Saat Uninus Paksa Unair Menyerah di LIMA Futsal Nationals 2017 Dengan Skor 2-0

uninus vs unair

Universitas Islam Nusantara (Uninus) Bandung meraih kemenangan di laga pertamanya menghadapi Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, pada pertandingan lanjutan LIMA Futsal Nationals 2017. Di babak penyisihan Pul B pada Kamis (19/10), Uninus berhasil kalahkan Unair dengan skor 2-0. Kedua tim tampak berimbang sejak awal pertandingan. Uninus berusaha menekan pertahanan Unair. Namun, hingga paruh waktu babak pertama, tim asal Bandung ini belum mampu mencetak satu gol pun. Unair pun bergantian menyerang pertahanan sang lawan. Akan tetapi, Uninus justru berhasil keluar dari tekanan Unair. Pada menit ke-18, Uninus menciptakan gol pertamanya melalui tendangan Deri (9). Skor menjadi 1-0 untuk Uninus di akhir babak pertama. Usai turun minum, kedua tim masih melakukan jual beli serangan. Di babak kedua, pertahanan Uninus pun mengetat. Tim asal Surabaya ini masih berusaha menembus pertahanan yang dibuat Unair. Alhasil, dua detik sebelum laga usai, gol M. Obay Hasan (19) untuk Uninus secara dramatis menutup laga ini. Pertandingan pun berakhir dengan kemenangan Uninus, 2-0. Pelatih Uninus, Riana Sapari menjelaskan, bahwa kunci kemenangannya adalah melihat kelemahan-kelemahan yang dimiliki pemain Unair dan berhasil dimanfaatkan dengan baik. “Sebelumnya, kami sudah pernah bertanding melawan Unair. Kami kalah di pertandingan sebelum ini. Namun kami mencoba bangkit di laga tadi. Kami telah melihat kelemahan-kelemahan para pemain Unair, lalu kami memanfaatkannya,” ujar Riana. (pah/adt)

Lagi-Lagi, Soccer Academy Asal Madrid SOXNA Jalin Kerjasama Dengan IDGEN Sepakbola Sosial Uni Papua FC

Presiden SOXNA Luis Alcina (Kedua dari kiri) saat moment penandatanganan MoU Dengan Harry Widjaja (Kedua dari kanan) selaku CEO IDGEN Sepakbola Sosial Uni Papua FC

SOXNA Soccer Academy sudah resmi bekerjasama dengan IDGEN Sepakbola Sosial Uni Papua FC untuk mengadakan program pelatihan dan turnamen sepakbola sosial pada tahun 2018 mendatang. Turnamen yang akan digelar di Jakarta ini, akan dilatih oleh pelatih asal Spanyol yang diturunkan langsung oleh SOXNA untuk melakukan coaching clinic pada 11 cabang IDGEN Uni Papua FC yang akan dilaksanakan pada waktu liburan sekolah. Tak hanya itu, satu perwakilan dari masing-masing cabang akan diberi kesempatan untuk berlatih di SOXNA Soccer Academy Madrid, Spanyol. Peserta yang dipilih adalah anak-anak yang telah dibina oleh IDGEN Sepakbola Sosial Uni Papua FC selama minimal 1 tahun. 11 daerah yang terpilih sebagai berikut: 1. Sorong (Papua Barat) 2. NTT 3. Bali 4. Probolinggo 5. Surabaya 6. Papua (Wamena/Puncak Jaya/Mamberamo Tengah) 7. Salatiga 8. Ungaran 9. Jakarta Rusun Flamboyan 10. Jakarta Rusun Cilincing 11. Jakarta Pulau 1000 Seperti yang dilansir pada kemenpora.go.id, Presiden SOXNA Luis Alcina, sempat berkunjung ke Indonesia pada Desember 2016 lalu, dan menyampaikan maksud untuk menindaklanjuti keinginan Menpora Imam Nahrowi yang pernah berkunjung ke SOXNA Soccer Centre, Spanyol. Dikatakan lebih lanjut bahwa mentri pemuda dan olahraga, Imam Nahrowi ingin mengembangkan sepakbola di Indonesia untuk prestasi yang lebih baik dan melatih sejak usia dini. “Kunjungan kami ke Indonesia ini merupakan kunjungan yang sangat penting bagi SOXNA, kami melihat potensi luar biasa di Indonesia, bakat sepakbola dan dukungan suporter yang luar biasa, mengalahkan di negara-negara Eropa saat ini” tutur Luis Menanggapi hal tersebut, Imam Nahrowi sangat antusias dan ia berharap dengan pelatihan dan pendidikan sepakbola dari SOXNA akan membantu para atlet untuk membawa nama Indonesia ke tingkat dunia. “Tentu saya sangat senang sekali, pemerintah Indonesia sangat mendukung program ini, harapan kita adalah dengan pendidikan dan pelatihan sejak usia dini akan bisa memunculkan bibit unggul dalam sepakbola negara kita, ” tuturnya.(put/adt)

Mengenal Lebih Dalam Tentang SOXNA Soccer Academy

Presiden SOXNA Luis Alcina (Kedua dari kiri) saat penandatanganan MoU dengan Harry Widjaja (Ketiga dari kiri) sebagai CEO IDGEN Sepakbola Sosial Uni Papua

Turnamen Indonesia11 IDGEN SOXNA 2018 merupakan turnamen sepakbola yang merupakan bentuk kerja sama antara IDGEN sepakbola sosial Uni Papua FC dengan SOXNA Soccer Academy. SOXNA Soccer Academy merupakan akademi sepakbola bergengsi dari Madrid, Spanyol yang telah menggunakan metode latihan berbasis teknologi modern. SOXNA sudah memiliki program kerjasama pembinaan dan pengembangan sepakbola dengan beberapa negara melalui Road Map pembinaan sepakbola. SOXNA mempunyai kurikulum sekolah sepakbola yang sangat terfokus dalam membangun sistem pembinaan sepakbola nasional yang berkelanjutan sehingga dapat menumbuhkan pemain muda yang dipersiapkan menjadi pemain tingkat dunia. Di Indonesia sendiri, SOXNA telah menjalin kerjasama dengan PSSI dan Kemenpora. SOXNA juga ikut serta dalam memberikan materi untuk penyusunan Road Map sepakbola Nasional di bawah kemenko PMK. SOXNA sebagai salah satu sponsor Football For Peace 2017 yang diadakan oleh IDGEN Uni Papua FC dan juga didukung oleh Kementerian Luar Negeri pada 20 – 22 Mei 2017 lalu.(put/adt)

Pertandingan Ketiga LIMA Futsal Nationals 2017, Unisma Menang Tipis atas UNY Dengan Skor 3-2

Unisma vs UNY

Pertandingan ketiga hari perdana gelaran LIMA Futsal Nationals 2017, Rabu (18/10), yang mempertemukan dua tim dari Pul B, Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) melawan Universitas Islam 45 (Unisma) Bekasi, berhasil dimenangkan Unisma dengan skor 3-2. UNY yang merupakan juara LIMA Futsal: Kaskus Central Java and Special Region of Yogyakarta Conference. Sedangkan, Unisma menduduki peringkat ketiga LIMA Futsal: Air Mineral Prim-A Greater Jakarta Conference. UNY memimpin laga di babak pertama. Serangan bertubi-tubi UNY sempat mendominasi pertandingan ini. Namun, ketatnya pertahanan Unisma belum mampu ditembus pemain UNY hingga paruh waktu babak pertama. Gol untuk UNY baru tercipta pada menit ke-14 melalui sepakan Ade Tri (3). Dua menit berselang, Unisma langsung membalas. Tembakan Teguh (12) berhasil menyeimbangkan kedudukan. Babak pertama ditutup dengan skor imbang 1-1. Teguh kembali mencetak sebuah gol untuk Unisma pada awal babak kedua. Setelah gol itu, Unisma lebih mendominasi permainan. Unisma berhasil menambah kembali pundi-pundi golnya melalui tendangan Andri (5) pada menit ke-24. UNY membalas. Sang kapten tim asal Yogyakarta, Dalmaji (9), berhasil mencetak gol kedua untuk UNY pada menit ke-31. Namun, gol sang kapten UNY belum mampu mengubah ketertinggalan timnya. Skor menjadi 3-2 untuk Unisma hingga akhir laga. Hasil tersebut menjadi penutup dalam pertandingan ketiga Laga perdana LIMA Futsal Nationals 2017. Pelatih Unisma, Fauzi Nursyamsudin mengatakan, bersyukur dengan meraih kemenangan di laga perdana. Ia menambahkan, pemainnya sempat kehilangan fokus tetapi dengan strategi yang baik dapat memenangkan pertandingan. “Di babak pertama kami masih fokus. Namun, di babak kedua kami sempat kehilangan fokus, sehingga kecolongan satu gol. Saya akui kedua tim ini bermain bagus. Namun, Alhamdulillah keberuntungan berpihak untuk Unisma. Strategi yang kami mainkan tadi sebenarnya dengan menerapkan pertahanan yang rapi dan memanfaatkan serangan balik,” ujarnya.(pah/adt)

Yonex Sunrise BWF World Junior Championships 2017, Rinov Dan Erich Menjadi Satu-Satunya Harapan Indonesia

ldy-Yeremia Erich Yoche Yacob_wjc2017_perorangan_19-10_2

Setelah pasangan Muhammad Shohibul Fikri/Adnan Maulana harus mengakui kekalahan oleh Korea dengan skor 9-21 dan 18-21, kini Rinov Rivaldy/Yeremia Erich Yoche Yacob menjadi satu-satunya harapan pada kategori ganda putra untuk maju ke babak perempat final, pada ajang Blibli.com Yonex Sunrise BWF World Junior Championships 2017. Kemenangan Rinov/Yeremia berhasil diraih setelah menaklukkan pemain andalan asal India, Krishna Prasad Garaga/Dhruv Kapila dengan skor 21-17 dan 21-17. Meskipun sebenarnya mereka lebih difokuskan untuk ganda campuran, tetapi Rinov/Yeremia mengaku siap untuk menjadi harapan Indonesia dan keduanya akan berjuang dengan maksimal. “Meskipun latihan ganda putra tidak terlalu maksimal, tetapi kami ingin berusaha menampilkan permainan terbaik saja di babak berikutnya. Yang pasti kami akan tetap fokus di dua nomor tesebut, apalagi menjadi ganda putra satu-satunya yang tersisa, kami semakin termotivasi”, tutur Yeremia yang dilansir pada djarumbadminton.com. Yeremia juga menambahkan, bahwa permasalahan fisik yang terkuras harus memiliki persiapan untuk hari-hari berikutnya dan kelelahan bukanlah alasan. “Kalau masalah fisik pastinya semakin hari semakin terkuras, tapi kami sudah mempersiapkan kemungkinan seperti ini sejak jauh-jauh hari, jadi tidak akan ada alasan kelelahan atau sebagainya, pokoknya main semaksimal mungkin,” ucap Yeremia. Pada babak perempat final nanti Rinov/Yeremia akan berlaga melawan ganda putra asal Taipei Chuang Pu Sheng/Lin Yu Chieh, yang sebelumnya telah menaklukkan dengan 3 game pasangan Christopher/Matthew Grimley asal Skotlandia dengan skor 20-22, 21-17, dan 21-16. (put/adt)

Sempat Unggul, UB Dipaksa Bermain Seri Melawan Telkom Di Laga Perdana LIMA Futsal Nationals 2017

UB vs Telkom

Di laga perdana LIMA Futsal Nationals 2017, Rabu (18/10), menyajikan laga antara tim asal Malang, Universitas Brawijaya (UB), melawan tim asal Bandung, Universitas Telkom (Telkom). Pertandingan yang digelar di Sports Center UIN Maliki Malang ini berakhir dengan hasil imbang. Sehingga pertandingan tersebut menjadi penutup di laga perdana LIMA Futsal Nationals 2017. Kedua tim menyajikan permainan yang sama kuat. Kedua tim bergantian melancarkan serangan sejak awal babak pertama. UB mencoba menembus pertahanan tim lawan dengan serangannya ke arah gawang. Namun, hingga pertengahan babak pertama, UB belum berhasil mengatasi kebuntuannya. Telkom pun memanfaatkan kelengahan lawan. Semenit sebelum babak pertama usai, pemain Telkom bernomor punggung 37, Ardhan, berhasil mencetak gol pertama untuk Telkom. Gol sang kapten tersebut mengakhiri babak pertama dengan kedudukan 0-1 untuk Telkom. UB berusaha bangkit di babak kedua. Menekan sejak awal babak kedua, UB berhasil menyamakan kedudukan 1- 1 di awal babak kedua melalui Hamzah Syahid Ramadhan pada menit ke-22. UB bahkan berhasil berbalik unggul 2-1 pada menit ke-23 lewat sepakan Ilham Romadhon. Unggul 2-1 tidak membuat UB mengendurkan serangan. UB berhasil menjauh 3-1 lewat gol yang dicetak Hamara Narahyang Hiswara pada menit ke-29. Tertinggal 1–3, Telkom berusaha keluar dari tekanan dan kembali menyerang pertahanan UB. Universitas Telkom berhasil memperkecil ketinggalan menjadi 2–3 lewat sepakan pemain bernomor punggung 66, Hendri Supartiansah, pada menit ke-32. Universitas Telkom semakin bersemangat menyamakan kedudukan. Terus menyerang pertahanan UB, Universitas Telkom berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-34 lewat Ali Akbar Pitriansyah. Skor 3–3. Di sisa waktu pertandingan babak kedua, UB bermain dominan. Serangan demi serangan digencarkan UB. Namun, tim asal Kota Malang ini belum mampu menambah kembali golnya. Hasil imbang 3–3 bertahan hingga akhir pertandingan. “Di babak pertama kami bisa menjalankan strategi. Namun, di babak kedua, kami kecolongan tiga gol. Para pemain kami masih gugup, karena kami merupakan tim debutan di LIMA Futsal Nationals,” ujar pelatih Telkom, Hasan Suaidi. Sementara Pelatih UB, Usa Laksono, ketika ditemui usai pertandingan di Sports Center, mengaku bahwa para pemain UB tidak bermain sesuai karakter mereka. Usa mengatakan, para pemain masih demam panggung dan menyayangkan hasil seri ini. “Kami seperti demam panggung bermain di sini. Kami memang tim yang muda di sini, kebanyakan pemain juga merupakan mahasiswa-mahasiswa baru di UB. Namun, sebenarnya kami sangat menyayangkan hasil imbang ini,” ungkap Usa.(pah/adt)

Unggul Dari Negara Penciptanya, Indonesia Kembali Sabet Gelar Juara Umum Dari Olahraga Wing Chun

Wing Chun Indonesia

Kejuaraan olahraga Wing Chun Dunia, yang bertajuk The 4th Ip Msn Ving Tsun Match 2017, Pada tanggal 7 Oktober 2017 kemarin, berlangsung semarak di Hongkong. Wing Chun Indonesia kembali meraih kemenangan sebagai JUARA UMUM pada ajang Kejuaraan olahraga Wing Chun Dunia “The 4th Ip Man Ving Tsun Match” yang diselenggarakan oleh Ving Tsun Athletic Association, Hong Kong. Pada kesepakatannya, Federasi Wing Chun Indonesia berhak untuk mengirim 24 orang atlet wing chun nasional yang meliputi 3 orang atlet Chi Sao (Tarung) dan 21 orang atlet Taolu (Form). Tim atlet wing chun Indonesia berhasil meraih piala terbanyak dengan total 18 piala, diantaranya 5 piala emas, 7 piala perak, dan 6 piala perunggu. Berikut nama atlet Indonesia yang telah berhasil menorehkan nama Indonesia di kancah Internasional Champion (Emas) : 1.Clarissa Christy Kusnadi (Siu Lim Tao Remaja Wanita) 2.Irene Andriani Halim (Siu Lim Tao Dewasa Wanita) 3.Irene Andriani Halim (Chum Kiu Dewasa Wanita) 4.Destyan Adiwassesa (Chum Kiu Dewasa Pria) 5.Budi Lim (Mok Yan Jong Dewasa Pria) Sedangkan posisi 1st Runner Up (Perak) adalah: 1.Pinka Zuhdiana Hapsari (Chun Kiu Remaja Wanita) 2.Deviyana Leman (Biu Gee Dewasa Wanita) 3.Ika Sir’ana (Chum Kiu Dewasa Wanita) 4.Khairul Oktavian (Chum Kiu Dewasa Pria) 5.Denny (Mok Yan Jong Dewasa Pria) 6.Hartono Lukidi (Biu Gee Senior Pria) 7.Rizky Adiyono (Chisao 55.1-60) Lalu di susul oleh peraih 2nd Runner Up (Perunggu) diantaranya: 1.Clarissa Christy Kusnadi (Chum Kiu Remaja Wanita) 2.Pinka Zuhdiana Hapsari (Siu Lim Tao Remaja Wanita) 3.Deviyana Leman (Chum Kiu Dewasa Wanita) 4.Rizky Fitria al Fahmi (Biu Gee Dewasa Wanita) 5.Ignasius Wijaya (Mok Yan Jong Dewasa Pria) 6.Rudiman Kwee (Chisao 75.1-80) Sementara itu Martin Kusuma, Ketua Umum Federasi Wing Chun Indonesia, turut serta dalam ajang Kejuaraan Wing Chun Dunia ini turut mengapresiasi para atlet Indonesia. “Selamat kepada seluruh atlit wing chun Indonesia yang telah mengukir prestasi dan mengharumkan nama bangsa Indonesia. Kita semua harus lebih giat dalam berlatih, serta menambah kemampuan agar tahun depan bisa tetap mempertahankan Juara Umum,”papar Martin. Melalui rilis yang di terima oleh nysnmedia.com di ceritakan bahwa pada tahun 2016 lalu, olahraga Wing Chun Indonesia juga telah meraih gelar Juara Umum dengan perolehan 9 piala emas, 8 piala perak, dan 6 piala perunggu. Walaupun perolehan medali secara total turun dibanding tahun 2016, tetapi Indonesia masih merupakan negara dengan Juara Umum, dengan bertahan selama 2 tahun berturut-turut.(red)

Sama Kuat, Gunadarma Imbang Hadapai Unisma di Laga Penutup LIMA Futsal Nationals 2017

Salah satu pemain Gunadarma (Kanan) saat berhadapan dengan pemain Unisma (Kiri)

Laga penutup LIMA Futsal Nationals 2017 hari kedua, Kamis (19/10) yang mempertemukan dua tim asal region Jakarta dan sekitarnya, Universitas Gunadarma melawan Universitas Islam 45 (Unisma) Bekasi di babak penyisihan Pul B. Di laga hari pertama, Unisma unggul 3-2 atas UNY. Pada laga keduanya ini, Unisma harus berbagi angka dengan Gunadarma dengan skor 3-3. Unisma kini menduduki puncak klasemen sementara di Pul B dengan perolehan 4 poin. Pada laga itu, kedua tim menunjukkan permainan dengan tempo yang sedang. Meski kedua tim memperlihatkan permainan yang imbang, ternyata Gunadarma unggul lebih dulu. Gol dari Wira (5) memecah kekosongan Gunadarma. Skor menjadi 1-0 untuk Gunadarma bertahan hingga paruh waktu babak pertama. Unisma terus melakukan serangan. Namun, tembakan-tembakan para punggawa Bekasi ini belum mampu bersarang di gawang Gunadarma. Unisma justru kembali kebobolan sebuah gol dari pemain Gunadarma bernomor punggung 6, Wahyu, pada menit ke-15. Dua gol kini dikoleksi oleh Gunadarma. Kedudukan sementara 2-0 untuk Gunadarma bertahan hingga akhir babak pertama. Di babak kedua, Unisma langsung membalas. Pada menit ke-30, Murpy (9) berhasil mencetak gol pertama untuk Unisma. Unisma yang berusaha keluar dari tekanan Gunadarma akhirnya harus menerima kembali gol dari pemain Gunadarma, Iqbal (19) pada menit ke-32. Semenit kemudian, Unisma akhirnya dapat membalas. Tendangan Andri (5) tepat merobek gawang Gunadarma pada menit ke-33, dan mengubah perolehan skor menjadi 3-2. Pada menit ke-35, sang kapten Unisma berhasil menyeimbangi kedudukannya dengan Gunadarma. Hingga peluit akhir laga dibunyikan, kedudukannya pun masih imbang 3-3 dalam Laga Penutup LIMA Futsal Nationals 2017. Pelatih Gunadarma, Ade Kurniawan mengatakan, hasil imbang menghadapi Unisma akan dijadikan evaluasi untuk meraih hasil maksimal di laga berikutnya. “Para pemain mengalami penurunan kondisi fisik di babak kedua. Kami telah melakukan beberapa rotasi pemain, tetapi masih kurang stabil. Alhasil kami harus kecolongan. Ini akan menjadi bahan evaluasi kami, untuk lebih menjaga kondisi fisik,” ungkap Ade. (pah/adt).

Tim Putri UNY Sukses Tekuk Unpad 3-1 Dalam Ajang LIMA Futsal Nationals 2017 Di Malang

Tim UNY saat melakukan tendangan serangan ke gawang Tim Unpad

Babak penyisihan di pul Y antara tim putri Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) melawan Universitas Padjadjaran (Unpad), saat mengikuti LIMA Futsal Nationals 2017 yang digelar pada Kamis (19/10) di Sports Center UIN Maliki Malang. UNY adalah satu-satunya tim putri perwakilan Yogyakarta yang berlaga di LIMA Futsal Nationals. Sedangkan Unpad merupakan salah satu dari tiga perwakilan dari region Jawa Barat. Pelatih UNY, Sigit Dwi, memercayakan timnya diperkuat oleh Adelina (5), Dewi (10), Nur Rofi’ah (20), Ria (22) dan Riries (19). Sedangkan Iriyandi, pelatih Unpad, timnya diperkuat oleh Canigia (16), Indri (2), Leni (10), Sayi Dati (7) dan Susi (13) sebagai lini utamanya. Unpad menunjukkan ketangguhannya di awal babak pertama. Sebuah gol dari Adis (9), membawa Unpad memimpin 1-0. Berselang lima menit, UNY berhasil membalas. Tendangan Sydane (12) berhasil melewati penjagaan kiper Unpad. Skor menjadi imbang 1-1. Di sisa waktu babak pertama, kedua tim saling melancarkan serangannya. Akhirnya pada menit ke-18, UNY berbalik unggul atas Unpad. Sepakan Dewi (10) menjadi gol kedua untuk UNY. Babak pertama berakhir dengan keunggulan UNY 2-1 atas Unpad. Unpad masih menguasai pertandingan di babak kedua. UNY harus bertahan menghadapi tekanan Unpad di daerahnya. Namun, hingga setengah babak kedua, Unpad belum berhasil menambahkan golnya. UNY memanfaatkan peluang usai time out yang mereka ambil. Tak lama kemudian, sebuah gol dari Adelina (5) dengan mudah bersarang di gawang Unpad. Kedudukan kini menjadi 3-1 untuk UNY. Skor itu bertahan hingga pertandingan berakhir. Pelatih UNY, Sigit Dwi Andrianto, mengatakan, para pemainnya masih beradaptasi dengan cuaca dan fisik pemain terganggu. “Kami kecolongan gol di menit awal pertandingan karena kami masih beradaptasi. Hal ini karena faktor fisik para pemain yang sulit untuk beradaptasi. Cuaca di sini berbeda. Kami telah tertinggal satu gol di awal, lalu saya memberi motivasi kepada para pemain untuk terus bangkit mengejar keunggulan lawan,” ujar Sigit. (pah/adt).

Tendangan Kick Off Rektor UIN Maliki Malang Menandakan LIMA Futsal Nationals 2017 Resmi Di Buka

Pembukaan-LIMA-Futsal-Nationals-2017

Berakhirnya fase conference Liga Mahasiswa (LIMA) Futsal menandai awalnya gelaran LIMA Futsal Nationals 2017. Sepuluh tim futsal putra dan 8 tim futsal putri terbaik dari lima region pelaksanaan LIMA Futsal 2017 telah terpilih. Tim-tim tersebut akan bertanding di LIMA Futsal Nationals 2017 yang digelar di Sports Center UIN Maliki Malang mulai hari ini, Rabu, 18 Oktober, hingga 28 Oktober 2017. Upacara pembukaan LIMA Futsal Nationals siang ini digelar dengan khidmat. Seluruh student-athlete menghadiri upacara pembukaan yang digelar di Sports Center UIN Maliki Malang ini. Dalam pembukaan LIMA Futsal Nationals 2017 turut hadir pula Walikota Malang, Moch. Anton, Rektor UIN Maliki Malang, Prof. Abdul Haris, M.Ag, serta General Manager LIMA, Rida Achmad. Rektor UIN Maliki, Prof. Abdul Haris, mengucapkan terima kasih kepada LIMA yang telah memilih UIN Maliki Malang sebagai tempat perhelatan LIMA Nationals. Dan juga, akan mendukung pengembangan olahraga di Indonesia dengan baik, sehingga menciptakan wajah juara di Internasional. “Saya harap semua peserta yang bertanding di sini dapat menjadi juara, tidak hanya nasional, tapi juga internasional. Saya yakin, pemain ini merupakan wajah-wajah juara. Kami akan terus mendukung dengan memfasilitasi pengembangan olahraga di Indonesia,” ucapnya. Sementar itu, Walikota Malang, Mochammad Anton, menjelaskan, bahwa sebagai kota yang menyandang pendidikan dan juga pariwisata, ia berharap akan muncul bibit-bibit prestasi di bidang olahraga melalui gelaran LIMA Futsal Nationals ini. “Kami juga berharap dengan digelarnya acara ini dapat turut membangun pengembangan kreatif dari bidang olahraga, tidak hanya di kancah nasional, tapi juga di internasional. Harapan kami, kalian bisa menikmati kota indah ini. Mari bermain dengan semangat fair play,” tambahnya. Tak lupa, Rida Achmad menyambut seluruh tim futsal terbaik yang telah terpilih dari berbagai conference dan memberikan semangat kepada para student-athlete yang akan bertanding di LIMA Futsal Nationals 2017. Perwakilan student-athlete, Riries Sundah, mengikrarkan janji atlet dalam upacara pembukaan ini. Perwakilan dari wasit, Wahyu Wicaksono, juga turut mengucapkan janji wasit sebelum bertugas. Selanjutnya, kick off oleh Rektor UIN Maliki Malang dan Walikota Malang menandakan pergelaran LIMA Futsal Nationals 2017 secara resmi dimulai.(pah/adt)

Wakil Indonesia Akan Bertemu Di Perempat Final Yonex Sunrise BWF World Junior Championships 2017

Gregoria Mariska Tunjung_wjc2017_perorangan_19-10_1

Laga Blibli.com Yonex Sunrise BWF World Junior Championships 2017 yang berlangsung hari ini di GOR Among Rogo, Yogyakarta sudah memasuki babak perempat final. Namun yang menarik dari tim Indonesia adalah dua wakil Indonesia pada kategori tunggal putri, yaitu Gregoria Mariska Tunjung dan Aurum Oktavia Winata yang akan bertemu dan memperebutkan posisi untuk semifinal. Seperti yang dilansir pada djarumbadminton.com kemarin, Gregoria akan siap menghadapi pertandingan hari ini walaupun ia sempat kurang fit. Ia juga tidak memiliki strategi khusus untuk melawan Aurum karena sudah mengetahui cara bermainnya. “Untuk pertandingan besok tentunya saya siap untuk menghadapinya. Habis ini saya akan istirahat, jaga makan, dan minum obat yang sudah dianjurkan. Untuk besok tidak ada strategi khusus lawan Aurum, soalnya kita sudah sama-sama tahu kelebihan dan kekurangannya. Yang pasti saya akan berusaha semaksimal mungkin, karena Aurum pun pasti ingin menang di pertandingan besok” ungkap Gregoria. Pada pertandingan sebelumnya, Gregoria melewati 3 game melawan Wang Zhiyi asal Tiongkok dan berhasil menang dengan skor 21-18, 19-21 dan 21-12. Sedangkan Aurum berhasil menaklukkan pemain Vietnam, Thi Anh Thu Vu dengan skor 21-13 dan 21-9. Kini keduanya akan berlaga pada babak 8 besar Yonex Sunrise BWF World Junior Championships 2017. (put/adt)

Game BOGI Menjadi Langkah Pertama Menciptakan Perdamaian Negara Melalui Olahraga Sepakbola

Dubes RI, Harry Widjaja dan Direktur Umum La Liga Spanyol, Javier Gomez Molina saat menjalin Kerjasama Untuk Mengembangkan Permainan Board Game Sepakbola Berbasis Karakter di Indonesia

Game BOGI dipromosikan sebagai model permainan Papan Kreatif yang memuat nilai-nilai penguatan pendidikan karakter sportif yang tidak hanya diperuntukan bagi anak-anak tapi juga semua tingkatan usia, terutama para pencinta permainan sepakbola. Sebagaimana permainan papan pada umumnya, seperti layaknya ular tangga, BOGI juga dapat dimainkan oleh 2 sampai 4 orang dengan menggunakan bidak berbeda dan dadu sebagai panduan untuk melangkah. Manfaat dari Game BOGI diantaranya memberikan pengalaman kepada para pemainnya, melalui proses pembelajaran bermain sambil belajar, merangsang daya pikir, daya cipta dan bahasa agar mampu menumbuhkan sikap, mental serta aklak yang baik. Selain itu dapat melatih para pemainnya untuk belajar bekerjasama dan menunggu giliran, serta mengenal kalah menang dalam sebuah permainan. Kedepannya Game BOGI diharapkan dapat menjadi pilihan permainan alternatif generasi muda Indonesia untuk membentuk karakter sportif. KBRI Madrid mengharapkan, kiranya MoU BOGI ini akan menjadi awal bagi kerjasama berikutnya antara La Liga Spanyol dan Yayasan Generasi Indonesia ID GEN – Uni Papua dalam mengembangkan gerakan sepakbola sosial di Indonesia, dengan aspek kemanusiaan dan perdamaian, serta memajukan kepentingan pendidikan karakter generasi muda. (red)

Jalin Kesepakatan, ID GEN Uni Papua Menandatangani MOU Dengan La Liga Spanyol

Harry Widjaja (Kiri) dan Direktur Umum La Liga Spanyol, Javier Gomez Molina (Kanan) berfoto bersama setelah menjalin Kerjasama Mengembangkan Permainan Board Game Sepakbola Berbasis Karakter DI Madrid, Spanyol

Pada kesempatan menghadiri World Football Summit di Madrid, 16–18 Oktober 2017, Harry Widjaja, pendiri dan CEO Yayasan Generasi Indonesia / ID GEN dan Uni Papua FC, pada hari Senin kemarin, 16 Oktober 2017, telah menandatangani naskah Memorandum Saling Pengertian (MOU) tentang Kerjasama Mengembangkan Permainan Board Game Sepakbola Berbasis Karakter, bersama Javier Gomez Molina, Direktur Umum La-Liga, bertempat di Kantor Pusat La Liga, Madrid. Duta Besar RI di Madrid, Yuli Mumpuni Widarso, yang hadir menyaksikan acara penting tersebut dalam sambutannya antara lain menyampaikan bahwa KBRI Madrid yang misinya memperkuat kerjasama dan persahabatan Indonesia dan Spanyol menyambut baik dicapainya kesepakatan kerjasama antara Yayasan Generasi Indonesia dan La Liga untuk pengembangan karakter generasi muda di Indonesia, Spanyol dan di negara-negara lainnya. Kerjasama ini penting, mengingat kedua pihak sebagai stakeholders sepakbola mempunyai misi memajukan sepakbola yang berprestasi dengan pemain yang berkarakter sportif. Karakter sportif tersebut perlu ditularkan kepada generasi muda lainnya. Senada dengan Dubes RI, Harry Widjaja menyampaikan bahwa Board Game atau Board International Games, yang oleh La Liga disebut BOGI merupakan jenis permainan papan dengan karikatur pemain sepakbola terkemuka dari berbagai klub sepakbola Spanyol. “Board Game atau Board International Games, yang oleh La Liga disebut BOGI merupakan jenis permainan papan dengan karikatur pemain sepakbola terkemuka dari berbagai klub sepakbola Spanyol, dengan sejumlah perintah dalam setiap kotaknya,”ujar Harry Perintah tersebut diantaranya memuat nilai-nilai karakter sportif, moral, disiplin dan kejujuran sesuai dengan visi dan misi ID GEN Uni Papua, serta beberapa perintah teknik dalam permainan sepakbola. Sementara itu Direktur Umum La Liga Javier Gomez Molina dalam mengawali sambutannya menyampaikan kebahagiaannya bahwa La Liga dapat mempunyai kerjasama dengan mitra di Indonesia yang merupakan negara dengan jumlah pencinta sepakbola terbesar di dunia. “Ini merupakan pertama kalinya bagi La Liga Spanyol, penyelenggara kompetisi antar klub sepakbola di Spanyol, mengadakan kerjasama dalam pengembangan karakter sportif melalui permainan papan. Kesepakatan kerjasama tersebut dicapai oleh kedua pihak setelah La Liga pada bulan Juni 2016 membuka perwakilannya di Indonesia, dipimpin oleh Rodrigo Gallego,” papar Gomez. (red)

STIE BP Raih Kemenangan Besar Atas Rivalnya Poliban Pada LIMA Futsal National 2017

stie bp vs poliban

Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Bhakti Pembangunan (STIE BP) Jakarta berhasil meraih poin penuh di pertandingan kedua gelaran LIMA Futsal Nationals 2017 hari pertama, Rabu (18/10). Dalam laga yang digelar di Sports Center UIN Maliki Malang, STIE BP raih kemenangan atas tim asal region Kalimantan, Politeknik Negeri Banjarmasin (Poliban), dengan skor 5-1. Di pertandingan perdananya, STIE BP diperkuat Aditya (15), Andrei (8), Rizkqy (19), Taufik (7) dan Tonny (11). Kubu Poliban menurunkan Huzaini (18), Andri (5), Fadliansyah (11), Abdillah (14) dan Nor Hidayatullah (8) sebagai lini utamanya. Tendangan Taufik (7) pada menit kelima membuka keunggulan STIE BP. Semenit kemudian, Luki (9) menambah perolehan skor tim asal Jakarta ini. Poliban belum mampu memecah kebuntuan. Pada menit ke-13, Poliban justru kebobolan gol sepakan Rizki (3). Taufik kembali menyumbang sebuah gol pada menit ke-19 untuk STIE BP. Skor menjadi 4-0 untuk STIE BP di babak pertama. Poliban membalas di babak kedua. Pada menit ke-21, Hafist (9) mencetak gol pertama untuk Poliban. Tim asal Banjarmasin ini semakin menggiatkan serangannya. Sesekali Poliban menyerang, namun masih dapat ditahan oleh para punggawa STIE BP. Gol Hafist itu menjadi yang terakhir yang bisa dicetak Poliban. Hingga pada menit ke-39, Yusro (12) berhasil menambah koleksi gol STIE BP. STIE BP raih kemenangan dengan skor akhir menjadi 5-1. Asisten pelatih STIE BP, Eka Sanjaya mengatakan kemenangan besar ini di luar dugaan. Dengan, kemenangan ini menjadi modal besar untuk pertandingan selanjutnya. “Skor 5-1 ini di luar dugaan, karena saya merasa tim asal Kalimantan ini punya daya juang yang tinggi. Namun, Alhamdulillah tadi kami berhasil menang. Start yang para pemain lakukan sudah bagus. Penyelesaian akhir kami juga bagus. Saya puas dengan hasil pertandingan ini. Permainan mereka maksimal dan sesuai dengan strategi yang telah saya siapkan,” ungkap Eka. (pah/adt)

UBL Harus Akui Ketangguhan UPI Dilaga Pembuka LIMA Futsal Nationals 2017

UBL vs UPI

Laga pembuka LIMA Futsal Nationals 2017, pada Rabu (18/10), menyajikan laga tim putri dari Pul X, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung melawan Universitas Budi Luhur (UBL) Jakarta. Tim putri UPI yang merupakan juara LIMA Futsal: Blibli.com West Java Conference 2017. Dan UBL menjadi tim undangan dari region Jakarta dan sekitarnya yang berlaga di LIMA Futsal Nationals 2017. Posisi ini didapat UBL mengisi kekosongan posisi tim putri dari region Kalimantan. Babak pertama berlangsung ketat, dengan permainan dikuasai oleh para srikandi UPI. Sesekali pemain UPI mencoba membobol gawang UBL, tapi terlalu melebar. Hingga paruh waktu babak pertama, kedua tim belum mampu mengatasi kebuntuannya. Serangan demi serangan masih terus dilancarkan UPI untuk menembus pertahanan UBL. Tim asal Jakarta ini membalas, namun belum mampu menciptakan gol. Kedudukan 0-0 masih bertahan hingga babak pertama berakhir. Gol cepat Ratna (20) pada menit ke-21 membuka babak kedua dengan baik untuk UPI. Para srikandi asal Bandung ini mampu mempertahankan dominasinya hingga babak kedua. UBL masih mencari peluang. UBL mempergencar serangan ke arah pertahanan UPI. Akan tetapi UBL belum berhasil mencetak satu gol pun. UBL justru kebobolan satu gol dari sepakan kapten UPI, Nurul Inayah (9), pada menit ke-27. Hingga peluit akhir pertandingan dibunyikan, UBL belum mampu mencetak satu gol pun. Laga Pembuka LIMA Futsal National 2017 ditutup dengan skor akhir menjadi 2-0 untuk UPI. Pelatih UPI, Asep Sumpena mengatakan, timnya seharusnya bisa mencetak banyak gol. Namun, ketatnya pertahanan UBL membuat anak-anak UPI sulit mencetak gol. “Kami bisa mencetak lebih dari dua gol tadi. Seharusnya kami bisa lebih baik lagi. Kami belum tahu UBL bermain seperti apa. Selama pertandingan tadi kami memperhatikan permainan lawan, hingga kami dapat memanfaatkan kelemahan dari lawan di babak kedua,” ujar Asep. (pah/adt)

Tiga Pasangan Ganda Putra Indonesia Lolos Ke Babak Ketiga Yonex Sunrise BWF WJC 2017

hibul Fikri dan Adnan Maulana_wjc2017_perorangan_17-10_5

Tiga pasangan ganda putra Indonesia pada ajang Blibli.com Yonex Sunrise BWF World Junior Championships 2017 yang sedang diadakan di Yogyakarta, berhasil masuk ke babak ketiga. Mereka adalah Muhammad Shohibul Fikri/Adnan Maulana, Ade Bagus Sapta Ramadhany/Ghifari Anandaffa Prihardika dan Rinov Rivaldy/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan. Seperti yang dilansir pada situs djarumbadminton.com, pasangan Adnan/Fikri lebih tenang dalam bermain dan mampu menguasai keadaan. “Hari ini mainnya sudah lebih rileks dan tidak tegang. Kami sudah mulai terbiasa dan tidak ada kendala berarti. Kami menjaga no lobnya aja karena mereka bagus di sana” ungkap Adnan. Mereka optimis akan lolos ke babak semifinal dan akan memberikan yang terbaik dalam babak ketiga. “Besok kasih yang terbaik saja. Main lebih safe karena tadi masih banyak mati sendiri. Target awal saat ini semifinal dulu, semoga nanti bisa juara” ucap Fikri. Dalam babak kedua, pasangan Adnan/Fikri mengalahkan pasangan dari Belgia dengan skor 21-15 dan 21-15 dan akan bertemu dengan Robert Cybulski/Tymoteusz Malik pasangan asal Polandia. Selain Adnan/Fikri, pasangan Rinov/Yeremia akan bertemu dengan Jepang setelah menaklukkan Chow Hin Long/Mak Pak Ngai asal Hongkong. Sedangkan pasangan Ade/Ghifari akan bertemu perwakilan dari China, Di Zijian/Wang Chang setelah mengalahkan Mathieu Morneau/Nicolas Nguyen pasangan ganda putra dari Kanada. Itu dia tiga pasangan ganda putra Indonesia yang lolos ke babak ketiga Yonex Sunrise BWF WJC 2017.(put/adt)

Tunggal Putri Indonesia Berhasil Kantongi Tiga Tiket Untuk 16 Besar

thumb-Aurum Oktavia Winata_wjc2017_perorangan_16-10_6

Menyusul keberhasilan dari pasangan ganda putra, 3 tunggal putri Indonesia lolos ke babak 16 besar dalam ajang Blibli.com Yonex Sunrise BWF World Junior Championships 2017 yang kini berlangsung di GOR Among Rogo, Yogyakarta. Kemenangan diawali oleh Gregoria Mariska Tunjung yang menaklukkan Korea dengan skor 21-9 dan 21-5. Disusul oleh Aurum Oktavia Winata yang menang atas Malaysia dengan skor 21-12 dan 21-6. Di tutup dengan tunggal putri Indonesia yaitu Choirunnisa yang berhasil mengalahkan Park Ga Eun setelah melewati tiga games dengan skor 21-18, 20-22 dan 21-14. Kunci kemenangan Aurum pada game kali ini adalah bermain dengan tenang. Selain itu, ia juga menerapkan beberapa strategi yang ia susun bersama pelatih dengan melihat video pertandingan lawan yang akan ia hadapi. “Pertandingan hari ini hawanya lebih tenang. Mungkin karena kemarin-kemarin sudah main, jadinya lebih tenang. Lawan yang tadi sudah lihat di video, saya banyak jagain bola-bola depannya lawan. Di game kedua saya coba servis pendek, karena dia nggak enak nerimanya. Dia lebih nyaman menerima servis panjang,” ucap Aurum, seperti yang dilansir pada djarumbadminton.com Pada game bulutangkis selanjutnya, Aurum akan bertemu dengan tunggal putri asal Vietnam, yaitu Thi Anh Thu Vu. Ia mengaku bahwa Thi Anh Thu Vu bermain dengan bagus dan telah berhasil mengalahkan pemain tunggal putri lain. “Besok lawan Vietnam, dia mainnya lumayan bagus. Di Malaysia (International Junior Open 2017) kemarin dia mengalahkan teman saya (Eprilia Mega Ayu Swastika), tapi dia kalah sama Asty (Dwi Widyningrum). Saya ingin lebih menjaga feeling buat menurunkan bola, buat menyerang. Sama main fokus dan konsentrasi,” tuturnya.(put/adt)

Ini Dia Perwakilan Tim Futsal Masing-Masing Region Di LIMA Futsal Nationals 2017

Tim futsal putri Universitas Bina Nusantara (Ubinus) saat mengalahkan tim Universitas Pelita Harapan (UPH) dengan skor 1-0 di Gelanggang Remaja Kecamatan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Saat laga LIMA Futsal tahun 2016. Foto: www.ligamahasiswa.co.id

Total terdapat 18 perwakilan tim futsal yang akan bertanding di LIMA Futsal National 2017 di Sports Center UIN Maulana Malik Ibrahim, Malang, pada 18-28 Oktober 2017. Ke 18 tim futsal itu terdiri dari 10 tim putra dan 8 tim putri. Mereka berhasil melewati fase awal di LIMA Conference di tiap wilayah. Yuk, langsung aja intip perwakilan tim futsal mana saja yang akan bertanding di LIMA Futsal Nationals 2017. Tim-tim putra perwakilan dari LIMA Futsal: Air Mineral Prim-A Greater Jakarta 2017 yaitu STIE Bhakti Pembangunan (STIE BP), Universitas Gunadarma, dan Universitas Islam 45 (Unisma). Tiga tim putri terbaik dari region Jakarta dan sekitarnya adalah Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Universitas Trisakti (Usakti), dan Universitas Budi Luhur (UBL). LIMA Futsal: Blibli.com West Java Conference 2017 mengirimkan tim futsal putra Universitas Islam Nusantara (Uninus) dan Telkom University ke LIMA Futsal Nationals. Tim putri yang bertanding di LIMA Futsal Nationals dari region Jawa Barat yaitu Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Universitas Padjadjaran (Unpad), dan Universitas Katolik Parahyangan (Unpar). Untuk region Jawa Tengah, tim futsal putra terbaik yang telah bertanding di LIMA Futsal: Kaskus Central Java and Special Region of Yogyakarta Conference 2017 yaitu Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) dan Universitas Negeri Semarang (Unnes). Tim putri Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) merupakan satu-satunya tim putri perwakilan region Jawa Tengah dan DIY. Di ajang conference baru, LIMA Futsal: Bolalob.com Kalimantan Conference 2017 hanya mengirimkan satu tim futsal putra, yaitu Politeknik Negeri Banjarmasin (Poliban) untuk bertanding di LIMA Futsal Nationals 2017. Kota Malang, tempat digelarnya LIMA Futsal: McDonald’s East Java Conference 2017 yang juga merupakan conference terakhir LIMA Futsal season 5 ini mengirimkan dua perwakilan tim futsal putra dan satu tim putri. Dua tim putra itu adalah Universitas Brawijaya (UB) dan Universitas Airlangga (Unair). Futsal putri diwakili Universitas Negeri Surabaya (Unesa). Lalu menurut kalian, tim mana yang akan merengkuh juara di LIMA Futsal Nationals 2017? (pah/adt)

DKI Jakarta Unggul Jauh Dalam Perolehan Medali POMNAS XV Sulsel

cabor renang pomnas

Kontingen DKI Jakarta berhasil meninggalkan cukup jauh para pesaingnya dalam perebutan medali Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (Pomnas) XV di Makassar, Sulawesi Selatan, 14-21 Oktober 2017. “Untuk perolehan medali Pomnas 2017 klasemen sementara menempatkan DKI Jakarta sebagai pemuncak dengan total 15 medali emas, 10 perak dan delapan perunggu,” kata Humas Pomnas 2017, Ahmad Bahar di Makassar. Dikutip dari Antara Sulsel, medali DKI Jakarta banyak diperoleh dari cabang olahraga (cabor) renang dan catur. “Seperti halnya untuk renang, cabang ini menumbangkan sebanyak enam medali emas. Sementara untuk cabang olahraga catur juga tampil dominan dengan tujuh medali emas,” tambahnya. Kontingen DKI Jakarta dari cabor atletik juga berhasil menyumbangkan medali. Perolehan medali DKI Jakarta dibuntuti Jawa Barat di posisi ke dua dengan lima medali emas, tujuh perak dan sembilan perunggu. Perolehan medali POMNAS di Jawa Barat diikuti ketat kontingen Jawa Timur dengan lima medali emas, enam perak dan satu perunggu. Untuk posisi selanjutnya diisi Jawa Tengah yang untuk sementara mengumpulkan lima medali emas, satu perak dan empat perunggu. “Adapun tuan rumah Sulawesi Selatan mengoleksi dua medali emas, dua perak dan tujuh perunggu. Jumlah ini tentunya akan terus berubah karena masih ada beberapa cabang yang tengah melangsungkan pertandingan,” jelasnya. (pah/adt)

Setelah Sukses Memperingati Hari Jadi Yang Ke-2, ASC Akan Kembali Gelar Kabaintelkam Cup Desember Mendatang

H-Arifin-Murad-Bersama-PB-Perbakin-yang-juga-Kepala-BNN-Budi-Waseso

Puji serta syukur kita panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa atas terlaksananya tournament menembak di acara open tournament menembak di Abadi Sport Centre (ASC) Serua, Ciputat, Tangsel, begitulah closing statement dari H Arifin selaku pemilik dan penanggung jawab acara kepada nysnmedia.com saat menutup kegiatan turnamen menembak. Pemilik ASC, H Arifin Murad juga menuturkan harapannya kedepan untuk acara ini agar dapat menumbuhkan bibit atlet dan Perbakin bisa maju khususnya di wilayah provinsi Banten. “Jadikan acara ini agar memiliki hikmah dikemudian hari, dan kita bisa menghasilkan bibit-bibit atlet yang handal terutama untuk provinsi Banten dan maupun tingkat nasional,” kata H Arifin. Namun ia sempat mengutarakan kekecewaannya kepada Perbakin Tangsel, terkait dengan perizinan untuk lapangan tembak ini. Perbakin Tangsel sempat menghambat perizinan, dan dinilai tidak objektif. “Selama ini kami dapat hambatan dari Perbakin Tangsel yang saya kira kurang objektif. Padahal menurut PB Perbakin, surat-surat kami sudah lengkap. Padahal 1,5 tahun yang lalu saya sudah mengajukan izin ke Perbakin Tangsel, tapi sayangnya tidak di proses. Dengan alasan yang tidak jelas juga,” ucap H Arifin Selain itu Ia juga menambahkan, bahwa berbagai izin dari beberapa pihak sudah ia pegang. “Surat sudah komplit. Seluruh aspek dari pemerintahan daerah, seperti izin tanah dan izin bangunan untuk lapangan tembak ada, dari warga mulai dari RT, RW, Kelurahan dan Kecamatan serta dinas yang terkait seluruhnya sudah tanda tangan. Dan PB Perbakin sendiri yang menjadi markas kita sudah mendukung sepenuhnya dan memberikan izin dengan mudah. Saya tidak mengerti apa yang diinginkan dari Perbakin Tangsel,” tambahnya. Terlepas dari itu, H Arifin berterimakasih kepada banyak pihak, terutama tim panitia hingga acara berjalan dengan sukses. “Saya kira acara ini telah sukses berkat kerjasama semua lapisan, terutama tim panitia yang solid, PB Perbakin, BNN, Polres Tangsel, Pemda Tangsel dan seluruh lapisan lainnya yang terlibat, saya ucapkan terimakasih, desember mendatang, kami dalam persiapan acara yang serupa, tapi lebih meluas lagi, yaitu kabaintelkam cup,” tutupnya (put/adt)