Diawali Opening Party Termegah, SMA Al-Izhar Menangi Duel Kontra SMAN 21 DBL Jakarta Championship Series 2018

SMA Al-Izhar (hitam) mengawali dengan manis langkah di Honda DBL DKI Jakarta Championship Series 2018, usai unggul 30-26 atas Dust (julukan SMAN 21), pada Sabtu (10/11), di GOR Soemantri Brodjonegoro, Kuningan, Jakarta Selatan. (DBL)

Jakarta- Ribuan penonton yang hadir di GOR Soemantri Brodjonegoro, Kuningan, Jakarta Selatan terkagum-kagum. Sebagian besar mengabadikannya lewat handphone masing-masing. Merekam detik demi detik rangkaian show yang disajikan pada opening party Honda DBL (Developmental Basketball League) DKI Jakarta Championship Series 2018, Usai lampu stadion dipadamkan alias black out, permainan lighting show langsung menyapa para penonton. Disusul kemudian penampilan cuplikan video aksi-aksi para pemain melalui giant drop screen yang digantung di atap stadion. Lalu, dilanjutkan sesi pemanggilan starting line up dari kedua tim, melalui layar LED dengan iringan musik ansambel dari Wisnu and Friends, kian memancing sorak-sorai para suporter larut dalam opening party termegah sepanjang penyelenggaraan Honda DBL seri Ibu Kota sejak 2012 ini. Penyajian istimewa yang disuguhkan ini, ditujukan untuk mengapresiasi para student athlete yang berhasil mengantarkan tim sekolahnya lolos ke fase puncak, pada Sabtu (10/11) malam, jelang dimulainya big match Grup A antara tim putra SMAN 21 Jakarta versus SMA Al-Izhar Jakarta. Suguhan mengagumkan ini membuat salah satu orang tua dari Khairan Shauma Drajat, pemain SMA Al-Izhar, turut terpukau melihatnya. Ayah dari Khairan, Derry Drajat yang merupakan salah satu artis top ibu kota, bangga dengan suguhan dari DBL Indonesia. “Ini adalah pengalaman pertama kali anak saya bermain di Honda DBL. Melihat bagaimana penyelenggara memperlakukan anak saya seperti ini, membuat saya sebagai orang tua kian semangat memberi support anak saya di basket,” ujarnya. hal serupa juga disampaikan Rizki Andika, kapten tim SMAN 21. ”Bangga pastinya iya. Karena saya dan rekan-rekan diperkenalkan kepada penonton dengan cara yang keren layaknya pemain NBA. Walau hasil dari game pertama mengecewakan, malam ini akan saya kenang terus,” ungkap Rizki. Tak salah duel SMAN 21 Jakarta versus SMA Al-Izhar Pondok Labu ini dipilih sebagai gong pembuka hari pertama Honda DBL DKI Jakarta Championship Series 2018. Sejak tip off hingga kuarter akhir, kedua tim saling kejar mencetak poin. SMA Al-Izhar akhirnya mengawali langkah dengan manis, lewat keunggulan 30-26 atas Dust (julukan SMAN 21). (Adt)

Undang Pelatih dan Pemain Timnas Basket Indonesia, SD Ar-Rahman Motik Gelar Kompetisi 3×3

Sekolah Dasar Ar-Rahman Motik menggelar kompetisi basket 3x3 antar-SD se-DKI Jakarta di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, 7-8 November. Sebanyak 25 tim tampil dalam event 3x3 Ar-Rahman Motik Basketball Competition 2018. Hadir pula Pelatih Timnas, Fictor Gideon Roring. (mediaindonesia.com)

Jakarta- Usia dini merupakan peluang emas dalam membentuk sebuah karakter sesorang. Dalam dunia olahraga, pembinaan atlet sejak usia dini juga terus dilakukan. Selain untuk mematangkan skill, dalam hal ini mental juga perlu diasah saat merintis sebuah karier. Hal itu menjadi perhatian Sekolah Dasar Ar-Rahman Motik yang menggelar kompetisi basket 3×3 antar-SD se-DKI Jakarta di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, 7-8 November. Sebanyak 25 tim ikut serta dalam kompetisi bertajuk 3×3 Ar-Rahman Motik Basketball Competition 2018 itu. Kompetisi itu mendapat pengakuan dari Pengurus Besar Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (PB Perbasi) dengan kehadiran wasit dan panitia pertandingan dari induk olahraga basket di Indonesia itu. “Even ini berawal dari keprihatinan anak sekarang itu aktivitas fisiknya kurang. Lebih lama main gadget ketimbang yang lainnya. Makanya kita berpikir untuk bikin even ini, tapi bagaimana mereka datang bukan hanya main basket dan berkompetisi. Tapi juga ada edukasinya,” ungkap Catur Prastyo, Ketua Pelaksana, di Jakarta, Kamis (8/11). Sebagai edukasi, panitia pun mendatangkan pebasket Tim Nasional, di antaranya Andakara Prastawa Dhyaksa, Ponsianus Nyoman Indrawan, Adhi Pratama Prasetyo Putra, dan Valentino Wuwungan. Hadir pula Pelatih Timnas Fictor Gideon Roring yang akrab disapa Ito, dan Johannis Winar atau karib dipanggil coach Ahang. “Jadi kita menghadirkan pebasket idola mereka untuk hadir. Mereka berbicara, apa korelasi antara pentingnya sekolah dan main basket? Kenapa sekolahnya musti pinter agar main basketnya bisa bagus. Sejauh ini sih tidak ada kendala karena memang usia mereka usia bermain. Pulang sekolah mereka punya memori dan kesan,” jelas Catur. Seluruh peserta baik menang atau kalah akan dapat medali sebagai kenang-kenangan. Diharapkan akan lahir regenerasi atau penerus basket Indonesia yang mampu menembus jenjang karier profesional tanpa mengorbankan pendidikannya. Sistem pertandingannya dalam kompetisi ini sedikit dimodifikasi, dari segi waktu pertandingan untuk menunjang kapasitas fisik siswa SD. Yakni permainan per kuarter hanya berlangsung selama 7 menit. Kompetisi itu menganut sistem pertandingan setengah kompetisi, walaupun ada 25 tim. Tujuannya, agar tim yang kalah bertanding di babak awal tidak langsung angkat koper. Menurut Catur, setiap tim minimal akan bermain 3 kali. Sementara itu, sambutan hangat juga datang dari Pelatih Timnas. “Komentar saya mengenai acara ini yang pasti, ya saya senang banget karena kita bisa datang dan bertemu dengan anak-anak sekolah. Kita bisa berbagi pengalaman dan pengetahuan,” ujar coach Ito. “Di usia dini mereka sudah berlatih basket, bisa mengembangkan bakatnya. Bagi saya sebagai pelatih, saya sudah punya pemain-pemain muda yang basic dan fundamentalnya solid. Mudah-mudahan apa yang dilakukan oleh Sekolah Ar-Rahman bisa jadi teori yang lainnya. Bibit-bibit itu harus kita cari dan harus kita olah,” tutupnya. (Adt)

Dapatkan 10 Orang Wakil Dari Basketball Clinic For Lombok, Selangkah Lagi Tembus Honda DBL Indonesia All-Star 2018

Ryan Gardinir, pelatih World Basketball Academy (WBA) Australia mengajarkan bagaimana cara shooting yang benar, kepada para camper putri dalam event Honda DBL Special Basketball Clinic For Lombok, yang berlangsung di Gelanggang Pemuda Mataram, pada Senin-Rabu, 5 -7 November. (DBL)

Mataram- Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menjadi salah satu korban bencana gempa membawa banyak simpatik. Honda dan DBL Indonesia bergerak bersama memberi suntikan semangat kepada para korban gempa. Mereka menggelar program khusus, yaitu Honda DBL Special Basketball Clinic For Lombok. Kegiatan ini sekaligus dijadikan ajang seleksi, menuju Honda DBL Camp 2018 di Surabaya. Sebanyak 222 camp-ers (sapaan calon peserta camp) yang mengikuti kegiatan itu sangat antusias mengikuti latihan. Pelatih dari DBL Academy dan World Basket Academy (WBA) Australia, menyeleksi dengan ketat. Para camper ditempa selama tiga hari. Baik dari segi fisik, teknik, skill, attitude, nutrion class, dan timing bermain basket yang tepat. Bertempat di Gelanggang Pemuda Mataram, Rabu (7/11) merupakan hari terakhir seleksi. Sebanyak 10 pebasket putra dan putri, dinyatakan lolos dan akan terbang ke Surabaya, untuk mengikuti Honda DBL Camp. Lima campers putri diisi Julian Fathana Panie, Qhifani Zhaqila, I Gusti Ayu Eka A, Syahtia Dwi Ningrum Alamsyah, dan Ni Made Sri Ratna Windusari. Lalu, lima campers putra diraih Kelvin Saputra Tan, Hendra Gunawan, I Nyoman Ari Sutrisna, I Made Dwi Artana, dan Dimas Anugrah Ramadhan. Ada juga dua pelatih yang lolos ke Honda DBL Camp 2018. Yakni, Sazali Rois dan I Gede Apriana. General Manager DBL Indonesia Yondang Tubangkit mengatakan, Honda DBL Special Basketball Clinic For Lombok pertama kali diselenggarakan di Indonesia. Tujuannya, membangkitkan semangat pemuda pasca bencana gempa. ”Ini program khusus untuk Lombok,” kata Yondang. Campers diseleksi langsung oleh dua pelatih WBA Australia, dan pelatih dari DBL Academy. ”Dari WBA ada Shane Froling dan Ryan Gardiner, ” jelasnya. Dia melihat, campers yang mengikuti kegiatan ini memiliki potensi. Namun, harus mempersiapkan diri lebih baik lagi. Sementara itu Kelvin Saputra Tan mengaku, kekurangannya ada di fisik dan teknik. “Kekurangan itu akan saya tingkatkan lagi,” kata dia. Kelvin menargetkan bisa tembus ke Honda DBL Indonesia All-Star. Masuk tim Honda DBL Indonesia All-Star merupakan impiannya sejak mengikuti Honda DBL. ”Ini kesempatan besar bagi saya. Tidak boleh disia-siakan,” ucapnya. Menurutnya, persaingan di Honda DBL Camp 2018 cukup berat. Harus bersaing dengan pebasket pilihan dari 21 provinsi lainnya. ”Saya rasa tidak mudah. Waktu dua minggu harus dimanfaatkan dengan maksimal,” tekadnya penuh semangat. Setali tiga uang, I Gusti Ayu Eka mengatakan, ia sudah mempersiapkan diri mengikuti Honda DBL Special Basketball Clinic For Lombok. Targetnya, tembus ke Honda DBL Camp 2018 di Surabaya terpenuhi. ”Sekarang, harus mempersiapkan diri lebih matang, untuk bisa lolos manjadi Honda DBL Indonesia All-Star,” kata Ayu. Ia berharap, semua yang didapatkan di Honda DBL Special Basketball Clinic For Lombok akan bisa bermanfaat ke depannya. ”Ilmu yang didapatkan akan saya terapkan membawa prestasi NTB lebih baik lagi,” pungkasnya.(Adt)

Tiga Hari Duel Sengit, 16 Sekolah Melaju ke Babak 8 Besar Mainbasket 3X3 Indonesia Competition

Persaingan sengit tersaji pada hari terakhir penyisihan event Mainbasket 3X3 Indonesia Competition, di Piazza Gandaria City Mall, Rabu (7/11). Setelah berjuang ketat selama tiga hari (5-7 November), terpilih 16 tim (8 tim putra dan 8 putri) yang berhak melanjutkan langkahnya ke babak 8 Besar. (DBL)

Jakarta- Persaingan sengit tersaji pada hari terakhir penyisihan event Mainbasket 3X3 Indonesia Competition, di Piazza Gandaria City Mall, Rabu (7/11). Setelah melalui perjuangan ketat selama tiga hari (5-7 November), terpilih 16 tim (8 tim putra dan 8 putri) yang berhak melanjutkan langkahnya. Mereka bakal tampil pada Babak 8 Besar yang digelar bersamaan dengan Honda DBL DKI Jakarta Championship Series 2018 pada 10-17 November, di GOR Soemantri Brodjonegoro Kuningan, Jaksel. Pada kategori putri, empat tim sudah lebih dulu memastikan tempat di Babak 8 Besar pada Selasa (6/11). Adalah SMAN 82 Jakarta, MAN 19 Jakarta, SMA PSKD 1 Jakarta (C), dan SMA PSKD 1 (A). Sementara empat tim lainnya, mengunci tiket lolos paska menekuk lawannya. SMA PSKD 1 (B) berhasil mengalahkan SMAN 53 Jakarta, dengan skor 8-0. Selanjutnya, MA Annajah maju ke Babak 8 Besar, usai unggul dari SMAN 32 Jakarta (A), dengan skor 3-0. SMA PSKD 1 (D), melengkapi hegemoni PKSD di kompetisi 3X3 ini. Tim yang bermarkas di daerah Senen itu menyudahi SMA Cita Buana dengan skor 4-2. Menanggapi kesuksesan sekolahnya, kapten SMA PSKD 1 (D), Regina Nathania Pramesti menyatakan gembira atas pencapaian SMA PSKD 1. “Sangat bersyukur karena latihan yang selama ini kami lakukan terbayar. Semua wakil kami lolos ke Babak 8 Besar,” ucap student athlete kelahiran 2002 ini. Sementara di sektor putra, seluruh tim harus bekerja ekstra. Bahkan, laga hari ini menjadi penentu guna melanjutkan langkah di Mainbasket 3X3 Indonesia Competition. Kedelapan tim 3X3 putra yang akhirnya lolos dan berangkat ke fase 16 terbaik adalah SMA Islam Al Ma’ruf (B), SMA Kolese Gonzaga, SMAN 71 (F), SMA Charitas (B), SMA PSKD 1 (A), SMA Dian Harapan (C), SMA Bukit Sion (A), dan SMAN 71 (E). Keseruan rangkaian acara Mainbasket Bareng DBL Indonesia di Piazza Gandaria City Mall, ditutup oleh penampilan memukau dari 12 tim dance yang bersaing pada UBS Gold Dance Competition. Mereka adalah Best Three alias tiga terbaik, yang terpilih dari masing-masing regional (West Region, North Region, South Region, dan East Region). Ke 12 tim itu yakni SMA Dian Harapan (Zebaoth), SMA IPEKA Puri (Equinox), dan SMA Kristoforus 2 (JLD) dari West Region. Lalu Bunda Mulia School (Groove), SMAK 5 Penabur (D-Vision), dan SMAN 30 Jakarta (Ratoeh Jaroe Veternate) dari North Region. Sementara dari South Region ada SMAN 6 Jakarta (PCM), SMAN 28 Jakarta (Crescent), dan SMAN 47 (Forsence). Dan dari East Region ada SMAN 44 Jakarta (The Glame), SMA Labschool Rawamangun (Diva), serta SMAN 81 (Cleotatra). Masing-masing kontestan all out menampilkan kreasi dan aksi yang lebih fresh untuk menjadi yang terbaik. Aksinya pun sangat total, karena penampilan pada acara ini ikut masuk penjurian. Tentunya ditambah dengan penjurian dari penampilan mereka pada Honda DBL DKI Jakarta Championship Series 2018, di GOR Soemantri, 10-17 November nanti. (Adt)

DBL Gelar Special Basketball Clinic For Lombok, 222 Pelajar NTB Buru Tiket DBL Camp

Honda Developmental Basketball League (DBL) Special Basketball Clinic For Lombok, dimulai sejak Senin (5/11), yang berlangsung di Gelanggang Pemuda Mataram, Mataram, Nusa Tenggara Barat. Sebanyak 222 pebasket pelajar di Pulau Lombok mendapat program latihan sekaligus seleksi menuju Honda DBL Camp. (DBL)

Mataram- Honda Developmental Basketball League (DBL) Special Basketball Clinic For Lombok, dimulai sejak Senin (5/11), yang berlangsung di Gelanggang Pemuda Mataram, Mataram, Nusa Tenggara Barat. Sebanyak 222 pebasket pelajar di Pulau Lombok mendapatkan program latihan intensif yang menyenangkan. General Manager DBL Indonesia, Yondang Tubangkit mengatakan, program tersebut diselenggarakan untuk kali pertama di Lombok. Visi programnya membangkitkan semangat pemuda pasca bencana gempa. ”Mereka harus terus semangat. Bencana gempa tak boleh meruntuhkan itu. Kita bangkitkan mereka melalui program khusus ini,” kata Yondang. Para peserta mendapatkan program latihan khusus dari World Basketball Academy (WBA) Australia. Shane Froling dan Ryan Gardiner, yang datang langsung memberi materi. ”Mereka juga adalah pelatih di DBL Camp. Kita bekerjasama sejak 2010 silam,” jelasnya. Program latihan yang diberikan hampir sama dengan di DBL Camp. Mereka mendapatkan materi teknik dasar cara bermain basket yang tepat. ”Program ini sekaligus memberikan gambaran yang ada di Honda DBL Camp,” bebernya. Menjadi bagian dari Honda DBL camp cukup berat. Harus melalui seleksi yang ketat. “Paling tidak, melalui program ini, student-athlete NTB bisa merasakan atmosfer DBL Camp sesungguhnya,” ujarnya. Itu bisa memberikan suntikan spirit bagi mereka untuk terus berlatih basket. Semangat mereka yang digenjot melalui program tersebut, bisa menjadi tonggak bagi pebasket NTB berprestasi ke depan. ”Saya berharap, program ini bisa bermanfaat bagi perkembangan dunia basket NTB ke depan,” harapnya. Pebasket mendapatkan program latihan khusus selama tiga hari. Dari 5-7 November. Yondang mengatakan, program itu akan menjadi ajang seleksi, menuju ke Honda DBL Camp, di Surabaya, Jawa Timur. Lima pebasket putra dan putri akan mewakili NTB berebut tiket Honda DBL Indonesia All-Star. ”Pemain yang lolos menjadi DBL All Star, berangkat ke Amerika,” jelasnya. NTB memiliki potensi yang baik. Hanya saja perlu pembinaan lebih intens. ”Saya yakin mereka lebih semangat berlatih usai basketball clinic ini,” tutupnya. (Adt)

Hari Kedua Mainbasket Bareng DBL Indonesia di Gandaria City Mall, Hadirkan Basketball Clinic

Keseruan acara Mainbasket Bareng DBL Indonesia di Area Piazza, Gandaria City Mall, Jaksel, berlanjut pada Rabu (6/11). Tak hanya kompetisi basket 3x3, event ini juga menghadirkan Basketball Clinic yang diikuti oleh 50 anak-anak, yang dimentori langsung oleh head coach DBL Academy, Dimaz Muharri. (DBL)

Jakarta- Keseruan acara Mainbasket Bareng DBL Indonesia di Area Piazza, Gandaria City Mall, Jaksel, berlanjut pada Rabu (6/11). Tak hanya kompetisi basket 3×3, event seru yang digelar sebagai ‘pemanasan’ jelang Honda DBL DKI Jakarta Championship Series 2018 ini, juga menghadirkan Basketball Clinic. Dengan penuh semangat dan fun, sebanyak 50 anak-anak mengikuti klinik basket yang dimentori langsung oleh head coach DBL Academy, Dimaz Muharri, didampingi Muhammad Alfian Yassir dan Shabrina Putri Rizki. Lalu coach tamu pada basketball clinic ini adalah Faizatus Soimah, alumnus DBL Indonesia All-Star tahun 2017 dari Malang, serta salah satu pemain timnas U-18, yang juga menjadi anggota termuda Timnas putri Asian Games 2018, Adelaide Callista Wongsohardjo. Pada sesi awal, para peserta diajarkan bagaimana melakukan pemanasan yang baik. Pelatihan dibagi menjadi dua kelompok. Pertama untuk usia 7-9 tahun dan usia 10-15 tahun. Metode fun menjadi daya tarik utama DBL Academy dalam melakukan pengajaran pada para peserta. “Pelatihan basket yang tepat pada umur-umur dini seperti ini sebenarnya penting dalam perkembangan pemain basket. Nantinya mereka akan terbiasa saat dewasa. Tentu kita juga mengemasnya dengan gembira ya,” ucap Dimaz, yang pernah berpredikat point guard terbaik di ajang kompetisi IBL, dan kini fokus melatih DBL Academy. Selain pemanasan, anak-anak juga diajarkan bagaimana melakukan dribbling yang benar. Para peserta pun diarahkan menggiring serta mengontrol bola agar tak mudah diambil lawan. Dari beberapa peserta, ada pula Shailendra Naryama, putra dari artis cantik Ibu Kota, Dian Sastrowardoyo. Basketball Clinic by DBL Academy hari pertama ini, ditutup dengan prosesi pemilihan best participants. Kay, yang berasal dari kelompok usia 7-9 tahun, terpilih sebagai best participants. Keseruan Basketball Clinic ini akan berlanjut pada Kamis (7/11), di Area Mall, Gandaria City Mall, Jaksel. Sementara itu, memasuki hari kedua, persaingan Mainbasket 3×3 Competition makin panas. Jika di hari pertama debutan menampilkan performa gemilang, kini tim dengan nama besar menunjukkan tajinya. Keperkasaan SMAN 61 Jakarta di Honda DBL DKI Jakarta Series 2018 – East Region juga diperlihatkan pada Mainbasket 3X3 Competition. Tim SMAN 61 yang ambil bagian pada kompetisi 3X3 ini, memang tak diisi dengan pemain yang tampil di East Region. Namun, Nasa (julukan SMAN 61) kembali mengulangi kesuksesan. SMAN 61 (B) berhasil mengalahkan SMAN 71 (D) dengan skor 6-1. Nasa (julukan SMAN 61) meninggalkan jauh perolehan poin Sapta Eka (julukan SMAN 71). Sang kapten Nasa, Muhammad Dhafin Ganesha mengaku optimis dapat mencapai babak 8 besar dan tampil di GOR Soemantri Brodjonegoro. “Kesuksesan tim di East Region menular pada kami. Syukur kami bisa menang atas rival kami Sapta Eka. Dan optimis bisa berlaga di 8 besar nanti,” ucap siswa kelahiran 2002 itu. (Adt)

Antusias Sambut Championship Jakarta Series 2018, DBL Gelar Drawing dan Charity di Mall

Bintang basket profesional, Andakara Prastawa (Pelita Jaya) dan Daniel Wenas (kanan/Siliwangi Bogor), hadir dalam acara drawing, untuk menentukan posisi para peserta pada babak Honda DBL DKI Jakarta Championship Series 2018, pada Senin (5/11) di Mall Gandaria City. (DBL)

Jakarta- Setelah melalui perjalanan panjang, hari yang dinanti perwakilan Honda DBL DKI Jakarta Series 2018 tiap region tiba. Pada Senin (5/11), bertempat di Mall Gandaria City, sebanyak 16 tim finalis hadir dalam acara drawing, guna menentukan posisi para peserta, di babak Honda DBL DKI Jakarta Championship Series 2018. Babak Championship Jakarta Series 2018 akan berlangsung di GOR Soemantri, 10-17 November. Dalam prosesi drawing seluruh pemain dan ofisial diperkenalkan pada publik di Piazza Mall Gandaria City. Tak ketinggalan, orang tua dan keluarga seluruh pemai, turut dihadirkan pula, dalam acara yang bertajuk Mainbasket Bareng DBL Indonesia. Selain drawing, digelar Mainbasket 3×3 Competition, Basketball Clinic by DBL Academy, Talkshow with Darbotz, dan penampilan 12 besar UBS Gold Dance Competition. Pada hari pertama ini, Mainbasket Bareng DBL Indonesia dibuka dengan serunya Mainbasket 3×3 Competition. Tak hanya peserta, pengunjung Mall Gandaria City dibuat terpukau dengan laga 3×3 antar SMA ini. Usai panasnya Mainbasket 3×3 Competition, keseruan dilanjutkan dengan Talkshow inspiratif with Darbotz. Pada sesi talkshow, hadir pula Masany Audri selaku Direktur DBL Indonesia. Selain itu ada dua DBL All-Star tahun 2014 asal Makassar Erick Gossal dan DBL All Star 2017 asal Malang, Faizzatus Shoimah. Mereka berbagi pengalaman tentang bagaimana bisa meraih kesuksesan dari nol. Tak tertinggal sesi charity untuk Palu, juga terselenggara usai talk show inspiratif with Darbotz. DBL Indonesia berkolaborasi dengan Darbotz membuat t-shirt spesial dengan desain pilihan hasil vote instagram DBL Indonesia. Hasil penjualan t-shirt disumbangkan untuk saudaraDonggala.Palu dan Donggala. Bintang basket profesional, Andakara Prastawa (Pelita Jaya) dan Daniel Wenas (Siliwangi Bogor), turut mendukung program charity ini. Keduanya hadir dan menjadi orang pertama yang menggunakan t-shirt tersebut. ”Kolaborasi yang keren antara DBL Indonesia dan Darbotz. Senang rasanya bisa ikut support,” ujar Prastawa. ”Ini sedikit bentuk kepedulian kami terhadap saudara-saudara yang terkena musibah di Palu dan Donggala. Desain t-shirt keren dan unik,” timpal Daniel. Keseruan Mainbasket Bareng DBL Indonesia masih terus berlanjut hingga Rabu (7/11). Masih akan ada ketatnya pertandingan Mainbasket 3×3 Competition, Basketball Clinic by DBL Academy, dan juga penampilan terbaik dari 12 besar UBS Gold Dance Competition. (Adt) Hasil Drawing Honda DBL DKI Jakarta Championship Series 2018 Putra Grup A SMA Al-Izhar SMA Permai SMAN 21 Jakarta SMA Bukit Sion Grup B SMAN 3 Jakarta SMAK 5 Penabur SMAN 61 Jakarta SMAN 2 Jakarta Putri Grup A SMAN 28 Jakarta SMAN 36 Jakarta SMAN 16 Jakarta SMAN 30 Jakarta Grup B SMAN 3 Jakarta SMAN 71 Jakarta SMK Yadika 2 SMAN 18 Jakarta

Kharisma Bangsa Harapkan Jadi Sekolah Terbaik, Basket Kini Ekstrakulikuler Unggulan

Tim basket putra Kharisma Bangsa (hitam) ketika melakukan training camp menjelang keberangkatan ke Paris, Perancis, mengikuti Paris World Games Basketball Championship 2018, Juli lalu. (istimewa)

Pamulang- Sederet prestasi berhasil diukir siswa-siswi Sekolah Kharisma Bangsa, Pondok Cabe, Pamulang, Tangerang Selatan, Banten, di berbagai event nasional maupun internasional. Okan Celiker, Management Advisor Kharisma Bangsa, mengatakan institusi pendidikan yang dipimpinnya itu memiliki torehan prestasi, diantaranya tim basket putra SMA Kharisma Bangsa, meraih gelar juara Divisi 2 Paris World Games Basketball Championship 2018, Paris, Perancis, Juli lalu. “Di bidang sains, pada 2018, siswa SMA Kharisma Bangsa meraih dua medali perak yakni The 59th International Mathematics Olympiad Cluj-Napoca, Rumania, dan Hong Kong International Mathematics Olympiad, Hong Kong. Selain itu, meraih medali perunggu pada The 15th International Geography Olympiad , Quebec City, Canada,” ujar Okan, di kawasan Pondok Cabe, Pamulang, Tangerang Selatan, pada Jumat (2/11). Selain itu, lanjut Okan, Kharisma Bangsa adalah sekolah yang menggunakan kurikulum gabungan yakni Cambridge International School dan nasional. Disisi lain, ungkap Okan, ada sekitar 10 persen alumni Kharisma Bangsa yang melanjutkan kuliah di luar negeri. “Jadi kami berusaha untuk meningkatkan jumlah 10 persen agar lebih banyak lagi siswa yang bisa kuliah ke luar negeri. Guna mendukung hal tersebut, Kharisma Bangsa memiliki satu departemen bernama college consuling. Mereka nantinya yang akan membantu siswa untuk lebih banyak yang mendaftar di luar negeri. Kedepan, kami juga ingin menjadi sekolah internasional dengan menerima lebih banyak siswa dari berbagai negara,” lanjutnya. “Kami juga memiliki program olimpiade sains yang sangat baik di sekolah. Bahkan dari tim nasional Indonesia yang berangkat ke olimpiade internasional, selalu ada siswa dari Kharisma Bangsa yang mewakili,” tambahnya. Dalam kesempatan itu, ia berharap dapat membawa semua pengalaman yang dimiliki selama berada di Amerika Serikat (AS) ke Indonesia. Diakuinya, bila selama ini Kharisma Bangsa merupakan salah satu institusi pendidikan yang terbaik. “Tentu dengan pengalaman yang saya miliki selama di Amerika Serikat, saya ingin membawa Kharisma Bangsa lebih baik lagi. Semoga bisa menjadi sekolah terbaik di wilayah Jakarta dan sekitarnya,” tegas Okan. Sementara itu, Imam Husnan Nugroho, Principal of Senior High School Kharisma Bangsa, menjelaskan ekstrakulikuler basket menjadi salah satu unggulan Sekolah Kharisma bangsa. “Saat ini yang paling bersinar itu basket. Karena sudah sampai level internasional prestasinya. Tapi, itu bukan berarti kami meninggalkan pembinaan ekstrakulikuler olahraga lainnya. Kami juga memiliki futsal, karate, taekwondo, badminton, bola voli, dan panahan,” ungkap Imam. Ia melanjutkan selain basket, olahraga yang memiliki peminat cukup banyak adalah futsal, dan taekwondo, untuk di tingkat Sekolah Dasar (SD) Kharisma Bangsa. “Namun prestasinya olahraga itu belum sampai ke level kompetisi yang besar. Meski demikian, kami akan tetap melakukan pembinaan semua olahraga yang ada di Kharisma Bangsa,” tukas Imam. (Adt)

Unggul Skor Tipis, Sapta Eka Cicipi Gelar Perdana DBL 2018 Jakarta East Region

Center tim putri SMAN 71 Jakarta, Zafirah Windi Annisa (12), meluapkan ekspresi kegembiraanya, usai tim putri SMAN 71 Jakarta menaklukan perlawanan SMAN 36 Jakarta, dengan skor 40-38, pada Jumat (2/11), dalam laga babak Final Party Honda DBL DKI Jakarta Series 2018 - East Region, di GOR Pulogadung, Jakarta Timur. (Pras/NYSN)

Jakarta- Perhelatan Final Party Honda DBL DKI Jakarta Series 2018 – East Region menjadi penanda akhir dari kemegahan regional Timur. Dua sekolah resmi sebagai pemegang gengsi juara East region. Adalah tim putri SMAN 71 Jakarta, dan skuad putra SMAN 21 Jakarta. Setelah dua edisi sebelumnya berhasil masuk ke babak final Honda DBL DKI Jakarta, tim putri SMAN 71 Jakarta akhirnya meraih gelar perdananya. Penampilan yang garang dari anak-anak Duren Sawit, berhasil menaklukan perlawanan SMAN 36 Jakarta, dengan skor 40-38, pada Jumat (2/11), di GOR Pulogadung, Jakarta Timur. Sapta Eka (julukan SMAN 71) sempat berlari menjauh dari SMAN 36 di babak awal. Sejak kuarter pertama, pertarungan antara kedua sekolah rival tersebut membuat para penonton tak henti bersorak sorai. Di awal laga menjadi bukti performa Zafirah Windi Annisa yang on fire. Sapta Eka memimpin 17-4 pada kuarter pertama. Tetapi, semangat juang srikandi Rawamangun sempat membuat Sapta Eka kewalahan pada akhir kuarter. Bagaikan pasir hisap yang perlahan menenggelamkan, sedikit demi sedikit SMAN 36 memangkas perolehan poin. Head coach SMAN 36, Franki Defretes lalu menginstruksikan, agar timnya lebih berani menerobos ke dalam sisi pertahanan Sapta Eka. Strategi ini dilakukan gna mendapatkan kesalahan foul para pemain Sapta Eka melalui free throw. Ranaa Putri Nisrina menjadi pemain yang memiliki andil besar dalam usaha untuk memangkas ketertinggalan tim SMAN 36. Kecerdikan pemain bernomor punggung 5 untuk memancing musuh untuk melakukan foul, kerap berhasil. Tercatat sebanyak 9 kali usaha Ranaa memancing lawan dan berbuah hasil. Torehan 18 poin berhasil dicetak Ranaa. SMAN 36 pun mengurangi ketertinggalan menjadi 5 poin. Namun, dewi fortuna seakan tak berpihak kepada putri SMAN 36, meski tampil ngotot di akhir. “Masih ada Championship, performa anak-anak udah bagus, cuma kami kurang beruntung aja, tadi beberapa kali dapat kesempatan,” ujar Franki mengomentari peforma timnya. Sementara, permainan gemilang Zafirah, justru membawa Sapta Eka meraih gelar perdana di East Region. Dara kelahiran 2 Mei 17 tahun silam itu bermain tatis. Terlihat dari perolehan double-double yang ia kemas. Total Zafirah mengukir 15 poin dan 13 rebound, oleh pemain berposisi center tersebut. Dengan kemenangan tipis atas lawannya, Zafirah merasa bangga dan bahagia karena dapat memberikan gelar juara Honda DBL pertama untuk sekolahnya. “Sebenarnya, aku sempat deg-degan terutama di kuarter pertama. Dan tak menyangka dapat memenangkan pertandingan melawan SMAN 36. Mereka tampil garang juga, kami sempat kerepotan di akhir,” ucapnya. Sedangkan, pelatih kepala Sapta Eka, Muhammad Ridzky merasa bangga dengan kerja keras anak-anaknya selama ini. “Saya bangga dengan performa anak-anak hari ini. Tapi, sebaiknya kami tidak terlena dengan perolehan juara di Jakarta Timur. Karena, masih ada gelar juara Championship yang menunggu untuk kita rebut,” pungkasnya. (Adt)

Punya Mental Juang Habis-habisan, Dust Gagalkan Misi Nasa Juarai DBL 2018 Jakarta East Region

Shooting guard SMAN 21 Jakarta, Muhammad Irfan Fadhillah (1/abu-abu) tampil memikat dengan torehan 26 poin, saat membantu timnya menjadi juara Honda DBL DKI Jakarta Series 2018 - East Region, pad Jumat (2/11), di GOR Pulogadung, Jakarta Timur. Dust (julukan SMAN 21) menekuk perlawanan SMAN 61 Jakarta, dengan skor 50-42. (Pras/NYSN)

Jakarta- Ambisi tim putra SMAN 61 Jakarta untuk revans atas kekalahan dari SMAN 21 Jakarta di Honda DBL DKI Jakarta Series 2018, gagal terwujud. Dust (julukan SMAN 21) berhasil menaklukan Nasa (julukan SMAN 61) dengan skor 50-42, pada final party Honda DBL DKI Jakarta Series 2018 – East Region, Jumat (2/11). Meski menang, Dust bermain tak seperti biasanya. Mereka dipaksa bermain tanpa mengandalkan pemain center andalan mereka, Ihsan Faiz Ilhamsyah. Pegerakan Faiz di dalam area paint berhasil dikunci oleh Yoel Marco Benyamin, center andalan Nasa. Memanfaatkan kecepatannya Yoel membuat pergerakan big man bernomor punggung 4 itu nihil. Alhasil, Faiz hanya mampu mencetak 4 poin untuk Dust. Pelatih Nasa, Muhammad Fahmi menginstruksikan para pemainnya untuk menjaga Faiz secara ketat. Menyadari anak-anaknya kesulitan mendobrak pertahanan lawan, arsitek Dust, Rizqy Almushaddieq mengubah strategi, guna mengatasi ketatnya tembok pertahanan Nasa. Muhammad Irfan Fadhillah, akhirnya menjadi pilar utama Dust meruntuhkan rapatnya defense Nasa. Selama pertandingan, Irfan, membuat kocar-kacir barisan pertahanan Nasa. Berbekal speed yang kencang dan keberanian menusuk pertahanan Nasa, Student athlete kelahiran 2001 itu dominan mendulang angkat untuk Dust. Total, torehan 26 poin jadi bukti shooting guard andalan Dust ini tampil memikat di GOR Pulogadung, Jakarta Timur. Nasa sempat mengancam Dust untuk menelan pil pahit. Center andalan Dust, Faiz terpaksa terkena foul trouble pada menit kedua kuarter empat. Hal ini tentunya membuat pertahanan Dust semakin rentan. Lowongnya pertahanan Dust, dimanfaatkan Nasa dan memimpin pertama kalinya, pada kuarter keempat. Dust tertinggal dengan skor skor 41-39. Toh, semangat juang skuat Kayu Putih, membuktikan mereka mengoleksi mental juara. Irfan mencetak 6 poin terakhir dari free throw, di dua menit terakhir, serta menjauh dari kejaran Nasa. Berkat kegaharan Irfan dan kolega, mimpi Nasa meraih titel juara harus kandas. Dust memenangkan laga dengan skor 50-42. Menjadi juara tentunya membuat Rizqy gembira dengan prestasi yang diukir anak-anaknya tersebut. Namun, ia mengaku harus membenahi beberapa kekurangan timnya. Lawan yang akan dihadapi saat Championship Honda DBL DKI Jakarta Series 2018 merupakan tim terbaik wakil regionalnya masing-masing. “Alhamdulillah kami menjadi juara. Namun, masih ada kekurangan di sisi pertahanan, dan sering melakukan turn over. Sedangkan babak Championship sudah mepet waktunya,” ungkapnya. Sementara itu, kapten dari Nasa, Tyas Satrio menyadari kekalahan timnya menjadi pekerjaan rumah yang besar. Jeda sepekan jelang Championship Series harus dimanfaatkan semaksimal mungkin. “Belajar dari kekalahan di final East Region, kami harus melakukan banyak scrimmage untuk memperkuat mental kami. Kondisi kami yang di atas angin tadi sempat membuat kami lengah sehingga membuat kami kecolongan dari Dust, ungkapnya. (Adt)

SMAN 21 Jakarta, Sang Kampiun Honda DBL DKI Jakarta Series 2018 Regional Selatan

Galeri Foto Sapta Eka Lumat SMAN 36 Jakarta, Honda DBL DKI Series 2018 – East Region

Tembus Final DBL 2018 Jakarta East Region, Tim Putri SMAN 36 Jakarta Kini Torehkan Sejarah

Guard tim Putri SMAN 36 Jakarta, Patricia Putri Christian (9/hijau), saat mengalahkan SMAN 21 Jakarta, dalam laga semifinal Honda Developmental Basketball League (DBL) DKI Jakarta Series 2018 – East Region, di GOR Pulogadung, Jakarta Timur, pada Rabu (31/10). (tribunjakarta.com)

Jakarta- Tim basket putri SMAN 36 Jakarta akhirnya lolos ke babak final, Honda Developmental Basketball League (DBL) DKI Jakarta Series 2018 – East Region, usai menekuk SMAN 21 Jakarta. Sejak menit awal tim basket putri SMAN 36 Jakarta sudah dominan unggul atas Srikandi Dust (julukan SMAN 21), hingga kuarter empat berakhir. Skor akhir yang diraih SMAN 36 Jakarta atas SMAN 21 Jakarta terpaut tipis, dengan skor 33 – 41, di GOR Pulogadung, Jakarta Timur. Pelatih tim basket putri SMAN 36 Jakarta, Franki Defretes mengaku sudah puas dengan penampilan tim besutannya karena sudah berhasil mencapai target. “Sekarang sudah mencapai target. Targetnya gak muluk-muluk ya final saja sudah enak, sudah tenang,” ujar Franki saat ditemui usai pertandingan, Rabu (31/10). Sebab, DKI Jakarta Series 2018 – East Region, merupakan laga pertama tim putri SMAN 36 Jakarta. Raihan babak final pun menjadi prestasi yang membanggakan baginya. “Gausah juara satu, kalau pun nanti juara 1 berarti rezeki. Yang penting masih lolos ke ajang championship,” ujar Franki. Di babak final DKI Jakarta Series 2018 – East Region, pada Jumat (2/10), tim basket putri SMAN 71 Jakarta telah menanti, di GOR Pulogadung. Kepala sekolah SMAN 36 Jakarta, Endang Supardi, pun turut menjadi saksi keberhasilan anak muridnya melaju ke babak final Honda DBL DKI Jakarta East Region 2018. Endang mengaku bangga dengan pencapaian yang telah ditorehkan anak muridnya di ajang kompetisi basket untuk student athlete ini. “Sangat takjub melihat penampilan anak-anak di lapangan. Saya sebagai pimpinan sekolah harus memberikan inspirasi dan fighting spirit agar kepemipinan saya di sekolah bisa berprestasi lagi,” kata Endang, dilansir TribunJakarta, Rabu (31/10). Lebih lanjut, ia berharap anak muridnya bisa membanggakan sekolah dengan meraih gelar juara di partai puncak. “Insha Allah partai final itu kembali kepada energi dan spirit, seperti Asian Games 2018 butuh spirit. Tanpa semangat dan rasa nyaman, pastu tidak akan menjadi juara,” pungkas Endang. Sementara itu, tim basket putra SMAN 21 Jakarta sukses menembus partai puncak DKI Jakarta Series 2018 – East Region. Anak asuh Rizqy Almushaddieq itu menyudahi SMAN 39 Jakarta, dengan skor 53-49, di venue yang sama. Kepala sekolah SMAN 21 Jakarta, Taga Radja Gah, turut hadir menjadi saksi keberhasilan anak muridnya ke final. Ia mengaku bangga dengan perjuangan dan kerja keras yang dilakukan oleh anak muridnya di laga tersebut. “Penampilan anak-anak sangat luar biasa. Yang jelas, saya dari babak pertama, kedua dan ketiga itu, nafas saya seolah itu teras berat banget, karena poinnya ketat dan sempat tertinggal dari lawan,” kata Taga, usai laga. “Kita sempat ketinggalan 7-0 dan itu membuat drop. Sempat cepat leading, tapi nyatanya tim lawan juga mampu mendominasi awal pertandingan,” kata Taga. Para pemain SMAN 21 Jakarta berhasil tampil lepas, dan menampilkan permainan terbaik di laga kontra SMAN 39 Jakarta. “Tapi, saya lihat mereka mengatasi dengan baik dan konsistensinya terjaga. Akurasi juga kerjasamanya bagus,” kata Taga. Ia menilai keberhasilan anak asuhnya melaku ke partai puncak tak lepas dari defend yang kuat dilakukan oleh anak muridnya. (Adt)

Kandas di Laga Terakhir Penyisihan, Adelaide Callista Cs Justru Berpeluang ke Semifinal Kejuaraan Basket Asia U-18

Jasmine Isabelle (1/merah), power forward Timnas Basket Putri U-18 berusaha melepaskan diri dari hadangan lawan, untuk mencetak poin bagi kubu Merah Putih. Namun, Indonesia harus kalah dari Taiwan, dengan skor 54-99, pada Selasa (30/10). (FIBA)

Bengaluru- Adelaide Callista Wongsohardjo Cs gagal memetik kemenangan dari Taiwan, di pertandingan terakhir babak penyisihan Grup A, FIBA Usia (U)-18 Women’s Asian Championship (Kejuaraan Asia U-18) 2018. Kartini muda Indonesia dipaksa menyerah oleh Taiwan dengan skor 54-99, di Sree Kanteerava Indoor Stadium, Karnataka, India, pada Selasa (30/10). Anak asuh Arif Gunarto itu tertinggal cukup jauh di kuarter pertama, dengan skor 7-30. Taiwan mampu menambah 22 poin, sedangkan Indonesia hanya mengoleksi 13 poin. Kuarter kedua berakhir 20-52. Kartini muda masih belum menemukan formula yang tepat untuk mengejar defisit poin dari Cina Taipei di kuarter ketiga. Sebaliknya, lawan memiliki keleluasaan untuk bisa memperlebar jarak dengan Indonesia. Hasilnya, Cina Taipei mengunci kuarter ini dengan membukukan skor 78-33. Memimpin tiga kuarter, Taiwan tak mengendurkan serangan. Meski performa Tricia Mary Aoijs dan kolega membaik di kuarter akhir, namun tak cukup menghentikan dominasi tim yang dimotori Yu Chieh Chen. Sama-sama memanen 21 poin, akhirnya pertarungan ditutup Taiwan, dengan skor menyakinkan 99-54. Pada partai ini, jumlah turn over Indonesia, yakni 25. Sebaliknya, Taiwan hanya 15. Selain itu, Indonesia pun kalah rebound. Taiwan membuat total 62 rebound, sementara Indonesia hanya 40. Tricia Mary dan Leonita Angela Suwanto, mencetak poin terbanyak bagi Indonesia dengan 15 poin. Dari Taiwan, poin terbanyak disumbang Yu Chieh Chen, diikuti Hsuan Chia Hung dan Chih Ying Chen, yang mencetak 12 poin. Hasil negatif dari tiga kekalahan beruntun itu, membuat Indonesia berada di dasar klasemen penyisihan Grup. Sedangkan Korea Selatan (Korsel) berada di puncak klasemen dengan hasil sempurna. Mereka meraih tiga kemenangan dari tiga partai yang dilakoninya. Dan, Australia menempati posisi kedua, dengan dua kemenangan.Negeri Kanguru hanya sekali takluk, saat berhadapan dengan Korsel. Namun, hasil itu tak membuat Indonesia harus segera angkat koper, dari persaingan di Kejuaraan Asia U-18 ini. Sebab, Indonesia meski di dasar klasemen masih berpeluang maju ke semifinal lewat jalur perebutan peringkat. Indonesia menantang peringkat akhir Grup B, Malaysia, pada Kamis (1/11), yang juga menelan tiga kekalahan dari tiga laga penyisihan, yakni dari China (28-102), Jepang (31-130), dan Selandia Baru (32-99). (Adt)

Banyak Hasil Tak Terduga, Battle of Semifinal DBL 2018 Jakarta East Region Bakal Penuh Kejutan

Tim putra SMA Islam Al Ma’ruf (putih), yang secara tak terduga menumbangkan SMAN 54 Jakarta, dengan keunggulan tipis 23-20, di GOR Pulogadung, pada Selasa (30/10), bakal melakoni battle of semifinals Honda Developmental Basketball League (DBL) DKI Jakarta Series 2018 – East Region, melawan SMAN 61. (DBL)

Jakarta- Honda Developmental Basketball League (DBL) DKI Jakarta Series 2018 – East Region kini memasuki fase krusial. Tersisa empat tim putra dan putri terbaik dari Jakarta Timur, yang siap tampil habis-habisan, pada battle of semifinals di GOR Pulogadung, pada Rabu (31/10). Ini adalah babak yang sangat menentukan. Karena siapapun yang menang, akan melanjutkan langkah tampil pada final party, pada Jumat (2/11). Sekaligus, memastikan diri sebagai wakil Jakarta Timur untuk bersaing dengan para finalis dari tiga regional lainnya (West, North, dan South), pada babak Championship di GOR Soemantri, 10-17 November mendatang. Tim putri SMAN 21 Jakarta, menjadi tim terakhir yang menempati slot semifinal. Kepastian itu diraih srikandi Dust (julukan SMAN 21), setelah menundukkan SMA Don Bosco 2, dengan keunggulan 28-18, pada Selasa (30/10). Hasil itu membawa Dust menantang SMAN 36, di fase semifinal. SMAN 36 sebelumnya terlebih dahulu memastikan tiket empat besar usai mengandaskan SMAN 42 Jakarta dengan skor telak 29-8. Laga semifinal putri lainnya mempertemukan SMA Labschool Rawamangun, dengan runner-up Honda DBL edisi 2015, SMAN 71 Jakarta. SMA Labschool Rawamangun menjadi tim pertama yang mengunci tiket semifinal. Mereka menyudahi perlawanan SMAN 39 Jakarta, dengan skor 16-7. Sementara itu, Sapta Eka (julukan SMAN 71) menyegel tiket semifinal setelah melangkahi lawannya SMAN 12 Jakarta, dengan skor meyakinkan 20-7. Sedangkan, persaingan di sektor putra pun tak kalah seru. Tiga slot semifinal juga baru bisa dipastikan, pada Selasa (30/10). Adalah SMA Islam Al Ma’ruf, SMAN 21 Jakarta, dan SMAN 39 Jakarta, lolos melaju ke semifinal. Tim putra SMAN 61 Jakarta menahbiskan diri sebagai tim pertama lolos ke babak Empat Besar. Lalu skuat debutan, tim SMA Islam Al Ma’ruf, yang tak terduga menumbangkan SMAN 54 Jakarta, dengan keunggulan tipis 23-20, Selasa (30/10). Hari ini, layak ditunggu apakah kejutan itu berlanjut. Lawan SMA Islam Al Ma’ruf pada semifinal adalah tim kuda hitam SMAN 61 Jakarta, yang menyingkirkan finalis Honda DBL DKI Jakarta Series dua tahun beruntun, SMAN 71 Jakarta, dengan skor 29-22. Laga semifinal putra lainnya, akan mempertemukan SMAN 21 Jakarta versus SMAN 39. Jagoan Dust (julukan SMAN 21) berangkat ke partai ini, setelah menyudahi perlawanan SMA Fons Vitae 1, dengan skor 39-15, pada Selasa (30/10). Hasil itu membuat Dust sebagai satu-satunya sekolah di Jakarta Timur, yang mengirim tim putra dan putrinya di semifinal. Dust akan ditantang oleh tim putra SMAN 39 Jakarta. Berstatus sebagai tim debutan, Galan (julukan SMAN 39) sukses menyingkirkan SMAN 14, dengan keunggulan 30-18, kemarin. (Adt)

Tundukan Jabar 54-46, Putri Kalbar KU-18 Pastikan Tiket Semifinal Kejurnas Basket di Pontianak

Tim Putri Kalimantan Barat (Kalbar) U-18 memastikan langkah ke babak semifinal Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Bola Basket KU-16 Putra dan KU-18 Putri, usai menumbangkan Jabar, dengan skor 54-46 di GOR Perbasi, Pontianak, Kalimantan Barat, pada Selasa (30/10). (tribunnews.com)

Pontianak- Sebanyak 15 tim basket, yakni 8 tim putra dan 7 tim putri bersaing menjadi yang terbaik di Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Bola Basket KU-16 Tahun Putra dan KU-18 Tahun Putri, di Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar), pada 30 Oktober-3 November 2018. Adapun tim-tim yang berlaga diantaranya untuk KU-16 Putra, di Grup A, terdapat tuan rumah Kalbar, Jawa Tengah (Jateng), Banten, dan Sumatera Utara (Sumut). Sedangkan Grup B, dihuni Jawa Timur (Jatim), DKI Jakarta, Kalimantan Timur (Kaltim), Jawa Barat (Jabar). Sementara, di Grup A KU-18 Putri, ditempati Jatim, DKI Jakarta, Kaltim, dan Jateng. Kemudian, di Grup B, ada tuan rumah Kalbar, Jabar, dan Riau. Melakoni laga perdana di Gelanggang Olahraga (GOR) Perbasi, Kota Pontianak, pada Selasa (30/10), tim tuan rumah menorehkan hasil positif. Tim KU-16 Kalbar putra berhasil meraih kemenangan atas Sumut dengan skor meyakinkan 85-47. Hasil ini membuka peluang ke semifinal. Asalkan, tuan rumah berhasil mengukir kemenangan kedua kontra Banten. Sedangkan, srikandi tuan rumah berhasil menumbangkan Jabar, dengan skor 54-46. Kemenangan ini memastikan langkah tim Putri Kalbar KU-18 ke semifinal. Sebab, di Grup B hanya dihuni 3 tim. Selanjutnya, tim tuan rumah hanya tinggal berhadapan dengan Riau, di pertandingan terakhir. Terpisah, Jatim melalui Evi Ekawati, Manajer Tim, membidik gelar juara di Kejurnas KU-16. “Kami optimis mampu bersaing dengan tim-tim yang berkualitas dari daerah lain,” ujar Evi. Wanita yang juga menjabat Ketua Perbasi (Persatuan Bola Basket) Kota Surabaya itu, berharap anak didiknya bisa meraih hasil terbaik dengan menjadi juara. “Kejurnas ini juga sebagai media menambah pengalaman dan jam terbang bagi para atlet muda. Selain itu, dapat membentuk pemain, agar bisa menjadi atlet yang berkarakter,” pungkas Evi. (Adt)

Lakoni Penyisihan Kejuaraan Basket Asia U-18 Putri, Srikandi Muda Indonesia Kalah Telak Dari Australia dan Korea Selatan

Timnas Basket Putri Indonesia U-18 yang diisi Adelaide Callista Wongsohardjo dan kolega, kalah telak di dua laga penyisihan Grup A, FIBA Usia (U)-18 Women’s Asian Championship (Kejuaraan Asia U-18), di Sree Kanteerava Indoor Stadium, Bengaluru, Karnataka, India. (FIBA)

Bengaluru- Srikandi muda Indonesia harus mengalami kekalahan telak di dua laga penyisihan Grup A, FIBA Usia (U)-18 Women’s Asian Championship (Kejuaraan Asia U-18) 2018, di Bengaluru, Karnataka, India. Bertanding di Sree Kanteerava Indoor Stadium, pada Minggu (28/10), Adelaide Callista Wongsohardjo dan kolega dipaksa menyerah dari Australia, dengan skor 28-96. Di pertandingan itu, Indonesia tercatat melakukan 33 turn over. Faizzatus Shoimah, siswi SMAN 8 Malang, Jawa Timur (Jatim), mencetak poin terbanyak skuat Merah Putih, yakni 8 poin, 4 rebound, dan 1 steal. Di tim Australia, Isobel Anne Anstey, pemain center berusia 17 tahun ini mampu mencetak 20 poin, 12 rebound, 2 assist, dan 4 steal. Berikutnya, pada Senin (29/10), Indonesia dipaksa menyerah 40-84 dari Korea Selatan (Korsel). Di kuarter pertama, Indonesia tertinggal 6-20. Tim Negeri Gingseng makin memantapkan keunggulan setelah memundi 25 poin di kuarter kedua. Pertandingan berakhir dengan kedudukan 45-14 untuk Korsel. Indonesia berusaha bangkit dengan mendulang 16 poin di kuarter ketiga. Namun hasil itu belum cukup mengejar defisit poin dari Korsel yang mampu memanen 24 poin. Korsel tetap memimpin 69-30. Di kuarter akhir, kedua tim tetap tampil impresif. Sayang, akurasi yang buruk membuat Adelaide Callista Cs tak mampu mendulang poin. Sebaliknya, Korsel yang dimotori Jihyun Park memaksimalkan kesempatan melesakkan bola ke keranjang Indonesia. Hasilnya, laga berakhir dengan keunggulan 40-84 untuk Korsel. Dikubu Korsel, Jihyun Park, forward berusia 18 tahun ini mencetak 20 poin, 9 rebound, 5 assist, 3 steal, dan 1 block. Sebaliknya, Indonesia melalui Adelaide Callista, point guard kelahiran 12 Oktober 2001, menghasilkan 5 poin, 5 rebound, 2 assist, dan 3 steal. Indonesia melakoni laga kontra Cina Taipei, pada Selasa (30/10). Laga kedua tim adalah pertandingan terakhir penyisihan Grup A. Senasib, Cina Taipei juga menelan dua kekalahan, yakni melawan Korsel 56-64, dan Australia 66-106. Nantinya, semifinalis kompetisi ini berkesempatan lolos langsung ke Piala Dunia Basket U-19, pada 2019, di Thailand. (Adt)

Sengit Sesama Satu Wilayah, Derby Duren Sawit Akhirnya Resmi Milik SMAN 61

Dua tim sekolah yang sama-sama berasal dari Duren Sawit, SMAN 61 dan SMAN 71, harus melakoni derby, dalam lanjutan Honda DBL DKI Jakarta Series 2018 – East Region, di GOR Pulogadung, Senin (29/10). SMAN 61 akhirnya menang 29-22. (DBL)

Jakarta- Duel sengit tersaji dalam lanjutan Honda DBL DKI Jakarta Series 2018 – East Region, di GOR Pulogadung, Senin (29/10). Dua tim sekolah yang sama-sama berasal dari Duren Sawit, SMAN 61 dan SMAN 71, harus melakoni derby. Demi melanjutkan langkah pada kompetisi basket pelajar terbesar di tanah air ini. Sejak tip-off dimulai, laga derby ini langsung membuat para penonton riuh. Kedua tim saling berbalas mengoyak ring dan ngotot memenangkan laga sore hari ini. Namun, SMAN 61 berhasil menyudahi perjalanan runner-up Honda DBL DKI Jakarta Series tahun lalu, SMAN 71, lewat keunggulan 29-22. Pada menit-menit awal, Sapta Eka (Julukan SMAN 71) dan SMAN 61 sama-sama scoreless. Kedua tim menuai kebuntuan dalam mencetak poin. Inisiatif time out langsung diambil Sapta Eka, Addy Mulyadi pada menit ketiga. Sejak itu, skuat Sapta Eka langsung terbakar. Finalis edisi 2016 dan 2017 itu mengeluarkan tajinya. Tiga poin Ananta Dandy menutup keunggulan Sapta Eka, skor 6-4. Memasuki kuarter kedua, SMAN 61 berbalik unggul. Melalui forward Dhimas Aldry, yang berhasil membukukan 8 poin untuk membawa timnya unggul. Belum genap satu menit berlaga, pemain bernomor punggung 9 itu langsung mencetak three point. Hal itu jadi titik balik SMAN 61 untuk unggul atas rival abadinya, dan menutup kuarter kedua dengan berbalik unggul. Tyas Satrio dkk unggul 15-8. Ketatnya laga semakin meningkat pada kuarter ketiga. Kali ini, Sapta Eka yang kembali unggul atas SMAN 61. Duet Nasser Muhammad dan Ananta Dandy membuat tim polesan Muhammad Fahmi tak berkutik. Torehan 6 poin Nasser dan Ananta dari total 10 poin Sapta Eka, pada kuarter ketiga membuat mereka unggul tipis satu bola. Sementara SMAN 61, hanya mampu membukukan 1 poin pada kuarter ini, skor 18-16, jadi milik Sapta Eka atas rivalnya. Puncak drama terjadi, saat memasuki kuarter keempat. Pada babak penentu ini, kedua tim asal Duren Sawit terlihat ngotot untuk memenangkan laga. Digadang-gadang sebagai sebagai final prematur, SMAN 61 menunjukkan mereka layak dipandang di Honda DBL DKI Jakarta. Tim berjersey putih ini memperlihatkan team work yang lebih baik, pola permainan mereka sangat terlihat rapi pada kuarter penentu. Kali ini center andalan mereka, Yoel Marco mampu membawa timnya unggul. Torehan 14 rebound pemain berpostur tinggi 190 sentimeter ini, membuat barisan penyerangan Sapta Eka buntu. Ditambah, absennya salah satu guard andalan Sapta Eka, Muhammad Hafizh, yang membela DKI Jakarta di Kejurnas Basket U-16 di Pontianak, Kalbar, makin membuat Sapta Eka sulit berkembang pada masa-masa krusial. Hal ini sudah diprediksi Fahmi, sebagai arsitek tim. “Kami sudah scouting pemain SMAN 71, saat mereka tanding pada babak awal East Region. Jadi, saya sudah sangat menyiapkan plot pemain untuk saling menempel ketat pemain andalan mereka. Dan hal itu berhasil, Alhamdulillah kami menang,” jelas Fahmi. (Adt)

Tim Putra SMAN 1 Denpasar Kampiun Kadispora Cup 2018, Event Berikutnya Siap Munculkan Bibit Baru Pebasket Bali

Tim putra SMA 1 Denpasar (hitam) menjadi juara, usai menekuk SMA Soverdi Badung Kuta, dengan skor 70 -51, dalam Kejuaraan basket antar SMA tingkat Nasional putra-putri Kadispora Cup 2018, yang digelar mulai 22-28 Oktober di GOR Ngurah Rai, Denpasar, Bali. Sementara SMA SKO Ragunan Jakarta menjadi juara di kategori putri. (wartabalionline.com)

Denpasar– Kejuaraan basket antar SMA tingkat Nasional putra-putri Kadispora Cup 2018 yang digelar mulai 22-28 Oktober di GOR Ngurah Rai, Denpasar, Bali, rampung. Pada laga final Minggu (28/10), SMAN 1 Denpasar (Smansa) menyerah 57- 67, dan SMA Ragunan Jakarta keluar sebagai juara katagori putri. Pelatih SMA Ragunan Rino Tendean, mengakui pertandingan final sangat bagus. Setiap quarter laga berjalan ketat. Dan raihan poin selalu saling berkejaran. Apalagi tim Ragunan sempat tertinggal di quarter pertama meskipun tipis. Beruntung quarter selanjutnya Ragunan mampu mengambil alih. Sedangkan pelatih tim putri Smansa, Adi Setiawan mengakui timnya tak begitu maksimal di final, terutama di penyelesaian akhir. Banyak poin terbuang percuma, padahal kesempatan sudah didepan mata. Juga pertandingan sangat ketat. Di laga lain, SMAN 2 (Resman) Denpasar, merebut peringkat ketiga, usai mengalahkan SMAN 1 Mengwi, dengan skor 66-42. Sedangkan di sektor putra, Smansa meraih titel juara Kadispora Cup. Di final, Smansa mengalahkan SMA Soverdi Badung Kuta, dengan skor 70-51. Laga final menambah panjang kekalahan Soverdi dari Smansa. Sejak awal coach Soverdi, IGN Ngurah Teguh bertekad mengalahkan Smansa. Namun hal itu tak terwujud. Sebab penampilan anak asuh Rusta Wijaya, terlalu tangguh bagi Soverdi, yang harus puas di posisi kedua. Sementara tempat ketiga di bagian putra, ditempati SMAN 2 Denpasar (Resman) Denpasar, usai menekuk Smanela 49-62. Dalam sambutan penutup, ketua panitia Kadispora Cup 2018, Cokorda Raka Satrya Wibawa, mengaku puas dengan pelaksanaan event tahun ini. Ia berharap regenerasi pebasket semakin lancar dengan adanya turnamen ini. “Dua tahun terakhir, gairah basket di Bali mulai bangkit lagi. Di putri ada Merpati Bali yang mengikuti kompetisi Srikandi Cup dan harapan kami lewat Kadispora Cup akan bermunculan bibit-bibit basket Bali di sektor putra putri, untuk persiapan PON dan kejuaraan nasional lainnya,” kata Coka Raka, dalam rilisnya. Asa melihat olahraga basket di Bali dapat berprestasi kembali tingkat nasional diamini oleh beberapa mantan pebasket profesional yang kini berdomisili di Bali, seperti IGN Rusta Wijaya (eks Kalila Jakarta), IGN Ngurah Teguh dan Ary Sapto (Hang Tuah Sumsel), hingga Putu Donny Hermawan (Pacific Surabaya). “Kadispora Cup adalah momentum yang tepat, untuk memulai era regenerasi basket di Bali. Kami sudah melihat beberapa potensi baru di tim putra maupun putri. Kami butuh kompetisi yang konsisten dari level kelompok umur, pelajar dan juga antar klub,” jelas IGN Ngurah Teguh yang juga pelatih tim SMA Putra Soverdi Badung. “Kami akan menggelar berbagai kejuaraan basket ataupun cabang lainnya, di tingkat nasional. ASW Sports didirikan sebagai amanah membaktikan visi dan misi kami, salah satunya menularkan kecintaan olahraga di Bali. Jangan hanya mengandalkan dari Perbasi atau Koni Provinsi Bali saja,” sahut Ali Santoso Wibowo pendiri ASW Sports. Pujian terhadap pebasket Bali, dilontarkan Yohanes Kristian, pelatih SMAK 1 Bina Bakti Bandung. Ia menilai mereka punya potensi sama baiknya dengan pebasket di Pulau Jawa. “Karakter pemain Bali keras dan skillnya tak kalah dengan pebasket di Pulau Jawa. Mereka akan berbicara banyak dan menyumbang pemain di timnas,” ujar Yohanes. Rencananya di awal bulan Desember mendatang, ASW Sports kembali akan menggelar kejuaraan turnamen bola basket terbuka KU-14 nasional, dan antar klub yang membolehkan mantan pemain professional terlibat didalamnya. (Adt) Hasil kejuaraan Kadispora Cup 2018 Putra Juara 1 SMA 1 Denpasar (Smansa) Runner Up SMAK Soverdi Tuban Badung Peringkat 3 SMA 2 Denpasar (Resman) Putri Juara 1 SKO Ragunan Jakarta Runner Up SMA 1 Denpasar (Smansa) Peringkat 3 SMA 2 Denpasar (Resman)