Shin Tae-yong Panggil 29 Pemain untuk Persiapan SEA Games 2021

Shin Tae-yong Panggil 29 Pemain untuk Persiapan SEA Games 2021

Sebanyak 29 pemain dipanggil pelatih Shin Tae-yong untuk mengikuti pemusatan latihan (TC) Tim U-23 Indonesia di Korea Selatan untuk persiapan SEA Games 2021. Sebelum berangkat ke Korea Selatan pada pekan ini, skuad Garuda Muda akan kumpul terlebih dahulu di Jakarta mulai Rabu (6/4). Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan mengatakan bahwa pelaksanaan TC di Korea Selatan sesuai permintaan dari pelatih Shin Tae-yong. Apalagi PSSI memberi target tim ini meraih emas di ajang SEA Games 2021. “Kami berharap dengan persiapan yang baik, timnas Indonesia dapat meraih juara SEA Games 2021. Dengan materi pemain yang dipanggil ini serta selalu bekerja keras, disiplin dan fokus, PSSI yakin hal tersebut akan tercapai,” kata Iriawan. “Kami terus mendukung program pelatih pelatih Shin Tae-yong demi raihan prestasi timnas Indonesia. Tentunya selama di Korea Selatan mereka akan menjalani sejumlah laga uji coba,” tambahnya. Pada pemanggilan ini terdapat empat pemain senior yakni Fachruddin Aryanto, Irfan Jaya, Marc Klok, dan Ricky Kambuaya. Selain itu nama-nama pemain yang bermain di luar negeri juga dipanggil seperti Elkan Baggott, Egy Maulana, Witan Sulaeman, Saddil Ramdani, Pratama Arhan. Pada ajang SEA Games 2021, Indonesia berada di grup A bersama tuan rumah Vietnam, Myanmar, Filipina, dan Timor Leste. Daftar 29 nama pemain untuk TC di Korea Selatan: 1. Asnawi Mangkualam, Ansan Greeners 2. Amiruddin Bagas, Barito Putera 3. Muhamad Riyandi, Barito Putera 4. Irfan Jaya, Bali United 5. Egy Maulana, FK Senica 6. Witan Sulaeman, FK Senica 7. Elkan Baggott, Ipswich Town 8. Fachruddin Aryanto, Madura United 9. Ronaldo Joybera RJ, Madura United 10. Ernando Ari, Persebaya 11. Andhika Ramadhani, Persebaya 12. Rizky Ridho, Persebaya 13. Koko Ari, Persbaya 14. Rachmat Irianto, Persib 15. Marselino Ferdinan, Persebaya 16. Ricky Kambuaya, Persib 17. Marc Klok, Persib 18. Syahrian Abimanyu, Persija 19. Rio Fahmi, Persija 20. Irfan Jauhari, Persis 21. Braif Fatari, Persija 22. Muhammad Adisatryo, Persik 23. Muhamad Ridwan, Persik 24. Ramai Rumakiek, Persipura 25. Firza Andika, Persija 26. Hanis Saghara, Persikabo 27. Alfeandra Dewangga, PSIS 28. Saddil Ramdani, Sabah FC 29. Pratama Arhan, Tokyo Verdy

Tim U-19 Indonesia Raih Kemenangan Lawan Pohang Steelers FC

Tim U-19 Indonesia Raih Kemenangan Lawan Pohang Steelers FC

Tim U-19 Indonesia sukses meraih kemenangan 2-0 dari tim Pohang Steelers FC saat melakukan uji coba dalam rangkaian pemusatan latihan di Korea Selatan, Rabu (6/4). Bermain di Lapangan Riverside Soccer Field, Daegu, keduanya melakukannya dalam 3×40 menit. Laga pertama mereka bermain imbang 0-0. Kedua, tim U-19 menang 1-0 gol dicetak oleh Ronaldo Joyberra R Junior. Dan di babak ketiga mereka kembali unggul 1-0 melalui gol dari Razzaa Fachrezi Aziz. Laga pun berakhir 2-0 untuk kemenangan Indonesia. Pelatih kepala tim U-19 Shin Tae-yong mengaku sangat senang dengan penampilan anak asuhnya hari ini. “Itu karena mereka bisa menang 2-0 dalam pertandingan, saya senang akan hal itu. Memang tim lawan ini sangat baik, namun kita bisa menang tanpa kemasukan gol. Saya memuji para pemain, mereka sangat banyak mengalami peningkatan, terutama kemauan untuk bisa memenangkan pertandingan,” katanya. “Persiapan besok adalah memaksimalkan dan memainkan pemain yang belum dapat banyak menit bermain. Saya akan memberikan kesempatan bagi mereka,” pungkasnya. Shin Tae-yong juga mendapat kepercayaan untuk memimpin tim Indonesia berlaga di SEA Games 2021 di Vietnam. Indonesia tergabung dalam Grup A bersama tuan rumah Vietnam, Myanmar, Filipina, dan Timor Leste. “Terkait pengundian SEA Games, memang ada Vietnam disana dan mereka mungkin calon juara juga. Tetap, kami akan berusaha maksimal untuk mencapai final, dan memang jadwal pertandingan pertama di tanggal 6 Mei 2022, saya akan bicarakan dengan federasi agar kita bisa lebih cepat sampai di Vietnam tepat pada waktunya,” jelas Shin. Sementara bagi kapten tim Erlangga Setyo Dwi Saputra, kemenangan ini sangat disyukuri. “Saya juga berucap terima kasih kepada pendukung kami. Ini juga hasil positif yang kita semua inginkan. Semoga menjadi motivasi agar bisa terus meraih kemenangan,” tuturnya. Kemenangan ini merupakan yang kedua kalinya bagi tim ini. Sebelumnya, mereka mengalami kekalahan 1-5 pertama melawan Yeungnam University, kemudian 0-7 saat bertemu tim Korea Selatan U-19, dan kemenangan pertama 2-1 saat melawan tim Daegu University, lalu kembali kalah 1-5 melawan Korea Selatan U-19, terakhir mereka bermain imbang 2-2 melawan tim Gimcheon Sangmu FC. Tim U-19 Indonesia rencananya akan kembali mengelar rangkaian uji coba terakhir melawan Daegu FC (7/4) yang dilaksanakan di Daegu, Korea Selatan.

Tim U-19 Indonesia Tahan Imbang Gimcheon FC

Tim U-19 Indonesia Tahan Imbang Gimcheon FC

Tim U-19 Indonesia menorehkan hasil imbang 2-2 usai melakukan uji coba melawan tim Gimcheon Sangmu FC di Auxiliary Mini Stadium, Daegu, Korea Selatan, Selasa, (5/4). Gol-gol dari Garuda Nusantara dicetak oleh Subhan Fajri di menit ke-37′ dan Muhammad Rafli Asrul pada menit ke-57′. “Saya menilai pemain untuk hari ini, performanya sangat baik. Memang semakin baik untuk kedepannya, dan juga kerja kerasnya dari semua pemain,” kata Shin Tae-yong. “Memang banyak peluang untuk cetak gol, tetapi tidak bisa dimanfaatkan dengan baik, apalagi kemasukan gol kedua itu juga tidak kita prediksikan sebelumnya, seharusnya bisa, kalau bisa setengah tempo lebih cepat dan bisa diperbaiki kedepannya,” lanjutnya. Kemasukan dua gol ke gawang Indonesia sangat disayangkan oleh Shin Tae-yong. “Tapi itu tidak perlu dikhawatirkan, karena memang fisiknya masih kurang, jadi otomatis fokus para pemain jadi turun juga, dan itu bisa diperbaiki. Dan kami akan selalu mempersiapkan tim dengan lebih baik setiap ada uji coba,” tegasnya. Ini adalah uji coba keempat tim asuhan pelatih kepala Shin Tae-yong selama melakukan pemusatan latihan di Korea Selatan. Kekalahan 1-5 pertama melawan Yeungnam University, kemudian 0-7 saat bertemu tim Korea Selatan U-19, dan kemenangan pertama 2-1 saat melawan tim Daegu University, lalu kembali kalah 1-5 melawan Korea Selatan U-19. Tim U-19 Indonesia rencananya akan kembali mengelar rangkaian uji coba dengan Pohang (6/4), dan Daegu Fc (7/4) yang dilaksanakan di Daegu, Korea Selatan.

Timnas U-19 Raih Kemenangan Saat Uji Coba Lawan Daegu University

Tim U-19 Indonesia meraih kemenangan kali pertama selama TC di Korea Selatan. Dalam laga uji coba kontra Daegu University, Garuda Nusantara mampu ungul 2-1 di Stadion Daegu Auxiliary, Daegu, Korea Selatan (27/3). Pelatih Shin Tae-yong cukup senang dengan perkembangan para penggawa Garuda Nusantara, karena dengan latihan intensitas tinggi pemain masih bisa fokus dan terus berproses untuk organisasi permainan lebih baik. “Pertama saya ingin mengucapkan terima kasih kepada pemain atas kemenangan pertama kali, memang selama ini kita latihan sangat keras dan latihan fisik juga akan tetapi pemain tidak menyerah dan terus kerja keras sampai akhir pertandingan,” kata Shin Tae-yong. Pertandingan yang digelar dalam tiga babak dengan waktu 40 menit setiap pertandingan, Tim U-19 di babak pertama bermain imbang 0-0, Nico Alrianto dan kawan-kawan mengalami perkembangan terkait organisasi dan kedua tim silih berganti jual beli serangan. Babak kedua, Garuda Nusantara dengan serangan counter attack mampu menciptakan gol ke gawang Daegu University melalui sepakan Kadek Arel, hingga 40 menit Tim U-19 menang 1-0. Babak ketiga, Shin Tae-yong mengganti semua pemain. Lini belakang yang di komando Marcel Januar lengah hingga gawang Cahya Supriadi kebobolan. Namun Tim U-19 tak menyerang, terus menyerang ke gawang Daego University. Dan akhirnya gol tercipta untuk Garuda Nusantara melalui tendangan bebas yang cantik dari Ronaldo Kwateh, usai Subhan Fajri di langgar di pinggir garis enam belas. Skor akhir Tim U-19 menang 2-1 atas Daegu University.   Sumber: www.pssi.org

Garuda Nusantara Dapat Pelajaran Berharga

Garuda Nusantara Dapat Pelajaran Berharga

Tim U-19 Indonesia harus menelan kekalahan 0-7 dari Tim Korea Selatan U-19 dalam laga uji coba di Daegu Auxiliary Stadium, Daegu, Jumat (25/3). Seusai laga, Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan mengatakan bahwa Garuda Nusantara harus lebih kerja keras lagi. Apalagi Piala Dunia U-20 akan digelar tahun depan. “Kami mendapatkan pelajaran berharga melawan Korea Selatan yang notabene kemampuan mereka di atas kita. Pemain harus lebih kerja keras, disiplin dan meningkatkan kemampuan selama pemusatan latihan di Korea Selatan,” kata Iriawan. “Dengan hasil ini, pelatih Shin Tae-yong juga mendapatkan gambaran bahwa tim U-19 harus ditingkatkan lagi kemampuannya. Memang butuh waktu dan tim ini masih terus berproses,” tambahnya. Dalam laga tersebut, Shin Tae-yong berani mengambil inisiatif untuk memainkan penguasaan bola. Sayang, Tim U-19 Indonesia harus kebobolan melalui Eum Seung-min (20′). Tertinggal satu gol, Tim U-19 Indonesia mencoba keluar menyerang. Namun, pasukan Garuda Nusantara kembali kebobolan dalam jangka waktu 3 menit melalui Lee Seung-won (42′) dan Kang Min-jae (43′ serta 45′). Di babak kedua, Tim U-19 harus kebobolan tiga gol dari Yu Seung-hyeon (50′), Seo Jae-won (77′), dan Cho Dong-jae (82′). Alhasil, Skuad Garuda Nusantara takluk 0-7. Ini merupakan kekalahan kedua Tim U-19 Indonesia dalam rangkaian uji coba dan pemusatan latihan di Korea Selatan. Sebelumnya, Ronaldo Kwateh dkk. kalah 1-5 dari Yeungnam University, Senin (22/3). Selanjutnya, Tim U-19 Indonesia akan menghadapi Universitas Daegu, 27 Maret 2022.

Jelang Lawan Korsel, Tim U-19 Terus Beradaptasi dan Siap Tanding

Jelang Lawan Korsel, Tim U-19 Terus Beradaptasi dan Siap Tanding

Jelang laga uji coba kontra Korea Selatan U-19, Tim U-19 Indonesia masih perlu adaptasi dengan cuaca yang cukup dingin di Korea Selatan. Seusai mendapat pelajaran yang berharga dari Youngnam University dengan skor 1-5 waktu bermain di Yeongdeok, para pemain terus bekerja keras. Garuda Nusantara hari ini menggelar latihan pagi di Lapangan Yeongdeok Heimaji, Korea Selatan. Setelah itu mereka melanjutkan pemusatan latihan (TC) ke Daegu. Pelatih, Shin Tae-yong saat ini terus mematangkan organisasi baik bertahan maupun menyerang. Kapten Tim U-19, Kakang Rudianto mengaku masih butuh adaptasi dengan cuaca yang sangat dingin. Meski begitu ia dan kawan-kawan siap melawan Korea Selatan U-19 di Daegu. “Semoga kita bisa lebih cepat beradaptasi dengan cuaca di sini, dan besok semoga kita bisa bermain lebih baik dari kemarin,” kata Kakang. Rencana penggawa Garuda Nusantara akan bertanding kontra Korea Selatan U-19 di Stadion Daegu Auxiliary, Korea Selatan pukul 15.30 waktu setempat (25/03).

Timnas U-19 Indonesia Takluk Pada Laga Uji Coba Perdana

Timnas U-19 Indonesia Takluk Pada Laga Uji Coba Perdana

Timnas Indonesia U-19 kalah telak dalam uji coba pertamanya di Korea. Garuda Muda takluk 1-5 dari Yeungnam University, di Yeongdeok, Selasa (22/3/2022). Pertandingan uji coba ini digelar dengan 3X30 menit. Timnas U-19 tertinggal kebobolan 1 gol dalam 30 menit pertama, tiga gol pada 30 menit kedua, dan 1 gol tambahan dicetak lawan pada 30 menit ketiga. Satu-satunya gol dari Timnas U-19 dicetak oleh Ricky Pratama. Skor pertandingan pun berakhir dengan 5-1 untuk kemenangan Yeungnam University. Dalam starting XI yang diunggah PSSI, terlihat ada pemain-pemain seperti Alfiyanto Nico, Kakang Rudianto, hingga Ronaldo Kwateh. Belum ada Marselino Ferdinand dan Robi Darwis yang dikabarkan sudah menyusul Timnas U-19 ke Korea. Tim U-19 Indonesia harus mengakui keunggulan Yeungnam University dengan skor 1-5 pada laga ujicoba yang berlangsung di Yeongdeok, Korea Selatan. Tetap semangat dan terus berproses, Garuda Nusantara! ✊#KitaGaruda #MeraihImpian #TimnasDay pic.twitter.com/vsNNYbuquU — PSSI (@PSSI) March 22, 2022 “Indonesia harus mengakui keunggulan Yeungnam University dengan skor 5-1 pada laga uji coba yang berlangsung di Yeongdeok, Korea Selatan. Satu-satunya gol dari Tim U-19 Indonesia dicetak oleh Ricky Pratama. Tetap semangat dan terus berproses, Garuda Nusantara!,” tulis PSSI di akun Twitter resmi mereka. Bisa dibilang Timnas U-19 belum dalam kondisi full team pada uji coba perdana ini. Selain itu, nantinya Timnas U-19 juga akan ketambahan Syukran Arabia Samual dan Fillah Rohmatullah yang juga akan datang menyusul. Setelah uji coba melawan Yeungnam University, Timnas U-19 akan berpindah lokasi latihan ke Daegu pada, Kamis (24/3). Agenda di Daegu, Timnas U-19 akan melakoni laga uji coba melawan Timnas Korea U-19 Korea pada, Jumat (25/3).

Garuda Muda Gelar Latihan Perdana di Korea Selatan

Garuda Muda Gelar Latihan Perdana di Korea Selatan

Tim Nasional Sepak Bola U-19 Indonesia akhirnya menggelar latihan perdana di Korea Selatan (Korsel), selepas menjalani karantina. Tim besutan Shin Tae-yong tersebut menggelar latihan perdana di Yeongdeok, Sabtu (19/3). Pelatih Shin Tae-yong mengatakan, Garuda Nusantara hanya menjalani latihan ringan. Ini selepas perjalanan 4 jam dari Seoul ke Yeongdeok. “Jadi kemarin ada sistem (kebijakan) di mana kami harus karantina selama 7 hari, setelah itu kami baru latihan di lapangan. Untuk latihan hari ini hanya pemanasan ringan saja,” ujar Shin Tae-yong. “Kenapa memilih TC di Korsel, karena alasan pertama saya ingin membentuk mental para pemain tim U-19 seperti pemain Korea Selatan. Saya tahu tentang keseluruhan mental bermain Korea Selatan seperti apa. Kedua, di sini cuaca sangat dingin, saya berharap para pemain dapat terbentuk fisik yang kuat. Bisa melawan (menaklukan segala macam) cuaca,” tambahnya. Tim U-19 menjalani pemusatan latihan (TC) di Korsel. TC ini sebagai persiapan menuju Piala Dunia U-20 2023 di Indonesia. Saat ini baru 30 pemain yang berangkat ke Korsel. Empat pemain akan menyusul, salah satunya Marselino Ferdinan. Tiga nama lainnya adalah Robi Darwis, Syukran Arabia Samual, Fillah Rohmatullah Sesa, dan Marselino Ferdinan. Robi Darwis terpapar Covid-19, Syukran Arabia visanya belum jadi, Fillah Rohmatullah sedang pemulihan cedera ACL, dan Marselino Ferdinan izin membela Persebaya Surabaya sampai pekan ke-32. Tim U-19 akan menjalani TC di Provinsi Gyeongsangbuk-do. Ada dua kota di Gyeongsangbuk-do yang dijadikan lokasi TC, yaitu Yeong-deok dan Daegu. TC di Yeong-deok akan berlangsung pada 13-24 Maret, sedangkan pemusatan latihan di Daegu bakal digelar pada 24 Maret sampai 15 April. Di sana, skuad Garuda Nusantara akan melakoni 9 laga uji coba, salah satunya dua kali melawan Korsel U-19.

Asa Ronaldo Kwateh Bersama Tim U-19 Indonesia

Asa Ronaldo Kwateh Bersama Tim U-19 Indonesia

Ronaldo Kwateh bertekad untuk terpilih masuk Tim Nasional Sepak Bola Indonesia U-19 yang akan berlaga pada ajang Piala Dunia U-20 2023. Ia menyatakan bahwa kerja keras dan disiplin menjadi kunci sukses bersama Garuda Muda. Sebelum dipanggil memperkuat Garuda Muda, pemain Madura United itu bahkan sudah dipercaya debut di level senior. “Puji Tuhan bersyukur dipanggil lagi ke timnas U-19 untuk persiapan Piala Dunia. Semoga saya bisa latihan dengan baik dan jalankan program dengan baik, lalu bisa konsisten terus sampai Piala Dunia,ā€ kata Ronaldo Kwateh. Ronaldo Kwateh bersyukur bisa terus mendapat kepercayaan pelatih Shin Tae-yong di berbagai level tim nasional. Ia berharap kemampuannya terus berkembang agar selalu mendapat tempat di Skuad Garuda. “Saya juga bersyukur bisa dipanggil semua kelompok usia di timnas. Semoga saya tak puas diri, dan berkembang ke depan,” tambahnya. Dalam waktu dekat, Garuda Muda akan menjalani training camp (TC) di Korea Selatan. Rencananya, skuad Garuda Muda akan berangkat pada pekan depan. Bukan hanya berlatih, namun ada uji tanding yang digelar seperti kemungkinan melawan Korea Selatan U-20. Saat ini pemain Garuda Muda digembleng dahulu di Jakarta. Bio Data Nama Lengkap: Ronaldo Joybera Kwateh Tempat, Tanggal lahir: Yogyakarta, 19 Oktober 2004 Tinggi badan: 180 cm Posisi Bermain: Penyerang/Sayap Kanan

Latihan Perdana U-19 Fokus Latihan Fisik

Tim U-19 Indonesia memulai latihan perdana pada pemusatan latihan di Stadion Madya, Jakarta, Rabu (2/3) sore. Latihan fisik menjadi menu latihan yang diberikan pelatih Shin Tae-yong pada kesempatan ini. Latihan ini dihadiri langsung Ketum PSSI, Mochamad Iriawan dan Menpora RI, Zainudin Amali. Selain itu juga hadir Sekjen Yunus Nusi dan Direktur Teknik Indra Sjafri. Latihan dimulai dengan lari berkeliling lapangan, setelah itu latihan fisik yang dipimpin oleh pelatih fisik, Shin Sang-gyu. Pelatih asal Korea Selatan tersebut memberikan latihan fisik dengan menu beep test yakni berlari dengan jarak 25 meter. Para pemain harus mendengarkan nada beep yang diputar dengan pengeras suara. Seperti diketahui beep test merupakan metode latihan untuk mengukur penyerapan maksimum oksigen dalam tubuh (VO2 max) dan kebugaran kardiovaskuler. “Jadi hari ini hanya cek fisik seperti apa dan mau lihat selama ini intensitas latihan pemain seperti apa. Kami juga sekaligus mau kumpulkan data ini sampai Piala Dunia U-20 2023,” kata Shin Tae-yong usai memimpin latihan. “Kita akan kumpulkan data untuk kembangkan fisik pemain juga. Tapi, kami tak bisa sebut siapa-siapa yang bagus hasilnya dan tidak. Ini masalah kemauan dari pemain juga,” tambahnya. Metode latihan ini mengharuskan pemain untuk berlari bolak-balik secara intens dengan jarak pendek. Usai menjalani latihan sprint, para pemain melanjutkan dengan latihan rondo. Shin Tae-yong menambahkan, banyak hal yang harus diperbaiki dari para pemain. Apalagi Indonesia akan bertanding di ajang top internasional macam Piala Dunia U-20 2023. “Jadi kami sedang siapkan roadmap agar kami bisa punya fisik mental kuat. Jadi memang ini kita lihat di latihan perdana ini. Bukan satu dua hal yang harus diperbaiki, tapi banyak sekali yang harus diperbaik. Mulai dari tadi yang dibicarakan dan lawan-lawan di Piala Dunia itu postur tubuhnya baik, jadi harus perkuat fisik dan mental,” pungkasnya. Sumber: www.pssi.org

40 Pemain Tim U-19 untuk Pemusatan Latihan di Korea Selatan

40 Pemain Tim U-19 untuk Pemusatan Latihan di Korea Selatan

Pelatih Shin Tae-yong memanggil 40 pemain tim U-19 Indonesia untuk mengikuti pemusatan latihan (TC) di Korea Selatan. TC di Negeri Ginseng sebagai persiapan mengikuti Piala Dunia U-20 2023 di Indonesia. Sebelum berangkat ke Korea Selatan, Marcelino Ferdinan dan kawan-kawan akan melakukan latihan di Jakarta mulai tanggal 2 Maret. Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan berharap para pemain dapat meningkatkan kemampuan di Korea Selatan. Selain berlatih, tim U-19 akan melakoni sejumlah uji coba termasuk rencana melawan tim U-20 Korea Selatan. “Para pemain harus kerja keras, disiplin, fokus demi meningkatkan mental, skill, fisik, dan performa mereka selama di Korea Selatan. TC di Korea Selatan merupakan rangkaian persiapan mengikuti Piala Dunia U-20 2023 mendatang,” kata Iriawan. Selama di Negeri Ginseng itu, pemain akan melakukan latih tanding di dua kota. Pertama di Gyeongsangbuk-do pada 13-24 Maret. Kemudian pada 24 Maret hingga 10 April di Daegu. 40 Pemain di Pemusatan Latihan tim U-19 di Korea Selatan: 1. Kadek Arel Priyatna – Bali United 2. Aditiya Daffa AI Haqi – Barito Putera 3. Alexandro Felix Kamuru – Barito Putera 4. Yogi Hermawan – Barito Putera 5. Arsa Ramadan Ahmad – Bhayangkara FC 6. Frezy AI Hudaifi – Bhayangkara FC 7. Muhammad Khakim AI Mukhasibi – Bhayangkara FC 8. Muhamad Faiz Maulana – Bina Taruna 9. Rabbani Tasnim Siddiq – Borneo FC 10. Ronaldo Joyberra R Junior – Madura United 11. Bramdani – Persebaya Surabaya 12. Marselino Ferdinan Philipus – Persebaya Surabaya 13. Barnabas Sobor – Persewangi Banyuwangi 14. Dimas Juliono Pamungkas – Persib Bandung 15. Ferdiansyah – Persib Bandung 16. Kakang Rudianto – Persib Bandung 17. Robi Darwis – Persib Bandung 18. Alfriyanto Nico Saputro – Persija Jakarta 19. Cahya Supriadi – Persija Jakarta 20. Muhammad Ferarri – Persija Jakarta 21. Radzky Syawal Ginting – Persija Jakarta 22. Raka Cahyana Rizky – Persija Jakarta 23. Razzaa Fachrezi Aziz – Persija Jakarta 24. Resa Aditya Nugraha – Persija Jakarta 25. Syukran Arabia Samual – Persija Jakarta 26. Indra Arya Perceka Wiguna – Persijap Jepara 27. Mikael Alfredo Tata – Persipura Jayapura 28. Subhan Fajri – Persiraja Banda Aceh 29. Aulia Ramadhan Lubis – Persis Solo 30. Marcell Januar Putra – Persis Solo 31. Erlangga Setyo Dwi Saputra – Persis Solo 32. Fillah Rohmatuloh Sesa – Persita Tangerang 33. Arkhan Fikri – PS Kwarta 34. Dimas Maulana – Persis Solo 35. Edgard Amping – PSM Makassar 36. Muhammad Rafli Asrul – PSM Makassar 37. Renaldi – PSM Makassar 38. Ricky Pratama – PSM Makassar 39. Ibnul Mubarak – PSM Makassar 40. Hokky Caraka Bintang Brilliant – PSS Sleman

Timnas U-19 akan Jalani Pemusatan Latihan di Korsel

Tim U-19 akan Jalani Pemusatan Latihan di Korsel

Tim Nasional Sepak Bola U-19 Indonesia akan menjalani pemusatan latihan di Korea Selatan. Garuda Muda dipersiapkan untuk mengikuti Piala Dunia U-20 tahun depan di Indonesia. Timnas akan berangkat ke Korsel pada 7 Maret. Namun, sebelum berangkat, skuad Shin Tae-yong ini akan dikumpulkan di Jakarta untuk melakukan pemusatan latihan pada 1-6 Maret. Sebanyak 39 pemain akan dipanggil. Tetapi, tidak semua pemain itu akan terbang ke Korsel. Menurut Sekjen PSSI, Yunus Nusi selama di Negeri Ginseng itu, pemain akan melakukan latih tanding di dua kota. Pertama di Gyeongsangbuk-do pada 13-24 Maret. Kemudian pada 24-10 April di Daegu. ā€œSelain melakukan pemusatan latihan, juga akan uji coba dengan tim lokal. Bahkan amat mungkin akan melawan U-20 Korsel,ā€ ujar Yunus. Yunus berharap selama di Korsel, timnas akan mendapat lawan sepadan, bahkan lebih kuat. Itu diharapkan agar mental, skill, fisik dan performa pemain akan meningkat. ā€œPemusatan latihan ini baru awal. Nanti akan ada lagi dan belum tahu di mana. Karena pemain ini bukan yang diproyeksikan pada Piala Dunia U-20 pada 2021 lalu.ā€ lanjutnya. Yunus berharap dengan sering melawan tim dan negara yang tangguh, timnas U-19 Indonesia bisa mencapai puncak penampilannya pada Piala Dunia U-20 di Indonesia nanti.

Prioritaskan Pembinaan Usia Dini, Menpora Tegaskan Naturalisasi Untuk Jangka Pendek

Prioritaskan Pembinaan Usia Dini, Menpora Tegaskan Naturalisasi Untuk Jangka Pendek

Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Zainudin Amali menyampaikan, program naturalisasi pemain sepakbola untuk memperkuat tim nasional Indonesia merupakan program jangka pendek. Pembinaan atlet asli dan pembinaan atlet dari usia dini tetap menjadi prioritas jangka panjang program pemerintah bersama federasi. “Program naturalisasi ini untuk jangka pendek saja, jangka panjang kita tetap dalam rangka pembinaan asli pemain kita dan untuk pembinaan usia dini,” kata Menpora Amali saat jumpa pers di Universitas Wijaya Kusuma Surabaya Jl. Dukuh Kupang, Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (19/2) petang. PSSI dan pelatih timnas Indonesia Shin Tae-yong saat ini sedang meminta bantuan kepada pemerintah Menpora Amali, agar mendapatkan bantuan melakukan program naturalisasi terhadap dua pemain bola asing yakni Jordi Amat dan Sandy Walsh. “Terkait naturalisasi, setelah kami mendengarkan alasan yang kuat baik dari PSSI maupun dari pelatih timnas STY, maka proses naturalisasi itu sekarang kami bantu untuk ke instansi yang terkait,” ujar Menpora Amali. Dalam langkah menuju naturalisasi, Menpora Amali mengaku sangat berhati-hati, ia tak ingin program ini kedepannya menimbulkan kesia-siaan belaka. “Kami sangat ketat terkait naturalisasi, kami tidak mau naturalisasi seperti yang dulu-dulu, kita naturalisasi padahal itu dia tidak berguna dari berbagai faktor untuk timnas kita,” urai Menpora Amali menjelaskan. Menpora Amali meminta program naturalisasi ini kedepan harus ada urgensinya serta harus ada yang bertanggungjawab, bukan lagi klub-klub sepakbola melainkan federasinya langsung. “Dulu klub saja meminta naturalisasi langsung bisa jalan, sekarang tidak, harus dari federasi/PSSI jadi ada yang bertanggungjawab dan kami tanyakan betul apa urgensi dari naturalisasi itu,” tambahnya. “Setelah dijelaskan ternyata durasi mainnya cukup panjang, karena yang akan dinaturalisasi ini bukan pemain yang sedang bermain disini melainkan mereka yang sedang bermain di kompetisi sepakbola Eropa, sehingga secara kualitas mereka bagus untuk timnas kita,” tutup Menpora Amali.

Imbas Covid-19 Indonesia Batal Berkompetisi di AFF U-23

Dilansir dari halaman resmi PSSI (www.pssi.org) Tim nasional U-23 Indonesia batal berkompetisi di Piala AFF U-23 di Kamboja yang akan diadakan pada tanggal 14-26 Februari 2022. Pembatalan ini disebabkan dua hal. Pertama ada tujuh pemain yang positif covid-19 dan 1 ofisial. Tujuh pemain itu adalah Ronaldo Joybera R Junior, Muhammad Ferrari, Braif Fatari, Taufik Hidayat, Irfan Jauhari, Ahmad Figo Ramadhani, dan Cahya Supriyadi. Selain itu, ada empat pemain yang menunggu masa inkubasi karena satu kamar dengan mereka yang terpapar covid-19. Mereka adalah Alfeandra Dewangga, Genta Alparedo, Muhammad Kanu Helmiawan, dan Marcelino Ferdinan. Kemudian ada tiga pemain yang mengalami cedera, yakni Gunansar Mandowen, Ramai Rumakiek, dan Muhammad Iqbal. Tiga pemain yang mengalami cedera itu saat memperkuat klubnya masing-masing di BRI Liga 1. Beberapa pemain itu saat ini sedang dalam masa pemulihan. Saat ini hanya tersisa satu orang kiper, yakni Muhammad Riyandi. Namun, Riyandi baru saja menjalani karantina selama 10 hari. Satu kiper lainnya, yakni Cahya Supriyadi juga positif covid-19. Kondisi ini membuat Shin Tae-yong mengirim surat resmi kepada federasi dan mengusulkan untuk membatalkan keikutsertaan Indonesia di Piala AFF U-23. Permintaan Shin Tae-yong ini kemudian direspons oleh PSSI. Setelah melalui diskusi antara Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan, Waketum Iwan Budianto, Sekjen Yunus Nusi, Direktur Teknik Indra Sjafri, dan pelatih Shin Tae-yong akhirnya diputuskan untuk membatalkan keikutsertaan Indonesia di turnamen itu. Soal keinginan pelatih asal Korea Selatan itu, PSSI meminta semua pihak menunggu hasil polymerase chain reaction (PCR) lebih dulu. Setelah semua PCR pemain dan ofisial keluar, PSSI baru mengambil keputusan. Shin Tae-yong pun mengaku berterima kasih kepada PSSI karena telah mengerti dan memahami situasi yang terjadi di tim U-23. ā€œDengan sangat menyesal, kami harus membatalkan keikutsertaan Indonesia di Piala AFF U-23 karena alasan di atas. Kami meminta maaf kepada semua pihak karena situasi ini di luar kendali kami. Saat ini kami fokus untuk penyembuhan pemain yang terkena covid-19 dan yang mengalami cedera,ā€ ujar Yunus. Yunus juga menyampaikan permintaan maaf kepada pemerintah dalam hal ini Kemenpora yang telah banyak membantu PSSI terkait pemusatan latihan pemain. PSSI juga meminta maaf kepada pemilik turnamen, yakni AFF dan maskapai Garuda Indonesia yang rencananya ikut mendukung perjuangan pemain dengan menyediakan pesawat untuk menerbangkan ke Phnom Penh, Kamboja.  

Menpora Pimpin Rakor Bersama PSSI dan Shin Tae-yong Soal Naturalisasi

Jakarta, 10 Februari 2022, Menpora Zainudin Amali bertemu dengan ketum PSSI dan pelatih Timnas Shin Tae-Yong mengenai permohonan naturalisasi pemain tim nasional. Menpora menegaskan untuk berhati-hati dalam melakukan naturalisasi. “Kita lakukan naturalisasi kalau benar-benar terpaksa dan itu jangka pendek. Karena yang ingin kita bangun itu adalah sepakbola nasional. Kita ada inpres nomer tiga tahun 2019 tentang percepatan pembangunan sepakbola. Kita lebih utamakan pembinaan. Tetapi karena ada kebutuhan untuk tim nasional dan sekaligus kita ingin memperbaiki peringkat timnas kita di FIFA sehingga kita mau tidak mau membutuhkan satu tim nasional yang kuat. Dan untuk sekarang ini kita membutuhkan dukungan dari para pemain naturalisasi yang terseleksi yang benar-benar berdarah Indonesia.” ujar Menpora Zainudin Amali dalam keterangan pers. Berdarah Indonesia ini berarti setidaknya kakek-neneknya berdarah Indonesia dan secara teknis pemain tersebut diperlukan oleh pelatih Shin Tae-Yong. Tugas pemerintah adalah membantu federasi mempercepat proses ini. Ada pun pemain yang akan dipanggil adalah Sandy Walsh dari Belgia dan Jordi Amat dari Spanyol. “Dari hasil yang disiapkan oleh pelatih Sin Tae Yong, dua pemain tersebut yang ingin segera dipanggil oleh yang bersangkutan untuk bisa bergabung dengan Timnas kita. Sehingga nantinya dengan proses yang dibantu oleh Pak Menpora mereka bisa segera datang ke Indonesia untuk bisa bergabung dengan timnas kita. Semua naturalisasi yang diminta Shin Tae Yong kami meneruskan kepada pemerintah untuk membantu segera proses kewarganegaraan untuk bisa bergabung dengan Timnas kita,” kata ketua umum PSSI Mochammad Iriawan. Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-Yong menambahkan sebenarnya kebutuhan akan pemain naturalisasi ini sudah ada di tahun 2021 tapi karena pandemi ini mundur sampai tahun 2023. Kedua pemain tersebut diharapkan bisa membela Indonesia di FIFA U-20 2023 dan Suzuki AFF 2022. “Saya pribadi pernah melatih U-20 dan tim nasional Korea juga bahkan pengalaman tersebut akan sangat membantu untuk tim nasional Indonesia dan U-20 juga. Sekaligus menjalankan program jangka panjang dan itu sebenarnya bagus untuk tim nasional Indonesia,” jelas Shin Tae-Yong.    

Skuad Timnas Indonesia U-23 Bebas Covid-19, TC Bali Dimulai

Skuad Timnas Indonesia U-23 Bebas Covid-19, TC Bali Dimulai

Usai dinyatakan bebas covid-19, skuad Tim Nasional Sepak Bola Indonesia U-23 sudah menjalani latihan perdana pemusatan latihan (TC) di Stadion Gelora Samudra, Bali, Jumat (4/2) malam. Mereka bersiap untuk Piala AFF U-23 yang akan dilaksanakan di Kamboja pada bulan ini, dan Indonesia berstatus sebagai juara bertahan ajang tersebut. Latihan perdana kali ini dipimpin oleh asisten pelatih Nova Arianto. Pasalnya, pelatih Shin Tae-yong baru tiba di Bali, Jumat (4/2) malam. Sebelum sesi latihan, para pemain dan ofisial lebih dulu menjalani tes Covid-19 untuk memastikan tidak ada personel yang terinfeksi virus corona. “Latihan hari ini fokus ke recovery. Seluruh pemain dalam keadaan baik, hanya Gunansar (Mandowen) saja yang mengalami sedikit cedera,” kata Nova Arianto. Menurut Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, seluruh pemain dalam kondisi baik. “Alhamdulillah semua 29 pemain negatif [Covid-19] sehingga kami harapkan dalam seminggu sampai tanggal 9 [Februari] mereka bisa berlatih, nanti tanggal 10 berangkat ke Kamboja agar bisa menyesuaikan dengan udara Kamboja yang tanggal 15 akan main, jadi ada lima hari untuk penyesuaian,” ucap Iriawan sebagai ketua umum PSSI. Kondisi Indonesia saat ini sedang memasuki gelombang ketiga Covid-19, dengan varian omicron menjadi tajuk di mana-mana. Penuh kekhawatiran terhadap skuad timnas Indonesia U-23 yang TC di Bali, karena banyak kasus Covid-19 di Liga 1 2021/22 seri keempat, yang juga dilaksanakan di Bali. Iriawan menjamin, bahwa protokol kesehatan yang sangat ketat akan dijalankan selama TC timnas Indonesia U-23 ini. “Timnas sudah jadi satu, satu hotel yang diawasi oleh PSSI, Departemen Teknik, Deputi Sepakbola, dan para pelatih,” jelas Iriawan. Sementara untuk beberapa pemain timnas Indonesia yang positif saat laga uji coba kontra Timor Leste, Iriawan mengungkapkan. “Ada beberapa yang sudah kembali, seperti yang saya sampaikan atlet sepakbola ini imunitasnya tinggi, daya tahan tubuhnya cukup bagus. Tadi malam saya juga komunikasi dengan Evan Dimas, sudah tidak ada apa-apa, sehingga tinggal menunggu CT Value yang naik ke 40.” Piala AFF U-23 2022 akan dilaksanakan di Phnom Penh mulai 14 Februari hingg 26 Februari. Shin Tae-yong mau Garuda Muda bisa menjadi juara pada kejuaraan ini, dan Indonesia akan memulai kejuaraan dari Grup B, yang dihuni oleh Malaysia, Myanmar, dan Laos.

29 Pemain Jalani TC Untuk Persiapan Piala AFF U-23 Kamboja

29 Jalani TC Untuk Persiapan Piala AFF U-23 Kamboja

Sebanyak 29 pemain dipanggil pelatih Shin Tae-yong untuk mengikuti pemusatan latihan (TC) timnas Indonesia U-23 jelang mengikuti Piala AFF U-23 2022 di Kamboja. TC ini akan dilakukan di Bali mulai 3 Februari mendatang. Garuda Muda akan digenjot selama sepekan di Bali sebelum bertolak ke Kamboja sekitar tanggal 10 Februari mendatang. “Kami berharap dengan persiapan yang baik, timnas Indonesia dapat meraih juara Piala AFF U-23 2022. Dengan materi pemain yang dipanggil ini serta selalu bekerja keras, disiplin dan fokus, PSSI yakin hal tersebut akan tercapai,” kata Ketum PSSI, Mochamad Iriawan. “Kami terus mendukung program pelatih pelatih Shin Tae-yong demi raihan prestasi timnas Indonesia. Kami juga berpesan kepada semua pemain dan ofisial agar selalu menjaga prokes selama di Bali,” tambahnya. Pada ajang Piala AFF U-23 2022, Indonesia masuk ke Grub B bersama Malaysia, Myanmar dan Laos. Grup A dihuni oleh tuan rumah Kamboja, Timor Leste, Filipina dan Brunei. Sementara itu, Grup C Thailand, Vietnam dan Singapura. 29 Nama Pemain untuk TC Timnas U-23 di Bali 1. Muhammad Adisatryo (Persik) 2. Cahya Supriadi (Persija) 3. Muhammad Riyandi (Barito Putera) 4. Komang Teguh (Borneo FC) 5. Alfeandra Dewangga (PSIS) 6. Bayu Fiqri (Persib) 7. Rizky Ridho (Persebaya) 8. Achmad Figo (Arema FC) 9. Pratama Arhan (PSIS) 10. Komang Tri (Bali United) 11. Muhammad Ferrari (Persija) 12. Kakang Rudianto (Persib) 13. Rachmat Irianto (Persebaya) 14. Subhan Fajri (Persiraja) 15. Irsan Lestaluhu (Persipura) 16. Bagas Kaffa (Barito Putera) 17. Syahrian Abimanyu (Persija) 18. Marselino Ferdinan (Persebaya) 19. Ramai Rumakiek (Persipura) 20. Eka Febri (PSIS) 21. Genta Alparedo (Arema FC) 22. Muhammad Iqbal (Persita) 23. Gunansar Mandowen (Persipura) 24. Beckham Putra (Persib) 25. Muhammad Kanu (PSS) 26. Irfan Jauhari (Persija) 27. Ronaldo Joybera (Madura United) 28. Hanis Saghara (Tira Persikabo) 29. Taufik Hidayat (Persija)

Garuda Muda Hadapi Laos di Laga Perdana Piala AFF U-23

Tim Nasional Sepak Bola Indonesia tak lama lagi akan berlaga di ajang Piala AFF U-23 2022. Timnas Indonesia akan menghadapi Laos, Myanmar dan Malaysia secara berurutan di fase grup Piala AFF U23 2022. Rinciannya, Timnas Indonesia akan menghadapi Laos terlebih dahulu pada 15 Februari 2022. Laga tersebut rencananya akan digelar di Prince Stadium, Phnom Penh, Kamboja. Berselang tiga hari, skuat Garuda akan bersua Myanmar. Laga itu tepatnya akan berlangsung pada 18 Februari 2022. Setelah itu, Timnas Indonesia akan melakoni derby Nusantara melawan Malaysia. Laga Indonesia vs Malaysia akan berlangsung pada 21 Februari 2022. Sebagai catatan, skuat Garuda tergabung di Grup B Piala AFF U23 2022. Turnamen yang akan digelar di Kamboja ini sedikit berbeda dari turnamen Piala AFF level senior. Pasalnya pada ajang ini, para kontestan terbagi dalam tiga grup. Grup A sendiri diisi oleh Kamboja (tuan rumah), Timor Leste, Filipina dan Brunei Darussalam. Sedangkan Grup B dihuni oleh Indonesia, Malaysia, Myanmar dan Laos. Sementara Grup C ada Thailand, Vietnam dan Singapura. Nantinya, hanya negara yang berstatus sebagai juara grup saja yang langsung lolos ke semifinal Piala AFF U-23 2022. Satu tiket tersisa akan diberikan kepada negara yang menyandang status runner-up terbaik. Skuat Garuda sendiri saat ini belum resmi diumumkan. Namun, nama-nama yang turun pada AFF Suzuki Cup 2020 yang berlangsung di Singapura beberapa waktu lalu, diproyeksikan akan tampil kembali pada gelaran AFF U-23 2022 kali ini, ditambah beberapa punggawa yang ikut pada kualifikasi Piala Asia U-23 di Tajikistan Oktober lalu. Jadwal Timnas Indonesia di Piala AFF U-23 2022: Selasa (15/2/2022) Timnas Indonesia vs Laos Jumat (18/2/2022) Myanmar vs Timnas Indonesia Senin (21/2/2022) Timnas Indonesia vs Malaysia

FIFA Match Day Laga Kedua Indonesia 3-0 Timor Leste

Laga kedua FIFA Match Day Indonesia kontra Timor Leste (30/1) yang berlangsung di stadion I Wayan Dipta, Bali, berakhir dengan skor 3-0 untuk Indonesia. Tiga gol kemenangan Indonesia dipersembahkan oleh Terens Puhiri (5′), Ramai Rumakiek (41′), dan Ricky Kambuaya (72′). Dalam keterangan post match press conference pelatih Timor Leste Fabio Joaquim Maciel Da Silva harus mengganti empat pemain karena positif Covid-19. “Bukan permainan yang kita harapkan. Kita tidak bermain dengan baik malam ini. Kita ada masalah pada pemain tim yang akan digunakan. Hari ini sekitar jam lima saya baru tahu para pemain yang akan bermain. Saya tidak tahu karena tim kami diisolasi di hotel. Empat pemain dan satu official dites positif (Covid-19). Jadi kita sudah latihan kemarin, kita sudah menentukan formasi, dan menyiapkan semuanya tiba-tiba sayangnya pagi ini kita mengulangi tes dengan pemain dan semua yang ada di tim. Hasilnya pemain dan official yang sama dites positif. Saya harus mengganti pemain yang tidak biasa bermain karena ini kita merasa tidak bermain dengan baik malam ini” terangnya. Sementara itu pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-Yong mengatakan pemain harus lebih berusaha lagi dalam mengembangkan permainan. “Memang semua pemain bekerja keras walau pun zona bermain dalam skuad kami kurang tetapi memang harus lebih berusaha lebih daripada sekarang agar bisa dilanjutkan perkembangan kamiĀ  yang baik dan memang harus ditunjukkan juga permainan yang lebih kuat dari sekarang.”

Menang 4-1 Atas Timor Leste STY Masih Kecewa.

FIFA Matchday yang dimainkan di stadion I Wayan Dipta, Bali, mempertemukan Timnas Indonesia dengan Timor Leste. Meski pun menang 4-1 pelatih Shin Tae-Yong menyatakan kecewa atas permainan anak asuhnya. “Memang dari sisi skor menang 4-1 tapi sangat-sangat mengecewakan untuk pertandingan kali ini. Mulai dari coach Shin dan para pemain harus evaluasi diri coach akan berusaha lebih agar permainan berkembang baik, mungkin harus meningkatkan mental para pemain. Jadi tidak semata-mata (menang) pertandingan ini memang mengecewakan.” Indonesia terlebih dahulu kebobolan di menit 34 yang dicetak oleh Paulo Domingos. Sementara itu Pratama Arhan pada saat post match press conference menambahkan. “Secara permainan, secara tim kita kurang kuat juga. Banyak kekurangan yang harus diperbaiki. Dan kita memperbaiki satu demi satu, ikut instruksi coach Shin.” Berikut match summary FIFA International Match Day.