Tetap Fit Meski Off Season ala Coach Jenny SMA Methodist 2 Medan

Sobat Muda NYSN meski saat ini sedang off season tidak ada salahnya kamu tetap menjaga kebugaran tubuh agar tetap fit. Berikut ini ada tips latihan ala coach Jenny pelatih dari SMA Methodist 2 Medan yang bisa bikin kamu tetap produktif seperti disarikan dari www.dbl.id Step up / Naik turun tangga Olahraga step up atau naik turun tangga adalah latihan untuk melatih tubuh bagian bawah. Olahraga ini cocok untuk kalian yang ingin menguatkan otot paha depan, paha belakang, glutes, dan betis. Kalau tidak ada tangga, naik turun bangku juga bisa menjadi alternatif. Skipping Bagi coach Jenny, skipping atau jump rope cocok banget buat nambah stamina kalian selama berlatih di rumah. Skipping dapat membakar kalori di tubuh lebih banyak karena membutuhkan konsentrasi lebih saat melakukan olahraga ini. Tapi, hati-hati ya saat melakukan skipping. Jangan sampai ototmu kaku dan bahkan cidera saat melakukan olahraga ini. Kuncinya, tali skipping harus sesuai dengan tinggi tubuhmu. Jangan kepanjangan, jangan kependekan juga, ya! Burpees Burpees juga jadi salah satu olahraga pilihan coach Jenny untuk tetap menjaga tubuh tetap in-shape. Soalnya, burpees ini cocok banget untuk meningkatkan kekuatan dan daya tahan tubuh. Selain itu, burpees juga bisa membakar kalori dan melatih otot inti di tubuh. Wall Sit Kalau kamu ingin melatih tubuh bagian bawah dengan olahraga yang tidak terlalu berat, wall sit jadi jawaban paling tepat untukmu. Olahraga ini sangat mudah dilakukan. Kalian bisa melakukan olahraga ini dengan menirukan posisi saat duduk di kursi dengan punggung menempel di dinding. Pastikan posisi wall sit kalian membentuk sudut 90 derajat di pinggul dan lutut. Sumber: DBL

SEA Games 2021. Triathlon dan Duathlon Diharapkan Bisa Mendapat Medali Emas

Timnas Triathlon Indonesia telah berangkat ke Hanoi, Vietnam (6/5) untuk berlaga di SEA Games. Dilepas oleh Deputy I CdM Arlan Perkasa Lukman, dan manajer Patricia Cresida Mariska di bandara Soekarno-Hatta. Ada 12 atlet Triathlon dan Duathlon, serta atlet dayung dan Wushu masing-masing satu orang. Keberangkatan ini sudah sesuai dengan aturan pemerintah yang memperhatikan beberapa hal. “Keberangkatan atlet dilakukan sesuai tahapan. Disesuaikan dengan jadwal kompetisi,pemerintah menyatakan tiap atlet harus berangkat dua hari sebelum lomba. Mereka akan pulang sehari setelah kompetisi selesai,” terang Arlan. “Ada beberapa penyesuaian karena beberapa olahraga butuh waktu untuk aklimatisasi. Itu sebabnya ada beberapa atlet yang berangkat lebih dulu,” tambah Arlan. Cabang Triathlon dan Duathlon menang empat medali saat SEA Games in 2019 dan mereka berharap memenangkan medali lagi di Hanoi. “Tidak ada target spesifik tapi cabor Triathlon dan Duathlon memenangkan medali di SEA Games sebelumnya. Kami harap dengan persiapan yang solid mereka setidaknya bisa memenangkan medali emas.” tutup Arlan   Sumber: NOC

Asian Games Hangzhou 2022 Ditunda Akibat Merebaknya Wabah Covid-19

Setelah merebaknya kasus Covid-19 baru di China panitia Asian Games ke 19 dan Olympic Counsil of Asia (OCA) akhirnya memutuskan untuk menunda perhelatan olahraga terbesar se-Asia tersebut. Sejatinya Asian Games ke 19 akan berlangsung di kota Hangzhou, China dari tanggal 10 sampai 25 September 2022. Baik nama mau pun logo Asian Games 2022 tidak akan berubah. Kapan waktu diadakannya kembali Asian Games 2022 akan diumumkan setelah diadakannya kembali diskusi antara OCA, Chinese Olympic Committee (COC) dan HAGOC. Sejak terpilih menjadi tuan rumah Asian Games ke 19 provinsi Zhejiang telah menunjukkan progress kemajuan meski dibawah bayang-bayang Covid-19. Meski begitu di beritakan persiapan Asian Games akan terus berlangsung.

Kejuaraan Dunia IWF 2022. Rizki Juniansyah Pecahkan Rekornya Sendiri

Pada Kejuaraan Dunia Junior IWF kelas 73 kilogram tahun lalu Rizki Juniansyah bukan saja memenangkan nomor snatch, clean and jerk dan total tapi juga memecahkan rekor dunia. Pada nomor snatch Rizki Juniansyah mulai angkatan pertama dengan berat 147kg. Kemudian pada percobaan kedua dia menaikkan beban dan mencoba memecahkan rekornya sendiri. Dengan upaya terbaiknya Rizki akhirnya memecahkan rekornya sendiri dengan beban lebih 1kg dari rekor sebelumnya. Pada nomor Clean & Jerk sukses mengangkat 185kg dan langsung memenangkan nomor ini. Pada percobaan kedua Rizki mencoba mengangkat 195kg tetapi gagal. Kejuaraan Dunia IWF Yunior 2022 berlangsung di Herakliom, Yunani.

Jalani Laga Perdana Bersama U-23 Marc Klok: Harus Menang!

Persiapan Garuda Muda untuk berlaga di SEA Games 2021 sudah dilakukan jauh-jauh hari. Anak asuh Shin Tae-yong menjalani persiapan di Korea Selatan dan Jakarta sebelum bertolak ke Vietnam. Gelandang Tim U-23 Indonesia, Marc Klok mengatakan bahwa dirinya dan seluruh pemain sudah siap menjalani laga perdana di Grup A melawan Vietnam di Stadion Viet Tri, Phu Tho, Jumat (6/5). “Persiapan kami sangat baik. Kami sudah banyak latihan untuk persiapan, video meeting, latihan taktik, set piece dan kami sudah tidak sabar untuk menang,” kata Marc Klok. “Jadi semua sudah siap. Kami sudah persiapan di Korea. Kami sudah merasa dalam kondisi bagus untuk bermain,” jelas pemain naturalisasi asal Belanda tersebut. Marc Klok menilai Vietnam tim yang bagus apalagi mereka juara bertahan dan bermain di kandang sendiri. “Mereka main di kandang sendiri dan itu pasti keuntungan. Namun kami tidak fokus ke mereka, tetapi ke diri sendiri dan itu lebih penting,” jelasnya. Rasa antusias juga tak lepas dari debut yang akan dicatatkan Klok. Pemain Persib Bandung itu berharap debutnya bersama timnas Indonesia berujung manis. “Target saya di turnamen ini juara. Melawan Vietnam harus menang. Vietnam harus tahu siapa kita. Pasti menang dan Klok cetak gol,” tukasnya.

SEA Games 2021. Kickboxing Bukan Sekedar Kuda Hitam

Timnas kickboxing Indonesia telah berangkat ke Vietnam untuk berpartisipasi di SEA Games ke 31 di Hanoi, Vietnam. Deputi I Chef de Mission (CdM) Arlan Perkasa Lukman percaua bahwa tim kickboxing bisa lebih dari sekedar “Kuda Hitam.” “Ketua PP KBI ingin kickboxing menjadi kuda hitam, akan tetapi dia juga yakin bahwa kickboxing Indonesia bisa pada level yang sama di Asia Tenggara” kata Arlan. Arlan yakin para atlet telah mempersiapkan yang terbaik dan perlu menikmati pertandingan. “Persiapan berjalan lancar dan sekarang waktunya tampil. Atlet perlu ingat untuk menikmati pertandingan. Kita melihat Merah Putih berkibar hari ini dan kami berharap bendera Merah Putih terbang paling tinggi di Vietnam.” tambah Arlan. Arlan juga mengingatkan bahwa atlet harus kuat mental dan tidak terbawa suasana diluar lapangan. “Nikmati pertandingannya, apa pun yang terjadi tetap tersenyum. Para atlet telah siap. Semangat tempur mereka luar biasa. Semua masalah yang dihadapi di Vietnam kita hadapi dengan senyum dan tetap teguh,” tambah Arlan. Manajer timnas kickboxing Nurosi Nurasjati setuju dengan pernyataan tersebut. “Delapan atlet, lima pria dan tiga wanita siap bertanding di dua nomormen, full-contact dan low-kick,” kata Rosi. Rosi menjelaskan PPKBI ingin menyamakan catatan SEA Games Manila 2019. Dimana Indonesia mendapat dua medali perak dan enam medali perunggu. “Setidaknya itu adalah target kita. Para atlet telah menunjukkan kemajuan yang pesat. Mudah-mudahan dengan doa dan dukungan dari seluruh masyarakat kita bisa mendapat medalu emas.” tutup Rosi.

SEA Games 2021. Ketum PSSI Optimis Garuda Muda Raih Medali Emas

Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan optimis Tim U-23 Indonesia meraih kemenangan pada laga melawan tuan rumah Vietnam, Jumat (6/5) besok. “Kami optimistis Garuda Muda mampu mengalahkan Vietnam. Apalagi saat ini tim dalam kondisi bagus dan permainan terus meningkat setelah menjalani pemusatan latihan di Korea Selatan,” kata Iriawan. Pertandingan tersebut akan dihelat di Stadion Viet Tri, Phu Tho pada pukul 19.00 WIB. Laga ini menjadi laga perdana kedua tim di grup A SEA Games 2021. Grup A diisi oleh Timor Leste, Filipina, dan Myanmar. Babak semi final dan final akan digelar pada 19 dan 22 Mei mendatang. Baik timnas Indonesia mau pun Vietnam merupakan unggulan di grup A untuk lolos ke babak selanjutnya. “Saya terus memantau dan mendapat laporan terkait perkembangan tim. Saat ini dua pemain yakni Asnawi Mangkualam dan Elkan Baggott belum bergabung bersama tim. Namun, 18 pemain yang ada saat ini sudah siap tempur dan akan bekerja keras di laga nanti. Mudah-mudahan pada SEA Games 2021 ini, Indonesia dapat meraih emas di sepak bola,” tambahnya.        

SEA Games 2021. Timnas U-23 Latihan Perdana Jelang Kontra Tuan Rumah

Sebanyak 18 pemain Timnas U-23 terlihat menjalani latihan perdana di Vietnam, Rabu (4/4) siang untuk persiapan pertandingan SEA Games 2021. Dua pemain yakni Elkan Baggott dan Asnawi Mangkualam belum bergabung bersama skuad Garuda Muda. Latihan digelar di Lapangan Bai Bang, Phu Tho dan berlangsung selama 90 menit. “Hari ini kami memulai latihan di lapangan karena semalam hanya latihan pemulihan kondisi setelah tiba disini. Kami latihan eksekusi atau skema bola mati, serta terus mematangkan taktik dan strategi,” kata Shin Tae-yong. “Kondisi pemain hingga saat ini sangat baik dan siap melakoni laga perdana melawan Vietnam. Meski begitu, lapangan yang kami pakai untuk latihan hari ini rumputnya tidak bagus dan tidak cocok untuk sepak bola modern saat ini,” tambahnya. Sementara itu, gelandang Saddil Ramdani mengatakan bahwa dirinya menikmati latihan hari ini. Ia merasa dalam kondisi baik dan enjoy. “Tadi kami diberikan latihan bagaimana strategi saat set piece. Kami siap memberikan yang terbaik untuk Indonesia di ajang SEA Games 2021 ini. “Namun saat latihan, lapangan yang kami saya rasa tidak bagus. Banyak lubang dan berpasir. Namun ini bukan menjadi alasan kami, melawan Vietnam di laga perdana tentu menjadi laga yang penting dan kami berjuang keras demi meraih kemenangan,” kata Saddil. Pertandingan Indonesia akan melawan Vietnam pada Jumat (6/5) di Stadion Viet Tri. Laga tersebut akan kick off pada pukul 19.00 WIB.    

Main Tenang Ganda Putra Pramudya/Yeremia Melaju ke Final Badminton Asia Championship 2022

Pasangan ganda putra Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan memastikan tempat di final Kejuaraan Asia 2022. Pramudya/Yeremia sukses menyingkirkan seniornya, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto di semi final lewat drama rubber game 22-20, 13-21, 21-18. Bertanding di Muntinlupa Sports Complex, Manila hari Sabtu (30/4), kedua pasangan tampil atraktif. Jual beli serangan terus terjadi sepanjang laga, tetapi ketenangan membuat Pramudya/Yeremia berhasil memanfaatkan kesempatan. “Yang pasti senang bisa masuk ke final, tapi kami tidak mau terlalu euforia dulu karena masih ada pertandingan besok,” ucap Pramudya. “Hari ini kami bermain lebih tenang, fokus, dan terus menyerang. Karena shuttlecocknya kencang jadi siapa yang berinisiatif menyerang, mereka lah yang punya kesempatan besar untuk menang,” sambung Yeremia. Bagi Pramudya/Yeremia ini adalah kemenangan kedua melawan Fajar/Rian di ajang resmi. Sebelumnya Pramudya/Yeremia juga menang di perempat final Hylo Jerman Terbuka 2021 dengan skor 21-11, 25-23. “Dibanding pertemuan terakhir, hari ini Fajar/Rian bermain lebih rapat. Kami beruntung bisa kembali menang,” tutur Yeremia. “Tadi di gim kedua, Fajar/Rian mengubah pola permainan. Kami kaget dan kurang bisa mengantisipasi. Di gim ketiga kami lebih siap,” sahut Pramudya. Di babak final, pasangan nomor 22 dunia itu akan menantang ganda Malaysia Aaron Chia/Soh Wooi Yik. Pramudya/Yeremia mengaku tidak sabar untuk bertemu mereka. “Ini akan jadi pertemuan pertama kali kami dengan mereka. Kami harus menyiapkan stamina ekstra, siap capek, dan all out. Kami tidak sabar untuk pertandingan besok,” ujar Pramudya.   Sumber: PBSI

Kalahkan Chico Jonatan Christie Lanjut ke Final Badminton Asia Championship 2022

Laga tunggal putra Badminton Asia Championship 2022 yang mempertemukan sesama pebulutangkis Indonesia Jonatan Christie dan Chico Aura Dwi Wardoyo berakhir dengan skor 21-9, 18-21, 21-16. Sebelumnya Jonatan telah melangkah ke final Swiss Terbuka dan Korea Terbuka dengan hasil satu juara dan satu runner up. “Hasil ini bagi saya sebenarnya tidak hanya hasil dari kerja keras saya saja, ada campur tangan Tuhan juga dan peran pelatih pastinya. Coach Irwansyah benar-benar melatih saya dan tim tunggal putra dengan kualitas yang cukup bagus,” kata Jonatan. “Jadi memang kami sebelum Jerman Terbuka sudah jalan latihan, satu setengah bulan dengan metode pelatihan yang menurut saya cukup bagus itu sangat cukup. Semoga latihan yang baik ini diiringi dengan hasil yang serupa,” lanjut Jonatan. Di laga final Jonatan akan menantang tunggal Malaysia Lee Zii Jia. Rekor pertemuan mereka adalah 4-1 untuk keunggulan Jonatan tapi di pertemuan babak pertama All England 2020 Jonatan kalah dengan dengan skor 15-21, 13-21.  

Cedera Pinggang Praveen Jordan/ Melati Daeva Oktavianti Terpaksa Mundur BAC 2022

Pasangan ganda campuran Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti terpaksa mundur dari babak semi final Kejuaraan Asia 2022. Jordan mengalami cedera pinggang sejak babak perempat final kemarin. Jordan/Melati yang berhadapan dengan ganda China, Zheng Si Wei/Huang Ya Qiong sebenarnya sudah sempat tampil di gim pertama. Namun pergerakan Jordan yang sangat terbatas membuat pasangan nomor lima dunia itu memutuskan mundur di awal gim kedua. Di gim pertama mereka tertinggal 8-21. “Jordan ada masalah dengan pinggangnya. Mulai terasa sejak babak perempat final kemarin. Tadi coba main dulu tapi ternyata tidak maksimal,” ucap Vita Marissa, pelatih yang mendampingi Jordan/Melati. “Sekarang dia akan recovery dulu, saya harap tidak terlalu parah dan bersiap untuk turnamen selanjutnya,” tambah Vita. Sementara Jordan mengaku merasakan sakit, sehingga pergerakannya sangat terbatas. “Saya sudah minum obat dan terapi kemarin, tapi tadi pas main sakitnya sangat terasa. Pergerakan terbatas, jadi daripada lebih parah nantinya, saya memutuskan untuk mundur,” kata Jordan.

SEA Games 2021. Voli Bertekad Pertahankan Tradisi Emas

Pengurus Pusat Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PP PBVSI) Gugi Gustaman menilai target timnas voli putra dan putri Indonesia di SEA Games 2021 Vietnam Mei mendatang dapat dibilang tidak mudah, karena harus mempertahankan prestasi medali emas. “Beban kita di SEA Games nanti lumayan berat. Karena mempertahankan sebuah prestasi di kejuaraan apalagi di negara lain memang berat,” kata Gugi Gustaman usai mendampingi Menpora Amali meninjau Pelatnas Voli di Padepokan Voli Jenderal Polisi Kunarto, Sentul, Bogor, Jawa Barat, Kamis (28/4). Meski begitu ia tetap optimis anak asuh Jeff Jiang Jie (tim Putra) dan Risco Herlambang (tim putri) mampu mempertahankan tradisi medali emas. “Tapi, saya optimis dan mau tidak mau ya harus dipertahankan, karena di SEA Games bola voli ini sudah diambil oleh Indonesia,” imbuhnya. Bagi Gugi Pro Liga dianggap cukup untuk mengasah dan mematangkan para atlet voli. “Pro Liga ini bagian dari program, tidak terpisah sehingga pematangannya cukup sehingga begitu masuk ke pelatnas tinggal pengenalan diri dan peningkatan fisik. Dari Pro Liga ke timnas ini kan masa transisi nah dari masa transisi ini yang harus dimainkan,” ujar pelatih Alko Bandung ini. Timnas voli yang akan turun di SEA Games Vietnam ini menurutnya akan mampu menujukkan penampil maksimalnya terlebih Indonesia saat ini memiliki track record yang bagus di kancah Asia Tenggara. “Di SEA Games ini pengumpulan medali emasnya Indonesia masih paling tinggi baru disusul Thailand. Mudah-mudahan anak-anak bisa meraih yang terbaik, tinggal doanya dari kita semua, kita berangkat dengan iringan doa mudah-mudahan harapan kita bisa tercapai,” harapnya. Hasil Drawing Bola Voli SEA Games 2021 Vietnam:  Putra: Grup A: Indonesia Vietnam Myanmar Malaysia Grup B: Thailand Filipina Kamboja Putri: Indonesia Thailand Malaysia Filipina Vietnam

Inilah Pasukan Timnas Sepakbola Indonesia di SEA Games 2021

Timnas U-23 Langsung Bentrok Lawan Vietnam di Laga Perdana SEA Games

Cabang sepak bola SEA Games 2021 akan dimainkan dari tanggal 6 hingga 22 Mei mendatang. Pelatih Tim U-23 Indonesia, Shin Tae-yong resmi memilih 20 nama pemain untuk memperkuat Garuda Muda di ajang SEA Games 2021. Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan mengatakan bahwa 20 pemain ini adalah pemain-pemain terbaik yang dipilih oleh pelatih Shin Tae-yong. “PSSI berharap tim U-23 Indonesia dapat meraih juara SEA Games 2021. Dengan materi ini serta selalu bekerja keras, disiplin dan fokus, PSSI yakin hal tersebut akan tercapai,” kata Iriawan. “Kami terus mendukung program pelatih pelatih Shin Tae-yong demi raihan prestasi timnas Indonesia. Setelah menjalani pemusatan latihan di Korea Selatan selama dua pekan, mereka semakin solid, kompak dan kuat,” tambahnya. Pada pemanggilan ini terdapat tiga pemain senior yakni Fachruddin Aryanto, Marc Klok, dan Ricky Kambuaya. Selain itu nama-nama pemain yang bermain di luar negeri juga dipanggil seperti Asnawi Mangkualam, Elkan Baggott, Egy Maulana, Witan Sulaeman, dan Saddil Ramdani. Sementara itu, terdapat sejumlah pemain debutan di Tim U-23 untuk ajang SEA Games yakni Ilham Rio Fahmi, Ronaldo Joybera, Marselino Ferdinan, Muhamad Ridwan, dan lain-lainnya. “Alhamdulillah saya bersyukur dapat masuk 20 pemain yang akan berlaga di SEA Games 2021. Saya bertekad memberikan kemampuan terbaik dan siap bekerja keras demi torehan emas Indonesia,” kata Ilham Rio Fahmi. Skuad Garuda Muda saat ini sudah berada di Jakarta, mereka akan menjalani latihan selama dua hari yakni tanggal 30 April dan 1 Mei di Lapangan B, Senayan. Selanjutnya Marc Klok dan kawan-kawan akan bertolak ke Vietnam pada Selasa (3/5) mendatang. Indonesia berada di grup A bersama tuan rumah Vietnam, Filipina, Timor Leste, dan Myanmar. 20 Pemain Indonsia di SEA Games 2021 1. Asnawi Mangkualam, Ansan Greeners 2. Egy Maulana, FK Senica 3. Witan Sulaeman, FK Senica 4. Elkan Baggott, Ipswich Town 5. Fachruddin Aryanto, Madura United 6. Ronaldo Joybera, Madura United 7. Muhammad Adi, Persik 8. Ernando Ari, Persebaya 9. Rizky Ridho, Persebaya 10. Rachmat Irianto, Persib 11. Marselino Ferdinan, Persebaya 12. Ricky Kambuaya, Persib 13. Marc Klok, Persib 14. Syahrian Abimanyu, Persija 15. Ilham Rio, Persija 16. Irfan Jauhari, Persis 17. Muhamad Ridwan, Persik 18. Firza Andika, Persija 19. Alfeandra Dewangga, PSIS 20. Saddil Ramdani, Sabah FC

Latihan VO2 Max Agar Tidak Cepat Capek Saat Olahraga

Sobat Muda NYSN yang cepat capek dalam berolahraga atau istilahnya sering “ngos-ngosan” bisa jadi kadar oksigen atau VO2 Max dalam tubuhnya cepat habis. Hal ini bisa dilatih loh agar stamina Sobat Muda NYSN tahan lama dan tidak gampang capek. VO2 Max sendiri adalah kemampuan maksimal seseorang menyerap oksigen saat tubuhnya sedang beraktivitas yang intens seperti saat berolahraga. Dengan meningkatkan VO2 Max, maka kita bisa melawan kelelahan selama beraktivitas. Nah berikut ini latihan-latihan yang bisa meningkatkan kadar VO2 Max kamu. LARI 2,4 KM Tes ini mengharuskan kamu lari secepat-cepatnya sejauh 2,4 km. Usahakan pilih lapangan yang permukaannya rata ya buat menghindari cidera. Jangan lupa catat waktunya supaya kamu punya tolak ukur seberapa banyak pertambahan angka VO2 Max kamu. Semakin cepat kamu mencapai titik 2,4 km, artinya VO2 Max kamu juga makin baik. BEEP TEST (SHUTTLE RUN) Tes ini mengharuskan kamu lari secara berulang-ulang pada jarak lintasan sejauh 20 meter. Tes ini menggunakan alat bantu yang akan berbunyi dalam interval waktu tertentu. Semakin lama akan semakin cepat. Kamu mulai berlari hanya setelah bel berbunyi, dan harus menyentuh garis ujung sebelum bel berikutnya berbunyi. Begitu seterusnya. Tes akan berhenti setelah kamu 3 kali gagal menginjak garis saat atau setelah bel berbunyi. TES JALAN-LARI 15 MENIT Kamu hanya perlu jalan diselingi lari selama 15 menit dan berkala. Misal, kamu jalan 5 menit, kemudian diselingi dengan berlari selama 5 menit juga. FARTLEK Metode ini untuk melatih endurance atau membangun, mengembalikan, serta memelihara kondisi tubuh seseorang. Caranya dengan lari lambat yang kemudian di variasi dengan sprint-sprint pendek yang intensif, dan juga dengan lari jarak menengah dengan kecepatan yang cukup tinggi secara konstan, kemudian diselingi dengan jogging, lalu sprint lagi. Sumber: DBL

Bantu Penyembuhan Ketua Umum PSSI Temui Ramai Rumakiek

Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan memberikan perhatian khusus kepada pemain sayap Timnas Indonesia, Ramai Rumakiek. Hal ini setelah pemain asal Papua tersebut mengalami cedera otot. Rumakiek pun didatangkan dari Jayapura, Papua pada Senin (25/4) untuk menjalani pengobatan hingga sembuh. Untuk itu, Ketum PSSI memberikan perintah kepada Head of Medis PSSI, Dokter Syarif Alwi untuk menangani hal ini. “Kami berharap Rumakiek dapat tampil di SEA Games mendatang. Semalam saya langsung melihat kondisi Rumakiek begitu dirinya tiba di Jakarta. Saya melihat semangat dia sangat luar biasa untuk sembuh,” kata Iriawan. Pada Selasa (26/4) ini, Rumakiek akan menjalani pengobatan di Rumah Sakit Royal Progress, Jakarta. Ia diharapkan tidak butuh waktu lama untuk sembuh dan segera bergabung bersama Garuda Muda. Seperti diketahui, Tim U-23 Indonesia sedang mengikuti pemusatan latihan (TC) di Korea Selatan untuk mengikuti SEA Games 2021 mendatang. Indonesia tergabung di grup A bersama tuan rumah Vietnam, Filipina, Timor Leste, dan Myanmar. Rahmat Irianto dan kawan-kawan akan menghadapi laga pertama pada tanggal 6 Mei mendatang melawan tuan rumah Vietnam.

Mengenal Alisya Mellynar. Pemegang Dua Medali Emas Dunia Wushu Taichi Bulgaria 2018

Alisya Mellynar adalah atlet wushu nomor taiji quan (tangan kosong) dan taiji jian (pedang) yang baru pertama kali mengikuti SEA Games 2021. Meski baru pertama kali mengikuti SEA Games Alis, sapaan akrab Alisya, tidak berkecil hati. Mengikuti pelatnas wushu sejak 2020 cukup untuk memberinya kepercayaan diri memberikan performa terbaiknya. “Untuk persiapan pribadi, saya lebih ke persiapan mental. Karena ini baru pertama kali saya turun ke SEA Games,” kata Alis panggilannya saat ditemui usai melakukan simulasi pertandingan wushu di lantai 8 Gedung GBK Arena, Senayan, Jakarta, Jumat (22/4) pagi. “Saya berharap bisa mempersembahkan yang terbaik untuk bangsa Indonesia,” tambah dara asal Surabaya, Jawa Timur ini. Awalnya Alis hanya ikut-ikutan berlatih wushu. Ia tak menyangka di wushu ia memiliki keluarga baru dan belajar banyak hal. “Awalnya ikut-ikutan diajak kakak sepupu dan coba-coba saja, tetapi malah kelanjutan dan keterusan,” kata putri 161 cm ini.  Peraih dua emas pada Kejuaraan Dunia Wushu Taichi Bulgaria tahun 2018 ini (junior) mengaku sejak Kelas IV Sekolah Dasar (SD) sudah mengenal dan turut berlatih wushu.  “Saya awal ikut wushu di umur 11 tahun di tahun 2012 lalu waktu kelas 4 atau 5 SD. Syukur orang tua dan keluarga mendukung meski mereka bukan dari atlet,” tambah Alis yang sekarang kuliah semester VI di Unair. Alis merasa senang di lingkungan tempatnya berlatih yang mendukung dirinya untuk berkembang. Hal itu juga yang membuat anak pertama dari dua bersaudara ini jatuh hati pada cabang olahraga wushu.  “Yang membuat saya suka sama wushu itu lebih karena lingkungan dan orang-orang sekitar. Teman sepelatihan, pelatih, ofisial yang mendukung saya berkembang di olahraga ini dan akhirnya nyaman,” urai dara kelahiran Surabaya, 25 Oktober 2001 ini. “Saya mengalami banyak kemajuan khususnya di jurus, saya tetap mempersiapkan mental saya,” pungkas peraih medali emas PON Papua 2021 ini. Biodata: Nama         : Alisya Mellynar Panggilan    : Alis Tempat lahir : Surabaya, Jawa Timur Tanggal lahir: 25 Oktober 2001 Umur         : 20 Tahun Status       : Mahasiswa Unair, Semester VI Tinggi Badan : 161 cm Berat Badan  : 55 kg Prestasi: 1. Dua Medali Emas (Kejuaraan Dunia Wushu Taichi Bulgaria (2018) 2. Medali Emas PON Papua (2021)

Alami Progress Timnas U-16 Menang 4-1 Dalam Laga Uji Coba.

Laga uji coba berlangsung pada Sabtu (23/4) di stadion Madya, Jakarta. Anak-anak asuh pelatih Bima Sakti menang pada babak pertama 2-1, babak kedua 1-0 dan di babak ketiga, bermain imbang 1-1. Laga ini berjalan selama tiga babak, dimana satu babak berlangsung dalam kurun waktu 30 menit, dengan tiga tim U-16 yang berbeda. “Laga berlangsung tiga babak, karena kami ada 34 pemain, dan sebelumnya kami sudah berbicara dengan tim Bandung Pro, bahwa kita ingin mengadakan tiga sesi pertandingan, 30 menit kali tiga. Tujuannya adalah saya ingin memberikan kesempatan kepada semua pemain, tim pertama kedua dan ketiga tidak ada yang spesial, artinya mereka semua tetap sama cuma waktu kesempatannya yang berbeda-beda. Agar mereka bisa mencicipi bertanding dengan tim dari luar. Secara progres fisik, anak-anak ini sudah meningkat,” buka Bima menjelaskan. Usai laga Bima mengaku puas dengan permainan anak-anak asuhnya. Meski ini adalah uji coba pertama mereka dengan tim dari luar (karena biasanya tim hanya melakukan internal game). Mereka sudah mengalami kemajuan ke arah yang lebih baik. “Memang ini uji coba pertama kita dengan tim luar, biasanya kami adakan terus internal game. Ada beberapa pemain yang harus kita perbaiki, terutama masalah mental mereka, kadang mereka masih sering kehilangan bola, dan ada juga prinsip-prinsip yang harus mereka pahami adalah saat mereka bertahan, jangan terlalu sering membuat pelanggaran-pelanggaran yang tidak penting sebenarnya,” ungkap Bima. “Tetapi secara progres dari segi fisik, permainan, kemudian taktik, semuanya sudah meningkat,” sambungnya. Tim ini memiliki prospek yang bagus untuk masa depan, mereka akan mengakhiri TC bulan April dengan satu kali lagi mengadakan latihan di esok hari, Minggu (24/4).

Cedera Otot Dalam Ramai Rumakiek Terancam Gagal Membela Timnas U-23

Ramai Melvin Rumakiek tidak bisa mengikuti training camp U-23 di Korea Selatan. bintang muda dari Papua tersebut dikabarkan mengalami cedera otot dalam. Hal ini bisa menyebabkan Ramai Rumakiek tidak bisa membela Timnas U-23 pada SEA Games 2022 di Vietnam nanti. Hal ini ditindak lanjuti oleh Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan dengan memerintahkan dokter timnas  Indonesia Syarif Alwi untuk merawat Ramai Rumakiek di Jakarta sampai sembuh. ‘’Cedera Rumakiek harus diobati segera mungkin. Dia pernah berobat, tetapi belum juga sembuh. Itu sebabnya saya minta dia berobat di Jakarta sampai sembuh. Tenaganya sangat dibutuhkan di Vietnam,’’ ujar Iriawan. ‘’Kita akan bekerja semaksimal mungkin untuk menyembuhkan Rumakiek. Dia aset tim nasional. Usianya masih muda dan kariernya masih panjang. Semoga cepat sembuh dan bisa bergabung dengan pemain-pemain lainnya.’’ imbuh Iriawan. Ramai Rumakiek bermain pada posisi gelandang sayap kiri, bahkan bisa menjadi penyerang sayap, selalu tampil eksplosif saat memperkuat timnas Indonesia maupun Persipura. Itu sebabnya jika Rumakiek harus absen di Vietnam menjadi kerugian bagi tim U-23 Indonesia.

Kania dan Joe Aditya Catat Waktu Terbaik di Hari Terakhir Time Trial Tim Nasional SEA Games Hanoi 2022

Ajang Time Trial Tim Nasional Renang Indonesia sudah berakhir, PB PRSI akan melakukan evaluasi terhadap 16 atlet yang nama-namanya sudah diserahkan ke NOC Indonesia dan didaftarkan ke Panitia SEA Games Hanoi 2022 pada tanggal 31 Maret yang lalu, hasil pilihan Michael Piper dan tim pelatih. “Secara umum kami puas dengan hasil time trial ini apalagi beberapa perenang menunjukkan kemajuan pesat dibanding sebulan lalu, seperti Gagarin, Joe Aditya, Kania dan Farrel. Namun, beberapa perenang belum juga menunjukkan performa terbaiknya, bahkan masih jauh dari personal best timenya, seperti Ratu PON asal Jawa Timur, Adinda Larasati Dewi. PB PRSI akan segera mengevaluasi dan mengatur strategi yang tepat untuk mendapatkan hasil maksimal di SEA Games nanti dengan materi perenang yang ada ” ujar Harlin E. Rahardjo, Wakil Ketua Umum PB PRSI. “Tim Pelatih harus mampu mengimplementasikan tapering yang tepat untuk para atlet sehingga bisa mencapai peak performance saat SEA Games nanti di Hanoi. Selain itu, perlu juga terus mematangkan aspek psikologis dan mental bertanding menghadapi event internasional pertama tahun 2022 ini”, tambah Harlin. “Hasil Time Trial ini akan kita laporkan ke PB PRSI, kemudian akan menggelar rapat untuk menentukan apakah ada perubahan dari 16 perenang yang akan dikirim ke SEA Games 2022 Vietnam, jika masih memungkinkan,” ujar Pelatih Kepala Timnas Renang Indonesia, Albert Sutanto. Albert menjelaskan selama pelatnas hingga Time Trial kali ini beberapa para perenang menunjukan kemajuan yang pesat. “Memang belum rekornas, namun mendekati rekornas dan juga personal best time para atlet sudah terpecahkan. Sebut saja Gagarin, Farrel dan Joe Aditya,” jelas Albert. Dalam Time Trial hari terakhir ini, Joe Aditya tampil istimewa, dengan mencatat waktu personal best 01.50.80 detik di 200 meter gaya bebas mendekati rekornas Triady Fauzi Sidiq 1:50.46 detik. Di nomor 50 meter gaya punggung putri, A.A Istri Kania Ratih, juga tampil cemerlang dengan mencatat waktu 29.73 detik, yang makin mendekati rekornas milik Sofie Kemala 29,47 detik. Di nomor 50 meter gaya punggung putra, perenang andalan Indonesia I Gede Siman Sudartawa di final mencatat waktu 25,96. Namun, di babak penyisihan mencatat waktu lebih baik yakni 25,75 detik. “Tadi saya finisnya kurang sempurna dan akan perbaiki di tiga minggu terakhir. Target saya ingin raih tiga medali emas beruntun,” ujar Siman, yang meraih medali emas di SEA Games 2017 dan 2019. Pada nomor 100 meter gaya dada putra, Gagarin Nathaniel Yus mencatat waktu 01;02,06 detik di babak penyisihan dan di final 01;02,09 detik. Catatan ini mendekati rekornas miliknya sendiri yakni 01;01,76 detik.

Massa Otot Kurang Atlet Tim U-16 Lakukan Latihan Weight Training

Setelah seminggu melakukan pemusatan latihan di Stadion Madya, Senayan Kamis (21/4) kemarin Tim U-16 mendapatkan latihan fisik di gym. Pelatih fisik tim, Gilang Ramadhan mengatakan kegiatan tersebut lanjutan dari hasil InBody test yang dilakukan tim sebelumnya di Medical Center PSSI, GBK Arena Jakarta, Selasa (19/4). “Kita melakukan weight training pertama, berdasarkan hasil dari InBody test mereka yang sebelumnya kita lakukan di Medical Center PSSI. Dari test itu ada beberapa pemain, sekitar hampir 70% pemain yang mempunyai kelebihan lemak di tubuhnya dan massa otot yang kurang, makanya kita lakukan weight training hingga selesai TC nanti,” ungkap Gilang. Gilang menyebutkan bahwa yang ditekankan dalam latihan weight training adalah bagaimana mereka bisa mengembangkan massa otot mereka. “Jadi kita mau lihat standarnya di usia 16 ini, terakhir kita lihat saat tim 16 (era coach Fakhri) melawan Australia yang masuk kualifikasi piala Asia dan piala dunia di Malaysia waktu itu, kita lihat dari postur tubuh kalah, trus massa otot juga kalah, badan mereka lebih besar dari pemain-pemain kita, makanya kita coba untuk mulai dari hal itu. Kita disini juga alat-alatnya di medical center PSSI benchmarknya dari Australia. Makanya kita coba untuk levelnya seperti Australia,” jelasnya. Menurutnya, secara keseluruhan kondisi pemain saat TC sangat baik. “Mereka produktif dan progresif semuanya. Karena kita sudah hampir seminggu mengadakan TC, kita selalu kontrol bagaimana kondisi fisik mereka, recovery mereka, latihan mereka, apa yang harus diberikan saat latihan TC mereka selama di bulan ini,” tuturnya. Terakhir Gilang mengungkapkan bahwa usai TC pemain tidak berdiam diri, mereka tetap diberikan latihan untuk mencapai target tubuh yang ideal. “Nanti sampai di rumah mereka kita berikan individual training secara virtual juga,” tutupnya.   Sumber: PSSI