Menangi Dua Laga Uji Coba, Timnas Diminta Tingkatkan Fisik, Mental dan Kerja Keras

Menangi Dua Laga Uji Coba, Timnas Diminta Tingkatkan Fisik, Mental dan Kerja Keras

Tim nasional Indonesia persiapan SEA Games 2021 meraih kembali kemenangan di laga uji coba. Pada Minggu (7/5/2021), skuat Garuda menang dengan skor 3-1 atas Bali United di Stadion Madya Senayan, Jakarta. Sebelumnya, Skuad Garuda juga mampu meraih kemenangan atas Tira-Persikabo pada Jumat (5/5/2021) lalu dengan skor 2-0. Pada pertandingan melawan Tira-Persikabo, gol kemenangan timnas dicetak oleh Kadek Agung pada menit ke-45’ dan Muhammad Rafli menit 49’. Sementara pada laga kemarin melawan Bali United, gol timnas dicetak oleh K. H Yudo menit ke-35, Koko Ari menit ke-70 dan Osvaldo Haay menit ke-75. Sementara gol dari Bali United dicetak oleh Lerby Eliandri menit ke-83. Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan mengatakan bahwa dirinya mengapresiasi timnas Indonesia yang meraih dua kali kemenangan di ajang uji coba. Namun, ia berpesan agar para pemain tidak cepat puas dan terus bekerja keras. “Alhamdulillah para pemain terus menunjukkan performa yang positif. Fisik menurut pelatih Shin Tae-yong masih dikisaran 60%-70%. Ini wajar karena mereka lama vakum setelah kompetisi Liga 1 dan 2 tidak berjalan selama satu tahun terakhir. Meskipun di 20 menit awal, timnas kesulitan untuk menembus pertahanan Bali United, masuknya Adam Alis membuat lini tengah makin hidup dan akhirnya menang,” kata Iriawan, dilansir dari laman resmi PSSI. Pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong juga senang dengan performa yang ditunjukkan para pemain timnas. Menurutnya, Andy Setyo dan kawan-kawan bermain lebih baik dibanding melawan Tira Persikabo. “Jadi pergerakan pemain semakin baik, kami senang dengan penampilan mereka dia dua laga uji coba ini. Namun mental dan fisik harus terus ditingkatkan. Selain itu, duel satu lawan satu juga harus diperbaiki. Jangan mudah kehilangan bola dan gampang dilewatin lawan saat bertahan,” kata Shin Tae-yong. “Apa yang mereka pelajari di timnas Indonesia harus jadi contoh kepada pemain di klub masing-masing. Setahun tidak ada liga untuk peforma dan fisik pemain sangat menurun. Untuk itu pemusatan latihan kali ini fokus ke fisik, jadi pemain bekerja keras dalam latihan dan dua laga ini juga sangat kerja keras,” tambahnya. Setelah laga ini, pemain akan dikembalikan ke klub masing-masing untuk mengikuti Piala Menpora yang dimulai 21 Maret mendatang. Empat kota akan menjadi tuan rumah, yakni Surakarta (Jawa Tengah), Sleman (DIY), Malang (Jawa Timur), dan Bandung (Jawa Barat) di ajang tersebut.

Timnas U-23 Akan Jajal 2 Klub Indonesia

Timnas U-23 Akan Jajal 2 Klub Liga 1

Tim Nasional Sepak Bola Indonesia U-23 terus melakukan persiapan tampil di SEA Games 2021 Vietnam. Skuat Garuda pun mencari lawan tanding dan ingin menjajal dua klub Indonesia. PSSI sendiri telah menentukan dua lawan yang akan dihadapi pada uji coba nanti. Kedua klub tersebut ialah PS Tira Persikabo dan Bali United. Rencananya, dua laga itu bakal digelar pada awal Maret mendatang. Direktur Teknik PSSI Indra Sjafri mengatakan timnas pada bulan depan akan mengagendakan sedikitnya dua kali uji coba, yakni dengan dua tim sepak bola Indonesia. Uji coba akan dimulai pada 3 Maret melawan PS Tira Persikabo. Kemudian pada 5 Maret menghadapi Bali United. “Dua laga uji coba itu akan dipertandingkan di Jakarta,” ujar Indra Sjafri, dilansir dari laman resmi PSSI. Uji coba itu sekaligus menjadi penutup edisi kedua pemusatan latihan (TC) Timnas di Jakarta. Usia uji coba, para pemain akan dikembalikan ke klub masing-masing untuk persiapan mengikuti Turnamen Menpora 2021 pada 20 Maret hingga 25 April. Sementara itu, pelatih Shin Tae-yong mengatakan saat ini fokus untuk meningkatkan fisik serta performa pemain. Setelah itu konsentrasi baru beralih ke laga uji coba. “Fisik pemain menjadi titik perhatian. Kompetisi yang tidak jalan membuat fisik mereka melempem. Setelah fisik kembali tentu laga uji coba menjadi penting,” tegasnya. Jadwal Timnas Indonesia 1. Timnas Indonesia Vs PS Tira Persikabo – 3 Maret 2021 2. Timnas Indonesia Vs Bali United – 5 Maret 2021

Jelang SEA Games, PSSI Ingin Timnas U-23 Lakoni Minimal Tiga Laga Uji Coba

Jelang SEA Games, PSSI Ingin Timnas U-23 Lakoni Minimal Tiga Laga Uji Coba

Tim Nasional Sepak Bola Indonesia U-23 tengah melakukan pemusatan latihan/training camp (TC) di Stadion Madya dan Lapangan D, Jakarta. Saat ini, TC sudah memasuki pekan kedua. Berbagai menu latihan pun sudah diberikan tim pelatih demi perkembangan positif pemain timnas. Selain menggelar latihan, Ketum PSSI, Mochamad Iriawan, meminta agar timnas U-23 menjalani tiga laga uji coba sebelum mengakhiri pemusatan latihan (TC) di Jakarta pada akhir Februari. Menurutnya, sudah ada beberapa tim yang bersedia menjadi lawan. “Saya meminta minimal ada tiga kali pertandingan persahabatan. Kalau bisa sebenarnya lima kali, tetapi melihat perkembangannya,” ujar Iriawan kepada awak media di Jakarta, Kamis (18/2/2021). “Kemudian sudah ada yang bersedia (menjadi lawan). Kalau tidak salah, Bali United dan Persib U-23,” tambahnya. Timnnas U-23 yang dipersiapkan untuk mengarungi SEA Games 2021 ini memang dijadwalkan menjalani TC di Jakarta hingga akhir Februari. Namun, hingga pekan kedua pelaksanaan TC, pelatih Shin Tae-yong masih terus membenahi fisik para pemain yang dinilai turun karena tidak bertanding hampir setahun. Iriawan pun mengaku setuju dengan program latihan pelatih asal Korea Selatan tersebut. Sebab menurutnya, bukan hal bagus juga jika para pemain dipaksa bertanding ketika kondisi kebugaran belum sempurna. “Saya juga meminta jangan melakukan ‘sparring’ dengan tim lain kalau fisik belum siap,” pungkas Iriawan. SEA Games 2021 dijadwalkan berlangsung di Vietnam, 21 November- 2 Desember. PSSI menargetkan medali emas dari ajang ini demi mengulangi prestasi serupa yang terakhir kali diraih pada 1991 silam. Saat ini, skuad Timnas Indonesia U-23 sudah lengkap. Dalam sesi latihan Rabu 17 Februari 2021, tiga pemain Osvaldo Haay, Braif Fatari, dan Rizky Pellu, sudah gabung. Mereka melengkapi formasi 36 pemain yang dipanggil oleh Shin Tae-yong. Sesuai aturan yang berlaku, SEA Games memberikan kelonggaran kepada para pesertanya untuk mendaftarkan dua pemain senior. Namun, aturan resmi untuk SEA Games kali ini terkait hal tersebut belum muncul sampai sekarang. Sementara untuk ajang SEA Games 2021 sendiri direncanakan akan berlangsung mulai bulan November mendatang di Hanoi, Vietnam. Pada SEA Games 2019 lalu, timnas Indonesia meraih perak usai kalah 0-3 dari Vietnam pada laga final yang berlangsung di Stadion Rizal Memorial Manila, Filipina.

Resmi! Asnawi Bela Ansan Greeners FC

Resmi! Asnawi Bela Ansan Greeners FC

Setelah kabar mengenai kepindahannya kian kencang, Asnawi Mangkualam Bahar akhirnya secara resmi telah dipinang oleh Ansan Greeners FC, klub K-League 2 di Korea Selatan. Asnawi telah mengucapkan salam perpisahan kepada PSM Makassar klub yang telah ia bela selama 4 tahun. Ia mengaku jika bermain di luar negeri merupakan cita-citanya sejak kecil. Ia menjelaskan bahwa ada beberapa klub luar negeri yang menginginkannya. Namun, Ansan Greeners FC, lah, yang paling serius. Ketika kesempatan tersebut datang, ia pun seakan tidak mau melewatkannya begitu saja. Terlebih, PSM sangat mendukung keputusan Asnawi untuk bermain di luar negeri dan mengembangkan potensi yang ada pada dirinya. “Karena memang impian saya sejak kecil bermain di luar negeri. Alhamdulillah baru sekarang mendapat tawaran bermain di luar,” kata Asnawi, dilansir dari Detik.com. “Saya sudah 4 tahun menunggu dan Alhamdulillah tahun ini bisa terwujud. Ada beberapa, sih, cuman yang lebih serius yah Ansan,” ujar pemain berusia 21 tahun tersebut. Bagi Asnawi, kiprahnya di kompetisi dalam negeri sejauh ini serasa kurang lengkap karena belum bisa mewujudkan impian masa kecil. “Karena prinsip saya percuma saya berprestasi di Indonesia tapi salah satu impian saya belum terwujud,” tegasnya. Dalam kesempatan berbeda sebelumnya, PSM Makassar yang menjadi klub Asnawi Mangkualam sebelum menuju Ansan Greeners FC sudah turut menyatakan harapannya agar pemain timnas Indonesia itu bisa unjuk gigi di Korea. “PSM Makassar dan Klub K-League 2 Ansan Greeners FC menyepakati melepas pemain Asnawi Mangkualam Bahar,” kata Media Officer PSM Makassar, Sulaiman Abdul Karim saat dikonfirmasi, Jumat (29/1/2021). “Meski kontraknya masih tersisa semusim, PSM Makassar bersedia melepas demi pengembangan karier sang pemain. Apalagi di tengah situasi sepakbola dalam negeri yang tidak pasti,” tambahnya. “PSM Makassar berterimakasih atas dedikasi Asnawi dan mendoakannya sukses di Ansan Greneers FC, bisa mengharumkan nama PSM Makassar dan Indonesia. Semoga Ansaan Greneers terus meraih kesuksesan di masa-masa mendatang,” pungkas Sulaiman. Asnawi dikabarkan telah menandatangani kontrak berdurasi 1+1 pada tanggal 19 Januari lalu. Kabar kepindahannya pertama kali ditulis oleh KBS, sebuah media Korea Selatan beberapa waktu lalu. Ada fakta menarik dibalik kepindahan Asnawi. Rupanya ada peran pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, dalam transfer itu. Shin Tae-yong rupanya memberi rekomendasi buat Asnawi Mangkualam, yang ia sebut sangat layak untuk bermain di kompetisi Korsel setelah beberapa kali melihat permainannya. “Pemain ini (Asnawi) nomor 1 di hati saya. Dia pemain yang tak akan saya sesali (untuk direkomendasikan),” kata Shin Tae-yong.

Pemain Muda Indonesia Banyak Dilirik, Giliran Asnawi Diincar Klub Korea Selatan

Pemain Muda Indonesia Banyak Dilirik, Giliran Asnawi Diincar Klub Korea Selatan

Beberapa waktu lalu, banyak pemain muda Indonesia yang mendapat kesempatan untuk berkarir di luar negeri. Seperti Bagus Kahfi (FC Utrecht), Egy Maulana Vikri (Lechia Gdansk), dan Witan Sulaeman (Radnik Surdulic). Kali ini giliran pemain PSM, Asnawi Mangkualam Bahar, yang dikabarkan segera bergabung ke klub Korea Selatan, Ansan Greeners. Ia dikabarkan bakal diikat kontrak selama setahun. Kabar mengenai perekrutan Asnawi ini diungkap oleh situs berita Negeri Ginseng, KBS. Lewat salah satu petingginya, Joo Chan-yong, Ansan Greeners FC mengungkapkan perekrutan bek berusia 21 tahun itu. “Pada tanggal 19, sudah diputuskan untuk mendatangkan pemain bertahan tim nasional Indonesia, Asnawi Mangkualam Bahar. Kontrak diatur dengan durasi 1 tahun (dengan opsi perpanjangan 1 tahun,” kata Chan-yong mengenai perekrutan Asnawi. Asnawi akan menjadi pemain Indonesia pertama yang memperkuat klub Korsel. Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, rupanya memang sangat menyarankan pemain asal Makassar itu untuk bisa berkiprah di K-League. “Sebagai seorang pemain bertahan, dia merupakan pemain dengan determinasi dan semangat,” kata Shin Tae-yong di KBS. “Sebagai pemain yang menjanjikan, yang menembus Timnas dengan usianya di Indonesia, dia saat ini aktif bermain di Timnas U-23 dan Timnas senior. Dia beroperasi di sisi kanan pertahanan dan kemampuan bertahannya luar biasa dengan menempel pemain depan di hadapannya agar tak bisa menunjukkan kemampuannya dengan baik,” kata dia menambahkan lagi. Klub Asnawi saat ini yakni PSM telah memberi respons terkait rumor tersebut. Melalui Media Officer mereka, Sulaiman Abdul Karim, meski baru sekadar rumor, PSM mendukung Asnawi jika ingin berkarir di luar negeri. Apalagi pemain bertahan timnas Indonesia itu masih sangat muda dan kondisi sepakbola dalam negeri dinilainya masih tak pasti. “Kalau ada peluang untuk pengembangan karier pemain, ya itu bagus untuk pemain. PSM sendiri mendukung perkembangan pemain muda yang berkarier terutama untuk bermain di luar negeri, apalagi dengan kondisi sepakbola dalam negeri yang belum pasti,” jelasnya. Lebih lanjut rumor tersebut juga bagus jika Asnawi dilirik oleh klub luar negeri. Asnawi bahkan disebut sebagai ikon PSM Makassar. “Tapi ini adalah sesuatu yang bagus karena pemain muda asli produk PSM Makassar dan bisa dikatakan sebagai ikon PSM, dikait-kaitkan dengan klub luar negeri,” terangnya. Biodata: Nama: Asnawi Mangkualam Bahar Tanggal Lahir: 4 Oktober 1999 Tempat Lahir: Makassar Posisi: Pemain Belakang Klub: PSM Makassar Fun Fact: Asnawi merupakan anak dari legenda sepak bola asal Makassar, Bahar Muharram.

Resmi, AFC U-16 dan U-19 Tahun Ini Dibatalkan

Resmi, AFC U-16 dan U-19 Tahun Ini Dibatalkan

Komite Konfederasi Sepak Bola Asia (Asian Football Confederation – AFC) secara resmi membatalkan turnamen Piala AFC U-16 dan Piala AFC U-19 yang sedianya digelar tahun ini. Pandemi Covid-19 yang belum mereda menjadi alasan dan menambah jumlah turnamen yang dibatalkan setelah sebelumnya Piala Dunia U-20 juga urung untuk dilaksanakan tahun ini. Pembatalan ini sebenarnya sudah diprediksi jauh-jauh hari, terutama setelah pembatalan Piala Dunia U-20 2021. Apalagi, Federasi Sepakbola Yaman (YFA) sudah mengabarkan hal ini melalui Twitter dengan sumber informasi dari AFC. الاتحاد الاسيوي لكرة القدم يُقرر رسمياً إلغاء كأس آسيا للشباب والناشئين بسبب تداعيات انتشار جائحة كورونا ، مع احتفاظ اوزباكستان والبحرين بحق الاستضافة في النسختين القادمتين. pic.twitter.com/trxDh8mbD3 — YemenFA (@Yemenfa) December 31, 2020 Saat digelar pada 2023 nanti, sudah tidak ada lagi Piala Asia U-16 dan Piala Asia U-19. Hal itu sesuai keputusan AFC yang melakukan branding ulang 12 kejuaraan sebagaimana diumumkan pada 2 Oktober 2020. Ada 12 kejuaraan yang di-branding ulang oleh AFC dengan nama dan format baru. Titel ‘Championship’ dalam setiap kejuaraan di bawah naungan AFC diganti menjadi ‘Cup’. Misalnya, AFC U-23 Championship (Piala Asia U-23), diubah nama kejuaraannya menjadi AFC U-23 Asian Cup atau Piala Asia U-23. Selain itu, AFC juga memutuskan Piala Asia U-16 dan Piala Asia U-19 2020 menjadi edisi terakhir untuk kategori usia itu. Mulai 2023, Piala Asia U-16 akan menjadi Piala Asia U-17. Sementara Piala Asia U-19 juga akan diubah menjadi Piala Asia U-20 mulai 2023. Hal yang serupa juga terjadi di Piala Asia U-19 Putri yang akan berganti menjadi Piala Asia U-20 Putri mulai 2022. Piala Asia U-19 Putri 2019 menjadi edisi terakhir kejuaraan ini dengan kategori U-19. Khusus 2023, Bahrain dan Uzbekistan tetap akan menjadi tuan rumah Piala Asia U-17 dan Piala Asia U-20. Bahrain seharusnya menjadi tuan rumah Piala Asia U-16 tahun ini, sementara Uzbekistan untuk Piala Asia U-19. PSSI selaku induk olahraga sepak bola Indonesia, menerima keputusan ini dan memutuskan untuk fokus dengan persiapan dari timnas U-16 dan U-19. “Kita hormati keputusan ini. PSSI akan tunduk dan patuh terhadap apapun keputusan dari AFC. Penundaan ini membuat kita punya waktu yang panjang untuk mempersiapkan tim U-16 dan U-19,” kata Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan.

Timnas U-19 Pulang Lebih Cepat Dari Spanyol

Timnas U-19 Pulang Lebih Cepat Dari Spanyol

Tim Nasional Sepak Bola Indonesia U-19 tak kunjung menggelar laga uji coba selama berada di Spanyol. PSSI akhirnya memilih memulangkan mereka lebih cepat pada, Rabu (13/1/2021). Awalnya, David Maulana cs direncanakan menjalani pemusatan latihan/training camp (TC) di Spanyol hingga 31 Januari 2021 mendatang. Hal ini dipastikan oleh Plt Sekjen PSSI, Yunus Nusi, setelah melihat perkembangan di Spanyol serta berkomunikasi dengan pelatih timnas U-19, Shin Tae-yong dan Direktur Teknik PSSI, Indra Sjafri. “Kami akhirnya memulangkan timnas U-19 lebih cepat. Hal ini karena timnas U-19 tidak dapat menjalani pertandingan uji coba yang sudah direncanakan. Keputusan ini dilakukan usai kami berkomunikasi dengan Pelatih Shin Tae-yong dan Direktur Teknik Indra Sjafri,” kata Yunus Nusi, dilansir dari laman resmi PSSI. Yunus menambahkan bahwa tujuan PSSI mengirimkan timnas U-19 ke Spanyol untuk menjaga mental skuat Garuda Muda. Ia menegaskan PSSI tetap berkomitmen terhadap timnas U-19. Meskipun Piala Dunia U-20 diundur ke tahun 2023, pemain-pemain ini akan menjadi pemain timnas U-23 atau timnas senior nantinya. “Semua uji coba tidak bisa dilaksanakan karena tidak mendapat izin dari pemerintah setempat karena Spanyol pandemi Covid-19 nya masih tinggi. Kami menghormati keputusan pemerintah setempat dan tidak bisa memaksakan berlama-lama di Spanyol. PSSI juga mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Luar Negeri Indonesia yang sudah membantu kami agar dapat TC di Spanyol,” tambahnya. Yunus juga mengapresiasi semangat dan perjuangan pemain selama menjalani TC di Spanyol. Tentu ini menjadi pengalaman yang luar bisa dan meningkatnya skill, fisik dan lain-lainnya bagi pemain selama di Spanyol. “Memasuki pekan ketiga TC Spanyol, saya mendapat update bahwa pemain terus berkembang, disiplin dan bekerja keras. Tentu ini hal yang sangat baik dan menjadi bekal bagi mereka untuk menjadi pemain profesional nantinya dan generasi penerus timnas U-23 atau timnas senior,” tukas Yunus. Timnas U-19 direncanakan akan mendarat di Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng pada Kamis, 14 Januari 2021. Selama di Spanyol, timnas U-19 hanya melakukan latihan di lapangan, gym dan pertandingan internal game. Pada awalnya, PSSI telah menjadwalkan serangkaian agenda untuk Timnas U-19 bertanding. Mereka adalah Gimnastic Tarragona, Lleida Esportiu U-19, Sabadell U-19, Ceuta U-19, dan Arab Saudi U-19 yang juga terpaksa harus membatalkan seluruh agenda uji coba mereka.

Kembali Dipanggil Timnas U-19, Pemain Keturunan Jerman Ini Antusias

Kembali Dipanggil Timnas U-19, Pemain Keturunan Jerman Ini Antusias

Kelana Noah Mahessa menjadi salah satu pemain yang dipanggil oleh Shin Tae-yong untuk mengikuti pemusatan latihan/training camp (TC) di Negeri Matador, Spanyol. Seolah tak mau menyia-nyiakan kesempatan, Kelana langsung memenuhi panggilan tersebut dan mengaku bangga. Hal tersebut bukan tanpa alasan, sebab ini merupakan panggilan kedua baginya setelah sebelumnya mengikuti TC di Kroasia. Namun, pada pemanggilan kali ini hanya dirinya saja, sang saudara kandung, Luah Fynn Jeremy Mahesa, tidak termasuk ke dalam skuat Garuda Muda. “Ya saya senang dan bangga dapat kembali bergabung bersama Timnas U-19 setelah sebelumnya ikut TC saat di Kroasia lalu. Saya dalam kondisi baik dan tidak masalah dalam kebugaran,” kata Kelana Noah Mahessa dikutip dari laman resmi PSSI. “Saya bertekad untuk memberikan yang terbaik selama TC ini. Tentu saya harus selalu bekerja keras dan berjuang demi sebuah tempat di timnas Indonesia,” ujar Kelana. Sementara itu, Shin Tae-yong, dalam keterangan pers di Jakarta, menyebut masih akan memanggil salah satu dari Mahessa bersaudara. Saat itu ia menilai Kelana bermain lebih baik ketimbang adiknya. Saat ini Kelana masih memegang paspor Jerman dan harus melepas jika mau memperkuat Timnas Indonesia di ajang resmi. Belum diketahui apakah ia masih akan mau melakukannya setelah ia tak punya kesempatan lagi tampil di Piala Dunia U-20. Kelana sudah tak punya peluang tampil karena usianya sudah mencapai 22 tahun saat Piala Dunia U-20 digelar pada 2023 mendatang. Biodata: Nama: Kelana Noah Mahessa Tanggal Lahir: 30 Januari 2001 Tempat Lahir: Köln Posisi: Gelandang Klub Saat Ini: Bonner SC (Jerman) Idola: Hector Bellerin & Thiago Alcantara

Laga Uji Coba Kembali Batal, Timnas U-19 Lanjut Latihan

Laga Uji Coba Kembali Batal, Timnas U-19 Lanjut Latihan

Tim Nasional Sepak Bola Indonesia U-19 kembali batal menggelar laga uji coba pertamanya di Spanyol. Ini adalah pembatalan kedua uji coba Garuda Muda di Negeri Matador. Sebelumnya, Bagas Kaffa cs dijadwalkan untuk melawan Gimnastic Tarragona, Minggu (3/1), namun diundur menjadi Kamis (7/1). Karena penundaan tersebut, maka yang menjadi lawan timnas berikutnya yaitu Lleida Esportiu U-19, pertandingan yang seharusnya digelar hari ini, Selasa (5/1). Namun, laga yang direncanakan digelar di Stadium of CE Futbol Salou ini ternyata juga mengalami penundaan. “Timnas U-19 pada, Selasa (5/1) belum akan melakoni laga uji coba. Sebelumnya Garuda Nusantara dijadwalkan akan menjalani laga uji coba melawan Lleida Esportiu U-19, namun harus ditunda,” tulis pernyataan resmi PSSI. Tak ada informasi lanjutan soal nasib penjadwalan ulang laga melawan Lleida Esportiu U-19 yang ditunda. Mau tak mau Timnas U-19 pun cuma akan melanjutkan latihannya. “Untuk itu tim pelatih kembali menggenjot latihan kepada David Maulana dan kawan-kawan,” lanjut keterangan tertulis PSSI. Tim nasional Indonesia U-19 saat ini sedang menjalani pemusatan latihan/training camp (TC) di Spanyol. TC yang berlokasi di kota Salou, Tarragona tersebut direncanakan hingga 31 Januari 2021 mendatang. Selain menjalani TC, skuat Garuda Nusantara rencananya akan melakoni beberapa laga uji coba. Rangkaian TC ini pada awalnya merupakan bagian dari persiapan jelang dua ajang besar yakni Piala Dunia U-20 dan Piala AFC U-19. Namun, beberapa waktu lalu, FIFA telah secara resmi menunda gelaran Piala Dunia U-20 dikarenakan pandemi yang belum juga mereda. Sementara Piala AFC U-19 masih simpang siur dan berembus kabar jika akan diundur sama seperti Piala Dunia U-20. Sebelumnya, Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan juga mengatakan bahwa PSSI tetap berkomitmen terhadap timnas U-19. Meskipun Piala Dunia U-20 diundur ke tahun 2023, pemain ini adalah cikal bakal timnas U-23 maupun timnas senior nantinya. “Kami berharap pemain terus bersemangat dan terus bekerja keras. TC Spanyol juga jadikan ajang untuk menambah pengalaman, skill, fisik dan lain-lainnya,” kata Iriawan.

Federasi Sepakbola Yaman Beri “Bocoran” Kejelasan Piala Asia U-19

Logo Piala Asia.

Setelah Piala Dunia U-20 sudah resmi diundur, kini Piala Asia U-19 tampaknya juga akan bernasib sama seperti Piala Dunia U-20. Kabar itu mulai tercium setelah Federasi Sepak Bola Yaman (Yemen FA), mengumumkannya di akun twitter resmi mereka. Bahkan, diduga kuat pembatalan tak hanya menimpa Piala Asia U-19, namun Piala Asia U-16 pada tahun ini juga disebut bakal diundur. Sekadar informasi, Piala Asia U-19 sedianya digelar di Uzbekistan pada 14-31 Oktober 2020, namun akhirnya ditunda ke 3-20 Maret 2021. Sementara Piala Asia U-16 di Bahrain seharusnya sudah digelar pada 16 September-3 Oktober, menjadi ditunda ke awal tahun 2021. الاتحاد الاسيوي لكرة القدم يُقرر رسمياً إلغاء كأس آسيا للشباب والناشئين بسبب تداعيات انتشار جائحة كورونا ، مع احتفاظ اوزباكستان والبحرين بحق الاستضافة في النسختين القادمتين. pic.twitter.com/trxDh8mbD3 — YemenFA (@Yemenfa) December 31, 2020 “Konfederasi Sepakbola Asia (AFC) telah resmi memutuskan membatalkan Piala Asia U-19 dan Piala Asia U-16 karena penyebaran pandemi corona. Uzbekistan dan Bahrain akan tetap berhak menjadi tuan rumah pada edisi selanjutnya.” tulis akun Twitter @YemenFA. Sama seperti Piala Dunia U-20 2021, yang sebelumnya sudah batal digelar tahun ini dan mundur ke 2023, pembatalan Piala Asia U-16 dan Piala Asia U-19 2021 juga tak mengubah nasib tuan rumah penyelenggara. Meski begitu, belum keluar jadwal pasti yang diumumkan oleh AFC. Timnas Indonesia U-16 dan Timnas U-19 telah melakukan persiapan panjang untuk tampil di ajang ini. Timnas U-16 terakhir menggelar latihan di Yogyakarta hingga 22 Desember 2020, sementara Timnas U-19 kini tengah menggelar latihan di Spanyol sejak 26 Desember.

Jadwal “Reschedule”, Shin Tae-yong Susul Timnas U-19 ke Spanyol

Tim Nasional Sepak Bola Indonesia U-19

Pertandingan pembuka uji coba Tim Nasional Sepak Bola Indonesia U-19 di Spanyol batal digelar sesuai rencana. Garuda Muda seharusnya menghadapi Gimnastic Tarragona, Minggu (3/1/2021). Pertandingan yang rencananya digelar di Stadion Gimnastic Tarragona tersebut digeser menjadi hari Kamis (7/1/2021). Sementara empat pertandingan lainnya tak mengalami perubahan jadwal. Asisten pelatih Timnas Indonesia U-19, Nova Arianto mengatakan bahwa dengan adanya perubahan jadwal uji coba ini timnya tidak ada masalah. Malah hal ini ia manfaatkan untuk menambah proses adaptasi para pemain di Spanyol. “Ya kami tidak jadi menjalani uji coba pada hari Minggu (3/1/2021). Dengan ini kami kembali menambah porsi latihan untuk persiapan uji coba hari Kamis (7/1/2021) mendatang,” kata Nova Arianto, dilansir dari laman resmi PSSI. Dengan begitu, pertandingan melawan Lleida Esportiu U-19 yang seharusnya menjadi rintangan kedua akan menjadi uji coba pertama Timnas Indonesia U-19. Laga yang akan dihelat di Stadion CE Futbol Salou, dijadwalkan pada Selasa (5/1). Timnas Indonesia U-19 berangkat ke Spanyol dari Jakarta pada Sabtu (26/12/2020). Mereka tiba pada Minggu (27/12) siang, waktu Spanyol, setelah menempuh perjalanan selama 18 jam. Nova Arianto mengambil alih komando Shin Tae-yong yang sedang menangani Timnas Indonesia U-23 yang juga sedang berlatih di Jakarta. Kini latihan Timnas U-23 sudah selesai dan dibubarkan akhir tahun lalu. Alhasil, Shin Tae-yong bisa menyusul Timnas Indonesia U-19 ke Spanyol, Minggu (3/1/2021) malam WIB. “Shin Tae-yong (Minggu, 3 Januari) malam berangkat ke Spanyol untuk menyusul Timnas Indonesia U-19,” kata Direktur Teknik PSSI Indra Sjafri, dilansir dari Detik Sport. Timnas Indonesia U-19 menjalani pemusatan latihan/training camp (TC) di Negeri Matador sampai dengan 31 Januari 2021 mendatang. TC ini merupakan rangkaian persiapan Timnas Indonesia U-19 untuk berlaga di Piala AFC U-19 pada Maret 2021 di Uzbekistan. Jadwal Terbaru Laga Uji Coba Timnas Indonesia U-19 di Spanyol 5 Januari 2021: Indonesia U-19 vs Lleida Esportiu U19 Venue: Stadium of CE Futbol Salou 7 Januari 2021: Indonesia U-19 vs Gimnàstic Tarragona Venue: Gimnàstic Tarragona Stadium 11 Januari 2021: Indonesia U-19 vs Sabadell U-19 Venue: Stadium of CE Futbol Salou 20 Januari 2021: Indonesia U-19 vs Ceuta U-19 Venue: Field CE Futbol Salou 27 Januari 2021: Indonesia U-19 vs Arab Saudi U-19 Venue: Stadium of CE Futbol Salou

Piala Dunia U-20 Ditunda, Timnas U-19 Tetap TC di Spanyol

Shin Tae-yong & Timnas U-19

Tim Nasional Sepak Bola Indonesia U-19 tak mengubah pemusatan latihan/training camp (TC) ke Spanyol meski Piala Dunia U-20 pada 2021 secara resmi ditunda oleh FIFA ke 2023. PSSI tetap memberangkatkan pemain dan staf kepelatihan untuk menggelar TC hingga 31 Januari 2021 nanti. “PSSI tetap berkomitmen terhadap timnas U-19. Meskipun Piala Dunia U-20 diundur ke tahun 2023, pemain ini adalah cikal bakal timnas U-23 maupun timnas senior nantinya,” kata Iriawan, dilansir dari laman resmi PSSI. Sementara itu, Plt Sekjen PSSI, Yunus Nusi, membenarkan program latihan ke Spanyol tak mengalami perubahan. TC ini merupakan tanggung jawab PSSI dalam membina pemain untuk masa depan. Di samping itu, PSSI juga tetap harus mempersiapkan para pemain U-19 karena masih ada satu turnamen lagi yang hingga saat ini belum mengalami perubahan yakni Piala AFC U-19 di Uzbekistan pada Maret 2021. “Maret kan ada AFC Cup di Uzbekistan, Insya Allah mereka akan ikut di AFC Cup di bulan Maret. Insya Allah kita menganggap mereka yang terbaik. Pada saat nanti anak-anak inilah yang akan menjadi pemain timnas U-23, senior, di waktu yang akan datang dan menjadi andalan kita,” katanya. Sementara itu, pelatih Timnas U-19 Shin Tae-yong akan menyusul ke Spanyol pada 2 Januari 2021 mendatang. Hal ini karena pelatih asal Korea Selatan tersebut masih memimpin timnas Indonesia persiapan SEA Games 2021 yang saat ini masih menjalani TC di Jakarta. “Timnas U-19 akan didampingi Direktur Teknik (Indra Sjafri) dan tiga pelatih lokal (Nova Arianto, Alex Alda, Sahari Gultom). Saya beserta tim pelatih asal Korea Selatan akan menyusul pada 2 Januari mendatang usai TC timnas Indonesia persiapan SEA Games berakhir,” kata Shin Tae-yong. Sebelumnya, pelatih asal Korea Selatan itu diagendakan akan ikut langsung bersama anak-anak asuhnya dari Jakarta. Namun, akhirnya ia memilih untuk memimpin lebih dulu pemusatan latihan timnas U-23 yang berlangsung hingga akhir bulan ini. Skuat Tim Nasional Sepak Bola Indonesia U-19 Untuk TC di Spanyol:

Timnas U-16 Kemungkinan Besar Diambil Alih Shin Tae-yong

Tim Nasional Sepak Bola Indonesia U-16 Bersama Para Staf Kepelatihan

Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA) secara resmi telah mengumumkan bahwa pelaksanaan Piala Dunia FIFA U-20 putra edisi 2021 diundur menjadi tahun 2023. Pandemi virus corona yang tak kunjung usai jadi penyebabnya. Keputusan FIFA membatalkan Piala Dunia U-20 2021 membuat PSSI mulai mempertimbangkan untuk menyiapkan skuad timnas Indonesia U-16 yang nantinya akan diturunkan di turnamen tersebut di edisi 2023. Kebijakan FIFA ini memberikan pengaruh terhadap timnas U-19 yang sejak awal disiapkan untuk Piala Asia U-19 dan Piala Dunia U-20. Dengan adanya pembatalan ini, tentunya timnas U-19 kini hanya fokus ke Piala Asia U-19 yang akan berlangsung di Uzbekistan pada Maret 2021. Sedangkan untuk Piala Dunia U-20 2023 sudah tidak memungkinkan dari segi usia. Pelaksana tugas (Plt) Sekjen PSSI, Yunus Nusi menyebutkan, dari 30 pemain yang dipanggil mengikuti pemusatan latihan/training camp (TC) timnas U-19 di Spanyol, sebagian besar akan melewati usia di atas 20 tahun. “Pertama, untuk yang U-19 berangkat, ada tiga pemain yang masih bisa bermain di Piala Dunia 2023. Ada Kakang Rudianto, Erlangga Setyo. Kemudian anak-anak ini juga dari direktur teknik merekomendasi sebagian akan bisa menjadi pemain timnas untuk SEA Games 2021,” ujar Yunus diwartakan laman Antara. Kondisi itu tidak menutup kemungkinan Shin Tae-yong bakal mengambil alih timnas U-16 yang ditangani Bima Sakti, dan sedang dipersiapkan menghadapi Piala Asia U—16 di Bahrain. Timnas U-16 dijadwalkan kembali menjalani TC pada awal 2021. Hanya saja, Yunus belum bisa memastikan kemungkinan tersebut direalisasikan. Yunus menyatakan, PSSI dalam waktu dekat akan menggelar rapat komite eksekutif (Exco) untuk membahas program timnas di semua kelompok umur. “Setelah tahun baru, Ketum PSSI akan menyampaikan ke Exco kembali untuk membuat program penyiapan di tahun yang akan datang, ketika ada perubahan jadwal Piala Dunia,” jelas Yunus. Di lain sisi, PSSI juga tidak mengabaikan timnas U-19. Mereka tetap disiapkan dengan serius untuk melakoni Piala Asia U-19. Selain itu, pemain yang ada sekarang merupakan cikal bakal skuad senior untuk masa mendatang. “PSSI tetap bertanggung jawab untuk membina anak-anak. Tetapi yang lebih penting, anak anak ini yang akan menjadi cikal bakal masa depan pemain timnas Indonesia,” tegas Yunus. Timnas U-16 sendiri telah menyelesaikan pemusatan latihan di Yogyakarta sejak 6 hingga 23 Desember. Mereka dipersiapkan untuk menghadapi gelaran Piala AFC U-16 di Bahrain 2021 nanti.

Ini Lawan Timnas Indonesia U-19 Selama TC di Spanyol

Tim Nasional Sepak Bola Indonesia U-19 Saat Melakukan Latihan Ringan di Spanyol.

Tim Nasional Sepak Bola Indonesia U-19 saat ini menjalani pemusatan latihan/training camp (TC) di Spanyol. TC edisi ketiga ini dilaksanakan sebagai persiapan Garuda Nusantara mengikuti Piala AFC U-19 2020 yang berlangsung pada Maret 2021 mendatang di Uzbekistan. Anak asuh Shin Tae-yong tersebut dijadwalkan bakal memainkan lima laga uji coba selama menjalani pemusatan latihan (TC) di Spanyol sampai 31 Januari mendatang. Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, menyebut telah menyiapkan lima calon lawan uji coba Garuda Muda sudah disiapkan PSSI. Termasuk dengan pengaturan jadwal pertandingan uji cobanya. “Kami sudah mendapatkan info bahwa timnas U-19 akan melawan sejumlah klub di Spanyol dan tim Arab Saudi. Tentu ini lawan-lawan yang bagus dan kuat bagi timnas U-19,” kata Iriawan, dilansir laman resmi PSSI. “TC di Spanyol, kami harap dimanfaatkan dengan baik oleh pemain. Mereka harus bekerja keras dan terus bersemangat demi torehan positif di Piala AFC U-19. PSSI tetap berkomitmen terhadap timnas U-19. Meskipun Piala Dunia U-20 diundur ke tahun 2023, pemain ini adalah cikal bakal timnas U-23 maupun timnas senior nantinya,” tambahnya. Agenda uji coba timnas U-19 di Spanyol akan dimulai pada awal Januari. Gimnastic Tarragona dijadwalkan menjadi lawan pertama Timnas U-19, Minggu (3/1/2021). Mereka adalah peserta Segunda Division B atau kasta ketiga kompetisi sepakbola di Spanyol. Dua hari kemudian, mereka akan menghadapi Lleida Esportiu. Sama seperti Gimnastic Tarragona, juga merupakan peserta Segunda Division B. Baru pada uji coba ketiga Timnas Indonesia U-19 mendapatkan lawan dari kasta teratas kompetisi U-19. Adalah Sabadell U-19 dari División de Honor Juvenil de Fútbol yang bakal menguji kemampuan Timnas U-19 pada kesempatan ketiga. Lalu dilanjutkan dengan uji coba dengan peserta División de Honor Juvenil de Fútbol yakni Ceuta U-19. Uji coba Timnas U-19 kemudian ditutup dengan pertandingan melawan Arab Saudi U-19. Semua pertandingan rencananya akan digelar di Stadion CE Futbol Salou yang terletak di Kota Salou, tempat Timnas U-19 menggelar TC di Spanyol. Khusus pertandingan pertama saja yang akan dimainkan di Stadion Gimnastic Tarragona. Jadwal uji coba Timnas Indonesia U-19 di Spanyol 3 Januari 2021: Indonesia U-19 vs Gimnàstic Tarragona Venue: Gimnàstic Tarragona Stadium 5 Januari 2021: Indonesia U-19 vs Lleida Esportiu U19 Venue: Stadium of CE Futbol Salou 11 Januari 2021: Indonesia U-19 vs Sabadell U-19 Venue: Stadium of CE Futbol Salou 20 Januari 2021: Indonesia U-19 vs Ceuta U-19 Venue: Field CE Futbol Salou 27 Januari 2021: Indonesia U-19 vs Arab Saudi U-19 Venue: Stadium of CE Futbol Salou

Shin Tae-yong Panggil 30 Nama Untuk TC di Spanyol

Tim Nasional Sepak Bola Indonesia U-19

PSSI secara resmi telah mengumumkan 30 nama yang akan diboyong oleh pelatih Timnas Indonesia U-19, Shin Tae-yong, untuk mengikuti pemusatan latihan/training camp (TC) di Spanyol. Rencananya, skuat Garuda Muda akan bertolak ke Negeri Matador pada Sabtu (26/12/2020). Dari 30 nama tersebut, tiga diantaranya merupakan pemain yang berkarier di luar negeri. Shin Tae-yong memberi mereka kesempatan untuk menyusul ke Spanyol dan bergabung bersama skuad Timnas U-19 lainnya. Ketiga pemain tersebut ialah Witan Sulaeman (FK Radnik Surdulica), Elkan Baggott (Ipswich Town FC), dan Kelana Noah Mahessa (Bonner SC). Shin Tae-yong mengatakan bahwa 30 pemain dipilih berdasarkan penilaiannya selama pemusatan latihan. Selama di Spanyol, Garuda Nusantara akan melakoni beberapa laga uji coba hingga 31 Januari 2021 mendatang. “Kami memilih 30 pemain untuk dibawa ke Spanyol. Pemain saat ini dalam kondisi bagus dan terus mengalami perkembangan yang positif setiap harinya. Saya yakin selama di Spanyol, fisik, teknik, dan permainan timnas U-19 akan makin meningkat,” kata Shin Tae-yong, dilansir dari laman resmi PSSI. Sementara itu, dalam 30 pemain yang dipilih Shin Tae-yong, tidak terdapat nama Bagus Kahfi dan Jack Brown. Bagus Kahfi masih menjalani rehabilitasi terkait cedera lamanya, sementara Jack Brown tidak bisa ikut ke Spanyol lantaran baru saja menderita cedera ACL saat berlatih bersama timnas U-19. Adapun TC di Spanyol ini merupakan TC di luar negeri jilid ketiga bagi Timnas Indonesia U-19. Sebelumnya, Shin Tae-yong telah membawa Timnas Indonesia U-19 TC di luar negeri, yakni Thailand dan Kroasia. TC di Thailand digelar pada Februari 2020, sementara berada Kroasia selama dua bulan lamanya, tepatnya sejak akhir Agustus hingga awal November. Rangkaian TC di luar negeri ini merupakan persiapan Garuda Muda mengikuti Piala AFC U-19 2020 yang berlangsung pada Maret 2021 mendatang di Uzbekistan dan FIFA U-20 World Cup Indonesia 2021. Daftar 30 Nama Pemain yang ikut TC ke Spanyol: Rizky Ridho – Persebaya Erlangga Setyo – Persib Bagas Kaffa – Barito Putera Mohammad Kanu – Babel United M. Adi Satrio – PSMS Mochammad Supriadi – Persebaya Irfan Jauhari – Bali United Pratama Arhan – PSIS Braif Fatari – Persija Bayu M Fiqri – Persib Khairul Imam Zakiri – Gymnastica Cueta Saddam Gaffar – PSS Sleman Muhammad Fadhil- Semen Padang Sandi Samosir – Persija Arya Gerryan – Borneo FC Andre Oktaviansyah- Komang Teguh – Borneo FC David Maulana – Barito Putera Moh. Bahril Fajar – PSIS Salman Alfarid – Persija Rendy Juliansyah- Titan Agung Bagus – Arema Kakang Rudianto – Persib Alfrianto Nico – Persija Genta Alparedo – Semen Padang Fajar Fathur Rahman – Borneo FC Pualam Bahari – Borneo FC Witan Sulaeman – FK Radnik Surdulica Elkan Baggott- Ipswich Town FC Kelana Noah Mahessa- Bonner SC

Timnas Indonesia U-19 Hampir Dipastikan Lakukan TC di Negara Ini

Timnas Indonesia U-19 Hampir Dipastikan Lakukan TC di Negara Ini

Dalam rangka persiapan jelang Piala Asia U-19 dan Piala Dunia U-20, timnas Indonesia U-19 kembali akan melakukan pemusatan latihan atau training camp (TC) di luar negeri. Sebelumnya, anak asuh Shin Tae-yong ini telah melakukan TC di Krosia selama kurang lebih satu bulan. Selama di Kroasia, Timnas Indonesia U-19 sudah melakukan deretan laga uji coba. Setidaknya sudah 10 laga uji coba telah mereka lalui. Sepuluh laga uji coba yakni melawan Bulgaria (0-3), Kroasia (1-7), Arab Saudi (3-3), serta dua kali melawan Qatar (2-1 dan 1-1), Bosnia Herzegovina (0-1), Dinamo Zagreb (1-0), NK Dugopolje (3-0), dan Makedonia Utara (4-1 dan 0-0). Kali ini, Garuda Muda rencananya kembali akan ke Eropa tepatnya ke Spanyol. TC tersebut akan dimulai Desember ini, namun PSSI belum bisa memastikan tanggal keberangkatan timnas U-19. Sejauh ini PSSI masih menunggu kehadiran Shin Tae-yong selaku pelatih dari timnas U-19. Sosok asal Korea Selatan itu akan menyempurnakan rancangan program untuk timnas U-19, termasuk untuk TC di Spanyol. Yunus Nusi selaku pelaksana tugas sekretaris jenderal PSSI menyatakan, belum ada lawan uji coba yang bisa dikonfirmasi untuk menghadapi Garuda Muda. Namun, PSSI sudah punya daftar siapa saja yang akan dilawan. “Kami dalam proses komunikasi dengan beberapa klub, kami belum bisa memastikan karena ada permintaan mereka untuk jangan menyampaikan karena mereka dalam proses izin ke Federasi Spanyol (RFEF),” ujar Yunus Nusi, dilansir dari DetikSport, Kamis (10/12/2020). “Karena ini kan menyangkut kerja sama antar federasi. Kami kemudian ingin Federasi Spanyol menghubungi klub-klub dan kami secara langsung ke klub-klub. Nanti kalau sudah resmi kami umumkan,” ujarnya menambahkan. PSSI baru bisa memastikan Spanyol sebagai destinasi Timnas U-19 setelah melakukan korespondensi dengan pihak di sana. Spanyol diklaim PSSI siap menerima Timnas U-19 dengan tangan terbuka. Yang masih menjadi kendala saat ini adalah proses pengurusan visa. Selain itu, PSSI juga masih menunggu kedatangan Shin Tae-yong ke Jakarta. “Kami dalam proses administrasi. Korespondensinya sudah tuntas dengan Federasi Spanyol, kami akan ke Catalunya. Kami masih menunggu visa anak-anak dan kedatangan Shin Tae-yong,” tutur Yunus Nusi. “InsyaAllah sebelum tahun baru anak-anak sudah berangkat ke Spanyol. Harapan kami sih ada beberapa negara yang di Eropa dan sekitar Spanyol bisa ikut (beruji coba melawan Timnas U-19),” ucapnya.

Beckham Putra Diharapkan Dapat Tampil di Piala Asia U-19 dan Piala Dunia U-20

Beckham Putra Diharapkan Dapat Tampil di Piala Asia U-19 dan Piala Dunia U-20

Pesepakbola muda asal Persib Bandung, Beckham Putra Nugraha, terpaksa harus menepi dari lapangan lantaran cedera. Seperti diketahui Beckham mengalami cedera saat menjalani latihan virtual bersama tim nasional Indonesia U-19 pada awal November. Persib Bandung telah memeriksa cedera yang dialami oleh gelandang mudanya tersebut, dan diketahui bahwa yang bersangkutan menderita masalah meniskus, bukan anterior cruciate ligament (ACL). Pelatih Persib Bandung, Robert Alberts berharap cedera meniskus yang dialami Bekcham bisa segera pulih. Tim medis pun bergerak cepat agar ia bisa tampil bersama Timnas U-19 di Piala Asia U-19 2020 dan Piala Dunia U-20 2021. “Beckham memang menjadi pemikiran kami, karena kami mencoba untuk mendukungnya sebisa mungkin supaya dia bisa bermain bersama tim nasional Indonesia dan bermain di Piala Dunia U-20,” kata Robert, dilansir dari Bola.com, Kamis (10/12/2020). Robert berharap Beckham bisa segera bergabung kembali bersama tim asuhan Shin Tae Yong tersebut. Saat ini adik dari Gian Zola Nasrulloh itu terus mendapatkan perhatian khusus dari dokter tim agar bisa segera pulih. “Tim medis kami, dokter Rafi, Beni (fisioterapis), dan dokter Alvin (dokter olahraga) terus memantau Beckham. Kami selalu berkomunikasi dengannya dan mencoba memastikannya agar tidak kehilangan kepercayaan dirinya,” ucap Robert. Pelatih asal Belanda ini berharap pemulihan Beckham berjalan dengan lancar, sehingga pemain yang akrab disapa Etam ini segera pulih. “Untungnya dia tidak operasi dan itu menjadi suatu keuntungan. Kami juga tidak boleh lupa bahwa laga internasional menuntut banyak. Jadi saya harap Beckham bisa memenuhi itu dan tidak menderita cedera lagi,” harap Robert. Rencananya, Piala Dunia U-20 2021 akan dihelat di Indonesia pada sekitar mulai bulan Mei 2021. Sementara untuk Piala Asia U-19 yang sebelumnya ditunda akan diselenggarakan di Uzbekistan antara 3 hingga 20 Maret 2021. Pelatih Shin Tae-yong pun telah menyiapkan dan meramu skuad untuk dua ajang bergengsi tersebut. Biodata Nama Lengkap: Beckham Putra Perdana Tanggal Lahir: 29 Januari 2001 Tempat Lahir: Bandung Klub: Persib Bandung Posisi: Pemain Tengah Pesepakbola Idola: Andik Vermansyah dan Firman Utina Fact Beckham Putra pernah menyabet gelar top skor Liga 1 U-19 2018.

Indisipliner, Shin Tae-yong Kembali Coret Dua Pemain Timnas U-19 Indonesia

Indisipliner, Shin Tae-yong Kembali Coret Dua Pemain Timnas U-19 Indonesia

Pelatih Tim Nasional Sepak Bola Indonesia U-19, Shin Tae-yong kembali memperlihatkan sikap tegasnya dengan memulangkan dua pemain dari pemusatan latihan (TC) timnas U-19 Indonesia. Kedua pemain ini disebut melakukan tindakan indisipliner yang berat. Dua pemain tim nasional Indonesia U-19 yakni Serdy Ephy Fano dan Mochamad Yudha Febrian resmi dipulangkan dari pemusatan latihan (TC) timnas U-19 di Jakarta mulai Senin (23/11/2020). “Dua pemain yakni Serdy dan Yudha telah melakukan tindakan indisipliner yang berat. Untuk itu, kami langsung memulangkan mereka,” kata pelatih timnas U-19, Shin Tae-yong, dilansir dari laman resmi PSSI. Khusus untuk Serdy, ini adalah pemulangan yang kedua yang menimpa dirinya. Sebelumnya pemain kelahiran 29 Desember 2002 tersebut pernah dipulangkan saat TC timnas U-19 bulan Agustus lalu. Ia dipulangkan tepat beberapa jam sebelum berangkat ke Kroasia. Sementara itu, tindakan tegas dari pelatih asal Korea Selatan tersebut didukung penuh oleh Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan. Mochamad Iriawan menegaskan bahwa tak ada tempat untuk para pemain yang suka melanggar aturan ataupun indisipliner di timnas U-19 Indonesia. Bahkan dengan sikap yang ditunjukan Shin Tae-yong tersebut diharapkan para pemain bisa lebih serius. “Tidak ada tempat di timnas U-19 Indonesia bagi pemain yang melakukan Indisipliner,” ujar Iriawan. Mantan Kapolda Metro Jaya tersebut juga menegaskan bahwa sebagai pemain harus serius menjalani kegiatan di timnas U-19 Indonesia. Hal itu karena kegiatan skuad Garuda Nusantara dibiayai melalui Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN). Tentu saja hal itu tanggung jawab besar untuk para pemain. “Uang yang digunakan ini dari rakyat. Jadi seluruh pemain harus serius. Jangan main-main. Kalau main-main pasti dicoret, contohnya yang menimpa dua pemain tersebut,” tuturnya. Senada, Direktur Teknik PSSI, Indra Sjafri, juga setuju apabila pemain memang harus disiplin. Menurutnya dengan disiplin akan menjadi kunci sukses untuk bisa membangun sebuat tim. “Dengan disiplin yang kuat, untuk menuju prestasi akan lebih mudah ketimbang pemain yang suka indisipliner,” ucap Indra Sjafri. Namun, hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi pelanggaran apa yang dilakukan oleh Serdy dan Yudha. Shin Tae-yong memang dikenal sebagai pelatih paling disiplin yang pernah melatih timnas Indonesia. Di awal kedatangannya, Shin Tae-yong langsung menerapkan banyak peraturan yang sebelumnya jarang dilakukan di tim Garuda. Tim Nasional Sepak Bola Indnonesia U-19 sendiri saat ini tengah digembleng untuk  menghadapi Piala AFC U-19 2020 yang rencananya akan digelar awal 2021 mendatang. Selain itu Garuda Muda juga akan berlaga di ajang bergengsi yakni Piala Dunia U-20 yang notabene Indonesia menjadi tuan rumah.

Ini Calon Lawan Timnas U-19 di Korea Selatan

Ini Calon Lawan Timnas U-19 di Korea Selatan

Tim Nasional Sepak Bola Indonesia U-19 saat ini tengah mempersiapkan diri jelang pemusatan latihan (TC) kembali. Belum diketahui secara pasti di mana Bagas Kaffa dan kawan-kawan akan menjalani TC. Namun, beredar kabar jika Timnas Indonesia bakal menjalani TC di Negara Gingseng. Kabar tersebut disampaikan oleh salah satu media Korea Selatan, Yeongnam. Rencanannya, Garuda Muda bakal menggelar TC di Kota Daegu, yang dikenal sebagai kota industri di Korea Selatan. Dari pihak Kota Daegu menjelaskan bahwa salah satu staf Timnas Indonesia telah mencari akomodasi hingga yang lainnya dari Kamis, 12 November lalu. Rencananya sebanyak 50 orang dari 30 pemain dan 20 staf pendamping itu akan datang ke Korea Selatan pada 25 November mendatang. Setelah itu rombongan Timnas Indonesia akan menjalani karantina selama 15 hari dan memulai latihan perdana pada 10 Desember 2020. TC yang dijadwalkan bakal berakhir Januari 2021 itu juga memiliki agenda uji coba yang telah disiapkan oleh Shin Tae-yong. Dalam kabar tersebut, disebutkan bahwa Timnas Indonesia akan melakoni pertandingan persahabatan dengan tim Divisi 2 Daegu FC selama masa latihan yang berlangsung hingga akhir Januari 2021. “Selain itu, mereka merencanakan pertandingan persahabatan dengan tim sepak bola Universitas Yeungnam, Universitas Daegu, dan Universitas Gyeongil,” tulis media Yeongnam. Selain sederet jadwal uji coba yang berlangsung hingga akhir Januari 2021 nanti, Shin Tae-yong juga telah menyiapkan program latihan juga untuk para anak asuhnya. Penguatan fisik hingga semangat kompetitif dalam setiap pertandingan ditekankan pada TC lanjutan di Korea Selatan nantinya. Sementara itu, Garuda Muda sudah berkumpul di Jakarta sejak Jumat (13/11/2020) lalu di Hotel Fairmont. Kemudian pada hari Senin (17/11/2020) mereka telah menjalani latihan perdana di Stadion Madya, Jakarta. Pada latihan perdana ini, pelatih Shin Tae-yong memantau anak asuhnya secara virtual. TC di Jakarta ini berlangsung hingga 23 November 2020 mendatang. Timnas Indonesia memiliki agenda cukup padat di tahun 2021. Mereka tengah dipersiapkan untuk menghadapi Piala AFC U-19 2020 yang rencananya akan digelar bulan Maret 2021 mendatang di Uzbekistan. Selain itu, Garuda Muda akan berlaga di ajang bergengsi yakni Piala Dunia U-20 yang notabene Indonesia menjadi tuan rumah.

Diwarnai 2 Kartu Merah, Timnas U-19 Menang Telak Atas Hajduk Split

Diwarnai 2 Kartu Merah, Timnas U-19 Menang Telak Atas Hajduk Split

Tim Nasional Sepak Bola Indonesia U-19 mendapatkan kemenangan besar saat menghadapi Hajduk Split U-19 di Stadion Mravincem Split, Selasa (20/10/2020). Garuda Muda mampu mengandaskan perlawanan lawan dengan skor akhir 4-0. Tidak hanya diwarnai dua penalti, laga kali ini juga diwarnai dua kartu merah yang didapat oleh pemain Hajduk Split. Shin Tae-yong turut membawa dua amunisi baru Timnas U-19 yang baru saja bergabung pada Minggu (18/10/2020) dan ikut latihan Senin (19/10/2020). Keduanya adalah Kelana dan Luah Mahesa yang juga merupakan kakak adik keturunan Jerman. Kelana bahkan langsung menjadi starter pada pertandingan kali ini. Tampil dengan formasi andalan 4-4-2, timnas U-19 tampil menyerang sejak awal pertandingan. Beberapa kali timnas U-19 mampu melancarkan serangan berbahaya ke barisan pertahanan Hajduk. Peluang pertama Indonesia hadir melalui Supriadi. Winger lincah asal Persebaya Surabaya tersebut nyaris membuka skor pada menit ke 12′. Gol yang ditunggu-tunggu akhirnya tercipta di menit ke 19′. Berawal dari pergerakan lincah Witan Sulaeman yang mengelabui pemain lawan, ia kemudian memberikan umpan pendek ke Bagas Kaffa yang langsung melepaskan tendangan ke pojok gawang Hajduk Split sekaligus membuat skor menjadi 1-0 untuk keunggulan Indonesia. Hingga babak pertama berakhir, tidak ada tambahan gol yang terjadi. Memasuki babak kedua, Indonesia kembali memainkan tempo cepat. Mengandalkan Witan dan Supriadi di sisi sayap, keduanya kembali menjadi momok menakutkan bagi barisan pertahanan lawan. Terus menyerang, Indonesia mendapatkan penalti pada menit ke 48′. Penalti tersebut didapatkan setelah Saddam Emiruddin dilanggar keras oleh kiper Hajduk Split, Ivan Brdar. Pratama Arhan yang maju sebagai algojo, sukses menceploskan bola ke gawang lawan dan membuat skor menjadi 2-0. Lima menit berselang, Indonesia kembali mendapatkan penalti. Kali ini pemain belakang Hajduk Split, Domagoj Goreta, dengan sengaja menghalau bola tendangan Supriadi dengan tangannya. Ia pun harus keluar pertandingan karena mendapatkan kartu merah. Tak menyiakan kesempatan, Beckham Putra yang menjadi eksekutor dan sukses mencatatkan namanya di papan skor untuk menambah keunggulan Indonesia menjadi 3-0. Unggul 3-0 tidak membuat timnas U-19 mengendurkan serangan. Jack Brown yang masuk pada babak kedua sukses mencetak gol keempat bagi Indonesia. Ini merupakan gol ketiga Jack Brown bersama Timnas Indonesia. Sebelumnya, ia mencetak dua gol ke gawang Makedonia Utara. Pada menit ke 89′, Hajduk Split kembali mendapat kartu merah, kali ini Simun Solic yang harus meninggalkan lapangan. Praktis, Hajduk Split kini harus bermain dengan 9 orang di sisa pertandingan. Namun, skor 4-0 bagi Indonesia tetap bertahan hingga peluit panjang berbunyi. Menanggapi kemenangan ini Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan mengapresiasi dan bangga dengan perjuangan skuat Garuda Muda. Ia menyatakan bahwa timnas U-19 makin menunjukkan perkembangan yang positif. “Luar biasa kemenangan timnas U-19 atas Hajduk Split. Lawan merupakan tim papan atas di Liga Kroasia. Meski begitu, para pemain jangan cepat puas, harus tetap fokus, kerja keras dan pertahankan konsistensi bermainnya,” kata Iriawan seperti dilansir dari laman resmi PSSI. Sementara itu, pelatih Shin Tae-yong menyatakan bahwa kunci kemenangan hari ini yakni pemain bekerja keras sepanjang pertandingan. Pergerakan tanpa bola pemain juga makin baik. “Pemain menunjukkan performa ciamik pada pertandingan hari ini. Untuk dua pemain baru yakni Kelana Mahessa dan Luah Mahessa saya rasa mereka bermain cukup baik terutama Kelana,” kata Shin Tae-yong. Selanjutnya Garuda Muda akan menjalani uji coba lagi pada Jumat (23/10/2020) mendatang. Seharusnya, pada pertandingan kali ini dan Jumat mendatang, Indonesia dijadwalkan untuk melawan Bosnia & Herzegovina namun karena pemain mereka ada yang terpapar virus corona, maka PSSI bergerak cepat mencari lawan pengganti bagi timnas U-19. Susunan Pemain Indonesia U-19 (4-4-2): Muhammad Adisatryo (Erlangga Setyo 81′); Bagas Kaffa (Bayu Fiqri 81′), Rizky Ridho (Komang Teguh ’77), Elkan Baggott, Pratama Arhan, Witan Sulaeman, Kelana Mahesa (Jack Brown 64′), Beckham Putra (David Maulana 64′), Mochammad Supriadi (Khairul Zakiri 64′), Irfan Jauhari (Luah Mahesa 64′), Saddam Emiruddin Gaffar (Mohammad Bahril 64′) | Pelatih: Shin Tae-Yong (KOR)