Tim U-23 Indonesia Terus Matangkan Strategi

Tim U-23 Indonesia Terus Matangkan Strategi

Tim U-23 Indonesia menjalani latihan pematangan strategi di Lapangan B, Jakarta, Sabtu (1/5) malam. Pada latihan ini trio pemain yakni Egy Maulana Vikri, Witan Sulaeman, dan Saddil Ramdani sudah ikut bergabung. Latihan berlangsung selama kurang lebih dua jam dengan intensitas tinggi. Para pemain tampak bersemangat dan antusias mengikuti latihan dibawah instruksi pelatih Shin Tae-yong. “Hari ini, program latihan dengan intensitas tinggi. Dua hari ini intensitas tinggi. Ketika pindah ke Vietnam, fokus conditioning,” kata Shin Tae-yong. “Untuk kondisi (tiga) pemain tersebut baik, performa dan kondisinya,” sambung Shin Tae-yong. Namun dari ketiganya, Saddil Ramdani harus terus dijaga. Mengingat belum lama harus melakoni pertandingan bersama Sabah FC. Ada pun Witan Sulaeman dan Egy Maulana Vikri sudah lebih dahulu beristirahat. Keduanya sudah berada di Indonesia selama sepekan. “Mereka sudah dapat libur dan kondisinya baik. Untuk Saddil sebelumnya ada pertandingan, jadi perlu dikontrol agar kondisi tetap fit,” jelasnya. Garuda Muda juga terus terus membiasakan diri menggunakan bola resmi SEA Games 2021. Bola bermerek Dong Luc seri UHV 2.07 sudah dipergunakan sejak menjalani pemusatan latihan di Korea Selatan.

Dua Garuda Muda Ini Batal Tampil di SEA Games

Dua Garuda Muda Ini Batal Tampil di SEA Games

Pelatih Tim U-23 Indonesia, Shin Tae-yong resmi memilih 20 nama pemain untuk memperkuat Garuda Muda di ajang SEA Games 2021 yang dimulai dari tanggal 6 hingga 22 Mei mendatang. Namun, ada dua pemain yang urung tampil pada pesta olahraga se-Asia Tenggara tersebut. Ialah Pratama Arhan dan Ramai Rumakiek. Dua pesepakbola muda tersebut memiliki alasan masing-masing tidak tampil di SEA Games mendatang. Untuk Pratama Arhan yang bermain di Tokyo Verdy, Jepang, ia tidak bisa bergabung bersama Tim U-23 Indonesia pada ajang SEA Games 2021 karena ingin fokus bersama klubnya tersebut. Seperti diketahui, Pratama Arhan baru bergabung ke klub kontestan J-League 2 tersebut pada akhir Maret lalu. Ia pun masih belum memperoleh kesempatan bermain di klub tersebut. Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan memaklumi keputusannya tersebut. “Saya sudah berkomunikasi dengan Pratama Arhan dan memang dirinya harus fokus ke klub Tokyo Verdy karena dia baru saja bergabung dan membutuhkan waktu untuk beradaptasi,” kata Iriawan. “Arhan sebenarnya dibutuhkan oleh pelatih Shin Tae-yong demi target mendapatkan emas di SEA Games 2021. PSSI tetap mendukung kariernya di klub Tokyo Verdy, semoga event timnas selanjutnya Arhan bisa bergabung,” tambahnya. Sementa itu, Ramai Rumakiek tidak dapat tampil karena cedera adductor paha kiri dan otot yang dialaminya. Namun, kondisinya sudah berangsur membaik setelah ditangani oleh tim dokter dari PSSI. Hasilnya seperti dilaporkan Head of Medis PSSI Dokter Syarif Alwi kepada Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan. “Hari ini Rumakiek berada di Medical Centre PSSI untuk melakukan terapi sekaligus tes kemampuan otot. Apakah sudah layak berlatih atau belum. Hasilnya luar biasa. Sudah tidak ada keluhan apapun. Saya bersyukur Rumakiek cepat sembuh,” ujar Iriawan. Pemain Persipura Jayapura ini sejatinya akan diproyeksikan untuk mengikuti SEA Games Vietnam. Namun, karena saat itu cederanya belum sembuh yang bersangkutan gagal ikut ke Korea Selatan untuk mengikuti pemusatan latihan. Pelatih Shin Tae-yong pun akhirnya mencoret namanya. “Perjalanan Rumakiek masih panjang. Usianya masih 20 tahun dan bisa memperkuat timnas di event lainnya. Yang penting sekarang dia sembuh dulu,” imbuh Iriawan. Setelah diyatakan sembuh, Rumakiek akan kembali ke Papua dalam 1-2 hari ini. Sementara itu, untuk Saddil Ramdani, Asnawi Mangkualam, Egy Maulana, Elkan Baggott dan Witan Sulaeman dipastikan dapat bergabung bersama skuad Garuda Muda di SEA Games 2021.

Inilah Pasukan Timnas Sepakbola Indonesia di SEA Games 2021

Timnas U-23 Langsung Bentrok Lawan Vietnam di Laga Perdana SEA Games

Cabang sepak bola SEA Games 2021 akan dimainkan dari tanggal 6 hingga 22 Mei mendatang. Pelatih Tim U-23 Indonesia, Shin Tae-yong resmi memilih 20 nama pemain untuk memperkuat Garuda Muda di ajang SEA Games 2021. Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan mengatakan bahwa 20 pemain ini adalah pemain-pemain terbaik yang dipilih oleh pelatih Shin Tae-yong. “PSSI berharap tim U-23 Indonesia dapat meraih juara SEA Games 2021. Dengan materi ini serta selalu bekerja keras, disiplin dan fokus, PSSI yakin hal tersebut akan tercapai,” kata Iriawan. “Kami terus mendukung program pelatih pelatih Shin Tae-yong demi raihan prestasi timnas Indonesia. Setelah menjalani pemusatan latihan di Korea Selatan selama dua pekan, mereka semakin solid, kompak dan kuat,” tambahnya. Pada pemanggilan ini terdapat tiga pemain senior yakni Fachruddin Aryanto, Marc Klok, dan Ricky Kambuaya. Selain itu nama-nama pemain yang bermain di luar negeri juga dipanggil seperti Asnawi Mangkualam, Elkan Baggott, Egy Maulana, Witan Sulaeman, dan Saddil Ramdani. Sementara itu, terdapat sejumlah pemain debutan di Tim U-23 untuk ajang SEA Games yakni Ilham Rio Fahmi, Ronaldo Joybera, Marselino Ferdinan, Muhamad Ridwan, dan lain-lainnya. “Alhamdulillah saya bersyukur dapat masuk 20 pemain yang akan berlaga di SEA Games 2021. Saya bertekad memberikan kemampuan terbaik dan siap bekerja keras demi torehan emas Indonesia,” kata Ilham Rio Fahmi. Skuad Garuda Muda saat ini sudah berada di Jakarta, mereka akan menjalani latihan selama dua hari yakni tanggal 30 April dan 1 Mei di Lapangan B, Senayan. Selanjutnya Marc Klok dan kawan-kawan akan bertolak ke Vietnam pada Selasa (3/5) mendatang. Indonesia berada di grup A bersama tuan rumah Vietnam, Filipina, Timor Leste, dan Myanmar. 20 Pemain Indonsia di SEA Games 2021 1. Asnawi Mangkualam, Ansan Greeners 2. Egy Maulana, FK Senica 3. Witan Sulaeman, FK Senica 4. Elkan Baggott, Ipswich Town 5. Fachruddin Aryanto, Madura United 6. Ronaldo Joybera, Madura United 7. Muhammad Adi, Persik 8. Ernando Ari, Persebaya 9. Rizky Ridho, Persebaya 10. Rachmat Irianto, Persib 11. Marselino Ferdinan, Persebaya 12. Ricky Kambuaya, Persib 13. Marc Klok, Persib 14. Syahrian Abimanyu, Persija 15. Ilham Rio, Persija 16. Irfan Jauhari, Persis 17. Muhamad Ridwan, Persik 18. Firza Andika, Persija 19. Alfeandra Dewangga, PSIS 20. Saddil Ramdani, Sabah FC

Kalah Tipis, Garuda Muda Akui Keunggulan Tim Daejeon Citizen

Kalah Tipis, Garuda Muda Akui Keunggulan Tim Daejeon Citizen

Tim U-23 Indonesia harus mengakui keunggulan tim Daejeon Citizen dengan skor 2-3 pada laga uji coba di Daejon World Cup Stadium, Korea Selatan, Rabu (27/4). Dua gol Indonesia dicetak oleh Ricky Kambuaya pada menit ke’33 dan Irfan Jaya menit ke’76. Laga ini merupakan uji coba ketiga bagi skuad Garuda Muda, sebelumnya Marc Klok dan kawan-kawan kalah 0-2 dari Pohang Steelers (21/4) dan menang 4-2 atas Andong Science College (23/4). Pada babak pertama, Daejeon unggul 2-1 dan skor 3-2 menjadi hasil akhir pertandingan ini. Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan mengatakan bahwa kekalahan ini menjadi pelajaraan serta pengalaman berharga bagi Garuda Muda menuju SEA Games 2021 mendatang. “Kami tetap mengapresiasi perjuangan pemain yang sudah menjalani pemusatan latihan dan uji coba di Korea Selatan selama dua pekan ini. Saya harap pemain terus fokus, disiplin dan terus berjuang keras apalagi di SEA Games nanti PSSI menargetkan meraih emas,” kata Iriawan. “Setelah uji coba ini pelatih tentu sudah ada pilihan 20 pemain yang akan dibawa ke Vietnam. Yang jelas pemain yang terpilih merupakan pilihan pelatih dan PSSI siap mendukung penuh,” tambahnya. Selanjutnya seusai uji coba ini, Tim U-23 Indonesia akan kembali ke Indonesia pada Jumat (29/4). Seetelah itu mereka akan bertolak ke Vietnam pada tangggal 3 Mei untuk mengikuti SEA Games 2021. Pada ajang tersebut, Indonesia tergabung di Grup A bersama tuan rumah sekaligus juara bertahan Vietnam, Myanmar, Filipina, dan Timor Leste. Laga perdana Indonesia akan melawan Vietnam pada Jumat (6/5) mendatang.

Kabar Baik! Asnawi Sudah Gabung Bersama Garuda Muda

Kabar Baik! Asnawi Sudah Gabung Bersama Garuda Muda

Bek kanan andalan Tim U-23 Indonesia, Asnawi Mangkualam Bahar, sudah bergabung dalam pemusatan latihan (TC) skuad Garuda Muda. Bahkan, pemain Ansan Greeners FC itu sudah mengikuti sesi latihan Tim U-23 Indonesia di Daejeon World Cup Stadium, Selasa (26/4). Asnawi akan ikut dalam uji coba terakhir Tim U-23 Indonesia melawan Daejeon Hana Citizen di Stadion Distrik Suseong, Daegu, Rabu (27/4). “Intinya sangat senang bergabung di sini, walaupun gabung di uji coba terakhir melawan Daejon (Hana). Setelah itu, saya akan kembali ke Ansan (Greeners), baru tanggal 3 (Mei) bergabung dengan (Tim U-23) di Vietnam untuk SEA Games (2021),” kata Asnawi. “Besok uji coba saya main, sambil menunggu informasi (dari Ansan) bisa atau tidak gabung (ke Timnas) tanggal 3 (Mei). Jadi saya berikan yang terbaik untuk Indonesia,” ujarnya. “Mendapatkan hasil terbaik, tentu dengan kemenangan. Agar pemain percaya diri saat bertanding melawan Vietnam nanti di laga pembuka SEA Games. Dan tentunya agar semua pemain dalam motivasi yang bagus, setelah menjalani TC yang cukup lama di sini,” tambah pemain berumur 21 tahun tersebut. Di sisi lain, Asnawi juga bertekad memberikan yang terbaik untuk Tim U-23 Indonesia di SEA Games 2021 Vietnam. “Harapannya dapat medali emas. Ini SEA Games ketiga saya. Pertama, saya dapat perunggu (Malaysia 2017), lalu perak tahun 2019 kemarin (Filipina), dan semoga kali ini emas,” harap Asnawi. Di SEA Games 2021, Tim U-23 Indonesia tergabung di Grup A cabang olahraga sepak bola putra, bersama tuan rumah sekaligus juara bertahan Vietnam, Myanmar, Filipina, dan Timor Leste. Skuad Garuda Muda akan melawan Vietnam, pada laga perdana SEA Games 2021, 6 Mei mendatang.

Bantu Penyembuhan Ketua Umum PSSI Temui Ramai Rumakiek

Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan memberikan perhatian khusus kepada pemain sayap Timnas Indonesia, Ramai Rumakiek. Hal ini setelah pemain asal Papua tersebut mengalami cedera otot. Rumakiek pun didatangkan dari Jayapura, Papua pada Senin (25/4) untuk menjalani pengobatan hingga sembuh. Untuk itu, Ketum PSSI memberikan perintah kepada Head of Medis PSSI, Dokter Syarif Alwi untuk menangani hal ini. “Kami berharap Rumakiek dapat tampil di SEA Games mendatang. Semalam saya langsung melihat kondisi Rumakiek begitu dirinya tiba di Jakarta. Saya melihat semangat dia sangat luar biasa untuk sembuh,” kata Iriawan. Pada Selasa (26/4) ini, Rumakiek akan menjalani pengobatan di Rumah Sakit Royal Progress, Jakarta. Ia diharapkan tidak butuh waktu lama untuk sembuh dan segera bergabung bersama Garuda Muda. Seperti diketahui, Tim U-23 Indonesia sedang mengikuti pemusatan latihan (TC) di Korea Selatan untuk mengikuti SEA Games 2021 mendatang. Indonesia tergabung di grup A bersama tuan rumah Vietnam, Filipina, Timor Leste, dan Myanmar. Rahmat Irianto dan kawan-kawan akan menghadapi laga pertama pada tanggal 6 Mei mendatang melawan tuan rumah Vietnam.

Tim U-16 Indonesia Tuntaskan Pemusatan Latihan Bulan April

Tim U-16 Indonesia Tuntaskan Pemusatan Latihan Bulan April

Tim U-16 Indonesia telah menuntaskan pemusatan latihan (Training Centre-TC) yang sudah dimulai dari hari Jumat tanggal 15 April 2022 hingga hari Minggu ini tanggal 24 April 2022. Pada hari terakhir TC, mereka melakukan evaluasi pasca uji coba melawan tim Bandung Pro di Stadion Madya, Senayan, Jakarta, Sabtu (23/4). “Kita evaluasi dari hasil uji coba kemarin melawan tim Bandung Pro, hari ini memang kita sedikit menurunkan intensitas latihan, kita hanya circuit training saja, sekalian recovery training, tujuannya supaya para pemain masih bisa menjaga kebugaran mereka, tetap bisa menjaga konsentrasi mereka, saat melakukan sesi latihan tadi. Kita tutup dengan ball tennis,” ungkap pelatih kepala tim, Bima Sakti, Minggu (24/4). Adapun Bima memiliki catatan mengenai kekurangan apa yang masih dimiliki timnya usai mengadakan uji coba tersebut dan memperbaikinya. “Catat dari tim ini adalah mengenai mental mereka, saat kemarin uji coba dengan tim luar, itu agak sedikit berpengaruh terhadap mental mereka, dan mungkin kedepannya kita harus banyak uji coba dengan tim-tim luar lainnya. Karena selama ini, karena kondisi pandemi covid-19 kita hanya melakukan internal game. Kalau hanya melakukan itu, mereka sudah saling mengenal, mengerti, saling memahami satu sama lain, tetapi begitu lawan tim luar, mereka agak sedikit canggung,” jelasnya. Mengenai agenda TC berikutnya, mungkin akan dilaksanakan di bulan Juni. Itu disebabkan karena Bima Sakti mendapat kepercayaan oleh PSSI untuk memimpin tim U-19. “Rencana bulan depan akan ada TC lagi, road map kita memang ada TC, tapi kemungkinan akan ditunda, karena saya mendapatkan tugas untuk membawa dan mendampingi tim U-19 berlaga di turnamen Toulon,” tutur Bima. Bima juga mengungkapkan untuk TC kedepan dirinya akan lebih fokus dengan pemain yang sudah terbentuk dalam kerangka tim. “Kemungkinan akan saya ciutkan lagi pemainnya, sekarang ada 34 pemain, kita mungkin akan panggil 30 atau mungkin bisa kurang dari itu, karena kita harus sudah lebih fokus lagi untuk pemantapan tim, sebab juga dua turnamen yang akan datang sudah semakin dekat. Mulai dari bulan Juli nanti, sehingga kita harus mempersiapkan tim ini lebih baik. Jadi bisa dibilang ini sudah evaluasi pemain juga,” tegasnya. Sementara itu, berakhirnya pemusatan latihan Tim U-16 Indonesia diapresiasi oleh Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan. Iriawan mengatakan selalu berkomunikasi khusus dengan pelatih tim Bima Sakti terkait kegiatan yang telah mereka lakukan dan berharap bisa terbentuk tim U-16 yang kuat. “Saya yakin para pemain yang dipanggil adalah mereka yang sudah bekerja keras di tahap ini. Saya senang karena pemusatan Tim U-16 Indonesia lebih kompetitif, pelatih selalu berkomunikasi dengan saya mengenai semua hal, saya harap banyak muncul pemain-pemain hebat dari pemusatan latihan ini dan di masa yang akan datang, karena dari tim ini juga akan muncul pemain-pemain yang nantinya bisa memperkuat timnas Indonesia. Tentu peluang mereka untuk bermain untuk Indonesia semakin besar karena terpantau dari awal hingga tahap akhir ini,” kata Iriawan. Pemusatan latihan tim U-16 ini adalah sebagai persiapan untuk menghadapi Piala AFF U-16 dan Kualifikasi Piala AFC U-17 tahun ini.

Alami Progress Timnas U-16 Menang 4-1 Dalam Laga Uji Coba.

Laga uji coba berlangsung pada Sabtu (23/4) di stadion Madya, Jakarta. Anak-anak asuh pelatih Bima Sakti menang pada babak pertama 2-1, babak kedua 1-0 dan di babak ketiga, bermain imbang 1-1. Laga ini berjalan selama tiga babak, dimana satu babak berlangsung dalam kurun waktu 30 menit, dengan tiga tim U-16 yang berbeda. “Laga berlangsung tiga babak, karena kami ada 34 pemain, dan sebelumnya kami sudah berbicara dengan tim Bandung Pro, bahwa kita ingin mengadakan tiga sesi pertandingan, 30 menit kali tiga. Tujuannya adalah saya ingin memberikan kesempatan kepada semua pemain, tim pertama kedua dan ketiga tidak ada yang spesial, artinya mereka semua tetap sama cuma waktu kesempatannya yang berbeda-beda. Agar mereka bisa mencicipi bertanding dengan tim dari luar. Secara progres fisik, anak-anak ini sudah meningkat,” buka Bima menjelaskan. Usai laga Bima mengaku puas dengan permainan anak-anak asuhnya. Meski ini adalah uji coba pertama mereka dengan tim dari luar (karena biasanya tim hanya melakukan internal game). Mereka sudah mengalami kemajuan ke arah yang lebih baik. “Memang ini uji coba pertama kita dengan tim luar, biasanya kami adakan terus internal game. Ada beberapa pemain yang harus kita perbaiki, terutama masalah mental mereka, kadang mereka masih sering kehilangan bola, dan ada juga prinsip-prinsip yang harus mereka pahami adalah saat mereka bertahan, jangan terlalu sering membuat pelanggaran-pelanggaran yang tidak penting sebenarnya,” ungkap Bima. “Tetapi secara progres dari segi fisik, permainan, kemudian taktik, semuanya sudah meningkat,” sambungnya. Tim ini memiliki prospek yang bagus untuk masa depan, mereka akan mengakhiri TC bulan April dengan satu kali lagi mengadakan latihan di esok hari, Minggu (24/4).

Cedera Otot Dalam Ramai Rumakiek Terancam Gagal Membela Timnas U-23

Ramai Melvin Rumakiek tidak bisa mengikuti training camp U-23 di Korea Selatan. bintang muda dari Papua tersebut dikabarkan mengalami cedera otot dalam. Hal ini bisa menyebabkan Ramai Rumakiek tidak bisa membela Timnas U-23 pada SEA Games 2022 di Vietnam nanti. Hal ini ditindak lanjuti oleh Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan dengan memerintahkan dokter timnas  Indonesia Syarif Alwi untuk merawat Ramai Rumakiek di Jakarta sampai sembuh. ‘’Cedera Rumakiek harus diobati segera mungkin. Dia pernah berobat, tetapi belum juga sembuh. Itu sebabnya saya minta dia berobat di Jakarta sampai sembuh. Tenaganya sangat dibutuhkan di Vietnam,’’ ujar Iriawan. ‘’Kita akan bekerja semaksimal mungkin untuk menyembuhkan Rumakiek. Dia aset tim nasional. Usianya masih muda dan kariernya masih panjang. Semoga cepat sembuh dan bisa bergabung dengan pemain-pemain lainnya.’’ imbuh Iriawan. Ramai Rumakiek bermain pada posisi gelandang sayap kiri, bahkan bisa menjadi penyerang sayap, selalu tampil eksplosif saat memperkuat timnas Indonesia maupun Persipura. Itu sebabnya jika Rumakiek harus absen di Vietnam menjadi kerugian bagi tim U-23 Indonesia.

Massa Otot Kurang Atlet Tim U-16 Lakukan Latihan Weight Training

Setelah seminggu melakukan pemusatan latihan di Stadion Madya, Senayan Kamis (21/4) kemarin Tim U-16 mendapatkan latihan fisik di gym. Pelatih fisik tim, Gilang Ramadhan mengatakan kegiatan tersebut lanjutan dari hasil InBody test yang dilakukan tim sebelumnya di Medical Center PSSI, GBK Arena Jakarta, Selasa (19/4). “Kita melakukan weight training pertama, berdasarkan hasil dari InBody test mereka yang sebelumnya kita lakukan di Medical Center PSSI. Dari test itu ada beberapa pemain, sekitar hampir 70% pemain yang mempunyai kelebihan lemak di tubuhnya dan massa otot yang kurang, makanya kita lakukan weight training hingga selesai TC nanti,” ungkap Gilang. Gilang menyebutkan bahwa yang ditekankan dalam latihan weight training adalah bagaimana mereka bisa mengembangkan massa otot mereka. “Jadi kita mau lihat standarnya di usia 16 ini, terakhir kita lihat saat tim 16 (era coach Fakhri) melawan Australia yang masuk kualifikasi piala Asia dan piala dunia di Malaysia waktu itu, kita lihat dari postur tubuh kalah, trus massa otot juga kalah, badan mereka lebih besar dari pemain-pemain kita, makanya kita coba untuk mulai dari hal itu. Kita disini juga alat-alatnya di medical center PSSI benchmarknya dari Australia. Makanya kita coba untuk levelnya seperti Australia,” jelasnya. Menurutnya, secara keseluruhan kondisi pemain saat TC sangat baik. “Mereka produktif dan progresif semuanya. Karena kita sudah hampir seminggu mengadakan TC, kita selalu kontrol bagaimana kondisi fisik mereka, recovery mereka, latihan mereka, apa yang harus diberikan saat latihan TC mereka selama di bulan ini,” tuturnya. Terakhir Gilang mengungkapkan bahwa usai TC pemain tidak berdiam diri, mereka tetap diberikan latihan untuk mencapai target tubuh yang ideal. “Nanti sampai di rumah mereka kita berikan individual training secara virtual juga,” tutupnya.   Sumber: PSSI    

Timnas U-23 Menang Dalam Laga Uji Coba Lawan Andong University

Tim U-23 Indonesia mengawali penampilan apik dalam pelatnas plus serangkaian uji coba di Korea Selatan. Dalam laga uji coba pertama sore ini, Garuda Muda menang 4-2 atas Andong University di Haemaji Football Field. Di babak pertama skuad asuhan Shin Tae-yong unggul 2-1. Dua gol Indonesia dilesakkan Irfan Jaya menit ke-7 dan Muhamad Ridwan (21’) lewat tendangan penalti. Sedangkan gol Andong menit ke-33. Di babak kedua, Indonesia kembali menambah dua gol melalui Ronaldo Kwateh (88’) dan Irfan Jauhati (90’). Andong juga menambah satu gol menit ke-56. ‘’Saya terus mendapat laporan dari Shin Tae-yong dan Indra Sjafri soal perkembangan pemain. Saya senang pemain terus menunjukkan performa yang bagus. Saya pun senang tim U-23 bisa menang di uji coba pertama,’’ ujar Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan. Pada laga kedua, tim U-23 Indonesia akan melawan Pohang Steelers (23/4) dan Daejon Hana Citizen (27/4). Setelah laga uji coba melawan Daejon tim akan kembali dulu ke Jakarta sebelum bertolak ke Vietnam pada tangggal 3 atau 4 Mei untuk mengikuti SEA Gamas 2022. Tim U-23 Indonesia tergabung di Grup A. Indonesia akan menghadapi tuan rumah sekaligus juara bertahan Vietnam, Myanmar, Filipina, dan Timor Leste. Adapun SEA Games 2021 bakal berlangsung dari 12-23 Mei. Cabang olahraga sepak bola sudah dimulai sejak tanggal 6 Mei.   Sumber: PSSI

Persita Tangerang Umumkan Pelatih Baru Untuk Musim Depan

Hari Rabu 18 Maret 2022, Persita melalui media sosial resminya telah mengumumkan pelatih Persita di musim depan. Dia adalah Alfredo Vera, mantan pelatih Persipura di Liga 1 2021-2022. Pihak manajemen Persita meyakini Alfredo Vera akan membawa perubahan besar terhadap permainan Persita di musim depan. “Terima kasih sebesar-besarnya untuk kepercayaan penuh yang diberikan oleh manajemen Persita kepada saya untuk bisa melatih Persita di musim depan. Semoga kita bisa selalu bersinergi untuk menghasilkan hasil yang maksimal untuk Persita.” kata Alfredo Vera seperti dikutip dari situs resmi Persita Tangerang. Kiprah Alfredo Vera Sepak terjang Alfredo Vera di sepak bola nasional adalah pernah membawa Persipura juara ISCA 2016. Selain itu Alfredo Vera pernah melatih Persebaya di Liga 2 2017. Alfredo berhasil memenuhi target yang dibebankan kepadanya dengan membawa Persebaya meraih trofi kompetisi kasta kedua. Sumber: Persita Tangerang

Baggott Pemain Pertama Indonesia Tampil di Liga Profesional Inggris

Baggott Pemain Pertama Indonesia Tampil di Liga Profesional Inggris

Elkan Baggott mencatatkan namanya di buku sejarah sebagai orang Indonesia pertama yang bermain di sepak bola Liga Inggris usai dirinya mendapatkan debut bersama Ipswich Town. Sebagaimana diketahui, Elkan Baggott merupakan produk akademi Ipswich Town. Ia bahkan sudah mendapatkan kontrak profesional pertamanya di Inggris dari klub berjuluk The Tractor Boys tersebut. Tak berselang lama, bek berusia 19 tahun itu kemudian memantapkan diri menjadi Warga Negara Indonesia (WNI). Baggott juga sudah membela timnas senior ketika Piala AFF 2020 lalu. Meski sudah menjadi WNI, bek berpostur jangkung ini tetap melanjutkan kariernya di Inggris karena masih terikat kontrak hingga tahun 2023 mendatang. Sempat beberapa kali dipinjamkan, Baggott kemudian dipercaya memainkan banyak pertandingan di tim Ipswich Town U-23. Pemain yang lahir di Bangkok itu tampil impresif sehingga bisa promosi ke tim utama. 🇮🇩👏 Elkan Baggott will become the first ever Indonesian to play in English professional football this afternoon.#itfc pic.twitter.com/iq7q7IknFN — Ipswich Town (@IpswichTown) April 16, 2022 Elkan Baggott dipanggil ke tim utama karena stok bek yang dimiliki Ipswich Town menipis. Setelah beberapa kali masuk skuad tapi tak dimainkan, kini bek tengah timnas Indonesia ini menjadi starter. Pemain bertinggi 1,94 meter ini muncul jadi starting utama ketika Ipswich Town bertandang ke markas Rotherham United dalam lanjutan League One atau kasta ketiga Liga Inggris pada Sabtu (16/4/2022). Elkan Baggott tampil penuh 90 menit dalam laga tersebut. Hal itu kemudian membuatnya jadi pemain Indonesia pertama yang bermain di sepak bola profesional Inggris. Sementara itu, pertandingan antara Rotherham United melawan Ipswich Town berlangsung ketat. Sayangnya tuan rumah berhasil unggul tipis 1-0 dari tim Elkan Baggott. Hasil pertandingan itu membuat Rotherham United berada di ururtan ke-2 klasemen sementara League One. Sedangkan Ipswich Town tertahan di papan tengah atau urutan ke-10.

Timnas U-23 Adaptasi Cuaca Dingin Korea Selatan.

Garuda Muda tiba di Bandara Icheon, Sabtu (16/4) pagi hari waktu setempat. Setelah itu mereka melakukan perjalanan selama empat jam menuju kota Yeongdeok untuk melakukan TC. TC ini sendiri dilakukan sebagai bagian persiapan menatap SEA Games ke-31. Pemain sayap Tim U-23 Indonesia, Irfan Jaya mengaku perlu adaptasi di pemusatan latihan tim U-23 Indonesia (TC) di Korea Selatan. Dia mengaku masih membutuhkan adaptasi, terutama soal cuaca dingin di sana. Salah satu pemain senior yang dipanggil, Irfan Jaya, mengaku kondisinya belakangan membaik. Pelatih Shin Tae-yong pun memberikan sejumlah menu latihan dalam awal-awal TC tim U-23 Indonesia di sana. “Alhamdulillah kondisi semakin baik ya, kemarin kami baru sampai, lanjut latihan, sorenya kondisi makin baik. Tadi kami ada latihan joging di jalan, lalu sorenya ada latihan shadow, ada small game terakhir,” ungkap Irfan. Pemain Bali United itu mengaku, pada awal-awal TC ini salah satu yang jadi kesulitannya ialah soal cuaca. Maklum, cuaca Indonesia dengan Korsel berbeda jauh. Korsel boleh dibilang jauh lebih dingin. “Masih perlu adaptasi, di Indonesia panas di sini sangat dingin ya. Harapan saya TC kali ini lancar bisa banyak belajar persiapkan buat SEA Games nanti,” tutup dia. Rencananya, skuat Garuda Muda akan melakoni dua laga uji coba melawan Pohang Steelers (23 April) dan Daejeon Hana Citizen (27 April). Sumber: PSSI

Latihan Perdana U-16 Dibuka Dengan Recovery Training

Tim U-16 Indonesia telah memulai latihan perdananya untuk pemusatan latihan lanjutan di bulan April. Kegiatan tersebut dibuka dengan melakukan pemulihan fisik pemain, yang bertempat di Stadion Madya, Senayan, Jumat (15/4). Sebanyak 40 pemain mengikuti latihan dengan sangat antusias. Sebelum latihan dimulai, pelatih, ofisial dan beberapa pemain yang menjalankan ibadah puasa, terlebih dahulu membatalkan puasanya saat adzan Maghrib berkumandang, lalu mereka solat berjamaah dan kemudian memulai latihan. Latihan dipimpin oleh pelatih kepala tim, Bima Sakti. “Di latihan perdana, kita melakukan recovery training dan adaptasi bagi pemain, karena kemarin mereka sempat libur setelah TC di bulan Maret,” buka Bima. “Ada sebagian yang masih latihan di akademinya atau SSB masing-masing. Kita memberikan materi berbeda-beda seperti TC sebelumnya. Adaptasi dahulu di hari pertama, besok mungkin intensitas dan kerja kerasnya lebih meningkat lagi,” lanjutnya. Diakui oleh Bima, meskipun berpuasa, para pemainnya tetap semangat dan sangat antusias menjalani latihan malam itu. “Tidak ada kendala fisik meskipun banyak pemain yang puasa, antusias mereka luar biasa, karena kita buka puasa lebih dahulu sebelum latihan. Memang sangat berbeda kalau kita melakukan latihan sore dalam keadaan puasa. Hari ini lebih bersemangat. Besok saat latihan sore kita lihat apakah mereka bisa tetap menunjukkan kemampuan terbaiknya,” tegasnya. Selain latihan, tim ini nantinya akan menggelar beberapa internal game. “Rencananya kita akan melakukan internal game di tanggal 17 April, sekalian melihat sejauh mana kondisi mereka kemudian bagian penilaian juga, apakah pemain itu bisa lanjut atau dipulangkan,” tuturnya. Bima menuturkan kalau dari 40 pemain tersebut, ada sekitar 28 pemain dari TC bulan Maret, dan sisanya 12 pemain seleksi dari Piala Soeratin, Elite Pro Academy dan asprov-asprov. “Sebenarnya kami sudah ada kerangka timnya, hanya karena kemarin ada Piala Soeratin, kita memberikan kesempatan bagi pemain-pemain yang bermain di turnamen tersebut untuk diseleksi, apakah mereka bisa beradaptasi, atau bisa menyamakan performa dari pemain yang sudah ada, kita lihat nanti saat internal game,” ungkapnya.   Sumber: PSSI

SEA Games 2021. Timnas Futsal Putra Akan Berangkat ke Hanoi

Kemenpora, Tim Review, NOC, KONI, dan CdM Indonesia untuk SEA Games pada akhirnya memutuskan memberangkatkan timnas futsal putra Indonesia ke SEA Games, Hanoi, Vietnam. Keputusan ini diambil setelah Tim Review yang dipimpin oleh Prof Moch Asmawi beserta komisi Sport and Development NOC Indonesia dan KONI mereview ulang hasil tes fisik serta rekam jejak tim futsal putra di SEA Games. “Dalam rekomendasinya cabang olahraga yang sudah ditetapkan, baik DBON mau pun non DBON, akan ditambah satu cabang olahraga baru yaitu futsal putra. Itu hasil dari review,” kata CdM NOC Indonesia Ferry Yuniarto Kono. Rekam jejak prestasi timnas futsal diantaranya pernah menjadi juara di piala AFF 2010, empat kali runner-up termasuk pada turnamen tahun 2022 ini. CdM Tim Indonesia untuk SEA Games sekaligus sekjen NOC Indonesia Ferry Kono akan segera berkoordinasi dengan PSSI dan Federasi Futsal Indonesia (FFI). Dengan keputusan ini Indonesia akan mengikuti 32 cabor SEA Games Vietnam dimana futsal berada dalam nomor pertandingan sepakbola. Sumber: NOC

Tutup TC di Korea Selatan, STY Sebut Tim U-19 Mengalami Perkembangan

Tutup TC di Korea Selatan, STY Sebut Tim U-19 Mengalami Perkembangan

Tim U-19 Indonesia menutup pemusatan latihan di Korea Selatan dengan melakukan uji coba terakhir melawan Yeungnam University, dimana mereka harus mengakui kekalahan 1-3 pada laga yang berlangsung di Riverside Soccer Field, Rabu (13/4). Laga berlangsung dalam tiga babak, pada babak pertama tim kalah 0-2, babak kedua tidak ada gol, kemudian pada babak ketiga skor 1-1, dimana satu-satunya gol Garuda Nusantara dalam laga tersebut dicetak oleh Subhan Fajri melalui tendangan bebas. Ini adalah kali keduanya Marselino Ferdinan, dkk melawan Yeungnam. Sebelumnya mereka kalah 1-5. Namun menurut pelatih kepala tim U-19 Shin Tae-yong timnya sudah berkembang, setidaknya lebih baik dan tidak kalah lebih dari skor pada laga sebelumnya. “Secara skor memang kita kalah, dengan skor 1-3. Tetapi secara keselurahan pertandingan sangat baik, dan temponya juga semakin cepat, saya sangat senang ada perkembangan yang cukup signifikan dari para pemain,” kata Shin usai laga. Pada pemusatan latihan di Korea Selatan, tim banyak mendapat pelajaran dan melakukan beberapa kali uji coba. Mereka sudah melakoni sembilan kali laga uji coba selama TC di Korsel. Hasilnya, Tim U-19 Indonesia menang tiga kali, imbang satu kali, dan kalah enam kali. Kekalahan pertama dengan skor 1-5 ketika melawan Yeungnam University, kemudian kembali kalah 0-7 saat bertemu tim Korea Selatan U-19. Kemenangan pertama 2-1 akhirnya diraih kala melawan tim Daegu University, lalu kembali kalah 1-5 melawan Korea Selatan U-19, mereka juga kembali bermain imbang 2-2 melawan tim Gimcheon Sangmu FC. Tim U-19 kembali meraih kemenangan 2-0 dari tim Pohang Steelers FC U-19 dan kembali menang 2-1 saat bertemu tim Kyungil University, serta kekalahan 1-5 pada laga uji coba melawan tim senior Pohang Steelers FC. Shin Tae-yong mengungkapkan agenda berikutnya dari tim U-19. “Selanjutnya besok kita akan ke kota Seoul, dan lusa akan kembali ke Jakarta. Setelah itu ada agenda di tanggal 29 Mei 2022 ada Toulon Cup itu akan kita ikuti nanti,” ungkapnya. Terakhir dirinya juga berpesan dan memohon kepada para pendukung Garuda Nusantara untuk tetap mendukung tim ini, karena prospek tim ini kedepannya sangat bagus. “Tim U-19 ini fokus ke fisik dan dasar bagaimana bisa bermain bola dengan lebih baik. Jadi pastinya awal tahun depan tim ini akan jadi tim yang lebih kuat lagi, saya mohon fans dapat terus mendukung penuh tim ini,” tutupnya.

Sandy Walsh dan Jordi Amat Semakin Dekat Membela Indonesia

Anggota Komite Eksekutif PSSI Hasani Abdulgani dan utusan PSSI Hamdan Hamedan akhirnya bertemu dengan dua pemain keturunan Indonesia yang tengah bermain di Eropa, yakni Sandy Walsh dan Jordi Amat. Setelah sampai di Belanda pada beberapa hari lalu, Hasani dan Hamdan yang diberikan mandat oleh Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan langsung bergerak cepat bertemu dengan para pemain beserta keluarga mereka yang kini tengah berada di Belgia. Selain bertemu langsung dengan pemain yang rencananya akan dinaturalisasi, Hasani dan Hamedan juga membawa berkas-berkas yang harus ditandatangani oleh kedua pemain. “PSSI serius mengawal proses naturalisasi pemain yang sebelumnya sudah kami ajukan ke pemerintah sesuai dengan permintaan pelatih (Shin Tae-yong). Hasani dan Hamdan sudah bertemu mereka di sana dan memberikan perkembangan terkini setiap harinya. Hasilnya positif. Semoga mereka bisa cepat bergabung dengan timnas kita,” ujar Iriawan. Kondisi naturalisasi pemain saat ini masih dalam proses di Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Republik Indonesia karena menyangkut beberapa dokumen yang belum ditandatangani. Salah satunya, Kemenkumham membutuhkan surat pernyataan di atas materai jika kedua pemain ini siap melepas status kewarganegaraan mereka saat ini dan menjadi Warga Negara Indonesia (WNI). PSSI pun mengucapkan terima kasih atas perhatian dan bantuan Kemenkumham selama proses naturalisasi ini berproses. “Respons dari para pemain sangat positif dan senang. Dokumen yang memerlukan tanda tangan mereka pun sudah ditandatangi. Semoga proses naturalisasi ini bisa segera rampung dan bisa selesai secepat mungkin,” imbuh Iriawan. Selain Sandy Walsh dan Jordi Amat, terdapat satu nama lagi yang akan dinaturalisasi untuk timnas Indonesia, yakni Shayne Pattinama. Ketiga nama itu memang diajukan untuk dinaturalisasi atas permintaan Shin Tae-yong. Sumber: PSSI

Timnas U-19 Latihan Intensitas Tinggi

Kondisi Garuda Nusantara dikabarkan semakin membaik. Walau dua pemain mengalami cedera ringan pada pergelangan kaki yakni Kakang Rudianto dan Alex Kamuru. Seperti dilansir dari PSSI pelatih Shin Tae-Yong mengatakan kondisi anak asuhnya itu “Memang ada beberapa pemain yang cedera, tapi suasana tim baik, jadi memang ini adalah pemusatan latihan yang panjang jadi sepertinya latihan pemain fokusnya menurun, tapi saya akan berusaha untuk membuat agar para pemain bisa fokus sampai pertandingan terakhir dan bisa kembali bermain dengan baik,” jelas Shin. Garuda Nusantara sendiri akan melakukan uji coba terakhir melawan Tim B Senior Daegu FC pada tanggal 13 April 2022 pukul 15.00 waktu setempat. Jelang persiapan laga uji coba terakhir melawan tim B senior Daegu FC, tim U-19 Indonesia menggelar latihan dengan intesitas tinggi, baik saat latihan pagi dan sore hari di Lapangan Riverside Soccer field, Daegu, Korea Selatan (11/4). Pada latihan sore, pelatih timnas Shin Tae-yong kembali memberikan latihan organisasi tim yang kadang pemain Garuda Nusantara belum bisa melaksanakan intruksi dengan baik. Selain latihan organisasi, tim U-19 juga diberikan latihan finishing, baik itu shooting ball saat berhadapan langsung, maupun dikombinasikan dengan kemungkinan bola datang kepada pemain untuk bisa cetak gol. “Untuk latihan pagi hanya dasar-dasar saja, namun di latihan sore fokusnya di latihan taktik, dan gerakan-gerakan bagaimana bisa keluar dari pressing lawan,” katanya. Shin Tae-yong berharap pemain percaya diri saat menghadapi tim yang levelnya di atas mereka, dan bisa menjalankan semua instruksi yang dia berikan dengan baik saat pertandingan. “Saya ingin pemain melakukan permainan sesuai yang diinginkan pelatih. Kebiasaan pemain saat ini kalau bertemu dengan tim-tim yang lebih kuat dari kita, sudah takut di awal, dan tidak bisa bermain dengan kepercayaan diri yang tinggi. Jadi semoga saja di pertandingan nanti kepercayaan diri mereka meningkat dan bisa melakukan permainan yang kita mau,” tuturnya. Sumber: PSSI

Timnas Futsal Indonesia Runner-up Piala AFF Futsal 2022

Timnas Futsal Indonesia hanya menjadi runner-up Piala AFF Futsal 2022. Kepastian ini sesuai Sunny Rizky dan kawan-kawan harus mengakui keunggulan Thailand melalui drama adu penalti 3-5 pada laga Final di Stadion Indoor Huamark, Minggu (10/4). Sebelumnya kedua tim berbagi angka 2-2 hingga babak extra time. Pada pertandingan ini, dua gol Indonesia di waktu normal dicetak oleh Evan Soulimena menit ke-8 dan menit ke-24 oleh Andriansyah Runtuboy. Meski menjadi runner up, Indonesia sudah memastikan lolos ke putaran final Piala Asia Futsal 2022 di Kuwait. Selain itu, Muhammad Albagir juga menyabet penghargaan kiper terbaik turnamen ini. Seusai laga pelatih Indonesia, Mohammad Hashemzadeh mengatakan bahwa anak asuhnya sudah berjuang keras. Meski begitu kelengahan di menit-menit terakhir membuat bencana bagi timnya. “Mereka bermain sangat baik dan saya punya ekspektasi terhadap mereka semua. Tapi saya juga sedikit kecewa kepada para pemain tadi, karena kesalahan di menit akhir, dan itu waktu yang sangat sulit buat kami untuk bisa mengubah keadaan kembali,” kata Hashemzadeh. Meski begitu, Hashemzadeh mengaku senang dengan penampilan timnya yang sudah berusaha untuk mendapatkan kemenangan. Ia pun berharap kekalahan ini bisa membuat timnas futsal Indonesia tampil lebih baik lagi. “Tapi saya senang karena mereka sudah berjuang dan bermain dengan sangat baik. Semoga kedepan bisa lebih baik lagi,” pungkasnya. Sumber: PSSI