Timnas U-19 Raih Kemenangan Saat Uji Coba Lawan Daegu University

Tim U-19 Indonesia meraih kemenangan kali pertama selama TC di Korea Selatan. Dalam laga uji coba kontra Daegu University, Garuda Nusantara mampu ungul 2-1 di Stadion Daegu Auxiliary, Daegu, Korea Selatan (27/3). Pelatih Shin Tae-yong cukup senang dengan perkembangan para penggawa Garuda Nusantara, karena dengan latihan intensitas tinggi pemain masih bisa fokus dan terus berproses untuk organisasi permainan lebih baik. “Pertama saya ingin mengucapkan terima kasih kepada pemain atas kemenangan pertama kali, memang selama ini kita latihan sangat keras dan latihan fisik juga akan tetapi pemain tidak menyerah dan terus kerja keras sampai akhir pertandingan,” kata Shin Tae-yong. Pertandingan yang digelar dalam tiga babak dengan waktu 40 menit setiap pertandingan, Tim U-19 di babak pertama bermain imbang 0-0, Nico Alrianto dan kawan-kawan mengalami perkembangan terkait organisasi dan kedua tim silih berganti jual beli serangan. Babak kedua, Garuda Nusantara dengan serangan counter attack mampu menciptakan gol ke gawang Daegu University melalui sepakan Kadek Arel, hingga 40 menit Tim U-19 menang 1-0. Babak ketiga, Shin Tae-yong mengganti semua pemain. Lini belakang yang di komando Marcel Januar lengah hingga gawang Cahya Supriadi kebobolan. Namun Tim U-19 tak menyerang, terus menyerang ke gawang Daego University. Dan akhirnya gol tercipta untuk Garuda Nusantara melalui tendangan bebas yang cantik dari Ronaldo Kwateh, usai Subhan Fajri di langgar di pinggir garis enam belas. Skor akhir Tim U-19 menang 2-1 atas Daegu University.   Sumber: www.pssi.org

Garuda Nusantara Dapat Pelajaran Berharga

Garuda Nusantara Dapat Pelajaran Berharga

Tim U-19 Indonesia harus menelan kekalahan 0-7 dari Tim Korea Selatan U-19 dalam laga uji coba di Daegu Auxiliary Stadium, Daegu, Jumat (25/3). Seusai laga, Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan mengatakan bahwa Garuda Nusantara harus lebih kerja keras lagi. Apalagi Piala Dunia U-20 akan digelar tahun depan. “Kami mendapatkan pelajaran berharga melawan Korea Selatan yang notabene kemampuan mereka di atas kita. Pemain harus lebih kerja keras, disiplin dan meningkatkan kemampuan selama pemusatan latihan di Korea Selatan,” kata Iriawan. “Dengan hasil ini, pelatih Shin Tae-yong juga mendapatkan gambaran bahwa tim U-19 harus ditingkatkan lagi kemampuannya. Memang butuh waktu dan tim ini masih terus berproses,” tambahnya. Dalam laga tersebut, Shin Tae-yong berani mengambil inisiatif untuk memainkan penguasaan bola. Sayang, Tim U-19 Indonesia harus kebobolan melalui Eum Seung-min (20′). Tertinggal satu gol, Tim U-19 Indonesia mencoba keluar menyerang. Namun, pasukan Garuda Nusantara kembali kebobolan dalam jangka waktu 3 menit melalui Lee Seung-won (42′) dan Kang Min-jae (43′ serta 45′). Di babak kedua, Tim U-19 harus kebobolan tiga gol dari Yu Seung-hyeon (50′), Seo Jae-won (77′), dan Cho Dong-jae (82′). Alhasil, Skuad Garuda Nusantara takluk 0-7. Ini merupakan kekalahan kedua Tim U-19 Indonesia dalam rangkaian uji coba dan pemusatan latihan di Korea Selatan. Sebelumnya, Ronaldo Kwateh dkk. kalah 1-5 dari Yeungnam University, Senin (22/3). Selanjutnya, Tim U-19 Indonesia akan menghadapi Universitas Daegu, 27 Maret 2022.

Jelang Lawan Korsel, Tim U-19 Terus Beradaptasi dan Siap Tanding

Jelang Lawan Korsel, Tim U-19 Terus Beradaptasi dan Siap Tanding

Jelang laga uji coba kontra Korea Selatan U-19, Tim U-19 Indonesia masih perlu adaptasi dengan cuaca yang cukup dingin di Korea Selatan. Seusai mendapat pelajaran yang berharga dari Youngnam University dengan skor 1-5 waktu bermain di Yeongdeok, para pemain terus bekerja keras. Garuda Nusantara hari ini menggelar latihan pagi di Lapangan Yeongdeok Heimaji, Korea Selatan. Setelah itu mereka melanjutkan pemusatan latihan (TC) ke Daegu. Pelatih, Shin Tae-yong saat ini terus mematangkan organisasi baik bertahan maupun menyerang. Kapten Tim U-19, Kakang Rudianto mengaku masih butuh adaptasi dengan cuaca yang sangat dingin. Meski begitu ia dan kawan-kawan siap melawan Korea Selatan U-19 di Daegu. “Semoga kita bisa lebih cepat beradaptasi dengan cuaca di sini, dan besok semoga kita bisa bermain lebih baik dari kemarin,” kata Kakang. Rencana penggawa Garuda Nusantara akan bertanding kontra Korea Selatan U-19 di Stadion Daegu Auxiliary, Korea Selatan pukul 15.30 waktu setempat (25/03).

Timnas U-19 Indonesia Takluk Pada Laga Uji Coba Perdana

Timnas U-19 Indonesia Takluk Pada Laga Uji Coba Perdana

Timnas Indonesia U-19 kalah telak dalam uji coba pertamanya di Korea. Garuda Muda takluk 1-5 dari Yeungnam University, di Yeongdeok, Selasa (22/3/2022). Pertandingan uji coba ini digelar dengan 3X30 menit. Timnas U-19 tertinggal kebobolan 1 gol dalam 30 menit pertama, tiga gol pada 30 menit kedua, dan 1 gol tambahan dicetak lawan pada 30 menit ketiga. Satu-satunya gol dari Timnas U-19 dicetak oleh Ricky Pratama. Skor pertandingan pun berakhir dengan 5-1 untuk kemenangan Yeungnam University. Dalam starting XI yang diunggah PSSI, terlihat ada pemain-pemain seperti Alfiyanto Nico, Kakang Rudianto, hingga Ronaldo Kwateh. Belum ada Marselino Ferdinand dan Robi Darwis yang dikabarkan sudah menyusul Timnas U-19 ke Korea. Tim U-19 Indonesia harus mengakui keunggulan Yeungnam University dengan skor 1-5 pada laga ujicoba yang berlangsung di Yeongdeok, Korea Selatan. Tetap semangat dan terus berproses, Garuda Nusantara! ✊#KitaGaruda #MeraihImpian #TimnasDay pic.twitter.com/vsNNYbuquU — PSSI (@PSSI) March 22, 2022 “Indonesia harus mengakui keunggulan Yeungnam University dengan skor 5-1 pada laga uji coba yang berlangsung di Yeongdeok, Korea Selatan. Satu-satunya gol dari Tim U-19 Indonesia dicetak oleh Ricky Pratama. Tetap semangat dan terus berproses, Garuda Nusantara!,” tulis PSSI di akun Twitter resmi mereka. Bisa dibilang Timnas U-19 belum dalam kondisi full team pada uji coba perdana ini. Selain itu, nantinya Timnas U-19 juga akan ketambahan Syukran Arabia Samual dan Fillah Rohmatullah yang juga akan datang menyusul. Setelah uji coba melawan Yeungnam University, Timnas U-19 akan berpindah lokasi latihan ke Daegu pada, Kamis (24/3). Agenda di Daegu, Timnas U-19 akan melakoni laga uji coba melawan Timnas Korea U-19 Korea pada, Jumat (25/3).

Garuda Muda Gelar Latihan Perdana di Korea Selatan

Garuda Muda Gelar Latihan Perdana di Korea Selatan

Tim Nasional Sepak Bola U-19 Indonesia akhirnya menggelar latihan perdana di Korea Selatan (Korsel), selepas menjalani karantina. Tim besutan Shin Tae-yong tersebut menggelar latihan perdana di Yeongdeok, Sabtu (19/3). Pelatih Shin Tae-yong mengatakan, Garuda Nusantara hanya menjalani latihan ringan. Ini selepas perjalanan 4 jam dari Seoul ke Yeongdeok. “Jadi kemarin ada sistem (kebijakan) di mana kami harus karantina selama 7 hari, setelah itu kami baru latihan di lapangan. Untuk latihan hari ini hanya pemanasan ringan saja,” ujar Shin Tae-yong. “Kenapa memilih TC di Korsel, karena alasan pertama saya ingin membentuk mental para pemain tim U-19 seperti pemain Korea Selatan. Saya tahu tentang keseluruhan mental bermain Korea Selatan seperti apa. Kedua, di sini cuaca sangat dingin, saya berharap para pemain dapat terbentuk fisik yang kuat. Bisa melawan (menaklukan segala macam) cuaca,” tambahnya. Tim U-19 menjalani pemusatan latihan (TC) di Korsel. TC ini sebagai persiapan menuju Piala Dunia U-20 2023 di Indonesia. Saat ini baru 30 pemain yang berangkat ke Korsel. Empat pemain akan menyusul, salah satunya Marselino Ferdinan. Tiga nama lainnya adalah Robi Darwis, Syukran Arabia Samual, Fillah Rohmatullah Sesa, dan Marselino Ferdinan. Robi Darwis terpapar Covid-19, Syukran Arabia visanya belum jadi, Fillah Rohmatullah sedang pemulihan cedera ACL, dan Marselino Ferdinan izin membela Persebaya Surabaya sampai pekan ke-32. Tim U-19 akan menjalani TC di Provinsi Gyeongsangbuk-do. Ada dua kota di Gyeongsangbuk-do yang dijadikan lokasi TC, yaitu Yeong-deok dan Daegu. TC di Yeong-deok akan berlangsung pada 13-24 Maret, sedangkan pemusatan latihan di Daegu bakal digelar pada 24 Maret sampai 15 April. Di sana, skuad Garuda Nusantara akan melakoni 9 laga uji coba, salah satunya dua kali melawan Korsel U-19.

Jelang Piala Dunia U-20 Timnas Latihan Dengan Intensitas Tinggi

Pemain timnas Indonesia U-19 terus digojlok oleh pelatih pelatih Shin Tae-yong secara fisik. Para pemain berlatih dari mulai naik-turun tangga hingga skipping. Timnas U-19 saat ini melakukan persiapan menatap Piala Dunia U-20 2023. Mereka sudah melakukan pemusatan latihan (TC) di Jakarta sejak Rabu (2/3) lalu. Nantinya pada 11 Maret mendatang direncanakan, Garuda Muda akan terbang ke Korea Selatan. Sebelum berangkat ke Korsel, para pemain digojlok terlebih dahulu oleh pelatih. Mereka tampak dikuatkan fisik dan mentalitasnya karena dipersiapkan ke Piala Dunia. Hal itu diungkapkan oleh Alfriyanto Nico. “Menurut saya, latihan yang cukup tinggi buat daya tahan tubuh karena abis lari ke tangga itu ada skipping. Untuk sore ini, kami latihan lebih ke taktikal. Seperti passing dan bergerak, passing dan bergerak, mencari posisi,” ungkap Alfriyanto Nico. “Yang paling penting mental dan pikiran harus kuat. Semoga ke depannya para pemain dan saya juga bisa lebih membaik,” sambung dia. Pemain Persija Jakarta itu tak memungkiri, pola latihan di timnas U-19 dengan klub sangat berbeda. Saat berlatih bersama Shin Tae-yong, intensitasnya lebih tinggi. “Porsi latihan ini lebih ya karena ini persiapan jelang Piala Dunia. Makanya, coach Shin memberikan intensitas latihan yang tinggi untuk para pemain,” tutupnya. Sumber: www.pssi.org

Asa Ronaldo Kwateh Bersama Tim U-19 Indonesia

Asa Ronaldo Kwateh Bersama Tim U-19 Indonesia

Ronaldo Kwateh bertekad untuk terpilih masuk Tim Nasional Sepak Bola Indonesia U-19 yang akan berlaga pada ajang Piala Dunia U-20 2023. Ia menyatakan bahwa kerja keras dan disiplin menjadi kunci sukses bersama Garuda Muda. Sebelum dipanggil memperkuat Garuda Muda, pemain Madura United itu bahkan sudah dipercaya debut di level senior. “Puji Tuhan bersyukur dipanggil lagi ke timnas U-19 untuk persiapan Piala Dunia. Semoga saya bisa latihan dengan baik dan jalankan program dengan baik, lalu bisa konsisten terus sampai Piala Dunia,” kata Ronaldo Kwateh. Ronaldo Kwateh bersyukur bisa terus mendapat kepercayaan pelatih Shin Tae-yong di berbagai level tim nasional. Ia berharap kemampuannya terus berkembang agar selalu mendapat tempat di Skuad Garuda. “Saya juga bersyukur bisa dipanggil semua kelompok usia di timnas. Semoga saya tak puas diri, dan berkembang ke depan,” tambahnya. Dalam waktu dekat, Garuda Muda akan menjalani training camp (TC) di Korea Selatan. Rencananya, skuad Garuda Muda akan berangkat pada pekan depan. Bukan hanya berlatih, namun ada uji tanding yang digelar seperti kemungkinan melawan Korea Selatan U-20. Saat ini pemain Garuda Muda digembleng dahulu di Jakarta. Bio Data Nama Lengkap: Ronaldo Joybera Kwateh Tempat, Tanggal lahir: Yogyakarta, 19 Oktober 2004 Tinggi badan: 180 cm Posisi Bermain: Penyerang/Sayap Kanan

Latihan Perdana U-19 Fokus Latihan Fisik

Tim U-19 Indonesia memulai latihan perdana pada pemusatan latihan di Stadion Madya, Jakarta, Rabu (2/3) sore. Latihan fisik menjadi menu latihan yang diberikan pelatih Shin Tae-yong pada kesempatan ini. Latihan ini dihadiri langsung Ketum PSSI, Mochamad Iriawan dan Menpora RI, Zainudin Amali. Selain itu juga hadir Sekjen Yunus Nusi dan Direktur Teknik Indra Sjafri. Latihan dimulai dengan lari berkeliling lapangan, setelah itu latihan fisik yang dipimpin oleh pelatih fisik, Shin Sang-gyu. Pelatih asal Korea Selatan tersebut memberikan latihan fisik dengan menu beep test yakni berlari dengan jarak 25 meter. Para pemain harus mendengarkan nada beep yang diputar dengan pengeras suara. Seperti diketahui beep test merupakan metode latihan untuk mengukur penyerapan maksimum oksigen dalam tubuh (VO2 max) dan kebugaran kardiovaskuler. “Jadi hari ini hanya cek fisik seperti apa dan mau lihat selama ini intensitas latihan pemain seperti apa. Kami juga sekaligus mau kumpulkan data ini sampai Piala Dunia U-20 2023,” kata Shin Tae-yong usai memimpin latihan. “Kita akan kumpulkan data untuk kembangkan fisik pemain juga. Tapi, kami tak bisa sebut siapa-siapa yang bagus hasilnya dan tidak. Ini masalah kemauan dari pemain juga,” tambahnya. Metode latihan ini mengharuskan pemain untuk berlari bolak-balik secara intens dengan jarak pendek. Usai menjalani latihan sprint, para pemain melanjutkan dengan latihan rondo. Shin Tae-yong menambahkan, banyak hal yang harus diperbaiki dari para pemain. Apalagi Indonesia akan bertanding di ajang top internasional macam Piala Dunia U-20 2023. “Jadi kami sedang siapkan roadmap agar kami bisa punya fisik mental kuat. Jadi memang ini kita lihat di latihan perdana ini. Bukan satu dua hal yang harus diperbaiki, tapi banyak sekali yang harus diperbaik. Mulai dari tadi yang dibicarakan dan lawan-lawan di Piala Dunia itu postur tubuhnya baik, jadi harus perkuat fisik dan mental,” pungkasnya. Sumber: www.pssi.org

40 Pemain Tim U-19 untuk Pemusatan Latihan di Korea Selatan

40 Pemain Tim U-19 untuk Pemusatan Latihan di Korea Selatan

Pelatih Shin Tae-yong memanggil 40 pemain tim U-19 Indonesia untuk mengikuti pemusatan latihan (TC) di Korea Selatan. TC di Negeri Ginseng sebagai persiapan mengikuti Piala Dunia U-20 2023 di Indonesia. Sebelum berangkat ke Korea Selatan, Marcelino Ferdinan dan kawan-kawan akan melakukan latihan di Jakarta mulai tanggal 2 Maret. Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan berharap para pemain dapat meningkatkan kemampuan di Korea Selatan. Selain berlatih, tim U-19 akan melakoni sejumlah uji coba termasuk rencana melawan tim U-20 Korea Selatan. “Para pemain harus kerja keras, disiplin, fokus demi meningkatkan mental, skill, fisik, dan performa mereka selama di Korea Selatan. TC di Korea Selatan merupakan rangkaian persiapan mengikuti Piala Dunia U-20 2023 mendatang,” kata Iriawan. Selama di Negeri Ginseng itu, pemain akan melakukan latih tanding di dua kota. Pertama di Gyeongsangbuk-do pada 13-24 Maret. Kemudian pada 24 Maret hingga 10 April di Daegu. 40 Pemain di Pemusatan Latihan tim U-19 di Korea Selatan: 1. Kadek Arel Priyatna – Bali United 2. Aditiya Daffa AI Haqi – Barito Putera 3. Alexandro Felix Kamuru – Barito Putera 4. Yogi Hermawan – Barito Putera 5. Arsa Ramadan Ahmad – Bhayangkara FC 6. Frezy AI Hudaifi – Bhayangkara FC 7. Muhammad Khakim AI Mukhasibi – Bhayangkara FC 8. Muhamad Faiz Maulana – Bina Taruna 9. Rabbani Tasnim Siddiq – Borneo FC 10. Ronaldo Joyberra R Junior – Madura United 11. Bramdani – Persebaya Surabaya 12. Marselino Ferdinan Philipus – Persebaya Surabaya 13. Barnabas Sobor – Persewangi Banyuwangi 14. Dimas Juliono Pamungkas – Persib Bandung 15. Ferdiansyah – Persib Bandung 16. Kakang Rudianto – Persib Bandung 17. Robi Darwis – Persib Bandung 18. Alfriyanto Nico Saputro – Persija Jakarta 19. Cahya Supriadi – Persija Jakarta 20. Muhammad Ferarri – Persija Jakarta 21. Radzky Syawal Ginting – Persija Jakarta 22. Raka Cahyana Rizky – Persija Jakarta 23. Razzaa Fachrezi Aziz – Persija Jakarta 24. Resa Aditya Nugraha – Persija Jakarta 25. Syukran Arabia Samual – Persija Jakarta 26. Indra Arya Perceka Wiguna – Persijap Jepara 27. Mikael Alfredo Tata – Persipura Jayapura 28. Subhan Fajri – Persiraja Banda Aceh 29. Aulia Ramadhan Lubis – Persis Solo 30. Marcell Januar Putra – Persis Solo 31. Erlangga Setyo Dwi Saputra – Persis Solo 32. Fillah Rohmatuloh Sesa – Persita Tangerang 33. Arkhan Fikri – PS Kwarta 34. Dimas Maulana – Persis Solo 35. Edgard Amping – PSM Makassar 36. Muhammad Rafli Asrul – PSM Makassar 37. Renaldi – PSM Makassar 38. Ricky Pratama – PSM Makassar 39. Ibnul Mubarak – PSM Makassar 40. Hokky Caraka Bintang Brilliant – PSS Sleman

Timnas U-19 akan Jalani Pemusatan Latihan di Korsel

Tim U-19 akan Jalani Pemusatan Latihan di Korsel

Tim Nasional Sepak Bola U-19 Indonesia akan menjalani pemusatan latihan di Korea Selatan. Garuda Muda dipersiapkan untuk mengikuti Piala Dunia U-20 tahun depan di Indonesia. Timnas akan berangkat ke Korsel pada 7 Maret. Namun, sebelum berangkat, skuad Shin Tae-yong ini akan dikumpulkan di Jakarta untuk melakukan pemusatan latihan pada 1-6 Maret. Sebanyak 39 pemain akan dipanggil. Tetapi, tidak semua pemain itu akan terbang ke Korsel. Menurut Sekjen PSSI, Yunus Nusi selama di Negeri Ginseng itu, pemain akan melakukan latih tanding di dua kota. Pertama di Gyeongsangbuk-do pada 13-24 Maret. Kemudian pada 24-10 April di Daegu. “Selain melakukan pemusatan latihan, juga akan uji coba dengan tim lokal. Bahkan amat mungkin akan melawan U-20 Korsel,” ujar Yunus. Yunus berharap selama di Korsel, timnas akan mendapat lawan sepadan, bahkan lebih kuat. Itu diharapkan agar mental, skill, fisik dan performa pemain akan meningkat. “Pemusatan latihan ini baru awal. Nanti akan ada lagi dan belum tahu di mana. Karena pemain ini bukan yang diproyeksikan pada Piala Dunia U-20 pada 2021 lalu.” lanjutnya. Yunus berharap dengan sering melawan tim dan negara yang tangguh, timnas U-19 Indonesia bisa mencapai puncak penampilannya pada Piala Dunia U-20 di Indonesia nanti.

Persiapan Menuju Piala Dunia U-20, PSSI Gelar Pemusatan Latihan

Persiapan Menuju Piala Dunia U-20, PSSI Gelar Pemusatan Latihan

PSSI selaku induk sepak bola Indonesia baru saja menetapkan tanggal digelarnya pemusatan latihan (TC) untuk timnas U-18 Indonesia. Rangkaian TC ini sebagai bagian persiapan menuju Piala Dunia U-20 yang akan digelar tahun 2023 mendatang. Rencananya PSSI akan mengadakan TC untuk timnas U-18 Indonesia pada 28 Juni – 15 Juli 2021 mendatang. Untuk TC timnas U-18 Indonesia akan berlangsung di Kota Jakarta. “Setelah menerima update road map dari pelatih Shin Tae-yong yang menginginkan TC Timnas U-18 dimulai akhir bulan ini. Untuk itu, PSSI akan menyiapkan teknis pelaksanaan TC seperti hotel, tempat latihan dan pemanggilan pemain,” kata Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI, Yunus Nusi. “TC Timnas U-18 direncanakan hingga 15 Juli mendatang dan diikuti sebanyak 144 pemain. TC ini juga ada sistem promosi dan degradasi untuk pemain. Kami ingin membentuk tim yang solid agar bisa bersaing di Piala Dunia U-20 2023 mendatang, oleh karena itu persiapan dimulai dari bulan ini,” tambah Yunus Nusi. Seperti diketahui Indonesia akan menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2023 mendatang. Selain mempersiapkan hal-hal yang menyangkut teknis penyelenggaraan dengan baik, PSSI juga menyiapkan tim yang kuat agar dapat meraih prestasi di ajang bergengsi tersebut. Selain Timnas U-18, Timnas U-16 juga sudah menjalani seleksi pemain dari bulan April lalu. Timnas U-16 juga persiapan untuk mengikuti ajang Piala AFF U-15 dan Piala AFC U-16 2022 mendatang.

Resmi, AFC U-16 dan U-19 Tahun Ini Dibatalkan

Resmi, AFC U-16 dan U-19 Tahun Ini Dibatalkan

Komite Konfederasi Sepak Bola Asia (Asian Football Confederation – AFC) secara resmi membatalkan turnamen Piala AFC U-16 dan Piala AFC U-19 yang sedianya digelar tahun ini. Pandemi Covid-19 yang belum mereda menjadi alasan dan menambah jumlah turnamen yang dibatalkan setelah sebelumnya Piala Dunia U-20 juga urung untuk dilaksanakan tahun ini. Pembatalan ini sebenarnya sudah diprediksi jauh-jauh hari, terutama setelah pembatalan Piala Dunia U-20 2021. Apalagi, Federasi Sepakbola Yaman (YFA) sudah mengabarkan hal ini melalui Twitter dengan sumber informasi dari AFC. الاتحاد الاسيوي لكرة القدم يُقرر رسمياً إلغاء كأس آسيا للشباب والناشئين بسبب تداعيات انتشار جائحة كورونا ، مع احتفاظ اوزباكستان والبحرين بحق الاستضافة في النسختين القادمتين. pic.twitter.com/trxDh8mbD3 — YemenFA (@Yemenfa) December 31, 2020 Saat digelar pada 2023 nanti, sudah tidak ada lagi Piala Asia U-16 dan Piala Asia U-19. Hal itu sesuai keputusan AFC yang melakukan branding ulang 12 kejuaraan sebagaimana diumumkan pada 2 Oktober 2020. Ada 12 kejuaraan yang di-branding ulang oleh AFC dengan nama dan format baru. Titel ‘Championship’ dalam setiap kejuaraan di bawah naungan AFC diganti menjadi ‘Cup’. Misalnya, AFC U-23 Championship (Piala Asia U-23), diubah nama kejuaraannya menjadi AFC U-23 Asian Cup atau Piala Asia U-23. Selain itu, AFC juga memutuskan Piala Asia U-16 dan Piala Asia U-19 2020 menjadi edisi terakhir untuk kategori usia itu. Mulai 2023, Piala Asia U-16 akan menjadi Piala Asia U-17. Sementara Piala Asia U-19 juga akan diubah menjadi Piala Asia U-20 mulai 2023. Hal yang serupa juga terjadi di Piala Asia U-19 Putri yang akan berganti menjadi Piala Asia U-20 Putri mulai 2022. Piala Asia U-19 Putri 2019 menjadi edisi terakhir kejuaraan ini dengan kategori U-19. Khusus 2023, Bahrain dan Uzbekistan tetap akan menjadi tuan rumah Piala Asia U-17 dan Piala Asia U-20. Bahrain seharusnya menjadi tuan rumah Piala Asia U-16 tahun ini, sementara Uzbekistan untuk Piala Asia U-19. PSSI selaku induk olahraga sepak bola Indonesia, menerima keputusan ini dan memutuskan untuk fokus dengan persiapan dari timnas U-16 dan U-19. “Kita hormati keputusan ini. PSSI akan tunduk dan patuh terhadap apapun keputusan dari AFC. Penundaan ini membuat kita punya waktu yang panjang untuk mempersiapkan tim U-16 dan U-19,” kata Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan.

Timnas U-19 Pulang Lebih Cepat Dari Spanyol

Timnas U-19 Pulang Lebih Cepat Dari Spanyol

Tim Nasional Sepak Bola Indonesia U-19 tak kunjung menggelar laga uji coba selama berada di Spanyol. PSSI akhirnya memilih memulangkan mereka lebih cepat pada, Rabu (13/1/2021). Awalnya, David Maulana cs direncanakan menjalani pemusatan latihan/training camp (TC) di Spanyol hingga 31 Januari 2021 mendatang. Hal ini dipastikan oleh Plt Sekjen PSSI, Yunus Nusi, setelah melihat perkembangan di Spanyol serta berkomunikasi dengan pelatih timnas U-19, Shin Tae-yong dan Direktur Teknik PSSI, Indra Sjafri. “Kami akhirnya memulangkan timnas U-19 lebih cepat. Hal ini karena timnas U-19 tidak dapat menjalani pertandingan uji coba yang sudah direncanakan. Keputusan ini dilakukan usai kami berkomunikasi dengan Pelatih Shin Tae-yong dan Direktur Teknik Indra Sjafri,” kata Yunus Nusi, dilansir dari laman resmi PSSI. Yunus menambahkan bahwa tujuan PSSI mengirimkan timnas U-19 ke Spanyol untuk menjaga mental skuat Garuda Muda. Ia menegaskan PSSI tetap berkomitmen terhadap timnas U-19. Meskipun Piala Dunia U-20 diundur ke tahun 2023, pemain-pemain ini akan menjadi pemain timnas U-23 atau timnas senior nantinya. “Semua uji coba tidak bisa dilaksanakan karena tidak mendapat izin dari pemerintah setempat karena Spanyol pandemi Covid-19 nya masih tinggi. Kami menghormati keputusan pemerintah setempat dan tidak bisa memaksakan berlama-lama di Spanyol. PSSI juga mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Luar Negeri Indonesia yang sudah membantu kami agar dapat TC di Spanyol,” tambahnya. Yunus juga mengapresiasi semangat dan perjuangan pemain selama menjalani TC di Spanyol. Tentu ini menjadi pengalaman yang luar bisa dan meningkatnya skill, fisik dan lain-lainnya bagi pemain selama di Spanyol. “Memasuki pekan ketiga TC Spanyol, saya mendapat update bahwa pemain terus berkembang, disiplin dan bekerja keras. Tentu ini hal yang sangat baik dan menjadi bekal bagi mereka untuk menjadi pemain profesional nantinya dan generasi penerus timnas U-23 atau timnas senior,” tukas Yunus. Timnas U-19 direncanakan akan mendarat di Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng pada Kamis, 14 Januari 2021. Selama di Spanyol, timnas U-19 hanya melakukan latihan di lapangan, gym dan pertandingan internal game. Pada awalnya, PSSI telah menjadwalkan serangkaian agenda untuk Timnas U-19 bertanding. Mereka adalah Gimnastic Tarragona, Lleida Esportiu U-19, Sabadell U-19, Ceuta U-19, dan Arab Saudi U-19 yang juga terpaksa harus membatalkan seluruh agenda uji coba mereka.

Peran Ganda Zakiri Bersama Timnas U-19

Peran Ganda Zakiri Bersama Timnas U-19

Khairul Imam Zakiri merupakan salah satu Garuda Muda yang sedang menjalani pemusatan latihan/training camp di Spanyol sejak bulan Desember lalu. Namun, selain menjalani latihan seperti rekan-rekan lain, Zakiri ternyata memiliki peran lain bersama Timnas U-19. Peran ganda yang dimaksud adalah sebagai penerjemah pemain, pelatih dan ofisial bila menemui kesulitan berkomunikasi dengan orang disini. Seperti yang diketahui, Zakiri sudah cukup lama berada di Spanyol. Zakiri pernah merasakan ketatnya kompetisi Liga Spanyol. Ia tergabung bersama Gynnastica Ceuta, klub yang bermain di Division de Honor atau kasta tertinggi kompetisi U-19 Spanyol Grup 4. Ia juga pernah bermain di klub Spanyol seperti Real Valladolid dan Leganes, juga klub Ucam Murcia bersama Rendy Juliansyah. “Ya, saya cukup lama tinggal di Spanyol karena sekolah dan membela klub di sini jadi saya bisa berbahasa Spanyol. Saya senang Timnas U-19 dapat menjalani TC di sini,” kata Zakiri dalam laman resmi PSSI. Tak hanya lihai soal bahasa Spanyol, Zakiri juga cukup cemerlang saat melakoni TC kali ini. Pada laga uji coba internal terakhir, Minggu (10/1/2021), di Complex Esportiu Futbol Salou, Zakiri mencetak dua gol dan membawa timnya menang 2-1 atas tim ungu. Pemain kelahiran 19 Desember 2001 itu pun menyatakan bahwa ia bertekad untuk dapat terus berseragam Tim Nasional Indonesia. Meski ia sadar tidak mudah karena dibutuhkan kerja keras, disiplin dan selalu memberikan yang terbaik. “Saya bangga selalu dipanggil Timnas U-19 sejak 2019 hingga saat ini. Awalnya pada 2017 lalu saya sempat ikut seleksi Timnas U-19, namun saya belum dapat menembus tim utama. Hal tersebut menjadikan saya termotivasi untuk terus belajar dan tidak cepat puas,” tambah pemain kelahiran Jakarta tersebut. Biodata Nama: Khairul Imam Zakiri Tanggal Lahir: 19 Desember 2001 Tempat Lahir: Jakarta, Indonesia Posisi: Pemain Tengah Klub Saat Ini: Club Gimnastica Ceuta (Spanyol)

Elkan Baggott Jadi Incaran Klub Raksasa Liga Inggris

Elkan Baggott Jadi Incaran Klub Raksasa Liga Inggris

Pemain belakang andalan timnas Indonesia U-19, Elkan Baggott, dirumorkan menjadi incaran beberapa klub Liga Premier Inggris. Elkan tengah dirumorkan diincar oleh empat klub Inggris yaitu Manchester United, Everton, Leeds United dan West Ham United sebagai target transfer musim dingin. Leeds dinilai paling serius, karena membutuhkan pemain belakang, mengingat tiga bek mereka dalam kondisi tidak bugar. Kabar kepindahan sang pemain makin berhembus kencang setelah Elkan dilaporkan menolak perpanjangan kontrak di Ipswich Town yang akan berakhir pada Juni 2021 mendatang. Namun, menurut media lokal Ipswich bernama East Anglian Daily Times mengklaim jika Elkan akhirnya menolak tawaran-tawaran tersebut dan setuju dengan penawaran kontrak baru di Ipswich Town. “Leeds dan West Ham termasuk di antara mereka yang tertarik kepada Elkan Baggott. Namun, bertentangan dengan laporan Football Insider, Elkan Baggott diperkirakan tidak menolak tawaran perpanjangan kontrak dan negosiasi sedang berlangsung,” tulis East Anglian Daily Times. “The Blues dipahami tetap yakin kesekapatan akan dilakukan. Baggott dan perwakilannya saat ini sedang mempertimbangkan tawaran kontrak klub,” imbuhnya. Salah satu penyebab Elkan begitu diminati adalah performanya yang mampu meningkatkan penampilan Ipswich Town, khususnya Ipswich Town U-18 dan U-23. Dalam semua laga yang diikutinya setelah pulang dari pemusatan latihan timnas U-19 Indonesia pada Oktober lalu, Baggott selalu memperoleh kemenangan. Saat menjalani debut bersama Ipswich Town Senior pada 6 Oktober 2020, pemain berpostur 195 cm itu membantu timnya menang 2-0 atas Gillingham FC. Bahkan ia turut mengantarkan Ipswich Town U-18 menembus putaran keempat dalam gelaran FA Youth Cup musim ini. Biodata: Nama: Elkan Baggott Tanggal Lahir: 23 October 2002 Tempat Lahir: Bangkok, Thailand Posisi: Pemain Belakang Klub Saat Ini: Ipswich Town (Inggris) Idola: Virgil van Dijk

Kembali Dipanggil Timnas U-19, Pemain Keturunan Jerman Ini Antusias

Kembali Dipanggil Timnas U-19, Pemain Keturunan Jerman Ini Antusias

Kelana Noah Mahessa menjadi salah satu pemain yang dipanggil oleh Shin Tae-yong untuk mengikuti pemusatan latihan/training camp (TC) di Negeri Matador, Spanyol. Seolah tak mau menyia-nyiakan kesempatan, Kelana langsung memenuhi panggilan tersebut dan mengaku bangga. Hal tersebut bukan tanpa alasan, sebab ini merupakan panggilan kedua baginya setelah sebelumnya mengikuti TC di Kroasia. Namun, pada pemanggilan kali ini hanya dirinya saja, sang saudara kandung, Luah Fynn Jeremy Mahesa, tidak termasuk ke dalam skuat Garuda Muda. “Ya saya senang dan bangga dapat kembali bergabung bersama Timnas U-19 setelah sebelumnya ikut TC saat di Kroasia lalu. Saya dalam kondisi baik dan tidak masalah dalam kebugaran,” kata Kelana Noah Mahessa dikutip dari laman resmi PSSI. “Saya bertekad untuk memberikan yang terbaik selama TC ini. Tentu saya harus selalu bekerja keras dan berjuang demi sebuah tempat di timnas Indonesia,” ujar Kelana. Sementara itu, Shin Tae-yong, dalam keterangan pers di Jakarta, menyebut masih akan memanggil salah satu dari Mahessa bersaudara. Saat itu ia menilai Kelana bermain lebih baik ketimbang adiknya. Saat ini Kelana masih memegang paspor Jerman dan harus melepas jika mau memperkuat Timnas Indonesia di ajang resmi. Belum diketahui apakah ia masih akan mau melakukannya setelah ia tak punya kesempatan lagi tampil di Piala Dunia U-20. Kelana sudah tak punya peluang tampil karena usianya sudah mencapai 22 tahun saat Piala Dunia U-20 digelar pada 2023 mendatang. Biodata: Nama: Kelana Noah Mahessa Tanggal Lahir: 30 Januari 2001 Tempat Lahir: Köln Posisi: Gelandang Klub Saat Ini: Bonner SC (Jerman) Idola: Hector Bellerin & Thiago Alcantara

Laga Uji Coba Kembali Batal, Timnas U-19 Lanjut Latihan

Laga Uji Coba Kembali Batal, Timnas U-19 Lanjut Latihan

Tim Nasional Sepak Bola Indonesia U-19 kembali batal menggelar laga uji coba pertamanya di Spanyol. Ini adalah pembatalan kedua uji coba Garuda Muda di Negeri Matador. Sebelumnya, Bagas Kaffa cs dijadwalkan untuk melawan Gimnastic Tarragona, Minggu (3/1), namun diundur menjadi Kamis (7/1). Karena penundaan tersebut, maka yang menjadi lawan timnas berikutnya yaitu Lleida Esportiu U-19, pertandingan yang seharusnya digelar hari ini, Selasa (5/1). Namun, laga yang direncanakan digelar di Stadium of CE Futbol Salou ini ternyata juga mengalami penundaan. “Timnas U-19 pada, Selasa (5/1) belum akan melakoni laga uji coba. Sebelumnya Garuda Nusantara dijadwalkan akan menjalani laga uji coba melawan Lleida Esportiu U-19, namun harus ditunda,” tulis pernyataan resmi PSSI. Tak ada informasi lanjutan soal nasib penjadwalan ulang laga melawan Lleida Esportiu U-19 yang ditunda. Mau tak mau Timnas U-19 pun cuma akan melanjutkan latihannya. “Untuk itu tim pelatih kembali menggenjot latihan kepada David Maulana dan kawan-kawan,” lanjut keterangan tertulis PSSI. Tim nasional Indonesia U-19 saat ini sedang menjalani pemusatan latihan/training camp (TC) di Spanyol. TC yang berlokasi di kota Salou, Tarragona tersebut direncanakan hingga 31 Januari 2021 mendatang. Selain menjalani TC, skuat Garuda Nusantara rencananya akan melakoni beberapa laga uji coba. Rangkaian TC ini pada awalnya merupakan bagian dari persiapan jelang dua ajang besar yakni Piala Dunia U-20 dan Piala AFC U-19. Namun, beberapa waktu lalu, FIFA telah secara resmi menunda gelaran Piala Dunia U-20 dikarenakan pandemi yang belum juga mereda. Sementara Piala AFC U-19 masih simpang siur dan berembus kabar jika akan diundur sama seperti Piala Dunia U-20. Sebelumnya, Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan juga mengatakan bahwa PSSI tetap berkomitmen terhadap timnas U-19. Meskipun Piala Dunia U-20 diundur ke tahun 2023, pemain ini adalah cikal bakal timnas U-23 maupun timnas senior nantinya. “Kami berharap pemain terus bersemangat dan terus bekerja keras. TC Spanyol juga jadikan ajang untuk menambah pengalaman, skill, fisik dan lain-lainnya,” kata Iriawan.

Federasi Sepakbola Yaman Beri “Bocoran” Kejelasan Piala Asia U-19

Logo Piala Asia.

Setelah Piala Dunia U-20 sudah resmi diundur, kini Piala Asia U-19 tampaknya juga akan bernasib sama seperti Piala Dunia U-20. Kabar itu mulai tercium setelah Federasi Sepak Bola Yaman (Yemen FA), mengumumkannya di akun twitter resmi mereka. Bahkan, diduga kuat pembatalan tak hanya menimpa Piala Asia U-19, namun Piala Asia U-16 pada tahun ini juga disebut bakal diundur. Sekadar informasi, Piala Asia U-19 sedianya digelar di Uzbekistan pada 14-31 Oktober 2020, namun akhirnya ditunda ke 3-20 Maret 2021. Sementara Piala Asia U-16 di Bahrain seharusnya sudah digelar pada 16 September-3 Oktober, menjadi ditunda ke awal tahun 2021. الاتحاد الاسيوي لكرة القدم يُقرر رسمياً إلغاء كأس آسيا للشباب والناشئين بسبب تداعيات انتشار جائحة كورونا ، مع احتفاظ اوزباكستان والبحرين بحق الاستضافة في النسختين القادمتين. pic.twitter.com/trxDh8mbD3 — YemenFA (@Yemenfa) December 31, 2020 “Konfederasi Sepakbola Asia (AFC) telah resmi memutuskan membatalkan Piala Asia U-19 dan Piala Asia U-16 karena penyebaran pandemi corona. Uzbekistan dan Bahrain akan tetap berhak menjadi tuan rumah pada edisi selanjutnya.” tulis akun Twitter @YemenFA. Sama seperti Piala Dunia U-20 2021, yang sebelumnya sudah batal digelar tahun ini dan mundur ke 2023, pembatalan Piala Asia U-16 dan Piala Asia U-19 2021 juga tak mengubah nasib tuan rumah penyelenggara. Meski begitu, belum keluar jadwal pasti yang diumumkan oleh AFC. Timnas Indonesia U-16 dan Timnas U-19 telah melakukan persiapan panjang untuk tampil di ajang ini. Timnas U-16 terakhir menggelar latihan di Yogyakarta hingga 22 Desember 2020, sementara Timnas U-19 kini tengah menggelar latihan di Spanyol sejak 26 Desember.

Jadwal “Reschedule”, Shin Tae-yong Susul Timnas U-19 ke Spanyol

Tim Nasional Sepak Bola Indonesia U-19

Pertandingan pembuka uji coba Tim Nasional Sepak Bola Indonesia U-19 di Spanyol batal digelar sesuai rencana. Garuda Muda seharusnya menghadapi Gimnastic Tarragona, Minggu (3/1/2021). Pertandingan yang rencananya digelar di Stadion Gimnastic Tarragona tersebut digeser menjadi hari Kamis (7/1/2021). Sementara empat pertandingan lainnya tak mengalami perubahan jadwal. Asisten pelatih Timnas Indonesia U-19, Nova Arianto mengatakan bahwa dengan adanya perubahan jadwal uji coba ini timnya tidak ada masalah. Malah hal ini ia manfaatkan untuk menambah proses adaptasi para pemain di Spanyol. “Ya kami tidak jadi menjalani uji coba pada hari Minggu (3/1/2021). Dengan ini kami kembali menambah porsi latihan untuk persiapan uji coba hari Kamis (7/1/2021) mendatang,” kata Nova Arianto, dilansir dari laman resmi PSSI. Dengan begitu, pertandingan melawan Lleida Esportiu U-19 yang seharusnya menjadi rintangan kedua akan menjadi uji coba pertama Timnas Indonesia U-19. Laga yang akan dihelat di Stadion CE Futbol Salou, dijadwalkan pada Selasa (5/1). Timnas Indonesia U-19 berangkat ke Spanyol dari Jakarta pada Sabtu (26/12/2020). Mereka tiba pada Minggu (27/12) siang, waktu Spanyol, setelah menempuh perjalanan selama 18 jam. Nova Arianto mengambil alih komando Shin Tae-yong yang sedang menangani Timnas Indonesia U-23 yang juga sedang berlatih di Jakarta. Kini latihan Timnas U-23 sudah selesai dan dibubarkan akhir tahun lalu. Alhasil, Shin Tae-yong bisa menyusul Timnas Indonesia U-19 ke Spanyol, Minggu (3/1/2021) malam WIB. “Shin Tae-yong (Minggu, 3 Januari) malam berangkat ke Spanyol untuk menyusul Timnas Indonesia U-19,” kata Direktur Teknik PSSI Indra Sjafri, dilansir dari Detik Sport. Timnas Indonesia U-19 menjalani pemusatan latihan/training camp (TC) di Negeri Matador sampai dengan 31 Januari 2021 mendatang. TC ini merupakan rangkaian persiapan Timnas Indonesia U-19 untuk berlaga di Piala AFC U-19 pada Maret 2021 di Uzbekistan. Jadwal Terbaru Laga Uji Coba Timnas Indonesia U-19 di Spanyol 5 Januari 2021: Indonesia U-19 vs Lleida Esportiu U19 Venue: Stadium of CE Futbol Salou 7 Januari 2021: Indonesia U-19 vs Gimnàstic Tarragona Venue: Gimnàstic Tarragona Stadium 11 Januari 2021: Indonesia U-19 vs Sabadell U-19 Venue: Stadium of CE Futbol Salou 20 Januari 2021: Indonesia U-19 vs Ceuta U-19 Venue: Field CE Futbol Salou 27 Januari 2021: Indonesia U-19 vs Arab Saudi U-19 Venue: Stadium of CE Futbol Salou

Piala Dunia U-20 Ditunda, Timnas U-19 Tetap TC di Spanyol

Shin Tae-yong & Timnas U-19

Tim Nasional Sepak Bola Indonesia U-19 tak mengubah pemusatan latihan/training camp (TC) ke Spanyol meski Piala Dunia U-20 pada 2021 secara resmi ditunda oleh FIFA ke 2023. PSSI tetap memberangkatkan pemain dan staf kepelatihan untuk menggelar TC hingga 31 Januari 2021 nanti. “PSSI tetap berkomitmen terhadap timnas U-19. Meskipun Piala Dunia U-20 diundur ke tahun 2023, pemain ini adalah cikal bakal timnas U-23 maupun timnas senior nantinya,” kata Iriawan, dilansir dari laman resmi PSSI. Sementara itu, Plt Sekjen PSSI, Yunus Nusi, membenarkan program latihan ke Spanyol tak mengalami perubahan. TC ini merupakan tanggung jawab PSSI dalam membina pemain untuk masa depan. Di samping itu, PSSI juga tetap harus mempersiapkan para pemain U-19 karena masih ada satu turnamen lagi yang hingga saat ini belum mengalami perubahan yakni Piala AFC U-19 di Uzbekistan pada Maret 2021. “Maret kan ada AFC Cup di Uzbekistan, Insya Allah mereka akan ikut di AFC Cup di bulan Maret. Insya Allah kita menganggap mereka yang terbaik. Pada saat nanti anak-anak inilah yang akan menjadi pemain timnas U-23, senior, di waktu yang akan datang dan menjadi andalan kita,” katanya. Sementara itu, pelatih Timnas U-19 Shin Tae-yong akan menyusul ke Spanyol pada 2 Januari 2021 mendatang. Hal ini karena pelatih asal Korea Selatan tersebut masih memimpin timnas Indonesia persiapan SEA Games 2021 yang saat ini masih menjalani TC di Jakarta. “Timnas U-19 akan didampingi Direktur Teknik (Indra Sjafri) dan tiga pelatih lokal (Nova Arianto, Alex Alda, Sahari Gultom). Saya beserta tim pelatih asal Korea Selatan akan menyusul pada 2 Januari mendatang usai TC timnas Indonesia persiapan SEA Games berakhir,” kata Shin Tae-yong. Sebelumnya, pelatih asal Korea Selatan itu diagendakan akan ikut langsung bersama anak-anak asuhnya dari Jakarta. Namun, akhirnya ia memilih untuk memimpin lebih dulu pemusatan latihan timnas U-23 yang berlangsung hingga akhir bulan ini. Skuat Tim Nasional Sepak Bola Indonesia U-19 Untuk TC di Spanyol: