Sempat Unggul, UB Dipaksa Bermain Seri Melawan Telkom Di Laga Perdana LIMA Futsal Nationals 2017

UB vs Telkom

Di laga perdana LIMA Futsal Nationals 2017, Rabu (18/10), menyajikan laga antara tim asal Malang, Universitas Brawijaya (UB), melawan tim asal Bandung, Universitas Telkom (Telkom). Pertandingan yang digelar di Sports Center UIN Maliki Malang ini berakhir dengan hasil imbang. Sehingga pertandingan tersebut menjadi penutup di laga perdana LIMA Futsal Nationals 2017. Kedua tim menyajikan permainan yang sama kuat. Kedua tim bergantian melancarkan serangan sejak awal babak pertama. UB mencoba menembus pertahanan tim lawan dengan serangannya ke arah gawang. Namun, hingga pertengahan babak pertama, UB belum berhasil mengatasi kebuntuannya. Telkom pun memanfaatkan kelengahan lawan. Semenit sebelum babak pertama usai, pemain Telkom bernomor punggung 37, Ardhan, berhasil mencetak gol pertama untuk Telkom. Gol sang kapten tersebut mengakhiri babak pertama dengan kedudukan 0-1 untuk Telkom. UB berusaha bangkit di babak kedua. Menekan sejak awal babak kedua, UB berhasil menyamakan kedudukan 1- 1 di awal babak kedua melalui Hamzah Syahid Ramadhan pada menit ke-22. UB bahkan berhasil berbalik unggul 2-1 pada menit ke-23 lewat sepakan Ilham Romadhon. Unggul 2-1 tidak membuat UB mengendurkan serangan. UB berhasil menjauh 3-1 lewat gol yang dicetak Hamara Narahyang Hiswara pada menit ke-29. Tertinggal 1–3, Telkom berusaha keluar dari tekanan dan kembali menyerang pertahanan UB. Universitas Telkom berhasil memperkecil ketinggalan menjadi 2–3 lewat sepakan pemain bernomor punggung 66, Hendri Supartiansah, pada menit ke-32. Universitas Telkom semakin bersemangat menyamakan kedudukan. Terus menyerang pertahanan UB, Universitas Telkom berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-34 lewat Ali Akbar Pitriansyah. Skor 3–3. Di sisa waktu pertandingan babak kedua, UB bermain dominan. Serangan demi serangan digencarkan UB. Namun, tim asal Kota Malang ini belum mampu menambah kembali golnya. Hasil imbang 3–3 bertahan hingga akhir pertandingan. “Di babak pertama kami bisa menjalankan strategi. Namun, di babak kedua, kami kecolongan tiga gol. Para pemain kami masih gugup, karena kami merupakan tim debutan di LIMA Futsal Nationals,” ujar pelatih Telkom, Hasan Suaidi. Sementara Pelatih UB, Usa Laksono, ketika ditemui usai pertandingan di Sports Center, mengaku bahwa para pemain UB tidak bermain sesuai karakter mereka. Usa mengatakan, para pemain masih demam panggung dan menyayangkan hasil seri ini. “Kami seperti demam panggung bermain di sini. Kami memang tim yang muda di sini, kebanyakan pemain juga merupakan mahasiswa-mahasiswa baru di UB. Namun, sebenarnya kami sangat menyayangkan hasil imbang ini,” ungkap Usa.(pah/adt)

Sama Kuat, Gunadarma Imbang Hadapai Unisma di Laga Penutup LIMA Futsal Nationals 2017

Salah satu pemain Gunadarma (Kanan) saat berhadapan dengan pemain Unisma (Kiri)

Laga penutup LIMA Futsal Nationals 2017 hari kedua, Kamis (19/10) yang mempertemukan dua tim asal region Jakarta dan sekitarnya, Universitas Gunadarma melawan Universitas Islam 45 (Unisma) Bekasi di babak penyisihan Pul B. Di laga hari pertama, Unisma unggul 3-2 atas UNY. Pada laga keduanya ini, Unisma harus berbagi angka dengan Gunadarma dengan skor 3-3. Unisma kini menduduki puncak klasemen sementara di Pul B dengan perolehan 4 poin. Pada laga itu, kedua tim menunjukkan permainan dengan tempo yang sedang. Meski kedua tim memperlihatkan permainan yang imbang, ternyata Gunadarma unggul lebih dulu. Gol dari Wira (5) memecah kekosongan Gunadarma. Skor menjadi 1-0 untuk Gunadarma bertahan hingga paruh waktu babak pertama. Unisma terus melakukan serangan. Namun, tembakan-tembakan para punggawa Bekasi ini belum mampu bersarang di gawang Gunadarma. Unisma justru kembali kebobolan sebuah gol dari pemain Gunadarma bernomor punggung 6, Wahyu, pada menit ke-15. Dua gol kini dikoleksi oleh Gunadarma. Kedudukan sementara 2-0 untuk Gunadarma bertahan hingga akhir babak pertama. Di babak kedua, Unisma langsung membalas. Pada menit ke-30, Murpy (9) berhasil mencetak gol pertama untuk Unisma. Unisma yang berusaha keluar dari tekanan Gunadarma akhirnya harus menerima kembali gol dari pemain Gunadarma, Iqbal (19) pada menit ke-32. Semenit kemudian, Unisma akhirnya dapat membalas. Tendangan Andri (5) tepat merobek gawang Gunadarma pada menit ke-33, dan mengubah perolehan skor menjadi 3-2. Pada menit ke-35, sang kapten Unisma berhasil menyeimbangi kedudukannya dengan Gunadarma. Hingga peluit akhir laga dibunyikan, kedudukannya pun masih imbang 3-3 dalam Laga Penutup LIMA Futsal Nationals 2017. Pelatih Gunadarma, Ade Kurniawan mengatakan, hasil imbang menghadapi Unisma akan dijadikan evaluasi untuk meraih hasil maksimal di laga berikutnya. “Para pemain mengalami penurunan kondisi fisik di babak kedua. Kami telah melakukan beberapa rotasi pemain, tetapi masih kurang stabil. Alhasil kami harus kecolongan. Ini akan menjadi bahan evaluasi kami, untuk lebih menjaga kondisi fisik,” ungkap Ade. (pah/adt).

Tim Putri UNY Sukses Tekuk Unpad 3-1 Dalam Ajang LIMA Futsal Nationals 2017 Di Malang

Tim UNY saat melakukan tendangan serangan ke gawang Tim Unpad

Babak penyisihan di pul Y antara tim putri Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) melawan Universitas Padjadjaran (Unpad), saat mengikuti LIMA Futsal Nationals 2017 yang digelar pada Kamis (19/10) di Sports Center UIN Maliki Malang. UNY adalah satu-satunya tim putri perwakilan Yogyakarta yang berlaga di LIMA Futsal Nationals. Sedangkan Unpad merupakan salah satu dari tiga perwakilan dari region Jawa Barat. Pelatih UNY, Sigit Dwi, memercayakan timnya diperkuat oleh Adelina (5), Dewi (10), Nur Rofi’ah (20), Ria (22) dan Riries (19). Sedangkan Iriyandi, pelatih Unpad, timnya diperkuat oleh Canigia (16), Indri (2), Leni (10), Sayi Dati (7) dan Susi (13) sebagai lini utamanya. Unpad menunjukkan ketangguhannya di awal babak pertama. Sebuah gol dari Adis (9), membawa Unpad memimpin 1-0. Berselang lima menit, UNY berhasil membalas. Tendangan Sydane (12) berhasil melewati penjagaan kiper Unpad. Skor menjadi imbang 1-1. Di sisa waktu babak pertama, kedua tim saling melancarkan serangannya. Akhirnya pada menit ke-18, UNY berbalik unggul atas Unpad. Sepakan Dewi (10) menjadi gol kedua untuk UNY. Babak pertama berakhir dengan keunggulan UNY 2-1 atas Unpad. Unpad masih menguasai pertandingan di babak kedua. UNY harus bertahan menghadapi tekanan Unpad di daerahnya. Namun, hingga setengah babak kedua, Unpad belum berhasil menambahkan golnya. UNY memanfaatkan peluang usai time out yang mereka ambil. Tak lama kemudian, sebuah gol dari Adelina (5) dengan mudah bersarang di gawang Unpad. Kedudukan kini menjadi 3-1 untuk UNY. Skor itu bertahan hingga pertandingan berakhir. Pelatih UNY, Sigit Dwi Andrianto, mengatakan, para pemainnya masih beradaptasi dengan cuaca dan fisik pemain terganggu. “Kami kecolongan gol di menit awal pertandingan karena kami masih beradaptasi. Hal ini karena faktor fisik para pemain yang sulit untuk beradaptasi. Cuaca di sini berbeda. Kami telah tertinggal satu gol di awal, lalu saya memberi motivasi kepada para pemain untuk terus bangkit mengejar keunggulan lawan,” ujar Sigit. (pah/adt).

Tendangan Kick Off Rektor UIN Maliki Malang Menandakan LIMA Futsal Nationals 2017 Resmi Di Buka

Pembukaan-LIMA-Futsal-Nationals-2017

Berakhirnya fase conference Liga Mahasiswa (LIMA) Futsal menandai awalnya gelaran LIMA Futsal Nationals 2017. Sepuluh tim futsal putra dan 8 tim futsal putri terbaik dari lima region pelaksanaan LIMA Futsal 2017 telah terpilih. Tim-tim tersebut akan bertanding di LIMA Futsal Nationals 2017 yang digelar di Sports Center UIN Maliki Malang mulai hari ini, Rabu, 18 Oktober, hingga 28 Oktober 2017. Upacara pembukaan LIMA Futsal Nationals siang ini digelar dengan khidmat. Seluruh student-athlete menghadiri upacara pembukaan yang digelar di Sports Center UIN Maliki Malang ini. Dalam pembukaan LIMA Futsal Nationals 2017 turut hadir pula Walikota Malang, Moch. Anton, Rektor UIN Maliki Malang, Prof. Abdul Haris, M.Ag, serta General Manager LIMA, Rida Achmad. Rektor UIN Maliki, Prof. Abdul Haris, mengucapkan terima kasih kepada LIMA yang telah memilih UIN Maliki Malang sebagai tempat perhelatan LIMA Nationals. Dan juga, akan mendukung pengembangan olahraga di Indonesia dengan baik, sehingga menciptakan wajah juara di Internasional. “Saya harap semua peserta yang bertanding di sini dapat menjadi juara, tidak hanya nasional, tapi juga internasional. Saya yakin, pemain ini merupakan wajah-wajah juara. Kami akan terus mendukung dengan memfasilitasi pengembangan olahraga di Indonesia,” ucapnya. Sementar itu, Walikota Malang, Mochammad Anton, menjelaskan, bahwa sebagai kota yang menyandang pendidikan dan juga pariwisata, ia berharap akan muncul bibit-bibit prestasi di bidang olahraga melalui gelaran LIMA Futsal Nationals ini. “Kami juga berharap dengan digelarnya acara ini dapat turut membangun pengembangan kreatif dari bidang olahraga, tidak hanya di kancah nasional, tapi juga di internasional. Harapan kami, kalian bisa menikmati kota indah ini. Mari bermain dengan semangat fair play,” tambahnya. Tak lupa, Rida Achmad menyambut seluruh tim futsal terbaik yang telah terpilih dari berbagai conference dan memberikan semangat kepada para student-athlete yang akan bertanding di LIMA Futsal Nationals 2017. Perwakilan student-athlete, Riries Sundah, mengikrarkan janji atlet dalam upacara pembukaan ini. Perwakilan dari wasit, Wahyu Wicaksono, juga turut mengucapkan janji wasit sebelum bertugas. Selanjutnya, kick off oleh Rektor UIN Maliki Malang dan Walikota Malang menandakan pergelaran LIMA Futsal Nationals 2017 secara resmi dimulai.(pah/adt)

Game BOGI Menjadi Langkah Pertama Menciptakan Perdamaian Negara Melalui Olahraga Sepakbola

Dubes RI, Harry Widjaja dan Direktur Umum La Liga Spanyol, Javier Gomez Molina saat menjalin Kerjasama Untuk Mengembangkan Permainan Board Game Sepakbola Berbasis Karakter di Indonesia

Game BOGI dipromosikan sebagai model permainan Papan Kreatif yang memuat nilai-nilai penguatan pendidikan karakter sportif yang tidak hanya diperuntukan bagi anak-anak tapi juga semua tingkatan usia, terutama para pencinta permainan sepakbola. Sebagaimana permainan papan pada umumnya, seperti layaknya ular tangga, BOGI juga dapat dimainkan oleh 2 sampai 4 orang dengan menggunakan bidak berbeda dan dadu sebagai panduan untuk melangkah. Manfaat dari Game BOGI diantaranya memberikan pengalaman kepada para pemainnya, melalui proses pembelajaran bermain sambil belajar, merangsang daya pikir, daya cipta dan bahasa agar mampu menumbuhkan sikap, mental serta aklak yang baik. Selain itu dapat melatih para pemainnya untuk belajar bekerjasama dan menunggu giliran, serta mengenal kalah menang dalam sebuah permainan. Kedepannya Game BOGI diharapkan dapat menjadi pilihan permainan alternatif generasi muda Indonesia untuk membentuk karakter sportif. KBRI Madrid mengharapkan, kiranya MoU BOGI ini akan menjadi awal bagi kerjasama berikutnya antara La Liga Spanyol dan Yayasan Generasi Indonesia ID GEN – Uni Papua dalam mengembangkan gerakan sepakbola sosial di Indonesia, dengan aspek kemanusiaan dan perdamaian, serta memajukan kepentingan pendidikan karakter generasi muda. (red)

Jalin Kesepakatan, ID GEN Uni Papua Menandatangani MOU Dengan La Liga Spanyol

Harry Widjaja (Kiri) dan Direktur Umum La Liga Spanyol, Javier Gomez Molina (Kanan) berfoto bersama setelah menjalin Kerjasama Mengembangkan Permainan Board Game Sepakbola Berbasis Karakter DI Madrid, Spanyol

Pada kesempatan menghadiri World Football Summit di Madrid, 16–18 Oktober 2017, Harry Widjaja, pendiri dan CEO Yayasan Generasi Indonesia / ID GEN dan Uni Papua FC, pada hari Senin kemarin, 16 Oktober 2017, telah menandatangani naskah Memorandum Saling Pengertian (MOU) tentang Kerjasama Mengembangkan Permainan Board Game Sepakbola Berbasis Karakter, bersama Javier Gomez Molina, Direktur Umum La-Liga, bertempat di Kantor Pusat La Liga, Madrid. Duta Besar RI di Madrid, Yuli Mumpuni Widarso, yang hadir menyaksikan acara penting tersebut dalam sambutannya antara lain menyampaikan bahwa KBRI Madrid yang misinya memperkuat kerjasama dan persahabatan Indonesia dan Spanyol menyambut baik dicapainya kesepakatan kerjasama antara Yayasan Generasi Indonesia dan La Liga untuk pengembangan karakter generasi muda di Indonesia, Spanyol dan di negara-negara lainnya. Kerjasama ini penting, mengingat kedua pihak sebagai stakeholders sepakbola mempunyai misi memajukan sepakbola yang berprestasi dengan pemain yang berkarakter sportif. Karakter sportif tersebut perlu ditularkan kepada generasi muda lainnya. Senada dengan Dubes RI, Harry Widjaja menyampaikan bahwa Board Game atau Board International Games, yang oleh La Liga disebut BOGI merupakan jenis permainan papan dengan karikatur pemain sepakbola terkemuka dari berbagai klub sepakbola Spanyol. “Board Game atau Board International Games, yang oleh La Liga disebut BOGI merupakan jenis permainan papan dengan karikatur pemain sepakbola terkemuka dari berbagai klub sepakbola Spanyol, dengan sejumlah perintah dalam setiap kotaknya,”ujar Harry Perintah tersebut diantaranya memuat nilai-nilai karakter sportif, moral, disiplin dan kejujuran sesuai dengan visi dan misi ID GEN Uni Papua, serta beberapa perintah teknik dalam permainan sepakbola. Sementara itu Direktur Umum La Liga Javier Gomez Molina dalam mengawali sambutannya menyampaikan kebahagiaannya bahwa La Liga dapat mempunyai kerjasama dengan mitra di Indonesia yang merupakan negara dengan jumlah pencinta sepakbola terbesar di dunia. “Ini merupakan pertama kalinya bagi La Liga Spanyol, penyelenggara kompetisi antar klub sepakbola di Spanyol, mengadakan kerjasama dalam pengembangan karakter sportif melalui permainan papan. Kesepakatan kerjasama tersebut dicapai oleh kedua pihak setelah La Liga pada bulan Juni 2016 membuka perwakilannya di Indonesia, dipimpin oleh Rodrigo Gallego,” papar Gomez. (red)

STIE BP Raih Kemenangan Besar Atas Rivalnya Poliban Pada LIMA Futsal National 2017

stie bp vs poliban

Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Bhakti Pembangunan (STIE BP) Jakarta berhasil meraih poin penuh di pertandingan kedua gelaran LIMA Futsal Nationals 2017 hari pertama, Rabu (18/10). Dalam laga yang digelar di Sports Center UIN Maliki Malang, STIE BP raih kemenangan atas tim asal region Kalimantan, Politeknik Negeri Banjarmasin (Poliban), dengan skor 5-1. Di pertandingan perdananya, STIE BP diperkuat Aditya (15), Andrei (8), Rizkqy (19), Taufik (7) dan Tonny (11). Kubu Poliban menurunkan Huzaini (18), Andri (5), Fadliansyah (11), Abdillah (14) dan Nor Hidayatullah (8) sebagai lini utamanya. Tendangan Taufik (7) pada menit kelima membuka keunggulan STIE BP. Semenit kemudian, Luki (9) menambah perolehan skor tim asal Jakarta ini. Poliban belum mampu memecah kebuntuan. Pada menit ke-13, Poliban justru kebobolan gol sepakan Rizki (3). Taufik kembali menyumbang sebuah gol pada menit ke-19 untuk STIE BP. Skor menjadi 4-0 untuk STIE BP di babak pertama. Poliban membalas di babak kedua. Pada menit ke-21, Hafist (9) mencetak gol pertama untuk Poliban. Tim asal Banjarmasin ini semakin menggiatkan serangannya. Sesekali Poliban menyerang, namun masih dapat ditahan oleh para punggawa STIE BP. Gol Hafist itu menjadi yang terakhir yang bisa dicetak Poliban. Hingga pada menit ke-39, Yusro (12) berhasil menambah koleksi gol STIE BP. STIE BP raih kemenangan dengan skor akhir menjadi 5-1. Asisten pelatih STIE BP, Eka Sanjaya mengatakan kemenangan besar ini di luar dugaan. Dengan, kemenangan ini menjadi modal besar untuk pertandingan selanjutnya. “Skor 5-1 ini di luar dugaan, karena saya merasa tim asal Kalimantan ini punya daya juang yang tinggi. Namun, Alhamdulillah tadi kami berhasil menang. Start yang para pemain lakukan sudah bagus. Penyelesaian akhir kami juga bagus. Saya puas dengan hasil pertandingan ini. Permainan mereka maksimal dan sesuai dengan strategi yang telah saya siapkan,” ungkap Eka. (pah/adt)

UBL Harus Akui Ketangguhan UPI Dilaga Pembuka LIMA Futsal Nationals 2017

UBL vs UPI

Laga pembuka LIMA Futsal Nationals 2017, pada Rabu (18/10), menyajikan laga tim putri dari Pul X, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung melawan Universitas Budi Luhur (UBL) Jakarta. Tim putri UPI yang merupakan juara LIMA Futsal: Blibli.com West Java Conference 2017. Dan UBL menjadi tim undangan dari region Jakarta dan sekitarnya yang berlaga di LIMA Futsal Nationals 2017. Posisi ini didapat UBL mengisi kekosongan posisi tim putri dari region Kalimantan. Babak pertama berlangsung ketat, dengan permainan dikuasai oleh para srikandi UPI. Sesekali pemain UPI mencoba membobol gawang UBL, tapi terlalu melebar. Hingga paruh waktu babak pertama, kedua tim belum mampu mengatasi kebuntuannya. Serangan demi serangan masih terus dilancarkan UPI untuk menembus pertahanan UBL. Tim asal Jakarta ini membalas, namun belum mampu menciptakan gol. Kedudukan 0-0 masih bertahan hingga babak pertama berakhir. Gol cepat Ratna (20) pada menit ke-21 membuka babak kedua dengan baik untuk UPI. Para srikandi asal Bandung ini mampu mempertahankan dominasinya hingga babak kedua. UBL masih mencari peluang. UBL mempergencar serangan ke arah pertahanan UPI. Akan tetapi UBL belum berhasil mencetak satu gol pun. UBL justru kebobolan satu gol dari sepakan kapten UPI, Nurul Inayah (9), pada menit ke-27. Hingga peluit akhir pertandingan dibunyikan, UBL belum mampu mencetak satu gol pun. Laga Pembuka LIMA Futsal National 2017 ditutup dengan skor akhir menjadi 2-0 untuk UPI. Pelatih UPI, Asep Sumpena mengatakan, timnya seharusnya bisa mencetak banyak gol. Namun, ketatnya pertahanan UBL membuat anak-anak UPI sulit mencetak gol. “Kami bisa mencetak lebih dari dua gol tadi. Seharusnya kami bisa lebih baik lagi. Kami belum tahu UBL bermain seperti apa. Selama pertandingan tadi kami memperhatikan permainan lawan, hingga kami dapat memanfaatkan kelemahan dari lawan di babak kedua,” ujar Asep. (pah/adt)

Ini Dia Perwakilan Tim Futsal Masing-Masing Region Di LIMA Futsal Nationals 2017

Tim futsal putri Universitas Bina Nusantara (Ubinus) saat mengalahkan tim Universitas Pelita Harapan (UPH) dengan skor 1-0 di Gelanggang Remaja Kecamatan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Saat laga LIMA Futsal tahun 2016. Foto: www.ligamahasiswa.co.id

Total terdapat 18 perwakilan tim futsal yang akan bertanding di LIMA Futsal National 2017 di Sports Center UIN Maulana Malik Ibrahim, Malang, pada 18-28 Oktober 2017. Ke 18 tim futsal itu terdiri dari 10 tim putra dan 8 tim putri. Mereka berhasil melewati fase awal di LIMA Conference di tiap wilayah. Yuk, langsung aja intip perwakilan tim futsal mana saja yang akan bertanding di LIMA Futsal Nationals 2017. Tim-tim putra perwakilan dari LIMA Futsal: Air Mineral Prim-A Greater Jakarta 2017 yaitu STIE Bhakti Pembangunan (STIE BP), Universitas Gunadarma, dan Universitas Islam 45 (Unisma). Tiga tim putri terbaik dari region Jakarta dan sekitarnya adalah Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Universitas Trisakti (Usakti), dan Universitas Budi Luhur (UBL). LIMA Futsal: Blibli.com West Java Conference 2017 mengirimkan tim futsal putra Universitas Islam Nusantara (Uninus) dan Telkom University ke LIMA Futsal Nationals. Tim putri yang bertanding di LIMA Futsal Nationals dari region Jawa Barat yaitu Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Universitas Padjadjaran (Unpad), dan Universitas Katolik Parahyangan (Unpar). Untuk region Jawa Tengah, tim futsal putra terbaik yang telah bertanding di LIMA Futsal: Kaskus Central Java and Special Region of Yogyakarta Conference 2017 yaitu Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) dan Universitas Negeri Semarang (Unnes). Tim putri Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) merupakan satu-satunya tim putri perwakilan region Jawa Tengah dan DIY. Di ajang conference baru, LIMA Futsal: Bolalob.com Kalimantan Conference 2017 hanya mengirimkan satu tim futsal putra, yaitu Politeknik Negeri Banjarmasin (Poliban) untuk bertanding di LIMA Futsal Nationals 2017. Kota Malang, tempat digelarnya LIMA Futsal: McDonald’s East Java Conference 2017 yang juga merupakan conference terakhir LIMA Futsal season 5 ini mengirimkan dua perwakilan tim futsal putra dan satu tim putri. Dua tim putra itu adalah Universitas Brawijaya (UB) dan Universitas Airlangga (Unair). Futsal putri diwakili Universitas Negeri Surabaya (Unesa). Lalu menurut kalian, tim mana yang akan merengkuh juara di LIMA Futsal Nationals 2017? (pah/adt)

LIMA Futsal National 2017 Diikuti 10 Tim Futsal Putra Dan 8 Tim Futsal Putri

Logo LIMA Nationals Futsal

Setelah berakhirnya gelaran LIMA Futsal National 2017 fase conference, kini giliran tim-tim futsal putra dan putri terbaik dari tiap conference telah terpilih. Tim-tim tersebut akan beradu kembali di babak selanjutnya, yaitu LIMA Futsal National 2017, yang akan dihelat di Sports Center UIN Maulana Malik Ibrahim, Malang, pada 18-28 Oktober 2017 mendatang. Sebanyak 18 tim yang terdiri dari 10 tim putra dan 8 tim putri terbaik akan beradu dalam sistem setengah kompetisi. Untuk tim putra, kesepuluh tim akan dibagi menjadi dua pul dengan masing-masing pul (group) terdiri dari lima tim. Sedangkan, kedelapan tim putri akan dibagi menjadi dua pul, tiap pul terdiri dari empat tim. Dalam LIMA Futsal National 2017, akan ada banyak penghargaan untuk tim maupun individu. Selain untuk juara, runner-up, dan peringkat ketiga, penghargaan juga akan diberikan untuk kategori individu dan tim khusus, yaitu Top-Scorer, Best Player, Best Goal Keeper, All-Academic Player, dan Best Management Team. Berikut pembagian grup putra maupun putri: Putra Pul A: STIE BP, UB, Poliban, Unnes, Tel-U Pul B: UNY, Uninus, Universitas Gunadarma, Unair, Unisma Putri Pul X: UPI, Unesa, UBL, Usakti Pul Y: UNJ, UNY, Unpad, Unpar (pah/adt)

Warga Cisauk Menggelar Turnamen Sepak Bola U-12, Untuk Peringati Hari Sumpah Pemuda

Sinyal-FC-tim-A

Dalam rangka memperingati hari sumpah pemuda ke-89 pada 28 Oktober mendatang, warga Kecamatan Cisauk menggelar turnamen sepak bola U-12 di lapangan Sinyal Cisauk, Sabtu, (14/10/2017). Selama 19 hari kedepan, pertandingan akan berlangsung dan di ikuti oleh 16 tim. Awaludin Alkhudlori selaku ketua pelaksana mengatakan, pertandingan sepak bola U-12 ini dilakukan dalam rangka memperingati hari sumpah pemuda ke-89 pada Oktober mendatang. “Pertandingan ini dilakukan dalam rangka memperingati Hari Sumpah pemuda ke-89 dan diikuti sebanyak 16 tim sepak bola dikelompok umur 12 tahun,” ujar Awal. Turnamen yang disponsori oleh UT 2000 ini mendapatkan respon yang luar biasa oleh warga sekitar. Sementara itu, Roysadi selaku pelatih mengatakan, pihaknya sangat berterimakasih kepada UT 2000 yang sudah memberikan sponsor untuk turnamen sepak bola U-12 di daerahnya, sehingga kedepannya terus berjalan dengan baik. “Saya mengucapkan banyak terimakasih kepada UT 2000 yang sudah memberikan sponsor buat tim kami, ya walaupun pada pertandingan pertama dan kedua unggul dan sedikit berat. Selain itu tim kami jadi tambah percaya diri,” ungkap Roysadi. Sebelumnya pada pertandingan ke-2, tuan rumah Sinyal FC tim A dipertemukan dengan PSCS dan dimenangkan oleh tuan rumah dengan score 6-0. (pah/adt)

Futsal Banten Raih Hasil Maksimal Di Laga Futsal Perdana POMNAS XV 2017

pomnas-2017

Laga Futsal POMNAS (Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional ) 2017 bakal digelar pada 11-16 Oktober mendatang di GOR Sudiang, Makassar Sulawesi Selatan. 24 tim yang mewakili tiap-tiap provinsi di bagi enam grup masing-masing terdiri empat tim. Nantinya, juara grup dan runner-up akan melanjutkan langkahnya ke babak 16 besar. Selain itu, empat tim peringkat tiga terbaik juga berhak lolos ke fase 16 besar dan membuka peluang meraih medali. Seperti yang di lansir oleh bolalob.com tim futsal Banten sendiri, berhasil meraih kemenangan di laga futsal perdana mereka di futsal POMNAS 2017 pada Rabu (11/10) di GOR Sudiang, Makassar, dengan mengalahkan tim Sulawesi Utara dengan skor 4-2. Di babak pertama Banten berhasil unggul 1-0 melalui Aaron Arsyian. Di babak kedua, pertandingan berjalan ketat. Namun, Banten mampu unggul 2-0 melalui gol Aaron Arsyian. Sulut mampu memperkecil ketinggalan 1-2, melalui Risto Taduminggis. Sulut, akhirnya mampu menyamakan kedudukan 2-2 melalui Dilivio Uci. Kemenangan Banten, ditandai dengan dua gol yang di sarangkan Ahmad Suri dan Muhammad Ali. Skor 4-2 pun menghiasi kemenangan laga perdana tim futsal Banten.(pah/adt)

SSB Serpong Jaya Keluar Sebagai Juara Festival Pagustas U-12

tim-SSB-Serpong

Paguyuban Sekolah Sepak Bola Kota Tangerang Selatan (Pagustas) kembali menggelar festival pagustas U-12 yang diperuntukan bagi anak-anak usia 12 tahun se-Tangsel di Lapangan Bola Cilenggang, Serpong, Minggu (8/10). Agenda rutin ini selalu mendapatkan antusias yang berlebih dari para peserta. Serta, ajang ini sebagai pencarian bibit pemain profesional. Dalam Festival Pagustas U-12 kali ini, SSB Serpong Jaya berhasil mengukuhkan sebagai juara, setelah di babak final mengalahkan Guns Soccer dengan skor 3-1. Pengurus Pagustas sekaligus pelatih SSB Serpong Jaya, Iwan Rukmana mengatakan bahwa ajang ini akan menjadi pembinaan dan juga menjadi pertunjukan dari para pemain untuk membuktikan keahliannya bermain bola. “Tournament ini sangat penting, meski hanya lingkup Tangsel. Tetapi, para pemai bermain dengan penuh semangat tinggi. Mereka dengan penuh semangat, mengeluarkan bakatnya dalam bermain bola,” ujar mantan pemain Persita Tangerang ini. Selain menjadikan pencarian bakat putra Tangsel, ajang ini juga untuk menjalin silahturahmi antar SSB yang ada di Tangsel. Iwan juga berharap, dengan adanya ini akan terjaring bibit-bibit berbakat. “Saya berharap, dengan adanya rutin ini muncul bibit pemain asli Tangsel yang dapat bermain di level profesional. Karena, harus dari usia dini untuk membina pemain berbakat,” ucapnya. Tak lupa, Iwan mengatakan selamat kepada pemenang dan memberikan motivasi lebih kepada tim yang lain untuk terus berlatih kedepannya. Dan berikut hasil akhir tournament: Juara 1: SSB Serpong Jaya Juara 2: Guns Soccer Juara Bersama: Putra Ralin dan STC. (pah/adt)

Lakukan Latihan-Latihan Ala Lionel Messi Ini Agar Kamu Bisa Mencetak Banyak Gol

“Lionel Andrés Messi” merupakan pesepak bola asal Argentina yang memiliki kemampuan dribbling luar biasa. Siapa yang tidak tau nama “Messi”, Ia sudah terkenal di kanca dunia. Bahkan kemampuannya sering disebut sebagai titisan dari legenda “Diego Maradona Baru”. Hingga saat ini posisi sebagai penyerang utama di FC Barcelona tak tergantikan. Messi sangat berpengaruh bagi rekan 1 tim mereka dalam meraih kemenangan. Tidak sampai disitu, pelatih Arsenal Arsen Wenger pun sampai-sampai menyebutnya sebagai pemain yang bukan berasal dari bumi (Alien). Wow banget bukan?! pasti banyak dari kamu yang penasaran seperti apa sih latihan yang Ia jalani sampai menjadi hebat seperti itu. Nah, ini dia nih disimak, latihan ala Lionel Messi menurut lansiran dari hipwee.com : Ternyata, sedari kecil Lionel Messi sudah Menghabiskan Waktunya Dengan Bermain Bola Cara Messi cukup sederhana untuk menjadi hebat seperti sekarang ini, yaitu mencintai permainan itu. Dari usia tiga tahun Ia sudah cinta, sampai-sampai bermain bola tiap pagi-sore-malam hari. Bahkan saat di dalam rumah, Ia melibatkan bola juga. Begitulah kebiasaan Messi sejak kecil, kamu bisa mempraktekkannya juga yaitu dengan kegiatan kamu dan bola menyatu. Misal, saat kamu sedang berjalan, cobalah sambil menggiring bola atau berlari sambil jogging. Dengan itu kamu dapat melatih dasar – dasar  tekhnik kamu agar lebih terbiasa dan keseimbangan kamu tanpa disadari akan meningkat loh! 2. Messi Hanya butuh ruang Untuk Mengecoh Lawan Cara cerdas yang dimainkan Messi setelah mendapat operan bola yaitu dengan menggiring bola secara perlahan menuju lawan. Mengapa begitu? tujuannya agar bola tidak terlalu jauh dari jangkauan dan tidak mudah direbut lawan. Menggiring bola secara perlahan seperti itu,  dipastikan lawan tidak mudah menebak apa langkah selanjutnya. Selain itu, mengamati ruang pergerakan lawan yang akan merebut bola darinya juga sama penting untuk dilakukan. Nah, jika kamu penerus taktik Messi, setelah menerima operan dari rekanmu giring bola tersebut secara perlahan, biarkan lawan menduga-duga apa yang akan dilakukan. Setelah itu, berikan dorongan ke arah yang berlawanan dengan arah kemiringan badan si lawan. Gerak cepat dan daya kejut yang sering dilakukan Messi membuat lawanmu pasti tertinggal beberapa langkah di belakangmu.. 3.  Fokus Latihan Cardio Untuk Meningkatkan Kecepatan dan Memperkuat Otot-Otot Kaki Untuk memiliki skill menggocek/dribbling mematikan ala Lionel Messi, kamu bisa menerapkan dengan  rutin latihan cardio. Kamu bisa mencoba lari jogging dan althetic setiap hari. Kemudian, latihan squat atau lari dengan rintangan ban dan cone, untuk memperkuat kaki yang lemah. Latihlah body balance kamu, agar badan kamu lentur saat menggiring bola. Berlatihlah mengontrol bola dengan kaki bergantian hingga bisa mengontrol bola tanpa melihat posisi bola tersebut. Ajak temanmu latihan 1 vs 1 untuk membantu timing yang tepat, misal saat berbelok mengecoh lawan. 4. Latihan Tendangan Bebas Terakurat Ala Lionel Messi Yang Terkenal Tendangan bebas (free kick) adalah kunci rahasia kehebatan Lionel Messi. Menurut Hipwee.com, Messi membeberkan rahasianya berlatih tendangan bebas yaitu dengan tanpa sepatu atau alas kaki. Kata pemain yang dijuluki Messiah itu seperti lansiran dari Hipwee.com: “Saya merasa lebih nyaman menendang bola tanpa menggunakan sepatu, dengan telanjang kaki.” Coba deh main bola tanpa menggunakan alas kaki.. Selain itu, dengan melihat tutorial video free kick yang banyak tersebar di internet berulang kali juga bisa loh mengasah ketajaman tendangan bebas kamu. Jika kamu rajin berlatih, pasti kamu bisa menyamai kelas permainan free kick Messi! 5.  Mencetak Goal Dalam Situasi Sulit dan Dinobatkan Sebagai Pemain Pencetak Goal Terbaik Eropa, Bagaimana Caranya? Jadi kiper Lionel Messi tetap fenomenal! via hipwee.com/ goal.com Goal Lionel Messi memang memukau di setiap pertandingan, insting dan naluri yang Ia gunakan memang luar biasa. Salah satunya saat kiper sekelas Manuel Never mampu dikelabui dengan tendangan chip khas Messi. Kamu pasti bisa juga kok melakukannya. Jadi, saat kamu berhadapan dengan kiper lawan, tendangan kamu harus sekuat-kuatnya tetapi jangan berlebih power juga karena nanti akan melambung ke atas. Fokus dengan tujuan untuk mencetak goal bukan untuk mengagetkan lawan. Tendanglah ke sudut – sudut gawang yang tidak bisa di jangkau kiper lawan. Gunakan instingmu agar bisa membaca pergerakannya. Saat kiper terlalu maju dari gawang, Kamu bisa melakukan chip, serta mengarahkan tendangan bola ke sudut tangan kiper yang lemah . Untuk menjadi pemain sepak bola profesional layaknya Lionel Messi tanamkan untuk disiplin latihan dan paling penting jangan mudah menyerah! Itu tadi bro, tips latihan ala Lionel Messi.. semoga bisa membantu kamu menjadi pemain hebat nan profesional layaknya Messi. Semangat!! You have to fight to reach your dream. You have to sacrifice and work hard for it. -Lionel Messi-  

“Nama” Egy Maulana Vikri Berhasil Ke Kancah Dunia

Pemain tim nasional Indonesia U-19, Egy Maulana Vikri, masuk ke daftar 60 pemain muda potensial dunia versi media asing, The Guardian, edisi 2017. Menurut lansiran dari bola.com (06/10/2017) Penilaian berasal dari jurnalis The Guardian, John Duerden, pengamat sepak bola di benua Asia, khususnya Asia Tenggara. Duerden menjuluki Egy Maulana Vikri dengan sebutan “Egy Messi”. Ia menuliskan keberhasilan Egy Maulana Vikri menjadi top scorer dengan total delapan gol di Piala AFF U-18 2017 serta kelebihan-kelebihannya dalam hal bermain bola, kecepatan, dan ketenangan dalam menguasai bola. Dalam Ulasan tersebut, Egy Maulana Vikri mendapat pujian pemain yang luar biasa dari pelatih Espanyol B David Gallego. Egy ternyata juga disandingkan dengan Vinicius Junior, pesepakbola asal Brasil yang telah menandatangani kontrak dengan Real Madrid. Hal tersebut berdasarkan posisi yang sama dalam pertandingan, yaitu sebagai gelandang serang.

Buka Pendaftaran Hingga Akhir Oktober, Ajang Sepakbola Pelajar JSFL 2017 Siap Di Gelar

pertandingan-JSFL

JSFL adalah liga sepak bola bagi siswa yang mewakili sekolah mereka, baik di dalam dan di luar lapangan sekolah masing-masing. Namun, dalam event ini semua peserta, pendukung maupun orangtua diharapkan mampu memahami aturan-aturan yang berlaku. JSFL akan dilaksanakan Januari 2018 mendatang. Para peserta pun, sudah bisa mendaftar hingga akhir Oktober. “Sepanjang musim kami mewajibkan semua pemain, pelatih, dan penonton untuk mematuhi peraturan serta menjunjung tinggi etos liga, yang didasarkan pada sportifitas, fair play dan rasa hormat untuk orang lain. Liga mengharuskan semua sekolah yang berpartisipasi untuk menyetujui dan mematuhi ‘Pedoman Perilaku’, yang mendasari harapan kami dari setiap orang yang terlibat,” papar Jeane. Pengurus JSFA, Jeane McCombie juga menambahkan bahwa ajang tahunan ini, sangat dinanti-nantikan oleh sekolah se-Jabodetabek. Demi melancarkan event ini berlangsung, Jeane akan memperketat rules bagi para pemain. “Kami akan mengadakan techincal meeting untuk semua coach dengan tujuan bisa memahami peraturan seperti apa dan meminta pelatih untuk membawa dokumen semua pemain. Untuk menghindari kecurangan umur atau pemain cabutan,” ujarnya. Lanjutnya, panitia selalu mendapatkan kecurangan-kecurangan di tiap tim yang bermain. “Tiap tahun menemukan kecurangan dari tim, meski tidak banyak. Tapi tetap kami ingin fair. Di satu sisi, orangtua ambisius untuk selalu menang dengan cara apapun. Jadi, kita sebagai organizer tau bagaimana untuk selektif,” jelasnya. (pah/adt)

Garuda Nusantara U-19, Berhasil Tuntaskan Dendam Di Stadion Wibawa Mukti Cikarang

Indonesia-vs-Thailand

Garuda nusantara U-19 berhasil balaskan dendamnya kepada Thailand, setelah membabat abis Thailand dengan skor telak 3-0 dalam partai uji coba di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Bekasi, Minggu (8/10). Tiga gol Garuda Nusantara dicetak Witan Sulaeman, Syahrian Abimanyu, dan Saddil Ramdani. Tim asuhan Indra Sjafri tampil menekan sejak babak pertama dimulai. Di luar dugaan, Thailand tak mampu keluar dari tekanan Garuda Nusantara. Namun, beberapa peluang yang di dapat belum bisa menembus pertahanan Thailand. seperti di kutip dari bola.com. Peluang pertama Garuda Nusantara pun didapat pada menit ke-18 melalui Lutfi Kamal. Tembakan Lutfi dari luar kotak penalti masih bisa ditangkap Suthipong Pisansab. Thailand yang terus di tekan, berupaya melakukan serangan balasan. Gelandang Phatsakorn Beawtoongnoi mencoba tembakan spekulasi dari luar kotak penalti tetapi belum menemui sasaran pada menit ke-21. Setelah itu, Timnas Indonesia U-19 mendapatkan beberapa peluang emas. Bahkan, Egy Maulana mendapatkan peluang untuk membobol gawang Thailand, namun tembakan jarak dekatnya masih melambung di atas gawang lawan. Gol yang ditunggu-tunggu akhirnya tercipta pada menit-menit akhir babak pertama. Blunder kiper Thailand, Suthipong Pisansab dimanfaatkan dengan baik oleh Witan untuk mengubah skor menjadi 1-0. Gol Witan sekaligus menyudahi babak pertama berakhir. Di babak kedua, Timnas Indonesia tetap tampil menekan seperti pada awal babak pertama. Dua peluang pun langsung didapat melalui aksi Egy Maulana, namun masih bisa dimentahkan kiper pengganti Thailand, Varuth Wongsomsak. Thailand yang lebih banyak ditekan coba memberikan ancaman pada pertengahan babak kedua. Namun, tembakan Sakulcahi Seangtaepoo dan Kittiphong Supunya, belum menemui sasaran. Anak asuh Indra Sjafri, berhasil menggandakan keunggulan di sepuluh menit jelang laga berakhir, melalui kaki Syahrian Abimanyu. Tak puas, giliran Saddil Ramdani yang berhasil membobol jala Thailand di menit ke-88 dengan tendangan kaki kirinya. Skor 3-0 pun bertahan hingga laga usai. Dengan kemenangan ini, Indonesia berhasil tuntaskan dendamnya kepada Thailand. Setelah di AFF U-19 di Myanmar, dikalahkan Thailand melalui adu penalti. Setelah melewati dua uji coba melawan Kamboja dan Thailand, pelatih Timnas U-19 Indra Sjafri mengatakan, Garuda Nusantara akan kembali menjalani training centre dan satu uji coba kembali, sebelum berangkat ke Korea Selatan untuk mengikuti Kualifikasi Piala Asia U-19 pada 31 Oktober mendatang. “Kami akan berangkat ke Jember pada 18 Oktober untuk uji coba yang digelar pada 21 Oktober. Setelah itu kami kembali melakukan pemusatan latihan singkat di Jakarta dan pada 27 Oktober terbang ke Korea Selatan agar bisa menyesuaikan diri dengan cuaca di sana sebelum bertanding pada 31 Oktober,” tuturnya (pah/adt)

Ada Tujuh Kelompok Usia Yang Akan Dihelat JSFL Pada Oktober Mendatang

sepakbola-JSFL

Ajang tournament sepakbola untuk usia-usia dini, memang sangat diperlukan dengan tujuan dapat menemukan bibit-bibit berbakat yang nantinya dapat menjadi pemain Nasional dan membela timnas Indonesia. Berbeda dengan ajang yang lain, JSFL di peruntukan untuk sekolah dengan standart “A PLUS” Internasional, namun di tahun ini akan lebih terbuka untuk umum dan sekolah negeri lainnya. Pengurus JSFA, Jeane mcCombie menjelaskan kepada nysnmedia.com, dalam JSFL nanti nantinya akan ada tujuh kelompok usia yang di pertandingkan. Mulai dari yang rendah U-8 dan yang paling tinggi U-19. “Di bawah 8 tahun, 10 tahun, anak perempuan di bawah 11 tahun, di bawah 12 tahun, di bawah 14 tahun, anak perempuan dibawah 14 tahun, di bawah 16 tahun dan di bawah 19 tahun, anak perempuan di bawah 19 tahun,” ujar Jane. Tim “All Girls” – JSFA berencana untuk menjalankan divisi “All Girls” di tingkat U11, U14, dan U19 yang mengikuti tim yang sesuai. JSFA sendiri bersedia mempertimbangkan untuk mengizinkan fleksibilitas dengan batasan usia untuk anak perempuan namun masing-masing dan setiap kasus di luar persyaratan usia normal yang ditunjukkan di atas harus dirujuk ke Komite untuk dipertimbangkan. “Anak perempuan dapat bermain di tim Boys (campuran) di semua kelompok umur dan diizinkan bermain 1 tahun ke bawah, misalnya anak perempuan dibawah 8 tahun, maka anak tersebut harus lahir pada atau setelah tanggal 1 September 2008,” terang Jane. Tentunya, dari tujuh kelompok usia yang dipertandingkan. Waktu pertandingan yang dimainkan pun berbeda-beda. Dan, tidak ada batasan pergantian pemain. “Untuk U-8 dimainkan 4 x 10menit, U10-U12- U11 Girls-U14 Girls dimainkan 4 x 12menit, U14-U16-U19-U19 Girls 4 x 15menit. Tentunya, akan ada periode istirahat yang memadai antar setiap kuartal. Namun jedanya harus singkat untuk memastikan bahwa program di setiap tempat dapat selesai dalam waktu yang ditentukan. Pemain tidak diperkenankan berpindah tim, baik naik atau turun, atau dalam kelompok usia yang berbeda. Pemain hanya boleh bermain di tim mereka yang terdaftar,” jelasnya. (pah/adt)

Bekali Jiwa Sportifitas Sejak Dini, PJ Fun Festival 2017 Di jadikan Ajang Ketangkasan

pj-funfestival-2017

SD (Sekolah Dasar) Pembangunan Jaya kembali menyelenggarakan PJ Fun Festival 2017 bertema ‘Asah Bakat dan Junjung Sportivitas Untuk Meraih Prestasi’ dengan berbagai macam kegiatan, seperti lomba sepak bola mini tingkat TK dan SD, mewarnai dan juga ketangkasan. Kegiatan yang diikuti oleh 455 siswa TK dan SD di wilayah Jabodetabek ini berlangsung hingga Sabtu (7/10) di SD-SMP Pembangunan Jaya Bintaro Jaya. Dalam sambutannya, Principal Yayasan Pendidikan Jaya (YPJ) Indira Sunito mengucapkan rasa terima kasih kepada para guru pendamping dari sekolah lain yang turut berpartisipasi dalam PJ Fun Festival ke-17. Selain itu, wanita yang sebelumnya aktif di Labschool ini juga memaparkan kepada ratusan peserta yang berada di hadapannya untuk menanamkan kejujuran agar menjadi anak yang hebat di masa yang akan datang. “Dengan adanya pertandingan ini, sejak dini anak-anak diajarkan berlatih dan bekerja secara tim serta siap menerima kekalahan. Harus menjunjung tinggi sportifitas,” ujarnya. Selain silahturahmi, ia berharap yang terpenting adalah membangun konsep yang baik sejak kecil dan saling memberikan informasi yang baik. Sementara Ketua Panitia PJ Fun Festival 2017, Dimas Sasongko dalam sambutannya mengatakan, para peserta yang masih duduk di TK dan SD mampu mengasah bakat mereka. Bahkan, nantinya bisa mencapai level internasional dan membela Timnas Indonesia. “Terdapat 19 tim TK yang akan berlaga di ketangkasan dan mini soccer dan tim SD 21 tim termasuk putra dan putri yang akan bertanding. Saya berharap para peserta tidak berjuang hanya sampai disini. Namun dapat berlaga hingga menjadi timnas Indonesia,” tutur Dimas. (pah/adt)

Menang 3-1 Lawan Kamboja, Milla Puas Dengan Performa Timnas Indonesia

Septian David Maulana (29) setelah menjebol gawang lawan sekaligus memperkuat kemenangan dengan skor 3-1 melawan kamboja (10/5). Foto: NYSN Media/Ivan Anwar

Performa timnas Indonesia yang apik berhasil mengalahkan Kamboja dengan skor 3-1 pada laga persahabatan di Stadion Patriot Chandrabhaga, Bekasi, Rabu (4/10/2017). Gol kemenangan tim Merah Putih dicetak oleh Lerby Eliandry pada menit ke-31, Rezaldi Hehanusa (34′), dan Septian David Maulana (29′). Adapun satu-satunya gol Kamboja dicetak oleh Chan Vathanaka pada menit ke-48. Di babak pertama, Indonesia menguasai pertandingan dengan baik. Pada 10 menit babak pertama, Rezaldi Hehanusa atau Bule mendapat peluang emas melalui tembakan kerasnya, namun masih bisa ditepis kiper Kamboja. Setelah Bule, giliran pemain Sea Games 2017 yang lainnya yakni Septian David Maulana yang mendapat peluang pada menit 17. Namun, bola hasil tendangannya masih bisa ditepis kiper lawan. Indonesia terus mengurung pertahanan Kamboja. Kecepatan Andik dan Febry menjadi momok bagi pemain bertahan Kamboja. Di menit ke-30, sepakan bola placing Andik Vermansah masih membentur mistar gawang. Gol yang ditunggu-tunggu akhirnya datang melalui sundulan Lerby Eliandry di menit 31, setelah mendapatkan umpan pojok dari Febry. Skor berubah menjadi 1-0 untuk Indonesia. Tiga menit berselang, Rezaldi berhasil menggandakan keunggulan timnas Indonesia lewat golnya pada menit ke-34. Soloran Andik, di sektor kiri mampu dimanfaatkan Rezaldi menjadi gol. Skor 2-0 bertahan hingga turun minum. Di babak kedua, Milla merotasi pemain dengan memasukkan Ilham Udin Armaiyn dan Fadil Sausu untuk menggantikan Taufik dan Andik Vermansah. Di menit awal babak kedua, fokus pemain bertahan Indonesia hilang. Chan Vathanaka berhasil memanfaatkannya untuk mencetak gol pada menit ke-48. Skor pun berubah 2-1 untuk keunggulan Indonesia. Tak perlu lama bagi Indonesia untuk memperlebar jarak. Tendangan keras mendatar kaki kanan Septian David Maulana berhasil memperlebar keunggulan Indonesia menjadi 3-1 pada menit ke-49. Setelah itu, Irfan Bachdim dan Evan Dimas dimasukkan Luis Milla untuk menggantikan Septian David Maulana dan Lerby Eliandry pada menit ke-64. Luis Milla kembali memasukkan pemain, Rizky Pora dan Stefano Lilipaly masuk pada menit ke-77 untuk menggantikan Febri Hariyadi dan Fadil Sausu. Kapten Indonesia, Fachrudin, juga diganti pada menit ke-79 diganti oleh Ricky Fajrin. Stefano Lilipaly sempat mendapatkan peluang emas pada menit akhir pertandingan. Sayang, tendangannya masih melambung. Keunggulan 3-1 Indonesia bertahan hingga peluit akhir pertandingan. Pelatih Indonesia Luis Milla mengaku sangat puas dengan permainan anak asuhnya. Ditambah dengan kombinasi pemain senior dam junior, yang dianggapnya menunjukan grafik bagus. “Saya senang dengan performa timnas indonesia. Pemain senior dibutuhkan, untuk menambah kematangan dan pengalaman. Apalagi saya melihat banyak pemain muda yang sudah berkembang dengan baik dan pantas untuk menghuni skuat senior,” terang Milla setelah pertandingan selesai. (pah)