Srikandi Indonesia Raih Medali Perunggu ASBC 2025

Timnas Putri Indonesia - ASBC 2025

Tim Nasional (Timnas) Basket Putri Indonesia menutup perjalanan di 9th Asian School Basketball Championships (ASBC) 2025 dengan manis. Bermain di Bronze Match, tim besutan Syafiq Ahmad Rizaldi itu berhasil mengalahkan Hong Kong 59-39 di GOR Manahan, Solo, Sabtu 30 Agustus 2025. Indonesia sempat tertinggal di awal pertandingan. Setelah dibuka dua tembakan gratis Komang Mariani Puteri Sekar Sari, Hong Kong justru unggul lima angka. Namun, Indonesia cepat bangkit. Tiga angka Kartika Hatta Mahanani menutup kuarter pertama dengan skor 14-10, untuk Indonesia. Di kuarter kedua, Indonesia sempat menjauh hingga 12 poin (25-13). Namun, Hong Kong tidak menyerah dan memangkas margin menjadi tiga angka saja di penghujung paruh pertama (25-22). Memasuki babak kedua, Indonesia tak ingin memberi celah. Dalam 20 menit sisa pertandingan, mereka menambahkan 34 poin, sementara Hong Kong hanya menambahkan 17 poin. Peluit akhir pertandingan pun memastikan kemenangan Indonesia dengan skor 59-39, sekaligus medali perunggu ASBC 2025. Secara statistik, akurasi Indonesia masih belum maksimal. Dari 68 percobaan, hanya 21 yang berbuah poin (30 persen). Eksekusi tembakan gratis dari Indonesia juga cenderung rendah. Hanya melesat 9 dari 16 kali percobaan (56 persen). Namun, keunggulan mereka tetap cukup untuk mengunci kemenangan. Putu Kezia Angelie Setiawan kembali jadi motor utama dengan 19 poin. Yang mana 12 di antaranya berasal dari tembakan tripoin. Komang Mariani Puteri tampil dominan di paint area dengan 17 rebound, ditambah 3 assist dan 2 poin. Sementara Berlian Yesi Triutari menyumbang 10 poin dan 7 rebound. Kemenangan ini menegaskan langkah Indonesia yang mampu bangkit setelah gagal di semifinal. Srikandi Merah Putih resmi menutup 9th Asian School Basketball Championships 2025 sebagai pemilik medali perunggu.

ASBC 2025: Tim Putra & Putri Indonesia Gagal Raih Poin Penuh

Kenneth Leebron Huang

Tim Nasional (Timnas) Basket Putra dan Putri Indonesia harus mengakui keunggulan lawan mereka pada laga perdana mereka di 9th Asian School Basketball Championships (ASBC) 2025. Bertanding di GOR Manahan Solo pada Senin, 25 Agustus 2025, skuad putra Indonesia kalah dengan skor 96-82 atas China. Meski demikian, asa Indonesia untuk melaju ke fase berikutnya masih ada. Mereka masih memiliki dua pertandingan sisa di fase grup. Paling dekat, Indonesia dijadwalkan bertemu dengan Thailand pada Selasa, 26 Agustus 2025 pukul 13.00 WIB. Pertandingan ini akan berlangsung di Sritex Arena, Solo, yang juga menjadi venue utama ASBC 2025. Sementara itu, Timnas Basket Putri Indonesia juga harus menelan pil pahit di laga perdana mereka. Bertanding di GOR Manahan Solo, Senin 25 Agustus 2025, skuad Indonesia juga takluk dari China dengan skor 66-53. Pada laga kedua, Timnas Basket Putri Indonesia akan bersua dengan Singapura, Selasa, 26 Agustus 2025 pukul 08.00 WIB, bergeser ke Sritex Arena, Solo. Partai ini bakal menjadi salah satu momentum kebangkitan sekaligus pembuktian bahwa skuad muda Indonesia mampu bersaing di level Asia.

Indonesia Siap Jadi Tuan Rumah ASBC 2025

Tim Indonesia Untuk ASBC 2025

Indonesia siap menjadi tuan rumah ajang 9th Asian Schools Basketball Championships (ASBC) 2025 yang akan berlangsung di Kota Surakarta (Solo), Jawa Tengah. Kejuaraan ini digelar di dua venue utama, GOR Sritex Arena dan GOR Manahan, menghadirkan tim basket pelajar dari berbagai negara Asia, yakni Arab Saudi, Malaysia, China, Singapura, Thailand, Hong Kong, dan tuan rumah Indonesia. Adapun acara pembukaan secara resmi digelar di Solo Paragon Hotel dan Residences pada 24 Agustus kemarin. Sementara Pertandingan Penyisihan berlangsung 25–28 Agustus, Semifinal & Final 29–30 Agustus, dan Penutupan pada tanggal 31 Agustus. Acara ini dibawah langsung arahan Menpora RI Dito Ariotedjo, Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Surono, dan Ketua Panitia Luhur Dewanthono. Ajang ini tidak sekadar kompetisi internasional di level Benua Asia, tetapi juga menjadi wadah solidaritas, integrasi, interaksi dan pertukaran budaya antarnegara Asia. Juga mempererat persahabatan pelajar Asia; serta meningkatkan kesatuan diplomasi negara-negara kawasan Asia melalui semangat sportivitas. Menpora RI menyatakan komitmennya untuk menjadikan event ini sukses. “Indonesia siap menjadi tuan rumah yang tidak hanya menggelar kejuaraan basket pelajar Asia, tetapi juga memanfaatkan momentum ini untuk memperkuat sport diplomacy dan menginspirasi generasi muda agar semakin mencintai olahraga,” ujar Dito Ariotedjo. Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga, Surono, menegaskan bahwa ajang ini penting untuk pembinaan atlet muda usia pelajar. “ASBC 2025 adalah kesempatan emas untuk mengasah mental juara dan memberi pengalaman bertanding internasional bagi atlet-atlet pelajar kita,” katanya. Dukungan itu membuat Ketua Panitia penyelenggara Luhur Dewanthono yang juga Tenaga Ahli Menpora, memastikan bahwa seluruh persiapan telah berjalan baik. “Opening Ceremony sudah mendekati 100 persen. Kami pastikan venue, keamanan, dan kenyamanan peserta sesuai standar internasional,” ujarnya. Kemenpora berharap kejuaraan ini membawa dampak positif bagi olahraga pelajar, pariwisata, dan citra Indonesia di mata dunia.

Inilah Sang Penguasa DBL Banjarmasin

Suasana Final Party Honda DBL with Kopi Good Day 2025 South Kalimantan

Honda DBL with Kopi Good Day 2025 South Kalimantan telah rampung digelar pada Jumat, 22 Agustus 2022 kemarin di GOR Hasanuddin Banjarmasin. Dari nomor putra, Pasukan Smaven (julukan SMAN 7 Banjarmasin) membayar lunas dendam kekalahan atas Smasa (julukan SMAN 1 Banjarmasin). Smaven menang 63-46. Para penonton seakan menjadi saksi Smaven sukses membalaskan dendam dengan manis. Pada final edisi 2019, Smaven tumbang di tangan Smasa. Smaven nyaris tak pernah dalam keadaan tertinggal. Mereka konsisten mencetak dua digit angka selama emapt kuarter. Smasa sejatinya juga bukan tanpa perlawanan. Mereka mengerahkan segalanya di lapangan. Termasuk memangkas margin ketertinggalan. Bahkan, Smasa sempat melaju di kuarter ketiga. Sayang, pada kuarter pemungkas mereka gagal menjaga tren tersebut. Di kuarter akhir Smasa justru hanya mencetak tiga angka saja. Berbanding terbalik dengan Smaven yang menambah keunggulan dengan 10 poin. Ketajaman juga menjadi poin selanjutnya yang membuat Smaven menang. Pada gim kali ini Smaven memasukkan 7 dar 25 percobaan tembakan tiga angka. Akurasi bidikan penggawa Smaven juga cukup bagus berada di angka 34 persen (25/72). Pada sudut Smasa, Langit Porsea dan kawan-kawan hanya memasukkan 1 dari 22 percobaan tembakan dari luar garis tripoin. Redup di final. Ahmad Rizky Aulia menjadi pengumpul angka terbanyak dengan raihan 24 poin plus 10 rebound. Ia memasukkan 4 dari 11 percobaan tembakan tiga angka. Doi juga menjadi satu-satunya pemain Smaven yang mencetak dua digit poin. Sementara itu, di final nomor putri, Srikandi Smada Banjarmasin masih menjadi penguasa! Putri Smada berhasil menang pada partai final Honda DBL with Kopi Good Day 2025 South Kalimantan. Smada menutup laga dengan skor akhir 66-41. Di laga final Smada bertemu kembali dengan SMAN 1 Banjarbaru. GOR Hasanuddin Banjarmasin menjadi saksi terulangnya prestasi Smada, back-to-back juara.

SMA Buksi Berjaya di DBL Seri Jakarta Barat

SMA Bukit Sion Jakarta

SMA Bukit Sion Jakarta kembali menjadi kampiun Honda DBL with Kopi Good Day 2025 West Jakarta. Hasil itu diperoleh setelah meraih kemenangan atas SMA Dian Harapan Jakarta dengan skor akhir 81-43, Rabu, 20 Agustus 2025. Gelar keenam di level region sudah diamankan. Sejak pemisahan region pada 2018, Buksi memang belum terkalahkan. Jakarta Barat kembali menjadi hak milik tim besutan Jap Ricky Lesmana. SMA Buksi tidak hanya memenangkan pertandingan tetapi juga mendominasi. Sejak tepis mula, SMA Dian Harapan Jakarta (Zebaoth) masih kerap memberikan tekanan. Bahkan sempat saling berbalas skor. Namun, tidak butuh waktu lama bagi Buksi untuk “panas”. Memasuki pertengahan kuarter pembuka, Buksi mulai memperlebar jarak. Di penutup kuarter pertama mereka memimpin dua digit poin, 19-9. Di kuarter berikutnya, selisih angka semakin jauh. Zebaoth mulai kehilangan tempo permainan. Plus pemain andalan mereka, Fanando Al Arice justru mengalami cedera. Hal itu membuat Buksi makin di atas angin. Poin mereka kian tak terkejar. Sampai akhir pertandingan, Buksi masih unggul. Hal itu meresmikan Buksi kembali sebagai penguasa Jakarta Barat. Sebanyak empat pemain Buksi catatkan dua digit dalam laga ini. Adalah Ryansean Bastian Gunawan dengan 16 poin, Efrael Yerusyalom Enrichia dengan 12 poin, Mohammad Alkaysan Aldirono dengan 10 poin, dan Riovaldo Renjiro Leonardy dengan 10 rebound. Selain empat nama tersebut, kemenangan Buksi juga berkat aksi solid antarpemain. Barisan rookie pun juga tampil gemilang. “Senang banget akhirnya bisa ngerasain sendiri main bareng Buksi, karena tiga tahun kemarin aku cuma bisa ngelihat kakak aku main di Buksi. Terus dapet chance di musim pertama ini seneng lah. Akhirnya bisa merasakan sendiri atmosfernya,” ucap Aloysius Reynold Kusnoatmaja, rookie Buksi. Perjalanan Buksi masih belum berakhir sampai di sini. Ke depannya, mereka masih akan bertanding di Championship Series dan bakal melancarkan misi back to back champion. “Tim lain harusnya kuat-kuat sih, tapi menurut saya, karena kita latihannya cukup keras dan timnya sangat solid, jadi harusnya kita bisa. Saya juga mau back to back champion, Kak. Saya juga mau ngerasain main di Indonesia Arena,” pungkasnya. Bukan hanya Buksi, skuad Zebaoth juga mendapat kesempatan serupa. Sebagai finalis DBL West Jakarta, mereka juga bakal ikut bersaing di panggung Championship Series.

DBL Academy Matangkan Persiapan Jelang ke Korea Selatan

DBL Academy Selection Team

DBL Academy Selection Team bakal mengikuti turnamen Seoul Youth International Basketball Series 2025 di Seoul, Korea Selatan. Agenda ini menjadi kegiatan tahunan DBL Academy. Tahun sebelumnya, DBL Academy Selection berlatih dan belajar di Tiongkok. Tahun ini Korea Selatan menjadi destinasi mereka untuk mengejar pengalaman bertanding. Skuad DBL Academy Selection adalah siswa terpilih yang berasal dari DBL Academy Surabaya dan Yogyakarta. Korea Selatan dipilih juga karena ada pertimbangan khusus. Mereka berada di ranking 53 FIBA. Di kawasan Asia, Korea Selatan berada di urutan sembilan. Seoul Youth International Basketball Series 2025 berlangsung mulai 1 sampai 6 Agustus mendatang. “Kegiatan ini memang rutin kami gelar setiap tahunnya. Kami pernah ke Australia buat berlatih dan bertanding. Tahun lalu ke Tiongkok. Tahun ini kami memilih Korea Selatan,” ungkap Hasan Fuadi, Supervisor DBL Academy. Hasan Fuadi lantas menambahkan, “Basket di Asia Timur itu bagus. Kami juga ingin mencoba sesuatu yang baru. Berkompetisi dan menimba ilmu di sana (Korea Selatan),” Bakal beradu dengan tim-tim yang berasal dari negara-negara maju, skuad DBL Academy Selection Team punya serangkaian kegiatan. Salah satunya adalah menggelar pemusatan latihan sekaligus pembekalan jelang keberangkatan. “Sebelum berangkat kami punya beberapa agenda yang sudah dan bakal terlaksana. Seperti pemusatan latihan dan menggelar beberapa uji coba. Besok (Kamis, 30 Juli) seluruh tim bakal berkumpul di Surabaya untuk melakukan pembekalan terakhir sebelum berangkat lusa (Jumat, 31 Juli 2025),” terangnya. Salah satu menu pembekalan yang bakal dilahap penggawa DBL Academy Selection Team 2025 adalah soal Character Building. Membentuk mental dan karakter juara. Pasalnya yang mereka hadapi di Seoul Youth International Basketball Series 2025 bukan tim sembarangan. Program mengikuti turnamen di luar negeri memang rutin diselenggarakan oleh DBL Academy. Tujuannya sudah pasti untuk mengejar pengalaman sekaligus merasakan bertanding di level internasional. “Pastinya jelas meningkatkan kemampuan individu pemain. Apalagi kan tim-tim yang ikut nanti tim yang berasal dari negara-negara yang level basketnya lebih bagus ketimbang Indonesia,” cetusnya.

FIBA 3×3 Jakarta Women’s Series Pertama Kali Digelar di Indonesia

Tim Jakarta Saat Berlaga di FIBA 3x3 Women’s Series 2025

Jakarta menjadi pusat perhatian dunia olahraga saat FIBA 3×3 Women’s Series bergulir di Plaza Parkir Timur, Gelora Bung Karno (GBK), Kamis–Jumat, 24–25 Juli 2025. Sebanyak 16 tim dari berbagai negara siap tampil dalam ajang bergengsi ini sebagai bagian dari rangkaian Inaspro 3×3 Jakarta 2025. Indonesia akan diwakili oleh tim Jakarta, yang dihuni pemain-pemain nasional terbaik, termasuk Nathasa Debby Christaline yang telah malang melintang di dunia basket putri Indonesia. Namun sayang, tim Jakarta harus menelan pil pahit gagal lolos ke perempat final. Jakarta terhenti di Pool B usai selalu kalah dari dua laga yang dilakoni pada ajang yang menjadi bagian dari Inaspro 3×3 Jakarta 2025 di Plaza Timur Gelora Bung Karno. Jakarta masuk Pool B bersama Australia dan Filipina. Tim Jakarta ini dihuni empat pemain putri yakni ⁠Evelyn Fiyo, Nathasa Debby Christaline, Natasya Amelia Putri dan Valencia Callistan. Tim Jakarta dilatih Fandi Andika Ramadhani. Sayangnya Jakarta tak kusa membendung Australia pada laga pertama. Mereka kalah telak 21-5. Pertandingan berakhir saat masih tersisa tiga menit karena Australia sudah menyentuh angka 21 terlebih dahulu. Di laga kedua, Jakarta bermain lebih baik. Namun tetap tak kuasa membendung Filipina. Jakarta kalah 21-8 meski perlawanan lebih sengit. Filipina baru bisa menembus 21 poin ketika laga tersisa satu menit. Dengan dua kekalahan maka Jakarta otomatis tersisih dan tidak bisa melaju ke perempat final. Tim-tim yang lolos ke perempat final FIBA 3×3 Women’s Series 2025 adalah Orleans, Ulaanbaatar Amazons, Jepang, Filipina, Australia, Singapura, Thailand dan Spanyol. “3×3 ini kan harus banyak pertandingan. Tim ini baru kita bentuk satu bulan. Australia juara Asia Cup 2025 ini. Filipina sendiri sudah ikut Women’s Series dari tiga bulan lalu di beberapa kota di Eropa. Ini Women’s Series pertama bagi kita,” ujar Fandi. Pembukaan Inaspro 3×3 Jakarta 2025 dilakukan tepat pukul 19.15 WIB oleh Menteri Pemuda dan Olahraga Dito Ariotedjo bersama Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad. 3×3 Women’s Series Jakarta 2025 sebenarnya sudah dimulai sejak 11.30 WIB. Namun pembukaan secara resmi baru dilakukan pukul 19.15 sebelum laga wakil Indonesia, Jakarta melawan Filipina. Pembukaan berlangsung meriah. CZ Project membawakan dance kontemporer yang memukau ratusan penonton yang hadir langsung di tribun. Upacara pembukaan dihadiri sejumlah petinggi olahraga dan bola basket Indonesia. Selain Menpora dan Raffi, turut hadir waketum DPP Perbasi Christopher Tanuwijaya, Sekjen KONI Ade Lukman, Anggota Komite Eksekutif NOC Indonesia Harry Warganegara, Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora RI, Surono hingga ketua Perbasi Jakarta Lexyndo Hakim. “Ini hari yang sangat bersejarah karena untuk pertama kalinya Jakarta dan Indonesia menyelenggarakan FIBA 3×3 Challenger dan FIBA 3×3 Women’s Series. Ini 4 tahun di Indonesia. Ini menjadi langkah strategi dan komitmen mendorong 3×3 kita lolos ke Olimpiade,” ujar Menpora Dito dalam sambutan resminya.

Daftar Kota Penyelenggaraan DBL Musim 2025-2026

Kompetisi basket DBL akan kembali menyapa untuk musim 2025-2026. Turnamen antar pelajar tersebut akan hadir di 31 kota dan 22 provinsi dari seluruh penjuru Indonesia. Ribuan student athlete dari berbagai daerah kembali unjuk gigi di panggung basket paling bergengsi untuk level SMA. Format kompetisi di beberapa kota akan berbeda. Ada yang menggunakan sistem gugur, yang mana setiap tim hanya punya satu kesempatan, dan kekalahan bakal menjadi akhir dari perjalanan mereka. Sementara beberapa kota lain akan menerapkan sistem setengah kompetisi atau round robin, yakni membagi tim ke dalam beberapa grup di fase penyisihan. Setiap tim akan saling berhadapan dengan lawan di dalam grup yang sama, dan sederet tim terbaik berhak melaju ke babak playoffs. Peringkat ditentukan berdasarkan poin kemenangan di fase grup. Musim ini, pendaftaran di sembilan kota pertama resmi dibuka. Antusiasme tinggi langsung terlihat dari sekolah-sekolah yang kembali mempersiapkan tim terbaik mereka. Lantas, kota mana saja yang akan hadir dalam penyelenggaraan DBL musim 2025–2026? Berikut selengkapnya. Bali (Denpasar) – SISTEM GUGUR North Jakarta – SISTEM GUGUR East Java-South (Malang) – SISTEM SETENGAH KOMPETISI West Sumatera (Padang) – SISTEM GUGUR West Jakarta – SISTEM GUGUR South Kalimantan (Banjarmasin) – SISTEM GUGUR East Java-North (Surabaya) – SISTEM SETENGAH KOMPETISI Central Jakarta – SISTEM GUGUR East Java-West (Madiun) – SISTEM GUGUR West Java-West (Bogor) – SISTEM GUGUR West Java-East (Bandung) – SISTEM GUGUR Central Java-South (Solo) – SISTEM SETENGAH KOMPETISI Central Java-North (Semarang) – SISTEM SETENGAH KOMPETISI South Sulawesi (Makassar) – SISTEM GUGUR North Sulawesi (Manado) – SISTEM GUGUR South Sumatera (Palembang) – SISTEM GUGUR East Jakarta – SISTEM GUGUR West Nusa Tenggara (Mataram) – SISTEM SETENGAH KOMPETISI East Java-East (Jember) – SISTEM GUGUR South Jakarta – SISTEM GUGUR Riau (Pekanbaru) – SISTEM GUGUR Yogyakarta – SISTEM SETENGAH KOMPETISI West Kalimantan (Pontianak) – SISTEM SETENGAH KOMPETISI Aceh (Banda Aceh) – SISTEM GUGUR Banten (Tangerang) – SISTEM GUGUR Lampung (Bandar Lampung) – SISTEM GUGUR East Nusa Tenggara (Kupang) – SISTEM GUGUR Papua (Jayapura) – SISTEM GUGUR East Kalimantan (Samarinda) – SISTEM GUGUR Jambi – SISTEM GUGUR North Sumatera (Medan) – SISTEM GUGUR

Indonesia Runner Up di FIBA Asia Cup 2025 SEABA Qualifiers

Seremoni Timnas Indonesia setelah menuntaskan seluruh laga FIBA U16 Asia Cup SEABA Qualifiers 2025 Filipina dan pulang sebagai runner up

Tim Nasional (Timnas) Basket Putra Indonesia harus mengakui keunggulan Filipina dalam laga final FIBA Asia Cup 2025 SEABA Qualifiers yang berlangsung di Bren Z. Guiao Sports Complex, Filipina usai menyudahi pertandingan dengan skor mutlak 70-40, Jumat, 30 Mei 2025. Pertandingan ini merupakan pertemuan kedua antara kedua tim, setelah sebelumnya Indonesia juga kalah dari Filipina di fase round-robin (77-68), beberapa hari yang lalu. Meskipun hasil ini tidak memengaruhi kelolosan menuju putaran berikutnya, karena tiga tim teratas dari kualifikasi ini tetap beranjak ke FIBA Asia Cup 2025 Mongolia, pertandingan ini merupakan laga penentu untuk posisi juara dan runner up. Filipina tampil dominan sejak awal pertandingan, memimpin dengan skor 21-5 di penghujung kuarter pertama. Yang mana margin langsung terpaut dua digit. Sulit untuk mengejar ketertinggalan, Filipina justru terus menambahkan keunggulan di kuarter kedua, menutup paruh pertama dengan skor 41-20. Pasca jeda turun minum, Indonesia tampak makin sulit menemukan tempo permainannya. Bahkan di laga ini, banyak peluang poin tercipta, namun hanya sedikit yang dapat tereksekusi dengan baik. Dari total 69 kali percobaan, hanya 14 di antaranya berhasil dikonversi menjadi poin. Akurasi mereka hanya 20 persen. Sekalipun tembakan gratis Indonesia nyaris sempurna (9/10), Filipina memang sangat susah untuk ditaklukkan. Utamanya saat duel di bawah ring. Di mana perolehan rebound Filipina mencapai 64 rebound. Sedangkan Indonesia hanya 38 rebound. Selisih hampir setengahnya. Filipina juga punya komposisi pemain yang cenderung merata. Pemain cadangan mereka pun ikut berperan besar dalam kemenangan timnya. Berkat kemenangan ini, Filipina sukses mempertahankan dominasinya di kawasan Asia Tenggara, dengan meraih gelar juara SEABA untuk keenam kalinya secara beruntun. Sementara, Indonesia finis di posisi runner up, menunjukkan peningkatan performa meskipun masih harus bekerja keras untuk menyaingi kekuatan Filipina di kawasan ini. Selain Indonesia dan Filipina, Malaysia juga akan terbang ke FIBA Asia Cup 2025 Mongolia setelah membungkam Thailand di laga perebutan juara ketiga dengan skor akhir 78-69.

FIBA U16 Asia Cup SEABA Qualifiers 2025: Indonesia Kunci Kemenangan di Laga Perdana

Tim Nasional Basket Putra Indonesia U16

Menyapa Singapura di laga pembuka FIBA U16 Asia Cup SEABA Qualifiers 2025 Filipina, Tim Nasional (Timnas) Basket Putra Indonesia berhasil menang 68-47, Sabtu, 24 Mei 2025. Kemenangan yang sangat berarti, mengingat hanya ada satu tiket yang dibagikan untuk beranjak pada putaran berikutnya. Skuad asuhan Parna Abrizalt Hasiholan itu memulai laganya dengan sangat baik. Margin dua digit langsung tercipta di penghujung kuarter pertama (15-4). Namun, sejak kuarter kedua, Singapura mulai mengimbangi permainan tim Indonesia dan berusaha memangkas selisih poin. Bahkan di kuarter ketiga, Singapura menambahkan lebih banyak poin, dengan 17 poin. Sedangkan Indonesia hanya 13 poin. Beruntung, margin poin yang terpaut jauh sejak awal membuat Singapura kesulitan untuk berbalik unggul. Di sudut lain, Indonesia tak mengendorkan sedikit pun semangatnya hingga peluit buzzer resmi dibunyikan. Melihat catatan statistik, Indonesia punya empat pemain penyumbang dua digit angka. Dimulai dari Kenzie Vincenzio Sutanto, pemain yang berangkat dari bangku cadangan ini solid menyumbangkan 17 poin dan menjadi top skor dalam laga ini. Disusul Reiner Athaya Hadiputra dengan 14 poin, Gede Dio Arghya Naranatha dengan 11 poin, dan yang terakhir adalah Steven Sebastian. Dirinya turut meraih 15 rebound dalam satu game saja. Meski Indonesia mampu mengamankan kemenangan dalam laga ini, beberapa evaluasi tetap harus diperhatikan. Dalam pertandingan mereka kontra Singapura, akurasi poin hanya 36 persen saja. Yang merupakan 26 kali masuk dari 81 kali percobaan. Lebih dari itu, akurasi tembakan gratis mereka pun kurang dari 50 persen. Masih ada waktu untuk membuktikan skuad Indonesia bisa tampil lebih baik pada laga berikutnya. Di mana mereka akan berjumpa dengan kawan serumpun, Malaysia, Minggu, 25 Mei 2025 pukul 14.00 WIB.

Timnas Putra Bakal Berlaga di FIBA U16 Asia Cup SEABA Qualifiers 2025

FIBA U16 Asia Cup SEABA Qualifiers Philippines 2025 Tournament Logo

Setelah Tim Nasional (Timnas) Basket Putri Indonesia memastikan diri lolos ke putaran final FIBA U16 Asia Cup 2025, kini giliran skuad putranya yang akan berjuang di FIBA U16 Asia Cup SEABA Qualifiers 2025. Gelaran kualifikasi di wilayah Asia Tenggara ini akan diselenggarakan pada 24-30 Mei 2025 di San Fernando, Pampangan, Filipina. Masih sama seperti kompetisi sektor putri sebelumnya, FIBA U16 Asia Cup SEABA Qualifiers 2025 bakal menggunakan sistem round-robin, di mana hanya pemuncak klasemen yang berhak melaju ke FIBA U16 Asia Cup 2025 Mongolia. Kompetisi ini akan terasa cukup berat untuk skuad Indonesia, mengingat dalam lima gelaran terakhir, Filipina selalu menyapu bersih kemenangan dan beranjak ke fase berikutnya. Namun, skuad besutan Abrizalt Hasiholan dan Risto Gerol ini sudah menjalani pemusatan pelatihan dalam jangka waktu yang panjang. Sehingga diharapkan dapat bersaing dan catatkan sejarah baru untuk Tanah Air. Adapun lima negara Asia Tenggara yang sap berpartisipasi di FIBA U16 Asia Cup SEABA Qualifiers 2025, antara lain Malaysia, Vietnam, Singapura, Filipina, dan Thailand. Sebelum beranjak lebih jauh pada gelaran FIBA U16 Asia Cup SEABA Qualifiers 2025, mari simak terlebih dahulu deretan pemain dan jadwal lengkapnya. Roster FIBA U16 Asia Cup SEABA Qualifiers 2025 Filipina Marshall Farez – SMAN 2 Bandung Kenzie Vincenzio Sutanto – SMA Jembatan Budaya Bali Warren Bennet Surya – SMA Tunas Muda School Meruya Steven Sebastian – SMAN 9 Bandung I Gede Made Rasya Agasthya Dhirendra Seiya Yabe – UPH College Tangerang Bryan Gilbert – SMP Nation Star Academy Surabaya Benjamin Piet Hernusi – SMP Jubilee Jakarta Matthew Ivander Setiawan – SMP Jubilee Jakarta Miracle Christiano – SMP Jubilee Jakarta Reiner Athaya Hadiputra – SMPN 2 Bogor Dio Arghya Jadwal FIBA U16 Women’s Asia Cup SEABA Qualifiers 2025 Sabtu, 24 Mei 2025: Indonesia vs Singapura (14.00 WIB) Minggu, 25 Mei 2025: Malaysia vs Indonesia (14.00 WIB) Senin, 26 Mei 2025: Indonesia vs Thailand (16.30 WIB) Rabu, 28 Mei 2025: Filipina vs Indonesia (19.00 WIB) Kamis, 29 Mei 2025: Vietnam vs Indonesia (16.30 WIB)

Bungkam Singapura, Timnas Indonesia Lolos ke Putaran Final FIBA Asia Cup U16

Timnas Basket Putri Indonesia U16

Tim Nasional (Timnas) Basket Putri Indonesia U16 berhasil menuntaskan seluruh laga FIBA U16 Women’s Asia Cup SEABA Qualifiers 2025 tanpa kekalahan satu pun. Kepastian itu diresmikan setelah mengantongi kemenangan atas Singapura pada laga terakhirnya dengan skor akhir 51-81, Sabtu, 17 Mei 2025. Dengan demikian, Timnas Indonesia berhasil menyabet puncak klasemen FIBA U16 Women’s Asia Cup SEABA Qualifiers 2025 dan beranjak ke putaran final FIBA U16 Women’s Asia Cup 2025 yang akan diselenggarakan di Malaysia pada beberapa waktu mendatang. Buah dari evaluasi game sebelumnya, skuad Indonesia tampak bermain lebih lepas. Meski sempat mengalami struggle di kuarter pertama, lantaran Singapura terus memberi serangan yang mengakibatkan saling berbalas keunggulan, tim Indonesia berhasil bangkit di kuarter kedua. Kuarter pertama berakhir dengan skor 18-15, keunggulan sementara untuk Singapura. Memasuki kuarter kedua, Indonesia mampu menambahkan 23 poin, sedangkan Singapura hanya mencetak 7 poin. Alhasil paruh pertama berakhir dengan skor 25-38. Di paruh kedua, Indonesia makin jauh meninggalkan lawannya. Meski di kuarter pemungkas, Singapura sempat bersikeras mengejar ketertinggalan, beruntung margin poin yang terpaut sangat jauh membuat Indonesia masih unggul. Hingga peluir buzzer dibunyikan, kemenangan resmi menjadi milik Indonesia. Kebahagiaan dari para pemain pun terpancar. Mengingat kemenangan ini juga menjadi simbolis keberhasilan skuad Indonesia melaju ke level yang lebih tinggi. Pada pertandingan ini, Fiorenza Celesta, pemain dengan nomor punggung 28 itu kembali mencetak dobel-dobel dengan perolehan 12 poin dan 15 rebound. Sementara itu, dua pemain andalan Indonesia, Joanne Giovanni dan Inez Angelina Welly kembali catatkan dua digit poin, yang masing-masing menyumbangkan 17 poin dan 13 poin. Empat kemenangan beruntun, membawa tim asuhan Marlina Herawan itu menduduki puncak klasemen FIBA U16 Women’s Asia Cup SEABA Qualifiers 2025. Ke depannya, mereka akan menjalani laga lanjutan di putaran final FIBA U16 Women’s Asia Cup 2025 Malaysia melawan skuad unggulan Asia lainnya.

Indonesia tuan rumah Piala Dunia FIBA U17 2028 dan U19 2029

Indonesia tuan rumah Piala Dunia FIBA U17 2028 dan U19 2029

Indonesia kembali mencatat sejarah di kancah bola basket dunia setelah resmi ditunjuk sebagai tuan rumah FIBA U17 Women’s Basketball World Cup 2028 dan FIBA U19 Basketball World Cup 2029, demikian diumumkan Federasi Bola Basket Internasional (FIBA) dalam kunjungan khusus ke Jakarta pekan ini. Penunjukan ini menjadi yang pertama kalinya dalam sejarah, di mana edisi turnamen bergengsi tersebut digelar di kawasan Asia, membawa antusiasme baru bagi pencinta bola basket Tanah Air. Keputusan ini merupakan kelanjutan dari kesuksesan Indonesia sebagai salah satu tuan rumah FIBA Basketball World Cup 2023 lalu. Delegasi FIBA yang dipimpin oleh Bendahara FIBA, Ingo Weiss dan COO FIBA, Patrick Mariller menyampaikan pengumuman tersebut usai bertemu dengan Ketua Umum Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi), Budi Djiwandono, Sekretaris Jenderal Perbasi Nirmala Dewi, Menteri Pemuda dan Olahraga, Dito Ariotedjo, Anggota Dewan Pusat FIBA yang juga Menteri BUMN, Erick Thohir, serta Sekretaris Jenderal Komite Olimpiade Indonesia, Wijaya Noeradi. Penunjukan ini mempertegas komitmen Indonesia untuk terus mendorong perkembangan bola basket, yang ditandai dengan dibukanya kantor FIBA di Indonesia tahun lalu. Kehadiran kantor tersebut menjadi langkah strategis untuk memperkuat pembinaan sejak akar rumput hingga memperkuat ekosistem bola basket nasional. Turnamen U17 dan U19 ini akan menjadi panggung bagi para talenta muda terbaik dunia unjuk kemampuan, sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai destinasi olahraga global. Model multi-tahun yang diterapkan FIBA sejak 2019 mendorong federasi nasional untuk menjadi tuan rumah beberapa event secara berkelanjutan, demi memaksimalkan sinergi dan efisiensi penyelenggaraan. Dengan tuan rumah hingga 2026 telah dikonfirmasi sebelumnya, Indonesia kini menjadi bagian dari rangkaian panjang negara yang dipercaya menggelar ajang usia muda bergengsi FIBA. Adapun keputusan terkait tuan rumah FIBA U17 Basketball World Cup 2028 dan FIBA U19 Women’s Basketball World Cup 2029 akan diumumkan dalam waktu mendatang.

DBL Academy Kids Warriors di DBL Fest 2025 Ajarkan Anak Bekompetisi Sejak Kecil

DBL Academy Kids Warriors di DBL Fest 2025

DBL Academy Nutrition Class dan Kids Warriors turut meramaikan Kopi Good Day DBL Festival. Acara yang diikuti oleh puluhan anak berusia 5-9 tahun ini sukses diselenggarakan pada Kamis, 1 Mei 2025, di Grand Atrium Kota Kasablanka. DBL Academy Nutrition Class mengajak anak-anak serta para orang tua yang hadir untuk memperhatikan pentingnya nutrisi sejak muda. Dipandu oleh Coach DBL Academy, Didit Pamungkas dan Head Branch DBL Academy, Muhammad Alfian Yasir anak-anak yang hadir diarahkan bagaimana membuat sandwich -sebagai makanan mudah dibuat dan penuh nutrisi- dengan benar. “Kegiatan ini merupakan salah satu cara untuk membangun awareness terkait pentingnya nutrisi, jadi kami menekankan kalau makanan itu harus yang sehat, mengutamakan menu makanan seimbang,” ungkap Didit Pamungkas. Selain membuat sandwich, anak-anak juga diminta untuk bermain games untuk membedakan mana makanan yang sehat dan tidak sehat. Ini juga bertujuan agar anak-anak dan orang tua yang hadir dapat memilih makanan dengan lebih bijak. “Selain itu melalui acara ini, kita ingin memberikan pelajaran pentingnya nutrisi, tapi dengan cara yang lebih simpel, jadi sebaik dan sesimpel mungkin, adik-adik bisa belajar,” tambah Muhammad Alfian Yasir. Setelah itu, para peserta DBL Academy Kids Warrior diajak untuk bermain basket dengan cara yang menyenangkan di sesi Kids Warriors. Mereka diminta untuk berkompetisi melewati berbagai rintangan yang sudah disediakan. Tantangan ini bisa membuat anak-anak mengenal fundamental basket, body movement, hingga caracter development. “Sebenarnya ini sudah sesuai dengan tiga core value dari DBL Academy, sebentar lagi DBL Academy hadir di Jakarta, kita ingin memperkenalkan kalau DBL Academy itu bukan hanya fokus ke fundamental basket dan skill, tetapi kita juga fokus ke nutrition development, dan caracter development,” kata Muhammad Alfian Yasir.

Kejuaraan Basket Wali Kota Cup Sukses Digelar

Wali Kota Samarinda Cup 2025

Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Diaporapar) Kota Samarinda, telah resmi menutup Kejuaraan Basket Piala Wali Kota 2025, yang telah digulirkan dari tanggal 22-27 April 2025, di GOR Segiri Samarinda. Dalam kejuaraan tersebut, di putra dan putri dari klub Bluefin Samarinda berhasil mengawinkan medali emas dalam ajang tersebut. Di mana kejuaraan ini turut diikuti sebanyak 14 klub, terdiri 10 putra dan 4 putri, serta klub dari Bontang dan Balikpapan. Mewakili Kepala Disporapar Samarinda, Kabid Peningkatan Prestasi Olahraga, Supriatmono, mengucapkan apresiasinya kepada sang juara dan para klub lain yang ikut ambil bagian dalam kejuaraan ini. Dirinya pun berpesan agar terus mengembangkan potensi diri dengan menggenjot program latihan yang rutin dan selalu berjuang dalam setiap pertandingan. “Yang berhasil dalam kejuaraan ini tentunya tidak secara otomatis di kejuaraan berikutnya juga akan berhasil. Untuk itu, latihan itu wajib hukumnya untuk pembinaan olahraga. Yang belum berhasil, tingkatkan lagi latihannya, tingkatkan fisiknya dan kerjasama antara atlet dengan pelatih,” ucap Supriatmono dalam sambutannya, Minggu (27/04/2025) malam. Kemudian Ia menyampaikan bahwa, Disporapar Samarinda kedepannya akan menyelenggarakan event serupa dengan yang lebih besar dan meriah dari tahun ini, sebagai bentuk pengembangan pembinaan pebasket di Kota Tepian. “InshaAllah, di waktu yang akan datang Disporapar Kota Samarinda akan senantiasa memfasilitasi untuk kejuaraan-kejuaraan yang akan datang dan tentunya harapan kami, untuk kejuaraan yang lebih besar lagi di tahun-tahun yang akan datang,” ujarnya. Sementara itu Ketua Panitia Pelaksana, Deden Istian Nugraha, menyampaikan laporan bahwa kegiatan Wali Kota Cup ini terselenggara dengan sukses dan lancar tanpa hambatan. Tidak hanya itu, kejuaraan ini pun dikatakannya sebagai ajang untuk menjalin silaturahmi baik antar atlet maupun klub basket yang ada di Samarinda. Selain itu juga mengembangkan pembinaan atlet junior dengan memasukkan minimal 3 pemain dari setiap klub, sebagai ajang menambah jam tanding atlet. “Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk membangun semangat kompetisi yang sehat dikalangan generasi muda, meningkatkan kualitas atlet basket pertama di Kota Samarinda, serta mempererat hubungan antar klub melalui semangat suportifitas dan fair play,” kata Deden. Dalam kejuaraan Wali Kota Cup ini juga turut dihadiri langsung oleh Ketua Pengprov Perbasi Kaltim, Darwin Tandrin, yang sangat mengapresiais daya juang para atlet Kota Tepian dalam meraih kemenangan pada kejuaraan tersebut. Berikut urutan juara dalam ajang kejuaraan basket Wali Kota Cup Samarinda 2025: Putri: 1. Bluefin Samarinda 2. Puma Samarinda 3. Sonic putri samarinda Putra: 1. Bluefin Samarinda 2. Bhayangkara 3. LBC Galuh Bontang Sumber: RRI

Turnamen Basket Pelajar Jadi Ajang Cari Bintang Muda Indonesia

High School Basketball Championship 2025

Ajang High School Basketball Championship 2025 bukan sekadar turnamen antar pelajar biasa. Kompetisi yang digelar di UPH Karawaci pada 21–26 April 2025 ini resmi menjadi wadah pencarian bibit muda berbakat yang siap tampil di level Asia Pasifik. Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) pun memberikan dukungan penuh atas penyelenggaraan kejuaraan ini karena dianggap selaras dengan misi nasional dalam membina atlet muda berprestasi dari berbagai penjuru tanah air. “Kami sangat senang adanya turnamen ini, meski singkat tapi dampaknya sangat luas memberikan bekal bagi bibit muda tampil di level Internasional,” ujar Muhammad Aziz Ariyanto, Asisten Deputi Sentra Pembinaan Olahragawan Muda Kemenpora, saat ditemui di Tangerang, Kamis (24/4). Menurut Aziz, turnamen ini sejalan dengan program prioritas Kemenpora yang tengah fokus mencetak atlet-atlet muda potensial di seluruh cabang olahraga, termasuk bola basket. Ia menegaskan bahwa potensi talenta muda Indonesia sangat besar, dan butuh wadah serta komitmen pembinaan yang konsisten agar bisa tampil membanggakan di kancah internasional. Sebagai lanjutan dari inisiatif ini, Kemenpora telah menjadwalkan turnamen tingkat Asia di Kota Solo pada bulan Juni 2025, yang juga bertujuan memperluas jangkauan pencarian bakat dan mempertemukan atlet muda dari berbagai daerah. “Ini juga jadi ajang memicu semangat dan bakat para talenta muda di setiap daerah,” tambah Aziz. High School Basketball Championship 2025 diikuti oleh 12 tim dari berbagai SMA di Indonesia, terdiri dari delapan tim putra dan empat tim putri. Persaingan berlangsung sengit karena para peserta membawa nama sekolah dan daerah masing-masing. Dari seluruh tim peserta, akan dipilih masing-masing satu tim putra dan satu tim putri terbaik yang akan diberangkatkan untuk mewakili Indonesia dalam ajang NBA Rising Star di Singapura, sebuah turnamen prestisius yang mempertemukan tim-tim elite pelajar se-Asia Pasifik. Ketua Panitia Pelaksana, Murni Setionegoro, mengungkapkan bahwa turnamen ini bukan hanya soal kompetisi antarsekolah, tapi juga sebagai batu loncatan untuk para pemain muda menuju level profesional dan internasional. “Hari ini mereka mewakili sekolah dan daerah masing-masing. Tetapi ke depannya akan mewakili negara di ajang lebih tinggi. Jadi akan memberikan motivasi sendiri kepada setiap pemain,” jelas Murni. Turnamen ini tidak hanya jadi ajang pembuktian kemampuan individu dan tim, tetapi juga menjadi bagian penting dari ekosistem pembinaan basket nasional. Dengan dukungan dari Kemenpora dan keterlibatan aktif sekolah-sekolah, peluang bagi atlet muda untuk bersinar di pentas Asia bahkan dunia semakin terbuka lebar. Ajang ini membuktikan bahwa masa depan bola basket Indonesia dimulai dari level sekolah, dan siapa tahu, dari lapangan sekolah hari ini akan lahir pemain-pemain yang kelak mengenakan seragam merah putih di Olimpiade. Tim putra yang berlaga antara lain: SMAN 2 Bandung SMA Jubilee UPH College SMA YPPK Agustinus SMA Tri Mulya Bandung SMA PPOP Jakarta SMA BOPKRI 1 Yogyakarta SMA Tunas Bangsa Tim putri berasal dari: SMA Penabur Cirebon SMA Global Prestasi Bandung SMA Jubilee UPH College Sumber: Pewarta.co.id

Belasan SMA Ikuti Turnamen Basket Bertajuk HSBC 2025

High School Basketball Championship (HSBC) 2025

Turnamen bola basket antar Sekolah Menengah Atas (SMA), akan segera digelar. Turnamen bertajuk High School Basketball Championship (HSBC) 2025 akan melibatkan 12 sekolah di seluruh Indonesia. HSBC 2025 akan digelar oleh Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Banten berdasarkan rekomendasi Perbasi Pusat. Perwakilan Panitia Penyelenggara HSBC 2025, Murni Setionegoro mengatakan, ini adalah kesempatan langka bagi Indonesia dengan menggelar turnamen ini. “Turnamen ini digelar berkenaan dengan salah satu program kompetisi Sekolah Menengah Atas (SMA) NBA Asia Pacific di Singapura. Di mana juara kompetisi akan menjadi tim perwakilan SMA Indonesia,” ucap Murni di Media Center Kemenpora RI, Kamis (17/4/2025). Kesempatan ini sangat bagus namun tidak semua tim bisa ambil bagian di High School Basketball Championship 2025. Sebab, untuk edisi perdana ini tidak banyak tim yang akan mendapatkan kesempatan, hanya yang mendapatkan undangan saja. “Dengan berat hati kami harus membatasi peserta di turnamen ini. Kami tidak memiliki banyak waktu untuk menyiapkan turnamen ini, karena menyesuaikan waktu yang tersedia,” ujar Manajer Timnas Bola Basket U-18 ini. “Untuk tahun ke depan, dengan persiapan yang lebih panjang kita sangat ingin ikut sertakan lebih banyak sekolah-sekolah terbaik lainnya di seluruh Indonesia,” kata Murni menambahkan. HSBC 2025 dijadwalkan berlangsung pada 21 – 26 April 2025, di Lapangan Basket UPH Karawaci. Turnamen nantinya akan diikuti oleh 8 tim putra dan 8 tim putri dari 12 SMA. Walau HSBC 2025 edisi pertama ini dibatasi namun pesertanya cukup beragam dari berbagai sekolah. Mulai dari sekolah di Jakarta hingga sekolah asal Sorong, Papua Barat Daya. Berikut daftar tim peserta High School Basketball Championship (HSBC) 2025: Putra pool A SMA 2 (Bandung) SMA Jubilee (Jakarta) UPH College (Tangerang) SMA YPPK Agustinus (Sorong) Pool B SMA Tri Mulya (Bandung) SMA PPOP (Jakarta) SMA BOPKRI 1 (Yogyakarta) SMA Tunas Bangsa Putri SMA Penabur Cirebon SMA Global Prestasi Bandung SMA Jubilee (Jakarta) UPH College (Tangerang) Sumber: RRI

Bank Mandiri dan Perbasi Resmi Bersinergi, Percepat Lahirnya Bintang Basket Indonesia

DPP PERBASI dan Bank Mandiri

DPP PERBASI dan Bank Mandiri sepakat menandatangani kerja sama untuk memperkuat ekosistem bola basket Indonesia, agar berdaya saing di level Internasional. Penandatanganan kesepakatan bersama ini dilakukan Ketum DPP PERBASI, Budisatrio Djiwandono dan Dirut Bank Mandiri, Darmawan Junaidi di Auditorium Plaza Mandiri Lantai 3 Gatot Soebroto, Jakarta, Selasa (11/3). Hadir dalam penandatanganan kesepakatan bersama ini adalah Sekjen DPP PERBASI Nirmala Dewi, pengurus DPP PERBASI, dan jajaran Direksi Bank Mandiri. Ketua Umum DPP PERBASI, Budisatrio Djiwandono berterima kasih atas terciptanya kerja sama ini. Penandatanganan kesepakatan bersama ini sebagai bagian dari langkah maju bagi dunia basket Indonesia. “Kami dari DPP PERBASI sangat bersyukur mendapatkan support, dukungan, kepercayaan yang sangat besar, luar biasa dari Bank Mandiri. Kami bersama-sama Bank Mandiri telah menandatangani nota kesepahaman, kerja sama. Dukungan Bank Mandiri untuk DPP PERBASI yang rencananya tentu untuk men-support program-program yang sedang maupun akan kami jalankan termasuk persiapan pembinaan basket usia dini sampai ke Tim Nasional,” terang Budisatrio. “Sinergi dengan Bank Mandiri akan membantu kami dalam menciptakan ekosistem yang lebih baik bagi pengembangan atlet dan kompetisi, sehingga basket Indonesia bisa semakin berdaya saing,” ungkap Budisatrio. Dengan semangat sinergi dan komitmen yang kuat, diharapkan kerja sama ini dapat membawa basket Indonesia ke level yang lebih tinggi. Apalagi Bank Mandiri sebelumnya telah menjalin kemitraan strategis dengan Indonesian Basketball League (IBL) 2025 sebagai mitra utama. Dukungan ini meliputi berbagai aspek krusial, mulai dari pengembangan bakat muda, peningkatan standar liga, hingga penyelenggaraan kompetisi yang lebih profesional. “Dengan kehadiran aktif di berbagai inisiatif bola basket nasional, Bank Mandiri semakin menegaskan perannya dalam membangun ekosistem olahraga bola basket yang solid dan berdaya saing di tingkat internasional,” jelas Budisatrio. Penguatan pembinaan menjadi penting karena DPP PERBASI telah menandatangani Host Nations Agreement sebagai tuan rumah FIBA U17 Women’s World Cup 2028 dan FIBA U19 World Cup 2029. Langkah ini sepengetahuan Menpora Dito Ariotedjo. “Kita juga telah memberikan konfirmasi kepada FIBA Asia bahwa Indonesia siap menjadi tuan rumah FIBA Asia U16 Women’s Basketball 2027 dan FIBA Asia U18 Basketball 2028,” ungkap Budisatrio. “Untuk menuju 4 event besar tersebut DPP PERBASI melalui Badan Tim Nasional berfokus pada pembinaan atlet-atlet muda dengan mencari talenta-talenta muda berbakat baik di dalam negeri maupun di luar negeri (pemain Diaspora),” lanjutnya. “Kita juga berfokus pada pengembangan atlet bola basket mulai dari usia 8 tahun melalui program mini basket dengan target industri bola basket dan prestasinya berjalan beriringan,” pungkasnya. Bagi Bank Mandiri, kerja sama dengan DPP PERBASI menunjukkan konsistensinya dalam mengakselerasi prestasi olahraga nasional. Melalui sinergi ini, Bank Mandiri berupaya memperkuat ekosistem bola basket nasional dengan menghadirkan berbagai program pembinaan. Menurut Dirut Bank Mandiri Darmawan Junaidi, kerja sama ini dapat membuka jalan bagi talenta muda Indonesia untuk bersaing di level internasional. Kolaborasi ini merupakan bagian dari tanggung jawab perusahaan dalam mendukung kemajuan olahraga nasional. “Sebagai BUMN, kami memiliki komitmen untuk terus mendukung pengembangan talenta muda, termasuk di bidang olahraga, agar dapat berprestasi di kancah global,” ujar Darmawan. Darmawan meyakini, olahraga basket memiliki potensi besar untuk berkembang lebih jauh dengan dukungan yang tepat. Oleh karena itu, sinergi dengan DPP PERBASI ini akan difokuskan pada peningkatan kompetisi, pelatihan atlet, serta penguatan infrastruktur basket nasional. Selain itu, program ini juga akan melibatkan berbagai turnamen dan kompetisi untuk memperkuat daya saing atlet muda. “Bank Mandiri berharap inisiatif ini dapat melahirkan lebih banyak pemain berkualitas yang mampu mengharumkan nama Indonesia di berbagai panggung dunia,” imbuhnya.

Resmikan Lapangan Standar FIBA, Bima Perkasa dan Bopkri Siapkan Masa Depan Basket Yogyakarta

Yayasan Bopkri Yogyakarta bekerja sama dengan PT Bima Perkasa Jogja (BPJ) meresmikan lapangan basket berstandar FIBA di SMA Bopkri 1 Yogyakarta

Yayasan Bopkri Yogyakarta bekerja sama dengan PT Bima Perkasa Jogja (BPJ) meresmikan lapangan basket berstandar FIBA di SMA Bopkri 1 Yogyakarta (Bosa) pada Kamis (16/3/2025) sore. Lapangan ini menjadi salah satu dari tiga lapangan berstandar FIBA yang akan dimiliki sekolah-sekolah di bawah naungan Yayasan Bopkri Yogyakarta. Peresmian ini menandai komitmen kedua pihak dalam meningkatkan kualitas fasilitas olahraga dan pembinaan atlet muda di Yogyakarta. Presiden Direktur PT Bima Perkasa Management, RM Gusthilantika Marrel Suryokusumo, dalam sambutannya mengungkapkan kebanggaan terhadap SMA Bosa yang telah meraih gelar juara Development Basketball League (DBL) sebanyak 10 kali berturut-turut sejak 2013. “Kami dari Bima Perkasa Management merasa terhormat bisa berkolaborasi dengan Yayasan Bopkri untuk mendukung pengembangan non-akademik, khususnya basket,” ujar pria yang akrab disapa Mas Marrel itu. “Jogja memiliki banyak potensi atlet berbakat, tetapi masih kalah dalam hal infrastruktur. Dengan adanya lapangan ini, kami ingin membangun ekosistem yang lebih baik agar atlet muda bisa berkembang sejak dini,” imbuhnya. Mas Marrel menekankan pentingnya pembinaan berjenjang, mulai dari sekolah hingga ke tingkat profesional. Menurutnya, atmosfer bola basket di Yogyakarta termasuk salah satu yang terbesar di Indonesia, selain Jakarta dan Surabaya. Namun, jumlah pemain asli Jogja di tim profesional Bima Perkasa Jogja (BPJ) masih terbilang sedikit. “Kami berharap lebih banyak atlet lokal bisa berkiprah di liga profesional. Dengan pembinaan yang tepat, lulusan SMA yang berbakat bisa melanjutkan ke universitas dan kemudian masuk ke IBL,” katanya. Tak hanya fokus pada pengembangan atlet, Bima Perkasa Jogja juga menanamkan literasi keuangan bagi para pemainnya. Marrel menegaskan bahwa seorang atlet harus memiliki kecerdasan finansial agar tetap bisa berkarier setelah masa bermainnya berakhir. “Kami ingin atlet-atlet kami tidak hanya sukses di lapangan, tetapi juga memiliki keterampilan mengelola keuangan. Ini penting agar mereka tetap memiliki kehidupan yang baik setelah pensiun dari dunia basket,” tambahnya. Sebagai bagian dari upaya meningkatkan standar klub, Mas Marrel mengungkapkan bahwa Bima Perkasa Management telah menjalin kerja sama dengan tim basket dari Jepang. Dalam waktu dekat, ada peluang bagi pemain dan manajemen Bima Perkasa untuk belajar langsung ke luar negeri. “Kami ingin memiliki standar yang tidak hanya bertaraf nasional, tetapi juga internasional. Ke depan, kami berharap bisa mengirim pemain muda berbakat dari Jogja ke luar negeri untuk meningkatkan kualitas mereka,” pungkasnya. Selain SMA Bosa, Yayasan Bopkri Yogyakarta juga akan membangun dan merenovasi dua lapangan basket lain di SMP Bopkri Wates dan Montessori School Bintaran dengan standar FIBA. Ketua Umum Yayasan Bopkri, Ir. Obed Tripambudi, menegaskan bahwa pihaknya tidak hanya berfokus pada akademik, tetapi juga pengembangan minat dan bakat siswa. “Kami bekerja sama dengan Bima Perkasa untuk membangun tiga lapangan basket berstandar FIBA. Selain itu, kami juga mengembangkan program pembinaan sejak dini, termasuk talent scouting, agar bakat-bakat terbaik dapat terarah dengan baik,” jelasnya. Kepala SMA Bosa, Sartana, menyampaikan apresiasinya kepada Bima Perkasa Jogja atas dukungan yang diberikan. Menurutnya, fasilitas olahraga yang memadai akan membantu siswa menyeimbangkan prestasi akademik dan non-akademik. Dengan diresmikannya lapangan basket ini, diharapkan semakin banyak atlet muda berbakat dari Yogyakarta yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional. Sumber: Times Indonesia

Perbasi Bangli Cup 2025 Gali Potensi Atlet Muda Bola Basket

Perbasi Bangli Cup 2025

Setelah sempat vakum, perkembangan olahraga bola basket di Kabupaten Bangli kini menunjukkan peningkatan signifikan. Bahkan, atlet-atlet basket Bangli telah berhasil menjuarai berbagai turnamen di Bali. Untuk menggali potensi atlet muda, Perbasi Bangli menggelar turnamen 3×3 Perbasi Bangli Cup 2025. Turnamen yang berlangsung di GOR Nyoman Wisma, LC Bukal, Bangli ini mendapat sambutan antusias dari peserta. Ratusan atlet dari tingkat SD hingga SMP se-Bangli turut serta dalam kompetisi ini. Turnamen ini terbagi dalam beberapa kategori usia, yakni KU-10 campuran, KU-12 putra-putri, dan KU-16 putra-putri. Sebanyak 35 tim dari berbagai klub dan sekolah menunjukkan keahliannya dalam bermain bola basket. Ketua Panitia Perbasi Bangli Cup 2025, I Made Gusnindra, mengatakan, peserta sangat antusias mengikuti turnamen ini. “Berkat kerja keras Perbasi Bangli sejak dua tahun terkahir, perkembangan olahraga bola basket di Bangli memang mulai menunjukan peningkatan yang cukup signifikan,” katanya. Di mana dari berbagai even bola basket yang di gelar di Bali, atlet basket Bangli diklaim mampu keluar sebagai juara. “Tentunya ini menjadi momentum yang sangat bagus untuk terus mengembangkan olahraga bola basket di Bangli,” ujarnya. Dikatakan pula, turnamen yang digelar kali ini selain untuk melaksanakan program kerja Perbasi Bangli, juga sekaligus sebagai wadah untuk mengapresiasi dan mengembangkan bakat dan kreativitas generasi muda dalam bidang olahraga bola basket yang kini sudah mulai membaik. Pihaknya berharap, dengan turnamen ini ke depan akan tumbuh bibit unggul dalam bidang olahraga bola basket yang akan mampu membawa nama Kabupaten Bangli ke kancah nasional maupun internasional. Ke depan lanjut Gusnindra, kegiatan serupa akan terus digelar dengan persiapan yang lebih matang dan peserta yang lebih banyak lagi. “Bahkan tidak menutup kemungkinan turnamen yang akan digelar bisa melibatkan atlet seluruh Bali,” pungkasnya.