SMAN 5 Menjadi Juara 1 Di Ajang Kompetisi DBL Honda 2017 Pada Kategori Putri Antar Sekolah Di Bogor

Tim Putri SMAN 5 Bogor saat memenangkan DBL Indonesia 2017 West Java-West Region di GOR Padjajaran Kota Bogor, Selasa (22/08/17)

Setelah peluit di tiupkan wasit dalam kompetisi DBL, 2 tim yang bertanding saling menggencarkan serangan. Baik itu dari SMAN 2 Bogor maupun dari SMAN 5 Bogor. Eforia penonton membuat pertandingan berjalan memanas, kedua tim putri saling menekan berusaha untuk memasukan bola ke dalam keranjang lawan. SMAN 5 sempat tertinggal lebih dahulu dan akhirnya Unggul dengan skor 48-27 untuk kemenangan SMAN 5 Bogor. Pada kesempatan itu pelatih tim Fivers Basketball dari SMAN 5 Hengky Kristian mengatakan kepada nysnmedia.com bahwa timnya tidak mempersiapkan latihan yang berlebih. “Iya, tim saya tidak mempersiapkan latihan yang berlebih, karena memang ada atau tidak ada pertandingan mereka tetap latihan. Hanya saja kali ini saya tekankan untuk perhatikan pertahanan (defense).” ujar Hengky, yang juga merupakan pengurus perbasi sebagai wakil ketua bidang prestasi Kota Bogor. Selain itu Hengky juga mengatakan kemenangan anak besutannya ini karena kerjasama yang baik di dalam tim. “Yang saya ajarkan di sekolah memang tidak sama yang di pertandingkan saat ini, misalnya tidak boleh merebut bola setelah memasukan bola ke dalam ring. Otomatis membiarkan lawan leluasa untuk mengoper bola dan menggencarkan serangan. Namun karena kerjasama yang baik, tim Fivers meraih kemenangan dengan kekompakannya.” tutup Hengky. (adt)

DBL 2017: Hengky Kristian Terapkan Strategy Defensive Untuk Tim Putri SMA 5 Di Final Ajang Bogor

Tim Basket Putri SMA 5 Bogor saat final DBL Indonesia West Region Bogor, Selasa (22/08/17)

Dalam olahraga, motivasi dari seorang pelatih sangat berpengaruh dalam suksesnya sebuah tim pada pertandingan. Apalagi dalam menyusun penyerangan dan memposisikan kemampuan individual masing-masing di lapangan. Maka dari itu Honda membuat kompetisi DBL 2017. Salah satunya cabang olahraga basketball, dalam perhelatan kompetisi DBL honda 2017, pelatih tim putri SMAN 5 Bogor, Hengky Kristian mengungkapkan tentang persiapan timnya menuju ke final. “Tim kami sudah lama, jadi target kami di DBL ini jadi ya ikut aja gitu, sebagai bentuk partisipasi. Menuju final itu hal gampang yang susah itu kualitasnya.” ujar couch hengky. Terlebih dari itu coach yang sudah 23 tahun menangani tim sekolah menengah atas negeri 5 bogor dan juga aktif dalam kepengurusan Perbasi Bogor sebagai wakil ketua bidang prestasi tersebut selalu memberikan motivasi setiap kali latihan dan pada saat pertandingan akan di mulai. “Kita tidak punya persiapan yang berlebih, kalau kamu bisa main bagus ya kamu bisa menang, kalau kita bisa memasukkan bola ke tim mereka, kita bisa menang, dan kalau kita tidak bisa masukin bola ke tim mereka kita tidak bisa menang, simple aja.” lanjut Hengky. Lebih lanjut coach Hengky menambahkan bahwa support dari sekolah jadi salah satu semangat dia dan timnya untuk melangkah ke final, karena ia juga menekankan timnya untuk bisa profesional dalam bertanding. “Harapan kita tidak banyak, ya kalau itu menang kita terima kalau kalah ya biasa aja, sekali lagi saya katakan bahwa sebenarnya melaju kefinal itu hal gampang yang susah itu kualitasnya,”paparnya. Kepada tim nysnmedia.com Hengky mengatakan bahwa dirinya lebih suka menerapkan strategi defence ke anak besutannya dari pada menyerang. (mrd/adt)

9 Langkah Menjadi Pemanah yang Baik

9 langkah menjadi pemanah

Teknik memanah bagi pemula pada dasarnya ada sembilan langkah, yaitu : Sikap Berdiri (stand) Sikap berdiri (stand), menurut Damiri, “Sikap/posisi kaki pada lantai atau tanah. Sikap berdiri yang baik ditandai oleh: (1) titik berat badan ditumpu oleh kedua kaki/tungkai secara seimbang, (2) tubuh tegak, tidak condong ke depan atau ke belakang, ke samping kanan ataupun ke samping kiri.” Terdapat empat macam sikap kaki dalam panahan, yaitu open stand, square stand, close stand, dan oblique stand, yang biasanya sering dilakukan oleh pemanah pemula adalah sikap square stand atau sikap sejajar. Memasang Ekor Panah (nocking) Memasang ekor anak panah (nocking), menurut Damiri, “Gerakan menempatkan atau memasukkan ekor panah ke tempat anak panah (nocking point) pada tali dan menempatkan gandar (shaft) pada sandaran anak panah (arrow rest). Kemudian diikuti dengan menempatkan jari-jari penarik pada tali dan siap menarik tali.” Memasang ekor panah dalam olahraga panahan bisa menjadi fatal apabila salah penempatan baik terlalu atas ataupun terlalu bawah, maka perlu untuk memperhatikan kembali apakah anak panah yang dipasang sudah lurus tersandar di busur ataukah belum. Mengangkat Lengan Busur (extend) Mengangkat lengan busur (extend), menurut Damiri, “Gerakan mengangkat lengan penahan busur (bow arm) setinggi bahu dan tangan penarik tali siap untuk menarik tali.” Hal-hal yang harus diperhatikan, yaitu lengan penahan busur rileks, tali ditarik oleh tiga jari yaitu jari telunjuk, jari tengah dan jari manis. Tali ditempatkan atau lebih tepatnya diletakkan pada ruas-ruas jari pertama, dan tekanan busur terhadap telapak tangan penahan busur ditengah-tengah titik V, yang dibentuk oleh ibu jari dan jari telunjuk (lengan penahan busur), penulis memperjelas dengan memberikan gambar seperti dibawah ini : Menarik Tali Busur (drawing) Menarik tali busur (drawing), menurut Damiri, “Gerakan menarik tali sampai menyentuh dagu, bibir dan atau hidung. Kemudian dilanjutkan dengan menjangkarkan tangan penarik tali di dagu.” Ada tiga fase gerakan menarik, yaitu pre-draw, primary draw dan secondary draw. Pre-draw adalah gerakan tarikan awal. Pada saat ini sendi bahu, sendi siku dan sendi pergelangan tangan telah dikunci. Primary-draw atau tarikan utama adalah gerakan tarikan dari posisi pre-draw sampai tali menyentuh atau menempel dan sedikit menekan atau mengetat pada bagian dagu, bibir dan hidung dan berakhir pada posisi penjangkaran. Secondary-draw atau tarikan kedua adalah gerakan menahan tarikan pada posisi penjangkaran sampai melepas tali (release). Didalam buku penataran pelatih program pembinaan cabang olahraga panahan tingkat SD dan SLTP yang dipergunakan untuk menarik adalah: jari, punggung telapak (wirst), dan lengan bawah. Ketiga bagian ini pada posisi lurus kemudian lengan atas selanjutnya bahu dan otot belakang. Kebanyakan pemanah-pemanah pemula hanya menggunakan jari-jari saja, kebanyakan mereka tidak menggunakan otot-otot yang seharusnya dipergunakan seperti yang sudah dijelaskan pada halaman-halaman sebelumnya, di bawah ini adalah gambar menarik busur : Menjangkarkan Lengan Penarik (anchoring) Menjangkarkan lengan penarik (anchoring), menurut Damiri, “Gerakan menjangkarkan tangan penarik pada bagian dagu.” Hal yang harus diperhatikan, yaitu tempat penjangkaran tangan penarik tali harus tetap sama dan kokoh menempel di bawah dagu, dan harus memungkinkan terlihatnya bayangan tali pada busur (string alignment). Ada dua jenis penjangkaran, yaitu penjangkaran di tengah dan penjangkaran di samping. Pada penjangkaran di tengah, tali menyentuh pada bagian tengah dagu, bibir dan hidung serta tangan penarik menempel di bawah dagu. Pada penjangkaran di samping, tali menyentuh pada bagian samping dagu, bibir dan hidung, serta tangan penarik menempel di bawah dagu. Menahan Sikap Panahan (tighten) Menahan sikap panahan (tighten), menurut Damiri, adalah: Suatu keadaan menahan sikap panahan beberapa saat, setelah penjangkaran dan sebelum anak panah dilepas. Pada saat ini otot-otot lengan penahan busur dan lengan penarik tali harus berkontraksi agar sikap panahan tidak berubah. Bersamaan dengan itu pemanah melakukan pembidikan. Jadi pada saat membidik, sikap pemanah harus tetap dipertahankan. Membidik (Aiming) Membidik (aiming), menurut Damiri: “Gerakan mengarahkan atau menempelkan titik alat pembidik (visir) pada tengah sasaran/titik sasaran.” Pada posisi membidik, posisi badan dari pemanah diharapkan tidak berubah, kemudian pemanah tidak hanya fokus kepada sasaran tetapi diutamakan pada teknik, dengan kondisi badan yang relaks fokus akan lebih baik. Melepas Tali/Panah (release) Melepas tali/panah (release), menurut Damiri: “Gerakan melepas tali busur, dengan cara merilekskan jari-jari penarik tali.” Ada dua cara melepaskan anak panah, yaitu dead release dan active release. Pada dead release setelah tali lepas, tangan penarik tali tetap menempel pada dagu seperti sebelum tali lepas. Pada active release, setelah tali lepas tangan penarik tali bergerak ke belakang menelusuri dagu dan leher pemanah. Pelepasan anak panah yang baik diperlukan untuk memberikan kekuatan penuh dari tali terhadap panah dalam setiap melepaskan panah yang diinginkan dan untuk mencegah getaran tali yang tidak diperlukan, yang akan menyebabkan panah berputar. Kesalahan sedikit apapun pada saat melepaskan anak panah, mengakibatkan dampak yang sangat besar terhadap sasaran. Menahan Sikap Panahan (after hold) Menahan sikap panahan (after hold), menurut Damiri, “Suatu tindakan untuk mempertahankan sikap panahan sesaat (beberapa detik) setelah anak panah meninggalkan busur. Tindakan ini dimaksudkan untuk memudahkan pengontrolan gerak panahan yang dilakukan.” Di dalam buku penataran pelatih program pembinaan cabang olahraga panahan tingkat SD dan SLTP after hold adalah Tangan busur tetap terentang pada posisi semula lurus kearah sasaran dan tetap ditahan hingga dua detik setelah panah menyentuh permukaan sasaran.

SEA Games 2017: Wushu Sumbang Tiga Mendali dalam Sehari Pertandingan

Lindswell Kwok, Puan Maharani dan Imam Nahrawi. Foto: Antara/ Wahyu Putro

Indonesia lambat laun mulai merebut posisi peraihan Mendali. Pada pertandingan yang berlangsung Senin (21/08), Cabang Olahraga (cabor) Wushu kembali berhasil menyumbangkan medali untuk Indonesia di SEA Games 2017 yang berlangsung di Malaysia. Pewushu, Felda Elvira sukses menambah pundi-pundi emas kontingen Merah Putih dari nomor Doushu. Prestasi Felda terbilang mengejutkan, menginat dia baru pertama kali tampil di SEA Games. Ini merupakan medali kedua yang dipersembahkan Felda pada SEA Games 2017. Sebelumnya, dia sudah menyabet perunggu dari nomor Gun Shu dengan poin 9,62. Felda mencatatkan nilai tertinggi, 9,67 pada pertandingan yang berlangsung di KLCC Hall 5 kemarin. Medali perak juga jatuh ke tangan atlet wushu Indonesia, Monica Fransisca berada di tempat kedua dengan nilai 9,66 poin. Pada hari yang sama, Indonesia juga meraih perunggu dari nomor Muhammad Dafa Golden Boy dari nomor Qiangshu dengan 9,63 poin. di lansir dari Liputan6.com, dalam sehari Cabor Wushu dapat menyumbang tiga Mendali. Ini merupakan Kebanggan bagi Indonesia dan menjadi Motivasi bagi Atlet dari Cabor lain agar dapat bermain dengan maksimal sehingga dapat menyumbangkan mendali. Sebelumnya, Indonesia juga meraih perak dari wushu atas nama Bobie Valentius Gunawan yang tampil di nomor Taijiquan. Bobie kalah dari atlet tuan rumah, Loh Jack Chang. Sementara itu, hari ini Wushu juga akan mempertandingkan nomor Taijijian Putri. Selain Cindy Martono, Indonesia akan menurunkan juara dunia 2013, Lindswell Kwok.

SEA Games 2017: Panahan Riau Ega Mantap Membidik Emas Pada Panahan Campuran

Riau Ega Agatha saat ajang World Cup 2015 di Shanghai, China. Foto : GettyImages

Senin (21/8/2017), Riau Ega dan tim panahan putra, Muhammad Hanif dan Hendra Purnama gagal meraih medali SEA Games 2017. Mereka tumbang di Tangan tim Filipina dengan skor 6-2 pada babak perempat final. “Mungkin ini belum rezeki. Musuhnya lagi bagus, meski saya sudah sangat santai bermain beregu,” ujar Ega yang di lansir dari Liputan6.com. namun Atlet panahan Indonesia yang tampil di Olimpiade 2016, Riau Ega Agatha optimistis mendapatkan medali di ajang SEA Games 2017, Malaysia. Tak tanggung-tanggung, Riau Ega mantap “membidik” medali emas dari kategori panahan campuran. Namun Cuaca panas yang saat ini terjadi di Malaysia mengganggu konsentrasi Ega dalam membidik sasaran. ia mengatakan, Iklim di Malaysia saat SEA Games tahun ini lebih panas dibandingkan Indonesia. “Kalau di Indonesia kan panas ada angin, kalau di sini lembab. Tadi saja pegang busur panas sekali. Terlebih lagi, di sini pakai rumput sintetis, jadi panasnya mantul ke wajah,” katanya menegaskan. “Antisipasnya harus banyak minum. Kemudian kepala dan tengkuk kita harus sering dikasih es sama pakai topi,” ucap Ega. “Besok peluang terakhir saya, harus dapat emas. Saya harus melawan diri sendiri karena itu hal yang penting. Musuh tidak ada yang perlu dikhawatirkan,” kata Riau Ega Ega sendiri berjanji bakal tampil mati-matian untuk tampil di kategori beregu campuran yang berlangsung di Sport City Kuala Lumpur, Selasa (22/8/2017).

Masih Perlu Perbaikan Internal, Kapten Tim Putra SMAN 3 Cibinong Akui Timnya Belum Maksimal

14.-Masih-Perlu-Perbaikan-Internal

Perlu di ketahui bahwa perhelatan DBL pada babak final Loop 3×3 Competition 2017 ini akan menyisihkan tiga tim yang akan berlaga yakni : 1. SMAN 3 Cibinong (putra dan putri) 2. SMAN 6 Depok Sementara satu tim akan ditentukan pada laga semifinal yang akan berlangsung hari ini di GOR Pajajaran. Seperti yang dilansir dari portal dblindonesia.com (19/08/2017), Untuk tim yang lolos akan berlaga di grand final Honda DBL West Java Series 2017-West Region, Selasa (22/8). SMAN 3 Cibinong berhasil menang melawan SMAN 8 Bekasi dengan skor 8-6, kemarin (18/8). Di partai lain, SMAN 6 Depok mengandaskan SMAN 7 Bogor dengan skor 3-0. Kapten tim putra SMAN 3 Cibinong, Mochammad Dandy mengatakan, meski dua timnya lolos, namun pada pertandingan kemarin belum dianggap maksimal. “Masih banyak kesalahan. Minimal di laga final harus dikuatkan stamina, main lebih tenang lagi dalam bermain,” ujarnya. Sementara itu, kapten tim putri SMAN 6 Depok, Ananta Putri Arriva, menyebut jika pemainnya masih terlalu gugup untuk bermain dalam sebuah kompetisi. Kendati demikian, ia bangga timnya bisa lolos ke babak final. “Belum maksimal, skornya kecil banget, dan para pemain masih gugup. Di pertandingan selanjutnya perlu diperbaiki lagi, sehingga target juara bisa diraih,” pungkasnya.(mrd/adt)

Tim Bulu Tangkis Putri Indonesia Lolos ke SemiFinal SEA Games 2017

Tim Putri Bulu Tangkis Lolos ke Semi Final Sea Games 2017

Kehormatan bagi Indonesia bisa Ikut dalam SEA Games 2017 yang berlangsung di Kuala Lumpur, Malaysia. Kebangga bagi Indonesia karena Olahraga kebanggaan Indonesia, yaitu Bulu Tangkis akan berlaga Pada Semi Final mendatang. Tim bulu tangkis putri Indonesia dipastikan melaju ke semifinal SEA Games 2017. Hal tersebut terjadi di karenakan Laos menyatakan mundur, informasi tersebut langsung diutarakan oleh  Direktur Program Kepelatihan Performa Tinggi Permainan Satu Satlak Prima, Mimi Irawan. Seharusnya, Indonesia akan bertemu Laos pada babak perempatfinal pada 22 Agustus 2017 mendatang. “Ya, Tim Bulu tangkis Beregu Putri Indonesia akan tampil ke semifinal karena Laos mengundurkan diri,” kata Mimi Irawan lewat rilisnya, Kamis (17/8/2017). Mimi menambahkan kalau Greysia Polii dan kawan-kawan tak menjadi fikiran perihal mundurnya Laos. Justru hal tersebut membuat energi para pemain bisa terjaga. Langkah tim Merah Putih pun melaju mulus ke semifinal. “Tidak ada pengaruhnya kalau Laos bertanding. Tetapi, ini suatu keuntungan bagi kita karena pemain Indonesia bisa irit tenaga untuk menghadapi pertandingan semifinal dan final,”sebut Mimi. Tak hanya Indonesia yang mendapat keuntungan, ternyata Thailand juga mendapatkan keuntungan. Negeri Gajah Putih tersebut dapat langsung lolos ke semifinal akibat mundurnya Laos dari turnamen bulu tangkis SEA Games 2017. Tanpa Laos, tim beregu putri berkurang dan menyisakan enam negara yaitu Indonesia, Myanmar, Malaysia, Singapura, Vietnam dan Thailand. Tim putri Indonesia menanti pemenang antara Malaysia dan Myanmar untuk memperebutkan tiket ke final.

Malaysia Memimpin Perolehan Mendali yang Di Susul Indonesia di Posisi Kedua pada SEA Games

Ajang SEA Games 2017 telah memasuki hari keempat setelah memulai kompetisinya pada Senin 14 Agustus 2017 lalu. Dalam empat hari, Malaysia sukses memimpin klasemen dengan total perolehan mendali 10. kontingen Tanah Air berada di urutan kedua dalam perolehan medali dengan total tiga medali. Indonesia telah mengoleksi dua medali emas dan satu medali perunggu. Dua medali emas yang diraih Indonesia disumbangkan oleh cabang olahraga (cabor) panahan dari nomor Compound putra dan putri atas nama Prima Wisnu Wardhana dan Sri Ranti dan Medali perunggu juga disumbangkan dari cabor panahan. Pada Kamis 17 Agustus 2017 kemarin, tim putri panahan Indonesia sukses menyumbangkan medali perunggu di nomor Women’s Team Compound setelah menyingkirkan Thailand 225-222. Di bawah Indonesia ada Myanmar yang telah mengoleksi dua medali emas. Di posisi tiga ada Singapura dengan total perolehan mendali lima (satu emas, dua perak, dan dua perunggu) dan pada posisi empat ada Thailand dengan total dua medali (satu emas dan satu perak). Vietnam ada di posisi enam dengan koleksi dua perak. Filipina menyusul di urutan ketujuh dengan satu perak dan dua perunggu. di lanjutkan oleh Laos di urutan ke delapan dengan satu perak dan satu perunggu. Brunei dan Kamboja berada di urutan kesembilan dan 10 dengan koleksi satu perunggu. Sementara Kontingen tuan rumah telah mengoleksi empat medali emas dan tiga medali perak serta perunggu pada masing-masing mendali. Malaysia berhasil menyingkirkan posisi Indonesia yang sebelumnya sempat menempati posisi puncak. Hanya Timor Leste yang belum mendapatkan koleksi medali satu pun. Berikut daftar perolehan medali SEA Games 2017 pada siang kemarin. (OKz)

Tim Polo Air Indonesia dan Singapura Memperebutkan Mendali Emas pada SEA Games 2017

Tim Polo Air Putra Indonesia kembali berlaga ketiga kalinya pada cabang olahraga (cabor) Polo air di ajang SEA Games 2017 pada Jumat (18/8/2017), di National Aquatic Centre. Melawan tim kuat dari Singapura, Tim Indonesia harus pasrah berbagi angka setelah keduanya bermain imbang dengan skor 4-4. Seperti yang dilansir dari okezone (18/0=8/17) Dengan hasil yang di raih, Singapura masih mengungguli klasemen sementara dengan raihan skor lima poin. Indonesia juga yang meraih poin seimbang harus menempati posisi kedua dibawah Singapura. Selisih gol membuat keduanya menduduki posisi berbeda di klasemen. Singapura memang menjadi lawan yang berat, Setelah meraih hasil positif di dua laga perdana.  Singapura sebelumnya juga sukses meraih kemenangan. Raihan tersebut juga menjadikan keduanya masih memimpin klasemen round robin. Cabor polo air putra sendiri memainkan kompetisi round robin yang diikuti oleh lima negara. Singapura unggul selisih 13 gol, sedangkan Indonesia hanya terpaut tujuh gol. Laga terakhir keduanya akan menjadi penentu siapa yang akan merebut medali emas di nomor tim polo air putra di SEA Games 2017. Pada Laga terakhir, Indonesia akan bertemu dengan Filipina pada Minggu 20 Agustus 2017 pukul 08.00 WIB. Sementara Singapura akan bertemu tim tuan rumah, Malaysia, pada hari yang sama pukul 10.00 WIB. Nantinya, pemimpin klasemen akan keluar menjadi juara dan memastikan medali emas. Sedangkan tim yang menduduki peringkat kedua dan ketiga dipastikan merebut perak dan perunggu.

Adu Free Throw Menjadi Laga Penentu Kemenangan Di Ajang Supporting Event Kompetisi Honda DBL Central Java Series North Region 2017

SMA-Tri-Tunggal

LOOP 3×3 Competition merupakan ajang supporting event kompetisi Honda DBL Central Java Series North Region 2017 telah menyelesaikan babak semifinal yang digelar di GOR Sumber Waras (Knight Stadium) Semarang kemarin. Ada empat tim cowok dan empat tim cewek yang akan berlaga.Menariknya final kelompok cewek akan mempertemukan dua tim SMA (sekolah menengah atas) Tri Tunggal yaitu Tri Tunggal B dan Tri Tunggal C. Seperti yang di lansir oleh dblindonesia.com (18/08/2017), pada babak semifinal kemarin Tri Tunggal B berhasil mengakhiri perlawanan SMA Bernadus Pekalongan dengan skor 12-0. Kemudian Tri Tunggal C berhasil mengakhiri perlawanan SMA Van Lith Magelang 8-4. Namun berbeda dengan tim cewek tri tunggal yang berhasil menembus final, sementara tim cowok SMA Tri Tunggal B akhirnya harus mengakui keunggulan SMA Bernadus Pekalongan melalui laga dramatis dengan skor 10-11. Sempat tertinggal jauh 7-2, SMA Bernadus Pekalongan berhasil mengejar hingga 7-7. Namun SMA Tri Tunggal (B) kembali memimpin hingga 10-9. Satu detik akhir SMA Bernadus Pekalongan menyamakan kedudukan 10-10 dan memaksa laga harus diakhiri dengan adu free throw. Dan akhirnya kemenangan dramatis pun didapat SMA Bernadus Pekalongan setelah berhasil unggul 11-0 melalui free throw Daniel Carlos. Sementara pemain SMA Tri Tunggal (B) tidak satupun yang mampu memasukkan bola di adu free throw. “Pertandingan semifinal berjalan ketat. Namun anak-anak menunjukkan mental juara mereka. Di final kompetisi bola basket Honda DBL lawan Terang Bangsa semoga kami masih bisa tampil konsisten dan meraih juara,” kata kapten Bernadus, Daniel Carlos.(mrd/adt)

Tim Putri Bola Basket Indonesia yakin Rebut Emas Pada SEA Games 2017

Bola Baseket Putri

Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) yakin Tim Nasional (Timnas) putri Basket Indonesia mampu meraih medali emas SEA Games 2017 yang berlangsung di Kuala Lumpur, Persiapan yang lebih matang dilakukan oleh Tim Basket Putri dibanding saat SEA Games 2015 di Singapura saat itu. “Peluang tim putri untuk meraih medali emas lebih besar karena mereka sudah mengikuti pelatihan di luar negeri. Meskipun harus bersaing kuat dengan tim Thailand dan tim Filipina, kami tetap optimistis dapat kembali mengalahkan mereka sebagaimana pada 2015 di Singapura,” tutur Wakil Ketua Perbasi Andiko Ardi Purnomo di Jakarta. Tim bola basket putri Indonesia diperkuat oleh 12 pemain yaitu Agustin Elya Retong, Kadek Pratita Dewi, Nathasa Christaline, Yuni Anggraeni, Mariam Ulfah, Henny Sutjiono, Mega Nanda Putri, Sumiati, Yuliana Anggita, Gabriel Sophia, Lea Kahol dan Regita Pramesti. Dilansir dari Okezone (17/08/17) Ketua Umum PB Pelita Jaya itu mengatakan peluang medali emas tim nasional bola basket putri berdasarkan hasil SEA Games 2015 yaitu medali perak sebagaimana hasil yang telah dicapai tim nasional bola basket putra. Sementara untuk tim nasional putra, Perbasi masih menargetkan medali perak menyusul kekuatan tim Filipina sebagai tim unggulan pertama pada cabang bola basket putra di ASEAN. “Persaingan pada tim putra berat. Tapi, peluang selalu ada. Kami berharap karena pada grup yang lebih baik dibanding grup tuan rumah Malaysia. Peluang untuk masuk putaran final lebih besar pada SEA Games ini,” kata Andiko. Tim bola basket putra Indonesia dalam SEA Games 2017 diperkuat oleh 12 pemain, yaitu Arki Dikania Wisnu, Hardianus Lakudu, Christian Ronaldo Sitepu, dan Kevin Yonas Siturus, Mario Wuysang, Sandy Febriansyakh, Firman Dwi Nugroho, Andakara Prastawa Dhyaksa, Abraham Damar Grahita, Vincent Kosasih, Diftha Pratama dan pemain naturalisasi Ebrahim “Biboy” Enguio Lopez. Tim bola basket putra Indonesia dalam grup B SEA Games 2017 bersama tim Kamboja, Laos, Singapura, dan Vietnam. “Jika tim kita sudah masuk putaran final, saya yakin para pemain akan mengeluarkan 100 persen tenaga mereka dan mencapai hasil lebih baik dibanding SEA Games 2015,” kata Andiko.

Tim Voli Diharapkan Jangan Cepat Puas pada SEA Games 2017

elang SEA Games 2017, timnas bola voli Indonesia diminta tidak boleh terlalu cepat puas. Sebelumnya tim bola voli putra menempati peringkat keempat pada Kejuaraan Bola Voli Asia (Asian Men’s Championship) 2017 yang berlangsung pada 24 Juli-1 Agustus di GOR Tridharma, Gresik. Bagi Indonesia, berada di peringkat keempat merupakan sejarah baru. Sebelumnya, prestasi terbaik Indonesia adalah menempati peringkat keenam (1975, 1991, 1999, dan 2009). Sementara itu, tim putri menjadi runner-up pada turnamen Piala VTV 2017, 8-15 Juli lalu. “Hasil yang didapat tim putra maupun putri membuat kami optimistis menuju SEA Games. Tim putra sudah menunjukkan taringnya melalui taktik dan strategi di lapangan,” kata Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PP PBVSI) Imam Sudjarwo dalam acara pelepasan tim di Padepokan Voli, Sentul, Bogor, Selasa (15/8/2017), seperti dikutip dari Bolasport.com. “Tim putri memperbaiki hasil 2016. Saat itu, mereka berada di peringkat ketiga. Meski begitu, jangan cepat puas dan bangga. Hasil pada Kejuaraan Asia menjadi modal awal untuk meraih prestasi di Kuala Lumpur,” ucap Imam. Seperti yang dilansir dari kompas (16/08/17) Imam juga mengingatkan tim agar jangan gugup dan tidak percaya diri ketika dalam kondisi tertinggal saat pertandingan. “Kalau tim sedang tertinggal, jangan down. Yang terpenting, jaga mentalitas. Semoga kemampuan individu dan ditunjang dengan kerja sama yang baik akan menghasilkan prestasi yang diharapkan,” ujar Imam. Acara dilanjutkan dengan prosesi pemasangan jaket kontingen dari Imam kepada Agung Seganti (kapten tim putra) dan Wilda Siti Nurfadilah (kapten tim putri). Tim bola voli Indonesia dijadwalkan bertolak ke Kuala Lumpur pada 19 Agustus. Adapun pertandingan akan digelar pada 21-27 Agustus. Timnas putri ditargetkan meraih medali perak Pada SEA Games 2017 di Malaysia. Merah Putih di tempatkan pada Grup A bersama dengan Myanmar dan Thailand. Sementara itu, pesaing paling tangguh bagi Wilda dkk pada penyisihan grup adalah sang langganan medali emas, Thailand. Mereka akan memulai perjalanan dengan menghadapi Thailand pada 23 Agustus. Adapun timnas putra diharapkan meraih medali emas. Mereka masuk ke Grup B bersama Filipina, Timor Leste, dan Vietnam. Pada laga perdana, mereka akan menghadapi Timor Leste pada 21 Agustus mendatang.  

Lakukan Seleksi Ketat Pada Loop 3×3 Competition, Honda DBL Jakarta Series Siap Boyong Permain Terbaik Ke Camp Surabaya

SMAN-61

Antusiasme peserta Honda DBL DKI Jakarta Series 2017 kian terlihat. Dalam supporting event Loop 3X3 Competition, tim yang berpartisispasi mendaftar dalam acara tahunan ini lumayan banyak. Tim panitia harus memberlakukan seleksi dini sebelum Honda DBL dilaksanakan. Laga penyisihan digelar kemarin di lapangan basket SMA PSKD 3, Senen, Jakarta Pusat.(15/8) Seperti yang di katakan oleh dblindonesia.com (16/08/2017), di sektor putra, 39 tim yang terdaftar akan bertanding memperebutkan 16 tiket ke pertandingan utama di GOR Soemantri, Kuningan, Jakarta Selatan, pada 18–26 Agustus mendatang. Di sektor putri, ada delapan tiket yang harus diperebutkan 22 tim. Tak heran jika persaingan terasa sangat ketat. Misalnya, saat tim putra SMAN 61 A bertemu dengan tim SMAN 116 B. Sejak awal, kedua tim tampil agresif,dan para pemain jatuh bangun. Kekuatan kedua tim terlihat optimal.Skor kacamata bertahan pada menit awal. Pertandingan berakhir dengan skor 2-0 untuk SMAN 61. Sementara itu, tim putra SMA Bukit Sion C yang melawan SMAN 44 B unggul dengan skor 6-2. Pertandingan itu dihiasi banyak foul. Champion putri musim lalu SMA PSKD 1 tampil memukau. Mereka melaju ke pertandingan utama setelah mengalahkan SMA Hang Tuah dengan skor 11-0. Arfina Rosali menjadi mesin pencetak poin. Waktu tujuh menit dengan porsi setengah lapangan dimanfaatkan dengan cerdik. Jika hanya berambisi mencetak poin, pemain bisa hanya men dapat lelah. Tembakan tak terukur tidak berguna. ’’Main 3×3 harus tenang,’’ ujar Dhimas Aldry, peserta SMAN 61. Selain suporter, laga kemarin dihadiri para pelatih dan orang tua beberapa peserta. Dukungan moral dan semangat kekeluargaan tampak jelas. Selanjutnya, tim tim yang lolos bertanding memperebutkan gelar juara basket Loop 3X3 Competition SMA se-Jakarta tersebut. Selain itu, ada pemilihan pemain putra dan putri terbaik. Mereka berhak mengikuti Loop 3X3 National Camp di Surabaya, Jawa Timur.(mrd)

Berhasil Memanaskan DBL Arena Surabaya, Sanmar Berikan Perlawanan Sengit Bagi Fratz

SMA-bernadus-pekalongan-vs-SMA-Tri-Tunggal-(B)

Pada 16 Augustus 2017 empat (4) sekolah akhirnya berhasil dan siap melaju ke babak empat besar dalam ajang perempat final, empat besar dalam laga DBL(developmental basketball league) arena di surabaya hanya menyisakan ruang bagi tim yang tangguh berjuang di medan laga. Salah satu tim yang menjadi sorotan saat menjalani pertandingan kemarin yaitu tim basket putri Sanmar, sebutan SMA(sekolah menengah atas) Santa Maria Surabaya, mampu mengalahkan SMA(sekolah menengah atas) Frateran Surabaya dengan nilai lumayan jauh 40­30.tentu ini prestasi yang membanggakan bagi mereka dan sekolah, karena ini kali pertama mereka bisa membawa timnya masuk ke playoff empat besar. Kemarin (15/8) Berdasarkan informasi yang di dapat dari dblindonesia.com (16/08/2017), tim sanmar sempat kewalahan mengahadapi tim lawanya Fratz-julukan tim SMA(sekolah menengah atas)Akurasi tembakan kedua tim mulai menurun memasuki kuarter kedua. Fratz bahkan hanya mampu menyumbang tiga poin sampai akhir kuarter kedua. ’’Frateran memang lawan yang kuat. Mereka lebih berpengalaman daripada kami. Tapi, hari ini mereka tampil seolah bukan Frateran yang biasanya,’’ ungkap aries Herman, pelatih Sanmar. Berkat offensive rebound dari guard Nathania Margareta,SMA(sekolah menengah atas) Frateran Surabaya dapat bangkit dan mengejar ketertinggalannya. akhir kuarter satu pun ditutup dengan skor 11­6, keunggulan sementara untuk Sanmar. Memasuki kuarter kedua. Fratz bahkan hanya mampu menyumbang tiga poin sampai akhir kuarter kedua Skor yang terpaut jauh 30-­14 untuk keunggulan sementara Sanmar. Pada babak ke tiga Pertandingan makin sengit ketika skor berada pada angka 36­30 untuk keunggulan sementara Sanmar.sebelum buzzer berbunyi, shooting dari center Sanmar benigna Devi Kalalo akhirnya menutup laga tersebut. Ini kali pertama Sanmar bisa lolos ke empat besar dalam kompetisi DBL arena. “Hari ini anak ­anak bermain enjoy. Saya bangga dan ikut senang dengan mereka,’’ ungkap coach aries. Bukan hanya laga antara tim basket putri Sanmar dan Fratz yang memanaskan DBL arena. Kemarin pertandingan seru juga tersaji ketika tim kuda hitam yakni SMA negeri 17 Surabaya versus SMA petra 1 surabaya dengan skor 42-40, kemenangan tipis untuk SMA petra Surabaya.(mrd/adt)

Laga Penuh Ambisi Berlangsung Saat SMA Gloria 2 Surabaya bertemu dengan SMA Negeri 1 Gedangan Sidoarjo

3.-Gloria-2

Pada hari pertama babak playoff Honda DBL (Developmental Basketball League) East Java Series 2017–North Region, setiap tim yang bertanding tampak gugup. Bagaimana tidak, setiap tim hanya memiliki sekali kesempatan untuk membuktikan skill agar mendapatkan tiket menuju babak Big Eight. Seperti yang di kutip dari dblindonesia.com (12/08/2017), laga penuh ambisi berlangsung saat SMA Gloria 2 Surabaya bertemu dengan SMA Negeri 1 Gedangan, Sidoarjo. Kedua tim sama-sama berangkat dari babak penyisihan. Akhirnya Gloria 2 memperoleh tiket menuju babak delapan besar. Gloria 2 bermain habis-habisan sejak awal pertandingan. Tim asuhan Ardhianto Halim itu bermain superagresif sejak peluit tanda permainan dimulai berbunyi. Smanigda, julukan SMA Negeri 1 Gedangan, Sidoarjo, tidak diam begitu saja. Dengan mengandalkan big man, Hafez Muhammad Smanigda berhasil menyamakan kedudukan pada menit ketiga kuarter pertama. Melihat pergerakan lawan, Gloria 2 makin lihai mengacak-acak pertahanan Smanigda. Hingga turun minum, Gloria 2 unggul 12-2 atas Smanigda. Pada kuarter kedua, tidak banyak poin yang didapat dari kubu Gloria 2. Hal itu dimanfaatkan Smanigda untuk mengejar ketertinggalan. Lewat duet serangan Hafez Muhammad dan guard Dimas Vicky, Smanigda berhasil mempertipis ketertinggalan menjadi 8-14. Setelah turun minum pada paro waktu pertandingan, Gloria 2 kembali memperketat lini belakang. Bahkan, pada kuarter ketiga, Smanigda tidak pernah sekali pun diberi kesempatan untuk mencetak poin. Sebaliknya, Gloria 2 makin lihai mengukupasi ring lawan. Gloria 2 mengawali perolehan poin pada kuarter ketiga lewat three-point dari forward Sean Emmerich. Memasuki kuarter keempat, Smanigda masih berusaha mengejar ketertinggalan. Namun, karena lini belakang Gloria 2 terlalu ketat, serangan dari tim Smanigda dapat diredam. Hingga peluit dibunyikan, skor berakhir di angka 27-15 untuk kemenangan Gloria 2. Smanigda terpaksa mengakui ketangguhan tim kuda hitam, Gloria 2, dengan skor telak, beberapa waktu lalu (11/8) ’’Ini merupakan sejarah baru bagi kami. Ini tahun pertama kami dapat lolos dari babak fase grup. Untuk kali pertama, kami berhasil lolos ke babak Big Eight,’’ ungkap Ardhianto Halim dengan bangga. Laga sengit juga terjadi pada sektor putri ketika SMA Negeri 16 Surabaya VS SMA Negeri 1 Waru, Sidoarjo. Kedua tim saling bertukar serangan. Namun, Smantaru, sebutan SMA Negeri 1 Waru, Sidoarjo lebih dulu memimpin pertandingan. Meski pertahanan setiap tim cukup sulit ditembus. Sebenarnya beberapa kali Sixteen, julukan SMA Negeri 16 Surabaya, berupaya menyamakan kedudukan. Pada awal kuarter kedua, mereka sempat memanfaatkan celah di barisan belakang Smantaru. Sayangnya, hingga peluit berbunyi, skor berakhir di angka 19-14 untuk kemenangan Smantaru. ’’Ini kali ketiga kami menembus babak big eight. Kalau nanti anak-anak tidak gugup mungkin kami bisa mencapai empat besar demi mencetak sejarah baru,’’ jelas Thomas Christian, pelatih Smantaru. (ndo/adt)

Setelah Unggul Atas SMAN 1 Karanganyar, SMA Satya Wacana Salatiga Di Tunggu Lawan Berikutnya SMAN  11 Semarang Dalam DBL Indonesia

SMAN-1-Karanganyar

TIM juara bertahan cowok dan cewek Honda DBL (Developmental Basketball League) Central Java Series North Region tampaknya masih belum mampu dibendung dalam ajang bola basket pelajar terbesar se-Indonesia itu. Menurut informasi dari dblindonesia.com (12/08/2017), di kelompok cowok, SMA Satya Wacana Salatiga (Lab School) berhasil menang 46-14 atas SMAN 1 Karang Anyar. Kemudian champion cewek 2016 yaitu SMA Sedes Spientiae Semarang juga masih berhasil meraih kemenangan 34-9 atas SMAN 3 Semarang. Menghadapi SMAN 1 Karanganyar di GOR Sumber Waras (Knights Stadium) kemarin, anak-anak Lab School cukup tampil percaya diri. Buktinya di kuarter pertama Stanislaus Steven dan kawan kawan mampu unggul 9-2. Sementara itu permainan tim SMAN 1 Karang Anyar Demak tidak banyak berkembang. Offense mereka sedikit sekali menghasilkan poin. “Secara keseluruhan tim tampil bagus, defense kita bagus dan itu berguna. Kami juga bermain tenang.” kata Ridho Pamungkas, sang juru taktik SMA Satya Wacana Salatiga. Atas hasil ini SMA Satya Wacana akan menghadapi laga lanjutan melawan SMAN  11 Semarang. “Kemenangan pertama menjadi modal yang bagus, meskipun tidak bisa menjadi patokan juga” kata Ridho. Sementara tim basket cewek SMA Sedes Sapientiae juga masih kokoh. Perlawanan SMAN 3 Semarang (Smaga) tidak bisa menggoyahkan tim Sedes. Sementara itu Cellinia Olivia Pranoto dan tim mengandalkan kolektifitas permainan. Setiap peluang diusahakan sebaik mungkin agar berujung mendapatkan poin. Kesalahan-kesalahan lawan dimanfaakan untuk melakukan serangan balik secara cepat. Pelatih SMA Sedes Sapientiae, Wahyu Titis mengatakan, kemenangan timnya atas Smaga dengan skor 34-9 kemarin karena kerja keras pemain sendiri. Meski demikian permainan Sedes Semarang kata Wahyu masih bisa dimaksimalkan lagi. “Memang kita menang, namun harus bisa semakin maksimal lagi di pertandingan selanjutnya. Secara fisik pemain siap. Penerapan defense dan offense baik, hanya offense yang kadang terburu-buru,” ungkap Wahyu Titis. Atas kemenangan tersebut, Sedes akan berhadapan dengan tim cewek SMAN 1 Karanganyar di babak Big Eight. SMAN 1 Karanganyar juga mampu tampil perkasa di laga perdana dengan mengalahkan tim kuat SMAN 4 Semarang 30-8. “Kami sudah melihat penampilan SMAN 1 Karang Anyar, mereka memiliki power yang bagus.  Namun kami tetap siap,dan kami yakin anak-anak mampu melewati setiap pertandingan dengan maksimal.” pungkas Titis.(ndo/adt)

Berikan Perlawanan Sengit Dalam Pertadingan DBL, SMAN 1 Bandung Unggul Atas SMAN 1 Cileunyi

1.-sman-1-bandung

SMA (sekolah menengah atas) Negeri 1 Bandung melawan SMA Negeri 1 Cileunyi, yang main pada di Game Pertama mampu membuat tegang para penonton, jual beli serangan terus diperlihatkan kedua tim sejak menit awal pertandingan dalam DBL. Hingga sepuluh menit babak pertama berakhir skor 4-12 untuk kemenangan SMA Negeri 1 Bandung. Penampilan kerja sama yang baik dari para pemain SMA Negeri 1 Bandung terus ditampilkan pada sepuluh menit babak ke-dua. Hal tersebut membuat SMA Negeri 1 Cileunyi kewalahan. Pada babak ke-dua itu SMA Negeri 1 Cileunyi hanya mampu menambah 4 angka, sementara lawannya, SMA Negeri 1 Bandung makin memperpanjang jarak skor. Dikutip dari dblindonesia.com (12/08/2017), Mereka berhasil mengoleksi 8 angka. Hingga pluit panjang tanda berakhirnya sepuluh menit babak ke-dua berakhir skor 8-20 untuk keunggulan SMA Negeri 1 Bandung. Di babak ke-tiga, SMA Negeri 1 Cileunyi berusaha untuk bangkit, meski pun kerap kandas. Pada babak ini kedua tim mampu mempertahankan jaringnya agar tidak saling ke bobolan. Meski demikian, pada babak ke-tiga ini SMA Negeri 1 Bandung masih bisa memainkan keadaan meski hanya memperoleh satu angka. Memasuki babak ke-4 aksi jual beli serangan kembali terjadi pada kedua tin. Penguasaan lapangan lebih banyak dilakukan tim SMA Negeri 1 Bandung. SMA Negeri Cileunyi mencoba bangkit untuk memperkecil ketinggalan. Usaha itu berhasil meski masih tertinggal jauh dari SMA Negeri 1 Bandung. Pada sepuluh menit babak ke-empat berakhir skor 17-34 untuk kemenangan SMA Negeri 1 Bandung. Alfadio mengaku kaget dan tak percaya jika timnya SMA Negeri 1 Bandung mampu lolos ke babak berikutnya. Setelah mereka berhasil mengalahkan SMA Negeri 1 Cileunyi pada perhelatan Honda DBL West Java Series 2017 East Region hari kedua makin meriah di GOR Pajajaran Bandung. Meski mengaku kaget, namun Alfadio pun bersyukur bisa berhasil lolos. Dia bersama timnya akan mempersiapkan latihan untuk menghadapi tim lainnya. Alfadio berambisi untuk membawa SMA Negeri 1 Bandung meraih juara Honda DBL tahun ini. “Tadi pertandingan yang cukup menegangkan. Tapi Alhamdulilah bisa masuk ke babak selanjutnya,” kata Alfadio pemain dari tim SMA Negeri 1 Bandung usai pertandingan, kemarin (11/8). Pelatih SMA Negeri 1 Bandung, Angga Nugraha mengaku senang dengan nilai yang diraih timnya. Sempat tegang saat jalannya pertandingan terutama pada saat memasuki babak ke-tiga. “Cukup tegang, apa lagi di babak ke tiga. Kita sempat hampir kewalahan. Pertandingan tadi saya kira SMA Negeri 1 Bandung mendapatkan lawan yang seimbang dan cukup menguras emosi.” ungkap Angga usai pertandingan. Apa yang terjadi di babak ke-tiga akan menjadi bahan evaluasi pihaknya untuk menghadapi pertandingan berikutnya sehingga tidak akan pernah terjadi lagi. ”Iya, kita akan lakukan evaluasi agar permainan ke depannya bisa lebih stabil.” tambahnya.(ndo)

Gadis Periang Ini Rebut Juara 1 Freestyle Gold Ice Skating Competition Of Asia 2017

Chelsea-Ice-Skate

Berseluncur di atas susunan balok es memang menyenangkan, dari arena yang menarik, sepatu lancip, fashion yang indah menghiasi para gadis belia layaknya peri di sebuah kerajaan di zaman sekarang disebut Ice Skating. Chelsea Kumala merupakan siswi kelas 2, SMP Bina Bangsa International school, minat ice skatingnya sudah muncul semenjak 4 tahun, namun di perbolehkan oleh Eriska pada usia 6 tahun. “Iya, chelsea sudah minta ke saya sejak umur 4 tahun, tapi pas umur 6 tahun dia baru saya bolehkan untuk bermain ice skating, lalu coach Yuri dan Anwar dari sky rink taman anggrek Jakarta melihat ada potensi yang dimiliki oleh anak saya untuk menekuni di bidang ice skating.” tutur Eriska. Eriska yang tak lain adalah ibunda dari Chelsea Kumala juga mengatakan bahwa selain memiliki bakat di bidang ice skating, Chelsea juga memiliki minat hip hop dance. Tak tanggung-tanggung Eriska memberangkatkan Chelsea langsung les di Korea. “Chelsea sangat suka dengan hip hop yang lagi trend di negara Korea, saya memberikan ruang seluas luasnya untuk anak saya agar lakukan yang terbaik, asal jangan main-main menekuni keinginan, saya berharap kepandaian itu dapat berguna bagi diri Chelsea. Dan di Indonesia saya mempercayakan Chelsea berlatih di Indonesian dance theater di Senayan,” ujar Eriska Chelsea yang gemar dengan makanan Japanese food dan sup ini berhasil meraih juara 1 Freestyle Gold dari ajang skate asia 2017 yang pertama kali di gelar di Indonesia in mall Bintaro x change Tangerang Selatan.(adt)

Luar Biasa, Lihat Prestasi Apa Yang Berhasil Diraih Oleh Tim Woodball Indonesia Di Kancah Internasional!

Tim-Woodball

Atlet woodball Indonesia kembali mengukir prestasi di negara tetangga. Setelah sebelumnya mengikuti Malaysia Open, saat ini para atlet tersebut baru saja selesai mengikuti Event Internasional Singapore open woodball. “Tim woodball Indonesia yang diwakili oleh para atlet woodball Banten berhasil membawa pulang tiga (3) gelar pada kejuaraan 17th Singapore lion city international woodball championship 2017 yang berlangsung di Lapangan Woodball Climenty Wood Park – West Coast – Singapore, pada tanggal 5 dan 6 Agustus 2017. Kejuaraan tersebut dikuti oleh 8 negara, yakni Singapura, Malaysia, Indonesia, India, Taiwan, Hongkong, Korea Selatan dan Uganda.” tulis Suhendar. Berikut nama-nama para atlet Banten yang mewakili Indonesia: 1. Ahris Sumariyanto 2. Suhendar Wijaya 3. Daniel Kaputing 4. Tonny Sumartono 5. Elfa Selfiana 6. Ika Yulianti. Gelar juara yang diperoleh oleh para atlet tersebut yaitu: 1. Juara I tunggal stroke competition putra atas nama Ahris 2. Juara I double stroke competition putra atas nama Ahris & Suhendar 3. Juara III Tim Stroke Putra atas nama Suhendar, Daniel, Elva, Ahris, Ika dan Tonny Suhendar juga menuliskan bahwa kejuaraan tersebut untuk mendapatkan nilai peringkat pemain dunia, yang sementara ini peringkat satunya masih dipegang oleh Ahris Sumariyanto dari Indonesia, pemain asal Pamulang – Tangerang Selatan – Banten. Para atlet Banten ini selanjutnya akan mengikuti kejuaraan Indonesia Open Internasional Woodball 2017 di Bintan Lagoon Resort, Pulau Bintan, Kepulauan Riau mulai dari tanggal 10 sampai tanggal 11 Agustus 2017, yang akan diikuti oleh hampir 200 atlet woodball dari berbagai negara. “Bersamaan waktunya tanggal 11 Agustus setelah Indonesia Open selesai, akan dilanjutkan Kejuaraan dunia I Woodball Pantai dari tanggal 11 sampai 13 Agustus 2017 dimana 3 atlet Banten bergabung dalam timnas Woodball, yaitu Ahris Sumariyanto, Wisnu Wicaksono dan Elva Selfiana.” terang Suhendar. Penyerahan medali Juara I Double Stroke Putra kepada Ahris dan Suhendar didampingi oleh Mr. Weng Ming Hui, President of International Woodball Federation yang berasal dari Taiwan. Sedangkan Penyerahan medali juara I Single Stroke Putra atas nama Ahris Sumariyanto diserahkan oleh Mr. S Iswaran Ministry of Trade & Industry Singapore, di dampingi President Woodball Association Singapore Mr. Chong Tien Sion.(crs/adt)

Olahraga Karate Di Pilih Oleh Apan Anshori Sebagai Pegangan Untuk Melindungi Diri.

Apan-Karate

Akan selalu ada celah kecil untuk membuat manusia menjadi lupa akan hukum yang di buat, aksi nekad para penjahat, kurangnya waspada, dan rata-rata desakan ekonomi membuat sebagian orang akhirnya menempuh jalur instan untuk bertahan hidup. Dan kita sebagai pribadi manusia pada umumnya menganggap itu bagian seni kehidupan. Berbeda dengan yang di alami oleh Apan Anshori, Pelajar kelas XII di SMAN 3 Tangsel ini mengaku bahwa dulunya ia adalah anak yang cengeng. “Waktu SD, saya termasuk anak yang cengeng. Akhirnya diajak kakak saya untuk ikut karate supaya ada pegangan buat beladiri. Tapi setelah berlatih dan ternyata bisa dapat juara, akhirnya malah jadi tertarik sampai sekarang.” ujar Apan. Berikut sederet prestasi yang telah di rebut olah Apan, diantaranya : 1. Juara 1 O2SN Tangsel 2016 2. Juara 1 O2SN Tangsel 2017 3. Juara 1 O2SN tingkat Provinsi Banten 2017 4. Juara 3 Porkot 5. Juara 1 Darussalam Cup Banten dan sekitarnya Awalnya, dikatakan Apan bahwa sang ayah sempat melarangnya untuk menekuni olahraga karate. “Papa sempat melarang ikut olahraga karate karena karate menurut dia bagaikan melihat manusia diadu-adu. Tapi akhirnya papa mendukung karena saya bisa tunjukan prestasi saya dalam olahraga karate ini.” kata Apan. Pernah mengikuti salah satu kejurnas di luar kota bersama teman-teman seperjuangannya merupakan pengalaman yang berharga bagi Apan. “Ketika ikut kejurnas di Bali, kami berangkat menggunakan mobil. Walaupun perjalanannya jauh dan memakan waktu lama, namun kami semua bersenang-senang. Ditambah lagi banyak teman-teman yang memenangkan pertandingan di kejuaraan tersebut.” tuturnya. Apan memiliki impian ingin membuat orang tuanya bangga dengan caranya sendiri. Salah satunya ia ingin menjadi pengusaha seperti pelatih karatenya. “Saya ingin sekali jadi pengusaha seperti pelatih saya, Sensei Samuel. Beliau menjadi panutan saya selama ini. Beliau kuliah dengan biaya sendiri sampai bisa lulus S2 dan sekarang sudah menjadi pengusaha, namun tetap melatih karate.” ucap Apan. Selain itu pemuda ini mengungkapkan rasa terimakasih kepada orang-orang yang berhasil merubah hidupnya menjadi seorang juara. “Saya sangat berterima kasih kepada orang tua saya yang telah mendukung saya, kakak saya kak Fariz yang pertama kali mengajarkan saya karate. Beberapa pelatih saya, Sensei Samuel yang merupakan pelatih sekaligus orang tua angkat saya, Sensei Aji, pelatih saya di FORKI Tangsel dan Sensei Eric yang mengajar karate di sekolah. Mereka semua sangat berjasa dalam perjuangan saya meraih prestasi sampai saat ini.” tutup Apan.(crs/adt)