Ajang Supporting Event Kompetisi Basket Antar Sekolah Honda DBL 2017 Menyimpan Aturan Tersendiri

Liga Basket DBL Indonesia yang digelar rutin setiap tahunnya

Umumnya pertandingan kompetisi basket tidak mengenal memberikan kesempatan kepada lawan yang kalah, biasanya peserta dalam posisi menang akan terus menambah keunggulan mereka, dan meninggalkan yang kalah. Peraturan tersendiri di terapkan oleh panitia acara DBL yang di gelar di Gor Pajajaran Cibinong, Kota Bogor. Perbedaannya antara lain seperti memberikan dispensasi atau kesempatan kepada yang kalah dengan cara memberikan keleluasaan dalam penjagaan (defense) Pramana Aditya mengatakan kepada nysnmedia.com peraturan yang di terapkan berbeda dari umumnya, yang lebih di kenal dengan sebutan respect the game. Selasa (22/8) “Iya, kami memiliki peraturan tersendiri yang telah di setujui oleh FIBA, diantaranya dengan penerapan berikan kesempatan untuk memperluas ruang gerak para penyerang dari pihak lawan yang skornya tertinggal dengan selisih 20 point. Yang sering kami sebut dengan istilah respect the game,”ujar Aditya Aditya juga menambahkan bahwa Respect the game ini telah mendapatkan dukungan dari berbagai pihak seperti Perbasi Kota Bogor. “Acara ini terselenggara berkat kerjasama yang baik dari berbagai pihak, khususnya para sponsor yang terlibat, dan kedepan pada tanggal 25 Agustus mendatang, akan kami umumkan nama 12 pemain terbaik versi DBL.”tutupnya (adt)

Seleksi Dari 25 Kota, 24 Pemain Terbaik DBL Di Namakan Indonesia All Star

Seperti yang sudah di beritakan sebelumnya, output dari ajang yang di selenggarakan oleh DBL Honda 2017 akan mengerucut kepada 24 pemain terbaik DBL yang akan di boyong ke Amerika. Kembali, Lucia Cicilia, senior manager bisnis representative DBL menegaskan kepada nysnmedia.com bahwa antusiasme pelajar dari 25 Kota se Indonesia akan terus mendapatkan penyeleksian dengan ketat. “Partisipasi DBL di 25 Kota se Indonesia sudah tidak di ragukan lagi, maka angka dari jumlah Kota yang sudah menggelar event ini, jika masing masing Kota di ambil 10 pemain di temukanlah angka 250 pemain, lalu dari 250 pemain itu akan di persiapkan untuk penyeleksian kembali menjadi 24 pemain terbaik DBL, komposisinya adalah 12 putra dan 12 putri yang akan kita namakan DBL Indonesia All Star. Dan pada akhirnya DBL Indonesia All Star ini yang akan di bawa ke Amerika.”ujar Cicil Cicilia menilai upaya pemerintah sudah cukup baik memberikan dorongan jiwa nasioalisme, dan kecintaan terhadap olahraga kepada pelajar di Indonesia. “Sejauh ini pemerintah cukup tanggap melihat potensi yang ada dari event yang kami adakan, seperti club club basket profesional yang menjadi mitra pemerintah yang mencari talenta dalam olahraga basket. Bahkan Indonesia mempunyai tim basket U-17 rata rata mereka pernah ikut DBL.” pungkas Cicil Lebih lanjut Cicilia menambahkan bahwa konsistensi DBL di league pelajar secara otomatis dapat membantu pemerintah mencari bibit atlet. “Maka dari itu konsistensi league pelajar ini turut berperan untuk mencetak bibit menjadi maksimal yaitu membantu pemerintah mempersiapkan ajang yang membawa nama besar Indonesia di mata dunia.” tutup Cicil. (Adt)

Bagi Namira Melakukan V2 Max Menjadi Ritual Khusus Sebelum Bertanding Di Pertandingan DBl

Namira Ramandha dalam final DBL 2017 West Java di Bogor, Selasa (22/08/17)

Salah satu pemain basketball wanita di SMAN 5 Bogor, Namira Ramandha (16) menjadi salah satu kunci kemenangan SMAN 5 Bogor melawan SMAN 2 Bogor di pertandingan DBL Indonesia competition Gor pajajaran Kota Bogor, dengan skor unggul cukup jauh 48-27. Selasa (22/8) Namira sendiri mengaku kepada nysnmedia.com sudah tertarik pada basketball sejak kelas 1 SMP. “Awalnya sih sering main basket sama teman-teman, jadi sering ikut main jadi suka sampai akhirnya ikut eskul basket pas SMP dan ikut kejuaraan ini.” ungkap dara 16 tahun tersebut kepada nysnmedia.com. Selain menjuarai tim putri DBL Indonesia, Namira juga pernah menjuarai Kanpora Cup Se-Kota Bogor. Menjadi salah satu pemain kunci di kejuaraan DBL Indonesia, Namira mengaku tidak memaksakan untuk selalu latihan. “Ngga setiap hari sih, cuma lebih menjaga kondisi supaya tetep fit aja. Dan kalo latihan biasanya tuh melakukan V2 Max, gunanya itu untuk paru-paru dan asupan oksigennya banyak. Jogging, jumping, speed.” tutur Namira Menekuni olahraga bakset Namira tentu tidak melupakan apa yang menajadi kewajibannya disekolah. Meski begitu guru-guru di SMAN 5 Bogor inipun memberi toleransi kepada Namira. “Memang sih aku lebih banyak ke basket, karena kan lebih banyak event-event gitu, guru-guru juga pada bisa ngertiin. Dan kalo ada tugas aku bisa menyusul.” ungkap Namira sambil tersenyum. Lebih lanjut, dara muda yang juga memiliki hobi membaca ini mempunyai mimpi untuk bisa bergabung dengan tim nasional untuk bisa menjuarai setiap tournament dan mengharumkan nama bangsa. (ndo/adt)

DBL Akan Umumkan Nama Pemain Terbaik Versi DBL Jawa Barat Malam Ini, 2 Pelatih Terbaik Ikut Di Boyong

SMAN-3-bogor

Lucia Cicilia, senior manager bisnis representative DBL menegaskan kepada nysnmedia.com bahwa PT DBL ini ada untuk mengembangkan potensi bibit anak muda yang akan memperkuat wilayahnya. “Saya berharap perkembangan olahraga basket tidak mesti di limpahkan kepada pemerintah, makanya PT DBL ini ada dan terus bergerak untuk lebih menghidupkan serta mengembangkan olahraga khususnya basket yang berbasis pada kekuatan anak muda.”tegas Cicil Cicilia juga menambahkan bahwa bekerjasama dengan swasta merupakan prinsip PT DBL yaitu fundamental basketball. “PT DBL yang bekerjasama dengan pihak swasta, dalam hal ini Honda. Sudah sesuai dengan prinsip kami yaitu fundamental basketball untuk mencetak bibit baru berprestasi di luar ring pemerintah, jelas kami tidak ingin membebani pemerintah.”tambah Cicil Lebih lanjut Cicilia juga memaparkan bahwa pihaknya mengambil masing masing perwakilan dari sekolahnya, tidak pergroup. “Setelah pengumuman siapa saja yang berhak berangkat ke camp Surabaya, maka akan kami bina kembali di camp surabaya, diantaranya yang mewakili tingkat Kota adalah 5 Putri, 5 Putra dan juga 2 orang coach terbaik. Kami tidak mengambilnya per group, tapi mengambil melalui perwakilan sekolahnya.”papar Cicil. Dan di DBL camp Surabaya sendiri mereka akan bertemu dengan pelatih pelatih Western Australia lalu membuat semacam coaching clinic untuk mengembangkan olahraga basket pelajar agar dapat berkembang lagi. (adt)

Di Curangi Wasit Tim Takraw Putri Indonesia Walk out dari Lapangan Pertandingan

Tim Sepak Takraw Putri yang memilih walk out pada Sea Games 2017. Foto: Kemenpora

Insiden kecurangan wasit menimpa atlet Indonesia pada cabang sepak takraw beregu putri di SEA Games 2017 yang di lansir dari Liputan 6.com Minggu (20/8/2017). Tim yang juga diperkuat pasangan kembar, Lena dan Leni itu terpaksa melakukan walk out. Penyebanya adalah karena mereka merasa dirugikan dengan keputusan wasit yang memimpin laga kedua Indonesia pada cabang sepak takraw beregu putri SEA Games 2107 tersebut. Saat itu, Indonesia sedang unggul 16-10 pada game kedua setelah kalah 20-22 pada game pertama. Indonesia merasa dicurangi karena wasit kerap memberikan poin dengan dalih salah dalam melakukan servis. Pada akhirnya, pelatih Asry Syam meminta kepada para pemainnya untuk tak melanjutkan pertandingan. Wasit sempat berteriak beberapa kali memperingatkan agar para pemain Indonesia masuk ke lapangan dan melanjutkan permainan. Namun, permintaan wasit diabaikan Indonesia yang bergegas untuk mengangkat barang bawaannya. Meski sudah memutuskan untuk WO, pelatih Indonesia masih sempat menghampiri bangku tim Malaysia untuk menyalami mereka satu per satu. Kejadian itu sendiri disaksikan Menpora Imam Nahrawi yang datang langsung ke Titiwangsa Indoor Stadium. Keputusan itu akan menyulitkan langkah Indonesia untuk merebut emas cabang sepak takraw beregu putri SEA Games 2107. Di hari yang sama, mereka juga takluk 0-2 dari Thailand. Indonesia masih menyisakan satu laga melawan Filipina, pada Senin (21/8/2017) kemarin.

Hebat! Smantic kawinkan juara di Loop 3×3 DBL Indonesia Competition 2017

SMAN 3 Cibinong (Smantic) untuk pertama kalinya tim putra dan putri berhasil membawa gelar Champion loop 3X3 Competition 2017.  Mereka bisa mengawinkan gelar juara usai mengalahkan SMAN 6 Depok dan SMAN 8 Bekasi, kemarin (22/8). Seperti yang dilansir dblindonesia.com (23/08/2017), pada pertandingan tersebut, tim putri menang atas SMAN 6 Depok dengan skor 8-3. Sementara, di tim putra lawan SMAN 8 Bekasi dengan skor 8-6. Febiyanti Marselina, kapten tim putri Smantic mengatakan merasa pertandingan kali ini sangat seru, bagus, dan Ia bersyukur kali ini bisa kawinkan juara di kategori Loop 3×3 Competition 2017. “Semoga target juara nasional tercapai,” ujarnya. Sementara di tim putra SMAN 3 Cibinong, Mochammad Dandy selaku ketua tim putra mengatakan, timnya bermain sangat solid meskipun permainan lawan cukup cepat dan bisa menekan di awal babak. Tapi bersyukur tim putra Smantic bisa membalikkan posisi dan menjadi juara.

Final LOOP 3×3 Competition DBL 2017: Lions Tidak Terkalahkan

Laga SMA IPH East Surabaya (Lions) tak tertandingi di final LOOP 3×3 Competition 2017. Tim putra dan putri Lions berhasil menang dan mempertahankan gelar sebagai champion LOOP 3×3 Competition. Seperti yang dilansir dblindonesia.com (24/08/2017), Tim putri SMA IPH East Surabaya kemarin bertemu dengan SMAN 4 Sidoarjo (Sekawan). Hingga akhirnya, Lions berhasil menumbangkan Sekawan dengan skor akhir 6-4 dan mempertahankan gelar juara LOOP 3×3 Competition musim lalu. Joseline Ivana, pemain Lions, berhasil menyumbang poin pertama untuk timnya. Tidak  lama, Intan rahmawati, pemain Sekawan, membalas ketertinggalan timnya dan berhasil menyumbang poin pertama. Namun, hingga buzzer dibunyikan, Sekawan belum mampu kembali mengejar ketertinggalan poin yang lain. Anggun Tri, salah satu pemain Lions yang pernah mengikuti LOOP 3×3 Competition musim lalu, merasa bangga bisa kembali mempertahankan gelar champion. ’’Kami bersyukur bisa menang lagi karena kompetisi ini lebih susah menurutku. Kami harus pandai mengatur waktu dan harus bisa mengambil keputusan sendiri,’’ ujarnya menurut lansiran dblindonesia.com. Tim putra Lions juga berhasil merebut gelar LOOP 3×3 Champion. Jason Kurniawan, salah satu player Lions, berhasil mengawali poin untuk timnya. Keunggulan itu mampu dipertahankan  hingga akhir pertandingan. Akhirnya mereka berhasil mengalahkan tim putra SMA Kemala Bhayangkari 1 Surabaya dengan skor akhir 12-6.

Selisih Waktu Tipis Siman kalah dari Perenang Singapura Pada Sea Games 2017

I Gede Siman Sudartawa. Foto: Fajaronline

I Gede Siman Sudartawa gagal meraih medali emas kedua di SEA Games 2017. Siman finis di posisi kedua pada cabang olahraga renang nomor 100 meter gaya punggung yang berlangsung di National Aquatic Centre, Kamis (24/8/2017). Meski gagal meraih medali emas, Siman tetap puas dengan catatan waktunya. Dia menjadi satu-satunya perenang Indonesia yang mampu mencatatkan waktu kurang dari 55 detik di nomor 100 meter gaya punggung. Perenang asal Bali itu meraih medali perak pada SEA Games 2017 setelah mencatatkan waktu 54,94 detik. Dia terpaut 0,13 detik dari perenang Singapura, Zheng Wen Quah. “Sebenarnya ini personal best saya. Jadi orang pertama Indonesia yang bisa di bawah 55 detik,” ujar Siman usai pertandingan. “Saya tidak menyangka bisa kalah tipis. Saya sangat fokus dengan gaya sendiri, tidak memperhatikan keadaan sekitar,” katanya melanjutkan. Dilansir dari Liputan6.com, Siman mengatakan, saat pertandingan dia tak bisa mengetahui posisi Zheng Wen. Siman memilih fokus dengan strateginya sendiri. “Saya ingin sesempurna mungkin, jadi tidak melihat sekitar. Posisi Zheng Wen juga dihalangi perenang lain, jadi tidak lihat dia,” ucap Siman mengakhiri.Sejauh ini, Indonesia sudah meraih dua medali emas, enam perak, dan lima perunggu di ajang SEA Games

Perhelatan Final DBL Honda One Heart Gor Pajajaran Bogor Menyita Perhatian Anak Muda

Euforia para supporter DBL Indonesia di Final Bogor, Selasa (22/08/17)

Agenda Final DBL yang di gelar di Gor Pajajaran Cibinong, Kota Bogor sungguh tak di perkirakan, pecinta olahraga basket antar sekolah ini di motori oleh Honda DBL Developmental Basketball League berlangsung meriah. Baik supporter yang mewakili sekolah masing-masing ataupun yang hanya sekedar menikmati kompetisi bola basket. Eforia yang berhasil di ciptakan di kalangan pecintanya, bola basket menjadi sebuah olahraga pilihan yang penuh citra kedamaian, terkenal dengan cheerleader yang cantik, hingga memberikan kesan macho pada atlet prianya. Dari pantauan nysnmedia.com ajang ini sangat memberikan ruang untuk anak muda untuk berkreasi ataupun berprestasi. Menurut Publik Relation DBL Pramana Aditya, ajang ini bukan hanya kompetisi bola basket, tapi juga modern dance, jurnalistik, fotografi, dan suporter terbaik. “Di DBL yang kami gelar bukan hanya kompetisi bola basket saja, tetapi juga modern dance, jurnalistik, fotografi dan juga supporter terbaik.” kata Aditya. Aditya menambahkan kepada nysnmedia.com bahwa yang terbaik dari semua event yang di gelar akan mendapatkan binaan ke luar negeri. “Misalnya juara modern dance yang kami adakan dari sini akan mendapatkan kesempatan liburan ke Hongkong, dan pemain basket terbaik versi DBL akan mendapatkan kesempatan ke Amerika.”tegas Aditya.(adt)

DBL 2017: Hengky Kristian Terapkan Strategy Defensive Untuk Tim Putri SMA 5 Di Final Ajang Bogor

Tim Basket Putri SMA 5 Bogor saat final DBL Indonesia West Region Bogor, Selasa (22/08/17)

Dalam olahraga, motivasi dari seorang pelatih sangat berpengaruh dalam suksesnya sebuah tim pada pertandingan. Apalagi dalam menyusun penyerangan dan memposisikan kemampuan individual masing-masing di lapangan. Maka dari itu Honda membuat kompetisi DBL 2017. Salah satunya cabang olahraga basketball, dalam perhelatan kompetisi DBL honda 2017, pelatih tim putri SMAN 5 Bogor, Hengky Kristian mengungkapkan tentang persiapan timnya menuju ke final. “Tim kami sudah lama, jadi target kami di DBL ini jadi ya ikut aja gitu, sebagai bentuk partisipasi. Menuju final itu hal gampang yang susah itu kualitasnya.” ujar couch hengky. Terlebih dari itu coach yang sudah 23 tahun menangani tim sekolah menengah atas negeri 5 bogor dan juga aktif dalam kepengurusan Perbasi Bogor sebagai wakil ketua bidang prestasi tersebut selalu memberikan motivasi setiap kali latihan dan pada saat pertandingan akan di mulai. “Kita tidak punya persiapan yang berlebih, kalau kamu bisa main bagus ya kamu bisa menang, kalau kita bisa memasukkan bola ke tim mereka, kita bisa menang, dan kalau kita tidak bisa masukin bola ke tim mereka kita tidak bisa menang, simple aja.” lanjut Hengky. Lebih lanjut coach Hengky menambahkan bahwa support dari sekolah jadi salah satu semangat dia dan timnya untuk melangkah ke final, karena ia juga menekankan timnya untuk bisa profesional dalam bertanding. “Harapan kita tidak banyak, ya kalau itu menang kita terima kalau kalah ya biasa aja, sekali lagi saya katakan bahwa sebenarnya melaju kefinal itu hal gampang yang susah itu kualitasnya,”paparnya. Kepada tim nysnmedia.com Hengky mengatakan bahwa dirinya lebih suka menerapkan strategi defence ke anak besutannya dari pada menyerang. (mrd/adt)

Bowling Putri Indonesia Gagal Sabet Medali di SEA Games 2017

Atlet bowling putri Indonesia, termasuk Tannya Roumimper, gagal mendulang medali pada ajang SEA Games 2017, Minggu (20/8/2017). Foto: Liputan6.com.

Indonesia gagal membawa medali dari nomor bowling putri di SEA Games 2017. Tim merah putih kalah dari Singapura dan Malaysia saat bertanding di Subway Pyramid, Selangor, Malaysia, Minggu (20/8/2017). Seperti yang dilansir Liputan6.com (20/08/2017), Indonesia sebenarnya punya peluang meraih medali dengan menurunkan enam pebowling putri di kelas perorangan yakni Aldila Indrayati, Tannya Roumimper, Sharon Adelina, Nadia Pramanik, Putty Insavilla, dan Novie Phang. Peluang tersebut salah satunya didapat Tannya. Ia melakukan perubahan taktik saat berada pada urutan kelima di game kelima. Namun, taktik tersebut tidak berjalan baik. Ia malah terlempar ke posisi ke-13 setelah mendapat 180 poin di game keenam. Total skor yang diraih Tannya 1249 poin.

SEA Games 2017: Wushu Sumbang Tiga Mendali dalam Sehari Pertandingan

Lindswell Kwok, Puan Maharani dan Imam Nahrawi. Foto: Antara/ Wahyu Putro

Indonesia lambat laun mulai merebut posisi peraihan Mendali. Pada pertandingan yang berlangsung Senin (21/08), Cabang Olahraga (cabor) Wushu kembali berhasil menyumbangkan medali untuk Indonesia di SEA Games 2017 yang berlangsung di Malaysia. Pewushu, Felda Elvira sukses menambah pundi-pundi emas kontingen Merah Putih dari nomor Doushu. Prestasi Felda terbilang mengejutkan, menginat dia baru pertama kali tampil di SEA Games. Ini merupakan medali kedua yang dipersembahkan Felda pada SEA Games 2017. Sebelumnya, dia sudah menyabet perunggu dari nomor Gun Shu dengan poin 9,62. Felda mencatatkan nilai tertinggi, 9,67 pada pertandingan yang berlangsung di KLCC Hall 5 kemarin. Medali perak juga jatuh ke tangan atlet wushu Indonesia, Monica Fransisca berada di tempat kedua dengan nilai 9,66 poin. Pada hari yang sama, Indonesia juga meraih perunggu dari nomor Muhammad Dafa Golden Boy dari nomor Qiangshu dengan 9,63 poin. di lansir dari Liputan6.com, dalam sehari Cabor Wushu dapat menyumbang tiga Mendali. Ini merupakan Kebanggan bagi Indonesia dan menjadi Motivasi bagi Atlet dari Cabor lain agar dapat bermain dengan maksimal sehingga dapat menyumbangkan mendali. Sebelumnya, Indonesia juga meraih perak dari wushu atas nama Bobie Valentius Gunawan yang tampil di nomor Taijiquan. Bobie kalah dari atlet tuan rumah, Loh Jack Chang. Sementara itu, hari ini Wushu juga akan mempertandingkan nomor Taijijian Putri. Selain Cindy Martono, Indonesia akan menurunkan juara dunia 2013, Lindswell Kwok.

Timnas Basket Putri Lawan Habis Myanmar

Foto: Bola.com Timnas basket putri

Timnas basket putri Indonesia mengawali kiprah dengan awal yang gemilang di SEA Games 2017. Gabriel Sophia dan kawan-kawan menang telak 94-49 atas Myanmar di MABA Stadium, Minggu (20/8/2017). Seperti yang dilansir Liputan6.com (20/08/2017), Sophia jadi pencetak angka kemenangan bagi Indonesia di laga ini. Dia menyumbang 22 poin ditambah sembilan rebound. Menyusul kemudian Natasha Debby Christaline dan Kadek Pratita Citta Dewi dengan sama-sama mengemas 16 angka. Kemenangan Indonesia tersebut juga tidak lepas dari 44 turnover yang dibuat para pemain Myanmar. Hal ini membuat Indonesia menghasilkan 41 angka. Tak hanya itu, Di paruh pertama, Myanmar sudah membuat 20 kali kesalahan sendiri. Sedangkan Indonesia hanya melakukan 16 kesalahan. Timnas basket putri Indonesia pun dengan cerdik memanfaatkan kesalahan-kesalahan pemain Myanmar. Kemenangan ini menjadi penambah semangat dan kepercayaan diri pemain timnas basket putri Indonesia di laga selanjutnya dengan Filipina, Senin (21/8/2017).

Timnas Futsal Putra Berhasil Taklukkan Thailand

Foto: Bola.com. Tim Futsal Putra Indonesia di SEA Games 2017

Timnas Futsal putra Indonesia berhasil taklukkan Thailand pada laga perdana di SEA Games 2017.  Tim Indonesia sikat habis tim kuat Thailand 4-2 di Shah Alam Panasonic Sports Complex, Minggu (20/8/2017). Seperti yang dilansir Liputan6.com (20/08/2017), Indonesia telah memakai taktik yang tepat saat penyerangan di awal laga. Tim merah putih pun unggul lebih dulu di menit ketiga melalui aksi tendangan Subhan Faidasa. Tertinggal di awal laga membuat Thailand berusaha sangat keras. Jetsada Chudech membawa Thailand mengejar ketertinggalan di menit 23. Namun semenit kemudian, Indonesia kembali  mencetak gol keduanya. Di menit 18, Indonesia unggul kembali berkat gol Sauqy Saud Lubis. Harus mengejar ketertinggalan dua gol, Thailand mengandalkan strategi power play. Strategi ini sukses membuat Thailand memperkecil ketertinggalan melalui second penalty di menit 39 yang dieksekusi Suphawut. Namun, di akhir laga, Alexander mencuri bola dari pemain Thailand sebelum dengan mudah menceploskan si kulit bundar ke gawang kosong. Menurut Lansiran, Tim Indonesia memang punya peluang bagus meraih medali emas. Dengan begitu, Indonesia bisa taklukkan Thailand yang selama ini merupakan raja di futsal putra Asia Tenggara.

Laga Perdana SEA Games 2017: Timnas Futsal Putri Kalahkan Malaysia

Barisan Timnas Putri di ajang Sea Games 2017. Foto: Okezone

Timnas futsal putri Indonesia berhasil mengalahkan tuan rumah Malaysia 2-1. Tim asuhan Andre Picesa ini mampu meraih prestasi gemilang di laga perdana SEA Games 2017, Minggu (20/8/2017). Menurut lansiran Liputan6.com (20/08/2017), Indonesia unggul lebih dulu pada menit 11 dan 19 berkat gol dari Novita Murni Piranti serta Susi Susanti di Shah Alam Panasonic Sports Complex. Pada babak kedua, Malaysia pun coba menekan Indonesia. Hasilnya Norhawa mampu membawa Malaysia unggul dari Indonesia di menit 32. Walaupun begitu, Tim garuda muda putri tetap mendapatkan keunggulan 2-1 dari malaysia. Tak hanya putri, timnas futsal putra Indonesia juga ikut memetik kemenangan pada laga beberapa jam sebelumnya dengan tim kuat Thailand 2-1 di laga pertama SEA Games 2017.  

SEA Games 2017: Panahan Riau Ega Mantap Membidik Emas Pada Panahan Campuran

Riau Ega Agatha saat ajang World Cup 2015 di Shanghai, China. Foto : GettyImages

Senin (21/8/2017), Riau Ega dan tim panahan putra, Muhammad Hanif dan Hendra Purnama gagal meraih medali SEA Games 2017. Mereka tumbang di Tangan tim Filipina dengan skor 6-2 pada babak perempat final. “Mungkin ini belum rezeki. Musuhnya lagi bagus, meski saya sudah sangat santai bermain beregu,” ujar Ega yang di lansir dari Liputan6.com. namun Atlet panahan Indonesia yang tampil di Olimpiade 2016, Riau Ega Agatha optimistis mendapatkan medali di ajang SEA Games 2017, Malaysia. Tak tanggung-tanggung, Riau Ega mantap “membidik” medali emas dari kategori panahan campuran. Namun Cuaca panas yang saat ini terjadi di Malaysia mengganggu konsentrasi Ega dalam membidik sasaran. ia mengatakan, Iklim di Malaysia saat SEA Games tahun ini lebih panas dibandingkan Indonesia. “Kalau di Indonesia kan panas ada angin, kalau di sini lembab. Tadi saja pegang busur panas sekali. Terlebih lagi, di sini pakai rumput sintetis, jadi panasnya mantul ke wajah,” katanya menegaskan. “Antisipasnya harus banyak minum. Kemudian kepala dan tengkuk kita harus sering dikasih es sama pakai topi,” ucap Ega. “Besok peluang terakhir saya, harus dapat emas. Saya harus melawan diri sendiri karena itu hal yang penting. Musuh tidak ada yang perlu dikhawatirkan,” kata Riau Ega Ega sendiri berjanji bakal tampil mati-matian untuk tampil di kategori beregu campuran yang berlangsung di Sport City Kuala Lumpur, Selasa (22/8/2017).

Timnas Polo Air Putra Indonesia Raih Medali Perak

Timnas polo air putra Indonesia berhasil raih medali perak usai menang telak 12-5 atas Filipina dalam partai pamungkas di National Aquatic Center, Bukit Jalil, Minggu 20 Agustus 2017. Hasil tersebut didapat setelah finis di peringkat kedua. Menurut lansiran Liputan6.com (20/08/2017), Indonesia tidak dapat mengejar Singapura  format round robin di klasemen polo air putra SEA Games 2017. Tim polo air putra Indonesia harus menerima selisih gol dari Singapura di klasemen. Padahal, salah satu tim yaitu Rezza Auditya tampil ngotot sepanjang pertandingan. Penyerangan diperlihatkan tim polo air putra Merah Putih. Babak pertama berakhir dengan keunggulan 6-1 untuk Indonesia, sebelum akhirnya menang 12-5. Laga Filipina pada laga itu sayangnya pun tidak cukup untuk menyalip Singapura. Hasil yang diraih tim polo air putra Indonesia terbilang cukup, sama halnya dengan pencapaian SEA Games 2015 di Singapura, di mana polo air putra Indonesia juga merebut perak.

Masih Perlu Perbaikan Internal, Kapten Tim Putra SMAN 3 Cibinong Akui Timnya Belum Maksimal

14.-Masih-Perlu-Perbaikan-Internal

Perlu di ketahui bahwa perhelatan DBL pada babak final Loop 3×3 Competition 2017 ini akan menyisihkan tiga tim yang akan berlaga yakni : 1. SMAN 3 Cibinong (putra dan putri) 2. SMAN 6 Depok Sementara satu tim akan ditentukan pada laga semifinal yang akan berlangsung hari ini di GOR Pajajaran. Seperti yang dilansir dari portal dblindonesia.com (19/08/2017), Untuk tim yang lolos akan berlaga di grand final Honda DBL West Java Series 2017-West Region, Selasa (22/8). SMAN 3 Cibinong berhasil menang melawan SMAN 8 Bekasi dengan skor 8-6, kemarin (18/8). Di partai lain, SMAN 6 Depok mengandaskan SMAN 7 Bogor dengan skor 3-0. Kapten tim putra SMAN 3 Cibinong, Mochammad Dandy mengatakan, meski dua timnya lolos, namun pada pertandingan kemarin belum dianggap maksimal. “Masih banyak kesalahan. Minimal di laga final harus dikuatkan stamina, main lebih tenang lagi dalam bermain,” ujarnya. Sementara itu, kapten tim putri SMAN 6 Depok, Ananta Putri Arriva, menyebut jika pemainnya masih terlalu gugup untuk bermain dalam sebuah kompetisi. Kendati demikian, ia bangga timnya bisa lolos ke babak final. “Belum maksimal, skornya kecil banget, dan para pemain masih gugup. Di pertandingan selanjutnya perlu diperbaiki lagi, sehingga target juara bisa diraih,” pungkasnya.(mrd/adt)

Usai Juara AJC 2017, Reyhan Bertekad Lampaui Prestasi Trikus

Anak dari legenda bulutangkis Indonesia Trikus Harjanto, Reyhan Naufal Kusharjanto, meraih prestasi gemilang bersama Siti Fadia Ramadhanti di ajang Asia Junior Championship (AJC) 2017. Ia bertekad untuk bisa melewati torehan prestasi sang ayah  yang merupakan mantan atlet bulutangkis top di nomor ganda campuran hingga mampu merebut perak Olimpiade Sydney 2000. Seperti yang dilansir CNN Indonesia (16/08/2017), Bagi Reyhan, sosok ayah menjadi motivasi terbesar baginya untuk menjalani karier di bidang bulutangkis. Bahkan, ia sampai bertekad untuk bisa melampaui prestasi sang ayah. “Ayah itu jadi motivasi saya main bulutangkis. Saya ingin punya prestasi lebih dari ayah saya yang dapat perak di Olimpiade,” kata Reyhan yang dilansir CNN Indonesia saat konferensi pers pemberian bonus di Jakarta, Selasa (15/8). Trikus sendiri mengatakan bahwa dirinya tak memaksa sang anak untuk mengikuti jejaknya. Lantaran besar di lingkungan bulutangkis, Reyhan juga jatuh cinta pada olahraga tersebut. Duet Reyhan/Fadia diguyur bonus total Rp60 juta dari Bakti Olahraga Djarum Foundation. Ia berhasil mengalahkan wakil Korea Selatan Sung Seung Na/Ah Yeong Seong di ajang Kejuaraan Asia Junior.

Tim Bulu Tangkis Putri Indonesia Lolos ke SemiFinal SEA Games 2017

Tim Putri Bulu Tangkis Lolos ke Semi Final Sea Games 2017

Kehormatan bagi Indonesia bisa Ikut dalam SEA Games 2017 yang berlangsung di Kuala Lumpur, Malaysia. Kebangga bagi Indonesia karena Olahraga kebanggaan Indonesia, yaitu Bulu Tangkis akan berlaga Pada Semi Final mendatang. Tim bulu tangkis putri Indonesia dipastikan melaju ke semifinal SEA Games 2017. Hal tersebut terjadi di karenakan Laos menyatakan mundur, informasi tersebut langsung diutarakan oleh  Direktur Program Kepelatihan Performa Tinggi Permainan Satu Satlak Prima, Mimi Irawan. Seharusnya, Indonesia akan bertemu Laos pada babak perempatfinal pada 22 Agustus 2017 mendatang. “Ya, Tim Bulu tangkis Beregu Putri Indonesia akan tampil ke semifinal karena Laos mengundurkan diri,” kata Mimi Irawan lewat rilisnya, Kamis (17/8/2017). Mimi menambahkan kalau Greysia Polii dan kawan-kawan tak menjadi fikiran perihal mundurnya Laos. Justru hal tersebut membuat energi para pemain bisa terjaga. Langkah tim Merah Putih pun melaju mulus ke semifinal. “Tidak ada pengaruhnya kalau Laos bertanding. Tetapi, ini suatu keuntungan bagi kita karena pemain Indonesia bisa irit tenaga untuk menghadapi pertandingan semifinal dan final,”sebut Mimi. Tak hanya Indonesia yang mendapat keuntungan, ternyata Thailand juga mendapatkan keuntungan. Negeri Gajah Putih tersebut dapat langsung lolos ke semifinal akibat mundurnya Laos dari turnamen bulu tangkis SEA Games 2017. Tanpa Laos, tim beregu putri berkurang dan menyisakan enam negara yaitu Indonesia, Myanmar, Malaysia, Singapura, Vietnam dan Thailand. Tim putri Indonesia menanti pemenang antara Malaysia dan Myanmar untuk memperebutkan tiket ke final.