Garuda Muda Takluk Atas Makedonia Utara

Timnas U17 Indonesia

Timnas U17 Indonesia dikalahkan Makedonia Utara dalam laga uji coba persiapan Piala Dunia U17 2025 di Dragalevtsi Stadium, Bulgaria, pada Sabtu (13/9). Skor akhir 0-1. Umpan satu dua di depan pertahanan Makedonia Utara masih tetap gagal membuahkan gol sampai babak pertama berakhir. Dalam laga ini, 11 pemain pertama yang diturunkan Nova Arianto adalah Dafa Al Gasemi, Putu Panji, Lucas Lee, Al Gazani Dwi Sugandi, Eizar Tanjung, Fabio Azka, Evandra Florasta, Nazriel Alfaro, Alberto Henga, Dimas Adi, dan Mierza Firjatullah. Awal-awal pertandingan, kedua tim sempat bermain dengan tempo yang tidak terlalu cepat, seperti masih meraba strategi satu sama lain. Setelah 10 menit, kedua tim mulai saling mencoba membangun build up serangan. Makedonia mencetak gol di menit 30. Putu Panji melepas backpass dengan sangat pelan, bola berhasil dicuri oleh pemain Makedonia Utara nomor 20 dan ditendang olehnya ke gawang Timnas U17. Ketinggalan satu gol, Timnas U17 coba membalas. Namun, tidak mudah melewati pertahanan Makedonia Utara, terlebih mereka memiliki keunggulan fisik. Timnas U17 mempunyai peluang di menit 42. Lucas Lee melepas sepakan dari sudut sempit samping gawang, bola masih bisa dimentahkan kiper Makedonia Utara. Skor 0-1 bertahan sampai jeda. Pada babak kedua, Timnas U17 masih terus berusaha mencari gol. Makedonia Utara pun tidak puas dengan satu gol saja. Akan tetapi, permainan kedua tim alot karena sama-sama kesulitan menciptakan peluang berbahaya. Timnas U17 terus berusaha membangun serangan, tetapi kesulitan menembus sepertiga akhir pertahanan lawan. Mereka juga sesekali memanfaatkan lemparan jauh Fabio, tetapi juga tetap susah dimanfaatkan untuk menciptakan peluang. Salah satu peluang berbahaya dari Makedonia Utara hadir di menit 79. Kapten mereka, pemain nomor punggung 10, melepas sepakan akurat dari luar kotak penalti, tetapi Dafa bisa menyelamatkan gawang Timnas U17. Timnas U17 juga mencoba melepas tendangan dari luar kotak penalti pada menit ke-86. Namun, akurasi sepakan Panji masih sedikit melenceng. Timnas U17 terus mengurung Makedonia Utara jelang akhir laga. Namun pada akhirnya, skor 0-1 bertahan sampai bubar. Dengan hasil ini, usai sudah rangkaian TC Timnas U17 di Bulgaria. TC ini memberi gambaran nyata bagi pelatih Nova Arianto dalam mematangkan tim sebelum menghadapi Piala Dunia U17 yang akan digelar di Qatar pada 3–27 November mendatang.

CFA International Futsal Tournament 2025: Indonesia Juara!

Timnas Futsal Indonesia juara CFA International Tournament 2025

Para pemain Timnas Futsal Indonesia berhasil menjuarai ajang CFA International Tournament 2025 setelah mengalahkan Denmark dengan skor 4-2, pada pertandingan final di Shijiazhuang College Sports, Shijiazhuang, Cina, Kamis, 11 September 2025. Indonesia mencoba mengambil inisiatif serangan sejak awal pertandingan. Setelah peluang-peluang milik Dewa Rizki dan Muhammad Fajriyan gagal membuahkan gol, akhirnya tim Garuda membuka keunggulan pada menit kedua saat Dewa memanfaatkan umpan Reza Gunawan untuk diteruskan dengan sepakan keras merobek gawang Denmark. 1-0 untuk Indonesia. Keunggulan satu gol membuat tim Indonesia tampil semakin percaya diri. Hasilnya, jala gawang Denmark kembali bergetar pada menit ke-10, melalui sepakan akurat Reza Gunawan. 2-0 untuk keunggulan Indonesia. Reza kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-17. Ia mengecoh kiper Denmark, William Kristian, pada situasi satu lawan satu dan memaksa sang kiper kemasukan untuk ketiga kalinya. 3-0 untuk keunggulan Indonesia. Denmark sempat memperkecil ketertinggalan menjadi 1-3 pada menit ke-19. Kali ini gawang Indonesia dibobol melalui gol yang diukir Scott Rasmussen. Babak pertama pun ditutup dengan keunggulan 3-1 bagi Indonesia. Tim Indonesia tetap menerapkan permainan berintensitas tinggi pada awal babak kedua. Hasilnya dipetik pada menit ke-22, saat Andres Dwi Persada sukses memaksimalkan kesalahan pemain Denamrk untuk mengemas gol keempat bagi Indonesia. 4-1 untuk keunggulan Indonesia. Denmark berhasil memangkas keunggulan Indonesia, melalui gol Mikkel Foged Hansen pada menit ke-38. Namun keunggulan 4-2 untuk Indonesia bertahan sampai laga selesai, dan memastikan tim asuhan pelatih Muhammad Amril menyelesaikan turnamen ini sebagai juara. Perjalanan Timnas Futsal Indonesia di CFA International Tournament 2025 Fase Grup Indonesia 5-1 Kamboja Myanmar 0-5 Indonesia New Zealand 1-2 Indonesia. Semifinal Indonesia 3-0 Korea Selatan. Final Indonesia 4-2 Denmark.

Kualifikasi Piala Asia U23 2026: Indonesia Kalah Tipis

Indonesia v Korea Selatan

Timnas Indonesia U-23 menutup perjalanan di Grup J Kualifikasi Piala Asia U-23 2026 dengan kekalahan tipis 0-1 dari Korea Selatan. Pertandingan berlangsung di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Selasa 9 September 2025. Korea Selatan membuka skor cepat pada menit keenam lewat sepakan Hwang Doyun. Bola hasil tendangan terukur sempat mengenai mistar sebelum masuk ke gawang Cahya Supriadi. Skuat Garuda Muda merespons lewat sejumlah peluang. Hokky Caraka dua kali mengancam pertahanan Korea, pertama melalui solo run menit ke-12 yang dipatahkan bek lawan, lalu lewat tendangan ke tiang dekat di menit ke-24 yang masih mengenai jaring luar. Percobaan lain datang dari sepakan jarak jauh Dion Markx, tendangan bebas Arkhan Fikri, hingga sundulan Kadek Arel dan Rahmat Arjuna menjelang turun minum. Namun hingga babak pertama usai, skor 1-0 tetap bertahan. Di babak kedua, pelatih Gerald Vanenburg melakukan sejumlah pergantian dengan memasukkan Kakang Rudianto, Robi Darwis, dan Jens Raven. Frengky Missa juga dimainkan menggantikan Dion Markx. Tekanan Indonesia semakin meningkat memasuki menit ke-70, tetapi rapatnya lini belakang Korea membuat upaya penyama kedudukan belum berbuah hasil. Hingga peluit panjang berbunyi, skor 1-0 bertahan untuk keunggulan Korea Selatan. Dengan hasil ini, Timnas Indonesia U-23 belum berhasil melangkah ke putaran final Piala Asia U-23 2026. Garuda Muda hanya mengoleksi 4 poin hasil satu menang, satu imbang dan satu kekalahan.

Daftar 25 Pemain Timnas U17 Indonesia TC di Bulgaria

Nova Arianto

Daftar 25 pemain Timnas U17 Indonesia yang menjalani TC di Bulgaria terdapat lima pemain abroad. Secara keseluruhan, pelatih Nova Arianto masih membawa para pemain yang sudah biasa ia panggil membela Timnas U17. Gelaran Piala Dunia U17 2025 semakin dekat saja. Turnamen tersebut akan digelar pada 3-27 November 2025 di Qatar. Artinya, tidak banyak lagi waktu persiapan yang dimiliki Indonesia dan negara peserta lainnya. Bagi Timnas U17 sendiri, terbang ke Bulgaria menjadi persiapan lanjutan mereka setelah bermain di Piala Kemerdekaan 2025 pada 12-18 Agustus lalu. Walau sayangnya dalam pemusatan latihan di Bulgaria ini pelatih Nova Arianto tidak bisa membawa seluruh pemain terbaiknya. Perlu dipahami bahwa skuad yang dibawa ke Bulgaria belum merupakan skuad final menuju Piala Dunia U17 2025. Dengan kata lain Nova masih akan mencari komposisi terbaik timnya untuk Piala Dunia nanti. Beberapa pemain abroad juga belum bisa dibawa ke Bulgaria termasuk Matthew Baker. Selain melakoni pemusatan latihan di Bulgaria mulai 1-14 September, Timnas U17 juga akan melakukan pertandingan uji coba di sana. Pada 7 dan 10 September akan digelar uji coba tertutup. Kemudian pada 13 September akan ada pertandingan melawan Makedonia Utara pukul 21.30 WIB. Laga tersebut juga tidak ada perubahan akan tayang live di Indosiar dan Vidio. Daftar Pemain Timnas U17 Indonesia TC Bulgaria Kiper Mike Rajasa (FC Utrecht/Belanda) Dafa Gasemi (Dewa United) Rendy Razzaqu (Madura United) Bek I Putu Panji Apriawan (Bali United) Lucas Lee (Ballistic United MLS Next U19/Amerika Serikat) Putu Ekayana Yoga (Bali United) Pandu Aryo (Asiana) Ida Bagus Putu Cahya (Bali United) Azizu Milanesta (Asiana) Fabio Azkairawan (Persija Jakarta) Daniel Alfredo (Persik Kediri) Eizar Jacob (Sydney FC/Australia) Dafa Zaidan (Borneo FC) Gelandang Ilham Romadona (Barito Putera) Evandra Florasta (Bhayangkara FC) Noha Pohan (NAC Breda/Belanda) Nazriel Alvaro (Persib Bandung) Striker Rafi Rasyiq (Semen Padang) Josh Holong (Persija Jakarta) Fandi Ahmad (Persija Jakarta) Muhammad Zahaby Gholy (Persija Jakarta) Nicholas Indra (Rosenborg BK/Norwegia) Mierza Firjatullah (Persik Kediri) Dimas Adi Prasetyo (PSM Makassar) Fadly Alberto Hengga (Bhayangkara FC)

Daftar Pemenang MilkLife Soccer Challenge Tangerang Seri 1 2025 – 2026

Para pemenang MilkLife Soccer Challenge Tangerang Seri 1 2025 - 2026.

Berikut daftar pemenang MilkLife Soccer Challenge Tangerang Seri 1 2025 – 2026: Kategori Usia 10 Champion : SDN Pondok Kacang Timur 04 Runner-up : SDN Penjaringan 06 Semifinalis : British School Jakarta dan SDN Buaran 02  Top Scorer : Nitya Safira Jaya – SDN Pinang 3 (20 gol) Best Player : Alika Syafina Putri – SDN Pondok Kacang Timur 04  Best Goalkeeper : Shafina Damayanti – SDN Penjaringan 06 Fairplay Team : SDN Pinang 3   Kategori Usia 12 Champion : SDN Pakulonan 02 Runner-up : British School Jakarta Semifinalis : SDN Pondok Jagung 02 dan SDN Kunciran 8 Top Scorer : Nabila Nur Rabbani – SDN Pakulonan 02 (19 gol) Best Player : Anyamani Coulter – British School Jakarta Best Goalkeeper : Fatimah Azzahra – SDN Pakulonan 02  Fairplay Team : SDN Kunciran 4 C

SDN Pakulonan 02 dan SDN Pondok Kacang Timur 04 Jadi Juara Baru MilkLife Soccer Challenge Tangerang Seri 1 2025 – 2026

Pertandingan KU 10 MilkLife Soccer Challenge Tangerang Seri 1 2025 - 2026 yang mempertemukan SDN Pondok Kacang Timur 04 (jersey kuning) kontra SDN Penjaringan 06 (jersey biru-hijau).

TANGERANG, 7 September 2025 – MilkLife Soccer Challenge (MLSC) Tangerang Seri 1 2025 – 2026 sukses digelar selama enam hari, mulai 2 hingga 7 September 2025 di Lapangan Trimatra Kodiklat TNI dan Stadion Mini Cisauk. Pada partai final yang berlangsung pada Minggu (7/9), tim KU 12 SDN Pakulonan 02 sukses menjadi juara usai melakoni drama adu penalti dengan British School Jakarta. Sementara itu, tim KU 10 SDN Pondok Kacang Timur 04 berhasil menjadi kampiun setelah melakoni laga sengit kontra SDN Penjaringan 06 dengan skor tipis 1-0. Laga puncak KU 12 yang mempertemukan SDN Pakulonan 02 dan British School Jakarta (BSJ) berlangsung panas. Sejak babak pertama dimulai, kedua tim sudah saling tancap gas menunjukkan agresivitasnya untuk menembus jantung pertahanan lawan. SDN Pakulonan 02 tampil percaya diri dengan umpan-umpan pendeknya, sedangkan BSJ tampil memukau dengan gerakan akrobatik saat melakukan throw in serta skema serangan yang rapi. Sayangnya kedua tim juga gagal mengkonversi menjadi gol. Hingga lima belas menit pertama usai skor masih bertahan 0-0. Setelah turun minum, jual beli serangan kedua tim semakin sengit. Gweneira Casadevall Prithayanti cs terus memberikan tekanan lewat tendangan kerasnya ke gawang SDN Pakulonan 02, namun kepiawaian kiper Fatimah Azzahra berhasil mengamankan gawangnya dari gempuran BSJ. Serangan balik SDN Pakulonan 02 hingga ke mulut gawang juga mampu ditahan oleh kiper BSJ. Skor kacamata pun bertahan hingga peluit panjang babak kedua berbunyi. Alhasil drama adu penalti terjadi di final KU 12. SDN Pakulonan 02 memastikan kemenangannya usai mengumpulkan tiga poin beruntun yang dihasilkan oleh Chalista Naura Chelsea, Nabila Nur Rabbani, dan Fatimah Azzahra. Sedangkan BSJ harus puas di posisi runner-up, lantaran penendang kedua Yi Luo (Luoyi) gagal memanfaatkan peluang karena bola mengarah jauh ke kanan gawang SDN Pakulonan 02. Pelatih SDN Pakulonan 02, Marpudin mengungkapkan, kemenangan ini merupakan penantian panjang bagi timnya, karena mengalami kegagalan pada MilkLife Soccer Challenge Tangerang di dua seri sebelumnya yang hanya mencapai babak penyisihan maupun knockout. Kunci kemenangan tim nya adalah menjaga ketenangan dan pressing yang rapat kepada lawan. “Kita sudah menyiapkan diri dari tahun lalu, karena dua kali kita gagal di MLSC Tangerang seri sebelumnya dan akhirnya sekarang juara. Kami berlatih cukup intens di di SSB Pinang Selection seminggu tiga kali, selain itu kami juga sering sparing bersama BSJ sehingga cukup mengetahui kelebihan dan kelemahan mereka.” ujar Marpudin. Senada, penjawa gawang SDN Pakulonan 02 Fatimah Azzahra mengaku gembira bisa menjadi penentu timnya menjadi juara, meski baru berlatih menjadi kiper selama tiga bulan. “Senang sekali bisa juara, saya dan teman-teman sudah banyak berlatih di SSB. Kami yakin bisa menang dan tidak ada rasa nervous sama sekali karena sebelumnya kami sudah mempelajari kekuatan dan kelemahan lawan bersama pelatih.” jelas Fatimah yang sebelumnya berstatus sebagai penyerang di SDN Pakulonan 02. Sementara pada KU 10, SDN Pondok Kacang Timur 04 memastikan menjadi juara usai bersusah payah membekuk SDN Penjaringan 06. Aksi lincah Raissa Cinta Anindita dan tim cukup membuat SDN Pondok Kacang Timur 04 kewalahan. Namun aksi gesit kiper Titi Nurhaliza masih mampu mengamankan gawang SDN Pondok Kacang Timur 04. Pada menit ke-6 kebuntuan akhirnya terpecahkan setelah Aprilia Natasya memberikan umpan kepada Meysah Kholifah Handayani yang dapat dieksekusi dengan baik melalui tendangan kencang lambung dari luar kotak penalti yang gagal dihalau oleh kiper lawan. Kedudukan 1-0 menjadi milik SDN Pondok Kacang Timur 04 bertahan hingga waktu turun minum. Masuk ke babak kedua, SDN Penjaringan 06 berusaha mendominasi permainan yang langsung menyasar ke lini pertahanan lawan. Kemelut di mulut gawang pun tak terelakan. Namun lagi-lagi solidnya para penggawa SDN Pondok Kacang Timur 04 berhasil menggagalkan manuver dari SDN Penjaringan 06. Alhasil, Meysah dkk mampu mempertahankan kedudukan 1-0 hingga peluit panjang berbunyi. Kemenangan ini disyukuri Meysah Kholifah Handayani lantaran ia berhasil menjadi pencetak gol tunggal di babak final  MLSC Tangerang Seri 1 2025 – 2026 KU 10, sekaligus menjadi penentu kemenangan bagi timnya. “Senang sekali kami bisa menang, dan juga tidak menyangka bisa cetak gol. Tentunya selama pertandingan tadi kami terus menjaga komunikasi, dan pelatih juga memberikan instruksi untuk lebih berani lagi mainnya.” ungkap siswi yang bercita-cita ingin masuk timnas tersebut. Pelatih SDN Pondok Kacang Timur 04, Ichsan Purwa mengaku bangga melihat perjuangan anak didiknya hingga menjadi juara meski dengan persiapan yang singkat. “Bersyukur anak-anak bermain dengan baik dan enjoy meskipun kami hanya melakukan persiapan sekitar lima bulan. Kami memang menargetkan juara. Semoga kami bisa mempertahankan prestasi ini di seri berikutnya.” jelas Ichsan.  Atmosfer Pertandingan Kian Kompetitif Kuantitas dan kualitas para putri Kota Benteng menunjukkan tren positif dalam ajang MilkLife Soccer Challenge Tangerang Seri 1 2025 – 2026. Kali ini, 1.301 siswi dari 68 Madrasah Ibtidaiyah (MI) dan Sekolah Dasar (SD) dari kota Tangerang dan sekitarnya ikut ambil bagian dalam turnamen sepak bola putri yang diinisiasi oleh Bakti Olahraga Djarum Foundation dan MilkLife tersebut. Mereka terbagi dalam 87 tim KU 12 dan 35 tim KU 10 untuk unjuk kebolehan mengolah ‘si kulit bundar’ sekaligus merebut gelar yang terbaik pada seri ini.  “MLSC Tangerang selalu menarik untuk disaksikan. Karena selain kehadiran sekolah internasional dari gelaran di seri 2 tahun 2024 yang membuat atmosfer pertandingan lebih panas, selalu ada kejutan pada setiap serinya. Seperti pada seri kali ini, juara di KU 10 maupun KU 12 merupakan juara baru. Artinya persaingan tersaji cukup ketat dan tidak didominasi oleh satu atau dua sekolah saja,” tegas Perwakilan Bakti Olahraga Djarum Foundation, Satia Chandra Wiguna. Senada dengan hal tersebut, Pelatih Kepala MilkLife Soccer Challenge Tangerang, Leonardo Sedubun mengatakan regenerasi pemain semakin terlihat pada penyelenggaraan MLSC di Tangerang. Atlet KU 10 yang kini naik kelas ke KU 12 mengalami peningkatan kualitas yang cukup baik. Sedangkan di KU 10, tidak sedikit dihiasi wajah-wajah baru yang merupakan hasil promosi para siswi masing-masing sekolah yang sebelumnya mengikuti Festival SenengSoccer KU 8. Melalui pantauan yang ketat, saat ini Leo sudah mengantongi sejumlah pemain yang masuk ke dalam radar talent scouting. “Dalam pantauan kami sudah ada kurang lebih 60 anak dan di dalamnya ada 40% yang merupakan pemain-pemain baru. Nanti kita akan seleksi lagi hingga terpilih 25 pemain terbaik. Para pemain pendatang baru juga cukup diperhitungkan, karena sekarang kemampuan peserta lebih merata tidak didominasi satu atau dua sekolah saja. Sehingga … Read more

Kualifikasi Piala Asia U23 2026: Indonesia Gilas Makau

Timnas U23 Indonesia vs Makau

Hasil Timnas U23 Indonesia vs Makau di Kualifikasi Piala Asia U23 2026 Grup J malam ini, Sabtu (6/9/2025), berakhir telak 5-0 untuk Tim Garuda Muda. Hasil positif di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Jawa Timur, kembali membuka harapan lolos Tim Merah Putih ke AFC U23 2026. Gol pertama hadir berkat kesalahan tim lawan, Ieong Lek Hang, yang salah mengantisipasi crossing dari Rahmat Arjuna di menit ke-3. Tak mengendurkan serangan, Arkhan Fikri menambah keunggulan Garuda Muda lewat sepakan kerasnya di menit-17 sekaligus menutup babak pertama dengan keunggulan 2-0. Di menit ke-47, Rayhan Hannan mencatatkan namanya di papan skor dan membuat skor menjadi 3-0. Serangan demi serangan dilancarkan oleh Garuda Muda. Zanadin Fariz, yang masuk dari bangku cadangan tambah keunggulan di menit ke-68. Skor 4-0 untuk Indonesia. Rafael Struick yang juga masuk dari bangku cadangan, mencatatkan namanya di papan skor di menit ke-74 dan membuat Indonesia unggul atas Makau 5-0. Keunggulan itu bertahan hingga peluit panjang dibunyikan. Sementara itu hasil pertandingan lain di Grup J antara Korea Selatan U23 vs Laos U23 pada sore tadi, juga berakhir dengan kemenangan telak 7-0 untuk skuad muda Taegeuk Warriors. Berkat hasil ini Timnas Korsel U23 masih memimpin klasemen Grup J Kualifikasi AFC U23 2026, dengan koleksi 6 poin. Kemudian diikuti Indonesia U23, mengantongi 4 poin. Jika ingin lolos langsung ke putaran final Piala Asia U23 2026, Tim Garuda Muda wajib memetik kemenangan pada pertandingan terakhir kontra Korsel U23. Jadwal Indonesia U23 vs Korsel U23 pada matchday 3 Kualifikasi AFC U23 2026, akan berlangsung Selasa, 9 September 2025. Laga masih menggunakan venue di Stadion Gelora Delta Sidoarjo. Starting Line-up Timnas Indonesia U23 vs Makau U23 Indonesia U23 (4-3-3): Cahya Supriyadi (GK); Kakang Rudianto, Dion Markx, Alfharezzi Buffon, Frengky Missa; Toni Firmansyah, Ananda Raehan, Arkhan Fikri; Rahmat Arjuna, Rayhan Hannan, Hokky Caraka | Pelatih: Gerald Vanenburg Cadangan: M Ardiansyah, Daffa Fasya, Kadek Arel, Ferarri, Mikael Tata, Doni Tri, Robi Darwis, Zanadin Fariz, R Pratama, Salim, Rafael Struick, Jens Raven Makau U23 (5-3-2): Lam Chak (GK); Si Hou, Huang Cho, Ieong Lek, Lam Weng, Leong Kun; Wong Kit, Leong Wai, Kou Pak; Pan Si, Lei Man | Pelatih: Kwok Kar Lok Cadangan: Alex Ao, Botelho Felicio, Lei Ho In, Wong Chon Nam, Vong Sai Hou, Wong U Hin, Sou Hin Nang, Gu Soi Hou, Li Ion Hou, Lam Nok Io, Lei Cheng Lam, Chen Si Tin

Kualifikasi Piala Asia U23 2026: Indonesia Ditahan Imbang Laos

Rafael Struick

Timnas Indonesia U23 harus puas mengawali perjalanan di Kualifikasi Piala Asia U23 2026 dengan hasil imbang pada laga perdana Grup J di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Rabu 3 September 2025. Meski menguasi jalannya pertandingan dan menciptakan banyak peluang, skuad asuhan Gerald Vanenburg terlihat kesulitan menembus lini pertahanan Laos. Sejak menit awal, Garuda Muda tampil menekan. Gol cepat sempat tercipta lewat sepakan Rayhan Hannan di menit ke-5, namun dianulir wasit karena Jens Raven dianggap berada di posisi offside. Setelah itu, gempuran demi gempuran datang dari Arkhan Fikri, Robi Darwis, hingga Rafael Struick, tapi kokohnya lini belakang Laos dan ketangguhan kiper Kop Lokpha Thip membuat gawang mereka tetap perawan. Peluang emas kembali hadir lewat Toni Firmansyah. Tendangannya di menit ke-24 mampu ditepis, dan sepakan keduanya pada menit ke-33 diblok barisan pertahanan lawan. Hingga jeda, Indonesia terus mencari gol pembuka, namun skor tak berubah, 0-0. Memasuki babak kedua, Vanenburg memasukkan tenaga segar dengan menurunkan Hokky Caraka dan Ricky Pratama. Tekanan makin intens, bahkan peluang emas tercipta di menit ke-72 saat Hokky melepaskan tembakan keras yang masih bisa ditepis kiper Laos. Upaya lain lewat Rayhan Hannan (80’) dan Arkhan Fikri (55’) juga gagal menembus gawang lawan. Hingga peluit panjang dibunyikan, keberuntungan tak kunjung datang dan skor tetap kacamata. Dengan hasil ini, Indonesia hanya meraih satu poin sebelum menghadapi Makau dan Korea Selatan.

ASEAN U16 Girls Championship 2025: Daftar Peraih Gelar Individu

Nasywa Salsabila

Dengan keluarnya Australia sebagai juara, maka usai sudah gelaran ASEAN U16 Girls Championship 2025. Beberapa nama mencuat usai meraih gelar individu di turnamen yang berlangsung di Solo, Jawa Tengah itu. Striker tim nasional U16 putri Indonesia, Nasywa Salsabila, dinobatkan sebagai pencetak gol terbanyak pada Kejuaraan ASEAN U16 Putri 2025 setelah mencetak empat gol sepanjang turnamen. Nasywa berbagi gelar pencetak gol terbanyak dengan Pattaramon Saengta dari Thailand dan Nur Laila Syamina dari Malaysia. Dalam laga pembuka Grup A, Nasywa berhasil mencetak tiga gol ke gawang Timor Leste, mengantarkan kemenangan 3-0 untuk Indonesia. Ia menambah satu gol lagi dalam pertandingan melawan Malaysia yang berakhir dengan kemenangan 3-1, membawa Indonesia ke semifinal. Sementara gelar pemain terbaik Kejuaraan ASEAN U16 Putri 2025 diberikan kepada gelandang timnas Australia Kaya Jugovic. Kemudian status kiper terbaik diserahkan kepada penjaga gawang Australia Annabelle Croll. Selain itu, ajang ini mencatatkan rekor penonton terbanyak sepanjang sejarah turnamen sejak pertama kali digelar pada tahun 2009.

ASEAN U16 Girls Championship 2025: Taklukkan Thailand, Australia Juara

Selebrasi Pemain Timnas putri Australia U16

Timnas putri Australia U16 berhasil merebut gelar juara Kejuaraan ASEAN Putri U16 2025 atau Piala AFF Putri U16 seusai menundukkan juara bertahan Thailand dengan skor tipis 1-0 di Stadion Manahan, Solo, Jumat (29/8/2025). Ini menjadi gelar kedua bagi Australia setelah sebelumnya menjuarai turnamen serupa pada 2009. Sejak awal laga, tim asuhan Michael Edward Cooper tampil agresif dengan beberapa peluang berbahaya, namun ketangguhan kiper Thailand Pimlapat Aeewong membuat babak pertama berakhir imbang tanpa gol. Gol penentu kemenangan lahir pada menit ke-49. Kiper Thailand gagal mengantisipasi tendangan bebas yang berujung bola liar, dan pemain pengganti Theodora Mickalad dengan sigap menyambar bola untuk membawa Australia unggul 1-0. Thailand mencoba bangkit dengan serangan bertubi-tubi, tetapi pertahanan solid Australia mampu meredam semua upaya. Kekalahan ini sekaligus menghentikan ambisi Thailand mempertahankan gelar untuk kali keempat secara beruntun. Australia sebelumnya juga menaklukkan Thailand 2-1 di fase grup, dan kemenangan di final memastikan mereka kini mengoleksi dua trofi dalam sejarah turnamen. Negara itu tersukses pada ajang itu adalah Thailand dengan koleksi tiga gelar juara, disusul Australia dengan dua trofi kampiunnya. Sumber: Berita Satu

ASEAN U16 Girls Championship 2025: Kalah dari Vietnam, Indonesia Peringkat Empat

Timnas Putri U16 Indonesia vs Vietnam

Hasil Timnas Putri U16 Indonesia vs Vietnam dalam lanjutan Piala AFF Putri U16 2025 di ASEAN U16 Girl’s Championship 2025, Jumat (29/8/2025) sore memastikan Vietnam meraih peringkat ketiga. Skor adu penalti Timnas Putri U16 Indonesia vs Vietnam dalam perebutan tempat ketiga Piala AFF Putri U16 2025 di Stadion Manahan, Surakarta adalah 6-7. Saat waktu normal, Vietnam mencetak gol lebih dulu via Thi Ngoc Anh (2′), sebelum dibalas Indonesia lewat gol Nafeeza Ayasha Nori (15′). Skor 1-1 bertahan hingga 90 menit berakhir. Pertandingan langsung dilanjutkan ke babak adu penalti untuk menentukan pemenang. Vietnam mengunci kemenangan adu penalti setelah penendang terakhir mereka, Thi Minh, berhasil mencetak gol. Sementara itu, Vivi Vera jadi penendang ketujuh Indonesia yang gagal menyarangkan bola. Adu tos-tosan pun berakhir dengan skor 6-7. Dengan hasil ini, Garuda Pertiwi gagal mengukir sejarah dengan meraih peringkat ketiga Piala AFF U16 Putri 2025. Laga perebutan tempat ketiga Piala AFF Putri U16 menjadi prestasi terbaik Timnas Putri U16 Indonesia selama berkiprah di ajang ini. Sumber: Kompas

Daftar Pemenang MilkLife Soccer Challenge Surabaya Seri 1 2025 – 2026

Para pemenang MilkLife Soccer Challenge Surabaya Seri 1 2025 - 2026 yang berlangsung di Stadion Brawijaya dan Stadion Bogowonto pada 19 - 24 Agustus 2025.

Berikut daftar pemenang MilkLife Soccer Challenge Surabaya Seri 1 2025 – 2026: Kategori Usia 10 Champion : SDN Kalirungkut I/264 Runner-up : SDN Ngagel Rejo I/396 Semifinalis : SDN Dr. Sutomo V/327 dan SDN Manukan Kulon Top Scorer : Atsilah Dhia Syarafana – SDN Ngagel Rejo I/396 (28 gol) Best Player : Agnia Nurul Fadhila Rohmah – SDN Kalirungkut I/264  Best Goalkeeper : Nayla Nur Hafidzah – SDN Dr. Sutomo V/237 Fairplay Team : SDN Pakis I/368 B   Kategori Usia 12 Champion : SDN Kalirungkut I/264 Runner-up : SDN Manukan Kulon II/499 B Semifinalis : SDN Ngagel Rejo 1/396 dan SDN Patemon Surabaya Top Scorer : Emily Zitara – SDN Manukan Kulon (14 gol) Best Player : Jenifer Charolina Besi – SDN Kalirungkut I/264 Best Goalkeeper : Bilqis Khairunissa Salsabila – SDN Manukan Kulon II/499 B Fairplay Team : SDN Klampis Ngasem I

Tampil Dominan, SDN Kalirungkut I/264 Juara KU 10 dan KU 12

Aksi kapten tim KU 12 SDN Kalirungkut I/264, Bellamy Nabilla Ariellaputri saat memimpin serangan ke jantung pertahanan SDN Manukan Kulon II/499 di partai final MilkLife Soccer Challenge Surabaya Seri 1 2025-2026 yang tersaji di Stadion Brawijaya Surabaya, Minggu 24 Agustus 2025.

SURABAYA, 24 Agustus 2025 – MilkLife Soccer Challenge (MLSC) Surabaya Seri 1 2025 – 2026 sukses digelar selama lima hari pada 19 – 24 Agustus 2025 di Stadion Brawijaya dan Stadion Bogowonto. Pada partai final yang berlangsung pada Minggu (24/8), tim KU 12 SDN Kalirungkut I/264 sukses mempertahankan gelar juara usai menekuk SDN Manukan Kulon II/499 B dengan skor akhir 4-1. Sementara itu, tim KU 10 SDN Kalirungkut I/264 berhasil menjadi kampiun setelah melakoni laga sengit kontra SDN Ngagel Rejo I/396. Dari tengah lapangan, laga pamungkas KU 12 MilkLife Soccer Challenge Surabaya Seri 1 2025 – 2026 yang mempertemukan SDN Kalirungkut I/264 kontra SDN Manukan Kulon II/499 berlangsung intens sejak kick-off babak pertama. Kapten SDN Kalirungkut I/264, Bellamy Nabilla Ariellaputri langsung memimpin serangan ke jantung pertahanan SDN Manukan Kulon II/499. Skor kacamata tak bertahan lama, di menit ke-3, pemain depan SDN Kalirungkut I/264 Jenifer Charolina Besi mampu menembakkan bola dari tengah lapangan yang tepat bersarang di gawang lawan. Keunggulan 1-0 itu sontak menambah motivasi Bellamy dkk untuk terus menggerus pertahanan SDN Manukan Kulon II/499. Jual beli serangan kembali terjadi, kedua tim bermain ngotot dalam merebut bola. Saling patahkan penguasaan bola kerap menghasilkan bola-bola mati. Meski demikian, bek SDN Kalirungkut I/264 tak membiarkan bola yang diolah skuad SDN Manukan Kulon II/499 B mampu melewati zona berbahaya. Kebuntuan kembali terpecah manakala bola yang di assist pemain depan SDN Kalirungkut I/264, Cataleya Judith Melandre menit ke-9 di depan gawang mampu disambut sepakan cantik Jenifer melewati bawah dan membuat kiper Syahrotus Sita tak punya waktu untuk menangkap. Brace Jenifer membuat keunggulan 2-0 bertahan hingga turun minum. Memasuki 15 menit kedua, SDN Kalirungkut I/264 kembali mempertahankan posisi bola dan menciptakan sejumlah peluang. Tapi SDN Manukan Kulon II/499 tak kalah agresif bermanuver untuk membuka celah peluang. Upaya itupun membuahkan satu poin di menit ke-19 yang dieksekusi oleh Chalysta Rizky Aprilia. Kedudukan berubah 2-1 di awal babak kedua. Mendekati akhir babak, SDN Kalirungkut I/264 sukses mempertebal keunggulan lewat skema lemparan ke dalam yang dilakukan oleh Bellamy. Dua gol tambahan di babak kedua tercipta lantaran sundulan blunder dari bek lawan yang menyambut lemparan itu. Alih-alih membuat bola menjauh dari gawang, upaya halauan bek SDN Manukan Kulon II/499 malah membuat papan skor berubah jadi 4-1. Keunggulan bagi SDN Kalirungkut I/264 itu bertahan hingga wasit Abdul Aziz Sugesti meniup peluit panjang. Kemenangan tim KU-12 SDN Kalirungkut I/264 ini menambah catatan apik dalam keikutsertaannya di ajang MilkLife Soccer Challenge Surabaya Seri 1 2025 – 2026. Pada Milklife Soccer Challenge Surabaya 2025 bulan Februari lalu, tim asuhan Raedi Januar itu juga meraih podium tertinggi dalam babak adu penalti dramatis 3-1 dengan SD Al Islah. “Pertandingan yang menegangkan dan akhirnya bisa juara. Apalagi di tim lawan ada dua pemain yang bagus dan itu tantangan beratnya. Tapi aku sampaikan ke teman-teman untuk bermain tenang, tidak panik dalam oper bola, dan shoot dengan tepat. Bersyukur akhirnya bisa jadi juara lagi di MLSC,” ucap Bellamy. Kesuksesan tim KU 12 SDN Kalirungkut I/264 juga diikuti oleh kemenangan perdana tim KU 10 mereka. Di laga pamungkas KU 10, SDN Kalirungkut I/264 sukses mencatatkan empat gol tanpa balas dari SDN Ngagel Rejo I/396. Adalah pemain tengah SDN Kalirungkut I/264, Olivia Okta Maharani membuka keunggulan pertama usai memanfaatkan bola lemparan ke dalam yang dilakukan oleh Agnia Nurul Fadhila Rohmah dari pinggir lapangan. Olivia yang dibayangi pemain SDN Ngagel Rejo di depan gawang sukses memberikan sontekan tipis dan menyarangkan bola ke gawang di menit pertama. Tak sampai satu menit kemudian, Agnia membuat gol melalui skema tendangan bebas yang melesat masuk ke gawang tanpa disadari oleh kiper Aerelyn Belvania Ardianto. Kedudukan 2-0 menambah semarak atmosfer pertandingan final. Jual beli serangan kembali terjadi di sisa babak pertama. SDN Kalirungkut I/264 sering melakukan pressing di zona bahaya dan mengoyak pertahanan SDN Ngagel Rejo I/396. Counter attack yang dikomandoi oleh Atsilah Dhia Syarafana masih bisa dipatahkan jadi bola-bola mati. Sejumlah peluang bagi kedua tim sejatinya tercipta, sayangnya masih gagal dikonversi menjadi gol. Kondisi ini mendorong pertandingan berjalan alot. Kebuntuan kembali terpecah oleh Agnia yang mampu menceploskan bola lewat direct shooting dari sisi kanan lapangan tepat masuk ke gawang lawan. Papan skor berubah menjadi 3-0 hingga akhir babak pertama. Usai turun minum, SDN Kalirungkut I/264 menambah motivasi untuk gencar melancarkan serangan demi mempertebal keunggulan. Agnia mencetak hattrick usai diberi hadiah tendangan bebas dari tengah lapangan. Bola yang dilesatkan dengan kaki kanannya itu mampu menukik langsung ke arah gawang tanpa bisa dibaca oleh kiper lawan. Usai mempertebal keunggulan menjadi 4-0, SDN Kalirungkut I/264 terus memperkokoh pertahanan hingga babak kedua berakhir. Kemenangan ini menjadi yang pertama bagi tim KU-10 SDN Kalirungkut I/264. Pada MilkLife Soccer Challenge Surabaya 2025 lalu, mereka harus puas di posisi runner-up. “Kerja keras dan latihan kami terbayar di babak final ini karena akhirnya bisa bawa piala juara KU 10. Pertandingannya capek tapi seru karena belum pernah melawan tim SDN Ngagel Rejo I/396 jadi deg-degan gimana bermain dengan mereka,” kata Agnia yang meraih gelar Best Player KU 10. Peningkatan Kuantitas Putri Surabaya Selaras dengan Kualitas Kuantitas dan kualitas para putri Kota Pahlawan menunjukkan tren positif dalam ajang MilkLife Soccer Challenge Surabaya Seri 1 2025 – 2026. Kali ini, 1.662 siswi dari 79 Madrasah Ibtidaiyah (MI) dan Sekolah Dasar (SD) dari kota Surabaya dan sekitarnya ikut ambil bagian dalam turnamen sepak bola putri yang diinisiasi oleh Bakti Olahraga Djarum Foundation dan MilkLife tersebut. Mereka terbagi dalam 88 tim KU 12 dan 64 tim KU 10 untuk unjuk kebolehan mengolah ‘si kulit bundar’ sekaligus merebut gelar yang terbaik pada seri ini.  Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya, Yusuf Masruh memberi dukungan penuh penyelenggaraan MLSC Surabaya Seri 1 2025 – 2026. Ia menilai bahwa olahraga seperti sepak bola juga berpengaruh terhadap pengembangan talenta para siswi. Dengan demikian, Yusuf berharap agar di gelaran berikutnya animo peserta semakin meningkat yang diimbangi dengan kualitas di lapangan. “Ini apresiasi untuk para siswi Surabaya dan semoga dapat terus berlanjut karena MilkLife Soccer Challenge juga salah satu cara untuk membangun talenta siswi. Harapannya dari hari ini mereka bisa bercerita pengalaman mereka mengikuti turnamen sehingga dapat dicontoh dan berimbas pada sekolah lain. Untuk program pengembangan … Read more

ASEAN U16 Girls Championship 2025: Kalahkan Malaysia, Indonesia Juara Grup

Timnas Putri U16 Indonesia

Timnas Putri U16 Indonesia menjadi juara grup klasemen Piala AFF Putri U16 2025 atau ASEAN Girl’s Championship 2025 usai mengalahkan Malaysia, Minggu (24/8/2025). Bermain di Stadion Manahan, Solo, Timnas Putri U16 Indonesia berhasil meraih kemenangan 3-1 atas Malaysia. Pasukan Timo Scheunemann tampil impresif sejak awal laga. Mereka membuka keunggulan melalui gol cepat Nasywa Salsabila Fatah di menit ke-4. Tak butuh waktu lama, penalti Jazlyn Kayla Firyal pada menit ke-15 menambah keunggulan Indonesia menjadi 2-0 di babak pertama. Memasuki paruh kedua, Malaysia sempat memperkecil ketertinggalan lewat gol Nur Laila Syamila. Namun, Garuda Pertiwi merespons dengan cepat. Pemain pengganti Vivi Vera Fernanda mencetak gol ketiga, memastikan skor akhir 3-1 untuk kemenangan Indonesia. Kemenangan ini membuat Timnas Putri U16 Indonesia mengamankan posisi juara Grup A Piala AFF Putri U16 2025. Selain itu, Garuda Pertiwi memastikan satu tiket ke babak semifinal ASEAN U16 Girl’s Championship 2025. Sebab, dengan kemenangan atas Malaysia, Timnas Putri U16 Indonesia mengoleksi 6 poin dari dua laga yang telah dijalani. Sementara Malaysia harus puas di posisi runner-up dengan 3 poin dan menunggu hasil laga terakhir Grup B dan C untuk menentukan status runner-up terbaik.

ASEAN U16 Girls Championship 2025: Indonesia Kalahkan Timor Leste

Syafia Tristalia Chorlienka

Timnas Sepakbola Putri Indonesia U16 berhasil menorehkan kemenangan telak atas Timnas Putri Timor Leste di ajang ASEAN U16 Girls Championship 2025, Rabu (20/8/2025) malam di Stadion Manahan Solo. Timnas sepakbola putri Indonesia U16 sudah menunjukkan dominasinya sejak awal babak, yang dimulai pukul 19.30. Dalam pertandingan yang berakhir sekitar 21.04 WIB, timnas putri Indonesia membukukan kemenangan telak 6-0. Garuda pertiwi sukses membuat Timor Leste mati kutu dan permainan monoton tidak berkembang. Alhasil, pada babak pertama, Nasywa mampu mencentak gol dengan mudah ke sisi kanan gawang di menit ke-14. Disusul lagi, enam menit kemudian, giliran Jazlyn Kayla Firyal yang mencetak gol lewat tendangan bebas di dekat kotak penalti. Tak berhenti di situ, Nasywa Salsabila Fatah juga menorehkan gol keduanya hingga skor menjadi 3-0. Memasuki menit ke-26, Jezlyn Kayla Azkha yang menjebol gawang Timor Leste. Lalu, di menit ke-35, giliran Nasywa mencetak gol. Skor menjadi 5-0 hingga babak pertama berakhir. Saat babak kedua, Syafia Tristalia Chorlienka memanfaatkan kemelut di depan gawang Timor Leste di menit ke-62, dan berbuah gol. Skor akhir 6-0 untuk kemenangan tim asuhan Timo Susilo Scheunemann ini. ASEAN U16 Girls Championship 2025 diikuti sembilan tim, yang semula dibagi jadi tiga grup. Timnas putri U16 Indonesia ada pada Grup A bersama Malaysia dan Timor Leste. Nantinya hanya empat tim yang berhak melaju dari fase grup ke babak gugur; semifinal, yakni masing-masing juara grup plus satu tim peringkat kedua atau runner-up terbaik.

Piala Kemerdekaan 2025: Tumbangkan Indonesia, Mali Juara

Piala Kemerdekaan 2025

Tim Nasional Mali U17 keluar sebagai juara Piala Kemerdekaan 2025 usai mengalahkan Timnas Indonesia U17 pada laga pamungkas dengan skor tipis 1-2 di Stadion Utama Sumatra Utara, Kualanamu, Deli Serdang, Sumatra Utara, Senin 18 Agustus 2025 malam tadi. Unggul determinasi dan postur tubuh, Timnas Mali U17 keluar sebagai juara usai menang 1-2 lewat gol Zomana Ballo dan Seydou Dembele. Sementara Indonesia hanya bisa membalas satu gol lewat Fadly Alberto. Dengan menyapu bersih tiga kemenangan pada turnamen internasional memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Indonesia ini, Timnas Mali U17 yang mengatasi Timnas Uzbekistan U17 (5-1) dan Timnas Tajikistan U17 (4-2), keluar sebagai juara turnamen dengan poin 9, mencetak 11 gol dan kemasukan 4 gol. Sementara skuat Garuda Asia, julukan Timnas Indonesia U17, asuhan Nova Arianto harus puas di posisi runner-up dengan poin 4 dari tiga laga hasil sekali menang, sekali imbang dan sekali kalah. I Putu Panji dan kawan-kawan mencetak 5 gol dan kemasukan 4 gol. Hasil yang tidak terlalu buruk bagi Garuda Asia, karena kalah tipis dari Mali yang memang difavoritkan juara di turnamen pemanasan Timnas Indonesia sebelum ajang Piala Dunia U17 2025 Qatar, November 2025 mendatang. Di posisi ketiga, Timnas Tajikistan U17 keluar sebagai tim peringkat ketiga karena sukses menahan imbang Uzbekistan U17 di pertandingan terakhir dengan skor 3-3. Tajiksitan finis dengan raihan 2 poin, hasil dua kali imbang dan sekali kalah. Sementara juara Asia U17, Uzbekistan yang diwakili tim lapis kedua harus finis di posisi paling buncit dengan pon 1 hasil sekali imbang dan dua kali kalah. Masih ada waktu dua bulan bagi Nova Arianto untuk mempersiapkan skuat Garuda Asia sebelum tampil di ajang Piala Dunia U17 di Qatar November mendatang. Kabarnya skuat Garuda Asia akan melakukan dua kala laga uji coba sebelum melawan tim-tim yang tergabung d Grup H Piala Dunia U17 2025, yakni Brasil U17, Zambia U17 dan Honduras U17.

Sejarah! Claudia Jadi Pesepak Bola Putri Indonesia Pertama di Eredivisie Vrouwen

Claudia Scheunemann

Pemain timnas putri Indonesia, Claudia Scheunemann resmi bergabung dengan klub Belanda, FC Utrecht Vrouwen setelah menandatangani kontrak tiga tahun sampai 2028. “Pemain internasional Indonesia ini mendapatkan kontrak hingga 2028 FC Utrecht telah mengamankan kontrak Claudia Scheunemann,” tulis Utrecht dalam lamannya pada Selasa. Manajer teknis sepak bola Utrecht Putri, Marlou Peeters mengatakan kedatangan Claudia membuat timnya memiliki aset berharga. Pesepak bola putri berusia 16 tahun itu sudah menjadi tulang punggung lini depan timnas putri senior Indonesia. “Keahlian teknis dan wawasannya tentang sepak bola menjadikannya aset berharga bagi FC Utrecht,” kata Peeters. “Sebagai playmaker timnas Indonesia, ia menunjukkan potensi luar biasa selama masa latihannya bersama kami. Kami tak sabar melihatnya bersinar dalam balutan seragam merah putih,” kata Peeters, lagi. Claudia sendiri senang sekali menandatangani kontrak profesional pertamanya di dunia sepak bola. “Menandatangani kontrak profesional pertama saya dengan FC Utrecht dan menjadi pemain keturunan Indonesia pertama yang menandatangani kontrak di liga top Eropa sangat berarti bagi saya,” kata pesepak bola kelahiran 24 April 2009 itu. Claudia menyatakan akan bekerja keras demi mendapatkan tempat di Utrecht Women. “Saya tak bisa mengungkapkan dengan kata-kata betapa bahagia dan bersyukurnya saya. Segala kemuliaan bagi Tuhan, keluarga, dan teman-teman saya,” katanya. “Tujuan utama saya adalah bekerja keras dan belajar agar saya bisa mendapatkan tempat reguler di tim utama dan meraih prestasi hebat bersama FC Utrecht,” tambah dia. Lahir pada 24 April 2009 di Tangerang, Indonesia, Claudia memulai karier sepak bola pada 2018 bersama Young Warrior FA. Pada Agustus 2024, ia pindah ke Hamburger SV U17 dan setelah itu bermain untuk Asprov Banten. Claudia menorehkan prestasi internasional pada usia 13 ketika melakukan debut bersama timnas Indonesia U20 dan langsung mencetak gol melawan Singapura. Setahun kemudian, ia melakoni debut tim utama dalam kualifikasi Piala Dunia melawan Lebanon, yang membuatnya menjadi pemain termuda yang pernah membela Indonesia. Pada 28 Mei 2024, ia kembali mengukir sejarah dengan mencetak gol pertamanya untuk timnas dalam usia 15 tahun, kala melawan Singapura. Utrecht Putri merupakan tim papan atas kompetisi teratas sepak bola putri di Belanda, Eredivisie. Musim lalu mereka menempati posisi keempat dengan 40 poin, di bawah AFC Ajax Vrouwen, PSV Vrouwen, dan Twente.

Piala Kemerdekaan 2025: Indonesia Sikat Juara Asia

Timnas U17 Indonesia

Timnas U17 Indonesia menang 2-0 atas Uzbekistan pada laga kedua Piala Kemerdekaan 2025. Mali akan jadi tantangan selanjutnya bagi Timnas U17 Indonesia. Hasil ketika melawan Uzbekistan merupakan kemenangan perdana Timnas U17 Indonesia di ajang Piala Kemerdekaan 2025. Duel Timnas U17 Indonesia vs Uzbekistan digelar di Stadion Utama Sumatera Utara, Medan, Jumat (15/8/2025). Kemenangan Timnas U17 Indonesia asuhan Nova Arianto dipastikan oleh gol Dimas Adi Prasetyo (17′) dan Muhamad Al Gazani (68′). Tim asuhan Nova Arianto memberikan reaksi terbaik setelah sebelumnya tertahan imbang 2-2 oleh Tajikistan dalam laga pertama di ajang Piala Kemerdekaan 2025, Selasa (12/8/2025). “Saya sangat senang karena dua kali uji coba yang kita jalani secara kualitas tim dan intensitas pertandingan, saya sangat puas,” ujar pelatih Timnas U17 Indonesia, Nova Arianto. “Uzbekistan juga tampil luar biasa hari ini,” kata Nova Arianto, dikutip dari Kompas.com. Salah satu sumber kepuasan Nova Arianto adalah rotasi yang dilakukannya berjalan sukses. Pemain-pemain yang diberikan kepercayaan starter, salah satunya Dimas Adi Prasetyo, mampu menjawab kepercayaan darinya. “Fokus kami adalah memberikan kesempatan kepada pemain yang di pertandingan pertama tidak tampil, hanya menyisakan empat pemain yang sama,” kata Nova Arianto. Piala Kemerdekaan 2025 memang dijadikan ajang Nova Arianto untuk meramu komposisi terbaik jelang partisipasi di Piala Dunia U17 2025 pada November 2025 nanti. Nova Arianto bisa terus menggali potensi skuadnya dengan lebih dalam, mengingat Piala Kemerdekaan 2025 masih menyisakan satu pertandingan. Ya, berikutnya, Timnas U17 Indonesia akan menghadapi Timnas Mali pada laga pamungkas Piala Kemerdekaan 2025, Senin (18/8/2025). Mali sejauh ini tampil impresif dengan selalu mereguk kemenangan dalam dua laga awal melawan Uzbekistan (5-1) dan Tajikistan (4-2). Sumber: Kompas

Indonesia Tergabung di Grup A ASEAN U16 Girls’ Championship 2025

ASEAN U16 Girl’s Championship 2025

Timnas Putri Indonesia U16 dipastikan tergabung di Grup A pada ajang ASEAN U16 Girls’ Championship 2025. Dalam fase grup, Pertiwi Muda akan bersaing dengan Malaysia dan Timor Leste. Turnamen ini akan digelar di Stadion Manahan, Solo, pada 20-29 Agustus 2025 mendatang. Sebagai tuan rumah, Indonesia siap memberikan performa terbaik untuk meraih hasil maksimal di ajang bergengsi di Asia Tenggara ini. Dengan hasil drawing ini, tim pelatih siap mematangkan persiapan tim, baik dari segi fisik, taktik, maupun mental bertanding. Keikutsertaan di ASEAN U16 Girls’ Championship 2025 menjadi momentum penting bagi skuad Pertiwi Muda untuk menimba pengalaman internasional. Indonesia akan memulai langkah di fase grup melawan Timor Leste pada 20 Agustus 2025 pukul 19.30 WIB di Stadion Manahan. Selanjutnya, pada 24 Agustus 2025, Indonesia akan menutup laga penyisihan dengan menghadapi Malaysia di stadion yang sama pada pukul 19.30 WIB. Sementara itu, penjualan tiket pertandingan ASEAN U16 Girls’ Championship 2025 akan dibuka mulai Rabu, 13 Agustus 2025 melalui kitagaruda.id/tiket, bagi para pecinta sepak bola Tanah Air yang ingin memberikan dukungan langsung di stadion. Pembagian Grup: Grup A Indonesia Malaysia Timor Leste Grup B Vietnam Myanmar Kamboja Grup C Thailand Singapura Australia Jadwal Grup A: 20 Agustus Timor Leste vs Indonesia 19.30 WIB – Manahan Stadium 22 Agustus Malaysia vs Timor Leste 19.30 WIB – Manahan Stadium 24 Agustus Indonesia vs Malaysia 19.30 WIB – Manahan Stadium Jadwal Grup B & C: 21 Agustus Australia vs Thailand 15.30 WIB – Sriwedari Stadium Kamboja vs Vietnam 19.30 WIB – Sriwedari Stadium 23 Agustus Myanmar vs Kamboja 15.30 WIB – Sriwedari Stadium Singapura vs Australia 19.30 WIB – Sriwedari Stadium 25 Agustus Vietnam vs Myanmar 19.30 WIB – Manahan Stadium Thailand vs Singapura 19.30 WIB – Sriwedari Stadium

Piala Kemerdekaan 2025: Indonesia Ditahan Imbang Tajikistan

Fadly Alberto

Timnas U17 Indonesia gagal memetik kemenangan di laga perdana Piala Kemerdekaan. Melawan Tajikistan di Stadion Utama Sumatra Utara, Selasa (12/8) malam WIB, Indonesia ditahan dengan skor 2-2. Pasukan Nova Arianto tampil menyerang sejak menit awal laga. Fadli Alberto punya kans dari dalam kotak penalti tetapi bola masih bisa ditepis kiper. Gol Indonesia tercipta pada menit ke-34. Umpan silang Fadly Alberto berhasil ditanduk Mochammad Mierza ke gawang. Keunggulan Indonesia cuma bertahan dua menit saja. Tajikistan berhasil samakan kedudukan via sepakan Zarifzoda Zarif dari luar kotak penalti. Di babak kedua, Indonesia kembali unggul. Kembali tandukan yang dilakukan Fadly Alberto gagal dihalau kiper. Tajikistan berhasil samakan kedudukan pada menit ke-90. Umpan datar dari Muhammad berhasil diteruskan Nazrullo ke gawang. Skor menjadi 2-2 dan bertahan hingga laga usai. Selanjutnya, Indonesia akan melawan Uzbekistan pada 15 Agustus. Sementara, Tajikistan akan melawan Mali.