Asnawi Mangkualam Cetak Gol Perdana untuk Ansan Greeners

Asnawi Mangkualam berhasil mencetak gol perdana bersama Ansan Greeners di K League 2. Bintang Timnas Indonesia itu membobol gawang Gimpo FC. Ansan Greeners menjamu Gimpo FC dalam lanjutan K League 2 di Ansan Wa Stadium, Sabtu (23/7/2022). Asnawi tampil sebagai starter dan ditempatkan sebagai bek kanan. Gimpo FC unggul 1-0 di babak pertama via gol Min-Ho Yun. Ansan Greeners menyamakan kedudukan dua menit setelah turun minum lewat gol Song Jin-Kyu. Tim tuan rumah berbalik unggul melalui gol Geon-Joo Choi pada menit ke-56. Ansan Greeners menambah skor pada menit ke-88. Kali ini Asnawi Mangkualam yang mencatatkan namanya di papan skor. Dia mendapat bola di sisi kanan, sebelum berlari mendekati kotak penalti dan menendangnya. Bola sepakan Asnawi meluncur rendah di tengah guyuran hujan yang membasahi Ansan Wa Stadium. Kiper Gimpo, Lee Sang-wook, tak kuasa membendung bola yang meluncur masuk ke dalam gawang. Gol Asnawi memastikan Ansan Greeners meraih kemenangan 3-1 atas Gimpo FC. 🇮🇩 #Asnawi​'s first #KLeague goal! 🐺 Ansan fans worldwide, what rating would you give this one?#K리그 | #아스나위​ | #Ewako pic.twitter.com/GLPG8NcMt4 — K League (@kleague) July 23, 2022 Ini menjadi gol pertama Asnawi Mangkualam di K League 2 sejak berseragam Ansan Greeners pada 2021. Dia tercatat sudah bermain 31 kali di semua kompetisi untuk klub Korea Selatan tersebut.

Indikasi Adanya Kecurangan, PSSI akan Kirim Surat Resmi ke AFF

Indikasi Adanya Kecurangan, PSSI akan Kirim Surat Resmi ke AFF

PSSI memahami dan menyadari regulasi Piala AFF U-19 2022 yang membuat Tim U-19 gagal melaju ke semifinal. PSSI pun memahami dan menyadari layaknya sebuah tim jika ingin melaju ke fase berikutnya harus bergantung kepada tim itu sendiri dan bukan menggantungkan kepada tim/negara lain. “Namun, PSSI juga melihat saat laga antara Thailand dan Vietnam ada sesuatu yang tidak berjalan sebagaimana mestinya (fairplay). Apakah pantas sebuah negara besar seperti itu melakukan hal itu. PSSI tidak menuduh, tetapi kita hanya mempertanyakan,” kata Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan seusai memimpin rapat terhadap kasus ini di kantor PT LIB siang ini. Dalam rapat ini juga dihadiri Sekjen Yunus Nusi, Wasekjen Maaike Ira Puspita, Manager Tim U-19 Endri Erawan, Asisten Manager Sumarji, Direktur Teknik Indra Sjafri, Asisten Pelatih Nova Arianto. Iriawan menambahkan soal regulasi AFF ini tidak ada masalah. Sebab, saat manager meeting sudah dibahas dan PSSI memahami itu. Akan, tetapi, PSSI melihat dalam 27 menit terakhir laga Thailand dan Vietnam ada kejanggalan. Khususnya saat kedudukan 1-1. Ini bisa dilihat saat kedua tim hanya memainkan bola di garis belakang dan tidak berniat untuk menyerang. “Kalau mereka (Thailand vs Vietnam) mainnya benar, saya tidak masalah. Ini terlihat mereka main-main. Ini yang membuat kami terluka. Itu sebabnya saya akan mengirim surat protes resmi kepada AFF agar mereka melakukan investigasi melalui Komite Disiplin (Komdis) AFF. Apakah ada match fixing atau tidak. Kalau tidak terbukti ya tidak masalah. Saat ini banyak nitizen yang meminta Indonesia keluar dari AFF karena mereka menganggap ada permainan,’’ imbuh Iriawan. Di sisi lain, Iriawan mengucapkan terima kasih kepada semua pemain dan ofisial yang telah berjuang maksimal dan tidak kenal lelah. Iriawan juga mengapresiasi suporter yang tidak kenal lelah mendukung tim. “Sekali lagi terima kasih semuanya. Terima kasih juga kepada pemerintah dalam hal ini Kemenpora yang terus mendukung PSSI selama ini.’’ pungkasnya.

Piala AFF U-19 2022: Indonesia Tersingkir Meski Gilas Myanmar 5-1

Piala AFF U-19 2022: Indonesia Tersingkir Meski Gilas Myanmar 5-1

Timnas Indonesia U-19 pesta gol atas Myanmar di Piala AFF U-19 2022. Garuda Nusantara menang 5-1, tapi gagal lolos ke semifinal. Indonesia melakoni laga terakhir Grup A Piala AFF U-19 melawan Myanmar di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Minggu (10/7/2022) malam WIB. Tim tuan rumah unggul 4-1 pada 45 menit pertama. Muhammad Ferrari mencetak dua gol untuk Indonesia U-19, sementara dua gol lainnya disumbangkan Arkhan Fikri dan Rabbani Tasnim Siddiq. Gol Myanmar dibukukan La Min Htwe. Indonesia menambah gol pada babak kedua yang dicetak Ronaldo Kwateh. Laga tuntas untuk kemenangan Indonesia 5-1. Kemenangan ini membuat Indonesia U-19 menyelesaikan fase grup di posisi ketiga dengan 11 poin. Garuda Nusantara tersingkir menyusul hasil imbang Vietnam vs Thailand 1-1 di Stadion Madya, Jakarta. Susunan Pemain Indonesia U-19: Cahya Supriadi; Ahmad Rusadi, Muhammad Ferrari (Kadek Arel 69′), Kakang Rudianto, Mikael Alfredo Tata (Edgard Amping 47′); Arkhan Fikri (Frezy Al-Hudaifi 86′), Ferdiansyah Cecep Surya (Alfriyanto Nico 51′), Dimas Juliono Pamungkas, Zanadin Fariz; Rabbani Tasnim Siddiq (Ronaldo Kwateh 47′), Hokky Caraka Bintang Brilliant. Myanmar U-19: Hein Htet Soe; Myo Min Hein (Khant Zin Hein 39′), Lan Sann Aung, Lin Lin Tun, Khun Aung Soe (Moe Swe 76′); Ar Kar Kyaw (Ye Yint Phyo 39′), Zaw Win Thein, Chit Aye, Oakkar Naing (Phyo Tant Ko Ko 61′), Thein Zaw Thiha (Swan Htet 83′), La Min Htwe.

Ditahan Imbang Thailand, Garuda Muda Kembali Berbagi Angka

Garuda Muda Kembali Berbagi Angka

Timnas Indonesia U-19 hanya mampu mendulang satu poin ketika melakoni duel ketiga babak penyisihan grup Piala AFF U-19 2022 melawan Thailand. Dalam duel tersebut Garuda Nusantara bermain seri tanpa gol. Padahal di babak pertama Indonesia tampil dominan. Tim asuhan Shin Tae-Young mampu menekan lawan. Mengandalkan duo penyerang Ronaldo Kwateh dan Hokky Caraka di depan, skuad asuhan pelatih Shin Tae-yong beberapa kali mampu membongkar pertahanan Thailand dan menciptakan peluang gol. Pada menit ke-10, Indonesia bisa saja membuka skor andai tendangan cungkil Ronaldo Kwateh ke gawang kosong tak mampu buru-buru ditepis oleh kiper lawan, Narongsak Naengwongsa. 11 menit kemudian, tendangan bebas Marselino Ferdinan dari luar kotak penalti mengarah ke sasaran, tetapi lagi-lagi dapat diantisipasi dengan baik oleh Narongsak. Pada menit ke-22, giliran Mikael Tata yang melepaskan sepakan di dalam kotak penalti Thailand yang melebar dari gawang. Ferdiansyah Cecep sempat melakukan hal serupa dua menit setelahnya, tetapi bola juga tak tepat ke gawang. Terjadi kemelut di area terlarang Thailand menit ke-32, yang dimanfaatkan Kakang Rudianto untuk menembak bola ke gawang. Namun, Narongsak dapat membaca arah datang bola dengan baik sehingga gawangnya terhindar dari kebobolan. Thailand yang nyaris terus dalam tekanan tak bisa menciptakan kesempatan berbahaya ke wilayah Indonesia. Menjelang babak pertama tuntas, Indonesia mengalami situasi tak menyenangkan. Gelandang andalan sekaligus kapten pada laga itu Marselino Ferdinan harus keluar lapangan karena cedera dan digantikan oleh Muhammad Ferarri. Tak ada gol yang hadir setelahnya. Skor imbang 0-0 pun bertahan sampai turun minum. Masuk babak kedua, arah permainan agak berubah. Thailand lebih aktif dan berhasil menguasai permainan. Lini tengah Thailand mampu memenangi sejumlah duel dan beberapa kali serangan yang dilancarkan berhasil membuat lini pertahanan Indonesia kalang kabut. Beruntung bagi Indonesia, di bawah mistar Cahya Supriadi tampil apik. Sejumlah penyelamatan penting dilakukan oleh sang kiper dan membuat tim masih terhindar dari kebobolan. Intensitas pertandingan semakin tinggi memasuki 10 menit akhir. Bahkan Indonesia maupun Thailand sama-sama berusaha mencari gol. Namun sampai laga selesai kedudukan tetap 0-0. Dengan hasil ini, Timnas Indonesia U-19 dan Thailand harus rela berbagi satu poin untuk memantapkan posisi di klasemen grup A Klasemen Piala AFF U-19 2022. Thailand berada di posisi dua dengan koleksi tujuh poin, sama dengan Vietnam yang berhasil mengalahkan Brunei Darussalam dengan skor meyakinkan 4-0. Vietnam unggul jumlah produktivitas gol dibandingkan Thailand. Sedangkan Timnas Indonesia U-19 turun ke posisi 4 dengan koleksi lima poin, selisih satu angka dengan Myanmar di posisi 3.

Hokky Caraka Quattrick, Indonesia Gilas Brunei 7-0

Hokky Caraka Quattrick, Indonesia Gilas Brunei 7-0

Tiga poin sukses diraih Timnas Indonesia U-19 di matchday kedua Piala AFF U-19 2022. Menghadapi Brunei Darussalam di Stadion Patriot Candrabhaga, Senin (4/7/2022), Indonesia menang telak dengan tujuh gol tanpa balas. Menghadapi Brunei Darussalam di matchday kedua Piala AFF U-19 2022, Timnas Indonesia U-19 tidak membutuhkan waktu lama untuk memecah kebuntuan. Baru dua menit bola bergulir, Hokky Caraka mengubah kedudukan menjadi 1-0. Memasuki menit ke-11, papan skor kembali berubah. Indonesia berhasil menggandakan keunggulan menjadi 2-0. Adalah Ronaldo Kwateh yang mencatatkan namanya di papan skor. Lepas dari kejaran pemain lawan, Ronaldo menchip bola dari sisi kiri lapangan yang gagal diantisipasi kiper Brunei, Daniah. Tiga menit berselang, Stadion Patriot Candrabhaga kembali bergemuruh. Memanfaatkan bola liar di depan gawang lawan, Hokky mencetak gol keduanya di laga ini sekaligus mengubah kedudukan menjadi 3-0. Memasuki menit 18, papan skor kembali berubah. menerima umpan dari Kakang Rudianto, sepakan mendatar Hokky ke sudut kiri gawang gagal diantisipasi Daniah. Indonesia memimpin 4-0. Tak butuh waktu lama bagi Indonesia untuk menjauh. Fikri mencetak gol pertamanya di laga ini. Hanya berselang satu menit, Fikri mencetak gol indah dari sisi kiri lapangan sekaligus mengubah kedudukan menjadi 5-0. Hokky mendapat peluang emas mencetak quattrick. Menyambut umpan terukur dari Kakang, Hokky melepaskan tendangan keras namun bola menghantam mistar gawang. Jelang turun minum, Hokky sukses mencetak quattrick sekaligus mengunci keunggulan Timnas Indonesia 6-0 di babak pertama. Dominasi Indonesia berlanjut di babak kedua. Tekanan dilancarkan sejak bola bergulir di paruh kedua pertandingan. Namun tambahan gol baru tercipta di menit 61. Alfriyanto Nico yang masuk menggantikan Kakang Rudianto mengubah kedudukan menjadi 7-0. Memasuki menit 70, Indonesia nyaris menambah gol. Sayang, umpan Nico ke depan gawang Brunei terlambat disambut rekannya. Seakan tidak puas dengan keunggulan tujuh gol, para penggawa Garuda Nusantara enggan mengendurkan serangan. Tekanan yang dilancarkan berulang kali menelurkan beberapa peluang, meski masih gagal dikonversi menjadi gol. Termasuk peluang lewat set piece di menit 79. Di sisa waktu pertandingan, para pemain Indonesia semakin gencar mencari gol tambahan. Akan tetapi hingga peluit panjang dibunyikan, tidak ada gol tambahan tercipta. Dengan tambahan tiga poin, Timnas Indonesia yang kini mengantongi empat poin beranjak ke posisi dua klasemen sementara. Menggeser Vietnam yang mengantongi poin sama namun kalah dalam produktivitas gol. Timnas Indonesia U-19: Cahya Supriadi; Ahmad Rusadi, Kakang Rudianto, Marcell Januar; Muhammad Rafli Asrul, Dimas Juliono, Arkhan Fikri, Mikael Alfredo Tata, Marselino Ferdinan; Hokky Caraka, Ronaldo Kwateh. Pelatih: Shin Tae-yong Brunei Darussalam U-19: Mohd Daniah Aiman Mardoanni; Muhammad Ammar Rawi, Maverick Lim Soon Heng, Mohammad Hirman Haji Abdul Latif, Md Syaherrul Affendy; Muhd Danisyh Syariee Mohd Masrazni, Mohammad Eddy Shahrol Izzat Haji Omar, Ak Md Idzzaharam, Muhammad Hakeme Yazid; Ak Muhd Ali Munawwar, Muhammad Bazil Aminuddin. Pelatih: Faisal Abdul Ghani

Mendominasi Pertandingan, Indonesia Ditahan Imbang Vietnam

Mendominasi Pertandingan, Indonesia Ditahan Imbang Vietnam

Laga timnas U-19 Indonesia vs Vietnam berakhir dengan skor kacamata alias 0-0 dalam babak penyisihan Grup A Piala AFF U19 2022. Adapun pertandingan timnas U-19 Indonesia vs Vietnam dalam jadwal Piala AFF U19 2022 digulirkan di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Sabtu (2/7/2022) malam WIB. Timnas U-19 Indonesia cukup banyak menebar ancaman ke area berbahaya Vietnam sepanjang pertandingan berlangsung. Namun, upaya timnas Indonesia guna memecah kebuntuan itu tidak membuahkan hasil. Timnas U-19 Indonesia sejatinya memiliki satu peluang yang sangat berbahaya melalui tendangan Marselino Ferdinan. Tendangan Marselino Ferdinan meluncur deras ke gawang Vietnam. Namun, bola hasil sepakan dia masih membentur tiang gawang. Kemudian, timnas U-19 Indonesia berhasil mencetak gol melalui Rabbani Tasnim Siddiq pada menit ke-88. Akan tetapi, gol itu dianulir oleh wasit karena Razza Fachrezi lebih dulu melakukan pelanggaran kepada pemain Vietnam. Oleh karena itu, timnas U19 Indonesia dipastikan bermain imbang melawan Vietnam dengan skor kacamata 0-0. Pertandingan selanjutnya akan mempertemukan Timnas U-19 Indonesia dengan Brunei Darusallam pada Senin (4/7). Garuda Muda bisa meraih angka penuh untuk terus membuka asa lolos ke babak selanjutnya. “Grup A ini sangat ketat. Ada Indonesia, Vietnam, Thailand, dan Filipina yang tidak bisa kita remehkan. Jadi setiap kemenangan itu sangat berarti,” ujar Ketum PSSI, Mochammad Iriawan. Susunan pemain timnas U-19 Indonesia vs Vietnam: 1-Cahya Supriadi (GK), 2-Ahmad Rusadi, 4-Muhammad Ferarri (19-Marcell Januar 49’), 5-Kakang Rudianto, 7-Marselino Ferdinan, 8-Arkhan Fikri (6-Frezy Al-Hudalfi 74’), 9-Hokky Caraka (20-Razza Fachrezi 60’), 10-Ronaldo Kwateh, 13-Dimas Juliono Pamungkas, 17-Subhan Fajri (12-Mikael Alfredo 75’), 18-Afriyanto Nico Saputro (28-Rabbani Tasnim 60’). Cadangan: 22-Erlangga Setyo, 23-Yogi Hermawan, 3-Kadek Arel Priyatna, 6-Frezy Al-Hudalfi, 12-Mikael Alfredo, 15-Zanadin Fariz, 16-Radzky Syahwal, 19-Marcell Januar, 20-Razza Fachrezi, 21-Edgard Amping, 27-Ricky Pratama, 28-Rabbani Tasnim. Pelatih: Shin Tae-yong [KOR] Vietnam: 23-Cao Van Binh, 3-Trinh Hoang Canh, 5-Dang Tuan Phong (4-Vu Van Son 62’), 7-Nguyen Anh Tu (8-Nguyen Van Tu 39’), 9-Nguyen Quoc Viet (28-Nguyen Gian Tan 71’), 10-Khuat Van Khang, 12-Nguyen Bao Long, 14-Nguyen Van Truong (13-Nguyen Minh Trong, 71’), 15-Nguyen Dinh Bac, 21-Nguyen Hong Phuc, 24-Nguyen Duc Viet. Cadangan: 1-Ho Tung Han, 2-Ha Chau Phi, 4-Vu Van Son, 8-Nguyen Van Tu, 13-Nguyen Minh Trong,16-La Van Quang Duyet, 17-Nguyen Nhan Nghia, 20-Thai Van Thao, 22-Tran Quoc Dat, 26-Dinh Thanh Dat, 27-Nguyen Nhat Minh, 28-Nguyen Gian Tan. Pelatih: Dinh The Nam [VIE]

Optimistis Garuda Nusantara Kampiun Piala AFF U-19 2022

Optimistis Garuda Nusantara Kampiun Piala AFF U-19 2022

Pelatih Tim U-19 Indonesia, Shin Tae-yong optimistis Garuda Muda mampu meraih juara Piala AFF U-19 2022. Hal ini disampaikannya jelang melawan Vietnam besok Sabtu (2/7) malam di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi. Piala AFF U-19 2022 akan dimulai pada tanggal 2 hingga 15 Juli. Indonesia berada di grup A bersama Brunei Darussalam, Myanmar, Thailand, Vietnam, Filipina. “Persiapan kami sudah berjalan dengan baik. Kondisi pemain sudah siap tempur menghadapi laga pertama melawan Vietnam dan Piala AFF U-19 2022. Kami ingin meraih juara Piala AFF 2022,” kata Shin Tae-yong. “Tentu kami akan kerja keras setiap pertandingan. Vietnam dan Thailand tentu juga menjadi favorit di grup ini. Namun kami tidak boleh menganggap enteng Brunei Darussalam, Myanmar, dan Filipina,” tambahnya. Sementara itu, striker Ronaldo Kwateh mengaku saat ini dalam kondisi prima dan siap memberikan permainan terbaik di Piala AFF U-19. “Setiap pertandingan kami bertekad meraih hasil maksimal. Tentu kami ingin meraih juara Piala AFF U-19 2022,” kata Ronaldo. “Piala AFF U-19 juga menjadi ajang menunjukkan permainan terbaik kita sebelum berlaga di Kualifikasi Piala AFC U-19 dan tentunya Piala Dunia U-20 tahun depan,” tambahnya. Sebelum bermain di Piala AFF U-19, tim U-19 Indonesia telah melakoni dua laga uji coba melawan Persija (0-0) dan Bhayangkara FC (0-1). Garuda Nusantara berkekuatan 28 pemain di ajang bergengsi usia muda Asia Tenggara tersebut. Daftar 28 nama pemain Tim U-19 yang bermain di Piala AFF U-19 2022 1. Ahmad Rusadi 2. Alfriyanto Nico – Persija 3. Arkhan Fikri – Arema FC 4. Cahya Supriadi – Persija 5. Dimas Juliono – Bhayangkara FC 6. Dimas Maulana – Persis Solo 7. Edgard Amping – PSM Makassar 8. Erlangga Setyo – Persis Solo 9. Ferdiansyah Cecep – Persib Bandung 10. Frezy Al Hudaifi – Bhayangkara FC 11. Hokky Caraka – PSS Sleman 12. Kadek Arel – Bali United 13. Kakang Rudianto – Persib 14. Marcell Januar – Persis Solo 15. Marselino Ferdinan – Persebaya 16. Mikael Alfredo – Waanal Bintuka 17. Muhammad Faiz – Bina Taruna 18. Muhammad Ferarri – Persija 19. Muhammad Rafli Asrul – PSM Makassar 20. Rabbani Siddiq – Borneo 21. Radzky Syahwal Ginting – Persija 22. Raka Cahyana – Persija 23. Razzaa Fachrezi – Persija 24. Ricky Pratama – PSM Makassar 25. Ronaldo Kwateh – Madura United 26. Subhan Fajri – Dewa United 27. Yogi Hermawan – Barito Putera 28. Zanadin Fariz – Persis Solo

Jadwal Timnas Indonesia U-19 di Piala AFF U-19 2022, Start Pekan Depan

Jadwal Timnas Indonesia U-19 di Piala AFF U-19 2022, Start Pekan Depan

Piala AFF U-19 2022 akan digelar mulai pekan depan pada 2 – 15 Juli 2022. Timnas Indonesia U-19 bertindak sebagai tuan rumah. Berikut jadwalnya. Timnas U-19 tergabung di Grup B bersama Myanmar, Vietnam, Thailand, Brunei, dan Filipina. Ada dua venue yang akan menjadi lokasi event ini yakni Stadion Madya, di Jakarta dan Stadion Patriot Chandrabhaga di Bekasi. Pada matchday pertama, Timnas U-19 akan jumpa Vietnam pada, Sabtu (2/7/2022). Lalu jumpa Brunei, Senin (4/7), Thailand, Rabu (6/7), Filipina, Jumat (8/7), dan terakhir jumpa Myanmar, Minggu (10/7). Semua laga Timnas U-19 pada fase grup Piala AFF U-19 akan digelar di Bekasi. Timnas U-19 pun kini sudah berada di Bekasi setelah mengakhiri Pemusatan Latihan (TC) di Jakarta dengan beruji coba melawan Persija Jakarta, Jumat (24/6). Semua laga Timnas U-19 pada fase grup Piala AFF U-19 akan digelar di Bekasi. Timnas U-19 pun kini sudah berada di Bekasi setelah mengakhiri Pemusatan Latihan (TC) di Jakarta dengan beruji coba melawan Persija Jakarta, Jumat (24/6). Cuma juara grup dan runner dari masing-masing Grup A dan Grup B yang akan melaju ke babak semifinal. Grup A berisikan enam tim, sementara Grup B hanya lima tim. Piala AFF U-19 tadinya menggunakan kategori U-18. Pada Piala AFF U-18 2019, Indonesia mengakhiri turnamen di peringkat ketiga setelah mengalahkan Myanmar 5-0 pada laga perebutan tiga besar. Piala AFF U-19 ini menjadi serangkaian ajang persiapan Indonesia menuju Piala Dunia U-20 2023. Tim pilihan Shin Tae-yong saat ini dibentuk dengan tujuan bisa bertahan sampai Piala Dunia U-20 mendatang. Adapun Shin Tae-yong menargetkan Indonesia bisa menjadi juara Piala AFF U-19. Meski sebenarnya PSSI tak membebani gelar kepada Timnas U-19. Jadwal Timnas Indonesia U-19 di Piala AFF U-19 2022: 1. Vietnam Vs Timnas Indonesia U-19, Sabtu (2/7/2022) 2. Timnas Indonesia U-19 Vs Brunei, Senin (4/7/2022) 3. Timnas Indonesia U-19 Vs Thailand, Rabu (6/7/2022) 4. Filipina Vs Timnas Indonesia U-19, Jumat (8/7/2022) 5. Timnas Indonesia U-19 Vs Myanmar, Minggu (10/7/2022)

30 Pemain Ikuti Pemusatan Latihan Tim U-19 di Jakarta

30 Pemain Ikuti Pemusatan Latihan Tim U-19 di Jakarta

Pelatih Shin Tae-yong memanggil 30 nama pemain untuk pemusatan latihan (TC) di Jakarta untuk persiapan mengikuti Piala AFF U-19 pada 2-15 Juli mendatang. Seluruh pemain akan menjalani latihan mulai Senin (20/6) di Stadion Madya, Jakarta. Sebelum mengikuti Piala AFF U-19, Garuda Nusantara akan disiapkan sejumlah uji coba lokal. “Alhamdulillah mulai hari ini persiapan tim U-19 untuk mengikuti Piala AFF U-19 dimulai. Turnamen ini bagus untuk mengasah kemampuan dan tolok ukur perkembangan pemain sebagai persiapan mengikuti Kualifikasi Piala AFC U-20 dan tentunya Piala Dunia U-20 tahun depan,” kata Iriawan. Pada ajang Piala AFF U-19, Indonesia berada di Grup A bersama Vietnam, Thailand, Filipina, Myanmar, dan Brunei Darussalam. PSSI pun menyiapkan venue dua tempat untuk ajang ini yakni Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi dan Stadion Madya Senayan, Jakarta. “Kami berharap Garuda Nusantara mampu meraih hasil maksimal di turnamen ini. Semoga pemain terus fokus, disiplin, kerja keras dan berjuang maksimal,” tambah Iriawan. Sementara itu, striker Tim U-19 Indonesia, Hokky Caraka menyatakan bahwa dirinya sudah siap mengikuti turnamen ini. Apalagi mereka baru saja digembleng di Turnamen Toulon 2022 di Prancis pada akhir Mei hingga pertengahan Juni ini. “Semoga kami mampu meraih hasil maksimal di Piala AFF U-19 2022, apalagi kami bermain di Indonesia. Saya dalam kondisi oke dan tidak ada masalah. Turnamen ini juga sebagai ajang pembuktian kemampuan kami sebelum mengikuti Kualifikasi Piala AFC U-20 dan Piala Dunia U-20,” kata Hokky. 30 Pemain Tim U-19 Indonesia TC Jakarta: 1. Ahmad Rusadi 2. Alexandro Felix – Barito Putera 3. Alfriyanto Nico – Persija 4. Althaf Indie – Persis Solo 5. Arkhan Fikri – Arema 6. Cahya Supriadi – Persija 7. Dimas Juliono 8. Dimas Maulana – Persis Solo 9. Edgard Amping – PSM Makassar 10. Erlangga Setyo – Persis Solo 11. Ferdiansyah Cecep – Persib Bandung 12. Frezy Al Hudaifi – Bhayangkara 13. Hokky Caraka – PSS Sleman 14. Kadek Arel – Bali United 15. Kakang Rudianto – Persib 16. Marcell Januar – Persis Solo 17. Marselino Ferdinan – Persebaya 18. Mikael Alfredo – Waanal Bintuka 19. Muhammad Faiz – Bina Taruna 20. Muhammad Ferarri – Persija 21. Muhammad Rafli Asrul – PSM Makassar 22. Rabbani Siddiq – Borneo 23. Radzky Syahwal – Persija 24. Raka Cahyana – Persija 25. Razzaa Fachrezi – Persija 26. Ricky Pratama – PSM Makassar 27. Ronaldo Kwateh – Madura United 28. Subhan Fajri – Dewa United 29. Yogi Hermawan – Barito Putera 30. Zanadin Fariz – Persis Solo

Tim U-19 Indonesia Belajar Banyak dari Turnamen Toulon 2022

Tim U-19 Indonesia Belajar Banyak dari Turnamen Toulon 2022

Tim U-19 Indonesia dinilai mampu memetik banyak pelajaran dari pergelaran Turnamen Toulon 2022 atau yang kini bernama resmi Maurice Revello Tournament. Dalam turnamen usia muda yang berlangsung di Perancis itu, tim U-19 Indonesia bersaing di Grup B bersama Venezuela, Ghana, dan Meksiko. Tim U-19 Indonesia mengakhiri perjuangan di fase grup Turnamen Toulon 2022 dengan catatan satu kemenangan dan dua kekalahan. Skuad Garuda Muda memetik satu-satunya kemenangan kala bersua Ghana pada laga kedua fase grup, Kamis (2/6/2022). Kala itu, tim U-19 Indonesia mampu memenangi laga kontra Ghana dengan skor 1-0 berkat gol yang dicetak pemain muda Persija Jakarta, Raka Cahyana. Selain kemenangan tersebut, skuad Garuda Muda harus menelan kekalahan pada dua laga lainnya, yakni ketika bersua Venezuela (0-1) dan Meksiko (0-2). Hasil itu membuat tim U-19 Indonesia tertahan di peringkat ketiga klasemen Grup B Turnamen Toulon 2022. Ronaldo Kwateh dkk menempati peringkat ketiga dengan koleksi tiga poin dari tiga laga. Mereka unggul atas Ghana yang terpuruk di dasar klasemen. Tertahan di peringkat ketiga klasemen Grup B sekaligus membuat tim U-19 Indonesia tak bisa melanjutkan perjuangan ke babak semifinal. Kendati demikian, mereka dinilai mampu memetik banyak pelajaran selama berjuang dalam Turnamen Toulon 2022. Pelatih yang dipercaya menukangi tim U-19 Indonesia pada Turnamen Toulon 2022, Dzenan Radoncic, menilai anak-anak asuhnya telah berkembang pesat berkat pelajaran tersebut. Menurut Dzenan Radoncic, hal ini juga bisa menjadi modal berharga bagi Garuda Muda yang akan menjadi tuan rumah dalam ajang Piala Dunia U20 2023. “Sejauh ini, saya puas dengan penampilan pemain selama turnamen, dengan satu modal kemenangan atas Ghana, ini merupakan yang terbaik bagi para pemain,” kata Dzenan Radoncic, dikutip dari laman resmi PSSI. “Jadi, kami akan mempersiapkan lebih baik lagi untuk Piala Dunia U-20 nanti. Sejauh ini, mereka bekerja dengan baik. Saya senang, mereka berkembang pesat, mereka belajar banyak tentang sepak bola dunia,” ujar Dzenan Radoncic.

Kemenangan Perdana Garuda Nusantara di Toulon Cup 2022

Kemenangan Perdana Garuda Nusantara di Toulon Cup 2022

Tim U-19 Indonesia sukses meraih kemenangan pada laga kedua Toulon Cup 2022. Garuda Nusantara menang 1-0 atas Ghana di Stade Jules-Ladoumegue, Vitrolles, Kamis (2/6). Pada babak pertama kedua tim bermain imbang 0-0. Namun di babak kedua, Indonesia membuka keunggulan menjadi 1-0 pada menit ke-58 lewat gol Raka Cahyana. Skor 1-0 bertahan hingga pertandingan berakhir. Dengan kemenangan ini, Indonesia kmengumpulkan tiga poin dari dua pertandingan. Ronaldo Kwateh dan kawan-kawan menempati peringkat ketiga klasemen sementara Grup B Toulon Cup 2022. Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan mengapresiasi kemenangan perdana Tim U-19 Indonesia di ajang ini. Ia menyebut kemenangan sangat berharga untuk menambah kepercayaan diri pemain di laga selanjutnya. “Alhamdulillah hari ini anak-anak U-19 Indonesia mampu meraih kemenangan melawan Ghana. Tim lawan bukan tim yang sembarangan dan ini menjadi modal yang bagus untuk kami menghadapi laga selanjutnya melawan Meksiko,” kata Iriawan. “Kami berharap pemain terus bekerja keras dan meningkatkan kemampuan selama di Prancis. Apalagi tim ini dipersiapan untuk Piala Dunia U-20 tahun depan yang notabene Indonesia menjadi tuan rumah,” tambahnya. Seperti diketahui, pada turnamen ini, pelatih Bima Sakti menjadi nahkoda Garuda Nusantara. Hal ini karena pelatih Shin Tae-yong memimpin Timnas Indonesia pada ajang FIFA Match Day melawan Bangladesh dan Kualifikasi Piala Asia 2023 di Kuwait. Jadi tidak mungkin dalam waktu bersamaan dua tim ini dipegang Shin Tae-yong. Indonesia selanjutnya akan menghadapi Meksiko di tempat yang sama sekaligus pertandingan ketiga pada Minggu (5/6). Bila kembali meraih kemenangan, Garuda Nusantara akan melenggang ke babak selanjutnya.

Tim U-19 Indonesia Akui Keunggulan Venezuela di Toulon Cup 2022

Tim U-19 Indonesia Akui Keunggulan Venezuela di Toulon Cup 2022

Tim U-19 Indonesia harus mengakui kekalahan tipis 0-1 dari Venezuela pada pertandingan pertama Indonesia di Grup B turnamen Toulon Cup 2022 di Stade de Lattre de Tassigney, Aubagne, pada Senin (30/5). Gol sematawayang Venezuela dicetak Daniel Perez pada menit ke-69. Pertandingan ini juga merupakan awal kiprah skuad Garuda Muda di turnamen Toulon Cup 2022. Mengenai permainan timnya, pelatih Dženan Radončić merasa tidak kecewa. “Tak ada keraguan lagi, kami membuka permainan dengan baik, kami mengontrol permainan, kami menguasai lapangan tengah, kami menahan serangan lawan dari berbagai arah, itu adalah termasuk misi kita kali ini,” ujarnya. “Akan tetapi kami belum bisa cetak gol, itu karena mereka tim yang bagus, dengan pemain yang bagus juga. Kadang kita hilang konsentrasi, dan kami kebobolan dengan mudah,” tambahnya. “Namun saya tidak menyesali hal itu, anak-anak sudah menunjukkan permainan terbaik mereka, saya senang berada disini, kami telah menunjukkan bahwa kami dari Asia Tenggara pun bisa bermain sepak bola dengan baik,” ujarnya. Dirinya pun mengatakan kalau ikut ambil bagian dalam turnamen ini sangat bagus untuk memberikan kesempatan pengalaman pertandingan Internasional bagi para pemainnya. “Saya pikir kami bisa mengambil banyak pelajaran di turnamen ini, apalagi Indonesia akan menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 nanti,” kata Dženan. Sementara itu menurut Ronaldo Kwateh yang sempat beberapa kali merepotkan barisan belakang pemain lawan, mengatakan, “Pertama kami tentu sedikit kecewa dengan hasil ini, tapi kami akan lebih bermain bagus lagi di pertandingan berikutnya. Meski ada beberapa peluang yang saya ciptakan, saya kurang puas dengan itu, namun saya akan lebih baik lagi. Saya senang dengan adanya turnamen ini. Tentu ini akan menambah pengalaman bertanding kami,” tuturnya. Laga selanjutnya, Tim U-19 Indonesia akan menghadapi Ghana U-19 pada Kamis (2/6). “Persiapan melawan Ghana, saat Anda bertemu tim kuat seperti Ghana, dengan pemainnya yang tinggi dan fisik kuat, saya berharap anak-anak bisa tetap memainkan bola bawah. Itu juga yang kita mainkan sebelumnya (melawan Venezuela). Saya pikir akan sama saat lawan Ghana. Kami akan coba tetap berdekatan, kompak, tetap konsentrasi penuh sepanjang pertandingan, dengan begitu, kami akan mendapatkan hasil yang bagus,” tutup Dženan.

Tim U-16 Indonesia Tuntaskan Pemusatan Latihan Bulan April

Tim U-16 Indonesia Tuntaskan Pemusatan Latihan Bulan April

Tim U-16 Indonesia telah menuntaskan pemusatan latihan (Training Centre-TC) yang sudah dimulai dari hari Jumat tanggal 15 April 2022 hingga hari Minggu ini tanggal 24 April 2022. Pada hari terakhir TC, mereka melakukan evaluasi pasca uji coba melawan tim Bandung Pro di Stadion Madya, Senayan, Jakarta, Sabtu (23/4). “Kita evaluasi dari hasil uji coba kemarin melawan tim Bandung Pro, hari ini memang kita sedikit menurunkan intensitas latihan, kita hanya circuit training saja, sekalian recovery training, tujuannya supaya para pemain masih bisa menjaga kebugaran mereka, tetap bisa menjaga konsentrasi mereka, saat melakukan sesi latihan tadi. Kita tutup dengan ball tennis,” ungkap pelatih kepala tim, Bima Sakti, Minggu (24/4). Adapun Bima memiliki catatan mengenai kekurangan apa yang masih dimiliki timnya usai mengadakan uji coba tersebut dan memperbaikinya. “Catat dari tim ini adalah mengenai mental mereka, saat kemarin uji coba dengan tim luar, itu agak sedikit berpengaruh terhadap mental mereka, dan mungkin kedepannya kita harus banyak uji coba dengan tim-tim luar lainnya. Karena selama ini, karena kondisi pandemi covid-19 kita hanya melakukan internal game. Kalau hanya melakukan itu, mereka sudah saling mengenal, mengerti, saling memahami satu sama lain, tetapi begitu lawan tim luar, mereka agak sedikit canggung,” jelasnya. Mengenai agenda TC berikutnya, mungkin akan dilaksanakan di bulan Juni. Itu disebabkan karena Bima Sakti mendapat kepercayaan oleh PSSI untuk memimpin tim U-19. “Rencana bulan depan akan ada TC lagi, road map kita memang ada TC, tapi kemungkinan akan ditunda, karena saya mendapatkan tugas untuk membawa dan mendampingi tim U-19 berlaga di turnamen Toulon,” tutur Bima. Bima juga mengungkapkan untuk TC kedepan dirinya akan lebih fokus dengan pemain yang sudah terbentuk dalam kerangka tim. “Kemungkinan akan saya ciutkan lagi pemainnya, sekarang ada 34 pemain, kita mungkin akan panggil 30 atau mungkin bisa kurang dari itu, karena kita harus sudah lebih fokus lagi untuk pemantapan tim, sebab juga dua turnamen yang akan datang sudah semakin dekat. Mulai dari bulan Juli nanti, sehingga kita harus mempersiapkan tim ini lebih baik. Jadi bisa dibilang ini sudah evaluasi pemain juga,” tegasnya. Sementara itu, berakhirnya pemusatan latihan Tim U-16 Indonesia diapresiasi oleh Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan. Iriawan mengatakan selalu berkomunikasi khusus dengan pelatih tim Bima Sakti terkait kegiatan yang telah mereka lakukan dan berharap bisa terbentuk tim U-16 yang kuat. “Saya yakin para pemain yang dipanggil adalah mereka yang sudah bekerja keras di tahap ini. Saya senang karena pemusatan Tim U-16 Indonesia lebih kompetitif, pelatih selalu berkomunikasi dengan saya mengenai semua hal, saya harap banyak muncul pemain-pemain hebat dari pemusatan latihan ini dan di masa yang akan datang, karena dari tim ini juga akan muncul pemain-pemain yang nantinya bisa memperkuat timnas Indonesia. Tentu peluang mereka untuk bermain untuk Indonesia semakin besar karena terpantau dari awal hingga tahap akhir ini,” kata Iriawan. Pemusatan latihan tim U-16 ini adalah sebagai persiapan untuk menghadapi Piala AFF U-16 dan Kualifikasi Piala AFC U-17 tahun ini.

Baggott Pemain Pertama Indonesia Tampil di Liga Profesional Inggris

Baggott Pemain Pertama Indonesia Tampil di Liga Profesional Inggris

Elkan Baggott mencatatkan namanya di buku sejarah sebagai orang Indonesia pertama yang bermain di sepak bola Liga Inggris usai dirinya mendapatkan debut bersama Ipswich Town. Sebagaimana diketahui, Elkan Baggott merupakan produk akademi Ipswich Town. Ia bahkan sudah mendapatkan kontrak profesional pertamanya di Inggris dari klub berjuluk The Tractor Boys tersebut. Tak berselang lama, bek berusia 19 tahun itu kemudian memantapkan diri menjadi Warga Negara Indonesia (WNI). Baggott juga sudah membela timnas senior ketika Piala AFF 2020 lalu. Meski sudah menjadi WNI, bek berpostur jangkung ini tetap melanjutkan kariernya di Inggris karena masih terikat kontrak hingga tahun 2023 mendatang. Sempat beberapa kali dipinjamkan, Baggott kemudian dipercaya memainkan banyak pertandingan di tim Ipswich Town U-23. Pemain yang lahir di Bangkok itu tampil impresif sehingga bisa promosi ke tim utama. 🇮🇩👏 Elkan Baggott will become the first ever Indonesian to play in English professional football this afternoon.#itfc pic.twitter.com/iq7q7IknFN — Ipswich Town (@IpswichTown) April 16, 2022 Elkan Baggott dipanggil ke tim utama karena stok bek yang dimiliki Ipswich Town menipis. Setelah beberapa kali masuk skuad tapi tak dimainkan, kini bek tengah timnas Indonesia ini menjadi starter. Pemain bertinggi 1,94 meter ini muncul jadi starting utama ketika Ipswich Town bertandang ke markas Rotherham United dalam lanjutan League One atau kasta ketiga Liga Inggris pada Sabtu (16/4/2022). Elkan Baggott tampil penuh 90 menit dalam laga tersebut. Hal itu kemudian membuatnya jadi pemain Indonesia pertama yang bermain di sepak bola profesional Inggris. Sementara itu, pertandingan antara Rotherham United melawan Ipswich Town berlangsung ketat. Sayangnya tuan rumah berhasil unggul tipis 1-0 dari tim Elkan Baggott. Hasil pertandingan itu membuat Rotherham United berada di ururtan ke-2 klasemen sementara League One. Sedangkan Ipswich Town tertahan di papan tengah atau urutan ke-10.

Tutup TC di Korea Selatan, STY Sebut Tim U-19 Mengalami Perkembangan

Tutup TC di Korea Selatan, STY Sebut Tim U-19 Mengalami Perkembangan

Tim U-19 Indonesia menutup pemusatan latihan di Korea Selatan dengan melakukan uji coba terakhir melawan Yeungnam University, dimana mereka harus mengakui kekalahan 1-3 pada laga yang berlangsung di Riverside Soccer Field, Rabu (13/4). Laga berlangsung dalam tiga babak, pada babak pertama tim kalah 0-2, babak kedua tidak ada gol, kemudian pada babak ketiga skor 1-1, dimana satu-satunya gol Garuda Nusantara dalam laga tersebut dicetak oleh Subhan Fajri melalui tendangan bebas. Ini adalah kali keduanya Marselino Ferdinan, dkk melawan Yeungnam. Sebelumnya mereka kalah 1-5. Namun menurut pelatih kepala tim U-19 Shin Tae-yong timnya sudah berkembang, setidaknya lebih baik dan tidak kalah lebih dari skor pada laga sebelumnya. “Secara skor memang kita kalah, dengan skor 1-3. Tetapi secara keselurahan pertandingan sangat baik, dan temponya juga semakin cepat, saya sangat senang ada perkembangan yang cukup signifikan dari para pemain,” kata Shin usai laga. Pada pemusatan latihan di Korea Selatan, tim banyak mendapat pelajaran dan melakukan beberapa kali uji coba. Mereka sudah melakoni sembilan kali laga uji coba selama TC di Korsel. Hasilnya, Tim U-19 Indonesia menang tiga kali, imbang satu kali, dan kalah enam kali. Kekalahan pertama dengan skor 1-5 ketika melawan Yeungnam University, kemudian kembali kalah 0-7 saat bertemu tim Korea Selatan U-19. Kemenangan pertama 2-1 akhirnya diraih kala melawan tim Daegu University, lalu kembali kalah 1-5 melawan Korea Selatan U-19, mereka juga kembali bermain imbang 2-2 melawan tim Gimcheon Sangmu FC. Tim U-19 kembali meraih kemenangan 2-0 dari tim Pohang Steelers FC U-19 dan kembali menang 2-1 saat bertemu tim Kyungil University, serta kekalahan 1-5 pada laga uji coba melawan tim senior Pohang Steelers FC. Shin Tae-yong mengungkapkan agenda berikutnya dari tim U-19. “Selanjutnya besok kita akan ke kota Seoul, dan lusa akan kembali ke Jakarta. Setelah itu ada agenda di tanggal 29 Mei 2022 ada Toulon Cup itu akan kita ikuti nanti,” ungkapnya. Terakhir dirinya juga berpesan dan memohon kepada para pendukung Garuda Nusantara untuk tetap mendukung tim ini, karena prospek tim ini kedepannya sangat bagus. “Tim U-19 ini fokus ke fisik dan dasar bagaimana bisa bermain bola dengan lebih baik. Jadi pastinya awal tahun depan tim ini akan jadi tim yang lebih kuat lagi, saya mohon fans dapat terus mendukung penuh tim ini,” tutupnya.

Tim U-19 Indonesia Petik Pelajaran dari Tim Senior Pohang Steelers FC

Tim U-19 Indonesia Petik Pelajaran dari Tim Senior Pohang Steelers FC

Tim U-19 Indonesia harus mengakui dan wajib memetik pelajaran dari kekalahan 1-5 pada laga uji coba melawan tim senior Pohang Steelers FC di Stadion Gyeongsan, Daegu, Korea Selatan, Sabtu (9/4). Gol semata wayang dari Garuda Nusantara dicetak oleh Marselino Ferdinan pada menit ke-77′. Berbeda dengan tim Pohang sebelumnya yang U-19, kali ini yang dihadapi oleh Marselino Ferdinan, dkk adalah tim seniornya. Untuk itu, pelatih kepala tim, Shin Tae-yong menegaskan timnya tak bisa mengembangkan permainan di babak pertama, namun tidak di babak kedua. “Jadi karena kita bertemu dengan tim yang sangat kuat, kami tidak bisa mengembangkan permainan yang kita inginkan, itu sangat disayangkan, tapi babak kedua sudah mulai beradaptasi dengan pertandingan, saya berharap ini bisa dijadikan pengalaman yang baik untuk para pemain,” katanya usai laga. Adapun Shin Tae-yong menegaskan kembali, kalau tim ini harus bisa belajar semua aspek (fisik, tempo permainan, dll) dari tim Pohang setelah pertandingan melawan tim kuat seperti mereka. “Tim yang kami hadapi sangat kuat, fisik dan tempo permainan mereka bagus, daripada saya katakan sesuatu hal saja, lebih baik saya katakan kalau para pemain ini harus bisa belajar secara keseluruhan aspek dari tim Pohang, mengenai sepak bola yang kuat itu seperti apa,” tegasnya. Sementara itu, pencetak gol satu-satunya bagi Indonesia, Marselino Ferdinan mengatakan, “Pertandingan tadi memang cukup sulit, kami memang sulit mengembangkan permainan di babak pertama karena banyak tekanan ke pertahanan kami, namun di babak kedua, kami sudah mulai bisa beradaptasi, dan tenang dalam memainkan permainan sepak bola kami. Tentu bangga dan senang bisa cetak gol melawan tim sekelas Pohang. Kami akan lebih baik lagi kedepannya nanti,” tuturnya. Kekalahan ini tentu menjadi evaluasi lagi bagi Tim U-19. Dalam perjalanannya selama pemusatan latihan di Korea Selatan, tim ini sempat mengalami kekalahan 1-5 pertama melawan Yeungnam University, kemudian 0-7 saat bertemu tim Korea Selatan U-19, dan kemenangan pertama 2-1 saat melawan tim Daegu University, lalu kembali kalah 1-5 melawan Korea Selatan U-19, mereka juga kembali bermain imbang 2-2 melawan tim Gimcheon Sangmu FC, menang 2-0 dari tim Pohang Steelers FC U-19 dan kembali menang 2-1 saat bertemu tim Kyungil University. Tim U-19 Indonesia rencananya akan kembali menggelar satu uji coba terakhir, melawan Daegu FC di hari Rabu, tanggal 13 April 2022.

Tim U-19 Indonesia Kembali Lanjutkan Tren Positif

Tim U-19 Indonesia Kembali Lanjutkan Tren Positif

Tim U-19 Indonesia kembali sukses merebut kemenangan saat uji coba. Kali ini mereka menang tipis 2-1 saat bertemu tim Kyungil University pada laga yang berlangsung di Stadion Auxiliary Mini, Daegu, Korea Selatan, Kamis (7/4). Sebelumnya Marselino Ferdinan, dkk rencananya akan beruji coba melawan tim Daegu FC, namun hal itu urung dilakukan, sebab banyak dari pemain lawan positif covid-19. Di laga melawan Kyungil University, gol-gol Garuda Nusantara berasal dari Arsa Ramadan Ahmad pada menit ke-38′, kemudian gol kedua oleh Rabbani Tasnim Siddiq di menit ke-81′. Sementara itu, satu gol lawan dicetak oleh Gyeong Il Uni menit ke-90+1′. “Saya sangat senang dengan hasil ini, karena pemain semakin hari terus meningkat kemampuannya dan membaik. Pastinya ada progres. Sejauh ini, selama pemusatan latihan di Korea, peningkatan yang paling signifikan terlihat dari para pemain adalah di sisi mental dan agresivitas permainan, serta usaha pemain untuk selalu bisa memenangkan pertandingan. Itu adalah hal-hal yang menurut saya punya progres sangat baik,” jelas pelatih kepala tim, Shin Tae-yong. Sementara itu bagi pemain, Arsa Ramadan Ahmad, kemenangan ini patut disyukuri, apalagi dirinya mencetak gol. “Ini semua juga karena kerja keras tim selama pertandingan, termasuk saat saya bisa cetak gol. Kami sejauh ini semakin kompak, fisik teman-teman juga sudah meningkat, passing-passing juga membaik. Mental akan terus kami tingkatkan, karena itu merupakan salah satu pesan penting dari pelatih,” katanya. Kemenangan sepertinya menjadi tren positif bagi tim U-19 Indonesia, selama pemusatan latihan di Korea Selatan, dan itu adalah hal yang bagus. Dalam perjalanannya selama pemusatan latihan di Korea Selatan, tim ini sempat mengalami kekalahan 1-5 pertama melawan Yeungnam University, kemudian 0-7 saat bertemu tim Korea Selatan U-19, dan kemenangan pertama 2-1 saat melawan tim Daegu University, lalu kembali kalah 1-5 melawan Korea Selatan U-19, mereka juga kembali bermain imbang 2-2 melawan tim Gimcheon Sangmu FC dan meraih kemenangan 2-0 dari tim Pohang Steelers FC. Tim U-19 Indonesia rencananya akan kembali menggelar satu uji coba terakhir, melawan Pohang Steelers FC lagi di hari Sabtu, tanggal 9 April 2022.

Tim U-19 Indonesia Raih Kemenangan Lawan Pohang Steelers FC

Tim U-19 Indonesia Raih Kemenangan Lawan Pohang Steelers FC

Tim U-19 Indonesia sukses meraih kemenangan 2-0 dari tim Pohang Steelers FC saat melakukan uji coba dalam rangkaian pemusatan latihan di Korea Selatan, Rabu (6/4). Bermain di Lapangan Riverside Soccer Field, Daegu, keduanya melakukannya dalam 3×40 menit. Laga pertama mereka bermain imbang 0-0. Kedua, tim U-19 menang 1-0 gol dicetak oleh Ronaldo Joyberra R Junior. Dan di babak ketiga mereka kembali unggul 1-0 melalui gol dari Razzaa Fachrezi Aziz. Laga pun berakhir 2-0 untuk kemenangan Indonesia. Pelatih kepala tim U-19 Shin Tae-yong mengaku sangat senang dengan penampilan anak asuhnya hari ini. “Itu karena mereka bisa menang 2-0 dalam pertandingan, saya senang akan hal itu. Memang tim lawan ini sangat baik, namun kita bisa menang tanpa kemasukan gol. Saya memuji para pemain, mereka sangat banyak mengalami peningkatan, terutama kemauan untuk bisa memenangkan pertandingan,” katanya. “Persiapan besok adalah memaksimalkan dan memainkan pemain yang belum dapat banyak menit bermain. Saya akan memberikan kesempatan bagi mereka,” pungkasnya. Shin Tae-yong juga mendapat kepercayaan untuk memimpin tim Indonesia berlaga di SEA Games 2021 di Vietnam. Indonesia tergabung dalam Grup A bersama tuan rumah Vietnam, Myanmar, Filipina, dan Timor Leste. “Terkait pengundian SEA Games, memang ada Vietnam disana dan mereka mungkin calon juara juga. Tetap, kami akan berusaha maksimal untuk mencapai final, dan memang jadwal pertandingan pertama di tanggal 6 Mei 2022, saya akan bicarakan dengan federasi agar kita bisa lebih cepat sampai di Vietnam tepat pada waktunya,” jelas Shin. Sementara bagi kapten tim Erlangga Setyo Dwi Saputra, kemenangan ini sangat disyukuri. “Saya juga berucap terima kasih kepada pendukung kami. Ini juga hasil positif yang kita semua inginkan. Semoga menjadi motivasi agar bisa terus meraih kemenangan,” tuturnya. Kemenangan ini merupakan yang kedua kalinya bagi tim ini. Sebelumnya, mereka mengalami kekalahan 1-5 pertama melawan Yeungnam University, kemudian 0-7 saat bertemu tim Korea Selatan U-19, dan kemenangan pertama 2-1 saat melawan tim Daegu University, lalu kembali kalah 1-5 melawan Korea Selatan U-19, terakhir mereka bermain imbang 2-2 melawan tim Gimcheon Sangmu FC. Tim U-19 Indonesia rencananya akan kembali mengelar rangkaian uji coba terakhir melawan Daegu FC (7/4) yang dilaksanakan di Daegu, Korea Selatan.

Tim U-19 Indonesia Tahan Imbang Gimcheon FC

Tim U-19 Indonesia Tahan Imbang Gimcheon FC

Tim U-19 Indonesia menorehkan hasil imbang 2-2 usai melakukan uji coba melawan tim Gimcheon Sangmu FC di Auxiliary Mini Stadium, Daegu, Korea Selatan, Selasa, (5/4). Gol-gol dari Garuda Nusantara dicetak oleh Subhan Fajri di menit ke-37′ dan Muhammad Rafli Asrul pada menit ke-57′. “Saya menilai pemain untuk hari ini, performanya sangat baik. Memang semakin baik untuk kedepannya, dan juga kerja kerasnya dari semua pemain,” kata Shin Tae-yong. “Memang banyak peluang untuk cetak gol, tetapi tidak bisa dimanfaatkan dengan baik, apalagi kemasukan gol kedua itu juga tidak kita prediksikan sebelumnya, seharusnya bisa, kalau bisa setengah tempo lebih cepat dan bisa diperbaiki kedepannya,” lanjutnya. Kemasukan dua gol ke gawang Indonesia sangat disayangkan oleh Shin Tae-yong. “Tapi itu tidak perlu dikhawatirkan, karena memang fisiknya masih kurang, jadi otomatis fokus para pemain jadi turun juga, dan itu bisa diperbaiki. Dan kami akan selalu mempersiapkan tim dengan lebih baik setiap ada uji coba,” tegasnya. Ini adalah uji coba keempat tim asuhan pelatih kepala Shin Tae-yong selama melakukan pemusatan latihan di Korea Selatan. Kekalahan 1-5 pertama melawan Yeungnam University, kemudian 0-7 saat bertemu tim Korea Selatan U-19, dan kemenangan pertama 2-1 saat melawan tim Daegu University, lalu kembali kalah 1-5 melawan Korea Selatan U-19. Tim U-19 Indonesia rencananya akan kembali mengelar rangkaian uji coba dengan Pohang (6/4), dan Daegu Fc (7/4) yang dilaksanakan di Daegu, Korea Selatan.

Garuda Nusantara Dapat Pelajaran Berharga

Garuda Nusantara Dapat Pelajaran Berharga

Tim U-19 Indonesia harus menelan kekalahan 0-7 dari Tim Korea Selatan U-19 dalam laga uji coba di Daegu Auxiliary Stadium, Daegu, Jumat (25/3). Seusai laga, Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan mengatakan bahwa Garuda Nusantara harus lebih kerja keras lagi. Apalagi Piala Dunia U-20 akan digelar tahun depan. “Kami mendapatkan pelajaran berharga melawan Korea Selatan yang notabene kemampuan mereka di atas kita. Pemain harus lebih kerja keras, disiplin dan meningkatkan kemampuan selama pemusatan latihan di Korea Selatan,” kata Iriawan. “Dengan hasil ini, pelatih Shin Tae-yong juga mendapatkan gambaran bahwa tim U-19 harus ditingkatkan lagi kemampuannya. Memang butuh waktu dan tim ini masih terus berproses,” tambahnya. Dalam laga tersebut, Shin Tae-yong berani mengambil inisiatif untuk memainkan penguasaan bola. Sayang, Tim U-19 Indonesia harus kebobolan melalui Eum Seung-min (20′). Tertinggal satu gol, Tim U-19 Indonesia mencoba keluar menyerang. Namun, pasukan Garuda Nusantara kembali kebobolan dalam jangka waktu 3 menit melalui Lee Seung-won (42′) dan Kang Min-jae (43′ serta 45′). Di babak kedua, Tim U-19 harus kebobolan tiga gol dari Yu Seung-hyeon (50′), Seo Jae-won (77′), dan Cho Dong-jae (82′). Alhasil, Skuad Garuda Nusantara takluk 0-7. Ini merupakan kekalahan kedua Tim U-19 Indonesia dalam rangkaian uji coba dan pemusatan latihan di Korea Selatan. Sebelumnya, Ronaldo Kwateh dkk. kalah 1-5 dari Yeungnam University, Senin (22/3). Selanjutnya, Tim U-19 Indonesia akan menghadapi Universitas Daegu, 27 Maret 2022.