Janice Tjen segel tiket 16 besar Indian Wells 2026

Chan Hao-ching dan Janice Tjen

Petenis Indonesia, Janice Tjen yang berpasangan dengan petenis Chan Hao-Ching menyegel tiket babak 16 besar sektor ganda putri Indian Wells 2026. Dalam laga 32 besar yang berlangsung di Indian Wells, California, Amerika Serikat, Jumat, Janice/Chan menghajar Katarzyna Piter/Andreja Klepac lewat skor 6-4 dan 6-2. Di gim pertama, Janice/Chan tampil mendominasi dengan unggul dalam persentase serve pertama dengan mencatatkan 88 persen berbanding Katarzyna/Andreja yang mengukir 56 persen seperti statistik yang dicatatkan dalam WTA. Janice/Chan juga tampil dominan dalam persentase serve kedua dengan mengamankan probabilitas kemenangan 67 persen dibanding Katarzyna/Andreja yang mengunci 62 persen. Di set pertama, Janice/Chan meladeni permainan terbuka Kararztna/Andreja dan berhasil unggul 5-4 sebelum menutup kemenangan menjadi 6-4. Memasuki set kedua, Janice/Chan bahkan memenangkan poin sebanyak lima kali beruntun pada pertandingan kali ini dan unggul 5-1 sebelum berhasil menutup pertandingan lewat kemenangan 6-2. Di babak 16 besar, Janice/Chan akan menunggu calon lawan antara Christina Busca/Nicole Melichar atau Darija Jurak Schreib/Giuliana Olmos.

Janice Tjen takluk di babak pertama Indian Wells

Janice Tjen

Petenis putri Indonesia Janice Tjen harus menelan kekalahan pahit pada babak pertama WTA 1000 BNP Paribas Open 2026 di Indian Wells, California, AS, setelah berjuang selama dua jam 46 menit, Kamis WIB. Janice, yang merebut set pertama, dipaksa memainkan rubber set dan tie-break pada set penentu. Petenis kelahiran Jakarta berusia 23 tahun itu tak mampu menghalau Jaqueline Cristian dengan skor akhir 6-4, 4-6, 6-7(8). Pada set pertama Janice unggul dari segi persentase memenangi poin servis pertama 73,3 persen dan poin servis kedua 63,6 persen, menurut statistik WTA. Ia juga unggul dari segi pengembalian bola untuk memimpin pertandingan. Cristian, yang saat ini berada di peringkat 35 dunia empat strip di atas Janice, mendominasi set kedua dengan servis kuat, mencatatkan dua ace dan 70,4 persen servis pertama. Ia juga mengkonversi keseluruhan dua peluang break point untuk menyamakan kedudukan di set kedua. Janice bangkit pada set penentu dengan memenangi tiga gim langsung, namun Cristian menahan petenis Merah Putih itu 3-3. Kedua petenis saling berkejar-kejaran poin hingga angka di papan skor menunjukkan 6-6. Skenario serupa juga terjadi di tie-break. Kedua petenis tak ingin menyerahkan kemenangan hingga kedudukan 6/6. Cristian yang mencatatkan tiga ace berhasil memenangi dua poin setelah itu untuk menyelesaikan pertandingan babak pembukanya dengan kemenangan. Sementara Cristian melaju ke babak kedua untuk bertemu petenis No.1 Australia unggulan ke-29 Maya Joint yang mendapat bye, Janice untuk pertama kalinya kandas pada babak pertama ajang WTA 1000-nya. Sebelumnya pada WTA 1000 Doha, Janice terhenti di tangan unggulan teratas Iga Swiatek pada babak kedua Qatar Total Energies Open 2026 setelah mengalahkan petenis Brasil Beatrice Haddad Maia. Di WTA 1000 Dubai, Janice berhasil mencapai babak 16 besar. Ia sukses menumbangkan Dayana Yastremska dan Leylah Fernandez dengan straight set, sebelum terhenti di tangan unggulan kedua Amanda Anisimova.

Janice Tjen melesat ke peringkat 36 dunia

Janice Tjen

Petenis putri Indonesia Janice Tjen mencatatkan tonggak pencapaian baru dengan melesat ke peringkat 36 dunia, Senin, setelah “Middle East swing” berakhir pekan lalu dengan dengan Dubai Duty Free Tennis Championships, turnamen WTA 1000 kedua musim 2026. Bertanding sebagai wild card, Janice mencatatkan kemenangan Top 30 keempat dalam kariernya dalam perjalanannya menuju babak 16 besar WTA 1000 untuk pertama kalinya dengan mengalahkan Leylah Fernandez untuk kedua kalinya setelah pada babak pertama Australian Open 2026. Petenis berusia 23 tahun itu memasuki Top 40 untuk pertama kalinya, naik 10 peringkat dari No.46 ke No.36, demikian dikutip dari WTA. Sebelumnya di WTA 1000 Doha, Janice terhenti di tangan unggulan teratas Iga Swiatek pada babak kedua Qatar Total Energies Open 2026 setelah mengalahkan petenis Brasil Beatrice Haddad Maia dengan 6-0, 6-1. Janice memulai “Middle East swing” di Mubadala Abu Dhabi Open 2026. Ia mengalahkan petenis No.1 Australia yang sedang naik daun Maya Joint pada babak pertama ajang WTA 500 tersebut. Namun, Janice kandas pada babak kedua setelah dihentikan unggulan kelima Liudmila Samsonova. Meski begitu, Janice berhasil mencapai semifinal di sektor ganda bersama petenis Filipina Alexandra Eala. Eala juga mencatatkan tonggak capaian baru dengan melompat 16 peringkat dari No.47 ke No.31 setelah berhasil mencapai perempat final WTA 1000 Dubai. Setelah “Middle East swing” Janice bertolak ke Meksiko untuk “Sunshine Swing” dengan mengikuti Merida Open 2026. Pada ajang WTA 500 tersebut Janice menjadi unggulan keenam dengan akan menghadapi petenis Kolombia Camila Osorio pada babak pertama yang dijadwalkan Rabu (25/2). Janice juga akan tampil bermain ganda bersama Katarzyna Piter. Janice/Piter akan menghadapi Madeleine Brooks/Shuo Feng pada laga pembuka mereka, Rabu (25/2).

Janice Tjen jadi unggulan keenam Merida Open

Janice Tjen

Petenis putri Indonesia, Janice Tjen menjadi unggulan keenam Merida Open di Meksiko, yang akan berlangsung pada 23 Februari – 1 Maret 2026. Janice Tjen sendiri akan melawan Camila Osorio dalam babak pertama turnamen WTA 500 Merida Open 2026. Duel Janice Tjen vs Ososiro akan berlangsung di Yucatan Country Club pada Rabu (25/2) pukul 23:00 waktu Indonesia. Janice juga akan tampil bermain ganda bersama Katarzyna Piter. Janice/Piter akan menghadapi Madeleine Brooks/Shuo Feng pada laga pembuka mereka, Rabu (25/2). Osorio mencatat pencapaian terbaik pada 2025 dengan menjuarai turnamen WTA 250 Bogota, untuk tahun kedua berturut-turut, dan ketiga kali dalam kariernya. Ia juga mencapai semifinal WTA 250 Rabat dan perempat final WTA 250 Singapura. Petenis berusia 24 tahun itu kini berada di peringkat 62 dunia, berada di bawah Janice yang menempati posisi 46 per Minggu malam ini. Bagi Janice, musim 2025 merupakan tahun terobosan setelah mencapai final WTA 250 di Sao Paulo. Ia kemudian menjuarai tur pertamanya di Chennai sehingga menjadi petenis Indonesia pertama yang menjuarai tunggal WTA Tour sejak Angelique Widjaja di Pattaya City 2002. Peringkat Janice meroket dari No. 411 ke peringkat tertinggi dalam kariernya, No.53. Pada 2025, Janice juga memenangi dua gelar ganda pertamanya di Guangzhou bersama Katarzyna Piter, dan Chennai bersama Aldila Sutjiadi. Ia juga menjuarai WTA 125 Jinan dan meraih enam gelar tunggal ITF pada paruh pertama tahun itu. Sebelum terbang ke Meksiko, Janice menyelesaikan Middle East Swing dengan catatan positif dengan mencapai 16 besar WTA 1000 Dubai setelah kandas pada babak 32 besar Qatar Open. Di Dha, Janice terhenti di tangan unggulan teratas Iga Swiatek. Sebelumnya di Abu Dhabi, Janice yang mendapatkan wild card kandas di babak kedua setelah dihentikan unggulan kelima Liudmila Samsonova. Janice juga akan tampil bermain ganda bersama Piter. Janice/Piter akan menghadapi Madeleine Brooks/Shuo Feng pada laga pembuka.

Peraih Gelar Individu Kejuaraan Klub Mitra PB Djarum 2026

Klub Mitra PB Djarum 2026

Kejuaraan Klub Mitra PB Djarum 2026 sukses digelar di GOR Djarum, Jati, Kudus, 9–14 Februari 2026. Dari kategori beregu campuran U-15, Champion Gading Jaya memastikan gelar juara usai menundukkan Champion Magelang dalam pertarungan sengit. Ajang yang diinisiasi PB Djarum bersama Djarum Foundation melalui program Bakti Olahraga ini juga mempertandingkan nomor perorangan U-9 dan U-11 serta beregu U-13 dan U-15. Sebanyak 25 klub mitra dan tiga klub undangan ambil bagian, di antaranya PB Talenta Manado, PB Champion Makassar, PB Victory Bandung, dan Hevindo Balikpapan. Kejuaraan Klub Mitra PB Djarum 2026 tak hanya melahirkan para juara, tetapi juga mempertegas komitmen pembinaan berjenjang yang berorientasi pada kualitas dan mental bertanding demi masa depan bulutangkis Indonesia. Daftar pemenang Kejuaraan Klub Mitra PB Djarum 2026 Kategori Perorangan U-9 Putra Juara I : Ray Kalandra Al Kahfi (Champion Kudus) Juara II : Yusuf Al Ghifari Prasetia (Champion Madiun) Juara III : Azka Aldric Arrasyid (Victory Bandung) & Alfarizy Shagufta Mekka Heryanto (PMS Solo) U-9 Putri Juara I : Almeera Nafisha Shareen (Champion Madiun) Juara II : Asha Adiba Zada (Champions Jepara) Juara III : Inara Kania Aulia Mufida (Arista Semarang) & Gendhis Maheswari (Panorama Solo) U-11 Putra Juara I : Zayn Abdullah Rajendra (Champion Klaten) Juara II : Kentaro Javas Kaivan Tsaqib (PB Champion Kebumen) Juara III : Ibrahim Yuki Suwandi Yamamoto (Champion Klaten) & Kenzou Leonardo Wijaya (Champion Kudus) U-11 Putri Juara I : Ailsie Elaina Sembiring (Champion Kudus) Juara II : Aqila Zyan Noufalin (Arista Semarang) Juara III : Satmika Cinta (Champion Klaten) & Biancha Ramadhani Zhafira Wardoyo (Champion Madiun) Kategori Beregu U-13 Putra Juara I : Champion Klaten A Juara II : Champion Jepara Juara III : PMS Solo & Champion Kudus A Kategori Beregu U-13 Putri Juara I : Champion Klaten Juara II : Arista Semarang Juara III : Champion Kebumen & Kayp1 Champion Academy Kategori Beregu Campuran U-15 Juara I : Champion Gading Jaya Juara II : Champion Magelang Juara III : Champion Klaten & Champion Jepara

Kejuaraan Klub Mitra PB Djarum 2026: Gading Jaya juara Beregu Campuran

kategori beregu campuran U15 pada Kejuaraan Klub Mitra PB Djarum 2026

Klub bulu tangkis asal Jakarta Timur, Champion Gading Jaya, berhasil meraih gelar juara pada kategori beregu campuran U15 dalam ajang Kejuaraan Klub Mitra PB Djarum 2026 yang digelar di GOR Djarum Jati, Kudus, Jawa Tengah, Sabtu. Pelatih PB Champion Gading Jaya Daniel Bagas Irawan di Kudus, Sabtu, mengaku bersyukur atas capaian tersebut. Keberhasilan ini terasa istimewa karena menjadi kompetisi perdana yang diikuti tim di bawah kepelatihannya. “Tidak gampang, persaingannya sangat ketat. Hampir semua pebulu tangkis dari klub mitra PB Djarum kualitasnya bagus. Perjuangan anak-anak luar biasa, bahkan ada atlet yang sempat sakit sebelum berangkat ke Kudus,” ujarnya usai laga final di GOR Djarum Jati, Kudus. Pada ajang yang diikuti 18 atlet usia 13 dan 15 tahun itu, kata dia, kejuaraan ini bukan hanya soal hasil akhir, tetapi juga momentum menambah pengalaman bertanding dan menempa mental. Terlebih, di partai final mereka harus berhadapan dengan tim kuat Champions Magelang. Menurut dia secara fisik kemampuan para pemain relatif seimbang. Namun faktor mental dan daya juang menjadi pembeda hingga akhirnya Champion Gading Jaya mampu memastikan kemenangan. Kejuaraan Klub Mitra PB Djarum 2026 kembali menjadi panggung pembinaan atlet muda dengan format pertandingan yang semakin berkembang. Sebanyak 518 atlet dari 28 klub, terdiri atas 25 klub mitra PB Djarum dan tiga klub undangan, ambil bagian dalam ajang yang berlangsung pada 9–14 Februari 2026 di Kudus. Sedangkan kategorinya mulai perorangan U9 dan U11 serta nomor beregu U13 dan U15. Khusus sektor beregu, tahun ini format pertandingan mengadopsi sistem kejuaraan beregu dunia, yakni format Piala Thomas dan Piala Uber untuk U13, serta format Piala Sudirman untuk U15. Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation sekaligus Ketua PB Djarum, Yoppy Rosimin mengatakan kejuaraan yang digagas sejak empat tahun lalu tersebut menjadi wadah peningkatan kualitas atlet muda dari berbagai daerah di Indonesia. Beberapa klub mitra dan undangan yang turut ambil bagian antara lain PB Talenta Manado (Sulawesi Utara), PB Champion Makassar (Sulawesi Selatan), PB Victory Bandung (Jawa Barat), dan Hevindo Balikpapan (Kalimantan Timur). “Kejuaraan ini merupakan salah satu upaya untuk menjaga nyala semangat bulutangkis di Indonesia. Dengan ajang ini, klub dapat mengukur kemampuan atletnya dan bersama-sama meningkatkan kualitas pembinaan,” ujarnya. Ia menambahkan sejumlah atlet binaan klub mitra bahkan telah menembus Pelatnas PBSI, seperti Selsi Jovika, Moh Zaki Ubaidillah, dan Richie Duta Richardo. Selain kompetisi, kejuaraan ini juga dirangkai dengan “coaching clinic” dan “sharing session” bagi para pelatih. Tahun ini, materi peningkatan endurance dipaparkan oleh pelatih fisik PB Djarum, Ari Subarkah. Ketua Panitia Pelaksana Sigit Budiarto menjelaskan penerapan tiga sistem pertandingan berbeda dirancang sebagai proses pembelajaran kompetitif bagi atlet muda agar terbiasa menghadapi tekanan sejak dini. “Tahun ini ada tiga kategori sistem pertandingan, mulai dari perorangan hingga beregu campuran. Harapannya, format yang berbeda-beda ini menjadi pelajaran baru bagi pelatih maupun atlet untuk terus mengasah mental dan semangat bertanding,” ujar Sigit. Meningkatnya jumlah peserta dibanding tahun lalu yang diikuti 439 atlet menjadi bukti antusiasme klub mitra terhadap kejuaraan ini. Penyelenggara berharap seluruh atlet tidak hanya menambah jam terbang, tetapi juga menjadikan ajang tersebut sebagai sarana pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan dan kualitas permainan.

WTA 1000 Dubai: Janice Tjen Melaju ke 16 Besar

Janice Tjen

Petenis putri Indonesia, Janice Tjen berhasil mengalahkan petenis Kanada Leylah Fernandez, Senin, untuk mencapai babak ketiga Dubai Duty Free Tennis Championships. Bertanding pada babak kedua WTA 1000 Dubai, Janice meraih kemenangan straight set atas Fernandez setelah melalui awal yang sulit dengan skor akhir 7-6(5), 6-4, demikian catatan WTA. Set pertama berlangsung ketat. Servis kuat menjadi kunci serangan Fernandez, namun Janice bermain dengan lebih sabar dan berhati-hati. Ia memenangi 68,4 persen pengembalian bola dan mencatat empat double fault — lebih sedikit dari Fernandez. Memasuki tie-break, Janice memimpin dengan kedudukan 3-1. Meski runner-up US Open 2021 itu mengejar, petenis kelahiran Jakarta berusia 23 tahun itu menjaga selisih poin hingga sukses merebut set pertama dengan ace. Tak ingin bermain panjang, Janice bermain agresif di set kedua. Berbekal servis kuat, ia berhasil mencatatkan 93,8 persen poin servis pertama, dan mengkonversi satu-satunya peluang break point. Janice akhirnya berhasil mengemas kemenangan setelah satu jam 43 menit untuk mencapai babak ketiga WTA 1000 Dubai. Kemenangan itu meningkatkan catatan head to head Janice atas Fernandez 2-0 setelah mengalahkan petenis berusia 23 tahun itu pada babak pertama Australian Open 2026. Selanjutnya, pada babak 16 besar Janice akan menanti pemenang babak kedua antara petenis Ceko Barbora Krejcikova atau unggulan kedua asal AS Amanda Anisimova, yang akan berlangsung malam hari ini. Sebelumnya pada laga pembukanya di Dubai, Janice berhasil mengalahkan petenis Ukraina Dayana Yastremka dengan skor dominan 6-4, 6-1. Janice juga akan tampil di sektor ganda dengan menggandeng petenis Ceko Marie Bouzkova. Mereka akan berhadapan dengan Jiang Xinyu/Ulrikke Eikeri pada babak pertama yang dijadwalkan pukul 21.30 WIB. Turnamen Dubai merupakan ajang WTA 1000 ketiga bagi Janice. Ia debut di level tersebut dengan memanfaatkan wild card pada Abu Dhabi Open awal bulan ini. Namun, ia kandas di babak kedua setelah dihadang unggulan kelima Liudmila Samsonova. Pekan selanjutnya, Janice mengikuti ajang WTA 1000 keduanya di Doha, namun ia juga terhenti di babak kedua saat berhadapan dengan unggulan teratas petenis No.2 dunia Iga Swiatek.

Candra Wijaya gelar kejuaraan bulu tangkis khusus nomor tunggal

Single Special Championships 2026 Presented by Candra Wijaya di Hall Daihatsu Yonex-Sunrise Candra Wijaya

Legenda bulutangkis Indonesia, Candra Wijaya memperluas program pembinaan dengan menggelar turnamen bertajuk Single Special Championships 2026 Presented by Candra Wijaya di Hall Daihatsu Yonex-Sunrise Candra Wijaya, Banten, 12-14 Februari 2026. Turnamen yang untuk pertama kalinya secara khusus mempertandingkan nomor tunggal itu diikuti 330 pebulu tangkis dari 130 perkumpulan. Nomor yang dipertandingkan meliputi tunggal putra dan putri kelompok pra usia dini (U-9), usia dini (U-11), anak-anak (U-13), pemula (U-15), remaja (U-17), serta dewasa amatir (30+). Candra mengatakan penyelenggaraan kejuaraan tunggal tersebut merupakan langkah lanjutan setelah sejak 2009 rutin menggelar kejuaraan khusus nomor ganda yang telah memasuki edisi ke-13 pada 2025. “Setelah sekian lama turut berkecimpung di dunia bulu tangkis nasional dengan mendirikan klub, membina atlet, membangun gedung olahraga, serta membuat kejuaraan khusus ganda, kini kami juga ingin terus menyemai guna memunculkan bibit-bibit unggul sektor tunggal,” kata Candra dikutip dari keterangan tertulis, Minggu. “Apa yang kami lakukan ini sesuai visi-misi kami untuk turut memajukan prestasi bulu tangkis nasional secara menyeluruh dan bukan hanya di sektor ganda saja,” katanya melanjutkan. Ia berharap kejuaraan khusus tunggal tersebut dapat semakin menggairahkan pembinaan atlet sejak usia dini. “Kejuaraan khusus tunggal ini tentunya juga untuk membudayakan pembinaan sejak dini dan sekaligus melestarikan prestasi bulu tangkis Indonesia di kancah dunia,” ujar Candra. Dari hasil pertandingan, sejumlah talenta muda tampil menonjol. Pada tunggal putri usia dini (U-11), Kharissa Lubna Ramadhani (SDN Ciracas 06, Jakarta Timur) keluar sebagai juara setelah mengalahkan Zevanya Cantika Hamzah (Sriwijaya Badminton Academy) dengan skor 21-15, 23-21. Di tunggal remaja (U-17) putri, Haura Kamila Assopiah (Daihatsu Yonex-Sunrise Candra Wijaya) menjadi yang terbaik usai menundukkan Katrina Gwendelyn Setiawan (Jaya Raya Solo) 21-10, 21-7. Pada kelompok pra usia dini (U-9) putra, Muhammad Haufanhazza Firdaus (Amour Badminton Club) meraih gelar juara setelah mengatasi Arka Pratama Sitepu (Flash) 21-16, 21-18. Sementara itu, Didin Khoerul Ma’mur dari Daihatsu Yonex-Sunrise Candra Wijaya (DYSCW) menjuarai tunggal pemula (U-15) putra dengan mengalahkan Aurial Sakha Wiratama (Jaya Raya Jakarta) 21-15, 21-11. Berkat raihan dua medali emas dan satu perak, klub tuan rumah DYSCW keluar sebagai juara umum. Satu medali perak disumbangkan Gibran Sandya Prayoga di tunggal anak-anak (U-13) putra setelah pada final dikalahkan Muhammad Davin Abrisam (SDN 1 Panaragan Bogor) 10-21, 18-21. Ketua Pengprov PBSI Banten, Sudarto Adinagoro saat menutup kejuaraan, Sabtu (14/2), menilai ajang tersebut menjadi bagian penting dari proses pembinaan jangka panjang. “Saya menilai kejuaraan ini merupakan sebuah proses panjang untuk melahirkan atlet-atlet tunggal potensial yang kelak bisa menjadi juara di level nasional dan internasional. Saya pun mengapresiasi atas ide-ide dan inisiatif pahlawan bulu tangkis Candra Wijaya yang mau menggelar kejuaraan khusus tunggal ini,” tegas Sudarto.

Janice Tjen menangi pertandingan pembukaan di Dubai Championship 2026

Janice Tjen

Petenis putri Indonesia, Janice Tjen, memenangi pertandingan pembukaannya di Dubai Championship yang berlangsung di Dubai Tennis Stadium, Dubai, Minggu. Pada pertandingan turnamen tipe WTA 1000 itu, Janice berhasil menaklukkan petenis asal Ukraina, Dayana Yastremska, dengan kemenangan dua set langsung, 6-4, 6-1, dikutip dari laman resmi WTA, Minggu. Kemenangan itu membuat Janice berhak lolos ke putaran kedua. Ia selanjutnya akan bertemu pemenang pertandingan antara Liudmila Samsonova melawan Leylah Fernandez pada Senin (16/2). Pada laga melawan Yastremska, petenis Ukraina itu berhasil memenangi gim pertama. Namun Janice mampu membalikkan situasi dan berbalik unggul 2-1. Setelah Yastremska menyamakan kedudukan menjadi 2-2, Janice kembali merestorasi keunggulan dengan memenangi gim kelima dan memimpin 3-2. Janice kemudian selalu dalam posisi unggul, sebelum kemudian ia menutup set pertama dengan kemenangan 6-4. Situasi serupa terulang pada set kedua, Janice mampu membuka set tersebut dengan keunggulan 4-0. Yastremska berhasil mencuri satu gim untuk mengubah skor menjadi 4-1, namun itu menjadi satu-satunya gim yang mampu dimenangi Yastremska pada set kedua, sebab setelah itu Janice melaju mulus untuk mengunci kemenangan meyakinkan 6-1 sekaligus mengamankan tiket ke putaran selanjutnya.

Kejuaraan Klub Mitra PB Djarum 2026, Asah Mentalitas Juara Atlet Muda

Kejuaraan Klub Mitra PB Djarum 2026

Kejuaraan Klub Mitra PB Djarum kembali digelar di tahun 2026. Turnamen yang rutin diselenggaran sejak tahun 2022 ini, diikuti oleh 518 atlet dari 25 klub mitra dan 3 klub undangan dan berlangsung di GOR Djarum Jati Kudus, pada 9-14 Februari. Berbeda dari tahun sebelumnya, Kejuaraan Klub Mitra PB Djarum kali ini memainkan tiga pertandingan besar. Yaitu nomor perorangan untuk U9 dan U11, beregu putra dan putri untuk U13, serta beregu campuran untuk kelompok U15. Ketua Pelaksana Kejuaraan Klub Mitra PB Djarum 2026, Sigit Budiarto mengatakan perubahan sistem pertandingan ini ditujukan untuk mengasah mentalitas para atlet muda di laga beregu. Sehingga ketika para atlet turun bertanding di kejuaraan yang lebih besar nantinya, mereka sudah terbiasa dengan kompetisi beregu ini. “Ini memang sedikit berbeda dengan tahun lalu. Tahun lalu ada perorangan dan beregu, tapi formatnya beregu putra dan putri, seperti Piala Thomas & Uber. Tahun ini U-9 dan U-11 perorangan, U-13 beregu putra dan putri, sementara U-15 beregu campuran seperti Piala Sudirman,” kata Sigit. “Selain pertandingan perorangan, kami ingin mengenalkan dan mensimulasikan pertandingan beregu. Karena anak-anak ini kedepannya akan menghadapi berbagai pertandingan beregu, mulai Kejuaraan Asia Junior, Kejuaraan Dunia Junior, lebih jauh lagi nanti ada Thomas & Uber, Sudirman, SEA Games, Asian Games dan masih banyak lagi,” jelas Sigit lagi. Sigit menambahkan, ajang Kejuaraan Klub Mitra PB Djarum juga diselenggarakan sebagai wadah sharing pengalaman dan mencari solusi bersama atas kendala di masing-masing klub. Lewat turnamen ini, pelatih dan Pembina klub mitra bisa banyak berdiskusi untuk meningkatkan kemampuan anak didiknya. “Ajang ini untuk silaturrahmi untuk seluruh klub mitra dan juga memantau sejauh mana perkembangan masing-masing atlet klub mitra. Apa yang menjadi kekurangan dan kelebihan dari masing-masing klub, kita bisa saling sharing. Sehingga semua klub punya standar yang baik. Bukan hanya kepentingan klub mitra tapi demi perkembangan bulutangkis kedepannya,” ungkap Sigit. Lebih lanjut Sigit memaparkan antusiasme dari klub mitra dalam mengikuti kejuaraan ini. Tak hanya kompetisi antar atlet, para pelatih pun tampil all out dalam mempersiapkan dan mengarahkan timnya di lapangan. “Mereka sangat antusias di lapangan. Melihat animo saat di lapangan bermain beregu, situasinya, ketegangannya, pertandingannya pun tensinya semakin tinggi. Bukan hanya pada atletnya saja, tapi pelatihnya juga ingin menciptakan kompetisi yang bagus,” ujar Sigit. Selain pertandingan di lapangan, klub mitra yang hadir juga mengikuti sharing session dengan tim PB Djarum, serta mengikuti Djarum Foundation tour, yaitu berkeliling ke beberapa spot dan fasilitas olahraga yang dikembangkan oleh Bakti Olahraga Djarum Foundation.

Janice Tjen Cetak Sejarah, Tembus Top 50 WTA

Janice Tjen

Petenis putri Indonesia, Janice Tjen mencetak sejarah baru bagi dunia tenis nasional setelah berhasil menembus peringkat 50 besar dunia Women’s Tennis Association (WTA). Janice kini menempati peringkat 47 dunia, sekaligus menjadi petenis putri Indonesia pertama yang mencapai pencapaian tersebut di abad ini. Prestasi tersebut mengakhiri penantian panjang tenis putri Indonesia sejak era legenda Yayuk Basuki yang terakhir menembus jajaran elite dunia pada 1998. Pencapaian Janice tidak lepas dari penampilan impresifnya dalam sejumlah turnamen internasional, termasuk Australian Open 2026. Performa konsisten Janice sepanjang musim ini turut ditandai dengan keberhasilannya meraih gelar juara pada turnamen di Chennai. Hasil positif itu menjadi momentum penting yang mendorong lonjakan peringkat dunia miliknya. Keberhasilan Janice dinilai sebagai sinyal kebangkitan tenis Indonesia di level internasional. Atlet muda tersebut menunjukkan perkembangan signifikan melalui permainan agresif dan mental bertanding yang semakin matang saat menghadapi lawan-lawan papan atas dunia. Setelah mencetak pencapaian bersejarah, Janice tidak berhenti. Ia dijadwalkan melanjutkan perjuangannya pada turnamen WTA 500 Abu Dhabi yang berlangsung pekan ini. Turnamen tersebut menjadi ajang penting bagi Janice untuk mempertahankan konsistensi performa sekaligus berpotensi meningkatkan posisinya dalam peringkat dunia. Keikutsertaan Janice di turnamen level tinggi ini juga diharapkan dapat memperkuat posisinya sebagai salah satu atlet tenis Asia yang patut diperhitungkan di kancah internasional. Dukungan publik Indonesia dinilai menjadi faktor penting dalam perjalanan kariernya ke depan. Dengan usia yang masih muda dan performa yang terus menanjak, Janice Tjen berpeluang mencatatkan lebih banyak prestasi sekaligus membuka harapan baru bagi kebangkitan tenis putri Indonesia di panggung dunia.

Ubed Juara Thailand Masters 2026

Zaki Ubaidillah

Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia Zaki “Ubed” Ubaidillah mempermalukan wakil tuan rumah, Panitchaphon Teeraratsakul, dengan skor 21-19, 20-22, 21-19 pada partai final untuk menjuarai Thailand Masters 2026. Itu menjadi kali pertama Ubed mengalahkan Panitchaphon setelah selalu kalah pada dua pertemuan sebelumnya yakni di Toyota International Challenge 2024 dan Kumamoto Masters Japan 2025. “Sangat luar biasa senang, campur aduk rasanya dan tidak menyangka bisa juara,” kata Ubed, dikutip dalam keterangan resmi dari PBSI. Itu menjadi gelar pertama Ubed pada 2026 setelah sebelumnya hanya mencapai 16 besar Indonesia Masters, di mana dia dihentikan wakil Singapura, Loh Kean Yew, 19-21, 10-21. Dalam perjalanannya menjadi juara Thailand Masters, Ubed mengalahkan lima tunggal putra dari negara berbeda, salah satunya memenangi perlawanan melawan rekan senegaranya sendiri yang sebelumnya menjadi juara Indonesia Masters 2026, Alwi Farhan, di babak semifinal dengan skor 21-18, 21-14. “Kemenangan ini saya persembahkan untuk orang tua, keluarga, PBSI, PB Djarum dan semuanya. Saya berharap bisa lebih baik, dan berikutnya bisa mendapatkan gelar Super 500 ke atas,” tutur Ubed, yang merupakan tunggal putra 44 dunia. Kemenangan Ubed membuat Indonesia memborong empat gelar dari Thailand Masters 2026 setelah sebelumnya menang di sektor ganda putri (Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti), ganda putra (Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana), dan ganda campuran (Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil).

PBSI rilis kalender kompetisi 2026 level junior

Bendera PBSI

Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) merilis kalender kompetisi level junior untuk nasional dan internasional 2026. Untuk kelompok usia junior di level internasional, PBSI menjadwalkan Jaya Raya Junior Grand Prix serta Asia Youth International Challenge, yang menjadi bagian penting jalur pembinaan atlet muda menuju level senior. Sementara itu, pada level nasional, PBSI kembali menggelar rangkaian Sirkuit Nasional A, B, dan C, dilanjutkan Sirnas Premier, Kapolri Cup, hingga Kejuaraan Nasional (Kejurnas) PBSI sebagai puncak kompetisi domestik. Kalender nasional PBSI tahun 2026 level junior APRIL 13–18 April Sirnas A Surabaya — Sirkuit Nasional A (U-17, U-19, Dewasa) 27 April–2 Mei Sirnas B Palu — Sirkuit Nasional B (U-11, U-13, U-15) MEI 4–9 Mei Sirnas A Kudus — Sirkuit Nasional A (U-17, U-19, Dewasa) 11–16 Mei Bupati Kutai Timur Open Kutai Timur — Sirkuit Nasional C (U-11, U-13, U-15, U-17, U-19) 18–23 Mei Sirnas B Samarinda — Sirkuit Nasional B (U-11, U-13, U-15) JUNI 8–13 Juni Candra Wijaya Doubles Special Tangerang Selatan — Sirkuit Nasional C (U-15, U-17, U-19, Dewasa) 15–20 Juni Kajati Cup Jawa Timur Surabaya — Sirkuit Nasional C (U-11 s.d. Dewasa) 22–27 Juni Kapolda Sumbar Open Padang — Sirkuit Nasional C (U-11, U-13, U-15, U-17, U-19) 29 Juni–5 Juli FISIP UI Open Depok — Sirkuit Nasional C (U-11, U-13, U-15, U-17) JULI 7–12 Juli Junior Grand Prix Jaya Raya Tangerang Selatan — Grand Prix (Junior) 13–18 Juli Pupuk Kaltim Open Bontang — Sirkuit Nasional C (U-11, U-13, U-15, U-17, U-19) 14–19 Juli Kapolri Cup TBC — PBSI Event (U-15, U-17, U-19 / 32 terbaik) 20–25 Juli Sirnas B Medan — Sirkuit Nasional B (U-11, U-13, U-15) AGUSTUS 3–8 Agustus Sirnas A Jakarta — Sirkuit Nasional A (U-17, U-19, Dewasa) 10–15 Agustus Walikota Bandung Open Bandung — Sirkuit Nasional C (U-11, U-13, U-15, U-17, U-19) 17–22 Agustus Sirnas B Bengkulu — Sirkuit Nasional B (U-11, U-13, U-15) 24–29 Agustus Bayan Open Balikpapan — Sirkuit Nasional C (U-11, U-13, U-15, U-17, U-19) SEPTEMBER 8–13 September Sirnas A DI Yogyakarta — Sirkuit Nasional A (U-17, U-19, Dewasa) 15–20 September Piala Raja Hamengkubuwono X DI Yogyakarta — Sirkuit Nasional C (U-11, U-13, U-15, U-17, U-19) 28 September–3 Oktober Sirnas A Bandung — Sirkuit Nasional A (U-17, U-19, Dewasa) OKTOBER 5–10 Oktober Asia Youth International Challenge Kudus — International Challenge (U-19) 12–17 Oktober Victor Sumut Open Medan — Sirkuit Nasional C (U-11, U-13, U-15, U-17, U-19) 26–31 Oktober Sirnas B Bali — Sirkuit Nasional B (U-11, U-13, U-15) NOVEMBER 2–7 November Hundred Banda Baru Open Batam — Sirkuit Nasional C (U-11 s.d. Dewasa) 23–28 November Gubernur Cup Jawa Timur Surabaya — Sirkuit Nasional C (U-11 s.d. Dewasa) DESEMBER 7–12 Desember Paser Open Paser — Sirkuit Nasional C (U-11, U-13, U-15, U-17, U-19)

Ini Jadwal Lengkap Sirkuit Nasional PBSI 2026

Logo PBSI

Indonesia kembali bersiap menyambut gegap gempita turnamen bulu tangkis nasional paling bergengsi, Sirkuit Nasional PBSI (Sirnas) 2026. Perhelatan yang menjadi barometer prestasi atlet bulu tangkis Tanah Air ini akan digelar dari bulan April hingga Desember 2026. Sirkuit Nasional PBSI akan terbagi dalam 3 level, yakni Sirkuit Nasional A, B, dan C dengan total 23 seri pertandingan yang tersebar di berbagai provinsi. Ajang ini bukan sekadar turnamen rutin. Sirnas PBSI telah menjadi bagian penting dari sistem pembinaan prestasi nasional dan ajang seleksi tak langsung menuju level internasional. Lewat persaingan ketat di berbagai kelompok umur, Sirnas kerap melahirkan bintang-bintang baru yang kelak mengharumkan nama bangsa di pentas dunia. Lalu, kapan jadwalnya akan dimulai? Berikut jadwal resmi turnamen Sirnas PBSI 2026 berdasarkan data dari PP PBSI: APRIL 13–18 April Sirnas A Surabaya — Sirkuit Nasional A (U-17, U-19, Dewasa) 27 April–2 Mei Sirnas B Palu — Sirkuit Nasional B (U-11, U-13, U-15) MEI 4–9 Mei Sirnas A Kudus — Sirkuit Nasional A (U-17, U-19, Dewasa) 11–16 Mei Bupati Kutai Timur Open Kutai Timur — Sirkuit Nasional C (U-11, U-13, U-15, U-17, U-19) 18–23 Mei Sirnas B Samarinda — Sirkuit Nasional B (U-11, U-13, U-15) JUNI 8–13 Juni Candra Wijaya Doubles Special Tangerang Selatan — Sirkuit Nasional C (U-15, U-17, U-19, Dewasa) 15–20 Juni Kajati Cup Jawa Timur Surabaya — Sirkuit Nasional C (U-11 s.d. Dewasa) 22–27 Juni Kapolda Sumbar Open Padang — Sirkuit Nasional C (U-11, U-13, U-15, U-17, U-19) 29 Juni–5 Juli FISIP UI Open Depok — Sirkuit Nasional C (U-11, U-13, U-15, U-17) JULI 13–18 Juli Pupuk Kaltim Open Bontang — Sirkuit Nasional C (U-11, U-13, U-15, U-17, U-19) 20–25 Juli Sirnas B Medan — Sirkuit Nasional B (U-11, U-13, U-15) AGUSTUS 3–8 Agustus Sirnas A Jakarta — Sirkuit Nasional A (U-17, U-19, Dewasa) 10–15 Agustus Walikota Bandung Open Bandung — Sirkuit Nasional C (U-11, U-13, U-15, U-17, U-19) 17–22 Agustus Sirnas B Bengkulu — Sirkuit Nasional B (U-11, U-13, U-15) 24–29 Agustus Bayan Open Balikpapan — Sirkuit Nasional C (U-11, U-13, U-15, U-17, U-19) SEPTEMBER 8–13 September Sirnas A DI Yogyakarta — Sirkuit Nasional A (U-17, U-19, Dewasa) 15–20 September Piala Raja Hamengkubuwono X DI Yogyakarta — Sirkuit Nasional C (U-11, U-13, U-15, U-17, U-19) 28 September–3 Oktober Sirnas A Bandung — Sirkuit Nasional A (U-17, U-19, Dewasa) OKTOBER 12–17 Oktober Victor Sumut Open Medan — Sirkuit Nasional C (U-11, U-13, U-15, U-17, U-19) 26–31 Oktober Sirnas B Bali — Sirkuit Nasional B (U-11, U-13, U-15) NOVEMBER 2–7 November Hundred Banda Baru Open Batam — Sirkuit Nasional C (U-11 s.d. Dewasa) 23–28 November Gubernur Cup Jawa Timur Surabaya — Sirkuit Nasional C (U-11 s.d. Dewasa) DESEMBER 7–12 Desember Paser Open Paser — Sirkuit Nasional C (U-11, U-13, U-15, U-17, U-19) Catatan Tambahan dari PBSI PBSI menyampaikan bahwa lokasi pelaksanaan masih dapat berubah apabila hasil survei menunjukkan sarana dan prasarana belum memenuhi standar nasional.

PBSI Gelar Seleksi Nasional PBSI 2026

Eng Hian

Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) akan menyelenggarakan Seleksi Nasional (Seleknas) PBSI 2026 sebagai bagian dari proses pembinaan dan penjaringan atlet muda potensial untuk bergabung dengan Pelatnas PBSI. Seleknas PBSI 2026 akan berlangsung pada 3 hingga 7 Februari 2026 di Majeh Arena Wadas, Karawang, dengan menggunakan empat lapangan pertandingan. Seleksi Nasional PBSI ini diikuti oleh atlet-atlet terbaik kategori taruna (U19) yang memenuhi ketentuan yang telah ditetapkan oleh PP PBSI. Peserta Seleknas meliputi atlet tunggal dan ganda juara Kejuaraan Nasional PBSI Perorangan Taruna Divisi I Tahun 2025, dengan pengecualian bagi atlet yang telah direkrut masuk Pelatnas PBSI. Peserta Seleknas juga berasal dari atlet kelahiran tahun 2007 dan sesudahnya yang berada pada peringkat 15 nasional Taruna (U19) terbaik di setiap sektor dengan perhitungan ranking yang digunakan adalah per tanggal 24 Desember 2025, setelah pelaksanaan Kejuaraan Nasional PBSI 2025. Selain jalur Seleknas, PP PBSI juga menetapkan bahwa tiga atlet muda, Mayla Cahya Afilian Pratiwi (Mutiara Cardinal Bandung) dari sektor tunggal putri dan Alexius Ongkytama Subagio/ Aquino Evano Keneddy Tangka (Djarum Kudus) dari sektor ganda putra bergabung langsung ke Pelatnas PBSI. Ketiganya direkrut berdasarkan prestasi konsisten yang telah ditunjukkan sepanjang tahun 2025, serta hasil pemantauan Tim Pemandu Bakat PP PBSI, sehingga dinilai telah memenuhi kriteria pembinaan Pelatnas. Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI, Eng Hian, menegaskan bahwa Seleknas PBSI merupakan bagian integral dari sistem pembinaan prestasi nasional yang dijalankan secara berjenjang dan berkelanjutan. “Seleksi Nasional PBSI merupakan bagian integral dari sistem pembinaan prestasi nasional yang dijalankan secara berjenjang dan berkelanjutan. Melalui Seleknas ini, PBSI memastikan proses penjaringan atlet muda dilakukan secara objektif, terukur, dan berbasis prestasi, sebagai langkah awal menuju pembinaan di Pelatnas PBSI,” ujar Eng Hian. “Kriteria seleksi yang mengacu pada hasil Kejurnas, peringkat nasional, serta pantauan Tim Pemandu Bakat dirancang untuk memastikan atlet yang terpilih tidak hanya memiliki capaian prestasi saat ini, tetapi juga potensi pengembangan jangka panjang sesuai dengan arah pembinaan prestasi PBSI,” tambahnya. Khusus untuk nomor ganda, para atlet diperbolehkan melakukan pertukaran pasangan dengan ketentuan pasangan tersebut berada dalam 16 besar ranking nasional, serta adanya kesepakatan tertulis antara atlet dan Perkumpulan Bulutangkis (PB). Atlet hasil pantauan Tim Pemandu Bakat (Potensi) PBSI juga dapat diikutsertakan sebagai peserta Seleknas meskipun berada di luar 16 besar ranking nasional. Sementara itu, bagi atlet ganda yang memiliki lebih dari satu pasangan dan sama-sama berada dalam 16 besar ranking nasional, maka atlet tersebut wajib memilih satu pasangan untuk didaftarkan pada Seleknas. Sebagai penegasan komitmen pembinaan prestasi, atlet tunggal maupun ganda yang keluar sebagai juara Seleknas PBSI 2026 wajib memenuhi panggilan untuk masuk Pelatnas PBSI tanpa syarat apa pun. Melalui Seleknas ini, PP PBSI berharap dapat menjaring atlet-atlet muda terbaik yang memiliki potensi jangka panjang untuk memperkuat bulutangkis Indonesia di level internasional. PESERTA SELEKSI NASIONAL PBSI TAHUN 2026 Tunggal Putra: Radithya Bayu Wardhana – DJARUM, KUDUS Fardhan Rainanda Joe – EXIST BADMINTON CLUB Denis Azzarya – JAYA RAYA JAKARTA Maharishiel Timotius Gain – JAYA RAYA JAKARTA Muhammad Nashrulloh Al-Habsyi – DJARUM, KUDUS Yusack Christian – JAYA RAYA JAKARTA Yudha Rendra Wijaya – DJARUM, KUDUS Yarits Al Kaaf Rengganingtyas – DJARUM, KUDUS Fathurachman – SARWENDAH BADMINTON CLUB, JAKTIM Izza Al-Faruq Aston Martin – EXIST BADMINTON CLUB I Made Sutha Adi Wiguna – GIDEON BADMINTON ACADEMY Surya Adhipratama Tanggara – BERKAT ABADI, BANJAR Fajar Shidiq Putra – EXIST BADMINTON CLUB Ghaisan Haidar Tsaqib – EXIST BADMINTON CLUB Jevian Vinara Phaskalis Jevlianda A – TANGKAS, JAKSEL Glend Yosua Octavianus Rumondor – JAYA RAYA JAKARTA Tunggal Putri: Jolin Angelia – DJARUM, KUDUS Christabel Calista Purwanto – DJARUM, KUDUS Oei Louisa Jovanka Sandi Winarto – EXIST BADMINTON CLUB Shaafiya Yasmin Maitsaa – DJARUM, KUDUS Evelin Gracia Parapat – DJARUM, KUDUS Wening Arviani Sabrina – PELATKOT TANGERANG SELATAN Alfira Deanika – Jaya Raya Satria Auberta Zerlina – EXIST BADMINTON CLUB Nurul Tetra Junia Br Matondang – DJARUM, KUDUS Qori Nur Syarifah – EXIST BADMINTON CLUB Patricia Regina Adalia – JAYA RAYA JAKARTA Selvyra Khalishah – PELATPROV PBSI Jawa Timur Xabria Novrani Alonso – Mataram Raya, Sleman Ratifa Badriah – ALAMSYAH YUNUS BADMINTON CLUB Keira Putri Indriyan – MUTIARA CARDINAL, BANDUNG Beryl Auliya Sungkono – PELATPROV PBSI Jawa Timur Ganda Putra: Muhammad Rizki Mubarrok/Raihan Daffa Edsel Pramono – DJARUM, KUDUS Faizal Pangestu/Anju Siahaan – DJARUM, KUDUS Ardiola Dionilo/Raffarel Radzinski Sadad – DAIHATSU YONEX SUNRISE CANDRA WIJAYA Akmal Nurrahman/Revand Harianto – JAYA RAYA JAKARTA Joseph Marcellino Kyta /Joven Farandi – GIDEON BADMINTON ACADEMY Christian Aldo Sanjaya/Yugo Alvaro Gunawan – JAYA RAYA JAKARTA Grendly Alkatib Lumintang/Muhammad Vito Annafsa – JAYA RAYA JAKARTA Danendra Kamandika Xavier/Elang Rakha Putra Setiawan – JAYA RAYA JAKARTA Fadhullah Muas/Stanley Jaden Ng – GIDEON BADMINTON ACADEMY Muhammad Lutfhi Habibi/Faza Iwadh Kurnia Ramdhan – DJARUM, KUDUS Muhammad Nadhif Al Maren/Muhammad Hazeral Masyhur – PELATPROV PBSI Jawa Timur Danendra Ahmad Al Ghozali/Azril Dava Gistrafarizi – PELATPROV PBSI Jawa Timur Muhammad Zaki/ Anandhito Triadi – PUSAT PELATIHAN OLAHRAGA PELAJAR/ JAYA RAYA JAKARTA Muhammad Alwan Setiawan/Naufal Syatar Syahwaldi – PUTRA HANDAYANI Boby Claudio Tampi/Darrel Fawwaz – PUSAT PELATIHAN OLAHRAGA PELAJAR Ahmad Tarindo Akbar/Fachry Adnan Pamungkas – GIDEON BADMINTON ACADEMY Ganda Putri: Imanuela Ayu Soka/Angelita Magdalena Yusup – DJARUM, KUDUS Selsi Josika/Halifia Usni Pratiwi – DJARUM, KUDUS Salsabila Zahra Aulia/Adelia Nirul M – DJARUM, KUDUS Merylia Putri Hanantha/Chelsea Veby Andela – PELATPROV PBSI Jawa Timur Afina Musa Putri/Nur Aliah Rahma – JAYA RAYA JAKARTA Atresia Naufa Candani/Aurelia Syakira Putri – DJARUM, KUDUS Sheila Lidia/Veren Irvana Daula – JAYA RAYA JAKARTA Citra Murdiningrum Surono/Maheswara Kusumawulan – PB. Power Rajawali, Tangerang Chelsea Marvelyn Istanto/Agni Marshanda Pratistha Kuranta – DJARUM, KUDUS Aura Zalfa Syafiya/ Putri Melvina Dwiwahyuningsih – GIDEON BADMINTON ACADEMY/ Cakrabuana Badminton Training Camp Micha Leona Luthfia Wardoyo/Keyla Annisa Putri – JAYA RAYA JAKARTA Annisa Febriany Shalihah/ Balqis Azzahra Kayla Hasan – DAIHATSU YONEX SUNRISE CANDRA WIJAYA/TANGKAS, JAKSEL Risfina Meyizza Tommzhu/Syafiqa Aliya – GIDEON BADMINTON ACADEMY Gelsay Behrous Al Zahra/Injiliani Christania Tumbol – JAYA RAYA JAKARTA Nadia Zana Nailah/Alya Anggina Putri Nasution – PUTRA MAINAKY, TANGSEL Jasmin Early Mailova/Zahroh Nani Elvany – BAYU KENCANA Ganda Campuran: Ikhsan Lintang Pramudya/ Salsabila Zahra Aulia – DJARUM, KUDUS Balqis Azzahra Kayla Hasan/Mitchel Rori Monintja – TANGKAS , JAKSEL … Read more

Indonesia Masters 2026: Raymond/Joaquin Jadi Runner-Up

Podium Ganda Putra Indonesia Masters 2026

Duet Raymond Indra/Nikolaus Joaquin harus puas menjadi runner-up Indonesia Masters 2026. Raymond/Joaquin mesti mengakui keunggulan Goh Sze Fei/Nur Izzuddin. Raymond/Joaquin, yang tidak diunggulkan, menantang ganda putra unggulan empat Goh/Izzuddin di final. Bertanding di Istora Senayan pada Minggu (25/1/2026), Raymond/Joaquin kalah dua gim langsung 19-21, 13-21. Jalannya pertandingan. Raymond/Joaquin tampil menjanjikan di gim pertama setelah unggul 9-6. Namun, Goh/Izzuddin meraih enam poin berturut-turut untuk berbalik memimpin 12-9 setelah interval pertama. Goh/Izzuddin melanjutkan momentum, Raymond/Joaquin mencoba terus mendekat. Namun, kesalahan-kesalahan Raymond/Joaquin di saat kritis menguntungkan lawan sehingga mencapai game point 20-18. Satu angka ditambah Raymond/Joaquin. Serangan ke arah Joaquin gagal diantisipasi, Goh/Izzuddin memastikan keungulan 21-19 di gim pertama. Raymond/Joaquin kalah start di gim kedua. Mereka membiarkan lawan meraup enam poin pertama berturut-turut sehingga ketinggalan 0-6. Setelahnya tekanan Goh/Izzuddin membuat Raymond/Joaquin kewalahan. Jarak tujuh poin tercipta di interval kedua dengan keunggulan Goh/Izzuddin 11-4. Goh/Izzuddin tidak membiarkan Raymond/Joaquin kembali dalam permainan meskipun unggul jauh. Pukulan Raymond yang terlalu panjang melebarkan keunggulan Goh/Izzuddin 17-6. Goh/Izzuddin meraih tiga angka beruntun untuk mencapai match point 20-6. Raymond/Joaquin meraih tujuh angka selanjutnya untuk memperpanjang napas. Kedudukan 13-20. Sebuah reli yang diakhiri dengan smes keras tak sanggup dikembalikan Raymond/Joaquin. Mereka kalah 14-21 sekaligus memberi Goh/Izzuddin titel juara ganda putra Indonesia Masters 2026.

Indonesia Masters 2026: Alwi Farhan Juara dan Cetak Sejarah

Alwi Farhan

Alwi Farhan keluar sebagai juara tunggal putra Indonesia Masters 2026. Alwi tampil ganas untuk mengalahkan Panitchaphon Teeraratsakul straight game di final. Pada final Indonesia Masters 2026 di Istora Senayan, Minggu (25/1), Alwi mendominasi lawan di sepanjang permainan. Alwi merengkuh titel juara dengan kemenangan 21-5, 21-6. Gelar ini merupakan gelar Super 500 pertama bagi Alwi yang terasa spesial karena terjadi di ‘rumah sendiri’. Gelar ini juga menjadi sejarah karena menjadikannya sebagai tunggal putra termuda yang pernah juara Indonesia Masters. Saat ini, Alwi baru berusia 20 tahun. Jalannya pertandingan Alwi start kencang usai mengungguli Teeraratsakul 6-1 di awal gim pertama. Eror Teeraratsakul menambah angka bagi Alwi sehingga memimpin 9-2. Alwi menjaga momentumnya, memimpin 13-4 usai interval pertama. Smes keras Teeraratsakul membentur net sehingga gap melebar jadi 10 poin di antara kedua pemain. Poin demi poin terus diraup Alwi, yang turut diuntungkan dengan kesalahan-kesalahan lawan. Pukulan Teeraratsakul terlalu panjang ke belakang membuat Alwi meraih game point dalam kedudukan 20-5. Sebuah drop shot Alwi mengecoh Teeraratsakul, sekaligus melanjutkan permainan ke gim kedua dengan keunggulan 21-5. Gim kedua dibuka dengan reli yang dimenangi Alwi, menyusul pukulan Teeraratsakul terlalu panjang ke belakang. Penampilan dominan Alwi berlanjut di awal gim kedua. Alwi tidak memberikan lawan mengembangkan permainannya untuk memimpin 11-2 menuju interval kedua. Jarak kedua pebulutangkis terus melebar. Teeraratsakul tampak kesulitan mendapatkan ritme permainannya di pertandingan ini. Tujuh poin beruntun diperoleh Alwi untuk unggul 18-5. Alwi Farhan akhirnya menyudahi perlawanan Teeraratsakul dengan sebuah drop shot untuk juara setelah menang 21-6 di gim kedua.

Pecah Rekor! Kejurprov Voli U18 Jatim Diikuti Peserta Terbanyak Sepanjang Sejarah

Kejurprov Voli U18 Jatim

Kabupaten Tulungagung kembali mencatatkan namanya dalam sejarah olahraga Jawa Timur. Sebanyak 67 klub bola voli dari berbagai daerah ambil bagian dalam Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Bola Voli Indoor U18 Antar Klub Se-Jawa Timur Tahun 2026. Rinciannya, 36 klub putra dan 31 klub putri. Jumlah klub ini menjadi yang terbanyak sepanjang penyelenggaraan Kejurprov Bola Voli di Jawa Timur. Ajang bergengsi tersebut hingga kini sedang digelar, dimulai pada Selasa, 20 Januari 2026 dan akan berakhir pada Senin, 26 Januari 2026. Kompetisi ini diselenggarakan di dua venue yakni GOR Lembupeteng dan GOR Sari Bumi Boro di Kecamatan Karangrejo, Kabupaten Tulungagung. Ketua Umum PBVSI Pengprov Jawa Timur, Irjen Pol Nanang Avianto, dalam keterangan yang diterima awak media pada Kamis, 22 Januari 2026 menjelaskan pembukaan agenda ini diwakili oleh Ketua Harian PBVSI Pengprov Jatim, Kombes Pol Jules Abraham Abast. Kombes Pol Jules Abraham Abast dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat. Ia mengucapkan terima kasih kepada Kapolres Tulungagung, Pemerintah Kabupaten Tulungagung, KONI Kabupaten Tulungagung, serta PBVSI Kabupaten Tulungagung yang telah menjadi tuan rumah kejuaraan. Ia menegaskan bahwa Kejurprov kali ini memiliki nilai historis yang sangat penting. Selain karena jumlah pesertanya yang memecahkan rekor, ajang ini juga menunjukkan perkembangan pembinaan bola voli usia muda yang semakin merata di Jawa Timur. “Rekor jumlah peserta ini tidak hanya mencerminkan antusiasme dan semangat kompetisi yang tinggi, tetapi juga menunjukkan komitmen Pengprov PBVSI Jawa Timur dalam menyelenggarakan turnamen pembinaan secara berjenjang,” jelas Kombes Abast. Menurutnya, tingginya partisipasi klub dari berbagai kabupaten dan kota menjadi indikator keberhasilan sistem pembinaan yang selama ini dijalankan. Hal tersebut sekaligus menunjukkan kepercayaan besar kepada Kabupaten Tulungagung sebagai tuan rumah. Lebih lanjut, Kombes Abast menjelaskan bahwa Kejurprov U18 ini tidak sekadar menjadi ajang pertandingan. Kejuaraan ini juga berfungsi sebagai sarana evaluasi pembinaan atlet usia muda di daerah. Dari kompetisi inilah, bibit-bibit unggul bola voli Jawa Timur dapat terpantau sejak dini. “Ke depan diharapkan atlet bola voli di Jawa Timur mampu menjadi tulang punggung prestasi bola voli di tingkat nasional maupun internasional,” pungkasnya. Kapolres Tulungagung AKBP Dr. Ihram Kustarto, Wakapolres Tulungagung, Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga, serta Ketua KONI Kabupaten Tulungagung juga turut hadir dalam agenda pembukaan tersebut. Hadir pula jajaran pejabat utama Polres Tulungagung, pengurus PBVSI provinsi dan kabupaten, para wasit, panitia, pelatih, ofisial, serta seluruh peserta kejuaraan. Agenda Kejurprov Bola Voli Indoor U18 Tahun 2026 yang didukung penuh dari berbagai pihak diharapkan mampu melahirkan atlet-atlet muda berprestasi yang kelak mengharumkan nama Jawa Timur.

Kejurprov Voli Indoor U18 Antar Klub se-Jawa Timur Catatkan Rekor

Kejurprov Voli Indoor U18 Antar Klub se-Jawa Timur

Kabupaten Tulungagung menjadi pusat perhatian pecinta bola voli Jawa Timur setelah menjadi tuan rumah Kejurprov Bola Voli Indoor U18 Antar Klub Se-Jawa Timur Tahun 2026. Ajang bergengsi ini diikuti 67 klub, terdiri dari 36 tim putra dan 31 tim putri dari berbagai kabupaten/kota di Jawa Timur. Kejuaraan yang berlangsung selama tujuh hari, mulai Selasa, 20 Januari hingga Senin, 26 Januari 2026, digelar di dua venue utama, yakni GOR Lembupeteng dan GOR Sari Bumi Boro, Kecamatan Karangrejo, Kabupaten Tulungagung. Kejurprov Bola Voli Indoor U18 Jatim 2026 secara resmi dibuka oleh Ketua Umum PBVSI Pengprov Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto yang diwakili Ketua Harian PBVSI Pengprov Jatim, Kombes Pol Jules Abraham Abast, Selasa (20/1/2026). Dalam sambutannya, Kombes Pol Jules Abraham Abast menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung suksesnya penyelenggaraan kejuaraan, mulai dari Kapolres Tulungagung, Pemerintah Kabupaten Tulungagung, KONI Tulungagung, hingga PBVSI Kabupaten Tulungagung sebagai tuan rumah. Menurutnya, Kejurprov kali ini mencatat sejarah baru sebagai ajang Kejurprov bola voli dengan jumlah peserta terbanyak sepanjang pelaksanaannya di Jawa Timur. “Jumlah peserta yang mencapai 36 tim putra dan 31 tim putri merupakan rekor tersendiri. Ini menunjukkan tingginya antusiasme serta keberhasilan pembinaan bola voli usia muda yang semakin merata di Jawa Timur,” ungkap Kombes Abast. Ia menambahkan, tingginya partisipasi juga mencerminkan kepercayaan besar dari daerah-daerah kepada Kabupaten Tulungagung dalam menyelenggarakan event olahraga berskala provinsi. Lebih jauh, Kombes Abast menegaskan bahwa Kejurprov Bola Voli Indoor U18 bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan memiliki nilai strategis dalam pembinaan prestasi jangka panjang. “Kejuaraan ini menjadi sarana evaluasi hasil pembinaan atlet usia muda sekaligus wadah penjaringan bibit-bibit unggul yang kelak diharapkan mampu mengharumkan nama Jawa Timur di level nasional bahkan internasional,” tegasnya. Acara pembukaan Kejurprov Bola Voli Indoor U18 Jatim 2026 turut dihadiri Kapolres Tulungagung AKBP Dr. Ihram Kustarto, S.H., S.I.K., M.Si., M.H., Wakapolres Tulungagung, Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga, serta Ketua KONI Kabupaten Tulungagung. Hadir pula jajaran pejabat utama Polres Tulungagung, Kapolsek jajaran, pengurus PBVSI Pengprov Jawa Timur, PBVSI Kabupaten Tulungagung, para wasit dan panitia, pelatih, ofisial, serta seluruh atlet peserta kejuaraan.

Ratusan Bibit Atlet Bulu Tangkis Cilik Adu Prestasi di Garut

Sportunity Badminton Competition 2026

Upaya regenerasi atlet bulu tangkis terus digencarkan di Kabupaten Garut, Jawa Barat, ratusan atlet usia dini adu prestasi dalam Sportunity Badminton Competition 2026. Sejak empat hari yang lalu, 157 atlet muda dari 18 klub binaan saling unjuk gigi di GOR SDK Kadungora. Koordinator Olahraga Kecamatan (KOK) Kecamatan Kadungora, Deden Syamsul Rizal, mengatakan kejuaraan ini menjadi bagian penting dalam proses membangun fondasi atlet muda, karena difokuskan pada kelompok usia dini. Para atlet yang bertanding dinilainya bukan pemula, melainkan sudah memiliki dasar teknik dan pergerakan yang matang sebagai calon pemain masa depan. “Dari proses ini ke depan kita bisa mencetak atlet-atlet potensial, baik di tingkat nasional hingga dunia,” ujarnya usai penutupan kegiatan, Minggu (18/1/2026) petang. Ia menuturkan, ratusan atlet itu selama ini telah mengikuti pembinaan melalui berbagai klub yang tersebar di berbagai daerah di Garut. Deden berharap dari ajang ini bisa melahirkan kembali atlet-atlet bulu tangkis asal Garut yang mampu berprestasi, mengikuti jejak atlet Garut yang telah dikenal sebelumnya. “Semoga ada Dejan Ferdiansyah atlet profesional lain yang lahir dari Garut,” ungkapnya. Penyelenggara Kegiatan, Imelia Pratiwi, menyampaikan bahwa Sportunity Badminton Competition tidak hanya digelar satu kali, melainkan akan dilaksanakan secara berkelanjutan sebanyak empat seri dalam satu tahun. Kompetisi ini dirancang sebagai ruang tumbuh bagi atlet, pelatih, serta klub bulu tangkis di Garut. “Event ini kami posisikan sebagai gebrakan awal dalam memperkuat pembinaan bulutangkis di Kabupaten Garut, mulai dari usia dini hingga atlet berprestasi,” ujarnya. Ia menuturkan, pembinaan atlet tidak bisa dilakukan secara instan, melainkan harus ditopang oleh kompetisi yang rutin, sistem yang jelas, dan kolaborasi berbagai pihak. Melalui ajang ini, diharapkan ekosistem bulu tangkis di Garut semakin kuat lantaran atlet memperoleh jam tanding, dan pelatih hingga klub memiliki ruang evaluasi. “Harapan kami, dari lapangan-lapangan sederhana di Garut hari ini, kelak akan lahir atlet-atlet hebat yang mampu mengharumkan nama daerah, bahkan nasional,” ungkapnya. Syabiq Arsenio (11), atlet muda binaan Harum Sport Klub, berhasil menyabet dua medali emas pada nomor tunggal (single) dan ganda dalam kejuaraan tersebut. Bocah yang masih duduk di bangku kelas lima sekolah dasar asal Kadungora mengaku cukup senang dapat mengikuti kejuaraan tingkat kabupaten. “Alhamdulillah dapat dua medali, semoga bisa terus berprestasi dan membahagiakan orang tua,” ungkapnya. Sumber: Tribunnews