Garuda Nusantara Dapat Pelajaran Berharga

Garuda Nusantara Dapat Pelajaran Berharga

Tim U-19 Indonesia harus menelan kekalahan 0-7 dari Tim Korea Selatan U-19 dalam laga uji coba di Daegu Auxiliary Stadium, Daegu, Jumat (25/3). Seusai laga, Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan mengatakan bahwa Garuda Nusantara harus lebih kerja keras lagi. Apalagi Piala Dunia U-20 akan digelar tahun depan. “Kami mendapatkan pelajaran berharga melawan Korea Selatan yang notabene kemampuan mereka di atas kita. Pemain harus lebih kerja keras, disiplin dan meningkatkan kemampuan selama pemusatan latihan di Korea Selatan,” kata Iriawan. “Dengan hasil ini, pelatih Shin Tae-yong juga mendapatkan gambaran bahwa tim U-19 harus ditingkatkan lagi kemampuannya. Memang butuh waktu dan tim ini masih terus berproses,” tambahnya. Dalam laga tersebut, Shin Tae-yong berani mengambil inisiatif untuk memainkan penguasaan bola. Sayang, Tim U-19 Indonesia harus kebobolan melalui Eum Seung-min (20′). Tertinggal satu gol, Tim U-19 Indonesia mencoba keluar menyerang. Namun, pasukan Garuda Nusantara kembali kebobolan dalam jangka waktu 3 menit melalui Lee Seung-won (42′) dan Kang Min-jae (43′ serta 45′). Di babak kedua, Tim U-19 harus kebobolan tiga gol dari Yu Seung-hyeon (50′), Seo Jae-won (77′), dan Cho Dong-jae (82′). Alhasil, Skuad Garuda Nusantara takluk 0-7. Ini merupakan kekalahan kedua Tim U-19 Indonesia dalam rangkaian uji coba dan pemusatan latihan di Korea Selatan. Sebelumnya, Ronaldo Kwateh dkk. kalah 1-5 dari Yeungnam University, Senin (22/3). Selanjutnya, Tim U-19 Indonesia akan menghadapi Universitas Daegu, 27 Maret 2022.

Jelang Lawan Korsel, Tim U-19 Terus Beradaptasi dan Siap Tanding

Jelang Lawan Korsel, Tim U-19 Terus Beradaptasi dan Siap Tanding

Jelang laga uji coba kontra Korea Selatan U-19, Tim U-19 Indonesia masih perlu adaptasi dengan cuaca yang cukup dingin di Korea Selatan. Seusai mendapat pelajaran yang berharga dari Youngnam University dengan skor 1-5 waktu bermain di Yeongdeok, para pemain terus bekerja keras. Garuda Nusantara hari ini menggelar latihan pagi di Lapangan Yeongdeok Heimaji, Korea Selatan. Setelah itu mereka melanjutkan pemusatan latihan (TC) ke Daegu. Pelatih, Shin Tae-yong saat ini terus mematangkan organisasi baik bertahan maupun menyerang. Kapten Tim U-19, Kakang Rudianto mengaku masih butuh adaptasi dengan cuaca yang sangat dingin. Meski begitu ia dan kawan-kawan siap melawan Korea Selatan U-19 di Daegu. “Semoga kita bisa lebih cepat beradaptasi dengan cuaca di sini, dan besok semoga kita bisa bermain lebih baik dari kemarin,” kata Kakang. Rencana penggawa Garuda Nusantara akan bertanding kontra Korea Selatan U-19 di Stadion Daegu Auxiliary, Korea Selatan pukul 15.30 waktu setempat (25/03).

Timnas U-19 Indonesia Takluk Pada Laga Uji Coba Perdana

Timnas U-19 Indonesia Takluk Pada Laga Uji Coba Perdana

Timnas Indonesia U-19 kalah telak dalam uji coba pertamanya di Korea. Garuda Muda takluk 1-5 dari Yeungnam University, di Yeongdeok, Selasa (22/3/2022). Pertandingan uji coba ini digelar dengan 3X30 menit. Timnas U-19 tertinggal kebobolan 1 gol dalam 30 menit pertama, tiga gol pada 30 menit kedua, dan 1 gol tambahan dicetak lawan pada 30 menit ketiga. Satu-satunya gol dari Timnas U-19 dicetak oleh Ricky Pratama. Skor pertandingan pun berakhir dengan 5-1 untuk kemenangan Yeungnam University. Dalam starting XI yang diunggah PSSI, terlihat ada pemain-pemain seperti Alfiyanto Nico, Kakang Rudianto, hingga Ronaldo Kwateh. Belum ada Marselino Ferdinand dan Robi Darwis yang dikabarkan sudah menyusul Timnas U-19 ke Korea. Tim U-19 Indonesia harus mengakui keunggulan Yeungnam University dengan skor 1-5 pada laga ujicoba yang berlangsung di Yeongdeok, Korea Selatan. Tetap semangat dan terus berproses, Garuda Nusantara! ✊#KitaGaruda #MeraihImpian #TimnasDay pic.twitter.com/vsNNYbuquU — PSSI (@PSSI) March 22, 2022 “Indonesia harus mengakui keunggulan Yeungnam University dengan skor 5-1 pada laga uji coba yang berlangsung di Yeongdeok, Korea Selatan. Satu-satunya gol dari Tim U-19 Indonesia dicetak oleh Ricky Pratama. Tetap semangat dan terus berproses, Garuda Nusantara!,” tulis PSSI di akun Twitter resmi mereka. Bisa dibilang Timnas U-19 belum dalam kondisi full team pada uji coba perdana ini. Selain itu, nantinya Timnas U-19 juga akan ketambahan Syukran Arabia Samual dan Fillah Rohmatullah yang juga akan datang menyusul. Setelah uji coba melawan Yeungnam University, Timnas U-19 akan berpindah lokasi latihan ke Daegu pada, Kamis (24/3). Agenda di Daegu, Timnas U-19 akan melakoni laga uji coba melawan Timnas Korea U-19 Korea pada, Jumat (25/3).

Garuda Muda Gelar Latihan Perdana di Korea Selatan

Garuda Muda Gelar Latihan Perdana di Korea Selatan

Tim Nasional Sepak Bola U-19 Indonesia akhirnya menggelar latihan perdana di Korea Selatan (Korsel), selepas menjalani karantina. Tim besutan Shin Tae-yong tersebut menggelar latihan perdana di Yeongdeok, Sabtu (19/3). Pelatih Shin Tae-yong mengatakan, Garuda Nusantara hanya menjalani latihan ringan. Ini selepas perjalanan 4 jam dari Seoul ke Yeongdeok. “Jadi kemarin ada sistem (kebijakan) di mana kami harus karantina selama 7 hari, setelah itu kami baru latihan di lapangan. Untuk latihan hari ini hanya pemanasan ringan saja,” ujar Shin Tae-yong. “Kenapa memilih TC di Korsel, karena alasan pertama saya ingin membentuk mental para pemain tim U-19 seperti pemain Korea Selatan. Saya tahu tentang keseluruhan mental bermain Korea Selatan seperti apa. Kedua, di sini cuaca sangat dingin, saya berharap para pemain dapat terbentuk fisik yang kuat. Bisa melawan (menaklukan segala macam) cuaca,” tambahnya. Tim U-19 menjalani pemusatan latihan (TC) di Korsel. TC ini sebagai persiapan menuju Piala Dunia U-20 2023 di Indonesia. Saat ini baru 30 pemain yang berangkat ke Korsel. Empat pemain akan menyusul, salah satunya Marselino Ferdinan. Tiga nama lainnya adalah Robi Darwis, Syukran Arabia Samual, Fillah Rohmatullah Sesa, dan Marselino Ferdinan. Robi Darwis terpapar Covid-19, Syukran Arabia visanya belum jadi, Fillah Rohmatullah sedang pemulihan cedera ACL, dan Marselino Ferdinan izin membela Persebaya Surabaya sampai pekan ke-32. Tim U-19 akan menjalani TC di Provinsi Gyeongsangbuk-do. Ada dua kota di Gyeongsangbuk-do yang dijadikan lokasi TC, yaitu Yeong-deok dan Daegu. TC di Yeong-deok akan berlangsung pada 13-24 Maret, sedangkan pemusatan latihan di Daegu bakal digelar pada 24 Maret sampai 15 April. Di sana, skuad Garuda Nusantara akan melakoni 9 laga uji coba, salah satunya dua kali melawan Korsel U-19.

Timnas U-16 Indonesia Tuntaskan TC di Bulan Maret

Timnas U-16 Indonesia Tuntaskan TC di Bulan Maret

Tim Nasional Sepak Bola U-16 Indonesia telah mengakhir pemusatan latihan (Training Centre/TC) yang sudah dimulai dari hari Kamis tanggal 3 Maret 2022. Pada hari terakhir TC, mereka kembali menjalani internal game di Lapangan Latihan Jakarta International Stadium, Sabtu (12/3) lalu. Berakhirnya pemusatan latihan Tim U-16 Indonesia diapresiasi oleh Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan. Iriawan mengatakan selalu berkomunikasi khusus dengan pelatih tim Bima Sakti terkait kegiatan yang telah mereka lakukan. “Saya yakin para pemain yang akan dipanggil kembali adalah mereka yang sudah bekerja keras di tahap ini. Saya senang karena pemusatan Tim U-16 Indonesia lebih kompetitif, pelatih selalu berkomunikasi dengan saya mengenai semua hal, saya harap banyak muncul pemain-pemain hebat dari pemusatan latihan ini dan di masa yang akan datang, karena dari tim ini juga akan muncul pemain-pemain yang nantinya bisa memperkuat timnas Indonesia. Tentu peluang mereka untuk bermain untuk Indonesia semakin besar karena terpantau dari awal hingga tahap akhir ini,” kata Iriawan. Tak banyak gol yang terjadi di internal game kali ini, namun Bima Sakti mengakui banyak perkembangan yang sangat signifikan ditunjukkan oleh 34 pemain. “Mereka terus memperlihatkan peningkatan bermain sepak bolanya, pemahaman soal taktik dan perilaku mereka perlahan-lahan berubah dari awal TC hingga akhir,” buka Bima. “Seperti yang saya katakan di internal game sebelumnya, dengan kegiatan ini, saya dan tim pelatih bisa melihat langsung kemampuan mereka sesungguhnya di atas lapangan. Sekaligus melihat sejauh mana mereka menyerap dan memahami ilmu latihan yang kami berikan, dan juga menjadi penentuan di akhir TC ini bagi mereka, apa bisa lanjut untuk mengikuti TC berikutnya.” sambungnya. “Kami juga akan memantau pemain lagi di Piala Soeratin U-15. Disana nanti kami akan melihat talenta-talenta yang mungkin belum terpantau sebelumnya,” tambahnya. Indonesia tak pernah kehabisan pemain tengah atau sayap. Namun untuk striker, sedikit sekali melahirkan pemain dengan naluri tajam tipikal seorang striker. “Di tim ini InsyaaAllah ada banyak calon striker masa depan Indonesia, postur tubuhnya pun ideal, diatas 175 sampai 180 cm. Saya dan tim pelatih akan maksimalkan potensi pemain tersebut, agar tercipta striker masa depan Timnas Indonesia,” jelas Bima. Deretan striker itu adalah Femas Aprian Crespo, Muhammad Junino Saputra, Waliy Marifat dan Muhammad Yanuar Sanusi. Usai internal game, Bima memutuskan dua orang pemain terbaik dalam laga itu. Arjuna Tri Wahyudi dan Dirk Lukas Auri. “Dua pemain itu saya lihat sangat baik di internal game, mereka terus bergerak dan memainkan permainan terbaik mereka,” ucap Bima. Sementara itu, dua pemain yang dimaksud mengatakan, akan terus berusaha untuk bisa masuk tim. “Kami akan terus berjuang, karena impian kami tidak berhenti sampai disini, ingin memperkuat dan menjadi bagian Timnas sepak bola Indonesia masa mendatang,” kata keduanya. Usai TC ini, Bima mengungkapkan akan terus memantau pemain. “Usai ini kami akan lanjut mengadakan latihan virtual, seperti yang sudah kita lakukan sebelum-sebelumnya. Rencananya kami akan kembali menggelar TC di bulan April,” tutup Bima.

40 Pemain Tim U-19 untuk Pemusatan Latihan di Korea Selatan

40 Pemain Tim U-19 untuk Pemusatan Latihan di Korea Selatan

Pelatih Shin Tae-yong memanggil 40 pemain tim U-19 Indonesia untuk mengikuti pemusatan latihan (TC) di Korea Selatan. TC di Negeri Ginseng sebagai persiapan mengikuti Piala Dunia U-20 2023 di Indonesia. Sebelum berangkat ke Korea Selatan, Marcelino Ferdinan dan kawan-kawan akan melakukan latihan di Jakarta mulai tanggal 2 Maret. Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan berharap para pemain dapat meningkatkan kemampuan di Korea Selatan. Selain berlatih, tim U-19 akan melakoni sejumlah uji coba termasuk rencana melawan tim U-20 Korea Selatan. “Para pemain harus kerja keras, disiplin, fokus demi meningkatkan mental, skill, fisik, dan performa mereka selama di Korea Selatan. TC di Korea Selatan merupakan rangkaian persiapan mengikuti Piala Dunia U-20 2023 mendatang,” kata Iriawan. Selama di Negeri Ginseng itu, pemain akan melakukan latih tanding di dua kota. Pertama di Gyeongsangbuk-do pada 13-24 Maret. Kemudian pada 24 Maret hingga 10 April di Daegu. 40 Pemain di Pemusatan Latihan tim U-19 di Korea Selatan: 1. Kadek Arel Priyatna – Bali United 2. Aditiya Daffa AI Haqi – Barito Putera 3. Alexandro Felix Kamuru – Barito Putera 4. Yogi Hermawan – Barito Putera 5. Arsa Ramadan Ahmad – Bhayangkara FC 6. Frezy AI Hudaifi – Bhayangkara FC 7. Muhammad Khakim AI Mukhasibi – Bhayangkara FC 8. Muhamad Faiz Maulana – Bina Taruna 9. Rabbani Tasnim Siddiq – Borneo FC 10. Ronaldo Joyberra R Junior – Madura United 11. Bramdani – Persebaya Surabaya 12. Marselino Ferdinan Philipus – Persebaya Surabaya 13. Barnabas Sobor – Persewangi Banyuwangi 14. Dimas Juliono Pamungkas – Persib Bandung 15. Ferdiansyah – Persib Bandung 16. Kakang Rudianto – Persib Bandung 17. Robi Darwis – Persib Bandung 18. Alfriyanto Nico Saputro – Persija Jakarta 19. Cahya Supriadi – Persija Jakarta 20. Muhammad Ferarri – Persija Jakarta 21. Radzky Syawal Ginting – Persija Jakarta 22. Raka Cahyana Rizky – Persija Jakarta 23. Razzaa Fachrezi Aziz – Persija Jakarta 24. Resa Aditya Nugraha – Persija Jakarta 25. Syukran Arabia Samual – Persija Jakarta 26. Indra Arya Perceka Wiguna – Persijap Jepara 27. Mikael Alfredo Tata – Persipura Jayapura 28. Subhan Fajri – Persiraja Banda Aceh 29. Aulia Ramadhan Lubis – Persis Solo 30. Marcell Januar Putra – Persis Solo 31. Erlangga Setyo Dwi Saputra – Persis Solo 32. Fillah Rohmatuloh Sesa – Persita Tangerang 33. Arkhan Fikri – PS Kwarta 34. Dimas Maulana – Persis Solo 35. Edgard Amping – PSM Makassar 36. Muhammad Rafli Asrul – PSM Makassar 37. Renaldi – PSM Makassar 38. Ricky Pratama – PSM Makassar 39. Ibnul Mubarak – PSM Makassar 40. Hokky Caraka Bintang Brilliant – PSS Sleman

Timnas U-19 akan Jalani Pemusatan Latihan di Korsel

Tim U-19 akan Jalani Pemusatan Latihan di Korsel

Tim Nasional Sepak Bola U-19 Indonesia akan menjalani pemusatan latihan di Korea Selatan. Garuda Muda dipersiapkan untuk mengikuti Piala Dunia U-20 tahun depan di Indonesia. Timnas akan berangkat ke Korsel pada 7 Maret. Namun, sebelum berangkat, skuad Shin Tae-yong ini akan dikumpulkan di Jakarta untuk melakukan pemusatan latihan pada 1-6 Maret. Sebanyak 39 pemain akan dipanggil. Tetapi, tidak semua pemain itu akan terbang ke Korsel. Menurut Sekjen PSSI, Yunus Nusi selama di Negeri Ginseng itu, pemain akan melakukan latih tanding di dua kota. Pertama di Gyeongsangbuk-do pada 13-24 Maret. Kemudian pada 24-10 April di Daegu. “Selain melakukan pemusatan latihan, juga akan uji coba dengan tim lokal. Bahkan amat mungkin akan melawan U-20 Korsel,” ujar Yunus. Yunus berharap selama di Korsel, timnas akan mendapat lawan sepadan, bahkan lebih kuat. Itu diharapkan agar mental, skill, fisik dan performa pemain akan meningkat. “Pemusatan latihan ini baru awal. Nanti akan ada lagi dan belum tahu di mana. Karena pemain ini bukan yang diproyeksikan pada Piala Dunia U-20 pada 2021 lalu.” lanjutnya. Yunus berharap dengan sering melawan tim dan negara yang tangguh, timnas U-19 Indonesia bisa mencapai puncak penampilannya pada Piala Dunia U-20 di Indonesia nanti.

Skuad Timnas Indonesia U-23 Bebas Covid-19, TC Bali Dimulai

Skuad Timnas Indonesia U-23 Bebas Covid-19, TC Bali Dimulai

Usai dinyatakan bebas covid-19, skuad Tim Nasional Sepak Bola Indonesia U-23 sudah menjalani latihan perdana pemusatan latihan (TC) di Stadion Gelora Samudra, Bali, Jumat (4/2) malam. Mereka bersiap untuk Piala AFF U-23 yang akan dilaksanakan di Kamboja pada bulan ini, dan Indonesia berstatus sebagai juara bertahan ajang tersebut. Latihan perdana kali ini dipimpin oleh asisten pelatih Nova Arianto. Pasalnya, pelatih Shin Tae-yong baru tiba di Bali, Jumat (4/2) malam. Sebelum sesi latihan, para pemain dan ofisial lebih dulu menjalani tes Covid-19 untuk memastikan tidak ada personel yang terinfeksi virus corona. “Latihan hari ini fokus ke recovery. Seluruh pemain dalam keadaan baik, hanya Gunansar (Mandowen) saja yang mengalami sedikit cedera,” kata Nova Arianto. Menurut Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, seluruh pemain dalam kondisi baik. “Alhamdulillah semua 29 pemain negatif [Covid-19] sehingga kami harapkan dalam seminggu sampai tanggal 9 [Februari] mereka bisa berlatih, nanti tanggal 10 berangkat ke Kamboja agar bisa menyesuaikan dengan udara Kamboja yang tanggal 15 akan main, jadi ada lima hari untuk penyesuaian,” ucap Iriawan sebagai ketua umum PSSI. Kondisi Indonesia saat ini sedang memasuki gelombang ketiga Covid-19, dengan varian omicron menjadi tajuk di mana-mana. Penuh kekhawatiran terhadap skuad timnas Indonesia U-23 yang TC di Bali, karena banyak kasus Covid-19 di Liga 1 2021/22 seri keempat, yang juga dilaksanakan di Bali. Iriawan menjamin, bahwa protokol kesehatan yang sangat ketat akan dijalankan selama TC timnas Indonesia U-23 ini. “Timnas sudah jadi satu, satu hotel yang diawasi oleh PSSI, Departemen Teknik, Deputi Sepakbola, dan para pelatih,” jelas Iriawan. Sementara untuk beberapa pemain timnas Indonesia yang positif saat laga uji coba kontra Timor Leste, Iriawan mengungkapkan. “Ada beberapa yang sudah kembali, seperti yang saya sampaikan atlet sepakbola ini imunitasnya tinggi, daya tahan tubuhnya cukup bagus. Tadi malam saya juga komunikasi dengan Evan Dimas, sudah tidak ada apa-apa, sehingga tinggal menunggu CT Value yang naik ke 40.” Piala AFF U-23 2022 akan dilaksanakan di Phnom Penh mulai 14 Februari hingg 26 Februari. Shin Tae-yong mau Garuda Muda bisa menjadi juara pada kejuaraan ini, dan Indonesia akan memulai kejuaraan dari Grup B, yang dihuni oleh Malaysia, Myanmar, dan Laos.

29 Pemain Jalani TC Untuk Persiapan Piala AFF U-23 Kamboja

29 Jalani TC Untuk Persiapan Piala AFF U-23 Kamboja

Sebanyak 29 pemain dipanggil pelatih Shin Tae-yong untuk mengikuti pemusatan latihan (TC) timnas Indonesia U-23 jelang mengikuti Piala AFF U-23 2022 di Kamboja. TC ini akan dilakukan di Bali mulai 3 Februari mendatang. Garuda Muda akan digenjot selama sepekan di Bali sebelum bertolak ke Kamboja sekitar tanggal 10 Februari mendatang. “Kami berharap dengan persiapan yang baik, timnas Indonesia dapat meraih juara Piala AFF U-23 2022. Dengan materi pemain yang dipanggil ini serta selalu bekerja keras, disiplin dan fokus, PSSI yakin hal tersebut akan tercapai,” kata Ketum PSSI, Mochamad Iriawan. “Kami terus mendukung program pelatih pelatih Shin Tae-yong demi raihan prestasi timnas Indonesia. Kami juga berpesan kepada semua pemain dan ofisial agar selalu menjaga prokes selama di Bali,” tambahnya. Pada ajang Piala AFF U-23 2022, Indonesia masuk ke Grub B bersama Malaysia, Myanmar dan Laos. Grup A dihuni oleh tuan rumah Kamboja, Timor Leste, Filipina dan Brunei. Sementara itu, Grup C Thailand, Vietnam dan Singapura. 29 Nama Pemain untuk TC Timnas U-23 di Bali 1. Muhammad Adisatryo (Persik) 2. Cahya Supriadi (Persija) 3. Muhammad Riyandi (Barito Putera) 4. Komang Teguh (Borneo FC) 5. Alfeandra Dewangga (PSIS) 6. Bayu Fiqri (Persib) 7. Rizky Ridho (Persebaya) 8. Achmad Figo (Arema FC) 9. Pratama Arhan (PSIS) 10. Komang Tri (Bali United) 11. Muhammad Ferrari (Persija) 12. Kakang Rudianto (Persib) 13. Rachmat Irianto (Persebaya) 14. Subhan Fajri (Persiraja) 15. Irsan Lestaluhu (Persipura) 16. Bagas Kaffa (Barito Putera) 17. Syahrian Abimanyu (Persija) 18. Marselino Ferdinan (Persebaya) 19. Ramai Rumakiek (Persipura) 20. Eka Febri (PSIS) 21. Genta Alparedo (Arema FC) 22. Muhammad Iqbal (Persita) 23. Gunansar Mandowen (Persipura) 24. Beckham Putra (Persib) 25. Muhammad Kanu (PSS) 26. Irfan Jauhari (Persija) 27. Ronaldo Joybera (Madura United) 28. Hanis Saghara (Tira Persikabo) 29. Taufik Hidayat (Persija)

Garuda Muda Hadapi Laos di Laga Perdana Piala AFF U-23

Tim Nasional Sepak Bola Indonesia tak lama lagi akan berlaga di ajang Piala AFF U-23 2022. Timnas Indonesia akan menghadapi Laos, Myanmar dan Malaysia secara berurutan di fase grup Piala AFF U23 2022. Rinciannya, Timnas Indonesia akan menghadapi Laos terlebih dahulu pada 15 Februari 2022. Laga tersebut rencananya akan digelar di Prince Stadium, Phnom Penh, Kamboja. Berselang tiga hari, skuat Garuda akan bersua Myanmar. Laga itu tepatnya akan berlangsung pada 18 Februari 2022. Setelah itu, Timnas Indonesia akan melakoni derby Nusantara melawan Malaysia. Laga Indonesia vs Malaysia akan berlangsung pada 21 Februari 2022. Sebagai catatan, skuat Garuda tergabung di Grup B Piala AFF U23 2022. Turnamen yang akan digelar di Kamboja ini sedikit berbeda dari turnamen Piala AFF level senior. Pasalnya pada ajang ini, para kontestan terbagi dalam tiga grup. Grup A sendiri diisi oleh Kamboja (tuan rumah), Timor Leste, Filipina dan Brunei Darussalam. Sedangkan Grup B dihuni oleh Indonesia, Malaysia, Myanmar dan Laos. Sementara Grup C ada Thailand, Vietnam dan Singapura. Nantinya, hanya negara yang berstatus sebagai juara grup saja yang langsung lolos ke semifinal Piala AFF U-23 2022. Satu tiket tersisa akan diberikan kepada negara yang menyandang status runner-up terbaik. Skuat Garuda sendiri saat ini belum resmi diumumkan. Namun, nama-nama yang turun pada AFF Suzuki Cup 2020 yang berlangsung di Singapura beberapa waktu lalu, diproyeksikan akan tampil kembali pada gelaran AFF U-23 2022 kali ini, ditambah beberapa punggawa yang ikut pada kualifikasi Piala Asia U-23 di Tajikistan Oktober lalu. Jadwal Timnas Indonesia di Piala AFF U-23 2022: Selasa (15/2/2022) Timnas Indonesia vs Laos Jumat (18/2/2022) Myanmar vs Timnas Indonesia Senin (21/2/2022) Timnas Indonesia vs Malaysia

Menpora: Skuad Piala AFF Saat Ini Merupakan Proyeksi Piala Dunia U-20 dan SEA Games

Menpora: Skuad Piala AFF Saat Ini Merupakan Proyeksi Piala Dunia U-20 dan SEA Games

Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Zainudin Amali menyebutkan skuad tim nasional yang saat ini berlaga di Piala AFF 2020 awalnya diproyeksikan untuk ikut dalam ajang FIFA World Cup U-20 tahun 2021 dimana Indonesia menjadi tuan rumah dan SEA Games 2020 di Vietnam. Namun karena pandemi COVID-19 mewabah di seluruh dunia, maka dua event olahraga ditunda. FIFA World Cup U-20 ditunda ke tahun 2023 dan Sementara SEA Games ditunda ke tahun 2022. Dengan demikian, skuad tim nasional saat ini usia rata-ratanya lebih muda dari skuad tim lain yang berlaga di ajang AFF 2020. Dengan umur yang masih muda, Menpora Amali menilai, ajang AFF 2020 ini menjadi ajang untuk persiapan mereka menuju multi event SEA Games 2022 mendatang. “Timnas ini kita persiapkan untuk SEA Games. Sehingga mereka sudah mendapatkan pengalaman terlebih dahulu bertemu dengan negara-negara di Asia Tenggara karena SEA Games ada batas maksimal usia. Tentu negara lain belum tentu semua timnya akan turun karena rata-rata pemain senior,” ujar Menpora Amali usai menjadi narasumber dalam acara Refleksi Akhir Tahun 2021 TVRI, Minggu (26/12) malam. Menpora Amali optimistis pada SEA Games 2022 di Vietnam nanti cabang Sepakbola akan meraih prestasi. Apalagi saat ini tim Indonesia sudah lolos ke babak Final dan akan menghadapi Thailand. Meskipun awalnya diremehkan oleh negara-negara lain. “Awalnya timnas ini diremehkan oleh beberpa negara, diremehkan bahwa ini anak-anak muda, Indonesia turun dengan tim yang masih muda, tentu belum punya pengalaman tapi semangat mereka luar biasa. Dan jangan lupa tangan coach Shin Tae-yong,” ucapnya. Menpora Amali pun berharap tim nasional Indonesia teyap bersemangat dan meraih kemenangan dalam laga final di Piala AFF nanti untuk membuktikan bahwa skuad muda bisa meraih juara. “Anak-anak harus semangat dan membuktikan bahwa kita akan bisa menjawab semua keraguan orang termasuk harapan dari publik dalam negeri,” harapnya. Sebagaimana diketahui, Timnas Indonesia melaju ke final Piala AFF 2020 setelah mengalahkan Singapura dengan skor 4-2 pada leg kedua. Pada leg pertama Indonesia dan Singapura hanya bermain imbang dengan skor 1-1. Indonesia akan menghadapi Thailand pada final Piala AFF 2020, usai Thailand mengalahkan Vietnam pada leg pertama dengan skor 2-0. Sementara pada leg kedua, kedua hanya bermain imbang tanpa gol. Laga final Indonesia vs Thailand akan dilangsung secara dua leg dan semuanya ditayangkan secara live di RCTI dan iNewsTV. Leg pertama berlangsung pada Rabu 29 Desember 2021 pukul 19.30 WIB dan leg kedua dihelat pada Sabtu 1 Januari 2022 pukul 19.30 WIB.

Subhan Fajri Antusias Mengikuti TC di Turki

Subhan Fajri Antusias Mengikuti TC di Turki

Tim Nasional Sepak Bola Indonesia U-18 kembali berlatih di Antalya, Turki, dengan penuh semangat dan antusias. Subhan Fajri yang merupakan lulusan program Garuda Select mengungkapkan rasa syukurnya dapat bergabung pada pemusatan latihan di Turki. Ia juga menceritakan bahwa kondisinya dan para pemain dalam kondisi fit. Latihan tiga kali sehari menjadi menu latihan Garuda Nusantara. Mulai dari latihan fisik di pagi hari, gym di siang ahri, dan latihan di lapangan pada sore hari. “Alhamdulillah, saya bersyukur banget sama Allah SWT dikasih kondisi yang aman, semuanya fit, dan semua pemain fit. Kita sudah menjalani latihan di sini dua hari dan sehari itu kita latihan tiga kali sehari. Paginya kita latihan fisik di pantai, terus siangnya gym, terus sore ini kita latihan strength, taktik, dan semua kondisi anak-anak semua fit dan aman,” kata Subhan. Subhan juga mengungkapkan bahwa ia dan para pemain dapat beradaptasi dengan cuaca di Turki karea suhunya tidak terlalu dingin. Ia juga menambahkan bahwa kondisi rumput latihan di lapangan sangat luar biasa. “Luar biasa sih, kalo cuaca di Turki sih gak terlalu dingin dan gak terlalu lama kita buat beradaptasi di sini setelah kita pindah dari Indonesia karena di sini kita juga ngerasain panas-panas gitu. Terus rumputnya emang luar biasa,” ujarnya. Pemain kelahiran 13 Mei 2003 tersebut juga mengungkapkan bahwa para pemain cukup kaget dengan menu latihan yang diberikan coach Shin Tae-yong. Namun dengan kekompakkan dan semangat juang bersama, para pemain selalu siap dalam menjalani program latihan yang diberikan. “Itu anak-anak pada kaget sih, luar biasa. Soalnya mungkin di klub-klubnya belum ngerasain latihan tiga kali sehari ataupun mungkin belum ngerasain latihan sekeras itu ya. Mungkin anak-anak pada kaget, tapi mereka semuanya siap menjalani latihan tadi, soalnya aman,” jelas Subhan. Pada latihan kali ini, ada tiga pemain yang ikut bergabung latihan bersama dengan Timnas senior untuk beberapa menit, yaitu Subhan, Ronaldo, dan Frezy. “Alhamdulillah seneng bisa disuruh gabung ke senior ya, buat nambah pengalaman juga. Ada dua (idola saya) Arhan dan Bang Asnawi. Idola saya karena kerja keras dan mentalnya kuat,” ungkap pemain asal Persiraja tersebut. Selama menjalani pemusatan latihan di Turki, Subhan berharap dapat meningkatkan kemampuan dan mentalnya. Dengan tambahan jam terbang, ia berharap kemampuannya dapat terbentuk lagi. “Semoga kedepannya mentalitas bermain saya semoga lebih kuat, terlatih di sini dengan porsi latihan coach Shin Tae-yong emang bener-bener keras banget. Jadi mentalitas inshaallah kedepannya bakal lebih baik lagi, bakal terbentuk lagi,” tukasnya.

Menang atas Nepal, Modal Timnas U-23 Indonesia Tantang Australia

Menang atas Nepal, Modal Timnas U-23 Indonesia Tantang Australia

Tim Nasional Sepak Bola U-23 Indonesia kembali meraih hasil positif pada pertandingan uji coba menjelang Kualifikasi Piala Asia U-23 2022. Setelah menang 2-1 atas Tajikistan pada Selasa lalu, timnas U-23 Indonesia kini mengalahkan Nepal U-23 d Hisor Central Stadium, Jumat (22/10/2021) malam WIB. Dalam pertandingan itu, skuad Garuda Muda menang 2-0 berkat gol-gol Hanis Saghara (55′) dan Witan Sulaeman (90+3′). Sebanyak dua kemenangan tersebut menjadi modal berharga timnas U-23 Indonesia untuk melawan Australia di babak Kualifikasi Piala Asia U-23. “Hasil tersebut tentu hal yang positif bagi kami. Pada uji coba ini, saya sengaja memberikan kesempatan hampir semua pemain untuk bermain meski hanya sebentar,” kata pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong, dilansir dari PSSI. Meski timnas U-23 Indonesia selalu meraih kemenangan pada laga uji coba, Shin Tae-yong mengungkapkan masih ada kekurangan yang perlu diperbaiki. Kekurangan-kekurangan itulah yang menjadi fokus Shin Tae-yong dan tim pelatih untuk memoles pemain pada sisa waktu menjelang lawan Australia. “Pada dua laga uji coba ini, kami telah mengetahui perkembangan pemain dalam memainkan pola permainan sesuai keinginan kami,” kata pelatih asal Korea Selatan itu. “Banyak evaluasi dan kami akan perbaiki saat latihan nanti. Melawan Australia jelas harus lebih kerja keras dan fokus,” tutur Shin Tae-yong. Timnas U-23 Indonesia akan berhadapan dengan Australia di babak Kualifikasi Piala Asia U-23 2022 pada 26 dan 29 Oktober 2021. Semua pertandingan antara Indonesia dan Australia akan berlangsung di Republican Central Stadium Dushanbe, Tajikistan. Apabila mampu mengalahkan Australia, timnas U-23 Indonesia akan lolos ke putaran final Piala Asia U-23 2022 yang direncanakan digelar di Uzbekistan.

Menang Tips, Garuda Muda Taklukkan Tajikistan

Menang Tips, Garuda Muda Taklukkan Tajikistan

Tim Nasional Sepak Bola Indonesia U-23 memetik hasil manis pada laga uji coba perdana mereka jelang Kualifikasi Piala Asia U-23 2022. Garuda Muda berhasil membekuk Tajikistan dengan skor tipis 2-1 di Republican Central Stadium, Dushanbe, Selasa (19/10/2021) malam WIB. Indonesia tertinggal terlebih dahulu 0-1 pada pertandingan ini sebelum dua gol kemenangan dicetak oleh Hanis Saghara Putra pada menit ke 35′ dan Bagus Kahfi menit ke 64′. Selanjutnya, Indonesia U-23 akan melakukan uji coba melawan Nepal pada 22 Oktober mendatang. Seusai laga, pelatih Shin Tae-yong mengatakan bahwa para pemain telah bekerja keras demi meraih kemenangan. Ia menyebut meski tertinggal terlebih dahulu, timnya bisa membalikkan keadaan menjadi 2-1 dan perkembangaannya kelihatan sangat baik. “Saya melihat karena ini uji coba pertama, jadi para pemain ada yang merasa grogi. Apalagi pada pertandingan ini kita menggunakan lapangan sintetis dan memang beda lingkungan seperti makanan dan cuaca, jadi memang masih dalam proses adaptasi,” kata Shin Tae-yong. Pada pertandingan ini, pelatih asal Korea Selatan tersebut menyatakan bahwa ada beberapa evaluasi yang masih menjadi pekerjaan rumah Garuda Muda. Terutama dalam sektor pertahanan. “Kami akan terus perbaiki kekurangan dari tim ini. Semoga di laga uji coba selanjutnya dapat lebih baik lagi dan puncaknya saat melawan Australia mendapatkan performa terbaik. Pada pertandingan ini juga kami tekankan pemain untuk bermain fair play. Jadi tidak boleh terpancing emosi dan menghargai pemain lawan,” imbuh pelatih berusia 52 tahun tersebut. Selanjutnya, timnas U-23 kembali akan menggelar laga uji coba pada 22 Oktober 2021. Kali ini, yang menjadi lawan adalah Nepal. Dua pertandingan uji coba itu digelar untuk mematangkan persiapan timnas U-23 menuju Kualifikasi Piala Asia U-23 2022 melawan Australia pada 27 dan 30 Oktober. Bila mampu melewati Australia akan lolos ke putaran final Piala AFC U-23 2022 mendatang. Starting XI timnas U-23 vs Tajikistan: Ernando Ari; Asnawi Mangkualam (c), Rizky Ridho, Alfeandra Dewangga, Pratama Arhan, Mohammad Kanu, Gunansar Mandowen, Ramai Rumakiek, Witan Sulaeman, Bagus Kahfi, Hanis Saghara Pelatih: Shin Tae-yong (KOR)

Inilah Lawan Timnas U-23 Berikutnya

Inilah Lawan Timnas U-23 Berikutnya

Tim Nasional Sepak Bola Indonesia U-23 akhirnya telah menentukan siapa lawan mereka di laga uji coba internasional. Anak asuh Shin Tae-yong tersebut dipastikan akan menjalani dua pertandingan selama pemusatan latihan di Tajikistan. Direktur Teknik PSSI, Indra Sjafri mengatakan bahwa dua uji coba akan berlangsung pada 19 Oktober melawan Tajikistan U-23 dan 22 Oktober versus Nepal U-23. “Dua uji coba ini sebagai persiapan menghadapi Australia di Kualifikasi Piala Asia U-23 2022. Dengan adanya uji coba, pelatih Shin Tae-yong akan mengetahui perkembangan para pemain,” kata Indra Sjafri. Selain pemusatan latihan, selama di Tajikistan Asnawi Mangkualam dan kawan-kawan akan mengikuti Kualifikasi Piala Asia U-23 2022. Sementara itu, Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan terus mengingatkan kepada pemain yang mengikuti pemusatan latihan dan bertanding di ajang tersebut untuk menunjukkan performa terbaik. Apalagi ajang ini sangat penting bagi Indonesia demi asa lolos ke Piala AFC U-23 2022 yang rencananya akan digelar di Uzbekistan. “Saya mendapat laporan perkembangan pemain semakin baik. Fisik dan mental juga terus ditempa oleh pelatih Shin Tae-yong. Dengan adanya dua laga uji coba ini sangat bagus untuk melihat perkembangan pemain demi hasil terbaik saat melawan Australia nanti,” kata Iriawan. Dua uji coba ini akan berlangsung di Republican Central Stadium Dushanbe, Tajikistan. Venue stadion tersebut sama saat Indonesia akan melawan Australia pada 27 dan 30 Oktober mendatang. Grup G Kualifikasi Piala AFC U-23 2022 hanya diisi Indonesia dan Australia saja. Hal ini setelah Brunei Darussalam dan Tiongkok mengundurkan diri.

5 Calon Andalan Timnas U-23 di Kualifikasi Piala Asia

Timnas Sepak Bola Indonesia U-23 akan tampil di Grup G Kualifikasi Piala Asia U-23 2022 yang digelar di Tajikistan pada akhir Oktober nanti. Berikut 5 calon andalan Timnas Indonesia U-23 di Kualifikasi Piala Asia U-23 2022. Pelatih Timnas Indonesia U-23 Shin Tae Yong memanggil 33 pemain untuk persiapan Kualifikasi Piala Asia U-23 di Tajikistan. Sayang, tiga pemain Timnas Indonesia U-23 yaitu Egy Mualana Vikri, Syahrian Abimanyu, dan Saddil Ramdani dipastikan tidak bisa ambil bagian dalam Kualifikasi Piala Asia U-23. Egy Maulana dan Syahrian Abimanyu tidak mendapatkan izin oleh klubnya untuk bergabung dengan Timnas Indonesia U-23 di Kualifikasi Piala Asia U-23 lantaran ajang ini di luar agenda FIFA Match Day. Sedangkan, Saddil Ramdani tidak dapat bergabung dengan timnas karena cedera. Meski demikian, Timnas Indonesia U-23 masih memiliki beberapa pemain yang bisa diandalkan pada pertandingan Kualifikasi Piala Asia U-23 nanti. Selain masih diperkuat nama-nama beken seperti Amiruddin Bagus Kahfi, Asnawi Mangkualam, Witan Sulaeman, dan Rachmat Irianto, Timnas Indonesia U-23 juga memiliki beberapa pemain lain yang bisa menjadi andalan di Kualifikasi Piala Asia U-23 nanti. Berikut 5 Calon Andalan Timnas U-23 di Kualifikasi Piala Asia U-23: 1. Natanael Siringo Ringo (Kelantan FA) Penampilan bersinar bersama klub Divisi Dua Liga Malaysia, Kelantan FA, membuat Natanael Siringo Ringo dipanggil oleh Shin Tae Yong untuk memperkuat Timnas Indonesia U-23. Natanael dikenal merupakan pemain yang memiliki kecepatan, skill, ketajaman, dan mampu bermain di posisi gelandang, winger, atau penyerang. Kehadiran Natanael di Timnas Indonesia U-23 diyakini bakal memberikan warna baru bagi permainan tim di Kualifikasi Piala Asia U-23 nanti. Walaupun, Natanael masih harus bersaing dengan beberapa pemain berkualitas di posisi winger seperti Witan Sulaeman, Ramai Rumakiek, atau Gunansar Papua Mandowen. 2. Beckham Putra Nugraha (Persib) Gelandang muda Persib Beckham Putra Nugraha telah menunjukkan kontribusi besar untuk Tim Maung Bandung di Liga 1 2021. Pemain berusia 19 ini telah menyumbang dua gol dan satu assist dari enam pertandingan yang dilakoni bersama Persib di Liga 1 musim ini. Catatan gemilang Beckham di Liga 1 2021 ini diyakini juga akan membuatnya mendapat kepercayaan lebih dari Shin Tae Yong saat memperkuat Timnas Indonesia U-23. Beckham adalah pemain yang dikenal memiliki kelincahan, visi bermain yang baik, skill, dan punya naluri mencetak gol yang tinggi. 3. Marselino Ferdinan (Persebaya) Nama Marselino Ferdinan mencuat saat tampil apik bersama Timnas Indonesia U-15 di Piala AFF U-15 2019. Kini, kehadiran Marselino Ferdinan diyakini akan menambah kekuatan lini tengah Timnas Indonesia U-23. Gelandang Persebaya berusia 17 ini dikenal adalah pemain yang memiliki visi bermain yang baik, skill, punya penetrasi yang baik, dan memiliki ketajaman. Meski usianya masih muda, Marselino kini menjadi andalan Persebaya di Liga 1. Adik kandung dari gelandang Persebaya Oktafianus Fernando itu sejauh ini telah tampil di lima pertandingan Persebaya di Liga 1. Potensi Marselino juga diakui oleh media Inggris, The Guardian, yang memasukkan namanya dalam 60 wonderkid terbaik di dunia. 4. Ramai Melvin Rumakiek (Persipura) Liga 1 2021 menjadi panggung bagi gelandang muda Persipura, Ramai Rumakiek. Pemain berusia 19 ini sukses menunjukkan penampilan gemilangnya saat debut di Liga 1 musim ini. Ramai Rumakiek telah menempatkan dirinya menjadi pemain andalan dari pelatih Persipura Jacksen Ferreira Tiago. Ramai kini telah mencetak satu gol dari lima penampilannya di Liga 1 2021. Penampilan gemilang di Liga 1 2021 juga telah mengantarkannya ke Timnas Indonesia. Ramai telah melakoni debut di Timnas Indonesia di bawah asuhan Shin Tae Yong saat Tim Garuda mengalahkan Taiwan 2-1 di leg pertama playoff Kualifikasi Piala Asia 2023, 7 Oktober lalu. Dalam laga debut tersebut, Ramai sukses mencetak satu gol dan menjadi gol pembuka Indonesia saat mengalahkan Taiwan. 5. Ronaldo Joybera Junior Kwateh (Madura United) Ronaldo Joybera Junior Kwateh telah menunjukkan sinarnya di Liga 1 2021. Dia menjadi salah satu pemain termuda Liga 1 2021 dengan usia 16. Meski masih terbilang muda, Ronaldo Kwateh mampu merebut tempat utama dalam skuad bertabur bintang di Madura United. Ronaldo selalu tampil dalam enam pertandingan Madura United di Liga 1 2021. Penampilan regulernya di Liga 1 diyakini semakin mengasah kemampuan serta mental anak kandung dari mantan penyerang asing di Liga Indonesia, yakni Roberto Kwateh tersebut. Ronaldo bisa menjadi opsi terbaik untuk mengisi posisi penyerang tengah atau winger di Timnas Indonesia U-23 asuhan Shin Tae Yong. Sumber: CNN Indonesia

Tiba di Tajikistan, Timnas U-23 Indonesia Langsung Latihan

Tiba di Tajikistan, Timnas U-23 Indonesia Langsung Latihan

Tim Nasional Sepak Bola Indonesia U-23 telah tiba di Dushanbe, Tajikistan pada Kamis (14/10) pagi waktu setempat. Begitu sampai di Bandara Dushanbe, Garuda Muda langsung menuju ke hotel. Timnas U-23 total melakukan perjalanan selama 40 jam dari Buriram, Thailand pada Selasa (12/10) kemarin hingga ke Dushanbe dan sempat transit di Istanbul, Turki. Selain itu ada sejumlah pemain yang melakukan perjalanan dari Jakarta pada waktu yang sama. Suhu udara di Tajikistan saat ini sudah dingin sekitar 13-16 derajat celcius. “Setelah melakukan perjalanan panjang ke Tajikistan dan tiba di hotel, pemain langsung sarapan dan istirahat sebentar. Sore ini, kami langsung menjalani latihan perdana disini,” kata pelatih timnas U-23, Shin Tae-yong. Seperti diketahui, selama di Tajikistan, Indonesia U-23 akan melakoni babak kualifikasi Piala AFC U-23 2022. Indonesia berada di Grup G Bersama Australia dan Tiongkok, dan Brunei Darussalam. Namun, Tiongkok dan Brunei memutuskan mundur. Kini hanya tersisa Indonesia dan Australia. Sebelum menjalani laga kualifikasi Piala AFC U-23, Asnawi Mangkualam dan kawan-kawan akan menjalani pemusatan latihan plus agenda uji coba disini. Uji coba perdana akan melawan tuan rumah Tajikistan U-23 pada 19 Oktober mendatang. “Alhamdulillah setelah melakukan perjalanan yang panjang kami akhirnya sampai di Tajikistan. Kondisi kami baik-baik saja dan langsung beristirahat untuk persiapan latihan nanti sore,” kata kiper timnas U-23, Muhammad Riyandi. Untuk saat ini, pemusatan latihan timnas U-23 di Tajikistan berkekuatan 29 orang. Hal ini karena Egy Maulana, Syahrian Abimanyu, dan Rachmat Irianto telah kembali ke klub mereka masing-masing. Sementara, Saddil Ramdani batal bergabung karena mengalami cedera.

Asnawi Siap Berikan yang Terbaik untuk Indonesia

Asnawi Siap Berikan yang Terbaik untuk Indonesia

Jelang laga play off kualifikasi Piala Asia 2023 pada 7 dan 11 Oktober mendatang, pemain Timnas Indonesia, Asnawi Mangkualam Bahar mengatakan bahwa dirinya dalam kondisi fit. Saat ini, skuad Garuda sendiri sudah berada di Buriram, Thailand. “Sangat senang dan menikmati latihan bersama penggawa Timnas Indonesia hari ini. Saya dalam kondisi baik dan siap melawan Taiwan,” kata Asnawi. Pemain kelahiran 4 Oktober 1999 tahun tersebut menambahkan bahwa ia sudah melewati proses pemulihan cedera dengan baik. Apalagi ia bertekad membawa Indonesia lolos ke babak kualifikasi Piala Asia 2023 mendatang. “Insya Allah di pertandingan melawan Taiwan kita bisa melakukan apa yang diinginkan pelatih dan meraih hasil terbaik. Harapan saya, kami dapat meraih kemenangan melawan Taiwan,” ujar pemain asal klub Ansan Greeners, Korea Selatan tersebut. Laga Indonesia melawan Taiwan pada laga play off kualifikasi Piala Asia 2023 akan berlangsung di Stadion Chang Arena, Buriram, Thailand, Kamis (7/10). Pada peringkat FIFA, Taiwan saat ini berada di posisi 151 dengan raihan 1046 poin. Asnawi diprediksi akan menjadi pilihan utama pelatih Shin Tae-yong untuk mengisi sektor bek kanan Indonesia melawan Taiwan. Penampilannya yang konsisten dan penuh daya juang membuat ia belum tergantikan di posisi tersebut.

Dipimpin Langsung Shin Tae-yong, TC Timnas U-18 Tahap Ketiga Dimulai

Pemusatan Latihan Timnas U-18 Tahap Ketiga Dimulai

Tim Nasional Sepak Bola Indonesia U-18 kembali memulai pemusatan latihan, pada hari Senin (13/9) di Stadion Madya. Sebanyak 36 pemain telah hadir dan mengikuti latihan yang dipimpin pelatih Shin Tae-yong. Shin Tae-yong mengatakan pada latihan perdana di tahap ketiga ini dirinya memberikan tes fisik kepada para pemain. “Semua tahap sama, standar seleksi, saya memberikan kesempatan kepada pemain-pemain ini, saya juga akan melihat kemampuan sebenarnya mereka pada pertandingan internal besok. Nanti akan ada tiga laga, saya ingin tahu dan melihat kemampuan pemain,” jelas Shin. Untuk diketahui, tahap pertama telah berlangsung dari tanggal 29 Agustus hingga 3 September 2021 dengan 36 pemain, kemudian berlanjut ke tahap kedua yang berlangsung dari tanggal 6 sampai 10 September 2021, juga dengan 36 pemain yang dipanggil. Shin Tae-yong terus berpesan kepada setiap pemain yang mengikuti seleksi timnya. Dia berharap bisa mendapatkan pemain yang berkualitas sesuai dengan kebutuhan tim dalam menghadapi turnamen Piala Dunia U-20 tahun 2023. “Pertama, mereka tidak boleh gampang menyerah, akan dilihat kemauan tinggi mereka seperti apa, karena kita akan mempersiapkan tim untuk bermain di Piala Dunia, bukan liga, jadi harus kuat mental juga, postur tubuh juga, harus menjaga nutrisi dan makan banyak karena itu bisa menguatkan pemain, baru nanti kita bisa mendapatkan hasil yang baik untuk Piala Dunia mendatang,” tuturnya. Pemusatan latihan (TC) tahap ketiga ini akan berlangsung hingga 18 September 2021 mendatang.

Pemusatan Latihan Timnas U-18 Digelar Bergelombang

Pemusatan Latihan Timnas U-18 Digelar Bergelombang

Tim Nasional Sepak Bola Indonesia U-18 akan memulai pemusatan latihan (TC) pada 29 Agustus hingga 11 September 2021. TC ini sebagai persiapan menjelang Piala Dunia U-20 pada 2023. Rencananya, TC timnas U-18 Indonesia akan digelar bergelombang. Untuk itu, pelatih Shin Tae-yong akan memanggil total 72 nama pemain untuk mengikuti TC. Untuk gelombang pertama, Direktur Teknik PSSI, Indra Sjafri, mengatakan sudah ada 36 pemain yang dipanggil ke TC timnas U-18 Indonesia dan akan memulai latihan perdana pada Senin (30/8) sore di Stadion Madya, Senayan, Jakarta. “Pemusatan latihan timnas U-18 akan dilakukan di Jakarta mulai hari ini hingga Sabtu, 11 September. Pemain yang terpilih merupakan pilihan dari pelatih Shin Tae-yong dan tim pelatih. Pada pekan ini ada 36 pemain yang akan mengikuti pemusatan latihan terlebih dahulu. Kemudian, dilanjutkan pekan depan sebanyak 36 pemain lainnya,” kata Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan. Iriawan meminta semua pemain menunjukkan performa terbaik selama menjalani pemusatan latihan. “Kami berharap dengan persiapan yang baik, timnas Indonesia dapat meraih hasil maksimal. Apalagi kita nanti yang akan menjadi tuan rumah turnamen akbar FIFA terbesar nomor dua setelah Piala Dunia senior. PSSI terus mendukung program Shin Tae-yong demi raihan prestasi timnas Indonesia,” tambah pria yang akrap disapa Iwan Bule tersebut. Pada pemanggilan ini banyak nama-nama pemain yang pernah tergabung dalam timnas U-16 sebelumnya. Nama-nama pemain tersebut seperti Ahmad Rusadi, Alexander Felix Kamuru, Kadek Arel, Aditiya Daffa, Ronaldo Joybera, Dimas Juliano, Ahmad Athalah, Raka Cahyana, Mikael Alfredo Tata dan lain-lain. “Saya senang bisa terpilih ikut dalam pemusatan latihan ini. Ini sebuah kesempatan yang harus saya maksimalkan. Mungkin akan berlangsung ketat, karena saya yakin, semua pemain memiliki keinginan yang sama, bermain di piala dunia dan untuk membela negara Indonesia,” kata Alexandro Felix Kamuru. “Saya akan berusaha semaksimal mungkin dan sudah tidak sabar untuk mengikuti pemusatan latihan,” lanjut pemain asal Barito Putera tersebut. 36 Pemain TC Timnas U-18 di Jakarta Pekan Pertama: 1. Muhamad Afin Bahrani – Arema 2. Jovani Renaldi – ASIOP 3. Kadek Arel Priyatna – Bali United 4. Yogi Hermawan – Barito Putera 5. Aditiya Daffa Al Haqi – Barito Putera 6. Alexandro Felix Kamuru – Barito Putera 7. Ahmad Rusadi – Belitong FC 8. Frezzy Al Hudaifi – Bhayangkara FC 9. Marcel Andre Kusuma – Bhayangkara FC 10. Arsa Ramadan Ahmad – Bhayangkara FC 11. Dodi Irawan – Bhayangkara FC 12. M. Ilham – Borneo 13. Rabbani Tasnim Siddiq – Borneo FC 14. Syukran Arabia – 15. Dimas Juliano Pamungkas – Persib 16. Althaf Indie Alrizky – Persib 17. Robi Darwis – Persib 18. Kakang Rudianto – Persib 19. Alfriyanto Nico Saputro – Persija 20. Raka Cahyana Rizky – Persija 21. M. Ferari – Persija 22. Dustin Pratama Bramanto- Persis Solo 23. Muhammad Uchida Sudirman – Persija 24. Subhan Fajri – Persiraja 25. Hamda Meliana – Persiraja 26. Dika Kuswardani – Persis Solo 27. Arjuna Agung – Persis Solo 28. Aulia Ramadhan – Persis Solo 29. Erlangga Setyo Dwi Saputra – Persis Solo 30. Ridho Syuhada Putra – PSIS 31. Daley Akbar – PSIS 32. Renaldi – PSM Makassar 33. Ahmad Athalah Araihan – Ragunan 34. M. Zacky – SKO Sumbar 35. Dimas Maulana – Persis Solo 36. Mikael Alfredo Tata – Waanal Bhintuka FC