Humas/publik relations ASC, Munifah Umar mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan kegiatan spontan. “Iya, sebenernya kegiatan ini tergolong spontan untuk menyemarakan hari jadi ASC yang ke-2, tetapi syukur alhamdullilah mendapatkan respon yang luar biasa dari petinggi pengurus besar perbakin, lalu di kombinasikan dengan acara BNN, mengingat Narkoba memang merupakan musuh bersama,” tutur Munifah yang akrab dengan panggilan Ifa. Ifa yang juga merupakan Sekjen Perempuan Lintas Banten menambahkan bahwa, selain untuk sekedar menyalurkan hobby, ternyata prestasinya bisa di jadikan bekal untuk masa depan. “Yang ikut dalam kegiatan ini mayoritas adalah aparat kepolisian dan juga umum. Banyak juga dari pelajar yang akan di bina langsung oleh ASC dalam menyalurkan hobby menjadi prestasi. Jika melihat potensi menembak ke depan, polri pasti membutuhkan banyak sniper untuk memperkuat jajarannya, saya rasa ini dapat menjadi tiket masa depan,” tambahnya. Sementara itu di tempat terpisah, redaktur pelaksana nysnmedia.com Tb. Ardhiansyah Maulana sangat mengapresiasikan kegiatan tersebut. “Saya dan redaksional nysnmedia merasa bangga turut di libatkan dalam acara seperti yang di gelar oleh ASC, dan kebetulan kami fokus di media olahraga, siapapun pasti akan kami dukung, kami juga terbuka untuk siapapun jika berkenan melibatkan kami menjadi media support event olahraga,” ungkap pria yang sering di panggil Adhit. Adhit juga menambahkan bahwa peluang kreatif seperti ini banyak menimbulkan pandangan positif dari sisi ekonomi maupun sejarah. “Saya rasa moment ini akan memberi output yang positif bagi banyak pihak, dari sisi ekonomi juga patut di acungi jempol, pasalnya pemilik ASC sudah menandatangi kontrak dengan berbagai pihak untuk menjadi importir peluru, dan juga menambah peluang bagi para atlet untuk berprestasi, begitu juga bagi para pengurus organisasi yang terlibat sudah pasti mendapatkan nama baik, bahkan telah tercatat dalam buku sejarah olahraga menembak,”tutup Adhit.(pah/red)

ASC Diharapkan Menjadi Markas Olahraga Menembak

Panitia-HUT-ASC

Open Tournament Abadi Sport Center (ASC) dalam rangka merayakan hari jadinya yang ke-2, mendapat antusias dari berbagai kalangan dan ingin sekali ASC menjadi markas olahraga menembak bagi para atlet. Deputi Bidang Pencegahan BNN, Irjen Pol Ali Johardi mengatakan kejuaraan ini sangat baik dan sangat berharap kedepannya ASC akan dijadikan markas olahraga menembak atau posko para atlet penembak. “Semoga kedepan, bisa menjadi satu markas atau satu posko untuk pencerahan masyarakat untuk tidak menggunakan narkotika dan berolahraga menembak,” ucap Irjen Pol Ali. Senada dengan, Irjen Pol Alu Johardi. Dirkamneg Baintelkam Polri, Brigjen Joko Mulyono mengatakan kegiatan ini sudah sesuai prosedur dan sudah melakukan pedoman pemerintah mengenai senjata. “Semua harus disiplin menyangkut senjata. Saya bertugas melaksanakan pengawasan peredaran senjata, tentunya kepemilikan senjata harus sesuai pedoman kepada pemerintah maupun polri. Kegiatan menembak ini sesuai dengan prosedur dan tidak melanggar,” jelasnya. Lanjutnya, ASC diharapkan mampu mengembangkan kegiatan seperti ini dan dari Polri akan selalu mendorong ASC lebih bermanfaat bagi masyarakat maupun atlet menembak dan menjadikan ASC sebagai markas olahraga menembak. “Saya harap kedepan bisa mengembangkan kegiatan seperti ini. Kami semua mendorong organisiasi ini lebih bermanfaat,” terang Brigjen Joko Mulyono. (pah/adt)

Musuh Terberat Dalam Menembak Itu Adalah Ketenangan Diri Sendiri

Irjen-Pol-Ali-Johardi

HUT Abadi Sport Center (ASC) ke-2 menjadikan lahan bagi para atlet untuk menyalurkan bakatnya dalam menembak dengan menggelar open tournament shooting (14-15/10). Dalam kesempatan ini, Deputi Bidang Pencegahan BNN, Irjen Pol Ali Johardi memberikan tips dan motivasi bagi para peserta menembak. Menurutnya, musuh dalam menembak itu bukan lawan, melainkan diri sendiri. “Musuh kita itu, bukan lawan yang ada di kanan dan kiri. Tapi, musuh utama kita ada di diri sendiri. Ketenangan dan kesabaran, itu kunci olahraga menembak,” terang Irjen Pol Ali. Salah satu kuncinya dalam menangani ketenangan dan kesabaran itu, tidak menggunakan narkotika. “Itu baru bisa dilakukan kalau tidak menggunakan narkotika,” jelasnya. (pah/adt)

Tembakan Irjen Pol Ali Johardi Sekaligus Meresmikan Open Tournament ASC ke-2

Deputi Bidang Pencegahan BNN Irjen Pol Ali Johardi, saat meresmikan Open Tournament ASC ke-2.

Abadi Sport Center (ASC) telah menginjak usia yang ke-2. Menandakan hari jadi yang ke-2, ASC membuat kejuaraan open tournament shooting dengan tema “Menembak Yes, Narkoba No” di Lapangan Menembak Abadi Sport Center, Sabtu (14/10). Kejuaraan open tournament ASC ini akan berlangsung selama dua hari, terhitung sejak (14-15/10) dengan menggandeng Badan Narkotika Nasional (BNN). Mengawali acara open tournament shooting Abadi Sport Center dalam rangka menyambut HUT Abadi Sport Center ke-2, para hadirin dan peserta memanjatkan doa untuk kelancaran serta mengumandangkan lagu Indonesia Raya. Hadir pula dalam HUT ASC ke-2, Deputi Bidang Pencegahan BNN Irjen Pol Ali Johardi, Kabagintelkam Polri Brigjen Joko Mulyono, BNN Tangsel, dan petinggi lainnya. Dalam kesempatan ini, Irjen Pol Ali Johardi diberikan kesempatan untuk membuka acara dengan membidik sasaran tembak. “Saya bidik sasaran yang tengah” ucap Irjen Pol Ali. Dalam bidikan dan ketenangannya, Irjen Pol dapat menembak sasaran dengan sukses dan menandakan acara resmi dibuka. Irjen Pol Ali Johardi mengatakan, dengan acara ini dapat membina generasi muda dalam bidang olahraga menembak. Lanjutnya, acara ini dapat memberikan alternatif bagi atlet muda untuk menyalurkan bakatnya. “Ini dapat membina prestasi generasi muda dalam bidang olahraga menembak. Memberi alternatif bagi atlet muda, untuk mencintai olahraga menembak. Dan, juga menghilangkan kesan masyarakat kalau nembak itu khsusu orang eksekutif. Harusnya itu dihilangkan, menembak itu olahraga kita semua,” paparnya. Sementara itu, pemilik Abadi Sport Center, H Arifin Murad mengatakan setahun lalu kami adakan juga. Selama dua tahun ini, kami ingin mencari bibit penembak yang berkualitas. “Kami ingin mencari bibit penembak yang berkualitas dan berpotensi. Dimana nantinya, dapat membawa nama harum Kota Tangsel maupun Provinsi Banten,” terang H Arifin. H Arifin juga mengucapkan terima kasih kepada para panitia yang sudah membantu melancarkan acara ini. (pah/adt)

Pengalaman Cedera Tak Meruntuhkan Semangat Gery Untuk Toreh Prestasi di Bola Basket

Geraldio-Nahumury-Basket-DBL

Geraldio Nahumury atau yang biasa di panggil Gery adalah atlet basket dari sekolah Ora Et Labora BSD Tangerang Selatan. Gery yang sudah mengikuti beberapa kejuaraan basket, menceritakan pengalaman cedera saat mengikuti Popda 2016 lalu. “Waktu saya mau nembak three point 3 angka, tiba-tiba lawan saya mukul perut saya dan saya mengalami cedera serius,” katanya Meski ia tidak bisa melanjutkan permainan, Gery dan tim sudah memenangkan juara 2 dalam ajang Popnas pada tahun 2016 lalu, dengan mewakili nama Kota Tangerang Selatan. Pengalaman cedera tersebut tak menghalangi prestasi Gery dalam bermain basket. Gery telah banyak mengukir prestasi dengan mendapatkan peringkat 8 pada ajang DBL Indonesia, bahkan ia akan segera mengikuti seleksi DBL di Amerika Serikat. Tidak tanggung-tanggung, terhitung sejak tahun 2011 lalu, sosok Gery giat mengikuti kejuaraan basket tingkat nasional. Ia mengaku mengikuti jejak sang kakak untuk bermain basket “Awalnya sih suka main futsal, tapi sejak kelas 6 SD, akhirnya ikut kakak main basket. Sampai sekarang jadi fokus ke basket” ucapnya Cowok yang berusia 17 tahun ini juga menuturkan kepada nysnmedia.com, tentang ketertarikannya pada basket “Buat saya pribadi saya suka olahraga yang main fisik, otak dan juga strategi, dan semua itu ada di olahraga basket,” tuturnya.(put/adt)

Ribuan Peserta Dari Berbagai Sekolah Jabodetabek Ikuti Labora Festival 2017

Labora-Festival-2017

Sepertinya, semangat olahraga sudah bergelora hingga ke semua wilayah, dan olahraga telah menjadi sebuah hal yang penting di lakukan, sudah menjadi agenda rutin sekolah dengan menggelar event tahunan dalam rangka mencari sosok unggul untuk berkompetisi sehat mewakili nama sekolah. Biasanya cara yang di lakukan penyelenggara acara dengan mengundang sekolah-sekolah untuk mengikuti event yang telah di agendakan. Mulai dari kompetisi olahraga, kesenian dan yang lainnya. Seperti yang tengah dilakukan oleh Cristian School ORA et LABORA (OeL) dengan menggelar Labora Festival 2017. Acara rutin tahunan ini, menggabungkan seluruh siswa mulai dari TK, SD, SMP dan SMA. Koordinator Bidang Olahraga OeL, Ichwanudin mengatakan kepada nysnmedia.com, acara ini selalu rutin di adakan. Akan tetapi, event ini lebih istimewa karena menggabungkan semua elemen sekolah. “Biasanya, SMP dan SMA punya acara tersendiri. Tapi, untuk kali ini spesial karena ini event yang melibatkan seluruh siswa SD, SMP dan SMA maka dari itu dinamakan Labora Festival 2017 atau Labfest 2017,” tutur Ichwan. Setidaknya, ribuan peserta dari 40 sekolah se-Jabodetabek akan meramaikan Labfest 2017. Dalam Labora festival 2017, akan ditandingkan berbagai kategori perlombaan, seperti futsal, basket, musikalisasi puisi, mading dan masih banyak lomba yang digelar. Tak hanya sekolah di sekitar Jabodetabek saja, bahkan di luar Jabodetabek pun antusias mengikuti Labora festival 2017. “Ada sekolah dari Serang, Banten yang akan datang untuk mengikuti Labfest 2017. Setidaknya kami mencetak ribuan ID Card untuk peserta dari 40 sekolah yang ikut,” ucapnya. (pah/adt)

Warga Cisauk Menggelar Turnamen Sepak Bola U-12, Untuk Peringati Hari Sumpah Pemuda

Sinyal-FC-tim-A

Dalam rangka memperingati hari sumpah pemuda ke-89 pada 28 Oktober mendatang, warga Kecamatan Cisauk menggelar turnamen sepak bola U-12 di lapangan Sinyal Cisauk, Sabtu, (14/10/2017). Selama 19 hari kedepan, pertandingan akan berlangsung dan di ikuti oleh 16 tim. Awaludin Alkhudlori selaku ketua pelaksana mengatakan, pertandingan sepak bola U-12 ini dilakukan dalam rangka memperingati hari sumpah pemuda ke-89 pada Oktober mendatang. “Pertandingan ini dilakukan dalam rangka memperingati Hari Sumpah pemuda ke-89 dan diikuti sebanyak 16 tim sepak bola dikelompok umur 12 tahun,” ujar Awal. Turnamen yang disponsori oleh UT 2000 ini mendapatkan respon yang luar biasa oleh warga sekitar. Sementara itu, Roysadi selaku pelatih mengatakan, pihaknya sangat berterimakasih kepada UT 2000 yang sudah memberikan sponsor untuk turnamen sepak bola U-12 di daerahnya, sehingga kedepannya terus berjalan dengan baik. “Saya mengucapkan banyak terimakasih kepada UT 2000 yang sudah memberikan sponsor buat tim kami, ya walaupun pada pertandingan pertama dan kedua unggul dan sedikit berat. Selain itu tim kami jadi tambah percaya diri,” ungkap Roysadi. Sebelumnya pada pertandingan ke-2, tuan rumah Sinyal FC tim A dipertemukan dengan PSCS dan dimenangkan oleh tuan rumah dengan score 6-0. (pah/adt)

Juara Umum Tournament Menembak ASC, Berhasil Raih Uang Pembinaan Dan Sepeda

Juara-tournament-menembak-ASC

Dalam rangka memperingati hari jadi yang ke-2 lapangan tembak abadi sport center memiliki catatan penting, bahwasanya tournament menembak ASC tidak di fokuskan untuk mencari pemenang, tetapi lebih mempererat tali persaudaraan dari kesamaan hobby menembak. Tiba di ujung acara tournament, bahwa hasil yang di peroleh dari tiga kategori yaitu diantaranya bench rest, multi range, dan 3 posisi. Dari tiga kategori tersebut yang berhasil menggondol uang pembinaan sebagai berikut : Pada kategori bench rest yang berhasil menduduki posisi teratas adalah, Ricky B di posisi pertama, lalu wahyudin pada juara ke-2, lalu di susul oleh Andhi Singgih pada posisi juara 3. Sedangkan dari kategori multi range di peroleh dari nama yang sama dari kategori sebelumnya, yaitu : juara pertama berhasil di raih oleh Andhi Singgih, lalu pada posisi ke-2 jatuh kepada Ricky B, dan di susul oleh Femmy pada posisi juara ke-3. Di lanjutkan pada kategori 3 posisi adalah, juara pertama jatuh kepada Awang, lalu di susul oleh Femmy juara ke-2, dan pada juara ke-3 berhasil di raih oleh Andhi Singgih. Sementara itu dari penggabungan seluruh kategori versi ASC adalah gelar juara umum yang jatuh kepada Andhi Singgih, yang berasal dari Kota Bandung. Sang juara umum Andhi Singgih mengatakan kepada nysnmedia.com bahwa dirinya sangat gembira sekali mendapatkan juara umum dalam tournament menembak ASC. “Saya bergembira sekali mendapatkan juara umum, ini yang kedua kali saya mengikuti kejuaraan menembak. Yang pertama kali saya tidak menjadi juara, tapi untuk yang ini saya bersyukur bisa menang,” ucap Andhi Selain itu Andhi menambahkan bahwa latihan merupakan hal yang utama untuk menjadi juara.(red)

Futsal Banten Raih Hasil Maksimal Di Laga Futsal Perdana POMNAS XV 2017

pomnas-2017

Laga Futsal POMNAS (Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional ) 2017 bakal digelar pada 11-16 Oktober mendatang di GOR Sudiang, Makassar Sulawesi Selatan. 24 tim yang mewakili tiap-tiap provinsi di bagi enam grup masing-masing terdiri empat tim. Nantinya, juara grup dan runner-up akan melanjutkan langkahnya ke babak 16 besar. Selain itu, empat tim peringkat tiga terbaik juga berhak lolos ke fase 16 besar dan membuka peluang meraih medali. Seperti yang di lansir oleh bolalob.com tim futsal Banten sendiri, berhasil meraih kemenangan di laga futsal perdana mereka di futsal POMNAS 2017 pada Rabu (11/10) di GOR Sudiang, Makassar, dengan mengalahkan tim Sulawesi Utara dengan skor 4-2. Di babak pertama Banten berhasil unggul 1-0 melalui Aaron Arsyian. Di babak kedua, pertandingan berjalan ketat. Namun, Banten mampu unggul 2-0 melalui gol Aaron Arsyian. Sulut mampu memperkecil ketinggalan 1-2, melalui Risto Taduminggis. Sulut, akhirnya mampu menyamakan kedudukan 2-2 melalui Dilivio Uci. Kemenangan Banten, ditandai dengan dua gol yang di sarangkan Ahmad Suri dan Muhammad Ali. Skor 4-2 pun menghiasi kemenangan laga perdana tim futsal Banten.(pah/adt)

Gebyar Olahraga Akan Berlangsung Oktober Pekan Ini

kadispora menggelar rapat untuk koordinasi kegiatan Gebyar Olahraga

Dalam rangka memenuhi kebutuhan para atlet dan juga upaya pemerintah menjaring atlet baru berbagai tingkatan, walikota Tangsel telah mengintruksikan kepada jajarannya untuk segera menggelar ajang gebyar olahraga dari tiap kecamatan. Sesuai arahan dari Walikota Tangsel, Airin Rachmi Diany yang menginginkan gebyar olahraga tingkat kecamatan. Kadispora Tangsel, E Wiwi Martawijaya melangsungkan rapat dengan perwakilan tiap kecamatan untuk membahas acara olahraga tersebut. “Sesuai dengan arahan pimpinan, Gebyar Olahraga tiap kecamatan akan dilangsungkan. Acara tersebut, merupakan ajang untuk menjaring atlet Tangsel untuk mengikuti Popda,” terang Wiwi. Sementara itu, Ketua Porkot, Tri Utami Pertiwi mengatakan, perihal gebyar olahraga tingkat kecamatan, akan dilaksanakan bulan Oktober ini. “Oktober ini sudah mulai dilaksanakan dari hasil rapat tiap kecamatan. Nantinya, jadwal terlaksananya acara tersebut tergantung tiap kecamatan kapan mau melangsungkannya,” papar wanita yang biasa di sapa Bu Uut ini. (pah/adt)

Ciptakan Komunikasi Yang Baik, Merupakan Modal Pertama Menumbuhkan Prestasi Anak

Imam nahrawi (Kiri)) Menteri Pemuda Dan Olahraga menyerahkan penghargaan tertinggi dari kepada atlet ice skating Maghrisa Regita Maharrani Trah Gagarin atas prestasinya di olahraga Ice Skating

Sebagai orangtua, kewajiban paling utama yang dilakukan adalah mengikuti perkembangan anak dalam menumbuhkan prestasi anak. Namun, bukan berarti bisa memaksakan kehendak sang anak untuk menentukan prestasi, melainkan hanya mengarahkan. Dengan demikian, anak akan seluwes mungkin untuk menggapai prestasi dengan jalan yang dipilihnya sendiri. Heri Gagarin seorang Jurnalis yang juga ayah dari Maghrisa Regita Maharrani Trah Gagarin sebagai olahragawan Ice Skating tingkat Asia berprestasi memaparkan, dalam keseharian dirinya bersama dengan sang istri, Farisha Zhara menanamkan pola asuh yang wajar-wajar saja, sama dengan apa yang biasa ditanamkan oleh orangtua pada umumnya. Seperti sekolah, les dan latihan, hingga menorehkan penghargaan tertinggi dari Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi atas prestasi yang diraih Regita selama tahun 2014 dan 2015. “Intinya sih menciptakan komunikasi baik via telepon maupun langsung di rumah, sementara waktu yang paling banyak adalah saat hari libur dan hari sabtu,” ujar Heri. Menurutnya, menumbuhkan prestasi anak adalah melalui komunikasi yang baik antara orang tua dan anak, akan tumbuh rasa saling percaya dan menghargai akan kewajiban masing-masing dan tidak ada kiat khusus, semua mengalir apa adanya. “Kalau orangtua bekerja dan merawat keluarga, sementara tugas anak adalah belajar, paparnya. Sebelumnya, gadis cantik kelahiran 30 Desember 2001 juga sempat mendapat prestasi sebagai Duta Cintai Indonesia 2012 silam. Selain itu, sebanyak 3 medali emas ajang Skate Bangkok 2014 yang diikuti sejumlah negara Asia, antara lain Indonesia, Tiongkok, Uni Emirat Arab, Malaysia, Thailand, Singapura, dan Hong Kong serta 4 medali emas Ajang Indonesia Ice Skating Open 2015, dan 1 medali emas Ajang The Indonesia Figure Skating National Championship 2015. Kemudian Regita juga menjuarai tiga kategori di nomor Figure Skating Short Program Alpha, Figure Skating Alpha Solo Comp dan Figure Skating Stroking Alpha. Dengan hasil yang sempurna ini, ia berhasil memenuhi janji kepada Menpora untuk mengharumkan nama bangsa. Selain prestasi olahraga, Regita juga berhasil mendapat nilai cukup lumayan pada Ujian Nasional 2017 terutama untuk mata pelajaran Matematika dengan nilai 97,5 dan terpilih sebagai salah satu lulusan terbaik SMP Pembangunan Jaya. (pah/adt)

Setelah Kejurda, Atlet Tinju Tangsel Dipersiapkan Ikuti Kejurnas di Maluku

atlet-tinju-tangsel-terbaik

Setelah mengikuti Kejuaraan Daerah (Kejurda) Tinju Amatir di Mako Brimob, Cilegon, Serang beberapa waktu lalu. Kini, para atlet tinju Tangsel terus digembleng untuk mengikuti Kejuaraan Nasional (Kejurnas) PPLP (Pusat Pendidikan dan Latihan Olahraga Pelajar) di Maluku, 2018 mendatang. Ajang kejurnas ini, merupakan ajang tahunan yang diselenggarakan oleh Kemenpora. Pengurus Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Tangsel, Sunarto mengatakan, akan mempersiapkan lima atlet tinju Tangsel terbaik untuk mengikuti Kejurnas PPLP di Maluku. “Kami sudah mempersiapkan lima atlet untuk Kejurnas nanti. Sebenarnya, ada enam atlet yang kami siapkan. Namun, karena kuota hanya lima atlet jadi tiga atlet putri kita akan terus bersaing dan menyisihkan satu atlet,” papar Sunarto. Tambahnya, para atlet tinju putra dan putri Tangsel memiliki prospek yang sangat baik. Mereka berlatih secara serius dan penuh semangat. Sunarto juga mengungkapkan, bahwa pembinaan atlet harus dilakukan sejak usia dini. “Pembinaan atlet harus di mulai sejak dini. Jadi, mereka ini merupakan program jangka panjang, nanti dipersiapkan atlet popda dan kejurda. Nanti, masuk usia youth bisa masuk kejurnas, kita siapkan mereka. Selanjutnya, program Pra PON dan PON,” tuturnya. Tangsel sendiri di percaya Provinsi Banten untuk dijadikan PPLP bagi atlet-atlet tinju di Banten. Terdapat lima atlet, empat diantaranya atlet Tangsel dan satu atlet dari Lebak. Ini merupakan suatu kebanggan bagi Kota Tangsel.tutup Sunarto (pah/adt)