Sah! Rizky Ridho Orang Indonesia Pertama Masuk Nominasi Puskas Award

Kabar membanggakan datang dari sepak bola nasional. Bek Persija Jakarta sekaligus bek andalan Timnas Indonesia, Rizky Ridho, resmi menjadi orang Indonesia pertama yang masuk dalam daftar nominasi FIFA Puskas Award 2025 berkat gol spektakulernya ke gawang Arema FC di ajang BRI Liga 1 2024/2025 lalu. Gol jarak jauh yang tercipta di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, pada 9 Maret 2025 itu memang sempat menjadi salah satu sorotan dunia. Ridho melepaskan tembakan dari area tengah lapangan dengan akurasi sempurna, membuat kiper Arema FC, Lucas Frigeri, tak mampu bereaksi. Aksi brilian tersebut kini diakui sebagai salah satu gol terbaik tahun ini. Selain tampil impresif di level klub, Ridho juga memainkan peran penting dalam perjalanan Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026. Ketangguhannya di lini belakang serta konsistensinya sepanjang laga menjadikan dirinya salah satu figur kunci dalam skuad Garuda. Pada Puskas Award 2025, Ridho bersaing dengan nama-nama besar dunia seperti Lamine Yamal dan Declan Rice, yang juga masuk dalam daftar kandidat. Secara keseluruhan, ada 11 gol dari berbagai kompetisi dan negara yang dipilih FIFA sebagai nominasi tahun ini. Sebagai informasi, dukungan untuk Ridho juga dapat diberikan melalui proses pemungutan suara di laman resmi FIFA: https://www.fifa.com/the-best-fifa-football-awards/en/puskas-award Berikut Daftar Nominasi FIFA Puskas Award 2025: Alejandro Sousa (Vitória vs Cruzeiro) Alberto Deiola (Cagliari vs Venezia) Pedro De La Vega (Cruz Azul vs Seattle Sounders) Gonzalo Montiel (Independiente vs Independiente Rivadavia) Mohamed Nasser (Al Ahly vs Pharco) Javier Orrantía (Querétaro vs Atlas) Thapelo Ribeiro (Mamelodi Sundowns vs Borussia Dortmund) Declan Rice (Arsenal vs Real Madrid) Rizky Ridho (Persija Jakarta vs Arema FC) Miguel Rodrigues (Kasımpaşa vs Rizespor) Lamine Yamal (Espanyol vs Barcelona)

Hasil Drawing SEA Games 2025: Timnas Putra dan Putri Siap Berjuang

SEA Games 2025

Timnas Putra Indonesia dan Timnas Putri Indonesia resmi mengetahui lawan-lawan yang akan dihadapi pada ajang SEA Games 2025 di Thailand. Hal itu dipastikan setelah digelarnya drawing untuk cabang olahraga sepak bola di Deluxe Resort & Spa Hotel, Bangkok, Thailand. Pada sektor sepak bola putra, Garuda Muda tergabung di Grup C bersama Myanmar, Filipina, dan Singapura. Grup ini menjadi satu-satunya grup dengan empat tim peserta, sekaligus memiliki jadwal pertandingan paling padat di antara seluruh grup. Sementara itu, dari hasil undian sepak bola putri, Timnas Putri Indonesia atau Pertiwi Muda menempati Grup A bersama tuan rumah Thailand, Kamboja, dan Singapura. Ajang ini akan diikuti delapan negara yang terbagi ke dalam dua grup. Menurut agenda, SEA Games 2025 akan berlangsung di Thailand awal Desember mendatang, dengan cabang sepak bola tetap menjadi sorotan utama publik Asia Tenggara. Tentunya, baik Timnas Putra maupun Timnas Putri siap memberikan penampilan terbaik demi meraih hasil maksimal di ajang ini. Berikut hasil lengkap pembagian grup cabang sepak bola SEA Games 2025: Sepak Bola Putra Grup A Thailand Kamboja Timor Leste Grup B Vietnam Malaysia Laos Grup C Indonesia Myanmar Filipina Singapura Sepak Bola Putri Grup A Thailand Kamboja Singapura Indonesia Grup B Vietnam Myanmar Filipina Malaysia

Garuda United U17 Jadi Bagian dari Program Pembinaan PSSI

Garuda United U17

PSSI resmi mengumumkan Garuda United U17 sebagai tim program pembinaan pemain muda Indonesia yang akan tampil di EPA Super League U18 musim 2025/26. Tim ini dibentuk untuk mempersiapkan generasi baru Timnas Indonesia menuju Piala Asia U17 dan Piala Dunia U17 mendatang, dua ajang yang menjadi target utama federasi dalam pengembangan sepak bola usia muda. Garuda United U17 akan menjalani laga perdananya pada 11 Oktober 2025 menghadapi Semen Padang FC. Tim ini diisi oleh 35 pemain hasil seleksi dari berbagai klub dan sekolah sepak bola terbaik di Indonesia. Dari 35 pemain yang dipanggil, sebagian besar merupakan hasil pembinaan dari SSB dan akademi seperti ASIOP, Taufiq FA, Asiana, hingga klub profesional seperti Persib, Bali United, Persebaya, Madura United, dan Persija. Komposisi ini menunjukkan komitmen PSSI dalam merangkul seluruh ekosistem sepak bola nasional untuk mencetak pemain potensial. Melalui kompetisi EPA Super League, PSSI berharap para pemain mendapat menit bermain yang konsisten dan pengalaman berharga di level kompetitif nasional. Dalam musim perdananya, Garuda United U17 tergabung di Grup A bersama Semen Padang FC, Bhayangkara Presisi Lampung FC, Persijap Jepara, Persita Tangerang, Persija Jakarta, Dewa United Banteng FC, Arema FC, Persik Kediri, dan PSBS Biak. Total, Garuda United U17 bakal melakoni 36 pertandingan pada babak pendahuluan EPA Super League U-18 musim 2025/26. Grup ini dianggap sebagai salah satu yang paling kompetitif karena diisi oleh klub-klub besar dan memiliki tradisi pembinaan kuat. Berikut daftar pemain Garuda United U17 musim 2025/26: Penjaga gawang Syahdan Caesar – ASIOP Seta Bayu Cahyaning – Taufiq FA Fahmi Aziz Arifudin – WBFC Academy Bek tengah Waliyuddin Shofa A – Persib Putu Ekayana Yoga P – Bali United Alberto K Ramendei – PPLP Jayapura Farik Rizqi – Farmel Shoyyo Himawan P – Persis Zidane Raditya Chandra – PPLOP Jateng Persis Solo Bek kanan Farrel Luckyta W – PSS Sleman Efaldus Sereuw – Safin Pati Nova Kurniawan – Borneo FC Bek kiri Real Alvaro Salim – Bali United Made Arbi Ananta – Bali United Pandu Aryo Wicaksono – Asiana Gelandang Fardan Faras Prawita – Borneo M. Azhar Muzzaki – Persebaya Girly Andrade Guevara – Asiana Chico Jericho Y – ASIOP Keanu Sanjaya – Bali United M. Rain Rizki Pamungkas – PPLP Kepri Miraj Riski Sulaiman – Madura United Sayap Peres Akwila Tjoe – Persija M. Nur Hasnuryadi – Barito Putra Faisal Ade – Malut United Rohmat Nurhidayat – PSM Makassar Yulius Stanley – Persebaya Gugum Gumilang – Asiana I Komang Semadi – Bali United Penyerang Dava Yunna Adi – Persebaya Raditya Gemal M – PPOP DKI Fardhan Ary – Madura United Yohanes Yapagaimu – Safin Pati Alfaro Dwi Santosa – SKO Surakarta & Persis Solo Sean Rahman Castor – Asiana

Kualifikasi Piala Dunia 2026: Indonesia Takluk Atas Arab Saudi

Kualifikasi Piala Dunia 2026

Hasil Timnas Indonesia vs Arab Saudi di Grup B Ronde 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 (WCQ) Zona Asia, berakhir 2-3 untuk The Green Falcons. Pertandingan di Stadion King Abdullah Sport City, Jeddah, berlangsung Kamis (9/10/2025). Timnas Indonesia tampil menyerang sejak pluit babak pertama dibunyikan. Menit 5, Indonesia membuka peluang yang berawal dari skema set piece tendangan bebas. Tandukan Jay Idzes terkena tangan pemain Arab Saudi. Cek VAR, Tim Garuda mendapat hadiah penalti. Kevin Diks maju sebagai eksekutor, berhasil melaksanakan tugas dengan baik. 1-0 Indonesia memimpin pada menit 7. Timnas Arab Saudi meningkatkan tekanan. Menit 17 tuan rumah menyamakan skor lewat tembakan jarak jauh oleh Saleh Abu Al Shamat. Skor Indonesia vs Arab Saudi kembali imbang 1-1. Menit 23, Arab Saudi mendapat peluang emas. Diawali oleh penetrasi Nawaf Bu Washl dari sayap kanan. Beruntung tembakan keras yang ia lepaskan masih bisa diselamatkan Maarten Paes. Menit 34, Yakob Sayuri menarik jersey pemain Arab Saudi di kotak terlarang. Cek VAR, Arab Saudi mendapat penalti. Firas Al Buraikan sukses menjadi eksekutor. Saudi berbalik memimpin 1-2. Awal babak kedua, tim pelatih Patrick Kluivert menarik keluar Beckham Putra, digantikan Eliano Reijnders. Gelombang serangan para pemain Arab Saudi masih mengalir pada babak kedua. Menit 56, tandukan Firas Al Buraikan dari posisi yang sangat ideal, sanggup diselamatkan oleh Paes. Tak lama berselang. Menit 62, Firas Al Buraikan kembali menjebol gawang Maarten Paes, lewat rebound dari bola muntah usai Paes melakukan penyelamatan. Skor 1-3 untuk Arab Saudi. Menit 86, Nawaf Bu Washl hands ball di kotak terlarang. Cek VAR, Timnas Indonesia kembali mendapat penalti. Kevin Diks berhasil memperkecil ketinggalan, 2-3. Skor tak berubah sampai wasit meniup peluit panjang tanda akhir pertandingan. Skor akhir Indonesia vs Arab Saudi 2-3. Kekalahan ini membuat posisi Tim Garuda kian sulit di Grup B Ronde 4 WCQ 2026 Asia. Pasalnya regulasi di babak ini hanya memberikan tiket lolos otomatis ke Piala Dunia 2026 kepada tim juara grup. Selepas ini Tim Garuda akan melakoni matchday 2 Grup B kontra Irak, pada Minggu (12/10/2025) pukul 02.30 WIB. Timnas Indonesia wajib menang demi memelihara kans lolos lewat playoff, dengan cara mengamankan posisi runner-up grup. Starting Line-up Indonesia vs Arab Saudi Timnas Indonesia (4-3-3): Maarten Paes (GK); Yakob Sayuri, Kevin Diks, Jay Idzes, Dean James; Joey Pelupessy, Marc Klok, Ricky Kambuaya; Miliano Jonathans, Ragnar Oratmangoen, Beckham Putra Pelatih: Patrick Kluivert. Timnas Arab Saudi (4-2-3-1): Nawaf Al Aqidi (GK); Nawaf Boushal, Jehad Thakri, Hassan Al Tambakti, Moteb Al Harbi; Abdullah Al-Khaibari, Musab Al-Juwayr; Nasser Al-Dawsari, Saleh Abu Al-Shamat, Salem Al-Dawsari; Firas Al Buraikan Pelatih: Herve Renard.

Kualifikasi Piala Asia U23 2026: Indonesia Kalah Tipis

Indonesia v Korea Selatan

Timnas Indonesia U-23 menutup perjalanan di Grup J Kualifikasi Piala Asia U-23 2026 dengan kekalahan tipis 0-1 dari Korea Selatan. Pertandingan berlangsung di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Selasa 9 September 2025. Korea Selatan membuka skor cepat pada menit keenam lewat sepakan Hwang Doyun. Bola hasil tendangan terukur sempat mengenai mistar sebelum masuk ke gawang Cahya Supriadi. Skuat Garuda Muda merespons lewat sejumlah peluang. Hokky Caraka dua kali mengancam pertahanan Korea, pertama melalui solo run menit ke-12 yang dipatahkan bek lawan, lalu lewat tendangan ke tiang dekat di menit ke-24 yang masih mengenai jaring luar. Percobaan lain datang dari sepakan jarak jauh Dion Markx, tendangan bebas Arkhan Fikri, hingga sundulan Kadek Arel dan Rahmat Arjuna menjelang turun minum. Namun hingga babak pertama usai, skor 1-0 tetap bertahan. Di babak kedua, pelatih Gerald Vanenburg melakukan sejumlah pergantian dengan memasukkan Kakang Rudianto, Robi Darwis, dan Jens Raven. Frengky Missa juga dimainkan menggantikan Dion Markx. Tekanan Indonesia semakin meningkat memasuki menit ke-70, tetapi rapatnya lini belakang Korea membuat upaya penyama kedudukan belum berbuah hasil. Hingga peluit panjang berbunyi, skor 1-0 bertahan untuk keunggulan Korea Selatan. Dengan hasil ini, Timnas Indonesia U-23 belum berhasil melangkah ke putaran final Piala Asia U-23 2026. Garuda Muda hanya mengoleksi 4 poin hasil satu menang, satu imbang dan satu kekalahan.

Kualifikasi Piala Asia U23 2026: Indonesia Gilas Makau

Timnas U23 Indonesia vs Makau

Hasil Timnas U23 Indonesia vs Makau di Kualifikasi Piala Asia U23 2026 Grup J malam ini, Sabtu (6/9/2025), berakhir telak 5-0 untuk Tim Garuda Muda. Hasil positif di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Jawa Timur, kembali membuka harapan lolos Tim Merah Putih ke AFC U23 2026. Gol pertama hadir berkat kesalahan tim lawan, Ieong Lek Hang, yang salah mengantisipasi crossing dari Rahmat Arjuna di menit ke-3. Tak mengendurkan serangan, Arkhan Fikri menambah keunggulan Garuda Muda lewat sepakan kerasnya di menit-17 sekaligus menutup babak pertama dengan keunggulan 2-0. Di menit ke-47, Rayhan Hannan mencatatkan namanya di papan skor dan membuat skor menjadi 3-0. Serangan demi serangan dilancarkan oleh Garuda Muda. Zanadin Fariz, yang masuk dari bangku cadangan tambah keunggulan di menit ke-68. Skor 4-0 untuk Indonesia. Rafael Struick yang juga masuk dari bangku cadangan, mencatatkan namanya di papan skor di menit ke-74 dan membuat Indonesia unggul atas Makau 5-0. Keunggulan itu bertahan hingga peluit panjang dibunyikan. Sementara itu hasil pertandingan lain di Grup J antara Korea Selatan U23 vs Laos U23 pada sore tadi, juga berakhir dengan kemenangan telak 7-0 untuk skuad muda Taegeuk Warriors. Berkat hasil ini Timnas Korsel U23 masih memimpin klasemen Grup J Kualifikasi AFC U23 2026, dengan koleksi 6 poin. Kemudian diikuti Indonesia U23, mengantongi 4 poin. Jika ingin lolos langsung ke putaran final Piala Asia U23 2026, Tim Garuda Muda wajib memetik kemenangan pada pertandingan terakhir kontra Korsel U23. Jadwal Indonesia U23 vs Korsel U23 pada matchday 3 Kualifikasi AFC U23 2026, akan berlangsung Selasa, 9 September 2025. Laga masih menggunakan venue di Stadion Gelora Delta Sidoarjo. Starting Line-up Timnas Indonesia U23 vs Makau U23 Indonesia U23 (4-3-3): Cahya Supriyadi (GK); Kakang Rudianto, Dion Markx, Alfharezzi Buffon, Frengky Missa; Toni Firmansyah, Ananda Raehan, Arkhan Fikri; Rahmat Arjuna, Rayhan Hannan, Hokky Caraka | Pelatih: Gerald Vanenburg Cadangan: M Ardiansyah, Daffa Fasya, Kadek Arel, Ferarri, Mikael Tata, Doni Tri, Robi Darwis, Zanadin Fariz, R Pratama, Salim, Rafael Struick, Jens Raven Makau U23 (5-3-2): Lam Chak (GK); Si Hou, Huang Cho, Ieong Lek, Lam Weng, Leong Kun; Wong Kit, Leong Wai, Kou Pak; Pan Si, Lei Man | Pelatih: Kwok Kar Lok Cadangan: Alex Ao, Botelho Felicio, Lei Ho In, Wong Chon Nam, Vong Sai Hou, Wong U Hin, Sou Hin Nang, Gu Soi Hou, Li Ion Hou, Lam Nok Io, Lei Cheng Lam, Chen Si Tin

Kualifikasi Piala Asia U23 2026: Indonesia Ditahan Imbang Laos

Rafael Struick

Timnas Indonesia U23 harus puas mengawali perjalanan di Kualifikasi Piala Asia U23 2026 dengan hasil imbang pada laga perdana Grup J di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Rabu 3 September 2025. Meski menguasi jalannya pertandingan dan menciptakan banyak peluang, skuad asuhan Gerald Vanenburg terlihat kesulitan menembus lini pertahanan Laos. Sejak menit awal, Garuda Muda tampil menekan. Gol cepat sempat tercipta lewat sepakan Rayhan Hannan di menit ke-5, namun dianulir wasit karena Jens Raven dianggap berada di posisi offside. Setelah itu, gempuran demi gempuran datang dari Arkhan Fikri, Robi Darwis, hingga Rafael Struick, tapi kokohnya lini belakang Laos dan ketangguhan kiper Kop Lokpha Thip membuat gawang mereka tetap perawan. Peluang emas kembali hadir lewat Toni Firmansyah. Tendangannya di menit ke-24 mampu ditepis, dan sepakan keduanya pada menit ke-33 diblok barisan pertahanan lawan. Hingga jeda, Indonesia terus mencari gol pembuka, namun skor tak berubah, 0-0. Memasuki babak kedua, Vanenburg memasukkan tenaga segar dengan menurunkan Hokky Caraka dan Ricky Pratama. Tekanan makin intens, bahkan peluang emas tercipta di menit ke-72 saat Hokky melepaskan tembakan keras yang masih bisa ditepis kiper Laos. Upaya lain lewat Rayhan Hannan (80’) dan Arkhan Fikri (55’) juga gagal menembus gawang lawan. Hingga peluit panjang dibunyikan, keberuntungan tak kunjung datang dan skor tetap kacamata. Dengan hasil ini, Indonesia hanya meraih satu poin sebelum menghadapi Makau dan Korea Selatan.

Agenda Timnas U23 Usai Piala AFF 2025

Agenda Timnas U23 usai Piala AFF 2205 adalah mengikuti Kualifikasi Piala Asia U23 2026. Jadwal kualifikasi tersebut akan berlangsung pada 3-9 September 2025. Indonesia akan menjadi tuan rumah di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo. Skuad Timnas Indonesia U23 tidak boleh terlalu larut dalam kesedihan usai gagal juara di Piala AFF U23 2025. Kekalahan dari Vietnam di laga final wajib dijadikan pelajaran berharga demi target lebih tinggi yakni di pentas Asia. Apalagi Indonesia asuhan Gerald Vanenburg akan menjalani laga tidak mudah di Kualifikasi AFC U23 nanti. Skuad Garuda Muda berada di Grup J bersama Korea Selatan, Laos, dan Macau. Sesuai jadwal, Indonesia akan menghadapi Laos di pertandingan pertama pada Rabu 3 September. Laga ini wajib hukumnya dimenangkan oleh Jens Raven dan kawan-kawan. Berdasarkan sejarah, Laos tercatat belum pernah lolos ke putaran final Piala Asia U23. Tiga hari kemudian atau pada Sabtu 6 September, Indonesia giliran menghadapi Macau. Tim tersebut juga belum pernah lolos ke putaran final Piala Asia U23 dan secara peta kekuatan Indonesia seharusnya bisa mengamankan tiga poin di laga ini. Dua kemenangan atas Laos dan Macau akan menjadi modal Timnas U23 menghadapi Korea Selatan di laga terakhir. Laga tersebut akan berlangsung pada Selasa 9 September. Korea Selatan tentu menjadi favorit di Grup J. Pasalnya dari enam edisi Piala Asia U23 terdahulu, Korea Selatan selalu lolos ke putaran final. Mereka bahkan pernah juara tahun 2020, runner-up tahun 2016, dan dua kali menjadi juara keempat tahun 2013 dan 2018. Hanya saja dalam dua edisi terakhir, Korea Selatan selalu gugur di perempat final. Salah satunya saat kalah adu penalti dari Indonesia asuhan Shin Tae-yong pada tahun 2024. Lalu, bagaimana prestasi Indonesia? Tahun 2024 kemarin menjadi pertama kalinya Indonesia lolos ke Piala Asia U23. Saat itu mereka menjadi juara keempat walau kemudian gagal lolos ke Olimpiade. Bisa menahan imbang Korea Selatan seharusnya menjadi hasil bagus bagi Indonesia untuk lolos. Sebagai informasi bahwa hanya juara grup yang akan lolos ke putaran final Piala Asia U23 2026 di Arab Saudi. Sedangkan para tim yang menghuni posisi runner-up juga memiliki peluang lolos ke turnamen. Mereka nantinya akan dibuatkan klasemen mini dan empat runner-up terbaik berhak melaju ke Arab Saudi. Vanenburg memiliki waktu sekitar satu bulan untuk mempersiapkan tim jelang kualifikasi tersebut. Setelah gagal juara di Piala AFF U23 2025, pelatih asal Belanda itu tentu sudah punya gambaran soal apa yang perlu diperbaiki. Terutama lini tengah yang mati kutu ketika Toni Firmansyah dan Arkhan Fikri absen di laga penting seperti semifinal. Toni juga absen di final dan Arkhan baru main di menit akhir. Selama keduanya tidak main, tidak ada kreasi berbahaya dari lini tengah Indonesia. “Kami harus mempersiapkan diri untuk turnamen berikutnya. Saya rasa kami sudah menberikan banyak hal. Di turnamen berikutnya, kami harus siap,” kata Vanenburg dikutip dari laman Antara. Tidak seperti Shin Tae-yong yang dipecat usai gagal di Piala AFF 2024, atau Satoru Mochizuki yang dilengserkan dari posisi pelatih Timnas Putri setelah gagal lolos ke Piala Asia, posisi Vanenburg sejauh ini masih aman. Hal itu ditegaskan Ketum PSSI, Erick Thohir, setelah pertandingan final kemarin. “(Untuk pelatih di SEA Games 2025) Nanti kita diskusi sama Badan Tim Nasional. Yang pasti untuk AFC (Kualifikasi Piala Asia U23 2026) Gerald,” jelas Erick di laman Antara. Jadwal Timnas U23 Kualifikasi Piala Asia 2026 Berikut jadwal Timnas Indonesia U23 di Kualifikasi Piala Asia U23 2026: Rabu, 3 September 2025 19.30 WIB: Indonesia vs Laos Sabtu, 6 September 2025 19.30 WIB: Macau vs Indonesia Selasa, 9 September 2025 19.30 WIB: Korea Selatan vs Indonesia *Jadwal dapat berubah sewaktu-waktu.

Piala AFF U23 2025: Garuda Muda Runner-up

Hasil Timnas U23 Indonesia vs Vietnam di final Piala AFF U23 2025 berkesudahan 0-1, The Golden Star Warriors raih trofi juara. Nguyen Cong Phuong jadi pahlawan kemenangan Timnas Vietnam U23. Bagi Timnas Vietnam U23, kemenangan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, pada Selasa (29/7/2025) malam ini, menjadi trofi ke-3 secara beruntun yang mereka raih, yakni selepas edisi 2022 dan 2023. Piala AFF U23 2025 sekaligus menegaskan dominasi Vietnam U23 di ajang ini dalam 3 edisi terakhir. Pada periode tersebut The Golden Star selalu masuk final, lalu ditutup dengan gelar juara. Starting Line-up Indonesia U23 vs Vietnam U23 Indonesia U23 (4-3-3) Muhammad Ardiansyah (GK); Doni Tri Pamungkas, Kakang Rudianto, Kadek Arel, Frengky Missa; Dominikus Dion, Robi Darwis, Muhammad Ferarri; Rahmat Arjuna, Jens Raven, Rayhan Hannan Pelatih: Gerald Vanenburg Cadangan: A. Buffon, H. Caraka, V. Dethan, D. Fasya, A. Fikri, T. Firmansyah, A. Indie, F. Juliansyah, A. Maulana, B. Scheunemann, C. Supriadi, Y. Yafi Vietnam U23 (3-6-1) Tran Trung Kien (GK); Phạm Ly Duc, Nguyen Hieu Minh, Nguyen Nhat Minh; Vo Anh Quan, Nguyen Van Truong, Nguyen Xuan Bac, Nguyen Phi Hoang, Nguyen Cong Phuong, Khuat Van Khang; Nguyen Dinh Bac Pelatih: Kim Sang-sik Cadangan: Cao Van Binh, Le Viktor, Le Van Thuan, Le Van Ha, Nguyen Duc Anh, Nguyen Thanh Dat, Nguyen Tan, Nguyen Quoc Viet, Nguyen Thai Sơn, Nguyen Ngọc My, Phạm Minh Phuc, Dang Tuan Phong

Piala AFF U23 2025: Garuda Muda ke Final!

Tim nasional Indonesia U23

Tim nasional Indonesia U23 berhasil melaju ke final Piala AFF U23 2025 setelah mengalahkan timnas Thailand U23 di Stadion Gelora Bung Karno, Jumat (25/7/2025) malam. Timnas Indonesia U23 tertinggal terlebih dahulu lewat gol Yotsakon Burapha. Namun timnas Garuda Muda berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 lewat sundulan Jens Raven memanfaatkan umpan sepak pojok Rayhan Hannan. Pada babak adu penalti, kapten Thailand Pichitchai Sienkrthok dan Yotsakorn Burapha gagal mengeksekusi penalti. Sementara itu, Thanawut Phochai, Songkhramsamut Namphueng, Saphon Noiwong, Thanakrit Laorkai, Chawanwit Saelao, Pattarapon Suksakit berhasil. Di kubu Indonesia, kapten Kadek Arel, Kakang Rudianto, Rayhan Hannan, Hokky Caraka, Yardan Yafi, Brandon Scheunemann, dan Alfharezzi Buffon berhasil menunaikan tugas. Sementara itu, Robi Darwis gagal. Indonesia unggul 7-6 dan berhak ke babak final Piala AFF U23 2025 dan akan bertemu Vietnam. Timnas Vietnam U23 maju ke final Piala AFF U23 2025 usai menyingkirkan Filipina dengan skor tipis 2-1. Jadwal final Piala AFF U23 2025 sendiri akan berlangsung pada Selasa, 29 Juli 2025 pukul 20.00 WIB.

Piala AFF U23 2025: Indonesia Torehkan 3 Rekor usai Lolos ke Semifinal

Timnas Indonesia U23 berhasil mengamankan tiket ke babak semifinal Piala AFF U23 2025. Bersamaan dengan keberhasilan ini, tim asuhan Gerald Vanenburg juga menorehkan tiga rekor apik selama turnamen. Indonesia U23 dipastikan lolos ke semifinal setelah mengakhiri laga babak penyisihan Piala AFF U23 2025 dengan bermain imbang melawan Malaysia U23. Tambahan satu poin cukup membawa Garuda Muda mencatatkan tujuh poin dari tiga pertandingan dan berada di puncak klasemen Grup A. grup. Berikut tiga rekor brilian Timnas Indonesia U23 di Piala AFF U23 2025: Clean-sheet Untuk kali pertama dalam keikutsertaan di Piala AFF U23, Indonesia bisa menjaga gawang dari kebobolan di fase grup. Ketika pertama kali mengikuti Piala AFF U23 pada enam tahun lalu, Indonesia kebobolan tiga kali. Sementara pada edisi Piala AFF U23 2023, gawang Indonesia kemasukan bola sebanyak dua kali. Penampilan Lebih Tajam Dari tiga pertandingan babak grup tahun ini, Indonesia mampu mencatatkan total sembilan gol. Jumlah tersebut jauh di atas koleksi gol Tim Merah-Putih pada Piala AFF U23 2019 dan 2023. Pada edisi 2019, Indonesia cuma mencetak lima gol di fase grup. Bahkan hingga akhir laga, tim yang saat itu diasuh Indra Sjafri secara total hanya mampu memproduksi delapan gol sampai akhirnya menjadi juara. Sementara pada dua tahun lalu, hanya ada dua gol pada fase grup dan lima gol secara keseluruhan hingga laga final. Hanya saja, ketajaman Timnas Indonesia U23 pada tahun ini harus dibuktikan lebih lanjut karena delapan gol terjadi saat melawan Brunei Darussalam yang menjadi tim terlemah di Grup A. Pertahankan Catatan 100 Persen ke Semifinal Langkah Timnas Indonesia U23 ke semifinal Piala AFF U23 2025 melanjutkan catatan positif pada dua edisi sebelumnya. Bahkan, pada 2019 dan 2023, Indonesia bisa masuk final serta sempat merasakan podium pada enam tahun lalu. Sumber: VOI

Piala AFF U23 2025: Ditahan Malaysia, Indonesia Juara Grup

Timnas Indonesia U23 memastikan langkah ke babak semifinal Piala AFF U23 2025 sebagai juara Grup A, usai bermain imbang 0-0 melawan Malaysia U23 dalam laga terakhir fase grup di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senin (21/7/2025) malam WIB. Hasil ini membuat Indonesia finis di puncak klasemen dengan raihan 7 poin dari tiga pertandingan (dua kemenangan dan satu hasil imbang), unggul satu angka dari Filipina U23 yang mengoleksi 6 poin. Sementara itu, hasil imbang tanpa gol ini justru menjadi akhir perjalanan Malaysia di turnamen. Tim Harimau Malaya Muda hanya mengumpulkan 4 poin dari satu kemenangan, satu imbang, dan satu kekalahan. Sedangkan Brunei Darussalam menempati posisi juru kunci dengan nol poin, menelan tiga kekalahan beruntun. Laga pamungkas antara Indonesia dan Malaysia berlangsung dalam tensi tinggi. Kedua tim tampil ngotot sejak awal, memperlihatkan duel fisik intens, tekel keras, dan adu determinasi di setiap lini. Tercatat ada 16 pelanggaran dan empat kartu kuning yang dikeluarkan wasit untuk menjaga tensi laga tetap terkendali. Bagi Indonesia U23, hasil ini sekaligus mengubur mimpi Malaysia melangkah ke semifinal. Pasukan Gerald Vanenburg tampil disiplin dan mampu menjaga konsistensi permainan sepanjang turnamen. Dengan rekor tak terkalahkan di fase grup, Garuda Muda kini mantap menatap babak semifinal, membawa harapan besar publik Tanah Air untuk meraih gelar juara. Di sisi lain, meski tampil cukup menjanjikan, langkah Malaysia harus terhenti di fase grup karena gagal memenuhi target kemenangan dua gol yang dibutuhkan untuk lolos. Garuda Muda akan menunggu lawan berikutnya di semifinal, yang akan ditentukan dari hasil pertandingan di Grup B. Dengan momentum yang sudah dibangun sejauh ini, Timnas U23 diharapkan terus melaju dan membawa pulang trofi juara dari turnamen edisi tahun ini. Klasemen Akhir Grup A Piala AFF U23 2025: Indonesia – 7 poin (2 menang, 1 imbang) Filipina – 6 poin (2 menang, 1 kalah) Malaysia – 4 poin (1 menang, 1 imbang, 1 kalah) Brunei – 0 poin (3 kalah)

Piala AFF U23 2025: Garuda Muda Kembali Raih Poin Sempurna

Timnas Indonesia U23 vs Timnas Filipina U23

Pertandingan antara Timnas Indonesia vs Filipina di matchday 2 Piala AFF U23 2025 pada Jumat (18/7/2025) ditutup dengan skor 1-0. Berkat kemenangan di Gelora Bung Karno, Jakarta, Garuda Muda kukuh di puncak klasemen Grup A dengan 6 angka. Gol bunuh diri Jaime Rosquillo (’23) sudah cukup untuk memberikan 3 poin bagi Timnas Indonesia atas Filipina. Pasukan Gerald Vanenburg kini sendirian memimpin klasemen AFF U23 2025, berjarak 3 poin di atas Filipina dan Malaysia. Jika melihat statistik, Timnas Indonesia unggul dalam penguasaan bola hingga 66 persen. Sepanjang laga, Garuda Muda melepaskan 13 tembakan, 7 di antaranya tepat sasaran. Sebaliknya, Filipina hanya melakukan 2 percobaan, dan cuma 1 yang mengarah gawang. Meskipun sudah punya 6 poin, Timnas U23 Indonesia masih belum lolos ke semifinal. Pasalnya, hanya juara grup saja yang berhak melaju ke fase knockout. Oleh karenanya, penentuan bagi Garuda Muda akan terjadi di laga terakhir babak penyisihan, kontra Malaysia pada Senin (21/7). Terkait rekor individual, penyerang utama Timnas Indonesia, Jens Raven, hanya turun pada 45 menit terakhir laga. Sang nomor 21 tidak mencetak gol. Otomatis, perolehanya tidak bertambah. Namun, Raven masih di puncak daftar top skor AFF U23 2025 dengan 6 gol, jauh di atas Otu Banatao (Filipina) dan Haqimi Azim (Malaysia). Timnas U23 Indonesia (4-3-3): M Ardiansyah; Alfharezzi Buffon, Kakang Rudianto, Kadek Arel, Doni Tri Pamungkas (F. Missa 71′); Robby Darwis, Tony Firmansyah, Arkhan Fikri; Rayhan Hannan, Rahmat Arjuna (V. Dethan 71′), Hokky Caraka (Jens Raven 46′). Pelatih: Gerald Vanenburg. Timnas Filipina U23 (4-3-3): Nicholas Gumaraes; Jian Caraig (C. Galsim 90′), Bryan Ezekiel (J. Merino 71′), Jaime Rosquillo (N. Leddel 46′), Zachary Taningo; J Alessandro Mariona, Gavins Muens, Luis Lucero; Uriel Dalapo (J. Pena 46′), Otu Banato, Doy Carino (A. Aldeguer 70′). Pelatih: Garrath Mcpherson.

Piala AFF U23 2025: Indonesia Gilas Brunei, Jens Cetak 6 Gol!

Jens Raven

Hasil Timnas Indonesia vs Brunei Darussalam dalam laga Piala AFF U23 2025 ditutup dengan skor akhir 8-0 pada Selasa (15/7/2025). Kemenangan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, membuat Garuda Muda di puncak klasemen Grup A. Timnas U23 Indonesia membuka kampanye mereka di AFF U23 2025 Championship dengan penampilan ofensif nan meyakinkan. Jens Raven, penyerang yang baru saja masuk Bali United, mengemas double hattrick (6 gol). Nama lain yang masuk daftar pencetak gol adalah Arkhan Fikri dan Robi Rayhan Hannan. Kemenangan 8-0 ini menjadi awal yang manis untuk Timnas Indonesia di AFF U23 2025. Namun, masih ada 2 pertandingan lain di Grup A. Partai berikutnya adalah duel kontra Filipina pada 18 Juli, lantas pertarungan klasik lawan Malaysia pada 21 Juli. Dalam update klasemen AFF U23 2025, Timnas Indonesia memimpin Grup A dengan 3 poin. Tim asuhan Gerald Vanenburg unggul selisih gol (+8 berbanding +2) dari Filipina yang pada Selasa (15/7) sore menang 2 gol lawan Malaysia. Kekalahan Malaysia yang mengejutkan, ditambah kemenangan masif Timnas U23 Indonesia, jadi hal positif bagi Garuda Muda. Pasalnya, hanya juara grup saja yang akan otomatis lolos ke semifinal. Sebaliknya, hanya 1 runner-up grup yang lolos, berdasarkan ranking para runner-up Grup A, B, dan C.

Resmi. Ini Dia Pelatih Baru Timnas U20

Frank van Kempen & Erick Thohir

PSSI resmi menunjuk Frank van Kempen sebagai pelatih kepala baru Tim Nasional U20 Indonesia. Kehadiran pelatih asal Belanda ini menandai komitmen federasi dalam membangun jalur pembinaan berkelanjutan dari level usia muda hingga ke timnas senior. Frank van Kempen dikenal sebagai sosok pelatih berpengalaman yang telah lama berkecimpung dalam pengembangan pemain muda di Eropa. Dengan latar belakang sebagai direktur teknik akademi klub-klub di Eredivisie, Belanda serta pengalaman melatih kelompok usia di level elite, Kempen dinilai memiliki kapasitas untuk merancang sistem pembinaan yang progresif dan terstruktur. Ketua Umum PSSI, Erick Thohir menyebut penunjukan Frank van Kempen sebagai bagian dari strategi jangka panjang untuk memastikan kesinambungan prestasi antar kelompok usia. “Kami butuh juru latih yang bukan hanya mumpuni secara taktik, tetapi juga memahami pentingnya transisi pemain dari kelompok usia U20 ke U23 dan senior. Frank van Kempen memiliki track record dalam hal ini,” ujar Erick Thohir. Di tangan van Kempen, Tim Garuda Muda akan diarahkan tak hanya untuk meraih prestasi di ajang AFF U19 dan Kualifikasi AFC U20, tetapi juga menjadi wadah penyaringan talenta unggul yang siap mengisi kebutuhan timnas level atas secara bertahap dan sistematis. Langkah ini menegaskan fokus PSSI untuk memperkuat fondasi pembinaan usia muda demi kemajuan sepak bola nasional yang berkelanjutan. Pria kelahiran Sevenum, 6 Januari 1972 dikenal berpengalaman sebagai pelatih sepakbola usia muda. Tercatat, ia pernah menjadi asisten pelatih Timnas Belanda U20 periode 2014 hingga 2016. Jabatan terakhir van Kempen menjadi asisten pelatih klub VVV-Venlo, klub Divisi Dua periode Juli 2022 hingga 30 Juni 2024. Dia juga pernah menjadi pelatih kepala di beberapa klub seperti NAC Breda U21, Sparta U21, Sparta U19, VVV-Venlo II, Helmond U21, dan Roda JC U19. Frank van Kempen menyatakan antusiasmenya bergabung dengan proyek besar sepak bola Indonesia. “Talenta muda Indonesia luar biasa. Tugas saya adalah menciptakan jembatan pengembangan agar mereka bisa bersaing di level tertinggi, dengan fondasi disiplin, taktik modern, dan kultur kerja keras,” kata Frank van Kempen usai pertemuan dengan Ketum PSSI, di Jakarta.

Kualifikasi Piala Dunia 2026: Bungkam China, Indonesia Lolos Putaran 4

Timnas Indonesia dipastikan lolos ke putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026. Kepastian ini didapat setelah skuad Garuda mengalahkan Cina 1-0 pada pertandingan kesembilan Grup C putaran ketiga dan Bahrain kalah 0-2 dari Arab Saudi, Kamis, 5 Juni 2025. Timnas Indonesia meraih tiga poin saat menjamu Cina di Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, berkat gol tunggal yang dibuat Ole Romeny lewat tendangan penalti pada akhir babak pertama. Wasit menunjuk titik putih setelah memeriksa tayangan VAR untuk memastikan pelanggaran yang dilakukan pemain The Dragons kepada Ricky Kambuaya di dalam kotak. Dalam laga ini, kiper Emil Audero yang menjalani debut, tampil apik. Dia mampu mengawal gawang Indonesia dari kebobolan. Salah satu penyelamatan krusial terjadi pada awal babak kedua. Berkat pertahanan yang solid, keunggulan tipis itu mampu dipertahankan hingga laga usai. Kemenangan itu sempat membawa Indonesia naik ke peringkat ketiga klasemen grup dengan 12 poin menggeser Arab Saudi ke urutan keempat. Tetapi, The Green Falcon kembali naik ke peringkat ketiga usai mengalahkan Bahrain dalam laga tandang, selang beberapa jam kemudian. Arab Saudi mempermalukan Bahrain di hadapan pendukungnya lewat gol Musab Fahd Aljuwayr dan Abdulrahman Alobud. Kedua gol itu dicetak di babak pertama dan kedua. Tiga poin yang didapat Arab Saudi membuat mereka kembali ke peringkat ketiga Grup C dengan 13 poin, unggul satu poin dari Indonesia yang kembali ke posisi keempat. Namun, kekalahan Bahrain atas Arab Saudi memastikan Indonesia finis di peringkat keempat grup ini apa pun hasilnya di laga tandang melawan Jepang pada Selasa, 10 Juni nanti. Sebab, Bahrain dan Cina yang berada di urutan kelima dan keenam tidak mungkin lagi mengejar dengan sisa satu pertandingan terakhir di putaran ketiga ini. Jepang yang sudah memastikan lolos ke putaran final Piala Dunia 2026, dikalahkan tuan rumah Australia di laga kesembilan dengan skor 1-0. Gol Aziz Behich pada menit ke-90 menjadi penentu kemenangan Socceroos. Kemenangan membuat mereka menempati peringkat kedua grup. Rekap Hasil Pertandingan Kesembilan Grup C Putaran Ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia: Kamis, 5 Juni 2025 18.10 WIB: Australia vs Jepang (1-0) 20.45 WIB: Indonesia vs Cina (1-0) 23.00 WIB: Bahrain vs Arab Saudi (0-2) Jadwal Pertandingan Kesepuluh Grup C Putaran Ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia: Selasa, 10 Juni 2025 17.35 WIB: jepang vs Indonesia 18.00 WIB: Cina vs Bahrain Rabu, 11 Juni 2025 01.15 WIB: Arab Saudi vs Australia

ASEAN U23 Championship Mandiri Cup 2025: Indonesia Tergabung di Grup A

ASEAN U23 Championship Mandiri Cup 2025

Tim Indonesia U23 tergabung di grup A bersama Malaysia, Filipina, dan Brunei Darussalam seusai hasil drawing ASEAN U23 Championship Mandiri Cup 2025. Proses drawing dilakukan pada Jumat (30/5) di Bali yang dihadiri Ketua Umum PSSI, Erick Thohir dan Presiden AFF, Mayjen, Khiev Sameth. Pada kesempatan ini, Erick Tohir juga didampingi oleh anggota Komite Eksekutif Arya Sinulingga, Muhammad dan Sekjen Yunus Nusi. “Kami berada di grup A yang ada diisi tim-tim bagus. Kalau kita bermain tentu ingin menang, karena dengan kemenangan akan dihitung poinnya demi meraih hasil terbaik di ASEAN U23 Championship Mandiri Cup 2025,” kata Gerald Vanenburg. ASEAN U23 Championship Mandiri Cup 2025 akan berlangsung pada tanggal 15 hingga 31 Juli mendatang. PSSI sudah menyiapkan dua venue Stadion yakni Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta dan Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi. “Kami harus menunjukkan perkembangan yang positif dan turnamen ini menjadi tantangan untuk kami sebelum mengikuti Kualifikasi Piala Asia U23 bulan September mendatang. Indonesia mempunyai banyak talenta pemain bagus dan yang perlu kita temukan adalah struktur yang tepat untuk mengembangkan pemain. Mentalitas yang kuat sangat penting. Jika hanya mengandalkan bakat atau talenta tanpa kerja keras, konsisten dan disiplin dalam berlatih atau pertandingan, maka tidak akan bisa mencapai puncak permainan,” tambah Gerald Vanenburg. Sementara itu, pemain Bali United, Kadek Arel yang datang di acara tersebut mengaku dirinya optimistis Indonesia mampu meraih hasil terbaik di ajang tersebut. “Sangat menarik melihat hasil drawing, apalagi bertemu Malaysia di penyisihan grup A. Saya sudah tidak sabar untuk bermain di ASEAN U23 Championship Mandiri Cup 2025 dan semoga Indonesia menjadi juara di ajang ini,” kata Kadek Arel. Hasil Drawing ASEAN U23 Championship Mandiri Cup 2025: Grup A: Indonesia, Malaysia, Filipina, Brunei Darussalam Grup B: Vietnam, Kamboja, Laos Grup C: Thailand, Myanmar, Timor Leste