Ingin Populerkan Olahraga Handball, Coach Albara Yakin Olahraga Ini Dapat Diterima Masyarakat

coach-albara-handball

Olahraga handball sekarang banyak di minati oleh kaum muda dan anak-anak kecil. Dengan ukuran lapangan sepak bola mini, membuat permainan ini cukup mudah untuk di populerkan di tiap sekolah. Pemain handball 1 tim terdiri dari 7 orang dan gaya permainan kebalikan dari permainan sepak bola, jika sepak bola bermain dengan mengunakan kaki, permainan ini cenderung mengunakan tangan. Di tanah air masih banyak daerah yang belum mengenal dengan olahraga ini. Seperti yang di katakan oleh coach muda yang bernama panjang Albara Mahatma Nasri yang sering di panggil coach Albara. Selain aktifitas seorang guru olahraga di berbagai tingkat sekolah, ia juga aktif menjadi pengurus cabang ABTI OKU (Asosiasi Bola Tangan Indonesia Kabupaten OKU) yang terbentuk pada tahun 2015 lalu. “Saya termotivasi untuk mengembangkan olahraga ini karena olahraga handball ini baru lahir dua tahun ini di kabupaten OKU, Sumatera Selatan, jadi harapan saya semoga handball ini dapat berkembang dan di terima oleh masyarakat,”papar coach albara. Untuk markas latihan tim coach Albara berlokasi di lapangan SMAN 6 OKU Desa Semanding Kec. Pengandonan Kab. Ogan Komering Ulu. Atas keterampilanya dalam melatih, coach 24 tahun ini mendapatkan sertifikat lisensi kepelatihan nasional “B” dari ketua umum ABTI (Asosiasi Bola Tangan Indonesia Kabupaten OKU) bapak Ir.Ramawala. Ia bertekad membangun generasi muda kabupaten ogan komering ulu (OKU) dalam berolahraga, dan perlahan mengenalkan handball kepada masyarakat melalui bidang olahraga dan pendidikan. Dalam kompetisi eksebisi handball junior Kabupaten OKU, telah di selengarakan di GOR Baturaja,Sumatera Selatan,Kemarin (26/2/17). Coach Albara dan timnya berhasil menyabet 4 piala sekaligus di dalam kompetisi tersebut di antaranya. Juara tingkat SMA : 1. Piala juara 1 SMA N 06 OKU (putra) Juara tingkat SMP : 1. Piala juara 1 SMP 4 N OKU (putra) 2. Piala juara 1 SMP N 28 OKU (putra) 3. Piala juara 1 SMP N 4 OKU (putri) Dan hingga saat ini tim U-16 dari SMAN 6 OKU, tengah berlatih untuk persiapan kompetisi tingkat provinsi yang akan di adakan bulan oktober di Palembang mendatang.(mrd/adt)

Sediakan Kelas Olahraga Bagi Atlet Prestasi, SMPN 1 Tangsel Siap Cetak Bibit Jawara

SMPN-1-Tangsel

Mungkin, banyak yang mendengar jika ingin masuk atau mendaftar ke sekolah maupun universitas ada yang menempuh jalur prestasi bagi atlet-atlet olahraga. Ini yang di terapkan juga oleh SMP Negeri 1 Tangsel sudah lama secara rutin. Setidaknya, ratusan pendaftar ingin menempuh melalui jalur prestasi. Namun biasanya, mereka terlebih dahulu dan harus melalui tahapan tes yang telah disiapkan oleh pihak sekolah. Wakil Kepala Bagian Kesiswaan SMPN 1 Tangsel, Heliana mengatakan, setiap tahun menjaring sedikitnya 32 siswa prestasi di bidang olahraga. “Sekarang ada sekitar 126 siswa prestasi. Tiap kelas ada 32 siswa dari kelas 7, 8 dan 9,” ucap Heliana atau yang biasa disapa Eli. Lebih lanjut, para siswa berprestasi ini memiliki jam khusus untuk berolahraga ketika pulang sekolah. Mereka akan di tentukan jadwalnya sesuai dengan intruksi pelatih, lantaran terdapat atlet prestasi dari cabang olahraga tinju, futsal, taekwondo, karate, voli, bulutangkis, atletik dan pencak silat. “Yang paling menonjol itu ada atlet tinju, karate dan taekwondo karena sudah sampai level yang atas. Saya harap, atlet yang lain bisa terus berlatih dengan giat dan meraih prestasi yang gemilang. Tak lupa, kami terus melakukan pembibitan,” tambahnya. Beberapa alumni SMPN 1 Tangsel pun, saat ini tengah mengikuti Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS) XIV di Semarang, Jawa Tengah. Untuk fasilitas sekolahnya, Eli masih memiliki harapan, menginginkan lapangan futsal yang lebih baik dan juga luas. Menurutnya, dengan begitu para atlet bisa maksimal dalam berlatih. “Sebenarnya sudah ada dua lapangan yang tersedia. Namun, lapangan yang satu belum bisa dipakai meski mempunyai lahan yang luas. Untuk sarana dan prasarana, kami banyak terbantu oleh pengertian orangtua. Kami memang menyediakan perlatan latihan, karena jumlah atlet banyak. Para atlet prestasi membawa perlengkapan sendiri dan orangtua disini sangat mengerti,” papar Eli. (pah/adt)

Terganggu Kesiapan, DKI Jakarta Targetkan 8 Emas Cabor Renang di POPNAS XIV

Suasana_time_trial_renang_di_GOR_Soemantri_Brodjonegoro,_Kuningan,_Jakarta

Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS) adalah kegiatan olahraga multi event yang merupakan titik kulminasi pembinaan olahraga pelajar di Indonesia. Sejak pertama kali dilaksanakan pada tahun 1989 di DKI Jakarta, kemudian secara rutin dilaksanakan setiap dua tahun sekali, pada tahun 1997 Jawa Tengah pernah menjadi Tuan Rumah Penyelenggaran POPNAS IV dan di tahun 2017 Provinsi Jawa Tengah ditunjuk kembali sebagai Tuan Rumah POPNAS XIV tepatnya di Semarang, Jawa Tengah. Sebanyak 5567 atlet dari 34 Provinsi, sudah unjuk gigi dalam ajang dua tahunan ini sejak (11/9) lalu dan akan berkahir pada (21/9). Provinsi DKI Jakarta sendiri terlihat mendominasi dalam perolehan medali dengan mengumpulkan 53 emas, 40 perak dan 42 perunggu. Diikuti, Jawa Barat dengan perolehan 46 emas, 41 perak dan 50 perunggu. Untuk di Cabang Olahraga (Cabor) renang, dalam perhelatan POPNAS XIV 2017 kontingen DKI Jakarta pun, mengalami kendala dalam hal persiapan. Pengurus Besar Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PB PRSI) DKI Jakarta, Felix Sutanto mengatakan, bahwa persiapan untuk POPNAS XIV tidak maksimal. “Atlet kami banyak yang di pelatnas juga dan sempat juga ikut di Sea Games kemarin di Malaysia, jadi persiapannya bisa dibilang persiapan kita kecolongan,” ucap Felix ketika di konfirmasi nysnmedia.com melalui telfon selulernya. DKI Jakarta mengirimkan 20 atlet untuk cabor renang dan menurunkan atlet lapis satu dan dua. Felix sendiri mengaku, bahwa peta kekuatan POPNAS XIV di cabor renang kali ini cukup merata. “Kalau kekuatan cukup merata. Terlihat Jabar sangat mempersiapkan diri dengan baik. Lapis satu kami yang kelahiran tahun 2000 sangat baik dan yang paling menonjol lapis dua kami atlet kelahiran 2003. Meski, belum bisa mendapat medali, tetapi nantinya akan kami persiapkan untuk POPNAS dua tahun mendatang,” terangnya. Jika tahun lalu, DKI Jakarta sanggup meraih 21 emas. Di POPNAS XIV ini, kontingen DKI Jakarta harus kehilangan 10 emas dan menargetkan setidaknya 8 emas. “Banyak kecolongan, 10 emas hilang. Jadi target kami saat ini, hanya 8 emas. Dan, saat ini sudah mendapatkan 5 emas,” pungkas Felix. (pah/adt)

Walaupun Fasilitas Belum Terpenuhi, Bukan Berarti Tim Voli Pasir Tidak Bisa Berprestasi

voli-pasir

Voli pantai atau voli pasir adalah variasi dari bola voli yang dimainkan di atas pasir. Dua tim yang dipisahkan oleh jaring, dan memukul bola voli menggunakan lengan atau tangan. Aturannya pun tak jauh beda dengan voli indoor, yang membedakan hanya jumlah pemain yang dimainkan, yakni 2 lawan 2. Di Tangsel sendiri, fasilitas untuk voli pasir bisa dikatakan belum terpenuhi. Pengurus PBVSI Tangsel, Momon, ketika dihubungi nysnmedia.com membenarkan bahwa sarana dan prasarana untuk cabang voli pasir masih belum terpenuhi. “Fasilitas di Tangsel masih sangat kurang, apalagi untuk voli pasir kita. Kita tidak punya lapangan untuk berlatih. Kita hanya berlatih di lapangan Indoor,” ucap Momon. Meski fasilitasnya belum terpenuhi dengan baik, bukan berarti para atlet Tangsel kurang berprestasi. Pada ajang Kejurda tingkat Provinsi Banten di Rangkas Bitu, Lebak, Banten, Agustus lalu, atlet voli pasir Tangsel mampu memberikan prestasi gemilang yakni 1 emas. “Tapi, Alhamdulilah, meski minimnya fasilitas yang ada, kami selalu meraih prestasi yang terbaik. Biarpun atlet voli kami latihan di lapangan Indoor. Dan, kita juga berterima kasih kepada para pelatih yang ada di sekolah maupun di klub,” pungkasnya. (pah/adt)

10 Atlet Voli Tangsel Perkuat PON Remaja Banten 2018

Jajaran-pengurus-dan-ketua-umum-PBVSI-Tangsel

PBVSI Tangsel tengah mempersiapkan atlet-atlet untuk mengikuti berbagai kejuaran baik yang digelar tahun 2017 maupun 2018. Setidaknya, ada lima agenda kejuaraan yang akan diikuti oleh atlet-atlet voli Tangsel, baik itu tingkat Kota maupun tingkat Provinsi. Yang paling dekat, atlet-atlet voli Tangsel akan mengikuti Pekan Olahraga Kota (Porkot Tangsel), dan mereka akan membela Kecamatannya masing-masing. “Atlet-atlet saat ini lagi disiapkan untuk kejuaran Gladesa yang merupakan program dari Menpora, Porkot program dari Kota Tangsel, POPDA tahun 2018 untuk pelajar, Porprov 2018 yang insyaallah akan di laksanakan di Kabupaten Tangerang dan PON Remaja program dari KONI Banten,” papar Momon selaku pengurus PBVSI Tangsel kepada reporter nysnmedia.com. Tangsel patut berbangga, 10 atlet voli akan tergabung dalam PON Remaja dan juga 2 pelatih asal Tangsel dipercaya untuk menahkodai PON Remaja Banten. Momon mengakui, ini adalah sebagai prestasi yang membanggakan. Karena terdapat atlet Tangsel yang tergabung di PON Remaja Banten. “Alhamdulillah untuk PON Remaja ini, 8 atlet dari Tangsel tergabung di PON Remaja Banten. Voli indoor putra ada 5 atlet, voli Indoor putri ada 3 atlet dan 2 atlet voli pasir putri,” ucapnya. Berikut nama-nama Atlet yang membela PON Remaja Banten 2018. Voli Indoor Putra 1. Firza Pramudia Mukti 2. Aditya Pandu Wicaksono 3. Ridho Saputra 4. Dimas Ardian Permana 5. Danu Prakasa Voli Indoor Putri 1. Sherena Arabela Chairunisya 2. Syahla Oktaviani 3. Citra Amalia Voli Pasir Putri 1. Sherly Jeane M 2. Shafa Gita M Pelatih Indoor Putra asal Tangsel 1. M Yusuf Pelatih Voli Pasir Putri 1. Agus Supardi Momon pun berharap agar nantinya atlet-atlet Tangsel dapat meraih prestasi yang gemilang, dan mendulang emas. (pah/adt)

Perkembangan Bola Voli di Tangsel Kian Meningkat

pbvsi-tangsel

Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Tangsel semakin bersemangat untuk terus meningkatkan prestasi, dan juga mengembangkan olahraga voli melalui berbagai sistem yang telah di susun secara matang oleh PBVSI Tangsel. Diakui pengurus PBVSI Tangsel, Momon, perkembangan olahraga bola voli terus saja meningkat. Terbukti dengan banyaknya prestasi yang diperoleh dari atlet-atlet Tangsel dari berbagai kejuaraan yang diikuti. “PBVSI Tangsel yang dinahkodai oleh Kapolres Tangsel, AKBP Fadli Widiyanto kini perkembangannya semakin baik. Baik itu voli indor maupun voli pasir. Di bulan Agustus yang lalu di ajang Kejurda tingkat Provinsi Banten, Tangsel berhasil mendapatkan 1 emas voli indoor putra, 1 emas voli pasir dan 1 perunggu voli indoor putri,” terang Momon kepada nysnmedia.com. Dengan koleksi 2 emas dan 1 perunggu, Tangsel berhak atas piala bergilir ketua umum PBVSI Banten. Prestasi ini sangat membanggakan bagi Kota Tangsel. Lanjutnya, pembinaan yang dilakukan melalui klub, sekolah-sekolah dan bekerjasama dengan Dispora Tangsel sudah berjalan dengan baik. “Saat ini klub yang tergabung dengan PBVSI Tangsel cukup banyak. Namun klub yg melakukan pembinaan dan pembibitan berjenjang ada 5 klub yaitu Kabeot, Tunas, Putra Wonogiri, Darusalam, MVC Cirendeu. Dan, sekarang kami melakukan pembinaan disekolah melalui ekstrakulikuler voli. Terbukti bulan Agustus lalu, PBVSI dengan Dispora Tangsel mengadakan kompetisi antar sekolah dan mendapatkan antusias yang sangat baik. Ada 23 sekolah untuk tim putra dan tim putri 13 sekolah dari jenjang SMP/SMA baik negeri ataupun swasta,” pungkasnya. (pah/adt)

Skipping Bisa Membuat Badan Menjadi Lebih Tinggi, Mitos Atau Fakta?

Skipping (lompat tali), siapa yang tidak mengenal latihan gerakan olahraga ini. Latihan skipping dilakukan dengan melakukan lompatan lalu sambil sembari mengayunkan tali skipping secara memutar melewati ujung kepala dan kaki. Yang terpenting dari skipping, lompatan dilakukan secara stabil sehingga kaki tidak mengenai tali. Biasanya jumlah lompatan yang dilakukan itu tergantung dengan kemampuan yang kita bisa. Semakin lama, maka semakin tercapai manfaat yang kita inginkan. Manfaat skipping agar tinggi? Benarkah hal tersebut   Manfaat dari olahraga ini banyak sekali. Salah satunya dikatakan infomanfaat.com adalah untuk meninggikan badan. Terbukti  dengan skipping bisa tinggi karena latihan ini gerakan-gerakan yang dihasilkan stabil serta punya ritme yang tetap. Seluruh bagian tubuh saat melakukan lompat tali akan bergerak secara simultan, terus-menerus, dan hal ini tentu akan memberikan efek positif terhadap pertumbuhan tulang di tubuh kita. Cara Melakukan Skipping Yang Benar Untuk Meninggikan Badan Panduan melakukan cara yang benar dalam skipping amat diperlukan. Walaupun terlihat seperti olahraga yang ringan dan mudah, jangan salah, cara yang salah bisa menghambat tujuan kamu yaitu salah satunya untuk mempunyai badan tinggi semampai. Agar latihan skipping ini bisa berdampak positif secara optimal, sederhananya sebelum melakukan latihan disarankan harus pemanasan untuk menghindari cedera otot.  Kemudian, bagi kamu yang belum terbiasa, seperti pada artikel sebelumnya “menghilangkan rasa malas olahraga”, agar memulai porsi latihan yang ringan saja dulu. Terakhir, setelah melakukan skipping jangan lupa gerakan pendinginan ya. Nah itu tadi tips simple buat kamu. Mau Yang Lebih Detail Mengenai Gerakan Skipping, Apa Dan Berapa Kali Dilakukan? Tenang, lanjut baca ya. Ini dia 5 cara yang benar skipping untuk meninggikan badan buat kamu. Iya, kamu., Latihan skipping diawali dengan pemanasan sebelum ke latihan utama atau skipping yang sesungguhnya. Usahakan 5-15 menit setiap sesi pemanasan. Setelah itu kamu bisa melanjutkan dengan latihan utama. Sesuaikan skipping kamu dengan tinggi badan dengan  cara berdiri sambil menginjak bagian tengah tali dan tarik ujung-ujungnya di samping badan. Setelah itu Pegang erat rope (gagang skipping) dengan posisi lengan atas rapat dengan tubuh dan siku sejajar pinggang. Atau membentuk sudut kurang lebih 450 derajat. Semakin kecil sudut yang kamu buat akan semakin baik. Gerakkan pergelangan tangan untuk memutar rope dan mulailah melompat. Pandangan pun tetap konsentrasi ke depan. Kamu bisa variasikan gerakan skipping, misal lompat dengan kedua kaki maupun  mengangkat satu kaki. Perlu diingat saat melakukan lompatan, tapak kaki menghadap ke bawah dan tidak boleh ke belakang tubuh atau bahkan mencapai pantat. Satu lagi, tips yang perlu diingat, Tidak perlu melompat tinggi saat tali menyentuh lantai. Terpenting setiap lompatan tali itu menyentuh lantai dan berhasil melewati kaki kamu. Usahakan posisi agak jinjit saat mendarat, jangan sampai tumit menyentuh lantai agar  tidak mudah capek dan tidak menimbulkan suara dari sepatu. Fungsinya agar melatih kaki dengan seimbang dan mendapat manfaat dalam meningkatkan koordinasi tubuh serta keseimbangan kamu.  Lakukan skipping di tempat yang nyaman seperti diatas matras atau bila kamu di lapangan, pakailah sepatu olahraga yang bersol tebal sehingga mengurangi tekanan pada tungkai. Cara meningkatkan intensitas latihan skipping, kamu bisa gunakan tali skipping yang lebih pendek dan berat. Tali skipping pendek (namun juga jangan terlalu pendek) akan membuat putaran lebih cepat yang akan membuatmu melompat lebih sering. Untuk kamu masih mencoba, cukup gunakan tali yang ringan saja ya. Happy Skipping … semoga bisa tinggi semampai, ya!

Turnamen Golf South East Asian Amateur Golf Team Championship 2018 Akan di Adakan Di Myanmar

Pidato-pembukaan-Presiden-Golf-Indonesia-Murdaya-Widyawimarta

Turnamen golf South East Asian Amateur Golf Team Championship yang di gelar sejak 5-8 September 2017 di lapangan Gading Raya Padang Paramount, Kabupaten Tangerang berlangsung penuh keakraban antar 12 Negara asia. Presiden Golf Indonesia, Murdaya Widyawimarta mengatakan bahwa biasanya moment rutin ini selalu di tanggung oleh negara, tetapi kali ini organisasi yang mendanai. “Pada umumnya negara sebagai tuan rumah yang membiayai event penyelenggaraan acara cabang olahraga golf tiap tahunnya. Tapi kali ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, yang mendanai lebih mengarah kepada perkumpulan asosiasi golf ,” pungkas Murdaya Asosiasi Internasional yang sudah berdiri sejak tahun 1961 ini selalu rutin mengadakan kompetisi golf tiap tahunnya. Dan untuk tahun 2018 mendatang turnamen serupa akan kembali digelar di Negara Myanmar sebagai tuan rumah pada golf amateur.(adt)

Menjadi Tuan Rumah Turnamen Golf Untuk Pertama Kali, Ajang Ini Di Manfaatkan Untuk Jalin Persatuan Negara Asia Tenggara

Presiden-Golf-Indonesia-Murdaya-Widyawimarta

Turnamen Golf South East Asian Amateur Golf Team Championship yang telah di gagas oleh South East Asia Confederation erlangsung sejak 5-8 September 2017 di lapangan Gading Raya Padang Paramount Kabupaten Tangerang. Presiden Golf Indonesia, Murdaya Widyawimarta mengatakan kepada nysnmedia.com bahwa moment ini di gunakan untuk menjaga keharmonisan di kalangan para negara Asia Tenggara. “South East Asia confederation merupakan tempat berkumpulnya para muda-mudi, menjadi salah satu organisasi internasional yang mempunyai misi untuk menjalin hubungan kerjasama antar negara Asia Tenggara.” ujar Murdaya Murdaya juga menambahkan bahwa di tahun ini, terpilihnya Indonesia sebagai tuan rumah, Indonesia juga di ikut sertakan dengan terpilihnya ketua umum persatuan golf se-Indonesia untuk menjadi Presiden Asosiasi se Asia Tenggara. “Turnamen Golf South East Asian Amateur Golf Team Championship 2017, kali ini Indonesia menjadi tuan rumah, dan terpilihnya Indonesia sebagai tuan rumah, Indonesia juga di ikut sertakan dengan terpilihnya ketua umum persatuan golf se-Indonesia menjadi Presiden Asosiasi Se-Asia Tenggara.” Selain itu moment ini di gunakan untuk menganalisa dan mengangkat kualitas pemain muda di Indonesia yang belakangan ini tertinggal jauh. “Indonesia terukir dan berhasil mencatat sejarah medali perak dari cabang golf di Tahun ini, dalam kurun 2-3 tahun belakangan ini. Dulu negara asia tertinggal jauh untuk olahraga cabang golf, namun ketika diadakannya kompetisi seperti ini, cabang golf melakukan renovasi yang sangat cepat dan berhasil memberikan prestasi yang lumayan.”tutup Murdaya. (adt/rjl)

Tinjau Lebih Dalam Penamaan Kategori Turnamen Golf South East Asian Amateur Golf Team Championship 2017

piala-kartini-dari-Indonesia

Acara kompetisi golf south east asian amateur golf team championship 2017 yang berlangsung di kawasan pemukiman gading raya padang golf di ikuti oleh 12 negara secara tim, masing-masing perwakilan negaranya membawa para atletnya per-tim. Dalam kejuaraan yang di gelar dibagi menjadi 4 kategori diantaranya menyimpan history atau sejarah dari perwakilan untuk menghormati beberapa negara. Diantaranya Putra, Santi, lalu Lions dan terakhir Kartini untuk putra-puteri yang berumur 16 tahun ke bawah (U -16). Asal usul nama piala kejuaraan, nama Putra diberikan dari Malaysia, Lions dari Singapura, lalu Santi dari Thailand, dan Kartini dari Indonesia. (adt)

Thailand Berhasil Juarai Semua Kategori Turnamen golf South East Asian Amateur Golf Team Championship 2017

Thailand-banyak-menjuarai-turnamen-golf

Dalam olahraga Golf, point yang terendah malah menjadi pemenang. Skor terendah itu punya alasan karena lebih sedikit melakukan pukulan dari start awal terdiri dari beberapa hole ke hole yang lain mengarah ke lobang (hole) dialah yang menjadi juara. Dan Thailand berhasil menjuarai semua kategori turnamen golf South East Asian Amateur Golf Team Championship 2017. Dari perhelatan ajang rutin golf south east asian amateur team championship 2017 yang berlangsung di gading raya padang golf kabupaten Tangerang, Thailand berhasil menang dari semua kategori yaitu Putra Cup Thailand yang berhasil mengumpulkan skor 803, Singapura 812, dan Indonesia dengan 832. Sedangkan dalam kategori Santi Cup Thailand memperoleh skor 546, lalu di susul oleh Indonesia dengan nilai 555, dan juga Malaysia 594. Begitu juga dari Lion City Cup Thailand masih memimpin dengan skor 552, dan Malaysia 566, lalu di susul oleh Indonesia dengan angka 573. Di kategori Kartini Cup Thailand juga memimpin di angka 552 lalu Malaysia 568 dan Indonesia dengan 572. Maka dengan hasil demikian, Thailand berhasil mengambil gelar juara dari tuan rumah Indonesia.(adt)

Begini Komentar David Milne Pelatih Nasional Golf Indonesia Di Ajang Turnamen golf South East Asian Amateur Golf Team Championship 2017

David Milne Pelatih Nasional Indonesia dari Pro Tour Golf College, Connolly Western Australia

Turnamen golf South East Asian Amateur Golf Team Championship 2017 yang di gelar di lapangan gading padang raya golf, kabupaten Tangerang, Banten pada 3 hari berturut turut sejak tanggal 5 September lalu menyimpan catatan penting bagi pelatih nasional golf Indonesia. David Milne Pelatih Nasional Indonesia dari Pro Tour Golf College, Connolly Western Australia mengatakan kepada nysnmedia.com bahwa pada turnamen golf ini atlet Indonesia menjadi pemain termuda, dan ajang seperti ini digunakan untuk pengembangan potensi diri. “Tentu saja, jika kamu lihat kedua tim tersebut, khususnya Singapura. Rata-rata usia mereka adalah 24 tahun. Dan untuk atlet Indonesia usianya sekitar 17,4 tahun. Tim kami lebih muda. Ini adalah kali pertama mereka ( tim indonesia) mengikuti event internasional. Tapi mereka memperlihatkan kalau mereka bisa berkompetisi, khususnya para pemain wanitanya. Kevin (19) , Joey (16), dan Gie (17) Mereka mendapatkan medali perak dan perunggu.”terang David David menambahkan permainan yang tenang dapat mendukung kontrol (emosi) untuk tetap stabil dan berhasil mendapatkan 32 par. “Yang terpenting dalam mendapatkan nilai diturnamen ini, mereka sangat tenang dan luar biasa penampilannya. Dilihat dari nilai utamanya adalah 32 par.  2 tahun yang lalu saat mendapatkan medali perunggu di Sea Games, total nilai lebih dari 19. Kamu tau itu apa? Itu adalah 32,15 shoot berbeda.”Tambah David Pada kesempatan itu David mengakui bahwa tim Thailand memang sangat kuat, tetapi Indonesia siap membuntuti dan akan merebut gelar juara. “Ya, memang kami tidak menang melawan Thailand. Sekarang memang kita mendapat 1 medali perak dan 1 medali perunggu. Tapi mereka (tim Indonesia) tidak tau tentang penilaian. Mereka (tim Indonesia) sangat mampu bersaing. Tapi mereka masih sangat muda, butuh pembuktian. Kami di belakang mereka, harus mendorong mereka, bukan hanya mendorong ke para pemain, tapi juga harus membangun pool nya. Yang terpenting sekarang, kami punya Michaella, di shoot 66, dia mendapat nilai terbaik melawan Thailand hari ini. Patty 67 melawan Thailand urutan kedua terbaik. Kami tidak menang melawan Thailand sebagai tim, tapi lain waktu pasti kami bisa mengalahkan Thailand.”tutup David.(adt)

Ini Dia 8 Atlet Cewek Indonesia yang Prestasinya Bisa Menginspirasi Kita Semua

Setiap manusia bisa meraih prestasi setinggi mungkin, jika ia ingin berusaha dengan maksimal. 8 atlet cewek Indonesia ini, bisa jadi inspirasi untuk kamu karna prestasi yang telah mereka raih. Ini Dia 8 atlet cewek Indonesia yang jadi inspirasi untuk kamu, menurut yang dilansir dari cewekbanget.id: Susi Susanti Siapa yang tidak kenal pemain bulutangkis yang sudah melegenda di Indonesia ini. Puncak kejayaannya saat Ia dapat gelar juara tunggal putri bulutangkis olimpiade Barcelona Spanyol, 1992. Tak hanya itu, emas pertama Indonesia di Olimpiade juga diraihnya, serta juara All England juga loh sebanyak empat kali.  Liliyana Natsir Atlet satu ini juga tak kalah prestasinya dari sang legenda Susi Susanti. Ia telah meraih medali perak olimpiade beijing 2008, tim ganda campuran bersama Nova Widianto. Selain itu, ia juga pernah dapat medali emas di Sea Games 2011 dan di olimpiade Rio De Janeiro 2016 bersama Tontowi Ahmad.  Alexandra Asmasoebrata Sejak usia 12 tahun, pembalap cantik satu ini sudah terjun ke arena balap gokart. Bahkan Andra sampai mendapat rekor Muri sebagai pembalap perempuan pertama Indonesia. Prestasinya saat Oktober 2005, ia berhasil loh dapat pole position kejuaraan seri terakhir 7 dan 8 Formula Campus di Goldenport Motorpark Circuit, Beijing, Tiongkok.  Irene kharisma Sukandar Irene merupakan pecatur kebanggan Indonesia. Dia berlaga di kejuaraan catur tingkat dunia. Hebatnya, ia telah empat kali berturut-turut meraih gelar di Indonesian women’s chess Championship 2006-2010. Dan juga menjadi yang pertama lohh woman grand chess master Indonesia. Dedeh Erawati Atlet lari satu ini prestasinya sudah sangat banyak. Medali kejuaraan ia sabet semua di semua seri. Ia satu-satunya atlet yang 5 kali berturut-turut di undang pada kejuaraan atletik Grand Prix Asia. Elsa Manora Nasution Elsa manora disebut sebagai Ratu renang se Asia Tenggara. Prestasinya antara lain dapat 3 perunggu di Sea Games 1991, 1 emas dan 1 perunggu di Sea Games 1999, serta 1 perak dan perunggu di Sea Games 2003. Lindswell kwok Atlet cantik satu ini adalah atlet Wushu. Dia berhasil menyumbang medali emas pertama di Sea Games 27 di Myanmar. Prestasi lainnya ia telah menyumbang puluhan medali emas dan perak lain. Trio Srikandi Ini adalah julukan bagi tiga pemanah perempuan Indonesia. Mereka itu lilies Handayani, Nurfitriyana Saiman, dan Kusuma Wardhani. Ketiga cewek ini telah mengharumkan nama Indonesia di Olimpiade Seoul 1998. Kini, mereka berhasil meraih medali perak nomor beregu. Berikut adalah 8 atlet cewek Indonesia yang memiliki segudang prestasi yang sudah mengharumkan nama bangsa. Saatnya bagi kamu untuk mengikuti jalur mereka dengan terus berprestasi demi mengharumkan Indonesia di kancah Internasional! Kalau mereka bisa, kenapa kamu gak bisa?

Ini Hasil Akhir Basketball Competition Di Ajang Tahunan Saint john’s School BSD

saint-jhon-juara

Final basket competition high school yang di adakan di Sekolah Saint john’s school BSD Kota Tangerang Selatan telah melahirkan juara baru untuk setiap tingkatan sekolah menengah pertama (SMP) dan menengah atas (SMA). Final tersebut memakan waktu selama dua hari,dari tanggal 30-31 agustus 2017. Selain banyak juara per kategori yang di perebutkan juga waktu yang terbatas karena aktifitas sekolah saint jhon’s school tutup sampai jam 5. Berikut data tim sekolah tingkat SMP dan SMA di Tangerang yang menjadi juara di basketball competition yang di adakan di sekolah Saint john’s school. Kategori tim SMP putra adalah: Juara 1 : Kharisma Bangsa Juara 2 : SPH Lippo Village Juara 3 : SMP Kanaan Dan di kategori tim SMP putri Juara 1 : SPH Lippo Village Juara 2 : Santa Ursula BSD Juara 3 : SMPN 4 Tangerang Selatan Sedangkan kategori tim SMA putri di rebut oleh : Juara 1 : St. John’s Catholic School BSD Juara 2 : SMAN 7 Tangerang Selatan Dan di kategori tim SMA putra adalah : Juara 1 : Kharisma Bangsa Juara 2 : St. John’s Catholic School Juara 3 : SMAN 7 Tangerang Selatan (mrd/adt)

Berhasil Lahirkan Bibit Berbakat, Wakil Ketua IKASI Banten Terus Mengkampanyekan Olahraga Anggar

Widi Dwi Anggono (Tengah) kepala IKASI (Ikatan Olahraga Anggar Seluruh Indonesia).

Olahraga anggar merupakan permainan olahraga aksi yang sudah populer di kalangan anak muda. Prajurit berpedang ala jaman romawi dengan pakaian jubah berbahan besi, anggar menjadi olahraga menggunakan pedang. Sosok Widi Dwi Anggono adalah pelatih, guru, juga mantan atlet nasional dari provinsi Banten. Yang mengenali anggar sejak tahun 2003 yang sekarang berusia 34 tahun. Dan saat ini menjabat sebagai ketua harian IKASI (Ikatan Olahraga Anggar Seluruh Indonesia) Tangsel. Karirnya kepelatihanya berawal dari mengambil jurusan keolahragaan specialist fencing/anggar di universitas negeri jakarta. “Saya kuliah di universitas negeri jakarta dan mengambil jurusan keolahragaan. Juga mengambil specialist di fencing/anggar,”ujar widi. Malang melintang mengajar pelatih anggar ini sempat berpindah pindah. Perjalanan karir melatih anggar bermula dari 2005 di Sekolah ST.Peter School di Kelapa Gading, ST. jhon School, Sinarmas World Academy, dan Nanyang School. Kemudian tahun 2007 ia pindah bekerja ke sekolah-sekolah di BSD Tangerang Selatan dan mengembangkan anggar di seputar Tangsel sampai dengan saat ini, dengan alasan agar lebih mudah memasyarakatkan olahraga anggar melalui sekolah. “Karena saya adalah guru olahraga sehingga memudahkan saya untuk mengembangkan anggar di sekolah tersebut. Salah satu murid anggar saya adalah “derby Romero” (artis kepompong) video klip Tuhan Tolonglah,”papar widi. Berikut peraihan prestasi yang telah diraih sang pelatih baik kejuaraan antar sekolah, pelajar dan PPLP, kejurda Banten, open tournament, sampai kejurnas. 1. ST.John School (114 medali selama 8thn) 2. Sinarmas World Academy (8 medali) Lebih lanjut juga memaparkan kepada nysnmedia.com bahwa kecintaannya terhadap anggar merupakan kebanggaan bagi dirinya. “Kecintaan saya terhadap anggar yang mendorong saya untuk menyisihkan waktu dan tenaga untuk memajukan dan memasyarakatan olahraga ini, hingga rasa bangga bila melihat anak didik kita menjadi juara,”lanjut Widi. Selain itu, atas kecintaanya terhadap olahraga anggar, di foto prawedding dengan sang istri juga mengusung konsep ala anggar. Dan putri cantikya bernama bernama Eunoia Sabela Alessandra juga memiliki arti bagian dari olahraga tersebut. Widi juga menambahakan “Sabela artinya Sabre, salah satu jenis senjata di anggar,”tutup Widi. (mrd/adt)

Tampil Memukau Di Setiap Laganya, Putra Rebut Gelar Jawara Basketball Lintas Sekolah

putra-aji-basket

Putra Aji Asbrani lahir di Sukoharjo 12 Juli 1999, pemain bernomor punggung 8 yang menjadi kapten tim SMAN 22 Jakarta ini memiliki skill memukau dalam permainan basketball yang berlangsung di GOR Soemantri Kuningan, Jakarta (23/08). Ini merupakan ajang baru pertama kali Putra Aji ikut dalam kompetisi dbl Honda. Dengan segudang prestasi dan pengalaman yang di dapatkan sebelum ia ikut kompetisi DBL ini, sangat Wajar bila sang pelatih Thezar Rafirin mempercayai Ban kapten di lenganya. Berikut perolehan juara yang telah di raih oleh Putra Aji Asbrani melalui ajang lintas sekolah: 1. Juara 1 budut cup 2. Juara 1 penabur cup 3. Juara 1 Cijantung cup 4. Juara 1 26 cup 5. Juara 1 104 cup 6. Juara 1 Dos-q cup 7. Juara 1 5 cup 8. Juara 1 80 cup 9. Juara 2 Angkasa1 cup 10. Juara 2 50 cup 11. Juara 2 54 cup 12. Juara 2 8 cup 13. Juara 3 Univ STMT 14. Juara 3 36 cup 15. Juara 3 CC cup Di final kemarin (26/8), Putra Aji kembali sukses dengan membawa tim basketballnya SMAN 22 jakarta merebut piala di kompetisi honda DBL 2017. Selain itu Putra Aji Asbrani sangat berharap Setelah lulus SMA, dapat masuk universitas impiannya dan memajukan basket nasional. “Saya berharap setelah lulus, saya bisa masuk ke universitas yang saya impikan yang tim basketballnya maju, dan bisa punya harapan bermain di IBL,”ujar Putra. Tak sampai di situ saja, setelah usai DBL Jakarta ini ia terpilih masuk tim DKI Jakarta, mewakili kejuaraan nasional di surabaya. Putra juga menambahkan, cita – cita terbesarnya ingin membanggakan orang tua, dan menjadi pemain timnas basket. “Cita cita saya ingin menjadi pemain basket nasional dan membahagiakan orang tua dan orang terdekat saya,”tutup Putra. (mrd/adt)

Keluarga Besar Atlet basket, William Makin Tampil Lebih Percaya Diri

william-basket

Kapten tim basket putra dari SMAN 71 Jakarta, yang bernama lengkap Anthony William Lalisang atau yang akrab di panggil william merupakan salah satu atlet basket nasional yang berasal dari Klub pokeba Jakarta. Pemuda 16 tahun yang lahir di Jakarta 18 desember 2000 ini, mulai masuk kedunia basket sejak ia duduk di bangku kelas empat sekolah dasar. Anak dari bapak Yohanes dan ibu Karin Lalisang, William Mewarisi darah basket dari ibunya, Ibunya Karin Lalisang merupakan mantan atlet basket nasional. “Paman, kakek dan ibu saya seorang atlet, paman mantan atlet basket nasional, kakek mantan atlet tenis nasional sedangkan ibu mantan atlet basket juga,”ujar william. kemarin (26/8) di ajang Honda DBL West Java Series Jakarta, selain sukses membawa timnya menjadi runner up di ajang DBL series 2017, William juga berhasil menyabet nominasi kategori pemain terbaik di DBL Jakarta tahun ini. “Saya tidak menyangka, karena memang tidak ada target kesitu. Saya sama pelatih hanya ingin kasih yang terbaik dan menang setiap game. Karena bermain lepas ngga ada beban Tuhan kasih bonus juga ke saya selain masuk final mendapatkan gelar pemain terbaik,” lanjut william. Kejuaraan yang pernah di ikuti William dan berhasil membuahkan prestasi antara lain: 1. Kejurnas u14 2014 (emas) 2. Kejurnas u16 (emas) 3. Popwil 2016 (emas) 4. Asean school games 2017 (peringkat ke – 4 Runner up and first team dbl Jakarta series 2016) Terakhir, kemarin ia mendapatkan predikat pemain terbaik di DBL 2017, dengan torehan yang ia dapatkan sampai saat ini. Bukan tidak mungkin ia akan terus menciptakan prestasi yang lainya. Mungkin juga akan di boyong ke timnas senior basketball untuk mewakili Indonesia berlaga di tingkat internasional.(mrd/adt)

Inilah Juara Baru Honda DBL Jakarta Series 2017

pemenang-honda-dbl-2

Final basketball Honda DBL Jakarta Series 2017, di GOR Soemantri, kemarin (26/8). Di kategori tim putra mempertemukan SMAN 22 Jakarta melawan SMAN 71 Jakarta, sedangkan untuk tim putri mempertemukan SMAN 8 Jakarta melawan SMAN 3 Jakarta di GOR Soemantri, kemarin (26/8). Menurut pantauan tim nysnmedia.com di lapangan, Kuatnya pertahanan SMAN 8 membuat Valerie dan tim sulit beradu duel di udara. Beberapa kali bola muntahan didekap di tangan pemain SMAN 8. Jual beli serangan terjadi menjelang akhir kuarter pertama, hingga kuarter pertama usai, teladan tertinggal dengan skor 4-9. Pada Kuarter kedua tim kembali melancarkan serangan sengit, kejar – kejaran poin terus terjadi, Valerie sempat memangkas skor jadi 21-17, SMAN 8 unggul Memasuki kuarter ketiga, ketegangan makin menjadi. Teladan masih tertinggal 28-36, maka kemenangan SMAN 8 sangat terasa di depan mata. Dan benar saja hingga akhirnya peluit panjang dibunyikan, SMAN 8 unggul 47-40. Di sektor putra, dua tim dari Jakarta Timur bertemu. SMAN 71 kali pertama melawan SMAN 22 di ajang Honda DBL DKI Jakarta Series. Meski begitu, keduanya langsung bermain dengan agresif dan sportif. Arahan pelatih Tezara dapat diserap para pemain, SMAN 22 yang belum mencetak poin mengambil time out. Riverside menunjukkan kemampuannya. SMAN 22 memimpin dengan skor 17-15. Kuarter kedua dan ketiga menjadi ajang jual beli serangan kedua tim yang sama-sama mengandalkan sang kapten. Anthony sukses melakukan tembakan. Tak mau poinnya dikejar, Putra melakukan percobaan three point shoot dan berhasil. Hingga kuarter ke empat, Buzzer berbunyi, skor 58-55 membuat gelar juara untuk kali pertama diraih SMAN 22 Jakarta. (mrd/adt)

Berhasil Kalahkan Sang Juara Bertahan Kompetisi DBL, Addy Mulyadi Optimis Raih Kemenangan

pelatih-SMAN-71

Lanjutan final honda DBL west Java Series 2017 di GOR Soemantri, Kuningan, Jakarta(26/8), Anak asuh Addy Mulyadi kembali terkena kutukan untuk yang ketiga kalinya. Setelah tim putri mereka SMAN 71 jakarta yang pada kompetisi DBL tahun 2015 berhasil menjadi runner up, kini harus kandas saat laga pertama mereka melawan sman 34 jakarta pada babak penyisihan grup dengan skor 27 – 18. “Di kompetisi tahun 2015 lalu tim putri kita menjadi runner up, tahun kemarin giliran tim putra yang masuk runner up, tahun ini kita pasti bisa pasti bisa juara,”ujar coach Addy. Berbeda dengan tim putrinya yang harus tersingkir di babak penyisihan grup, Tim putra yang di gawanginya berhasil melaju ke babak final dengan mudah. Terbukti mereka bisa menyingkirkan lawan dengan skor telak. Selain itu, Pelatih SMAN 71 Jakarta addy Mulyadi mengaku sangat bangga timnya melaju ke babak final setelah mengalahkan sang juara bertahan kompetisi DBL yaitu SMAN 3 Jakarta. Pada babak perempat final melawan SMAN 3 Jakarta merupakan ajang balas dendam DBL tahun 2016 kemarin. Pasalnya mereka harus memupuskan harapan menjadi juara ke tangan SMAN 3 Jakarta. “Kita sudah mendapat pelajaran di tahun 2016 kemarin, dan kita sudah mengalahkan sang juara bertahan,” lanjut Addy. Berikut hasil sementara laga yang di lakoni SMAN 71 jakarta. SMAN 6 JAKARTA VS SMAN 71 JAKARTA ( 15 – 29 ) SMA BUKIT SION JAKARTA VS SMAN 71 JAKARTA ( 28 – 32 ) SMAN 71 JAKARTA VS SMAN 3 JAKARTA ( 26 – 20 ) SMAN 71 Jakarta VS SMA VIANNEY ( 47 – 29 ) SMAN 22 Jakarta VS SMAN 71 Jakarta ( 47 – 40 ). (mrd/adt)

Belum Genap 2 Tahun Mendalami Olahraga Panahan, Alda Ayu Amirah Lubah Sukses Torehkan Prestasi

alda-panahan

Olahraga panahan termasuk olahraga ketangkasan pemain, olahraga panahan juga sering dianggap sebagai olahraga statis, namun atlet pemanah atau pemanah kompetitif benar-benar membutuhkan sejumlah besar kekuatan, ketahanan, dan fokus untuk tampil optimal. Atlet cilik Alda Ayu Amirah Lubah, yang lahir di Pamulang, pada tanggal 18 Juli 2006 ini merupakan atlet panahan berprestasi berdarah campuran Poso – Betawi. Dia adalah anak bungsu dari 2 bersaudara dari pasangan Agam Pamungkas yang tak lain adalah mantan ketua DKTS (Dewan Kesenian Tangerang Selatan) dan Irawati. Berikut kejuaraan nasional yang pernah di ikuti Ayu ini, antara lain: Tangsel Archery Championship Cup, 2016-2017 – (Silver Medalion) Porseni Siswa Tangsel, Mei 2016 – (Gold Medalion) SDIT Al Azkar Chup 1 dan 2 – ( Silver Medalion) Tangsel Open Tournament, BSD 12 Juni 2017 – ( Gold Medalion) Indonesia Memanah 2, TMII,15-18 Desember 2016 – (Silver Medalion) PORSIQU JSIT Indonesia 2017, Jakarta 1-5 Mei 2017 Panahan Beregu Putri – (Delapan Besar) Banten Archery Open Tournamen, Serang, 18 Maret 2017 – ( Gold Medalion) Alda Ayu Amirah Lubah mulai menekuni olahraga panahan sejak ia masih berusia 10 Tahun. Berasal dari Tangsel Archery Club (tempat olahraga panahan) di bawah besutan pelatih Dandy, Ayu sukses mempersembahkan banyak prestasi. Selain olahraga panahan, Siswi cantik duduk di kelas 6 Damascus, SDIT Al Azkar Pamulang, ternyata mempunyai hobi mendengarkan musik, ia juga suka dengan menggambar untuk mengisi waktu senggang,” tutupnya.(mrd/adt)