Piala Resmi Pertiwi Digelar, Pencarian Atlet Muda Timnas Wanita Dimulai

Piala Resmi Pertiwi Digelar, Pencarian Atlet Muda Timnas Wanita Dimulai

Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, resmi membuka Piala Pertiwi 2021/2022 di lapangan Sabilulungan, Soreang, Kabupaten Bandung pada Jumat (18/3) pagi. Pada kesempatan ini Iriawan bersama Ketua Asosiasi Sepakbola Wanita Indonesia (ASBWI), Nadalsyah, secara simbolis melakukan kick off tendangan pertama sebelum laga antara Kalimantan Tengah kontra Bangka Belitung dimulai. Menurut pria yang kerap disapa Iwan Bule tersebut, Piala Pertiwi baru kembali diselenggarakan saat ini. Itu dikarenkan situasi pandemi COVID-19 di Indonesia. “Sudah lama kita tidak ada pertandingan Piala Pertiwi, karena memang situasi COVID-19. Terakhir itu bulan april 2019,” ujar Iwan kepada detikJabar, Jumat (18/3/2022). Iwan menjelaskan, dalam pembukaan kali ini, Piala Pertiwi diselenggarakan di tiga wilayah. Lokasinya ada di Kota dan Kabupaten Bandung. “Hari ini dibuka putaran nasional Piala Pertiwi. Kebetulan berada di wilayah Bandung, kota dan kabupaten. Ada di Lapangan Sabilulungan, Lapangan Progresif, dan Lapangan Sidolig,” jelasnya. Menurut Iwan, adanya Piala Pertiwi bisa menjadi salah satu cara dalam rangka pencarian pemain-pemain muda untuk membela Tim Nasional (Timnas). “Ini untuk pentingnya kita mencari talenta-talenta bibit-bibit muda yang akan kita ambil ke tim nasional. Kita sudah ada tim talent kepelatihan untuk melihat siapa-siapa yang bisa nanti di hire ke tim nasional,” ucapnya. Mengenai adakah pemain yang telah menjadi sorotan untuk Timnas, Iwan mengaku saat ini baru dua pertandingan. Sehingga, belum bisa disimpulkan. Namun, kata dia, nantinya ada tim pemandu bakat yang akan melaporkan hasil pengamatan kepada dirinya. “Iya kan baru dua pertandingan saat ini, satu lagi di Kota Bandung. Jadi ada timnya, insyaallah nanti ada laporan dari tim talent, untuk membawa beberapa pemain yang cukup bagus,” kata Iwan. Iwan sendiri menginkan setiap provinsi memiliki perwakilan pemain untuk bisa membela Timnas Indonesia. Oleh karena itu, ia berharap Piala Pertiwi bisa diselenggarakan di semua provinsi di Indonesia. “Nah, ini pentingya bergilir Piala Pertiwi di masing-masing provinsi. Memang sekarang baru 18 (provinsi), saya harapkan ke depan bisa semua provinsi. Kalau kita dua orang pemain dari setiap provinsi, itu sudah cukup sekali,” terangnya. Iwan pun berpesan kepada para atlet-atlet sepak bola, khususnya wanita agar bisa terus mengembangkan bakatnya. Sehingga, kelak mereka bisa menjadi pemain timnas. “Atlet terus berlatih, terus mengasah skill, mental, disiplin dan kemampuan yang ada, termasuk fisik. Kita lihat tadi pertandingan tim yang berbeda, memang di tim Babel banyak tim nasional, kan kelihatan. Tapi bukan berarti kalteng tidak bagus. Ini menjadi pengalaman buat tim kalteng jika bertemu tim kuat. Itu tadi pelatih bisa melihat apa-apa yang perlu dilakukan dalam pembinaan,” pungkasnya. Piala Pertiwi 2021-2022 mulai digelar di Bandung pada 18 Maret dan akan berlangsung hingga 28 Maret 2022. Terdapat 19 tim yang berpartisipasi setelah melalui kualifikasi di level Asosiasi Provinsi PSSI. Berlokasi di tiga tempat, 19 tim tersebut dibagi ke dalam empat group yang berbeda.

Piala Pertiwi Kembali Bergulir

Piala Pertiwi Kembali BergulirKetua Umum PSSI, Mochamad Iriawan bersyukur Piala Pertiwi 2021/2022 mulai bergulir pada Jumat (18/3). Ajang bergengsi sepak bola wanita ini akan berlangsung hingga 28 Maret mendatang di Bandung. Piala Pertiwi 2021/2022 diikuti 19 tim dibagi dalam empat grup. Sebelum mengikuti babak putaran nasional, 19 tim ini telah berjuang melewati fase Asosiasi Provinsi (Asprov). “Alhamdulillah berkat perjuangan dan kerja keras semuan pihak, PSSI dapat menggulirkan Piala Pertiwi tahun ini. Meski sempat vakum dan masih suasana pandemi covid-19, kita harus menggelar ajang ini demi pembinaan sepak bola wanita,” kata Iriawan saat jumpa wartawan seusai pertemuan seluruh tim peserta Piala Pertiwi di Hotel Verona Bandung, Kamis (17/3). Pada acara tersebut, Ketum PSSI didampingi oleh Wasekjen Maaike Ira Puspita, Ketua ASBWI Nadalsyah, dan Head of Sepak bola Wanita Papat Yunisal. “PSSI mengapresiasi pada tahun ini peserta Piala Pertiwi mengalami peningkatan dibanding tahun 2019. Semoga pertandingan berjalan lancar, sukses, aman dan tentunya akan muncul pemain-pemain handal untuk timnas wanita Indonesia,” tambah pria yang karap disapa Iwan Bule. Sementara itu, pada laga Jumat (18/3) besok akan ada delapan pertandingan yang tersaji Lapangan Sabilulungan Soreang dan Lapangan Progresif. Delapan laga tersebut yakni Jabar vs Papua, Kalteng vs Babel, Bengkulu vs Lampung, Sulsel vs Kaltim, DIY vs Goorontalo, Jatim vs NTB, DKI vs NTT, dan Banten vs Bali. Sementara itu sebelumnya tanggal 16 Maret 2022 lalu Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kaonang melepas keberangkatan tim sepak bola puteri BMIFA Kota Tangerang. “Masyarakat Kota Tangerang menaruh harapan kepada tim sepak bola puteri BMIFA semoga berhasil menjadi juara nasional. Di ajang Porprov Banten pun warga Kota Tangerang mengharapkan tim puteri kebanggaan ini mampu merebut medali emas,” ungkap Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Tangerang, Kaonang.

Timnas U-16 Indonesia Tuntaskan TC di Bulan Maret

Timnas U-16 Indonesia Tuntaskan TC di Bulan Maret

Tim Nasional Sepak Bola U-16 Indonesia telah mengakhir pemusatan latihan (Training Centre/TC) yang sudah dimulai dari hari Kamis tanggal 3 Maret 2022. Pada hari terakhir TC, mereka kembali menjalani internal game di Lapangan Latihan Jakarta International Stadium, Sabtu (12/3) lalu. Berakhirnya pemusatan latihan Tim U-16 Indonesia diapresiasi oleh Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan. Iriawan mengatakan selalu berkomunikasi khusus dengan pelatih tim Bima Sakti terkait kegiatan yang telah mereka lakukan. “Saya yakin para pemain yang akan dipanggil kembali adalah mereka yang sudah bekerja keras di tahap ini. Saya senang karena pemusatan Tim U-16 Indonesia lebih kompetitif, pelatih selalu berkomunikasi dengan saya mengenai semua hal, saya harap banyak muncul pemain-pemain hebat dari pemusatan latihan ini dan di masa yang akan datang, karena dari tim ini juga akan muncul pemain-pemain yang nantinya bisa memperkuat timnas Indonesia. Tentu peluang mereka untuk bermain untuk Indonesia semakin besar karena terpantau dari awal hingga tahap akhir ini,” kata Iriawan. Tak banyak gol yang terjadi di internal game kali ini, namun Bima Sakti mengakui banyak perkembangan yang sangat signifikan ditunjukkan oleh 34 pemain. “Mereka terus memperlihatkan peningkatan bermain sepak bolanya, pemahaman soal taktik dan perilaku mereka perlahan-lahan berubah dari awal TC hingga akhir,” buka Bima. “Seperti yang saya katakan di internal game sebelumnya, dengan kegiatan ini, saya dan tim pelatih bisa melihat langsung kemampuan mereka sesungguhnya di atas lapangan. Sekaligus melihat sejauh mana mereka menyerap dan memahami ilmu latihan yang kami berikan, dan juga menjadi penentuan di akhir TC ini bagi mereka, apa bisa lanjut untuk mengikuti TC berikutnya.” sambungnya. “Kami juga akan memantau pemain lagi di Piala Soeratin U-15. Disana nanti kami akan melihat talenta-talenta yang mungkin belum terpantau sebelumnya,” tambahnya. Indonesia tak pernah kehabisan pemain tengah atau sayap. Namun untuk striker, sedikit sekali melahirkan pemain dengan naluri tajam tipikal seorang striker. “Di tim ini InsyaaAllah ada banyak calon striker masa depan Indonesia, postur tubuhnya pun ideal, diatas 175 sampai 180 cm. Saya dan tim pelatih akan maksimalkan potensi pemain tersebut, agar tercipta striker masa depan Timnas Indonesia,” jelas Bima. Deretan striker itu adalah Femas Aprian Crespo, Muhammad Junino Saputra, Waliy Marifat dan Muhammad Yanuar Sanusi. Usai internal game, Bima memutuskan dua orang pemain terbaik dalam laga itu. Arjuna Tri Wahyudi dan Dirk Lukas Auri. “Dua pemain itu saya lihat sangat baik di internal game, mereka terus bergerak dan memainkan permainan terbaik mereka,” ucap Bima. Sementara itu, dua pemain yang dimaksud mengatakan, akan terus berusaha untuk bisa masuk tim. “Kami akan terus berjuang, karena impian kami tidak berhenti sampai disini, ingin memperkuat dan menjadi bagian Timnas sepak bola Indonesia masa mendatang,” kata keduanya. Usai TC ini, Bima mengungkapkan akan terus memantau pemain. “Usai ini kami akan lanjut mengadakan latihan virtual, seperti yang sudah kita lakukan sebelum-sebelumnya. Rencananya kami akan kembali menggelar TC di bulan April,” tutup Bima.

Menpora dan Ketum PSSI Resmikan Medical Center.

Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali bersama Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan meresmikan Medical Center PSSI di Gedung GBK Arena, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (14/3). Pada kesempatan ini juga hadir Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga, Chandra Bhakti, Sekjen PSSI Yunus Nusi, Wasekjen PSSI Maaike Ira Puspita, Direktur Teknik, Indra Sjafri, Direktur LIB Akhmad Hadian Lukita, dan Direktur GBK Rakhmadi Afif Kusumo. Peresmian medical center PSSI ditandai dengan pengguntingan pita. Iriawan menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Presiden RI Joko Widodo dan Menpora atas dukungan dan perhatiannya terhadap sepak bola Indonesia. “Terima kasih pak Menpora (Zainudin Amali) atas dukungan yang luar biasa dan meresmikan medical centre PSSI hari ini. Sehingga tentu ruangan ini sangat bermanfaat bagi para atlet karena memang alat-alatnya cukup canggih. Ini alat dari Australia dan Jerman yang kita ketahui kelasnya adalah dunia,” kata Iriawan. Pada saat acara peresmian, Menpora dan Ketum PSSI juga mengecek langsung alat-alat di medical center PSSI sembari dijelaskan oleh para dokter PSSI tentang kegunaannya. “Sepanjang sejarah berdirinya PSSI, ini kali pertama mempunyai medical centre. Tentu ini harus dimanfaatkan dengan baik, terutama untuk perawatan pemain yang mengalami cedera dapat ditangani disini. Apalagi PSSI mempunyai tim medis yang handal,” tambah Iriawan. Menpora, Zainudin Amali menambahkan keberadaan medical center ini merupakan salah satu bentuk sinergi antara pemerintah (Kemenpora) dan PSSI. “Saya kira sinergi antara PSSI dan pemerintah, teman-teman media sudah bisa lihat sekarang ini luar biasa, kita memberikan dukungan ,tetapi dukungan kita selalu sesuai aturan. Kita berharap ini akan bisa dimanfaatkan secara maksimal, dan pemerintah memberikan dukungan sepenuhnya terhadap keberadaan medical center. Selamat atas peresmian ini. Mudah-mudahan semakin baik prestasi olahraga kita pada umumnya dan khususnya sepak bola. Fasilitas ini bisa dimanfaatkan semaksimal termasuk para atlet kita“ kata Zainudin Amali. Menpora pun memberikan apresiasi kepada PSSI karena dinilai telah melakukan hal tersebut sesuai standar governance. Di samping itu, Menpora menyebutkan bahwa cabang olahraga sepak bola mendapat perhatian khusus dari Presiden Joko Widodo. Hal itu ditandai dengan adanya Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 3 Tahun 2019 tentang Percepatan Pembangunan Persepakbolaan Nasional. “Bapak Presiden menaruh perhatian besar terhadap olaharaga ini karena sekitar 73%- 75%% rakyat Indonesia sangat suka sepak bola. Sekarang saya melihat, PSSI masih berada di jalur dan track yang benar. Itu sebabnya pemerintah akan mendukung,’’ tutup Menpora. Sumber: www.pssi.org

Ini Dia Klub Sepakbola Yang Dipromosikan Ke Liga 2.

Liga 3 2022 semakin mendekati final. Beberapa tim terpaksa mengubur impian untuk berlaga dikasta yang lebih tinggi. Lalu tim mana sajakah yang mendapat promosi ke jenjang liga 2? Simak sampai selesai untuk mengetahui lebih lanjut. 16 tim telah mengakhiri petualangan mereka di babak 16 besar kompetisi Liga 3 putaran nasional. Delapan tim usai menjalani laga mereka hari Minggu (13/3) di Gresik dan Sidoarjo. Dua tim melaju ke babak semi final sedangkan empat tim berhak memegang tiket untuk bisa berlaga di Liga 2 musim depan. Karo United yang menjadi juara di Grup BB dan Mataram Utama yang menjadi pemimpin klasemen Grup DD berhak melanjutkan petualangan mereka ke babak semi final. Laga pertama hari ini dibuka dengan kemenangan tipis 2-1 Karo United atas Persikab Kab Bandung. Dua gol Karo dicetak oleh Muhammad Putra Agung menit ke-28’ dan 45’, sementara satu gol Persikab dicetak oleh Dwiki Mardiyanto pada menit ke-49’. Pertarungan keduanya berlangsung di Stadion Joko Samudro, Gresik. “Kita apresiasi anak-anak atas perjuangannya, mengejar target untuk liga 2 sudah berhasil, selanjutnya partai semi final, kemudian final dan menjadi juara,” kata pelatih Karo United, Suharto AD. Di pertandingan lain, Mataram Utama sukses menang besar 4-1 atas Persidago Gorontalo. Martua Sandeni Sidabutar membuka pesta gol Mataram Utama di menit ke-24’, kemudian Aruna Brama Siwi menit ke-33’, Lukman Yusuf Rahmawan menit ke-52’ dan Harry Kusuma Silaban menit ke-77’. Satu gol Persidago dicetak oleh Muh. Triyadi di menit ke-30’. “Hasil ini tidak lepas dari campur tangan Tuhan, kami semua mengucap syukur Alhamdulillah bisa ke Liga 2. InsyaaAllah kita akan terus memberikan yang terbaik untuk sepak bola Indonesia,” kata Asisten pelatih Mataram Utama, Johan Yoga. Kedua tim itu juga berhak mengantongi tiket untuk berlaga di Liga 2 musim depan. Mereka ditemani oleh Persikab sebagai runner up Grup BB dan Persegres Gresik sebagai perwakilan runner up Grup DD yang sukses menang 3-0 melawan PSGC Ciamis. Keempatnya, melengkapi slot delapan tim yang lolos ke Liga 2 musim depan, menyusul PSDS Deli Serdang, Putra Jombang, Deltras Sidoarjo dan Persipa Pati yang di satu hari sebelumnya sudah lebih dahulu memastikan diri ke Liga 2. Partai semi final Liga 3 putaran Nasional rencananya akan bergulir hari Sabtu tanggal 26 Maret 2022 dan Minggu, 27 Maret 2022. Sementara partai puncak, babak final akan terjadi di hari Rabu tanggal 30 Maret 2022. Hasil Pertandingan Match Day 6 Babak 16 Besar Liga 3 Minggu, 13 Maret 2022 Grup BB Karo United 2–1 Persikab Kab Bandung PS Siak 1–4 Serpong City FC Grup DD PSGC Ciamis 0–3 Persegres Gresik Persidago Gorontalo 1–4 Mataram Utama Daftar klub yang dipromosikan ke Liga 2: 1. Persipa Pati 2. Putra Delta Sidoarjo 3. Deltras Sidoarjo 4. PSDS Deli Serdang 5. Persikab Kab. Bandung 6. Karo United 7. Mataram Utama 8. Gresik United Sumber: www.pssi.org        

Ingin Melihat Karakter Pemain U-16 Jalani Psikotest

Bertempat di Hotel Mercure Batavia, Jakarta, Jumat (11/3). 34 pemain U-16 mengikuti psikotes disela-sela pemusatan latihan. Pengisi materi dalam kegiatan ini adalah Laksmiari Saraswati yang pernah menjadi psikolog bagi tim U-16 Indonesia masa Fakhri Husaini. Menurut Laksmiari Saraswati, proses psikotest ini bisa juga untuk mengenal sisi psikologis seorang pemain, “Dan juga membantu pelatih dalam perekrutan serta menantukan calon pemain di kemudian hari,” tuturnya. “Psikotes sifatnya sangat penting untuk mengetahui pola perilaku, pola pikir, serta karakteristik atau sifat seorang pemain sepak bola,” sambungnya. Pelatih Bima Sakti mengatakan tes ini adalah sebagai ajang untuk mengetahui karakter dan intelejensia seorang pemain. “Sebagai pelatih mungkin saya bisa memotivasi pemain. Akan tetapi, untuk membangun dan menjaga mental mereka, saya butuh bantuan dari psikolog yang mengisi kegiatan ini. Test ini juga untuk melihat karakter para pemain. Sebab sepak bola tak hanya bicara soal kemampuan fisik pemain, tapi intelejensia mereka pun harus kita ketahui.” kata Bima Sakti. “Dengan test ini saya dan tim pelatih jadi mengetahui sejauh mana tingkat kecerdasan pemain dalam menyerap latihan taktik (secara cepat) yang kami berikan. Saya harapkan nanti hasilnya semua baik, pemain melakukannya dengan tertib, dan semua pemain turut ikut menjalani test ini,” lanjutnya. Tim U-16 akan mengakhiri masa pemusatan latihan esok hari, Sabtu (12/3) pada latihan terakhir nanti, mereka mengadakan kembali internal game lalu setelah itu, tim dibubarkan. Sumber: www.pssi.org

BRI Liga 1 Mulai Gunakan Additional Assistant Referee

Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan meninjau pelaksanaan asisten wasit tambahan (additional assistant referee/AAR) saat laga lanjutan BRI Liga 1 2021/2022 antara Persela Lamongan dan Persikabo 1973 di Stadion I Wayan Dipta Gianyar, Bali, Rabu (9/3). Wasit tambahan ini adalah janji PSSI agar kompetisi berjalan menarik dan lebih adil. “Sudah ada penyegaran asisten wasit tambahan di Bali beberapa hari lalu yang diikuti 65 wasit,” kata Iriawan. Iriawan mengatakan para asisten wasit tambahan ini juga sudah melakukan praktik lapangan dengan memimpin laga uji coba Bali United Junior selama 4 kali. Dalam praktiknya di lapangan , asisten wasit tambahan ini dibekali alat getar yang ditempelkan di lengan atau tangan wasit utama dan asisten wasit tambahan. “Nah tugas asisten wasit tambahan ini memonitor apakah terjadi gol atau tidak gol. Setelah itu baru dikoordinasikan dengan wasit utama,” imbuh Iriawan. AAR ini pernah dipakai di beberapa kompetisi di Asia dan Eropa. Namun, di kompetisi Eropa kini sudah beralih ke VAR (Video Assistant Referee). “Ke depan Liga 1 juga akan memakai VAR. Biayanya memang mahal dan harus ada pelatihan. Sebelum ada VAR kita pakai yang AAR ini dulu,” tutup Iriawan.   Sumber: www.pssi.org

Jelang Piala Dunia U-20 Timnas Latihan Dengan Intensitas Tinggi

Pemain timnas Indonesia U-19 terus digojlok oleh pelatih pelatih Shin Tae-yong secara fisik. Para pemain berlatih dari mulai naik-turun tangga hingga skipping. Timnas U-19 saat ini melakukan persiapan menatap Piala Dunia U-20 2023. Mereka sudah melakukan pemusatan latihan (TC) di Jakarta sejak Rabu (2/3) lalu. Nantinya pada 11 Maret mendatang direncanakan, Garuda Muda akan terbang ke Korea Selatan. Sebelum berangkat ke Korsel, para pemain digojlok terlebih dahulu oleh pelatih. Mereka tampak dikuatkan fisik dan mentalitasnya karena dipersiapkan ke Piala Dunia. Hal itu diungkapkan oleh Alfriyanto Nico. “Menurut saya, latihan yang cukup tinggi buat daya tahan tubuh karena abis lari ke tangga itu ada skipping. Untuk sore ini, kami latihan lebih ke taktikal. Seperti passing dan bergerak, passing dan bergerak, mencari posisi,” ungkap Alfriyanto Nico. “Yang paling penting mental dan pikiran harus kuat. Semoga ke depannya para pemain dan saya juga bisa lebih membaik,” sambung dia. Pemain Persija Jakarta itu tak memungkiri, pola latihan di timnas U-19 dengan klub sangat berbeda. Saat berlatih bersama Shin Tae-yong, intensitasnya lebih tinggi. “Porsi latihan ini lebih ya karena ini persiapan jelang Piala Dunia. Makanya, coach Shin memberikan intensitas latihan yang tinggi untuk para pemain,” tutupnya. Sumber: www.pssi.org

Ketum PSSI Kecewa dengan Kinerja Wasit di Liga 3. Ancam Ambil Wasit dari Luar Negeri.

Buntut dari buruknya kinerja wasit Liga 3 dalam memimpin pertandingan akhirnya membuat PSSI mengadakan pertemuan virtual dengan wasit-wasit yang mendapatkan tugas untuk memimpin kompetisi Liga 3 babak 16 besar. Dalam pertemuan (08/03/2022) itu hadir Ketua Umum Mochamad Iriawan, Sekretaris Jenderal Yunus Nusi, wasit, dan asisten wasit. Arahan Ketum PSSI ini untuk merespons serta mengevaluasi kinerja wasit, seusai Liga 3 babak 16 besar yang telah bergulir dalam dua hari belakangan ini. Apalagi ada kesalahan-kesalahan yang berulang kali dilakukan oleh wasit saat memimpin laga. Terakhir saat wasit yang memimpin laga antara Farmel FC dan Persikota di mana ada keputusan wasit (Untung Santoso), asisten wasit pertama (Hidayat), dan asisten wasit kedua (Yulianto) yang menjadi kontroversial. Dalam pertandingan itu, Farmel menang 3-0 melawan Persikota Tangerang. Keputusan wasit yang menyatakan on side 2-4 meter dianggap off side. Demikian juga yang bukan takling tapi diberikan penalti. Dalam pertemuan itu, Iriawan mengaku kecewa kepada wasit-wasit tersebut. “Saya merasa terganggu dengan adanya masalah keputusan-keputusan kontroversial yang dibuat oleh para wasit yang bertugas. Bisa jadi opsinya saya mencari wasit-wasit lain dari luar negeri,” katanya. “Saya tidak ingin dicap ada permainan di dalam PSSI. Bisa berubah kalian? Saya berdarah-darah dan jatuh bangun membangun sepak bola yang sempat berhenti nyaris dua tahun.” Iriawan mengultimatum wasit-wasit ini untuk memperbaiki kinerjanya. “Saya mohon ini diperbaiki. Karena saya kecewa. Jadi maaf saya bicara keras. Bisa berubah atau tidak? Kalau tidak, tak usah jadi wasit, cari nafkah dan kerjaan lain. Ambil contoh Thoriq (Alkatiri), dia bisa menjadi contoh dan anutan bagi kalian,” tuturnya. Pria yang akrab disapa Iwan Bule itu juga meminta wasit melihat lagi video rekaman pertandingan antara Farmel dan Persikota. “Coba kalian lihat lagi video rekaman Farmel dan Persikota. Sekali lagi, kalian ditonton oleh ratusan juta pasang mata yang mencintai sepak bola Indonesia. Yang baik tingkatkan. Ke depannya jangan ada salah lagi. Apa yang terjadi dengan para wasit-wasit terkait keputusan kontroversial dampaknya bukan ke kalian saja, tapi kami, PSSI. Saya, Waketum, dan Sekjen, serta Exco,” ucapnya. Pada arahan terakhirnya Iriawan berkata, “Kalian para wasit harus punya integritas, memimpin dengan benar dan hati nurani jangan ada keberpihakan atau salah keputusan,” imbuhnya. Senada dengan Iriawan, Sekretaris Jenderal PSSI Yunus Nusi berharap kejadian seperti itu tidak terulang lagi. “Bisa jadi nanti orang-orang sudah tidak percaya dengan wasit-wasit Indonesia, dan kami bisa saja mengambil wasit-wasit dari luar negeri. Itu akan memicu wasit-wasit Indonesia untuk bisa lebih baik. “Nanti juga akan ada Piala Soeratin U-17, U-15 dan U-13, jangan sampai Anda merusak mimpi anak-anak itu dengan keputusan-keputusan yang salah. Semoga masih ada niat baik dari kawan-kawan untuk memimpin laga dengan baik dan semangat serta kemauan baik di laga-laga Liga 3 berikutnya,” tutupnya. Sumber: www.pssi.org

Wadahi Minat Bakat Anak-anak dan Remaja, Lembayung FC Gelar Internal Cup

Wadahi Minat Bakat Anak-anak dan Remaja, Lembayung FC Gelar Internal Cup

Berawal dari hobi soal sepak bola, anak-anak dan remaja Kampung Lembayung, Sendangguwo, Kedungmundu, Semarang, membentuk tim Lembayung FC. Tak hanya sebagai media penyaluran hobi saja, pengurus Lembayung FC juga menggelar mini turnamen yang digelar di The Arena Mini Soccer, Suratmo. General Manager Aripin sipit, sapaan akrabnya, mengatakan, Internal Lembayung Cup rencananya akan di adakan dua kali dalam setahun. “Internal Lembayung Cup yang pertama di bulan Maret ini kita bagi 3 tim, Lembayung A, Lembayung B dan lembayung C. Dan juara disabet oleh tim B, Runner Up Tim C, Dan peringkat ketiga Tim A,” ujarnya, Selasa 8 Maret 2022. Selain sebagai sarana penyaluran hobi, Aripin menambahkan, kegiatan yang digelar Lembayung FC juga sebagai ajang mencari bakat atlet khususnya untuk wilayah Lembayung. “Ke depan Lembayung FC, juga diharapkan mampu menerbitkan pemain profesional lewat jalur komunitas, yang muda kita dorong dan suport agar memiliki pengalaman, dan jam terbang tinggi,” terangnya.

Festival SSB Anak Satria Muda Cup ke-3 Resmi Digelar

Festival SSB Anak Satria Muda Cup ke-3 Resmi Digelar

Festival SSB Anak Satria Muda Cup ke-3 yang bertempat di Stadion Gelora Banjar Patroman Langensari, resmi digelar pada hari Minggu (6/3/2022). Acara ini secara resmi dibuka oleh Wakil Wali Kota Banjar, H. Nana Suryana, S.Pd. Kegiatan yang diikuti oleh 30 tim SSB dari Kota Banjar serta Kabupaten tetangga ini mempertandingkan dua Ketegori usia, yaitu U-10 dan U-12. Dalam kesempatan itu, Wakil Wali Kota menyambut baik digelarnya kegiatan tersebut. Kegiatan seperti ini sangat penting dalam upaya pembinaan bakat dan prestasi anak-anak. “Anak-anak sekarang sudah terbiasa dan tidak bisa lepas dari gadget, jika pemakaian gadget tidak terkontrol maka akan berdampak buruk pada tumbuh kembang anak,” terangnya. Lebih lanjut, Wakil Wali Kota mengharapkan melalui kegiatan ini anak-anak melupakan gadget dan beralih ke sepak bola. Selain itu, Wakil Wali Kota juga berharap dengan digelarnya event seperti ini akan melahirkan atlet-atlet sepakbola baru di Banjar. Menurutnya, banyak sekali potensi atlet di Kota Banjar yang belum tergali potensinya. “Saya meyakini, kedepan akan lahir atlet muda yang mampu berprestasi baik di level regional maupun nasional. Selamat bertanding, semoga para atlet dapat bermain sportif, karena sportivitas adalah kunci keberhasilan kita di masa yang akan datang,” ucap Wakil Wali Kota Banjar di akhir sambutannya.

Indra Sjafri Berbagi Ilmu Kepada Pesepak Bola Muda Kalteng

Indra Sjafri Berbagi Ilmu Kepada Pesepak Bola Muda Kalteng

Direktur Teknik Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Indra Sjafri, berbagi ilmu cara bermain sepak bola yang baik kepada warga dan pesepak bola di Kota Palangka Raya, Provinsi Kalimantan Tengah. “Saya sudah katakan kemarin bahwa talenta pemain muda di Palangka Raya ada, hanya saja perlu dikembangkan untuk meningkatkan kualitas bermainnya,” kata Indra Sjafri di Palangka Raya, Minggu. Ia menuturkan, selain pengembangan pemain muda di tentunya harus ada dukungan dari pelatih yang baik. Harapannya skill yang dimiliki pemain muda juga bisa dilakukan pembinaan oleh tim pelatih. Selain itu, lapangan untuk bermain sepak bola juga harus banyak sehingga perkembangan olahraga ini setiap tahunnya akan ada kemajuan dan melahirkan pemain-pemain muda berkualitas. “Asosiasi Provinsi (Asprov) di daerah ini juga harus mendukung, baik itu mengadakan kursus kepelatihan serta pengembangan lainnya agar kemajuan sepak bola di daerah ini berkembang,” ucapnya. Sebelumnya, Indra Sjafri pada Sabtu (5/3/2022) sore, yang sengaja didatangkan oleh klub sepak bola asal Kota Palangka Raya, Kameloh Putra Legend, menggelar coaching clinic di Lapangan Rajawali Sakti Mini Soccer Jalan Adonis Samad. Indra Sjafri dibantu asistennya Aldi memberikan teknik cara bermain bola yang benar. Salah satunya dari teknik dasar yakni passing bola. Setelah memberikan teknik dasar yakni passing bola akurat, mereka juga membagikan ilmu cara bermain dengan strategi dan inteligensi yang bagus saat berada di lapangan. Salah satunya bermain dari lini belakang, masuk ke bagian tengah hingga merangsak ke pertahanan lawan dan membuat gol. “Untuk dribbling dan passing sudah cukup bagus, hanya saja semua itu perlu diasah agar menjadi baik. Namun semua itu butuh proses,” ungkapnya. Mantan Pelatih Tim Nasional U-19 di era Evan Dimas Darmono dan U-22 Egy Maulana Vikri dan Witan Sulaiman itu berjanji akan memantau perkembangan sepak bola di Kalteng. Menurut dia, apabila hal tersebut terus dikembangkan setiap tahunnya, maka akan ada muncul talenta muda untuk menjadi pemain sepak bola profesional di kemudian hari.

Seleksi U-16 Diisi Internal Game

Sebanyak 34 orang calon pemain untuk mengisi tim U-16 Indonesia langsung menjalani internal game saat pemusatan latihan di lapangan latihan Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta, Sabtu (5/3). Untuk diketahui, mereka sudah berlatih bersama dan langsung dites fisiknya selama tiga hari oleh pelatih Bima Sakti. Tim dibagi menjadi tiga, dimana setiap pemain mendapat kesempatan untuk menunjukkan kemampuan teknik, fisik, taktik mereka secara langsung dalam permainan. Tak banyak gol dalam laga internal ini, namun keseriusan pemain sangat terlihat. “Hari ini kami langsung melakukan internal game. Kita memberikan waktu di dua hari sebelumnya bagi mereka untuk beradaptasi dengan metode latihan yang kami berikan,” buka Bima. Bima juga ingin memberikan kesempatan kepada semua pemain dalam pemusatan latihan sekaligus seleksi ini. “Dengan kegiatan hari ini, saya dan tim pelatih bisa melihat langsung kemampuan mereka sesungguhnya di atas lapangan. Sekaligus melihat sejauh mana mereka menyerap dan memahami ilmu latihan yang kami berikan,” tuturnya. Terakhir, Bima berharap para pemain yang dia seleksi ini semua bisa menjaga performanya. “Karena di pemusatan latihan bulan ini ada promosi dan degradasi, saya harap para pemain bisa selalu serius dan konsentrasi dalam menjalaninya. Saya juga berharap mereka bisa mengeluarkan kemampuan terbaiknya. Yang jelas, Piala AFF U-17 akan berlangsung akhir Juli, sehingga kami ada waktu untuk membentuk tim,” tutupnya.   Sumber: www.pssi.org    

Ketum PSSI Lepas Arhan Menuju ke Tokyo Verdy

Ketum PSSI Lepas Arhan Menuju ke Tokyo Verdy

PSSI mengadakan konferensi pers untuk Pratama Arhan yang akan berangkat menuju Tokyo dimana dia akan bermain dan berkarier di klub liga 2 Jepang, Tokyo Verdy, Jumat (4/3). Pemain yang bernama lengkap Pratama Arhan Alif Rifai, lahir di Blora, Jawa Tengah tanggal 21 Desember 2001, berposisi sebagai bek kiri, mengawali karir yuniornya di klub SSB Putra Mustika dan SSB Terang Bangsa, lalu ke PSIS Semarang. Dan kini bergabung untuk Tokyo Verdy. Pemain ini juga memulai debutnya di Tim U-19 Indonesia, lalu ke U-23 dan Timnas Indonesia dibawah pelatih kepala Shin Tae-yong. Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan, anggota Komite Eksekutif A.S Sukawijaya, Wakabayashi Direktur Informasi dan Kebudayaan, perwakilan dari Kedutaan Besar Jepang untuk Indonesia, dan Isomura selaku Atase Olahraga Kedubes Jepang untuk Indonesia, hadir untuk dalam acara tersebut sekaligus menghantarkan Arhan ke Jepang. Dalam sambutannya, Mochamad Iriawan mengatakan terima kasih kepada klub PSIS yang sudah konsentrasi di pembinaan usia muda, “Baik di Elite Pro Academy dan lainnya. Saya juga bangga, satu lagi pemain Indonesia dipanggil untuk bermain di luar negeri, di Jepang. Ternyata pemain kita bisa bermain di luar negeri, di Eropa, Korea dan Jepang,” buka Iriawan. “Kami di PSSI akan terus konsen di pembinaan usia muda. Itu juga keinginan kami agar sebanyak mungkin pemain kita bisa bermain di luar negeri. Saya bangga dengan Arhan, kamu bisa bermain di Tokyo,” lanjutnya. Iriawan juga berharap Arhan bisa main maksimal. “Selain itu juga harus jaga kesehatan dan bisa langsung beradaptasi dengan kultur, iklim dan budaya di Jepang. Mudah-mudahan Verdy bisa naik kasta ke Liga 1 atau J1. Saya juga berharap Arhan bisa menyerap ilmu sepak bola di Jepang,” jelasnya. Pria yang akrab dipanggil Iwan Bule itu juga menjelaskan, “Untuk diketahui, dahulu ada juga pemain sepak bola Indonesia yang pernah bermain di Liga Jepang. Alm. Ricky Yakobi, dia bermain untuk Matsuhita Elekctric FC (kini namanya Gamba Osaka). “Tapi, kiprah Ricky hanya berlangsung 6 bulan karena kesulitan beradaptasi dengan iklim di sana. Jepang kalau musim dingin, pasti pemain kita akan kesulitan. Itu sebabnya Arhan harus cepat beradaptasi jika ingin berhasil di sana,” tegas Iriawan. “Saya meyakini akan ada pemain Indonesia berikutnya bermain di Jepang atau luar negeri lainnya. Saya bangga dan saya dorong bahwa nantinya semakin banyak pemain Indonesia yang bermain di luar negeri. Kita lihat saja nanti, siapa pemain lain yang akan bermain di luar negeri,” lanjutnya. “Saya sangat berbahagia, mengantar Pratama Arhan dari PSIS ke Tokyo Verdy. Kami dari keluarga besar PSIS mengucapkan terima kasih, ini karena program-program PSSI yang dimulai dari kelompok usia muda (seperti Elite Pro Academy dan Soeratin) sampai Senior,” tutur A.S Sukawijaya. “Mudah-mudahan kedepannya akan muncul Pratama Arhan berikutnya. Tidak ada pemain di PSIS yang bisa selevel Arhan, tapi saya yakin banyak anak-anak pemain sepak bola yang akan terus berusaha untuk itu,” lanjutnya. Pratama Arhan yang akan menyiapkan diri untuk berangkat ke Tokyo mengatakan terima kasihnya kepada semua pihak terkait. “Terima kasih atas dukungannya. Saya akan menunjukkan yang terbaik dan bekerja keras di Tokyo Verdy,” ungkap Arhan. Terakhir, Wakabayasi, Direktur Informasi dan Kebudayaan (Kedubes Jepang di Indonesia) sebagai perwakilan dari Kedubes Jepang di Indonesia yang juga turut hadir menghantarkan Arhan ke Tokyo, juga mengucapkan Terima kasih. “Kepada PSSI saya ucapkan terima kasih, karena tanpa ada dukungan dan pembinaan, tidak mungkin ada pemain terbaik yang bisa bermain di Jepang. Saya sangat berkesan dengan keberanian Arhan, saya yakin dia akan bisa bermain dengan baik di Jepang,” ucapnya.

Asa Ronaldo Kwateh Bersama Tim U-19 Indonesia

Asa Ronaldo Kwateh Bersama Tim U-19 Indonesia

Ronaldo Kwateh bertekad untuk terpilih masuk Tim Nasional Sepak Bola Indonesia U-19 yang akan berlaga pada ajang Piala Dunia U-20 2023. Ia menyatakan bahwa kerja keras dan disiplin menjadi kunci sukses bersama Garuda Muda. Sebelum dipanggil memperkuat Garuda Muda, pemain Madura United itu bahkan sudah dipercaya debut di level senior. “Puji Tuhan bersyukur dipanggil lagi ke timnas U-19 untuk persiapan Piala Dunia. Semoga saya bisa latihan dengan baik dan jalankan program dengan baik, lalu bisa konsisten terus sampai Piala Dunia,” kata Ronaldo Kwateh. Ronaldo Kwateh bersyukur bisa terus mendapat kepercayaan pelatih Shin Tae-yong di berbagai level tim nasional. Ia berharap kemampuannya terus berkembang agar selalu mendapat tempat di Skuad Garuda. “Saya juga bersyukur bisa dipanggil semua kelompok usia di timnas. Semoga saya tak puas diri, dan berkembang ke depan,” tambahnya. Dalam waktu dekat, Garuda Muda akan menjalani training camp (TC) di Korea Selatan. Rencananya, skuad Garuda Muda akan berangkat pada pekan depan. Bukan hanya berlatih, namun ada uji tanding yang digelar seperti kemungkinan melawan Korea Selatan U-20. Saat ini pemain Garuda Muda digembleng dahulu di Jakarta. Bio Data Nama Lengkap: Ronaldo Joybera Kwateh Tempat, Tanggal lahir: Yogyakarta, 19 Oktober 2004 Tinggi badan: 180 cm Posisi Bermain: Penyerang/Sayap Kanan

Latihan Perdana U-19 Fokus Latihan Fisik

Tim U-19 Indonesia memulai latihan perdana pada pemusatan latihan di Stadion Madya, Jakarta, Rabu (2/3) sore. Latihan fisik menjadi menu latihan yang diberikan pelatih Shin Tae-yong pada kesempatan ini. Latihan ini dihadiri langsung Ketum PSSI, Mochamad Iriawan dan Menpora RI, Zainudin Amali. Selain itu juga hadir Sekjen Yunus Nusi dan Direktur Teknik Indra Sjafri. Latihan dimulai dengan lari berkeliling lapangan, setelah itu latihan fisik yang dipimpin oleh pelatih fisik, Shin Sang-gyu. Pelatih asal Korea Selatan tersebut memberikan latihan fisik dengan menu beep test yakni berlari dengan jarak 25 meter. Para pemain harus mendengarkan nada beep yang diputar dengan pengeras suara. Seperti diketahui beep test merupakan metode latihan untuk mengukur penyerapan maksimum oksigen dalam tubuh (VO2 max) dan kebugaran kardiovaskuler. “Jadi hari ini hanya cek fisik seperti apa dan mau lihat selama ini intensitas latihan pemain seperti apa. Kami juga sekaligus mau kumpulkan data ini sampai Piala Dunia U-20 2023,” kata Shin Tae-yong usai memimpin latihan. “Kita akan kumpulkan data untuk kembangkan fisik pemain juga. Tapi, kami tak bisa sebut siapa-siapa yang bagus hasilnya dan tidak. Ini masalah kemauan dari pemain juga,” tambahnya. Metode latihan ini mengharuskan pemain untuk berlari bolak-balik secara intens dengan jarak pendek. Usai menjalani latihan sprint, para pemain melanjutkan dengan latihan rondo. Shin Tae-yong menambahkan, banyak hal yang harus diperbaiki dari para pemain. Apalagi Indonesia akan bertanding di ajang top internasional macam Piala Dunia U-20 2023. “Jadi kami sedang siapkan roadmap agar kami bisa punya fisik mental kuat. Jadi memang ini kita lihat di latihan perdana ini. Bukan satu dua hal yang harus diperbaiki, tapi banyak sekali yang harus diperbaik. Mulai dari tadi yang dibicarakan dan lawan-lawan di Piala Dunia itu postur tubuhnya baik, jadi harus perkuat fisik dan mental,” pungkasnya. Sumber: www.pssi.org

Cyrus Margono Berminat Menjadi WNI

Duta Besar Republik Indonesia untuk Yunani Bebeb A.K. Nugraha Djundjunan berkunjung ke kantor PSSI hari ini (2/3). Kunjungan itu selain untuk silaturahmi juga ingin ngobrol ringan soal sepak bola. Dalam kunjungan itu, dari PSSI hadir Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan, Sekjen Yunus Nusi, Wasekjen Maaike Ira Puspita, dan Direktur Teknik Indra Sjafri. Bebeb memberitahukan jika ada pemain keturunan Indonesia yang kini menjadi warga negara Amerika Serikat bermain untuk klub Yunani, Panathinaikos B. Pemain itu bernama Cyrus Ashkon Margono. “Pemain ini berkeinginan menjadi Warga Negara Indonesia (WNI). Umurnya masih 20 tahun dan kini bermain di klub Panathinaikos B. Posisinya adalah kiper,” kata Bebeb. PSSI pun antusias. Sebab, pemain kelahiran 9 November 2001 dengan tinggi 190 cm ini memiliki prospek yang bagus jika bisa bergabung dengan tim U-23 maupun di timnas senior. “Saya berterima kasih atas masukan dari Duta Besar Indonesia untuk Yunani ini. Kami akan pelajari dulu terkait administrasinya dan lain-lain. Tetapi, ini masukan yang bagus bagi PSSI,” ujar Iriawan. Cyrus Margono mendapatkan darah keturunan Indonesia dari sang ayah. Sementara itu, ibunya berasal dari Iran. Namun demikian, pemain ini lahir dan besar di Amerika Serikat. Darah keturunan Indonesia bisa membuatnya menjadi bagian timnas Indonesia seperti halnya yang didapatkan oleh Elkan Baggott. Apalagi usianya belum menginjak 21 tahun. Cyrus Margono menyelami dunia sepak bola sejak usia empat tahun dan menimba ilmu di New York Soccer Club dan Met Oval Academy. Pada tahun 2015, dia sempat merasakan tempaan dari Inter Milan Academy selama dua pekan. Pada tahun 2019 dia bergabung dengan klub sepak bola Universitas Denver. Lalu tahun berikutnya, dia pindah ke Universitas Kentucky dan bergabung dengan klub universitas tersebut, UK Wildcats. Di UK Wildcats, potensinya tercium dan direkrut oleh klub Yunani, Panathinaikos, dalam kontrak tiga tahun. Akan tetapi, dia masih berada di Panathinaikos B dan berkompetisi di Super League B di Yunani.

34 Pemain Tim U-16 Disiapkan Untuk Pemusatan Latihan di Jakarta

34 Pemain Tim U-16 Disiapkan Untuk Pemusatan Latihan di Jakarta

Pelatih kepala tim U-16 Bima Sakti memanggil 34 pemain untuk melakukan pemusatan latihan, yang akan diadakan di Lapangan latihan Jakarta Internasional Stadium dimulai dari tanggal 2 hingga 12 Maret 2022. Pemusatan latihan ini juga sebagai persiapan untuk Piala AFF U-16 dan Kualifikasi Piala AFC U-17 tahun ini. Tim U-16 terakhir melakukan pemusatan latihan di Rabu 16 Juni 2021 dan akan sangat berbeda dari sebelumnya, karena saat itu ada 40 pemain yang ikut untuk sekaligus di seleksi oleh jajaran pelatih tim. “Alhamdulillah tim U-16 bisa kembali mengadakan pemusatan latihan, saya berharap kali ini bisa berjalan lancar, saya juga meminta para pelatih untuk melatih mereka dengan baik dan benar. Para pemain juga harus kerja keras, disiplin, fokus demi meningkatkan mental, skill, fisik, dan performa mereka selama pemusatan latihan,” kata Iriawan. Persija Jakarta dan Borneo FC menjadi penyumbang pemain terbanyak untuk tim ini. Enam pemain berasal dari Borneo FC dan delapan pemain dari Persija Jakarta. Sisanya dari tim-tim seperti Persib Bandung, Bali United, Bhayangkara FC, Madura United, PSS Sleman, Persita Tangerang dan PSM Makassar. Ada juga dari Asprov dan klub Fatto FC. Bima mengatakan bahwa pemanggilan pemain-pemain ini berdasarkan pemantauan tim pelatihnya saat Elite Pro Academy dan beberapa seleksi regional yang dilakukan oleh Asprov. “Alhamdulillah kami bersyukur, saya berterimakasih kepada Ketua Umum PSSI (Mochamad Iriawan) karena kami bisa melaksanakan pemusatan latihan di bulan Maret dan tahun ini. Kami semua akan mencapai tujuan untuk membentuk tim U-16 masa depan. Kami minta terus arahan dari Ketum untuk kelancaran dari seleksi,” jelas Bima. “Harapan saya, bisa membentuk tim U-16 yang kuat untuk persiapan turnamen-turnamen yang akan datang,” tutup Bima. 34 Pemain Pemusatan Latihan tim U-16 di Jakarta: 1. Steven Alexander Garcia – Asprov Bangka Belitung 2. M. Riski Afrisal – Non Klub 3. Dimas Dinanda – Non Klub 4. Komang Ananta Pramananda Putra – Bali United 5. I Komang Ananta Krisna Putra – Bali United 6. I Putu Harta Mahesa – Bali United 7. Andrika Fatir Rachman – Borneo FC 8. Ridzar Nurviat Subagia – Borneo FC 9. M. Ridho Al Ikhsan – Borneo FC 10. Narendra Tegar Islami – Borneo FC 11. Muhammad Yanuar Sanusi – Borneo FC 12. Muhammad Kafiatur Rizky – Borneo FC 13. Habil Akbar – Bhayangkara FC 14. Irvansyah Afanda – Bhayangkara FC 15. Fachri Alifarozi – Fatto FC 16. Andhika Putra Setiawan – Madura United 17. Muhammad Ihsan Kusuma – Persija Jakarta 18. Ibnu Yazid Al Mustaufiz – Persija Jakarta 19. Figo Dennis Saputrananto – Persija Jakarta 20. Muhammad Sultan Akbar – Persija Jakarta 21. Jehan Pahlevi – Persija Jakarta 22. Femas Aprian Crespo – Persija Jakarta 23. Waliy Marifat – Persija Jakarta 24. Seva Ditya Rangga – Persib Bandung 25. Muhammad Bagus Cahaya Islami – Persib Bandung 26. Zulkifli Lukmansyah – Persib Bandung 27. Rochmad Alvindo – Persebaya Surabaya 28. Muhammad Junino Saputra – Persita Tangerang 29. Yuniar Hanif Budi – PSS Sleman 30. Fadel Ahmad Arrafi – PSS Sleman 31. Achmad Zidan Arrosyid – PSS Sleman 32. Sulthan Zaky Pramana – PSM Makasar 33. Arjuna Tri Wahyudi – PSM Makasar 34. Dirk Lukas Auri – PPLP Papua

Mengenal Sosok Dibalik Akademi Persib Cimahi

Mengenal Sosok Dibalik Akademi Persib Cimahi

Akademi Persib Cimahi (APC) menunjukan keberhasilannya dalam membina pesepak bola muda. Salah satu contohnya Kakang Rudianto. Tidak hanya mampu menembus tim senior, Kakang Rudianto jebolan Akademi Persib Cimahi ini juga menjadi pilihan untuk program Garuda Select. Bahkan saat ini terpanggil timnas Indonesia U-19 menjalani training center (TC) di Korea Selatan untuk persiapan Piala Dunia U-20 2023. Keberhasilan Akademi Persib Cimahi ini tak lepas dari sosok Firman Hadillah. Dia tak pernah menyangka, kecintaannya kepada Persib dan kepeduliannya pada pembinaan sepak bola telah mengantarkannya menjadi salah satu sosok penting dalam berdirinya APC. Firman Hadillah yang ditawari manajemen Persib untuk membuat cabang Akademi Persib di Kota Cimahi pada 2018 silam ini berhasil melahirkan para pesepak bola muda handal dan berbakat, yang di antaranya Kakang Rudianto. “Awalnya saya coba bikin lapangan bola di atas lahan keluarga. Tujuannya biar anak-anak di lingkungan tempat saya tinggal punya fasilitas untuk belajar sepakbola,” ujar Firman Hadillah. Maka pada 2013 itulah berdiri sebuah lapangan bola yang saat ini menjadi tempat para siswa binaan APC merintis jalan menuju atlet profesional melalui sepak bola. Lapangan bola itu sendiri terletak di sebuah gang di wilayah Cigugur Tengah, Kecamatan Cimahi Tengah, Kota Cimahi. Dimana siswa akademi banyak yang berasal dari luar daerah dan berbagai latar belakang ekonomi. “Dulu saya tidak menyangka akan menjadi sebesar ini. Pembuatan lapangan sepak bola sendiri berangkat dari kesadaran bahwa tidak semua anak-anak memiliki daya dukung yang cukup untuk dapat belajar sepak bola secara layak,” lanjut Firman. Menurut Firman selain mencetak pesepak bola andal, tujuan lain dari Akademi Persib Cimahi adalah memberikan akses dan kesempatan belajar bagi anak-anak bertalenta sepak bola namun memiliki keterbatasan ekonomi untuk mewujudkan mimpinya. “Anak didik kami berasal dari banyak daerah. Tak jarang sebagian dari mereka juga berasal dari keluarga ekonomi lemah. Maka dari itu kami punya program kolaborasi dengan beberapa sekolah swasta untuk memfasilitasi pendidikan formalnya lewat jalur prestasi,” tambah Firman. Firman berharap APC dapat banyak melahirkan pesepak bola yang dapat berkontribusi terhadap tim nasional Indonesia. Firman juga berkeinginan agar APC dapat bekerjasama dengan pemerintah agar semakin banyak siswa binaannya terfasilitasi untuk mendapatkan pendidikan formal di sekolah negeri. “Kami di APC sangat menyadari bahwa karier seorang pesepak bola itu bisa sangat singkat. Maka kami berusaha mendorong agar siswa binaan kami tetap memiliki bekal pendidikan formal yang baik,” tutup Firman. Dihubungi secara terpisah Sekretaris Daerah Kota Cimahi, Dikdik S. Nugrahawan, S.Si., MM. menyampaikan rasa bangganya terhadap prestasi yang telah diukir Akademi Persib Cimahi juga apresiasi terhadap para pengurus APC yang telah berkontribusi dalam meningkatkan prestasi olahraga di daerahnya. “Akademi Persib Cimahi merupakan potensi yang sekiranya dapat dioptimalkan di dalam upaya kita untuk mengembangkan dunia olahraga di Kota Cimahi. Bagaimanapun juga kita harus bisa mewujudkan Kota Cimahi yang Maju, Agamis dan Berbudaya yang tentu tidak lepas dari peran semua stakeholder,” tutup Dikdik. Sumber: INILAHKORAN

40 Pemain Tim U-19 untuk Pemusatan Latihan di Korea Selatan

40 Pemain Tim U-19 untuk Pemusatan Latihan di Korea Selatan

Pelatih Shin Tae-yong memanggil 40 pemain tim U-19 Indonesia untuk mengikuti pemusatan latihan (TC) di Korea Selatan. TC di Negeri Ginseng sebagai persiapan mengikuti Piala Dunia U-20 2023 di Indonesia. Sebelum berangkat ke Korea Selatan, Marcelino Ferdinan dan kawan-kawan akan melakukan latihan di Jakarta mulai tanggal 2 Maret. Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan berharap para pemain dapat meningkatkan kemampuan di Korea Selatan. Selain berlatih, tim U-19 akan melakoni sejumlah uji coba termasuk rencana melawan tim U-20 Korea Selatan. “Para pemain harus kerja keras, disiplin, fokus demi meningkatkan mental, skill, fisik, dan performa mereka selama di Korea Selatan. TC di Korea Selatan merupakan rangkaian persiapan mengikuti Piala Dunia U-20 2023 mendatang,” kata Iriawan. Selama di Negeri Ginseng itu, pemain akan melakukan latih tanding di dua kota. Pertama di Gyeongsangbuk-do pada 13-24 Maret. Kemudian pada 24 Maret hingga 10 April di Daegu. 40 Pemain di Pemusatan Latihan tim U-19 di Korea Selatan: 1. Kadek Arel Priyatna – Bali United 2. Aditiya Daffa AI Haqi – Barito Putera 3. Alexandro Felix Kamuru – Barito Putera 4. Yogi Hermawan – Barito Putera 5. Arsa Ramadan Ahmad – Bhayangkara FC 6. Frezy AI Hudaifi – Bhayangkara FC 7. Muhammad Khakim AI Mukhasibi – Bhayangkara FC 8. Muhamad Faiz Maulana – Bina Taruna 9. Rabbani Tasnim Siddiq – Borneo FC 10. Ronaldo Joyberra R Junior – Madura United 11. Bramdani – Persebaya Surabaya 12. Marselino Ferdinan Philipus – Persebaya Surabaya 13. Barnabas Sobor – Persewangi Banyuwangi 14. Dimas Juliono Pamungkas – Persib Bandung 15. Ferdiansyah – Persib Bandung 16. Kakang Rudianto – Persib Bandung 17. Robi Darwis – Persib Bandung 18. Alfriyanto Nico Saputro – Persija Jakarta 19. Cahya Supriadi – Persija Jakarta 20. Muhammad Ferarri – Persija Jakarta 21. Radzky Syawal Ginting – Persija Jakarta 22. Raka Cahyana Rizky – Persija Jakarta 23. Razzaa Fachrezi Aziz – Persija Jakarta 24. Resa Aditya Nugraha – Persija Jakarta 25. Syukran Arabia Samual – Persija Jakarta 26. Indra Arya Perceka Wiguna – Persijap Jepara 27. Mikael Alfredo Tata – Persipura Jayapura 28. Subhan Fajri – Persiraja Banda Aceh 29. Aulia Ramadhan Lubis – Persis Solo 30. Marcell Januar Putra – Persis Solo 31. Erlangga Setyo Dwi Saputra – Persis Solo 32. Fillah Rohmatuloh Sesa – Persita Tangerang 33. Arkhan Fikri – PS Kwarta 34. Dimas Maulana – Persis Solo 35. Edgard Amping – PSM Makassar 36. Muhammad Rafli Asrul – PSM Makassar 37. Renaldi – PSM Makassar 38. Ricky Pratama – PSM Makassar 39. Ibnul Mubarak – PSM Makassar 40. Hokky Caraka Bintang Brilliant – PSS Sleman