Rangkaian turnamen bulu tangkis berlevel nasioanl, Sirkuit Nasional 2026, akan...
Read MoreBayan Open 2026 Jadi Panggung Atlet Muda Kaltim
Rangkaian turnamen bulu tangkis berlevel nasioanl, Sirkuit Nasional 2026, akan kembali berlanjut. Kali ini, Sirkuit Nasional C Bayan Open 2026 kembali digelar di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, pada 24-29 Agustus 2026. Kompetisi ini menjadi bagian dari komitmen pembinaan olahraga sekaligus membuka peluang lebih besar bagi atlet muda di luar Pulau Jawa untuk berkembang. Senior Manager PT Bayan Resources, Suhud Wahyudi, mengatakan dukungan terhadap pembinaan olahraga menjadi salah satu bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR). Bulu tangkis menjadi salah satu cabang olahraga yang mendapat perhatian karena memiliki basis penggemar besar di Indonesia dan telah menorehkan berbagai prestasi di tingkat dunia. “Bulu tangkis adalah salah satu olahraga favorit di Indonesia yang prestasinya mendunia, sehingga kita layak ikut berpartisipasi mengembangkan ini di level-level yang bawah,” ujar Suhud. Menurut dia, penyelenggaraan kompetisi bulu tangkis secara berkesinambungan penting untuk mendukung proses pembinaan atlet. Selama ini, turnamen berskala nasional dinilai masih lebih banyak digelar di Pulau Jawa. Kondisi tersebut membuat atlet dari luar Jawa harus mengeluarkan biaya dan waktu lebih besar untuk mengikuti pertandingan nasional. Karena itu, Bayan Open 2026 di Balikpapan diharapkan dapat menjadi salah satu wadah bagi atlet muda Kalimantan untuk mendapatkan pengalaman bertanding tanpa harus selalu bepergian ke Pulau Jawa. “Kami merasa perlu adanya kompetisi yang berkesinambungan, terutama di luar Jawa. Khususnya karena kami kebetulan di Balikpapan, kami adakan di Balikpapan,” katanya. Suhud mengatakan pembinaan atlet usia muda menjadi salah satu fokus utama dalam penyelenggaraan Bayan Open 2026. Kategori pertandingan mencakup kelompok usia dini hingga taruna. Pembinaan sejak usia muda dinilai penting untuk menjaga regenerasi atlet bulu tangkis di Kalimantan Timur. “Kami terutama adalah pembinaan untuk atlet-atlet muda,” ujarnya. Menurut Suhud, kompetisi yang berkualitas dan digelar secara rutin dapat memberikan pengalaman bertanding yang sangat dibutuhkan atlet untuk meningkatkan kemampuan. Semakin banyak pertandingan yang diikuti, semakin besar pula kesempatan atlet memperoleh poin sekaligus menghadapi lawan dengan karakter permainan yang berbeda. Kita harapkan prestasi atlet itu akan terus berkembang. Kita harapkan terus berkembang mencapai nasional,” katanya. Kehadiran Bayan Open 2026 juga diharapkan memberikan manfaat bagi atlet dari berbagai daerah di Kalimantan Timur dan sekitarnya. Atlet dari Tenggarong, Samarinda, hingga Bontang kini memiliki kesempatan mengikuti kompetisi berskala nasional di Balikpapan. Mereka tidak hanya mendapatkan pengalaman bertanding, tetapi juga memiliki peluang mengumpulkan poin dan meningkatkan peringkat melalui kompetisi tersebut. Selain itu, pertemuan dengan atlet dari berbagai daerah menjadi bagian penting dalam proses pengembangan kemampuan. “Ada kompetisi yang bagus tentunya ada kesempatan untuk sparing partner dengan pemain-pemain lain yang berkualitas,” tutur Suhud. Melalui penyelenggaraan Bayan Open yang dilakukan secara berkesinambungan, pihak penyelenggara berharap semakin banyak atlet muda dari Kalimantan Timur mampu berkembang dan bersaing di tingkat nasional. “Harapan kami, atlet-atlet muda, atlet-atlet muda usia dini, terus berkembang, bisa bersaing dengan daerah-daerah lain,” pungkasnya. Bayan Open 2026 diharapkan tidak sekadar menjadi ajang pertandingan, tetapi juga menjadi bagian dari ekosistem pembinaan bulu tangkis di Kalimantan Timur. Konsistensi penyelenggaraan kompetisi menjadi salah satu modal untuk mencetak regenerasi atlet yang mampu membawa nama Kaltim ke level nasional hingga internasional.