SMAN Binsus Lolos Semifinal Honda DBL Riau Series 2017

SMAN Binaan Khusus (Binsus) Dumai lolos ke babak semifinal Honda DBL Riau Series 2017. Binsus menjadi tim kedua yang lolos pada semifinal setelah berhasil mengalahkan SMA Negeri 5 Pekanbaru dengan skor 16-14 di Gelanggang Remaja, Jalan Sudirman, Pekanbaru, Minggu(8/10). Seperti yang dilansir dblindonesia.com (09/10/2017), Mereka sempat tertinggal di kuarter pertama dan kedua karena dengan skor 3-7 dan 5-8. Beratnya laga membuat kedua tim hanya menambah dua poin di kuarter keempat dengan skor 12-12. Hingga tiga menit berlalu, belum satupun skor tercipta. Perjuangan tim asuhan pelatih Friandra tersebut begitu dramatis. Hingga akhirnya shooting terukur dilakukan pemain nomor punggung 13, Tiara Ersa Utari berhasil membawa Binsus meraih kemenangan dengan skor akhir 16-14. Kemenangan pun disambut haru para pemain, termasuk Tiara. Ia mengaku sangat senang bisa membantu timnya lolos ke semifinal. Penampilan Binsus ini kali pertama di Honda DBL Riau Series, setelah mereka datang dari kota Dumai. “Saya sangat senang bisa masuk ke babak empat besar. Kami tidak ingin mengecewakan semua yang telah mendukung kami,” tuturnya menurut lansiran dari dblindonesia.com Pelatih SMAN Binsus Dumai, Friandra didampingi Manajer Tim Nur Azmi, mengaku sangat bersyukur atas kemenangan tersebut. Faktor mental yang kuat membuat pemain berupaya hingga detik terakhir dengan kemenangan. Friandra menambahkan walau menang, masalah ketenangan dalam bermain harus dibenahi. Begitu juga dengan shooting dan deffence harus disempurnakan lagi.

“Nama” Egy Maulana Vikri Berhasil Ke Kancah Dunia

Pemain tim nasional Indonesia U-19, Egy Maulana Vikri, masuk ke daftar 60 pemain muda potensial dunia versi media asing, The Guardian, edisi 2017. Menurut lansiran dari bola.com (06/10/2017) Penilaian berasal dari jurnalis The Guardian, John Duerden, pengamat sepak bola di benua Asia, khususnya Asia Tenggara. Duerden menjuluki Egy Maulana Vikri dengan sebutan “Egy Messi”. Ia menuliskan keberhasilan Egy Maulana Vikri menjadi top scorer dengan total delapan gol di Piala AFF U-18 2017 serta kelebihan-kelebihannya dalam hal bermain bola, kecepatan, dan ketenangan dalam menguasai bola. Dalam Ulasan tersebut, Egy Maulana Vikri mendapat pujian pemain yang luar biasa dari pelatih Espanyol B David Gallego. Egy ternyata juga disandingkan dengan Vinicius Junior, pesepakbola asal Brasil yang telah menandatangani kontrak dengan Real Madrid. Hal tersebut berdasarkan posisi yang sama dalam pertandingan, yaitu sebagai gelandang serang.

Buka Pendaftaran Hingga Akhir Oktober, Ajang Sepakbola Pelajar JSFL 2017 Siap Di Gelar

pertandingan-JSFL

JSFL adalah liga sepak bola bagi siswa yang mewakili sekolah mereka, baik di dalam dan di luar lapangan sekolah masing-masing. Namun, dalam event ini semua peserta, pendukung maupun orangtua diharapkan mampu memahami aturan-aturan yang berlaku. JSFL akan dilaksanakan Januari 2018 mendatang. Para peserta pun, sudah bisa mendaftar hingga akhir Oktober. “Sepanjang musim kami mewajibkan semua pemain, pelatih, dan penonton untuk mematuhi peraturan serta menjunjung tinggi etos liga, yang didasarkan pada sportifitas, fair play dan rasa hormat untuk orang lain. Liga mengharuskan semua sekolah yang berpartisipasi untuk menyetujui dan mematuhi ‘Pedoman Perilaku’, yang mendasari harapan kami dari setiap orang yang terlibat,” papar Jeane. Pengurus JSFA, Jeane McCombie juga menambahkan bahwa ajang tahunan ini, sangat dinanti-nantikan oleh sekolah se-Jabodetabek. Demi melancarkan event ini berlangsung, Jeane akan memperketat rules bagi para pemain. “Kami akan mengadakan techincal meeting untuk semua coach dengan tujuan bisa memahami peraturan seperti apa dan meminta pelatih untuk membawa dokumen semua pemain. Untuk menghindari kecurangan umur atau pemain cabutan,” ujarnya. Lanjutnya, panitia selalu mendapatkan kecurangan-kecurangan di tiap tim yang bermain. “Tiap tahun menemukan kecurangan dari tim, meski tidak banyak. Tapi tetap kami ingin fair. Di satu sisi, orangtua ambisius untuk selalu menang dengan cara apapun. Jadi, kita sebagai organizer tau bagaimana untuk selektif,” jelasnya. (pah/adt)

Garuda Nusantara U-19, Berhasil Tuntaskan Dendam Di Stadion Wibawa Mukti Cikarang

Indonesia-vs-Thailand

Garuda nusantara U-19 berhasil balaskan dendamnya kepada Thailand, setelah membabat abis Thailand dengan skor telak 3-0 dalam partai uji coba di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Bekasi, Minggu (8/10). Tiga gol Garuda Nusantara dicetak Witan Sulaeman, Syahrian Abimanyu, dan Saddil Ramdani. Tim asuhan Indra Sjafri tampil menekan sejak babak pertama dimulai. Di luar dugaan, Thailand tak mampu keluar dari tekanan Garuda Nusantara. Namun, beberapa peluang yang di dapat belum bisa menembus pertahanan Thailand. seperti di kutip dari bola.com. Peluang pertama Garuda Nusantara pun didapat pada menit ke-18 melalui Lutfi Kamal. Tembakan Lutfi dari luar kotak penalti masih bisa ditangkap Suthipong Pisansab. Thailand yang terus di tekan, berupaya melakukan serangan balasan. Gelandang Phatsakorn Beawtoongnoi mencoba tembakan spekulasi dari luar kotak penalti tetapi belum menemui sasaran pada menit ke-21. Setelah itu, Timnas Indonesia U-19 mendapatkan beberapa peluang emas. Bahkan, Egy Maulana mendapatkan peluang untuk membobol gawang Thailand, namun tembakan jarak dekatnya masih melambung di atas gawang lawan. Gol yang ditunggu-tunggu akhirnya tercipta pada menit-menit akhir babak pertama. Blunder kiper Thailand, Suthipong Pisansab dimanfaatkan dengan baik oleh Witan untuk mengubah skor menjadi 1-0. Gol Witan sekaligus menyudahi babak pertama berakhir. Di babak kedua, Timnas Indonesia tetap tampil menekan seperti pada awal babak pertama. Dua peluang pun langsung didapat melalui aksi Egy Maulana, namun masih bisa dimentahkan kiper pengganti Thailand, Varuth Wongsomsak. Thailand yang lebih banyak ditekan coba memberikan ancaman pada pertengahan babak kedua. Namun, tembakan Sakulcahi Seangtaepoo dan Kittiphong Supunya, belum menemui sasaran. Anak asuh Indra Sjafri, berhasil menggandakan keunggulan di sepuluh menit jelang laga berakhir, melalui kaki Syahrian Abimanyu. Tak puas, giliran Saddil Ramdani yang berhasil membobol jala Thailand di menit ke-88 dengan tendangan kaki kirinya. Skor 3-0 pun bertahan hingga laga usai. Dengan kemenangan ini, Indonesia berhasil tuntaskan dendamnya kepada Thailand. Setelah di AFF U-19 di Myanmar, dikalahkan Thailand melalui adu penalti. Setelah melewati dua uji coba melawan Kamboja dan Thailand, pelatih Timnas U-19 Indra Sjafri mengatakan, Garuda Nusantara akan kembali menjalani training centre dan satu uji coba kembali, sebelum berangkat ke Korea Selatan untuk mengikuti Kualifikasi Piala Asia U-19 pada 31 Oktober mendatang. “Kami akan berangkat ke Jember pada 18 Oktober untuk uji coba yang digelar pada 21 Oktober. Setelah itu kami kembali melakukan pemusatan latihan singkat di Jakarta dan pada 27 Oktober terbang ke Korea Selatan agar bisa menyesuaikan diri dengan cuaca di sana sebelum bertanding pada 31 Oktober,” tuturnya (pah/adt)

Ada Tujuh Kelompok Usia Yang Akan Dihelat JSFL Pada Oktober Mendatang

sepakbola-JSFL

Ajang tournament sepakbola untuk usia-usia dini, memang sangat diperlukan dengan tujuan dapat menemukan bibit-bibit berbakat yang nantinya dapat menjadi pemain Nasional dan membela timnas Indonesia. Berbeda dengan ajang yang lain, JSFL di peruntukan untuk sekolah dengan standart “A PLUS” Internasional, namun di tahun ini akan lebih terbuka untuk umum dan sekolah negeri lainnya. Pengurus JSFA, Jeane mcCombie menjelaskan kepada nysnmedia.com, dalam JSFL nanti nantinya akan ada tujuh kelompok usia yang di pertandingkan. Mulai dari yang rendah U-8 dan yang paling tinggi U-19. “Di bawah 8 tahun, 10 tahun, anak perempuan di bawah 11 tahun, di bawah 12 tahun, di bawah 14 tahun, anak perempuan dibawah 14 tahun, di bawah 16 tahun dan di bawah 19 tahun, anak perempuan di bawah 19 tahun,” ujar Jane. Tim “All Girls” – JSFA berencana untuk menjalankan divisi “All Girls” di tingkat U11, U14, dan U19 yang mengikuti tim yang sesuai. JSFA sendiri bersedia mempertimbangkan untuk mengizinkan fleksibilitas dengan batasan usia untuk anak perempuan namun masing-masing dan setiap kasus di luar persyaratan usia normal yang ditunjukkan di atas harus dirujuk ke Komite untuk dipertimbangkan. “Anak perempuan dapat bermain di tim Boys (campuran) di semua kelompok umur dan diizinkan bermain 1 tahun ke bawah, misalnya anak perempuan dibawah 8 tahun, maka anak tersebut harus lahir pada atau setelah tanggal 1 September 2008,” terang Jane. Tentunya, dari tujuh kelompok usia yang dipertandingkan. Waktu pertandingan yang dimainkan pun berbeda-beda. Dan, tidak ada batasan pergantian pemain. “Untuk U-8 dimainkan 4 x 10menit, U10-U12- U11 Girls-U14 Girls dimainkan 4 x 12menit, U14-U16-U19-U19 Girls 4 x 15menit. Tentunya, akan ada periode istirahat yang memadai antar setiap kuartal. Namun jedanya harus singkat untuk memastikan bahwa program di setiap tempat dapat selesai dalam waktu yang ditentukan. Pemain tidak diperkenankan berpindah tim, baik naik atau turun, atau dalam kelompok usia yang berbeda. Pemain hanya boleh bermain di tim mereka yang terdaftar,” jelasnya. (pah/adt)

Honda DBL 2017: Perjuangan SMA Darma Yudha B Pekanbaru Berbuah Manis

Tim basket 3×3 putra SMA Darma Yudha B Pekanbaru menang atas SMAN 1 Tandun dan sukses kantongi tiket terakhir babak semifinal Loop 3×3 Competition Honda DBL Riau Series 2017. Tim yang diperkuat Gary Leonard Isak Putra, Richkho Efendi, Eric Kurniawan dan Elvando Tanely tersebut berhasil memenangkan pertandingan dengan skor 6-4. Di kutip dari dblindonesia.com, Pada pertandingan ini SMA Darma Yudha B harus bekerja ekstra untuk mengimbangi permainan dari tim lawan, SMAN 1 Tandun. Pasalnya SMAN 1 Tandun yang diperkuat Zacky Arabbi Akbar, Muhammad Alamsyah Sidik, Rio Agency dan Rizki Agustri juga bermain bagus di laga kemarin. Pada pertandingan yang digelar di Gelanggang Remaja Pekanbaru, Ahad (8/10), kedua tim berlaga sengit. Bahkan saling kejar poin juga mewarnai laga ini. SMAN 1 Tandun sempat unggul atas SMA Darma Yudha B dengan skor 3-4. Namun Gary Leonard dan kawan-kawan mampu menyamakan kedudukan menjadi 4-4. Sisa 14 detik, tim SMA Darma Yudha B melakukan percobaan dari garis three point, namun gagal. Gary Leonard menjadi penyelamat timnya dengan tambahan dua poin di detik-detik terakhir pertandingan. Usai laga, Leonard bersyukur timnya bisa menyudahi laga dengan hasil yang memuaskan. “Namun kami harus membenahi beberapa sisi agar nanti di semifinal bisa tampil sebaik mungkin untuk meraih kemenangan. Mudah-mudahan kami lolos ke final,” harapnya. Pertandingan selanjutnya, tim putra Dharma Yudha B Pekanbaru akan berhadapan dengan SMA Dharma Loka yang sudah terlebih dahulu merebut satu tiket semifinal Loop 3×3 Competition Honda DBL Riau Series 2017.

Bekali Jiwa Sportifitas Sejak Dini, PJ Fun Festival 2017 Di jadikan Ajang Ketangkasan

pj-funfestival-2017

SD (Sekolah Dasar) Pembangunan Jaya kembali menyelenggarakan PJ Fun Festival 2017 bertema ‘Asah Bakat dan Junjung Sportivitas Untuk Meraih Prestasi’ dengan berbagai macam kegiatan, seperti lomba sepak bola mini tingkat TK dan SD, mewarnai dan juga ketangkasan. Kegiatan yang diikuti oleh 455 siswa TK dan SD di wilayah Jabodetabek ini berlangsung hingga Sabtu (7/10) di SD-SMP Pembangunan Jaya Bintaro Jaya. Dalam sambutannya, Principal Yayasan Pendidikan Jaya (YPJ) Indira Sunito mengucapkan rasa terima kasih kepada para guru pendamping dari sekolah lain yang turut berpartisipasi dalam PJ Fun Festival ke-17. Selain itu, wanita yang sebelumnya aktif di Labschool ini juga memaparkan kepada ratusan peserta yang berada di hadapannya untuk menanamkan kejujuran agar menjadi anak yang hebat di masa yang akan datang. “Dengan adanya pertandingan ini, sejak dini anak-anak diajarkan berlatih dan bekerja secara tim serta siap menerima kekalahan. Harus menjunjung tinggi sportifitas,” ujarnya. Selain silahturahmi, ia berharap yang terpenting adalah membangun konsep yang baik sejak kecil dan saling memberikan informasi yang baik. Sementara Ketua Panitia PJ Fun Festival 2017, Dimas Sasongko dalam sambutannya mengatakan, para peserta yang masih duduk di TK dan SD mampu mengasah bakat mereka. Bahkan, nantinya bisa mencapai level internasional dan membela Timnas Indonesia. “Terdapat 19 tim TK yang akan berlaga di ketangkasan dan mini soccer dan tim SD 21 tim termasuk putra dan putri yang akan bertanding. Saya berharap para peserta tidak berjuang hanya sampai disini. Namun dapat berlaga hingga menjadi timnas Indonesia,” tutur Dimas. (pah/adt)

Menang 3-1 Lawan Kamboja, Milla Puas Dengan Performa Timnas Indonesia

Septian David Maulana (29) setelah menjebol gawang lawan sekaligus memperkuat kemenangan dengan skor 3-1 melawan kamboja (10/5). Foto: NYSN Media/Ivan Anwar

Performa timnas Indonesia yang apik berhasil mengalahkan Kamboja dengan skor 3-1 pada laga persahabatan di Stadion Patriot Chandrabhaga, Bekasi, Rabu (4/10/2017). Gol kemenangan tim Merah Putih dicetak oleh Lerby Eliandry pada menit ke-31, Rezaldi Hehanusa (34′), dan Septian David Maulana (29′). Adapun satu-satunya gol Kamboja dicetak oleh Chan Vathanaka pada menit ke-48. Di babak pertama, Indonesia menguasai pertandingan dengan baik. Pada 10 menit babak pertama, Rezaldi Hehanusa atau Bule mendapat peluang emas melalui tembakan kerasnya, namun masih bisa ditepis kiper Kamboja. Setelah Bule, giliran pemain Sea Games 2017 yang lainnya yakni Septian David Maulana yang mendapat peluang pada menit 17. Namun, bola hasil tendangannya masih bisa ditepis kiper lawan. Indonesia terus mengurung pertahanan Kamboja. Kecepatan Andik dan Febry menjadi momok bagi pemain bertahan Kamboja. Di menit ke-30, sepakan bola placing Andik Vermansah masih membentur mistar gawang. Gol yang ditunggu-tunggu akhirnya datang melalui sundulan Lerby Eliandry di menit 31, setelah mendapatkan umpan pojok dari Febry. Skor berubah menjadi 1-0 untuk Indonesia. Tiga menit berselang, Rezaldi berhasil menggandakan keunggulan timnas Indonesia lewat golnya pada menit ke-34. Soloran Andik, di sektor kiri mampu dimanfaatkan Rezaldi menjadi gol. Skor 2-0 bertahan hingga turun minum. Di babak kedua, Milla merotasi pemain dengan memasukkan Ilham Udin Armaiyn dan Fadil Sausu untuk menggantikan Taufik dan Andik Vermansah. Di menit awal babak kedua, fokus pemain bertahan Indonesia hilang. Chan Vathanaka berhasil memanfaatkannya untuk mencetak gol pada menit ke-48. Skor pun berubah 2-1 untuk keunggulan Indonesia. Tak perlu lama bagi Indonesia untuk memperlebar jarak. Tendangan keras mendatar kaki kanan Septian David Maulana berhasil memperlebar keunggulan Indonesia menjadi 3-1 pada menit ke-49. Setelah itu, Irfan Bachdim dan Evan Dimas dimasukkan Luis Milla untuk menggantikan Septian David Maulana dan Lerby Eliandry pada menit ke-64. Luis Milla kembali memasukkan pemain, Rizky Pora dan Stefano Lilipaly masuk pada menit ke-77 untuk menggantikan Febri Hariyadi dan Fadil Sausu. Kapten Indonesia, Fachrudin, juga diganti pada menit ke-79 diganti oleh Ricky Fajrin. Stefano Lilipaly sempat mendapatkan peluang emas pada menit akhir pertandingan. Sayang, tendangannya masih melambung. Keunggulan 3-1 Indonesia bertahan hingga peluit akhir pertandingan. Pelatih Indonesia Luis Milla mengaku sangat puas dengan permainan anak asuhnya. Ditambah dengan kombinasi pemain senior dam junior, yang dianggapnya menunjukan grafik bagus. “Saya senang dengan performa timnas indonesia. Pemain senior dibutuhkan, untuk menambah kematangan dan pengalaman. Apalagi saya melihat banyak pemain muda yang sudah berkembang dengan baik dan pantas untuk menghuni skuat senior,” terang Milla setelah pertandingan selesai. (pah)

Gol Telat Rafly dan Egy Berhasil Tumbangkan Kamboja U-19

egy-pemain-timnas-U-19

Garuda Nusantara berhasil mengalahkan Kamboja U-19 dengan skor 2-0 di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Rabu (4/10). Meski mampu mendominasi pertandingan, anak asuh Indra Sjafri ini baru bisa mencetak gol di babak kedua. Jalannya pertandingan di babak pertama berjalan monoton. Egy Cs tidak bisa menembus pertahanan Kamboja. Dan juga, Garuda Nusantara bermain condong egois ingin melewati lawan yang hasilnya malah kehilangan bola. Egy Maulana sempat mendapatkan peluang, tetapi tendangan placing kaki kirinya masih melebar di kanan gawang kiper Kamboja. Kiper timnas U-19 Indonesia, Gianluca Pagliuca Rossy, sempat melakukan blunder dengan kontrol yang tidak sempurna pada menit ke-24. Beruntung, bola liar masih bisa disapu Nur Hidayat. Melihat banyak kekurangan di lini tengah dan sayap, Syahrian Abimanyu dan Rifad Marasabessy dimasukkan pada menit ke-41 untuk menggantikan Asnawi Mangkualam dan Dedi Tri. Namun, usaha ini belum membuahkan hasil skor tetap kacamata 0-0 hingga turun minum. Di babak kedua, putra asal Tangsel M Ralfi Mursalim akhirnya berhasil memecah kebuntuan timnas U-19 Indonesia pada menit ke-87. Gol tersebut tercipta lewat tendangan kaki kiri kerasnya jarak jauh yang tak bisa di halau kiper Kamboja U-19 Chea Vansak. Gol Rafly menjadikan pelecut semangat Garuda Nusantara. Hasilnya, Egy yang mampu mengecoh penjaga gawang Chea Vansak, dengan mudah menyarangkan bola ke gawang. Skor berubah menjadi 2-0 di menit 89. Indonesia sebenarnya mendapatkan tendangan penalti pada menit 91. Sayangnya, pemain Persela Lamongan Saddil Ramdani gagal mengeksekusi penalti itu dengan baik.   Pada akhir laga, Kamboja harus bermain dengan 10 orang setelah pemainnya mendapat kartu merah. Laga pun berakhir untuk kemenangan Indonesia dengan skor 2-0. Pelatih Kamboja, Kazuniri Inoue mengakui keunggulan anak asuh Indra Sjafri. Namun, Kazuniri menjelaskan anak asuhnya tak bermain baik karena kelelahan. “Indonesia bermain bagus. Mereka lama menguasai bola dengan baik, sedangkan pemain kami mengalami kelelahan. Permainan bagus, dari Indonesia,” ucap Kazuniri selepas pertandingan. Sementara itu, kapten Kamboja U-19 Teat Kimheng mengatakan dalam press conference, menurut Teat, timnya banyak melalukan kesalahan baik itu dari passing dan control bola. “Kami banyak melakukan kesalahan. Tapi, dari uji coba ini kami dapat belajar dari kesalah dan akan lebih baik lagi,” tuturnya kepada awak media. Sementara itu di tempat yang sama, pelatih Indonesia U-19 Indra Sjafri sudah memprediksi tim Kamboja akan bermain banyak bertahan. Indra pun, mengakui bahwa pertahanan Kamboja menyulitkan anak-anak Indonesia. “Kita memprediski Kamboja berikan kesulitan, mereka sangat paham tim Indonesia. Mereka defense dengan baik. Namun, setelah ketinggalan mereka mencoba keluar bermain dan mampu dimaksimalkan menjadi gol,” papar Indra. Egy pencetak gol kedua pun, sangat susah untuk membongkar pertahanan Kamboja. Namun, dengan kesabarannya berhasil menang dengan skor 2-0. “Awalnya agak susah bongkar defense Kamboja, meski ada beberapa peluang kurang. Mereka ingin bermain seri melawan kami, pas gol pertama mereka hilang fokus dan keluar menyerang. Hasilnya malah kecolongan lagi,” papar Egy yang mendapatkan julukan Messinya Indonesia. (pah/adt)

Suporter Indonesia Keluhkan Laga Indonesia U-19 vs Thailand

supporter-indonesia

Timnas U-19 berhasil menang melawan Kamboja U-19 dengan skor 2-0 di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Rabu (4/10). Laga Indonesia U-19 selanjutnya akan melawan Thailand. Setelah melawan Kamboja U-19, Garuda Nusantara dijadwalkan akan melakukan uji coba kembali melawan Thailand U-19 di Stadion Wibawa Mukti, Minggu (8/10) mendatang. Namun, para suporter Indonesia banyak yang mengeluhkan laga uji coba kedua timnas U-19 di helat di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang. Salah satu suporter timnas Indonesia, Aris mengaku, sangat keberatan jika harus laga Indonesia U-19 vs Thailand U-19 dimainkan di Stadion Wibawa Mukti. “Saya selalu datang setiap Indonesia main. Tapi, kalau di Wibawa Mukti lebih baik di Patriot mas, akses lebih mudah,” ujar Aris. Lanjutnya, jika di mainkan di Patriot akses menuju stadion lebih mudah. Sedangkan, untuk di Wibawa Mukti akses menuju stadion sangat sulit. “Disana susah mas, aksesnya. Jauh dari mana-mana. Ongkosnya pun mahal, saya bisa pulang pergi habis Rp 200ribu. Belum beli tiketnya dan juga jarak pandangnya di Wibawa Mukti terlalu jauh,” tambahnya. (pah/adt)

Indra Sjafri: Promosi Degradasi Pemain Masih Terus Dilakukan

timnas-u-19-idn

Setelah menumbangkan Kamboja U-19 dengan skor 2-0, anak asuhan Indra Sjafri akan ditantang tim kuat Thailand U-19, Minggu (8/10) mendatang di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang. Indra mengatakan, dua laga uji coba ini sangat penting untuk mencari format pas dan pemain yang pas untuk mempersiapkan diri di Piala Asia 2018 mendatang. “Kami ingin mencari format yang pas dan pemain pas. Makanga, kita setiap uji coba meminta minimal pergantian lebih dari enam. Laga uji coba harus mendapat momen fisikis dan taktikal,” ucap Indra. Di setiap latihannya, Indra Sjafri selalu mengatakan kepada pemainnya bahwa selama belum menemukan komposisi yang pas sistem degdradasi dan promosi pemain masih akan terus berlangsung. “Saya bilang ke pemain, promosi degradasi masih tetap ada,” pukasnya. Dalam uji coba melawan Kamboja U-19, Indra menganggap semua lini harus diperbaiki. Namun, di uji coba melawan Kamboja U-19, lini pertahanan menjadi perhatian Indra Sjafri kedepannya. “Semua harus diperbaiki, lini belakang bermain kurang baik. Tapi, kita masih punya waktu untuk perbaiki,” ungkapnya. Indra pun, berharap masyarakat Indonesia tak terlalu mengembor-gemborkan anak asuhnya. Dirinya takut, anak asuhnya akan mendapatkan beban yang sangat besar. “Maka dari itu, jangan gemborkan terlalu besar dan jangan jumawa. Saya takut, mereka anak-anak usia 17 tahun. Ayo, sama-sama bangun tim Indonesia yang kuat,” paparnya. (pah/adt)

Sejumlah 2.380 Personil Amankan Laga Uji Coba Indonesia vs Kamboja

stadion-patriot

PSSI nampaknya tak ingin melakukan kesalahan kembali. Kali ini, PSSI bersinergi dengan pihak Kepolisian Republik Indonesia untuk pengamanan dua pertandingan persahabatan Timnas Indonesia vs Kamboja di Stadion Patriot, Bekasi, Rabu (4/10/2017). Sekitar 2.380 personel akan dilibatkan yang berasal dari gabungan unsur Polri dan keamanan internal PSSI. Dikutip tribunnews.com Head of Infrastructure Safety and Security PSSI Nugroho Setiawan mengatakan, belajar dari pengalaman sebelumnya, PSSI berupaya memperbaiki sistem pengamanan di dalam maupun luar stadion. “Kami sudah merancang sistem pengamanan yang disinergikan dengan pihak kepolisian. Pemeriksaan kepada penonton akan lebih ketat dan kami imbau para suporter tidak membawa barang-barang yang memang dilarang untuk dibawa masuk ke stadion,” kata Nugroho. Beberapa benda yang tidak diperkenankan dibawa suporter di antaranya, cerawat, petasan, lampu laser, korek api, rokok, bom asap, tongkat dan apapun jenis barang yang bisa dijadikan senjata. Selain itu, juga spanduk yang bertuliskan pesan di luar sepak bola dan olahraga. Suporter juga tidak diperkenankan membawa minuman beralkohol dalam laga Indonesia vs Kamboja. “Kami ingin isu keamanan dan kenyamanan menonton di stadion kita jaga bersama. Karena itu kami juga berharap kesadaran dan kerja sama dari semua pihak. Kami ingin menciptakan suasana pertandingan yang nyaman disaksikan dan aman untuk semua,” ujar Nugroho. Sementara Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI, Ratu Tisha Destria menjelaskan, terkait isu keamanan dan keselamatan penonton di stadion sebenarnya sudah diatur dalam FIFA Stadium Safety and Security Regulation. “Kita akan terus mengkampanyekan dan mensosialisasikan hal ini. Tentu saja kami juga berharap bantuan dari pihak lain, seperti klub dan media. Yang tak kalah penting juga kesadaran dari para suporter. Intinya masalah keamanan tanggung jawab kita bersama,” jelas Tisha. Tisha optimistis sepak bola Indonesia akan terus berkembang dan menjadi sebuah industri. Dengan adanya perbaikan infrastrukur, stadion akan menjadi salah satu tempat tujuan rekreasi. Masyarakat tak cuma datang untuk mendukung timnya, tetapi juga menikmati suasana stadion dengan rasa aman dan nyaman. (PSSI.org) Jadwal pertandingan: Pukul 18.30: Timnas U19 Indonesia vs Timnas U19 Kamboja Pukul 21.30: Timnas Senior Indonesia vs Timnas Senior Kamboja (pah/adt)

Stadion Patriot Siap Tampung Puluhan Ribu Suporter Indonesia

ratu-tisha-terpilih-sebagai-sekjen-pssi-baru

Pendukung tim nasional Indonesia bisa mendapat keuntungan dengan membeli tiket terusan (tanggal 4 dan 8) yang harganya lebih murah di Stadion Patriot, Bekasi. Untuk tiket terusan VVIP dijual dengan harga Rp 400.000 atau hemat Rp 100.000 dibanding beli per tanggal pertandingan. Adapun tiket terusan VIP Barat Rp 300.000, VIP Timur Rp 175.000. Tiket termurah dijual dengan harga Rp 90.000 untuk pertandingan di Stadion Patriot. Sementara untuk laga di Wibawa Mukti dijual dengan harga Rp 50.000. Untuk pembelian tiket, bisa dilakukan secara online melalui loket.com. Pihak penyelenggara pertandingan juga menjual tiket secara langsung di area stadion patriot yang dibuka mulai pukul 10.00 WIB. Sekretaris Jenderal PSSI, Ratu Tisha Destria mengatakan kepada awak media, bahwa PSSI mendukung penuh persiapan timnas U-19 untuk menuju Piala Asia 2018 yang akan digelar di Indonesia. “Dua laga internasional yang akan digelar pekan ini merupakan bagian dari rangkaian persiapan tim. Momennya cukup bagus karena pertandingannya bersamaan dengan timnas senior yang akan menghadapi Kamboja,” kata Ratu Tisha.(pah/adt)

Timnas U-19 Akan Tampil Garang di Laga Uji Coba Melawan Kamboja Sore Ini Di Stadion Patriot Bekasi

timnas-u-19-indonesia

Timnas U-19 Indonesia akan menjalani uji coba melawan timnas U-19 Kamboja dalam laga persahabatan di Stadion Patriot, Bekasi, Jawa Barat, Rabu (4/10/2017). Dikutip dari kompas.com Pelatih Timnas U-19, Indra Sjafri, mengatakan bahwa pasukannya akan memperlihatkan karakter permainan yang sesungguhnya. Indra pun berharap masyarakat Indonesia bisa secara langsung menyaksikan permainan dari Garuda Nusantara. “Saya harap masyarakat Indonesia bisa melihat permainan sesungguhnya dari Timnas U-19 secara langsung di Stadion Patriot,” kata Indra saat sesi jumpa pers di Hotel Aston, Bekasi, Selasa (3/10/2017). Uji coba ini dilakukan sebagai persiapan mengikuti Kualifikasi Piala Asia U-19 di Korea Selatan pada 31 Oktober mendatang. Indra pun, akan terus mengevaluasi skuatnya meski sudah dipastikan lolos ke putaran final karena ditunjuk sebagai tuan rumah. Nantinya di kualifikasi Egy Cs akan menghadapi lawan-lawannya seperti Malaysia, Timor Leste, Brunei dan Korea Selatan yang tergabung di Grup J. “Manfaat uji coba ini untuk menyiapkan timnas menuju Piala Asia. Alhamdulillah kita menjadi tuan rumah tahun 2018. Ditambah, uji coba yang dilakukan ini untuk membangun tim yang kuat karena hakikat usia muda itu menyiapkan individu pemain yang berkualitas dari hari ke hari demi menyiapkan generasi baru dalam persepakbolaan Indonesia,” tambah Indra.(pah/adt)

Milla Anggap Uji Coba Melawan Kamboja Sebagai Proyek Jangka Panjang

Luis-Milla

Bagi pelatih Luis Milla, uji coba melawan kamboja yang dijalani Timnas Indonesia kali ini akan menjadi tahapan dari proyek jangka panjang untuk membentuk Tim Garuda yang berkualitas. Sudah lama masyarakat Indonesia, ingin merasakan timnas Indonesia kembali menjadi macan Asia. Dikutip dari portal bola.com, pelatih asal Spanyol itu menekankan target di laga uji coba kontra Kamboja adalah untuk melihat kualitas dan tipe bermain para pemain senior Indonesia. “Saya punya proyek jangka panjang dengan tim senior ini. Sebagai pelatih Timnas Indonesia saya bertanggung jawab dalam mengikuti dan mengamati para pemain baik di kompetisi atau pun saat bergabung dengan tim saya. Kami akan pikirkan ke depan sementara untuk laga kali ini saya ingin memberikan gambaran yang baik soal Timnas Indonesia dengan tetap respek terhadap lawan,” ujar Luis Milla. Dari 20 pemain yang dibawa Luis Milla ke Bekasi dalam kondisi prima. Tim Garuda dalam kondisi yang sangat baik dan siap tanding serta menunjukan permainan terbaiknya. Pada uji coba melawan Kamboja, Milla juga ingin mempunyai gambaran para pemain senior yang nantinya akan dipilih tiga pemain untuk memperkuat Timnas Indonesia U-23 dalam persiapan Asian Games 2018 di Jakarta-Palembang. Selain itu, pelatih asal Spanyol itu sengaja membawa delapan pemain muda, dengan enam pemain adalah anak asuhnya di SEA Games 2017. Terlebih terdapat wajah-wajah baru yang dipanggil oleh Luis Milla untuk menghadapi Kamboja. “Kami memanggil pemain senior untuk menganalisa mereka dan kami memanggil beberapa pemain muda agar bisa mempersiapkan diri untuk menjadi pemain tim senior di masa depan,” ujarnya. Perkiraan line up Indonesia vs Kamboja: Satria Tama; Beny Wahyudi, Fachrudin Aryanto, Achmad Jufriyanto, Rezaldi Hehanusa; Bayu Pradana, Evan Dimas, Stefano Lilipaly; Andik Vermansah, Irfan Bachdim, Rizki Pora (4-3-3) Skuat Timnas Indonesia Kiper: Andritany Ardhiyasa (Persija Jakarta), Satria Tama Hardianto (Gresik United), Awan Setho Raharjo (Bhayangkara) Belakang: Beny Wahyudi (Arema), Fachrudin Wahyudi Aryanto (Madura United), Ricky Fajrin (Bali United), Rezaldi Hehanusa (Persija Jakarta), Achmad Jufriyanto (Persib Bandung). Tengah: Evan Dimas (Bhayangkara), Stefano Lilipaly, Irfan Bachdim, Fadhil Sausu, Taufiq (Bali United), Septian David Maulana, Bayu Pradana (Mitra Kukar) Depan: Andik Vermansah (Selangor FA), Febri Haryadi (Persib Bandung), Ilham Udin (Bhayangkara), Rizki Rizaldi Pora (Barito Putera), Lerby Eliandry (Borneo FC).(pah/adt)

Rencananya, Jajaran PB Perbakin Akan Turut Hadir Dalam Open Tournament Menembak Di Ciputat

Menembak-Abadi-Sport-Center

Ajang tahunan yang memperebutkan piala bergilir Abadi Sport Center dalam open tournament menembak, selalu mendapat antusias yang luar biasa dari atlet tembak se-Provinsi Banten maupun luar daerah. Event open tournament ini, biasanya menjadi ajang atlet-atlet muda untuk menunjukan bakatnya dalam urusan menembak. Pemilik Abadi Soprt Center, H Arifin Murad memprediski ajang ini akan diikuti 80% atlet muda yang akan mengasah keahlian menembaknya. “Kapasitas yang diundang hampir se-Provinsi Banten. Karena ini open tournament menembak, bisa diprediksi biasanya 80% atlet muda mendominasi,” ucap H Arifin kepada nysnmedia.com. Nantinya, dalam open tournament menembak ini akan mengundang petinggi Polri yang kebetulan selalu mensupport kegiatan ajang pencarian bakat muda berprestasi, seperti Kabaintelkam, kepala BNN, PB Perbakin, dan staf ahli Menkopolhukam. H. Arifin selaku pemilik Abadi Sport Center memiliki rencana untuk memfasilitasi atlet-atlet muda berbakat di Tangsel maupun luar Tangsel. “Saya kedepan rencananya akan begerak sebagi importir peluru. Karena, kebanyakan atlet-atlet mengalami kesulitan, seperti kekurangan peluru. Respon para pengurus besar Perbakin alhamdulillah, Mabes Polri telah memberikan kepercayaan untuk membantu kemudahan para atlet untuk bisa berlatih,” terangnya. (pah/adt)

Sambut Hari Jadi Yang Ke-2, Abadi Sport Center Gelar Open Tournament Menembak

Salah satu calon peserta tournament menembak di Abadi Sports Center

Lapangan Tembak Abadi Sport Center yang terletak di Jalan Bulak Anggrek RT 07/RW 09 Kelurahan Serua, Kecamatan Ciputat akan menyambut hari jadi yang ke-2 Desember mendatang. Diresmikan pada bulan Agustus 2016, lapangan tembak Abadi Sport Center digunakan untuk menyalurkan hobi para penembak di Tangsel maupun Provinsi Banten. Pemilik Abadi Soprt Center, H Arifin Murad mengatakan, di hari jadi yang ke-2 akan menggelar open tournament menembak. Dikatakannya, undangan sudah mulai tersebar dan sudah diterima oleh para pihak yang diberikan undangan. “Nantinya ada klub perbakin se-Provinsi Banten. Beberapa kali membuat event banyak klub datang dari luar daerah Lampung, Surabaya, Bali bahkan dari Papua. Di ulang tahun ini, akan memperebutkan piala bergilir Abadi Sport Center,” terangnya. Ia pun, berharap mendapat dukungan dari pemerintah dengan adanya event besar seperti ini. “Saya harap Pemda, kepolisian, karena saya sudah mendapatkan izin. Karena, membina olahraga itu memerlukan kebersamaan,” ucapnya kepada nysnmedia.com. Nantinya terdapat tiga kategori yang diperlombakan, 80%nya anak muda berprestasi. (pah/adt)

Dua Atlet Indonesia Bersaing di ISU Junior Grand Prix Ice Skating Di Croatia

2-atlet-ice-skating

Ajang International Skating Union (ISU) Junior Grand Prix 2017 adalah event terbesar untuk skaters (athlete ice skating) Junior Figure Skating. Dan, hadir skaters dari seluruh penjuru dunia yang berlangsung di Croatia, (27-30/9). Indonesia sendiri mengirimkan dua atletnya dapat di andalkan yakni, M Dwi Rizqy Apolianto dan Savika Refa Zahira. ISU Junior Grand Prix Ice Skating memang rutin di adakan pada bulan Agustus – Oktober. ISU Junior Grand Prix Ice Skating terdapat 7 series dan yang ke-8 adalah JGP Final hanya di ambil 6 terbaik untuk di pertandingkan lagi perkatagori. Istilah nama dalam katagori tersebut diantaranya ada Men (single), Ladies (single), Ice dancing (couple/ berpasangan) dan Pair (couple/ berpasangan) dengan usia 13 – 18 tahun. Pelatih Ice Skating tim Indonesia, Bong Agus Nugroho mengatakan kepada nysnmedia.com, bahwa para atlet akan memainkan dua pertandingan yang nantinya akan di akumulasikan untuk bisa naik di atas podium. “Masing-masing melakukan dua kali pertandingan, Short Program & Free Skating. Total dari nilai short dan free adalah point akhir buat para athlete dan yang menentukan untuk naik podium atau tidaknya. Indonesia mendapatkan 2 quota untuk bertanding, first league Brisbane Australia dan 5th league di Zagreb Croatia. Dan, nantinya final di Nagoya, Japan bulan Desember mendatang,” terang Agus. Agus sendiri, menargetkan anak didiknya untuk bisa melampaui nilai terbaiknya yang disebut personal best. “Karena ini baru tahun ke-4 kita di akui oleh ISU (International Skating Union) targetnya saya sebagai pelatih, hanya ingin mereka melewati nilai terbaik nya mereka yang di sebut Personal Best. Ini adalah target saya untuk pertandingan International World Wide,” ujarnya. Adapun nilai personal best Rizqy di 84.46 points dan Savika di 93.32 points in total. Agus juga, menargetkan masuk jajaran top 3 atau top 5 di kawasan Asia Tenggara. “Untuk se-Asia Tenggara target saya untuk berada di top 3-5,” ucapnya. (pah/adt)

Persiapan Sudah Matang, Timnas Futsal Berharap Ada Uji Coba Internasional

Timnas futsal indonesia

Para pemain Timnas Futsal Indonesia yang sedang menjalani pemusatan latihan (TC) di Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB) sudah bisa menangkap apa yang dimaui oleh Vic Hermans. Seperti yang dikutip dari portal bolalob.com, pelatih Futsal Indonesia, Vic terus menggeber para pemainnya sejak Agustus lalu sebagai persiapan berlaga di AFF Futsal Championship 2017. Randy Satria, salah satu pemain Timnas Futsal menyatakan jika para pemain sudah paham dengan taktik yang diinginkan oleh Vic. “Materi yang diberikan Vic sudah bisa dijalani sama teman-teman. Cuma mungkin tinggal pematangannya aja,” ungkapnya kepada bolalob.com. “Mungkin tinggal aplikasinya dipertandingan atau minimal di ujicoba. Kalo kita ama kita udah pada tau semua,” pungkasnya. Pemusatan latihan (TC) Timnas Futsal Indonesia sebagai persiapan berlaga di AFF Futsal Championship 2017 sejauh ini berjalan lancar. Saat ini TC diikuti oleh 19 pemain dan salah satunya adalah Bambang Bayu Saptaji. “Sejauh ini baik. Alhamdulillah, gak ada kendala. Lancar,” ungkap Bayu. Timnas Futsal sendiri tergabung di Grup A AFF Futsal Championship 2017 bersama Brunei Darussalam, Myanmar, Filipina, dan tuan rumah Vietnam. Turnamen akan berlangsung pada akhir Oktober nanti. Meski persiapan sudah matang, Tim Futsal Indonesia terancam tanpa laga uji coba sebagai persiapan mereka berlaga di AFF Futsal Championship 2017. Randy Satria, sangat berharap jika Tim Futsal Indonesia bisa menjalani laga uji coba. Menurutnya, laga uji coba sangat penting untuk melihat sejauh mana persiapan Timnas Futsal. “Saya berharap ada uji coba internasional,” ungkap pemain senior ini. “Karena ilmu yang kita dapat itu bakal ketahuan di uji coba yang intensitasnya tinggi. Disitu pelatih bakal tau apa yang harus dibenahi sampai dipanggung sebenarnya,” pungkasnya. Namun, Tim Futsal Indonesia tampaknya terancam tidak akan menjalani laga uji coba sebelum berlaga di AFF Futsal Championship 2017. Hal tersebut diungkapkan oleh Vic Hermans selaku pelatih Timnas Futsal disitus pribadinya, Ia menyatakan jika Timnas Futsal tampaknya tidak akan menjalani laga uji coba. “Kabar buruk tampaknya kita tidak akan menjalani laga uji coba lagi, tapi saya sudah terbiasa degan hal itu,” tulis Vic di situs pribadinya vichermans.com. Tentunya sangat disayangkan jika Timnas Futsal yang telah menjalani pemusatan latihan sejak Agustus lalu tidak ada laga uji coba dengan lawan yang sepadan. Semoga saja, performa Timnas Futsal tetap apik di AFF Futsal 2017 nanti meski tanpa laga uji coba.(pah/adt)

Pertina Tangsel Optimis, Meskipun Hanya Memiliki 3 Orang Pelatih

pertina-tangsel

Melihat masih kurang minatnya pecinta tinju di Tangsel, dan juga masih sedikitnya atlet tinju Tangsel, menjadi pekerjaan rumah (PR) bagi Pertina (Persatuan Tinju Amatir) Tangsel. Pengurus Pertina Tangsel, Sunarto pun, melihat perkembangan tinju di Tangsel belum maksimal. Ditambah, sedikitnya klub tinju yang ada menjadi kendala. Saat ini, hanya ada Boxing Camp Tangsel yang di kelola Sunarto. “Dulu banyak klub-klub tinju di Tangsel, tapi tidak berjalan dengan baik. Sekarang hanya ada Benteng Boxing Camp dan disitu juga ada kelas SMP,” ujarnya. Meski demikian, atlet-atlet tinju Tangsel rata-rata mempunyai prestasi di tingkat Provinsi. Ditambah sarana dan prasarana yang belum maksimal, masih menjadi kendala Pertina. “Fasilitas sudah cukup untuk mereka latihan, meski masih ada kekurangan. Saya hanya berharap, prasana perlu di tambah dan juga pelatih. Saat ini hanya ada tiga pelatih yakni saya sendiri, Suherman dan Julio Versa,” pukasnya. (pah/adt)