FIFA Matchday: Sengit! Indonesia Kembali Kalahkan Curacao

FIFA Matchday: Sengit! Indonesia Kembali Kalahkan Curacao

Timnas Indonesia berhasil mengalahkan Curacao 2-1 pada FIFA Matchday jilid kedua di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, Selasa (27/9) malam. Setelah menang 3-2 di laga pertama, Indonesia tetap tampil ngotot untuk mengincar kemenangan kedua. Skuad Garuda langsung tampil menyerang sejak menit awal permainan. Babak satu Indonesia berhasil unggul cepat saat laga baru berusia tiga menit. Adalah Dimas Drajad yang sukses menjebol gawang Curacao untuk membawa Indonesia unggul 1-0. Dimas Drajad mencetak gol usai memanfaatkan bola rebound kiper Curacao usai memblok tembakan keras Witan Sulaeman dari luar kotak penalti. Pada menit ke-24 giliran Curacao memiliki peluang lewat tandukan Rangelo Janga. Namun sundulan Janga masih melenceng di sisi kiri gawang Indonesia. Curacao kembali mendapatkan peluang emas pada menit ke-33 lewat Rangelo Janga. Sayang sontekan Janga masih dapat diblok kiper Indonesia Syahrul Trisna Fadillah. Hingga pertandingan babak pertama berakhir tak ada gol tambahan yang mampu diciptakan kedua tim. Indonesia unggul 1-0 atas Curacao di babak pertama. Babak dua Di babak kedua, tensi pertandingan memanas. Curacao yang tak mau kalah melancarkan permainan keras untuk menghentikan serangan cepat yang dibangun tuan rumah. Hasilnya, Pada menit ke-47 Curacao mampu mencetak gol balasan lewat tendangan kaki kanan Jeremy Cornelis yang memanfaatkan umpan terobosan Juninho Bacuna. Gol balasan Curacao itu tercipta setelah Rachmat Irianto gagal melakukan sapu bersih. Bola langsung dioper Bacuna kepada Jeremy Cornelis yang masuk sebagai pemain pengganti. Rizky Ridho mencoba memotong laju bola, tetapi gagal. Setelah menguasai bola Jeremy langsung melepaskan tembakan lambung ke pojok kiri atas gawang Syahrul Trisna. Pada menit ke-53, Indonesia mendapat peluang lewat Rachmat Irianto yang mencoba menyambar bola liar di luar kotak penalti. Sayang, tembakannya masih melambung tinggi di atas mistar gawang. Lima menit berselang, Saddil Ramdani nyaris menjebol gawang Curacao. Akan tetapi tembakan kerasnya dari luar kotak penalti masih dapat ditepis Tyrick Bodak. Kemudian pada menit ke-80 Curacao harus bermain dengan 10 orang setelah Juninho Bacuna diganjar kartu merah. Wasit dengan tegas menarik kartu merah usai Juninho melakukan pelanggaran keras kepada Marselino Ferdinan. Juninho sempat memicu keributan karena menendang bola ke arah tribune penonton yang dibalas lemparan botol air mineral. Beruntung situasi bisa diredam pemain Indonesia. Keuntungan ini mampu dimanfaatkan skuad arahan Shin Tae Yong. Pada menit ke-87 Indonesia berhasil mencetak gol keunggulan lewat sontekan Dendy Sulistyawan memanfaatkan umpan cerdik Witan Sulaeman. Keunggulan Indonesia 2-1 pun berakhir hingga laga usai.

FIFA Matchday: Indonesia Kalahkan Curacao

FIFA Matchday: Indonesia Kalahkan Curacao

Timnas Indonesia memetik kemenangan di FIFA Matchday edisi Sabtu, 24 September 2022. Berhadapan dengan Curacao, Skuat Garuda menang dengan skor 3-2. Berstatus sebagai tim tamu, Curacao tidak keder bermain di Stadion Gelora Bandung Lautan Api. Anak asuh Remko Bicentini ini langsung tampil menekan sejak awal. Benar saja, baru tujuh menit laga berjalan, Curacao sukses membuka keunggulan di laga ini. Berawal daari tembakan keras pemain Curacao yang mengenai tiang gawang, bola pantulan langsung disambar oleh Rangelo Janga ke gawang kosong Indonesia sehingga skor berubah menjadi 1-0 untuk keunggulan sang tamu. Tertinggal satu gol membuat timnas Indonesia mulai menaikkan intensitas serangan. Serangan-serangan balik skuat Garuda perlahan mulai merepotkan pertahanan Curacao. Usaha timnas Indonesia itu berbuah manis. Di menit 18, Marc Klok sukses menyamakan kedudkan setelah kerja sama 1-2nya dengan Dimas Drajad sukses menembus kotak penalti Curacao dan diselesaikan dengan apik. Empat menit berselang Timnas Indonesia berbalik unggul menjadi 2-1. Berawal dari umpan dalam panjang yang dilepaskan Pratama Arhan, bola berhasil disundul oleh Fachruddin Aryanto ke gawang Curacao. Namun sayang timnas Indonesia sedikit lengah usai unggul 2-1. Dua menit berselang, Curacao menyamakan kedudukan menjadi 2-2 melalui skema serangan balik, Juninho Bacuna yang tidak terkawal denga baik mendapatkan umpan terobosan lalu diselesaikan dengan baik ke gawang Nadeo. Usai kedudukan sama kuat, jual beli serangan antara kedua tim semakin meningkat. Namun hingga babak pertama berakhir tidak ada peluang yang benar-benar berbahaya sehingga skor 2-2 bertahan. Di jeda pertandingan, pelatih Shin Tae-yong memutuskan melakukan dua pergantian pemain. Egy Vikri dan Ricky Kambuaya dan digantikan Marselino Ferdinan dan Saddil Ramdani. Di awal babak kedua ini, Curacao lebih tampil dominan. Namun mereka kesulitan untuk membuat peluang yang bagus di menit-menit awal babak kedua. 10 menit pasca kick-off, Timnas Indonesia berhasil membalikkan kedudukan menjadi 3-2. Melalui skema serangan balik, Pratama Arhan melepaskan umpan mendatar dari sisi kiri dan kemudian disontek Dimas Drajad menggunakan backheelnya. Skor berubah menjadi 3-2 untuk keunggulan skuat Garuda. Tertinggal satu gol membuat Curacao meningkatkan intensitas serangan mereka. Namun pertahanan Indonesia bermain dengan disiplin sehingga mereka bisa meredam serangan-serangan Curacao. Di sisi lain, Curacao terlihat mulai kelelahan. Situasi ini dimanfaatkan oleh Timnas Indonesia untuk lebih rajin melepaskan serangan, meski sayang penyelesaian akhir penyerang-penyerang Indonesia kurang klinis. Di akhir-akhir laga, Curacao terus menekan, namun Timnas Indonesia berhasil meredam serangan-serangan sang tamu sehingga skor 3-2 bertahan hingga akhir pertandingan. Sementara itu, laga kedua akan berlangsung di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor pada 27 September.

Shin Tae-yong Cari Pemain Depan, Sananta Jadi Harapan

Shin Tae-yong Cari Pemain Depan, Sananta Jadi Harapan

Pelatih Shin Tae Yong berharap Ramadhan Sananta bisa menjadi solusi masalah akut Timnas Indonesia yang hingga kini belum punya striker tajam di lini depan. Itulah alasan Shin memanggil striker 20 tahun tersebut. Berkaca dari penampilan Sananta bersama PSM Makassar dalam Liga 1 2022/2023 dan Piala AFC 2022, Shin yakin lini depan Timnas Indonesia akan semakin tajam. “Untuk Sananta, dia juga pemain muda. Saya lihat dia dalam latihan dan main dengan baik. Saya pilih dengan pikir mungkin saja dia bisa selesaikan masalah striker yang sebelumnya ada. Itu alasannya kenapa saya pilih Sananta,” kata Shin. Dalam Liga 1 2022/2022 Sananta telah mengoleksi tiga gol dari enam pertandingan. Namanya baru muncul pada musim ini, meski musim lalu sudah debut di kompetisi kasta tertinggi di Indonesia bersama Tira Persikabo. Sejak Shin Tae Yong menangani Timnas Indonesia, persoalan yang hingga kini belum terpecahkan adalah lini depan. Sudah banyak striker yang dipanggil pria asal Korea Selatan ini, tetapi tidak ada yang memenuhi ekspektasi. Selama 2021-2022 misalnya, Timnas Indonesia mengoleksi 45 gol dari 18 pertandingan. Menariknya, top skor atau pencetak gol terbanyak selama fase tersebut adalah pemain berposisi gelandang, yakni Ricky Kambuaya. Pemain Persib Bandung tersebut mengoleksi lima gol selama 2021-2022. Pemain kedua dan ketiga yang sering menyumbang gol untuk tim Merah Putih adalah Witan Sulaeman dan Egy Maulana Vikri dengan empat gol. Striker lainnya yang coba dilihat kemampuannya adalah Dendy Sulistyawan. Sebelumnya pemain Bhayangkara ini dipanggil Shin dalam pemusatan latihan, tetapi dominan tak masuk skuad dalam pertandingan resmi. Pemain lainnya yang bakal menjadi harapan adalah Dimas Drajad. Pemain Persikabo 1973 ini untuk sementara merupakan striker tersubur Indonesia di Liga 1. Satu striker lainnya yang juga dinanti penampilannya adalah Muhammad Rafli. Timnas Indonesia akan menghadapi Curacao dalam laga FIFA Matchday. Pertandingan pertama akan digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada 24 September sementara laga kedua akan berlangsung di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor pada 27 September. Layak dinantikan siapa yang akan mengisi lini depan skuat asuhan Shin Tae-yong.

Menpora Pastikan Indonesia Telah Siap Menjadi Tuan Rumah FIFA World Cup U-20

Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali menjadi narasumber program Primetime News Metro TV, tentang penyelenggaran FIFA World Cup U-20 Tahun 2023 mendatang. Menpora Amali kembali tegaskan Indonesia telah siap menjadi tuan rumah gelaran bergengsi yang diikuti 24 negara peserta itu. “Jika melihat dari perjalanan persiapan Indonesia, sebenarnya kita sudah sangat siap. Dan kota-kota yang juga diberi kesempatan untuk menjadi tuan rumah juga sudah siap,” tegas Menpora Amali secara virtual dari Kantor Kemenpora Senayan, Jakarta, Selasa (20/9). Menurut Menpora Amali, Indonesia sudah siap sebagai tuan rumah FIFA World Cup U-20 tahun 2021 lalu. Namun, karena pandemi maka pelaksanannya ditunda ke tahun 2023. “Sebenarnya kita sudah siap dari tahun 2021 karena ada pandemi maka ditunda. Tapi, pada keseluruhannya FIFA tidak ada masalah, karena itu minor saja karena sempat dipakai beberapa stadion itu. Enam stadion utama dan pendukung-pendukung lapangan latihannya sudah siap semua di 6 kota,” urai Menpora Amali. Menpora Amali kembali menegaskan kepada seluruh rakyat Indonesia agar tidak ragu dan bertanya-tanya terkait pelaksanaan FIFA World Cup U-20 ini. “Kemarin kita sudah meluncurkan maskot, dan logonya juga sudah oleh FIFA. Maskotnya yakni Bacuya (Badak Cula Cahaya). Ini menandakan memang Piala Dunia U-20 ini ada di Indonesia karena Badak Bercula satu ini hanya ada di Indonesia,” tutur Menpora Amali. “Jadi, pertanda bahwa kita akan menjadi tuan rumah FIFA World Cup U-20 dan langsung FIFA hadir di Indonesia Direktur Pertandingannya.Dan beliau juga hadir saat pertandingan U-16 Indonesia vs Vietnam sambil melihat bagaimana kesiapan Surabaya sebagai salah satu Stadion yang disiapkan,” tambahnya. Secara keseluruh Indonesia memang telah menyiapkan semua sarana pendukungnya dengan baik sejak ditunjuk tahun 2019 lalu. Kemudian Indonesia menang bidding. Selanjutnya, Presiden Joko Widodo mengeluarkan Keppres dan Inpres yang mana sebagai penanggungjawab penyelenggaraan adalah Menpora Zainudin Amali, Ketua Umum PSSI sebagai penanggungjawab prestasi timnas dan Menteri PUPR sebagai penanggungjawab infrastruktur. “Nanti bulan Oktober 2022 ini akan diinspeksi kembali oleh FIFA. Mudah-mudahan dengan sudah diluncurkan maskot dan logo FIFA World Cup U-20 tahun 2023, sehingga meyakinkan kita bahwa kita benar-benar ditunjuk FIFA menjadi tuan rumah,” harap Menpora Amali. “Jadi, tidak usah ragu dan bertanya-tanya apakah jadi atau tidak. Karena ini FIFA langsung yang melounching maskotnya di Jakarta pada saat CFD kemarin,” pungkas Menpora.

Berkenalan Dengan Bacuya, Maskot Piala Dunia U-20 2023

Berkenalan Dengan Bacuya, Maskot Piala Dunia U-20 2023

Maskot Piala Dunia U-20 2023 telah resmi diluncurkan. Namanya adalah Bacuya, atau Badak Cula Cahaya. Badak bercula ini mengacu pada nama hewan asli Indonesia. Perkenalan maskot Bacuya ini dilakukan di kawasan Bundaran HI, Jakarta, Minggu (18/9). Kegiatan yang berbarengan dengan car free day (CFD) tersebut berlangsung dengan meriah dan dipadati masyarakat. Bacuya tampil mengenakan jersey tim nasional sepak bola Indonesia berwarna merah putih. Bacuya diharap berperan penting dalam mengajak masyarakat untuk datang ke stadion melihat para pesepak bola muda berkompetisi. Informasi yang dirangkum, filosofi Bacuya adalah badak jawa muda sangat pemalu dan pendiam. Terlepas sari karakteristik ini, rasa ingin tahunya memakasa untuk berlari dengan tabah ke lapangan seperti ingin mencari sesuatu. Nuansa rumput hijau memotivasinya sampai dia menemukan sepak bola. Kemudian Sesuatu yang luar biasa terjadi, tanduknya menyala dengan warna-warna baru. Moment ini yang mengubah Bacuya. Setiap kali dia bermain sepak bola dengan seseorang, tanduknya akan bersinar lebih terang. Energi yang diberikan sepak bola kepada orang-orang sama dengan energi yang menerangi Bacuya. Bacuya adalah pembela. Dia memperjuangkan hak anak muda untuk bersenang-senang dan berekspresi. Dia adalah penjaga talenta muda dan mercusuar untuk masa depan sepakbola. Bacuya siap bangkit bersama generasi baru. Usai maskot Bacuya resmi diluncurkan, Menpora Amali dan Iriawan beserta rombongan berjalan kaki menuju area Monumen Nasional (Monas). Sepanjang ruas jalan dipadati pejalan kaki. Bacuya yang ikut pawai menjadi pusat perhatian masyarakat. Ketum PSSI Mochamad Iriawan mengatakan, Bacuya adalah badak bercula jawa, atau yang lebih populer dengan badak jawa. Badak bercula disebutnya adalah hewan khas Indonesia. “Maskotnya masih nuansa Indonesia. Badak bercula adalah hewan khas Indonesia. Logonya juga sudah Indonesia banget. Kita doakan Piala Dunia U-20 2023 di Indonesia bisa terlaksana dengan sukses, lancar, aman, dan terkendali,” jelas Iriwan.

Kejar-Kejaran Skor, Indonesia Gasak Vietnam dan Lolos ke Piala Asia

Kejar-Kejaran Skor, Indonesia Gasak Vietnam dan Lolos ke Piala Asia

Timnas Indonesia mengalahkan Vietnam 2023 pada Kualifikasi Piala Asia U-20 2023 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Minggu (18/9) malam. Anak asuh Shin Tae Yong unggul dalam penguasaan bola pada babak pertama. Sebuah peluang sudah hadir pada menit keempat melalui upaya rebound Hokky Caraka. Keunggulan penguasaan bola tidak lantas membuat Timnas Indonesia U-20 mudah merangsek ke area pertahanan Vietnam. Tim Golden Star pun memiliki peluang dengan memanfaatkan kelengahan Muhammad Ferrari dan kawan-kawan. Sederet kegagalan dalam melepaskan final pass dan eksekusi final terjadi pada babak pertama. Skor 0-0 bertahan hingga akhir babak pertama. Pada babak kedua Marselino Ferdinan masuk menggantikan Ronaldo Kwateh dengan harapan untuk menggencarkan serangan. Skuad Garuda Nusantara terus berupaya menekan lawan pada babak kedua dengan kombinasi umpan dan serangan dari berbagai sisi. Namun perlawanan Vietnam juga tak bisa dianggap remeh. Pressing ketika kehilangan bola terus dilakukan pemain-pemain Timnas Indonesia. Kedua kubu saling menerapkan permainan pressing dan counter press sehingga laga berlangsung sengit. Tendangan keras Marselino berhasil memberikan gol pertama untuk Indonesia! ✊🇮🇩#KitaGaruda #MeraihImpian pic.twitter.com/QRcxAO1hFm — PSSI (@PSSI) September 18, 2022 Sebuah serangan dari Timnas Indonesia U-20 pada menit ke-60 berujung sebuah gol. Marselino melepas sebuah tendangan dari luar kotak penalti yang tak bisa diantisipasi kiper. Tiga menit berselang Vietnam berusaha mencetak gol balasan. Sebuah peluang Nguyen Quoc Viet bisa diblok Aditya Arya dan kemudian dihalau Dimas Juliono Pamungkas. Semenit berselang serangan balik cepat Timnas indonesia masih belum bisa diselsesaikan Frengky Missa. Vietnam menyamakan kedudukan pada menit ke-66. Serangan cepat Vietnam dari sisi kanan melalui Khuat Van Khang kemudian mengenai kaki Muhammad Ferrari dan masuk ke gawang Indonesia. Rabbani Tasnim, Alfriyanto Nico, dan Rahmat Beri Santoso kemudian masuk pada menit ke-77 menggantikan Hokky, Kakang Rudianto, dan Ginanjar Wahyu. Vietnam berbalik unggul pada menit ke-79 setelah memaksimalkan serangan balik cepat. Dinh Xuan Tien mencetak gol yang membuat Indonesia tertinggal 1-2. Great heading, Ferarri! ☄️#KitaGaruda #MeraihImpian pic.twitter.com/GoAAP1FTXz — PSSI (@PSSI) September 18, 2022 Semangat pantang menyerah Timnas Indonesia U-20 membuahkan gol yang membuat skor menjadi 2-2 pada menit ke-82. Sundulan Ferrari membuat kiper Cao Van Binh tak berdaya. Aksi Nico dari sisi kanan berhasil dimanfaatkan oleh Rabbani sehingga tercipta gol ketiga untuk Merah Putih! ❤️🇮🇩#KitaGaruda #MeraihImpian pic.twitter.com/fidqPQmgMy — PSSI (@PSSI) September 18, 2022 Indonesia kemudian berbalik unggul 3-2 tiga menit berselang setelah tusukan Alfriyanto Nico dari sisi kanan bisa menerobos pertahanan dan umpan mendatar diselesaikan Rabbani Tasnim. Skor akhir 3-2 untuk Indonesia bertahan hingga laga usai. Hasil ini membuat Timnas U-20 lolos otomatis ke putaran final Piala Asia U-20 2023 di Uzbekistan tahun depan. Susunan pemain inti Indonesia vs Vietnam Indonesia U-20: Aditya Arya Nugraha; Muhammad Ferrari, Robi Darwis, Dimas Pamungkas; Kakang Rudianto, Zanadin Fariz, Arkhan Fikri, Ginanjar Wahyu Ramadhani, Frengky Missa; Hokky Caraka, Ronaldo Kwateh. Vietnam U-20: Cao Van Binh; Ho Van Cuong, Tran Ngoc Son, Nguyen Bao Long, Nguyen Duc Anh; Dinh Xuan Tien, Nguyen Duc Phu, Khuat Van Khang, Nguyen Thanh Nhan; Bui Vi Hao, Nguyen Quoc Viet.

Kualifikasi Piala Asia U-20 2023: Indonesia Taklukkan Hong Kong

Kualifikasi Piala Asia U-20 2023: Indonesia Taklukkan Hong Kong

Timnas Indonesia U-20 membantai Hong Kong U-20 di laga kedua penyisihan Grup F Kualifikasi Piala Asia U-20 2023. Garuda Nusantara menang 5-1 di Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jumat (16/9/2022). Jalannya laga babak pertama, Timnas Indonesia U-20 langsung menekan pertahanan Hong Kong U-20. Laga antara kedua tim berlangsung dengan intensitas tinggi. Pertahanan Hong Kong U-20 masih terus dikurung tim berjuluk Garuda Nusantara. Namun, pertahanan Hong Kong U-20 masih cukup rapat. Sundulan Rabbani berhasil mempersembahkan gol pertama untuk Indonesia!🦅🇮🇩#KitaGaruda #MeraihImpian #TimnasDay pic.twitter.com/DTTIPoTZDj — PSSI (@PSSI) September 16, 2022 Gol yang dinantikan Timnas Indonesia U-20 itu pun tiba. Pada menit ke-9 Rabbani mencetak gol lewat sundulan. Hong Kong U-20 pun secara perlawan mulai menakan pertahanan tim asuhan Shin Tae-yong. Namun, serangan tim asuhan Cheung Kin Fung itu belum membahayakan. Serangan penuh percaya diri dari Nico berhasil memberikan gol kedua untuk Garuda Nusantara! 🦅🇮🇩#KitaGaruda #MeraihImpian #TimnasDay pic.twitter.com/uQUDqA9M4W — PSSI (@PSSI) September 16, 2022 Pada menit ke-21, Nico mencetak gol buat menggandakan keunggulan Timnas Indonesia U-20 atas Hong Kong U-20. Berkat gol itu Timnas Indonesia U-20 makin di atas angin. Kedua tim pun masih memainkan tempo dengan intensitas tinggi. Namun, Timnas Indonesia U-20 lebih dominan ketimbang Hong Kong U-20. What a confidence attack by Zanadin! 🌐#KitaGaruda #MeraihImpian #TimnasDay pic.twitter.com/tzfIsvNCEK — PSSI (@PSSI) September 16, 2022 Pada menit ke-42, Timnas Indonesia U-20 kembali mencetak gol lewat Zanadin. Kedudukan bertahan sampai menit akhir dengan keunggulan 3-0 Timnas Indonesia atas Hong Kong U-20. Memasuki babak kedua, Timnas Indonesia mengambil inisiatif serangan pada babak kedua. Terbukti, pertahanan Hong Kong U-20 langsung dibombardir Timnas Indonesia U-20. Pola permainan Timnas Indonesia U-20 cukup menyulitkan para pemain Hong Kong U-20. Sebab, Ellison Tsang belum bisa keluar dari serangan. Pada menit ke-58, Cahya Supriadi mengalami tabrakan dengan rekan setimnya, Rahmat Beri. Cahya Supriadi pun langsung mendapatkan penanganan intensif di ambulance. Cahya kemudian digantikan oleh Aditya Arya. Pada menit ke-62, Hong Kong memperkecil ketertinggalan lewat tendangan penalti dari Chen Ngo Hin. Semenjak berhasil mencetak gol, Hong Kong U-20 makin gentar berusaha menyerang. Namun, pertahanan Timnas Indonesia masih cukup lugas. Marselino in action! 💥#KitaGaruda #MeraihImpian #TimnasDay pic.twitter.com/BiQm3uM9P3 — PSSI (@PSSI) September 16, 2022 Dari titik putih, Marselino berhasil memberikan gol ke lima untuk Indonesia! ❤️🇮🇩#KitaGaruda #MeraihImpian #TimnasDay pic.twitter.com/ab7UmSoCRr — PSSI (@PSSI) September 16, 2022 Pada menit ke-85 dan 89, Marselino mencetak gol untuk Timnas indonesia. Kini Timnas Indonesia U-20 unggul 5-1 atas Hong Kong U-20. Sampai akhir babak kedua skor tidak berubah. Timnas Indonesia U-20 menang atas Hong Kong U-20. Hasil ini membuat posisi Indonesia dengan Vietnam memiliki poin sama di klasemen sementara (6 poin). Sebelumnya, Vietnam mengalahkan Timor Lste 4-0. Laga pemungkas Grup F antara Indonesia melawan Vietnam, Minggu (18/9/2022) menjadi penentuan lolos. Susunan pemain Timnas Indonesia U-20 vs Timnas Hong Kong U-20: Timnas Hong Kong U-20: Pong Cheuk Hei; Xavier Chang, George Tong, Ellison Tsang, Ma Hei Wai, Tang In Chim, Adriel Chan, Yim Kai Cheuk, Jeremy Tsang, Osmond Chan, Law Cheuk Hei. Pelatih: Cheung Kin Fung [HKG] Timnas Indonesia U-20: Cahya Supriyadi; Ahmad Rusadi, Barnabas Sobor, Dia Syayid Alhawari; Zanadin Fariz, Achmad Maulana, Doni Tri Pamungkas, Arsa Ramadan; Alfriyanto Nico, Rabbani Tasnim Siddiq, Rahmat Beri Santoso Pelatih: Shin Tae-yong [KOR]

Kualifikasi Piala Asia U-20 2023: Hokky Caraka Cetak Hattrick, Indonesia Taklukkan Timor Leste

Kualifikasi Piala Asia U-20 2023: Hokky Caraka Cetak Hattrick, Indonesia Taklukkan Timor Leste

Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-20 menang 4-0 atas Timor Leste U-20 pada laga perdana Grup F Kualifikasi Piala Asia U-20 2023, pada Rabu (14/9/2022) malam WIB. Bermain di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya. Sejak menit pertama berlangsung, Timnas Indonesia U-20 langsung berinisiatif menyerang lebih dulu. Serangan demi serangan dilancarkan. First goal by Hokky! 🔥#KitaGaruda #MeraihImpian #TimnasDay #TimnasReels #BoladiReels pic.twitter.com/KvGf4hPIIO — PSSI (@PSSI) September 14, 2022 Baru di menit ke-11 gol pertama Timnas Indonesia U-20 tercipta. Adalah Hokky Caraka yang mencatatkan namanya di papan skor. Setelah gol pertama itu, Timnas Indonesia U-20 tak mengendurkan serangan sama sekali. Pasukan Shin Tae-yong terus menggempur pertahanan Timor Leste U-20. Umpan Kakang berhasil ditanduk dengan sempurna oleh Hokky. Gol kedua untuk Garuda Nusantara! 🦅🇮🇩#KitaGaruda #MeraihImpian #TimnasDay #TimnasReels #BoladiReels pic.twitter.com/OPqEwmC2HC — PSSI (@PSSI) September 14, 2022 Pada menit 29, Timnas Indonesia U-20 mencetak gol kedua dari Hokky yang tercipta melalui sundulannya usai memanfaatkan umpan silang Kakang Rudianto. Hingga memasuki menit 30, Timnas Indonesia U-20 tercatat mampu menguasai bola sebanyak 60 persen. Memang terlihat Timor Leste kesulitan untuk melepaskan tekanan dari Hokky dan kawan-kawan. Kendati demikian, bukan berarti Timor Leste tak menyerang sama sekali. Pada menit 34, Cahya Supriadi melakukan penyelamatan gemilang sehingga gawang Timnas Indonesia U-20 masih aman. Skor 2-0 itu pun bertahan hingga babak pertama berakhir. Memasuki babak kedua, Timnas Indonesia U-20 masih mencoba menyerang. Alhasil, babak kedua baru berjalan empat menit skuad Garuda Nusantara berhasil mencetak gol kembali. Sundulan Hokky kembali menambah angka untuk Indonesia! ❤️🇮🇩#KitaGaruda #MeraihImpian #TimnasDay #TimnasReels #BoladiReels pic.twitter.com/qiDBbn4l7W — PSSI (@PSSI) September 14, 2022 Lagi-lagi gol Timnas Indonesia diciptakan oleh Hokky Caraka setelah menyundul bola umpan manis dari Robi Darwis. Hokky pun sukses mencetak hattrick di laga tersebut. Setelah gol tersebut, tempo permainan mulai menurun. Meski masih mendominasi, namun serangan yang dilancarkan pasukan Shin Tae-yong masih terjadi. Lemparan jauh Robi Darwis berhasil disundul dengan manis oleh Rabbani. Gol keempat untuk Indonesia. ✊🇮🇩#KitaGaruda #MeraihImpian #TimnasDay #TimnasReels #BoladiReels pic.twitter.com/rpG1nfdjTm — PSSI (@PSSI) September 14, 2022 Gol keempat pun terjadi ketika laga ingin berakhir. Tepatnya pada menit 89 gol dari Rabbani Tasnim menutup laga tersebut dengan manis. Timnas Indonesia U-20 menang 4-0 atas Timor Leste. Susunan pemain Timnas Indonesia U-20 vs Timnas Timor Leste U-20: Timnas Indonesia U-20 (4-4-2): Cahya Supriadi; Frengky Missa, Muhammad Ferarri, Robi Darwis, Kakang Rudianto; Dimas Juliono, Marselino Ferdinan, Akrhan Fikri, Ginanjar Wahyu; Hokky Caraka, Rahmat Beri Santoso. Pelatih: Shin Tae-yong [KOR] Timor Leste U-19: Filonito Nogueira, Juvito Moniz, Sandro Rivaldo, Joao Bosco, Fretelian Dos Santos, Cristevao Moniz, Anizo Correira, Luis Figo, Zenivio Conceicao, Willian Quintas, Mario Donasio Pelatih: Gopal Krishnan [MAS]

Federasi Sepakbola Prancis Luncurkan Akademi Sepakbola di Indonesia

Federasi Sepakbola Prancis Luncurkan Akademi Sepakbola di Indonesia

Akademi Sepakbola Perancis (FFA) Jakarta telah resmi diluncurkan. FFA ini merupakan yang baru pertama kali diluncurkan di Indonesia. Peluncuran ini dilakukan di Institut Français Indonesia (IFI), Jakarta pada Kamis (8/9) siang. Hadir pada peluncuran FFA Jakarta, Steve Cupaiolo selaku CEO dan Perwakilan Akademi Federasi Sepakbola Prancis (FFF) beserta Direktur Teknik FFA Jakarta Nicolas Possetti. Turut hadir pula Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) PSSI, Maaike Ira Puspita. Pada kesempatan ini, Steve dan Nicolas menjelaskan visi dan misi dari dibentuknya Akademi Sepakbola Prancis di Indonesia, beserta program-program yang akan dijalankan ke depannya. Peluncuran akademi di Indonesia ini merupakan peluncuran kedua FFF di wilayah Asia, setelah sebelumnya sudah diluncurkan di Arab Saudi. “Adanya akademi sepakbola Prancis menjadi wadah yang tepat bagi para pesepakbola usia dini untuk belajar dan mengembangkan potensi diri. Komunikasi yang selama ini terjalin antara PSSI dan FFF akhirnya terealisasi melalui peluncuran akademi ini di Jakarta. Program yang akan dijalankan komprehensif, apalagi salah satu prioritas programnya adalah pengembangan sepakbola wanita,” ungkap Maaike Ira. Ira menambahkan program pembentukan akademi sepakbola Prancis di Indonesia ini baik adanya. Karena selain mendapat pengawasan langsung dari FFF, program ini sekaligus membantu kedua federasi untuk saling berbagi ilmu dan pengetahuan terkait pengembangan sepakbola usia dini serta sepakbola wanita, juga mempererat hubungan antara kedua federasi. “Selain mempererat hubungan kedua federasi, program ini jelas menguntungkan bagi para pemain muda yang ikut terlibat di dalamnya. Berbagi ilmu dan pengetahuan bisa menjadi cara kita memperkenalkan sepakbola sejak usia dini. Semoga komunikasi antar kedua federasi ini akan terus terjaga,” tutup Ira. Akademi Sepakbola Perancis (FFA) Jakarta merupakan program pengembangan sepakbola yang diinisiasi oleh Federasi Sepakbola Prancis (FFF) untuk pesepakbola muda, baik perempuan dan laki-laki dari usia 4-18 tahun. Program yang akan dijalankan mendapatkan pengawasan langsung dari FFF dan mengikuti metode kepelatihan dari National Football Institute of Clairefontaine (INF), yakni akademi yang biasanya dipakai sebagai tempat berlatih dari para pemain timnas Prancis. Akademi sepakbola Prancis sudah dijalankan di Amerika Serikat, Singapura, Kanada, Arab Saudi dan Indonesia. Di Indonesia, program latihan akademi akan dijalankan di empat venue latihan, yakni lapangan PSF Pancoran, lapangan DM Sport, lapangan sepakbola Pulomas, dan lapangan Sekolah Internasional Prancis (Life School Intercultual). Akademi ini mampu menampung hingga 800 pemain muda, dimana para pemain akan dilatih oleh sekitar sepuluh pelatih yang sudah mendapatkan didikan langsung dari Nicolas Possetti selaku Direktur Teknik FFA di Jakarta.

Presiden Jokowi Pimpin Ratas Piala Dunia U-20 2023, Ini yang Dibahas

Lambang Resmi Piala Dunia FIFA U-20 2023™ Indonesia Diluncurkan pada Hari Kemerdekaan

Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), memimpin Rapat Terbatas (Ratas) mengenai Piala Dunia U-20 2023. Ratas membahas kekurangan dalam persiapan hingga deadline dari FIFA. Ratas ini dihadiri Menpora, Zainudin Amali hingga Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan. Bertempat di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (8/9/2022), Ratas ini bertujuan untuk menyukseskan Piala Dunia U-20 tahun depan. Belum lama ini FIFA baru saja melakukan inspeksi langsung untuk melihat venue yang akan dipakai Indonesia di Piala Dunia U-20 2023. Dari kunjungan itu, FIFA memberikan beberapa catatan bahwa beberapa venue mesti diperbaiki lagi. FIFA mengharapkan catatan ataupun kekurangan tersebut dapat dilengkapi selambat-lambatnya pada bulan Oktober 2022. Kira-kira Indonesia hanya punya waktu sekitar 1 bulan untuk memenuhi ekspektasi FIFA. “Bapak Presiden memutuskan (menginstruksikan) kepada kami menteri-menteri terkait untuk segera melakukan langkah-langkah memenuhi apa yang dikehendaki oleh FIFA,” kata Amali dalam pernyataannya. “Bapak Presiden memberikan arahan kepada kami untuk segera memperbaiki itu karena kita ada deadline. Kira-kira sekitar Oktober, FIFA akan melihat,” ujarnya menambahkan. Menpora menjelaskan, sebelumnya sejumlah stadion dan fasilitas telah siap untuk penyelenggaraan Piala Dunia FIFA U-20 yang sedianya diadakan pada tahun 2021. Namun, karena adanya penundaan dan juga dipergunakannya fasilitas tersebut berbagai ajang pertandingan maka diperlukan sejumlah perbaikan di fasilitas tersebut. “Saya beri contoh, seperti Stadion Manahan Solo yang tadinya sudah siap, tetapi pada saat itu kita gunakan untuk turnamen pramusim, dua kali bahkan turnamen pramusim, yaitu Piala Menpora dan Piala Presiden, kemudian untuk kompetisi Liga musim 2021/2020 dan 2022/2023, dan terakhir digunakan untuk ASEAN Para Games,” tutur Amali. “Sehingga kondisinya masih perlu perbaikan lagi. Sama halnya dengan stadion-stadion lainnya, seperti Si Jalak Harupat, Bandung dan lain sebagainya,” ucapnya.

Inilah Skuad Indonesia Untuk Persiapan Kualifikasi Piala AFC U-20

Inilah Skuad Indonesia Untuk Persiapan Kualifikasi Piala AFC U-20

Tim U-20 Indonesia langsung menjalani latihan di lapangan Thor, Surabaya, Rabu (7/9) malam. Rombongan Garuda Nusantara dan kawan-kawan mendarat di kota Pahlawan pada siang tadi dipimpin pelatih Shin Tae-yong. Marselino Ferdinan dan kawan-kawan akan mengikuti Kualifikasi Piala AFC U-20 2023 pada 14-18 September mendatang di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya. “Kami membawa 30 pemain ke Surabaya untuk persiapan Kualifikasi Piala AFC U-20. Selanjutnya hanya 23 pemain saja yang akan tampil pada ajang tersebut,” kata Shin Tae-yong. “Kondisi pemain sangat baik dan tidak ada yang cedera. Pada latihan perdana ini kami fokus ke taktik dan organisasi permainan. Lapangan latihan (rumput) juga bagus sehingga mendukung saat pergerakan pemain dan alur bola,” tambahnya. Untuk skuad yang dibawa ke Surabaya, tim Persija menyumbang pemain terbanyak yakni 9 pemain. Selanjutnya ada Persib dengan 3 pemain, Bhayangkara FC dan Persib masing-masing dengan 2 pemain. 30 Pemain Tim U-20 Indonesia untuk persiapan Kualifikasi Piala AFC U-20 2023: 1. Arkhan Fikri, Arema FC 2. Kadek Arel Priyatna, Bali United 3. Rahmat Beri Santoso, Barito Putera 4. Dimas Juliono Pamungkas, Bhayangkara FC 5. Arsa Ahmad Ramadan, Bhayangkara FC 6. Rabbani Tasnim, Borneo FC 7. Ronaldo Joybera Kwateh, Madura United 8. Aditya Arya, Persebaya Surabaya 9. Marselino Ferdinan, Persebaya Surabaya 10. M Widi Syarif, Persebaya Surabaya 11. Ahmad Rusadi, Persela Lamongan 12. Kakang Rudianto, Persib Bandung 13. Robi Darwis, Persib Bandung 14. Ferdiansyah, Persib Bandung 15. Cahya Supriadi, Persija Jakarta 16. Muhammad Ferarri, Persija Jakarta 17. Dia Syayid Alhawari, Persija Jakarta 18. Frengky Deaner Missa, Persija Jakarta 19. Achmad Maulana Syarif, Persija Jakarta 20. Alfriyanto Nico, Persija Jakarta 21. Ginanjar Wahyu, Persija Jakarta 22. Teuku Razzaa Fachrezi, Persija Jakarta 23. Dony Tri Pamungkas, Persija Jakarta 24. Erlangga Setyo Dwi Saputra, Persis Solo 25. Zanadin Fariz, Persis Solo 26. Hokky Caraka Bintang Brilliant, PSS Sleman 27. Edgard Amping, PSM Makassar 28. Muhammad Dzaky Asraf Huwaidi, PSM Makassar 29. Barnabas Sobor, PSPS Pekan Baru 30. Mikael Alfredo Tat, Waanal Bintuka FC

Tim U-20 Indonesia Takluk Atas Persija U-18

Tim U-20 Indonesia Takluk Atas Persija U-18

Tim U-20 Indonesia harus mengakui keunggulan Persija Jakarta U-18 dengan skor 1-2 pada laga uji coba di Stadion PTIK, Jakarta, Senin (5/9). Pada laga ini, gol tunggal Garuda Nusantara dicetak oleh Ronaldo Kwateh. Pelatih Shin Tae-yong kembali mencoba semua pemain di laga ini untuk dilihat perkembangannya. Sebelumnya, Ronaldo Kwateh dan kawan-kawan pada Jumat (2/9) lalu bermain imbang 0-0 dengan Persis Solo. “Memang uji coba ini tidak begitu penting untuk skor hasil akhir pertandingan. Memang kekalahan ini sangat disayangkan, tapi permainan semakin membaik dan pasti akan menjadi lebih baik lagi,” kata Shin Tae-yong. Uji coba ini bagian dari persiapan mengikuti Kualifikasi Piala AFC U-20 2023 pada 14-18 September mendatang di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya. Garuda Nusantara akan bertolak ke Surabaya pada Rabu (7/8) mendatang. “Laga uji coba ini juga saya ingin mengecek kemampuan individu pemain. Saat ini, semua pemain harus mengasah kemampuan mereka apalagi Kualifikasi Piala AFC U-20 semakin dekat,” tambah pelatih asal Korea Selatan tersebut. Sementara itu, Alfriyanto Nico mengatakan bahwa pertandingan ini menjadi evaluasi bagi dirinya dan tim. Apalagi Kualifikasi Piala AFC U-20 semakin dekat. “Sebelumnya saya sangat senang kembali bergabung bersama tim U-20 Indonesia. Terkait pertandingan tadi, kami akui masih ada kekurangan yang harus segera dibenahi. Seperti jarak antar lini saat menyerang dan bertahan. Komunikasi juga harus lebih baik lagi,” kata Nico.

PSSI Lengkapi Kompetisi Usia Muda, dengan Menggelar Elite Pro Academy U-14

PSSI Lengkapi Kompetisi Usia Muda, dengan Menggelar Elite Pro Academy U-14

Tak hanya menggelar kompetisi usia muda kelompok umur 16 dan 18 saja, PSSI juga sedang memutar satu lagi kompetisi usia muda, yaitu kelompok umur 14, yang dimulai hari ini, Minggu (4/9). Kompetisi ini juga merupakan bagian dari Elite Pro Academy yang memang sudah menjadi kompetisi akar rumputnya PSSI. Pesertanya adalah 18 klub Liga 1. Kompetisi ini akan berlangsung dari tanggal 4 hingga 18 September 2022 di dua tempat, Lapangan Pulomas dan di Pancoran Soccer Field, Jakarta. Waktu pertandingan kelompok umur ini adalah 2×25 menit, berbeda dengan kelompok umur U-16 yang 2×30 menit dan U-18 yang 2×40 menit. Kemudian untuk babak penyisihan untuk kelompok umur U-14 hanya akan berlangsung 1 series dan dari 3 grup hanya akan diambil masing-masing juara grup plus runner up terbaik untuk lolos ke babak berikutnya. “Dengan memiliki Liga di kelompok umur 14, maka saat ini PSSI sudah memutar tiga kompetisi usia muda (U-14, U-16 dan U-18), dan kemudian pembinaan pun bisa dilakukan secara bersambung dan berjenjang. Kompetisi ini, akan membantu klub untuk mempersiapkan pemain-pemain masa depan,” kata Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan. “Saya berharap bukan hanya pemain yang bisa belajar banyak dan mengembangkan kemampuan sepak bolanya, melalui kompetisi ini. Tetapi juga semua, pelatih hingga perangkat pertandingan, bisa memberikan edukasi kepada anak-anak ini,” lanjutnya. Di laga pembuka kompetisi ini, Dewa United U-14 sukses mencuri kemenangan telak 2-0 atas Persita Tangerang U-14. Dua gol Dewa United dicetak oleh Evana Salim di menit ke-14′ dan Rayandra Ardhya Ramadhan pada menit ke-50+1′. Kemudian di laga kedua hari ini, Persib Bandung U-14 menang tipis lewat gol bunuh diri pemain RANS Nusantara FC U-14, Rayyan Muhammad Zidane di menit ke-50+1′. Sementara itu, laga antara Borneo FC Samarinda U-14 dan Persikabo 1973 U-14 dimenangkan oleh Persikabo 1973 dengan skor tipis 1-0 yang dicetak Jiyin Airo di menit ke-10′. Hasil Pertandingan EPA U-14, Minggu, 4 September 2022: Grup A Dewa United FC 2 – 0 Persita Tangerang Borneo FC Samarinda 0 – 1 Persikabo 1973 RANS Nusantara FC 0 – 1 Persib Bandung

Tim U-20 Indonesia Bermain Imbang Lawan Persis U-20

Tim U-19 Indonesia Bermain Imbang Lawan Persis U-20

Tim U-20 Indonesia bermain imbang 0-0 dengan Persis Solo U-20 pada laga uji coba di Stadion PTIK, Jakarta, Jumat (2/9). Pada laga ini, pelatih Shin Tae-Yang mencoba semua pemain untuk dilihat perkembangannya. Uji coba ini bagian dari persiapan mengikuti Kualifikasi Piala AFC U-20 2023 pada 14-18 September mendatang di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya. “Ya ini merupakan uji coba pertama setelah kami menjalani pemusatan latihan sepekan lebih. Laga tadi berjalan baik, dan tim tidak ada yang cedera,” kata Shin Tae-yong. Pelatih asal Korea Selatan itu menjelaskan bahwa pada awal-awal pekan pertama TC, ia memang fokus untuk meningkatkan fisik pemain. Apalagi sejumlah pemain yang belum merasakan bermain di kompetisi Liga 1 atau 2. “Saat ini, fokus taktik dan situasi pertandingan. Road map program latihan berjalan lancar. Meski begitu masih ada perbaikan-perbaikan untuk tim ini, seperti pergerakan yang lebih eksplosif. Contohnya saat bola datang, jangan menunggu, harus lebih aktif dan agresif,” tambah Shin Tae-yong. Selanjutnya, Tim U-20 akan melakoni laga uji coba melaran Persija U-20 pada Senin (5/8) mendatang. Garuda Nusantara akan bertolak ke Surabaya pada Rabu (7/8) mendatang.

Makna dan Inspirasi Logo Piala Dunia U-20 Indonesia Sesungguhnya

Makna dan Inspirasi Logo Piala Dunia U-20 Indonesia Sesungguhnya

FIFA mengungkapkan makna dari logo resmi Piala Dunia U-20 2023, yang baru diluncurkan, Rabu (17/8/2022). Inspirasinya dari kekayaan alam dan budaya Indonesia. Peluncuran ini terasa spesial karena berbarengan dengan HUT Kemerdekaan RI ke-77. Momen ini sekaligus menandai turnamen akbar tinggal menunggu waktu saja. Logo berbentuk trofi itu terdiri dari beraneka warna cerah. Diungkapkan FIFA, logo baru terinspirasi oleh warna bendera nasional Indonesia, laut biru yang mempesona, dan keindahan alam yang ada di semua kepulauannya. Sementara mahkota disematkan untuk mewakili hasrat global untuk permainan sepakbola di berbagai benua. FIFA berharap logo ini bisa mewakili sekaligus memberikan gambaran terkait kemeriahan yang bisa tercipta di Piala Dunia U-20 tahun depan. Indonesia, the #U20WC will be with you before you know it! Revealing the Official Emblem of Indonesia 2023 @PSSI 🙌 🇮🇩 pic.twitter.com/qxzmacuD9a — FIFA World Cup (@FIFAWorldCup) August 17, 2022 Asia Tenggara dinilai punya hasrat besar terhadap sepakbola. Apalagi akan digelar di Indonesia yang merupakan salah satu negara dengan banyak penggemar permainan olah kaki si kulit bundar. “Ini akan menjadi kompetisi FIFA pertama yang diadakan di Indonesia, dan peluncuran lambang resmi merupakan tonggak sejarah yang menarik dalam perjalanan ini,” Direktur Turnamen FIFA, Jaime Yarza dalam keterangannya. “Selain itu menjadi kesempatan yang tepat untuk menunjukkan semangat sepakbola Indonesia kepada dunia, menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 juga akan membantu mengembangkan olahraga di tanah air, dan akan ada warisan infrastruktur yang signifikan yang akan bermanfaat bagi sepak bola di Indonesia di tahun-tahun mendatang,” ujarnya menambahkan. Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, ikut menyambut peluncuran logo baru dan semarak Piala Dunia U-20. Diharapkannya Piala Dunia U-20 bisa menjadi cikal bakal kemajuan sepakbola dalam negeri. “Peluncuran lambang resmi Piala Dunia U-20 Indonesia 2023 yang bertepatan dengan Hari Kemerdekaan Indonesia menandakan bahwa sepakbola Indonesia siap bangkit dan tampil memukau di pentas dunia,” kata Iriawan. “Tentunya turnamen ini juga akan mewariskan banyak hal baik untuk perkembangan sepakbola Indonesia ke depan, seperti infrastruktur dan pembangunan sepakbola,” pungkasnya. Awalnya Piala Dunia U-20 di Indonesia akan digelar pada 2021, namun ditunda ke 2023 lantaran situasi pandemi COVID-19. Dalam jadwal terkini, Piala Dunia U-20 akan berlangsung pada 20 Mei sampai 11 Juni 2023. Ada enam venue yang disiapkan yakni Stadion Gelora Bung Karno (Jakarta), Stadion Si Jalak Harupat (Kab. Bandung), Stadion Gelora Bung Tomo (Surabaya), Stadion Kapten I Wayan Dipta (Gianyar), Stadion Manahan (Surakarta) dan Stadion Jakabaring (Palembang). Sejauh ini baru ada 10 tim dari total 24 tim yang sudah memastikan akan tampil di Piala Dunia U-20. Mereka adalah tuan rumah Indonesia, Republik Dominika, Guatemala, Honduras, Amerika Serikat, Inggris, Prancis, Israel, Italia, Slovakia.

Lambang Resmi Piala Dunia FIFA U-20 2023™ Indonesia Diluncurkan pada Hari Kemerdekaan

Lambang Resmi Piala Dunia FIFA U-20 2023™ Indonesia Diluncurkan pada Hari Kemerdekaan

Lambang Resmi Piala Dunia FIFA U-20 2023™ Indonesia telah diluncurkan di FIFA+, hanya lebih dari sembilan bulan sebelum bintang-bintang yang sedang naik daun memulai upaya mereka untuk meraih kejayaan. Peluncuran bertepatan dengan perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia, lambang tersebut menangkap energi yang menggetarkan dari sebuah turnamen yang akan berlangsung dari 20 Mei hingga 11 Juni 2023 dan memberikan landasan bagi bakat-bakat top sepak bola untuk menjadi legenda masa depan. Terinspirasi oleh warna bendera nasional Indonesia, laut biru kehijauan yang mempesona, dan arus yang mengalir melalui kepulauannya, mahkota lambang mewakili hasrat global untuk permainan di berbagai benua. Peluncuran ini memberikan gambaran sekilas kepada para penggemar dan pemain di seluruh dunia tentang apa yang diharapkan tahun depan ketika mereka menjelajahi semangat, warna, keragaman, dan semangat perayaan dari sebuah kompetisi di jantung Asia Tenggara. Direktur Turnamen FIFA Jaime Yarza menambahkan: “Ini akan menjadi kompetisi FIFA pertama yang diadakan di Indonesia, dan peluncuran lambang resmi merupakan tonggak yang menarik dalam perjalanan ini,” “Selain menjadi kesempatan yang tepat untuk menunjukkan semangat sepak bola Indonesia kepada dunia, menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 juga akan membantu mengembangkan olahraga di tanah air, dan akan ada warisan infrastruktur yang signifikan yang akan bermanfaat bagi sepak bola di Indonesia di tahun-tahun mendatang,” ujarnya. Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Mochamad Iriawan, mengatakan: “Peluncuran lambang resmi Piala Dunia U-20 Indonesia 2023 yang bertepatan dengan Hari Kemerdekaan Indonesia menandakan bahwa sepak bola Indonesia siap bangkit dan tampil memukau di pentas dunia,” kata Iriawan. “Tentunya turnamen ini juga akan mewariskan banyak hal baik untuk perkembangan sepakbola Indonesia ke depan, seperti infrastruktur dan pembangunan sepakbola,” lanjutnya. Wakil Sekjen PSSI Maaike Ira Puspita, selaku Ketua Panitia Lokal, menambahkan: “Peluncuran lambang resmi Piala Dunia U-20 Indonesia 2023™ hanyalah awal dari rangkaian kegiatan untuk meningkatkan kesadaran dan kegembiraan di kalangan penggemar sepak bola di Indonesia dan di seluruh dunia. Masyarakat Indonesia sangat antusias menyambut turnamen ini.” Turnamen, yang akan dimulai pada Mei tahun depan, akan ditayangkan langsung di FIFA+, di mana Anda sudah dapat menemukan video peluncurannya.

Inilah Klub Tujuan Selanjutnya Egy Maulana

Inilah Klub Tujuan Selanjutnya Egy Maulana

Pesepakbola muda Indonesia, Egy Maulana Vikri, akhirnya sudah menemukan klub baru untuk musim depan. Alih-alih mencari pengalaman baru di negara lain, Egy telah resmi untuk tetap berada di Liga Slovakia. Egy Maulana menjatuhkan pilihan berikutnya untuk membela FC ViOn Zlate Moravce. Kepastian bergabungnya Egy diketahui lewat media sosial klub. Ada foto di mana ia mengenakan hoodie dan topi hitam plus syal biru-merah khas ViOn. Lewat video, ia juga mengonfirmasi kepindahan dirinya. “Halo suporter ViOn, saya sudah tiba di sini, saya siap membela klub ini, sampai bertemu di stadion,” ujar Egy dalam bahasa Inggris, menyatakan diri bergabung dengan skuad asuhan Jan Kocian tersebut. View this post on Instagram A post shared by FC ViOn Zlaté Moravce-Vráble (@fcvionzlatemoravce) ViOn akan menjadi klub kedua Egy di Slovakia, setelah musim lalu tampil membela FK Senica. Berbeda dengan Senica yang terdegradasi dari Slovak First Football League musim lalu, ViOn justru berhasil bertahan di kasta tertinggi musim ini. Hanya saja, ViOn sekarang sedang berada di urutan terbawah klasemen sementara Liga Slovakia musim ini dengan 2 poin dari empat laga. Hadirnya Egy di awal musim diharapkan bisa membantu tim asal Zlate Moravce itu perlahan-lahan bangkit. Sejauh ini, belum diketahui berapa durasi kontrak yang diterima Egy. Pihak klub juga belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait Egy di situs mereka.

Prabowo Gelar Kompetisi Bola U-16 Demi Kejar Piala Dunia

Prabowo Gelar Kompetisi Bola U-16 Demi Kejar Piala Dunia

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto ikut turun tangan membuat kompetisi sepak bola di tanah air bertajuk Nusantara Open 2022, khusus untuk tim U-16. Turnamen yang memperebutkan Piala Prabowo Subianto ini resmi dibuka di Nusantara Polo Club, Kelurahan Ciriung, Kecamatan Cibinong Kabupaten Bogor, Sabtu, 16 Juli 2022. “Anak-anakku, saudara-saudara, Indonesia harus punya tim yang masuk piala dunia. Maksud kalian kami undang ke sini adalah kita ingin cari bibit-bibit pemain,” kata Prabowo dalam sambutannya selaku Ketua Dewan Pembina Garuda Nusantara Academy ini, keterangan tertulis, Minggu, 17 Juli 2022. Ketua Umum Gerindra tersebut mencari bibit terbaik dalam turnamen yang diikuti oleh 16 tim U-16 dari hampir seluruh akademi di Indonesia ini. Prabowo melanjutkan bahwa dirinya ingin mengumpulkan 20 sampai 30 anak yang bisa membawa Indonesia ke Piala Dunia. “Saudara sekarang umurnya 15-16 tahun, tiga tahun lagi 18 tahun. Tiga tahun kita harus punya tim di piala dunia yang akan datang,” kata dia. Prabowo mengatakan tidak ada yang tidak mungkin bagi Indonesia atas tekad tersebut. Ia menyerukan para atlet agar selalu optimistis untuk mengharumkan nama Indonesia di kancah dunia. Ia pun yakin target ini bisa terwujud dengan kerja sama dan perjuangan bersama. “Saya tidak percaya bahwa tidak ada. Akan ada dan harus bisa. Dan kita bekerja sama, berjuang bersama untuk cita-cita itu,” ucapnya. “Nantinya tim terbaik akan mendapatkan hadiah yang menarik dan pemain-pemain terbaik mendapatkan beasiswa dan pelatihan terbaik di luar negeri,” tambah Prabowo yang juga Ketua Dewan Pembina Yayasan Akademi Nusantara Bersatu. Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia atau PSSI, Mochamad Iriawan, juga turut hadir pada pembukaan turnamen Nusantara Open Piala Prabowo 2022 ini. Iwan Bule, sapaannya, hadir dengan Sekretaris Jenderal PSSI, Yunus Nusi dan Direktur Teknik, Indra Sjafri “Alhamdulillah, PSSI mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada bapak Prabowo Subianto yang telah menggelar turnamen usia muda ini. Kami yakin akan muncul pemain-pemain berbakat dan potensial yang muncul di ajang yang sangat luar biasa ini,” kata Iwan, dalam laman resmi PSSI. Turnamen usia muda ini, diikuti 16 tim serta berlangsung dari tanggal 16 hingga 31 Juli mendatang. Adapun daftar 16 tim U-16 yang berkompetisi dalam Nusantara Open 2022 yaitu sebagai berikut: 1. Persija Jakarta 2. Persib Bandung 3. PSIS Semarang 4. Borneo FC 5. PSLS Lhokseumawe 6. Garuda Nusantara 7. ASIFA 8. ASIOP 9. PSM Makassar 10. Persipura Jayapura 11. PSS Sleman 12. Bogor Junior Academy 13. PSA Ambon 14. Bintang Timur Academy 15. Tiga Naga 16. Maluku Utara Selection

Indikasi Adanya Kecurangan, PSSI akan Kirim Surat Resmi ke AFF

Indikasi Adanya Kecurangan, PSSI akan Kirim Surat Resmi ke AFF

PSSI memahami dan menyadari regulasi Piala AFF U-19 2022 yang membuat Tim U-19 gagal melaju ke semifinal. PSSI pun memahami dan menyadari layaknya sebuah tim jika ingin melaju ke fase berikutnya harus bergantung kepada tim itu sendiri dan bukan menggantungkan kepada tim/negara lain. “Namun, PSSI juga melihat saat laga antara Thailand dan Vietnam ada sesuatu yang tidak berjalan sebagaimana mestinya (fairplay). Apakah pantas sebuah negara besar seperti itu melakukan hal itu. PSSI tidak menuduh, tetapi kita hanya mempertanyakan,” kata Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan seusai memimpin rapat terhadap kasus ini di kantor PT LIB siang ini. Dalam rapat ini juga dihadiri Sekjen Yunus Nusi, Wasekjen Maaike Ira Puspita, Manager Tim U-19 Endri Erawan, Asisten Manager Sumarji, Direktur Teknik Indra Sjafri, Asisten Pelatih Nova Arianto. Iriawan menambahkan soal regulasi AFF ini tidak ada masalah. Sebab, saat manager meeting sudah dibahas dan PSSI memahami itu. Akan, tetapi, PSSI melihat dalam 27 menit terakhir laga Thailand dan Vietnam ada kejanggalan. Khususnya saat kedudukan 1-1. Ini bisa dilihat saat kedua tim hanya memainkan bola di garis belakang dan tidak berniat untuk menyerang. “Kalau mereka (Thailand vs Vietnam) mainnya benar, saya tidak masalah. Ini terlihat mereka main-main. Ini yang membuat kami terluka. Itu sebabnya saya akan mengirim surat protes resmi kepada AFF agar mereka melakukan investigasi melalui Komite Disiplin (Komdis) AFF. Apakah ada match fixing atau tidak. Kalau tidak terbukti ya tidak masalah. Saat ini banyak nitizen yang meminta Indonesia keluar dari AFF karena mereka menganggap ada permainan,’’ imbuh Iriawan. Di sisi lain, Iriawan mengucapkan terima kasih kepada semua pemain dan ofisial yang telah berjuang maksimal dan tidak kenal lelah. Iriawan juga mengapresiasi suporter yang tidak kenal lelah mendukung tim. “Sekali lagi terima kasih semuanya. Terima kasih juga kepada pemerintah dalam hal ini Kemenpora yang terus mendukung PSSI selama ini.’’ pungkasnya.

Inilah Skuad Tim U-16 Yang Berangkat ke Yogyakarta

Inilah Skuad Tim U-16 Yang Berangkat ke Yogyakarta

Yogyakarta akan menjadi tempat tujuan bagi anak-anak asuh Bima Sakti untuk menimba ilmu dalam rangkaian pemusatan latihan tim U-16 Indonesia bulan Juli 2022. Kegiatan mereka tersebut nantinya berlangsung dari tanggal 11 Juli hingga 13 Agustus 2022 di Lapangan Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). 30 pemain disiapkan oleh Bima Sakti dalam TC bulan Juli ini, mereka rata-rata adalah para pemain yang juga pernah mengikuti TC di bulan sebelumnya. Untuk diketahui, tim ini terakhir melaksanakan TC pada bulan April 2022 di Stadion Madya, Senayan dengan menggunakan 40 pemain. “Alhamdulillah tim U-16 bisa kembali mengadakan pemusatan latihan lanjutan di bulan Juli. Saya berpesan kepada pemain, untuk selalu semangat dan kerja keras dalam latihan. Ini juga sebagai persiapan jelang AFF U-16, jadi saya mau mereka maksimal,” kata Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan. “Saya juga mengucapkan terima kasih kepada UNY karena sudah menyiapkan lapangan latihan bagi anak-anak saya ini,” lanjutnya. Sementara bagi Bima, TC kali ini akan sangat berbeda, karena dia sudah membawa tim dengan kerangka tim yang dibentuknya dari hasil TC beberapa bulan sebelumnya. “Alhamdulillah kami bersyukur dan berterimakasih kepada Ketua Umum PSSI (Mochamad Iriawan) karena kami telah difasilitasi lapangan latihan dan bisa melaksanakan pemusatan latihan sebagai persiapan untuk turnamen terdekat, yaitu AFF U-16. Beberapa pemain dari TC bulan April kemarin masih kami pertahankan, kami akan lebih siap menghadapi turnamen nanti,” tutur Bima. “Kami juga akan berusaha maksimal untuk mencapai tujuan, yaitu memenangi setiap laga di turnamen nanti. Tentunya, kami terus menerus melaporkan perkembangan TC setiap hari, sambil meminta arahan dari Ketum untuk kelancaran TC,” tambahnya. Selain sebagai persiapan menjelang AFF U-16, pemusatan latihan ini juga sebagai persiapan anak-anak asuh Bima Sakti itu untuk menghadapi Kualifikasi turnamen Piala AFC U-17 tahun ini. “Harapan saya, bisa membentuk tim U-16 yang kuat,” tutup Bima. 30 Pemain Tim U-16 Indonesia TC Yogyakarta: 1. M. Riski Afrisal – Golden Soccer Blitar 2. I Komang Ananta Krisna Putra – Bali United 3. Andre Pangestu – Bali United 4. Ridzar Nurviat Subagia – Borneo FC 5. Narendra Tegar Islami – Borneo FC 6. Muhammad Yanuar Sanusi – Borneo FC 7. Muhammad Kafiatur Rizky – Borneo FC 8. M. Ridho Al Ikhsan – Borneo FC 9. Habil Akbar – PPLOP Jawa Tengah 10. Ibnu Yazid Al Mustaufiz – Persija 11. Figo Dennis Saputrananto – Persija 12. Femas Aprian Crespo – Persija 13. Muhammad Sultan Akbar – Persija 14. Wally Ma’rifat – Persija 15. Seva Ditya Rangga – Persib Bandung 16. Muhammad Bagus Cahaya Islami – Persib Bandung 17. Zulkifli Lukmansyah – Persib Bandung 18. Fadel Ahmad Arrafi – PSS Sleman 19. Sulthan Zaky Pramana – PSM Makasar 20. Arjuna Tri Wahyudi – PSM Makasar 21. Andhika Putra Setiawan – Madura United 22. Arkhan Kaka Putra – Persis Solo 23. Ji Da Bin – ASIOP Football Academy 24. Ikram Al Giffari – PPLP Sumbar 25. Muhammad Ridho Pratama Supita – PSSA Asahan 26. Ruben Asoka Jaya Prayitno – Bhayangkara 27. M. Iqbal Gwijangge – Bandung Pro United 28. Azzaky Esa Erlangga – PPSP Punggur United 29. M. Hanif Ramadhan – Cipta Cendekia 30. Yanuar Eka Permana – Asifa Malang