AHM siapkan 10 pembalap muda mengaspal di lintasan dunia

Program Astra Honda Racing School

PT Astra Honda Motor (AHM) menyiapkan 10 pembalap muda melalui jalur pembinaan dalam Program Astra Honda Racing School (AHRS) untuk menjadi pembalap Indonesia yang kelak mengaspal di lintasan dunia. “AHRS menjadi pijakan awal bagi lahirnya pembalap-pembalap Indonesia yang tangguh secara teknik, mental, dan fisik,” kata General Manager Marketing Planning and Analysis PT AHM Andy Wijaya dalam keterangan yang resmi yang diterima di Jakarta, Minggu. Ke-10 pembalap muda itu adalah M Hagy Agasi dari Jawa Barat, Hiroshi Eka Putra Jaya Wisesa dari Yogyakarta, Mikhail Zafran Almi dari Nusa Tenggara Barat, Andrea Dovi Mega Bustomi Jakarta, M Gibran Lalae dari Jawa Barat. Selain itu, Gandewa Abimanyu, Anindya Baskoro Setiawan, dan Edrin Ahza Hartge dari Yogyakarta serta Omar Asyfaq dan Daffa Ikhwanul Dzakwan dari Jawa Tengah. Ke-10 pembalap itu terpilih dari puluhan pembalap yang mengikuti proses seleksi ketat di Astra Honda Safety Riding & Training Center (AHM SRTC) Deltamas, Jawa Barat untuk menjadi siswa AHRS 2026. Seleksi dilakukan secara bertahap dengan penilaian komprehensif terhadap berbagai aspek seperti teknik balap mulai dari posisi balap, teknik pengereman, jalur balap, teknik menikung, pergerakan tubuh, hingga kesadaran terhadap ruang dan posisi sekitar. Andy menjelaskan, Program AHRS hadir dengan pembaruan signifikan pada pola pelatihan. Tidak hanya berpusat di AHM SRTC Deltamas, para siswa juga akan menjalani program latihan di sirkuit permanen, salah satunya adalah Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika, di Lombok, Nusa Tenggara Barat. Langkah ini dilakukan untuk memberikan pengalaman atmosfer balap yang lebih nyata sekaligus mengasah kemampuan kecepatan tinggi dan teknik menikung, sebagai bekal penting menghadapi persaingan di ajang balap tingkat nasional hingga internasional. “Kami ingin memberikan pengalaman balap yang lebih utuh agar para siswa semakin siap menghadapi level kompetisi yang lebih tinggi dan membawa nama Indonesia dengan penuh kebanggaan,” katanya. Selain latihan teknis di lintasan, siswa AHRS juga dibekali pengetahuan dasar balap yang komprehensif mencakup manajemen balap, komunikasi dengan tim, hingga pembentukan karakter sebagai atlet profesional. Dalam aktivitas latihan harian, para siswa menggunakan NSF100 yang dipadukan dengan CBR150R dan CRF150R untuk melatih kontrol kecepatan dan penguasaan motor. Seluruh program Latihan didampingi oleh instruktur serta pelatih balap nasional berpengalaman. Sebagai bagian dari pembinaan menyeluruh, AHRS juga menggelar program camp yang dirancang untuk memperkuat fisik, mental, dan daya juang para siswa. Berbagai aktivitas seperti latihan fisik terstruktur, lintasan tanah hingga simulasi kompetisi melalui ajang balap turut menjadi bagian penting dalam membentuk mentalitas pembalap sejak usia dini. Pola latihan fisik yang diterapkan mengadopsi standar pelatihan pembalap kelas dunia dengan pendampingan pelatih profesional. Dia menambahkan, sejak pertama kali digelar pada 2010, AHRS telah melahirkan ratusan pembalap yang kini berkiprah di berbagai kejuaraan balap nasional, Asia, hingga dunia. Sejumlah nama seperti Mario Suryo Aji dan Veda Ega Pratama yang saat ini berkompetisi di MotoGP, serta Fadillah Arbi Aditama, Andi Farid Izdihar, juga Gerry Salim merupakan bagian dari alumni AHRS yang terus mengharumkan nama Indonesia di arena.

Keren! Veda Resmi Jadi Red Bull Athlete Jelang Moto3 2026

Veda Ega Pratama

Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, resmi menjadi Red Bull Athlete menjelang debutnya di Moto3 pada 2026. Hal ini ‘dibocorkan’ Veda sendiri lewat Instagram pada Senin (19/1/2026). Dalam tiga tahun terakhir, Veda menjadi topik hangat di paddock MotoGP, yakni sejak ia menjuarai Asia Talent Cup (kini Moto4 Asia Cup) 2023 dan bergabung ke Red Bull Rookies Cup pada 2024. Pada 2025, Veda menjalani debut di JuniorGP sekaligus bertahan di ajang Red Bull Rookies Cup, di mana ia sukses menjadi runner up setelah meraih banyak podium dan kemenangan. Kini, ia dikontrak oleh Honda Team Asia untuk berlaga di Moto3 2026. Prestasi mentereng Veda di ajang-ajang ‘Road to MotoGP’ ini membuat Red Bull tertarik mendukungnya. Pada Senin lalu, Veda diundang untuk menyambangi markas Red Bull di Salzburg, Austria, untuk menjalani berbagai kegiatan dengan Red Bull Motorsports. Lewat Instagram, Veda mengunggah foto dirinya mendapatkan berbagai kit dari Red Bull, begitu pula saat ia menjajal simulator mobil Formula 1. Veda juga sempat mengunjungi Red Bull Hangar-7, yang merupakan ‘museum’ Red Bull. Veda tak sendirian, ia juga ditemani oleh beberapa pembalap muda Red Bull lainnya, termasuk debutan Red Bull KTM Tech 3, Rico Salmela. Keduanya dapat kesempatan menumpangi helikopter Red Bull untuk melihat keindahan pegunungan Austria. Kini Veda bergabung dengan sederet bintang dunia balap dalam daftar Red Bull Athlete. Mereka berlaga di berbagai disiplin motorsport, yakni F1, MotoGP, Moto2, Moto3, WorldSSP, motocross, supercross, enduro, rally raid, rallycross, WRC, dan lainnya. Nah, siapa saja sih mereka? Berikut sejumlah nama-nama besar dunia motorsport yang juga merupakan Red Bull Athlete seperti yang dilansir oleh situs resmi Red Bull. Formula 1: Max Verstappen, Isack Hadjar, Liam Lawson, Arvid Lindblad, Yuki Tsunoda MotoGP: Alex Marquez, Jorge Martin, Johann Zarco, Toprak Razgatlioglu, Diogo Moreira, Maverick Vinales, Enea Bastianini, Brad Binder, Pedro Acosta, Dani Pedrosa, Pol Espargaro Moto2: David Alonso, Daniel Holgado, Collin Veijer, Deniz Oncu, Jose Antonio Rueda, Ayumu Sasaki Moto3: Maximo Quiles, Alvaro Carpe, Valentin Perrone, Guido Pini, Brian Uriarte, Veda Ega Pratama, Rico Salmela WorldSSP: Bahattin Sofuoglu Rally (motor dan mobil): Nasser Al Attiyah, Kevin Benavides, Edgar Canet, Luciano Benavides, Cyril Despres, Carlos Sainz sr, Stephane Peterhansel, Toby Price, Nani Roma, Daniel Sanders, Sam Sunderland, Matthias Walkner, Sebastien Loeb, Theirry Neuville, Sebastian Ogier, Laia Sanz Motocross/Supercross/Enduro: Jeffrey Herlings, Marvin Musquin, Ken Roczen, Tom Vialle, Jett Lawrence, Hunter Lawrence, Andrea Verona, Josep Garcia

Veda Kejar Status Rookie of the Years dalam Debut Moto3 2026

Red Bull MotoGP Rookies Cup

Pebalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, membidik gelar Rookie of the Year dalam debutnya di kelas Moto3 pada musim kompetisi 2026. Rider berusia 17 tahun tersebut tampil luar biasa sepanjang musim ini dalam ajang Red Bull Rookies Cup 2025. Dia menjadi runner-up di ajang tersebut sehingga mendapat kartu ke Moto3. “Kalau target, bismillah, bisa Rookie of the Year, tetapi saya juga sekalian belajar karena tim baru, mekanik baru, semuanya baru,” kata Veda dilansir dari Antara. Untuk persiapan menghadapi ajang tersebut, Veda pun fokus terhadap beberapa latihan fisik dan adaptasi mengingat persaingan di kelas tersebut lebih ketat. Veda mengatakan bahwa kesiapan fisik dan mental harus lebih kuat ketimbang kelas sebelumnya. Ia melanjutkan bahwa latihan tersebut akan dibarengi dengan latihan di atas motor. “Skill pasti yang diutamakan dan motornya kan ini memang dirancang khusus buat balap, enggak dijual bebas, jadi ini pintar-pintarnya setting motornya juga,” kata dia. Di kelas Moto3 nanti, Veda dipastikan akan terlihat persaingan dengan sejumlah pebalap yang sebelumnya pernah berlaga bareng di Red Bull Rookies Cup, salah satunya ialah Brian Uriarte yang menjuarai kompetisi itu. Uriarte memiliki keuntungan dari pengalaman tampil di Moto3 melalui kesempatan wildcard. Selain itu, ada juga nama Hakim Danish yang sebelumnya juga pernah memiliki pengalaman tampil di Moto3.

Kiandra Ramadhipa Juara European Talent Cup Catalunya 2025

Kiandra Ramadhipa

Pembalap muda Indonesia, Muhammad Kiandra Ramadhipa, tampil luar biasa di ajang European Talent Cup (ETC) Catalunya 2025. Mengutip dari berbagai sumber, meski dijatuhi hukuman start dari posisi ke-24, Ramadhipa justru tampil menggila dan menutup balapan dengan kemenangan dramatis di garis finis. Ramadhipa mendapat penalti bersama sembilan pembalap lain karena melaju terlalu pelan saat sesi kualifikasi. Namun, hukuman itu justru menjadi pemicu semangatnya untuk menunjukkan kemampuan terbaik di lintasan Sirkuit Catalunya, Barcelona, Spanyol, Minggu (2/11/2025). Sejak lampu start padam, Ramadhipa langsung tancap gas. Secara perlahan, pembalap Honda Asia-Dream Racing Junior Team ini menyalip satu demi satu lawan di tengah kondisi balapan yang kacau akibat banyaknya pembalap terjatuh. Momen itu dimanfaatkan dengan sempurna oleh Rama untuk menembus posisi 20 besar hanya dalam beberapa putaran. Statusnya sebagai rookie terbaik Asia Talent Cup 2024 terbukti bukan tanpa alasan. Di pertengahan balapan, Ramadhipa berhasil menembus posisi delapan besar. Namun perjuangannya belum berakhir. Empat lap terakhir menjadi panggung utama bagi remaja 16 tahun itu. Dengan kecepatan dan ketenangan luar biasa, Rama merangsek ke posisi terdepan dan memimpin balapan. Persaingan sengit pun terjadi di lap terakhir ketika Carlos Cano, sang juara bertahan, mencoba merebut posisi pertama. Rama tetap tenang, membuntuti dalam jarak sangat dekat hingga akhirnya memanfaatkan teknik slipstream di trek lurus terakhir. Aksi tersebut sukses mengantarkannya melintasi garis finis lebih dulu lewat photo finish dramatis. Kemenangan ini menjadi yang kedua bagi Ramadhipa di musim debutnya di European Talent Cup 2025.

Veda Sapu Bersih Seri Mugello Red Bull MotoGP Rookies Cup 2025

Red Bull MotoGP Rookies Cup

Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama tak menyangka meraih double winners atau dua kemenangan beruntun dalam seri keempat Red Bull Rookies Cup di Sirkuit Mugello, Italia. Veda meraih kemenangan pertamanya pada balapan pertama di Mugello, Sabtu, 21 Juni 2025. Ia kemudian menyempurnakan akhir pekannya di kompetisi balap Eropa ini dengan memenangkan balapan kedua pada Minggu, 22 Juni 2025. Ia meraih kemenangan dramatis karena hanya berjarak 0,011 detik dari Hakim Danish di posisi kedua. “Saya tidak percaya, saya tidak menyangka,” kata pembalap asal Gunungkidul, dikutip dari laman resmi Red Bull Rookies Cup, Senin, 23 Juni 2025. “Tetapi sekarang saya tahu saya bisa melakukannya, akhir pekan yang fantastis. Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada keluarga, sponsor, dan semua orang yang mendukung saya dan saya tidak sabar menunggu balapan berikutnya,” ujar dia menambahkan. Veda, yang memulai balapan dari posisi kedua (P2), meraih kemenangan keduanya di Red Bull Rookies Cup dengan cara yang tidak mudah. Ia memasuki lap terakhir dengan memimpin balapan, namun disalip oleh Danish pada tikungan terakhir sebelum garis finis. Pada trek lurus sebelum garis finis, Veda memanfaatkan kecepatannya dan mulai menyalip pembalap asal Malaysia itu ketika garis finis tinggal menyisakan beberapa meter. Dengan overtake yang sangat brilian, pembalap 16 tahun itu akhirnya mampu menyentuh garis finis lebih dulu, dengan waktu 0,011 detik lebih cepat dari Danish. Ketika ditanya apa yang terjadi pada detik-detik akhir sebelum menyentuh finis, Veda mengungkapkan perasaannya bahwa kesempatan untuk menang masih ada sebelum mencapai garis finis. “Itu adalah balapan yang sangat sulit. Saya mencoba melakukan hal yang sama seperti kemarin, untuk memimpin di akhir. Hakim melaju dari sisi luar di tikungan terakhir, tetapi saya yakin bisa menyalipnya. Saya bergerak untuk mengejarnya dan saya lebih cepat darinya, jadi saya hanya menunggu titik yang tepat untuk keluar dan menyalip,” ucap dia. Dua kali mengumandangkan “Indonesia Raya” di Mugello membuat Veda menutup seri keempat kompetisi yang banyak melahirkan pembalap hebat MotoGP ini di posisi ketiga dengan 92 poin. Ia terpaut 32 poin dari Brian Uriarte di posisi kedua dan 56 poin dari Danish yang memimpin klasemen. Adapun pembalap Indonesia lainnya Kiandra Ramadhipa tetap di posisi ke-15 klasemen sementara dengan 32 poin, meski ia finis lebih baik dari balapan pertama yaitu di posisi delapan. Seri kelima Red Bull Rookies Cup dimainkan pada 12-13 Juli di Sirkuit Sachsenring, Jerman. Seri ini bertepatan dengan seri kesebelas MotoGP di tempat yang sama.

Mandalika Racing Series 2025 Tambah Kelas Untuk Bina Talenta Muda

Mandalika Racing Series 2025

Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Balap Motor Sportbike Pertamina Mandalika Racing Series 2025 makin serius dalam pembinaan talenta muda dengan menambah kelas baru. Kelas Junior Sport 150 U15 yang sebelumnya hanya bersifat pendukung, kini resmi menjadi bagian dari Kejurnas, memberikan kesempatan lebih luas bagi pembalap belia untuk berkompetisi secara profesional. “Setiap tahun, Kejurnas Pertamina Mandalika Racing Series selalu menghadirkan sesuatu yang baru. Penambahan kelas ini merupakan hasil masukan dari berbagai pihak, termasuk pelaku balap dan pemangku kepentingan lainnya, demi meningkatkan level kejuaraan menjadi platform pembinaan dan prestasi,” ujar Direktur Utama Mandalika Grand Prix Association (MGPA), Priandhi Satria, dalam peluncuran resmi di Jakarta, Senin (17/3/2025). Deputi Olahraga Sepeda Motor Ikatan Motor Indonesia (IMI) Pusat, Eddy Saputra, mengatakan penetapan status Kejurnas untuk kelas Junior Sport 150 menjadi langkah strategis dalam mempersiapkan pembalap muda menghadapi regulasi dan atmosfer kompetisi internasional. “Makin banyak pembalap Indonesia yang berkiprah di level global. Oleh karena itu, pembinaan sejak dini sangat penting agar mereka siap bersaing di ajang yang lebih tinggi,” kata Eddy. Lebih dari sekadar kejuaraan, ajang ini juga membuka jalan bagi talenta muda Indonesia untuk mendapatkan pelatihan di Pertamina Enduro VR46 Riders Academy di Tavullia, Italia. Program ini merupakan hasil kerja sama antara Pertamina Enduro dan VR46 Riders Academy yang resmi diluncurkan di Mandalika pada Januari lalu. Tak hanya itu, Kejurnas Pertamina Mandalika Racing Series 2025 juga menghadirkan kelas baru Sport 250 Community, yang ditujukan bagi komunitas balap motor. Kelas ini melengkapi kategori yang telah ada, termasuk Underbone 150 U25, Supersport, dan Superbike Community, guna memperluas partisipasi pembalap muda serta komunitas dalam ajang kompetitif. Kejuaraan yang akan berlangsung dalam lima putaran di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Barat, ini merupakan hasil kolaborasi PRIDE Motorsport, MGPA, IMI, dan Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), dengan dukungan penuh dari Pertamina serta Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Jadwal Kejurnas Pertamina Mandalika Racing Series 2025: Putaran pertama: 11-13 April Putaran kedua: 20-22 Juni Putaran ketiga: 22-24 Agustus Putaran keempat: 19-21 September Putaran kelima: 31 Oktober-2 November

AHM Sapkan 7 Siswa untuk Melesat ke Kejuaraan Dunia

Siswa Terpilih Untuk Astra Honda Racing School 2025

Seleksi program pembinaan balap jenjang awal Astra Honda Racing School (AHRS) berhasil meloloskan 7 pebalap yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Lewat seleksi yang ketat pada Minggu dan Senin, 16-17 Februari 2025 lalu di Astra Honda Safety Riding & Training Center Deltamas, Jawa Barat, para pebalap belia potensial berusia 11-14 tahun siap ditempa menjadi pebalap muda berprestasi untuk bangsa. Dari ratusan siswa yang melakukan pandaftaran, PT Astra Honda Motor (AHM) mengundang 45 siswa dari 15 provinsi di Indonesia yang lolos administrasi untuk mengikuti test praktik. Kemudian, mereka bersaing mempertunjukkan kelihaian balapnya dengan menggunakan CBR150R. Dalam seleksi praktek pertama, tersaring 20 pebalap yang telah diuji dan dinilai berdasarkan kemampuan riding position, braking, racing line, cornering, body movement, dan spatial awareness. Memasuki seleksi tahap berikutnya, setiap pebalap akan diuji kemampuan dalam lintasan yang sama selama 15 menit, kemudian pengujian adaptasi pada lintasan baru dalam waktu 20 menit. Pada setiap fase seleksi yang dilakukan, para pebalap dievaluasi konsistensi dan durabilitasnya sehingga dapat dinilai berdasarkan performa terbaiknya.Setelah menjalani seluruh seleksi, terpilih 7 pebalap yang langsung lolos untuk bergabung dengan siswa AHRS tahun 2024 yang kembali melanjutkan di AHRS 2025. Proses seleksi ini juga dilakukan oleh salah satu pebalap lulusan AHRS tahun 2010, yakni Gerry Salim.Pebalap asal kota Surabaya ini pun telah mencetak beragam prestasi membanggakan untuk Indonesia, seperti juara Asia Road Racing Championship (ARRC) kelas Asia Production (AP) 250 tahun 2017 dan tampil di balapan Grand Prix. “Alhamdulillah, terima kasih Astra Honda Racing School atas kesempatan saya menjadi siswa AHRS 2025. Saya sangat senang bisa mewakili daerah NTB, mohon doanya agar saya bisa mengembangkan skill balap dan melakukan balap internasional dengan Astra. Terima kasih kepada orang tua, pelatih dan teman-teman yang sudah mensupport dan mendoakan saya,” ujar Gian Muhammad Gibran, pebalap belia dari Nusa Tenggara Barat. General Manager Marketing Planning and Analysis AHM, Andy Wijaya menyampaikan AHRS tidak hanya sekedar sekolah balap namun juga menjadi pondasi kuat dalam pembinaan balap berjenjang dari AHM.Program ini mengasah dan membina kematangan mental, kemampuan balap, dan fisik calon pebalap muda Indonesia yang siap mencetak berbagai prestasi membanggakan untuk Tanah Air. “Melalui Astra Honda Racing School, kami berharap dapat terus mengukir sejarah balap bagi Tanah Air. Kami pun memiliki komitmen kuat dan konsisten untuk memberikan bekal terbaik bagi generasi muda Indonesia dalam meraih mimpi di arena balap Internasional hingga dunia,” ujar Andy. 7 siswa Astra Honda Racing School 2025 terpilih: 1. Muhammad Sidiq Fatturohman Aljabbaar (Jawa Barat) 2. Avirya Rangga Arjavianto (D.I Yogyakarta) 3. Clevan Louis Valera Octavianuz (D.I Yogyakarta) 4. Felix Janur Wicaksono (Jawa Tengah) 5. Rafif Sadya Baehaqi (Jawa Timur) 6. Agam Abdillah Pratama (Jawa Timur) 7. Gian Muhammad Gibran (Nusa Tenggara Barat) Cadangan: 1. Alvin Alvaro Razka Nugraha (Jawa Barat) 2. Hiroshi Eka Putra Jaya Wisesa(D.I Yogyakarta) 3. Muhammad Nabil Zahsena (Jawa Timur) 4. Muhammad Zaky (Sulawesi Selatan)

Deretan Pembalap Muda Indonesia Akan Bertarung di Eropa 2025

Pembalap AHRS di ajang Internasional

Pembinaan balap PT Astra Honda Motor, terus berlanjut di 2025. Dua pembalap muda Veda Ega Pratama dan M. Kiandra Ramadhipa, akan memulai tantangan barunya di Eropa. Veda Ega Pratama, akan berlaga di FIM JuniorGP 2025. Peraih gelar juara pada Asia Talent Cup 2023 ini, akan menggunakan baju balap kebanggaan dari Astra Honda Racing Team saat bersaing dengan para pembalap muda dunia lainnya di ajang tersebut. Veda yang merupakan lulusan Astra Honda Racing School (AHRS) tahun 2019, memiliki talenta balap yang kerap mencuri perhatian di lintasan balap, seiring dengan torehan prestasi yang ia capai. Hal inilah yang mengantarkan Veda menjadi pilihan AHM dan Dorna sports dalam ajang kejuaraan balap dengan jenjang yang lebih tinggi dan bergengsi yakni FIM JuniorGP. Seperti diketahui, Dorna Sports merupakan penyelenggara balap World Grand Prix yang juga mewadahi talenta pembalap muda dari berbagai negara dalam berbagai kejuaraan internasional. Salah satu garapan Dorna Sports, FIM Junior GP saat ini menjadi pijakan kuat para pembalap berbakat mancanegara sebelum melangkah ke jenjang balap yang lebih tinggi yaitu MotoGP. Dalam FIM Junior GP 2025, Veda merupakan pembalap binaan AHM yang menjadi bagian dari Junior Talent Team (JTT) bersama dengan pembalap dari negara lain seperti Jepang, Thailand, dan Inggris. “Senang sekali saya mendapat kesempatan luar biasa dari Astra Honda Motor. Balapan di JuniorGP memang salah satu mimpi yang saya kejar dan memenangkan kejuaraan ini. Meski JuniorGP menjadi balapan perdana saya di benua Eropa, saya bertekad untuk bisa memberikan penampilan terbaik untuk Indonesia,” ujar pembalap asal Gunung Kidul, Yogyakarta yang saat ini berusia 16 tahun itu. Persaingan di Eropa   Dukungan AHM untuk pembalap muda berbakat Tanah Air diwujudkan secara kuat melalui berbagai ajang balap internasional yang kompetitif. Pembalap binaan AHM lainnya, yakni M Kiandra Ramadhipa juga memiliki kesempatan untuk bersaing di ajang balap bergengsi di benua Eropa, yakni European Talent Cup (ETC). Prestasi Ramadhipa sebagai rookie di ajang Asia Talent Cup musim ini cukup gemilang. Dia berhasil mengisi posisi lima besar dan memenangkan dua podium tertinggi di ajang ATC. Selain berprestasi di ATC 2024, jebolan AHRS tahun 2022 yang masih berusia 15 tahun ini, juga bersaing di ajang Asia Road Racing Championship (ARRC) 2024 kelas Asia Production (AP) 250 dan berhasil mengisi posisi ketiga dalam klasemen akhir. “Ini kesempatan luar biasa dan memang saya nantikan untuk bisa segera merasakan balapan di level yang lebih tinggi. Tentu saya sangat berterima kasih kepada Astra Honda atas kesempatan dan dukungannya ini. Saya tidak akan sia-siakan kesempatan emas yang telah datang ini,” ujar Ramadhipa beberapa waktu lalu. Sumber: Oto Rider

Cetak Sejarah, Ini Dia Pebalap Pertama Indonesia yang Juara World Supersport 300

Indonesia kembali mencetak sejarah di dunia balap internasional. Ini berkat prestasi gemilang Aldi Mahendra, seorang pebalap Republik Indonesia yang berhasil memenangkan World Supersport 300. Aldi Mahendra tidak hanya mengharumkan nama bangsa, tetapi juga memecahkan berbagai rekor dalam kejuaraan tersebut. Beberapa waktu lalu, Aldi Satya Mahendra berhasil menorehkan prestasi luar biasa di ajang World Supersport 300. Sebagai seorang pebalap Republik Indonesia, Aldi menjadi salah satu pebalap muda paling menjanjikan di panggung balap dunia. Dalam balapan ini, Aldi tidak hanya sekadar menang, tetapi juga memecahkan beberapa rekor, termasuk perolehan poin tertinggi dalam satu musim. Prestasi ini menjadi sorotan dunia dan membawa Indonesia ke panggung utama balap motor internasional. Aldi berhasil mengumpulkan poin pada race 1 yang digelar Sabtu kemarin, dengan memastikan podium 3. Kemudian pada race 2, Aldi Mahendra finis di posisi keenam. Sementara, pesaing terdekatnya di klasemen, Loris Veneman asal Belanda, menyudahi balapan dengan finis di posisi kelima Hal ini memengaruhi Hasil dengan menambah 10 poin mencapai total 221 poin di puncak klasemen. Sementara, Loris Veneman memiliki 200 poin. “Sejarah tercipta, Aldi Satya Mahendra menjadi juara World Supersport 300 2024 dan menjadi pebalap Indonesia pertama yang meraihnya,” tulis pernyataan WSBK, yang dilansir oleh Kumparan Sport. Keberhasilan Aldi Mahendra mencatatkan prestasi ini merupakan buah dari kerja keras dan konsistensi. Setiap tampil impresif di setiap seri, menunjukkan keterampilan luar biasa dalam menavigasi lintasan yang menantang, serta menjaga strategi balap yang matang. Aldi juga dikenal dengan gaya balap yang agresif namun tetap tenang, memungkinkannya untuk terus mendominasi setiap balapan. Keberhasilan ini menempatkan Aldi Satya Mahendra sebagai pebalap Republik Indonesia pertama yang memenangkan gelar di ajang World Supersport 300, sebuah pencapaian yang tentunya sangat membanggakan bagi Indonesia. Kemenangan tersebut tidak hanya membuat namanya dikenang dalam sejarah balap motor, tetapi juga membuka peluang baginya untuk melangkah lebih jauh ke kelas-kelas balap yang lebih tinggi. Berikut Profil: Nama: Aldi Satya Mahendra Tempat Lahir: Bantul, Yogyakarta Tanggal Lahir: 27 Juni 2006 (18 tahun) Orangtua: Dicky Restu dan Desy Prasanti Karier Balap Aldi pertama kali terjun ke dunia balap motor melalui ajang-ajang di Indonesia dan mulai mencuri perhatian lewat kemampuan dan kecepatan yang ia tunjukkan di lintasan. Karier internasionalnya mulai mencuat ketika ia bergabung dengan tim Astra Honda Racing Team (AHRT) pada tahun 2021. Aldi kemudian turut serta dalam ajang Asia Talent Cup (ATC), sebuah ajang balap motor bergengsi yang menjadi batu loncatan bagi pembalap muda di kawasan Asia menuju kompetisi kelas dunia. Di ATC, Aldi Satya Mahendra terus menunjukkan peningkatan signifikan. Ia sering kali menempati posisi podium dan menjadi salah satu pembalap yang patut diperhitungkan di masa depan. Kemampuan Aldi dalam mengendalikan motor, kecepatan, dan taktik balapnya membuat banyak pihak optimistis bahwa ia akan menjadi salah satu pembalap terbaik dari Indonesia.

10 Pebalap Belia Tembus Seleksi Astra Honda Racing School 2024

Proses seleksi program pembinaan balap berjenjang Astra Honda Racing School (AHRS) yang banyak dinanti oleh banyak calon pebalap muda potensial telah selesai dilaksanakan. Sebanyak 10 pebalap dari berbagai daerah berhasil lolos jadi siswa AHRS sebagai jalan mewujudkan mimpinya di arena balap. Melalu proses seleksi praktik yang ketat pada Selasa (7/2), para pebalap muda potensial berusia sekitar 10-14 tahun ini akan ditempa menjadi pebalap berprestasi yang siap membanggakan Indonesia di berbagai ajang balap internasional. Antusias anak muda pecinta balap sangat tinggi untuk bergabung dalam AHRS. Tercatat sebanyak 102 calon pebalap muda mendaftar pada seleksi awal tahun ini. Dalam tahap seleksi awal, sebanyak 48 calon peserta dari 16 provinsi terpilih mengikuti proses seleksi penerimaan siswa AHRS. Setelahnya, mereka berkompetisi secara ketat menunjukkan kemampuannya untuk dapat menimba ilmu balap di AHRS di Astra Honda Safety Riding & Training Center Deltamas, Jawa Barat pada Rabu (7/2). Pada seleksi pertama, tersaring 24 pebalap yang telah diuji dan dinilai berdasarkan kemampuan riding position, braking, racing line, cornering, body movement, dan spatial awareness. Para calon siswa yang lolos ini kemudian mengikuti seleksi kedua yang menguji catatan waktu terbaik, hingga terpilih 16 pebalap. Mereka kembali diuji pada seleksi akhir yang melihat kemampuan mereka beradaptasi pada lintasan baru. Pada setiap fase seleksi, para pebalap dievaluasi konsistensi dan durabilitasnya sehingga dapat dinilai berdasarkan performa terbaiknya. Setelah keseluruhan seleksi dilakukan terpilih 10 pebalap muda potensial yang terpilih menjadi siswa AHRS. Proses seleksi ini menjadi semakin spesial karena Gerry Salim, pebalap lulusan AHRS yang berhasil mencetak ragam prestasi membanggakan untuk Indonesia hingga tampil dalam balapan Grand Prix, turut serta dalam proses seleksi untuk memastikan hanya yang terbaik yang terpilih. “Saya sangat senang dapat lolos seleksi dan bergabung di Astra Honda Racing School 2024. Saya juga merasa bangga karena berasal dari Biak, Papua, salah satu daerah terjauh dibanding teman-teman yang mengikuti seleksi ini. Semoga saya bisa belajar banyak dari Astra Honda Racing School dan tentunya dapat lebih baik lagi dalam mengukir prestasi,” ujar Sean Delbert Jeremia Warikar. General Manager Marketing Planning and Analysis AHM, Andy Wijaya menyampaikan AHRS menjadi pondasi kuat pada program pembinaan balap berjenjang yang dilakukan AHM dalam membina mental, kemampuan, dan fisik calon pebalap muda Indonesia yang siap mencetak berbagai prestasi membanggakan untuk Tanah Air. “Di Astra Honda Racing School, kami bukan hanya membentuk pebalap berprestasi, tetapi juga mengukir kisah-kisah gemilang di lintasan. Melalui program pembinaan kelas dunia ini, kami berkomitmen memberikan bekal terbaik bagi generasi muda Indonesia untuk meraih mimpi mereka di panggung balap internasional. Setiap langkah, setiap latihan, dan setiap pengalaman adalah bagian dari perjalanan luar biasa menuju kesuksesan untuk Indonesia,” ujar Andy. Pembinaan di AHRS tidak hanya fokus pada latihan skill di lintasan balapan saja, namun juga memberikan pembekalan pengetahuan dasar balap kepada para siswa yang akan menjadi modal penting bagi mereka saat terjun di ajang balap sesungguhnya. Ilmu yang diberikan meliputi manajemen balap, serta komunikasi dengan tim dan publik. Para siswa AHRS tahun ini kembali menggunakan NSF100 untuk latihan harian yang dikombinasikan dengan CRF150R untuk mengasah kemampuan kontrol kecepatan. Untuk mendukung performa balap, para siswa juga akan dimentori oleh instruktur balap nasional. Di sisi lain, AHM kembali menyelenggarakan program latihan yang komprehensif pada tahun ini. Dalam kegiatan camp selama empat hari di AHM Safety Riding Park, para siswa mendapatkan pelatihan fisik, mengendarai motor trail di arena flat track, dan diuji mentalnya melalui Honda Dream Cup. Hal ini merupakan langkah dalam membentuk mindset dan perilaku dengan mentalitas dasar yang tangguh. Sebagai atlet muda, siswa AHRS mendapatkan peningkatan standar secara fisik dengan latihan yang mengadopsi gaya latihan para pebalap hebat kelas dunia dari Benua Eropa. Mereka dilatih dalam berbagai pola di bawah bimbingan trainer profesional. AHRS telah membuktikan kesuksesannya sejak tahun 2010 dengan meluluskan ratusan pebalap yang kini bersaing di ajang balap Asia dan dunia. Alumni terkenal seperti Veda Ega Pratama, Mario Suryo Aji, Fadillah Arbi Aditama, Andi Farid Izdihar, dan Gerry Salim, yang merupakan lulusan AHRS, terus mengharumkan nama Indonesia di panggung internasional. Menjadi pilar dalam kontribusi perusahaan, AHRS terus memantapkan posisinya menjadi sarana pembinaan balap terbaik di Indonesia. Sumber: Radar Tarakan

Alvaro Bautista Juara Dunia WorldSBK 2022

Pebalap Ducati asal Spanyol Alvaro Bautista menjadi juara dunia superbike di Pertamina Mandalika International Circuit. Pebalap tim Aruba.it itu jadi juara setelah mengumpulkan total 553 poin pada hari Minggu (13/11). Kemenangan ini adalah kemenangan pertama bagi Ducati setelah tahun 2011 dengan pebalap Carlos Checa. Balapan yang berlangsung sengit di sirkuit internasional Pertamina Mandalika tersebut dimenangkan oleh Toprak Razgatlioglu (Pata Yamaha – Brixx WorldSBK) disusul oleh Alvaro Bautista. Akan tetapi poin yang dikumpulkan Bautista tidak terkejar oleh Toprak. Kemenangan Toprak di sikuit Pertamina Mandalika sekaligus menjadikan dirinya mencetak hat trick setelah pada race pertama sehari sebelumnya juga mengamankan podium pertama. Dengan demikian Toprak Razgatlioglu berhasil meraih total 487 poin. Sumber: WorldSBK. Foto: WorldSBK.

Dorna Sports Rilis Jadwal MotoGP 2023

Buat Sobat Muda NYSN yang menyukai ajang balapan MotoGP ini dia jadwal sementara yang dikeluarkan oleh Dorna Sports. Untuk musim depan seri MotoGP akan lebih panjang satu seri dibanding sebelumnya. Seri pertama akan dibuka MotoGP Portugal. Hal ini disebabkan sirkuit Qatar yang sedang di renovasi. Sementara itu Indonesia akan menjadi tuan rumah MotoGP yang digelar di sirkuit Mandalika pada bulan Oktober. Selain itu ada sirkuit baru yang juga akan menggelar MotoGP. Yaitu MotoGP India di Sirkuit Buddh dan MotoGP Kazakhstan di Sirkuit Sokol. Ada gelaran MotoGP yang hilang pada musim ini yaitu MotoGP Arab Saudi dan MotoGO Aragon. Sementara dikabarkan MotoGP Finlandia belum bisa dilaksanakan akibat adanya kendala finansial. Keenam, MotoGP Qatar akan digelar pada seri ke-20, sebelum final yang tetap digelar di Valencia.

IMI Dukung Pembalap Cilik Berlaga di FIM MiniGP World Series 2022 Spanyol

IMI Dukung Pembalap Cilik Berlaga di FIM MiniGP World Series 2022 Spanyol

Ketua MPR RI sekaligus Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI), Bambang Soesatyo, menggratiskan Kartu Ijin Start Internasional bagi dua pemenang FIM MiniGP Indonesia Series 2022, Clevan Lois Valera Octavianus (10 tahun) dan Lanova Tantra Mahardika (14 tahun) Keduanya akan bertanding membawa nama Indonesia dalam ajang FIM MiniGP World Series 2022 di Valencia, Spanyol, pada 1-3 November 2022, satu minggu sebelum pelaksanaan MotoGP Valencia pada 6 November 2022. Clevan dan Lanova akan bertanding melawan 36 pembalap muda yang merupakan dua pemenang FIM MiniGP dari 18 negara. “IMI juga memberikan tambahan dana untuk mendukung kegiatan mereka selama di Valencia, serta membantu mereka dalam mengurus visa di kedutaan Spanyol. Ini merupakan bentuk dukungan IMI terhadap perjuangan mereka dalam mengharumkan nama Indonesia. Tanggal 27 November 2022. mereka akan berangkat ke Valencia untuk melakukan berbagai persiapan. Mari doakan agar mereka bisa memberikan yang terbaik bagi bangsa,” ujar Bamsoet usai menerima Clevan Lois Valera Octavianus dan Lanova Tantra Mahardika, di Jakarta, Rabu (19/10/2022). Turut hadir antara lain, Bima Octavianus (ayahanda Clevan Louis Valera Octavianus), Heru Apriyanto (ayahanda Lanova Tantra Mahardika), Sekretaris IMI DKI Jakarta Dodi Irawan, dan mentor para pembalap FIM MiniGP Indonesia Series 2022 Doni Tata. Ketua DPR RI ke-20 dan mantan Ketua Komisi III DPR RI bidang Hukum, HAM, dan Keamanan ini menjelaskan, mulai tahun 2022 ini, Fédération Internationale de Motocyclisme (FIM) dan Dorna Sports telah mengenalkan event baru, FIM MiniGP World Series. Sebuah kejuaraan balap motor dunia yang diikuti pembalap muda dari berbagai negara dunia, berusia 10 hingga 14 tahun. “Setelah dari FIM MiniGP World Series, para pembalap muda Indonesia tersebut bisa lanjut mengikuti berbagai kejuaraan bergengsi seperti Red Bull MotoGP Rookie maupun Asia Talent, Moto3, Moto2, hingga akhirnya bisa ke MotoGP,” jelas Bamsoet. Bamsoet menerangkan, kesuksesan penyelenggaraan FIM MiniGP Indonesia Series 2022 membuktikan komitmen IMI dalam membuka pintu gerbang bagi para pembalap muda Indonesia menuju pentas dunia. Sekaligus bentuk keseriusan IMI dalam pembinaan berjenjang dengan arah yang sangat jelas. “Di tahun 2023 nanti, IMI bersama FIM dan Dorna Sport juga akan menyelenggarakan FIM MiniGP Indonesia Series 2023. Sehingga bisa memastikan pembinaan atlet balap muda tetap berjalan berkesinambungan, sekaligus meneguhkan posisi Indonesia sebagai bagian dari pusat industri dan olahraga balap motor dunia,” pungkas Bamsoet.

Empat Pembalap Muda Indonesia Lolos ke Asia Talent Cup 2023

Empat Pembalap Muda Indonesia Lolos ke Asia Talent Cup 2023

Empat pembalap muda Indonesia akan menjadi bagian grid kejuaraan balap motor Idemitsu Asia Talent Cup musim depan menyusul hasil seleksi di Sirkuit Sepang, Malaysia, Rabu (19/10). Tiga wakil Indonesia itu ialah Hafizd Fahril Rasyadan, Jorge Raphael Gading, dan Cheessy Meilandri terpilih bergabung di grid permanen IATC 2023, sedangkan kompatriot mereka Decksa Almer Alfarezel menjadi salah satu dari jajaran pembalap cadangan kejuaraan yang dibentuk Dorna Sports sebagai jembatan bagi pembalap muda Asia dan Oseania menuju MotoGP itu. Mereka menjadi yang terbaik dari 17 pembalap Indonesia yang terpilih mengikuti seleksi di Malaysia. Pada ajang seleksi yang berlangsung dua hari sejak Selasa di trek gokart Sirkuit Sepang itu, 61 rider muda dari berbagai negara beradu keterampilan membalap untuk memperebutkan kursi pada musim depan. Seleksi tersebut pada akhirnya menghasilkan sembilan pembalap permanen dan enam cadangan yang berhak mendapat kesempatan untuk merasakan kompetisi satu musim penuh pada 2023. Para pembalap melewati proses seleksi yang dibagi ke dalam dua sesi awal, yang mana sesi pertama berdurasi 12 menit dan sesi kedua berlangsung 10 menit di trek. Sebanyak 41 pembalap yang lolos dari dua sesi tersebut kemudian melanjutkan ke tahap penilaian selanjutnya dengan melaju di lintasan selama delapan menit. Pada sesi terakhir, 24 pembalap yang tersaring harus menjalani penilaian lanjut selama 10 menit di lintasan sebelum hasil akhir mengonfirmasi sembilan pembalap permanen dan enam cadangan yang terpilih untuk musim 2023, seperti dikutip laman resmi IATC. Berikut Daftar Para Pembalap Lolos Seleksi IATC 2023: 4 Ahmad Darwisy Bin Ahmad Sahir – Mal 13 Adi Putra Bin Anahar – Mal 19 Hafizd Fahril Rasyadan – Ina 23 Jorge Raphael Gading – Ina 26 Chessy Meilandri – Ina 33 Burapa Wanmoon – Tha 64 Levi Kwan Russo – Aus 66 Ryota Ogiwara – Jpn 70 Riichi Takahira – Jpn 12 Asyraff Zaquan Bin Zainal Raif – Mal 25 Decksa Almer Alfarezel – Ina 38 Sarthak Chavan – Ind 56 Cameron Oliver Roy Dunker – Aus 72 Seiryu Ikegami – Jpn 75 Kakeru Okunuki – Jpn

Moto3 Grand Prix Australia. Mario Suryo Aji DNF. Izan Guevara Kunci Gelar Juara

Pada gelaran Moto3 Grand Prix Australia kemarin (16/10/2022) pebalap Indonesia Mario Suryo Aji gagal menyelesaikan balapan atau did not finish (DNF). Mario start dari posisi P28 dan sempat melesat ke posisi 20 besar. Sayangnya dia melakukan kesalahan dan akibatnya harus terjatuh di Tikungan 10 pada lap terakhir. “Tapi saya menjalani start dengan baik, menyalip banyak pebalap pada lap-lap awal. Itu hal positif pada balapan kali ini, bertarung dengan banyak pebalap meski lemah di lintasan lurus,” kata Mario yang memperkuat Honda Team Asia. “Sayangnya, saya tidak bisa menyelesaikan balapan. Saya membuat kesalahan di Tikungan 10, dan terjatuh. Sekarang saya hanya ingin memikirkan balapan di Malaysia,” kata Mario. Sementara itu pembalap GasGas Aspar Team, Izan Guevara, sukses mengklaim titel Moto3 2022 setelah memenangi Grand Prix Australia, di sirkuit Philip Island, Minggu (16/10/2022). Guevara mampu mengatasi rekan timnya Sergio Garcia, pebalap Ayumu Sasaki, dan juga Deniz Oncu yang terus membayanginya. Rival terberat Izan Guevara, Dennis Foggia, merosot dari sepuluh besar selepas start. Pada lap terakhir. Garcia, Sasaki serta Oncu melancarkan serangan kepada Guevara jelang tikungan pertama. Namun, dengan ketenangannya, Guevara berhasil merebut posisi terdepan. Pembalap bernomor #28 itu keluar sebagai pemenang setelah kalahkan Oncu 0,345 detik, diikuti Garcia yang finis ketiga dan Sasaki posisi keempat. Kemenangan di Phillip Island merupakan keenam bagi Guevara pada musim 2022. Selain itu, dia menjadi pembalap ketujuh Spanyol yang sukses menjadi juara dunia Moto3 sejak 2012. Sumber: www.motogp.com

Mario Aji Siap berlaga di Philip Island dan Hasil Free Practice Moto3

Pebalap Indonesia Mario Suryo Aji yang bernaung dibawah tim Honda Team Asia akan berlaga di sirkuit Philip Island, Australia, pada akhir pekan ini. Ini adalah pertama kalinya sirkuit Philip Island kembali masuk ke kalender Moto3 dan MotoGP setelah dua tahun batal karena adanya pandemi virus corona. “Saya belum mengenal Philip Island, demikian pula sebagian besar pebalap pada kategori ini, karena belum ada balapan lagi sejak 2019,” kata Mario. “Itu akan jadi keuntungan karena akan banyak dari kami yang memulai dengan pengalaman yang sama. Penampilan nanti juga akan tergantung pada keterampilan kami beradaptasi pada trek seperti itu dan juga kondisi cuaca, yang biasanya sangat menantang” kata Mario. Pada tahun pertama membalap di ajang Moto3 Mario berada di peringkat 26 klasemen dengan lima poin. Sementara rekan satu timnya Taiyo Furusato baru sekali mencetak poin ketika finis di P14 Motegi. Poin pertama Mario diperoleh saat dia finis P14 di Mandalika, Lombok.  

Kecelakaan Hebat di Moto3 San Marino, Mario Aji Gagal Raih Poin

Kecelakaan Hebat di Moto3 San Marino, Mario Aji Gagal Raih Poin

Pembalap Indonesia, Mario Suryo Aji, hampir finis dengan meraih poin di Grand Prix Moto3 San Marino pada Minggu 4 September. Namun, itu tidak terjadi karena dia terjatuh hingga gagal menyelesaikan balapan (DNF). Status DNF itu juga memperparah kondisi cedera bahu yang diderita Mario Aji. Tapi beruntungnya hasil pemindaian sinar X di pusat medis Sirkuit Misano tidak menunjukkan adanya retakan di tulang pembalap Honda Team Asia tersebut. Medical Info 📋#Moto3 rider #64 @mariosuryoaj1 has been taken to the medical centre due to back pain. Rider conscious #SanMarinoGP 🇸🇲 — MotoGP™🏁 (@MotoGP) September 4, 2022 Mario sudah terlebih dahulu menahan rasa sakit pada bahunya ketika menjalani kualifikasi di mana ia mengamankan posisi start P23. Cedera itu ia dapat ketika berlatih pada pekan lalu, dan diperparah saat ia terjatuh di FP1 pada Jumat lalu. “Mario menjalani start yang brilian dengan membalap di posisi ke-17. Dia tampil menekan untuk meraih poin hari ini, tapi sayangnya dia mengalami kecelakaan hebat,” ungkap manajer tim Hiroshi Aoyama dikutip laman resmi Honda Team Asia. “Awalnya, kami sedikit khawatir, tapi ia baik-baik saja. Pekan depan, kami akan cek kondisi fisiknya di Barcelona, terutama pada bahunya yang cedera,” tambah Aoyama. Dengan kegagalannya meraih poin, Mario Aji jadi tetap menghuni posisi ke-26 di klasemen para pembalap dengan koleksi 5 poin. Merespons itu, Mario yang masih berusia 18 tetap mengambil posisif dari pengalaman tampil di Moto3 San Marino. “Sayangnya saya tidak mampu finis hari ini. Saya tidak menjalani lap yang banyak hari ini, tapi saya melihat banyak hal positif dari sana,” ujar Mario Aji. “Saya start dengan baik, berada di P17. Saya nyaman balapan di kelompok itu dan bertarung untuk poin. Tapi saya mengalami highside yang hebat,” tambahnya. “Beruntung, saya merasa baik-baik saja dan memiliki dua pekan untuk pemulihan sebelum balapan di Aragon,” lanjut Mario Aji. #Moto3 | Deniz Oncu kembali raih pole position di #SanMarinoGP. Disusul oleh Daniel Holgado di P2 dan Diogo Moreira di P3. Sedangkan 🇮🇩Mario Aji start dari P24. 🏁Saksikan race #SanMarinoGP LIVE di aplikasi 📲SPOTVNOW. #SPOTVID | #SanMarinoGP pic.twitter.com/U0ZDsG1RwK — SPOTV Indonesia (@SPOTV_Indonesia) September 4, 2022 Pebalap Italia, Dennis Foggia (Leopard Racing), keluar sebagai pemenangan Moto3 San Marino setelah tampil lebih cepat ketimbang Jaume Masia dari tim Red Bull KTM Ajo dan Izan yang membela tim Guevara (GASGAS). Guevara masih memimpin klasemen sementara dengan koleksi 204 poin, dibayangi rekan satu timnya Sergio Garcia dengan jarak 11 poin. Sedangkan Foggia berada di posisi tiga dan terpaut 35 poin dengan Guevara.

Pembalap Hafizd Fahri Mendominasi FIM MiniGP Indonesia Series 2022

Pembalap Hafizd Fahri Mendominasi FIM MiniGP Indonesia Series 2022

Pembalap muda, Hafizd Fahri Rasydan, mendominasi dua putaran pertama FIM MiniGP Indonesia Series 2022 yang bergulir di Sirkuit Bukit Peusar di Tasikmalaya, Jawa Barat, akhir pekan lalu. Selama dua hari bersaing, Sabtu-Minggu (3-4/9), pembalap asal Jawa Timur itu tampil dominan dengan selalu naik podium. Technical Manager untuk FIM MiniGP Indonesia, Doni Tata Pradita mengatakan, sudah saatnya Indonesia melakukan pembibitan yang sesuai dengan negara-negara penghasil pebalap kelas dunia, salah satunya dengan menggunakan motor MiniGP seperti Ohvale GP-0 160 yang digunakan dalam gelaran FIM MiniGP. “Ini menjadi tahun perdana MiniGP di Indonesia dan jadi awal yang bagus untuk mengubah riding style dari underbone ke MiniGP,” kata Doni seperti dikutip Antara. Hafizd membuka rangkaian perlombaan pada putaran pertama, Sabtu, dengan menempati posisi pertama melibas 18 lap Sirkut Bukit Peusar dalam durasi 19 menit, 14,726 detik. Dia menang atas Afhil Azhraf asal Sulawesi Selatan yang finis kedua dan Angga Ramadan pebalap asal Bogor, Jawa Barat di posisi ketiga. Kemudian pada race 2 putaran pertama, Hafizd kembali naik podium. Namun posisinya kali ini di urutan kedua. Pemenangnya adalah pebalap asal Yogyakarta Clevan Lois Valera Oktavianus. Sedangkan urutan ketiga adalah Davino Britani asal Banten. Satu hari kemudian, Hafizd melibas dua race putaran kedua dengan berada di posisi pertama. Dengan hasil ini, Hafizd untuk sementara berada di posisi pertama klasemen FIM MiniGP Indonesia Series 2022 dengan mengantongi 95 poin. Dia unggul atas Clevan yang menempati posisi kedua dengan 76 poin dan Afhil di urutan ketiga dengan 44 poin. Posisi keempat dan kelima ada Angga Ramadan dan Muhammad Fadhil Musafi berturut-turut yang sama-sama mengemas 43 poin. Pada tahun perdana, FIM MiniGP diikuti 15 pebalap berusia 10-14 tahun. Mereka bersaing selama enam putaran untuk bisa merebut dua tiket ke final di Valencia, Spanyol, yang berlangsung bersamaan dengan penutupan musim MotoGP 2022. Untuk diketahui, MiniGP adalah program ‘Road to MotoGP’ Dorna Sports. Ajang ini membuka kesempatan bagi bakat-bakat muda dari seluruh dunia untuk bersaing membangun kariernya secara berjenjang agar dapat masuk ekosistem balap MotoGP. Adapun putaran selanjutnya ketiga dan keempat akan bergulir di Sentul International Karting Circuit pada 13-14 Agustus, kemudian dilanjutkan putaran kelima dan keenam di lokasi yang sama pada 24-25 September. Berikut klasemen sementara FIM MiniGP Indonesia Series 2022 usai putaran kedua: 1. Hafizd Fahri Rasydan – 95 poin 2. Clevan Louis Valera – 76 poin 3. Afhil Azhraf – 44 poin 4. Angga Ramadan – 43 poin 5. Muhammad Fadhil Musafi – 43 poin 6. Muhammad Haikal – 36 poin 7. Lanova Tantra – 35 poin 8. Alvin Alvaro – 33 poin 9. Davino Britani – 30 poin 10. Reonal Anugrah – 27 poin 11. Kawahara Putra – 27 poin 12. Mochammad Arkana – 24 poin 13. Dzaki Sani Pratama – 17 poin 14. Cyrio Michael Ngelo – 16 poin 15. Ngo Nguyen Viet Tuan – 4 poin 16. Vicho Saktyadi – 0 poin

Bikin Bangga! Pembalap Muda Indonesia Naik Podium di Sirkuit Losail

Bikin Bangga! Pembalap Muda Indonesia Naik Podium di Sirkuit Losail

Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, sukses merebut podium tiga di Race 2 balap junior Idemitsu Asia Talent Cup di Sirkuit Internasional Losail, Qatar, Minggu, 6 Maret 2022. Memulai balapan dari posisi ketujuh, Veda tampil agresif. Meski sempat sedikit mengalami hambatan, dia dapat terus menjaga jarak dan menempel barisan terdepan. Memasuki putaran kedua, Veda kemudian sudah merangsek ke posisi lima besar. Tidak hanya itu, dia juga sempat berada di depan memimpin balapan pada putaran kelima. Setelah itu, dia harus bersaing ketat dengan para rivalnya. Sayang, Veda kemudian sempat melorot ke peringkat ketujuh. Tetapi, dia dapat menjaga momentum, sehingga tak terlalu tertinggal. Usai bersaing ketat dengan seluruh rivalnya, akhirnya pembalap kelahiran 23 November 2008 itu mampu mengakhiri balapan di peringkat ketiga. Hal ini pun menjadi modal positif, sebelum balapan di selanjutnya di Sirkuit Mandalika. Sementara pemenang dari balapan kali ini adalah rider asal Jepang, Amon Odaki. Dia mengungguli pembalap tuan rumah, Hamad Al-Sahouti yang berada tak jauh di belakangnya. Bagi Odaki, ini merupakan keduanya selama akhir pekan ini. Sebelumnya, dia juga berhasil menduduki posisi ketiga pada balapan pertama. Hasil ini membuatnya berada di puncak klasemen. Usai race tersebut, Veda mengumpulkan total 16 poin dan berada di peringkat keenam klasmen sementara. Pada 18-20 Maret 2022, Vega Pratama dkk akan tampil di Sirkuit Mandalika, Lombok, untuk mengikuti seri kedua Asia Talent Cup.

Erick Thohir: Ajang MotoGP Mandalika Picu Motivasi Generasi Muda Indonesia Jadi Pebalap Profesional

Erick Thohir: Ajang MotoGP Mandalika Picu Motivasi Generasi Muda Indonesia Jadi Pebalap Profesional

Menteri BUMN Erick Thohir berharap ajang internasional MotoGP yang akan digelar di Mandalika, Pertamina Grand Prix of Indonesia, dapat memotivasi generasi muda Indonesia untuk menjadi pebalap profesional. “Bagaimana event ini juga bagus buat generasi muda Indonesia yang tadinya pada bermimpi menjadi pebalap jalanan, sekarang bisa jadi pebalap sirkuit beneran,” ujar Erick ditemui usai peluncuran Grand Prix of Indonesia, kerja sama Pertamina dengan Dorna, di Jakarta, Rabu. Terlebih, Erick melanjutkan, sirkuit Mandalika nantinya tidak hanya menjadi tuan rumah MotoGP, tetapi juga akan menjadi tempat digelarnya sejumlah kejuaraan, termasuk Asia Talent Cup, yang diharapkan dapat diikuti oleh pebalap muda Indonesia. Hal itu, menurut Erick, juga diharapkan dapat mengurangi jumlah kecelakaan yang tinggi karena balapan liar. “Nanti kita juga alokasikan bagaimana tadi pebalap-pebalap itu bisa ditampung juga di event-event yang baik di Mandalika supaya mereka juga bisa menjadi bagian pembangunan olahraga dari motor balap di Indonesia,” kata Erick. Terkait atlet yang bergelut di dunia balap, Erick melihat saat ini sudah banyak atlet muda yang bertanding di kelas di bawah MotoGP, seperti Moto2 dan Moto3. Meski begitu, hal tersebut dianggap Erick tidak cukup. Pria yang telah lama berkecimpung di industri olahraga itu berpendapat Indonesia harus memiliki lebih banyak atlet yang punya komitmen fokus di dunia balap mengingat persaingan begitu ketat. Ekosistem pembinaan berkelanjutan, menurut pria yang pernah dipercaya sebagai Direktur Keuangan Persija Jakarta itu, menjadi PR selanjutnya, termasuk kompetisi untuk mengasah potensi sehingga para talenta muda dapat menaikkan level mereka.