Tim U-16 Indonesia Tuntaskan Pemusatan Latihan Bulan April

Tim U-16 Indonesia Tuntaskan Pemusatan Latihan Bulan April

Tim U-16 Indonesia telah menuntaskan pemusatan latihan (Training Centre-TC) yang sudah dimulai dari hari Jumat tanggal 15 April 2022 hingga hari Minggu ini tanggal 24 April 2022. Pada hari terakhir TC, mereka melakukan evaluasi pasca uji coba melawan tim Bandung Pro di Stadion Madya, Senayan, Jakarta, Sabtu (23/4). “Kita evaluasi dari hasil uji coba kemarin melawan tim Bandung Pro, hari ini memang kita sedikit menurunkan intensitas latihan, kita hanya circuit training saja, sekalian recovery training, tujuannya supaya para pemain masih bisa menjaga kebugaran mereka, tetap bisa menjaga konsentrasi mereka, saat melakukan sesi latihan tadi. Kita tutup dengan ball tennis,” ungkap pelatih kepala tim, Bima Sakti, Minggu (24/4). Adapun Bima memiliki catatan mengenai kekurangan apa yang masih dimiliki timnya usai mengadakan uji coba tersebut dan memperbaikinya. “Catat dari tim ini adalah mengenai mental mereka, saat kemarin uji coba dengan tim luar, itu agak sedikit berpengaruh terhadap mental mereka, dan mungkin kedepannya kita harus banyak uji coba dengan tim-tim luar lainnya. Karena selama ini, karena kondisi pandemi covid-19 kita hanya melakukan internal game. Kalau hanya melakukan itu, mereka sudah saling mengenal, mengerti, saling memahami satu sama lain, tetapi begitu lawan tim luar, mereka agak sedikit canggung,” jelasnya. Mengenai agenda TC berikutnya, mungkin akan dilaksanakan di bulan Juni. Itu disebabkan karena Bima Sakti mendapat kepercayaan oleh PSSI untuk memimpin tim U-19. “Rencana bulan depan akan ada TC lagi, road map kita memang ada TC, tapi kemungkinan akan ditunda, karena saya mendapatkan tugas untuk membawa dan mendampingi tim U-19 berlaga di turnamen Toulon,” tutur Bima. Bima juga mengungkapkan untuk TC kedepan dirinya akan lebih fokus dengan pemain yang sudah terbentuk dalam kerangka tim. “Kemungkinan akan saya ciutkan lagi pemainnya, sekarang ada 34 pemain, kita mungkin akan panggil 30 atau mungkin bisa kurang dari itu, karena kita harus sudah lebih fokus lagi untuk pemantapan tim, sebab juga dua turnamen yang akan datang sudah semakin dekat. Mulai dari bulan Juli nanti, sehingga kita harus mempersiapkan tim ini lebih baik. Jadi bisa dibilang ini sudah evaluasi pemain juga,” tegasnya. Sementara itu, berakhirnya pemusatan latihan Tim U-16 Indonesia diapresiasi oleh Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan. Iriawan mengatakan selalu berkomunikasi khusus dengan pelatih tim Bima Sakti terkait kegiatan yang telah mereka lakukan dan berharap bisa terbentuk tim U-16 yang kuat. “Saya yakin para pemain yang dipanggil adalah mereka yang sudah bekerja keras di tahap ini. Saya senang karena pemusatan Tim U-16 Indonesia lebih kompetitif, pelatih selalu berkomunikasi dengan saya mengenai semua hal, saya harap banyak muncul pemain-pemain hebat dari pemusatan latihan ini dan di masa yang akan datang, karena dari tim ini juga akan muncul pemain-pemain yang nantinya bisa memperkuat timnas Indonesia. Tentu peluang mereka untuk bermain untuk Indonesia semakin besar karena terpantau dari awal hingga tahap akhir ini,” kata Iriawan. Pemusatan latihan tim U-16 ini adalah sebagai persiapan untuk menghadapi Piala AFF U-16 dan Kualifikasi Piala AFC U-17 tahun ini.

Tutup TC di Korea Selatan, STY Sebut Tim U-19 Mengalami Perkembangan

Tutup TC di Korea Selatan, STY Sebut Tim U-19 Mengalami Perkembangan

Tim U-19 Indonesia menutup pemusatan latihan di Korea Selatan dengan melakukan uji coba terakhir melawan Yeungnam University, dimana mereka harus mengakui kekalahan 1-3 pada laga yang berlangsung di Riverside Soccer Field, Rabu (13/4). Laga berlangsung dalam tiga babak, pada babak pertama tim kalah 0-2, babak kedua tidak ada gol, kemudian pada babak ketiga skor 1-1, dimana satu-satunya gol Garuda Nusantara dalam laga tersebut dicetak oleh Subhan Fajri melalui tendangan bebas. Ini adalah kali keduanya Marselino Ferdinan, dkk melawan Yeungnam. Sebelumnya mereka kalah 1-5. Namun menurut pelatih kepala tim U-19 Shin Tae-yong timnya sudah berkembang, setidaknya lebih baik dan tidak kalah lebih dari skor pada laga sebelumnya. “Secara skor memang kita kalah, dengan skor 1-3. Tetapi secara keselurahan pertandingan sangat baik, dan temponya juga semakin cepat, saya sangat senang ada perkembangan yang cukup signifikan dari para pemain,” kata Shin usai laga. Pada pemusatan latihan di Korea Selatan, tim banyak mendapat pelajaran dan melakukan beberapa kali uji coba. Mereka sudah melakoni sembilan kali laga uji coba selama TC di Korsel. Hasilnya, Tim U-19 Indonesia menang tiga kali, imbang satu kali, dan kalah enam kali. Kekalahan pertama dengan skor 1-5 ketika melawan Yeungnam University, kemudian kembali kalah 0-7 saat bertemu tim Korea Selatan U-19. Kemenangan pertama 2-1 akhirnya diraih kala melawan tim Daegu University, lalu kembali kalah 1-5 melawan Korea Selatan U-19, mereka juga kembali bermain imbang 2-2 melawan tim Gimcheon Sangmu FC. Tim U-19 kembali meraih kemenangan 2-0 dari tim Pohang Steelers FC U-19 dan kembali menang 2-1 saat bertemu tim Kyungil University, serta kekalahan 1-5 pada laga uji coba melawan tim senior Pohang Steelers FC. Shin Tae-yong mengungkapkan agenda berikutnya dari tim U-19. “Selanjutnya besok kita akan ke kota Seoul, dan lusa akan kembali ke Jakarta. Setelah itu ada agenda di tanggal 29 Mei 2022 ada Toulon Cup itu akan kita ikuti nanti,” ungkapnya. Terakhir dirinya juga berpesan dan memohon kepada para pendukung Garuda Nusantara untuk tetap mendukung tim ini, karena prospek tim ini kedepannya sangat bagus. “Tim U-19 ini fokus ke fisik dan dasar bagaimana bisa bermain bola dengan lebih baik. Jadi pastinya awal tahun depan tim ini akan jadi tim yang lebih kuat lagi, saya mohon fans dapat terus mendukung penuh tim ini,” tutupnya.

Tim U-19 Indonesia Petik Pelajaran dari Tim Senior Pohang Steelers FC

Tim U-19 Indonesia Petik Pelajaran dari Tim Senior Pohang Steelers FC

Tim U-19 Indonesia harus mengakui dan wajib memetik pelajaran dari kekalahan 1-5 pada laga uji coba melawan tim senior Pohang Steelers FC di Stadion Gyeongsan, Daegu, Korea Selatan, Sabtu (9/4). Gol semata wayang dari Garuda Nusantara dicetak oleh Marselino Ferdinan pada menit ke-77′. Berbeda dengan tim Pohang sebelumnya yang U-19, kali ini yang dihadapi oleh Marselino Ferdinan, dkk adalah tim seniornya. Untuk itu, pelatih kepala tim, Shin Tae-yong menegaskan timnya tak bisa mengembangkan permainan di babak pertama, namun tidak di babak kedua. “Jadi karena kita bertemu dengan tim yang sangat kuat, kami tidak bisa mengembangkan permainan yang kita inginkan, itu sangat disayangkan, tapi babak kedua sudah mulai beradaptasi dengan pertandingan, saya berharap ini bisa dijadikan pengalaman yang baik untuk para pemain,” katanya usai laga. Adapun Shin Tae-yong menegaskan kembali, kalau tim ini harus bisa belajar semua aspek (fisik, tempo permainan, dll) dari tim Pohang setelah pertandingan melawan tim kuat seperti mereka. “Tim yang kami hadapi sangat kuat, fisik dan tempo permainan mereka bagus, daripada saya katakan sesuatu hal saja, lebih baik saya katakan kalau para pemain ini harus bisa belajar secara keseluruhan aspek dari tim Pohang, mengenai sepak bola yang kuat itu seperti apa,” tegasnya. Sementara itu, pencetak gol satu-satunya bagi Indonesia, Marselino Ferdinan mengatakan, “Pertandingan tadi memang cukup sulit, kami memang sulit mengembangkan permainan di babak pertama karena banyak tekanan ke pertahanan kami, namun di babak kedua, kami sudah mulai bisa beradaptasi, dan tenang dalam memainkan permainan sepak bola kami. Tentu bangga dan senang bisa cetak gol melawan tim sekelas Pohang. Kami akan lebih baik lagi kedepannya nanti,” tuturnya. Kekalahan ini tentu menjadi evaluasi lagi bagi Tim U-19. Dalam perjalanannya selama pemusatan latihan di Korea Selatan, tim ini sempat mengalami kekalahan 1-5 pertama melawan Yeungnam University, kemudian 0-7 saat bertemu tim Korea Selatan U-19, dan kemenangan pertama 2-1 saat melawan tim Daegu University, lalu kembali kalah 1-5 melawan Korea Selatan U-19, mereka juga kembali bermain imbang 2-2 melawan tim Gimcheon Sangmu FC, menang 2-0 dari tim Pohang Steelers FC U-19 dan kembali menang 2-1 saat bertemu tim Kyungil University. Tim U-19 Indonesia rencananya akan kembali menggelar satu uji coba terakhir, melawan Daegu FC di hari Rabu, tanggal 13 April 2022.

Tim U-19 Indonesia Kembali Lanjutkan Tren Positif

Tim U-19 Indonesia Kembali Lanjutkan Tren Positif

Tim U-19 Indonesia kembali sukses merebut kemenangan saat uji coba. Kali ini mereka menang tipis 2-1 saat bertemu tim Kyungil University pada laga yang berlangsung di Stadion Auxiliary Mini, Daegu, Korea Selatan, Kamis (7/4). Sebelumnya Marselino Ferdinan, dkk rencananya akan beruji coba melawan tim Daegu FC, namun hal itu urung dilakukan, sebab banyak dari pemain lawan positif covid-19. Di laga melawan Kyungil University, gol-gol Garuda Nusantara berasal dari Arsa Ramadan Ahmad pada menit ke-38′, kemudian gol kedua oleh Rabbani Tasnim Siddiq di menit ke-81′. Sementara itu, satu gol lawan dicetak oleh Gyeong Il Uni menit ke-90+1′. “Saya sangat senang dengan hasil ini, karena pemain semakin hari terus meningkat kemampuannya dan membaik. Pastinya ada progres. Sejauh ini, selama pemusatan latihan di Korea, peningkatan yang paling signifikan terlihat dari para pemain adalah di sisi mental dan agresivitas permainan, serta usaha pemain untuk selalu bisa memenangkan pertandingan. Itu adalah hal-hal yang menurut saya punya progres sangat baik,” jelas pelatih kepala tim, Shin Tae-yong. Sementara itu bagi pemain, Arsa Ramadan Ahmad, kemenangan ini patut disyukuri, apalagi dirinya mencetak gol. “Ini semua juga karena kerja keras tim selama pertandingan, termasuk saat saya bisa cetak gol. Kami sejauh ini semakin kompak, fisik teman-teman juga sudah meningkat, passing-passing juga membaik. Mental akan terus kami tingkatkan, karena itu merupakan salah satu pesan penting dari pelatih,” katanya. Kemenangan sepertinya menjadi tren positif bagi tim U-19 Indonesia, selama pemusatan latihan di Korea Selatan, dan itu adalah hal yang bagus. Dalam perjalanannya selama pemusatan latihan di Korea Selatan, tim ini sempat mengalami kekalahan 1-5 pertama melawan Yeungnam University, kemudian 0-7 saat bertemu tim Korea Selatan U-19, dan kemenangan pertama 2-1 saat melawan tim Daegu University, lalu kembali kalah 1-5 melawan Korea Selatan U-19, mereka juga kembali bermain imbang 2-2 melawan tim Gimcheon Sangmu FC dan meraih kemenangan 2-0 dari tim Pohang Steelers FC. Tim U-19 Indonesia rencananya akan kembali menggelar satu uji coba terakhir, melawan Pohang Steelers FC lagi di hari Sabtu, tanggal 9 April 2022.

Tim U-19 Indonesia Raih Kemenangan Lawan Pohang Steelers FC

Tim U-19 Indonesia Raih Kemenangan Lawan Pohang Steelers FC

Tim U-19 Indonesia sukses meraih kemenangan 2-0 dari tim Pohang Steelers FC saat melakukan uji coba dalam rangkaian pemusatan latihan di Korea Selatan, Rabu (6/4). Bermain di Lapangan Riverside Soccer Field, Daegu, keduanya melakukannya dalam 3×40 menit. Laga pertama mereka bermain imbang 0-0. Kedua, tim U-19 menang 1-0 gol dicetak oleh Ronaldo Joyberra R Junior. Dan di babak ketiga mereka kembali unggul 1-0 melalui gol dari Razzaa Fachrezi Aziz. Laga pun berakhir 2-0 untuk kemenangan Indonesia. Pelatih kepala tim U-19 Shin Tae-yong mengaku sangat senang dengan penampilan anak asuhnya hari ini. “Itu karena mereka bisa menang 2-0 dalam pertandingan, saya senang akan hal itu. Memang tim lawan ini sangat baik, namun kita bisa menang tanpa kemasukan gol. Saya memuji para pemain, mereka sangat banyak mengalami peningkatan, terutama kemauan untuk bisa memenangkan pertandingan,” katanya. “Persiapan besok adalah memaksimalkan dan memainkan pemain yang belum dapat banyak menit bermain. Saya akan memberikan kesempatan bagi mereka,” pungkasnya. Shin Tae-yong juga mendapat kepercayaan untuk memimpin tim Indonesia berlaga di SEA Games 2021 di Vietnam. Indonesia tergabung dalam Grup A bersama tuan rumah Vietnam, Myanmar, Filipina, dan Timor Leste. “Terkait pengundian SEA Games, memang ada Vietnam disana dan mereka mungkin calon juara juga. Tetap, kami akan berusaha maksimal untuk mencapai final, dan memang jadwal pertandingan pertama di tanggal 6 Mei 2022, saya akan bicarakan dengan federasi agar kita bisa lebih cepat sampai di Vietnam tepat pada waktunya,” jelas Shin. Sementara bagi kapten tim Erlangga Setyo Dwi Saputra, kemenangan ini sangat disyukuri. “Saya juga berucap terima kasih kepada pendukung kami. Ini juga hasil positif yang kita semua inginkan. Semoga menjadi motivasi agar bisa terus meraih kemenangan,” tuturnya. Kemenangan ini merupakan yang kedua kalinya bagi tim ini. Sebelumnya, mereka mengalami kekalahan 1-5 pertama melawan Yeungnam University, kemudian 0-7 saat bertemu tim Korea Selatan U-19, dan kemenangan pertama 2-1 saat melawan tim Daegu University, lalu kembali kalah 1-5 melawan Korea Selatan U-19, terakhir mereka bermain imbang 2-2 melawan tim Gimcheon Sangmu FC. Tim U-19 Indonesia rencananya akan kembali mengelar rangkaian uji coba terakhir melawan Daegu FC (7/4) yang dilaksanakan di Daegu, Korea Selatan.

Tim U-19 Indonesia Tahan Imbang Gimcheon FC

Tim U-19 Indonesia Tahan Imbang Gimcheon FC

Tim U-19 Indonesia menorehkan hasil imbang 2-2 usai melakukan uji coba melawan tim Gimcheon Sangmu FC di Auxiliary Mini Stadium, Daegu, Korea Selatan, Selasa, (5/4). Gol-gol dari Garuda Nusantara dicetak oleh Subhan Fajri di menit ke-37′ dan Muhammad Rafli Asrul pada menit ke-57′. “Saya menilai pemain untuk hari ini, performanya sangat baik. Memang semakin baik untuk kedepannya, dan juga kerja kerasnya dari semua pemain,” kata Shin Tae-yong. “Memang banyak peluang untuk cetak gol, tetapi tidak bisa dimanfaatkan dengan baik, apalagi kemasukan gol kedua itu juga tidak kita prediksikan sebelumnya, seharusnya bisa, kalau bisa setengah tempo lebih cepat dan bisa diperbaiki kedepannya,” lanjutnya. Kemasukan dua gol ke gawang Indonesia sangat disayangkan oleh Shin Tae-yong. “Tapi itu tidak perlu dikhawatirkan, karena memang fisiknya masih kurang, jadi otomatis fokus para pemain jadi turun juga, dan itu bisa diperbaiki. Dan kami akan selalu mempersiapkan tim dengan lebih baik setiap ada uji coba,” tegasnya. Ini adalah uji coba keempat tim asuhan pelatih kepala Shin Tae-yong selama melakukan pemusatan latihan di Korea Selatan. Kekalahan 1-5 pertama melawan Yeungnam University, kemudian 0-7 saat bertemu tim Korea Selatan U-19, dan kemenangan pertama 2-1 saat melawan tim Daegu University, lalu kembali kalah 1-5 melawan Korea Selatan U-19. Tim U-19 Indonesia rencananya akan kembali mengelar rangkaian uji coba dengan Pohang (6/4), dan Daegu Fc (7/4) yang dilaksanakan di Daegu, Korea Selatan.

Garuda Nusantara Dapat Pelajaran Berharga

Garuda Nusantara Dapat Pelajaran Berharga

Tim U-19 Indonesia harus menelan kekalahan 0-7 dari Tim Korea Selatan U-19 dalam laga uji coba di Daegu Auxiliary Stadium, Daegu, Jumat (25/3). Seusai laga, Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan mengatakan bahwa Garuda Nusantara harus lebih kerja keras lagi. Apalagi Piala Dunia U-20 akan digelar tahun depan. “Kami mendapatkan pelajaran berharga melawan Korea Selatan yang notabene kemampuan mereka di atas kita. Pemain harus lebih kerja keras, disiplin dan meningkatkan kemampuan selama pemusatan latihan di Korea Selatan,” kata Iriawan. “Dengan hasil ini, pelatih Shin Tae-yong juga mendapatkan gambaran bahwa tim U-19 harus ditingkatkan lagi kemampuannya. Memang butuh waktu dan tim ini masih terus berproses,” tambahnya. Dalam laga tersebut, Shin Tae-yong berani mengambil inisiatif untuk memainkan penguasaan bola. Sayang, Tim U-19 Indonesia harus kebobolan melalui Eum Seung-min (20′). Tertinggal satu gol, Tim U-19 Indonesia mencoba keluar menyerang. Namun, pasukan Garuda Nusantara kembali kebobolan dalam jangka waktu 3 menit melalui Lee Seung-won (42′) dan Kang Min-jae (43′ serta 45′). Di babak kedua, Tim U-19 harus kebobolan tiga gol dari Yu Seung-hyeon (50′), Seo Jae-won (77′), dan Cho Dong-jae (82′). Alhasil, Skuad Garuda Nusantara takluk 0-7. Ini merupakan kekalahan kedua Tim U-19 Indonesia dalam rangkaian uji coba dan pemusatan latihan di Korea Selatan. Sebelumnya, Ronaldo Kwateh dkk. kalah 1-5 dari Yeungnam University, Senin (22/3). Selanjutnya, Tim U-19 Indonesia akan menghadapi Universitas Daegu, 27 Maret 2022.

Jelang Lawan Korsel, Tim U-19 Terus Beradaptasi dan Siap Tanding

Jelang Lawan Korsel, Tim U-19 Terus Beradaptasi dan Siap Tanding

Jelang laga uji coba kontra Korea Selatan U-19, Tim U-19 Indonesia masih perlu adaptasi dengan cuaca yang cukup dingin di Korea Selatan. Seusai mendapat pelajaran yang berharga dari Youngnam University dengan skor 1-5 waktu bermain di Yeongdeok, para pemain terus bekerja keras. Garuda Nusantara hari ini menggelar latihan pagi di Lapangan Yeongdeok Heimaji, Korea Selatan. Setelah itu mereka melanjutkan pemusatan latihan (TC) ke Daegu. Pelatih, Shin Tae-yong saat ini terus mematangkan organisasi baik bertahan maupun menyerang. Kapten Tim U-19, Kakang Rudianto mengaku masih butuh adaptasi dengan cuaca yang sangat dingin. Meski begitu ia dan kawan-kawan siap melawan Korea Selatan U-19 di Daegu. “Semoga kita bisa lebih cepat beradaptasi dengan cuaca di sini, dan besok semoga kita bisa bermain lebih baik dari kemarin,” kata Kakang. Rencana penggawa Garuda Nusantara akan bertanding kontra Korea Selatan U-19 di Stadion Daegu Auxiliary, Korea Selatan pukul 15.30 waktu setempat (25/03).

Timnas U-19 Indonesia Takluk Pada Laga Uji Coba Perdana

Timnas U-19 Indonesia Takluk Pada Laga Uji Coba Perdana

Timnas Indonesia U-19 kalah telak dalam uji coba pertamanya di Korea. Garuda Muda takluk 1-5 dari Yeungnam University, di Yeongdeok, Selasa (22/3/2022). Pertandingan uji coba ini digelar dengan 3X30 menit. Timnas U-19 tertinggal kebobolan 1 gol dalam 30 menit pertama, tiga gol pada 30 menit kedua, dan 1 gol tambahan dicetak lawan pada 30 menit ketiga. Satu-satunya gol dari Timnas U-19 dicetak oleh Ricky Pratama. Skor pertandingan pun berakhir dengan 5-1 untuk kemenangan Yeungnam University. Dalam starting XI yang diunggah PSSI, terlihat ada pemain-pemain seperti Alfiyanto Nico, Kakang Rudianto, hingga Ronaldo Kwateh. Belum ada Marselino Ferdinand dan Robi Darwis yang dikabarkan sudah menyusul Timnas U-19 ke Korea. Tim U-19 Indonesia harus mengakui keunggulan Yeungnam University dengan skor 1-5 pada laga ujicoba yang berlangsung di Yeongdeok, Korea Selatan. Tetap semangat dan terus berproses, Garuda Nusantara! ✊#KitaGaruda #MeraihImpian #TimnasDay pic.twitter.com/vsNNYbuquU — PSSI (@PSSI) March 22, 2022 “Indonesia harus mengakui keunggulan Yeungnam University dengan skor 5-1 pada laga uji coba yang berlangsung di Yeongdeok, Korea Selatan. Satu-satunya gol dari Tim U-19 Indonesia dicetak oleh Ricky Pratama. Tetap semangat dan terus berproses, Garuda Nusantara!,” tulis PSSI di akun Twitter resmi mereka. Bisa dibilang Timnas U-19 belum dalam kondisi full team pada uji coba perdana ini. Selain itu, nantinya Timnas U-19 juga akan ketambahan Syukran Arabia Samual dan Fillah Rohmatullah yang juga akan datang menyusul. Setelah uji coba melawan Yeungnam University, Timnas U-19 akan berpindah lokasi latihan ke Daegu pada, Kamis (24/3). Agenda di Daegu, Timnas U-19 akan melakoni laga uji coba melawan Timnas Korea U-19 Korea pada, Jumat (25/3).

Garuda Muda Gelar Latihan Perdana di Korea Selatan

Garuda Muda Gelar Latihan Perdana di Korea Selatan

Tim Nasional Sepak Bola U-19 Indonesia akhirnya menggelar latihan perdana di Korea Selatan (Korsel), selepas menjalani karantina. Tim besutan Shin Tae-yong tersebut menggelar latihan perdana di Yeongdeok, Sabtu (19/3). Pelatih Shin Tae-yong mengatakan, Garuda Nusantara hanya menjalani latihan ringan. Ini selepas perjalanan 4 jam dari Seoul ke Yeongdeok. “Jadi kemarin ada sistem (kebijakan) di mana kami harus karantina selama 7 hari, setelah itu kami baru latihan di lapangan. Untuk latihan hari ini hanya pemanasan ringan saja,” ujar Shin Tae-yong. “Kenapa memilih TC di Korsel, karena alasan pertama saya ingin membentuk mental para pemain tim U-19 seperti pemain Korea Selatan. Saya tahu tentang keseluruhan mental bermain Korea Selatan seperti apa. Kedua, di sini cuaca sangat dingin, saya berharap para pemain dapat terbentuk fisik yang kuat. Bisa melawan (menaklukan segala macam) cuaca,” tambahnya. Tim U-19 menjalani pemusatan latihan (TC) di Korsel. TC ini sebagai persiapan menuju Piala Dunia U-20 2023 di Indonesia. Saat ini baru 30 pemain yang berangkat ke Korsel. Empat pemain akan menyusul, salah satunya Marselino Ferdinan. Tiga nama lainnya adalah Robi Darwis, Syukran Arabia Samual, Fillah Rohmatullah Sesa, dan Marselino Ferdinan. Robi Darwis terpapar Covid-19, Syukran Arabia visanya belum jadi, Fillah Rohmatullah sedang pemulihan cedera ACL, dan Marselino Ferdinan izin membela Persebaya Surabaya sampai pekan ke-32. Tim U-19 akan menjalani TC di Provinsi Gyeongsangbuk-do. Ada dua kota di Gyeongsangbuk-do yang dijadikan lokasi TC, yaitu Yeong-deok dan Daegu. TC di Yeong-deok akan berlangsung pada 13-24 Maret, sedangkan pemusatan latihan di Daegu bakal digelar pada 24 Maret sampai 15 April. Di sana, skuad Garuda Nusantara akan melakoni 9 laga uji coba, salah satunya dua kali melawan Korsel U-19.

Timnas U-16 Indonesia Tuntaskan TC di Bulan Maret

Timnas U-16 Indonesia Tuntaskan TC di Bulan Maret

Tim Nasional Sepak Bola U-16 Indonesia telah mengakhir pemusatan latihan (Training Centre/TC) yang sudah dimulai dari hari Kamis tanggal 3 Maret 2022. Pada hari terakhir TC, mereka kembali menjalani internal game di Lapangan Latihan Jakarta International Stadium, Sabtu (12/3) lalu. Berakhirnya pemusatan latihan Tim U-16 Indonesia diapresiasi oleh Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan. Iriawan mengatakan selalu berkomunikasi khusus dengan pelatih tim Bima Sakti terkait kegiatan yang telah mereka lakukan. “Saya yakin para pemain yang akan dipanggil kembali adalah mereka yang sudah bekerja keras di tahap ini. Saya senang karena pemusatan Tim U-16 Indonesia lebih kompetitif, pelatih selalu berkomunikasi dengan saya mengenai semua hal, saya harap banyak muncul pemain-pemain hebat dari pemusatan latihan ini dan di masa yang akan datang, karena dari tim ini juga akan muncul pemain-pemain yang nantinya bisa memperkuat timnas Indonesia. Tentu peluang mereka untuk bermain untuk Indonesia semakin besar karena terpantau dari awal hingga tahap akhir ini,” kata Iriawan. Tak banyak gol yang terjadi di internal game kali ini, namun Bima Sakti mengakui banyak perkembangan yang sangat signifikan ditunjukkan oleh 34 pemain. “Mereka terus memperlihatkan peningkatan bermain sepak bolanya, pemahaman soal taktik dan perilaku mereka perlahan-lahan berubah dari awal TC hingga akhir,” buka Bima. “Seperti yang saya katakan di internal game sebelumnya, dengan kegiatan ini, saya dan tim pelatih bisa melihat langsung kemampuan mereka sesungguhnya di atas lapangan. Sekaligus melihat sejauh mana mereka menyerap dan memahami ilmu latihan yang kami berikan, dan juga menjadi penentuan di akhir TC ini bagi mereka, apa bisa lanjut untuk mengikuti TC berikutnya.” sambungnya. “Kami juga akan memantau pemain lagi di Piala Soeratin U-15. Disana nanti kami akan melihat talenta-talenta yang mungkin belum terpantau sebelumnya,” tambahnya. Indonesia tak pernah kehabisan pemain tengah atau sayap. Namun untuk striker, sedikit sekali melahirkan pemain dengan naluri tajam tipikal seorang striker. “Di tim ini InsyaaAllah ada banyak calon striker masa depan Indonesia, postur tubuhnya pun ideal, diatas 175 sampai 180 cm. Saya dan tim pelatih akan maksimalkan potensi pemain tersebut, agar tercipta striker masa depan Timnas Indonesia,” jelas Bima. Deretan striker itu adalah Femas Aprian Crespo, Muhammad Junino Saputra, Waliy Marifat dan Muhammad Yanuar Sanusi. Usai internal game, Bima memutuskan dua orang pemain terbaik dalam laga itu. Arjuna Tri Wahyudi dan Dirk Lukas Auri. “Dua pemain itu saya lihat sangat baik di internal game, mereka terus bergerak dan memainkan permainan terbaik mereka,” ucap Bima. Sementara itu, dua pemain yang dimaksud mengatakan, akan terus berusaha untuk bisa masuk tim. “Kami akan terus berjuang, karena impian kami tidak berhenti sampai disini, ingin memperkuat dan menjadi bagian Timnas sepak bola Indonesia masa mendatang,” kata keduanya. Usai TC ini, Bima mengungkapkan akan terus memantau pemain. “Usai ini kami akan lanjut mengadakan latihan virtual, seperti yang sudah kita lakukan sebelum-sebelumnya. Rencananya kami akan kembali menggelar TC di bulan April,” tutup Bima.

40 Pemain Tim U-19 untuk Pemusatan Latihan di Korea Selatan

40 Pemain Tim U-19 untuk Pemusatan Latihan di Korea Selatan

Pelatih Shin Tae-yong memanggil 40 pemain tim U-19 Indonesia untuk mengikuti pemusatan latihan (TC) di Korea Selatan. TC di Negeri Ginseng sebagai persiapan mengikuti Piala Dunia U-20 2023 di Indonesia. Sebelum berangkat ke Korea Selatan, Marcelino Ferdinan dan kawan-kawan akan melakukan latihan di Jakarta mulai tanggal 2 Maret. Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan berharap para pemain dapat meningkatkan kemampuan di Korea Selatan. Selain berlatih, tim U-19 akan melakoni sejumlah uji coba termasuk rencana melawan tim U-20 Korea Selatan. “Para pemain harus kerja keras, disiplin, fokus demi meningkatkan mental, skill, fisik, dan performa mereka selama di Korea Selatan. TC di Korea Selatan merupakan rangkaian persiapan mengikuti Piala Dunia U-20 2023 mendatang,” kata Iriawan. Selama di Negeri Ginseng itu, pemain akan melakukan latih tanding di dua kota. Pertama di Gyeongsangbuk-do pada 13-24 Maret. Kemudian pada 24 Maret hingga 10 April di Daegu. 40 Pemain di Pemusatan Latihan tim U-19 di Korea Selatan: 1. Kadek Arel Priyatna – Bali United 2. Aditiya Daffa AI Haqi – Barito Putera 3. Alexandro Felix Kamuru – Barito Putera 4. Yogi Hermawan – Barito Putera 5. Arsa Ramadan Ahmad – Bhayangkara FC 6. Frezy AI Hudaifi – Bhayangkara FC 7. Muhammad Khakim AI Mukhasibi – Bhayangkara FC 8. Muhamad Faiz Maulana – Bina Taruna 9. Rabbani Tasnim Siddiq – Borneo FC 10. Ronaldo Joyberra R Junior – Madura United 11. Bramdani – Persebaya Surabaya 12. Marselino Ferdinan Philipus – Persebaya Surabaya 13. Barnabas Sobor – Persewangi Banyuwangi 14. Dimas Juliono Pamungkas – Persib Bandung 15. Ferdiansyah – Persib Bandung 16. Kakang Rudianto – Persib Bandung 17. Robi Darwis – Persib Bandung 18. Alfriyanto Nico Saputro – Persija Jakarta 19. Cahya Supriadi – Persija Jakarta 20. Muhammad Ferarri – Persija Jakarta 21. Radzky Syawal Ginting – Persija Jakarta 22. Raka Cahyana Rizky – Persija Jakarta 23. Razzaa Fachrezi Aziz – Persija Jakarta 24. Resa Aditya Nugraha – Persija Jakarta 25. Syukran Arabia Samual – Persija Jakarta 26. Indra Arya Perceka Wiguna – Persijap Jepara 27. Mikael Alfredo Tata – Persipura Jayapura 28. Subhan Fajri – Persiraja Banda Aceh 29. Aulia Ramadhan Lubis – Persis Solo 30. Marcell Januar Putra – Persis Solo 31. Erlangga Setyo Dwi Saputra – Persis Solo 32. Fillah Rohmatuloh Sesa – Persita Tangerang 33. Arkhan Fikri – PS Kwarta 34. Dimas Maulana – Persis Solo 35. Edgard Amping – PSM Makassar 36. Muhammad Rafli Asrul – PSM Makassar 37. Renaldi – PSM Makassar 38. Ricky Pratama – PSM Makassar 39. Ibnul Mubarak – PSM Makassar 40. Hokky Caraka Bintang Brilliant – PSS Sleman

Timnas U-19 akan Jalani Pemusatan Latihan di Korsel

Tim U-19 akan Jalani Pemusatan Latihan di Korsel

Tim Nasional Sepak Bola U-19 Indonesia akan menjalani pemusatan latihan di Korea Selatan. Garuda Muda dipersiapkan untuk mengikuti Piala Dunia U-20 tahun depan di Indonesia. Timnas akan berangkat ke Korsel pada 7 Maret. Namun, sebelum berangkat, skuad Shin Tae-yong ini akan dikumpulkan di Jakarta untuk melakukan pemusatan latihan pada 1-6 Maret. Sebanyak 39 pemain akan dipanggil. Tetapi, tidak semua pemain itu akan terbang ke Korsel. Menurut Sekjen PSSI, Yunus Nusi selama di Negeri Ginseng itu, pemain akan melakukan latih tanding di dua kota. Pertama di Gyeongsangbuk-do pada 13-24 Maret. Kemudian pada 24-10 April di Daegu. “Selain melakukan pemusatan latihan, juga akan uji coba dengan tim lokal. Bahkan amat mungkin akan melawan U-20 Korsel,” ujar Yunus. Yunus berharap selama di Korsel, timnas akan mendapat lawan sepadan, bahkan lebih kuat. Itu diharapkan agar mental, skill, fisik dan performa pemain akan meningkat. “Pemusatan latihan ini baru awal. Nanti akan ada lagi dan belum tahu di mana. Karena pemain ini bukan yang diproyeksikan pada Piala Dunia U-20 pada 2021 lalu.” lanjutnya. Yunus berharap dengan sering melawan tim dan negara yang tangguh, timnas U-19 Indonesia bisa mencapai puncak penampilannya pada Piala Dunia U-20 di Indonesia nanti.

Skuad Timnas Indonesia U-23 Bebas Covid-19, TC Bali Dimulai

Skuad Timnas Indonesia U-23 Bebas Covid-19, TC Bali Dimulai

Usai dinyatakan bebas covid-19, skuad Tim Nasional Sepak Bola Indonesia U-23 sudah menjalani latihan perdana pemusatan latihan (TC) di Stadion Gelora Samudra, Bali, Jumat (4/2) malam. Mereka bersiap untuk Piala AFF U-23 yang akan dilaksanakan di Kamboja pada bulan ini, dan Indonesia berstatus sebagai juara bertahan ajang tersebut. Latihan perdana kali ini dipimpin oleh asisten pelatih Nova Arianto. Pasalnya, pelatih Shin Tae-yong baru tiba di Bali, Jumat (4/2) malam. Sebelum sesi latihan, para pemain dan ofisial lebih dulu menjalani tes Covid-19 untuk memastikan tidak ada personel yang terinfeksi virus corona. “Latihan hari ini fokus ke recovery. Seluruh pemain dalam keadaan baik, hanya Gunansar (Mandowen) saja yang mengalami sedikit cedera,” kata Nova Arianto. Menurut Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, seluruh pemain dalam kondisi baik. “Alhamdulillah semua 29 pemain negatif [Covid-19] sehingga kami harapkan dalam seminggu sampai tanggal 9 [Februari] mereka bisa berlatih, nanti tanggal 10 berangkat ke Kamboja agar bisa menyesuaikan dengan udara Kamboja yang tanggal 15 akan main, jadi ada lima hari untuk penyesuaian,” ucap Iriawan sebagai ketua umum PSSI. Kondisi Indonesia saat ini sedang memasuki gelombang ketiga Covid-19, dengan varian omicron menjadi tajuk di mana-mana. Penuh kekhawatiran terhadap skuad timnas Indonesia U-23 yang TC di Bali, karena banyak kasus Covid-19 di Liga 1 2021/22 seri keempat, yang juga dilaksanakan di Bali. Iriawan menjamin, bahwa protokol kesehatan yang sangat ketat akan dijalankan selama TC timnas Indonesia U-23 ini. “Timnas sudah jadi satu, satu hotel yang diawasi oleh PSSI, Departemen Teknik, Deputi Sepakbola, dan para pelatih,” jelas Iriawan. Sementara untuk beberapa pemain timnas Indonesia yang positif saat laga uji coba kontra Timor Leste, Iriawan mengungkapkan. “Ada beberapa yang sudah kembali, seperti yang saya sampaikan atlet sepakbola ini imunitasnya tinggi, daya tahan tubuhnya cukup bagus. Tadi malam saya juga komunikasi dengan Evan Dimas, sudah tidak ada apa-apa, sehingga tinggal menunggu CT Value yang naik ke 40.” Piala AFF U-23 2022 akan dilaksanakan di Phnom Penh mulai 14 Februari hingg 26 Februari. Shin Tae-yong mau Garuda Muda bisa menjadi juara pada kejuaraan ini, dan Indonesia akan memulai kejuaraan dari Grup B, yang dihuni oleh Malaysia, Myanmar, dan Laos.

29 Pemain Jalani TC Untuk Persiapan Piala AFF U-23 Kamboja

29 Jalani TC Untuk Persiapan Piala AFF U-23 Kamboja

Sebanyak 29 pemain dipanggil pelatih Shin Tae-yong untuk mengikuti pemusatan latihan (TC) timnas Indonesia U-23 jelang mengikuti Piala AFF U-23 2022 di Kamboja. TC ini akan dilakukan di Bali mulai 3 Februari mendatang. Garuda Muda akan digenjot selama sepekan di Bali sebelum bertolak ke Kamboja sekitar tanggal 10 Februari mendatang. “Kami berharap dengan persiapan yang baik, timnas Indonesia dapat meraih juara Piala AFF U-23 2022. Dengan materi pemain yang dipanggil ini serta selalu bekerja keras, disiplin dan fokus, PSSI yakin hal tersebut akan tercapai,” kata Ketum PSSI, Mochamad Iriawan. “Kami terus mendukung program pelatih pelatih Shin Tae-yong demi raihan prestasi timnas Indonesia. Kami juga berpesan kepada semua pemain dan ofisial agar selalu menjaga prokes selama di Bali,” tambahnya. Pada ajang Piala AFF U-23 2022, Indonesia masuk ke Grub B bersama Malaysia, Myanmar dan Laos. Grup A dihuni oleh tuan rumah Kamboja, Timor Leste, Filipina dan Brunei. Sementara itu, Grup C Thailand, Vietnam dan Singapura. 29 Nama Pemain untuk TC Timnas U-23 di Bali 1. Muhammad Adisatryo (Persik) 2. Cahya Supriadi (Persija) 3. Muhammad Riyandi (Barito Putera) 4. Komang Teguh (Borneo FC) 5. Alfeandra Dewangga (PSIS) 6. Bayu Fiqri (Persib) 7. Rizky Ridho (Persebaya) 8. Achmad Figo (Arema FC) 9. Pratama Arhan (PSIS) 10. Komang Tri (Bali United) 11. Muhammad Ferrari (Persija) 12. Kakang Rudianto (Persib) 13. Rachmat Irianto (Persebaya) 14. Subhan Fajri (Persiraja) 15. Irsan Lestaluhu (Persipura) 16. Bagas Kaffa (Barito Putera) 17. Syahrian Abimanyu (Persija) 18. Marselino Ferdinan (Persebaya) 19. Ramai Rumakiek (Persipura) 20. Eka Febri (PSIS) 21. Genta Alparedo (Arema FC) 22. Muhammad Iqbal (Persita) 23. Gunansar Mandowen (Persipura) 24. Beckham Putra (Persib) 25. Muhammad Kanu (PSS) 26. Irfan Jauhari (Persija) 27. Ronaldo Joybera (Madura United) 28. Hanis Saghara (Tira Persikabo) 29. Taufik Hidayat (Persija)

Garuda Muda Hadapi Laos di Laga Perdana Piala AFF U-23

Tim Nasional Sepak Bola Indonesia tak lama lagi akan berlaga di ajang Piala AFF U-23 2022. Timnas Indonesia akan menghadapi Laos, Myanmar dan Malaysia secara berurutan di fase grup Piala AFF U23 2022. Rinciannya, Timnas Indonesia akan menghadapi Laos terlebih dahulu pada 15 Februari 2022. Laga tersebut rencananya akan digelar di Prince Stadium, Phnom Penh, Kamboja. Berselang tiga hari, skuat Garuda akan bersua Myanmar. Laga itu tepatnya akan berlangsung pada 18 Februari 2022. Setelah itu, Timnas Indonesia akan melakoni derby Nusantara melawan Malaysia. Laga Indonesia vs Malaysia akan berlangsung pada 21 Februari 2022. Sebagai catatan, skuat Garuda tergabung di Grup B Piala AFF U23 2022. Turnamen yang akan digelar di Kamboja ini sedikit berbeda dari turnamen Piala AFF level senior. Pasalnya pada ajang ini, para kontestan terbagi dalam tiga grup. Grup A sendiri diisi oleh Kamboja (tuan rumah), Timor Leste, Filipina dan Brunei Darussalam. Sedangkan Grup B dihuni oleh Indonesia, Malaysia, Myanmar dan Laos. Sementara Grup C ada Thailand, Vietnam dan Singapura. Nantinya, hanya negara yang berstatus sebagai juara grup saja yang langsung lolos ke semifinal Piala AFF U-23 2022. Satu tiket tersisa akan diberikan kepada negara yang menyandang status runner-up terbaik. Skuat Garuda sendiri saat ini belum resmi diumumkan. Namun, nama-nama yang turun pada AFF Suzuki Cup 2020 yang berlangsung di Singapura beberapa waktu lalu, diproyeksikan akan tampil kembali pada gelaran AFF U-23 2022 kali ini, ditambah beberapa punggawa yang ikut pada kualifikasi Piala Asia U-23 di Tajikistan Oktober lalu. Jadwal Timnas Indonesia di Piala AFF U-23 2022: Selasa (15/2/2022) Timnas Indonesia vs Laos Jumat (18/2/2022) Myanmar vs Timnas Indonesia Senin (21/2/2022) Timnas Indonesia vs Malaysia

Menpora: Skuad Piala AFF Saat Ini Merupakan Proyeksi Piala Dunia U-20 dan SEA Games

Menpora: Skuad Piala AFF Saat Ini Merupakan Proyeksi Piala Dunia U-20 dan SEA Games

Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Zainudin Amali menyebutkan skuad tim nasional yang saat ini berlaga di Piala AFF 2020 awalnya diproyeksikan untuk ikut dalam ajang FIFA World Cup U-20 tahun 2021 dimana Indonesia menjadi tuan rumah dan SEA Games 2020 di Vietnam. Namun karena pandemi COVID-19 mewabah di seluruh dunia, maka dua event olahraga ditunda. FIFA World Cup U-20 ditunda ke tahun 2023 dan Sementara SEA Games ditunda ke tahun 2022. Dengan demikian, skuad tim nasional saat ini usia rata-ratanya lebih muda dari skuad tim lain yang berlaga di ajang AFF 2020. Dengan umur yang masih muda, Menpora Amali menilai, ajang AFF 2020 ini menjadi ajang untuk persiapan mereka menuju multi event SEA Games 2022 mendatang. “Timnas ini kita persiapkan untuk SEA Games. Sehingga mereka sudah mendapatkan pengalaman terlebih dahulu bertemu dengan negara-negara di Asia Tenggara karena SEA Games ada batas maksimal usia. Tentu negara lain belum tentu semua timnya akan turun karena rata-rata pemain senior,” ujar Menpora Amali usai menjadi narasumber dalam acara Refleksi Akhir Tahun 2021 TVRI, Minggu (26/12) malam. Menpora Amali optimistis pada SEA Games 2022 di Vietnam nanti cabang Sepakbola akan meraih prestasi. Apalagi saat ini tim Indonesia sudah lolos ke babak Final dan akan menghadapi Thailand. Meskipun awalnya diremehkan oleh negara-negara lain. “Awalnya timnas ini diremehkan oleh beberpa negara, diremehkan bahwa ini anak-anak muda, Indonesia turun dengan tim yang masih muda, tentu belum punya pengalaman tapi semangat mereka luar biasa. Dan jangan lupa tangan coach Shin Tae-yong,” ucapnya. Menpora Amali pun berharap tim nasional Indonesia teyap bersemangat dan meraih kemenangan dalam laga final di Piala AFF nanti untuk membuktikan bahwa skuad muda bisa meraih juara. “Anak-anak harus semangat dan membuktikan bahwa kita akan bisa menjawab semua keraguan orang termasuk harapan dari publik dalam negeri,” harapnya. Sebagaimana diketahui, Timnas Indonesia melaju ke final Piala AFF 2020 setelah mengalahkan Singapura dengan skor 4-2 pada leg kedua. Pada leg pertama Indonesia dan Singapura hanya bermain imbang dengan skor 1-1. Indonesia akan menghadapi Thailand pada final Piala AFF 2020, usai Thailand mengalahkan Vietnam pada leg pertama dengan skor 2-0. Sementara pada leg kedua, kedua hanya bermain imbang tanpa gol. Laga final Indonesia vs Thailand akan dilangsung secara dua leg dan semuanya ditayangkan secara live di RCTI dan iNewsTV. Leg pertama berlangsung pada Rabu 29 Desember 2021 pukul 19.30 WIB dan leg kedua dihelat pada Sabtu 1 Januari 2022 pukul 19.30 WIB.

Subhan Fajri Antusias Mengikuti TC di Turki

Subhan Fajri Antusias Mengikuti TC di Turki

Tim Nasional Sepak Bola Indonesia U-18 kembali berlatih di Antalya, Turki, dengan penuh semangat dan antusias. Subhan Fajri yang merupakan lulusan program Garuda Select mengungkapkan rasa syukurnya dapat bergabung pada pemusatan latihan di Turki. Ia juga menceritakan bahwa kondisinya dan para pemain dalam kondisi fit. Latihan tiga kali sehari menjadi menu latihan Garuda Nusantara. Mulai dari latihan fisik di pagi hari, gym di siang ahri, dan latihan di lapangan pada sore hari. “Alhamdulillah, saya bersyukur banget sama Allah SWT dikasih kondisi yang aman, semuanya fit, dan semua pemain fit. Kita sudah menjalani latihan di sini dua hari dan sehari itu kita latihan tiga kali sehari. Paginya kita latihan fisik di pantai, terus siangnya gym, terus sore ini kita latihan strength, taktik, dan semua kondisi anak-anak semua fit dan aman,” kata Subhan. Subhan juga mengungkapkan bahwa ia dan para pemain dapat beradaptasi dengan cuaca di Turki karea suhunya tidak terlalu dingin. Ia juga menambahkan bahwa kondisi rumput latihan di lapangan sangat luar biasa. “Luar biasa sih, kalo cuaca di Turki sih gak terlalu dingin dan gak terlalu lama kita buat beradaptasi di sini setelah kita pindah dari Indonesia karena di sini kita juga ngerasain panas-panas gitu. Terus rumputnya emang luar biasa,” ujarnya. Pemain kelahiran 13 Mei 2003 tersebut juga mengungkapkan bahwa para pemain cukup kaget dengan menu latihan yang diberikan coach Shin Tae-yong. Namun dengan kekompakkan dan semangat juang bersama, para pemain selalu siap dalam menjalani program latihan yang diberikan. “Itu anak-anak pada kaget sih, luar biasa. Soalnya mungkin di klub-klubnya belum ngerasain latihan tiga kali sehari ataupun mungkin belum ngerasain latihan sekeras itu ya. Mungkin anak-anak pada kaget, tapi mereka semuanya siap menjalani latihan tadi, soalnya aman,” jelas Subhan. Pada latihan kali ini, ada tiga pemain yang ikut bergabung latihan bersama dengan Timnas senior untuk beberapa menit, yaitu Subhan, Ronaldo, dan Frezy. “Alhamdulillah seneng bisa disuruh gabung ke senior ya, buat nambah pengalaman juga. Ada dua (idola saya) Arhan dan Bang Asnawi. Idola saya karena kerja keras dan mentalnya kuat,” ungkap pemain asal Persiraja tersebut. Selama menjalani pemusatan latihan di Turki, Subhan berharap dapat meningkatkan kemampuan dan mentalnya. Dengan tambahan jam terbang, ia berharap kemampuannya dapat terbentuk lagi. “Semoga kedepannya mentalitas bermain saya semoga lebih kuat, terlatih di sini dengan porsi latihan coach Shin Tae-yong emang bener-bener keras banget. Jadi mentalitas inshaallah kedepannya bakal lebih baik lagi, bakal terbentuk lagi,” tukasnya.

Menang atas Nepal, Modal Timnas U-23 Indonesia Tantang Australia

Menang atas Nepal, Modal Timnas U-23 Indonesia Tantang Australia

Tim Nasional Sepak Bola U-23 Indonesia kembali meraih hasil positif pada pertandingan uji coba menjelang Kualifikasi Piala Asia U-23 2022. Setelah menang 2-1 atas Tajikistan pada Selasa lalu, timnas U-23 Indonesia kini mengalahkan Nepal U-23 d Hisor Central Stadium, Jumat (22/10/2021) malam WIB. Dalam pertandingan itu, skuad Garuda Muda menang 2-0 berkat gol-gol Hanis Saghara (55′) dan Witan Sulaeman (90+3′). Sebanyak dua kemenangan tersebut menjadi modal berharga timnas U-23 Indonesia untuk melawan Australia di babak Kualifikasi Piala Asia U-23. “Hasil tersebut tentu hal yang positif bagi kami. Pada uji coba ini, saya sengaja memberikan kesempatan hampir semua pemain untuk bermain meski hanya sebentar,” kata pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong, dilansir dari PSSI. Meski timnas U-23 Indonesia selalu meraih kemenangan pada laga uji coba, Shin Tae-yong mengungkapkan masih ada kekurangan yang perlu diperbaiki. Kekurangan-kekurangan itulah yang menjadi fokus Shin Tae-yong dan tim pelatih untuk memoles pemain pada sisa waktu menjelang lawan Australia. “Pada dua laga uji coba ini, kami telah mengetahui perkembangan pemain dalam memainkan pola permainan sesuai keinginan kami,” kata pelatih asal Korea Selatan itu. “Banyak evaluasi dan kami akan perbaiki saat latihan nanti. Melawan Australia jelas harus lebih kerja keras dan fokus,” tutur Shin Tae-yong. Timnas U-23 Indonesia akan berhadapan dengan Australia di babak Kualifikasi Piala Asia U-23 2022 pada 26 dan 29 Oktober 2021. Semua pertandingan antara Indonesia dan Australia akan berlangsung di Republican Central Stadium Dushanbe, Tajikistan. Apabila mampu mengalahkan Australia, timnas U-23 Indonesia akan lolos ke putaran final Piala Asia U-23 2022 yang direncanakan digelar di Uzbekistan.

Menang Tips, Garuda Muda Taklukkan Tajikistan

Menang Tips, Garuda Muda Taklukkan Tajikistan

Tim Nasional Sepak Bola Indonesia U-23 memetik hasil manis pada laga uji coba perdana mereka jelang Kualifikasi Piala Asia U-23 2022. Garuda Muda berhasil membekuk Tajikistan dengan skor tipis 2-1 di Republican Central Stadium, Dushanbe, Selasa (19/10/2021) malam WIB. Indonesia tertinggal terlebih dahulu 0-1 pada pertandingan ini sebelum dua gol kemenangan dicetak oleh Hanis Saghara Putra pada menit ke 35′ dan Bagus Kahfi menit ke 64′. Selanjutnya, Indonesia U-23 akan melakukan uji coba melawan Nepal pada 22 Oktober mendatang. Seusai laga, pelatih Shin Tae-yong mengatakan bahwa para pemain telah bekerja keras demi meraih kemenangan. Ia menyebut meski tertinggal terlebih dahulu, timnya bisa membalikkan keadaan menjadi 2-1 dan perkembangaannya kelihatan sangat baik. “Saya melihat karena ini uji coba pertama, jadi para pemain ada yang merasa grogi. Apalagi pada pertandingan ini kita menggunakan lapangan sintetis dan memang beda lingkungan seperti makanan dan cuaca, jadi memang masih dalam proses adaptasi,” kata Shin Tae-yong. Pada pertandingan ini, pelatih asal Korea Selatan tersebut menyatakan bahwa ada beberapa evaluasi yang masih menjadi pekerjaan rumah Garuda Muda. Terutama dalam sektor pertahanan. “Kami akan terus perbaiki kekurangan dari tim ini. Semoga di laga uji coba selanjutnya dapat lebih baik lagi dan puncaknya saat melawan Australia mendapatkan performa terbaik. Pada pertandingan ini juga kami tekankan pemain untuk bermain fair play. Jadi tidak boleh terpancing emosi dan menghargai pemain lawan,” imbuh pelatih berusia 52 tahun tersebut. Selanjutnya, timnas U-23 kembali akan menggelar laga uji coba pada 22 Oktober 2021. Kali ini, yang menjadi lawan adalah Nepal. Dua pertandingan uji coba itu digelar untuk mematangkan persiapan timnas U-23 menuju Kualifikasi Piala Asia U-23 2022 melawan Australia pada 27 dan 30 Oktober. Bila mampu melewati Australia akan lolos ke putaran final Piala AFC U-23 2022 mendatang. Starting XI timnas U-23 vs Tajikistan: Ernando Ari; Asnawi Mangkualam (c), Rizky Ridho, Alfeandra Dewangga, Pratama Arhan, Mohammad Kanu, Gunansar Mandowen, Ramai Rumakiek, Witan Sulaeman, Bagus Kahfi, Hanis Saghara Pelatih: Shin Tae-yong (KOR)