Inilah Hasil Drawing Badminton Asia Junior Championships 2025

GOR Indoor Manahan

Drawing resmi Badminton Asia Junior Championships 2025 untuk sektor beregu campuran telah dirilis. Indonesia tergabung di Grup B bersama rival kuat Malaysia. Sebagai tuan rumah, Indonesia punya tanggung jawab besar di turnamen yang bakal digelar di GOR Manahan, Solo, mulai 18 hingga 22 Juli 2025. Ini akan menjadi ajang pembuktian generasi muda bulutangkis Indonesia di mata Asia. Dalam pengundian, Skuad Merah Putih masuk ke Grup B, di mana mereka akan menghadapi lawan tangguh seperti Malaysia, serta tiga negara lain yakni Singapura, Macau, dan Myanmar. Persaingan dipastikan ketat sejak babak awal. Turnamen beregu ini akan menggunakan sistem skor relay 110 poin, format yang sama seperti World Junior Championships (WJC) 2024, menuntut konsistensi dan kekompakan dari seluruh sektor. 20 Atlet Muda Disiapkan untuk Nomor Beregu, 30 Lebih Tampil di Perorangan. Untuk sektor beregu campuran, PBSI menurunkan 20 atlet muda, terdiri atas 6 pemain tunggal dan 14 pemain ganda. Sedangkan di kategori perorangan, yang akan digelar pada 23–27 Juli 2025, Indonesia menurunkan total lebih dari 30 pemain, termasuk nama-nama dari klub unggulan di luar tim beregu. Distribusi sektor perorangan adalah sebagai berikut: Tunggal putra dan putri: masing-masing 7 wakil Ganda campuran: 7 pasangan Ganda putra dan putri: masing-masing 6 pasangan Dengan dukungan penuh sebagai tuan rumah, Indonesia diprediksi tampil agresif dan berambisi merebut gelar beregu, seperti yang diharapkan oleh publik dan pengurus pusat PBSI. Peta Persaingan Lengkap: Siapa Saja di Grup Lain? Selain Grup B yang dihuni Indonesia, berikut adalah susunan grup lengkap turnamen beregu Asia Junior 2025: Grup A: Thailand, Taiwan, Jepang, Kazakhstan Grup B: Indonesia, Malaysia, Singapura, Macau, Myanmar Grup C: China, Korea Selatan, Vietnam, Filipina Grup D: India, Hong Kong, Uni Emirat Arab, Sri Lanka Melihat komposisi grup, kekuatan merata dan tiap tim punya kans membuat kejutan. Namun dengan status sebagai tuan rumah, Indonesia wajib memanfaatkan momentum ini untuk unjuk gigi dan menjadi juara di kandang sendiri. Sumber: iNews

Tim Bulu Tangkis Rusia Tiba di Cipayung

Tim bulu tangkis Rusia

Tim bulu tangkis Rusia telah tiba di Jakarta pada Selasa (8/7) untuk menjalani pemusatan latihan bersama atlet Pelatnas PBSI di Cipayung selama dua pekan, yakni 8–21 Juli 2025. Berdasarkan keterangan dari PBSI, total 19 anggota tim Rusia, terdiri dari manajer, pelatih, serta pemain putra dan putri yang datang dalam dua gelombang. Sebagian besar mendarat Selasa pagi, disusul kedatangan Alina Davletova di sore hari, sementara Evgeniya Kosetskaya dijadwalkan tiba Kamis (10/7). Sejumlah nama yang ikut dalam rombongan tersebut antara lain manajer Pavel Sorokin, pelatih Rodion Kargaev dan Viktor Maliutin, serta para atlet seperti Ivan Apostoliuk, Nikita Zibrov, Artur Pechenkin, Vladislav Dobichkin, Alena Lakovleva, Galina Lisochkina, dan Maria Golubeva. Pelatnas gabungan ini merupakan bagian dari implementasi nota kesepahaman (MoU) antara Menpora RI, Ario Bimo Nandito Ariotedjo dan Menteri Olahraga Rusia, Michael Degtyarev yang diteken pada Forum Ekonomi Internasional St. Petersburg, 19 Juni lalu. MoU tersebut mencakup pengembangan atlet muda lintas cabang olahraga seperti bulu tangkis, atletik, voli, renang, hingga panjat tebing. Kerja sama ini juga meliputi pertukaran pelatih, pelatihan gabungan, dan pengelolaan pusat pelatihan bersama secara berkelanjutan. Ketua Umum PP PBSI Fadil Imran menyatakan bahwa PBSI terbuka terhadap kolaborasi internasional guna memperkuat posisi bulu tangkis Indonesia di kancah dunia. Sebelumnya, PBSI telah menjalin komunikasi intensif dengan Federasi Bulu Tangkis Rusia, termasuk kunjungan ke Moskow pada 19–20 Juni lalu. Dalam kunjungan tersebut, delapan atlet pelatnas dan satu pelatih mengikuti laga persahabatan di GOR Territoriya Sporta, Moskow. Adapun para atlet yang terlibat dalam pertandingan itu antara lain Yohanes Saut Marcellyno, Ni Kadek Dhinda Amartya, Nikolaus Joaquin, Raymond Indra, Apriyani Rahayu, Febi Setianingrum, Verrel Yustin Mulia, dan Lisa Ayu Kusumawati, di bawah bimbingan pelatih Prasetyo Restu Basuki. Berikut daftar nama Tim Rusia selengkapnya: 1. Pavel Sorokin (Manager) 2. Rodion Kargaev (Coach) 3. Viktor Maliutin (Coach) 4. Ivan Apostoliuk 5. Nikita Zibrov 6. Artur Pechenkin 7. Vladislav Dobichkin 8. Alena Lakovleva 9. Galina Lisochkina 10. Alina Busygina 11. Anisia Masunova 12. Maria Golubeva 13. Kristina Danilova 14. Serge Sirant 15. Nikita Muleev 16. Gleb Stepakov 17. Aleksandr Grigorenko 18. Alina Davletova 19. Evgeniya Kosetskaya (Tiba hari Kamis (10/7)

Diikuti 1.239 Peserta dari 21 Negara, Jaya Raya Junior International GP 2025 Kembali Bergulir

Yonex Sunrise Jaya Raya Junior International Grand Prix 2025

Turnamen bulu tangkis junior bertaraf internasional bertajuk Yonex Sunrise Jaya Raya Junior International Grand Prix 2025 siap kembali digelar pada 8–13 Juli 2025 di GOR PB Jaya Raya, Tangerang Selatan, Banten. Ajang prestisius yang telah menjadi agenda tahunan Perkumpulan Bulu Tangkis (PB) Jaya Raya sejak 2014 ini akan mempertandingkan para pemain muda terbaik di level Grand Prix. Tahun ini tercatat sebanyak 1.239 peserta ambil bagian dalam kompetisi bergengsi ini, terdiri dari 713 pebulu tangkis nasional dan 526 pemain mancanegara. Para peserta akan memperebutkan 876 slot babak utama yang tersedia di kategori U15, U17, dan U19. Turnamen ini mempertandingkan 14 nomor, yaitu tunggal putra-putri, ganda putra-putri, serta ganda campuran khusus pada kategori U17 dan U19. “Ajang bulu tangkis Yonex Sunrise Jaya Raya Junior International Grand Prix 2025 merupakan kehormatan bagi Jaya Raya untuk kembali menyelenggarakan turnamen junior level Grand Prix. Harapannya tidak hanya sukses sebagai penyelenggara, tetapi juga melahirkan prestasi gemilang dari pemain junior Indonesia, khususnya binaan PB Jaya Raya,” ujar Rosiana Tendean, Tournament Director, dalam keterangan tertulis. Tahun ini, peserta mancanegara datang dari 21 negara, antara lain Australia, Azerbaijan, Brunei Darussalam, Kanada, Finlandia, Prancis, Jerman, Hong Kong, India, Iran, Jepang, Malaysia, Myanmar, Singapura, Sri Langka, Thailand, Taipei, Uni Emirat Arab, Ukraina, Amerika Serikat, dan Vietnam. Kejuaraan ini terbukti telah berkontribusi melahirkan banyak pebulu tangkis Indonesia yang kini berkiprah di level dunia, seperti Apriyani Rahayu, Siti Fadia Silva Ramadhanti, Ribka Sugiarto, Lanny Tria Mayasari, Rinov Rivaldy, dan Pitha Haningtyas Mentari. Rosiana menambahkan, kejuaraan internasional ini menjadi sarana uji tanding ideal bagi atlet muda dalam negeri agar memperoleh pengalaman berskala internasional sekaligus poin peringkat resmi tanpa harus bertanding di luar negeri. Poin yang diraih para peserta akan tercatat di Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF), memberikan nilai tambah signifikan bagi jenjang karier mereka.Lebih lanjut, Rosiana mengungkapkan apresiasinya terhadap antusiasme para peserta yang terus meningkat setiap tahun. Malaysia tercatat menjadi negara dengan jumlah peserta terbanyak setelah Indonesia, mengirimkan 172 atlet, sementara Indonesia sendiri diwakili oleh 713 atlet. “Animo peserta sungguh luar biasa, ini membuktikan bahwa turnamen Yonex Sunrise Jaya Raya Junior International Grand Prix selalu diminati pebulu tangkis junior, baik dari dalam maupun luar negeri. Hal tersebut tentu meningkatkan kualitas turnamen yang sudah berlevel Grand Prix,” imbuhnya. Pelaksanaan turnamen ini turut didukung oleh berbagai pihak, di antaranya Yonex Sunrise Indonesia, Kemenpora, PT Pembangunan Jaya, Yayasan Pembangunan Jaya Raya, PB Jaya Raya, PT Jaya Real Property Tbk, PT Jaya Konstruksi TBK, PT Jaya Land, Metland, Mall Pondok Indah, BTN, Indihome TV (Allplay), Kapal Api, Le Minerale, Pocari Sweat, Mandiri Taspen, Jenius, serta Rumah Sakit Pondok Indah Bintaro selaku official medical partner.

Ini Bocoran Kriteria yang Dicari di Audisi Umum PB Djarum 2025

Yuni Kartika dan Fung Permadi

Audisi Umum PB Djarum 2025 akan berlangsung pada 8-12 September 2025, di GOR Djarum, Jati, Kudus, Jawa Tengah. Koordinator Tim Pencari Bakat Atlet Putra sekaligus Manajer Tim PB Djarum, Fung Permadi berucap, tiga kelompok usia yang disasar pada audisi tahun ini bertujuan untuk meregenerasi para atlet senior di setiap sektor. Perihal kriteria, yang dipatok Fung beserta jajaran tim pencari bakat untuk para peserta putra ialah feeling touch. “PB Djarum berupaya agar setiap tahun kelahiran punya pemain pelapis yang berpotensi untuk menjadi pemain dunia. Sementara keperluannya di tahun ini U-11, KU 11, dan KU 12 untuk nantinya meningkat U-13, U-15 dan semakin mengerucut. Sedangkan mengenai kriteria dari kami tentunya mereka yang memiliki teknik dasar dan feeling touch pukulan yang baik, serta punya potensi untuk bersaing di tingkat dunia,” ungkap Fung. Sementara itu, Koordinator Tim Pencari Bakat Atlet Putri, Yuni Kartika mengungkapkan, atlet yang dibidik oleh sektor putri PB Djarum pada audisi tahun ini utamanya memiliki postur ideal. Peraih Uber Cup 1994 ini menilai bahwa elemen tersebut menjadi krusial, agar mampu bersaing dengan para atlet putri dunia yang secara postur cukup diandalkan, selain teknik. “Sementara aspek lain yang menjadi penilaian tentu bakat, mental, serta kecerdikan mereka ketika bertanding. Jadi postur sangat dipertimbangkan, kecuali memang atlet itu punya bakat yang sangat istimewa. Tapi kalau tergolong biasa saja, kami tetap mengutamakan postur terutama tinggi badan atau yang punya potensi tinggi,” sebut Yuni. Ia juga menambahkan, guna menyeleksi atlet yang sesuai dengan kriteria tersebut, selain dibantu jajaran pelatih, tak menutup kemungkinan juga melibatkan dokter spesialis terkait. “Kami juga akan menyiapkan dokter untuk melihat dan memastikan kriteria yang kami inginkan, jadi kalau ragu kami bisa berkonsultasi agar lebih pasti. Yang kami harapkan pada audisi ini bisa menemukan atlet paket komplit,” imbuhnya. Rangkaian seleksi Audisi Umum PB Djarum 2025 diawali dengan fase screening yang mengadopsi pertandingan dengan sistem gugur 1 game hingga poin ke-21 (tanpa deuce/setting). Setelah fase screening, tahapan berikutnya ialah tahap turnamen. Untuk kategori putra, Super Tiket diberikan kepada para semifinalis, sementara di kategori putri, peraih Super Tiket yang melenggang ke tahap karantina adalah para finalis di babak turnamen. Sedangkan tahap karantina diselenggarakan selama empat minggu (13 September hingga 11 Oktober 2025) dengan dua kali fase eliminasi, yang bertujuan melihat potensi dan mentalitas atlet. Mereka yang lolos di tahap karantina akan mendapatkan Djarum Beasiswa Bulutangkis dan bergabung bersama PB Djarum. Untuk mengikuti Audisi Umum PB Djarum 2025, para calon peserta dapat mendaftarkan diri secara daring melalui laman berikut ini dan telah dibuka mulai 20 Juni 2025 lalu.

Pendaftaran Audisi Umum PB Djarum Telah Dibuka, Catat Jadwalnya!

Audisi Umum PB Djarum 2025

Bakti Olahraga Djarum Foundation dan PB Djarum kembali menyelenggarakan Audisi Umum PB Djarum 2025. Program ini akan rencananya akan bergulir pada 8 hingga 12 September mendatang di GOR Djarum Jati, Kudus, Jawa Tengah. Tahun ini, pencarian bibit pebulutangkis bertalenta dan bermental juara menyasar tiga kelompok usia yakni U-11 (peserta dengan usia 8 – 10 tahun atau kelahiran 2015 – 2017), KU 11 (peserta berusia 11 tahun atau tahun kelahiran 2014), serta KU 12 (peserta dengan usia 12 tahun atau tahun kelahiran 2013) baik putra maupun putri. Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation yang juga Ketua PB Djarum, Yoppy Rosimin mengatakan bahwa Audisi Umum bukan sekadar proses pencarian bibit pebultangkis berbakat, tapi juga bagian penting dari regenerasi dan penguatan ekosistem bulutangkis Indonesia. Berkaca dari penyelenggaraan tahun lalu yang mencapai 1.966 peserta dari berbagai penjuru daerah, ia berharap animo tahun ini juga selaras dengan kualitas yang semakin meningkat. “Kami ingin semangat dan kecintaan terhadap bulutangkis di Indonesia terus menyala. Sesuai janji kami menyelenggarakan Audisi Umum setiap tahunnya agar para atlet belia dari berbagai daerah bisa menunjukkan kemampuan hasil latihan, serta memperebutkan Djarum Beasiswa Bulutangkis dan bergabung dengan keluarga besar PB Djarum. Kami harap melalui audisi ini akan lahir atlet berkualitas super untuk meningkatkan kejayaan bulutangkis Tanah Air,” ungkap Yoppy. Masa pendaftaran secara daring ajang seleksi bibit pebulutangkis berbakat guna meraih Djarum Beasiswa Bulutangkis dari Bakti Olahraga Djarum Foundation ini masih dibuka hingga 31 Agustus pukul 24.00 WIB. Terhitung hingga 3 Juli pukul 12.00 WIB, pendaftar sudah mencapai 333 peserta, dengan jumlah terbanyak pada kelompok U-11 Putra yaitu 105 peserta. Jadwal Pendaftaran dan Tahap Seleksi Pendaftaran Online 20 Juni – 31 Agustus 2025 (Pukul 23:59 WIB) Daftar Ulang Minggu, 07 September 2025 (Pukul 09:00 – 15:00 WIB) Tahap Seleksi 08 – 12 September 2025 Tahap Karantina 13 September – 11 Oktober 2025

PBSI Jakut Jaring Bibit Atlet Lewat Kompetisi Usia Muda

Piala Wali Kota Jakarta Utara

Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Jakarta Utara menjaring bibit atlet bulu tangkis melalui kompetisi usia muda hingga remaja untuk memperebutkan Piala Wali Kota Jakarta Utara yang digelar di Gelanggang Remaja Jakarta Utara pada Senin hingga Rabu (2/7). Ketua Pengurus Kota PBSI Jakarta Utara Setio Pertiwanggono di Jakarta, Senin, mengatakan kejuaraan ini diikuti 305 atlet terbaik tunggal maupun ganda dari 20 perkumpulan atau klub. Dalam pertandingan tersebut, ratusan peserta yang terbagi dalam kelompok pra usia dini di bawah 9 tahun dan kelompok taruna yaitu usia di bawah 19 tahun akan bermain dalam kategori tunggal dan ganda. “Mereka ada yang bertanding secara tunggal, ganda maupun campuran. Pemenang dari kejuaraan ini akan mewakili Jakarta Utara di level provinsi,” kata Setio. Wali Kota Jakarta Utara Hendra Hidayat berharap kompetisi itu mampu menghasilkan atlet bulu tangkis andalan untuk masa depan. Melalui kompetisi ini, dia mengimbau agar para atlet menjunjung sportivitas dan setiap atlet mampu memberikan yang terbaik di lapangan. “Ini ajang silaturahmi dan memperluas ikatan persahabatan, bertanding dengan sportif untuk menjadi yang terbaik,” katanya. Hendra mengatakan bulu tangkis merupakan cabang olahraga yang digemari masyarakat dari berbagai kalangan sehingga pembinaannya harus terus ditingkatkan agar mereka menjadi atlet yang berprestasi, profesional, dan bisa berprestasi di tingkat internasional. “Kami harap PBSI lebih sering mengadakan kejuaraan seperti ini agar tumbuh banyak bibit berprestasi dan bisa mengharumkan nama Jakarta Utara,” ujarnya. Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kasudin Pemuda dan Olahraga Jakarta Utara, Adi Jaya Gumelar mengatakan kejuaraan ini rutin diselenggarakan setiap tahun dan merupakan tahap penyaringan untuk maju ke tingkat Provinsi DKI Jakarta dalam memperebutkan Piala Gubernur. Atlet bulu tangkis dari Yuma Badminton Club, Kaira (11) mengatakan kompetisi tahunan bergengsi ini menjadi wadah untuk mengasah kemampuan sekaligus mengukir prestasi. Ia mengaku dari kecil sudah bermain bulu tangkis dan sering dilatih oleh ayahnya pada setiap minggunya. “Mudah-mudahan di kejuaraan ini, saya bisa meraih juara karena ke depan saya ingin menjadi atlet bulu tangkis profesional,” kata Kaira. Sumber: ANTARA

Sirkuit Nasional C FISIP UI Open 2025 Resmi Ditutup, Tegaskan Komitmen Pembinaan Atlet Pelajar

Sirkuit Nasional C FISIP UI Open 2025

Turnamen bulu tangkis Sirkuit Nasional C FISIP UI Open 2025 resmi ditutup pada hari Minggu (29/6) di Balairung Universitas Indonesia. Ajang yang berlangsung selama tujuh hari ini mempertandingkan 1.068 laga dari 13 kategori usia, mulai dari kelompok usia dini hingga remaja, dengan melibatkan 1.215 atlet muda dari berbagai daerah di Indonesia. Diselenggarakan oleh Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia (FISIP UI), turnamen ini telah menyandang status Sirkuit Nasional C, sebuah pengakuan atas konsistensi dan kualitas penyelenggaraan yang terus meningkat dari tahun ke tahun. FISIP UI Open tak hanya menjadi arena kompetisi, tetapi juga wahana pembinaan karakter, sportivitas, dan semangat kompetitif para atlet pelajar Indonesia. Dalam sambutannya, Dekan FISIP UI, Prof. Dr. Semiarto Aji Purwanto, mengungkapkan apresiasinya terhadap seluruh pihak yang berkontribusi dalam keberhasilan acara ini. “Kami bersyukur turnamen Sirkuit Nasional C FISIP UI Open 2025 berjalan lancar, dengan partisipasi 1.215 atlet. Dari waktu ke waktu, kualitas penyelenggaraan terus meningkat. Ini tidak mungkin tercapai tanpa dukungan berbagai pihak, termasuk kolaborasi dengan Pemerintah Kota Depok yang sangat kami apresiasi,” ujar Prof. Aji. Prof. Aji menambahkan, “Untuk penyelenggaraan tahun-tahun berikutnya, kami berharap akan tetap mendapatkan dukungan, support dari semua pihak, termasuk dukungan langsung dari Wali Kota Depok seperti tahun ini.” Turnamen tahun ini juga menunjukkan penguatan kolaborasi strategis, termasuk dengan sponsor utama Yonex Sunrise Indonesia, serta dukungan dari Pemerintah Kota Depok, PP PBSI, dan komunitas bulu tangkis nasional. Prof. Herman Subarjah, Kepala Bidang Turnamen PBSI Pusat, menyatakan dukungan penuh atas kontribusi FISIP UI dalam pengembangan bulutangkis nasional. “PBSI sangat mengapresiasi inisiatif ini. Ini adalah salah satu contoh nyata kontribusi perguruan tinggi terhadap pembinaan bulutangkis Indonesia. Turnamen seperti ini menjadi sarana penting bagi atlet muda untuk mengukur kemampuan dan memperkuat jalur prestasi mereka, dan saya yakin kejuaraan ini akan menghasilkan atlet-atlet potensial di masa yang akan datang” ujarnya. Komitmen FISIP UI dalam mendukung pembinaan olahraga melalui pendekatan akademik dan sosial terus diperkuat. Turnamen ini selaras dengan visi FISIP UI sebagai institusi pendidikan yang aktif berkontribusi dalam pembangunan karakter generasi muda, termasuk melalui olahraga. Pada tahun ini, Jaya Raya Jakarta menjadi juara umum dengan meraih tiga gelar dari 13 kategori yang dipertandingkan, yaitu Alesa Sri Renata Azzahra/Wafa Hasnidya dari kategori Ganda Remaja Putri, Calista Fakasyiffa Putri/Puri Kania Candrakanti dari kategori Ganda Pemula Putri, serta Khoirul Dwi Fahmi dari kategori Tunggal Anak-Anak Putra. Sebagai bentuk penghargaan, para pemenang FISIP UI Open 2025 memperoleh uang pembinaan senilai total Rp126 juta, medali, sertifikat prestasi, hadiah perlengkapan bulu tangkis dari Yonex, serta poin peringkat nasional. Sertifikat prestasi tersebut dapat digunakan untuk jalur prestasi dalam seleksi pendidikan, baik di tingkat sekolah maupun perguruan tinggi, termasuk Universitas Indonesia. Acara penutupan FISIP UI Open 2025 ini juga dihadiri oleh Kepala Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata Kota Depok Eko Herwiyanto, Ketua KONI Depok Herry Suprianto, Ketua PBSI Depok Abednego Setiawan, penggagas FISIP UI Open Prof. Bambang Shergi Laksmono, serta perwakilan dari sponsor, yaitu Berry Tamba selaku Perwakilan Yonex Sunrise Indonesia. Dengan berakhirnya FISIP UI Open 2025, harapan besar ditanamkan agar turnamen ini dapat terus berlanjut sebagai agenda tahunan dan menjadi tonggak penting dalam mencetak bibit-bibit unggul bulutangkis Indonesia.

PB Djarum Kembali Juara Umum

PB Djarum Juara Umum Sirkuit Nasional A Jateng 2025

Gelaran Sirkuit Nasional (Sirnas) A Jawa Tengah 2025 telah berakhir pada Sabtu (21/06/2025). Pada seri kali ini, para pemain Pelatnas Cipayung turut meramaikan dan beberapa diantara berhasil masuk ke partai puncak. Adapun tim Pelatnas PBSI berhasil memboyong 4 gelar juara. PB Djarum meraih gelar juara umum dengan 6 gelar juara, diikuti PB Jaya Raya 2 gelar juara, dan masing-masing 1 gelar juara dari PB Exist Badminton Club, Mutiara Bandung, dan CWiBC. Rangkaian Sirnas 2025 akan berlanjut dengan seri berikutnya. Kali ini, giliran Tanjung Pandan, Bangka Belitung, yang akan menjadi tuan rumah Sirnas level B. Sirnas Babel 2025 akan digelar tanggal 21 – 26 Juli 2025 mendatang. Daftar Juara Sirkuit Nasional A Jawa Tengah 2025: GDC: Bobby Setiabudi/Melati Daeva [PB Djarum] TRI: Ghina Khairani Guniandi [Chandra Wijaya] TTA: Denis Azzarya [Jaya Raya] GRI: Nathania Prasetya/Wanda S. Sabda Uninga [Jaya Raya] GRA: Faza Iwadh Kurnia R/M. Lutfhi Habibi [PB Djarum] GDA: Daniel Edgar Marvino/M. Putra Erwiansyah [Pelatnas] GRC: Faza I. Kurnia Ramdhan/Rachel M. Cahya Ayu [PB Djarum] TRA: Ghaisan Haidar Tsaqib [Exist] TTI: Mayla Cahya Afilian Pratiwi [Mutiara Cardinal] TDA: Prahdiska Bagas Shujiwo [Pelatnas] GDI: Az Zahra Ditya R/Siti Sarah Azzahra [Pelatnas] GTC: Ikhsan Lintang P/Angelita Magdalena Y. [PB Djarum] TDI: Mutiara Ayu Puspitasari [Pelatnas] GTI: Selsi Josika/Yasintha Ristyna Putri [PB Djarum] GTA: Alexius Ongkytama S/Aquino E. Keneddy Tangka [PB Djarum]

Berstatus Sirkuit Nasional PBSI, Ribuan Atlet Siap Berlaga di FISIP UI Open 2025

FISIP UI Open 2025

Turnamen bulutangkis bergengsi, FISIP UI Open 2025 akan digulirkan tanggal 23 -29 Juni 2025. Turnamen ini akan menjadi ajang dari 1131 atlet muda berakat untuk unjuk gigi di cabang olahraga bulu tangkis. FISIP UI Open sendiri merupakan turnamen tahunan yang digelar oleh Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia. Di tahun kesembilannya, FISIP UI Open 2025 sudah diakui oleh PBSI sebagai bagian dari Sirkuit Nasional Tingkat C. Turnamen ini akan mempertandingkan beberapa nomor seperti usia dini, anak-anak, pemula, hingga remahak di bawah usia 17 tahun. Antusiasme peserta untuk turnamen ini sangat besar, karena tercatat 1131 atlet muda mendaftar untuk turnamen ini. Pihak penyelenggaran FISIP UI Open 2025 berharap bahwa turnamen ini bisa menjadi ajang untuk pembentukan karakter dan nilai-nilai sportivitas bagi atlet-atlet muda Indonesia. “Bulu tangkis adalah bagian penting dari identitas olahraga Indonesia. Melalui FISIP UI Open, kami ingin menciptakan ruang bagi generasi muda untuk tidak hanya berkompetisi dan menumbuhkan keterampilan bermain, tetapi juga membentuk karakter, mental baik saat menang maupun kalah, sportivitas, dan semangat juang. Ini selaras dengan visi FISIP UI untuk mendukung pembangunan manusia Indonesia melalui pendidikan, termasuk lewat olahraga,” ujar Prof. Dr. Semiarto Aji Purwanto, Dekan FISIP UI. Selain itu, Ketua Pelaksana Sirkuit Nasional C FISIP UI Open 2025, Ravinoldy Boer, mengatakan, “FISIP UI Open 2025 menitikberatkan kompetisi yang sejalan dengan sportivitas dan supportivitas, dan pengembangan kedua hal ini sejalan dengan support system yang didapatkan oleh para atlet, misalnya dari orang tua, pelatih, ahli gizi, dan orang-orang terdekat yang mendampingi atlet. Turnamen ini diharapkan menjadi momentum bagi generasi muda bulu tangkis Indonesia untuk berprestasi sekaligus memiliki nilai-nilai positif, di dalam maupun luar lapangan.” Pihak PBSI melalui sekjennya, Ricky Soebagja juga mengapresiasi digelarnya FISIP Open ini. Ia berharap dari turnamen ini akan muncul bibit-bibit atlet masa depan Indonesia. “Saya atas nama PP PBSI mengapresiasi FISIP UI yang konsisten mendukung pengembangan bulu tangkis melalui turnamen seperti ini. Ini menambah jam terbang atlet muda, menjadi ajang pembinaan, serta menciptakan suasana kompetitif yang sehat. iharapkan orang tua dan pelatih terus mendorong anak-anak untuk terlibat, karena bulu tangkis adalah cabang olahraga yang membanggakan bangsa dan negara,” imbuh Ricky. Sumber: Bola.net

Ini Daftar Pemain Indonesia di Kejuaraan Asia Bulu Tangkis Junior 2025

Eng Hian

Kejuaraan Asia Bulu Tangkis Junior edisi ke-25 akan diselenggarakan di GOR Manahan, Solo pada 18 – 27 Juli mendatang. Kejuaraan tersebut akan dibagi menjadi dua kategori, yaitu kategori beregu pada 18-22 Juli dan kategori perorangan pada 23-27 Juli. Untuk kategori beregu campuran, akan digunakan sistem poin 110 (relay) seperti halnya kejuaraan beregu World Junior Championships yang berlangsung pada 2024 di Nanchang Tiongkok. Menghadapi salah satu kejuaraan bulutangkis bergengsi level usia muda (U-19) itu, PBSI telah menetapkan beberapa nama yang akan menjadi andalan untuk memperebutkan gelar juara. “Indonesia mengincar satu gelar di sektor beregu dan satu gelar dari sektor perorangan. Dengan sistem poin 110, saya berharap Indonesia bisa berhasil kembali mengulang gelar juara yang diraih di WJC tahun lalu, sedangkan untuk sektor perorangan kita mempunyai peluang untuk mengambil gelar di sektor ganda putra,” tutur Kabid Pembinaan PP PBSI, Eng Hian dalam keterangannya. Indonesia sendiri menempatkan dua puluh atlet untuk laga beregu campuran dengan komposisi enam atlet tunggal dan empat belas atlet ganda. Sedangkan untuk kategori perorangan Indonesia mengirimkan tujuh wakil untuk masing-masing sektor yang komposisinya terdiri dari skuad tim beregu campuran ditambah dengan atlet-atlet dari perwakilan klub. “Untuk memperkuat soliditas tim beregu, maka akan diadakan training camp mulai tanggal 1 Juli sampai dengan keberangkatan sedangkan untuk perorangan, para atlet junior akan berlatih bersama mulai 18 Juli di Pelatnas PBSI Cipayung,” jelas Eng Hian. Berikut daftar atlet Indonesia yang akan turun di ajang Kejuaraan Bulu Tangkis Asia Junior 2025 Tunggal Putra M Zaki Ubaidillah Dendy Triansya Richie Duta Richardo Fardhan Rainanda Joe Raditya Bayu Wardana Dennis Azzarya Arga Nugraha Sigfar Tunggal Putri Thalita Ramadhani Wiryawan Salsabila Amiradana Kavitha Nadjwa Aulia Jolin Angelina Auberta Zerlina Christabel Calista Purwanto Shaafiya Yasmin Maitsaa Ganda Putra Devin Artha Wahyudi/Ikhsan Lintang Raihan Daffa Edsel Pramono/ M. Rizki Mubarrok M Vito Annafsa/Grandly Alkatib Lumintang Anju Siahaan/Faizal Pangestu Alexius Ongkytama Subagio/Aquino Evano Keneddy Akmal Nurrahman/Revand Harianto Ganda Putri Rinjani Kwinnara Nastine/Riska Anggraini Jania Novalita Situmorang/Sheila Lidia Aurelia Syakira Putri/Atresia Naufa Candani Keyla Annisa Putri/Micha Leona Luthfia Wardoyo Yasintha Ristyna Putri/Selsi Josika Aura Zalfa Syafiya/Putri M Dwiwahyuningsih Ganda Campuran Kenzie Yoe/Luna Rianty Saffana Ikhsan Lintang/Rinjani Kwinnara Nastine Ghian Rizay Sofyan/Salsabila Zahra Aulia T. Steve Kurniawan/Leonora Kayla Frandrica Muhammad Mulky/Salma Mufida Raihan Daffa Edsel Pramono/Atresia Naufa Candani Faizal Pangestu/Selsi Josika Sumber: Media Indonesia

Exist Berjaya di Seri Kalimantan Barat

Sirkuit Nasional B Kalimantan Barat 2025

Usai sudah gelaran Sirkuit Nasional B Kalimantan Barat 2025. Turnamen yang berlangsung pada 9-14 Juni 2025 di GOR Terpadu Pontianak, Kalimantan Barat ini diikuti kelompok usia dini, anak-anak dan pemula. Exist Badminton Club akhirnya kembali menjadi juara umum setelah terakhir terjadi pada seri Sirkuit Nasional B Kepri 2025 bulan April lalu. Exist mendominasi dengan raihan 6 gelar juara dari 11 nomor yang dipertandingkan. Sementara 5 gelar lain, terbagi rata menjadi milik Istimewa Badminton Club, Apita Badminton Club, Jaya Raya Jakarta, Champion Klaten, dan Taqi Arena Badminton Academy Untuk seri Sirnas selanjutnya akan dilaksanakan pada tanggal 16 – 21 Juni 2025. Sirnas berlevel A tersebut akan berlangsung di kota Solo, Jawa Tengah. Daftar Juara Sirkuit Nasional B Kalimantan Barat 2025: TAPA: Khoirul Dwi Fahmi [Jaya Raya Jakarta] TPA: Richardo Regino Mozes Munde [Exist] TUDA: M. Lazar Abrizam Adhyasta [Apita Badminton Club] TAPI: Diajeng Putri Hartini [Exist] TPI: Zaira Octavia Armi [Exist] TUDI: Aisyah Ayudia Safa Inara [Istimewa Badminton Club] GPC: Athaya Affan Zaidan/Yemima Febryanti W. [Exist] GAPI: Griselda Galafreya N./Neisya Syaza V. [Champion Klaten] GPI: Bernessa Nadea D./Hanifa Azzahrawani N. [Taqi Arena Badminton Academy] GAPA: Lorenzio Juvian C./Syahdad Alfadilla [Exist] GPA: Athaya Affan Z./Raynanda Laksmana [Exist]

Ratusan Atlet Ikuti Sirkuit Nasional di Pontianak

Sirkuit Nasional B Kalimantan Selatan 2025

Sebanyak 484 atlet dari berbagai daerah di Indonesia ambil bagian dalam kejuaraan bulu tangkis WONDR by BNI Sirkuit Nasional (Sirnas) B Kalimantan Barat 2025 yang digelar di GOR Terpadu Ahmad Yani, Pontianak, 9-14 Juni. “Jumlah peserta yang mencapai hampir 500 orang mencerminkan tingginya antusiasme terhadap kejuaraan ini. Dari total peserta, lebih dari 360 atlet berasal dari luar Kalimantan Barat, sementara sisanya merupakan perwakilan dari kabupaten dan kota di Kalbar,” kata Ketua PBSI Kalimantan Barat, Joko Sularso di Pontianak, Senin. Joko mengatakan, antusiasme peserta tersebut membuktikan bahwa Kalbar telah menjadi salah satu destinasi kompetisi bulu tangkis yang diperhitungkan. “Kami berharap kejuaraan ini bisa menjadi momentum penting untuk pembinaan atlet lokal dan meningkatkan daya saing bulu tangkis daerah di tingkat nasional,” tuturnya. Kejuaraan ini resmi dibuka oleh Wakil Gubernur Kalimantan Barat Krisantus Kurniawan. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang mendukung terselenggaranya turnamen, khususnya promotor utama Bank BNI serta Pengurus Pusat PBSI. Krisantus juga menyebut bahwa kejuaraan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan satu tahun beroperasinya GOR Terpadu A. Yani yang diresmikan pada 16 Juni 2024. “Dalam kurun satu tahun, GOR ini telah menjadi tuan rumah berbagai ajang nasional dan internasional, mulai dari Proliga 2024, laga tinju Daud Yordan, hingga kembali dipercaya untuk Proliga 2025. Kini, kita kembali mencatat sejarah sebagai tuan rumah Sirnas B bulu tangkis,” kata Krisantus. Ia menambahkan, kehadiran GOR berstandar internasional ini tidak hanya menjadi simbol kemajuan infrastruktur olahraga, tetapi juga bagian dari upaya mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui industri olahraga. Wagub berharap, kejuaraan ini mampu menjadi ajang lahirnya atlet-atlet potensial Kalbar yang kelak bisa mengharumkan nama bangsa di tingkat dunia. Ia menyinggung sejarah panjang kejayaan bulu tangkis Indonesia dan berharap generasi muda Kalbar bisa menorehkan prestasi serupa di masa depan. “Kami ingin olahraga menjadi bagian dari pembangunan Kalbar, tidak hanya melalui kompetisi, tapi juga melalui penyediaan fasilitas latihan yang berkualitas,” tuturnya. Kejuaraan yang digelar selama beberapa hari ke depan ini mempertandingkan sejumlah kategori usia, mulai dari kelompok usia dini hingga dewasa. Para pemenang berkesempatan memperoleh poin nasional untuk pemeringkatan atlet serta menjadi sorotan dalam pembinaan jangka panjang menuju Generasi Emas 2045.

Sirkuit Nasional A DKI Jakarta 2025: PB Djarum Mendominasi

PB Djarum Juara Umum Sirkuit Nasional A DKI Jakarta 2025

Partai final Sirkuit Nasional A DKI Jakarta 2025 telah selesai digelar di Gelanggang Remaja Tanjung Priok, Sunter, Jakarta Utara, Sabtu (31/5/2025). Rangkaian sirnas keempat ini ditutup oleh Ketua Umum PP PBSI, Mohammad Fadil Imran. Dalam kesempatan ini Fadil ditemani Sekretaris Jenderal PBSI, Ricky Soebagdja dan jajaran pengurus PP PBSI. Hadir pula Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi DKI Jakarta yang diwakili Wisnu dan Ketua Umum KONI Provinsi DKI Jakarta Ahmad Yani. Pada Sirnas Jakarta kali ini, beberapa pemain Pelatnas PBSI turun gunung dan cukup dominan di beberapa partai puncak. PB Djarum masih menyandang status juara umum dengan raihan 5 gelar juara dari 15 pertandingan. Diposisi kedua, ada Pelatnas PBSI yang meraih empat gelar juara. Disusul oleh Exist dengan raihan tiga gelar juara. Sisa tiga gelar dibagi rata untuk Canda Wijaya, Jaya Raya dan Gideon Badminton Academy/Lembang Badminton Club. Seri Sirnas selanjutnya dijadwalkan berlangsung pada 9–14 Juni 2025. Sirnas berlevel B ini akan digelar di Kota Pontianak, Kalimantan Barat. Daftar Juara Sirnas A DKI Jakarta 2025: TDA: Prahdiska Bagas Shujiwo [Pelatnas PBSI] TRA: Ghaisan Haidar Tsaqib [Exist] TTA: Fardhan Rainanda Joe [Exist] TDI: Mutiara Ayu Puspitasari [Pelatnas PBSI] TRI: Ghina Khairani Guniandi [Canda Wijaya] TTI: Auberta Zerlina [Exist] GDA: Nikolaus Joaquin/Raymond Indra [Pelatnas PBSI] GRA: Faza Iwadh Kurnia R/M. Lutfhi Habibi [PB Djarum] GTA: M. Rizki Mubarrok/Raihan Daffa E.P. [PB Djarum] GDI: Isyana Syahira M/Rinjani Kwinnara N. [Pelatnas PBSI] GRI: Nathania Prasetya/Wanda Subadra S.U. [Jaya Raya] GTI: Aura Zalfa Syafiya/Putri Melvina D. [Gideon Badminton Academy/Lembang Badminton Club] GDC Bobby Setiabudi/Melati Daeva O. [PB Djarum] GRC: M. Lutfhi Habibi/Jane Maira Faiza [PB Djarum] GTC: Theodorus Steve K/Leonora Keyla F. [PB Djarum]

Sirnas A DKI Jakarta Resmi Bergulir, Sejumlah Pemain Pelatnas Turut Meramaikan

WONDR by BNI Sirkuit Nasional A DKI Jakarta 2025

Sirkuit Nasional (Sirnas) A DKI Jakarta 2025 mulai bergulir, Senin (26/5) hingga Sabtu (31/5) mendatang. Ajang ini diikuti 1.218 peserta dari 270 Perkumpulan Bulutangkis se-Indonesia. Sirnas A DKI Jakarta 2025 berlangsung di Gelanggang Remaja Tanjung Priok sebagai GOR utama dan GOR Danau Sunter dan Gelanggang Remaja Jakarta Utara sebagai GOR pendamping. Pada edisi kali ini, pertarungan sengit diharapkan terjadi pada setiap babaknya dengan kehadiran pemain Pelatnas Cipayung. Ketua Panitia Pelaksana Sirnas A Jakarta 2025 Kurniahu mengungkapkan kehadiran pemain pelatnas menambah persaingan dan membuat turnamen menjadi semarak. “Kami berharap lima partai final kelompok dewasa bisa mempertemukan pemain pelatnas dan non-pelatnas. Jika itu terjadi, final dipastikan berlangsung seru dan menarik,” ungkap ayah dari Marcus Fernaldi Gideon tersebut. Sejauh ini beberapa kejutan terjadi setelah kalahnya dua pasangan asal Pelatnas Cipayung, Anselmus Breagit Fredy Prasetya/Pulung Ramadhan dan Nabila Cahya Permata Ayu/Nahya Muhyifa tersingkir. Anselmus/Pulung yang berstatus juara Kejurnas PBSI 2024 harus terhenti langkahnya dari wakil DYS Candra Wijaya, Michael Kaldrian Wiguna/Panji Ahmad Maulana 21-13, 18-21, 17-21. Adapun Nabila/Nahya yang baru dipasangkan dipaksa menyerah dari pasangan PB Djarum yaitu Laudya Chelsa Griselda/Riska Anggraini 23-21, 18-21, 19-21. Ajang Sirnas PBSI DKI Jakarta 2025 masih akan berlangsung hingga Sabtu (31/5/2025) mendatang. Badminton lovers yang ingin menyaksikan bisa datang langsung ke arena tanpa dipungut biaya.

Sirkuit Nasional B Sulsel 2025: PB Djarum Kembali Juara Umum

PB Djarum Juara Umum Sirkuit Nasional B Sulsel 2025

Kejuaraan Sirkuit Nasional B Sulawesi Selatan 2025 resmi ditutup oleh Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, S.H serta dihadiri juga oleh Wasekjen PP PBSI, Rachmat Setiyawan. Rangkaian Sirnas yang digelar sedari Senin (5/5) sampai dengan Sabtu (10/5) di GOR Kampus Politeknik Kesehatan, Kota Makassar tersebut mempertandingkan 11 nomor. Dari 11 gelar juara, 9 diantaranya berhasil dibawa pulang oleh tim PB Djarum. Sehingga membuat klub asal Kota Kretek tersebut kembali menjadi juara umum, usai pada seri sebelumnya di Surabaya juga meraih predikat juara umum. Sementara itu, dua gelar lainnya dibagi rata ke Jaya Raya Ragunan/Exist dan PB Champion Gading Jaya. Seri Sirnas selanjutnya dijadwalkan berlangsung pada 26–31 Mei 2025. Turnamen berlevel A ini akan digelar di Kota Jakarta tepatnya di GOR Sunter, Jakarta Utara. Daftar Juara Sirnas B Sulsel 2025: TAPA: Kevin Gunawan [Djarum Kudus] TAPI: Nafla Berly Syakira Al Habsy [Djarum Kudus] GPC: M. Waldan Habibi/Hillary Lilyana Supit [Djarum Kudus] GAPA: M. Fatih Al Pasha/M. Ahsan [Jaya Raya Ragunan/Exist] GAPI: Hafizah Hasanah Zahra/Nafla Berly Syakira A [Djarum Kudus] TPA: Adhy Hasmoro [Djarum Kudus] TPI: Kalia Rahmadani [Djarum Kudus] GPA: Darmawan Setiawan/M. Waldan Habibi [Djarum Kudus] UDPA: Tristan Geovanni Pardosi [Champion Gading Jaya] UDPI: Keysha Almirah Dewi [Djarum Kudus] GPI: Almaira Dzakira Wulanda L/Kalia Rahmadani [Djarum Kudus]

Atlet Muda Indonesia Juara Umum di Luxembourg Open 2025

Atlet Muda Indonesia Juara Umum di Luxembourg Open 2025

Indonesia kembali menunjukkan dominasinya di pentas bulutangkis internasional. Dalam turnamen Luxembourg Open 2025, skuat muda Merah Putih tampil impresif dan keluar sebagai juara umum setelah berhasil meraih tiga gelar juara dan dua posisi runner-up di berbagai nomor. Turnamen yang digelar di Luxembourg City ini menjadi ajang pembuktian kekuatan para atlet muda Indonesia, sekaligus ajang pemanasan menuju turnamen bergengsi seperti Indonesia Open dan Olimpiade Paris 2025. Rekapitulasi Prestasi Indonesia di Luxembourg Open 2025: Gelar pertama hadir dari nomor tunggal putri Indonesia, Mutiara Ayu Puspitasari. Atlet binaan PB Djarum Kudus itu menjadi yang terbaik setelah di final mengalahkan rekan satu timnya, Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi lewat pertarungan sengit tiga game dengan skor 21-13, 13-21, 21-12. Ganda putri menyusul menyumbangkan medali emas melalui Isyana Syahira Mida/Rinjani Kwinara Nastine yang berhasil mengalahkan pasangan Denmark, Lærke Hvid/Anna Klausholm dengan dua game langsung 21-14, 21-6. Gelar ketiga hadir dari nomor ganda putra Indonesia. Adalah Raymond Indra/Nikolaus Joaquin menjadi yang terbaik usai mengalahkan kompatriotnya, Muh Putra Erwiansyah/Daniel Edgar Marvino dengan 21-15, 22-20. Sementara itu, gelar tunggal putra jatuh ke Tae Bin Yoo asal Korea yang tampil perkasa mengalahkan Jhuo-Fu Liao dengan skor 21-19 dan 21-6. Kemudian, gelar ganda campuran jatuh ke Marvin Seidel/Thuc Phuong Nguyen yang mengalahkan Kristoffer Kolding/Mette Werge 21-13 22-24 dan 21-11.

Piala Sudirman 2025: Kandas di Semifinal, Indonesia Kembali Puasa Gelar

Tim Indonesia

Tim bulu tangkis Indonesia harus tersingkir meski sudah berjuang keras dalam laga semifinal Piala Sudirman 2025 menghadapi Korea Selatan. Pada pertandingan yang digelar di Fenghuang Gymnasium, Xiamen, China, Sabtu (3/5/2025), Indonesia takluk dengan skor 3-2. Indonesia tertinggal lebih dulu setelah pasangan ganda campuran Dejan Ferdinansyah/Siti Fadia Silva Ramadhanti dikalahkan oleh unggulan Korea Selatan, Seo Seung-jae/Chae Yu-jung, dalam dua gim langsung. Dejan/Fadia menyerah dengan skor 10-21 dan 15-21, membuat Indonesia tertinggal 0-1. Namun, semangat juang tak padam. Pebulu tangkis tunggal putra muda, Alwi Farhan, tampil gemilang dan membawa Indonesia menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Alwi mengalahkan wakil Korea Selatan, Cho Geon-yeop, lewat pertarungan tiga gim atau rubber game yang berakhir dengan skor 16-21, 21-8, dan 21-8. Pada laga ketiga dari sektor tunggal putri, Putri Kusuma Wardani belum berhasil menyumbangkan poin untuk tim Merah Putih. Ia menghadapi lawan berat, An Se-young, yang merupakan peraih medali emas Olimpiade Paris 2024. Putri KW harus mengakui keunggulan An Se-young dalam dua gim langsung dengan skor 18-21 dan 12-21. Indonesia kembali menyamakan skor menjadi 2-2 lewat sektor ganda putra. Muhammad Shohibul Fikri/Bagas Maulana tampil luar biasa dalam laga ketat menghadapi pasangan Korea Selatan, Kim Won-ho/Seo Seung-jae. Fikri/Bagas menang dramatis dalam tiga gim: 21-18, 13-21, dan 25-23, sekaligus menjaga asa Indonesia untuk melaju ke final. Partai kelima pun menjadi penentu kemenangan. Dari sektor ganda putri, Indonesia menurunkan pasangan Siti Fadia Silva Ramadhanti/Amalia Cahaya Pratiwi, sementara Korea Selatan mengandalkan Baek Ha-na/Lee So-hee. Meskipun sudah berjuang ekstra keras, Fadia/Amalia tidak mampu menumbangkan Baek/Lee dan kalah dalam laga tiga gim 10-21, 21-18, dan 15-21. Dengan hasil ini, Indonesia tersingkir dari ajang Piala Sudirman 2025. Sementara Korea Selatan akan menantang tuan rumah China di partai puncak pada Minggu (4/5/2025) besok. Sumber: Kompas TV

PB Djarum Juara Umum Sirkuit Nasional A Jatim 2025

PB Djarum Juara Umum Sirkuit Nasional A Jatim 2025

Setelah minggu lalu Exist Badminton Club mendominasi di Sirkuit Nasional B Kepri 2025, kali ini giliran PB Djarum Kudus yang mendominasi di Sirkuit Nasional A Jatim 2025. Sirnas A Jawa Timur 2025 digelar sedari Senin (21/4) sampai dengan Sabtu (26/4) di GOR Sudirman, Kota Surabaya. Sebanyak 11 dari 15 gelar juara yang diperebutkan, berhasil dibawa pulang oleh tim PB Djarum. Sisa 4 gelar dibagi rata ke Tjakrindo Masters Sony Dwi Kuncoro, Bayu Kencana, Exist Badminton Club dan Mutiara Cardinal Bandung. Seri Sirnas selanjutnya dijadwalkan berlangsung pada 5–10 Mei 2025 di Sulawesi Selatan. Turnamen berlevel B ini akan digelar di Kota Makassar. Daftar Juara Sirnas A Jatim 2025: TRI : Frisca Adelia Arifah [Djarum Kudus] TRA: Ghaisan Haidar Tsaqib [Exist Badminton Club] GRA : Faza Iwadh Kurnia Ramdhan/Muhammad Lutfhi Habibi [Djarum Kudus] GRI : Halifia Usni Pratiwi/Jane Maira Faiza [Djarum Kudus] GRC: Muhammad Lutfhi Habibi/Jane Maira Faiza [Djarum Kudus] TTI: Jolin Angelia [Djarum Kudus] TTA: Dendi Triansyah [Mutiara Cardinal Bandung] GTA : Devin Artha Wahyudi/Ghian Rizqy Sofyan [Djarum Kudus] GTI: Rasi Joase Niakhe Munajad/Salsabila Zahra Aulia [Djarum Kudus] GTC: Ghian Rizqy Sofyan/Salsabila Zahra Aulia [Djarum Kudus] TDI : Bilqis Prasista [Djarum Kudus] TDA: Muhammad Rizky Akbar [Tjakrindo Masters Sony Dwi Kuncoro] GDI: Ardita Anjani/Titis Maulida Rahma [Djarum Kudus] GDC: Bobby Setiabudi/Melati Daeva Oktavianti [Djarum Kudus] GDA: Erwin Rendana Purnomo/Gilang Krisandi Toyo Pramana [Bayu Kencana]

Piala Sudirman 2025: Ester Gantikan Gregoria

Putri Kusuma Wardani & Ester Nurumi Tri Wardoyo

Gregoria Mariska terpaksa harus absen pada Piala Sudirman yang digelar di Xiamen, China, 27 April-4 Mei tersebut. Ia harus absen karena mengalami vertigo dan harus istirahat total. Nama Ester pun disetujui oleh Federasi Bulu Tangkis Dunia sebagai pengganti. Wakil Ketua Umum I PP PBSI, Taufik Hidayat mengatakan, keputusan menurunkan Ester Nurumi Tri Wardoyo sebagai pengganti Gregoria Mariska Tunjung di Piala Sudirman 2025 merupakan langkah tepat. “Iya, mau gimana lagi? Mau siapa lagi kalau bukan Ester? Atlet harus selalu siap, entah ada pertandingan atau tidak, karena latihan itu berkelanjutan. Jadi begitu ada panggilan, mereka tinggal main,” ujar Taufik di Jakarta, pada pekan ini, dikutip dari Antara. Taufik mengutarakan, PP PBSI sejak awal telah menyusun skenario jika ada pemain utama yang tidak bisa tampil. Termasuk dalam simulasi pertandingan yang digelar di pelatnas PBSI Cipayung, Jakarta, Senin (21/4). “Simulasi kemarin itu sebenarnya sudah sesuai harapan. Cuma memang mendadak Grego sakit, jadi nggak bisa main. Tapi semuanya sudah ada cadangan, baik di sektor ganda maupun tunggal,” ujar peraih medali emas Olimpiade Athena 2004 itu. Berdasarkan catatan Antara, dari segi pengalaman, Ester memang beberapa kali tampil di kejuaraan beregu seperti Piala Sudirman 2021, Piala Uber 2020 dan 2024, serta Badminton Asia Team Championships (BATC) 2024. Pada Piala Sudirman 2021, adik kandung pemain tunggal putra Chico Aura Dwi Wardoyo itu tercatat satu kali tampil di fase grup dan kalah dari wakil Kanada, Rachel Chan, dengan skor 24-22, 8-21, 18-21. Ester juga diandalkan pada Piala Uber 2024 dengan turut andil membawa Indonesia ke final sebelum kalah dari China dengan skor 0-3. Kala itu, Ester tercatat enam kali tampil dan empat di antaranya sukses menyumbang poin. Pada kejuaraan beregu BATC 2024, ia juga selalu sukses menyumbang poin dari empat penampilannya. “Waktu Uber Cup 2024, saya nonton langsung. Dia tampil bagus. Memang beda antara main di beregu dan perorangan, terutama dari sisi mental. Tapi kita percaya. Kalau dia tidak pernah diberi kesempatan, lalu kapan bisa dapat pengalaman?” katanya. Regenerasi dalam tim nasional, menurut Taufik, juga harus berjalan. Memberikan kepercayaan kepada pemain muda seperti Ester dianggap sebagai bagian dari proses pembentukan karakter dan kesiapan bertanding. “Kalau terus dipendam, ya mereka nggak akan berkembang. Sekarang saatnya dia dikasih panggung,” pungkasnya. PP PBSI pada Selasa (22/4) pagi mengumumkan, Gregoria tidak akan memperkuat tim Indonesia pada Piala Sudirman 2025. Putri Kusuma Wardani menjadi andalan tim “Merah Putih” di sektor tunggal putri, sementara Ester menggantikan Gregoria pada kejuaraan beregu campuran yang telah memasuki edisi ke-19 tersebut.

Piala Sudirman 2025: Target Tembus Final dan Modal Menuju Olimpiade

Skuad Indonesia Untuk Piala Sudirman 202

PP PBSI memasang target skuad “Merah-Putih” menembus final kejuaraan beregu campuran Piala Sudirman 2025 yang berlangsung di Xiamen, China, 27 April-4 Mei 2025. Ketua Umum PP PBSI Muhammad Fadil Imran mengemukakan, target tersebut adalah bagian dari proses regenerasi dan transformasi jangka panjang bulu tangkis nasional yang tengah dijalankan. “Piala Sudirman adalah salah satu kejuaraan beregu paling bergengsi di dunia bulu tangkis. PBSI bersama seluruh ekosistem pembinaan telah menyiapkan tim ini dengan serius, dari aspek teknik, fisik, hingga mental,” ujar Fadil di pelatnas PP PBSI Cipayung, Jakarta, Senin (21/4), dikutip dari Antara. Tim Indonesia pada Piala Sudirman 2025, Fadil mengutarakan, diperkuat oleh kombinasi pemain muda dan berpengalaman yang menjadi bagian dari strategi regenerasi PBSI menuju Olimpiade Los Angeles 2028. “Target utama kami adalah memberikan jam terbang kepada generasi baru agar siap membela Indonesia dalam jangka waktu lebih panjang,” katanya. Meski menyadari tantangan berat yang menanti di Grup D bersama Denmark, India, dan Inggris, Fadil mengatakan, langkah ke final bukan target yang muluk. “Jika melihat pengalaman di Piala Thomas dan Uber, kombinasi pemain muda bisa membawa kita ke final. Dengan sistem dan ekosistem baru di pelatnas, kami optimistis,” ujarnya. Sementara, Menteri Pemuda dan Olahraga Dito Ariotedjo menyebut pencapaian pada Piala Sudirman 2025 diharapkan menjadi modal berharga untuk persiapan Olimpiade Los Angeles 2028. “Walaupun kita ketahui selama Piala Sudirman diselenggarakan memang Indonesia baru sekali juara dan ini tadi saya sampaikan bahwa ini akan menjadi tantangan yang berat, tapi semoga motivasi dan juga semangat dari rekan-rekan pelatnas PBSI ini bisa menggelora,” ujar Dito di Jakarta, Senin (21/4). “Saya ingatkan bagaimana kami sangat berharap fokus dari badminton ini bisa kembali menorehkan medali emas di Olimpiade,” demikian Dito. Indonesia menurunkan 20 pemain untuk Piala Sudirman 2025. Di sektor tunggal, Jonatan Christie dan Putri Kusuma Wardani diandalkan sebagai tulang punggung di nomor putra dan putri. Selain itu, Alwi Farhan, Mohammad Zaki Ubaidillah, dan Ester Nurumi Tri Wardoyo turut diboyong untuk menambah pengalaman mereka di kompetisi beregu level dunia. Di sektor ganda putra, Indonesia menurunkan tiga pasangan yaitu Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, Muhammad Shohibul Fikri/Daniel Marthin, dan Bagas Maulana. Sementara di nomor ganda putri, Febriana Dwipuji Kusuma/Amallia Cahaya Pratiwi ditempatkan sebagai pasangan utama, didampingi Siti Fadia Silva Ramadhanti/Lanny Tria Mayasari. Fadia juga akan tampil di ganda campuran bersama Dejan Ferdinansyah. Lalu di sektor ganda campuran, diperkuat Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari, serta pasangan non-pelatnas Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Emanuelle Widjaja. Sumber: Djarum Badminton