Gresik Lahirkan Bibit Tenis Muda di Kejurnas TDP

IMTC Sukses Gelar Kejurnas Tenis Junior TDP Piala Dandim Gresik 2025

Ratusan atlet tenis junior dari berbagai daerah di Indonesia berkompetisi dalam Kejurnas Tenis Junior TDP IMTC-Piala Dandim Gresik. Turnamen ini berlangsung di Lapangan Tenis Petrokimia Gresik, 18-22 November 2025. Sebanyak 200 atlet dari 70 daerah unjuk kemampuan untuk menjadi yang terbaik di berbagai kelompok umur. Direktur Pertandingan Kejurnas, Irawati Moerid, berhasil menghadirkan sejumlah tokoh penting Gresik. Kapolres, Kajari, Ketua KONI Gresik, Ketua Pelti Gresik, dan perwakilan manajemen Petro Kimia Gresik turut hadir. Penutupan acara berlangsung meriah dengan pengumuman para juara. Dandim Gresik, Letkol Inf Fadly Subur Karamaha, memimpin langsung upacara penutupan dan pemberian penghargaan. Ia menyerahkan trofi dan medali kepada para juara, termasuk M Aryasatya Dwi T (Sukoharjo), juara KU 16 Tahun Putra. Fadly Subur Karamaha mengapresiasi para atlet yang telah menunjukkan performa terbaiknya. “Bersyukur pada hari ini kita telah selesai melaksanakan pertandingan Kejurnas Tenis ini,” ujar Fadly. Irawati Moerid menegaskan bahwa Kejurnas ini membuktikan bahwa ‘Tak Ada Juara Tanpa Kompetisi’ di Kabupaten Gresik. “Insya Allah Event Piala Dandim Gresik akan berlanjut setiap tahunnya,” pungkas Irawati. Berikut daftar lengkap para juara Kejurnas Tenis Junior TDP IMTC-Piala Dandim Gresik 2025: Tunggal Putra KU 10 Tahun Nadees Arkana (Sleman) Zakky Hildan (Tranggalek) M Raffasya Al Busra (Malang) James Edrick (Surabaya) KU 12 Tahun Al Zayki Zio Asmara (Bogor) Raffasya Putra A (Banjarnegara) Ahza Danis Alby (Nganjuk) Iffat Naratama (Palembang) KU 14 Tahun Dwi Waseso P (Pati) M Falichul Isbah (Sukoharjo) Rafif Zakhwan (Surabaya) Danio Putra Lubis (Aceh) KU 16 Tahun M Aryasatya Dwi T (Sukoharjo) Raja AGB (Semarang) Syawal Noor Kaluku (DKI Jakarta) Raffa Rizky Ramadhan (DKI JKT) KU 18 Tahun Prawara Mulya Laksana (Batam) Noorsyahyana R Albana (Bantul) I Gusti Gde Satria P (NTB) Aidan Hana Indrayana (Semarang) Tunggal Putri KU 10 Tahun Kirana Nadya PW (Tanggerang) Freia Madison H (Surabaya) Maryam Aleena BS (Blitar) Zahira Zee Az Zahra (Gresik) KU 12 Tahun Carolina Lantemona (Kendari) Dewi Ayu Anargya (Gresik) Alyssa Shakira A (Bogor) Saafia Devani Putri (Solon) KU 14 Tahun Kirana Zahra W (Tulungagung) Anastasya P A (Purwokerto) Anisa Zahra (Bojonegoro) Putu Dyvania T (Tabanan) KU 16 Tahun Kheista Rizqi AS (Kediri) Getsa Zainie (Semarang) Amelia Putri T (Bogor) Khanza R Zahira (Batam) KU 18 Tahun Cantik Qurani RR (Batu) Faiza Queena S (Bandung) Noya Myeisha NR (Batu) RR Nashwa Nafeesha (Surabaya) Ganda Putra KU 10 Tahun Nadees AA (Sleman)/M Raffasya Al Busra (Malang). Zaky Hildan P (Tranggelek)/Prasena Wira Natakusuma (Sumenep). Albarra AG (Mataram)/Anakta Hasbi MN (NTB). James Edrick/Josh Antony (Surabaya) KU 12 Tahun M Hafidz Izzadin A (Pekalongan)/ Raffasya Putra AR (Banjarnegara). Azka Putra R (Pekalongan)/Raihan Noor Kaluku (DKI Jakarta) M Faid R (Makasar)/Faidzh RF (Aceh) Al Zayki Zio A (Bogor)/ M Gibran Widiandary (Tegal) KU 14 Tahun Rafif Zakhwan Affandi/Cristiano Federer Tjahyo (Surabaya) M Azka Pradita Pasha (Lampung)/ M Naufal A (Sampang) Dwi Waseso P/Aditrta GP (Pati) Danio Putra L (Aceh)/M Abrisam Tsaqib (Surabaya). KU 16 Tahun Ziyad Hammas (Solo)/Raffa RR (DKI Jakarta) Bima Putra W (Tulungagung)/Raka Aiustha GB (Semarang) Imam Al-Zikri Suwandi (Riau)/ M Aryasatya Dwi T (Sukoharjo) Revano Rhodez R (DKI JKT)/M Ghossan Islammaaleeq (Sleman). KU 18 Tahun Rangga Wisnu KR (Sukoharjo)/Aidan Hana Indayana (Semarang) Tyaga Hijra K/Dino Alex Vergusoen (Surabaya). I Gusti Gede Satria P (NTB)/Prawara Mulya Laksana (Batam) Tito Bima Adha A (Bojonegoro)/Noorsyahyana Rifqi A (Bantul)

Jadwal Timnas Indonesia U23 di SEA Games 2025

Timnas Indonesia U23

SEA Games 2025 akan berlangsung di Thailand pada 9-20 Desember 2025. Cabor sepakbola akan start lebih dulu. Berikut schedule beraksi Timnas Indonesia U23. Indonesia ada di Grup C, bersaing dengan Singapura, Filipina, dan Myanmar. Laga-laga Grup C akan berlangsung di 700th Anniversary Stadium, Chiangmai, Thailand. Indonesia akan menjalani pertandingan pertama pada 5 Desember 2025, Singapura yang akan menjadi lawannya. Setelah itu, Indonesia berturut-turut akan melawan Filipina dan Myanmar. Menatap SEA Games kali ini, Indonesia menyandang status sebagai peraih emas di edisi sebelumnya. Dari tiga grup, masing-masing juara grup akan lolos langsung ke semifinal. Satu slot lain di semifinal akan diberikan kepada runner-up terbaik. Indonesia ditangani oleh Indra Sjafri di SEA Games 2025. Garuda Muda tengah mengupayakan pemain-pemain diaspora seperti Ivar Jenner, Justin Hubner, Mauro Zijlstra agar bisa memperkuat tim. Selain itu, Marselino Ferdinan juga tengah diusahakan bisa bermain di SEA Games 2025. Di SEA Games kali ini, Indonesia tak ditarget meraih emas oleh PSSI. Tim Merah-Putih hanya diberi beban medali perak. Jadwal SEA Games 2025 Cabor Sepakbola Putra Grup C 5 Desember 2025 Indonesia vs Singapura – 700th Anniversary Stadium, Chiangmai Myanmar vs Filipina – 700th Anniversary Stadium, Chiangmai 8 Desember 2025 Filipina vs Indonesia – 700th Anniversary Stadium, Chiangmai Singapura vs Myanmar – 700th Anniversary Stadium, Chiangmai 12 Desember 2025 Filipina vs Singapura – 700th Anniversary Stadium, Chiangmai Indonesia vs Myanmar – 700th Anniversary Stadium, Chiangmai Sumber: Detiksport

Rekor, Sejarah, dan Dominasi Baru di Indonesia Arena

Final DBL Jakarta 2025 di Indonesia Arena

Gelaran Final Honda DBL with Kopi Good Day 2025 Jakarta kembali menjadi panggung lahirnya sejarah baru. Indonesia Arena, venue indoor terbesar kebanggaan Tanah Air kembali menjadi saksi bagaimana basket pelajar Jakarta terus berkembang, melahirkan cerita besar, dan memantik ambisi baru dari generasi muda. Tak hanya soal siapa yang keluar sebagai juara, tetapi juga tentang banyaknya rekor dan capaian bersejarah yang tercipta di dalamnya. Mulai dari konsistensi sekolah-sekolah unggulan, kembalinya tradisi juara, hingga gebrakan tim yang akhirnya mampu mematahkan dominasi lawan. Inilah rangkuman rekor-rekor bersejarah yang lahir di Final Honda DBL with Kopi Good Day 2025 Jakarta di Indonesia Arena. 1. SMAN 70 Jakarta Jadi Sekolah Pertama yang “Double Final” di Indonesia Arena SMAN 70 Jakarta membuktikan kelasnya sebagai sekolah unggulan di dua dunia, basket dan dance. Musim ini, mereka menjadi sekolah pertama yang kompak mengirimkan tim basket dan tim dance-nya ke partai final di Indonesia Arena. Sebuah pencapaian yang menegaskan bahwa kultur kompetitif SMAN 70 Jakarta (Bulungan) bukan hanya soal gelar, tetapi juga bagaimana usaha mereka untuk bisa mencapai ke panggung tertinggi. Namun, akhir cerita pahit justru dialami oleh skuad basket putri Bulungan. Mereka gagal menjemput gelar juara kelima beruntun di DBL Jakarta 2025 atau quintuple. Dan terhenti sebagai runner up. Beruntung, tim dance SMAN 70 Jakarta (Bulungan Dance Crew) berhasil memetik sejarah baru dan meraih Third Place Azarine DBL Dance Competition 2025 Jakarta. 2. Srikandi Jubilee Pecahkan Kutukan, Hentikan Dominasi Bulungan Empat musim menembus final, tiga musim berakhir sebagai runner up. Hasil ini terus menghantui skuad putri SMA Jubilee Jakarta sejak debutnya di DBL Jakarta 2022. Namun, penantian akhirnya terbayar tuntas. SMA Jubilee Jakarta akhirnya tercatat sebagai juara DBL Jakarta 2025 pasca menekuk SMAN 70 Jakarta lewat duel ketat yang berlanjut ke babak overtime dengan skor akhir 36-32. Gelar ini menandai titik balik besar, di mana hegemoni empat gelar beruntun dari Bulungan resmi berhenti di tangan Jubilee. 3. Rekor Baru Penonton Olahraga di Lapangan Indoor Catatan sejarah lain juga terukir dari tribun. Final musim ini mencatat 15.729 penonton, menjadi rekor tertinggi pertandingan olahraga indoor pada gelaran DBL Jakarta. Dukungan luar biasa itu mengubah atmosfer final menjadi sebuah pertunjukan megah setara dengan laga profesional. Padahal, mereka adalah pelajar SMA yang bermain dengan mimpi besar. 4. Buksi Penyandang Gelar Juara Terbanyak DBL Jakarta Di sektor putra, SMA Bukit Sion Jakarta (Buksi) makin menancapkan dominasinya. Kemenangan atas SMA Jubilee Jakarta di DBL Jakarta 2025 menambah koleksi gelar mereka menjadi 7 trofi juara dari 10 final dalam 13 musim penyelenggaraan DBL Jakarta. Mereka hanya absen dari partai final pada 2012, 2016, dan 2017. Dinasti Buksi? Hal ini menjadi bukti bahwa dinasti Buksi tak lekang oleh waktu. 5. Putra dan Putri Jubilee Tak Pernah Absen dari Indonesia Arena Tak hanya putrinya yang pecah kutukan, pasukan Jubilee juga mencatatkan konsistensi luar biasa. Mereka menjadi satu-satunya sekolah yang selalu mengirimkan tim putra dan putrinya ke Final DBL Jakarta di Indonesia Arena dalam tiga musim terakhir. Konsistensi yang membuktikan program pembinaan mereka terus berkembang ke arah yang tepat. Sekalipun Jubilee belum pernah kompak meraih gelar juara atau kawin gelar. Mengingat, tim putri SMA Jubilee Jakarta berhasil keluar sebagai juara baru DBL Jakarta 2025. Namun, skuad putra Jubilee justru terhenti sebagai runner up. Sumber: DBL

Ratusan Atlet Se-Indoneisa Ikuti Kejurnas Tenis Meja 2025

Kejuaraan Nasional Tenis Meja 2025

Kejuaraan Nasional Tenis Meja 2025 Kalimantan Selatan dibuka dan digelar di GOR Hassanudin HM Banjarmasin, Senin siang (24/11/25). Kejuaraan ini diikuti sekitar 500 petenis meja dari 28 provinsi, terdiri dari petenis meja junior hingga senior. Seluruh atlet ini akan bertarung dan memperebutkan medali dari 27 kategori yang dipertandingkan. Ketua Umum PTMSI Pusat, Peter Layardi Lay, berharap dari Kejurnas ini dapat muncul petenis muda berbakat yang bisa membela Indonesia di kancah internasional. “Jadi tenis meja ini adalah cabor yang banyak atletnya, jadi setiap tahun kita gelar dan selalu meningkat pesertanya. Jadi kita melihat prestasi bagaimana pembinaan, dan kita akan mendapat anak-anak yang baik, dan kalau sudah besar kita arahkan ke internasional,” ujarnya. Ahmad Faridi, Ketua Panitia Kejuaraan Nasional Tenis Meja 2025 Kalimantan Selatan, menjelaskan bahwa kejuaraan ini diikuti oleh 28 provinsi. Ia menambahkan bahwa dari 27 kategori yang dipertandingkan, ada sekitar 500 petenis meja yang turun bertanding mulai dari kelompok junior hingga senior. Ariadi Noor, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Kalsel, mengaku pihak Pemprov sangat mendukung adanya kejuaraan ini. “Jadi kita dari Pemprov sangat mendukung dan saya tadi membacakan sambutan dari Pak Gubernur. Dan kita sangat mendukung penuh,” ungkapnya. Sementara itu, Kejuaraan Nasional ini akan digelar pada 24 hingga 30 November mendatang dan diharapkan bisa banyak memunculkan bibit petenis meja handal.

Asean School Games 2025: Tim Renang Indonesia Raih 18 Medali

Tim Renang Indonesia

Tim renang Indonesia berhasil meraih total 18 medali pada hari pertama dan kedua cabang olahraga ajang 14th ASEAN School Games 2025 yang berlangsung di National Pool Hassanal Bolkiah Sport Complex, Minggu dan Senin, 23 & 24 November 2025. Cabor renang sendiri masih akan bertanding pada hari Selasa (25/11) dan Rabu (26/11). Untuk ke 14th ASEAN School Games 2025, Tim Renang Indonesia yang berisikan 30 perenang telah menjalani Traning Camp di Kolam Renang Pertamina Simprug, Jakarta Selatan pada 15-21 November 2025 lalu. Per 25 November 2025, Indonesia memuncaki klasemen peraihan medali sementara 14th ASEAN School Games 2025 dengan total raihan 33 medali (14 emas, 7 perak, 12 perunggu). Torehan medali dari Tim Renang Indonesia hari pertama dan kedua ASG 2025: 1. Medali Emas Nomor 400M Gaya Bebas Putra (M. Akbar Putra Taufik) 2. Medali Perunggu Nomor 400M Gaya Bebas Putra (Sebastian Federick Harsono) 3. Medali Emas Nomor 100M Gaya Bebas Putra (Kevin Erlangga Prayitno) 4. Medali Perak Nomor 100M Gaya Bebas Putra (Samuel Maxson Septionus) 5. Medali Emas Nomor 100M Gaya Bebas Putri (Adelia Chantika Aulia) 6. Medali Perak Nomor 100M Gaya Bebas Putri (Chelsea Alexandra) 7. Medali Emas Nomor 200M Gaya Punggung Putri (Adelia Chantika Aulia) 8. Medali Perunggu Nomor 400M Gaya Bebas Putri (Nicolle Callysta Phiong) 9. Medali Emas Nomor 4x200m Estafet Gaya Bebas Putri (Fiore Gaia El Zahra, Chelsea Alexandra, Nicolle Callsyta Phiong, Adelia Chantika Aulia) 10. Medali Emas Nomor 4x200m Estafet Gaya Bebas Putra (M. Akbar Putra Taufik, Sebastian Federick Harsono, Kevin Erlangga Prayitno, Samuel Maxson Septionus) 11. Medali Perak Nomor 400M Gaya Ganti Perorangan Putri (Michelle Surjadi Fang) 12. Medali Emas Nomor 100M Gaya Kupu-Kupu Putra (I Nyoman Gede Yajama) 13. Medali Perunggu Nomor 100M Gaya Kupu-Kupu Putri (Michelle Surjadi Fang) 14. Medali Emas Nomor 200M Gaya Bebas Kupu-Kupu Putra (M. Akbar Putra) 15. Medali Perunggu Nomor 200M Gaya Bebas Kupu-Kupu Putra (Sebastian Frederick Harsono) 16. Medali Emas Nomor 200M Gaya Bebas Kupu-Kupu Putri (Adelia Chantika Aulia) 17. Medali Perunggu Nomor 200M Gaya Bebas Kupu-Kupu Putri (Fiore Gaia El Zahra) 18. Medali Emas Nomor 100M Gaya Dada Putra (Didi June Elbert)

Asean School Games 2025: Dua Medali Indonesia Dari Lari 100 Meter

Podium nomor lari 100 meter putri ASEAN School Games.

Indonesia menambah pundi-pundi medali mereka pada ASEAN School Games (ASG) ke-14 yang berlangsung di Bandar Seri Begawan, Brunei Darussalam. Medali pertama berasal dari Giersha Imanuella Saimima, Ia meraih medali perak pada nomor lari 100 meter putri Pada final 100 meter putri, Giersha mencatatkan waktu 12,12 detik, menempati posisi kedua. Medali kedua hadir melalui Sava Salvia Waranggani yang meraih pedali perunggu di nomor yang sama dengan torehan 12,21 detik. Sementara itu, medali emas diraih atlet Thailand dengan 11,95 detik. Selain nomor 100 meter, Giersha juga mewakili Indonesia pada nomor 200 meter dan estafet 4×100 meter putri, yang dijadwalkan berlangsung pada sesi lomba berikutnya. Wattimena menyebut peluang Giersha menambah medali masih terbuka lebar. ASEAN School Games 2025 diikuti lebih dari 1.000 atlet dari 10 negara ASEAN, mempertandingkan delapan cabang olahraga yang digelar pada 20–28 November 2025 di Hassanal Bolkiah National Sports Complex. Sementara itu saat ini Indonesia berada di peringkat pertama klasemen sementara dengan total 16 medali, terdiri dari tujuh emas, tiga perak, dan enam medali perunggu Thailand menempati posisi kedua dengan 18 medali, diikuti Filipina dan Singapura.

Asean School Games 2025: Indonesia Raih Dua Emas

Tim Bulutangkis Indonesia

Tim bulutangkis Indonesia meraih sukses ganda di nomor beregu ajang Asean School Games 2025 yang berlangsung pada 21-24 November di Brunei Darussalam. Indonesia meraih dua medali emas dari beregu putra dan beregu putri. Di babak final, Senin (24/11), beregu putra menang telak 3-0 atas Malaysia sedangkan beregu putri unggul 3-1 dari Thailand. Atas raihan ini, Ellen Angelina, pelatih yang mendampingi, mengungkapkan apresiasinya kepada para atlet. “Daya juang anak-anak bagus sekali, meski mereka dari beberapa klub tapi secara tim mereka bersatu berjuang untuk Indonesia,” kata Ellen. “Perkembangan bulutangkis di pelajar-pelajar Asean sendiri cukup bagus dan merata. Untuk putra Indonesia sepertinya cukup dominan ya. Untuk putri yg harus diwaspadai, khususnya di tunggal putri ada Thailand bagus. Filipina juga ada tunggal putri yg cukup bagus,” lanjut Ellen. Namun perjuangan tim bulutangkis Indonesia belum selesai. Setelah ini tim akan melanjutkan pertandingan di nomor perorangan yang berlangsung pada Selasa (25/11) hingga Rabu (26/11) mendatang. Ellen berharap punggawa Merah-Putih bisa menyapu bersih medali emas. “Recovery yang harus diperhatikan karena besok sudah main perorangan dan ada beberapa anak yg waktu di beregu ada sedikit cedera. di sini sangat dibantu sekali recoverynya dari tim medis Indonesia,” jelas Ellen. “Target mau sapu bersih. Kerja keras di tunggal putri, semoga bisa buat kejutan lagi seperti di penyisihan group. Lawan terkuat Thailand ada satu tunggal putri yang ranking empat junior BWF,” kata Ellen lagi. Asean School Games adalah Pesta Olahraga Tahunan Pelajar Asia Tenggara yang tahun ini bergulir pada 20-28 November. Indonesia mengirimkan 152 atlet pelajar yang akan berlaga pada sejumlah cabang olahraga seperti atletik, badminton, wushu, renang, pencak silat, basket, dan sepak takraw. Berikut hasil final beregu bulutangkis Asean School Games 2025: Beregu Putra: Indonesia 3-0 Malaysia BS1: Denis Azzarya vs Muhammad Nur Azhar Zunaide 21-16, 21-16 BD1: Anju Siahaan/Faizal Pangestu vs Daniel Tan Ying Enn Tan/Muhammad Luqman Hakim Yusof Daneel 21-11, 21-15 BS2: Fardhan Rainanda Joe vs Kashah Bin Khairul Azlan 21-15, 21-12 BD2: Muhammad Rizki Mubarrok/Raihan Daffa Edsel Pramono vs Ahmad Qaid Darwisy Ahmad Fuad/Syed Harraz Sayed Muzir (Tidak Dimainkan) BS3: Radithya Bayu Wardhana vs Chong Lee Qian (Tidak Dimainkan) Beregu Putri: Indonesia 3-1 Thailand GS1: Jolin Angelia vs Tonrug Saeheng 16-21, 18-21. GD1: Selsi Josika/Yasintha Ristyna Putri vs Aphichaya Wannasupphaphon/Thipchira Chaiwichitworakhun 21-13, 21-13 GS2: Christabel Calista Purwanto vs Ratnacha Sompoch 21-18, 21-13 GD2: Atresia Naufa Candani/Aurelia Syakira Putri vs Piyatida Chosuwanchart/Surada Vechpanich 21-19, 21-14 GS3: Shaafiya Yasmin Maitsaa vs Dolbundarn Kullathumneab (Tidak Dimainkan)

Rekor Baru? Ini Calon Pevoli Termuda Tampil di Proliga

Arimbi Syifana Andayani

Proliga 2026 diprediksi menjadi titik balik pelatihan atlet muda Indonesia setelah Jakarta Livin Mandiri resmi merekrut lawan main seorang pemain muda dari 02C Rajawali. Ia bernama Arimbi Syifana Andayani yang baru berusia 13 tahun. Sebelumnya, Arimbi mencuri perhatian publik saat tampil mengesankan di Livoli Divisi Utama 2025. Di usia yang masih belia, kualitas serangannya dianggap setara dengan pevoli dewasa yang sudah berpengalaman. Langkah berani ini tidak hanya mencetak sejarah, tetapi juga menjadi sinyal bahwa klub-klub besar mulai menata ulang strategi regenerasi. Keputusan ini juga berpotensi memecahkan rekor pemain termuda Proliga, menggeser torehan Nurlaili Kusumah yang debut pada usia 14 tahun. Asisten Pelatih Jakarta Livin Mandiri, Octavian, menegaskan bahwa ketajaman Arimbi bukan didorong ambisi mencatatkan rekor, melainkan bagian dari proyek pelatihan jangka panjang. “Kami melihat potensi luar biasa pada Arimbi. Dia pemain dengan paket komplit, punya power dan insting bermain yang bagus,” ujar Octavian pada Sabtu (22/11). “Usianya yang sangat muda membuat kami harus ekstra hati-hati dalam manajemen beban latihan dan ekspektasi.” jelasnya. Octavian, yang sebelumnya mengenal Arimbi saat masih di klub O2C, menegaskan bahwa tim tidak akan memberikan target muluk-muluk di musim perdananya. “Kehadiran Arimbi adalah investasi jangka panjang, baik untuk klub maupun masa depan voli Indonesia,” tambahnya. Arimbi Syifana Andayani lahir di Semarang, Jawa Tengah pada 16 Maret 2012. Ia bermain sebagai opposite di Rajawali O2C. Sejak kecil, Arimbi Syifana telah menyukai olahraga bola voli. Ia telah menekuni olahraga ini sejak bersekolah di SD Negeri Karangayu 02 Semarang. Selain itu, Arimbi Syifana bergabung dengan akademi voli BIN O2C sejak usia sangat muda. Bakatnya mulai terlihat sejak kecil. Pemain dengan tinggi 176 cm ini telah dikenal volimania khususnya saat Kejurda Bola Voli Indoor Antar Klub U14 Jawa Barat 2025. Arimbi Syifana berhasil meraih penghargaan individu sebagai pemain terbaik Kejurda Bola Voli Indoor Antar Klub U14 Jawa Barat 2025 lalu. Arimbi sering disebut mengikuti jejak idolanya, bintang Timnas Indonesia Megawati Hangestri Pertiwi. Meski belum ada kepastian tanggal debut, kehadirannya telah menjadi magnet baru bagi penonton yang penasaran melihat aksi “bocah ajaib” ini di kasta tertinggi voli nasional. Musim Proliga sendiri akan digelar pada 8 Januari – 6 April 2026 di 10 kota di Indonesia.