Warga Cisauk Ciptakan Kompetisi Sepakbola U-12, Sebagai Ajang Seleksi Untuk Tingkat Asprov

Anak-anak usia grassroot antusias mengikuti kompetisi sepakbola yang digelar oleh warga Cisauk, Kabulaten Tangerang.

Geliat sepakbola Indonesia kembali meningkat. Setelah hukuman Indonesia dicabut oleh FIFA, kini masyarakat Indonesia mulai disuguhkan beberapa Kompetisi Sepakbola pertandingan timnas Indonesia di level Internasional. Tak hanya itu, masyarakat Indonesia mulai berbondong-bondong menggelar turnamen untuk usia grassroot yakni usia 6 hingga 12 tahun. Masyarakat Indonesia ingin membantu mencetak bibit-bibit pemain yang dapat membela Timnas Indonesia. Seperti yang dilakukan oleh warga Cisauk, Kabupaten Tangerang yang menggelar Kompetisi Sepakbola U-12. Kompetisi ini merupakan ajang tahunan dan sekaligus memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-89. Antusias tim serta anak-anak yang berlaga membuat kompetisi ini menjadi ajang pencarian bakat. Ari Eka yang juga menjabat sebagai manager Sinyal FC mengatakan, bahwa kompetisi sepakbola ini sudah rutin digelar. “Pertandingan ini merupakan kali kedua dalam agenda tahunan. Persiapan tiap tahun biasanya dimulai dari usia 10, 11 dan 12 untuk selanjutnya akan terus diseleksi kembali,” ujar Ari. Lanjutnya, ajang tahunan ini, sudah memiliki prospek kedepannya akan seperti apa. Nantinya, para pemain akan dipantau dan akan masuk ke Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Banten. “Sebenarnya dari pertandingan tahunan ini, kita memiliki rencana dari Kecamatan Cisauk, Kabupaten Tangerang untuk menyeleksi para pemain dari setiap tim yang nantinya bisa masuk ke Asprov PSSI sekitar 5 sampai 6 orang,” tutur Ari. Dari pertandingan tersebut pihak penyelenggara berharap kedepannya anak-anak didiknya dapat mengikuti seleksi Nasional dan pastinya agar lebih sabar untuk membentuk bibit baru yang akan dibentuk. (pah/adt)

Fakta Menarik : Produk Bola Asal Majalengka Ini Ternyata Tembus ke Kancah Sepakbola Internasional

Jabulani-produk-bola-asal-Indonesia

Kapan Timnas Indonesia bisa berlaga di Piala Dunia? Kata-kata tersebut pasti terlontar bagi pecinta sepak bola Indonesia dan seluruh masyarakat Indonesia. Namun, masyarakat Indonesia patut berbangga karena bola “Made in Indonesia” sudah digunakan di ajang Piala Dunia. Salah satu perusahaan asal Indonesia yang mampu memasok bola untuk Piala Dunia adalah Sinjaraga Santika Sport. Dalam waktu sebulan, biasanya Sinjaraga Santika Sport mampu memproduksi 100 ribu bola. Ya, 100 ribu bola. Harga jual bola pub bervariasi, mulai dari US$ 5-15 per buah. Piala Dunia di Perancis 1998 merupakan momentum bersejarah, karena itulah ini momentum pertama kali perusahaan yang memiliki pabrik di Majalengka, Jawa Barat, telah lebih dulu memproduksi bola resmi untuk Piala Dunia. “Kami pernah memproduksi untuk Piala Dunia 1998 di Perancis. Harganya ketika itu US$ 8 per buah, segitu sudah sangat besar,” kata Irwan Suryanto, pemilik Sinjaraga Santika Sport. Kini perusahaan bola itu semakin besar dan sudah dipercayakan kepada penerusnya H. Jefri Romdonny yang tiada lain adalah anak bungsu dari tiga bersaudara dari H. Irwan. Produk bola asal Majalengka ini, sudah mengantongi lisensi FIFA. Artinya, bola ini memiliki standar baku yang ditetapkan. Sebagai informasi, FIFA menetapkan tujuh tes untuk mengetahui kelayakan bola resmi digunakan untuk sebuah pertandingan sepakbola. Tes yang pertama yaitu circumference. Circumference adalah menguji kesempurnaan lingkaran bola. Kedua adalah sphericity, untuk menguji stabilitas bola di udara. Ketiga adalah rebound, menguji pantulan bola. Keempat adalah water absorption, menguji tingkat ketahanan bola terhadap air. Kelima adalah weight, menguji berat bola. Keenam adalah loss of pressure, menguji apakah bola kehilangan udara selama permainan atau tidak. Dan ketujuh adalah, shape and size retention, untuk menguji apakah berat dan ukuran bola berubah atau tidak selama permainan berlangsung. Kualitas produk bola asal Majalengka ini, satu-satunya di Indonesia yang mempunyai standar FIFA. Di Brasil 2014, Sinjaraga Santika Sport kembali mengirimkan bola produksinya sebanyak 1 juta bola. Namun bukan untuk pertandingan resmi, melainkan acara-acara pendukung seperti sponsor, cinderamata, dan lain sebagainya. Tak hanya, ajang Piala Dunia saja. Bola buatan Sinjaraga Santika Sport ini digunakan di ajang dua tahunan sekali yakni Piala Eropa. Bahkan, Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono pun sangat bangga dengan bola buatan Indonesia yang sudah mendunia.(pah/adt)

Usai Ukir Sejarah, UNY Raih Peringkat Tiga LIMA Futsal Nationals 2017

UNY vs Poliban LIMA Futsal Nationals 2017

Tim putra Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) berhasil meraih peringkat ketiga LIMA Futsal Nationals 2017 usai menaklukkan Politeknik Negeri Banjarmasin (Poliban) dengan skor 2-1. UNY dan Poliban sama-sama ingin merebut predikat peringkat tiga di LIMA Futsal Nationals 2017. UNY langsung menekan pertahan Poliban sejak peluit babak pertama ditiup. Hasilnya, di menit 13 pemain UNY, Maezar berhasil membuat UNY unggul 1-0. Tak butuh waktu lama bagi Poliban untuk menyamakan kedudukan. Tendangan keras, Hafist tak bisa dihalau kiper UNY dan merubah skor menjadi 1-1. Skor 1-1pun bertahan hingga babak pertama berakhir. Di babak kedua, UNY terus menekan pertahanan Poliban. Maezar kembali mencetak gol keduanya dan membuat UNY unggul 2-1. Di sisa waktu yang ada, Poliban mencoba menyamakan kedudukan. Namun, usaha anak-anak Poliban selalu gagal. Skor 2-1 untuk UNY pun bertahan hingga usai. Dengan begitu, UNY berhasil mencetak sejarah dengan menduduki peringkat tiga LIMA Futsal Nationals 2017. Asisten Pelatih UNY, Gigih Nenaz mengatakan, ini sebagai sejarah bagi tim futsal UNY yang berhasil meraih peringkat tiga di LIMA Futsal Nationals. “Di awal pertandingan, kami memang kurang maksimal. Di waktu istirahat babak pertama, kami memberikan arahan untuk terus menekan. Alhamdulillah di satu menit sebelum pertandingan berakhir kami berhasil menekan dengan penyelesaian yang baik. Ini merupakan sejarah untuk futsal putra UNY bisa meraih peringkat ketiga LIMA Futsal Nationals,” ujar Gigih.(pah/adt)

Mampu Pertahankan Gelar, Tim Futsal Putri UPI Raih Quatrick di LIMA Futsal Nationals 2017

Seluruh pemain UPI melakukan ritual sujud syukur setelah berhasil mengalahkan UNJ dengan skor 1-0. Kemenangan ini, sekaligus membuat UPI berhasil pertankan gelar untuk keempat kalinya.

Tim putri Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) kembali mempertahankan gelar juara LIMA Futsal Nationals untuk keempat kalinya, setelah mengalahkan UNJ dengan skor tipis 1-0 di UIN Maliki Malang, Sabtu (28/10). UPI menurunkan sederet pemain berkelasnya seperti, Deta (1), Diah Tri (7), Frida Fauziah Arimbi (13), Milda Asyifa (14), dan Siti Latipah (9). Sementara, UNJ menurunkan Bardina (7), Fitria (8), Nur Fajriah (2), Nurul Hidayati (17) dan Riska (1) sebagai lini utamanya. Ini merupakan final keempat bagi kedua tim dan selalu dimenangkan UPI. UNJ yang tak mau gagal di final, bermain langsung tancap gas sejak menit awal. Namun, UPI yang akhirnya berhasil unggul melalui tendangan Diah Tri di menit 19 dan mengubah skor menjadi 1-0. UNJ yang tertinggal mencoba menyamakan kedudukan, tapi ketatnya pertahanan UPI membuat UNJ gagal menyamakan kedudukan di babak pertama. Skor 1-0 bertahan hingga babak pertama berakhir. Di babak kedua, UNJ yang tertinggal semakin menekan pertahanan UPI. Namun, serangan yang dibangun anak-anak Jakarta selalu dimentahkan kiper UPI. Skor pun masih 1-0 untuk UPI hingga babak kedua berakhir. Dengan berakhirnya laga final ini, UPI berhasil mempertahankan gelar juara LIMA Futsal Nationals yang keempat. Pelatih UPI, Asep Sumpena mengatakan, kerja keras para pemain terbayarkan sudah. Terlebih dengan gelar juara bertahan, terasa sangat sulit untuk mempertahankannya. “Alhamdulillah, ini keempat kalinya kita juara LIMA Futsal Nationals. Mempertahankan itu lebih sulit. Kerja keras teman-teman terbayarkan disini. Untuk kali ini kesulitan melawan UNJ, karena banyak pemain baru yang saya belum tahu permainannya seperti apa,” ujar Asep.(pah/adt)

STIE BP Berhasil Menyandang Gelar Juara LIMA Futsal Nationals 2017

STIE BP berhasil menjadi juara di LIMA Futsal Nationals 2017

Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Bhakti Pembangunan (STIE BP) Jakarta berhasil meraih predikat juara LIMA Futsal Nationals 2017 untuk pertama kali. STIE BP yang bertemu dengan Uninus di final berhasil menang dengan skor telak 3-1, yang digelar di UIN Maliki Malang, Sabtu (28/10). STIE BP buktikan ketangguhannya di laga final ini. Aditya Putra berhasil membuka keran gol STIE BP melalui tendangan terukurnya dan mengubah papan skor menjadi 1-0. Tak butuh waktu lama bagi Uninus untuk menyamakan kedudukan. Pemain Uninus, Deri berhasil membuat papan skor berubah menjadi 1-1. Di sisa menit babak pertama, kedua tim masih bermain kuat. Skor 1-1 pun, bertahan hingga akhir babak pertama. Di babak kedua, Uninus mengambil inisiatif serangan secara agresif, namun disiplinnya pertahanan STIE BP belum bisa merubah papan skor. Mendadak STIE BP berhasil mendobrak serangan Uninus dan menyerang balik hingga berhasil menjebol gawang Uninus oleh Yusro Fadila sehingga membawa STIE BP unggul dengan skor 2-1. Di menit 37, Uninus yang ingin mengejar ketertinggalannya harus kehilangan pemainnya Ugi yang di vonis kartu merah oleh wasit sehingga Uninus harus rela untuk melanjutkan sisa permainan dengan hanya sisa empat orang. Gol terakhir berhasil dicetak dari STIE BP oleh pemain yang bernama Yusro sehingga memperkuat kemenangan STIE BP dengan skor 3-1. STIE BP yang tampil prima, berhasil mempertahankan keunggulannya dan berhasil menang sebagai juara baru LIMA Futsal Nationals 2017.(pah/adt)

Dengan Hasil Skor 4-0, Tim Putri UPI Bandung Amankan Tiket Final LIMA Futsal Nationals 2017

UPI vs UNY LIMA Futsal Nationals 2017

Laga semifinal LIMA Futsal Nationals 2017 mempertemukan pemuncak klasemen Pul X, tim putri Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung dan runner-up klasemen Pul Y, Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Hasil ini membawa tim putri UPI masuk ke Final LIMA Futsal Nationals 2017. Pertandingan yang dihelat di Sports Center UIN Maliki Malang ini berakhir dengan kemenangan UPI 4-0 atas UNY. Dengan kemenangan ini, UPI memastikan langkahnya ke final LIMA Futsal Nationals yang akan digelar pada Sabtu (28/10) mendatang. UPI yang tampil percaya diri telah mendominasi pertandingan dari awal laga dimulai. Gol cepat Diah Tri (7) pada menit kedua membuka keunggulan UPI atas UNY 1-0. UNY mencoba mengimbangi UPI, namun serangan mereka belum mampu memecah pertahanan tim asal Kota Gudeg ini. Pada menit ke-14, UPI kembali mendapatkan gol tambahan dari kaki Fitriana Rihman (4). Skor sementara 2-0 untuk UPI bertahan hingga babak pertama berakhir. Di babak kedua, kembali gol cepat terjadi. Kali ini sang kapten UPI, Nurul Inayah (9) pada menit ke-21 dan merubah papan skor menjadi 3-0. UNY yang tertinggal mencoba bermain powerplay untuk memperkuat serangan. Namun, powerplay yang dilakukan anak-anak Yogyakarta ini tak berjalan dengan sempurna. Evani (8) menutup laga semifinal ini dengan gol sepakannya ke gawang UNY pada menit ke-39. Skor akhir menjadi 4-0 untuk UPI. Ini merupakan laga keempat UPI bermain di final LIMA Futsal Nationals 2017. UPI sudah menjadi juara bertahan LIMA Futsal Nationals sejak season pertama LIMA Futsal digelar. Pelatih UPI, Asep Sumpena mengatakan, di babak final akan kembali merubah strategi. Karena, ini merupakan tantangan bagi tim UPI yang sudah keempat kalinya melangkah ke final LIMA Futsal Nationals. “Kami merasa sangat senang. Ini target terberat karena ini tahun keempat, dan sekaligus tantangan bagi kami. Tiap kami bermain, kami selalu menganalisis setiap tim yang akan berhadapan dengan kami. Untuk setiap lawan, berbeda strategi yang diterapkan,” ujar Asep. (pah/adt)

Unggul Tipis Atas Usakti, UNJ Tantang UPI di Final LIMA Futsal Nationals 2017

Luapan kegembiraan tim UNJ saat berhasil masuk final setelah mengalahkan Usakti dengan skor 1-0 pada LIMA Futsal Nationals 2017

Tim futsal putri Universitas Negeri Jakarta (UNJ) berhasil melangkahkan kakinya ke babak final LIMA Futsal Nationals 2017, setelah mengalahkan Universitas Trisakti (Usakti) dengan skor tipis 1-0 di Sports Center UIN Maliki Malang, Kamis (26/10). Kedua tim menyajikan laga yang sangat ketat di semi final LIMA Futsal Nationals 2017 ini. Sejak awal pertandingan, kedua tim yang bersaing untuk memperebutkan tiket ke grand final ini melakukan serangan-serangan yang kuat. Pertahanan kedua tim yang ketat menyulitkan kedua tim untuk mencetak gol. Akhirnya, pada menit ke-14, kapten UNJ, Nur Fajriah (14), berhasil mengeksekusi umpan dari tendangan bebas Fitria (8). Skor menjadi 1-0 untuk UNJ di babak pertama dan bertahan hingga turun minum. Laga bertambah seru di babak kedua. Baik tim UNJ maupun Usakti saling melancarkan serangan-serangan ke arah gawang lawan. Usakti yang tertinggal mencoba bermain menyerang untuk bisa menyamakan kedudukan. Sementara, UNJ yang sudah unggul satu gol, beberapa kali melancarkan serangan berbahayanya. Namun, kedua tim belum mampu mencetak satu gol pun. Tak ada gol yang tercipta di babak kedua, skor 1-0 untuk UNJ bertahan hingga bubaran. Dengan kemenangan ini, UNJ berhasil melangkahkan kaki ke babak final LIMA Futsal Nationals 2017. Di final, UNJ akan berhadapan dengan sang juara bertahan LIMA Futsal Nationals, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) di final pada Sabtu (28/10). Pelatih Futsal UNJ Putri, Nur Fitranto mengatakan, di babak final nanti tidak ada strategi khusus. Namun, anak-anak UNJ akan fighting untuk merebut juara dari UPI. “Pertandingan tadi sangat seru. Kami tadi beruntung karena pelanggaran Usakti yang menghadiahkan kami sebuah tendangan bebas. Untuk final nanti tidak ada strategi khusus. Motivasi kami tahun ini lebih kuat untuk merebut juara dari UPI,” ungkap Nur.(pah/adt)

UNY dan Uninus Berhasil Lolos ke Semi Final LIMA Futsal Nationals 2017

Para pemain Uninus (hijau) berhadapan dengan para pemain UNY (merah)

Tim putra Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) menutup babak penyisihan Pul B dengan kemenangannya atas Universitas Islam Nusantara (Uninus) Bandung dengan skor 4-1 di Sports Center UIN Maliki Malang. Dengan hasil ini UNY dan Uninus berhasil masuk ke semi final LIMA Futsal Nationals 2017. Sengitnya laga tersaji pada pertandingan penutup hari kedelapan LIMA Futsal Nationals 2017, Rabu (25/10) ini. Dengan keharusan menang untuk lolos ke semifinal, UNY lebih mendominasi dengan serangan-serangannya ke Uninus. Akhirnya, pada menit ke-18, sebuah gol tercipta untuk UNY. Trianggono (20) menjadi pencetak gol pertama untuk UNY di babak pertama. UNY masih mendominasi pertandingan babak kedua. Sebuah gol cepat yang kembali dicetak Trianggono mengubah skor menjadi 2-0 untuk UNY. Pada menit ke-31, Fitrian (23) turut menambahkan perolehan skor sementara untuk UNY. Empat menit berselang, sang kapten, Dalmaji (9) berhasil menyarangkan bola hasil tendangannya ke gawang Uninus. Skor kini menjadi 4-0 untuk UNY. Uninus belum berhasil membalas hingga pertengahan babak kedua. Para pemain asal Bandung ini pun menggencarkan penyerangannya. Akhirnya, pada menit ke-37, Egi (29) berhasil memecah kekosongan skor untuk Uninus. Namun, di sisa waktu babak kedua ini, Uninus belum mampu mencetak kembali gol. Hingga peluit akhir laga dibunyikan, keunggulan masih digenggam UNY dengan skor 4-1 atas Uninus. Kedua tim merupakan wakil dari Pul B yang melangkah menuju semi final LIMA Futsal Nationals 2017. Usai laga yang digelar di Sports Center UIN Maliki Malang ini, Uninus menempati puncak klasemen, sedangkan UNY menduduki posisi kedua. Berakhirnya babak penyisihan ini menghasilkan dua wakil Pul B untuk melaju ke semifinal, yaitu Uninus dan UNY.(pah/adt)

UNJ Mantapkan Posisi Di Puncak Klasemen Pul Y LIMA Futsal Nationals

unj vs uny LIMA Futsal Nationals 2017

Perebutan posisi pertama klasemen Pul Y LIMA Futsal Nationals disajikan oleh tim putri Universitas Negeri Jakarta (UNJ) dan Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) pada Rabu (25/10) di Sports Center UIN Maliki Malang. Di tabel klasemen, UNJ dan UNY memiliki jumlah poin sama, yaitu enam poin. Namun, UNJ lebih unggul dengan selisih 11 gol, sedangkan UNY memiliki selisih sembilan gol. Kendati kedua tim sudah dipastikan lolos ke semi final, kedua tim memeragakan permainan yang ngotot. Kedua tim menampilkan kekuatan yang imbang di laga ini. Baik UNJ maupun UNY saling melancarkan serangan. Pertahanan kedua tim pun sangat ketat, sehingga membuat mereka tak mampu mendapatkan satu gol pun di babak pertama. Memasuki babak kedua, kedua tim masih belum dapat mengatasi kebuntuannya. Gol baru tercipta dari sepakan kaki sang kapten UNJ, Nur Fajriah (14) pada menit ke-39. Gol sang kapten tersebut menjadi satu-satunya gol yang tercipta di pertandingan ini. Hingga akhir pertandingan, UNY belum mampu mencetak satu gol pun. Perolehan skor menjadi 1-0. Kedua tim memastikan langkahnya ke semifinal. UNJ, sang pemuncak Klasemen Pul Y LIMA Futsal Nationals, akan berhadapan dengan runner-up Pul X, yaitu Universitas Trisakti (Usakti) Jakarta pada semifinal esok hari, Kamis (26/10). Sedangkan UNY, runner-up Pul Y, akan melawan juara Pul X, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung. Pelatih UNJ, Nur Fitranto mengatakan, anak asuhnya terlalu terburu-buru dalam mengambil keputusan. Tentunya, evaluasi akan dilakukan pada babak semi final. “Strategi kami hanya serangan balik. Namun, pemain kami terlalu terburu-buru mengambil keputusan, sehingga peluang terbuang sia-sia. Saya akui permainan para pemain UNY juga sudah membaik saat ini,” ungkap Nur Fitranto, pelatih UNJ. (pah/adt)

Telkom Petik Kemenangan di Laga Terakhir LIMA Futsal Nationals 2017

Pemain TELKOM (Putih) berusaha merebut bola dari pemain Unnes (kuning)

Di petandingan ketiga di hari ketujuh Laga terakhir LIMA Futsal Nationals 2017, saling berhadapan dua tim dari Pul A, Universitas Negeri Semarang (Unnes) dan Universitas Telkom Bandung. Sama-sama menderita kekalahan di laga sebelumnya, membuat kedua tim bermain lepas. Di laga sebelumnya, Unnes kalah tipis 2-3 dari Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Bhakti Pembangunan (STIE BP) Jakarta. Sementara, Telkom juga menelan kekalahan usai laganya melawan tim dari conference debutan, Kalimantan, Politeknik Negeri Banjarmasin (Poliban), dengan skor 2-4. Di laga terakhir untuk masing-masing tim ini, kedua tim bermain dengan tempo yang sedang. Baik Unnes maupun Telkom saling menyerang. Namun, hingga pertengahan waktu babak pertama, kedua tim belum mampu mengatasi kebuntuannya. Gol baru tercipta untuk Telkom pada menit ke-17 via sepakan Rizki (10). Semenit kemudian, Teguh (59) turut menambah perolehan gol untuk Telkom. Rizki kembali mencatatkan namanya pada menit ke-19 dan membawa Telkom menjauh menjadi 3-0. Di sisa waktu babak pertama ini, Unnes belum mampu mencetak satu gol pun. Babak pertama berakhir dengan keunggulan sementara Telkom 3-0 atas Unnes. Di menit awal babak kedua, Telkom sudah merepotkan pertahanan Unnes. Ahsanul Gibran (21) memecah pertahanan Unnes dengan sepakannya ke arah gawang yang berbuah gol untuk Telkom pada menit ke-25 dan mengubah skor menjadi 4-0. Rizki menjadi momok menakutkan bagi Unnes. Alhasil, Rizki kembali mencetak gol sekaligus mencetak hattrick dan membawa Telkom menjauh menjadi 5-0. Tak mau menjadi lumbung gol, Unnes mencoba memanas. Tim asal Semarang ini menggencarkan penyerangannya. Akhirnya, Unnes mampu memecahkan kekosongan skornya melalui tembakan Agung (8) pada menit ke-36. Di sisa waktu pertandingan, Agung kembali mampu memanfaatkan peluang pada menit ke-39. Namun, dua gol Agung tak bisa membantu Unnes lepas dari kekalahan. Laga terakhir LIMA Futsal Nationals 2017 pun ditutup dengan kemenangan Telkom dengan skor 5-2. Pelatih Telkom, Hasan Suaidi menjelaskan, bahwa kesempatan bermain di fase Nationals sangat membanggakan. Terlebih, bermain di fase Nationals akan menambah jam terbang pemain dan meningkatkan mental pemain. “Kami bermain lepas tanpa beban. Tadi kami sangat bermain santai. Ini merupakan kesempatan yang luar biasa bisa bermain hingga fase Nationals. Memang banyak yang harus dievaluasi, salah satunya mental pemain yang jam terbangnya masih sedikit,” kata Hasan.(pah/adt)

Menangi Derbi Bandung Dengan Skor 7-1, Unpad Mantapkan Posisi Di Pul Y LIMA Futsal Nationals 2017

Unpad (kiri) melawan Unpar (kanan)

Pertandingan lanjutan LIMA Futsal Nationals 2017 menampilkan derbi Bandung, Universitas Padjadjaran (Unpad) melawan Universitas Katolik Parahyangan (Unpar). Keduanya menduduki posisi ketiga dan keempat di klasemen Pul Y LIMA Futsal Nationals 2017. Laga yang digelar di Sports Center UIN Maliki Malang pada Selasa (24/10) ini berakhir dengan kemenangan tim putri Unpad 7-1 atas Unpar. Sayi Dati (7) membuka keunggulan Unpad melalui gol cepatnya pada menit keempat. Tak berselang lama, Sayi kembali mencetak gol kedua untuk Unpad dan merubah skor menjadi 2-0. Unpar yang belum dapat keluar dari tekanan Unpad masih harus bertahan. Unpad kembali menambah koleksi golnya pada menit ke-12 melalui sepakan Adis (9) membuat skor menjadi 3-0. Berselang satu menit, sang kapten, Leni Yuliani (10) turut menyumbang gol untuk Unpad. Skor 4-0 pun bertahan hingga babak pertama usai. Di babak kedua, Unpar mulai menunjukkan serangannya. Sang kapten Unpar, Maura (2), berhasil memecah kebuntuan untuk memperkecil ketinggalan 4-1. Hingga paruh waktu babak kedua, Unpad masih menyerang pertahanan Unpar. Akhirnya pada menit ke-30, Divani (19) mencetak gol kelima bagi Unpad. Divani kembali mencetak gol di menit akhir pertandingan. Gol tambahan di detik-detik terakhir oleh Sayi, yang menjadi hattrick-nya, menutup laga ini dengan keunggulan Unpad 7-1 atas Unpar. (pah/adt)

Trisakti Melenggang ke Semi Final LIMA Futsal Nationals 2017, Pasca Menumbangkan Point UBL

Pemain UBL (kanan) berusaha melewati pemain trisakti (kiri)

Laga penyisihan terakhir Pul X LIMA Futsal Nationals 2017 antara tim putri Universitas Trisakti (Usakti) Jakarta melawan Universitas Budi Luhur (UBL) Jakarta harus berakhir sama kuat dengan skor 2-2. Akhirnya Trisakti yang lolos ke semi final LIMA Futsal Nationals 2017. Laga yang digelar pada Selasa (24/10) di Sports Center UIN Maliki Malang, berjalan ketat. Usakti pada laga sebelumnya berhasil menahan imbang sang juara bertahan, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) dengan skor 1-1. Sementara, UBL meraih tiga poin pertamanya usai menang atas Universitas Negeri Surabaya (Unesa) dengan skor 6-1. Di klasemen, Usakti menduduki peringkat pertama, sedangkan UBL bertahan di peringkat ketiga. UBL berhasil mendominasi permainan di babak pertama. Sejak peluit awal dibunyikan, UBL sudah agresif menyerang. Sang kapten, Fitriya Hilda (10) menjadi motor serangan UBL. Beberapa kali sepakan para pemain UBL mengarah ke gawang. Namun hanya bisa membentur mistar. Akhirnya pada menit ke-12, assist Fitriya dieksekusi dengan baik oleh Rahajeng (8) untuk merubah papan skor menjadi 1-0. Usakti yang tertinggal, langsung membalas. Sepakan Hafidha (11) pada menit ke-13 membuat skor menjadi 1-1. Di menit ke-17, UBL kembali menciptakan selisih gol atas Usakti. Skor 2-1 untuk UBL bertahan hingga babak pertama usai. Di babak kedua, Usakti yang tertinggal terus menggencarkan serangannya. Kali ini, kedua tim bermain imbang 2-2 melalui sang kapten Usakti, Rika Mai (12) menjadi penyumbang gol kedua untuk Usakti. UBL berusaha membuat jarak, namun beberapa kali tendangan para pemain UBL dapat diatasi kiper Usakti. Hingga akhir pertandingan, UBL masih belum dapat menambah gol. Skor 2-2 pun bertahan hingga pertandingan usai. Dengan hasil imbang ini, Usakti berhasil mendapat tambahan satu poin di klasemen. Usakti telah mengumpulkan lima poin dari tiga laganya di babak penyisihan Pul X, dan mengantarkan mereka ke semi final LIMA Futsal Nationals 2017. “UBL sebenarnya bermain bagus tadi. Kemenangan kami karena kami bermain dengan motivasi dan doa. Di pertandingan tadi, kami lebih bermain di bawah, karena UBL lebih banyak menguasai bola. Kami sangat bersyukur bisa lolos ke semifinal. Ini semua berkat kerja keras para pemain,” ujar Syahroni, pelatih Usakti.(pah/adt)

Berhasil Hambat Ambisi Unisma Dengan Skor 3-1, Uninus Bandung Melenggang Masuk Semifinal

uninus vs unnisma

Universitas Islam Nusantara (Uninus) Bandung memperbesar peluang melaju semifinal usai menyapu bersih tiga laganya di Pul B. Di laga ketiganya ini, Uninus Bandung menang 3-1 atas Universitas Islam ’45 (Unisma) Bekasi. Dengan koleksi sembilan poin, Uninus Bandung menggeser Unisma dari puncak klasemen Pul B. Di babak pertama kedua kesebelasan bermain dengan penuh determinasi yang tinggi. Beberapa peluang berhasil diciptakan para pemain dari kedua tim. Namun, ketatnya permainan yang ditunjukan kedua tim belum mampu mengubah papan skor. Baru di menit akhir babak pertama, Obay Hasan Sobandi (19) memecah kebuntuan Uninus pada menit ke-17. Unisma belum mampu memanfaatkan sisa waktu babak pertama dengan baik. Kedudukan sementara 1-0 untuk Uninus hingga babak pertama berakhir. Di babak kedua, Uninus masih menekan pertahanan sang lawan. Gol cepat pada menit ke-23 yang diciptakan oleh Ridwan Kurniawan (7) menambah perolehan skor Uninus. Semenit kemudian, Dego (11) mempertebal pundi-pundi gol Uninus. Hingga pertengahan babak kedua, Uninus telah mengumpulkan tiga gol. Unisma masih berkutat dengan kekosongan skornya. Unisma mencoba menekan Uninus. Serangan terus dilancarkan Unisma di sisa waktu babak pertama. Pada akhirnya, Andri Caniago (5) memecah kebuntuan Unisma melalui sepakannya pada menit ke-38. Sisa dua menit belum mampu dimanfaatkan Unisma dengan baik. Pertandingan pun berakhir dengan keunggulan Uninus 3-1 atas Unisma. Pelatih Uninus Bandung, Riana Sapari mengatakan, peluangnya ke babak semi final masih terbuka. Meski, banyak kendala yang dialaminya, tetapi anak asuhnya mampu tampil dengan baik. “Saya bersyukur Uninus bisa sapu bersih di tiga laga kami. Dengan hasil pertadingan tadi, kami masih berpeluang ke semifinal. Walaupun tadi babak pertama kami sempat kesulitan, namun kami bangkit di babak kedua,” ujar Riana.(pah/adt)

Poliban Amankan Tiket Semi Final LIMA Futsal Nationals 2017

poliban vs ub

Wakil dari Kota Malang, Universitas Brawijaya berhadapan dengan tim dari conference debutan, Politeknik Negeri Banjarmasin (Poliban) pada penyisihan Pul A untuk menentukan siapa yang akan masuk semi final LIMA Futsal Nationals 2017, Senin (23/10) di Sports Center UIN Maliki Malang. Di laga sebelumnya, UB menang 5-2 atas Universitas Negeri Semarang. Poliban meraih poin penuh pada laganya melawan Universitas Telkom dengan skor 4-2. Jalannya pertandingan di babak pertama, Poliban telah menguasai jalannya pertandingan sejak babak pertama baru dimulai. Abdullah Hasan (4) langsung menyerang pertahanan UB pada menit keempat dengan golnya. Selang semenit kemudian, Hasan kembali menyarangkan tendangannya di gawang UB. Kedudukan sementara 2-0 untuk Poliban hingga pertengahan babak pertama. UB baru memanas di sisa waktu babak pertama. Serangan-serangan UB lebih digencarkan kembali oleh para pemain Malang ini. Akhirnya, pada menit ke-15, Ilham Romadhon (6) mencetak gol pertama untuk UB untuk memperkecil selisih skor dari Poliban. Skor sementara 2-1 untuk Poliban hingga turun minum. UB masih meningkatkan determinasi laga di babak kedua. Sebuah gol cepat sang kapten UB, Oka Mahendra (5) pada menit ke-22 berhasil menyeimbangkan kedudukan menjadi 2-2. Dua menit berselang, Oka kembali menyarangkan sepakannya di gawang Poliban. UB kini unggul sementara dengan tiga golnya. Tak mau kalah, Poliban menunjukkan ketangguhannya. Pada menit ke-28, Hafist (9) mampu menyamakan kedudukannya dengan UB. Tiga menit berselang, gol Hafist mempertegas keunggulan Poliban. Skor kini berbalik menjadi 4-3 untuk keunggulan Poliban. Serangan kian dipergiat UB. Namun, tak satu pun serangan UB berbuah gol. UB harus puas dengan tiga golnya hingga akhir laga. Skor masih bertahan 4-3 untuk Poliban di akhir pertandingan ini. Keunggulan Poliban mengantarkan wakil Kalimantan ini ke Semi Final LIMA Futsal Nationals 2017 dengan sembilan poinnya di klasemen Pul A. Pelatih Poliban, M Ali Watoni mengatakan, sangat bersyukur bisa meraih hasil maksimal dan berjalan sesuai target. “Kami sangat bersyukur bisa menang di laga penyisihan akhir ini. Permainan yang kami terapkan tadi yaitu bermain dengan konsentrasi dan bermain dengan sekuat tenaga kami. Target kami memang menang di laga ini agar bisa melaju semifnal,” ujar Ali.(pah/adt)

UNJ Pukul Telak Unpar Sembilan Gol Tanpa Balas Pada Laga Pembuka LIMA Futsal Nationals 2017

Tim Futsal UNJ Putri berhasil menang telak atas Unpar dengan hasil akhir 9-0.

Laga pembuka LIMA Futsal Nationals 2017 hari keenam, Senin (23/10), mempertemukan dua tim dari Pul Y, Universitas Katolik Parahyangan (Unpar) Bandung melawan Universitas Negeri Jakarta (UNJ). Ini merupakan laga kedua bagi kedua tim bertanding di Sports Center UIN Maliki Malang. Di klasemen, UNJ menempati posisi kedua dengan tiga poinnya, sementara Unpar masih harus bertahan di posisi terakhir klasemen. Para srikandi Bandung yang memperkuat Unpar di lini utama yaitu Maura Adisti (2), Ansheila Gabriela (13), Maria Putri (10), Tania Callista (7), serta Ghirza Al Ghaliyah (1). UNJ menurunkan Anggie Dewi (6), Mei Rina (18), Nur Fajria (14), Nurul Hidayati (17), serta Putri Zahrina (20) di lini utamanya. UNJ membuka laga pada menit pertama pertandingan babak pertama dengan gol dari Anggie (6). Pada menit keempat, gol susulan Octavia (10) menambah perolehan skor untuk UNJ menjadi 2-0. Masih di menit yang sama, Anggie kembali mencetak gol ketiga untuk UNJ. Di paruh waktu babak pertama, UNJ telah mengumpulkan tiga gol, sementara Unpar masih bertahan dengan kekosongannya. Pada menit ketujuh, UNJ dihadiahi sebuah gol bunuh diri dari pemain Unpar bernomor punggung 7, Maura. Gol bunuh diri tersebut menambah koleksi gol UNJ menjadi empat gol. Unpar berusaha keluar dari tekanan. Sesekali Unpar menembakkan bola ke arah gawang UNJ, namun masih dapat diatasi sang kiper. Pada menit ke-16, UNJ kembali mendapatkan sebuah gol dari sepakan Nur Fathiyyah (2). Kedudukan menjadi 5-0 untuk UNJ di babak pertama. Dominasi pertandingan paruh kedua masih dipegang UNJ. Diana Veronica (9) membuka babak kedua dengan sepakan cepatnya ke arah gawang Unpar pada menit ke-25. Pada menit ke-29, Sulastri (13) turut menambah pundi-pundi gol UNJ. Kali ini Unpar menyerang. Serangan-serangan Unpar beberapa kali ditembakkan ke arah gawang UNJ. Namun, penjagaan kiper UNJ yang ketat masih dapat membendung serangan Unpar. Skor sementara masih 7-0 untuk UNJ. Di paruh akhir babak kedua, UNJ kembali menyerang. Pada menit ke-31, Mei Rina (18) berhasil merobek jala Unpar. Gol susulan ditambahkan Astri (16) di menit akhir pertandingan. Kedudukan akhir menjadi 9-0 untuk UNJ. Hasil Laga pembuka LIMA Futsal Nationals 2017 ini mengantarkan UNJ menduduki peringkat pertama klasemen Pul Y. Asisten pelatih UNJ, Mikiyad Ahlansyah mengatakan, sebelum pertandingan anak asuhnya sudah di tekankan untuk bermain percaya diri. “Strategi yang tadi kami terapkan yaitu strategi dasar di futsal, 1-2-1. Tim Unpar tadi sudah bermain bagus dan bersemangat. Namun kami sudah percaya diri karena gol pertama kami di menit pertama,” ujar Mikiyad. (pah/adt)

Kemenangan Kedua Poliban Di LIMA Futsal Nationals 2017

poliban vs telkom

Politeknik Negeri Banjarmasin (Poliban) mendominasi pertandingan penutup LIMA Futsal Nationals hari kelima, Minggu (22/10) yang digelar di Sports Center UIN Maliki Malang. Poliban berhasil mengalahkan Universitas Telkom dengan kedudukan akhir 4-2. Tiga poin Poliban di LIMA Futsal Nationals 2017 ini mengantar mereka menduduki posisi kedua di klasemen Pul A. Di awal pertandingan digelar, Poliban sudah berhasil mencetak gol. Sepakan Abdullah Hasan (4) pada menit pertama membuka keunggulan Poliban. Dua menit berselang, gol susulan Andri Hidayatullah (5) mempertegas ketangguhan Poliban. Telkom langsung membalas. Pada menit keempat, Rizki (10) berbalik menyarangkan tendangannya di gawang Poliban. Skor 2-1 untuk Poliban. Serangan-serangan Poliban terus dilancarkan. Telkom berusaha keluar dari tekanan Poliban. Namun, para pemain asal Bandung ini belum mampu mengimbangi Poliban. Telkom harus kebobolan satu gol lagi dari sepakan Hafist (9) pada menit ke-13. Skor sementara menjadi 3-1. Hingga peluit akhir babak pertama dibunyikan, Telkom belum mampu menambah koleksi golnya. Skor 3-1 bertahan hingga turun minum. Di babak kedua, Telkom memanas. Hendri (66) menyumbang sebuah gol untuk Telkom pada menit ke-35. Namun Poliban langsung membalas. Dua menit berselang, Hafist kembali berhasil mencetak gol keduanya untuk Poliban Poliban Di LIMA Futsal Nationals 2017. Skor menjadi 4-2 untuk Poliban hingga akhir laga. Pelatih Poliban, M Ali Watoni mengatakan, fighting spirit anak asuhnya bisa menjadi modal untuk bisa ke semi final. “Kami selalu siap untuk bertanding. Tidak ada kata menyerah sebelum bertanding. Dengan kemenangan ini, kami masih berpeluang melaju ke semifinal. Semoga stamina para pemain kami bisa pulih untuk bertanding di laga terakhir besok melawan Universitas Brawijaya,” ujar Ali.(pah/adt)

Saat Uninus Paksa Unair Menyerah di LIMA Futsal Nationals 2017 Dengan Skor 2-0

uninus vs unair

Universitas Islam Nusantara (Uninus) Bandung meraih kemenangan di laga pertamanya menghadapi Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, pada pertandingan lanjutan LIMA Futsal Nationals 2017. Di babak penyisihan Pul B pada Kamis (19/10), Uninus berhasil kalahkan Unair dengan skor 2-0. Kedua tim tampak berimbang sejak awal pertandingan. Uninus berusaha menekan pertahanan Unair. Namun, hingga paruh waktu babak pertama, tim asal Bandung ini belum mampu mencetak satu gol pun. Unair pun bergantian menyerang pertahanan sang lawan. Akan tetapi, Uninus justru berhasil keluar dari tekanan Unair. Pada menit ke-18, Uninus menciptakan gol pertamanya melalui tendangan Deri (9). Skor menjadi 1-0 untuk Uninus di akhir babak pertama. Usai turun minum, kedua tim masih melakukan jual beli serangan. Di babak kedua, pertahanan Uninus pun mengetat. Tim asal Surabaya ini masih berusaha menembus pertahanan yang dibuat Unair. Alhasil, dua detik sebelum laga usai, gol M. Obay Hasan (19) untuk Uninus secara dramatis menutup laga ini. Pertandingan pun berakhir dengan kemenangan Uninus, 2-0. Pelatih Uninus, Riana Sapari menjelaskan, bahwa kunci kemenangannya adalah melihat kelemahan-kelemahan yang dimiliki pemain Unair dan berhasil dimanfaatkan dengan baik. “Sebelumnya, kami sudah pernah bertanding melawan Unair. Kami kalah di pertandingan sebelum ini. Namun kami mencoba bangkit di laga tadi. Kami telah melihat kelemahan-kelemahan para pemain Unair, lalu kami memanfaatkannya,” ujar Riana. (pah/adt)

Lagi-Lagi, Soccer Academy Asal Madrid SOXNA Jalin Kerjasama Dengan IDGEN Sepakbola Sosial Uni Papua FC

Presiden SOXNA Luis Alcina (Kedua dari kiri) saat moment penandatanganan MoU Dengan Harry Widjaja (Kedua dari kanan) selaku CEO IDGEN Sepakbola Sosial Uni Papua FC

SOXNA Soccer Academy sudah resmi bekerjasama dengan IDGEN Sepakbola Sosial Uni Papua FC untuk mengadakan program pelatihan dan turnamen sepakbola sosial pada tahun 2018 mendatang. Turnamen yang akan digelar di Jakarta ini, akan dilatih oleh pelatih asal Spanyol yang diturunkan langsung oleh SOXNA untuk melakukan coaching clinic pada 11 cabang IDGEN Uni Papua FC yang akan dilaksanakan pada waktu liburan sekolah. Tak hanya itu, satu perwakilan dari masing-masing cabang akan diberi kesempatan untuk berlatih di SOXNA Soccer Academy Madrid, Spanyol. Peserta yang dipilih adalah anak-anak yang telah dibina oleh IDGEN Sepakbola Sosial Uni Papua FC selama minimal 1 tahun. 11 daerah yang terpilih sebagai berikut: 1. Sorong (Papua Barat) 2. NTT 3. Bali 4. Probolinggo 5. Surabaya 6. Papua (Wamena/Puncak Jaya/Mamberamo Tengah) 7. Salatiga 8. Ungaran 9. Jakarta Rusun Flamboyan 10. Jakarta Rusun Cilincing 11. Jakarta Pulau 1000 Seperti yang dilansir pada kemenpora.go.id, Presiden SOXNA Luis Alcina, sempat berkunjung ke Indonesia pada Desember 2016 lalu, dan menyampaikan maksud untuk menindaklanjuti keinginan Menpora Imam Nahrowi yang pernah berkunjung ke SOXNA Soccer Centre, Spanyol. Dikatakan lebih lanjut bahwa mentri pemuda dan olahraga, Imam Nahrowi ingin mengembangkan sepakbola di Indonesia untuk prestasi yang lebih baik dan melatih sejak usia dini. “Kunjungan kami ke Indonesia ini merupakan kunjungan yang sangat penting bagi SOXNA, kami melihat potensi luar biasa di Indonesia, bakat sepakbola dan dukungan suporter yang luar biasa, mengalahkan di negara-negara Eropa saat ini” tutur Luis Menanggapi hal tersebut, Imam Nahrowi sangat antusias dan ia berharap dengan pelatihan dan pendidikan sepakbola dari SOXNA akan membantu para atlet untuk membawa nama Indonesia ke tingkat dunia. “Tentu saya sangat senang sekali, pemerintah Indonesia sangat mendukung program ini, harapan kita adalah dengan pendidikan dan pelatihan sejak usia dini akan bisa memunculkan bibit unggul dalam sepakbola negara kita, ” tuturnya.(put/adt)

Mengenal Lebih Dalam Tentang SOXNA Soccer Academy

Presiden SOXNA Luis Alcina (Kedua dari kiri) saat penandatanganan MoU dengan Harry Widjaja (Ketiga dari kiri) sebagai CEO IDGEN Sepakbola Sosial Uni Papua

Turnamen Indonesia11 IDGEN SOXNA 2018 merupakan turnamen sepakbola yang merupakan bentuk kerja sama antara IDGEN sepakbola sosial Uni Papua FC dengan SOXNA Soccer Academy. SOXNA Soccer Academy merupakan akademi sepakbola bergengsi dari Madrid, Spanyol yang telah menggunakan metode latihan berbasis teknologi modern. SOXNA sudah memiliki program kerjasama pembinaan dan pengembangan sepakbola dengan beberapa negara melalui Road Map pembinaan sepakbola. SOXNA mempunyai kurikulum sekolah sepakbola yang sangat terfokus dalam membangun sistem pembinaan sepakbola nasional yang berkelanjutan sehingga dapat menumbuhkan pemain muda yang dipersiapkan menjadi pemain tingkat dunia. Di Indonesia sendiri, SOXNA telah menjalin kerjasama dengan PSSI dan Kemenpora. SOXNA juga ikut serta dalam memberikan materi untuk penyusunan Road Map sepakbola Nasional di bawah kemenko PMK. SOXNA sebagai salah satu sponsor Football For Peace 2017 yang diadakan oleh IDGEN Uni Papua FC dan juga didukung oleh Kementerian Luar Negeri pada 20 – 22 Mei 2017 lalu.(put/adt)

Pertandingan Ketiga LIMA Futsal Nationals 2017, Unisma Menang Tipis atas UNY Dengan Skor 3-2

Unisma vs UNY

Pertandingan ketiga hari perdana gelaran LIMA Futsal Nationals 2017, Rabu (18/10), yang mempertemukan dua tim dari Pul B, Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) melawan Universitas Islam 45 (Unisma) Bekasi, berhasil dimenangkan Unisma dengan skor 3-2. UNY yang merupakan juara LIMA Futsal: Kaskus Central Java and Special Region of Yogyakarta Conference. Sedangkan, Unisma menduduki peringkat ketiga LIMA Futsal: Air Mineral Prim-A Greater Jakarta Conference. UNY memimpin laga di babak pertama. Serangan bertubi-tubi UNY sempat mendominasi pertandingan ini. Namun, ketatnya pertahanan Unisma belum mampu ditembus pemain UNY hingga paruh waktu babak pertama. Gol untuk UNY baru tercipta pada menit ke-14 melalui sepakan Ade Tri (3). Dua menit berselang, Unisma langsung membalas. Tembakan Teguh (12) berhasil menyeimbangkan kedudukan. Babak pertama ditutup dengan skor imbang 1-1. Teguh kembali mencetak sebuah gol untuk Unisma pada awal babak kedua. Setelah gol itu, Unisma lebih mendominasi permainan. Unisma berhasil menambah kembali pundi-pundi golnya melalui tendangan Andri (5) pada menit ke-24. UNY membalas. Sang kapten tim asal Yogyakarta, Dalmaji (9), berhasil mencetak gol kedua untuk UNY pada menit ke-31. Namun, gol sang kapten UNY belum mampu mengubah ketertinggalan timnya. Skor menjadi 3-2 untuk Unisma hingga akhir laga. Hasil tersebut menjadi penutup dalam pertandingan ketiga Laga perdana LIMA Futsal Nationals 2017. Pelatih Unisma, Fauzi Nursyamsudin mengatakan, bersyukur dengan meraih kemenangan di laga perdana. Ia menambahkan, pemainnya sempat kehilangan fokus tetapi dengan strategi yang baik dapat memenangkan pertandingan. “Di babak pertama kami masih fokus. Namun, di babak kedua kami sempat kehilangan fokus, sehingga kecolongan satu gol. Saya akui kedua tim ini bermain bagus. Namun, Alhamdulillah keberuntungan berpihak untuk Unisma. Strategi yang kami mainkan tadi sebenarnya dengan menerapkan pertahanan yang rapi dan memanfaatkan serangan balik,” ujarnya.(pah/adt)