Berhasil Hambat Ambisi Unisma Dengan Skor 3-1, Uninus Bandung Melenggang Masuk Semifinal

uninus vs unnisma

Universitas Islam Nusantara (Uninus) Bandung memperbesar peluang melaju semifinal usai menyapu bersih tiga laganya di Pul B. Di laga ketiganya ini, Uninus Bandung menang 3-1 atas Universitas Islam ’45 (Unisma) Bekasi. Dengan koleksi sembilan poin, Uninus Bandung menggeser Unisma dari puncak klasemen Pul B. Di babak pertama kedua kesebelasan bermain dengan penuh determinasi yang tinggi. Beberapa peluang berhasil diciptakan para pemain dari kedua tim. Namun, ketatnya permainan yang ditunjukan kedua tim belum mampu mengubah papan skor. Baru di menit akhir babak pertama, Obay Hasan Sobandi (19) memecah kebuntuan Uninus pada menit ke-17. Unisma belum mampu memanfaatkan sisa waktu babak pertama dengan baik. Kedudukan sementara 1-0 untuk Uninus hingga babak pertama berakhir. Di babak kedua, Uninus masih menekan pertahanan sang lawan. Gol cepat pada menit ke-23 yang diciptakan oleh Ridwan Kurniawan (7) menambah perolehan skor Uninus. Semenit kemudian, Dego (11) mempertebal pundi-pundi gol Uninus. Hingga pertengahan babak kedua, Uninus telah mengumpulkan tiga gol. Unisma masih berkutat dengan kekosongan skornya. Unisma mencoba menekan Uninus. Serangan terus dilancarkan Unisma di sisa waktu babak pertama. Pada akhirnya, Andri Caniago (5) memecah kebuntuan Unisma melalui sepakannya pada menit ke-38. Sisa dua menit belum mampu dimanfaatkan Unisma dengan baik. Pertandingan pun berakhir dengan keunggulan Uninus 3-1 atas Unisma. Pelatih Uninus Bandung, Riana Sapari mengatakan, peluangnya ke babak semi final masih terbuka. Meski, banyak kendala yang dialaminya, tetapi anak asuhnya mampu tampil dengan baik. “Saya bersyukur Uninus bisa sapu bersih di tiga laga kami. Dengan hasil pertadingan tadi, kami masih berpeluang ke semifinal. Walaupun tadi babak pertama kami sempat kesulitan, namun kami bangkit di babak kedua,” ujar Riana.(pah/adt)

Poliban Amankan Tiket Semi Final LIMA Futsal Nationals 2017

poliban vs ub

Wakil dari Kota Malang, Universitas Brawijaya berhadapan dengan tim dari conference debutan, Politeknik Negeri Banjarmasin (Poliban) pada penyisihan Pul A untuk menentukan siapa yang akan masuk semi final LIMA Futsal Nationals 2017, Senin (23/10) di Sports Center UIN Maliki Malang. Di laga sebelumnya, UB menang 5-2 atas Universitas Negeri Semarang. Poliban meraih poin penuh pada laganya melawan Universitas Telkom dengan skor 4-2. Jalannya pertandingan di babak pertama, Poliban telah menguasai jalannya pertandingan sejak babak pertama baru dimulai. Abdullah Hasan (4) langsung menyerang pertahanan UB pada menit keempat dengan golnya. Selang semenit kemudian, Hasan kembali menyarangkan tendangannya di gawang UB. Kedudukan sementara 2-0 untuk Poliban hingga pertengahan babak pertama. UB baru memanas di sisa waktu babak pertama. Serangan-serangan UB lebih digencarkan kembali oleh para pemain Malang ini. Akhirnya, pada menit ke-15, Ilham Romadhon (6) mencetak gol pertama untuk UB untuk memperkecil selisih skor dari Poliban. Skor sementara 2-1 untuk Poliban hingga turun minum. UB masih meningkatkan determinasi laga di babak kedua. Sebuah gol cepat sang kapten UB, Oka Mahendra (5) pada menit ke-22 berhasil menyeimbangkan kedudukan menjadi 2-2. Dua menit berselang, Oka kembali menyarangkan sepakannya di gawang Poliban. UB kini unggul sementara dengan tiga golnya. Tak mau kalah, Poliban menunjukkan ketangguhannya. Pada menit ke-28, Hafist (9) mampu menyamakan kedudukannya dengan UB. Tiga menit berselang, gol Hafist mempertegas keunggulan Poliban. Skor kini berbalik menjadi 4-3 untuk keunggulan Poliban. Serangan kian dipergiat UB. Namun, tak satu pun serangan UB berbuah gol. UB harus puas dengan tiga golnya hingga akhir laga. Skor masih bertahan 4-3 untuk Poliban di akhir pertandingan ini. Keunggulan Poliban mengantarkan wakil Kalimantan ini ke Semi Final LIMA Futsal Nationals 2017 dengan sembilan poinnya di klasemen Pul A. Pelatih Poliban, M Ali Watoni mengatakan, sangat bersyukur bisa meraih hasil maksimal dan berjalan sesuai target. “Kami sangat bersyukur bisa menang di laga penyisihan akhir ini. Permainan yang kami terapkan tadi yaitu bermain dengan konsentrasi dan bermain dengan sekuat tenaga kami. Target kami memang menang di laga ini agar bisa melaju semifnal,” ujar Ali.(pah/adt)

UNJ Pukul Telak Unpar Sembilan Gol Tanpa Balas Pada Laga Pembuka LIMA Futsal Nationals 2017

Tim Futsal UNJ Putri berhasil menang telak atas Unpar dengan hasil akhir 9-0.

Laga pembuka LIMA Futsal Nationals 2017 hari keenam, Senin (23/10), mempertemukan dua tim dari Pul Y, Universitas Katolik Parahyangan (Unpar) Bandung melawan Universitas Negeri Jakarta (UNJ). Ini merupakan laga kedua bagi kedua tim bertanding di Sports Center UIN Maliki Malang. Di klasemen, UNJ menempati posisi kedua dengan tiga poinnya, sementara Unpar masih harus bertahan di posisi terakhir klasemen. Para srikandi Bandung yang memperkuat Unpar di lini utama yaitu Maura Adisti (2), Ansheila Gabriela (13), Maria Putri (10), Tania Callista (7), serta Ghirza Al Ghaliyah (1). UNJ menurunkan Anggie Dewi (6), Mei Rina (18), Nur Fajria (14), Nurul Hidayati (17), serta Putri Zahrina (20) di lini utamanya. UNJ membuka laga pada menit pertama pertandingan babak pertama dengan gol dari Anggie (6). Pada menit keempat, gol susulan Octavia (10) menambah perolehan skor untuk UNJ menjadi 2-0. Masih di menit yang sama, Anggie kembali mencetak gol ketiga untuk UNJ. Di paruh waktu babak pertama, UNJ telah mengumpulkan tiga gol, sementara Unpar masih bertahan dengan kekosongannya. Pada menit ketujuh, UNJ dihadiahi sebuah gol bunuh diri dari pemain Unpar bernomor punggung 7, Maura. Gol bunuh diri tersebut menambah koleksi gol UNJ menjadi empat gol. Unpar berusaha keluar dari tekanan. Sesekali Unpar menembakkan bola ke arah gawang UNJ, namun masih dapat diatasi sang kiper. Pada menit ke-16, UNJ kembali mendapatkan sebuah gol dari sepakan Nur Fathiyyah (2). Kedudukan menjadi 5-0 untuk UNJ di babak pertama. Dominasi pertandingan paruh kedua masih dipegang UNJ. Diana Veronica (9) membuka babak kedua dengan sepakan cepatnya ke arah gawang Unpar pada menit ke-25. Pada menit ke-29, Sulastri (13) turut menambah pundi-pundi gol UNJ. Kali ini Unpar menyerang. Serangan-serangan Unpar beberapa kali ditembakkan ke arah gawang UNJ. Namun, penjagaan kiper UNJ yang ketat masih dapat membendung serangan Unpar. Skor sementara masih 7-0 untuk UNJ. Di paruh akhir babak kedua, UNJ kembali menyerang. Pada menit ke-31, Mei Rina (18) berhasil merobek jala Unpar. Gol susulan ditambahkan Astri (16) di menit akhir pertandingan. Kedudukan akhir menjadi 9-0 untuk UNJ. Hasil Laga pembuka LIMA Futsal Nationals 2017 ini mengantarkan UNJ menduduki peringkat pertama klasemen Pul Y. Asisten pelatih UNJ, Mikiyad Ahlansyah mengatakan, sebelum pertandingan anak asuhnya sudah di tekankan untuk bermain percaya diri. “Strategi yang tadi kami terapkan yaitu strategi dasar di futsal, 1-2-1. Tim Unpar tadi sudah bermain bagus dan bersemangat. Namun kami sudah percaya diri karena gol pertama kami di menit pertama,” ujar Mikiyad. (pah/adt)

Kemenangan Kedua Poliban Di LIMA Futsal Nationals 2017

poliban vs telkom

Politeknik Negeri Banjarmasin (Poliban) mendominasi pertandingan penutup LIMA Futsal Nationals hari kelima, Minggu (22/10) yang digelar di Sports Center UIN Maliki Malang. Poliban berhasil mengalahkan Universitas Telkom dengan kedudukan akhir 4-2. Tiga poin Poliban di LIMA Futsal Nationals 2017 ini mengantar mereka menduduki posisi kedua di klasemen Pul A. Di awal pertandingan digelar, Poliban sudah berhasil mencetak gol. Sepakan Abdullah Hasan (4) pada menit pertama membuka keunggulan Poliban. Dua menit berselang, gol susulan Andri Hidayatullah (5) mempertegas ketangguhan Poliban. Telkom langsung membalas. Pada menit keempat, Rizki (10) berbalik menyarangkan tendangannya di gawang Poliban. Skor 2-1 untuk Poliban. Serangan-serangan Poliban terus dilancarkan. Telkom berusaha keluar dari tekanan Poliban. Namun, para pemain asal Bandung ini belum mampu mengimbangi Poliban. Telkom harus kebobolan satu gol lagi dari sepakan Hafist (9) pada menit ke-13. Skor sementara menjadi 3-1. Hingga peluit akhir babak pertama dibunyikan, Telkom belum mampu menambah koleksi golnya. Skor 3-1 bertahan hingga turun minum. Di babak kedua, Telkom memanas. Hendri (66) menyumbang sebuah gol untuk Telkom pada menit ke-35. Namun Poliban langsung membalas. Dua menit berselang, Hafist kembali berhasil mencetak gol keduanya untuk Poliban Poliban Di LIMA Futsal Nationals 2017. Skor menjadi 4-2 untuk Poliban hingga akhir laga. Pelatih Poliban, M Ali Watoni mengatakan, fighting spirit anak asuhnya bisa menjadi modal untuk bisa ke semi final. “Kami selalu siap untuk bertanding. Tidak ada kata menyerah sebelum bertanding. Dengan kemenangan ini, kami masih berpeluang melaju ke semifinal. Semoga stamina para pemain kami bisa pulih untuk bertanding di laga terakhir besok melawan Universitas Brawijaya,” ujar Ali.(pah/adt)

Mengikuti Jejak Sang Ibu, Pemuda Ini Berhasil Mengalahkan Pemain Catur Nomor 1 Di Indonesia

Azarya-Jodi-Setyaki-catur

Azarya Jodi Setyaki yang akrab dipanggil Jodi itu merupakan salah satu pemain catur yang berlaga pada POMNas 2017 di Makassar, Sulawesi Selatan. Ia juga berhasil menyabet juara 1, sebagai perwakilan dari DKI Jakarta ini mengaku mengikuti jejak sang Ibu yang dulu pernah menjadi atlet catur. “Kebetulan mama pemain catur dan atlet juga. Lumayan sering ikut kompetisi. Aku jadi tertarik main catur dan beberapa kali main hasilnya lumayan jadi ditekuni”, tutur mahasiswa Universitas Atma Jaya ini kepada nysnmedia.com Selain itu, ia juga menuturkan kebahagiaannya saat pernah mengalahkan pemain Grand Master nomor 1 di Indonesia, Susanto Megaranto pada ajang PON 2016 di Jawa Barat. “Waktu itu aku nggak diunggulin jadi berkesan banget bisa mengalahkan pemain catur nomor 1 Indonesia dan sebenarnya aku gak ada trik khusus. Kebetulan aja dia pemain nomor 1 di Indonesia”, tambah Jodi. Kecintaannya pada catur sejak kelas 6 SD, telah membawanya ke berbagai kejuaraan baik tingkat nasional maupun tingkat internasional seperti PON dan Open Chess Championships. Baginya, catur merupakan olahraga yang menggunakan taktik dan melatih kesabaran serta ketekunan pemain sehingga dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. “Catur itu melatih kita untuk sabar dan tekun. Jadi bisa dipake sehari-hari” tutupnya. (put/adt).

Saat Uninus Paksa Unair Menyerah di LIMA Futsal Nationals 2017 Dengan Skor 2-0

uninus vs unair

Universitas Islam Nusantara (Uninus) Bandung meraih kemenangan di laga pertamanya menghadapi Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, pada pertandingan lanjutan LIMA Futsal Nationals 2017. Di babak penyisihan Pul B pada Kamis (19/10), Uninus berhasil kalahkan Unair dengan skor 2-0. Kedua tim tampak berimbang sejak awal pertandingan. Uninus berusaha menekan pertahanan Unair. Namun, hingga paruh waktu babak pertama, tim asal Bandung ini belum mampu mencetak satu gol pun. Unair pun bergantian menyerang pertahanan sang lawan. Akan tetapi, Uninus justru berhasil keluar dari tekanan Unair. Pada menit ke-18, Uninus menciptakan gol pertamanya melalui tendangan Deri (9). Skor menjadi 1-0 untuk Uninus di akhir babak pertama. Usai turun minum, kedua tim masih melakukan jual beli serangan. Di babak kedua, pertahanan Uninus pun mengetat. Tim asal Surabaya ini masih berusaha menembus pertahanan yang dibuat Unair. Alhasil, dua detik sebelum laga usai, gol M. Obay Hasan (19) untuk Uninus secara dramatis menutup laga ini. Pertandingan pun berakhir dengan kemenangan Uninus, 2-0. Pelatih Uninus, Riana Sapari menjelaskan, bahwa kunci kemenangannya adalah melihat kelemahan-kelemahan yang dimiliki pemain Unair dan berhasil dimanfaatkan dengan baik. “Sebelumnya, kami sudah pernah bertanding melawan Unair. Kami kalah di pertandingan sebelum ini. Namun kami mencoba bangkit di laga tadi. Kami telah melihat kelemahan-kelemahan para pemain Unair, lalu kami memanfaatkannya,” ujar Riana. (pah/adt)

Pertandingan Ketiga LIMA Futsal Nationals 2017, Unisma Menang Tipis atas UNY Dengan Skor 3-2

Unisma vs UNY

Pertandingan ketiga hari perdana gelaran LIMA Futsal Nationals 2017, Rabu (18/10), yang mempertemukan dua tim dari Pul B, Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) melawan Universitas Islam 45 (Unisma) Bekasi, berhasil dimenangkan Unisma dengan skor 3-2. UNY yang merupakan juara LIMA Futsal: Kaskus Central Java and Special Region of Yogyakarta Conference. Sedangkan, Unisma menduduki peringkat ketiga LIMA Futsal: Air Mineral Prim-A Greater Jakarta Conference. UNY memimpin laga di babak pertama. Serangan bertubi-tubi UNY sempat mendominasi pertandingan ini. Namun, ketatnya pertahanan Unisma belum mampu ditembus pemain UNY hingga paruh waktu babak pertama. Gol untuk UNY baru tercipta pada menit ke-14 melalui sepakan Ade Tri (3). Dua menit berselang, Unisma langsung membalas. Tembakan Teguh (12) berhasil menyeimbangkan kedudukan. Babak pertama ditutup dengan skor imbang 1-1. Teguh kembali mencetak sebuah gol untuk Unisma pada awal babak kedua. Setelah gol itu, Unisma lebih mendominasi permainan. Unisma berhasil menambah kembali pundi-pundi golnya melalui tendangan Andri (5) pada menit ke-24. UNY membalas. Sang kapten tim asal Yogyakarta, Dalmaji (9), berhasil mencetak gol kedua untuk UNY pada menit ke-31. Namun, gol sang kapten UNY belum mampu mengubah ketertinggalan timnya. Skor menjadi 3-2 untuk Unisma hingga akhir laga. Hasil tersebut menjadi penutup dalam pertandingan ketiga Laga perdana LIMA Futsal Nationals 2017. Pelatih Unisma, Fauzi Nursyamsudin mengatakan, bersyukur dengan meraih kemenangan di laga perdana. Ia menambahkan, pemainnya sempat kehilangan fokus tetapi dengan strategi yang baik dapat memenangkan pertandingan. “Di babak pertama kami masih fokus. Namun, di babak kedua kami sempat kehilangan fokus, sehingga kecolongan satu gol. Saya akui kedua tim ini bermain bagus. Namun, Alhamdulillah keberuntungan berpihak untuk Unisma. Strategi yang kami mainkan tadi sebenarnya dengan menerapkan pertahanan yang rapi dan memanfaatkan serangan balik,” ujarnya.(pah/adt)

Sempat Unggul, UB Dipaksa Bermain Seri Melawan Telkom Di Laga Perdana LIMA Futsal Nationals 2017

UB vs Telkom

Di laga perdana LIMA Futsal Nationals 2017, Rabu (18/10), menyajikan laga antara tim asal Malang, Universitas Brawijaya (UB), melawan tim asal Bandung, Universitas Telkom (Telkom). Pertandingan yang digelar di Sports Center UIN Maliki Malang ini berakhir dengan hasil imbang. Sehingga pertandingan tersebut menjadi penutup di laga perdana LIMA Futsal Nationals 2017. Kedua tim menyajikan permainan yang sama kuat. Kedua tim bergantian melancarkan serangan sejak awal babak pertama. UB mencoba menembus pertahanan tim lawan dengan serangannya ke arah gawang. Namun, hingga pertengahan babak pertama, UB belum berhasil mengatasi kebuntuannya. Telkom pun memanfaatkan kelengahan lawan. Semenit sebelum babak pertama usai, pemain Telkom bernomor punggung 37, Ardhan, berhasil mencetak gol pertama untuk Telkom. Gol sang kapten tersebut mengakhiri babak pertama dengan kedudukan 0-1 untuk Telkom. UB berusaha bangkit di babak kedua. Menekan sejak awal babak kedua, UB berhasil menyamakan kedudukan 1- 1 di awal babak kedua melalui Hamzah Syahid Ramadhan pada menit ke-22. UB bahkan berhasil berbalik unggul 2-1 pada menit ke-23 lewat sepakan Ilham Romadhon. Unggul 2-1 tidak membuat UB mengendurkan serangan. UB berhasil menjauh 3-1 lewat gol yang dicetak Hamara Narahyang Hiswara pada menit ke-29. Tertinggal 1–3, Telkom berusaha keluar dari tekanan dan kembali menyerang pertahanan UB. Universitas Telkom berhasil memperkecil ketinggalan menjadi 2–3 lewat sepakan pemain bernomor punggung 66, Hendri Supartiansah, pada menit ke-32. Universitas Telkom semakin bersemangat menyamakan kedudukan. Terus menyerang pertahanan UB, Universitas Telkom berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-34 lewat Ali Akbar Pitriansyah. Skor 3–3. Di sisa waktu pertandingan babak kedua, UB bermain dominan. Serangan demi serangan digencarkan UB. Namun, tim asal Kota Malang ini belum mampu menambah kembali golnya. Hasil imbang 3–3 bertahan hingga akhir pertandingan. “Di babak pertama kami bisa menjalankan strategi. Namun, di babak kedua, kami kecolongan tiga gol. Para pemain kami masih gugup, karena kami merupakan tim debutan di LIMA Futsal Nationals,” ujar pelatih Telkom, Hasan Suaidi. Sementara Pelatih UB, Usa Laksono, ketika ditemui usai pertandingan di Sports Center, mengaku bahwa para pemain UB tidak bermain sesuai karakter mereka. Usa mengatakan, para pemain masih demam panggung dan menyayangkan hasil seri ini. “Kami seperti demam panggung bermain di sini. Kami memang tim yang muda di sini, kebanyakan pemain juga merupakan mahasiswa-mahasiswa baru di UB. Namun, sebenarnya kami sangat menyayangkan hasil imbang ini,” ungkap Usa.(pah/adt)

Sama Kuat, Gunadarma Imbang Hadapai Unisma di Laga Penutup LIMA Futsal Nationals 2017

Salah satu pemain Gunadarma (Kanan) saat berhadapan dengan pemain Unisma (Kiri)

Laga penutup LIMA Futsal Nationals 2017 hari kedua, Kamis (19/10) yang mempertemukan dua tim asal region Jakarta dan sekitarnya, Universitas Gunadarma melawan Universitas Islam 45 (Unisma) Bekasi di babak penyisihan Pul B. Di laga hari pertama, Unisma unggul 3-2 atas UNY. Pada laga keduanya ini, Unisma harus berbagi angka dengan Gunadarma dengan skor 3-3. Unisma kini menduduki puncak klasemen sementara di Pul B dengan perolehan 4 poin. Pada laga itu, kedua tim menunjukkan permainan dengan tempo yang sedang. Meski kedua tim memperlihatkan permainan yang imbang, ternyata Gunadarma unggul lebih dulu. Gol dari Wira (5) memecah kekosongan Gunadarma. Skor menjadi 1-0 untuk Gunadarma bertahan hingga paruh waktu babak pertama. Unisma terus melakukan serangan. Namun, tembakan-tembakan para punggawa Bekasi ini belum mampu bersarang di gawang Gunadarma. Unisma justru kembali kebobolan sebuah gol dari pemain Gunadarma bernomor punggung 6, Wahyu, pada menit ke-15. Dua gol kini dikoleksi oleh Gunadarma. Kedudukan sementara 2-0 untuk Gunadarma bertahan hingga akhir babak pertama. Di babak kedua, Unisma langsung membalas. Pada menit ke-30, Murpy (9) berhasil mencetak gol pertama untuk Unisma. Unisma yang berusaha keluar dari tekanan Gunadarma akhirnya harus menerima kembali gol dari pemain Gunadarma, Iqbal (19) pada menit ke-32. Semenit kemudian, Unisma akhirnya dapat membalas. Tendangan Andri (5) tepat merobek gawang Gunadarma pada menit ke-33, dan mengubah perolehan skor menjadi 3-2. Pada menit ke-35, sang kapten Unisma berhasil menyeimbangi kedudukannya dengan Gunadarma. Hingga peluit akhir laga dibunyikan, kedudukannya pun masih imbang 3-3 dalam Laga Penutup LIMA Futsal Nationals 2017. Pelatih Gunadarma, Ade Kurniawan mengatakan, hasil imbang menghadapi Unisma akan dijadikan evaluasi untuk meraih hasil maksimal di laga berikutnya. “Para pemain mengalami penurunan kondisi fisik di babak kedua. Kami telah melakukan beberapa rotasi pemain, tetapi masih kurang stabil. Alhasil kami harus kecolongan. Ini akan menjadi bahan evaluasi kami, untuk lebih menjaga kondisi fisik,” ungkap Ade. (pah/adt).

Tim Putri UNY Sukses Tekuk Unpad 3-1 Dalam Ajang LIMA Futsal Nationals 2017 Di Malang

Tim UNY saat melakukan tendangan serangan ke gawang Tim Unpad

Babak penyisihan di pul Y antara tim putri Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) melawan Universitas Padjadjaran (Unpad), saat mengikuti LIMA Futsal Nationals 2017 yang digelar pada Kamis (19/10) di Sports Center UIN Maliki Malang. UNY adalah satu-satunya tim putri perwakilan Yogyakarta yang berlaga di LIMA Futsal Nationals. Sedangkan Unpad merupakan salah satu dari tiga perwakilan dari region Jawa Barat. Pelatih UNY, Sigit Dwi, memercayakan timnya diperkuat oleh Adelina (5), Dewi (10), Nur Rofi’ah (20), Ria (22) dan Riries (19). Sedangkan Iriyandi, pelatih Unpad, timnya diperkuat oleh Canigia (16), Indri (2), Leni (10), Sayi Dati (7) dan Susi (13) sebagai lini utamanya. Unpad menunjukkan ketangguhannya di awal babak pertama. Sebuah gol dari Adis (9), membawa Unpad memimpin 1-0. Berselang lima menit, UNY berhasil membalas. Tendangan Sydane (12) berhasil melewati penjagaan kiper Unpad. Skor menjadi imbang 1-1. Di sisa waktu babak pertama, kedua tim saling melancarkan serangannya. Akhirnya pada menit ke-18, UNY berbalik unggul atas Unpad. Sepakan Dewi (10) menjadi gol kedua untuk UNY. Babak pertama berakhir dengan keunggulan UNY 2-1 atas Unpad. Unpad masih menguasai pertandingan di babak kedua. UNY harus bertahan menghadapi tekanan Unpad di daerahnya. Namun, hingga setengah babak kedua, Unpad belum berhasil menambahkan golnya. UNY memanfaatkan peluang usai time out yang mereka ambil. Tak lama kemudian, sebuah gol dari Adelina (5) dengan mudah bersarang di gawang Unpad. Kedudukan kini menjadi 3-1 untuk UNY. Skor itu bertahan hingga pertandingan berakhir. Pelatih UNY, Sigit Dwi Andrianto, mengatakan, para pemainnya masih beradaptasi dengan cuaca dan fisik pemain terganggu. “Kami kecolongan gol di menit awal pertandingan karena kami masih beradaptasi. Hal ini karena faktor fisik para pemain yang sulit untuk beradaptasi. Cuaca di sini berbeda. Kami telah tertinggal satu gol di awal, lalu saya memberi motivasi kepada para pemain untuk terus bangkit mengejar keunggulan lawan,” ujar Sigit. (pah/adt).

Wakil Indonesia Akan Bertemu Di Perempat Final Yonex Sunrise BWF World Junior Championships 2017

Gregoria Mariska Tunjung_wjc2017_perorangan_19-10_1

Laga Blibli.com Yonex Sunrise BWF World Junior Championships 2017 yang berlangsung hari ini di GOR Among Rogo, Yogyakarta sudah memasuki babak perempat final. Namun yang menarik dari tim Indonesia adalah dua wakil Indonesia pada kategori tunggal putri, yaitu Gregoria Mariska Tunjung dan Aurum Oktavia Winata yang akan bertemu dan memperebutkan posisi untuk semifinal. Seperti yang dilansir pada djarumbadminton.com kemarin, Gregoria akan siap menghadapi pertandingan hari ini walaupun ia sempat kurang fit. Ia juga tidak memiliki strategi khusus untuk melawan Aurum karena sudah mengetahui cara bermainnya. “Untuk pertandingan besok tentunya saya siap untuk menghadapinya. Habis ini saya akan istirahat, jaga makan, dan minum obat yang sudah dianjurkan. Untuk besok tidak ada strategi khusus lawan Aurum, soalnya kita sudah sama-sama tahu kelebihan dan kekurangannya. Yang pasti saya akan berusaha semaksimal mungkin, karena Aurum pun pasti ingin menang di pertandingan besok” ungkap Gregoria. Pada pertandingan sebelumnya, Gregoria melewati 3 game melawan Wang Zhiyi asal Tiongkok dan berhasil menang dengan skor 21-18, 19-21 dan 21-12. Sedangkan Aurum berhasil menaklukkan pemain Vietnam, Thi Anh Thu Vu dengan skor 21-13 dan 21-9. Kini keduanya akan berlaga pada babak 8 besar Yonex Sunrise BWF World Junior Championships 2017. (put/adt)

STIE BP Raih Kemenangan Besar Atas Rivalnya Poliban Pada LIMA Futsal National 2017

stie bp vs poliban

Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Bhakti Pembangunan (STIE BP) Jakarta berhasil meraih poin penuh di pertandingan kedua gelaran LIMA Futsal Nationals 2017 hari pertama, Rabu (18/10). Dalam laga yang digelar di Sports Center UIN Maliki Malang, STIE BP raih kemenangan atas tim asal region Kalimantan, Politeknik Negeri Banjarmasin (Poliban), dengan skor 5-1. Di pertandingan perdananya, STIE BP diperkuat Aditya (15), Andrei (8), Rizkqy (19), Taufik (7) dan Tonny (11). Kubu Poliban menurunkan Huzaini (18), Andri (5), Fadliansyah (11), Abdillah (14) dan Nor Hidayatullah (8) sebagai lini utamanya. Tendangan Taufik (7) pada menit kelima membuka keunggulan STIE BP. Semenit kemudian, Luki (9) menambah perolehan skor tim asal Jakarta ini. Poliban belum mampu memecah kebuntuan. Pada menit ke-13, Poliban justru kebobolan gol sepakan Rizki (3). Taufik kembali menyumbang sebuah gol pada menit ke-19 untuk STIE BP. Skor menjadi 4-0 untuk STIE BP di babak pertama. Poliban membalas di babak kedua. Pada menit ke-21, Hafist (9) mencetak gol pertama untuk Poliban. Tim asal Banjarmasin ini semakin menggiatkan serangannya. Sesekali Poliban menyerang, namun masih dapat ditahan oleh para punggawa STIE BP. Gol Hafist itu menjadi yang terakhir yang bisa dicetak Poliban. Hingga pada menit ke-39, Yusro (12) berhasil menambah koleksi gol STIE BP. STIE BP raih kemenangan dengan skor akhir menjadi 5-1. Asisten pelatih STIE BP, Eka Sanjaya mengatakan kemenangan besar ini di luar dugaan. Dengan, kemenangan ini menjadi modal besar untuk pertandingan selanjutnya. “Skor 5-1 ini di luar dugaan, karena saya merasa tim asal Kalimantan ini punya daya juang yang tinggi. Namun, Alhamdulillah tadi kami berhasil menang. Start yang para pemain lakukan sudah bagus. Penyelesaian akhir kami juga bagus. Saya puas dengan hasil pertandingan ini. Permainan mereka maksimal dan sesuai dengan strategi yang telah saya siapkan,” ungkap Eka. (pah/adt)

UBL Harus Akui Ketangguhan UPI Dilaga Pembuka LIMA Futsal Nationals 2017

UBL vs UPI

Laga pembuka LIMA Futsal Nationals 2017, pada Rabu (18/10), menyajikan laga tim putri dari Pul X, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung melawan Universitas Budi Luhur (UBL) Jakarta. Tim putri UPI yang merupakan juara LIMA Futsal: Blibli.com West Java Conference 2017. Dan UBL menjadi tim undangan dari region Jakarta dan sekitarnya yang berlaga di LIMA Futsal Nationals 2017. Posisi ini didapat UBL mengisi kekosongan posisi tim putri dari region Kalimantan. Babak pertama berlangsung ketat, dengan permainan dikuasai oleh para srikandi UPI. Sesekali pemain UPI mencoba membobol gawang UBL, tapi terlalu melebar. Hingga paruh waktu babak pertama, kedua tim belum mampu mengatasi kebuntuannya. Serangan demi serangan masih terus dilancarkan UPI untuk menembus pertahanan UBL. Tim asal Jakarta ini membalas, namun belum mampu menciptakan gol. Kedudukan 0-0 masih bertahan hingga babak pertama berakhir. Gol cepat Ratna (20) pada menit ke-21 membuka babak kedua dengan baik untuk UPI. Para srikandi asal Bandung ini mampu mempertahankan dominasinya hingga babak kedua. UBL masih mencari peluang. UBL mempergencar serangan ke arah pertahanan UPI. Akan tetapi UBL belum berhasil mencetak satu gol pun. UBL justru kebobolan satu gol dari sepakan kapten UPI, Nurul Inayah (9), pada menit ke-27. Hingga peluit akhir pertandingan dibunyikan, UBL belum mampu mencetak satu gol pun. Laga Pembuka LIMA Futsal National 2017 ditutup dengan skor akhir menjadi 2-0 untuk UPI. Pelatih UPI, Asep Sumpena mengatakan, timnya seharusnya bisa mencetak banyak gol. Namun, ketatnya pertahanan UBL membuat anak-anak UPI sulit mencetak gol. “Kami bisa mencetak lebih dari dua gol tadi. Seharusnya kami bisa lebih baik lagi. Kami belum tahu UBL bermain seperti apa. Selama pertandingan tadi kami memperhatikan permainan lawan, hingga kami dapat memanfaatkan kelemahan dari lawan di babak kedua,” ujar Asep. (pah/adt)

Tiga Pasangan Ganda Putra Indonesia Lolos Ke Babak Ketiga Yonex Sunrise BWF WJC 2017

hibul Fikri dan Adnan Maulana_wjc2017_perorangan_17-10_5

Tiga pasangan ganda putra Indonesia pada ajang Blibli.com Yonex Sunrise BWF World Junior Championships 2017 yang sedang diadakan di Yogyakarta, berhasil masuk ke babak ketiga. Mereka adalah Muhammad Shohibul Fikri/Adnan Maulana, Ade Bagus Sapta Ramadhany/Ghifari Anandaffa Prihardika dan Rinov Rivaldy/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan. Seperti yang dilansir pada situs djarumbadminton.com, pasangan Adnan/Fikri lebih tenang dalam bermain dan mampu menguasai keadaan. “Hari ini mainnya sudah lebih rileks dan tidak tegang. Kami sudah mulai terbiasa dan tidak ada kendala berarti. Kami menjaga no lobnya aja karena mereka bagus di sana” ungkap Adnan. Mereka optimis akan lolos ke babak semifinal dan akan memberikan yang terbaik dalam babak ketiga. “Besok kasih yang terbaik saja. Main lebih safe karena tadi masih banyak mati sendiri. Target awal saat ini semifinal dulu, semoga nanti bisa juara” ucap Fikri. Dalam babak kedua, pasangan Adnan/Fikri mengalahkan pasangan dari Belgia dengan skor 21-15 dan 21-15 dan akan bertemu dengan Robert Cybulski/Tymoteusz Malik pasangan asal Polandia. Selain Adnan/Fikri, pasangan Rinov/Yeremia akan bertemu dengan Jepang setelah menaklukkan Chow Hin Long/Mak Pak Ngai asal Hongkong. Sedangkan pasangan Ade/Ghifari akan bertemu perwakilan dari China, Di Zijian/Wang Chang setelah mengalahkan Mathieu Morneau/Nicolas Nguyen pasangan ganda putra dari Kanada. Itu dia tiga pasangan ganda putra Indonesia yang lolos ke babak ketiga Yonex Sunrise BWF WJC 2017.(put/adt)

Tunggal Putri Indonesia Berhasil Kantongi Tiga Tiket Untuk 16 Besar

thumb-Aurum Oktavia Winata_wjc2017_perorangan_16-10_6

Menyusul keberhasilan dari pasangan ganda putra, 3 tunggal putri Indonesia lolos ke babak 16 besar dalam ajang Blibli.com Yonex Sunrise BWF World Junior Championships 2017 yang kini berlangsung di GOR Among Rogo, Yogyakarta. Kemenangan diawali oleh Gregoria Mariska Tunjung yang menaklukkan Korea dengan skor 21-9 dan 21-5. Disusul oleh Aurum Oktavia Winata yang menang atas Malaysia dengan skor 21-12 dan 21-6. Di tutup dengan tunggal putri Indonesia yaitu Choirunnisa yang berhasil mengalahkan Park Ga Eun setelah melewati tiga games dengan skor 21-18, 20-22 dan 21-14. Kunci kemenangan Aurum pada game kali ini adalah bermain dengan tenang. Selain itu, ia juga menerapkan beberapa strategi yang ia susun bersama pelatih dengan melihat video pertandingan lawan yang akan ia hadapi. “Pertandingan hari ini hawanya lebih tenang. Mungkin karena kemarin-kemarin sudah main, jadinya lebih tenang. Lawan yang tadi sudah lihat di video, saya banyak jagain bola-bola depannya lawan. Di game kedua saya coba servis pendek, karena dia nggak enak nerimanya. Dia lebih nyaman menerima servis panjang,” ucap Aurum, seperti yang dilansir pada djarumbadminton.com Pada game bulutangkis selanjutnya, Aurum akan bertemu dengan tunggal putri asal Vietnam, yaitu Thi Anh Thu Vu. Ia mengaku bahwa Thi Anh Thu Vu bermain dengan bagus dan telah berhasil mengalahkan pemain tunggal putri lain. “Besok lawan Vietnam, dia mainnya lumayan bagus. Di Malaysia (International Junior Open 2017) kemarin dia mengalahkan teman saya (Eprilia Mega Ayu Swastika), tapi dia kalah sama Asty (Dwi Widyningrum). Saya ingin lebih menjaga feeling buat menurunkan bola, buat menyerang. Sama main fokus dan konsentrasi,” tuturnya.(put/adt)

Ini Dia Perwakilan Tim Futsal Masing-Masing Region Di LIMA Futsal Nationals 2017

Tim futsal putri Universitas Bina Nusantara (Ubinus) saat mengalahkan tim Universitas Pelita Harapan (UPH) dengan skor 1-0 di Gelanggang Remaja Kecamatan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Saat laga LIMA Futsal tahun 2016. Foto: www.ligamahasiswa.co.id

Total terdapat 18 perwakilan tim futsal yang akan bertanding di LIMA Futsal National 2017 di Sports Center UIN Maulana Malik Ibrahim, Malang, pada 18-28 Oktober 2017. Ke 18 tim futsal itu terdiri dari 10 tim putra dan 8 tim putri. Mereka berhasil melewati fase awal di LIMA Conference di tiap wilayah. Yuk, langsung aja intip perwakilan tim futsal mana saja yang akan bertanding di LIMA Futsal Nationals 2017. Tim-tim putra perwakilan dari LIMA Futsal: Air Mineral Prim-A Greater Jakarta 2017 yaitu STIE Bhakti Pembangunan (STIE BP), Universitas Gunadarma, dan Universitas Islam 45 (Unisma). Tiga tim putri terbaik dari region Jakarta dan sekitarnya adalah Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Universitas Trisakti (Usakti), dan Universitas Budi Luhur (UBL). LIMA Futsal: Blibli.com West Java Conference 2017 mengirimkan tim futsal putra Universitas Islam Nusantara (Uninus) dan Telkom University ke LIMA Futsal Nationals. Tim putri yang bertanding di LIMA Futsal Nationals dari region Jawa Barat yaitu Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Universitas Padjadjaran (Unpad), dan Universitas Katolik Parahyangan (Unpar). Untuk region Jawa Tengah, tim futsal putra terbaik yang telah bertanding di LIMA Futsal: Kaskus Central Java and Special Region of Yogyakarta Conference 2017 yaitu Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) dan Universitas Negeri Semarang (Unnes). Tim putri Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) merupakan satu-satunya tim putri perwakilan region Jawa Tengah dan DIY. Di ajang conference baru, LIMA Futsal: Bolalob.com Kalimantan Conference 2017 hanya mengirimkan satu tim futsal putra, yaitu Politeknik Negeri Banjarmasin (Poliban) untuk bertanding di LIMA Futsal Nationals 2017. Kota Malang, tempat digelarnya LIMA Futsal: McDonald’s East Java Conference 2017 yang juga merupakan conference terakhir LIMA Futsal season 5 ini mengirimkan dua perwakilan tim futsal putra dan satu tim putri. Dua tim putra itu adalah Universitas Brawijaya (UB) dan Universitas Airlangga (Unair). Futsal putri diwakili Universitas Negeri Surabaya (Unesa). Lalu menurut kalian, tim mana yang akan merengkuh juara di LIMA Futsal Nationals 2017? (pah/adt)

Setelah 25 tahun, Indonesia Kembali Menjadi Tuan Rumah BWF World Junior Championships Yang Diikuti 65 Negara

Chairunnisa pemain tunggal putri Indonesia yang berlaga di ajang BWF World Junior Championships Foto: http://badmintonindonesia.org/

BWF World Junior Championships kembali diadakan di Indonesia. Perhelatan yang pernah diadakan pada tahun 1992 di Jakarta, kini memilih Yogyakarta sebagai tuan rumah, event bergengsi tersebut bertempat di GOR Among Rogo Yogyakarta yang digelar pada 9 Oktober sampai 22 Oktober 2017 mendatang. Dengan nama Blibli.com Yonex Sunrise BWF World Junior Championships, kompetisi bulutangkis level junior ini akan diikuti 65 negara dengan usia dibawah 19 tahun. Dalam rilis yang dimuat dalam situs Blibli.com, ketua panitia penyelenggara sekaligus Sekretaris Jendral PP PBSI Achmad Budiharto menuturkan harapannya kepada pemain Indonesia karena Indonesia menjadi tuan rumah sehingga akan menambah semangat, energi positif dan daya juang bagi para pemain muda. Dukungan dari masyarakat pun akan besar. Acara ini akan dibagi menjadi 2 pekan. Di pekan pertama diadakan kompetisi beregu campuran yang memperebutkan Piala Suhandinata dan dipekan kedua akan diadakan kompetisi perorangan (Eye Level Cup). Demi kelancaran acara ini, para panitia menggelar pelatihan secara khusus yaitu Training Camp 2017 Road to World Junior Championships yang dilakukan di GOR Bulutangkis Djarum–Magelang pada 23 September sampai 5 Oktober 2017 lalu. Christian Hadinata bersama sejumlah pelatih lainnya dari menjadi mentor untuk para pebulutangkis junior selama kegiatan Training Camp.(put/adt)

Joan Putri Callista, Terpilih Untuk Mengikuti Seleksi Basket Di Surabaya

Joan Putri Calista pemain basket putri dari Ora Et Labora, yang akan mengikuti seleksi DBL All Star di Surabaya November mendatang.

Perlu di ketahui perhelatan dari ajang Honda DBL (Development Basketball League) yang di gagas oleh salah satu brand ternama, telah menjadi ajang satu-satunya yang di tunggu oleh pelajar setara SMA (sekolah menengah atas) yang tersebar di berbagai daerah. Dari penilaian yang terbaik dalam kompetisi, ataupun kategori suporter yang kreatif. Menjadi anak yang aktif sejak kecil, sosok Joan Putri Callista memilih menyalurkannya tenaga dan hobbynya dengan bermain basket. Gadis belia yang akrab dengan sapaan Joan ini masih bersekolah di Ora Et Labora BSD Tangerang Selatan, dan akan segera mengikuti seleksi basket DBL yang diadakan di Surabaya sebagai pintu terakhir untuk dikirim ke Amerika Serikat. “aku tuh gak bisa diem suka gerak-gerak. Terus di sekolah ekskul yang suka gerak itu cuma futsal sama basket. Walau aku sempat main futsal tapi aku fokusnya ke basket” tutur Joan kepada nysnmedia.com. Ketertarikan kepada olahraga basket sudah ia rasakan sejak kelas 1 SD, hingga saat ini. Joan sudah mengikuti berbagai pertandingan antar club basket, antar sekolah, kejuaraan nasional seperti Popda, Popnas dan Popwil hingga ke DBL Indonesia. Cewek periang ini menuturkan pengalamannya ketika mengikuti DBL Indonesia. Joan dan tim masuk hingga Fantastic Four. Namun, pertandingan tersebut tidak berjalan mulus. “Saat quarter pertama itu, aku udah foul 3 kali, mainnya juga sudah banyak foul. Jadi kita main untuk mencegah teman-teman yang lain untuk out,” sesal Joan.(put/adt)

LIMA Futsal National 2017 Diikuti 10 Tim Futsal Putra Dan 8 Tim Futsal Putri

Logo LIMA Nationals Futsal

Setelah berakhirnya gelaran LIMA Futsal National 2017 fase conference, kini giliran tim-tim futsal putra dan putri terbaik dari tiap conference telah terpilih. Tim-tim tersebut akan beradu kembali di babak selanjutnya, yaitu LIMA Futsal National 2017, yang akan dihelat di Sports Center UIN Maulana Malik Ibrahim, Malang, pada 18-28 Oktober 2017 mendatang. Sebanyak 18 tim yang terdiri dari 10 tim putra dan 8 tim putri terbaik akan beradu dalam sistem setengah kompetisi. Untuk tim putra, kesepuluh tim akan dibagi menjadi dua pul dengan masing-masing pul (group) terdiri dari lima tim. Sedangkan, kedelapan tim putri akan dibagi menjadi dua pul, tiap pul terdiri dari empat tim. Dalam LIMA Futsal National 2017, akan ada banyak penghargaan untuk tim maupun individu. Selain untuk juara, runner-up, dan peringkat ketiga, penghargaan juga akan diberikan untuk kategori individu dan tim khusus, yaitu Top-Scorer, Best Player, Best Goal Keeper, All-Academic Player, dan Best Management Team. Berikut pembagian grup putra maupun putri: Putra Pul A: STIE BP, UB, Poliban, Unnes, Tel-U Pul B: UNY, Uninus, Universitas Gunadarma, Unair, Unisma Putri Pul X: UPI, Unesa, UBL, Usakti Pul Y: UNJ, UNY, Unpad, Unpar (pah/adt)

Indonesia seleksi ketat pemain dalam BWF World Junior Champhionships 2017

susi-susanti

Kompetisi Blibli.com Yonex Sunrise BWF World Junior Champhionships 2017 yang diadakan di Yogyakarta diikuti oleh 65 negara dan pemain yang diberusia dibawah 19 tahun. Indonesia mengirimkan masing-masing tiga wakil untuk ganda putra dan ganda. Empat wakil Indonesia untuk tunggal putra dan tunggal putri serta ganda campuran, menurunkan empat perwakilan. Mengingat Indonesia belum pernah membawa pulang medali lagi setelah kompetisi World Junior Champhionships 2012, kali ini PBSI melakukan seleksi yang bisa dibilang cukup ketat demi dapat mengharumkan nama Indonesia. Terlebih lagi Indonesia menjadi tuan rumah pada tahun ini setelah 25 tahun. Susi Susanti selaku Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI selaku Manajer Tim Junior Indonesia menuturkan bahwa ia menargetkan Indonesia dapat membawa pulang gelar juara badminton baik untuk kategori perorangan maupun beregu. Untuk itu, Indonesia mengirimkan sejumlah nama yang diharapkan bisa meraih gelar juara seperti Rehan Naufal Kusharjanto/Siti Fadia Silva Ramadhanti yang menjuarai Asia Junior Championships 2017 pada Juli lalu, Ikhsan Leonardo Imanuel Rumbay (tunggal putra) dan Gregoria Mariska Tunjung (tunggal putri).(put/adt)