Liga Kompas U-14 2024/2025 Powered by BRI Jadi Ajang Pembinaan Calon Atlet Muda

Opening Liga Kompas U-14

Rangkaian Liga Kompas U-14 2024/2025 Powered by BRI resmi dimulai pada Minggu (15/12/2024) di Lapangan Kera Sakti, Puspitek, Tangerang Selatan. Pembukaan ajang tersebut dihadiri oleh Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Erick Thohir, Direktur Commercial, Small, and Medium Business Bank Rakyat Indonesia (BRI) Amam Sukriyanto, serta Pemimpin Redaksi Harian Kompas Sutta Dharmasaputra. Pertandingan yang akan berlangsung selama 15 pekan hingga Mei 2025 tersebut menjadi panggung emas bagi para calon atlet muda untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka di lapangan, sekaligus menanamkan nilai-nilai sportivitas, kerja keras, dan kebersamaan. Selain itu, Liga Kompas U-14 2024/2025 Powered by BRI juga memberikan kesempatan bagi pelatih untuk menerapkan strategi pengembangan skill yang sesuai dengan standar profesional bagi para talenta muda. Erick Thohir menegaskan pentingnya Liga Kompas U-14 sebagai langkah strategis untuk membina atlet muda sejak dini demi masa depan sepak bola Indonesia yang lebih baik. “Kami melihat ini sebagai investasi jangka panjang, di mana pembinaan pemain muda menjadi kunci untuk menciptakan generasi atlet yang mampu bersaing di tingkat internasional. Kolaborasi antara PSSI, Harian Kompas, dan BRI ini merupakan contoh nyata bahwa sepak bola Indonesia membutuhkan dukungan yang komprehensif dari berbagai sektor,” kata Erick. Sementara itu, Sutta Dharmasaputra menjelaskan bahwa setiap musim Liga Kompas U-14 memiliki misi besar untuk mengirimkan pemain muda terbaik ke Gothia Cup di Swedia. KG memiliki tujuan akhir setiap musimnya memberangkatkan pemain terbaik dari Liga Kompas U-14 2024/2025 Powered by BRI mengikuti Gothia Cup di Swedia. “Melalui Liga Kompas U-14, kami ingin menciptakan ruang bagi para talenta muda untuk berkembang. Harapannya, ajang ini menjadi pijakan awal mereka untuk menggapai mimpi besar di kancah internasional,” ungkap Pemimpin Redaksi Harian Kompas, Sutta Dharmasaputra. Sumber: Bola Sport

Para Pemecah Rekor Pemain Termuda di Timnas Indonesia

Timnas Indonesia mencatatkan sejarah gemilang dengan kemunculan sejumlah pemain muda yang berhasil memecahkan rekor sebagai pemain termuda yang tampil di level internasional. Kehadiran para talenta muda ini menunjukkan regenerasi yang menjanjikan bagi sepak bola nasional, membuktikan bahwa bakat-bakat Indonesia mampu bersaing di panggung internasional dan menjadi harapan besar dalam mengejar prestasi lebih tinggi. Siapa sajakah pesepakbola yang pernah memecahkan rekor pemain termuda di Timnas Indonesia? Arkhan Kaka (Persis Solo) Arkhan berhasil menjadi pemain termuda yang debut untuk Timnas Indonesia pada laga lawan Myanmar, Senin (9/12/2024). Saat ini, umurnya baru menginjak 17 tahun 3 bulan 7 hari. Tambahan informasi, Arkhan Kaka merupakan putra seorang pesepakbola bernama Purwanto Suwondo yang pernah main untuk banyak klub Liga Indonesia dari Semen Padang, Persebaya, PSBI Blitar, dan lain-lain. Ronaldo Kwateh (Muangthong United) Ronaldo Kwateh pernah memecahkan rekor debut pemain Timnas termuda. Kala itu, Timnas Indonesia melakoni friendly match lawan Timor Leste, pada hari Minggu (30/1/2022). Ronaldo Kwateh masuk di menit 46 dan berusia 17 tahun 3 bulan 8 hari. Tak hanya debut, Kwateh juga memberikan assist ke Ricky Kambuaya di match yang berkesudahan dengan kemenangan Indonesia 3-0 tersebut. Asnawi Mangkualam (Port FC) Asnawi menjalani debut untuk Timnas Indonesia tahun 2017 di friendly match melawaan Myanmar, Selasa (21/3/2017). Saat itu, umur Asnawi masih 17 tahun 5 bulan 17 hari. Di match ini, Asnawi masuk di menit 55 untuk menggantikan Hargianto. Namun, pada laga debutnya tersebut, Indonesia kalah 1-3 lawan Myanmar. Egy Maulana Fikri (Dewa United) Egy debut untuk Timnas Indonesia melawan Islandia di friendly match pada hari Minggu (14/1/2018). Waktu itu Egy starting dan turun dari menit pertama, umurnya masih 17 tahun 6 bulan 7 hari. Di match ini, Timnas yang dilatih sama Luis Milla kalah 1-4 lawan dari Islandia.

26 Pemain Dipanggil, Timnas U20 Siap Bertarung di Piala Asia 2025

Tim U-20 Indonesia

Timnas Indonesia U20 menggelar pemusatan latihan (TC) di Jakarta sebagai persiapan menghadapi Piala Asia U20 2025 yang akan berlangsung di Tiongkok pada 12 Februari hingga 1 Maret 2025. Pemusatan latihan ini berlangsung dari 8 hingga 22 Desember 2024 dan diikuti oleh 26 pemain muda berbakat. Pada Piala Asia U20 nanti, tim asuhan Indra Sjafri tersebut tergabung dalam Grup C bersama Uzbekistan, Iran, dan Yaman. Uzbekistan, sebagai juara bertahan, diprediksi akan menjadi lawan terberat di grup ini. Namun, Timnas Indonesia U20 tetap optimistis untuk bersaing dan meraih hasil positif demi memastikan langkah ke fase gugur. Piala Asia U20 2025 menjadi ajang penting bagi Garuda Nusantara karena empat tim terbaik dari turnamen ini akan mendapatkan tiket menuju Piala Dunia U-20 2025 di Chile, yang dijadwalkan berlangsung pada 27 September hingga 19 Oktober 2025 mendatang. Berikut daftar pemain yang mengikuti TC di Jakarta: Alexandro Felix Kamuru – Barito Putra Fitrah Maulana Muhammad Ridwan – Persib Bandung I Wayan Arta Wiguna – Bali United Ikram Algiffari – Semen Padang M. Riski Afrisal – Madura United Meshaal Hamzah Bashier Osman – PSBS Biak Muhamad Ragil – Bhayangkara FC Muhammad Alfharezzi Buffon – Borneo FC Muhammad Iqbal Gwiyjangge – Barito Putra Rizdjar Nurviat Subagja – Borneo FC Fandi Bagus Pamungkas – Bhayangkara FC Figo Dennis Saputranto – PSIM Yogyakarta Toni Firmansyah – Persebaya Surabaya Arlyansyah Abdulmanan – PSIM Yogyakarta Muhammad Mufli Hidayat – PSM Makassar Jehan Pahlevi – Persiku Kudus Camara Oesmane Maiket – PSIM Yogyakarta Aditya Warman – Persija Jakarta Mauori Ananda Yves Ramli Simon – Bali United Muhammad Hafizh Rizkianur – Persija Jakarta Achmad Zidan Arrosyid – PSS Sleman Muhammad Putra Pradananta – Gresik United Gala Pagamo – Semen Padang Evandra Florasta – Bhayangkara Mathew Baker – Melbourne City FC Muhammad Farhan S – Persiku Kudus

Cetak Sejarah! Garuda Pertiwi Kampiun Piala AFF 2024

Timnas Putri Indonesia mencetak sejarah dengan menjadi juara Piala AFF Wanita untuk pertama kalinya. Timnas Putri Indonesia berjaya di laga final Piala AFF Wanita 2024 melawan Kamboja di New Laos National Stadium, Vientiane, pada Kamis (5/12/2024). Gol-gol datang dari Reva Octaviani (19′ dan 57′) serta Sydney Hopper (35′). Kamboja hanya dapat membalas sekali melalui Hok Saody (32′). Baik Garuda Pertiwi maupun Kamboja sama-masa belum pernah tampil di partai pemuncak Piala AFF Wanita. Pencapaian paling tinggi Garuda Pertiwi sebelum ini adalah lolos ke semifinal 2004 sementara Kamboja tidak pernah keluar dari grup. Turnamen ini sendiri menjadi ajang kualifikasi untuk ASEAN Women’s Championship 2025 yang akan diikuti tim-tim putri terkuat di regional, Vietnam, Thailand, Filipina, dan Myanmar. Sementara, Australia kemungkinan akan kembali ikut dengan menurunkan tim U23. Indonesia dan Kamboja sendiri telah memastikan lolos ke turnamen tersebut dengan lolos ke partai pemuncak Piala AFF Wanita ini. Selain meraih gelar juara, dua pemain Timnas Putri Indonesia juga mampu meraih penghargaan individu. Mereka adalah Reva Octaviani meraih penghargaan pemain terbaik dan Laita Roati yang menyabet penghargaan kiper terbaik.

Piala Soeratin U-15, U-17 dan Piala Pertiwi Putaran Nasional Siap Bergulir

PSSI akan menggelar putaran nasional turnamen usia muda Piala Soeratin 2024 dan Piala Pertiwi 2024. Dua turnamen tersebut diikuti oleh perwakilan dari Asosiasi Provinsi (Asprov). Proses drawing dilaksanakan pada Senin (1/12) di kantor PSSI, GBK Arena Jakarta. Pada tahun 2024 ini, PSSI membuat dua kelompok untuk Piala Soeratin yakni U-15 dan U-17. Sedangkan Piala Pertiwi ada dua kategori yakni U-17 dan Senior. Sementara itu, putaran nasional Piala Soeratin U-13 akan digelar pada tahun 2025. Anggota Komite Eksekutif PSSI, Arya Sinulingga mengapresiasi para Asprov PSSI yang telah memutar Piala Soeratin dan Piala Pertiwi di tingkat provinsi. “Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Asprov yang terus menjalankan program-program dari PSSI. Apalagi program ini menyangkut pengembangan sepak bola usai dini. Semoga penyelenggaraan putaran nasional Piala Soeratin dan Piala Pertiwi nanti berlangsung aman, lancar dan tidak ada kendala,” kata Arya Sinulingga. Untuk putaran nasional Piala Soeratin U-15 dan U-17 2024 akan dihelat pada tanggal 7 hingga 20 Desember 2024 mendatang di Yogyakarta dan Surakarta. Untuk Piala Pertiwi U-17 akan digelar di Jakarta pada 12-20 Desember 2024 mendatang. Sedangkan Piala Pertiwi senior juga dimainkan di Jakarta pada tanggal 11-19 Desember 2024. Hasil Drawing Piala Soeratin U-15: Grup A: Banten, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Jawa Tengah Grup B: Sulawesi Barat, Nusa Tenggara Timur, Riau, DKI Jakarta Grup C: Papua Barat, Jawa Barat, Sulawesi Selatan, Bangka Belitung Grup D: Kalimantan Timur, Maluku Utara, Sumatera Barat, Papua Barat Daya Grup E: Jambi, Sumatera Barat, Sulawesi Tenggara, Lampung Grup F: Kepulauan Riau, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Sumatera Selatan Grup G: Maluku, Gorontalo, Sulawesi Utara, Aceh Grup H: Bali, Papua Tengah, D.I Yogyakarta Grup I: Kalimantan Tengah, Bengkulu, Sulawesi Tengah Hasil Drawing Piala Soeratin U-17 Grup A: Jambi, Aceh, Kalimantan Selatan, DKI Jakarta Grup B: Papua Barat Daya, Maluku Utara, Kalimantan Barat, Riau Grup C: Kalimantan Timur, Gorontalo, Lampung, Sulawesi Tengah Grup D: Papua Tengah, Papua Barat, Sumatera Utara, Maluku Grup E: Bangka Belitung, Kepulauan Riau, Sulawesi Tenggara, Jawa Tengah Grup F: Sulawesi Utara, D.I Yogyakarta, Jawa Barat, Nusa Tenggara Barat Grup G: Sumatera Selatan, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, Nusa Tenggara Timur Grup H: Bali, Sulawesi Barat, Kalimantan Tengah Grup I: Bengkulu, Banten, Sumatera Barat Hasil Drawing Piala Pertiwi U-17: Grup A: Jawa Barat, Sumatera Barat, Banten, DKI Jakarta Grup B: Jawa Tengah, Lampung, Kalimantan Barat Grup C: Sumatera Utara, DI Yogyakarta, Jawa Timur Hasil Drawing Piala Pertiwi Senior: Grup A: Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Sulawesi Selatan, Jawa Barat Grup B: Lampung, Sulawesi Utara, Papua Pegunungan, Bengkulu Grup C: Jawa Tengah, Sulawesi Tengah, Jambi Grup D: Kalimantan Timur, Sumatera Barat, Banten Grup E: DKI Jakarta, Bangka Belitung, Jawa Timur

Shin Tae-yong Resmi Buka Akademi Sepak Bola di Indonesia

Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong (STY) membuka akademi sepak bola di Indonesia yang bernama STY Football Academy. STY mengambil langkah itu sebagai tekad untuk turut berkontribusi dalam mencetak pemain sepak bola juara di Indonesia. “Di Shin Tae-yong Football Academy, kami tak hanya mengajarkan sepak bola, kami membentuk juara,” demikian tulis unggahan di akun resmi Instagram Shin Tae-yong Football Academy. Melalui portal resminya, Akademi Sepak Bola Shin Tae-Yong menawarkan program pelatihan sepak bola elite untuk anak-anak dan remaja, dengan fokus pada pengembangan keterampilan, kebugaran, dan kerja sama tim. Akademi ini bakal dibimbing oleh pelatih profesional yang berpengalaman. “Kami menyediakan kurikulum komprehensif yang melayani semua level, dari pemula hingga pemain tingkat lanjut. Fasilitas canggih kami, termasuk lapangan berstandar FIFA, memastikan atlet muda berlatih di lingkungan yang profesional,” katanya. Akademi ini berlokasi di Jakarta dan berada di bawah naungan perusahaan STY Sports Group. Program terdekat yang dijalankan oleh Shin Tae-yong Football Academy adalah kamp sepak bola yang akan berlangsung di Jakarta pada 2-20 Desember 2024 mendatang. Kamp sepak bola yang digagas Shin Tae-yong Football Academy ini akan digelar di empat tempat berbeda di Jakarta, yakni Gaskan Arena, Arena Simprug, Urban Sports Dome, dan Asatu Arena. Sumber: Nusantara News

Drawing Piala Asia U20 2025: Indonesia Tantang Juara Bertahan Uzbekistan

Berdasarkan hasil drawing Piala Asia U20 2025 yang berlangsung di Shenzhen, Tiongkok, pada Kamis, 7 November 2024, Tim Nasional Indonesia U20 dipastikan tergabung dalam Grup C bersama Yaman, Iran, dan juara bertahan, Uzbekistan. Dalam undian ini, Garuda Nusantara ditempatkan di pot 3 bersama Arab Saudi, Suriah, dan Kirgistan. Sebanyak 16 tim berhasil lolos ke putaran final Piala Asia U20 2025 di Tiongkok setelah menyelesaikan babak kualifikasi pada akhir September 2024. Menurut jadwal, turnamen ini akan berlangsung pada 6-23 Februari 2025. Lolosnya Timnas Indonesia U20 ke Piala Asia U20 2025 membuka kesempatan bagi Indonesia untuk tampil di Piala Dunia U20 2025 di Chili, yang tentunya menjadi motivasi besar bagi Jens Raven dan rekan-rekannya. Saat ini, Timnas Indonesia U20 tengah berada di Jepang untuk mengikuti pemusatan latihan (TC) sejak 5 November 2024, sebagai persiapan menghadapi turnamen di Tiongkok. TC ini akan berlangsung hingga 23 November 2024. Pelatih Indra Sjafri membawa 30 pemain yang dijadwalkan akan melakoni serangkaian laga uji coba, baik melawan klub-klub J-League 2 maupun menghadapi tim-tim universitas terkemuka di Jepang. Pelatih Indra Sjafri menegaskan pentingnya persiapan matang menyusul hasil drawing ini. “Kita akan membuat roadmap menuju Piala Asia U20 2025, tentu sudah bisa secara spesifik karena lawan-lawan yang dihadapi sudah jelas. Tiga kali kita akan bertanding di Grup C, dan jika lolos, kita akan bertanding di semifinal, yang sekaligus membuka jalan menuju Piala Dunia U20 2025. Ini yang akan kita upayakan bersama pemain dan staf ofisial. Kami mulai menyusun program dengan baik, dan semoga apa yang kita targetkan bisa tercapai,” ujar Indra Sjafri, Kamis 7 November 2024. Dengan roadmap yang jelas dan persiapan yang matang, Timnas Indonesia U20 berharap mampu meraih hasil terbaik di Piala Asia U20 2025 dan melangkah ke ajang Piala Dunia U20 2025.

Ini 8 Tim Yang Lolos Grand Finale Meet the World SKF Road to Gothia Cup 2025

Turnamen sepak bola usia muda Meet the World With SKF Road to Gothia Cup 2025 sudah dimulai. Itu ditandai dengan bergulirnya fase Regional Tournament di Jakarta dan Bandung pada 2-3 November 2024. Masing-masing Regional Tournament di Jakarta dan Bandung, diikuti 32 tim yang terbagi dalam 8 grup. Untuk tiap grupnya dihuni 4 tim. Di Jakarta, pertandingan berlangsung di Stadion Militer Vitaya Jales Yudha, Kelapa Gading. Sedangkan di Bandung, bergulir di Lapangan Pindad Soccer Field. Dari total 64 tim peserta, telah tersaring 8 tim terbaik yang berhak melaju ke babak Grand Finale. 8 tim itu merupakan gabungan 4 semifinalis di Regional Tournament Jakarta dan Bandung. Di Regional Tournament Jakarta, terdapat ASIOP yang keluar sebagai juara setelah menundukkan Nawasena FC lewat adu penalti dengan skor 4-3 (1-1) di final. Sedangkan laga perebutan tempat ketiganya dimenangkan Cipta Cendikia yang menaklukkan Labskill 1-0. Untuk Regional Tournament Bandung, terdapat Akademi Persib Cimahi (APC) Biru yang keluar sebagai kampiun setelah mengalahkan RMIFA Merah dengan skor 2-0 pada fase final. Sedangkan untuk juara ketiganya diraih PR Star Warrior yang mengalahkan APC Putih lewat adu penalti dengan skor 2-1 (0-0). President Director SKF, Satheswaran Mayachandran, mengatakan gelaran Meet the World With SKF Road to Gothia Cup 2025 selalu menekankan nilai-nilai positif, yaitu Teamwork, Sportsmanship, Fair Play, Leadership, Character Development, serta Friendships. Menurutnya, hal ini sangat berguna untuk perkembangan anak usia U-12 yang menjadi peserta turnamen. “Inilah komitmen SKF untuk menanamkan nilai-nilai tersebut kepada anak-anak di dunia, khususnya Indonesia. SKF fokus terhadap youth development melalui platform sepak bola,” ujar Satheswaran Mayachandran. “Dukungan ini diberikan melalui program SKF Care, yang pembiayaannya lahir dari Corporate Social Responsibility (CSR) SKF. Kami mendukung perkembangan sepak bola Indonesia yang kini mulai dibicarakan di level internasional. Itulah komitmen kami,” tambahnya. “Saya cukup bangga dengan antusias yang sangat luar biasa di Jakarta dan Bandung. Saya ucapkan selamat kepada 8 tim yang sudah lolos ke babak Grand Finale lewat Regional Tournament di Jakarta dan Bandung. Selanjutnya, bertanding secara sportif di babak Grand Finale,” sambung Satheswaran. Meet the World With SKF Road to Gothia Cup 2025 berlangsung berkat dukungan SKF, Kogelahar Indonesia, Panca Putra Satria Wibawa, SLS Indonesia, Efasindo Primantara, Yuan Wira Perdana, Aliko CV, Ceva Logistic, JAS Worldwide Indonesia, Arta Alam Prima, Banjar Bearing Sentosa, dan Tritunggal Sulawesi. Selanjutnya, babak Regional Tournament akan terselenggara di Surabaya dan Solo (9-10 November), Makassar (15-16 November), dan Pekanbaru (16-17 November). Untuk babak Grand Finale akan berlangsung di Jakarta pada 23-24 November. Nantinya, juara di babak Grand Finale akan dikirimkan ke Gothia Cup 2025 untuk mewakili Indonesia bersama satu wakil yang sudah ditetapkan, yakni dari hasil seleksi yang dilakukan Papua Football Academy (PFA) by Freeport. Chandra Syahriar selaku pemimpin Cantrik ACL, pihak penyelenggara Meet the World with SKF di Indonesia, mengungkapkan rasa syukurnya karena babak regional tournament berjalan dengan lancar dan baik di Jakarta maupun Bandung. “Kita lihat tadi antusiasme yang luar biasa di Jakarta dan Bandung. Pada akhir pekan, para orang tua mendukung anak-anak mereka bertanding. Nilai-nilai ini sangat penting untuk perkembangan anak ke depannya,” kata Chandra Syahriar. “Saya berharap pelaksanaan regional tournament di kota-kota selanjutnya dapat berjalan baik dan lancar, dan tentu saja semaraknya lebih dari Jakarta dan Bandung. Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh tim yang sudah berpartisipasi di Meet the World With SKF Road to Gothia Cup 2025,” tambahnya. “Bagi yang lolos ke babak Grand Finale, saya ucapkan selamat. Bagi yang belum beruntung, tetap semangat dan mudah-mudahan bisa mencoba lagi di penyelenggaraan berikutnya,” tutup Chandra yang akrab disapa Oki. Berikut hasil lengkap Regional Tournament Meet the World With SKF Road to Gothia Cup 2025 di Jakarta dan Bandung: Regional Jakarta 1. Juara: ASIOP 2. Peringkat 2: Nawasena FC 3. Peringkat 3: Cipta Cendikia 4. Peringkat 4: Labskill Top Skorer: Gifahri Al Fatih (ASIOP) Pemain Terbaik : Jason Dhimpos Agrecio Naibaho (NAWASENA) Regional Bandung 1. Juara: Akademi Persib Cimahi Team Biru 2. Peringkat 2: RMIFA Football Akademi Team MERAH 3. Peringkat 3: PR STAR WARRIORS FA 4. Peringkat 4: Akademi Persib Cimahi Team PUTIH Top Skor: Algifarih (Akademi Persib Cimahi Team Biru) Pemain Terbaik: Jajang Mulyana (RMIFA Team Merah) Sumber: Medcom

Shin Tae-yong Bawa Timnas U-22 Indonesia ke Piala AFF 2024

Pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong, mengatakan bahwa ia tidak akan membawa skuad terbaiknya untuk bertarung di Piala AFF 2024. Juru taktik asal Korea Selatan itu hanya akan membawa pemain timnas U-22 Indonesia. Sampai saat ini belum ditentukan siapa saja pemain berusia 22 tahun yang dibawa Shin Tae-yong. Shin Tae-yong masih merahasiakan nama-namanya. Pelatih berusia 54 tahun itu mengakui bahwa kekuatan timnas Indonesia di Piala AFF 2024 tidak seperti negara-negara lain. Sebab, Shin Tae-yong sedang fokus bersama timnas Indonesia yang lagi bertarung pada Putaran Ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Timnas Indonesia menjadi satu-satunya negara asal Asia Tenggara yang melaju hingga ke Putaran Ketiga. Peluang timnas Indonesia untuk lolos ke Piala Dunia 2026 masih ada. Atas dasar itu, Shin Tae-yong hanya akan membawa pemain dari timnas U-22 Indonesia untuk bertarung dalam turnamen yang kini bernama ASEAN Championship 2024. Piala AFF 2024 berlangsung mulai 8 Desember 2024 sampai 5 Januari 2025. Pada Piala AFF 2024, Timnas Indonesia tergabung di Grup B bersama Vietnam, Filipina, Myanmar, dan Laos. Piala AFF 2024 ini adalah Piala AFF ketiga Shin Tae-yong bersama Skuad Garuda. Pada Piala AFF 2020, yang digelar 2021, Timnas Indonesia melangkah ke final sebelum dikalahkan Thailand. Sementara itu, setahun berselang, atau pada Piala AFF 2022, Timnas Indonesia dihentikan Vietnam di semifinal. Pada tahun ini Shin Tae-yong menargetkan Timnas Indonesia minimal mencapai partai puncak.

Tatap Piala Asia U20, 33 Pemain Jalani Pemusatan Latihan di Bali

Pelatih kepala Timnas Indonesia U20, Indra Sjafri, mengapresiasi pencapaian luar biasa Timnas Indonesia di berbagai kategori usia, mulai dari tim senior hingga U17. Keberhasilan ini mencakup lolosnya semua tim ke putaran final Piala Asia di masing-masing kelompok umur. Tim U20 asuhan Indra sendiri memastikan tempat di Piala Asia setelah menjuarai Grup F dengan raihan 7 poin. “Alhamdulillah, semua kategori umur lolos ke Piala Asia, mulai dari tim senior, U20, U23, dan U17 yang baru-baru ini juga lolos. Ini adalah tanda bahwa apa yang kami siapkan mulai membuahkan hasil,” ujar Indra. Indra menambahkan, sesuai arahan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, seluruh tim diminta melakukan persiapan maksimal. “Sesuai dengan arahan Ketua Umum PSSI, Pak Erick Thohir, kami diminta untuk mempersiapkan tim sebaik mungkin menuju Piala Asia dan untuk mengamankan tiket ke Piala Dunia,” jelasnya. Saat ini, Timnas U20 tengah memasuki periode persiapan menuju Piala Asia U20 edisi ke-42 yang akan digelar di Tiongkok pada 6-23 Februari 2025. “Kami akan memanfaatkan waktu persiapan ini dengan sebaik-baiknya agar tampil optimal di Piala Asia,” tambah pelatih asal Sumatera Barat tersebut. Dalam rangka persiapan Piala Asia U220 2025, Indra telah memanggil 33 pemain untuk menjalani pemusatan latihan di Bali sejak 27 Oktober 2024 lalu. Di sana terdapat Dony Tri Pamungkas, Welberlieskott de Halim Jardim, dan Jens Raven yang langsung terlibat dalam persiapan intensif di Pulau Dewata. Berikut daftar 33 pemain yang jalani pemusatan latihan di Bali: 1. Rifky Tofani – Malut United 2. Dony Tri Pamungkas – Persija Jakarta 3. Alexandro Felix Kamuru – Barito Putra 4. Fitrah Maulana Muhammad Ridwan – Persib Bandung 5. I Wayan Arta Wiguna – Bali United 6. Ikram Algiffari – Semen Padang 7. Kadek Arel Priyatna – Bali United 8. M Mufdi Iskandar – Bhayangkara 9. M Riski Afrisal – Madura United 10. Marselinus Ama Ola – UD Logrones 11. Meshaal Hamzah Bashier Osman – PSBS Biak 12. Muhamad Ragil – Bhayangkara 13. Muhammad Alfharezi Buffon – Borneo FC 14. Muhammad Farhan Sopiulloh – Persiku Kudus 15. Muhammad Iqbal Gwijangge – Barito Putra 16. Rahmat Syawal – PSIS Semarang 17. Rizdjar Nurviat Subagja – Borneo FC 18. Fandi Bagus Pamungkas – Bhayangkara 19. Figo Dennis Saputranto – PSIM Yogyakarta 20. Sulthan Zaky Pramana Putra Razak – PSM Makassar 21. Toni Firmansyah – Persebaya Surabaya 22. Arlyansyah Abdulmanan – PSIM Yogyakarta 23. Muhammad Mufli Hidayat – PSM Makassar 24. Jehan Pahlevi – Persiku Kudus 25. Arkhan Kaka Putra Purwanto – Persis Solo 26. Camara Oesmane Maiket – PSIM Yogyakarta 27. Aditya Warman – Persija Jakarta 28. Mauori Ananda Yves Ramli Simon – Bali United 29. Dillan Yabran Rinaldi – Bali United 30. Muhammad Hafizh Rizkianur – Persija Jakarta 31. Welberlieskott de Halim Jardim – Sao Paolo FC 32. Jens Raven – Dordrecht 33. Ahmad Zidan Arrosyid – PSS Sleman

Kualifikasi Piala Asia U17 2025: Timnas Gilas Kep. Mariana Utara

Timnas Indonesia U17 sukses meraih kemenangan telak pada laga kedua Kualifikasi Piala Asia U17 2025, Jumat 25 Oktober 2024. Bermain di Abdullah Alkhalifa Alsabah Stadium, Mishref, anak asuh Nova Arianto tampil mendominasi dan membungkam Kepulauan Mariana Utara dengan skor 10-0. Pertandingan baru berjalan satu menit, Garuda Muda langsung membuka keunggulan melalui gol Zahaby Gholy yang berhasil menyelesaikan peluang lewat satu sentuhan kaki kanannya tanpa pengawalan. Tidak butuh waktu lama, Zahaby mencatatkan namanya di papan skor untuk kedua kalinya pada menit ke-9 setelah memanfaatkan kemelut di depan gawang lawan. Indonesia semakin agresif dengan tambahan gol dari Aldiyansyah Taher pada menit ke-15. Berkat tembakan kaki kirinya, Indonesia memimpin 3-0. Pada menit ke-21, Zahaby Gholy kembali berperan penting dengan memberikan assist kepada Evandra Florasta yang sukses mengonversinya menjadi gol keempat. Selang satu menit, I Komang Gelgel turut mencetak gol kelima setelah memanfaatkan kemelut di depan gawang lawan. Tidak lama berselang, Aldiyansyah Taher kembali mencetak gol keduanya pada menit ke-24 melalui bola muntah, menjadikan Indonesia unggul 6-0. Di menit ke-42, I Komang Gelgel mencatatkan dwigol, membawa Timnas Indonesia U17 memimpin 7-0 hingga babak pertama berakhir. Memasuki babak kedua, Timnas Indonesia tetap mempertahankan intensitas serangan. Gol kedelapan dicetak Ida Bagus Putu Cahya pada menit ke-69. Menjelang akhir laga, Daniel Alfredo menambah keunggulan menjadi 9-0 pada menit ke-88 setelah menyambut umpan tarik dari sisi kanan. Kemenangan Indonesia disempurnakan oleh Alberto Hengga yang mencetak gol kesepuluh di masa perpanjangan waktu (90+1) dengan tembakan keras kaki kanannya di depan mulut gawang. Dengan kemenangan ini, Timnas Indonesia U17 mengoleksi 6 poin di Grup G dan masih akan berhadap dengan Australia dalam pertandingan penentu.

Kualifikasi Piala Asia U17 2025: Timnas Catatkan Kemenangan Perdana

Timnas Indonesia U17 sukses mencatatkan kemenangan 1-0 atas Kuwait dalam laga pembuka Grup F Kualifikasi Piala Asia U17 2025 di Abdullah Alkhalifa Alsabah Stadium, Rabu (23/10). Gol kemenangan Garuda Muda dicetak oleh Mathew Baker pada menit ke-7, membawa timnya meraih tiga poin penting. Indonesia langsung tampil menyerang sejak menit awal. Peluang pertama datang pada menit ke-3 setelah Mochammad Mierza dijatuhkan di area dekat kotak penalti. Zahaby Gholy mengambil tendangan bebas, namun usahanya membentur pagar betis. Tak butuh waktu lama, gol perdana Indonesia tercipta pada menit ke-7. Zahaby Gholy mengirimkan tendangan sudut terukur yang mengarah ke Mathew Baker. Berdiri bebas di tiang jauh, Baker sukses menyundul bola masuk ke gawang Kuwait, membuat Indonesia unggul 1-0. Setelah kebobolan, Kuwait berusaha membalas melalui serangan balik cepat. Namun, lini pertahanan Indonesia mampu mementahkan setiap serangan yang dibangun oleh tim tuan rumah. Peluang untuk menggandakan keunggulan datang pada menit ke-34 lewat tendangan bebas Zahaby Gholy dari sisi kiri, tetapi bola berhasil ditangkap kiper Kuwait. Satu menit kemudian, Kuwait nyaris menyamakan kedudukan melalui tembakan keras yang berhasil dihalau oleh kiper Indonesia, Dafa Algasemi. Hingga babak pertama berakhir, Indonesia tetap unggul 1-0. Di babak kedua, pertandingan semakin sengit. Zahaby Gholy dan Evandra Florasta beberapa kali mengancam pertahanan Kuwait, sementara Kuwait mencoba mencetak gol penyama kedudukan lewat beberapa tembakan spekulasi, namun masih melenceng dari sasaran. Pada menit ke-60, Indonesia kembali mengancam melalui situasi sepak pojok yang dieksekusi Zahaby Gholy. Bola liar di depan gawang Kuwait disambar oleh Fabio Azkairawan, namun tendangannya melambung di atas mistar. Pelatih Nova Arianto melakukan pergantian pemain di menit ke-73, memasukkan Fandi Ahmad untuk menggantikan Alberto Hengga. Menjelang akhir pertandingan, tepatnya pada menit ke-84, Kuwait nyaris menyamakan kedudukan, tetapi Dafa Algasemi kembali tampil gemilang dengan menepis sepakan keras lawan. Di menit ke-87, Zahaby Gholy mencoba peruntungan dengan tembakan jarak jauh, namun bola ditepis oleh kiper Kuwait dan hanya menghasilkan tendangan sudut. Hingga peluit panjang dibunyikan, Indonesia berhasil mempertahankan keunggulan 1-0, sekaligus meraih kemenangan perdana di Grup F.

Ini Dia 23 Pemain untuk Kualifikasi Piala Asia U17 2025

Timnas Indonesia U17 resmi mengumumkan daftar 23 pemain yang akan bertanding dalam babak Kualifikasi Piala Asia U17 2025. Turnamen ini akan berlangsung di Kuwait dari 19 hingga 27 Oktober 2024. Skuad Garuda Muda bakal bersaing di Grup F, bersama tim kuat lainnya seperti tuan rumah Kuwait, Australia, dan Kepulauan Mariana Utara. Di antara para pemain yang dipanggil, terdapat dua pemain diaspora, yakni Mathew Baker dan Lucas Lee, yang diharapkan dapat memberikan kontribusi penting bagi tim. Sebelumnya, pelatih kepala Nova Arianto telah menggelar beberapa sesi pemusatan latihan guna menentukan komposisi tim terbaik yang siap bertanding. Selain mematangkan persiapan di Spanyol, tim juga menggelar dua pertandingan uji coba melawan Qatar belum lama ini. Dengan segala persiapan yang sudah dijalani, Indonesia menargetkan untuk lolos ke putaran final Piala Asia U17 yang akan digelar di Arab Saudi pada April 2025 mendatang. Berikut 23 pemain Timnas U17 untuk Kualifikasi Piala Asia U17 2025: Kiper: M. Nur Ichsan – Asiana Rendy Razzaqu – Nusantara Youth Dafa Gasemi – Dewa United Pemain Belakang: I Putu Panji Apriawan – Bali United Ida Bagus Putu Cahya – Bali United Raihan Apriansyah – Asiana Andi Faith – Asiana Mathew Baker – Melbourne City Azizu Milanesta – Asiana Daniel Alfredo – Asiana Fabio Azkairawan – Persija Dafa Zaidan – Borneo FC Pemain Tengah: Algazani Dwi – FIFA Farmel Evandra Florasta – Bhayangkara FC Lucas Lee – De Anze Force Tristan Raisa – Dewa United Nazriel Alvaro – Persib Fandi Ahmad – Persija Komang Mardian G – Bali United M Zahaby Gholy – Persija Pemain Depan: M Mierza F – Asiana M Aldiyansyah Taher – PPLOP DKI Fadly Alberto – Bhayangkara FC

Pemain Muda Indonesia Resmi Bergabung dengan Sevilla D

Pemain muda Indonesia, Darrel Nathan Ang, mendapat kesempatan mengadu nasib di sepak bola Eropa. Ia direkrut oleh salah satu klub papan atas Spanyol, Sevilla, untuk bergabung dengan tim internasional D mereka. Darrel Nathan Ang saat ini berada di bawah bimbingan The Gate Football Enterprise, pimpinan eks pelatih Persiba Balikpapan Jaino Matos. The Gate Football Enterprise berfokus untuk pengembangan karier pemain muda Indonesia. Jaino Matos mengatakan, proses Darrel untuk bergabung dengan Sevilla tak gampang. “Untuk bergabung ke Tim D Sevilla FC, prosesnya panjang berbulan-bulan. Kami koordinasi dengan Sevilla, mengirim laporan dan video tentang kemampuan Darrell dan akhirnya diterima serta adaptasi dia di Spanyol berjalan lancar,” kata agen pemain berlisensi FIFA itu kepada Skor.id, Jumat. Ini bukan pertama kalinya Darrel Nathan Ang bermain di klub Eropa. Pemain berusia 20 tahun yang berposisi sebagai bek kiri ini juga pernah bermain di beberapa klub Jerman seperti SV Pforzheim, Friedrichstal, serta VfL Kurpfalz. Darrell tak bisa menutupi rasa senangnya bisa begabung dengan Sevilla D. “Saya merasa luar biasa, saya sudah berada di sini sekitar tiga atau empat hari. Saya mendapatkan pengalaman yang bagus dari rekan setim, pelatih, dan staf di sini,” kata Darrell Nathan Ang, dalam video wawancaranya yang diunggah @academy_sfc. “Saya melihat tidak jauh berbeda soal teknik antara sepak bola Spanyol dan Indonesia. Namun memang secara taktik di Spanyol lebih advance dan sangat intensif.” “Saya merasa bangga bisa mendapatkan kesempatan ini. Saya rasa ini luar biasa, bisa melihat setiap pemain dari negara dan budaya yang berbeda. Ada teman saya dari Afrika begitu kuat secara fisik, dan rekan dari Spanyol punya teknik yang bagus,” kata dia lagi. Darrell Nathan Ang juga mengungkapkan pemain dari Sevilla yang menjadi idolanya saat ini adalah Jesus Navas. “Dia memiliki mental yang bagus dan bisa memimpin tim. Dia bisa menjadi contoh yang bagus,” tuturnya. Selain itu, dia juga memberikan pesan kepada para pesepak bola muda yang ingin menjadi pemain profesional sepertinya. “Jangan menyerah dengan mimpimu, tetap bekerja keras, dan Tuhan akan mengarahkan ke tujuanmu di waktu yang tepat,” kata dia.

Ini Dia Daftar Pemain Indonesia di Kualifikasi Piala Asia U-20 2025

Pelatih Tim U-20 Indonesia, Indra Sjafri, resmi menetapkan 23 pemain untuk menghadapi laga Kualifikasi Piala Asia U-20 2025. Turnamen ini akan dimainkan di Stadion Madya, Jakarta mulai tanggal 25 hingga 29 September mendatang. Garuda Nusantara julukan tim U-20 Indonesia yang menjadi tuan rumah Grup F akan menghadapi Maladewa pada laga pertama, Rabu (25/9). Dua hari berselang, Jumat (27/9), Indonesia akan menghadapi Timor Leste. Dan terakhir pada Minggu (29/9), Kadek Arel dan kawan-kawan akan melawan Yaman. “Setelah kemarin di (Piala) AFF U-19 kita berhasil menuntaskan dengan baik dan sesuai target yang dibebankan oleh PSSI. Sekarang kita baik step atau anak tangga kedua dengan lolos (dari) Kualifikasi Piala Asia U-20,” kata Indra Sjafri. Indra Sjafri berharap bisa mengulang kesuksesannya di tahun 2013. Saat itu dirinya berhasil membawa Indonesia U-19 lolos ke Piala Asia U-19 2014 di Myanmar. Ketika itu, di babak kualifikasi, Indonesia juga menjadi tuan rumah dan keluar sebagai juara grup. Di babak kualifikasi itu, Indonesia sempat mengalahkan Korea Selatan dengan skor 3-2 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta. “Mudah-mudahan kita bisa lolos ke Piala Asia U-20 2025 di China nanti,” tukas Indra Sjafri. Daftar 23 pemain Indonesia untuk Kualifikasi Piala Asia U-20 2025: Kiper Ikram Al Giffari – Semen Padang Rifky Tofani – Malut United Fitrah M Ridwan – Persib Bandung Bek Dony Tri Pamungkas – Persija Jakarta Iqbal Gwijangge – Barito Putera Alfharezzi Buffon – Borneo FC Samarinda Meshaal Hamzah – PSBS Biak M Mufli – PSM Makassar Kadek Arel – Bali United Sulthan Zaky – PSM Makassar Rizdjar Nurviat – Borneo FC Samarinda Gelandang Maouri Ananda – Bali United Fandi Bagus – Bhayangkara FC Felix Kamuru – Barito Putera Figo Dennis Saputrananto – PSIM Yogyakarta Tony Firmansyah – Persebaya Surabaya Aditya Warman – Persija Jakarta Penyerang Riski Afrisal – Madura United Arlyansyah Abdulmanan – PSIM Yogyakarta Marselinus Ama Ola – UD Logrones Muhammad Ragil – Bhayangkara FC Mufdi Iskandar – Malut Selection Jens Raven – FC Dordrecht

Kualifikasi Piala Asia U20 2025: Catat, Ini Jadwal Timnas Indonesia

Timnas Indonesia U20 siap menjalani kualifikasi Piala Asia U20 2025 pada akhir September 2024. Kualifikasi ini diikuti oleh 45 negara dan terbagi dalam 10 grup yang akan dimainkan pada 21 hingga 29 September 2024 mendatang. Garuda Nusantara sendiri tergabung dalam Grup F dan sekaligus menjadi salah satu tuan rumah di grup tersebut. Tentunya, tim besutan Indra Sjafri ini akan mengincar poin maksimal di setiap pertandingan. Pertandingan Timnas Indonesia U20 di turnamen ini akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta. Timnas U20 akan memulai pertandingan pertama dengan menghadapi Maladewa pada Rabu 25 September 2024 pukul 19.30 WIB. Dilanjutkan dengan pertandingan melawan Timor-Leste pada Jumat 27 September 2024 pukul 19.30 WIB. Di pertandingan ketiga, Timnas U20 akan ditantang Yaman pada Minggu 29 September 2024 pukul 19.30 WIB. Dukungan Garuda Fans sangat dibutuhkan untuk membawa Garuda Nusantara menuju Piala Asia U-20. Sekadar info, PSSI telah menyiapkan sebanyak 31.000 tiket di setiap pertandingan, jadi bagi Garuda Fans yang akan memberikan dukungan secara langsung, bisa membeli tiket pertandingan ini melalui situs resmi Timnas Indonesia, yakni di kitagaruda.id/tickets. Mengenal AFC U-20 Asian Cup AFC U-20 Asian Cup pertama kali digelar pada tahun 2023. Kejuaraan ini diikuti 16 negara, dengan rincian 15 negara yang lolos dari babak kualifikasi, serta 1 negara lolos sebagai tuan rumah turnamen. Uzbekistan menjadi tuan rumah AFC U-20 Asian Cup 2023 atau turnamen pertama. Uzbekistan pun sukses menjadi juara pada edisi perdana usai menaklukkan Iraq dengan skor 1-0 di babak final. Sejatinya, AFC U-20 Asian Cup seharusnya digelar di tahun 2020. Namun, dibatalkan karena pandemi Covid-19 yang melanda dunia. Hingga akhirnya, turnamen ini baru digelar tahun 2023. Sebelum digelar tahun 2023 mendatang, turnamen 2 tahunan ini bernama AFC U-19 Championship. AFC U-19 Championship sudah digelar sejak tahun 2008 hingga tahun 2018. Sebelumnya, sejak tahun 1959 hingga tahun 2006, kejuaraan ini bernama AFC Youth Championship.

Seoul EOU Cup 2024: Indonesia Telan Kekalahan Kedua

Korea Selatan U-20 mengalahkan Indonesia 3-0 pada laga terakhir Seoul Earth on Us Cup 2024 di Stadion Mokdong, Seoul, Minggu (1/9) malam WIB. Korsel membuka keunggulan 1-0 saat laga baru berjalan lima menit. Gol dicetak pemain belakang Shin Minha melalui sundulan memanfaatkan eksekusi sepak pojok. Setelah unggul, Korsel tetap dengan pendekatan bermain yang agresif. Tim asuhan Lee Chang Won tampil ngotot dan tidak membiarkan para pemain Timnas Indonesia U-20 leluasa menguasai bola. Tuan rumah bahkan bisa memperbesar keunggulan menjadi 2-0 pada menit ke-25. Umpan Hong Seokhyun di dalam kotak penalti dengan tenang dieksekusi Kim Taewon untuk membobol gawang Ikram Algiffari. Situasi sepak pojok kembali jadi petaka buat Timnas Indonesia U-20. Hong Seokhyun dengan cermat menyundul bola dari sepak pojok yang membuat Ikram memungut bola untuk kali ketiga dari gawangnya pada menit ke-32. Skor berubah jadi 3-0. Korsel U-20 punya peluang untuk mencetak gol keempat pada menit ke-58. Park Subeen melepaskan tembakan keras dari dalam kotak yang masih tipis berada di atas mistar gawang. Empat menit berselang giliran pemain pengganti Korsel U-20, Kim Gyeol yang menebar ancaman. Namun, tembakan Kim masih terlalu lemah dan mudah dijinakkan Ikram. Timnas U-20 akhirnya mendapatkan peluang yang mengancam pertahanan lawan pada menit ke-71. Umpan silang dikirimkan Riski Afrisal ke tiang jauh yang disambut sontekan Alfharezzi tetapi arahnya masih berada di samping kiri gawang Korsel. Dua menit berselang giliran Riski yang punya peluang. Tembakan kaki kiri dilepaskan Riski dari dalam kotak penalti yang mengenai pemain belakang lawan dan menghasilkan sepak pojok. Korea Selatan yang telah melakukan sejumlah pergantian pemain tidak lagi leluasa melakukan tekanan. Kondisi ini coba dimanfaatkan tim Garuda Nusantara yang sudah lebih percaya diri dalam melakukan tekanan. Hanya saja permainan yang lebih baik itu tetap saja tidak cukup untuk membuat Timnas U-20 memecahkan kebuntuan. Alhasil, skor 3-0 untuk kemenangan Korea Selatan U-20 tidak berubah hingga laga usai.

Seoul EOU Cup 2024: Indonesia Akui Keunggulan Thailand

Tim U-20 Indonesia harus mengakui keunggulan 0-2 dari Thailand di laga kedua mereka pada ajang Seoul Earth On Us Cup 2024, Jumat (30/8) di Stadion Mokdong, Korea Selatan. Gol-gol tersebut berasal dari Caelan Ryan di menit ke-10 dan Ratthaphum Phankhechon menit ke-90. Garuda Nusantara tampak kesulitan untuk bisa mengeluarkan permainan terbaiknya karena ditekan oleh Thailand U-20. Sementara lawan bermain lebih baik. Dony Tri Pamungkas, dan kawan-kawan awalnya sudah terlihat kewalahan melawan Thailand U-20. Sebab pasukan Indra Sjafri itu terus ditekan setiap kali memegang bola. Karena tekanan tinggi itu, para pemain Garuda Nusantara tampak kesulitan memainkan permainan terbaik mereka. Thailand U-20 justru bisa bermain lebih baik dan mencetak gol di menit ke-10 yang dicetak oleh Caelan Tanadon Ryan. Striker Thailand itu sukses mengantisipasi kesalahan pemain Garuda Nusantara, Rahmat Syawal tengah berupaya membuang bola ke arah Dony Tri Pamungkas, pemain Thailand, Thanawut Phochai mampu mengambil bola tersebut, yang pergerakan bolanya lantas mengarah ke kaki striker itu yang langsung menyambar bola dan gol pun tercipta. Kesalahan karena terlalu berani bermain di area sendiri akhirnya dibayar mahal. Memasuki babak kedua, permainan Garuda Nasional sedikit berubah, tampil menekan. Beberapa peluang sempat tercipta, namun tidak ada yang benar-benar berpeluang gol. Namun, Thailand U-20 pun berhasil menambah keunggulan via Ratthapum Phankhechon. Gol yang tercipta di menit 90+3 itu pun berbau kontroversi. Sebab dalam proses gol itu terjadi, pemain Timnas Indonesia dihalangi wasit hingga terjatuh dan kehilangan bola. Garuda Nusantara akhirnya harus akui keunggulan lawannya itu dengan skor 0-2.

Seoul EOU Cup 2024: Comeback Apik, Indonesia Kalahkan Argentina

Timnas Indonesia U-20 berhasil mengalahkan Argentina 2-1 di Stadion Mokdong, Seoul, Rabu (28/8/2024) siang WIB. Dalam pertandingan ini Argentina unggul lebih dulu di menit ke-16 melalui sundulan keras Mirko Juares Zemlich usai menyambut tembakan Rodrigo Stocco memanfaatkan bola intersep Kadek Arel dalam situasi sepak pojok. Pada menit ke-75, Indonesia mampu menyamakan skor menjadi 1-1 lewat sundulan Kadek Arel usai meneruskan umpan tendangan bebas Maouri Ananda Yves Ramli Simon. Bahkan pada menit ke-79 Indonesia berhasil comeback atau berbalik unggul 2-1 atas Argentina berkat gol penalti Maouri Ananda Yves Ramli Simon. Sementara itu pada pertandingan lain, Korea Selatan sukses membantai Thailand 4-1 di laga perdana Seoul Earth On Us Cup 2024 di Stadion Mokdong, Korea Selatan, Rabu (28/8) malam. Dengan demikian, Korea Selatan dan Indonesia menjadi pemuncak klasemen sementara dengan 3 poin, namun Korea unggul jumlah selisih gol. Pada pertandingan selanjutnya Korea Selatan akan bertemu Argentina, Jumat (30/8) petang WIB. Sedangkan Indonesia akan jumpa Thailand, Jumat (30/8) siang WIB.

Jay Idzes Bangga Debut di Serie A

Jay Idzes menjadi pemain Indonesia dan ASEAN pertama yang debut di Serie A. Hal ini setelah dirinya bermain untuk Venezia FC saat melawan Fiorentina di Stadion Artemio Franchi, Firenze, Minggu (25/8). Laga pekan kedua Serie A tersebut berakhir imbang 0-0. Seusai laga, pemain belakang timnas Indonesia tersebut bangga dan berharap kiprahnya bisa diikuti oleh pemain Indonesia lainnya. “Saya sangat bangga menjadi pemain Indonesia pertama yang bermain di Serie A. Saya berharap akan ada lebih banyak pemain Indonesia yang bermain di level tinggi di masa depan. Semoga pencapaian saya dapat menginspirasi banyak orang,” kata Jay Idzes. Pada laga tersebut, Jay Idzes membuat 58 sentuhan, 3 clearance, dan sekali intersep serta tekel. Dirinya bermain selama 68 menit sebelum digantikan oleh Michael Svoboda. Penampilannya bersama Venezia mendapat banyak pujian dan tentunya sejarah untuk Indonesia. Jay Idzes juga menambahkan bahwa kondisinya saat ini tidak ada masalah. Dan siap bergabung bersama timnas Indonesia jelang laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 ronde ketiga melawan Arab Saudi dan Australia. “Tidak. Semuanya baik-baik saja. Tidak ada yang serius,” kata pemain berusia 24 tahun tersebut. Skuad Garuda bakal lebih dulu bertandang ke Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah, untuk melawan Arab Saudi, Kamis (5/9). Setelah itu menjamu Australia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (10/9). “Kami memiliki kesempatan luar biasa di depan kami. Kami akan bermain melawan negara-negara hebat dan kami memiliki peluang untuk lolos ke Piala Dunia,” jelas Jay Idzes. “Kami ingin menunjukkan apa yang bisa kami lakukan dan kami ingin semakin mengangkat nama Indonesia di peta dunia,” tukasnya.