Event DBL Kompetisi Basket Antar Sekolah Tiba Di Babak Mencari Jawara Sejati Jawa Barat

Lucia Cicilia senior manager bisnis representative DBL saat membuka perhelatan final DBL West Java 2017

Perhelatan kompetisi yang di inisiasi oleh event DBL berada di posisi ending mencari jawara Jawa Barat, dan di Jawa Barat itu sendiri versi DBL di bagi dua wilayah, diantaranya bagian timur, dalam hal ini di wakilkan oleh Bandung yang di wakili oleh SMAN 1 Bleendah untuk kategori putri dan SMA 1 Bina Bakti Bandung akan menghadapi laga tambahan melawan wilayah bagian barat Bogor yaitu SMAN 2 Bogor dari ajang putra dan SMAN 5 Bogor dari kategori putri. Dua jawara bagian barat ini setelah keluar jadi pemenang di ajang DBL Bogor akan di tandingkan lagi dengan jawara bagian timur dalam hal ini yang mewakili adalah Kota Bandung. Pertandingan sengit ini akan berlangsung hari ini di Gor Pajajaran Kota Bogor, dan pemenangnya akan segera di boyong ke sebuah camp kebanggaan DBL di Surabaya. Dalam ajang ini Lucia Cicilia senior manager bisnis representative DBL menegaskan kepada nysnmedia.com bahwa output kegiatan lebih untuk mencari sekolah yang berkualitas dan kebanggaan bagi wilayahnya. “Ajang yang kami adakan lebih untuk mencari perwakilan tingkat propinsi bukan untuk nasional, karena kami sejak awal ingin mencari bagaimana caranya di area lokal memiliki kebanggaan. Karena basicnya sekolah, jadi pendukungnya juga dari daerah itu juga. Kalau bagi sekolah yang berhasil menjadi pemenang, maka secara otomatis menjadi kebanggan Kota dan Propinsi dimana sekolah itu berada.”tegas Cicil Cicil menambahkan bahwa event DBL ini selalu menarik dan ramai di perbincangkan karena jika perhelatan antar Kota dan Propinsi kurang menjadi target tujuan DBL. “Iya, umpama kita sandingkan pemenang antar kota dan penyelenggaraan finalnya di Kota yang netral misalnya, sudah pasti pertandingan kurang memberikan banyak penonton, dan sudah pasti menjadi tidak menarik.” pungkasnya(adt)

SEA Games 2017: Kontroversi Indonesia Yang Kembali Dicurangi Wasit Dalam Olahraga Pencak Silat

Pesilat Indonesia Yolla Primadona Jumpil (kanan) dan Hendy (kiri) beraksi dalam pencak silat SEA Games 2017, Kuala Lumpur, Malaysia, 24 Agustus 2017. Foto : ANTARA

Kecurangan di SEA Games 2017 kembali menimpa Tim Indonesia.  Terjadi pada cabang olahraga pencak silat Ganda Putra. Juri dinilai memberikan nilai yang tak wajar ke atlet tuan rumah, Malaysia. Dilansir dari detikSport Kamis, (24/08) Malaysia merebut emas cabang pencak silat nomor artistik ganda putra di Hall 2 KLCC, Kamis (24/8) siang. Pasangan pesilat tuan rumah Mohd Taqiyuddin bin Hamid dan Rosli bin Mohd Sharif mendapatkan nilai tertinggi 582. Sementara Indonesia yang diwakili Hendy dan Yolla Primadona Jumpil harus puas dengan raihan perak, usai mengumpulkan nilai 554. Perunggu didapatkan ganda Singapura Muhammad Haziq dan Nujaid Hasif dengan angka 543. Usai pertandingan, Hendy dan Yolla yang merasa penilaian wasit tak wajar sampai menangis kecewa. Karena Hendy dan Yolla sudah kerap bertemu dengan pasangan Malaysia tersebut dan levelnya jauh di bawah mereka. Jelasnya kecurangan dan keanehan itu terlihat dari skor yang didapatkan Malaysia, seperti diungkapkan manajer tim Pencak Silat Edhy Prabowo. Sebab belum pernah ada sejarahnya nilai 582 di nomor ganda artistik. Patut diketahui, rekor angka sejauh ini di nomor tersebut dicatatkan Hendy dan Yolla dengan nilai 570 di Phuket, Thailand. ⠀ “Nggak pernah ada nilai 582 dalam sejarah. Jangankan 582, 570 aja susah. Tapi ya ini hasilnya, kita nggak boleh patah semangat. Masih ada 19 nomor, apa yang terjadi tidak boleh jadi penyesalan. Kita patut sedih, kecewa dengan hasil ini, tapi masih ada 19 nomor lagi,” ungkap Edhy seusai menenangkan Hendy dan Yolla. ⠀ “Nggak wajar, hasilnya nggak wajar. Tidak ada dalam sejarah ganda putra nilai dipatok sedemikian tinggi. Anda lihat sendiri kan tadi pertandingannya gimana? Sebenarnya tidak layak dia nomor tiga, nomor empat aja nggak layak,” imbuhnya. Edhy menilai kecurangan semacam ini dampaknya lebih ke psikologis para atlet. Tapi dia mengaku sudah memperkirakan hal ini akan terjadi di nomor-nomor tak terukur. ⠀ “Ini pembunuhan masa depan anak-anak. Tapi ya sudah, kalau memang mereka ambisinya begitu ya sudah. Tapi kan yang kita pegang itu hasil bukan karena medalinya, tapi hasil itu apa yang telah dilakukan anak-anak. Saya menilai apa yang sudaj mereka berikan adalah yang terbaik,” ujarnya.

Final Honda DBL East Java Series 2017: Lions Mengoyak habis Gloria 1

Perhelatan kedua skuat tangguh putra, yakni SMA Gloria 1 Surabaya berhadapan dengan  SMA IPH East Surabaya (julukan: Lions) di Final Honda DBL East Java Series 2017 berlangsung ketat sejak peluit dibunyikan. Lions berhasil menorehkan sejarah baru karena menggulingkan Gloria 1 dengan skor akhir 55-52, kemarin (23/8). Seperti yang dilansir dblindonesia.com (24/08/2017), kedua tim tersebut merupakan tim yang sama-sama tangguh dan pernah mendapat predikat sebagai finalis dalam laga final. Gloria 1 dua tahun berturut-turut lolos di babak final pada 2014 dan 2015 sedangkan Lions mencicipi panas final dengan SMA St Louis 1 Surabaya tahun lalu. Lions pada pertandingan kemarin mendominasi dua kuarter awal dan memperlebar jarak dengan Gloria 1 hingga 20 poin. Hingga akhirnya, Lions mampu menunjukkan skill dan mengoyak habis Gloria 1, dengan menjadikan center Kenny Robert sebagai serangan tim. Pelatih Lions, David A. mengatakan pada awalnya tim memang yakin bisa menang di pertandingan. Kemudian, sempat di kuarter keempat permainan berlangsung kendor, tapi beruntung karena kapten terus memotivasi anak-anak tim asuhan Dia tersebut.

Tim Bulu Tangkis Beregu Putra Mantap Pertahankan Medali Emas SEA Games 2017

Tim bulu tangkis putra Indonesia berpose dengan medali emas beregu putra yang didapat setelah mengalahkan Malaysia pada final SEA Games 2017 yang berlangsung di Axiata Arena, Bukit Jalil, Kamis. Foto: Bolasport

Tim bulu tangkis beregu putra mantap mempertahankan peraihan medali emas SEA Games 2017, Kuala Lumpur, Malaysia. Melawan tuan rumah, bulu tangkis putra Indonesia menang telak dengan skor 3-0 di Axiata Arena, Kamis (24/8/2017). Indonesia membuka keunggulan melalui Jonatan Christie. Tampil tunggal putra pertama, Jonatan menang 21-18 dan 21-18. Di partai kedua, pertandingan seru dan ketat ketika pasangan ganda putra Indonesia Fajar Alfian / Ardianto Muhammad Rian menghadapi Ong Yew Sin. Menang 21-12 di game pertama, Fajar / Rian menyerah 16-21 di game berikutnya. Pada game penentuan, Fajar / Rian kembali tampil solid dengan smes-smes kencang mereka. Fajar / Rian pun menang 21-14. di partai ketiga, Ihsan Maulana Mustofa mengalahkan Lee Zii Jian dua game langsung 21-11 dan 21-11 dalam waktu 29 menit. Dilansir dari Liputan6.com, Kemenangan Indonesia ditentukan Ihsan Maulana Mustofa. 10 tahun terakhir, Indonesia selalu meraih medali emas. Dengan medali emas ini, tim putra bulu tangkis Indonesia melanjutkan dominasinya di bulu tangkis nomor beregu SEA Games.

Tim Basket Putra Indonesia Mantap Melaju ke Semi Final SEA Games 2017

Timnas basket putra Indonesia mantap lolos dari penyisihan Grup B SEA Games 2017 dengan status sebagai juara grup. Keberhasilan itu diraih setelah pasukan Wahyu Hidayat Jati menghajar Laos 122-54 di laga pamungkas Grup B. Di lansir dari Liputan6.com, kamis (24/08), Indonesia sudah dipastikan mantap melaju ke semifinal tetap tampil maksimal saat laga melawan Laos. Indonesia langsung mengungguli pada kuarter pertama dengan keunggulan 26-15. Memasuki kuarter kedua, Indonesia semakin meninggalkan Laos. Dimotori Ebrahim Enguio Lopez dan Sandy Febiansyakh, Indonesia unggul 54-28 hingga jeda paruh pertama. Permainan Indonesia makin membaik pada kuarter tiga. Indonesia memcetak 40 poin dan cuma dibalas 15 angka di kuarter tiga ini. Laos sangat sulit mengimbangi Indonesia. Hingga kuarter empat berakhir, Indonesia berhasil unggul dengan margin 68 angka. Ebrahim Enguio Lopez alias Biboy menjadi bintang kemenangan Indonesia. Dia mencetak 21 angka ditambah tujuh rebound. Pemain muda Vincent Kosasih juga kembali meraih double-double dengan 13 poin dan 13 angka. Di babak semifinal Indonesia akan bertemu runner-up Grup A Thailand yang beberapa jam lalu mengalahkan Myanmar sehingga memupus harapan tuan rumah Malaysia ke semifinal.

Senam Indonesia Akhirnya “Bangkit” Pada Pertandingan SEA Games 2017

Pesenam putri Rifda Irfanaluthfi meraih perunggu dari nomor senam lantai dan medali emas di nomor balok keseimbangan.

Atlet senam Indonesia tampil menawan di ajang SEA Games 2017, Kuala Lumpur, Malaysia. Atlet  Senam Indonesia sukses meraih prestasi yang membanggakan, ini menandakan kebangkitan cabang senam Indonesia setelah mati suri selama 10 tahun. “Persani (Persatuan Senam Indonesia) ini sudah mati suri selama 10 tahun, tidak ada yang mengurus. Nah, dua tahun terakhir ini kita gerakan kembali,” tutur Ketua Persani, Ilya Avianti saat ditemui tim Liputan6.com di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta (Soetta) Kota Tangerang, dalam penyambutan atlet senam SEA Games 2017, Kamis (24/8/2017). Di awal kebangkitannya, Ilya mengakui Persani mengalami kesulitan pendanaan. Tidak memiliki Tempat berlatih , alat yang dibutuhkan pun sangatlah minim. Maka tak heran bila para atlet ini berlatihnya pun berpencar di berbagai daerah di Indonesia. Hingga sampai akhirnya sebelum SEA Games, mereka masuk karantina atlet senam di Doha, Qatar. “Kami kirimkan atlet putra 7 orang, putri 4 orang dan pelatihnya 3 orang,” ujar Ilya. Karantina pun membuahkan hasil, dari SEA Games, mereka dapat AAtket membawa pulang 7 medali untuk Indonesia. Yakni 1 medali emas, 2 medali perak dan 4 medali perunggu. Dengan pencapaian ini, Ilya berharap atlet senam Indonesia harus mendapatkan pelatihan rutin minimal enam bulan. Hal ini dilakukan untuk penyempurnaan gerakan. “Target dari Satlak Prima untuk senam di SEA Games hanya 1 perak, dan kita sudah bisa menyumbang 7 medali,” tutur Ilya. Dan itu persiapannya bukan 6 bulan, melainkan hanya dalam waktu relatif empat bulan saja, termasuk try out di Doha, satu bulan. Dengan demikian, Persani sangat mengharapkan adanya perhatian dari Pemerintah untuk memberikan fasilitas pelatihan bagi atlet. Termasuk kesempatan try out mengikuti pertandingan, minimal dua kali pertandingan. “Sama seperti cabang olah raga lain, berikan kami fasilitas penunjang,” katanya. Selain itu, Ilya juga berharap, pemerintah bisa membantu mereka mendatangkan pelatih asing, minimal untuk jangka waktu enam bulan. Begitu juga dengan fasilitas hall senam untuk Pelatnas.

Ajang Supporting Event Kompetisi Basket Antar Sekolah Honda DBL 2017 Menyimpan Aturan Tersendiri

Liga Basket DBL Indonesia yang digelar rutin setiap tahunnya

Umumnya pertandingan kompetisi basket tidak mengenal memberikan kesempatan kepada lawan yang kalah, biasanya peserta dalam posisi menang akan terus menambah keunggulan mereka, dan meninggalkan yang kalah. Peraturan tersendiri di terapkan oleh panitia acara DBL yang di gelar di Gor Pajajaran Cibinong, Kota Bogor. Perbedaannya antara lain seperti memberikan dispensasi atau kesempatan kepada yang kalah dengan cara memberikan keleluasaan dalam penjagaan (defense) Pramana Aditya mengatakan kepada nysnmedia.com peraturan yang di terapkan berbeda dari umumnya, yang lebih di kenal dengan sebutan respect the game. Selasa (22/8) “Iya, kami memiliki peraturan tersendiri yang telah di setujui oleh FIBA, diantaranya dengan penerapan berikan kesempatan untuk memperluas ruang gerak para penyerang dari pihak lawan yang skornya tertinggal dengan selisih 20 point. Yang sering kami sebut dengan istilah respect the game,”ujar Aditya Aditya juga menambahkan bahwa Respect the game ini telah mendapatkan dukungan dari berbagai pihak seperti Perbasi Kota Bogor. “Acara ini terselenggara berkat kerjasama yang baik dari berbagai pihak, khususnya para sponsor yang terlibat, dan kedepan pada tanggal 25 Agustus mendatang, akan kami umumkan nama 12 pemain terbaik versi DBL.”tutupnya (adt)

Seleksi Dari 25 Kota, 24 Pemain Terbaik DBL Di Namakan Indonesia All Star

Seperti yang sudah di beritakan sebelumnya, output dari ajang yang di selenggarakan oleh DBL Honda 2017 akan mengerucut kepada 24 pemain terbaik DBL yang akan di boyong ke Amerika. Kembali, Lucia Cicilia, senior manager bisnis representative DBL menegaskan kepada nysnmedia.com bahwa antusiasme pelajar dari 25 Kota se Indonesia akan terus mendapatkan penyeleksian dengan ketat. “Partisipasi DBL di 25 Kota se Indonesia sudah tidak di ragukan lagi, maka angka dari jumlah Kota yang sudah menggelar event ini, jika masing masing Kota di ambil 10 pemain di temukanlah angka 250 pemain, lalu dari 250 pemain itu akan di persiapkan untuk penyeleksian kembali menjadi 24 pemain terbaik DBL, komposisinya adalah 12 putra dan 12 putri yang akan kita namakan DBL Indonesia All Star. Dan pada akhirnya DBL Indonesia All Star ini yang akan di bawa ke Amerika.”ujar Cicil Cicilia menilai upaya pemerintah sudah cukup baik memberikan dorongan jiwa nasioalisme, dan kecintaan terhadap olahraga kepada pelajar di Indonesia. “Sejauh ini pemerintah cukup tanggap melihat potensi yang ada dari event yang kami adakan, seperti club club basket profesional yang menjadi mitra pemerintah yang mencari talenta dalam olahraga basket. Bahkan Indonesia mempunyai tim basket U-17 rata rata mereka pernah ikut DBL.” pungkas Cicil Lebih lanjut Cicilia menambahkan bahwa konsistensi DBL di league pelajar secara otomatis dapat membantu pemerintah mencari bibit atlet. “Maka dari itu konsistensi league pelajar ini turut berperan untuk mencetak bibit menjadi maksimal yaitu membantu pemerintah mempersiapkan ajang yang membawa nama besar Indonesia di mata dunia.” tutup Cicil. (Adt)

Bagi Namira Melakukan V2 Max Menjadi Ritual Khusus Sebelum Bertanding Di Pertandingan DBl

Namira Ramandha dalam final DBL 2017 West Java di Bogor, Selasa (22/08/17)

Salah satu pemain basketball wanita di SMAN 5 Bogor, Namira Ramandha (16) menjadi salah satu kunci kemenangan SMAN 5 Bogor melawan SMAN 2 Bogor di pertandingan DBL Indonesia competition Gor pajajaran Kota Bogor, dengan skor unggul cukup jauh 48-27. Selasa (22/8) Namira sendiri mengaku kepada nysnmedia.com sudah tertarik pada basketball sejak kelas 1 SMP. “Awalnya sih sering main basket sama teman-teman, jadi sering ikut main jadi suka sampai akhirnya ikut eskul basket pas SMP dan ikut kejuaraan ini.” ungkap dara 16 tahun tersebut kepada nysnmedia.com. Selain menjuarai tim putri DBL Indonesia, Namira juga pernah menjuarai Kanpora Cup Se-Kota Bogor. Menjadi salah satu pemain kunci di kejuaraan DBL Indonesia, Namira mengaku tidak memaksakan untuk selalu latihan. “Ngga setiap hari sih, cuma lebih menjaga kondisi supaya tetep fit aja. Dan kalo latihan biasanya tuh melakukan V2 Max, gunanya itu untuk paru-paru dan asupan oksigennya banyak. Jogging, jumping, speed.” tutur Namira Menekuni olahraga bakset Namira tentu tidak melupakan apa yang menajadi kewajibannya disekolah. Meski begitu guru-guru di SMAN 5 Bogor inipun memberi toleransi kepada Namira. “Memang sih aku lebih banyak ke basket, karena kan lebih banyak event-event gitu, guru-guru juga pada bisa ngertiin. Dan kalo ada tugas aku bisa menyusul.” ungkap Namira sambil tersenyum. Lebih lanjut, dara muda yang juga memiliki hobi membaca ini mempunyai mimpi untuk bisa bergabung dengan tim nasional untuk bisa menjuarai setiap tournament dan mengharumkan nama bangsa. (ndo/adt)

DBL Akan Umumkan Nama Pemain Terbaik Versi DBL Jawa Barat Malam Ini, 2 Pelatih Terbaik Ikut Di Boyong

SMAN-3-bogor

Lucia Cicilia, senior manager bisnis representative DBL menegaskan kepada nysnmedia.com bahwa PT DBL ini ada untuk mengembangkan potensi bibit anak muda yang akan memperkuat wilayahnya. “Saya berharap perkembangan olahraga basket tidak mesti di limpahkan kepada pemerintah, makanya PT DBL ini ada dan terus bergerak untuk lebih menghidupkan serta mengembangkan olahraga khususnya basket yang berbasis pada kekuatan anak muda.”tegas Cicil Cicilia juga menambahkan bahwa bekerjasama dengan swasta merupakan prinsip PT DBL yaitu fundamental basketball. “PT DBL yang bekerjasama dengan pihak swasta, dalam hal ini Honda. Sudah sesuai dengan prinsip kami yaitu fundamental basketball untuk mencetak bibit baru berprestasi di luar ring pemerintah, jelas kami tidak ingin membebani pemerintah.”tambah Cicil Lebih lanjut Cicilia juga memaparkan bahwa pihaknya mengambil masing masing perwakilan dari sekolahnya, tidak pergroup. “Setelah pengumuman siapa saja yang berhak berangkat ke camp Surabaya, maka akan kami bina kembali di camp surabaya, diantaranya yang mewakili tingkat Kota adalah 5 Putri, 5 Putra dan juga 2 orang coach terbaik. Kami tidak mengambilnya per group, tapi mengambil melalui perwakilan sekolahnya.”papar Cicil. Dan di DBL camp Surabaya sendiri mereka akan bertemu dengan pelatih pelatih Western Australia lalu membuat semacam coaching clinic untuk mengembangkan olahraga basket pelajar agar dapat berkembang lagi. (adt)

Hebat! Smantic kawinkan juara di Loop 3×3 DBL Indonesia Competition 2017

SMAN 3 Cibinong (Smantic) untuk pertama kalinya tim putra dan putri berhasil membawa gelar Champion loop 3X3 Competition 2017.  Mereka bisa mengawinkan gelar juara usai mengalahkan SMAN 6 Depok dan SMAN 8 Bekasi, kemarin (22/8). Seperti yang dilansir dblindonesia.com (23/08/2017), pada pertandingan tersebut, tim putri menang atas SMAN 6 Depok dengan skor 8-3. Sementara, di tim putra lawan SMAN 8 Bekasi dengan skor 8-6. Febiyanti Marselina, kapten tim putri Smantic mengatakan merasa pertandingan kali ini sangat seru, bagus, dan Ia bersyukur kali ini bisa kawinkan juara di kategori Loop 3×3 Competition 2017. “Semoga target juara nasional tercapai,” ujarnya. Sementara di tim putra SMAN 3 Cibinong, Mochammad Dandy selaku ketua tim putra mengatakan, timnya bermain sangat solid meskipun permainan lawan cukup cepat dan bisa menekan di awal babak. Tapi bersyukur tim putra Smantic bisa membalikkan posisi dan menjadi juara.

DBL Indonesia 2017: Smarihasta Berhasil Kalahkan Sinlui Sang Juara Bertahan

Final party Honda DBL East Java Series 2017 berlangsung sengit antara tim putri SMA St Louis 1 Surabaya (Sinlui), perwakilan wilayah North dengan SMAN 8 Malang (Smarihasta), dari wilayah south. Menurut lansiran dblindonesia.com (23/08/2017), awal pertandingan, semua nampak tenang dalam menghadapi lawan. Dengan mudah, Sinlui berhasil menguasai kuarter pertama. Smarihasta belum cukup kuat membendung perlawanan tim Fransisca Inge dkk. Tak heran itu terjadi karna ia sang juara tiga musim berturut-turut dan merupakan tim terkuat wilayah North. Namun, siapa sangka, kuarter kedua berjalan cukup sengit. Smarihasta mulai memainkan strategi pattern dari arahan coach Catur Agung. Strategi tersebut mampu membuat skor Smarihasta hanya selisih satu bola degan Sinlui, yakni 25-23. Memasuki kuarter ketiga, Faizzatus Shoimah, forward dari Smarihasta mulai mengambil alih pertandingan. Faizzatus memanfaatkan postur yang tinggi untuk melakukan rebound dengan apik. Selain itu, akurasi shootingnya patut dipuji. Ia menjadi top scorer dengan mengoleksi 18 poin. Lawan terhebat yaitu Sinlui mulai berantakan membalas serangan, hingga sampai di kuarter tiga yang ditutup shooting dari Lidya Maulida, guard Smarihasta. Skor menjadi sama yaitu 43-43. Di Kuarter empat, Smarihasta semakin kuat dan pertandingan pun semakin ketat. Satu pemain andalan Sinlui terpaksa foul out dan satu diantaranya mengalami foul trouble. Akhirnya, Smarihasta menutup final kuarter empat dengan skor 55-50. Puluhan flashlight dinyalakan oleh Bhaskara (supporter Smarihasta) untuk menyambut kemenangan tim dukungannya.

Final LOOP 3×3 Competition DBL 2017: Lions Tidak Terkalahkan

Laga SMA IPH East Surabaya (Lions) tak tertandingi di final LOOP 3×3 Competition 2017. Tim putra dan putri Lions berhasil menang dan mempertahankan gelar sebagai champion LOOP 3×3 Competition. Seperti yang dilansir dblindonesia.com (24/08/2017), Tim putri SMA IPH East Surabaya kemarin bertemu dengan SMAN 4 Sidoarjo (Sekawan). Hingga akhirnya, Lions berhasil menumbangkan Sekawan dengan skor akhir 6-4 dan mempertahankan gelar juara LOOP 3×3 Competition musim lalu. Joseline Ivana, pemain Lions, berhasil menyumbang poin pertama untuk timnya. Tidak  lama, Intan rahmawati, pemain Sekawan, membalas ketertinggalan timnya dan berhasil menyumbang poin pertama. Namun, hingga buzzer dibunyikan, Sekawan belum mampu kembali mengejar ketertinggalan poin yang lain. Anggun Tri, salah satu pemain Lions yang pernah mengikuti LOOP 3×3 Competition musim lalu, merasa bangga bisa kembali mempertahankan gelar champion. ’’Kami bersyukur bisa menang lagi karena kompetisi ini lebih susah menurutku. Kami harus pandai mengatur waktu dan harus bisa mengambil keputusan sendiri,’’ ujarnya menurut lansiran dblindonesia.com. Tim putra Lions juga berhasil merebut gelar LOOP 3×3 Champion. Jason Kurniawan, salah satu player Lions, berhasil mengawali poin untuk timnya. Keunggulan itu mampu dipertahankan  hingga akhir pertandingan. Akhirnya mereka berhasil mengalahkan tim putra SMA Kemala Bhayangkari 1 Surabaya dengan skor akhir 12-6.

Selisih Waktu Tipis Siman kalah dari Perenang Singapura Pada Sea Games 2017

I Gede Siman Sudartawa. Foto: Fajaronline

I Gede Siman Sudartawa gagal meraih medali emas kedua di SEA Games 2017. Siman finis di posisi kedua pada cabang olahraga renang nomor 100 meter gaya punggung yang berlangsung di National Aquatic Centre, Kamis (24/8/2017). Meski gagal meraih medali emas, Siman tetap puas dengan catatan waktunya. Dia menjadi satu-satunya perenang Indonesia yang mampu mencatatkan waktu kurang dari 55 detik di nomor 100 meter gaya punggung. Perenang asal Bali itu meraih medali perak pada SEA Games 2017 setelah mencatatkan waktu 54,94 detik. Dia terpaut 0,13 detik dari perenang Singapura, Zheng Wen Quah. “Sebenarnya ini personal best saya. Jadi orang pertama Indonesia yang bisa di bawah 55 detik,” ujar Siman usai pertandingan. “Saya tidak menyangka bisa kalah tipis. Saya sangat fokus dengan gaya sendiri, tidak memperhatikan keadaan sekitar,” katanya melanjutkan. Dilansir dari Liputan6.com, Siman mengatakan, saat pertandingan dia tak bisa mengetahui posisi Zheng Wen. Siman memilih fokus dengan strateginya sendiri. “Saya ingin sesempurna mungkin, jadi tidak melihat sekitar. Posisi Zheng Wen juga dihalangi perenang lain, jadi tidak lihat dia,” ucap Siman mengakhiri.Sejauh ini, Indonesia sudah meraih dua medali emas, enam perak, dan lima perunggu di ajang SEA Games

Perhelatan Final DBL Honda One Heart Gor Pajajaran Bogor Menyita Perhatian Anak Muda

Euforia para supporter DBL Indonesia di Final Bogor, Selasa (22/08/17)

Agenda Final DBL yang di gelar di Gor Pajajaran Cibinong, Kota Bogor sungguh tak di perkirakan, pecinta olahraga basket antar sekolah ini di motori oleh Honda DBL Developmental Basketball League berlangsung meriah. Baik supporter yang mewakili sekolah masing-masing ataupun yang hanya sekedar menikmati kompetisi bola basket. Eforia yang berhasil di ciptakan di kalangan pecintanya, bola basket menjadi sebuah olahraga pilihan yang penuh citra kedamaian, terkenal dengan cheerleader yang cantik, hingga memberikan kesan macho pada atlet prianya. Dari pantauan nysnmedia.com ajang ini sangat memberikan ruang untuk anak muda untuk berkreasi ataupun berprestasi. Menurut Publik Relation DBL Pramana Aditya, ajang ini bukan hanya kompetisi bola basket, tapi juga modern dance, jurnalistik, fotografi, dan suporter terbaik. “Di DBL yang kami gelar bukan hanya kompetisi bola basket saja, tetapi juga modern dance, jurnalistik, fotografi dan juga supporter terbaik.” kata Aditya. Aditya menambahkan kepada nysnmedia.com bahwa yang terbaik dari semua event yang di gelar akan mendapatkan binaan ke luar negeri. “Misalnya juara modern dance yang kami adakan dari sini akan mendapatkan kesempatan liburan ke Hongkong, dan pemain basket terbaik versi DBL akan mendapatkan kesempatan ke Amerika.”tegas Aditya.(adt)

DBL 2017: Hengky Kristian Terapkan Strategy Defensive Untuk Tim Putri SMA 5 Di Final Ajang Bogor

Tim Basket Putri SMA 5 Bogor saat final DBL Indonesia West Region Bogor, Selasa (22/08/17)

Dalam olahraga, motivasi dari seorang pelatih sangat berpengaruh dalam suksesnya sebuah tim pada pertandingan. Apalagi dalam menyusun penyerangan dan memposisikan kemampuan individual masing-masing di lapangan. Maka dari itu Honda membuat kompetisi DBL 2017. Salah satunya cabang olahraga basketball, dalam perhelatan kompetisi DBL honda 2017, pelatih tim putri SMAN 5 Bogor, Hengky Kristian mengungkapkan tentang persiapan timnya menuju ke final. “Tim kami sudah lama, jadi target kami di DBL ini jadi ya ikut aja gitu, sebagai bentuk partisipasi. Menuju final itu hal gampang yang susah itu kualitasnya.” ujar couch hengky. Terlebih dari itu coach yang sudah 23 tahun menangani tim sekolah menengah atas negeri 5 bogor dan juga aktif dalam kepengurusan Perbasi Bogor sebagai wakil ketua bidang prestasi tersebut selalu memberikan motivasi setiap kali latihan dan pada saat pertandingan akan di mulai. “Kita tidak punya persiapan yang berlebih, kalau kamu bisa main bagus ya kamu bisa menang, kalau kita bisa memasukkan bola ke tim mereka, kita bisa menang, dan kalau kita tidak bisa masukin bola ke tim mereka kita tidak bisa menang, simple aja.” lanjut Hengky. Lebih lanjut coach Hengky menambahkan bahwa support dari sekolah jadi salah satu semangat dia dan timnya untuk melangkah ke final, karena ia juga menekankan timnya untuk bisa profesional dalam bertanding. “Harapan kita tidak banyak, ya kalau itu menang kita terima kalau kalah ya biasa aja, sekali lagi saya katakan bahwa sebenarnya melaju kefinal itu hal gampang yang susah itu kualitasnya,”paparnya. Kepada tim nysnmedia.com Hengky mengatakan bahwa dirinya lebih suka menerapkan strategi defence ke anak besutannya dari pada menyerang. (mrd/adt)

9 Langkah Menjadi Pemanah yang Baik

9 langkah menjadi pemanah

Teknik memanah bagi pemula pada dasarnya ada sembilan langkah, yaitu : Sikap Berdiri (stand) Sikap berdiri (stand), menurut Damiri, “Sikap/posisi kaki pada lantai atau tanah. Sikap berdiri yang baik ditandai oleh: (1) titik berat badan ditumpu oleh kedua kaki/tungkai secara seimbang, (2) tubuh tegak, tidak condong ke depan atau ke belakang, ke samping kanan ataupun ke samping kiri.” Terdapat empat macam sikap kaki dalam panahan, yaitu open stand, square stand, close stand, dan oblique stand, yang biasanya sering dilakukan oleh pemanah pemula adalah sikap square stand atau sikap sejajar. Memasang Ekor Panah (nocking) Memasang ekor anak panah (nocking), menurut Damiri, “Gerakan menempatkan atau memasukkan ekor panah ke tempat anak panah (nocking point) pada tali dan menempatkan gandar (shaft) pada sandaran anak panah (arrow rest). Kemudian diikuti dengan menempatkan jari-jari penarik pada tali dan siap menarik tali.” Memasang ekor panah dalam olahraga panahan bisa menjadi fatal apabila salah penempatan baik terlalu atas ataupun terlalu bawah, maka perlu untuk memperhatikan kembali apakah anak panah yang dipasang sudah lurus tersandar di busur ataukah belum. Mengangkat Lengan Busur (extend) Mengangkat lengan busur (extend), menurut Damiri, “Gerakan mengangkat lengan penahan busur (bow arm) setinggi bahu dan tangan penarik tali siap untuk menarik tali.” Hal-hal yang harus diperhatikan, yaitu lengan penahan busur rileks, tali ditarik oleh tiga jari yaitu jari telunjuk, jari tengah dan jari manis. Tali ditempatkan atau lebih tepatnya diletakkan pada ruas-ruas jari pertama, dan tekanan busur terhadap telapak tangan penahan busur ditengah-tengah titik V, yang dibentuk oleh ibu jari dan jari telunjuk (lengan penahan busur), penulis memperjelas dengan memberikan gambar seperti dibawah ini : Menarik Tali Busur (drawing) Menarik tali busur (drawing), menurut Damiri, “Gerakan menarik tali sampai menyentuh dagu, bibir dan atau hidung. Kemudian dilanjutkan dengan menjangkarkan tangan penarik tali di dagu.” Ada tiga fase gerakan menarik, yaitu pre-draw, primary draw dan secondary draw. Pre-draw adalah gerakan tarikan awal. Pada saat ini sendi bahu, sendi siku dan sendi pergelangan tangan telah dikunci. Primary-draw atau tarikan utama adalah gerakan tarikan dari posisi pre-draw sampai tali menyentuh atau menempel dan sedikit menekan atau mengetat pada bagian dagu, bibir dan hidung dan berakhir pada posisi penjangkaran. Secondary-draw atau tarikan kedua adalah gerakan menahan tarikan pada posisi penjangkaran sampai melepas tali (release). Didalam buku penataran pelatih program pembinaan cabang olahraga panahan tingkat SD dan SLTP yang dipergunakan untuk menarik adalah: jari, punggung telapak (wirst), dan lengan bawah. Ketiga bagian ini pada posisi lurus kemudian lengan atas selanjutnya bahu dan otot belakang. Kebanyakan pemanah-pemanah pemula hanya menggunakan jari-jari saja, kebanyakan mereka tidak menggunakan otot-otot yang seharusnya dipergunakan seperti yang sudah dijelaskan pada halaman-halaman sebelumnya, di bawah ini adalah gambar menarik busur : Menjangkarkan Lengan Penarik (anchoring) Menjangkarkan lengan penarik (anchoring), menurut Damiri, “Gerakan menjangkarkan tangan penarik pada bagian dagu.” Hal yang harus diperhatikan, yaitu tempat penjangkaran tangan penarik tali harus tetap sama dan kokoh menempel di bawah dagu, dan harus memungkinkan terlihatnya bayangan tali pada busur (string alignment). Ada dua jenis penjangkaran, yaitu penjangkaran di tengah dan penjangkaran di samping. Pada penjangkaran di tengah, tali menyentuh pada bagian tengah dagu, bibir dan hidung serta tangan penarik menempel di bawah dagu. Pada penjangkaran di samping, tali menyentuh pada bagian samping dagu, bibir dan hidung, serta tangan penarik menempel di bawah dagu. Menahan Sikap Panahan (tighten) Menahan sikap panahan (tighten), menurut Damiri, adalah: Suatu keadaan menahan sikap panahan beberapa saat, setelah penjangkaran dan sebelum anak panah dilepas. Pada saat ini otot-otot lengan penahan busur dan lengan penarik tali harus berkontraksi agar sikap panahan tidak berubah. Bersamaan dengan itu pemanah melakukan pembidikan. Jadi pada saat membidik, sikap pemanah harus tetap dipertahankan. Membidik (Aiming) Membidik (aiming), menurut Damiri: “Gerakan mengarahkan atau menempelkan titik alat pembidik (visir) pada tengah sasaran/titik sasaran.” Pada posisi membidik, posisi badan dari pemanah diharapkan tidak berubah, kemudian pemanah tidak hanya fokus kepada sasaran tetapi diutamakan pada teknik, dengan kondisi badan yang relaks fokus akan lebih baik. Melepas Tali/Panah (release) Melepas tali/panah (release), menurut Damiri: “Gerakan melepas tali busur, dengan cara merilekskan jari-jari penarik tali.” Ada dua cara melepaskan anak panah, yaitu dead release dan active release. Pada dead release setelah tali lepas, tangan penarik tali tetap menempel pada dagu seperti sebelum tali lepas. Pada active release, setelah tali lepas tangan penarik tali bergerak ke belakang menelusuri dagu dan leher pemanah. Pelepasan anak panah yang baik diperlukan untuk memberikan kekuatan penuh dari tali terhadap panah dalam setiap melepaskan panah yang diinginkan dan untuk mencegah getaran tali yang tidak diperlukan, yang akan menyebabkan panah berputar. Kesalahan sedikit apapun pada saat melepaskan anak panah, mengakibatkan dampak yang sangat besar terhadap sasaran. Menahan Sikap Panahan (after hold) Menahan sikap panahan (after hold), menurut Damiri, “Suatu tindakan untuk mempertahankan sikap panahan sesaat (beberapa detik) setelah anak panah meninggalkan busur. Tindakan ini dimaksudkan untuk memudahkan pengontrolan gerak panahan yang dilakukan.” Di dalam buku penataran pelatih program pembinaan cabang olahraga panahan tingkat SD dan SLTP after hold adalah Tangan busur tetap terentang pada posisi semula lurus kearah sasaran dan tetap ditahan hingga dua detik setelah panah menyentuh permukaan sasaran.

Bowling Putri Indonesia Gagal Sabet Medali di SEA Games 2017

Atlet bowling putri Indonesia, termasuk Tannya Roumimper, gagal mendulang medali pada ajang SEA Games 2017, Minggu (20/8/2017). Foto: Liputan6.com.

Indonesia gagal membawa medali dari nomor bowling putri di SEA Games 2017. Tim merah putih kalah dari Singapura dan Malaysia saat bertanding di Subway Pyramid, Selangor, Malaysia, Minggu (20/8/2017). Seperti yang dilansir Liputan6.com (20/08/2017), Indonesia sebenarnya punya peluang meraih medali dengan menurunkan enam pebowling putri di kelas perorangan yakni Aldila Indrayati, Tannya Roumimper, Sharon Adelina, Nadia Pramanik, Putty Insavilla, dan Novie Phang. Peluang tersebut salah satunya didapat Tannya. Ia melakukan perubahan taktik saat berada pada urutan kelima di game kelima. Namun, taktik tersebut tidak berjalan baik. Ia malah terlempar ke posisi ke-13 setelah mendapat 180 poin di game keenam. Total skor yang diraih Tannya 1249 poin.

SEA Games 2017: Wushu Sumbang Tiga Mendali dalam Sehari Pertandingan

Lindswell Kwok, Puan Maharani dan Imam Nahrawi. Foto: Antara/ Wahyu Putro

Indonesia lambat laun mulai merebut posisi peraihan Mendali. Pada pertandingan yang berlangsung Senin (21/08), Cabang Olahraga (cabor) Wushu kembali berhasil menyumbangkan medali untuk Indonesia di SEA Games 2017 yang berlangsung di Malaysia. Pewushu, Felda Elvira sukses menambah pundi-pundi emas kontingen Merah Putih dari nomor Doushu. Prestasi Felda terbilang mengejutkan, menginat dia baru pertama kali tampil di SEA Games. Ini merupakan medali kedua yang dipersembahkan Felda pada SEA Games 2017. Sebelumnya, dia sudah menyabet perunggu dari nomor Gun Shu dengan poin 9,62. Felda mencatatkan nilai tertinggi, 9,67 pada pertandingan yang berlangsung di KLCC Hall 5 kemarin. Medali perak juga jatuh ke tangan atlet wushu Indonesia, Monica Fransisca berada di tempat kedua dengan nilai 9,66 poin. Pada hari yang sama, Indonesia juga meraih perunggu dari nomor Muhammad Dafa Golden Boy dari nomor Qiangshu dengan 9,63 poin. di lansir dari Liputan6.com, dalam sehari Cabor Wushu dapat menyumbang tiga Mendali. Ini merupakan Kebanggan bagi Indonesia dan menjadi Motivasi bagi Atlet dari Cabor lain agar dapat bermain dengan maksimal sehingga dapat menyumbangkan mendali. Sebelumnya, Indonesia juga meraih perak dari wushu atas nama Bobie Valentius Gunawan yang tampil di nomor Taijiquan. Bobie kalah dari atlet tuan rumah, Loh Jack Chang. Sementara itu, hari ini Wushu juga akan mempertandingkan nomor Taijijian Putri. Selain Cindy Martono, Indonesia akan menurunkan juara dunia 2013, Lindswell Kwok.

Timnas Basket Putri Lawan Habis Myanmar

Foto: Bola.com Timnas basket putri

Timnas basket putri Indonesia mengawali kiprah dengan awal yang gemilang di SEA Games 2017. Gabriel Sophia dan kawan-kawan menang telak 94-49 atas Myanmar di MABA Stadium, Minggu (20/8/2017). Seperti yang dilansir Liputan6.com (20/08/2017), Sophia jadi pencetak angka kemenangan bagi Indonesia di laga ini. Dia menyumbang 22 poin ditambah sembilan rebound. Menyusul kemudian Natasha Debby Christaline dan Kadek Pratita Citta Dewi dengan sama-sama mengemas 16 angka. Kemenangan Indonesia tersebut juga tidak lepas dari 44 turnover yang dibuat para pemain Myanmar. Hal ini membuat Indonesia menghasilkan 41 angka. Tak hanya itu, Di paruh pertama, Myanmar sudah membuat 20 kali kesalahan sendiri. Sedangkan Indonesia hanya melakukan 16 kesalahan. Timnas basket putri Indonesia pun dengan cerdik memanfaatkan kesalahan-kesalahan pemain Myanmar. Kemenangan ini menjadi penambah semangat dan kepercayaan diri pemain timnas basket putri Indonesia di laga selanjutnya dengan Filipina, Senin (21/8/2017).