Sejumlah 2.380 Personil Amankan Laga Uji Coba Indonesia vs Kamboja

stadion-patriot

PSSI nampaknya tak ingin melakukan kesalahan kembali. Kali ini, PSSI bersinergi dengan pihak Kepolisian Republik Indonesia untuk pengamanan dua pertandingan persahabatan Timnas Indonesia vs Kamboja di Stadion Patriot, Bekasi, Rabu (4/10/2017). Sekitar 2.380 personel akan dilibatkan yang berasal dari gabungan unsur Polri dan keamanan internal PSSI. Dikutip tribunnews.com Head of Infrastructure Safety and Security PSSI Nugroho Setiawan mengatakan, belajar dari pengalaman sebelumnya, PSSI berupaya memperbaiki sistem pengamanan di dalam maupun luar stadion. “Kami sudah merancang sistem pengamanan yang disinergikan dengan pihak kepolisian. Pemeriksaan kepada penonton akan lebih ketat dan kami imbau para suporter tidak membawa barang-barang yang memang dilarang untuk dibawa masuk ke stadion,” kata Nugroho. Beberapa benda yang tidak diperkenankan dibawa suporter di antaranya, cerawat, petasan, lampu laser, korek api, rokok, bom asap, tongkat dan apapun jenis barang yang bisa dijadikan senjata. Selain itu, juga spanduk yang bertuliskan pesan di luar sepak bola dan olahraga. Suporter juga tidak diperkenankan membawa minuman beralkohol dalam laga Indonesia vs Kamboja. “Kami ingin isu keamanan dan kenyamanan menonton di stadion kita jaga bersama. Karena itu kami juga berharap kesadaran dan kerja sama dari semua pihak. Kami ingin menciptakan suasana pertandingan yang nyaman disaksikan dan aman untuk semua,” ujar Nugroho. Sementara Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI, Ratu Tisha Destria menjelaskan, terkait isu keamanan dan keselamatan penonton di stadion sebenarnya sudah diatur dalam FIFA Stadium Safety and Security Regulation. “Kita akan terus mengkampanyekan dan mensosialisasikan hal ini. Tentu saja kami juga berharap bantuan dari pihak lain, seperti klub dan media. Yang tak kalah penting juga kesadaran dari para suporter. Intinya masalah keamanan tanggung jawab kita bersama,” jelas Tisha. Tisha optimistis sepak bola Indonesia akan terus berkembang dan menjadi sebuah industri. Dengan adanya perbaikan infrastrukur, stadion akan menjadi salah satu tempat tujuan rekreasi. Masyarakat tak cuma datang untuk mendukung timnya, tetapi juga menikmati suasana stadion dengan rasa aman dan nyaman. (PSSI.org) Jadwal pertandingan: Pukul 18.30: Timnas U19 Indonesia vs Timnas U19 Kamboja Pukul 21.30: Timnas Senior Indonesia vs Timnas Senior Kamboja (pah/adt)

Stadion Patriot Siap Tampung Puluhan Ribu Suporter Indonesia

ratu-tisha-terpilih-sebagai-sekjen-pssi-baru

Pendukung tim nasional Indonesia bisa mendapat keuntungan dengan membeli tiket terusan (tanggal 4 dan 8) yang harganya lebih murah di Stadion Patriot, Bekasi. Untuk tiket terusan VVIP dijual dengan harga Rp 400.000 atau hemat Rp 100.000 dibanding beli per tanggal pertandingan. Adapun tiket terusan VIP Barat Rp 300.000, VIP Timur Rp 175.000. Tiket termurah dijual dengan harga Rp 90.000 untuk pertandingan di Stadion Patriot. Sementara untuk laga di Wibawa Mukti dijual dengan harga Rp 50.000. Untuk pembelian tiket, bisa dilakukan secara online melalui loket.com. Pihak penyelenggara pertandingan juga menjual tiket secara langsung di area stadion patriot yang dibuka mulai pukul 10.00 WIB. Sekretaris Jenderal PSSI, Ratu Tisha Destria mengatakan kepada awak media, bahwa PSSI mendukung penuh persiapan timnas U-19 untuk menuju Piala Asia 2018 yang akan digelar di Indonesia. “Dua laga internasional yang akan digelar pekan ini merupakan bagian dari rangkaian persiapan tim. Momennya cukup bagus karena pertandingannya bersamaan dengan timnas senior yang akan menghadapi Kamboja,” kata Ratu Tisha.(pah/adt)

Timnas U-19 Akan Tampil Garang di Laga Uji Coba Melawan Kamboja Sore Ini Di Stadion Patriot Bekasi

timnas-u-19-indonesia

Timnas U-19 Indonesia akan menjalani uji coba melawan timnas U-19 Kamboja dalam laga persahabatan di Stadion Patriot, Bekasi, Jawa Barat, Rabu (4/10/2017). Dikutip dari kompas.com Pelatih Timnas U-19, Indra Sjafri, mengatakan bahwa pasukannya akan memperlihatkan karakter permainan yang sesungguhnya. Indra pun berharap masyarakat Indonesia bisa secara langsung menyaksikan permainan dari Garuda Nusantara. “Saya harap masyarakat Indonesia bisa melihat permainan sesungguhnya dari Timnas U-19 secara langsung di Stadion Patriot,” kata Indra saat sesi jumpa pers di Hotel Aston, Bekasi, Selasa (3/10/2017). Uji coba ini dilakukan sebagai persiapan mengikuti Kualifikasi Piala Asia U-19 di Korea Selatan pada 31 Oktober mendatang. Indra pun, akan terus mengevaluasi skuatnya meski sudah dipastikan lolos ke putaran final karena ditunjuk sebagai tuan rumah. Nantinya di kualifikasi Egy Cs akan menghadapi lawan-lawannya seperti Malaysia, Timor Leste, Brunei dan Korea Selatan yang tergabung di Grup J. “Manfaat uji coba ini untuk menyiapkan timnas menuju Piala Asia. Alhamdulillah kita menjadi tuan rumah tahun 2018. Ditambah, uji coba yang dilakukan ini untuk membangun tim yang kuat karena hakikat usia muda itu menyiapkan individu pemain yang berkualitas dari hari ke hari demi menyiapkan generasi baru dalam persepakbolaan Indonesia,” tambah Indra.(pah/adt)

Milla Anggap Uji Coba Melawan Kamboja Sebagai Proyek Jangka Panjang

Luis-Milla

Bagi pelatih Luis Milla, uji coba melawan kamboja yang dijalani Timnas Indonesia kali ini akan menjadi tahapan dari proyek jangka panjang untuk membentuk Tim Garuda yang berkualitas. Sudah lama masyarakat Indonesia, ingin merasakan timnas Indonesia kembali menjadi macan Asia. Dikutip dari portal bola.com, pelatih asal Spanyol itu menekankan target di laga uji coba kontra Kamboja adalah untuk melihat kualitas dan tipe bermain para pemain senior Indonesia. “Saya punya proyek jangka panjang dengan tim senior ini. Sebagai pelatih Timnas Indonesia saya bertanggung jawab dalam mengikuti dan mengamati para pemain baik di kompetisi atau pun saat bergabung dengan tim saya. Kami akan pikirkan ke depan sementara untuk laga kali ini saya ingin memberikan gambaran yang baik soal Timnas Indonesia dengan tetap respek terhadap lawan,” ujar Luis Milla. Dari 20 pemain yang dibawa Luis Milla ke Bekasi dalam kondisi prima. Tim Garuda dalam kondisi yang sangat baik dan siap tanding serta menunjukan permainan terbaiknya. Pada uji coba melawan Kamboja, Milla juga ingin mempunyai gambaran para pemain senior yang nantinya akan dipilih tiga pemain untuk memperkuat Timnas Indonesia U-23 dalam persiapan Asian Games 2018 di Jakarta-Palembang. Selain itu, pelatih asal Spanyol itu sengaja membawa delapan pemain muda, dengan enam pemain adalah anak asuhnya di SEA Games 2017. Terlebih terdapat wajah-wajah baru yang dipanggil oleh Luis Milla untuk menghadapi Kamboja. “Kami memanggil pemain senior untuk menganalisa mereka dan kami memanggil beberapa pemain muda agar bisa mempersiapkan diri untuk menjadi pemain tim senior di masa depan,” ujarnya. Perkiraan line up Indonesia vs Kamboja: Satria Tama; Beny Wahyudi, Fachrudin Aryanto, Achmad Jufriyanto, Rezaldi Hehanusa; Bayu Pradana, Evan Dimas, Stefano Lilipaly; Andik Vermansah, Irfan Bachdim, Rizki Pora (4-3-3) Skuat Timnas Indonesia Kiper: Andritany Ardhiyasa (Persija Jakarta), Satria Tama Hardianto (Gresik United), Awan Setho Raharjo (Bhayangkara) Belakang: Beny Wahyudi (Arema), Fachrudin Wahyudi Aryanto (Madura United), Ricky Fajrin (Bali United), Rezaldi Hehanusa (Persija Jakarta), Achmad Jufriyanto (Persib Bandung). Tengah: Evan Dimas (Bhayangkara), Stefano Lilipaly, Irfan Bachdim, Fadhil Sausu, Taufiq (Bali United), Septian David Maulana, Bayu Pradana (Mitra Kukar) Depan: Andik Vermansah (Selangor FA), Febri Haryadi (Persib Bandung), Ilham Udin (Bhayangkara), Rizki Rizaldi Pora (Barito Putera), Lerby Eliandry (Borneo FC).(pah/adt)

Rencananya, Jajaran PB Perbakin Akan Turut Hadir Dalam Open Tournament Menembak Di Ciputat

Menembak-Abadi-Sport-Center

Ajang tahunan yang memperebutkan piala bergilir Abadi Sport Center dalam open tournament menembak, selalu mendapat antusias yang luar biasa dari atlet tembak se-Provinsi Banten maupun luar daerah. Event open tournament ini, biasanya menjadi ajang atlet-atlet muda untuk menunjukan bakatnya dalam urusan menembak. Pemilik Abadi Soprt Center, H Arifin Murad memprediski ajang ini akan diikuti 80% atlet muda yang akan mengasah keahlian menembaknya. “Kapasitas yang diundang hampir se-Provinsi Banten. Karena ini open tournament menembak, bisa diprediksi biasanya 80% atlet muda mendominasi,” ucap H Arifin kepada nysnmedia.com. Nantinya, dalam open tournament menembak ini akan mengundang petinggi Polri yang kebetulan selalu mensupport kegiatan ajang pencarian bakat muda berprestasi, seperti Kabaintelkam, kepala BNN, PB Perbakin, dan staf ahli Menkopolhukam. H. Arifin selaku pemilik Abadi Sport Center memiliki rencana untuk memfasilitasi atlet-atlet muda berbakat di Tangsel maupun luar Tangsel. “Saya kedepan rencananya akan begerak sebagi importir peluru. Karena, kebanyakan atlet-atlet mengalami kesulitan, seperti kekurangan peluru. Respon para pengurus besar Perbakin alhamdulillah, Mabes Polri telah memberikan kepercayaan untuk membantu kemudahan para atlet untuk bisa berlatih,” terangnya. (pah/adt)

Sambut Hari Jadi Yang Ke-2, Abadi Sport Center Gelar Open Tournament Menembak

Salah satu calon peserta tournament menembak di Abadi Sports Center

Lapangan Tembak Abadi Sport Center yang terletak di Jalan Bulak Anggrek RT 07/RW 09 Kelurahan Serua, Kecamatan Ciputat akan menyambut hari jadi yang ke-2 Desember mendatang. Diresmikan pada bulan Agustus 2016, lapangan tembak Abadi Sport Center digunakan untuk menyalurkan hobi para penembak di Tangsel maupun Provinsi Banten. Pemilik Abadi Soprt Center, H Arifin Murad mengatakan, di hari jadi yang ke-2 akan menggelar open tournament menembak. Dikatakannya, undangan sudah mulai tersebar dan sudah diterima oleh para pihak yang diberikan undangan. “Nantinya ada klub perbakin se-Provinsi Banten. Beberapa kali membuat event banyak klub datang dari luar daerah Lampung, Surabaya, Bali bahkan dari Papua. Di ulang tahun ini, akan memperebutkan piala bergilir Abadi Sport Center,” terangnya. Ia pun, berharap mendapat dukungan dari pemerintah dengan adanya event besar seperti ini. “Saya harap Pemda, kepolisian, karena saya sudah mendapatkan izin. Karena, membina olahraga itu memerlukan kebersamaan,” ucapnya kepada nysnmedia.com. Nantinya terdapat tiga kategori yang diperlombakan, 80%nya anak muda berprestasi. (pah/adt)

Dua Atlet Indonesia Bersaing di ISU Junior Grand Prix Ice Skating Di Croatia

2-atlet-ice-skating

Ajang International Skating Union (ISU) Junior Grand Prix 2017 adalah event terbesar untuk skaters (athlete ice skating) Junior Figure Skating. Dan, hadir skaters dari seluruh penjuru dunia yang berlangsung di Croatia, (27-30/9). Indonesia sendiri mengirimkan dua atletnya dapat di andalkan yakni, M Dwi Rizqy Apolianto dan Savika Refa Zahira. ISU Junior Grand Prix Ice Skating memang rutin di adakan pada bulan Agustus – Oktober. ISU Junior Grand Prix Ice Skating terdapat 7 series dan yang ke-8 adalah JGP Final hanya di ambil 6 terbaik untuk di pertandingkan lagi perkatagori. Istilah nama dalam katagori tersebut diantaranya ada Men (single), Ladies (single), Ice dancing (couple/ berpasangan) dan Pair (couple/ berpasangan) dengan usia 13 – 18 tahun. Pelatih Ice Skating tim Indonesia, Bong Agus Nugroho mengatakan kepada nysnmedia.com, bahwa para atlet akan memainkan dua pertandingan yang nantinya akan di akumulasikan untuk bisa naik di atas podium. “Masing-masing melakukan dua kali pertandingan, Short Program & Free Skating. Total dari nilai short dan free adalah point akhir buat para athlete dan yang menentukan untuk naik podium atau tidaknya. Indonesia mendapatkan 2 quota untuk bertanding, first league Brisbane Australia dan 5th league di Zagreb Croatia. Dan, nantinya final di Nagoya, Japan bulan Desember mendatang,” terang Agus. Agus sendiri, menargetkan anak didiknya untuk bisa melampaui nilai terbaiknya yang disebut personal best. “Karena ini baru tahun ke-4 kita di akui oleh ISU (International Skating Union) targetnya saya sebagai pelatih, hanya ingin mereka melewati nilai terbaik nya mereka yang di sebut Personal Best. Ini adalah target saya untuk pertandingan International World Wide,” ujarnya. Adapun nilai personal best Rizqy di 84.46 points dan Savika di 93.32 points in total. Agus juga, menargetkan masuk jajaran top 3 atau top 5 di kawasan Asia Tenggara. “Untuk se-Asia Tenggara target saya untuk berada di top 3-5,” ucapnya. (pah/adt)

Persiapan Sudah Matang, Timnas Futsal Berharap Ada Uji Coba Internasional

Timnas futsal indonesia

Para pemain Timnas Futsal Indonesia yang sedang menjalani pemusatan latihan (TC) di Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB) sudah bisa menangkap apa yang dimaui oleh Vic Hermans. Seperti yang dikutip dari portal bolalob.com, pelatih Futsal Indonesia, Vic terus menggeber para pemainnya sejak Agustus lalu sebagai persiapan berlaga di AFF Futsal Championship 2017. Randy Satria, salah satu pemain Timnas Futsal menyatakan jika para pemain sudah paham dengan taktik yang diinginkan oleh Vic. “Materi yang diberikan Vic sudah bisa dijalani sama teman-teman. Cuma mungkin tinggal pematangannya aja,” ungkapnya kepada bolalob.com. “Mungkin tinggal aplikasinya dipertandingan atau minimal di ujicoba. Kalo kita ama kita udah pada tau semua,” pungkasnya. Pemusatan latihan (TC) Timnas Futsal Indonesia sebagai persiapan berlaga di AFF Futsal Championship 2017 sejauh ini berjalan lancar. Saat ini TC diikuti oleh 19 pemain dan salah satunya adalah Bambang Bayu Saptaji. “Sejauh ini baik. Alhamdulillah, gak ada kendala. Lancar,” ungkap Bayu. Timnas Futsal sendiri tergabung di Grup A AFF Futsal Championship 2017 bersama Brunei Darussalam, Myanmar, Filipina, dan tuan rumah Vietnam. Turnamen akan berlangsung pada akhir Oktober nanti. Meski persiapan sudah matang, Tim Futsal Indonesia terancam tanpa laga uji coba sebagai persiapan mereka berlaga di AFF Futsal Championship 2017. Randy Satria, sangat berharap jika Tim Futsal Indonesia bisa menjalani laga uji coba. Menurutnya, laga uji coba sangat penting untuk melihat sejauh mana persiapan Timnas Futsal. “Saya berharap ada uji coba internasional,” ungkap pemain senior ini. “Karena ilmu yang kita dapat itu bakal ketahuan di uji coba yang intensitasnya tinggi. Disitu pelatih bakal tau apa yang harus dibenahi sampai dipanggung sebenarnya,” pungkasnya. Namun, Tim Futsal Indonesia tampaknya terancam tidak akan menjalani laga uji coba sebelum berlaga di AFF Futsal Championship 2017. Hal tersebut diungkapkan oleh Vic Hermans selaku pelatih Timnas Futsal disitus pribadinya, Ia menyatakan jika Timnas Futsal tampaknya tidak akan menjalani laga uji coba. “Kabar buruk tampaknya kita tidak akan menjalani laga uji coba lagi, tapi saya sudah terbiasa degan hal itu,” tulis Vic di situs pribadinya vichermans.com. Tentunya sangat disayangkan jika Timnas Futsal yang telah menjalani pemusatan latihan sejak Agustus lalu tidak ada laga uji coba dengan lawan yang sepadan. Semoga saja, performa Timnas Futsal tetap apik di AFF Futsal 2017 nanti meski tanpa laga uji coba.(pah/adt)

Pertina Tangsel Optimis, Meskipun Hanya Memiliki 3 Orang Pelatih

pertina-tangsel

Melihat masih kurang minatnya pecinta tinju di Tangsel, dan juga masih sedikitnya atlet tinju Tangsel, menjadi pekerjaan rumah (PR) bagi Pertina (Persatuan Tinju Amatir) Tangsel. Pengurus Pertina Tangsel, Sunarto pun, melihat perkembangan tinju di Tangsel belum maksimal. Ditambah, sedikitnya klub tinju yang ada menjadi kendala. Saat ini, hanya ada Boxing Camp Tangsel yang di kelola Sunarto. “Dulu banyak klub-klub tinju di Tangsel, tapi tidak berjalan dengan baik. Sekarang hanya ada Benteng Boxing Camp dan disitu juga ada kelas SMP,” ujarnya. Meski demikian, atlet-atlet tinju Tangsel rata-rata mempunyai prestasi di tingkat Provinsi. Ditambah sarana dan prasarana yang belum maksimal, masih menjadi kendala Pertina. “Fasilitas sudah cukup untuk mereka latihan, meski masih ada kekurangan. Saya hanya berharap, prasana perlu di tambah dan juga pelatih. Saat ini hanya ada tiga pelatih yakni saya sendiri, Suherman dan Julio Versa,” pukasnya. (pah/adt)

Setelah Popnas, Pertina Tangsel Siapkan Atlet Tinju Terbaik Untuk Kejurda

atlet-tinju-pertina-tangsel

Pada pelaksanaan Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS) ke XIV yang telah berlangsung di Semarang, Jawa Tengah pada 10-21 September lalu, Kota Tangsel patut bangga di cabang olahraga (Cabor) Tinju. Dua atlet tinju Tangsel atas nama Faris dan Nurma tembus hingga babak 8 besar. Bisa dikatakan prestasi ini cukup baik untuk atlet Tangsel yang masih muda. Pengurus Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Tangsel, Sunarto mengatakan, dari hasil POPNAS XIV, Pertina Tangsel akan terus melakukan evaluasi untuk mempersiapkan atlet-atletnya mengikuti ajang selanjutnya. “Ya, pastinya akan selalu kami evaluasi. Atlet-atlet ini akan kami terus berikan training center untuk POPNAS selanjutnya,” ucap Sunarto. Sunarto juga menambahkan, atlet-atlet yang masih muda ini mempunyai prospek yang cukup panjang. Pertina juga telah membuat program untuk seluruh atlet tinju yakni 20 atlet tinju. “Atlet-atlet ini sudah masuk program saya. Masih ada lagi atlet muda Tangsel yang akan mempunyai prospek panjang,” terangnya. Atlet-atlet tinju Tangsel ini, nantinya akan di persiapkan untuk mengikuti Kejurda di Makobrimob Serang. “Oktober nanti, akan kami persiapkan atlet terbaik Tangsel untuk mengikuti Kejurda 6-8 Oktober mendatang,” ungkapnya. (pah/adt)

Ini Kata Bang Ben: Kepala Dinas Harus Sering Latihan Menembak Agar Bisa Fokus Bekerja

Upacara pembukaan Opening Shooting Tournament yang dibuka oleh Bang Ben (6 dari kiri)

Perhelatan Kapolres Tangsel Cup Open Shooting Tournament 2017 yang berlangsung, Sabtu (23/9), lalu di Lapangan menembak SMP Al- Zahra Villa Dago Pamulang, Tangsel mendapat berbagai apresiasi bagus dari berbagai kalangan pejabat. Kejuaraan menembak ini, diikuti sekitar ratusan penembak. Seperti yang di katakan oleh Wakil Walikota Tangsel, Benyamin Davnie yang mengatakan, kegiatan ini perlu di dukung. Bang Ben sapaan akrabnya pun, sangat mengapresiasi kejuaraan seperti ini, dan juga mengibaratkan olahraga menembak seperti mancing yaitu sama-sama harus fokus. “Apresiasi mendalam kepada Perbakin Tangsel. Menembak mempunyai filosofi yang tinggi, dimana menggabungkan antara pikiran, fisik, mata, dan tarikan nafas mesti sinergi dalam mencapai fokus atau ketepatan. Layaknya mancing saja, harus fokus,” terang Bang Ben. Bang Ben pun, berharap kepada Kadispora agar rutin melakukan latihan menembak. “Saya sarankan kepada kepala dinas baru Dispora, untuk rutin latihan menembak, agar fokus dalam kinerja,” ujarnya. Sama hal dengan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Tangsel, Wiwi Marta Wijaya yang mengapresiasi kejuaran ini. Menurutnya, kejuaraan menembak ini jangan sampai berhenti disini saja dan harus berkelanjutan untuk bisa mencetak atlet-atlet terbaik. “Saya berharap, kejuaraan ini berkelanjutan. Dan, khusus untuk kelas muda yang dipertandingkan, saya harap peserta lebih banyak di tahun berikutnya. Kejuaraan ini ajang untuk menunjukan kebolehan para atlet muda dan memberikan kesempatan kepada atlet muda,” pukas Wiwi. Olahraga menembak yang bisa dikatakan perlu biaya cukup mahal. Wiwi mengatakan, akan bekerjasama dengan berbagai pihak untuk bisa membantu mengembangkan olahraga menembak. Sementara itu di tempat yang sama Ketua KONI Tangsel, Hj. Rita Juwita ingin melihat bibit atlet menembak yang nantinya akan di persiapkan untuk kejuaraan Porkab, Porprov maupun yang lainnya. “Saya menyambut ajang ini dengan baik. Dengan adanya ajang ini, kami dapat menjaring atlet-atlet terbaik yang nantinya akan mewakili Tangsel di kejuaraan tingkat daerah, provinsi atau yang lainnya,” ungkap Rita. Ketua Koni yang akrab dengan panggilan Bunda Rita ini juga menambahkan bahwa ajang ini untuk persiapan kejuaraan daerah (kejurda) “Iya, momen ini dapat kita seleksi untuk kejuaraan daerah, sedangkan untuk kelanjutannya setelah ini insya allah dalam waktu dekat, akan di adakan yang namanya walikota cup, dan walikota cup ini untuk menjaring atlet ke tahapan kejurnas,” tutup Rita. (pah/adt)

Tiga Nama Yang Bertengger Dari Kelas Junior Dalam Posisi Teratas Open Shooting Tournament 2017

open-shooting-tournament-2017

Anak-anak belasan tahun asal club tembak Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dalam Banch Rest 25 Yard kelas Junior /Youth tampil menjadi Juara dan juga Juara Umum saat Kejuaraan Menembak Terbuka “Open Shooting Tournament 2017”  Kapolres Cup Tangsel, yang digelar selama dua hari ini (Sabtu -Minggu 23-24/9/2017), di Lapangan Sekolah Menengah Pertama Al-Zahra Komplek Villa Dago, Benda Baru, Pamulang. Dari tiga nama diantaranya yaitu Razaky, Radja, dan Amel adalah nama-nama anak yang berhak menduduki dipodium 1, 2, 3, dianggap cukup membanggakan. Kapolres Tangsel AKBP Fadli Widianto, dalam sambutannya sebelum menutup ajang kejuaraan tersebut mengatakan, bahwa prestasi yang luar biasa dari anak-anak atau remaja Tangsel tersebut harus disikapi bangga bersama. Tambahnya, bahwa pemuda atau remaja biasanya mirroring (meniru) prilaku orang tua lingkungan dan mereka juga imitasi (kriminalitas yang meniru). “Ini juga lagi rawan tentang tawuran anak-anak kita,” tuturnya. Dengan kegiatan seperti ini akan mengalihkan ke kegiatan yang positif. Kapolres juga menambahkan bahwa, olahraga menembak merupakan olahraga yang membutuhkan kesabaran dan keterampilan. “Saya mengucapkan terimakasih atas terselenggaranya kegiatan ini, semoga nanti juga akan diadakan Walikota Cup, yang utama di perhatihan ialah faktor Safety,” ucapnya. Pernyataan terimakasih pun juga diucapkan kepada ketua PERBAKIN Tangsel, Kombes Pol Udung Darmasukana, yang telah memotifasi para panitia semuanya. “Kegiatan ini melebihi target yaitu target 100 dan maksimal 300, tetapi Alhamdulillah, animonya hingga 600 peserta semoga nanti pas Walikota Cup pesertanya banyak,” ujarnya. Terima kasih yang sebanyak- banyaknya juga di utarakan Kapolres kepada seluruh elemen pendukung atau pihak swasta, sehingga kegiatan berjalan dengan lancar. “Semoga menciptakan atlet atlet yang berprestasi,” tukasnya. Dalam pantauan awak media, nampak hadir dalam acara penutupan, antara lain, Sekda Kota Tangsel, Drs. H Muhammad, M.Si, Ketua Perbakin Tangsel Kombes Pol Udung Darmasukana, Ketua Koni Kota Tangsel, Rita Juwita, Wakapolres Tangsel, Kompol Bachtiar Alponso, Danramil 04 Serpong, Mayor Arh. Mulyadi, Pejabat Utama Polres Tangsel, Kapolsek jajaran, Tokoh Masyarakat Tangsel, H. Adi Sunaryo, Ketua KNPI Tangsel, Ahmad Sawqi, dan juga Perwakilan Pengprov Perbakin Banten.(sug/adt)

Butuh Kelembutan Dalam Menarik Pelatuk, Open Shooting Tournament Resmi Di Buka

Latihan-Menembak

Tournament pertama kali yang diselenggarakan oleh Perbakin Tangsel, yakni Kapolres Tangsel Cup Open Shooting Tournament 2017 mendapat antusias dari para atlet penembak dari berbagai daerah, Sabtu-Minggu (23-24/9) lalu di Lapangan Sekolah Al Zahra Villa Dago, Pamulang, Tangsel. Setidaknya ratusan penembak ambil bagian dalam open tournament ini. Terdapat 5 katagori yang dipertandingkan yakni Youth U-16, tembak jarak 25 meter, berdiri, duduk dan jongkok. Kapolres Tangsel, AKBP Fadli Widiyanto mengatakan, dengan adanya ajang ini Ketua Perbakin Tangsel harus mempunyai jiwa leadership. “Saya apresiasi tempat kegiatan yang cukup representative. Apresiasi Ketua KONI, semangat yang di bangun dan teriakan lantangnya. Ajang ini juga dalam rangka menjaring penembak jitu. Ketua Perbakin harus memiliki jiwa leadership,” papar Fadli. Lanjutnya, acara ini menjadi langkah stimulus untuk menggelar tournament menembak yang lebih besar lagi. Fadli, juga mengatakan dalam hal menembak harus memprediksi angin serta harus mempunyai kelembutan dalam menarik pelatuk. “Peluru itu tidak lurus, melengkung. Dan sangat bergantung arahnya kepada angin karena peluru itu ringan. Olahraga ini, masuk dalam olahraga halus, membutuhkan sensitifitas kelembutan dalam menarik pelatuk,” ungkapnya. Sementara, Ketua Perbakin Tangsel, Kombes Pol Udung Darmasukana mengatakan, ajang ini untuk yang pertama kali dan masih berjalan perlahan. Namun, dengan adanya ajang ini, Perbakin Tangsel dapat menjaring atlet menembak. Dan juga, dapat mempersiapkan atlet menembak ke ajang PON maupun Porprov. “Kapolres Cup ini untuk pertama kali, masih berjalan terbata bata. Open Shooting Tournament ini dalam rangka penjaringan atlet menembak. Ditambah untuk mempersiapkan para atlet menuju Porprov dan PON dalam menyabet emas. Ada juga Kejurda dan setelah ini Walikota Cup untuk kejurnas,” jelas Udung. (pah/adt)

Pemilik Tempat Rencanakan Permanenkan Fasilitas Olahraga Menembak di Lapangan Al Zahra

Lapangan olahraga menembak di sekolah Al-Zahra yang akan dicanangkan untuk menjadi lapangan menembak permanen

Tak adanya lahan atau fasilitas yang menunjang untuk olahraga menembak, membuat pemerintah harus putar otak untuk bisa mengembangkan olahraga menembak. Berlangsungnya Kapolres Tangsel Cup Open Shooting Tournament 2017 di Lapangan SMP Al Zahra bisa menjadi titik temu mengenai fasilitas. Pembina Perbakin Tangsel, Adi Sunaryo yang lebih akrab di panggil H Yoyok mengatakan, akan mempermanenkan fasilitas atau lapangan tembak yang bertempat di Sekolah Al Zahra Pamulang. “Saya berharap ada hasilnya dari ajang ini. Saya melihat dan fasilifas ini akan kami permanenkan serta saya bikin yang bagus. Maka dari itu, kami masih menunggu perijinian,” terang H Yoyok kepada nysnmedia.com. Keinginan di permanenkannya lapangan tembak di Sekolah Al Zahra mendapat perhatian dari Ketua CSR Tangsel, Ali Samson Pane. Pada kesempatan itu Pane mengatakan, akan mendukung niatan baik untuk bisa memiliki lapangan tembak permanen di Tangsel. “Kita akan mendukung dengan niatan baik ini, kita sudah duduk dengan Dispora. Mudah mudahan, hasilnya bisa disampaikan ke Walikota agar nantinya kita undang pengusaha-pengusaha untuk meningkatkan Kota Tangsel dalam bidang peningkatan sarana olahraga,” tutur Pane. Pane juga menambahkan, bahwa sudah seharusnya Tangsel mempunyai sport center. Nantinya, jika terdapat event-event besar tidak menggangu pengguna jalan yang melintas dan membuat macet.tutupnya (pah/adt)

Tim Jabar Mendominasi Kemenangan Renang Popnas 2017

Kemenangan didominasi Tim Jawa Barat (Jabar) pada hari kedua dalam cabang olahraga renang Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS) XIV / 2017 di Kolam Renang Jatidiri Semarang. Menurut lansiran dari Kompas.com (17/09/2017), Jabar meraih 4 medali emas yang disumbang oleh nama-nama berikut: Pertama, Athalarik Maulidio di nomor 1500 meter gaya bebas putra dengan catatan 16 menit 32,31 detik. Kedua, Azel Zelmi juga meraih emas di nomor  50 meter gaya kupu-kupu putra dengan waktu 25,93 detik. Ketiga, pada nomor 200 meter gaya ganti perorangan putra, emas diraih Erick Ahmad Fathoni (Jabar) dengan catatan 2 menit 08,63 detik. Keempat,  Farel Armandio Tangkas di nomor 200 meter gaya punggung putra dengan waktu 2 menit 07,81 detik. Sedangkan untuk Perak oleh Joe Aditya (DKI) 16 menit 40,26. Kemudian, Medali perak dari Daniel Setyawan (DKI) 2 menit 09,86 detik dan Di renang nomor 50 meter Perak diperoleh Angel Gabriel Yus (DKI) 29,07 detik. Perolehan perunggu pertama, Rashief Amila Yaqin (Jabar) 16 menit 44,94 detik. Kedua, Dwiki Anugrah (DKI) 2 menit 11,23 detik. Ketiga, Perunggu Danandra Indra (DKI) 26,55 detik dan Keempat, di nomor 800 meter gaya bebas putri perunggu Prada Hanan Farmadini (Jabar) 9 menit 43,21 detik. Dengan demikian, di klasemen umum Jabar memperoleh dengan raihan 5 emas, 3 perak, 4 perunggu.

Kevin/Marcus Sukses Singkirkan Lawan Kuatnya dan Melaju ke Final Japan Open Super Series 2017

Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon Lolos ke Final Japan Open Super Series 2017 (Dok. PBSI)

SemiFinal Japan Open Super Series 2017 yang berlangsung di Tokyo Metropolitan Gymnasium pada Sabtu (23/9) kemarin menjadi kesuksesan besar yang di raih pasangan ganda putra, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon. Pasalnya pada Pertandingan ini Kevin/Marcus akhirnya bisa mengalahkan lawan kuat mereka asal Denmark, Mathias Boe/Carsten Mogensen, dua game langsung dengan perolehan skor 21-15 dan 21-14. Dengan begitu Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon sukses melaju ke babak final Japan Open Super Series 2017. Rekor pertemuan mereka mencatat, Kevin/Marcus tertinggal 1-4 dari Boe/Mogensen. Keduanya bahkan kalah di tiga pertemuan terakhirnya. Kekalahan terakhir terjadi pada final ajang Korea Open Super Series 2017 pekan lalu. Setelah merebut kemenangan, Herry Iman Pierngadi yang merupakan pelatih ganda putra mengatakan bahwa hal ini tidak terlepas dari penerapan strategi baru oleh Kevin/Marcus. Herry mengaku banyak mempelajari permainan Boe/Mogensen dari laga terakhir mereka di Korea. Beruntung rupanya, strategi tersebut bisa berjalan dengan sukses dan membuahkan kemenangan. “Belajar dari kekalahan Kevin/Marcus kemarin di Korea, saya amati dan pelajari, ada beberapa strategi baru yang harus kami terapkan hari ini. Ternyata Kevin/Marcus juga bisa menjalankan dengan bagus. Kemudian dari lawan juga dari segi kekuatan otot sudah lebih menurun. Sementara Kevin/Marcus sudah lebih segar dibanding di Korea kemarin,” ujar Herry yang dilansir dari badmintonindonesia.org. Selanjutnya di babak final, Kevin/Marcus akan berhadapan dengan pasangan Jepang, Takuto Inoue/Yuki Kaneko. Herry pun sudah mempersiapkan strategi lain, agar Kevin/Marcus bisa mengungguli pertandingan dan merebut gelar juara. “Namanya final, segala kemungkinan bisa terjadi. Peluangnya fifty-fifty. Tapi ada nilai plusnya mungkin buat Kevin/Marcus, karena ini kan levelnya super series, Jepang tampil sebagai tuan rumah, pasti tekanannya lebih tinggi buat lawan,” kata Herry. “Ada beberapa pukulan-pukulan mereka memang yang perlu diantisipasi. Terutama mungkin pemainnya yang kidal, karena depannya dia cukup bagus,” pungkasnya.

Indonesia Sabet Empat Gelar di Singapura International Series 2017

Ganda Campuran: Andika Ramadiansyah/Mychelle Chrystine Bandaso (Dok: PBSI)

Tim bulu tangkis Indonesia berhasil menyabet empat gelar di Singapura International Series 2017 yang berlangsung di Singapore Badminton Hall, Sabtu 23 September 2017. Empat gelar berhasil dikoleksi Tim Merah Putih pada turnamen tersebut. Di kutip dari badmintonindonesia.org, Empat gelar itu didapat dari nomor ganda campuran, tunggal putri, ganda putri dan ganda putra. Satu gelar yang lepas dari genggaman Indonesia ialah dari sektor tunggal putra, yang dikuasai oleh tuan rumah lewat pertandingan All-Singapore Final. Pada pertandingan ganda campuran, gelar Indonesia menjadi milik pasangan pelatnas Andika Ramadiansyah/Mychelle Chrystine Bandaso. Tak di sangka pasangan non unggulan itu berhasil menjadi juara usai mengalahkan ganda Campuran asal Hong Kong, Chang Tak Ching/Ng Wing Yung dengan perolehan skor 21-16 dan 21-18. Pada pertandingan tunggal putri menjadi milik Ruselli Hartawan setelah melalui partai pertandingan panjang dan menciptakan kejutan. Unggulan tujuh tersebut menaklukkan peraih emas SEA Games 2017, Goh Jin Wei asal Malaysia dengan rubber set 21-13, 10-21, 21-19. Sementara Dua gelar lainnya diperoleh melalui “perang saudara” pada sektor ganda putri dan ganda putra. Gelar ganda putri yang memainkan All-Indonesian Final berhasil dimiliki Nisak Puji Lestari/Rahmadhani Hastiyanti Putri. Pasangan baru dari pelatnas itu keluar sebagai juara usai menaklukkan Tania Oktaviani Kusumah/Vania Arianti Sukoco dengan skor 21-19 dan 26-24. Sedang ganda putra yang juga mempertandingkan All-Indonesian Final dimenangkan oleh Kenas Adi Haryanto/Moh Reza Pahlevin Isfahani yang mengalahkan Akbar Bintang Cahyono/Giovani Dicky Oktavan. Unggulan satu itu menang dua set langsung dengan skor 21-18 dan 21-18. Sementara satu gelar yang direbutkan tuan rumah lewat “Perang saudara” pada pertandingan tunggal putra. Pada Akhirnya gelar juara menjadi milik Kean Yew Loh setelah mengalahkan Ng Zin Rei Ryan dengan skor 21-15 dan 21-15.

Ingin Populerkan Olahraga Handball, Coach Albara Yakin Olahraga Ini Dapat Diterima Masyarakat

coach-albara-handball

Olahraga handball sekarang banyak di minati oleh kaum muda dan anak-anak kecil. Dengan ukuran lapangan sepak bola mini, membuat permainan ini cukup mudah untuk di populerkan di tiap sekolah. Pemain handball 1 tim terdiri dari 7 orang dan gaya permainan kebalikan dari permainan sepak bola, jika sepak bola bermain dengan mengunakan kaki, permainan ini cenderung mengunakan tangan. Di tanah air masih banyak daerah yang belum mengenal dengan olahraga ini. Seperti yang di katakan oleh coach muda yang bernama panjang Albara Mahatma Nasri yang sering di panggil coach Albara. Selain aktifitas seorang guru olahraga di berbagai tingkat sekolah, ia juga aktif menjadi pengurus cabang ABTI OKU (Asosiasi Bola Tangan Indonesia Kabupaten OKU) yang terbentuk pada tahun 2015 lalu. “Saya termotivasi untuk mengembangkan olahraga ini karena olahraga handball ini baru lahir dua tahun ini di kabupaten OKU, Sumatera Selatan, jadi harapan saya semoga handball ini dapat berkembang dan di terima oleh masyarakat,”papar coach albara. Untuk markas latihan tim coach Albara berlokasi di lapangan SMAN 6 OKU Desa Semanding Kec. Pengandonan Kab. Ogan Komering Ulu. Atas keterampilanya dalam melatih, coach 24 tahun ini mendapatkan sertifikat lisensi kepelatihan nasional “B” dari ketua umum ABTI (Asosiasi Bola Tangan Indonesia Kabupaten OKU) bapak Ir.Ramawala. Ia bertekad membangun generasi muda kabupaten ogan komering ulu (OKU) dalam berolahraga, dan perlahan mengenalkan handball kepada masyarakat melalui bidang olahraga dan pendidikan. Dalam kompetisi eksebisi handball junior Kabupaten OKU, telah di selengarakan di GOR Baturaja,Sumatera Selatan,Kemarin (26/2/17). Coach Albara dan timnya berhasil menyabet 4 piala sekaligus di dalam kompetisi tersebut di antaranya. Juara tingkat SMA : 1. Piala juara 1 SMA N 06 OKU (putra) Juara tingkat SMP : 1. Piala juara 1 SMP 4 N OKU (putra) 2. Piala juara 1 SMP N 28 OKU (putra) 3. Piala juara 1 SMP N 4 OKU (putri) Dan hingga saat ini tim U-16 dari SMAN 6 OKU, tengah berlatih untuk persiapan kompetisi tingkat provinsi yang akan di adakan bulan oktober di Palembang mendatang.(mrd/adt)

Berkat Kiper Jadi Striker, Tim Jateng Maju ke Semifinal Popnas 2017

Tim sepak bola Jawa Tengah (Jateng) melaju ke semifinal Popnas 2017 setelah gol tunggal dari Sang Kiper Rakasurya Handika diciptakan. Jateng Menang dengan skor 1-0 di Stadion Citarum, Sabtu (16/9/2017). Menurut lansiran dari tribunjateng.com (17/09/2017), Raka, penjaga gawang tim tersebut, diturunkan pelatih Jateng di menit 64 untuk menggantikan striker, Ardigo Prasetyo. Hal tersebut dilakukan, karena skuat Jateng kekurangan pemain pengganti. Akhirnya, hanya ada satu pemain pengganti. Asisten Pelatih Tim Jateng, Andreas Tri Widagdo menjelaskan Raka sudah pernah coba dimainkan sebagai striker saat laga penyisihan grup melawan Maluku Utara. Menurut dia, Raka cukup bisa diandalkan sebagai striker pengganti.

Gulat Popnas 2017 Ternyata Menyimpan Cerita Unik Mengenai Sepasang Atlet Yang Merupakan Kakak-Adik

Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) 2017 digelar di Jawa Tengah. Pada gelaran nasional itu terdapat 21 cabang olahraga (cabor) dan empat cabor eksebisi yang akan digelar. Diantara 21 cabor, ada sepenggal kisah unik dari cabor gulat, yaitu atlet gulat yang siap bertanding rupanya ada yang sepersaudaraan (kakak-adik). Menurut lansiran Tribunjateng.com, dalam cabor gulat, ada kakak-adik bersaudara yang mengikuti Popnas 2017. Mereka bersama satu orang atlet gulat lain asal brebes akan siap bertanding. Ketiga atlet tersebut yakni Tegar Arya Wibisono, Justra Aditya dan Bagas Widianto. Aditya dan Bagas inilah si kakak- adik bersaudara dalam Popnas. Pendamping ketiga atlet gulat asal Brebes, Soewarko mengatakan Bagas dan Adit merupakan kakak adik di SMK NU 3 Larangan, Brebes. Bagas pernah meraih juara 1 Kejurda Remaja 2017, juara 2 Kejurda Yunior 2017, juara 1 Kejurda Remaja 2016, dan juara 1 Kejurda Yunior 2016. Sedangkan Aditya, pernah meraih juara 2 Kejurda Remaja 2017, dan juara 2 Indonesia Open 2016.