Gol Telat Rafly dan Egy Berhasil Tumbangkan Kamboja U-19

egy-pemain-timnas-U-19

Garuda Nusantara berhasil mengalahkan Kamboja U-19 dengan skor 2-0 di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Rabu (4/10). Meski mampu mendominasi pertandingan, anak asuh Indra Sjafri ini baru bisa mencetak gol di babak kedua. Jalannya pertandingan di babak pertama berjalan monoton. Egy Cs tidak bisa menembus pertahanan Kamboja. Dan juga, Garuda Nusantara bermain condong egois ingin melewati lawan yang hasilnya malah kehilangan bola. Egy Maulana sempat mendapatkan peluang, tetapi tendangan placing kaki kirinya masih melebar di kanan gawang kiper Kamboja. Kiper timnas U-19 Indonesia, Gianluca Pagliuca Rossy, sempat melakukan blunder dengan kontrol yang tidak sempurna pada menit ke-24. Beruntung, bola liar masih bisa disapu Nur Hidayat. Melihat banyak kekurangan di lini tengah dan sayap, Syahrian Abimanyu dan Rifad Marasabessy dimasukkan pada menit ke-41 untuk menggantikan Asnawi Mangkualam dan Dedi Tri. Namun, usaha ini belum membuahkan hasil skor tetap kacamata 0-0 hingga turun minum. Di babak kedua, putra asal Tangsel M Ralfi Mursalim akhirnya berhasil memecah kebuntuan timnas U-19 Indonesia pada menit ke-87. Gol tersebut tercipta lewat tendangan kaki kiri kerasnya jarak jauh yang tak bisa di halau kiper Kamboja U-19 Chea Vansak. Gol Rafly menjadikan pelecut semangat Garuda Nusantara. Hasilnya, Egy yang mampu mengecoh penjaga gawang Chea Vansak, dengan mudah menyarangkan bola ke gawang. Skor berubah menjadi 2-0 di menit 89. Indonesia sebenarnya mendapatkan tendangan penalti pada menit 91. Sayangnya, pemain Persela Lamongan Saddil Ramdani gagal mengeksekusi penalti itu dengan baik.   Pada akhir laga, Kamboja harus bermain dengan 10 orang setelah pemainnya mendapat kartu merah. Laga pun berakhir untuk kemenangan Indonesia dengan skor 2-0. Pelatih Kamboja, Kazuniri Inoue mengakui keunggulan anak asuh Indra Sjafri. Namun, Kazuniri menjelaskan anak asuhnya tak bermain baik karena kelelahan. “Indonesia bermain bagus. Mereka lama menguasai bola dengan baik, sedangkan pemain kami mengalami kelelahan. Permainan bagus, dari Indonesia,” ucap Kazuniri selepas pertandingan. Sementara itu, kapten Kamboja U-19 Teat Kimheng mengatakan dalam press conference, menurut Teat, timnya banyak melalukan kesalahan baik itu dari passing dan control bola. “Kami banyak melakukan kesalahan. Tapi, dari uji coba ini kami dapat belajar dari kesalah dan akan lebih baik lagi,” tuturnya kepada awak media. Sementara itu di tempat yang sama, pelatih Indonesia U-19 Indra Sjafri sudah memprediksi tim Kamboja akan bermain banyak bertahan. Indra pun, mengakui bahwa pertahanan Kamboja menyulitkan anak-anak Indonesia. “Kita memprediski Kamboja berikan kesulitan, mereka sangat paham tim Indonesia. Mereka defense dengan baik. Namun, setelah ketinggalan mereka mencoba keluar bermain dan mampu dimaksimalkan menjadi gol,” papar Indra. Egy pencetak gol kedua pun, sangat susah untuk membongkar pertahanan Kamboja. Namun, dengan kesabarannya berhasil menang dengan skor 2-0. “Awalnya agak susah bongkar defense Kamboja, meski ada beberapa peluang kurang. Mereka ingin bermain seri melawan kami, pas gol pertama mereka hilang fokus dan keluar menyerang. Hasilnya malah kecolongan lagi,” papar Egy yang mendapatkan julukan Messinya Indonesia. (pah/adt)

Suporter Indonesia Keluhkan Laga Indonesia U-19 vs Thailand

supporter-indonesia

Timnas U-19 berhasil menang melawan Kamboja U-19 dengan skor 2-0 di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Rabu (4/10). Laga Indonesia U-19 selanjutnya akan melawan Thailand. Setelah melawan Kamboja U-19, Garuda Nusantara dijadwalkan akan melakukan uji coba kembali melawan Thailand U-19 di Stadion Wibawa Mukti, Minggu (8/10) mendatang. Namun, para suporter Indonesia banyak yang mengeluhkan laga uji coba kedua timnas U-19 di helat di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang. Salah satu suporter timnas Indonesia, Aris mengaku, sangat keberatan jika harus laga Indonesia U-19 vs Thailand U-19 dimainkan di Stadion Wibawa Mukti. “Saya selalu datang setiap Indonesia main. Tapi, kalau di Wibawa Mukti lebih baik di Patriot mas, akses lebih mudah,” ujar Aris. Lanjutnya, jika di mainkan di Patriot akses menuju stadion lebih mudah. Sedangkan, untuk di Wibawa Mukti akses menuju stadion sangat sulit. “Disana susah mas, aksesnya. Jauh dari mana-mana. Ongkosnya pun mahal, saya bisa pulang pergi habis Rp 200ribu. Belum beli tiketnya dan juga jarak pandangnya di Wibawa Mukti terlalu jauh,” tambahnya. (pah/adt)

Indra Sjafri: Promosi Degradasi Pemain Masih Terus Dilakukan

timnas-u-19-idn

Setelah menumbangkan Kamboja U-19 dengan skor 2-0, anak asuhan Indra Sjafri akan ditantang tim kuat Thailand U-19, Minggu (8/10) mendatang di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang. Indra mengatakan, dua laga uji coba ini sangat penting untuk mencari format pas dan pemain yang pas untuk mempersiapkan diri di Piala Asia 2018 mendatang. “Kami ingin mencari format yang pas dan pemain pas. Makanga, kita setiap uji coba meminta minimal pergantian lebih dari enam. Laga uji coba harus mendapat momen fisikis dan taktikal,” ucap Indra. Di setiap latihannya, Indra Sjafri selalu mengatakan kepada pemainnya bahwa selama belum menemukan komposisi yang pas sistem degdradasi dan promosi pemain masih akan terus berlangsung. “Saya bilang ke pemain, promosi degradasi masih tetap ada,” pukasnya. Dalam uji coba melawan Kamboja U-19, Indra menganggap semua lini harus diperbaiki. Namun, di uji coba melawan Kamboja U-19, lini pertahanan menjadi perhatian Indra Sjafri kedepannya. “Semua harus diperbaiki, lini belakang bermain kurang baik. Tapi, kita masih punya waktu untuk perbaiki,” ungkapnya. Indra pun, berharap masyarakat Indonesia tak terlalu mengembor-gemborkan anak asuhnya. Dirinya takut, anak asuhnya akan mendapatkan beban yang sangat besar. “Maka dari itu, jangan gemborkan terlalu besar dan jangan jumawa. Saya takut, mereka anak-anak usia 17 tahun. Ayo, sama-sama bangun tim Indonesia yang kuat,” paparnya. (pah/adt)

Timnas U-19 Akan Tampil Garang di Laga Uji Coba Melawan Kamboja Sore Ini Di Stadion Patriot Bekasi

timnas-u-19-indonesia

Timnas U-19 Indonesia akan menjalani uji coba melawan timnas U-19 Kamboja dalam laga persahabatan di Stadion Patriot, Bekasi, Jawa Barat, Rabu (4/10/2017). Dikutip dari kompas.com Pelatih Timnas U-19, Indra Sjafri, mengatakan bahwa pasukannya akan memperlihatkan karakter permainan yang sesungguhnya. Indra pun berharap masyarakat Indonesia bisa secara langsung menyaksikan permainan dari Garuda Nusantara. “Saya harap masyarakat Indonesia bisa melihat permainan sesungguhnya dari Timnas U-19 secara langsung di Stadion Patriot,” kata Indra saat sesi jumpa pers di Hotel Aston, Bekasi, Selasa (3/10/2017). Uji coba ini dilakukan sebagai persiapan mengikuti Kualifikasi Piala Asia U-19 di Korea Selatan pada 31 Oktober mendatang. Indra pun, akan terus mengevaluasi skuatnya meski sudah dipastikan lolos ke putaran final karena ditunjuk sebagai tuan rumah. Nantinya di kualifikasi Egy Cs akan menghadapi lawan-lawannya seperti Malaysia, Timor Leste, Brunei dan Korea Selatan yang tergabung di Grup J. “Manfaat uji coba ini untuk menyiapkan timnas menuju Piala Asia. Alhamdulillah kita menjadi tuan rumah tahun 2018. Ditambah, uji coba yang dilakukan ini untuk membangun tim yang kuat karena hakikat usia muda itu menyiapkan individu pemain yang berkualitas dari hari ke hari demi menyiapkan generasi baru dalam persepakbolaan Indonesia,” tambah Indra.(pah/adt)

Milla Anggap Uji Coba Melawan Kamboja Sebagai Proyek Jangka Panjang

Luis-Milla

Bagi pelatih Luis Milla, uji coba melawan kamboja yang dijalani Timnas Indonesia kali ini akan menjadi tahapan dari proyek jangka panjang untuk membentuk Tim Garuda yang berkualitas. Sudah lama masyarakat Indonesia, ingin merasakan timnas Indonesia kembali menjadi macan Asia. Dikutip dari portal bola.com, pelatih asal Spanyol itu menekankan target di laga uji coba kontra Kamboja adalah untuk melihat kualitas dan tipe bermain para pemain senior Indonesia. “Saya punya proyek jangka panjang dengan tim senior ini. Sebagai pelatih Timnas Indonesia saya bertanggung jawab dalam mengikuti dan mengamati para pemain baik di kompetisi atau pun saat bergabung dengan tim saya. Kami akan pikirkan ke depan sementara untuk laga kali ini saya ingin memberikan gambaran yang baik soal Timnas Indonesia dengan tetap respek terhadap lawan,” ujar Luis Milla. Dari 20 pemain yang dibawa Luis Milla ke Bekasi dalam kondisi prima. Tim Garuda dalam kondisi yang sangat baik dan siap tanding serta menunjukan permainan terbaiknya. Pada uji coba melawan Kamboja, Milla juga ingin mempunyai gambaran para pemain senior yang nantinya akan dipilih tiga pemain untuk memperkuat Timnas Indonesia U-23 dalam persiapan Asian Games 2018 di Jakarta-Palembang. Selain itu, pelatih asal Spanyol itu sengaja membawa delapan pemain muda, dengan enam pemain adalah anak asuhnya di SEA Games 2017. Terlebih terdapat wajah-wajah baru yang dipanggil oleh Luis Milla untuk menghadapi Kamboja. “Kami memanggil pemain senior untuk menganalisa mereka dan kami memanggil beberapa pemain muda agar bisa mempersiapkan diri untuk menjadi pemain tim senior di masa depan,” ujarnya. Perkiraan line up Indonesia vs Kamboja: Satria Tama; Beny Wahyudi, Fachrudin Aryanto, Achmad Jufriyanto, Rezaldi Hehanusa; Bayu Pradana, Evan Dimas, Stefano Lilipaly; Andik Vermansah, Irfan Bachdim, Rizki Pora (4-3-3) Skuat Timnas Indonesia Kiper: Andritany Ardhiyasa (Persija Jakarta), Satria Tama Hardianto (Gresik United), Awan Setho Raharjo (Bhayangkara) Belakang: Beny Wahyudi (Arema), Fachrudin Wahyudi Aryanto (Madura United), Ricky Fajrin (Bali United), Rezaldi Hehanusa (Persija Jakarta), Achmad Jufriyanto (Persib Bandung). Tengah: Evan Dimas (Bhayangkara), Stefano Lilipaly, Irfan Bachdim, Fadhil Sausu, Taufiq (Bali United), Septian David Maulana, Bayu Pradana (Mitra Kukar) Depan: Andik Vermansah (Selangor FA), Febri Haryadi (Persib Bandung), Ilham Udin (Bhayangkara), Rizki Rizaldi Pora (Barito Putera), Lerby Eliandry (Borneo FC).(pah/adt)

Rencananya, Jajaran PB Perbakin Akan Turut Hadir Dalam Open Tournament Menembak Di Ciputat

Menembak-Abadi-Sport-Center

Ajang tahunan yang memperebutkan piala bergilir Abadi Sport Center dalam open tournament menembak, selalu mendapat antusias yang luar biasa dari atlet tembak se-Provinsi Banten maupun luar daerah. Event open tournament ini, biasanya menjadi ajang atlet-atlet muda untuk menunjukan bakatnya dalam urusan menembak. Pemilik Abadi Soprt Center, H Arifin Murad memprediski ajang ini akan diikuti 80% atlet muda yang akan mengasah keahlian menembaknya. “Kapasitas yang diundang hampir se-Provinsi Banten. Karena ini open tournament menembak, bisa diprediksi biasanya 80% atlet muda mendominasi,” ucap H Arifin kepada nysnmedia.com. Nantinya, dalam open tournament menembak ini akan mengundang petinggi Polri yang kebetulan selalu mensupport kegiatan ajang pencarian bakat muda berprestasi, seperti Kabaintelkam, kepala BNN, PB Perbakin, dan staf ahli Menkopolhukam. H. Arifin selaku pemilik Abadi Sport Center memiliki rencana untuk memfasilitasi atlet-atlet muda berbakat di Tangsel maupun luar Tangsel. “Saya kedepan rencananya akan begerak sebagi importir peluru. Karena, kebanyakan atlet-atlet mengalami kesulitan, seperti kekurangan peluru. Respon para pengurus besar Perbakin alhamdulillah, Mabes Polri telah memberikan kepercayaan untuk membantu kemudahan para atlet untuk bisa berlatih,” terangnya. (pah/adt)

Sambut Hari Jadi Yang Ke-2, Abadi Sport Center Gelar Open Tournament Menembak

Salah satu calon peserta tournament menembak di Abadi Sports Center

Lapangan Tembak Abadi Sport Center yang terletak di Jalan Bulak Anggrek RT 07/RW 09 Kelurahan Serua, Kecamatan Ciputat akan menyambut hari jadi yang ke-2 Desember mendatang. Diresmikan pada bulan Agustus 2016, lapangan tembak Abadi Sport Center digunakan untuk menyalurkan hobi para penembak di Tangsel maupun Provinsi Banten. Pemilik Abadi Soprt Center, H Arifin Murad mengatakan, di hari jadi yang ke-2 akan menggelar open tournament menembak. Dikatakannya, undangan sudah mulai tersebar dan sudah diterima oleh para pihak yang diberikan undangan. “Nantinya ada klub perbakin se-Provinsi Banten. Beberapa kali membuat event banyak klub datang dari luar daerah Lampung, Surabaya, Bali bahkan dari Papua. Di ulang tahun ini, akan memperebutkan piala bergilir Abadi Sport Center,” terangnya. Ia pun, berharap mendapat dukungan dari pemerintah dengan adanya event besar seperti ini. “Saya harap Pemda, kepolisian, karena saya sudah mendapatkan izin. Karena, membina olahraga itu memerlukan kebersamaan,” ucapnya kepada nysnmedia.com. Nantinya terdapat tiga kategori yang diperlombakan, 80%nya anak muda berprestasi. (pah/adt)

Dua Atlet Indonesia Bersaing di ISU Junior Grand Prix Ice Skating Di Croatia

2-atlet-ice-skating

Ajang International Skating Union (ISU) Junior Grand Prix 2017 adalah event terbesar untuk skaters (athlete ice skating) Junior Figure Skating. Dan, hadir skaters dari seluruh penjuru dunia yang berlangsung di Croatia, (27-30/9). Indonesia sendiri mengirimkan dua atletnya dapat di andalkan yakni, M Dwi Rizqy Apolianto dan Savika Refa Zahira. ISU Junior Grand Prix Ice Skating memang rutin di adakan pada bulan Agustus – Oktober. ISU Junior Grand Prix Ice Skating terdapat 7 series dan yang ke-8 adalah JGP Final hanya di ambil 6 terbaik untuk di pertandingkan lagi perkatagori. Istilah nama dalam katagori tersebut diantaranya ada Men (single), Ladies (single), Ice dancing (couple/ berpasangan) dan Pair (couple/ berpasangan) dengan usia 13 – 18 tahun. Pelatih Ice Skating tim Indonesia, Bong Agus Nugroho mengatakan kepada nysnmedia.com, bahwa para atlet akan memainkan dua pertandingan yang nantinya akan di akumulasikan untuk bisa naik di atas podium. “Masing-masing melakukan dua kali pertandingan, Short Program & Free Skating. Total dari nilai short dan free adalah point akhir buat para athlete dan yang menentukan untuk naik podium atau tidaknya. Indonesia mendapatkan 2 quota untuk bertanding, first league Brisbane Australia dan 5th league di Zagreb Croatia. Dan, nantinya final di Nagoya, Japan bulan Desember mendatang,” terang Agus. Agus sendiri, menargetkan anak didiknya untuk bisa melampaui nilai terbaiknya yang disebut personal best. “Karena ini baru tahun ke-4 kita di akui oleh ISU (International Skating Union) targetnya saya sebagai pelatih, hanya ingin mereka melewati nilai terbaik nya mereka yang di sebut Personal Best. Ini adalah target saya untuk pertandingan International World Wide,” ujarnya. Adapun nilai personal best Rizqy di 84.46 points dan Savika di 93.32 points in total. Agus juga, menargetkan masuk jajaran top 3 atau top 5 di kawasan Asia Tenggara. “Untuk se-Asia Tenggara target saya untuk berada di top 3-5,” ucapnya. (pah/adt)

Malas Olahraga? Coba Baca Tips Berolahraga Ini Agar Merasa “Fun” Saat Melakukannya

Kamu pasti sudah tau kalau olahraga itu baik untuk kesehatan. Satu-satunya hal yang sering melanda diri kamu saat niat olahraga menghampiri adalah rasa malas. Tentu, berbagai alasan akan muncul. Sehingga, menjadikan olahraga jadi beban terberat bagi kamu. Sebenarnya olahraga bukanlah beban, melakukan olahraga harus dilakukan dengan “Fun” sehingga kita bisa rajin dan mendapatkan hasil yang kita inginkan. Mau tahu bagaimana cara bersenang-senang saat berolahraga? Coba simak tips berolahraga dibawah ini: Ajak Teman Kamu Untuk Olahraga Bersama Agar olahraga jadi happy dan gak berasa kamu sedang menjalani olahraga, solusi mengajak teman ini tepat sekali. Yap, dengan adanya teman, saat berolahraga kamu akan terhindar dari rasa bosan. Sehingga, waktu olahraga pun jadi  lebih menyenangkan. Nyalakan Musik Saat Kamu Berolahraga Apapun olahraganya jangan lupa untuk mendengarkan musik. Olahraga diiringi musik itu akan membuat kamu lebih bersemangat loh! Olahraga Itu Bersenang-Senang Sesungguhnya olahraga bukanlah beban, lakukan dengan bahagia dan senang hati. Agar tidak bosan, pilih bidang olahraga yang kamu sukai atau yang menurut kamu nyaman dilakukan. Perlu kamu ingat tujuan utama olahraga adalah untuk mendapatkan tubuh sehat. Kalau tubuh kamu jadi ideal anggaplah itu adalah bonus dari hasil berolahraga. Olahraga Sebagai Permainan Catat semua proses dan pencapaian kamu. Kemudian, jadikan sebagai permainanmu. Hal ini akan membuat kamu lebih bersemangat. Sebelum Olahraga Jangan Lupa Makan Sebelum olahraga sebaiknya kamu makan dulu. Cukup makan buah atau sayur sehingga bisa membantu kamu untuk memenuhi kebutuhan energi selama berolahraga. Setelah mencoba tips-tips berolahraga diatas, dijamin, olahraga kamu akan terasa lebih “fun” ketimbang sebelumnya. Selamat mencoba!

Persiapan Sudah Matang, Timnas Futsal Berharap Ada Uji Coba Internasional

Timnas futsal indonesia

Para pemain Timnas Futsal Indonesia yang sedang menjalani pemusatan latihan (TC) di Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB) sudah bisa menangkap apa yang dimaui oleh Vic Hermans. Seperti yang dikutip dari portal bolalob.com, pelatih Futsal Indonesia, Vic terus menggeber para pemainnya sejak Agustus lalu sebagai persiapan berlaga di AFF Futsal Championship 2017. Randy Satria, salah satu pemain Timnas Futsal menyatakan jika para pemain sudah paham dengan taktik yang diinginkan oleh Vic. “Materi yang diberikan Vic sudah bisa dijalani sama teman-teman. Cuma mungkin tinggal pematangannya aja,” ungkapnya kepada bolalob.com. “Mungkin tinggal aplikasinya dipertandingan atau minimal di ujicoba. Kalo kita ama kita udah pada tau semua,” pungkasnya. Pemusatan latihan (TC) Timnas Futsal Indonesia sebagai persiapan berlaga di AFF Futsal Championship 2017 sejauh ini berjalan lancar. Saat ini TC diikuti oleh 19 pemain dan salah satunya adalah Bambang Bayu Saptaji. “Sejauh ini baik. Alhamdulillah, gak ada kendala. Lancar,” ungkap Bayu. Timnas Futsal sendiri tergabung di Grup A AFF Futsal Championship 2017 bersama Brunei Darussalam, Myanmar, Filipina, dan tuan rumah Vietnam. Turnamen akan berlangsung pada akhir Oktober nanti. Meski persiapan sudah matang, Tim Futsal Indonesia terancam tanpa laga uji coba sebagai persiapan mereka berlaga di AFF Futsal Championship 2017. Randy Satria, sangat berharap jika Tim Futsal Indonesia bisa menjalani laga uji coba. Menurutnya, laga uji coba sangat penting untuk melihat sejauh mana persiapan Timnas Futsal. “Saya berharap ada uji coba internasional,” ungkap pemain senior ini. “Karena ilmu yang kita dapat itu bakal ketahuan di uji coba yang intensitasnya tinggi. Disitu pelatih bakal tau apa yang harus dibenahi sampai dipanggung sebenarnya,” pungkasnya. Namun, Tim Futsal Indonesia tampaknya terancam tidak akan menjalani laga uji coba sebelum berlaga di AFF Futsal Championship 2017. Hal tersebut diungkapkan oleh Vic Hermans selaku pelatih Timnas Futsal disitus pribadinya, Ia menyatakan jika Timnas Futsal tampaknya tidak akan menjalani laga uji coba. “Kabar buruk tampaknya kita tidak akan menjalani laga uji coba lagi, tapi saya sudah terbiasa degan hal itu,” tulis Vic di situs pribadinya vichermans.com. Tentunya sangat disayangkan jika Timnas Futsal yang telah menjalani pemusatan latihan sejak Agustus lalu tidak ada laga uji coba dengan lawan yang sepadan. Semoga saja, performa Timnas Futsal tetap apik di AFF Futsal 2017 nanti meski tanpa laga uji coba.(pah/adt)

Ingin Masuk UPH, Dara Cantik Ini Fokus Dengan Olahraga Basket Sebagai Tiket Masuk Jalur Prestasi

vania-pembasket-cantik

Siapa yang tidak jatuh hati kepada wanita cantik yang mempunyai bakat olahraga dan prestasi di olahraga. Apalagi di olahraga basket, mempunyai postur tubuh yang tinggi pasti akan menjadi pusat perhatian para kaum adam ditambah paras cantiknya. Seperti pebasket cantik yang bernama lengkap Vania Valencia. Vanval sapaan akrabnya. Yang saat ini masih tercatat sebagai murid di sekolah menengah atas Stella Duce, Yogyakarta mengatakan kepada nysnmedia.com, bahwa mulai menyukai olahraga terpopuler di Amerika Serikat ini sejak masih duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP). “Aku sendiri terjun ke olahraga basket sejak SMP kelas 1. Tapi, awalnya cuma ikut ekskul aja, terus karena di SMP ada event JRBL (Junior Basket League), akhirnya pengen bisa jadi pemain JRBL dan mulai seriusin basket,” terang Vania. Setelah itu, Vanval terus berlatih keras. Hasilnya, pada tahapan seleksi JRBL, dirinya dapat lolos menjadi JRBL di sekolahnya. “Sampai akhirnya ada seleksi basket JRBL dan akhirnya kepilih untuk game JRBL pertama terus dapet Champion. Setelah itu, lanjut ikut seleksi Kejurnas, Popda, Porda,” ucapnya. A post shared by Vania Valencia (@vaniavalencia8) on Sep 4, 2017 at 1:59am PDT Setelah SMP, Vanval mulai bisa masuk ke tim DBL dan berhasil menjadi juara. Sekarang, Vanval mulai fokus untuk menyasar beasiswa basket di Universitas ternama yakni UPH. “Saat ini, aku ingin kembangkan diri dan terus berlatih karena aku pengen masuk UPH. Aku, lagi nyasar beasiswa dalam olahraga basket, karena aku punya passion di basket. Rencana bulan November, aku ikut beasiswa di UPH semoga moga dapet jalan di UPH,” terang pebasket cantik ini. (pah/adt)

Sempat Tak Diijinkan Oleh Orangtua, Pembalap Cantik Ini Buktikan Dengan Prestasi

kintananmary

Balap motor biasanya digandrungi oleh kaum pria. Tetapi, saat ini sudah banyak pembalap-pembalap cantik yang turun ke lintasan balap dengan berbagai merk motor. Seperti aktifitas pembalap cantik satu ini, dara muda bernama Kintan Laksana Putri, gadis belia ini mulai tertarik turun ke dunia balap semenjak kelas 1 SMP. Siapa sangka, awal mula Kintan sapaan akrabnya, turun ke lintasan balap yaitu mengikuti balap liar. “Hobi balap dari SMP kelas 1 dan turun di balapan liar. Tapi, semenjak mulai balap resmi tahun 2015, aku udah stop untuk balap liar,” ucap Kintan. Menekuni balap motor sempat mendapat tentangan dari sang orangtua. Bagaimana tidak, gadis cantik ini harus berjibaku di lintasan balap dengan resiko yang tinggi. Namun, secara perlahan orangtua Kintan mulai merestui Kintan untuk menjadi pembalap. View this post on Instagram A post shared by KINTAAN MARY (@kintaanmary) “Pertama sih gak di dukung sama sekali, karena khawatir takut kenapa-kenapa. Tapi, pas pertama balap motor dan gak bilang mamah karena takut dimarahin. Dan, alhamdulillah langsung dapet podium urutan ke-4 dan bawa pulang piala ke rumah. Sehabis itu, langsung di izinin sampai sekarang,” terang Kintan kepada reporter nysnmedia.com Selain balap motor, Kintan juga gemar dan menyempatkan diri untuk bermain futsal dengan teman-temannya, dirinya bahkan mencoba berjualan kecil-kecilan untuk mengisi waktu luang. (pah/adt)

Sempat Jatuh Di Gawang Terakhir, Ayu Ngotot Untuk Terus Mengejar Jati Diri

safrina-ayu-lari-gawang

Berawal turun di kelas 60 meter sprint, Safrina Ayu Melina atau yang biasa disapa Ayu, mulai mencoba-coba turun di beberapa kelas atletik. Semenjak duduk di bangku SMP, Ayu turun di nomor 400 meter dan 200 meter. Namun, tidak adanya peningkatan di dirinya membuatnya mencari peluang untuk mencoba di nomor lari gawang. “Iya, kan dulu di nomor 60m, terus semenjak ke SMP jadi nomer 400m sama 200m. Di nomer itu, saya gak ada peningkatan beberapa tahun, terus saya cari peluang di nomor yang kosong dan lari gawang lagi kosong. Yasudah saya pilih itu,” terang Ayu. Berpindah dari kelas sprinter ke lari gawang, dikatakan Ayu cukup sulit untuk beradaptasi dalam kelas ini. Perlu memakan waktu cukup lama bagi Ayu, untuk bisa adaptasi dan mendapatkan prestasi. “Susah awalnya, dan harus berani. Tapi, yang penting jangan takut jatuh dan fokus. Baru beberapa bulan persiapan, akhirnya di turunin di Jakarta Open 2013 nomor 60m pra remaja. Hasilnya dapet juara dan di 2014 for the first time turun mewakili atas nama Jatim di Kejurnas remaja nomor 100m lari gawang,” ujarnya. View this post on Instagram A post shared by Saprintuls (@safrinaayu_) Pada saat di Kejurnas, Ayu sempat jatuh di gawang akhir, namun karena tekadnya mengejar finish, Ayu bangkit dan berhasil finish di urutan 3. “Di penyisihan saya jatuh di gawang terakhir, tapi saya berdiri lagi soalnya nanggung mau finish dan alhamdulillah masuk dan masuk final dan nomor 3,” tuturnya. (pah/adt)

Cidera Bukan Halangan, Pembalap Cantik Ini Buktikan Wanita Tak Mudah Menyerah

pembalap-cantik-kintan

Cidera dalam olahraga itu yang sangat di takuti oleh penikmat olahraga. Mulai dari olahraga biasa hingga olahraga ekstrem. Namun, bagi pembalap cantik ini Kintan Laksana Putri cedera bukan berarti menyerah. Seperti halnya yang dilakukan baru-baru ini oleh pebalap legenda Valentino Rossi yang cedera patah kaki. Namun, Rossi mampu menunjukan fighting spritnya di Sirkuit Aragon, Spanyol dan mampu finish ke-5 dalam keadaan menahan rasa sakit setelah cedera yang dialaminya. https://www.instagram.com/p/BZQJpfMn7m1/ Kintan sapaan akrabnya, juga pernah mengalami kejadiaan seperti itu. Disaat sedang mengikuti beberapa kejuaraan, mendapati cedera yang bisa dikatakan cukup parah. Namun, dengan jiwa fighting spirit yang dimilikinya, Kintan berhasil mencapai garis finish. “Cidera waktu turun balap di Karawang, yang di belakang sebelah kiri nabrak aku. Aku posisi di sebelah kanan pas mau start warming up. Dan, pergelangan tangan ngegeser nonjol dari situ start ulang. Mulai start di posisi 12 dan bisa finis posisi ke-3. Dan juga baru kemarin di night race Majalengka, lagi latihan resmi siang harinya terus jatuh bahu ngegeser dikit, tapi alhamdulillah pas malemnya final posisi podium 1,” terang Kintan kepada nysnmedia.com. Bukan hanya itu, pembalap cantik yang tergabung di TJM (Tunas Jaya Motor) ini, pernah merasakan balap dengan pebalap pria. Dan, hasilnya sangat baik. “Waktu itu, aku posisi 18 dan pas start banyak yang jatoh aku turun ke posisi 25. Beberapa lap terakhir, akhirnya aku finish di urutan ke-12,” ucapnya. Kintan juga sempat di curangi saat bertanding. Mesin motornya di tukar dengan mesin motor yang lainnya. Namun, itu bukan menjadi persoalan baginya dan bisa dibuktikan dengan hasil yang bagus. “Kadang ya motorku di setting mesin di ukuran yang paling pelan, dan pernah juga dicurangin, dituker mesinnya sama pembalap yang satunya, tapi aku bisa bersaing sama mesin aku. Pada saat mulai start masih urutan ke-9 dan bisa menjadi posisi ke-2,” tutur gadis cantik yang bercita-cita menjadi Polwan. Kintan yang turun di kelas 130cc standar wanita, 115cc standar wanita, dan kadang pula mengikuti 130cc pemula. Dan, saat ini Kintan sedang fokus latihan di kelas bebek. Serta, mempersiapkan untuk ajang Kejurda, HDC Motorprix dan Kejurnas. Tentunya, semangat pantang menyerah Kintan, patut ditiru bagi wanita-wanita. Jangan, kalah dengan kondisi cedera sekalipun dan buktikan bahwa bisa berprestasi. (pah/adt)

Pertina Tangsel Optimis, Meskipun Hanya Memiliki 3 Orang Pelatih

pertina-tangsel

Melihat masih kurang minatnya pecinta tinju di Tangsel, dan juga masih sedikitnya atlet tinju Tangsel, menjadi pekerjaan rumah (PR) bagi Pertina (Persatuan Tinju Amatir) Tangsel. Pengurus Pertina Tangsel, Sunarto pun, melihat perkembangan tinju di Tangsel belum maksimal. Ditambah, sedikitnya klub tinju yang ada menjadi kendala. Saat ini, hanya ada Boxing Camp Tangsel yang di kelola Sunarto. “Dulu banyak klub-klub tinju di Tangsel, tapi tidak berjalan dengan baik. Sekarang hanya ada Benteng Boxing Camp dan disitu juga ada kelas SMP,” ujarnya. Meski demikian, atlet-atlet tinju Tangsel rata-rata mempunyai prestasi di tingkat Provinsi. Ditambah sarana dan prasarana yang belum maksimal, masih menjadi kendala Pertina. “Fasilitas sudah cukup untuk mereka latihan, meski masih ada kekurangan. Saya hanya berharap, prasana perlu di tambah dan juga pelatih. Saat ini hanya ada tiga pelatih yakni saya sendiri, Suherman dan Julio Versa,” pukasnya. (pah/adt)

Setelah Popnas, Pertina Tangsel Siapkan Atlet Tinju Terbaik Untuk Kejurda

atlet-tinju-pertina-tangsel

Pada pelaksanaan Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS) ke XIV yang telah berlangsung di Semarang, Jawa Tengah pada 10-21 September lalu, Kota Tangsel patut bangga di cabang olahraga (Cabor) Tinju. Dua atlet tinju Tangsel atas nama Faris dan Nurma tembus hingga babak 8 besar. Bisa dikatakan prestasi ini cukup baik untuk atlet Tangsel yang masih muda. Pengurus Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Tangsel, Sunarto mengatakan, dari hasil POPNAS XIV, Pertina Tangsel akan terus melakukan evaluasi untuk mempersiapkan atlet-atletnya mengikuti ajang selanjutnya. “Ya, pastinya akan selalu kami evaluasi. Atlet-atlet ini akan kami terus berikan training center untuk POPNAS selanjutnya,” ucap Sunarto. Sunarto juga menambahkan, atlet-atlet yang masih muda ini mempunyai prospek yang cukup panjang. Pertina juga telah membuat program untuk seluruh atlet tinju yakni 20 atlet tinju. “Atlet-atlet ini sudah masuk program saya. Masih ada lagi atlet muda Tangsel yang akan mempunyai prospek panjang,” terangnya. Atlet-atlet tinju Tangsel ini, nantinya akan di persiapkan untuk mengikuti Kejurda di Makobrimob Serang. “Oktober nanti, akan kami persiapkan atlet terbaik Tangsel untuk mengikuti Kejurda 6-8 Oktober mendatang,” ungkapnya. (pah/adt)

Ini Kata Bang Ben: Kepala Dinas Harus Sering Latihan Menembak Agar Bisa Fokus Bekerja

Upacara pembukaan Opening Shooting Tournament yang dibuka oleh Bang Ben (6 dari kiri)

Perhelatan Kapolres Tangsel Cup Open Shooting Tournament 2017 yang berlangsung, Sabtu (23/9), lalu di Lapangan menembak SMP Al- Zahra Villa Dago Pamulang, Tangsel mendapat berbagai apresiasi bagus dari berbagai kalangan pejabat. Kejuaraan menembak ini, diikuti sekitar ratusan penembak. Seperti yang di katakan oleh Wakil Walikota Tangsel, Benyamin Davnie yang mengatakan, kegiatan ini perlu di dukung. Bang Ben sapaan akrabnya pun, sangat mengapresiasi kejuaraan seperti ini, dan juga mengibaratkan olahraga menembak seperti mancing yaitu sama-sama harus fokus. “Apresiasi mendalam kepada Perbakin Tangsel. Menembak mempunyai filosofi yang tinggi, dimana menggabungkan antara pikiran, fisik, mata, dan tarikan nafas mesti sinergi dalam mencapai fokus atau ketepatan. Layaknya mancing saja, harus fokus,” terang Bang Ben. Bang Ben pun, berharap kepada Kadispora agar rutin melakukan latihan menembak. “Saya sarankan kepada kepala dinas baru Dispora, untuk rutin latihan menembak, agar fokus dalam kinerja,” ujarnya. Sama hal dengan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Tangsel, Wiwi Marta Wijaya yang mengapresiasi kejuaran ini. Menurutnya, kejuaraan menembak ini jangan sampai berhenti disini saja dan harus berkelanjutan untuk bisa mencetak atlet-atlet terbaik. “Saya berharap, kejuaraan ini berkelanjutan. Dan, khusus untuk kelas muda yang dipertandingkan, saya harap peserta lebih banyak di tahun berikutnya. Kejuaraan ini ajang untuk menunjukan kebolehan para atlet muda dan memberikan kesempatan kepada atlet muda,” pukas Wiwi. Olahraga menembak yang bisa dikatakan perlu biaya cukup mahal. Wiwi mengatakan, akan bekerjasama dengan berbagai pihak untuk bisa membantu mengembangkan olahraga menembak. Sementara itu di tempat yang sama Ketua KONI Tangsel, Hj. Rita Juwita ingin melihat bibit atlet menembak yang nantinya akan di persiapkan untuk kejuaraan Porkab, Porprov maupun yang lainnya. “Saya menyambut ajang ini dengan baik. Dengan adanya ajang ini, kami dapat menjaring atlet-atlet terbaik yang nantinya akan mewakili Tangsel di kejuaraan tingkat daerah, provinsi atau yang lainnya,” ungkap Rita. Ketua Koni yang akrab dengan panggilan Bunda Rita ini juga menambahkan bahwa ajang ini untuk persiapan kejuaraan daerah (kejurda) “Iya, momen ini dapat kita seleksi untuk kejuaraan daerah, sedangkan untuk kelanjutannya setelah ini insya allah dalam waktu dekat, akan di adakan yang namanya walikota cup, dan walikota cup ini untuk menjaring atlet ke tahapan kejurnas,” tutup Rita. (pah/adt)

Tiga Nama Yang Bertengger Dari Kelas Junior Dalam Posisi Teratas Open Shooting Tournament 2017

open-shooting-tournament-2017

Anak-anak belasan tahun asal club tembak Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dalam Banch Rest 25 Yard kelas Junior /Youth tampil menjadi Juara dan juga Juara Umum saat Kejuaraan Menembak Terbuka “Open Shooting Tournament 2017”  Kapolres Cup Tangsel, yang digelar selama dua hari ini (Sabtu -Minggu 23-24/9/2017), di Lapangan Sekolah Menengah Pertama Al-Zahra Komplek Villa Dago, Benda Baru, Pamulang. Dari tiga nama diantaranya yaitu Razaky, Radja, dan Amel adalah nama-nama anak yang berhak menduduki dipodium 1, 2, 3, dianggap cukup membanggakan. Kapolres Tangsel AKBP Fadli Widianto, dalam sambutannya sebelum menutup ajang kejuaraan tersebut mengatakan, bahwa prestasi yang luar biasa dari anak-anak atau remaja Tangsel tersebut harus disikapi bangga bersama. Tambahnya, bahwa pemuda atau remaja biasanya mirroring (meniru) prilaku orang tua lingkungan dan mereka juga imitasi (kriminalitas yang meniru). “Ini juga lagi rawan tentang tawuran anak-anak kita,” tuturnya. Dengan kegiatan seperti ini akan mengalihkan ke kegiatan yang positif. Kapolres juga menambahkan bahwa, olahraga menembak merupakan olahraga yang membutuhkan kesabaran dan keterampilan. “Saya mengucapkan terimakasih atas terselenggaranya kegiatan ini, semoga nanti juga akan diadakan Walikota Cup, yang utama di perhatihan ialah faktor Safety,” ucapnya. Pernyataan terimakasih pun juga diucapkan kepada ketua PERBAKIN Tangsel, Kombes Pol Udung Darmasukana, yang telah memotifasi para panitia semuanya. “Kegiatan ini melebihi target yaitu target 100 dan maksimal 300, tetapi Alhamdulillah, animonya hingga 600 peserta semoga nanti pas Walikota Cup pesertanya banyak,” ujarnya. Terima kasih yang sebanyak- banyaknya juga di utarakan Kapolres kepada seluruh elemen pendukung atau pihak swasta, sehingga kegiatan berjalan dengan lancar. “Semoga menciptakan atlet atlet yang berprestasi,” tukasnya. Dalam pantauan awak media, nampak hadir dalam acara penutupan, antara lain, Sekda Kota Tangsel, Drs. H Muhammad, M.Si, Ketua Perbakin Tangsel Kombes Pol Udung Darmasukana, Ketua Koni Kota Tangsel, Rita Juwita, Wakapolres Tangsel, Kompol Bachtiar Alponso, Danramil 04 Serpong, Mayor Arh. Mulyadi, Pejabat Utama Polres Tangsel, Kapolsek jajaran, Tokoh Masyarakat Tangsel, H. Adi Sunaryo, Ketua KNPI Tangsel, Ahmad Sawqi, dan juga Perwakilan Pengprov Perbakin Banten.(sug/adt)

Butuh Kelembutan Dalam Menarik Pelatuk, Open Shooting Tournament Resmi Di Buka

Latihan-Menembak

Tournament pertama kali yang diselenggarakan oleh Perbakin Tangsel, yakni Kapolres Tangsel Cup Open Shooting Tournament 2017 mendapat antusias dari para atlet penembak dari berbagai daerah, Sabtu-Minggu (23-24/9) lalu di Lapangan Sekolah Al Zahra Villa Dago, Pamulang, Tangsel. Setidaknya ratusan penembak ambil bagian dalam open tournament ini. Terdapat 5 katagori yang dipertandingkan yakni Youth U-16, tembak jarak 25 meter, berdiri, duduk dan jongkok. Kapolres Tangsel, AKBP Fadli Widiyanto mengatakan, dengan adanya ajang ini Ketua Perbakin Tangsel harus mempunyai jiwa leadership. “Saya apresiasi tempat kegiatan yang cukup representative. Apresiasi Ketua KONI, semangat yang di bangun dan teriakan lantangnya. Ajang ini juga dalam rangka menjaring penembak jitu. Ketua Perbakin harus memiliki jiwa leadership,” papar Fadli. Lanjutnya, acara ini menjadi langkah stimulus untuk menggelar tournament menembak yang lebih besar lagi. Fadli, juga mengatakan dalam hal menembak harus memprediksi angin serta harus mempunyai kelembutan dalam menarik pelatuk. “Peluru itu tidak lurus, melengkung. Dan sangat bergantung arahnya kepada angin karena peluru itu ringan. Olahraga ini, masuk dalam olahraga halus, membutuhkan sensitifitas kelembutan dalam menarik pelatuk,” ungkapnya. Sementara, Ketua Perbakin Tangsel, Kombes Pol Udung Darmasukana mengatakan, ajang ini untuk yang pertama kali dan masih berjalan perlahan. Namun, dengan adanya ajang ini, Perbakin Tangsel dapat menjaring atlet menembak. Dan juga, dapat mempersiapkan atlet menembak ke ajang PON maupun Porprov. “Kapolres Cup ini untuk pertama kali, masih berjalan terbata bata. Open Shooting Tournament ini dalam rangka penjaringan atlet menembak. Ditambah untuk mempersiapkan para atlet menuju Porprov dan PON dalam menyabet emas. Ada juga Kejurda dan setelah ini Walikota Cup untuk kejurnas,” jelas Udung. (pah/adt)

Pemilik Tempat Rencanakan Permanenkan Fasilitas Olahraga Menembak di Lapangan Al Zahra

Lapangan olahraga menembak di sekolah Al-Zahra yang akan dicanangkan untuk menjadi lapangan menembak permanen

Tak adanya lahan atau fasilitas yang menunjang untuk olahraga menembak, membuat pemerintah harus putar otak untuk bisa mengembangkan olahraga menembak. Berlangsungnya Kapolres Tangsel Cup Open Shooting Tournament 2017 di Lapangan SMP Al Zahra bisa menjadi titik temu mengenai fasilitas. Pembina Perbakin Tangsel, Adi Sunaryo yang lebih akrab di panggil H Yoyok mengatakan, akan mempermanenkan fasilitas atau lapangan tembak yang bertempat di Sekolah Al Zahra Pamulang. “Saya berharap ada hasilnya dari ajang ini. Saya melihat dan fasilifas ini akan kami permanenkan serta saya bikin yang bagus. Maka dari itu, kami masih menunggu perijinian,” terang H Yoyok kepada nysnmedia.com. Keinginan di permanenkannya lapangan tembak di Sekolah Al Zahra mendapat perhatian dari Ketua CSR Tangsel, Ali Samson Pane. Pada kesempatan itu Pane mengatakan, akan mendukung niatan baik untuk bisa memiliki lapangan tembak permanen di Tangsel. “Kita akan mendukung dengan niatan baik ini, kita sudah duduk dengan Dispora. Mudah mudahan, hasilnya bisa disampaikan ke Walikota agar nantinya kita undang pengusaha-pengusaha untuk meningkatkan Kota Tangsel dalam bidang peningkatan sarana olahraga,” tutur Pane. Pane juga menambahkan, bahwa sudah seharusnya Tangsel mempunyai sport center. Nantinya, jika terdapat event-event besar tidak menggangu pengguna jalan yang melintas dan membuat macet.tutupnya (pah/adt)