Kalah Dramatis, Timnas Futsal Indonesia Harus Puas di Posisi Dua

Timnas Futsal Indonesia

Kalah dalam drama adu penalti, Timnas Futsal Indonesia harus puas finis sebagai runner-up Piala Asia Futsal 2026. Garuda Asia takluk 4–5 setelah bermain imbang (5–5) sepanjang waktu normal dan babak tambahan. Indonesia pun dipaksa mengakui keunggulan Iran pada laga yang berlangsung di di Indonesia Arena, Kompleks Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Sabtu (7/2/2026). Sebelumnya, pertandingan langsung berjalan dalam tempo tinggi sejak menit awal. Iran membuka keunggulan lebih dulu melalui gol Tayebi. Namun respons Indonesia datang cepat. Reza Gunawan mencetak gol penyama kedudukan. Tim racikan pelatih Hector Souto Vazquez sempat berbalik unggul 3-1 lewat dua gol Israr Megantara. Meski, Iran sempat memperkecil ketertinggalan, babak pertama ditutup dengan skor 3-2 untuk keunggulan Indonesia. Di babak kedua, Iran tampil lebih agresif dan berhasil menyamakan kedudukan menjadi 3–3. Indonesia kembali memimpin lewat gol Samuel Eko yang membuat skor berubah menjadi 4–3. Tiga menit menjelang waktu normal berakhir, Iran mencetak gol penyeimbang untuk mengubah skor menjadi 4–4, sekaligus memaksa laga berlanjut ke babak tambahan. Pada babak tambahan pertama, kedua tim bermain lebih berhati-hati. Drama kembali terjadi di babak tambahan kedua. Israr Megantara mencetak gol ketiganya dan membawa Indonesia unggul 5–4 dua menit sebelum pertandingan usai. Namun keunggulan itu kembali sirna setelah Iran mencetak gol penyeimbang. Skor imbang bertahan hingga peluit akhir babak tambahan dibunyikan. Adu penalti pun menjadi penentu. Indonesia hanya mampu mencetak empat gol dari enam penendang, sementara Iran tampil efektif dengan memasukkan lima dari enam kesempatan. Hasil itu memastikan Iran keluar sebagai juara Piala Asia Futsal 2026, sementara Indonesia harus menerima posisi kedua.

AFC Futsal Asian Cup 2026: Indonesia Libas Korsel

Timnas Futsal Indonesia

Tim Nasional (Timnas) Futsal Indonesia mengawali laga perdana di grup A AFC Futsal Asian Cup Indonesia 2026 dengan gemilang. Bertanding di hadapan pendukung sendiri di Indonesia Arena, Jakarta, Skuad Garuda melibas Korea Selatan (Korsel) dengan skor telak 5-0 pada laga pembuka turnamen. Pertandingan yang dipimpin wasit Andrew Scott Best asal Australia. Sejak peluit awal dibunyikan, Indonesia langsung tampil menekan dan mendominasi jalannya pertandingan. Indonesia membuka keunggulan dengan cepat di babak pertama. Mochammad Iqbal Rahmattulah berhasil memecah kebuntuan, diikuti oleh gol dari Rio Pangestu Putra pada menit ke-11 yang menggandakan keunggulan. Hingga peluit turun minum berbunyi, Indonesia memimpin nyaman dengan skor 2-0. Memasuki babak kedua, intensitas serangan tuan rumah tidak mengendur. Mochammad Iqbal Rahmattulah kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-21, mengubah kedudukan menjadi 3-0. Tekanan bertubi-tubi dari Indonesia membuat pertahanan Korsel kewalahan. Israr Megantara memperlebar jarak menjadi 4-0 lewat golnya di menit ke-29. Pesta gol Indonesia akhirnya ditutup oleh Reza Gunawan yang mencetak gol kelima pada menit ke-37, memastikan kemenangan mutlak 5-0 bagi tuan rumah. Selain tajam di lini depan, Indonesia juga tampil sangat disiplin dalam bertahan. Tim asuhan pelatih Hector Souto ini hanya melakukan total 2 pelanggaran sepanjang pertandingan. Sebaliknya, Korsel yang kesulitan mengembangkan permainan harus melakukan total 6 pelanggaran dan menerima dua kartu kuning yang diberikan kepada Eom Jiyong pada menit ke-27 dan Kang Jukwang pada menit ke-38. Kemenangan ini menempatkan Indonesia pada posisi yang sangat positif di klasemen grup, sekaligus mengirimkan sinyal kuat kepada para pesaing di AFC Futsal Asian Cup 2026. Pada pertandingan terakhir fase grup A AFC Futsal Asian Cup 2026, Indonesia akan melawan Irak pada Sabtu, 31 Januari 2026.

Timnas Futsal Putri panggil 19 pemain untuk TC

Timnas Futsal Putri

Tim Nasional (Timnas) Futsal Putri Indonesia resmi memanggil 19 pemain yang akan mengikuti pemusatan latihan (training camp/TC) sebagai bagian dari persiapan menuju ASEAN Women’s Futsal Championship (WFC) 2026. Deputi Sekretaris Jenderal Federasi Futsal Indonesia (FFI), Frans Xaverius menyebut pemanggilan ini sebagai langkah awal strategis untuk membangun kesiapan tim secara menyeluruh. “Pemanggilan ini merupakan langkah awal strategis untuk mematangkan persiapan teknis, fisik, serta chemistry antarpemain guna meraih prestasi maksimal di kancah Asia Tenggara,” ujar Frans dalam pernyataan resminya yang diterima di Jakarta, Sabtu. Komposisi skuad Timnas Futsal Putri kali ini memadukan pemain berpengalaman dengan talenta muda potensial. Klub-klub yang berkompetisi di Liga Futsal Profesional Putri (WPFL) mendominasi daftar panggilan, dengan Kuda Laut Nusantara Angels menjadi penyumbang pemain terbanyak. Selain itu, pemain juga datang dari MSP FC, Kebumen Angels, hingga klub-klub berbasis universitas. Dari daftar tersebut, terdapat sejumlah pemain debutan, yakni Nizrina Fauziah Permana, Diana Nuraeni, dan Arlince Tuan. Ketiganya sebelumnya telah mengikuti program try out yang diselenggarakan oleh FFI dan dinilai layak untuk melangkah ke tahap pemusatan latihan. Frans Xaverius, yang juga menjabat sebagai Kepala Badan Tim Nasional FFI, berharap melalui pemusatan latihan ini tim pelatih dapat menyusun strategi terbaik sekaligus membangun mental juara para pemain. “Dengan persiapan yang matang, kami berharap Timnas Futsal Putri Indonesia mampu tampil kompetitif dan bersaing di level tertinggi pada ASEAN Women’s Futsal Championship 2026,” katanya. Berikut daftar lengkap pemain TC Timnas Futsal Putri: Penjaga Gawang Fitry Amelya (Kuda Laut Nusantara Angels) Sella Salsadila Agustin (Kebumen Angels) Riska Aprilia (Alive FC) Anchor Novita Murni Piranti (MSP FC) Diah Tri Lestari (MSP FC) Antika Asri Julaikah (Kebumen Angels) Nizrina Fauziah Permana (Universitas Pendidikan Indonesia) Flank Dhea Febrina Bangun (Netic FC) Fitri Rosdiana (MSP FC) Diana Nuraeni (STKIP) Asselah Terecita Lukuaka (Kuda Laut Nusantara Angels) Fitri Sundari (Kuda Laut Nusantara Angels) Marsya Aulia Nur Halisa (AFK Bandung) Quisepina Anastasia T. Olin (Kuda Laut Nusantara Angels) Ikeu Rosita (MSP FC) Pivot Nisma Francida Rusdiana (Alive FC) Agnes Matulapelwa (Netic FC) Insyafadya Salsabillah (Kuda Laut Nusantara Angels) Arlince Tuan (Universitas Negeri Jakarta)

Jakarta Tuan Rumah AFC Futsal Asian Cup 2026, Ini Dua Venue Resminya!

AFC Futsal Asian Cup 2026

Indonesia siap menjadi pusat perhatian futsal Asia. AFC Futsal Asian Cup 2026 akan digelar di Jakarta dengan menggunakan dua arena kelas dunia sebagai venue pertandingan. Turnamen futsal paling bergengsi di Asia itu dijadwalkan berlangsung pada 27 Januari hingga 7 Februari 2026. Sebanyak 16 negara akan ambil bagian, termasuk Timnas Futsal Indonesia yang berstatus sebagai tuan rumah. Untuk penyelenggaraan edisi kali ini, Indonesia menyiapkan dua venue dalam satu kota, yakni Jakarta. Berikut rincian dua arena resmi yang akan digunakan. 1. Indonesia Arena (Venue Utama) Kapasitas: 16.500 penonton Lokasi: Blok 10, Kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta Pusat Indonesia Arena menjadi venue utama dengan kapasitas terbesar. Arena indoor ini direncanakan digunakan untuk sejumlah laga penting selama turnamen, termasuk pertandingan pembuka dan laga puncak. 2. Jakarta International Velodrome Kapasitas: 8.500 penonton Lokasi: Jalan Balap Sepeda No. 35, Rawamangun, Kecamatan Pulo Gadung, Jakarta Timur Jakarta International Velodrome turut dipastikan menjadi lokasi pertandingan. Arena ikonik peninggalan Asian Games 2018 tersebut telah disesuaikan dengan standar internasional AFC untuk menggelar laga futsal. Indonesia sendiri akan berlaga dari grup A bersama Irak, Kirgiztan dan Korea Selatan. Pertandingan pertama Timnas Indonesia akan berlangsung pada tanggal 27 Januari 2026 melawan Korea Selatan. Info Tiket dan Penyiaran Mengutip unggahan resmi Instagram @federasifutsal_id, tiket AFC Futsal Asian Cup 2026 mulai dapat dibeli Senin (12/1/2026) melalui situs resmi AFC di the-afc.com. Bagi penonton yang tidak bisa hadir langsung di arena, pertandingan AFC Futsal Asian Cup 2026 dapat disaksikan melalui siaran MNCTV serta layanan streaming Vision+ dan platform resmi lainnya. Sumber: Detiksport

Piala AFF Futsal U-19 2025: Indonesia Raih Runner Up

Tim Nasional Futsal U19 Indonesia

Tim Nasional Futsal U19 Indonesia mencatatkan prestasi membanggakan dengan meraih posisi runner up pada ajang ASEAN U19 Boy’s Futsal Championship 2025 yang diselenggarakan di Nonthaburi, Thailand. Pencapaian ini menjadi bukti nyata perkembangan positif futsal usia muda Indonesia di tingkat regional. Skuad Garuda Muda yang diasuh oleh pelatih kepala Naim Hamid Salim berhasil melangkah hingga babak final turnamen setelah melalui pertandingan-pertandingan ketat di fase grup dan knockout. Perjalanan tim Indonesia di turnamen ini menunjukkan peningkatan kualitas permainan dan mental bertanding para pemain muda. Laga Final yang ketat pada pertandingan final yang digelar di Nonthaburi, Thailand, Tim Nasional Futsal U19 Indonesia harus mengakui keunggulan tuan rumah Thailand dengan skor akhir 1-3. Meskipun kalah, penampilan skuad Indonesia mendapat apresiasi tinggi atas perjuangan dan permainan yang ditampilkan sepanjang turnamen. Laga final berlangsung dengan intensitas tinggi di mana kedua tim saling menyerang untuk meraih gelar juara. Tim Indonesia sempat mencetak satu gol balasan, namun Thailand yang bermain di hadapan pendukung sendiri mampu mempertahankan keunggulan hingga peluit akhir. Pencapaian posisi runner up tidak terlepas dari performa konsisten yang ditunjukkan Tim Nasional Futsal U19 Indonesia sejak fase grup hingga semifinal. Para pemain muda Indonesia menampilkan permainan solid dengan kombinasi taktik yang matang dan semangat juang tinggi di setiap pertandingan. Naim Hamid Salim sebagai pelatih kepala berhasil memaksimalkan potensi para pemain dan menerapkan strategi yang efektif dalam menghadapi berbagai lawan di turnamen ini. Pengalaman bertanding di level regional menjadi pembelajaran berharga bagi perkembangan para pemain muda Indonesia. Prestasi yang membanggakan Meraih posisi runner up dalam ASEAN U19 Boy’s Futsal Championship 2025 merupakan prestasi yang patut dibanggakan. Turnamen tingkat regional ini mempertemukan tim-tim terbaik futsal usia muda dari negara-negara Asia Tenggara, sehingga kompetisinya sangat ketat dan berkualitas tinggi. Pencapaian ini menunjukkan bahwa program pembinaan usia muda futsal Indonesia mulai membuahkan hasil positif. Para pemain U19 yang tampil di turnamen ini diharapkan dapat menjadi bibit-bibit unggul untuk memperkuat Tim Nasional Futsal Indonesia di masa mendatang. Kekalahan di partai final menjadi pelajaran berharga bagi Tim Nasional Futsal U19 Indonesia. Thailand yang tampil sebagai juara menunjukkan kematangan bermain dan konsistensi yang perlu terus dipelajari dan ditingkatkan oleh skuad Indonesia. Pengalaman bertanding di turnamen internasional dan menghadapi tekanan di partai final akan menjadi bekal penting bagi para pemain muda Indonesia dalam mengembangkan karier futsal mereka ke depan. Apresiasi dan Dukungan Head Coach Timnas U19 Indonesia, Naim Hamid Salim memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh pemain dan staf pelatih yang telah berjuang maksimal di ASEAN U19 Boy’s Futsal Championship 2025. “Secara permainan, kita masih dapat mengimbangi Tim Nasional Thailand. Buat saya Tim Nasional Indonesia masih dalam proses, mereka masih harus belajar lagi. Tapi, sejauh ini perjuangan yang luar biasa. Kami sangat mengapresiasi perjuangan pemain dalam laga kali ini, mereka sudah melakukan apa yang harus dilakukan. Pesan saya buat para pemain, jaga kondisi, tetap latihan terus. Jaga performa kalian untuk terus berkembang!” pungkasnya. Pencapaian Tim Nasional Futsal U19 Indonesia di turnamen ASEAN ini memberikan optimisme terhadap masa depan futsal Indonesia. Para pemain muda yang telah merasakan pengalaman bertanding di level internasional diharapkan dapat terus berkembang dan menjadi tulang punggung Tim Nasional senior di masa mendatang.

Piala AFF Futsal U16: Indonesia Juara!

Tim Nasional Futsal Putra U-16 Indonesia

Tim Nasional Futsal Putra U-16 Indonesia berhasil mengukir sejarah manis dengan menjuarai ASEAN U16 Boys’ Futsal Championship 2025. Dalam laga final yang berlangsung sengit di Nonthaburi Hall, Bangkok, Pasukan Garuda Muda sukses menundukkan tuan rumah Thailand dengan skor tipis 4-3. ​Pertandingan yang dipimpin oleh wasit Janah Nurul Atikah (Malaysia) ini berlangsung dengan intensitas tinggi sejak peluit awal dibunyikan. Disaksikan oleh hampir 1.000 penonton, Indonesia menunjukkan mental juara meski sempat tertinggal cepat di menit awal. Aksi Balas Berbalas Gol ​Laga baru berjalan satu menit, Thailand langsung mengejutkan pertahanan Indonesia lewat gol cepat Phuwipadawat Thanawat. Namun, Indonesia merespons dengan tenang. Tiga menit berselang, tepatnya di menit ke-4, Hetson Messi Hamonangan Sirait berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1. ​Jual beli serangan terus terjadi. Thailand kembali unggul di menit ke-17 melalui Petchtiam Boonyarit. Namun, semangat pantang menyerah ditunjukkan anak asuh pelatih Reka Cahya Punthoadi. Tepat di penghujung babak pertama (menit ke-20), Muhammad Faisal Gumilang mencetak gol penyeimbang krusial yang menutup paruh pertama dengan skor imbang 2-2. Kunci Kemenangan Garuda ​Memasuki babak kedua, Indonesia tampil lebih agresif. Momentum kemenangan didapat ketika Muhamad Dafa Ramadan membalikkan keadaan menjadi 3-2 lewat golnya di menit ke-26. Hanya berselang dua menit, Muhammad Faisal Gumilang mencetak gol keduanya (brace) di menit ke-28, memperlebar jarak menjadi 4-2. ​Tertinggal dua gol, Thailand mencoba bangkit dan berhasil memperkecil ketertinggalan melalui Wangsilpakhun Punno di menit ke-34. Sisa waktu pertandingan berlangsung menegangkan dengan tingginya tensi permainan yang memaksa wasit mengeluarkan kartu di menit-menit akhir, termasuk untuk kapten Indonesia Akmal Nashrur Rizki dan pemain Thailand di menit ke-38. ​Hingga peluit panjang berbunyi, skor 4-3 untuk kemenangan Indonesia tidak berubah. Hasil ini memastikan Indonesia membawa pulang trofi juara dari kandang lawan. Pelatih Kepala Timnas Futsal U16 Indonesia, Reka Cahya, menyatakan bahwa kunci kemenangan Indonesia berasal dari kerja keras berbagai elemen. “Kami selalu bersama, dalam keadaan apapun kami selalu bersama. Kami juga selalu disiplin, entah itu dalam pertandingan, penginapan, dimanapun. Karena ini semua kerja keras dari semua elemen. Federasi, Staff, dan Pemain. Menurut saya kunci kemenangan hari ini kami sama-sama saling mengingatkan, kerja keras, saling menguatkan dan bekerja sama. Serta do’a dari masyarakat Indonesia dan Keluarga,” ujarnya.

Piala AFF Futsal U-19 2025: Indonesia ke Final

M. Dafa Erlangga

Piala AFF Futsal U-19 2025: Indonesia ke Final Timnas Futsal Indonesia U-19 lolos ke final Piala AFF Futsal U-19 2025. Garuda Muda melaju usai menggasak Vietnam 7-3. Semifinal Piala AFF Futsal U-19 mempertemukan Indonesia vs Vietnam. Pertandingan digelar di Nonthaburi Hall, Sabtu (27/12/2025) sore WIB. Gol Indonesia dicetak oleh M. Dafa Erlangga (dua gol), Haekel Ayyasy (satu gol), Sulaiman Riski (satu gol), Reivan Revian (satu gol) dan menariknya, penjaga gawang Indonesia, Guntur Rochmatdani, turut mencatatkan namanya dipapan skor! Tak cuma satu, melainkan dua gol! Sementara Vietnam, hanya mampu membalas lewati gol bunuh diri Dafa, Vu Dai Hoc dan Quang Huy. Indonesia melangakah ke final dan akan menghadapi pemenang laga antara Thailand dan Malaysia yang baru akan bertanding pada Sabtu (27/12) malam. Pertandingan final sendiri akan berlangsung pada hari Senin, 29 Desember 2025 pukul 19.00 WIB.

Piala AFF Futsal U19: Gasak Malaysia, Indonesia Juara Grup B

Timnas Futsal Indonesia U19

Timnas Futsal Indonesia U19 memastikan diri melangkah ke babak semifinal Piala AFF Futsal U-19 2025 dengan catatan gemilang. Skuad Garuda Muda sukses menumbangkan rival abadi, Malaysia, dengan skor tipis 1-0 dalam laga pamungkas Grup B yang berlangsung di Nonthaburi Gymnasium, Thailand, Kamis (25/12/2025) sore WIB. Kemenangan ini tidak hanya membawa gengsi besar, tetapi juga mengukuhkan posisi Indonesia sebagai juara Grup B yang tak tergoyahkan. Performa impresif sepanjang fase grup ini menjadi modal kuat bagi Garuda Muda untuk membidik trofi juara di tanah Thailand. Lawan Indonesia di semifinal masih menunggu hasil Grup A. Persaingan memanas karena Vietnam dan Thailand sama-sama mengemas tiga poin setelah menang telak atas Brunei. Thailand menang 9-0 atas Brunei, sementara Vietnam menang 18-0 atas Brunei. Malam ini, laga penentu bakal digelar. Thailand vs Vietnam, Kamis (25/12/2025) pukul 20.00 WIB. Pemenang kemungkinan menjadi lawan Indonesia di semifinal. Jika imbang, selisih gol akan jadi penentu. Garuda Muda masih on track menuju final.

Piala AFF Futsal U16: Indonesia Hajar Brunei

Timnas Futsal U16 Indonesia

Timnas Futsal Indonesia U16 berhasil mengalahkan Brunei dengan skor telak 5-0 dalam laga Piala AFF U-16 2025 di Thailand, Kamis (25/12). Indonesia berhasil mendominasi permainan dan sudah memimpin 3-0 atas Brunei di babak pertama. Alfian Nurhayadi membuka keunggulan Indonesia di menit ketujuh. Setelah itu, Muhammad Faisal Gumilang mengubah kedudukan jadi 2-0 di menit ke-11. Gol dari Muhammad Al Fayyadh Rafarrel Haerul di menit ke-12 melengkapi keunggulan 3-0 Indonesia di babak pertama. Keberhasilan Indonesia unggul 3-0 tidak membuat mereka berpuas diri. Faisal dan kawan-kawan terus berusaha menekan pertahanan Brunei. Brunei sendiri kesulitan mengembangkan permainan. Tiap serangan yang coba mereka susun bisa terbaca dengan baik oleh pemain-pemain Indonesia. Indonesia akhirnya bisa menambah dua gol di babak kedua. Muhammad Ibnu Alan mencetak gol di menit ke-22 sedangkan Faisal menorehkan gol keduanyab di laga itu pada menit ke-25. Hasil ini jelas jadi catatan positif bagi Indonesia. Pasalnya di laga sebelumnya, Indonesia hanya bermain imbang 2-2 lawan Vietnam. Kemenangan di laga ini jadi modal bagus bagi Timnas Futsal Indonesia U16 untuk menghadapi laga lawan Thailand pada Sabtu (27/12). Duel tersebut bakal jadi duel krusial untuk perebutan posisi dua besar dan peluang lolos ke babak final perebutan gelar juara.

Piala AFF Futsal U19: Gebuk Myanmar, Indonesia ke Semifinal

Timnas Futsal Indonesia

Hasil Timnas Futsal Indonesia vs Myanmar di Grup B Piala AFF U19 2025 berakhir dengan skor 4-1 bagi kemenangan skuad Garuda, Rabu 24 Desember. Empat gol Daffa Erlangga, Reivan Revian, Andi Umayyah, dan Haekal Ayyasy di Nonthaburi Gymnasium, Thailand, membawa Indonesia lolos ke semifinal. Tiket semifinal pasti diraih Timnas Futsal U19 Indonesia dengan satu kemenangan dari Myanmar. Hasil ini membuat Indonesia mengoleksi 3 poin, mengungguli Myanmar dan Malaysia yang masing-masing baru memperoleh 1 poin. Hanya tersisa satu pertandingan yaitu antara Indonesia vs Malaysia pada hari Kamis 25 Desember pukul 14.00 WIB. Artinya, Indonesia tidak mungkin terlempar dari dua besar yang merupakan zona lolos ke semifinal. Lantas, bagaimana dengan jalannya pertandingan Timnas Futsal U19 Indonesia vs Myanmar? Timnas Futsal U19 Indonesia asuhan Naim Hamid berlaga dengan Guntur Rochmatdhani Pratikno sebagai penjaga gawang. Empat pemain lain di starting five adalah Muhammad Fatih Zidan, Ahmad Firdaus, Andi Umayyah Ramadhan, dan kapten Reivan Revian. Sementara itu Myanmar hanya melakukan satu perubahan dibandingkan saat bermain imbang 3-3 melawan Malaysia kemarin. Pelatih Soe Moe Kyaw kini memainkan kiper Zwe Lu Htut menggantikan Aung Htoo Khant. Empat pemain lainnya adalah Hae Mar Htay, Kaung Htet Naing, Nyi Nyi Zaw, dan kapten Lin Thuya Hein. Jalannya pertandingan babak pertama cukup ketat antara kedua tim. Tapi kebuntuan pecah di menit 6 saat tembakan jarak jauh Muhammad Daffa Erlangga membuat gawang Myanmar bobol. Setelah gol itu permainan menjadi lebih cair dan kedua tim saling berbalas serangan. Menit 7 ada sepakan Muhammad Fatih Zidan dan dibalas tembakan Kyaw Zaw Thein yang ditepis Guntur. Dua peluang lantas diperoleh Timnas U19 melalui Andika Ferdiansyah dan Haekal Ayyasy Caserio walau masih melebar. Peluang emas didapatkan Hae Mar Htay di menit 12 namun belum berbuah gol. Guntur kemudian menjadi sangat sibuk saat ia mematahkan dua peluang beruntun Myanmar di menit 15. Salah satunya dari tembakan jarak dekat Khin Zaw Hein. Dua peluang Myanmar berikutnya juga bisa dibendung Guntur. Masing-masing dari Ye Yint Shwe Paul di menit 16 dan Aung Khant Zaw di menit 18. Myanmar lantas menutup babak pertama melalui dua peluang Lin Thuya Hein yang melebar dari gawang Timnas U19. Ketika babak kedua belum lama berlangsung, Revian mencetak gol apik bagi Indonesia. Aksi individu dari sisi flank saat melewati satu pemain Myanmar diakhiri dengan sepakan keras kaki kiri dari sudut sempit. Skor pun berubah menjadi 2-0 bagi Indonesia. Tidak lama kemudian Indonesia nyaris saja mencetak gol ketiga. Bisa merebut bola dari lawan, Muhammad Akran mendapatkan peluang bagus saat berhadapan satu lawan satu dengan kiper lawan. Sayang, sepakan Akran masih bisa ditepis Lu Htut. Skor akhirnya berubah menjadi 3-0 di menit 26 melalui tendangan bebas Andi Umayyah Ramadhan. Sebelumnya, Indonesia mendapatkan tendangan bebas di depan kotak penalti saat Robby ditekel oleh Khin Zaw Hein. Sayangnya dua menit kemudian gawang Guntur bobol. Gol Myanmar bermula saat Haekal kehilangan bola karena dicuri oleh Hae Mar Htay. Dengan tenang ia lantas melewati satu pemain Indonesia dan menaklukkan Guntur dalam posisi satu lawan satu. Setelah itu kedua tim mendapatkan banyak peluang untuk mencetak gol. Myanmar sendiri baru memainkan skema power play di tiga menit terakhir namun tidak berbuah hasil. Justru, Indonesia yang mencetak gol keempat melalui Haekal ketika laga tersisa 20 detik. Gol tercipta ketika sapuan bola pemain Myanmar justru mengenai Haekal dan langsung masuk ke gawang Myanmar. Tidak ada lagi gol yang tercipta hingga wasit Xayavongsy Khampasong asal Laos meniup peluit akhir pertandingan. Bagi Indonesia, pertandingan melawan Malaysia besok akan menentukan apakah mereka lolos sebagai juara atau runner-up Grup B. Myanmar sendiri kini tinggal berharap hasil laga lain untuk bisa lolos. Jika ingin lolos, Myanmar akan berharap Indonesia bisa mengalahkan Malaysia dengan minimal selisih empat gol. Rekap Pertandingan Timnas Futsal U19 Indonesia vs Myanmar Indonesia vs Myanmar 4-1 (Muhammad Daffa Erlangga 6′, Reivan Revian 21′, Andi Umayyah Ramadhan 26′, Haekal Ayyasy Caserio 40′ / Hae Mar Htay 28′) Daftar Pemain Timnas Futsal U19 Indonesia: Guntur Rochmatdhani Pratikno (Kiper) Muhammad Fatih Zidan (Anchor) Ahmad Firdaus (Anchor) Muhammad Sofian Attasauri (Kiper) Muhammad Farhan (Anchor) Andika Ferdiansyah (Flank) Sulaiman Riski Hidayat (Flank) Andi Umayyah Ramadhan (Flank) Muhammad Robby Faturrahman (Pivot) Haekal Ayyasy Caserio (Flank) Samuel Patrice Evra Aibesa (Flank) Muhammad Daffa Erlangga (Anchor) Reivan Revian (Flank) Muhammad Akran (Pivot) Pelatih: Naim Hamid Daftar Pemain Timnas Futsal U19 Myanmar: Aung Htoo Khant Zwe Lu Htut Hae Mar Htay Gwar Dee Kyaw Min Khant Lin Thuya Hein Kaung Htet Naing Ye Yint Shwe Paul Aung Chan Myae Aung Khant Zaw Nyi Nyi Zaw Kyaw Zaw Thein Myo Jet Khin Zaw Hein Pelatih: Soe Moe Kyaw

CFA International Futsal Tournament 2025: Indonesia Juara!

Timnas Futsal Indonesia juara CFA International Tournament 2025

Para pemain Timnas Futsal Indonesia berhasil menjuarai ajang CFA International Tournament 2025 setelah mengalahkan Denmark dengan skor 4-2, pada pertandingan final di Shijiazhuang College Sports, Shijiazhuang, Cina, Kamis, 11 September 2025. Indonesia mencoba mengambil inisiatif serangan sejak awal pertandingan. Setelah peluang-peluang milik Dewa Rizki dan Muhammad Fajriyan gagal membuahkan gol, akhirnya tim Garuda membuka keunggulan pada menit kedua saat Dewa memanfaatkan umpan Reza Gunawan untuk diteruskan dengan sepakan keras merobek gawang Denmark. 1-0 untuk Indonesia. Keunggulan satu gol membuat tim Indonesia tampil semakin percaya diri. Hasilnya, jala gawang Denmark kembali bergetar pada menit ke-10, melalui sepakan akurat Reza Gunawan. 2-0 untuk keunggulan Indonesia. Reza kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-17. Ia mengecoh kiper Denmark, William Kristian, pada situasi satu lawan satu dan memaksa sang kiper kemasukan untuk ketiga kalinya. 3-0 untuk keunggulan Indonesia. Denmark sempat memperkecil ketertinggalan menjadi 1-3 pada menit ke-19. Kali ini gawang Indonesia dibobol melalui gol yang diukir Scott Rasmussen. Babak pertama pun ditutup dengan keunggulan 3-1 bagi Indonesia. Tim Indonesia tetap menerapkan permainan berintensitas tinggi pada awal babak kedua. Hasilnya dipetik pada menit ke-22, saat Andres Dwi Persada sukses memaksimalkan kesalahan pemain Denamrk untuk mengemas gol keempat bagi Indonesia. 4-1 untuk keunggulan Indonesia. Denmark berhasil memangkas keunggulan Indonesia, melalui gol Mikkel Foged Hansen pada menit ke-38. Namun keunggulan 4-2 untuk Indonesia bertahan sampai laga selesai, dan memastikan tim asuhan pelatih Muhammad Amril menyelesaikan turnamen ini sebagai juara. Perjalanan Timnas Futsal Indonesia di CFA International Tournament 2025 Fase Grup Indonesia 5-1 Kamboja Myanmar 0-5 Indonesia New Zealand 1-2 Indonesia. Semifinal Indonesia 3-0 Korea Selatan. Final Indonesia 4-2 Denmark.

Indonesia Berpartisipasi di Turnamen U17 Futsal Spanyol 2026

Tim Futsal Indonesia

Indonesia resmi umumkan Timnas Futsal Putra U17 dalam III Edición del Torneo Internacional de Futsal. Turnamen usia muda bergengsi yang akan digelar di Castro del Río, Córdoba, Spanyol pada 24–28 Juni 2026. Turnamen ini menjadi panggung pertemuan tim-tim muda terbaik dunia. Pada edisi sebelumnya mempertemukan negara-negara kuat seperti Spanyol, Prancis, dan Maroko. Indonesia akan bersaing di antara para pemain muda terbaik dunia. Partisipasi Indonesia dalam turnamen ini merupakan langkah nyata Federasi Futsal Indonesia (FFI) dalam membangun jalur pembinaan usia muda yang kuat dan berjenjang. Kompetisi internasional ini tidak hanya menjadi ajang bertanding, tapi juga sebagai wadah untuk membentuk mentalitas juara dan memperluas wawasan global para pemain muda Indonesia. “Partisipasi di ajang seperti ini bukan hanya tentang pertandingan, tetapi tentang membangun budaya kompetisi sejak usia dini,” ujar Michael Victor Sianipar, Ketua Umum Federasi Futsal Indonesia, Kamis (10/7/2025). “Ini adalah langkah penting untuk membangun mentalitas dan kualitas pemain muda Indonesia. Kami ingin menegaskan bahwa pengembangan futsal usia muda adalah prioritas,” ujarnya lagi. Tak lupa ia juga mengajak seluruh Asosiasi Futsal Provinsi (AFP) untuk memperkuat kompetisi kelompok umur di daerah masing-masing. Hal ini sebagai fondasi utama prestasi futsal Indonesia ke depan. Héctor Souto, Pelatih Kepala Timnas Futsal Putra sekaligus Direktur Teknik FFI, menegaskan pentingnya langkah ini dalam konteks pengembangan jangka panjang futsal Indonesia. “Indonesia memiliki potensi besar berkat banyaknya pemain dan pelatih yang tersebar di seluruh negeri,” katanya. “Namun, selama empat tahun saya berada di sini, saya melihat kita masih tertinggal jauh dari level elite dunia, terutama dalam hal struktur liga usia muda. Scouting dan pengembangan bakat, pemahaman teknis-taktis, serta metodologi latihan,” ujarnya. “Kami bertekad untuk mengambil langkah nyata memperbaiki semua itu, dan saya meyakini bahwa menguji diri melawan tim-tim terbaik dunia adalah cara yang tepat untuk berkembang,” ucap Héctor lagi. Skuad Timnas Futsal Putra U17 Indonesia akan disusun melalui seleksi nasional yang melibatkan pemain-pemain muda terbaik kelahiran tahun 2009, 2010, dan 2011. Lebih dari sekadar keikutsertaan, turnamen ini menjadi sinyal komitmen Indonesia untuk membangun futsal yang berdaya saing global. Harapannya, langkah ini dapat mendorong seluruh ekosistem pembinaan futsal Indonesia bekerja dalam satu kerangka besar, dengan kompetisi kelompok umur yang semakin kuat dan terstruktur di tiap daerah.

Timnas Futsal Putri Lolos ke Babak 8 Besar AFC Women’s Futsal Asian Cup 2025

Timnas Futsal Putri Indonesia

Timnas Futsal Putri Indonesia meraih kemenangan meyakinkan dengan skor 5-1 atas Bahrain dalam pertandingan penentu yang berlangsung hari ini. Hasil ini memastikan langkah Garuda Pertiwi menuju babak perempat final atau 8 besar AFC Women’s Futsal Asian Cup 2025 di HoHhot Sports Centre, Hohhot, Tiongkok. Tim Indonesia tampil dengan semangat juang tinggi dan permainan yang agresif sejak menit awal. Gol-gol kemenangan dicetak oleh para pemain terbaik Indonesia yang menunjukkan performa luar biasa sepanjang laga. “Kami sangat bangga dengan kerja keras dan semangat para pemain. Kemenangan ini adalah hasil dari persiapan yang matang dan kerja sama tim yang solid di lapangan,” ujar pelatih Timnas Futsal Putri Indonesia, Luis Estrella seusai pertandingan. Pelatih asal Portugal ini menambahkan, “Pertandingan ini sangat bagus untuk tim kami, kami bermain dengan pertahanan yang ketat dan mampu menguasai bola untuk membuka ruang. Saya pikir di babak pertama kami bisa mencetak lebih banyak gol, tapi saya tetap sangat senang dengan penampilan para pemain.” Luis juga menekankan pentingnya karakter permainan tim. “Sejak awal saya menyampaikan kepada federasi bahwa kami ingin jadi tim yang mendominasi, bermain menekan, dan menguasai bola. Hari ini para pemain membuktikan hal itu di lapangan,” ujarnya. Untuk pertandingan selanjutnya, Luis menyebut bahwa fokus utama tetap pada cara bermain tim sendiri. “Kami sudah siap bermain di babak selanjutnya (8 besar). Tapi yang terpenting adalah fokus pada gaya bermain Indonesia,” pungkasnya. Pada dua laga sebelumnya di Grup C, Indonesia kalah 2-5 dari Jepang dan imbang 0-0 melawan Thailand. Dengan kemenangan ini, Timnas Futsal Putri Indonesia melaju ke babak perempat final dan akan menghadapi tuan rumah Tiongkok. Kepastian laga perempat final didapatkan setelah Thailand menang 3-1 atas Jepang. Hasil tersebut menempatkan Thailand sebagai juara Grup C, sementara Jepang menjadi runner up. Indonesia tetap berada di peringkat ketiga.

SMK Medika Samarinda Juara Grand National Championship Futsal Series 2024

Futsal Series Grand National Championship 2024

Usai sudah gelaran turnamen futsal pelajar tingkat nasional, Futsal Series Grand National Championship. Turnamen yang mempertemukan 38 tim regional juara dari seluruh Indonesia tersebut telah menemukan sang juara. Pertandingan final sendiri tersaji antara SMK Medika Samarinda kontra SMAN 5 Mataram di Jakarta International Velodrome, Jakarta Timur, Rabu (11/12). Laga final ini berlangsung sengit, dengan kedua tim menunjukkan performa terbaik mereka. Meskipun SMAN 5 Mataram memberikan perlawanan yang bagus, dominasi permainan SMK Medika Samarinda akhirnya memastikan kemenangan mereka dengan skor 2-0. Dua gol yang tercipta membawa SMK Medika Samarinda keluar sebagai juara. Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Wamenpora RI) Taufik Hidayat menyerahkan piala utama kepada SMK Medika Samarinda. Wamenpora, Taufik yang turut menyaksikan pertandingan final bersama Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir menyampaikan apresiasinya atas penyelenggaraan turnamen ini dan memberikan motivasi kepada para atlet muda untuk terus mengembangkan potensi mereka. “Kejuaraan ini sangat bagus, terutama karena futsal kini menjadi salah satu olahraga paling digemari di Indonesia. Namun, jangan sampai berhenti di sini,” ujar Wamenpora Taufik usai menyerahkan piala. Menurutnya, kejuaraan-kejuaraan seperti ini harus ada jenjang keberlanjutan agar para pemain yang masih tingkat pelajar bisa terus berkembang dan bersaing di tahap nasional. “Kita harus memastikan adanya keberlanjutan agar para pemain muda dapat terus berkembang dan bersaing di tingkat yang lebih tinggi lagi,” ujar Wamenpora Taufik. Ia berharap kejuaraan seperti ini dapat menjadi pijakan awal bagi atlet muda untuk meraih prestasi yang lebih besar, sekaligus membangun masa depan olahraga futsal di Indonesia. “Dengan kemenangan ini, SMK Medika Samarinda diharapkan menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain di seluruh Indonesia untuk terus memajukan olahraga di kalangan pelajar,” tutupnya.

Muhammad Irfan Hamid Tak Menyangka Terpilih Jadi Pemain Terbaik AXIS Nation Cup 2024

Pemain SMK Media Samarinda, Muhammad Irfan Hamid, terpilih sebagai Pemain Terbaik turnamen futsal antar-SMA, AXIS Nation Cup 2024. Penghargaan itu diraih Hamid setelah memberikan penampilan istimewa untuk membantu timnya menyabet gelar juara. SMK Medika Samarinda menjadi juara AXIS Nation Cup 2024 setelah mengalahkan SMK Jakarta Barat 1 melalui drama adu penalti. Mereka menang 3-2 dalam adu penalti setelah dalam waktu normal skor imbang 1-1. Laga final tersebut diselenggarakan di Indonesia Arena, GBK, Jakarta, Sabtu (16/11/2024). Kesuksesan SMK Medika Samarinda itu tentu saja tak bisa dipisahkan dari peran Hamid yang solid. Sepanjang turnamen, Hamid yang berperan mengatur permainan SMK Medika Samarinda. Ia sukses melakoni tugasnya dalam penguasaan bola, memilikii tanggung jawab besar sebagai anchor, yaitu pemain bertahan sekaligus pengatur serangan. Hasil kerja kerasnya tersebut menjadikannya sebagai Pemain Terbaik AXIS Nation Cup 2024. “Tidak menyangka bisa datang ke sini, bisa menjadi pemain terbaik, sangat senang,” ungkap peserta asal Samarinda itu, dilansir dari Bola.com. AXIS Nation Cup 2024 memberikan pengalaman berbeda untuk Muhammad Irfan Hamid. Bermain di bawah sorotan banyak mata, Hamid senang dengan permainan yang ia suguhkan. “Euforia yang luar biasa di Indonesia Arena, berbeda dengan turnamen di Kalimantan. Pokoknya euforia di sini luar biasa,” ungkap Hamid Suasana di Indonesia Arena memang benar-benar semarak saat pertandingan final. Suporter SMK Jakbar 1 terus menyanyikan yel-yel untuk menekan para pemain SMK Medika Samarinda. “Deg-degan sekali ya, tetapi kami tetap percaya diri dan terlalu tegang tidak baik juga,” ujarnya. Walaupun sudah menjuarai turnamen futsal antar-SMA yang bergengsi, AXIS Nation Cup 2024, dan didapuk menjadi pemain terbaik, Hamid tidak mau langsung berpuas diri. Ia berjanji ingin menberi bukti. Ia tak sabar menantikan turnamen-turnamen selanjutnya untuk menunjukan dirinya memang pemain yang terbaik. “Ya, tentunya saya akan terus latihan, karena akan selalu ada kompetisi-kompetisi lainnya yang harus dimenangkan,” imbuh Hamid. Sumber: Bola.com

AXIS Nation Cup 2024 Jadi Panggung Bibit-bibit Unggul Futsal Indonesia

AXIS Nation Cup 2024 hadir dengan skala yang lebih besar dibandingkan tahun sebelumnya dan berhasil menyedot antusiasme publik yang luar biasa. Sebagai turnamen futsal tingkat SMA terbesar di Indonesia, AXIS Nation Cup tahun ini memulai babak kualifikasi dan regional sejak September 2024, menjangkau 40 kota di seluruh Indonesia dengan partisipasi dari 1.650 SMA. Ini merupakan peningkatan signifikan dibandingkan tahun lalu yang hanya melibatkan 30 kota. Puncak turnamen berlangsung pada babak grand final yang digelar di Indonesia Arena, GBK, Jakarta, pada Sabtu, 16 November 2024. Head Youth Marketing Communication XL Axiata, Nahdiah Estu Prawesti, menyatakan bahwa acara tahun ini melanjutkan kesuksesan edisi sebelumnya dan dirancang sebagai wadah bagi pemain futsal berbakat di Tanah Air. “Tahun ini kita buat lebih besar, karena ternyata antusiasme dari tahun lalu itu bagus sekali. Selama kami menggelar ini, kami jadi makin tahu bahwa ada kota-kota yang punya potensi besar juga. Bahkan di tim putrinya juga besar banget. Makanya tahun ini kita beranikan untuk memperluas skalanya lagi,” ujar Nahdiah dalam wawancara di sela-sela grand final. AXIS berkomitmen untuk terus mendukung munculnya bakat-bakat futsal muda Indonesia. Fokus utama mereka adalah memberikan kesempatan yang luas bagi calon atlet muda, baik laki-laki maupun perempuan. Tahun ini, AXIS bahkan menggelar turnamen khusus futsal putri yang diadakan di 10 kota, sedangkan turnamen putra diadakan di 40 kota. Selain itu, AXIS juga memberi panggung untuk bakat-bakat muda di luar futsal, seperti kompetisi dance yang melibatkan berbagai sekolah. “Ternyata banyak informasi di kota-kota yang belum kita lakukan, tim putrinya juga banyak. Jadi mudah-mudahan tahun depan kita bisa mengembangkan lagi lebih besar untuk tim putri,” tambah Nahdiah. AXIS Nation Cup 2024 diwarnai dengan banyak momen berkesan, salah satunya adalah antusiasme penonton yang hadir, yang jumlahnya jauh melampaui angka tahun 2023. Dedikasi para peserta yang datang dari berbagai pelosok Nusantara juga menjadi sorotan, dengan beberapa tim menempuh perjalanan panjang seperti naik bus selama 8 jam atau bahkan menyeberangi pulau ke Sulawesi di Gorontalo. “Effort dari teman-teman sekolah dan atlet yang bertanding luar biasa,” kata Nahdiah. AXIS juga bekerja sama dengan tim futsal profesional Indonesia untuk memantau bakat-bakat muda yang tampil di grand final. Lima pelatih dari klub-klub futsal terkemuka diundang untuk mengamati dan memberikan kesempatan kepada para pemain muda agar bisa melangkah ke tingkat yang lebih tinggi, seperti Timnas Futsal. “Kami mengundang pelatihnya untuk langsung nonton ke Grand Final. Jadi sebenarnya itu salah satu cara kita untuk memberikan jalan supaya mereka punya exposure bahkan sampai ke jenjang yang lebih besar seperti timnas,” imbuh Nahdiah. AXIS Nation Cup 2024 menjadi bukti nyata bahwa turnamen ini bukan hanya sekadar mencari juara, tetapi juga menanamkan nilai-nilai fair play, semangat positif, dan kebersamaan dalam dunia olahraga. Kesuksesan tahun ini menginspirasi AXIS untuk menghadirkan event yang lebih besar di masa depan. Sementara itu, Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Dito Ariotedjo, menyampaikan apresiasinya atas pelaksanaan tahun kedua Axis Nation Cup 2024 sebagai ajang futsal terbesar tingkat SMA (Sekolah Menengah Atas) maupun SMK (Sekolah Menengah Kejuruan) se Indonesia. “Pertama saya ucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Axis yang ini tahun kedua menyelenggarakan Axis Nation Cup 2024 untuk seluruh sekolah tingkat SMA dan SMK seluruh Indonesia,” ucap Menpora Dito usai memberikan piala kepada pemenang Axis Nation Cup 2024 di Indonesia Arena, Sabtu (16/11) malam. Lebih lanjut Menpora Dito berharap kedepan selain futsal, Axis kembali bisa menyelenggarakan turnamen bergengsi cabang olahraga yang lain untuk menjaring lebih banyak bibit-bibit atlet tangguh di berbagai cabor. “Turnamen ini menjadi momentum yang sangat baik, apalagi futsal kita baru saja memenangi Piala Asean dan saat ini berada di peringkat 24. Jadi, banyak terima kasih saya sampaikan untuk Axis, semoga nanti di tahun ketiga bisa nambah cabang olahraga,” harap Menpora Dito. Berikut pemenang Axis Nation Cup 2024-Turnamen Futsal Antar Sekolah: 1. Juara 1 putra SMK Medika Samarinda, hadiah piala, medali dan uang pembinaan Rp 100 juta 2. Juara 2 putra SMK Jakarta Barat 1, hadiah medali dan uang pembinaan Rp 50 juta 3. Juara 3 putra SMAN 4 Metro Lampung, hadiah medali dan uang pembinaan Rp 25 juta 4. Juara 1 putri SMAN 2 Mojokerto, hadiah piala, medali dan uang pembinaan Rp 50 juta 5. Juara 2 putri SMAN 4 Jakarta, hadiah medali dan uang pembinaan Rp 25 juta Sumber: Bola.com

Profil Brian Ick, Pemain Terbaik Piala AFF Futsal

Timnas Futsal Indonesia berhasil meraih gelar juara Piala AFF Futsal 2024, setelah di final mengalahkan Vietnam. Gelar juara milik Indonesia makin lengkap dengan terpilihnya Wendy Brian Ick sebagai pemain terbaik turnamen futsal antar negara ASEAN ini. Indonesia menang 2-0 atas Vietnam pada laga yang digelar di Terminal 21, Thailand, Minggu (10/11/2024). Gol Indonesia di laga ini dibuat oleh Muhammad Syaifullah dan Rizky Xavier. Wendy Brian Ick total mencetak 3 gol dalam Piala AFF Futsal kali ini. Namun, kontribusinya secara keseluruhan di lapangan menjadikannya layak menyandang gelar Pemain Terbaik. Pencapaian ini mendapat apresiasi dari Ketum FFI, Michael Sianipar. Michael berharap Brian bisa terus berkembang dan memberikan kontribusi terbaik di Timnas Futsal Indonesia. “Saya ingin mengucapkan selamat kepada Wendy Brian atas penghargaan Pemain Terbaik yang sangat layak ia terima. Kami berharap Indonesia bisa terus berkembang dan memberikan lebih banyak kebanggaan di kancah internasional,” ucap Michael dalam keterangan resminya, Senin (11/11/2024). Keberhasilan Brian dalam meraih gelar pemainterbaik Piala AFF Futsal 2024 ini menambah prestasi individu yang mengesankan. Wendy Brian Ick lahir di Jayapura, Papua, 14 Oktober 1999 yang saat ini berusia 25 tahun. Brian saat ini bermain untuk klub Liga Futsal Profesional, Black Steel FC. Ia juga pernah bermain di Thailand untuk Royal Thai, di mana ia menunjukkan performa yang mengesankan. Sosoknya dikenal dengan permainan yang agresif dan teknik yang baik, menjadikannya salah satu pemain kunci dalam tim nasional. Brian terbukti menjadi figur penting dalam kesuksesan Timnas Indonesia di Piala AFF Futsal 2024. Sumber: RRI

Timnas Futsal Indonesia Juara ASEAN Futsal Championship 2024

Timnas Futsal Indonesia berhasil mencatatkan sejarah baru dengan meraih gelar juara ASEAN Futsal Championship 2024. Timnas Futsal Indonesia mematenkan gelar dengan menaklukan Vietnam dua gol tanpa balas di Nakhon Ratchasima, Thailand, Minggu (10/11/2024). Tensi tinggi terjadi dengan aksi saling serang sejak menit awal. Kesulitan merangsek pertahanan Vietnam, Timnas Futsal Indonesia akhirnya mencetak gol pertama dari M Syaifullah di menit 8. Skor 1-0 pun bertahan sampai turun minum. Babak kedua, Timnas Futsal Indonesia kembali mendominasi serangan dengan tak membiarkan Vietnam lolos ke pertahanan. Lima menit terakhir, Vietnam sudah frustasi dengan menggunakan skema power play alias menurunkan ‘kiper’ ke tengah lapangan. Sayangnya cara tersebut tak bisa dimanfaatkan untuk menjebol gawang Timnas Futsal Indonesia. Malah gol kedua Timnas Indonesia terjadi ketika tendangan jarak jauh Rizki Xavier yang tak bisa dikejar oleh kiper terbang Vietnam. Bahkan Ahmad Habibie sempat hampir mencetak gol dari tendangan jarak jauhnya. Skor 2-0 menutup babak kedua ini membuat Timnas Futsal Indonesia memastikan diri sebagai juara turnamen yang sebelumnya bernama Piala AFF Futsal ini. Timnas Indonesia mencetak sejarah baru dengan menghentikan Thailand meraih gelar kesepuluh beruntun setelah mengalahkan di babak semifinal dengan skor telak 5-1. Ini kedua kali kedua Timnas Indonesia menjadi juara di ajang ini. Sebelumnya, Indonesia pernah jadi juara di edisi 2010 setelah mengalahkan Malaysia 5-0. Indonesia juga menjadi satu-satunya negara yang berhasil menjadi juara selain Thailand yang mendominasi dengan raihan 16 gelarnya. Sumber: TV One

SEA Games 2021. Timnas Futsal Putra Akan Berangkat ke Hanoi

Kemenpora, Tim Review, NOC, KONI, dan CdM Indonesia untuk SEA Games pada akhirnya memutuskan memberangkatkan timnas futsal putra Indonesia ke SEA Games, Hanoi, Vietnam. Keputusan ini diambil setelah Tim Review yang dipimpin oleh Prof Moch Asmawi beserta komisi Sport and Development NOC Indonesia dan KONI mereview ulang hasil tes fisik serta rekam jejak tim futsal putra di SEA Games. “Dalam rekomendasinya cabang olahraga yang sudah ditetapkan, baik DBON mau pun non DBON, akan ditambah satu cabang olahraga baru yaitu futsal putra. Itu hasil dari review,” kata CdM NOC Indonesia Ferry Yuniarto Kono. Rekam jejak prestasi timnas futsal diantaranya pernah menjadi juara di piala AFF 2010, empat kali runner-up termasuk pada turnamen tahun 2022 ini. CdM Tim Indonesia untuk SEA Games sekaligus sekjen NOC Indonesia Ferry Kono akan segera berkoordinasi dengan PSSI dan Federasi Futsal Indonesia (FFI). Dengan keputusan ini Indonesia akan mengikuti 32 cabor SEA Games Vietnam dimana futsal berada dalam nomor pertandingan sepakbola. Sumber: NOC

Timnas Futsal Indonesia Runner-up Piala AFF Futsal 2022

Timnas Futsal Indonesia hanya menjadi runner-up Piala AFF Futsal 2022. Kepastian ini sesuai Sunny Rizky dan kawan-kawan harus mengakui keunggulan Thailand melalui drama adu penalti 3-5 pada laga Final di Stadion Indoor Huamark, Minggu (10/4). Sebelumnya kedua tim berbagi angka 2-2 hingga babak extra time. Pada pertandingan ini, dua gol Indonesia di waktu normal dicetak oleh Evan Soulimena menit ke-8 dan menit ke-24 oleh Andriansyah Runtuboy. Meski menjadi runner up, Indonesia sudah memastikan lolos ke putaran final Piala Asia Futsal 2022 di Kuwait. Selain itu, Muhammad Albagir juga menyabet penghargaan kiper terbaik turnamen ini. Seusai laga pelatih Indonesia, Mohammad Hashemzadeh mengatakan bahwa anak asuhnya sudah berjuang keras. Meski begitu kelengahan di menit-menit terakhir membuat bencana bagi timnya. “Mereka bermain sangat baik dan saya punya ekspektasi terhadap mereka semua. Tapi saya juga sedikit kecewa kepada para pemain tadi, karena kesalahan di menit akhir, dan itu waktu yang sangat sulit buat kami untuk bisa mengubah keadaan kembali,” kata Hashemzadeh. Meski begitu, Hashemzadeh mengaku senang dengan penampilan timnya yang sudah berusaha untuk mendapatkan kemenangan. Ia pun berharap kekalahan ini bisa membuat timnas futsal Indonesia tampil lebih baik lagi. “Tapi saya senang karena mereka sudah berjuang dan bermain dengan sangat baik. Semoga kedepan bisa lebih baik lagi,” pungkasnya. Sumber: PSSI