Tiga Pasangan Ganda Putra Indonesia Lolos Ke Babak Ketiga Yonex Sunrise BWF WJC 2017

hibul Fikri dan Adnan Maulana_wjc2017_perorangan_17-10_5

Tiga pasangan ganda putra Indonesia pada ajang Blibli.com Yonex Sunrise BWF World Junior Championships 2017 yang sedang diadakan di Yogyakarta, berhasil masuk ke babak ketiga. Mereka adalah Muhammad Shohibul Fikri/Adnan Maulana, Ade Bagus Sapta Ramadhany/Ghifari Anandaffa Prihardika dan Rinov Rivaldy/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan. Seperti yang dilansir pada situs djarumbadminton.com, pasangan Adnan/Fikri lebih tenang dalam bermain dan mampu menguasai keadaan. “Hari ini mainnya sudah lebih rileks dan tidak tegang. Kami sudah mulai terbiasa dan tidak ada kendala berarti. Kami menjaga no lobnya aja karena mereka bagus di sana” ungkap Adnan. Mereka optimis akan lolos ke babak semifinal dan akan memberikan yang terbaik dalam babak ketiga. “Besok kasih yang terbaik saja. Main lebih safe karena tadi masih banyak mati sendiri. Target awal saat ini semifinal dulu, semoga nanti bisa juara” ucap Fikri. Dalam babak kedua, pasangan Adnan/Fikri mengalahkan pasangan dari Belgia dengan skor 21-15 dan 21-15 dan akan bertemu dengan Robert Cybulski/Tymoteusz Malik pasangan asal Polandia. Selain Adnan/Fikri, pasangan Rinov/Yeremia akan bertemu dengan Jepang setelah menaklukkan Chow Hin Long/Mak Pak Ngai asal Hongkong. Sedangkan pasangan Ade/Ghifari akan bertemu perwakilan dari China, Di Zijian/Wang Chang setelah mengalahkan Mathieu Morneau/Nicolas Nguyen pasangan ganda putra dari Kanada. Itu dia tiga pasangan ganda putra Indonesia yang lolos ke babak ketiga Yonex Sunrise BWF WJC 2017.(put/adt)

Tunggal Putri Indonesia Berhasil Kantongi Tiga Tiket Untuk 16 Besar

thumb-Aurum Oktavia Winata_wjc2017_perorangan_16-10_6

Menyusul keberhasilan dari pasangan ganda putra, 3 tunggal putri Indonesia lolos ke babak 16 besar dalam ajang Blibli.com Yonex Sunrise BWF World Junior Championships 2017 yang kini berlangsung di GOR Among Rogo, Yogyakarta. Kemenangan diawali oleh Gregoria Mariska Tunjung yang menaklukkan Korea dengan skor 21-9 dan 21-5. Disusul oleh Aurum Oktavia Winata yang menang atas Malaysia dengan skor 21-12 dan 21-6. Di tutup dengan tunggal putri Indonesia yaitu Choirunnisa yang berhasil mengalahkan Park Ga Eun setelah melewati tiga games dengan skor 21-18, 20-22 dan 21-14. Kunci kemenangan Aurum pada game kali ini adalah bermain dengan tenang. Selain itu, ia juga menerapkan beberapa strategi yang ia susun bersama pelatih dengan melihat video pertandingan lawan yang akan ia hadapi. “Pertandingan hari ini hawanya lebih tenang. Mungkin karena kemarin-kemarin sudah main, jadinya lebih tenang. Lawan yang tadi sudah lihat di video, saya banyak jagain bola-bola depannya lawan. Di game kedua saya coba servis pendek, karena dia nggak enak nerimanya. Dia lebih nyaman menerima servis panjang,” ucap Aurum, seperti yang dilansir pada djarumbadminton.com Pada game bulutangkis selanjutnya, Aurum akan bertemu dengan tunggal putri asal Vietnam, yaitu Thi Anh Thu Vu. Ia mengaku bahwa Thi Anh Thu Vu bermain dengan bagus dan telah berhasil mengalahkan pemain tunggal putri lain. “Besok lawan Vietnam, dia mainnya lumayan bagus. Di Malaysia (International Junior Open 2017) kemarin dia mengalahkan teman saya (Eprilia Mega Ayu Swastika), tapi dia kalah sama Asty (Dwi Widyningrum). Saya ingin lebih menjaga feeling buat menurunkan bola, buat menyerang. Sama main fokus dan konsentrasi,” tuturnya.(put/adt)

Ini Dia Perwakilan Tim Futsal Masing-Masing Region Di LIMA Futsal Nationals 2017

Tim futsal putri Universitas Bina Nusantara (Ubinus) saat mengalahkan tim Universitas Pelita Harapan (UPH) dengan skor 1-0 di Gelanggang Remaja Kecamatan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Saat laga LIMA Futsal tahun 2016. Foto: www.ligamahasiswa.co.id

Total terdapat 18 perwakilan tim futsal yang akan bertanding di LIMA Futsal National 2017 di Sports Center UIN Maulana Malik Ibrahim, Malang, pada 18-28 Oktober 2017. Ke 18 tim futsal itu terdiri dari 10 tim putra dan 8 tim putri. Mereka berhasil melewati fase awal di LIMA Conference di tiap wilayah. Yuk, langsung aja intip perwakilan tim futsal mana saja yang akan bertanding di LIMA Futsal Nationals 2017. Tim-tim putra perwakilan dari LIMA Futsal: Air Mineral Prim-A Greater Jakarta 2017 yaitu STIE Bhakti Pembangunan (STIE BP), Universitas Gunadarma, dan Universitas Islam 45 (Unisma). Tiga tim putri terbaik dari region Jakarta dan sekitarnya adalah Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Universitas Trisakti (Usakti), dan Universitas Budi Luhur (UBL). LIMA Futsal: Blibli.com West Java Conference 2017 mengirimkan tim futsal putra Universitas Islam Nusantara (Uninus) dan Telkom University ke LIMA Futsal Nationals. Tim putri yang bertanding di LIMA Futsal Nationals dari region Jawa Barat yaitu Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Universitas Padjadjaran (Unpad), dan Universitas Katolik Parahyangan (Unpar). Untuk region Jawa Tengah, tim futsal putra terbaik yang telah bertanding di LIMA Futsal: Kaskus Central Java and Special Region of Yogyakarta Conference 2017 yaitu Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) dan Universitas Negeri Semarang (Unnes). Tim putri Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) merupakan satu-satunya tim putri perwakilan region Jawa Tengah dan DIY. Di ajang conference baru, LIMA Futsal: Bolalob.com Kalimantan Conference 2017 hanya mengirimkan satu tim futsal putra, yaitu Politeknik Negeri Banjarmasin (Poliban) untuk bertanding di LIMA Futsal Nationals 2017. Kota Malang, tempat digelarnya LIMA Futsal: McDonald’s East Java Conference 2017 yang juga merupakan conference terakhir LIMA Futsal season 5 ini mengirimkan dua perwakilan tim futsal putra dan satu tim putri. Dua tim putra itu adalah Universitas Brawijaya (UB) dan Universitas Airlangga (Unair). Futsal putri diwakili Universitas Negeri Surabaya (Unesa). Lalu menurut kalian, tim mana yang akan merengkuh juara di LIMA Futsal Nationals 2017? (pah/adt)

DKI Jakarta Unggul Jauh Dalam Perolehan Medali POMNAS XV Sulsel

cabor renang pomnas

Kontingen DKI Jakarta berhasil meninggalkan cukup jauh para pesaingnya dalam perebutan medali Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (Pomnas) XV di Makassar, Sulawesi Selatan, 14-21 Oktober 2017. “Untuk perolehan medali Pomnas 2017 klasemen sementara menempatkan DKI Jakarta sebagai pemuncak dengan total 15 medali emas, 10 perak dan delapan perunggu,” kata Humas Pomnas 2017, Ahmad Bahar di Makassar. Dikutip dari Antara Sulsel, medali DKI Jakarta banyak diperoleh dari cabang olahraga (cabor) renang dan catur. “Seperti halnya untuk renang, cabang ini menumbangkan sebanyak enam medali emas. Sementara untuk cabang olahraga catur juga tampil dominan dengan tujuh medali emas,” tambahnya. Kontingen DKI Jakarta dari cabor atletik juga berhasil menyumbangkan medali. Perolehan medali DKI Jakarta dibuntuti Jawa Barat di posisi ke dua dengan lima medali emas, tujuh perak dan sembilan perunggu. Perolehan medali POMNAS di Jawa Barat diikuti ketat kontingen Jawa Timur dengan lima medali emas, enam perak dan satu perunggu. Untuk posisi selanjutnya diisi Jawa Tengah yang untuk sementara mengumpulkan lima medali emas, satu perak dan empat perunggu. “Adapun tuan rumah Sulawesi Selatan mengoleksi dua medali emas, dua perak dan tujuh perunggu. Jumlah ini tentunya akan terus berubah karena masih ada beberapa cabang yang tengah melangsungkan pertandingan,” jelasnya. (pah/adt)

Setelah Sukses Memperingati Hari Jadi Yang Ke-2, ASC Akan Kembali Gelar Kabaintelkam Cup Desember Mendatang

H-Arifin-Murad-Bersama-PB-Perbakin-yang-juga-Kepala-BNN-Budi-Waseso

Puji serta syukur kita panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa atas terlaksananya tournament menembak di acara open tournament menembak di Abadi Sport Centre (ASC) Serua, Ciputat, Tangsel, begitulah closing statement dari H Arifin selaku pemilik dan penanggung jawab acara kepada nysnmedia.com saat menutup kegiatan turnamen menembak. Pemilik ASC, H Arifin Murad juga menuturkan harapannya kedepan untuk acara ini agar dapat menumbuhkan bibit atlet dan Perbakin bisa maju khususnya di wilayah provinsi Banten. “Jadikan acara ini agar memiliki hikmah dikemudian hari, dan kita bisa menghasilkan bibit-bibit atlet yang handal terutama untuk provinsi Banten dan maupun tingkat nasional,” kata H Arifin. Namun ia sempat mengutarakan kekecewaannya kepada Perbakin Tangsel, terkait dengan perizinan untuk lapangan tembak ini. Perbakin Tangsel sempat menghambat perizinan, dan dinilai tidak objektif. “Selama ini kami dapat hambatan dari Perbakin Tangsel yang saya kira kurang objektif. Padahal menurut PB Perbakin, surat-surat kami sudah lengkap. Padahal 1,5 tahun yang lalu saya sudah mengajukan izin ke Perbakin Tangsel, tapi sayangnya tidak di proses. Dengan alasan yang tidak jelas juga,” ucap H Arifin Selain itu Ia juga menambahkan, bahwa berbagai izin dari beberapa pihak sudah ia pegang. “Surat sudah komplit. Seluruh aspek dari pemerintahan daerah, seperti izin tanah dan izin bangunan untuk lapangan tembak ada, dari warga mulai dari RT, RW, Kelurahan dan Kecamatan serta dinas yang terkait seluruhnya sudah tanda tangan. Dan PB Perbakin sendiri yang menjadi markas kita sudah mendukung sepenuhnya dan memberikan izin dengan mudah. Saya tidak mengerti apa yang diinginkan dari Perbakin Tangsel,” tambahnya. Terlepas dari itu, H Arifin berterimakasih kepada banyak pihak, terutama tim panitia hingga acara berjalan dengan sukses. “Saya kira acara ini telah sukses berkat kerjasama semua lapisan, terutama tim panitia yang solid, PB Perbakin, BNN, Polres Tangsel, Pemda Tangsel dan seluruh lapisan lainnya yang terlibat, saya ucapkan terimakasih, desember mendatang, kami dalam persiapan acara yang serupa, tapi lebih meluas lagi, yaitu kabaintelkam cup,” tutupnya (put/adt)

Setelah 25 tahun, Indonesia Kembali Menjadi Tuan Rumah BWF World Junior Championships Yang Diikuti 65 Negara

Chairunnisa pemain tunggal putri Indonesia yang berlaga di ajang BWF World Junior Championships Foto: http://badmintonindonesia.org/

BWF World Junior Championships kembali diadakan di Indonesia. Perhelatan yang pernah diadakan pada tahun 1992 di Jakarta, kini memilih Yogyakarta sebagai tuan rumah, event bergengsi tersebut bertempat di GOR Among Rogo Yogyakarta yang digelar pada 9 Oktober sampai 22 Oktober 2017 mendatang. Dengan nama Blibli.com Yonex Sunrise BWF World Junior Championships, kompetisi bulutangkis level junior ini akan diikuti 65 negara dengan usia dibawah 19 tahun. Dalam rilis yang dimuat dalam situs Blibli.com, ketua panitia penyelenggara sekaligus Sekretaris Jendral PP PBSI Achmad Budiharto menuturkan harapannya kepada pemain Indonesia karena Indonesia menjadi tuan rumah sehingga akan menambah semangat, energi positif dan daya juang bagi para pemain muda. Dukungan dari masyarakat pun akan besar. Acara ini akan dibagi menjadi 2 pekan. Di pekan pertama diadakan kompetisi beregu campuran yang memperebutkan Piala Suhandinata dan dipekan kedua akan diadakan kompetisi perorangan (Eye Level Cup). Demi kelancaran acara ini, para panitia menggelar pelatihan secara khusus yaitu Training Camp 2017 Road to World Junior Championships yang dilakukan di GOR Bulutangkis Djarum–Magelang pada 23 September sampai 5 Oktober 2017 lalu. Christian Hadinata bersama sejumlah pelatih lainnya dari menjadi mentor untuk para pebulutangkis junior selama kegiatan Training Camp.(put/adt)

Bukan Sekadar Therapy Asma, Olahraga Renang Berhasil Membawa Raina ke SEA GAMES 2017

Rania-Saumi-Grahana-Ramdhani-renang

Gadis cantik asal Jawa Barat ini bernama lengkap Raina Saumi Grahana Ramdhani, atau yang akrab disapa Raina. Ia merupakan salah satu atlet renang yang membawa nama Indonesia ke SEA GAMES 2017 lalu. Pada awalnya, olahraga renang berhasil menjadi terapi untuk menyembuhkan penyakit asma yang dideritanya sejak usia 7 tahun. “Awalnya sih disuruh dokter untuk terapi asma. Tapi kebetulan juga aku hobi renang, jadi keterusan. Alhamdulilah asmanya sembuh,” ucapnya Tak hanya SEA GAMES 2017, Raina sudah mengikuti beberapa kompetisi sejak tahun 2003 baik dari tingkat nasional hingga tingkat dunia seperti World Champhionships di Budapest. Bahkan ia juga pernah mencetak rekor nasional 800 m dalam waktu 8.53.71, 400 m dengan 4.20.16 dan 200 m dengan 2.05.15. Dan kini, gadis berumur 22 tahun ini sedang berlaga dalam POMNas mewakili nama Provinsi Jawa Barat yang diadakan di Makassar, Sulawesi Selatan. Mahasiswi STIE Dharma Agung Bandung yang sangat menyukai coklat ini mengakui, bahwa bertanding dengan perenang lain dari berbagai negara merupakan pengalaman yang berharga bagi dirinya. “Pergi ke kejuaraan tingkat dunia melihat juga para perenang world class bertanding itu adalah pengalaman berharga,”tutupnya (put/adt)

Antusiasme Peserta Tembak Ikuti ASC Yang ke-2 Sebagai Wadah Penyalur Hobby Menjadi Prestasi

antusias-para-peserta-ASC

Abadi Sport Center (ASC) terus membuat suatu kegiatan positif untuk peserta tembak agar bisa menjaring atlet-atlet berprestasi dan potensial untuk bisa membawa nama harum Tangsel, Provinsi Banten maupun Indonesia. Open tournament ASC ke-2 akan berlangsung selama dua hari terhitung dari Sabtu – Minggu (14-15/10) di Lapangan Tembak Abadi Sport Center, Serua, Ciputat. Ratusan peserta berdatangan mulai dari Jabodetabek maupun luar Jabodetabek. Mereka siap beradu ketangkasan dalam hal menembak. Salah satu peserta tembak yang sudah mengikuti dua kali open tournament ASC, Ardi Dwi Purnomo mengatakan kegiatan ini sangat bagus untuk menyalurkan hobi dan juga bisa mengasah kemampuan. “Acara ini sangat bagus, saya sudah dua kali mengikuti ASC ini. Dengan kegiatan ini dapat menyalurkan hobi para penembak,” ujar Ardi kepada nysnmedia.com. Sementara itu, Gusal Reynaldi dari BSD menjelaskan, lapangan tembak ASC mempunyai tantangan tersendiri. Gusal mengatakan, tantangan itu datang dari kelembapan suhu. “Disini (ASC) ada tantangan sendiri. Kelembapan suhu. Karena, ini kan rumput jadi lembap dan bisa pengaruh ke tembakan. Jadi, ini tantangan sendiri buat saya dan harus pintar-pintar dalam bidik sasaran,” papar Gusal. (pah/adt)

Joan Putri Callista, Terpilih Untuk Mengikuti Seleksi Basket Di Surabaya

Joan Putri Calista pemain basket putri dari Ora Et Labora, yang akan mengikuti seleksi DBL All Star di Surabaya November mendatang.

Perlu di ketahui perhelatan dari ajang Honda DBL (Development Basketball League) yang di gagas oleh salah satu brand ternama, telah menjadi ajang satu-satunya yang di tunggu oleh pelajar setara SMA (sekolah menengah atas) yang tersebar di berbagai daerah. Dari penilaian yang terbaik dalam kompetisi, ataupun kategori suporter yang kreatif. Menjadi anak yang aktif sejak kecil, sosok Joan Putri Callista memilih menyalurkannya tenaga dan hobbynya dengan bermain basket. Gadis belia yang akrab dengan sapaan Joan ini masih bersekolah di Ora Et Labora BSD Tangerang Selatan, dan akan segera mengikuti seleksi basket DBL yang diadakan di Surabaya sebagai pintu terakhir untuk dikirim ke Amerika Serikat. “aku tuh gak bisa diem suka gerak-gerak. Terus di sekolah ekskul yang suka gerak itu cuma futsal sama basket. Walau aku sempat main futsal tapi aku fokusnya ke basket” tutur Joan kepada nysnmedia.com. Ketertarikan kepada olahraga basket sudah ia rasakan sejak kelas 1 SD, hingga saat ini. Joan sudah mengikuti berbagai pertandingan antar club basket, antar sekolah, kejuaraan nasional seperti Popda, Popnas dan Popwil hingga ke DBL Indonesia. Cewek periang ini menuturkan pengalamannya ketika mengikuti DBL Indonesia. Joan dan tim masuk hingga Fantastic Four. Namun, pertandingan tersebut tidak berjalan mulus. “Saat quarter pertama itu, aku udah foul 3 kali, mainnya juga sudah banyak foul. Jadi kita main untuk mencegah teman-teman yang lain untuk out,” sesal Joan.(put/adt)

LIMA Futsal National 2017 Diikuti 10 Tim Futsal Putra Dan 8 Tim Futsal Putri

Logo LIMA Nationals Futsal

Setelah berakhirnya gelaran LIMA Futsal National 2017 fase conference, kini giliran tim-tim futsal putra dan putri terbaik dari tiap conference telah terpilih. Tim-tim tersebut akan beradu kembali di babak selanjutnya, yaitu LIMA Futsal National 2017, yang akan dihelat di Sports Center UIN Maulana Malik Ibrahim, Malang, pada 18-28 Oktober 2017 mendatang. Sebanyak 18 tim yang terdiri dari 10 tim putra dan 8 tim putri terbaik akan beradu dalam sistem setengah kompetisi. Untuk tim putra, kesepuluh tim akan dibagi menjadi dua pul dengan masing-masing pul (group) terdiri dari lima tim. Sedangkan, kedelapan tim putri akan dibagi menjadi dua pul, tiap pul terdiri dari empat tim. Dalam LIMA Futsal National 2017, akan ada banyak penghargaan untuk tim maupun individu. Selain untuk juara, runner-up, dan peringkat ketiga, penghargaan juga akan diberikan untuk kategori individu dan tim khusus, yaitu Top-Scorer, Best Player, Best Goal Keeper, All-Academic Player, dan Best Management Team. Berikut pembagian grup putra maupun putri: Putra Pul A: STIE BP, UB, Poliban, Unnes, Tel-U Pul B: UNY, Uninus, Universitas Gunadarma, Unair, Unisma Putri Pul X: UPI, Unesa, UBL, Usakti Pul Y: UNJ, UNY, Unpad, Unpar (pah/adt)

Hebat, Nama Orang Indonesia Ini Terpilih Menjadi Nama Piala Kompetisi Bulutangkis Junior, Siapakah Dia?

Suharso Suhandinata yang namanya diabadikan sejak tahun 2008 di India, untuk digunakan sebagai nama piala kategori beregu campuran (mixed team) Yonex Sunrise BWF World Junior Champhionships yang diikuti oleh 45 Negara

Nama Piala Suhandinata telah dipilih sejak tahun 2008 di India, ketika menjadi tuan rumah pada kompetisi bulutangkis junior. Nama piala Suhandinata resmi diabadikan untuk kategori beregu campuran (mixed team). Suhandinata diambil dari nama orang Indonesia yaitu Suharso Suhandinata yang merupakan orang berjasa dalam dunia bulutangkis baik di Indonesia maupun di dunia. Suharso Suhandinata adalah sosok yang telah menyatukan dua federasi bulutangkis yaitu International Badminton Federation (IBF) dengan Badminton World Federation (BWF). Selain itu, Suharso Suhandinata juga memberikan nama Sudirman pada turnamen beregu campuran bulu tangkis dunia. Pada kategori beregu campuran di kompetisi Blibli.com Yonex Sunrise BWF World Junior Champhionships 2017 yang diadakan di Yogyakarta, akan diikuti oleh 45 negara. Indonesia sendiri mengirimkan 16 pemain yang memperebutkan Piala Suhandinata ini yang terdiri dari 8 pemain putra dan 8 pemain putri.(put/adt)

Indonesia seleksi ketat pemain dalam BWF World Junior Champhionships 2017

susi-susanti

Kompetisi Blibli.com Yonex Sunrise BWF World Junior Champhionships 2017 yang diadakan di Yogyakarta diikuti oleh 65 negara dan pemain yang diberusia dibawah 19 tahun. Indonesia mengirimkan masing-masing tiga wakil untuk ganda putra dan ganda. Empat wakil Indonesia untuk tunggal putra dan tunggal putri serta ganda campuran, menurunkan empat perwakilan. Mengingat Indonesia belum pernah membawa pulang medali lagi setelah kompetisi World Junior Champhionships 2012, kali ini PBSI melakukan seleksi yang bisa dibilang cukup ketat demi dapat mengharumkan nama Indonesia. Terlebih lagi Indonesia menjadi tuan rumah pada tahun ini setelah 25 tahun. Susi Susanti selaku Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI selaku Manajer Tim Junior Indonesia menuturkan bahwa ia menargetkan Indonesia dapat membawa pulang gelar juara badminton baik untuk kategori perorangan maupun beregu. Untuk itu, Indonesia mengirimkan sejumlah nama yang diharapkan bisa meraih gelar juara seperti Rehan Naufal Kusharjanto/Siti Fadia Silva Ramadhanti yang menjuarai Asia Junior Championships 2017 pada Juli lalu, Ikhsan Leonardo Imanuel Rumbay (tunggal putra) dan Gregoria Mariska Tunjung (tunggal putri).(put/adt)

Perempuan Indonesia Harus Berani Menembak!

perempuan-indonesia-menembak

Judul tersebut jangan di konotasikan dengan pandangan tentang percintaan, seorang wanita harus mampu menjaga harkat dan martabat sebagai pribadi yang menunggu dalam mengutarakan perasaan cinta kepada kaum Adam. Dalam gencarnya persaingan di jaman emansipasi wanita, perempuan Indonesia telah masuk ke berbagai cabang olahraga ekstrim termasuk menembak. Olahraga menembak yang sangat identik dengan kaum pria, kini ujaran masuk ke semua segmen hampir tak mampu di bendung. Seperti yang di utarakan oleh projek manager Cahaya Kurnia Mandiri, Listani Agustina, menurutnya modal utama dalam menekuni olahraga menembak adalah keberanian. “Perempuan Indonesia harus berani mencoba hal-hal yang positif, modal utamanya adalah mau dan keberanian, bukan soal tomboy, tetapi lebih kepada pencarian jati diri dan batas kemampuan yang sanggup di lakukan oleh wanita itu sendiri. ujar wanita yang akrab di sapa Litha ini saat mengikuti tournament menembak di wilayah bulak anggrek, Serua, Ciputat Tangsel.(15/10) Selain itu Litha juga menambahkan bahwa dirinya sengaja mendaftarkan diri menjadi peserta di tournament menembak yang di gagas oleh Abadi Sport Center (ASC) untuk menguji kemampuannya. “Berbeda dengan sebelumnya, saya baru pertama kali mengikuti tournament jenis Air gun, karena biasanya saya menggunakan senjata beneran, untuk ketepatan olahraga yang di selenggarakan oleh ASC sangat menguji mental, yang pertama di tuntut untuk tidak terpengaruh suara-suara di sekitar, sehingga kita mesti fokus ke sasaran. Dan disini lebih diutamakan tentang safety ujar Litha Sementara itu di tempat yang sama sekjen Perempuan Lintas Banten, yang juga humas ASC, Munifah Umar berpendapat bahwa, selain ajang mencari bibit berprestasi moment ini juga di jadikan memperkenalkan wanita juga bisa. “Dalam moment ini, selain untuk mencari bibit berprestasi, tetapi juga mencari sosok wanita tangguh, olahraga menembak ini merupakan tantangan bahwa kaum wanita, karena wanita juga patut di sertarakan dengan para pria,”ujar Munifah. Munifah juga menambahkan bahwa sangat banyak peluang bisnis yang kita ambil dari acara yang di adakan oleh ASC. “Jika kita berpikir jauh ke depan, olahraga jenis ini segmennya jelas menengah ke atas, karena alat-alatnya tergolong mahal, sehingga peluang-peluang mencari relasi bisnis terbuka lebar, saya juga merupakan pelaku usaha, produk saya akan saya kerjasamakan kepada para peserta yang notabenenya lingkungan kaum berada, oleh sebab itu karena langkah bisnis bisa di bangun dengan dasar kepercayaan dan kualitas, jika produk yang di tawarkan sangat berkualitas, otomatis kepercayaan tersebut akan membawa dampak perubahan ekonomi kepada para perempuan,”jelasnya (red)

Redaksional NYSN Media Apresisasi Kegiatan Olahraga Yang Di Inisiasi Oleh ASC

nysn-apresiasi-kegiatan-ASC

Abadi Sport Center (ASC) telah menginjak usia yang ke-2. Menandakan hari jadi yang ke-2, ASC membuat kejuaraan open tournament shooting dengan tema “Menembak Yes, Narkoba No” di Lapangan Menembak Abadi Sport Center, Sabtu (14/10). Seperti yang di paparkan oleh Humas/publik relations ASC, Munifah Umar mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan kegiatan spontan. “Iya, sebenernya kegiatan ini tergolong spontan untuk menyemarakan hari jadi ASC yang ke-2, tetapi syukur alhamdullilah mendapatkan respon yang luar biasa dari petinggi pengurus besar perbakin, lalu di kombinasikan dengan acara BNN, mengingat Narkoba memang merupakan musuh bersama,” tutur Munifah yang akrab dengan panggilan Ifa. Ifa yang juga merupakan Sekjen Perempuan Lintas Banten menambahkan bahwa, selain untuk sekedar menyalurkan hobby, ternyata prestasinya bisa di jadikan bekal untuk masa depan. “Yang ikut dalam kegiatan ini mayoritas adalah aparat kepolisian dan juga umum. Banyak juga dari pelajar yang akan di bina langsung oleh ASC dalam menyalurkan hobby menjadi prestasi. Jika melihat potensi menembak ke depan, polri pasti membutuhkan banyak sniper untuk memperkuat jajarannya, saya rasa ini dapat menjadi tiket masa depan,” tambahnya. Sementara itu di tempat terpisah, redaktur pelaksana nysnmedia.com Tb. Ardhiansyah Maulana sangat mengapresiasikan kegiatan tersebut. “Saya dan redaksional nysnmedia merasa bangga turut di libatkan dalam acara seperti yang di gelar oleh ASC, dan kebetulan kami fokus di media olahraga, siapapun pasti akan kami dukung, kami juga terbuka untuk siapapun jika berkenan melibatkan kami menjadi media support event olahraga,” ungkap pria yang sering di panggil Adhit. Adhit juga menambahkan bahwa peluang kreatif seperti ini banyak menimbulkan pandangan positif dari sisi ekonomi maupun sejarah. “Saya rasa moment ini akan memberi output yang positif bagi banyak pihak, dari sisi ekonomi juga patut di acungi jempol, pasalnya pemilik ASC sudah menandatangi kontrak dengan berbagai pihak untuk menjadi importir peluru, dan juga menambah peluang bagi para atlet untuk berprestasi, begitu juga bagi para pengurus organisasi yang terlibat sudah pasti mendapatkan nama baik, bahkan telah tercatat dalam buku sejarah olahraga menembak,”tutup Adhit.(pah/red)

ASC Diharapkan Menjadi Markas Olahraga Menembak

Panitia-HUT-ASC

Open Tournament Abadi Sport Center (ASC) dalam rangka merayakan hari jadinya yang ke-2, mendapat antusias dari berbagai kalangan dan ingin sekali ASC menjadi markas olahraga menembak bagi para atlet. Deputi Bidang Pencegahan BNN, Irjen Pol Ali Johardi mengatakan kejuaraan ini sangat baik dan sangat berharap kedepannya ASC akan dijadikan markas olahraga menembak atau posko para atlet penembak. “Semoga kedepan, bisa menjadi satu markas atau satu posko untuk pencerahan masyarakat untuk tidak menggunakan narkotika dan berolahraga menembak,” ucap Irjen Pol Ali. Senada dengan, Irjen Pol Alu Johardi. Dirkamneg Baintelkam Polri, Brigjen Joko Mulyono mengatakan kegiatan ini sudah sesuai prosedur dan sudah melakukan pedoman pemerintah mengenai senjata. “Semua harus disiplin menyangkut senjata. Saya bertugas melaksanakan pengawasan peredaran senjata, tentunya kepemilikan senjata harus sesuai pedoman kepada pemerintah maupun polri. Kegiatan menembak ini sesuai dengan prosedur dan tidak melanggar,” jelasnya. Lanjutnya, ASC diharapkan mampu mengembangkan kegiatan seperti ini dan dari Polri akan selalu mendorong ASC lebih bermanfaat bagi masyarakat maupun atlet menembak dan menjadikan ASC sebagai markas olahraga menembak. “Saya harap kedepan bisa mengembangkan kegiatan seperti ini. Kami semua mendorong organisiasi ini lebih bermanfaat,” terang Brigjen Joko Mulyono. (pah/adt)

Musuh Terberat Dalam Menembak Itu Adalah Ketenangan Diri Sendiri

Irjen-Pol-Ali-Johardi

HUT Abadi Sport Center (ASC) ke-2 menjadikan lahan bagi para atlet untuk menyalurkan bakatnya dalam menembak dengan menggelar open tournament shooting (14-15/10). Dalam kesempatan ini, Deputi Bidang Pencegahan BNN, Irjen Pol Ali Johardi memberikan tips dan motivasi bagi para peserta menembak. Menurutnya, musuh dalam menembak itu bukan lawan, melainkan diri sendiri. “Musuh kita itu, bukan lawan yang ada di kanan dan kiri. Tapi, musuh utama kita ada di diri sendiri. Ketenangan dan kesabaran, itu kunci olahraga menembak,” terang Irjen Pol Ali. Salah satu kuncinya dalam menangani ketenangan dan kesabaran itu, tidak menggunakan narkotika. “Itu baru bisa dilakukan kalau tidak menggunakan narkotika,” jelasnya. (pah/adt)

Tembakan Irjen Pol Ali Johardi Sekaligus Meresmikan Open Tournament ASC ke-2

Deputi Bidang Pencegahan BNN Irjen Pol Ali Johardi, saat meresmikan Open Tournament ASC ke-2.

Abadi Sport Center (ASC) telah menginjak usia yang ke-2. Menandakan hari jadi yang ke-2, ASC membuat kejuaraan open tournament shooting dengan tema “Menembak Yes, Narkoba No” di Lapangan Menembak Abadi Sport Center, Sabtu (14/10). Kejuaraan open tournament ASC ini akan berlangsung selama dua hari, terhitung sejak (14-15/10) dengan menggandeng Badan Narkotika Nasional (BNN). Mengawali acara open tournament shooting Abadi Sport Center dalam rangka menyambut HUT Abadi Sport Center ke-2, para hadirin dan peserta memanjatkan doa untuk kelancaran serta mengumandangkan lagu Indonesia Raya. Hadir pula dalam HUT ASC ke-2, Deputi Bidang Pencegahan BNN Irjen Pol Ali Johardi, Kabagintelkam Polri Brigjen Joko Mulyono, BNN Tangsel, dan petinggi lainnya. Dalam kesempatan ini, Irjen Pol Ali Johardi diberikan kesempatan untuk membuka acara dengan membidik sasaran tembak. “Saya bidik sasaran yang tengah” ucap Irjen Pol Ali. Dalam bidikan dan ketenangannya, Irjen Pol dapat menembak sasaran dengan sukses dan menandakan acara resmi dibuka. Irjen Pol Ali Johardi mengatakan, dengan acara ini dapat membina generasi muda dalam bidang olahraga menembak. Lanjutnya, acara ini dapat memberikan alternatif bagi atlet muda untuk menyalurkan bakatnya. “Ini dapat membina prestasi generasi muda dalam bidang olahraga menembak. Memberi alternatif bagi atlet muda, untuk mencintai olahraga menembak. Dan, juga menghilangkan kesan masyarakat kalau nembak itu khsusu orang eksekutif. Harusnya itu dihilangkan, menembak itu olahraga kita semua,” paparnya. Sementara itu, pemilik Abadi Sport Center, H Arifin Murad mengatakan setahun lalu kami adakan juga. Selama dua tahun ini, kami ingin mencari bibit penembak yang berkualitas. “Kami ingin mencari bibit penembak yang berkualitas dan berpotensi. Dimana nantinya, dapat membawa nama harum Kota Tangsel maupun Provinsi Banten,” terang H Arifin. H Arifin juga mengucapkan terima kasih kepada para panitia yang sudah membantu melancarkan acara ini. (pah/adt)

Pengalaman Cedera Tak Meruntuhkan Semangat Gery Untuk Toreh Prestasi di Bola Basket

Geraldio-Nahumury-Basket-DBL

Geraldio Nahumury atau yang biasa di panggil Gery adalah atlet basket dari sekolah Ora Et Labora BSD Tangerang Selatan. Gery yang sudah mengikuti beberapa kejuaraan basket, menceritakan pengalaman cedera saat mengikuti Popda 2016 lalu. “Waktu saya mau nembak three point 3 angka, tiba-tiba lawan saya mukul perut saya dan saya mengalami cedera serius,” katanya Meski ia tidak bisa melanjutkan permainan, Gery dan tim sudah memenangkan juara 2 dalam ajang Popnas pada tahun 2016 lalu, dengan mewakili nama Kota Tangerang Selatan. Pengalaman cedera tersebut tak menghalangi prestasi Gery dalam bermain basket. Gery telah banyak mengukir prestasi dengan mendapatkan peringkat 8 pada ajang DBL Indonesia, bahkan ia akan segera mengikuti seleksi DBL di Amerika Serikat. Tidak tanggung-tanggung, terhitung sejak tahun 2011 lalu, sosok Gery giat mengikuti kejuaraan basket tingkat nasional. Ia mengaku mengikuti jejak sang kakak untuk bermain basket “Awalnya sih suka main futsal, tapi sejak kelas 6 SD, akhirnya ikut kakak main basket. Sampai sekarang jadi fokus ke basket” ucapnya Cowok yang berusia 17 tahun ini juga menuturkan kepada nysnmedia.com, tentang ketertarikannya pada basket “Buat saya pribadi saya suka olahraga yang main fisik, otak dan juga strategi, dan semua itu ada di olahraga basket,” tuturnya.(put/adt)

Bekali Jiwa Sportifitas Sejak Dini, PJ Fun Festival 2017 Di jadikan Ajang Ketangkasan

pj-funfestival-2017

SD (Sekolah Dasar) Pembangunan Jaya kembali menyelenggarakan PJ Fun Festival 2017 bertema ‘Asah Bakat dan Junjung Sportivitas Untuk Meraih Prestasi’ dengan berbagai macam kegiatan, seperti lomba sepak bola mini tingkat TK dan SD, mewarnai dan juga ketangkasan. Kegiatan yang diikuti oleh 455 siswa TK dan SD di wilayah Jabodetabek ini berlangsung hingga Sabtu (7/10) di SD-SMP Pembangunan Jaya Bintaro Jaya. Dalam sambutannya, Principal Yayasan Pendidikan Jaya (YPJ) Indira Sunito mengucapkan rasa terima kasih kepada para guru pendamping dari sekolah lain yang turut berpartisipasi dalam PJ Fun Festival ke-17. Selain itu, wanita yang sebelumnya aktif di Labschool ini juga memaparkan kepada ratusan peserta yang berada di hadapannya untuk menanamkan kejujuran agar menjadi anak yang hebat di masa yang akan datang. “Dengan adanya pertandingan ini, sejak dini anak-anak diajarkan berlatih dan bekerja secara tim serta siap menerima kekalahan. Harus menjunjung tinggi sportifitas,” ujarnya. Selain silahturahmi, ia berharap yang terpenting adalah membangun konsep yang baik sejak kecil dan saling memberikan informasi yang baik. Sementara Ketua Panitia PJ Fun Festival 2017, Dimas Sasongko dalam sambutannya mengatakan, para peserta yang masih duduk di TK dan SD mampu mengasah bakat mereka. Bahkan, nantinya bisa mencapai level internasional dan membela Timnas Indonesia. “Terdapat 19 tim TK yang akan berlaga di ketangkasan dan mini soccer dan tim SD 21 tim termasuk putra dan putri yang akan bertanding. Saya berharap para peserta tidak berjuang hanya sampai disini. Namun dapat berlaga hingga menjadi timnas Indonesia,” tutur Dimas. (pah/adt)

Menang 3-1 Lawan Kamboja, Milla Puas Dengan Performa Timnas Indonesia

Septian David Maulana (29) setelah menjebol gawang lawan sekaligus memperkuat kemenangan dengan skor 3-1 melawan kamboja (10/5). Foto: NYSN Media/Ivan Anwar

Performa timnas Indonesia yang apik berhasil mengalahkan Kamboja dengan skor 3-1 pada laga persahabatan di Stadion Patriot Chandrabhaga, Bekasi, Rabu (4/10/2017). Gol kemenangan tim Merah Putih dicetak oleh Lerby Eliandry pada menit ke-31, Rezaldi Hehanusa (34′), dan Septian David Maulana (29′). Adapun satu-satunya gol Kamboja dicetak oleh Chan Vathanaka pada menit ke-48. Di babak pertama, Indonesia menguasai pertandingan dengan baik. Pada 10 menit babak pertama, Rezaldi Hehanusa atau Bule mendapat peluang emas melalui tembakan kerasnya, namun masih bisa ditepis kiper Kamboja. Setelah Bule, giliran pemain Sea Games 2017 yang lainnya yakni Septian David Maulana yang mendapat peluang pada menit 17. Namun, bola hasil tendangannya masih bisa ditepis kiper lawan. Indonesia terus mengurung pertahanan Kamboja. Kecepatan Andik dan Febry menjadi momok bagi pemain bertahan Kamboja. Di menit ke-30, sepakan bola placing Andik Vermansah masih membentur mistar gawang. Gol yang ditunggu-tunggu akhirnya datang melalui sundulan Lerby Eliandry di menit 31, setelah mendapatkan umpan pojok dari Febry. Skor berubah menjadi 1-0 untuk Indonesia. Tiga menit berselang, Rezaldi berhasil menggandakan keunggulan timnas Indonesia lewat golnya pada menit ke-34. Soloran Andik, di sektor kiri mampu dimanfaatkan Rezaldi menjadi gol. Skor 2-0 bertahan hingga turun minum. Di babak kedua, Milla merotasi pemain dengan memasukkan Ilham Udin Armaiyn dan Fadil Sausu untuk menggantikan Taufik dan Andik Vermansah. Di menit awal babak kedua, fokus pemain bertahan Indonesia hilang. Chan Vathanaka berhasil memanfaatkannya untuk mencetak gol pada menit ke-48. Skor pun berubah 2-1 untuk keunggulan Indonesia. Tak perlu lama bagi Indonesia untuk memperlebar jarak. Tendangan keras mendatar kaki kanan Septian David Maulana berhasil memperlebar keunggulan Indonesia menjadi 3-1 pada menit ke-49. Setelah itu, Irfan Bachdim dan Evan Dimas dimasukkan Luis Milla untuk menggantikan Septian David Maulana dan Lerby Eliandry pada menit ke-64. Luis Milla kembali memasukkan pemain, Rizky Pora dan Stefano Lilipaly masuk pada menit ke-77 untuk menggantikan Febri Hariyadi dan Fadil Sausu. Kapten Indonesia, Fachrudin, juga diganti pada menit ke-79 diganti oleh Ricky Fajrin. Stefano Lilipaly sempat mendapatkan peluang emas pada menit akhir pertandingan. Sayang, tendangannya masih melambung. Keunggulan 3-1 Indonesia bertahan hingga peluit akhir pertandingan. Pelatih Indonesia Luis Milla mengaku sangat puas dengan permainan anak asuhnya. Ditambah dengan kombinasi pemain senior dam junior, yang dianggapnya menunjukan grafik bagus. “Saya senang dengan performa timnas indonesia. Pemain senior dibutuhkan, untuk menambah kematangan dan pengalaman. Apalagi saya melihat banyak pemain muda yang sudah berkembang dengan baik dan pantas untuk menghuni skuat senior,” terang Milla setelah pertandingan selesai. (pah)