Tumbangkan UEA, Modal Positif untuk Garuda Muda

Tim U-23 Indonesia meraih kemenangan atas Uni Emirat Arab (UEA) dengan skor 1-0 pada laga uji coba jelang Piala Asia U-23 2024. Uji coba ini berlangsung di Stadion Shahab Al Ahli, Dubai, Senin (8/4) waktu setempat. Dalam laga tersebut, gol kemenangan skuad Garuda Muda dilesakkan oleh Witan Sulaeman. Sebelumnya, Indonesia takluk 1-3 dalam laga uji coba melawan Arab Saudi. Pelatih tim U-23 Indonesia, Shin Tae-yong, mengatakan starting eleven saat melawan UEA berbeda dengan saat kalah dari Arab Saudi. Ini merupakan starting eleven yang dipersiapkan untuk Piala Asia U-23 2024. Namun, pelatih asal Korea Selatan itu masih melihat ada beberapa masalah dalam Skuad Garuda Muda. Salah satunya soal finishing. “Memang ya para pemain inti yang dimainkan hari ini, jadi ya performa sangat baik, tetapi ya kurangnya mungkin, kurang fokus untuk cetak gol ya. Kalau fokus lebih ya mungkin harusnya cetak 3-4 gol lebih, tapi itu yang kurang. Tapi secara keseluruhannya sangat baik untuk performa,” kata Shin Tae-yong. “Ya, pemain semuanya telah berusaha semaksimal mungkin untuk melakukan permainan kita jadi tadi juga memang kelihatan menjadi baik juga dan tanggal 15 nanti akan pastinya menjadi lebih baik lagi,” tambahnya. Piala Asia U-23 2024 digelar di Qatar, 15 April sampai 3 Mei mendatang. Indonesia tergabung di Grup A bersama tuan rumah Qatar, Australia, dan Yordania. Indonesia akan menghadapi Qatar, pada laga perdana di Jassim Bin Hammad Stadium, Senin (15/4). Juara, runner-up, dan peringkat ketiga terbaik Piala Asia U-23 2024 berhak mentas di Olimpiade Paris 2024. Sedangkan posisi empat besar harus menjalani play-off melawan peringkat keempat Piala Afrika U-23 2023, Guinea. Sumber: PSSI

Garuda Muda Akui Keunggulan Arab Saudi

Tim U-23 Indonesia harus mengakui keunggulan Arab Saudi dengan skor 1-3 dalam laga uji coba internasional di The Sevens Stadiun, Dubai, Uni Emirat Arab, Jumat (5/4) malam waktu setempat. Gol semata wayang Tim U-23 Indonesia sendiri dicetak oleh Komang Teguh pada menit ke-32. Uji coba ini sebagai persiapan mengikuti Piala Asia U-23 AFC 2024 di Qatar yang digelar pada 15 April hingga 3 Mei 2024 mendatang. Indonesia berada di grup A bersama tuan rumah Qatar, Australia, dan Yordania. Setelah melawan Arab Saudi, Indonesia akan menjalani satu laga uji coba melawan Uni Emirat Arab pada Senin (8/4) mendatang. Pemusatan latihan di Dubai akan berakhir pada 10 April mendatang sekaligus langsung bertolak ke Doha, Qatar. Pada Piala Asia U-23 2024 ini, laga perdana Indonesia akan melawan Qatar pada 15 April, Ialu menantang Australia (18/4) dan terakhir bertemu Yordania (21/4). PSSI menargetkan Garuda Muda lolos dari fase grup atau ke babak delapan besar. Namun jika sampai babak semifinal akan membuka peluang lolos ke Olimpiade Paris 2024. Rizky Ridho dan kawan-kawan minimal harus menjadi peringkat tiga untuk meraih tiket otomatis bersama juara dan runner-up turnamen. Sementara itu, tim yang kalah di laga perebutan tempat ketiga masih punya kesempatan berlaga di Paris. Caranya dengan memenangkan laga play-off menghadapi wakil Afrika. Sumber: PSSI

Tim U-23 Indonesia Jalani Latihan Perdana di Dubai

Tim U-23 Indonesia telah tiba di Dubai, Uni Emirat Arab pada Selasa (2/4) dinihari (WIB). Pada petang harinya, Garuda Muda langsung menjalani latihan perdana. Latihan dilaksanakan di Lapangan Humaidal Tayer Stadium di kawasan komplek Al Nasr SC Dubai. Pada latihan perdana ini menu latihan yang diberikan pelatih Shin Tae-yong fokus untuk recovery pemain dan penyesuaian fisik keseluruhan. “Semua berjalan lancar, latihan perdana cuaca juga baik, kondisi para pemain pun juga baik,” kata Shin Tae-yong. Ketika ditanya lebih detail mengenai kondisi para pemain, usai menjalankan laga bersama tim di kompetisi lokal dan luar negeri, pelatih asal Korea Selatan itu mengatakan, kondisi pemain secara umum baik. “Tetapi beda-beda taktikal setiap tim dan warnanya pun berbeda. Sebenarnya pekerjaan rumahnya adalah itu, harus dijadikan satu, menjadi kompak. Dan fokus juga disitu apakah kita ini bisa menjadi satu dalam tim,” tambahnya. Selama di Dubai, UAE, Indonesia akan menjalani dua laga uji coba tertutup melawan Arab Saudi di tanggal 5 April 2024 dan Uni Emirat Arab, tanggal 8 April 2024. “Ya memang walaupun ada dua laga uji coba, kita fokus lebih dahulu ke dua pertandingan itu. Namun, fokus utama kita adalah pertandingan perdana melawan Qatar pada 15 April,” ujar Shin. “Pertandingan pertama di Piala Asia nanti. Jadi ya fokus kita adalah bagaimana meningkatkan fisik pertandingan para pemain, dan kekompakan mereka selama di dua laga uji coba nanti,” tuturnya. Dalam tim juga masih menunggu beberapa pemain yang bermain di kompetisi luar negeri. “Untuk Ivar Jenner dan Rafael Struick akan sampai besok, Arhan di tanggal 4, untuk Justin Hubner dan Nathan Tjoe-A-On sampai saat ini belum ada kepastian, jadi harus lihat situasi terlebih dahulu,” tutupnya. Skuad Garuda Muda menjalani pemusatan latihan di Dubai hingga 10 April sebelum tanding di Piala Asia U-23 AFC 2024 di Qatar pada 15 April hingga 3 Mei 2024. Indonesia berada di grup A bersama tuan rumah Qatar, Australia dan Yordania. Setelah kaga perdana melawan Qatar pada 15 April, Indonesia akan melawan Australia (18/4) dan Yordania (21/4). Daftar 28 pemain Indonesia untuk persiapan Piala Asia U-23 Qatar 2024: Ernando Ari, Persebaya Adi Satryo, PSIS Erlangga Setyo, Persis Daffa Fasya, Borneo FC Rizky Ridho, Persija Alfeandra Dewangga, PSIS Justin Hubner, Cerezo Osaka Komang Teguh, Borneo FC Muhammad Ferarri, Persija Pratama Arhan, Suwon FC Dony Tri Pamungkas, Persija Haykal Alhafiz, PSIS Dzaky Asraf, PSM Ilham Rio, Persija Bagas Kaffa, Barito Putera Ivar Jenner, FC Utrecht Arkhan Fikri, Arema FC Rifky Dwi, Persita Rayhan Hannan, Persija Ikhsan Nur, Borneo FC Witan Sulaeman, Bhayangkara FC Jeam Kelly, Persik Marselino Ferdinan, KMSK Deinze Fajar Fathurahman, Borneo FC Rafael Struick, ADO Den Haag Ramadhan Sananta, Persis Hokky Caraka, PSS Nathan Noel, SC Heerenveen Sumber: PSSI

Persiapan Kualifikasi Piala AFC U-20, Shin Tae-yong Panggil 36 Pemain

Persiapan Kualifikasi Piala AFC U-20, Shin Tae-yong Panggil 36 Pemain

Pelatih Shin Tae-yong memanggil 36 pemain untuk mengikuti pemusatan latihan (TC) persiapan Kualifikasi Piala AFC U-20 2023. TC ini akan dilaksanakan di Jakarta mulai 25 Agustus hingga 6 September mendatang. Pada pemanggilan ini sejumlah nama seperti Cahya Supriadi, Kakang Rudianto, Marselino Ferdinan, Ronaldo Kwateh dan lain-lain masih menghiasi skuad Garuda Nusantara. “Pelatih Shin Tae-yong akan memimpin latihan perdana pada Kamis (25/8) mendatang. Kepada pemain yang mengikuti TC saya berharap untuk bekerja keras, disiplin, dan jangan pernah cepat puas demi mendapatkan tempat di tim U-19,” kata Ketum PSSI, Mochamad Iriawan. Pada pemanggilan kali ini sejumlah nama-nama baru dipanggil Shin Tae-yong. Pemain tersebut seperti Frengky Missa, M Ferarri, Muhammad Akrom, Muhammad Widi Syarif, dan lain-lainnya. Persija menjadi tim penyumbang pemain terbanyak dengan 10 pemain, disusul Persebaya empat pemain, lalu Bhayangkara FC, Persib, dan PSM dengan masing-masing tiga pemain. “Kami yakin dengan materi pemain yang dipanggil ini, Indonesia dapat lolos ke putaran final Piala AFC U-20 mendatang,” tambahnya. Kualifikasi Piala AFC U-20 akan digelar pada 14-18 September mendatang di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya. Indonesia berada di grup F bersama Timor Leste, Hongkong, dan Vietnam. Daftar 36 Pemain Tim U-19 Indonesia di TC 25 Agustus- 6 September 2022: Kiper 1. Cahya Supriadi – Persija 2. Erlangga Setyo – Persis 3. Aditya Arya – Persebaya 4. I Komang Aryantara – Bali United Belakang 5. Kadek Arel – Bali United 6. Barnabas Sobor – PSPS 7. M Ferarri – Persija 8. Dimas Juliano Pamungkas – Bhayangkara FC 9. Ahmad Rusadi – Persela Lamongan 10. Dia Syadid Alhawari – Persija 11. Mikkael Alfredo Tata – Waanal Bhintuka FC 12. Edgard Amping – PSM 13. Rayhan Utina – Persija 14. Kakang Rudianto – Persib 15. Frengky Missa – Persija Tengah 16. Frezzy Al Hudaifi – Bhayangkara FC 17. Robi Darwis – Persib 18. Muhammad Rafli Asrul – PSM 19. Arkhan Fikri – Arema 20. Wahyudi – Persebaya 21. Achmad Maulana Syarif – Persija 22. Zanadin Fariz – Persis Solo 23. Marselino Ferdinan – Persebaya 24. Subhan Fajri – Dewa United 25. Ferdiansyah – Persib Bandung 26. Ronaldo Joybera Kwateh – Madura United 27. Alfrianto Nico – Persija 28. Ginanjar Wahyu – Persija 29. Arsa Ahmad – Bhayangkara 30. Teuku Razzaa Fachrezi – Persija 31. Agi Firmansyah – Persija Depan 32. Muhammad Widi Syarif – Persebaya 33. Muhammad Akrom – Persikab 34. Hokky Caraka – PSS 35. Ricky Pratama – PSM 36. Rabbani Tasnim – Borneo FC

Sosok Helsya, Kapten Termuda Timnas Wanita

Sosok Helsya, Kapten Termuda Timnas Wanita

Helsya Maeisyaroh kembali menjadi kapten timnas wanita Indonesia pada gelaran Piala AFF Wanita 2022. Ini menjadi kali kedua bagi Helsya untuk mengenakan badge kapten di laga internasional timnas wanita. Terpilihnya Helsya menjadi kapten tim melengkapi catatan pribadi Helsya yang masuk dalam daftar sebelas pemain pertama di kompetisi Piala Wanita AFF 2022. Helsya menjadi salah satu pemain muda yang dipercaya pelatih Rudy Eka untuk menjadi kapten saat usianya baru menginjak 17 tahun. “Memilih Helsya sebagai kapten bukan tanpa alasan. Selain memberikan jam terbang, hal ini dilakukan sebagai salah satu langkah regenerasi kepemimpinan. Helsya sudah pernah tampil di Piala Wanita Asia, sudah ada pengalaman di level itu, jadi diharapkan jiwa kepemimpinannya terbentuk untuk timnas wanita ke depannya,” ujar Rudy Eka. Mendapat kepercayaan menjadi kapten di gelaran Piala Wanita AFF 2022 menjadi pengalaman paling berharga untuk Helsya. Pemain yang kini duduk di bangku kelas 3 Sekolah Menengah Atas (SMA) ini merasa bersyukur karena diberikan kepercayaan oleh pelatih Rudy Eka untuk menjadi pemimpin tim kala bertanding kontra Thailand dan Malaysia. “Bersyukur dan tidak menyangka saat saya mendapat kepercayaan dari pelatih memakai badge kapten dua kali secara berturut-turut. Selama berlatih dan memperkuat timnas, saya hanya fokus ke pertandingan, bukan tentang menjadi kapten atau tidak. Ini berarti saya punya tanggung jawab bersama teman-teman yang bertanding di lapangan,” ujar Helsya. Pengalaman memakai badge kapten secara dua kali berturut-turut di laga internasional level senior memang baru pertama kali Helsya rasakan. Namun memakai badge kapten saat pemusatan latihan sudah pernah ia rasakan saat tim tengah dalam persiapan menjalani kualifikasi Piala Wanita Asia bulan September lalu, tepatnya saat timnas wanita berhadapan dengan tim sepakbola putri Jawa Barat yang dipersiapkan untuk gelaran Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua 2021 lalu. “Rasanya berbeda ketika memakai badge kapten di level internasional. Entah kenapa, tapi rasanya tanggung jawab jadi lebih besar dari pada sekedar laga uji coba. Harus benar-benar mempersiapkan mental dan menjaga mental tim juga supaya tidak down ketika menghadapi pertandingan,” tambahnya. Di laga tersisa Helsya berharap kekuatan tim akan semakin kuat dalam menghadapi tim-tim di fase grup a. Apalagi lawan tersisa yang dihadapi adalah lawan yang familiar, seperti Australia dan Singapura yang pernah dihadapi pada Piala Wanita Asia 2022 serta Singapura yang telah berduel dengan Indonesia pada kualifikasi Piala Wanita Asia di Tajikistan pada September 2021 lalu. “Siapapun yang menjadi kaptennya harus bisa menjaga mental dan semangat tim. Karena menjadi kapten berarti mendapat kepercayaan lebih dari pelatih. Semoga timnas wanita bisa memberikan penampilan terbaik di Piala Wanita AFF tahun ini.” tutup Helsya. Di laga fase grup a, timnas wanita Indonesia akan menjalani tiga laga lagi yakni kontra Australia pada 8 Juli 2022, tuan rumah Filipina pada 10 Juli 2022 dan Singapura pada 12 Juli 2022. Sejauh ini, skuat Garuda Pertiwi telah membukukan 1 hasil imbang dan 1 kekalahan. Timnas wanita pun bertengger di peringkat 4 klasemen sementara dengan mengoleksi 1 poin.

Meski Kalah, Shin Tae-yong Mengaku Senang

Meski Kalah, Shin Tae-yong Mengaku Senang

Tim U-19 Indonesia harus mengakui keunggulan Bhayangkara FC saat kedua tim berlatih tanding. Skuad Garuda Nusantara kalah dengan skor 0-1. Laga uji coba Timnas Indonesia versus Bhayangkara FC berlangsung di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Senin (28/6/2022) malam WIB. Gol kemenangan The Guardian dicetak oleh Youssef Ezzejjari pada menit ke-81. Namun, kekalahan dari Bhayangkara FC tidak membuat pelatih Shin Tae-yong kecewa. Juru taktik asal Korea Selatan ini justru happy karena kinerja anak asuhnya dalam laga tersebut cukup bagus. “Sangat senang karena performa pemain lumayan,” ujar Shin Tae-yong. Pertandingan ini merupakan laga uji coba kedua Tim U-19 selama pemusatan latihan (TC) untuk persiapan Piala AFF U-19 2022. TC berlangsung sejak Senin (20/6), dan akan rampung pada Kamis (30/6). “Memang baru saja memasuki training camp beberapa hari, tapi secara organisasi menjadi baik. Jadi saya senang,” tutup Shin Tae-yong. Sebelumnya, Ronaldo Kwateh dan kawan-kawan berlatih tanding melawan Persija Jakarta di Stadion Madya, Senayan, Jakarta, Jumat (24/6). Pertandingan ini berakhir dengan skor imbang 0-0 Sementara itu, Pelatih Bhayangkara FC, Widodo Cahyono Putro, menegaskan bahwa skuadnya bermain serius saat berlaga uji coba kontra tim nasional U-19 Indonesia demi menaikkan mental pemain Garuda Muda yang akan berlaga di Piala AFF U-19 2022. “Kami bermain dengan sungguh-sungguh agar mental timnas U-19 naik untuk laga tanggal 2 Juli (pertandingan pertama Indonesia di Piala AFF U-19 kontra Vietnam-red),” ujar Widodo, dikutip dari keterangan resmi Bhayangkara FC di Jakarta, Senin (27/6/2022).

Tim U-19 Indonesia Belajar Banyak dari Turnamen Toulon 2022

Tim U-19 Indonesia Belajar Banyak dari Turnamen Toulon 2022

Tim U-19 Indonesia dinilai mampu memetik banyak pelajaran dari pergelaran Turnamen Toulon 2022 atau yang kini bernama resmi Maurice Revello Tournament. Dalam turnamen usia muda yang berlangsung di Perancis itu, tim U-19 Indonesia bersaing di Grup B bersama Venezuela, Ghana, dan Meksiko. Tim U-19 Indonesia mengakhiri perjuangan di fase grup Turnamen Toulon 2022 dengan catatan satu kemenangan dan dua kekalahan. Skuad Garuda Muda memetik satu-satunya kemenangan kala bersua Ghana pada laga kedua fase grup, Kamis (2/6/2022). Kala itu, tim U-19 Indonesia mampu memenangi laga kontra Ghana dengan skor 1-0 berkat gol yang dicetak pemain muda Persija Jakarta, Raka Cahyana. Selain kemenangan tersebut, skuad Garuda Muda harus menelan kekalahan pada dua laga lainnya, yakni ketika bersua Venezuela (0-1) dan Meksiko (0-2). Hasil itu membuat tim U-19 Indonesia tertahan di peringkat ketiga klasemen Grup B Turnamen Toulon 2022. Ronaldo Kwateh dkk menempati peringkat ketiga dengan koleksi tiga poin dari tiga laga. Mereka unggul atas Ghana yang terpuruk di dasar klasemen. Tertahan di peringkat ketiga klasemen Grup B sekaligus membuat tim U-19 Indonesia tak bisa melanjutkan perjuangan ke babak semifinal. Kendati demikian, mereka dinilai mampu memetik banyak pelajaran selama berjuang dalam Turnamen Toulon 2022. Pelatih yang dipercaya menukangi tim U-19 Indonesia pada Turnamen Toulon 2022, Dzenan Radoncic, menilai anak-anak asuhnya telah berkembang pesat berkat pelajaran tersebut. Menurut Dzenan Radoncic, hal ini juga bisa menjadi modal berharga bagi Garuda Muda yang akan menjadi tuan rumah dalam ajang Piala Dunia U20 2023. “Sejauh ini, saya puas dengan penampilan pemain selama turnamen, dengan satu modal kemenangan atas Ghana, ini merupakan yang terbaik bagi para pemain,” kata Dzenan Radoncic, dikutip dari laman resmi PSSI. “Jadi, kami akan mempersiapkan lebih baik lagi untuk Piala Dunia U-20 nanti. Sejauh ini, mereka bekerja dengan baik. Saya senang, mereka berkembang pesat, mereka belajar banyak tentang sepak bola dunia,” ujar Dzenan Radoncic.

Kemenangan Perdana Garuda Nusantara di Toulon Cup 2022

Kemenangan Perdana Garuda Nusantara di Toulon Cup 2022

Tim U-19 Indonesia sukses meraih kemenangan pada laga kedua Toulon Cup 2022. Garuda Nusantara menang 1-0 atas Ghana di Stade Jules-Ladoumegue, Vitrolles, Kamis (2/6). Pada babak pertama kedua tim bermain imbang 0-0. Namun di babak kedua, Indonesia membuka keunggulan menjadi 1-0 pada menit ke-58 lewat gol Raka Cahyana. Skor 1-0 bertahan hingga pertandingan berakhir. Dengan kemenangan ini, Indonesia kmengumpulkan tiga poin dari dua pertandingan. Ronaldo Kwateh dan kawan-kawan menempati peringkat ketiga klasemen sementara Grup B Toulon Cup 2022. Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan mengapresiasi kemenangan perdana Tim U-19 Indonesia di ajang ini. Ia menyebut kemenangan sangat berharga untuk menambah kepercayaan diri pemain di laga selanjutnya. “Alhamdulillah hari ini anak-anak U-19 Indonesia mampu meraih kemenangan melawan Ghana. Tim lawan bukan tim yang sembarangan dan ini menjadi modal yang bagus untuk kami menghadapi laga selanjutnya melawan Meksiko,” kata Iriawan. “Kami berharap pemain terus bekerja keras dan meningkatkan kemampuan selama di Prancis. Apalagi tim ini dipersiapan untuk Piala Dunia U-20 tahun depan yang notabene Indonesia menjadi tuan rumah,” tambahnya. Seperti diketahui, pada turnamen ini, pelatih Bima Sakti menjadi nahkoda Garuda Nusantara. Hal ini karena pelatih Shin Tae-yong memimpin Timnas Indonesia pada ajang FIFA Match Day melawan Bangladesh dan Kualifikasi Piala Asia 2023 di Kuwait. Jadi tidak mungkin dalam waktu bersamaan dua tim ini dipegang Shin Tae-yong. Indonesia selanjutnya akan menghadapi Meksiko di tempat yang sama sekaligus pertandingan ketiga pada Minggu (5/6). Bila kembali meraih kemenangan, Garuda Nusantara akan melenggang ke babak selanjutnya.

Tim U-19 Indonesia Akui Keunggulan Venezuela di Toulon Cup 2022

Tim U-19 Indonesia Akui Keunggulan Venezuela di Toulon Cup 2022

Tim U-19 Indonesia harus mengakui kekalahan tipis 0-1 dari Venezuela pada pertandingan pertama Indonesia di Grup B turnamen Toulon Cup 2022 di Stade de Lattre de Tassigney, Aubagne, pada Senin (30/5). Gol sematawayang Venezuela dicetak Daniel Perez pada menit ke-69. Pertandingan ini juga merupakan awal kiprah skuad Garuda Muda di turnamen Toulon Cup 2022. Mengenai permainan timnya, pelatih Dženan Radončić merasa tidak kecewa. “Tak ada keraguan lagi, kami membuka permainan dengan baik, kami mengontrol permainan, kami menguasai lapangan tengah, kami menahan serangan lawan dari berbagai arah, itu adalah termasuk misi kita kali ini,” ujarnya. “Akan tetapi kami belum bisa cetak gol, itu karena mereka tim yang bagus, dengan pemain yang bagus juga. Kadang kita hilang konsentrasi, dan kami kebobolan dengan mudah,” tambahnya. “Namun saya tidak menyesali hal itu, anak-anak sudah menunjukkan permainan terbaik mereka, saya senang berada disini, kami telah menunjukkan bahwa kami dari Asia Tenggara pun bisa bermain sepak bola dengan baik,” ujarnya. Dirinya pun mengatakan kalau ikut ambil bagian dalam turnamen ini sangat bagus untuk memberikan kesempatan pengalaman pertandingan Internasional bagi para pemainnya. “Saya pikir kami bisa mengambil banyak pelajaran di turnamen ini, apalagi Indonesia akan menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 nanti,” kata Dženan. Sementara itu menurut Ronaldo Kwateh yang sempat beberapa kali merepotkan barisan belakang pemain lawan, mengatakan, “Pertama kami tentu sedikit kecewa dengan hasil ini, tapi kami akan lebih bermain bagus lagi di pertandingan berikutnya. Meski ada beberapa peluang yang saya ciptakan, saya kurang puas dengan itu, namun saya akan lebih baik lagi. Saya senang dengan adanya turnamen ini. Tentu ini akan menambah pengalaman bertanding kami,” tuturnya. Laga selanjutnya, Tim U-19 Indonesia akan menghadapi Ghana U-19 pada Kamis (2/6). “Persiapan melawan Ghana, saat Anda bertemu tim kuat seperti Ghana, dengan pemainnya yang tinggi dan fisik kuat, saya berharap anak-anak bisa tetap memainkan bola bawah. Itu juga yang kita mainkan sebelumnya (melawan Venezuela). Saya pikir akan sama saat lawan Ghana. Kami akan coba tetap berdekatan, kompak, tetap konsentrasi penuh sepanjang pertandingan, dengan begitu, kami akan mendapatkan hasil yang bagus,” tutup Dženan.

Tim U-23 Raih Medali Perunggu

Tim U-23 Raih Medali Perunggu

Tim U-23 Indonesia memastikan merebut medali perunggu SEA Games 2021 cabang olahraga sepakbola setelah pada perebutan posisi ketiga mengalahkan Malaysia 4-3 (1-1) lewat adu penalti di Stadion My Dinh, Hanoi, Vietnam, Minggu (22/5). Sebelum laga berjalan, pelatih Shin Tae-yong waswas karena Garuda Muda hanya menyisakan 3 pemain, yakni kiper Muhammad Adisatryo, striker Muhammad Ridwan, dan bek kanan Ilham Rio Fahmi. Nama Egy Maulana Vikri dan Syahrian Abimanyu memang dimasukkan dalam daftar pemain cadangan. Namun, sebetulnya Egy dan Abimanyu sejatinya mengalami cedera dan tidak bisa dimainkan. Dalam laga itu, striker Ronaldo Kwateh membuka kemenangan pada menit ke-69. Malaysia kemudian menyamakan kedudukan lewat Muhammad Hadi pada menit ke-80. Skor 1-1 langsung dilanjutkan ke babak adu penalti tanpa adanya babak perpanjangan waktu. Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan dan Sandy Walsh yang nonton bareng di kantor PSSI tampang tegang saat adu penalti itu. “Jujur saya tegang. Itu makanya saya tidak banyak reaksi ketika adu penalti. Tetapi, ketika kita memastikan mendapat medali perunggu, akhirnya saya lega. Ini hasil terbaik yang bisa kita dapat,’’ ujar Iriawan. Iriawan mengakui materi pemain di SEA Games 2021 memang tidak komplit. Pratama Arhan, Elkan Baggott, dan Ramai Rumakiek tidak bisa bergabung. Bahkan saat melawan Malaysia, Indonesia harus kehilangan Ricky Kambuaya, Rahmad Irianto, dan Firza Andhika yang mendapat kartu merah. “Materi melawan Malaysia sebenarnya pas-pasan. Tetapi, Anda lihat semangat juang pemain luar biasa. Fisik mereka sangat terkuras. Bahkan Dewangga harus ditarik keluar karena cedera, tetapi tidak mengendurkan pemain untuk terus bermain spartan,’’ imbuh Iriawan. Setelah ini, tim U-23 akan kembali ke Tanah Air. Sebagian besar pemain akan dulu ke keluarga masing-masing sebelum kembali berkumpul untuk menghadapi Bangladesh dalam FIFA match day pada Rabu (1/6) di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, dan sisa pemain lagi akan diambil dari pemain senior.

Tim U-23 Indonesia Siap Hadapi Thailand

Tim U-23 Indonesia Siap Hadapi Thailand

Pelatih Tim Indonesia U-23, Shin Tae-yong menyatakan bahwa anak asuhnya sudah siap melawan Thailand. Laga semifinal SEA Games 2021 tersebut akan bermain di Stadion Thien Truong, Nam Dinh, Vietnam, Kamis (19/5). Bagi Shin Tae-yong, ajang SEA Games ini berbeda dengan Piala AFF, terutama karena di ajang multi event tersebut setiap tim turun dengan skuad di bawah usia 23 tahun dengan tambahan tiga pemain senior. “Saya sudah punya pengalaman di Piala AFF dan ini pertama kali di SEA Games. Thailand, Vietnam, dan Indonesia selalu jadi saingan,” kata Shin Tae-yong. “Kami memang kalah oleh Thailand di Final Piala AFF 2020, tetapi situasi kali ini berbeda. Ini turnamen untuk tim U-23 dan kami sudah melakukan persiapan yang cukup baik untuk melawan Thailand,” tambahnya. Indonesia U-23 lolos ke babak semifinal SEA Games 2021 sebagai runner up Grup A. Garuda Muda mendampingi Vietnam yang menjadi juara grup A. Shin juga menyatakan bahwa Saddil Ramdani sudah bergabung lagi bersam Indonesia mulai hari ini. Meski begitu, Asnawi Mangkualam absen di laga ini karena akumulasi kartu kuning. “Ilham Rio saat itu menjadi starter saat laga perdana melawan Vietnam meski belum maksimal. Tetapi setelah itu performa dirinya makin naik dengan sebagai pemain pengganti di babak kedua setiap laga, untuk besok apakah Ilham Rio main atau tidak dilihat saja nanti,” jelas pelatih asal Korea Selatan tersebut. Sementara itu, babak semifinal lainnya mempertemukan Vietnam dengan Malaysia yang dihelat di Stadion Viet Tri, Phu Tho pada tanggal yang sama.

Gilas Myanmar 3-1, Indonesia U-23 Tembus Semifinal

Gilas Myanmar 3-1, Indonesia U-23 Tembus Semifinal

Tim U-23 Indonesia berhasil lolos ke semifinal SEA Games 2021. Tim Merah-Putih memenuhui misi dengan mengalahkan Myanmar U-23 dengan skor 3-1 pada laga penutup Grup A. Indonesia tampil cukup agresif pada babak pertama di Viet Tri Stadium, Phu Tho, Minggu (15/5/2022). Hasilnya, skuad Garud Muda bisa memborong tiga gol Egy Maulana Vikri (4), Witan Sulaeman (10) dan Marselino Ferdinan (45). Pada babak kedua, armada Shin Tae-yong tidak mampu memperlebar keunggulan. Justru Myanmar U-23 yang memperkecil defisit gol. Tapi, itu tidak sampai merusak pesta Asnawi Mangkualam dkk. Pada babak kedua, armada Shin Tae-yong tidak mampu memperlebar keunggulan. Justru Myanmar U-23 yang memperkecil defisit gol. Tapi, itu tidak sampai merusak pesta Asnawi Mangkualam dkk. Indonesia U-23 langsung mengambil inisiatif menyerang lebih dulu. Sektor kiri pertahanan Myanmar U-23 menjadi favorit untuk dieksploitasi Asnawi Mangkualam dkk. Egy mendapat peluang perdana pada menit keempat. Namun sayang, tendangan kerasnya di dalam kotak penalti lawan masih melambung jauh dari mistar gawang. Egy berhasil menyelesaikan kemelut di depan gawang Myanmar! ✊🇮🇩#KitaGaruda #TimnasDay pic.twitter.com/FkQTvAyMT0 — PSSI (@PSSI) May 15, 2022 Dua menit berselang, kebuntuan pun akhirnya terpecahkan lewat kombinasi Egy dan Irfan Jauhari. Egy membuka skor 1-0 usai memanfaatkan bola rebound yang dibuat Irfan di dalam kotak penalti. Tak butuh waktu lama, skor segera berubah 2-0 di menit ke-10. Kali ini Witan yang menggandakan keunggulan. Diawali umpan cantik dari Ricky Kambuaya, tendangannya meluncur mulus ke pojok kiri gawang yang dijaga Pyae Phyo. Unggul 2-0 membuat permainan armada Shin Tae-yong lebih lepas. Gempuran yang diberikan secara masif membuat barisan pertahanan Myanmar U-23 kerap kali kalang kabut. High pressing yang tak begitu terlihat membuat Myanmar U-23 menemukan permainannya pada menit 20-an. Karena itu, Myanmar U-23 sempat merobek gawang Ernando Ari menit ke-26. Beruntung, gol tersebut dianggap offside. Myanmar U-23 mencoba membongkar pertahanan Indonesia U-23. Gempuran terus diberikan untuk mencetak gol balasan jelang babak pertama usai. Namun, upaya tersebut selalu dipatahkan Ernando Ari tampil gemilang di bawah mistar. Alih-alih mencetak gol, Myanmar U-23 malah kecolongan jelang turun minum. Adalah Marselino yang membuat Indonesia memimpin 3-0 di akhir babak pertama. Tertinggal tiga gol membuat Myanmar U-23 meningkatkan serangan di babak kedua. Kali ini mereka cukup mendominasi permainan. Sedangkan Indonesia U-23 terlihat sedikit kehilangan fokus. Sejumlah kesalahan kerap kali terlihat, seperti salah passing. Myanmar U-23 yang melihat celah langsung memberikan high pressing. Gempuran secara masif terus diberikan. Beruntung, Ernando masih tampil gemilang untuk menjaga gawangnya bersih dari upaya yang dilakukan lawan hingga menit ke-60. Setelah bertahan cukup lama, akhirnya gawang Ernando bobol juga. Myanmar U-23 mampu memperkecil kedudukan menjadi 1-3 berkat aksi Win Naing Tun di sektor kanan. Alfeandra Dewangga yang terjatuh membuat lawan leluasa melesatkan tembakan. Setelah kebobolan, Shin merotasi sejumlah pemainnya. Hal ini dilakukan guna memberikan penyegaran di atas lapangan, agar fokus Indonesia U-23 kembali terbentuk. Intensitas serangan Indonesia U-23 masih mengendur hingga menit ke-80. Tidak ada serangan yang begitu mengancam untuk menciptakan gol keempat. Namun, Indonesia mampu mempertahankan keunggulan 3-1 dan lolos ke semifinal SEA Games 2021 dengan torehan sembilan poin dari empat laga. Susunan Pemain Tim Indonesia U-23 (4-3-3): Ernando Ari (GK); Asnawi Mangkualam, Fachruddin Aryanto, Rizky Ridho, Alfeandra Dewangga; Marselino Ferdinan, Marc Klok, Ricky Kambuaya; Egy Maulana Vikri, Irfan Jauhari, Witan Sulaeman. Pelatih: Shin Tae-yong [KOR] Myanmar U-23 (4-3-3): Pyae Phyo; Ye Lin Htet, Thet Hein Soie, Soe Moe Kyaw, Hein Zeyar; Myat Kaung, Zaw Win, Win Naing; Lwin Moe Aung, Htet Phyoe, Aung Wunna Soe. Pelatih: Velizar Popov [BUL]

Garuda Muda Tetap Incar Kemenangan Lawan Myanmar

Garuda Muda Tetap Incar Kemenangan Lawan Myanmar

Tim U-23 Indonesia akan melakoni laga terakhir grup A melawan Myanmar di Stadion Viet Tri, Vietnam, Minggu (15/5). Bagi Garuda Muda, hasil imbang saja membuat mereka lolos ke babak semifinal SEA Games 2021 ini. Pelatih Shin Tae-yong menyatakan bahwa dirinya tetap mengincar kemenangan pada laga tersebut. Apalagi saat ini, kondisi Fachruddin Aryanto dan kawan-kawan terus mengalami peningkatan. Pada Sabtu (14/5), Tim U-23 Indonesia menjalani latihan pemulihan sekaligus taktikal jelang melawan Myanmar. “Kami tidak boleh berpikir mau imbang, jadi saya akan tetap menegaskan ke pemain supaya mereka lebih kuat dan hati-hati. Jadi pemain harus tetap mau menang, sehingga hasilnya bisa baik,” kata Shin Tae-yong. Menurut Shin Tae-yong, Myanmar merupakan tim yang solid dengan pemain-pemain yang juga berkualitas. “Saya melihat tim Myanmar mempunyai organisasi pemainan yang baik. Kemampuan pemain-pemain mereka juga baik,” jelasnya. Sementara itu, Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan berharap Tim U-23 Indonesia meraih kemenangan. Karena saat ini posisi Indonesia belum aman. “Saya berharap pemain tampil spartan, fokus, dan disiplin melawan Myanmar. Kemenangan dua kali lawan Timor Leste dan Filipina harus diulang,” kata pria yang akrap disapa Iwan Bule tersebut. Saat ini, klasemen Grup A, Vietnam untuk sementara memimpin klasemen dengan 7 poin dari tiga pertadingan. Indonesia menguntit di peringkat dua dengan 6 poin. Myanmar yang menempati posisi ketiga mengumpulkan poin yang sama dengan Indonesia yaitu 6 poin, tetapi kalah selisih gol.

Tim U-23 Indonesia Akui Keunggulan Tuan Rumah

Tim U-23 Indonesia Akui Keunggulan Tuan Rumah

Tampil belum sepenuhnya kompak, tim U-23 Indonesia harus mengakui ketangguhan tuan rumah Vietnam 0-3 pada laga pertama di Stadion Viet Tri, Phu Tho, di cabang olahraga sepak bola SEA Games 2021 malam ini. Tiga gol bisa dicetak oleh Vietnam pada babak kedua, Nguyen Tien Linh mencatatkan nama di papan skor pada menit ke-54. Dung Do Hung menggandakan keunggulan pada menit ke-74. Le Van Do mencetak gol hoki pada menit ke-88. Meski menang, Vietnam berada di posisi kedua Grup A, setelah di laga pembuka Filipina menang telak 4-0 atas Timor Leste. Sedangkan Indonesia di posisi ketiga dan Timor Leste di posisi keempat. Indonesia akan kembali memainkan laga kedua melawan Timor Leste, Selasa (10/5) pukul 18.15 WIB. Untuk mengamankan peluang lolos ke semifinal, tim Garuda Muda harus mengalahkan mantan provinsi ke-27 Republik Indonesia itu. “Lupakan kekalahan di laga pertama. Ada kekurangan iya. Ini yang harus diperbaiki di pertandingan selanjutnya. Saya minta Shin Tae-yong perbaiki itu dan bisa menang di laga-laga selanjutnya,” ujar Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan. Iriawan pun masih menyimpan optimisme untuk skuad Garuda Muda ini. Ia juga meyakini kemenangan akan diraih saat melawan Timor Leste, Filipina (13/5), dan Myanmar (15/5).

Tim U-23 Indonesia Langsung Bentrok Lawan Vietnam di Laga Perdana SEA Games

Timnas U-23 Langsung Bentrok Lawan Vietnam di Laga Perdana SEA Games

Tim U-23 Indonesia akan memulai laga perdana SEA Games 2022 melawan tuan rumah Vietnam yang akan berlangsung Jumat (6/5). Tim U-23 Indonesia sendiri sudah berangkat ke Vietnam Selasa pagi bersama tim rowing. Manajer Timnas Sepak Bola Indonesia untuk SEA Games, Uden Kusuma Wijaya menjelaskan bahwa kondisi timnya dalam keadaan baik. Pelatih Shin Tae-yong, kata dia, akan segera menjadwalkan sesi latihan setibanya di Vietnam. “Anak-anak dalam keadaan baik dan kami juga terus memotivasi mereka. Kami akan memanfaatkan peluang sekecil apa pun selama di SEA Games nanti,” tutur Uden. Garuda Muda berada dalam satu grup bersama tuan rumah Vietnam, Myanmar, Filipina, dan Timor Leste dan akan menjalani laga perdana menghadapi tuan rumah Vietnam pada Jumat (6/5) malam WIB di stadion Viet Tri. Tim U-23 Indonesia telah menjalani uji coba di Korea Selatan, melawan tiga klub sepak bola setempat namun hanya sekali menang dan dua kali kalah. Chef de Mission Kontingen Indonesia untuk SEA Games, Ferry J Kono, melalui keterangan tertulisnya, menjelaskan Timnas sepakbola dan rowing berangkat lebih awal untuk kebutuhan adaptasi. Tim sepak bola akan melewati laga perdana pada 6 Mei, sedangkan rowing 9 Mei, sebelum upacara pembukaan dimulai pada 12 Mei. “Hari ini kami melepas kloter pertama menuju Vietnam ada dua rombongan di kloter perdana, yaitu tim advance bersama 40 orang dari cabang rowing dan sepak bola berjumlah 20 atlet, 8 ofisial dan 10 extra ofisial,” kata Ferry usai melepas timnas sepak bola di Jakarta, Selasa. Ferry menambahkan bahwa kondisi para atlet yang berangkat dalam keadaan bugar dan siap berlaga di SEA Games ke-31 itu. Dia juga memastikan tim CdM siap untuk melayani kebutuhan para atlet ketika tiba di Vietnam. “Insyaallah kedua cabang ini sampai di Vietnam mereka dapat langsung diurus oleh tim CdM yang sudah berada di sana sehingga kami dapat memastikan mereka mendapat layanan terbaik dari tim CdM,” ucapnya. Tim Indonesia untuk SEA Games Vietnam berkekuatan 499 atlet yang akan berpartisipasi pada 32 dari 40 cabang olahraga yang dipertandingkan. Kontingen Indonesia ada penambahan atlet dengan masuknya futsal putra (14), balap sepeda (6), dan renang (1).

Asa Saddil Ramdani Bersama Garuda Muda

Asa Saddil Ramdani Bersama Garuda Muda

Saddil Ramdani menjadi salah satu pemain yang baru bergabung dengan Tim U-23 Indonesia. Ia sudah tampak dalam sesi latihan yang digelar di Lapangan B, Senayan, Jakarta, Sabtu (30/4). Selain Saddil, sesi latihan juga diikuti Witan Sulaeman dan Egy Maulana Vikri. Ketiganya tidak ikut serta pada pemusatan latihan Tim U-23 Indonesia yang digelar di Korea Selatan. “Senang karena gabung lagi. Semoga Saddil memberikan yang terbaik dan bisa memberikan beribu persen,” kata Saddil Ramdani. “Kondisi sekarang mungkin belum 100 persen. Personel tim lain sudah mempersiapkan diri, fisik dan mental. Kami bertekad berjuang keras demi raih emas Indonesia di ajang SEA Games 2021,” tambahnya. Sabah FC memberikan izin kepada Saddil, namun sang pemain harus kembali mengingat ada laga pada tanggal 10 dan 17 Mei. Saddil Ramdani hanya bisa bermain untuk laga pertama Grup A melawan Vietnam dan bisa tampil lagi jika Garuda Muda lolos ke semifinal. Pelatih Shin Tae-yong juga berharap banyak kepada Saddil Ramdani. Terlebih jika ambisi untuk meraih emas tercapai. “Tujuan kami masuk final dan menjadi juara, jadi begitu Saddil pulang ke timnya, kami berharap ia tetap menunjukkan yang terbaik di Sabah FC. Ia bisa kembali ke tim nasional dan bergabung di semifinal atau final,” jelas Shin Tae-yong. Biodata Nama lengkap: Saddil Ramdani Tanggal lahir: 2 Desember 1999 Tempat lahir: Raha, Indonesia Tinggi: 172 cm Posisi bermain: Winger Klub saat ini: Sabah F.A Karier junior: Persela ASIFA Karier senior: 2016–2018 Persela Lamongan 2019-2020 Pahang 2020–2021 Bhayangkara 2021- sekarang Sabah FC

Tim U-23 Indonesia Terus Matangkan Strategi

Tim U-23 Indonesia Terus Matangkan Strategi

Tim U-23 Indonesia menjalani latihan pematangan strategi di Lapangan B, Jakarta, Sabtu (1/5) malam. Pada latihan ini trio pemain yakni Egy Maulana Vikri, Witan Sulaeman, dan Saddil Ramdani sudah ikut bergabung. Latihan berlangsung selama kurang lebih dua jam dengan intensitas tinggi. Para pemain tampak bersemangat dan antusias mengikuti latihan dibawah instruksi pelatih Shin Tae-yong. “Hari ini, program latihan dengan intensitas tinggi. Dua hari ini intensitas tinggi. Ketika pindah ke Vietnam, fokus conditioning,” kata Shin Tae-yong. “Untuk kondisi (tiga) pemain tersebut baik, performa dan kondisinya,” sambung Shin Tae-yong. Namun dari ketiganya, Saddil Ramdani harus terus dijaga. Mengingat belum lama harus melakoni pertandingan bersama Sabah FC. Ada pun Witan Sulaeman dan Egy Maulana Vikri sudah lebih dahulu beristirahat. Keduanya sudah berada di Indonesia selama sepekan. “Mereka sudah dapat libur dan kondisinya baik. Untuk Saddil sebelumnya ada pertandingan, jadi perlu dikontrol agar kondisi tetap fit,” jelasnya. Garuda Muda juga terus terus membiasakan diri menggunakan bola resmi SEA Games 2021. Bola bermerek Dong Luc seri UHV 2.07 sudah dipergunakan sejak menjalani pemusatan latihan di Korea Selatan.

Dua Garuda Muda Ini Batal Tampil di SEA Games

Dua Garuda Muda Ini Batal Tampil di SEA Games

Pelatih Tim U-23 Indonesia, Shin Tae-yong resmi memilih 20 nama pemain untuk memperkuat Garuda Muda di ajang SEA Games 2021 yang dimulai dari tanggal 6 hingga 22 Mei mendatang. Namun, ada dua pemain yang urung tampil pada pesta olahraga se-Asia Tenggara tersebut. Ialah Pratama Arhan dan Ramai Rumakiek. Dua pesepakbola muda tersebut memiliki alasan masing-masing tidak tampil di SEA Games mendatang. Untuk Pratama Arhan yang bermain di Tokyo Verdy, Jepang, ia tidak bisa bergabung bersama Tim U-23 Indonesia pada ajang SEA Games 2021 karena ingin fokus bersama klubnya tersebut. Seperti diketahui, Pratama Arhan baru bergabung ke klub kontestan J-League 2 tersebut pada akhir Maret lalu. Ia pun masih belum memperoleh kesempatan bermain di klub tersebut. Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan memaklumi keputusannya tersebut. “Saya sudah berkomunikasi dengan Pratama Arhan dan memang dirinya harus fokus ke klub Tokyo Verdy karena dia baru saja bergabung dan membutuhkan waktu untuk beradaptasi,” kata Iriawan. “Arhan sebenarnya dibutuhkan oleh pelatih Shin Tae-yong demi target mendapatkan emas di SEA Games 2021. PSSI tetap mendukung kariernya di klub Tokyo Verdy, semoga event timnas selanjutnya Arhan bisa bergabung,” tambahnya. Sementa itu, Ramai Rumakiek tidak dapat tampil karena cedera adductor paha kiri dan otot yang dialaminya. Namun, kondisinya sudah berangsur membaik setelah ditangani oleh tim dokter dari PSSI. Hasilnya seperti dilaporkan Head of Medis PSSI Dokter Syarif Alwi kepada Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan. “Hari ini Rumakiek berada di Medical Centre PSSI untuk melakukan terapi sekaligus tes kemampuan otot. Apakah sudah layak berlatih atau belum. Hasilnya luar biasa. Sudah tidak ada keluhan apapun. Saya bersyukur Rumakiek cepat sembuh,” ujar Iriawan. Pemain Persipura Jayapura ini sejatinya akan diproyeksikan untuk mengikuti SEA Games Vietnam. Namun, karena saat itu cederanya belum sembuh yang bersangkutan gagal ikut ke Korea Selatan untuk mengikuti pemusatan latihan. Pelatih Shin Tae-yong pun akhirnya mencoret namanya. “Perjalanan Rumakiek masih panjang. Usianya masih 20 tahun dan bisa memperkuat timnas di event lainnya. Yang penting sekarang dia sembuh dulu,” imbuh Iriawan. Setelah diyatakan sembuh, Rumakiek akan kembali ke Papua dalam 1-2 hari ini. Sementara itu, untuk Saddil Ramdani, Asnawi Mangkualam, Egy Maulana, Elkan Baggott dan Witan Sulaeman dipastikan dapat bergabung bersama skuad Garuda Muda di SEA Games 2021.

Kalah Tipis, Garuda Muda Akui Keunggulan Tim Daejeon Citizen

Kalah Tipis, Garuda Muda Akui Keunggulan Tim Daejeon Citizen

Tim U-23 Indonesia harus mengakui keunggulan tim Daejeon Citizen dengan skor 2-3 pada laga uji coba di Daejon World Cup Stadium, Korea Selatan, Rabu (27/4). Dua gol Indonesia dicetak oleh Ricky Kambuaya pada menit ke’33 dan Irfan Jaya menit ke’76. Laga ini merupakan uji coba ketiga bagi skuad Garuda Muda, sebelumnya Marc Klok dan kawan-kawan kalah 0-2 dari Pohang Steelers (21/4) dan menang 4-2 atas Andong Science College (23/4). Pada babak pertama, Daejeon unggul 2-1 dan skor 3-2 menjadi hasil akhir pertandingan ini. Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan mengatakan bahwa kekalahan ini menjadi pelajaraan serta pengalaman berharga bagi Garuda Muda menuju SEA Games 2021 mendatang. “Kami tetap mengapresiasi perjuangan pemain yang sudah menjalani pemusatan latihan dan uji coba di Korea Selatan selama dua pekan ini. Saya harap pemain terus fokus, disiplin dan terus berjuang keras apalagi di SEA Games nanti PSSI menargetkan meraih emas,” kata Iriawan. “Setelah uji coba ini pelatih tentu sudah ada pilihan 20 pemain yang akan dibawa ke Vietnam. Yang jelas pemain yang terpilih merupakan pilihan pelatih dan PSSI siap mendukung penuh,” tambahnya. Selanjutnya seusai uji coba ini, Tim U-23 Indonesia akan kembali ke Indonesia pada Jumat (29/4). Seetelah itu mereka akan bertolak ke Vietnam pada tangggal 3 Mei untuk mengikuti SEA Games 2021. Pada ajang tersebut, Indonesia tergabung di Grup A bersama tuan rumah sekaligus juara bertahan Vietnam, Myanmar, Filipina, dan Timor Leste. Laga perdana Indonesia akan melawan Vietnam pada Jumat (6/5) mendatang.

Kabar Baik! Asnawi Sudah Gabung Bersama Garuda Muda

Kabar Baik! Asnawi Sudah Gabung Bersama Garuda Muda

Bek kanan andalan Tim U-23 Indonesia, Asnawi Mangkualam Bahar, sudah bergabung dalam pemusatan latihan (TC) skuad Garuda Muda. Bahkan, pemain Ansan Greeners FC itu sudah mengikuti sesi latihan Tim U-23 Indonesia di Daejeon World Cup Stadium, Selasa (26/4). Asnawi akan ikut dalam uji coba terakhir Tim U-23 Indonesia melawan Daejeon Hana Citizen di Stadion Distrik Suseong, Daegu, Rabu (27/4). “Intinya sangat senang bergabung di sini, walaupun gabung di uji coba terakhir melawan Daejon (Hana). Setelah itu, saya akan kembali ke Ansan (Greeners), baru tanggal 3 (Mei) bergabung dengan (Tim U-23) di Vietnam untuk SEA Games (2021),” kata Asnawi. “Besok uji coba saya main, sambil menunggu informasi (dari Ansan) bisa atau tidak gabung (ke Timnas) tanggal 3 (Mei). Jadi saya berikan yang terbaik untuk Indonesia,” ujarnya. “Mendapatkan hasil terbaik, tentu dengan kemenangan. Agar pemain percaya diri saat bertanding melawan Vietnam nanti di laga pembuka SEA Games. Dan tentunya agar semua pemain dalam motivasi yang bagus, setelah menjalani TC yang cukup lama di sini,” tambah pemain berumur 21 tahun tersebut. Di sisi lain, Asnawi juga bertekad memberikan yang terbaik untuk Tim U-23 Indonesia di SEA Games 2021 Vietnam. “Harapannya dapat medali emas. Ini SEA Games ketiga saya. Pertama, saya dapat perunggu (Malaysia 2017), lalu perak tahun 2019 kemarin (Filipina), dan semoga kali ini emas,” harap Asnawi. Di SEA Games 2021, Tim U-23 Indonesia tergabung di Grup A cabang olahraga sepak bola putra, bersama tuan rumah sekaligus juara bertahan Vietnam, Myanmar, Filipina, dan Timor Leste. Skuad Garuda Muda akan melawan Vietnam, pada laga perdana SEA Games 2021, 6 Mei mendatang.