Piala Dunia U-20 Ditunda, Timnas U-19 Tetap TC di Spanyol

Shin Tae-yong & Timnas U-19

Tim Nasional Sepak Bola Indonesia U-19 tak mengubah pemusatan latihan/training camp (TC) ke Spanyol meski Piala Dunia U-20 pada 2021 secara resmi ditunda oleh FIFA ke 2023. PSSI tetap memberangkatkan pemain dan staf kepelatihan untuk menggelar TC hingga 31 Januari 2021 nanti. “PSSI tetap berkomitmen terhadap timnas U-19. Meskipun Piala Dunia U-20 diundur ke tahun 2023, pemain ini adalah cikal bakal timnas U-23 maupun timnas senior nantinya,” kata Iriawan, dilansir dari laman resmi PSSI. Sementara itu, Plt Sekjen PSSI, Yunus Nusi, membenarkan program latihan ke Spanyol tak mengalami perubahan. TC ini merupakan tanggung jawab PSSI dalam membina pemain untuk masa depan. Di samping itu, PSSI juga tetap harus mempersiapkan para pemain U-19 karena masih ada satu turnamen lagi yang hingga saat ini belum mengalami perubahan yakni Piala AFC U-19 di Uzbekistan pada Maret 2021. “Maret kan ada AFC Cup di Uzbekistan, Insya Allah mereka akan ikut di AFC Cup di bulan Maret. Insya Allah kita menganggap mereka yang terbaik. Pada saat nanti anak-anak inilah yang akan menjadi pemain timnas U-23, senior, di waktu yang akan datang dan menjadi andalan kita,” katanya. Sementara itu, pelatih Timnas U-19 Shin Tae-yong akan menyusul ke Spanyol pada 2 Januari 2021 mendatang. Hal ini karena pelatih asal Korea Selatan tersebut masih memimpin timnas Indonesia persiapan SEA Games 2021 yang saat ini masih menjalani TC di Jakarta. “Timnas U-19 akan didampingi Direktur Teknik (Indra Sjafri) dan tiga pelatih lokal (Nova Arianto, Alex Alda, Sahari Gultom). Saya beserta tim pelatih asal Korea Selatan akan menyusul pada 2 Januari mendatang usai TC timnas Indonesia persiapan SEA Games berakhir,” kata Shin Tae-yong. Sebelumnya, pelatih asal Korea Selatan itu diagendakan akan ikut langsung bersama anak-anak asuhnya dari Jakarta. Namun, akhirnya ia memilih untuk memimpin lebih dulu pemusatan latihan timnas U-23 yang berlangsung hingga akhir bulan ini. Skuat Tim Nasional Sepak Bola Indonesia U-19 Untuk TC di Spanyol:

Timnas U-16 Kemungkinan Besar Diambil Alih Shin Tae-yong

Tim Nasional Sepak Bola Indonesia U-16 Bersama Para Staf Kepelatihan

Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA) secara resmi telah mengumumkan bahwa pelaksanaan Piala Dunia FIFA U-20 putra edisi 2021 diundur menjadi tahun 2023. Pandemi virus corona yang tak kunjung usai jadi penyebabnya. Keputusan FIFA membatalkan Piala Dunia U-20 2021 membuat PSSI mulai mempertimbangkan untuk menyiapkan skuad timnas Indonesia U-16 yang nantinya akan diturunkan di turnamen tersebut di edisi 2023. Kebijakan FIFA ini memberikan pengaruh terhadap timnas U-19 yang sejak awal disiapkan untuk Piala Asia U-19 dan Piala Dunia U-20. Dengan adanya pembatalan ini, tentunya timnas U-19 kini hanya fokus ke Piala Asia U-19 yang akan berlangsung di Uzbekistan pada Maret 2021. Sedangkan untuk Piala Dunia U-20 2023 sudah tidak memungkinkan dari segi usia. Pelaksana tugas (Plt) Sekjen PSSI, Yunus Nusi menyebutkan, dari 30 pemain yang dipanggil mengikuti pemusatan latihan/training camp (TC) timnas U-19 di Spanyol, sebagian besar akan melewati usia di atas 20 tahun. “Pertama, untuk yang U-19 berangkat, ada tiga pemain yang masih bisa bermain di Piala Dunia 2023. Ada Kakang Rudianto, Erlangga Setyo. Kemudian anak-anak ini juga dari direktur teknik merekomendasi sebagian akan bisa menjadi pemain timnas untuk SEA Games 2021,” ujar Yunus diwartakan laman Antara. Kondisi itu tidak menutup kemungkinan Shin Tae-yong bakal mengambil alih timnas U-16 yang ditangani Bima Sakti, dan sedang dipersiapkan menghadapi Piala Asia U—16 di Bahrain. Timnas U-16 dijadwalkan kembali menjalani TC pada awal 2021. Hanya saja, Yunus belum bisa memastikan kemungkinan tersebut direalisasikan. Yunus menyatakan, PSSI dalam waktu dekat akan menggelar rapat komite eksekutif (Exco) untuk membahas program timnas di semua kelompok umur. “Setelah tahun baru, Ketum PSSI akan menyampaikan ke Exco kembali untuk membuat program penyiapan di tahun yang akan datang, ketika ada perubahan jadwal Piala Dunia,” jelas Yunus. Di lain sisi, PSSI juga tidak mengabaikan timnas U-19. Mereka tetap disiapkan dengan serius untuk melakoni Piala Asia U-19. Selain itu, pemain yang ada sekarang merupakan cikal bakal skuad senior untuk masa mendatang. “PSSI tetap bertanggung jawab untuk membina anak-anak. Tetapi yang lebih penting, anak anak ini yang akan menjadi cikal bakal masa depan pemain timnas Indonesia,” tegas Yunus. Timnas U-16 sendiri telah menyelesaikan pemusatan latihan di Yogyakarta sejak 6 hingga 23 Desember. Mereka dipersiapkan untuk menghadapi gelaran Piala AFC U-16 di Bahrain 2021 nanti.

Ini Lawan Timnas Indonesia U-19 Selama TC di Spanyol

Tim Nasional Sepak Bola Indonesia U-19 Saat Melakukan Latihan Ringan di Spanyol.

Tim Nasional Sepak Bola Indonesia U-19 saat ini menjalani pemusatan latihan/training camp (TC) di Spanyol. TC edisi ketiga ini dilaksanakan sebagai persiapan Garuda Nusantara mengikuti Piala AFC U-19 2020 yang berlangsung pada Maret 2021 mendatang di Uzbekistan. Anak asuh Shin Tae-yong tersebut dijadwalkan bakal memainkan lima laga uji coba selama menjalani pemusatan latihan (TC) di Spanyol sampai 31 Januari mendatang. Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, menyebut telah menyiapkan lima calon lawan uji coba Garuda Muda sudah disiapkan PSSI. Termasuk dengan pengaturan jadwal pertandingan uji cobanya. “Kami sudah mendapatkan info bahwa timnas U-19 akan melawan sejumlah klub di Spanyol dan tim Arab Saudi. Tentu ini lawan-lawan yang bagus dan kuat bagi timnas U-19,” kata Iriawan, dilansir laman resmi PSSI. “TC di Spanyol, kami harap dimanfaatkan dengan baik oleh pemain. Mereka harus bekerja keras dan terus bersemangat demi torehan positif di Piala AFC U-19. PSSI tetap berkomitmen terhadap timnas U-19. Meskipun Piala Dunia U-20 diundur ke tahun 2023, pemain ini adalah cikal bakal timnas U-23 maupun timnas senior nantinya,” tambahnya. Agenda uji coba timnas U-19 di Spanyol akan dimulai pada awal Januari. Gimnastic Tarragona dijadwalkan menjadi lawan pertama Timnas U-19, Minggu (3/1/2021). Mereka adalah peserta Segunda Division B atau kasta ketiga kompetisi sepakbola di Spanyol. Dua hari kemudian, mereka akan menghadapi Lleida Esportiu. Sama seperti Gimnastic Tarragona, juga merupakan peserta Segunda Division B. Baru pada uji coba ketiga Timnas Indonesia U-19 mendapatkan lawan dari kasta teratas kompetisi U-19. Adalah Sabadell U-19 dari División de Honor Juvenil de Fútbol yang bakal menguji kemampuan Timnas U-19 pada kesempatan ketiga. Lalu dilanjutkan dengan uji coba dengan peserta División de Honor Juvenil de Fútbol yakni Ceuta U-19. Uji coba Timnas U-19 kemudian ditutup dengan pertandingan melawan Arab Saudi U-19. Semua pertandingan rencananya akan digelar di Stadion CE Futbol Salou yang terletak di Kota Salou, tempat Timnas U-19 menggelar TC di Spanyol. Khusus pertandingan pertama saja yang akan dimainkan di Stadion Gimnastic Tarragona. Jadwal uji coba Timnas Indonesia U-19 di Spanyol 3 Januari 2021: Indonesia U-19 vs Gimnàstic Tarragona Venue: Gimnàstic Tarragona Stadium 5 Januari 2021: Indonesia U-19 vs Lleida Esportiu U19 Venue: Stadium of CE Futbol Salou 11 Januari 2021: Indonesia U-19 vs Sabadell U-19 Venue: Stadium of CE Futbol Salou 20 Januari 2021: Indonesia U-19 vs Ceuta U-19 Venue: Field CE Futbol Salou 27 Januari 2021: Indonesia U-19 vs Arab Saudi U-19 Venue: Stadium of CE Futbol Salou

Shin Tae-yong Panggil 30 Nama Untuk TC di Spanyol

Tim Nasional Sepak Bola Indonesia U-19

PSSI secara resmi telah mengumumkan 30 nama yang akan diboyong oleh pelatih Timnas Indonesia U-19, Shin Tae-yong, untuk mengikuti pemusatan latihan/training camp (TC) di Spanyol. Rencananya, skuat Garuda Muda akan bertolak ke Negeri Matador pada Sabtu (26/12/2020). Dari 30 nama tersebut, tiga diantaranya merupakan pemain yang berkarier di luar negeri. Shin Tae-yong memberi mereka kesempatan untuk menyusul ke Spanyol dan bergabung bersama skuad Timnas U-19 lainnya. Ketiga pemain tersebut ialah Witan Sulaeman (FK Radnik Surdulica), Elkan Baggott (Ipswich Town FC), dan Kelana Noah Mahessa (Bonner SC). Shin Tae-yong mengatakan bahwa 30 pemain dipilih berdasarkan penilaiannya selama pemusatan latihan. Selama di Spanyol, Garuda Nusantara akan melakoni beberapa laga uji coba hingga 31 Januari 2021 mendatang. “Kami memilih 30 pemain untuk dibawa ke Spanyol. Pemain saat ini dalam kondisi bagus dan terus mengalami perkembangan yang positif setiap harinya. Saya yakin selama di Spanyol, fisik, teknik, dan permainan timnas U-19 akan makin meningkat,” kata Shin Tae-yong, dilansir dari laman resmi PSSI. Sementara itu, dalam 30 pemain yang dipilih Shin Tae-yong, tidak terdapat nama Bagus Kahfi dan Jack Brown. Bagus Kahfi masih menjalani rehabilitasi terkait cedera lamanya, sementara Jack Brown tidak bisa ikut ke Spanyol lantaran baru saja menderita cedera ACL saat berlatih bersama timnas U-19. Adapun TC di Spanyol ini merupakan TC di luar negeri jilid ketiga bagi Timnas Indonesia U-19. Sebelumnya, Shin Tae-yong telah membawa Timnas Indonesia U-19 TC di luar negeri, yakni Thailand dan Kroasia. TC di Thailand digelar pada Februari 2020, sementara berada Kroasia selama dua bulan lamanya, tepatnya sejak akhir Agustus hingga awal November. Rangkaian TC di luar negeri ini merupakan persiapan Garuda Muda mengikuti Piala AFC U-19 2020 yang berlangsung pada Maret 2021 mendatang di Uzbekistan dan FIFA U-20 World Cup Indonesia 2021. Daftar 30 Nama Pemain yang ikut TC ke Spanyol: Rizky Ridho – Persebaya Erlangga Setyo – Persib Bagas Kaffa – Barito Putera Mohammad Kanu – Babel United M. Adi Satrio – PSMS Mochammad Supriadi – Persebaya Irfan Jauhari – Bali United Pratama Arhan – PSIS Braif Fatari – Persija Bayu M Fiqri – Persib Khairul Imam Zakiri – Gymnastica Cueta Saddam Gaffar – PSS Sleman Muhammad Fadhil- Semen Padang Sandi Samosir – Persija Arya Gerryan – Borneo FC Andre Oktaviansyah- Komang Teguh – Borneo FC David Maulana – Barito Putera Moh. Bahril Fajar – PSIS Salman Alfarid – Persija Rendy Juliansyah- Titan Agung Bagus – Arema Kakang Rudianto – Persib Alfrianto Nico – Persija Genta Alparedo – Semen Padang Fajar Fathur Rahman – Borneo FC Pualam Bahari – Borneo FC Witan Sulaeman – FK Radnik Surdulica Elkan Baggott- Ipswich Town FC Kelana Noah Mahessa- Bonner SC

Breaking News! FIFA Resmi Tunda Piala Dunia U-20 dan U-17

Logo FIFA

Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA) akhirnya memberikan kejelasan mengenai kelanjutan Piala Dunia FIFA U-20 dan Piala Dunia FIFA U-17 putra edisi 2021. Akibat pandemi COVID-19 yang belum juga mereda, Biro Dewan FIFA hari ini (24/12/2020) akhirnya memutuskan untuk menunda pelaksanaan dua ajang bergengsi bagi para pemain muda tersebut menjadi tahun 2023. Mengutip pernyataan di laman resmi FIFA, pandemi COVID-19 terus menghadirkan tantangan bagi penyelenggaraan acara olahraga internasional dan berdampak pada pembatasan perjalanan internasional. Oleh karena itu, FIFA secara teratur berkonsultasi dengan para pemangku kepentingan terkait, termasuk Asosiasi Anggota tuan rumah serta Konfederasi yang terlibat dalam kedua turnamen yang semula dijadwalkan berlangsung pada tahun 2021. Dengan demikian, menjadi jelas bahwa situasi global saat ini gagal untuk dinormalisasi ke tingkat yang memadai dalam mengatasi tantangan terkait dengan penyelenggaraan kedua turnamen, termasuk kelayakan jalur kualifikasi yang relevan. Menanggapi keputusan tersebut, Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, mengapresiasi dan menghormati keputusan FIFA, mengingat kelancaran acara serta keselamatan dan keamanan semua pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan FIFA U-20 World Cup Indonesia 2021 adalah prioritas utama. “Sebetulnya seluruh persiapan terkait penyelenggaraan dan menyambut Piala Dunia U-20 Indonesia tahun 2021 sudah kami lakukan dengan maksimal dan matang. PSSI menghormati dan mendukung keputusan FIFA untuk membatalkan Piala Dunia U-20 FIFA pada tahun 2021. Bersama dengan FIFA, INAFOC, dan kota-kota tuan rumah di seluruh Indonesia, PSSI berharap dapat bekerja sama dengan semua pemangku kepentingan untuk menyelenggarakan turnamen edisi berikutnya pada tahun 2023,” kata Iriawan. Iriawan pun berharap dengan pembatalan ini, Timnas Indonesia bisa memanfaatkan waktu untuk mematangkan persiapan sebelum bertanding di turnamen 2023 mendatang. “Menyusul pembatalan Piala Dunia U-20 FIFA pada 2021, Timnas yang akan kita persiapkan nantinya, dapat memanfaatkan waktu tambahan dan melanjutkan program untuk persiapan Piala Dunia U-20 FIFA pada 2023. Saya berharap semoga persiapannya bisa lebih menyeluruh, matang, dan nanti bisa menjadi juara,” tambah Iriawan. Sementara itu, Wakil Ketua PSSI, Iwan Budianto, menyatakan bahwa FIFA akan terus berkoordinasi dengan PSSI dan Local Organizing Committee (LOC) demi kelancaran ajang ini di tahun 2023. “Agar pada tahun 2023 program akan berjalan dengan lancar, komunikasi dan koordinasi yang erat antara FIFA, PSSI, dan LOC tetap berjalan. Sesuai keputusan Biro Dewan FIFA, PSSI segera melapor kepada Menteri Pemuda dan Olahraga, Zainudin Amali, sembari menunggu surat resmi tentang pembatalan ini dari FIFA,” kata Iwan. Iwan yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua INAFOC menambahkan, PSSI sangat mengapresiasi dukungan pemerintah terhadap penyelenggaraan FIFA U-20 World Cup Indonesia 2021 dan memastikan koordinasi antara PSSI dan INAFOC terus berjalan dengan lancar. “PSSI mengucapkan terima kasih kepada pemerintah Indonesia khususnya Presiden Joko Widodo, Menteri Pemuda dan Olahraga, dan semua pihak yang telah mendukung persiapan FIFA U-20 World Cup Indonesia 2021. PSSI dan LOC akan terus bekerja sama dan berkoordinasi dengan INAFOC untuk memastikan semuanya berjalan lancar di tahun 2023,” tutup Iwan.

PSSI dan Kemenpora: Piala Dunia U-20 Masih Sesuai Jadwal!

Logo Piala Dunia U-20

Belum meredanya pandemi Covid-19 yang melanda dunia membuat beredar kabar pelaksanaan Piala Dunia U-20 2021 yang akan berlangsung di Indonesia mengalami penundaan dari jadwal semula yang rencanya digelar pada 20 Mei sampai 12 Juni 2021. Pasalnya, hingga lima bulan jelang kick-off Piala Dunia U-20 2021, perwakilan FIFA belum juga datang ke Indonesia. Namun, PSSI dan Kemenpora mengumumkan jika hingga saat ini Piala Dunia U-20 masih akan berlangsung sesuai jadwal. Pelaksana Tugas Sekretaris Jenderal (Plt Sekjen) PSSI, Yunus Nusi, menegaskan bahwa perhelatan Piala Dunia U-20 2021 masih on schedule. “Sebelum ada surat pernyataan resmi dari FIFA, Piala Dunia U-20 2021 masih on schedule,” kata Yunus Nusi saat dihubungi Tribunnews.com, Selasa (15/12/2020). Lebih lanjut, saat ditanya bagaimana kabar terakhir komunikasi dengan FIFA khususnya soal kehadirannya ke Indonesia, Yunus mengatakan hal itu bukan lah kewenangan PSSI. “Itu ranahnya Inafoc,” singkat Yunus. Senada, Kemenpora memastikan bahwa belum ada pengumuman perubahan agenda Piala Dunia U-20 2021. Seskemenpora Gatot S Dewa Broto mengatakan sejauh ini FIFA masih on the track menjalankan ajang piala dunia usia muda itu pada 20 Mei-12 Juni 2021. Oleh karena itu pemerintah tetap berusaha untuk menyelesaikan proses renovasi venue Piala Dunia U-20 sesuai dengan tahapan bahwa ajang ini dihelat pada 20 Mei-12 Juni. “Sepanjang tidak ada perubahan (jadwal Piala Dunia U-20, red) dari FIFA, seperti arahan Pak Menteri Zainudin Amali, show must go on, renovasi terus berjalan,” ucap Gatot, Rabu (16/12). Sejauh ini PSSI dan pemerintah telah menunjuk enam Stadion sebagai perhelatan Piala Dunia U-20. Stadion-stadion tersebut pun kini tengah dikebut proses renovasinya. Keenam stadion tersebut yakni Stadion Gelora Bung Karno (Jakarta), Stadion Gelora Sriwijaya (Palembang), Stadion Si Jalak Harupat (Bandung), Stadion Manahan (Surakarta), Stadion Gelora Bung Tomo (Surabaya), dan Stadion I Wayan Dipta (Bali).

Timnas Indonesia U-19 Hampir Dipastikan Lakukan TC di Negara Ini

Timnas Indonesia U-19 Hampir Dipastikan Lakukan TC di Negara Ini

Dalam rangka persiapan jelang Piala Asia U-19 dan Piala Dunia U-20, timnas Indonesia U-19 kembali akan melakukan pemusatan latihan atau training camp (TC) di luar negeri. Sebelumnya, anak asuh Shin Tae-yong ini telah melakukan TC di Krosia selama kurang lebih satu bulan. Selama di Kroasia, Timnas Indonesia U-19 sudah melakukan deretan laga uji coba. Setidaknya sudah 10 laga uji coba telah mereka lalui. Sepuluh laga uji coba yakni melawan Bulgaria (0-3), Kroasia (1-7), Arab Saudi (3-3), serta dua kali melawan Qatar (2-1 dan 1-1), Bosnia Herzegovina (0-1), Dinamo Zagreb (1-0), NK Dugopolje (3-0), dan Makedonia Utara (4-1 dan 0-0). Kali ini, Garuda Muda rencananya kembali akan ke Eropa tepatnya ke Spanyol. TC tersebut akan dimulai Desember ini, namun PSSI belum bisa memastikan tanggal keberangkatan timnas U-19. Sejauh ini PSSI masih menunggu kehadiran Shin Tae-yong selaku pelatih dari timnas U-19. Sosok asal Korea Selatan itu akan menyempurnakan rancangan program untuk timnas U-19, termasuk untuk TC di Spanyol. Yunus Nusi selaku pelaksana tugas sekretaris jenderal PSSI menyatakan, belum ada lawan uji coba yang bisa dikonfirmasi untuk menghadapi Garuda Muda. Namun, PSSI sudah punya daftar siapa saja yang akan dilawan. “Kami dalam proses komunikasi dengan beberapa klub, kami belum bisa memastikan karena ada permintaan mereka untuk jangan menyampaikan karena mereka dalam proses izin ke Federasi Spanyol (RFEF),” ujar Yunus Nusi, dilansir dari DetikSport, Kamis (10/12/2020). “Karena ini kan menyangkut kerja sama antar federasi. Kami kemudian ingin Federasi Spanyol menghubungi klub-klub dan kami secara langsung ke klub-klub. Nanti kalau sudah resmi kami umumkan,” ujarnya menambahkan. PSSI baru bisa memastikan Spanyol sebagai destinasi Timnas U-19 setelah melakukan korespondensi dengan pihak di sana. Spanyol diklaim PSSI siap menerima Timnas U-19 dengan tangan terbuka. Yang masih menjadi kendala saat ini adalah proses pengurusan visa. Selain itu, PSSI juga masih menunggu kedatangan Shin Tae-yong ke Jakarta. “Kami dalam proses administrasi. Korespondensinya sudah tuntas dengan Federasi Spanyol, kami akan ke Catalunya. Kami masih menunggu visa anak-anak dan kedatangan Shin Tae-yong,” tutur Yunus Nusi. “InsyaAllah sebelum tahun baru anak-anak sudah berangkat ke Spanyol. Harapan kami sih ada beberapa negara yang di Eropa dan sekitar Spanyol bisa ikut (beruji coba melawan Timnas U-19),” ucapnya.

Jalani Latihan Perdana, Timnas Indonesia U-16 Langsung Digembleng

Jalani Latihan Perdana, Timnas Indonesia U-16 Langsung Digembleng

Tim Nasional Sepak Bola Indonesia U-16 menggelar latihan perdana pada pemusatan latihan di Yogyakarta, Senin (7/12/2020) pagi WIB. Pada latihan yang digelar di Stadion Maguwoharjo, Sleman itu, para pemain langsung digenjot materi penting oleh pelatih Bima Sakti. Pemusatan latihan di Yogyakarta ini merupakan lanjutan dari program Timnas Indonesia U-16. Kegiatan ini dilakukan untuk mematangkan persiapan jelang tampil di Piala AFC yang bakal digelar tahun depan. Sebanyak 26 pemain diberikan latihan-latihan evaluasi dari latihan sebelumnya dan juga dua kali uji coba Internasional melawan Uni Emirat Arab U-16 beberapa bulan yang lalu. Adapun pada latihan perdana mereka dijejali beberapa materi latihan penting. “Latihan perdana hari ini kami isi dengan small sided game, drill masalah penguasaan bola dan juga transisi negatif,” kata Bima Sakti, Senin (7/12/2020). “Kami masih terus mempertajam permainan tim, serta terus evaluasi diri dari beberapa pemusatan latihan sebelumnya dan juga dari dua kali uji coba melawan UAE U-16,” ujar Bima. “Intensitas latihan yang kami lakukan masih sedang, karena ini masih awal latihan setelah libur beberapa hari dari sejak TC sebelumnya, jadi belum banyak materi terkait taktik,” tambah Bima. Selain itu, pelatih Bima Sakti juga memberikan materi tes fisik untuk pemain Timnas Indonesia U-16, Hal ini dilakukan Bima Sakti untuk mengukur kondisi fisik para pemainnya. “Dengan test ini saya dan tim pelatih jadi mengetahui sejauh mana kondisi fisik pemain. Saya harapkan nanti hasilnya semua baik, pemain melakukannya dengan tertib, dan semua pemain turut ikut menjalani test fisik ini,” ucap Bima Sakti. Timnas U-16 tengah disiapkan untuk menghadapi tantangan berat di Piala AFC nanti. Tim Merah Putih berada di Grup D Piala AFC U-16 bersama Jepang, Arab Saudi, dan China. 26 Pemain Pemusatan Latihan Timnas U-16 I Made Putra Kaicen – Bali United (Kiper) Muhammad Raufa Aghastya – Persib Bandung (Kiper) Raka Octa Bernanda – PSS Sleman (Kiper) Alexandro Felix Kamuru – Barito Putera (Bek) Ferre Murarri – Bhayangkara FC (Bek) Kadek Arel Priyatna – Bali United (Bek) Marcell Januar Putra – Bali United (Bek) Mikael Alfredo Tata – Waana Bintuka FC (Bek) Mochammad Aditya Rangga Saputra – Persebaya Surabaya (Bek) Muhammad Tezar Briantama – SSB Asiop Jakarta (Bek) Jovan Adestya – PSS Sleman Aditiya Daffa Al Haqi – Barito Putera (Gelandang) Fidelis Davin Dhaniswara – PSS Sleman Arkhan Fikri – Barito Putera (Gelandang) Diandra Diaz Dewari – Persib Bandung (Gelandang) Dimas Juliono Pamungkas – Persib Bandung (Gelandang) Marselino Ferdinan – Persebaya Surabaya (Gelandang) Mochammad Faizal Syaifullah – Persela Lamongan (Gelandang) Muhammad Rafly Ikram Selang – SSB Cipta Cendikia (Gelandang) Raka Cahyana Rizky – Persija Jakarta (Gelandang) Resa Aditya Nugraha – Persija Jakarta (Gelandang) Sandy Kusuma Triandy – SSB New Star Salam (Gelandang) Victor Jonson Benjamin Dethan – PSM Makassar Lugas Satrya Pratama – SSB Gasliko (Depan) Ronaldo Joybera Kwateh – Persib Bandung (Depan) Farhan Arif Musthofa – PSS Sleman

Indisipliner, Shin Tae-yong Kembali Coret Dua Pemain Timnas U-19 Indonesia

Indisipliner, Shin Tae-yong Kembali Coret Dua Pemain Timnas U-19 Indonesia

Pelatih Tim Nasional Sepak Bola Indonesia U-19, Shin Tae-yong kembali memperlihatkan sikap tegasnya dengan memulangkan dua pemain dari pemusatan latihan (TC) timnas U-19 Indonesia. Kedua pemain ini disebut melakukan tindakan indisipliner yang berat. Dua pemain tim nasional Indonesia U-19 yakni Serdy Ephy Fano dan Mochamad Yudha Febrian resmi dipulangkan dari pemusatan latihan (TC) timnas U-19 di Jakarta mulai Senin (23/11/2020). “Dua pemain yakni Serdy dan Yudha telah melakukan tindakan indisipliner yang berat. Untuk itu, kami langsung memulangkan mereka,” kata pelatih timnas U-19, Shin Tae-yong, dilansir dari laman resmi PSSI. Khusus untuk Serdy, ini adalah pemulangan yang kedua yang menimpa dirinya. Sebelumnya pemain kelahiran 29 Desember 2002 tersebut pernah dipulangkan saat TC timnas U-19 bulan Agustus lalu. Ia dipulangkan tepat beberapa jam sebelum berangkat ke Kroasia. Sementara itu, tindakan tegas dari pelatih asal Korea Selatan tersebut didukung penuh oleh Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan. Mochamad Iriawan menegaskan bahwa tak ada tempat untuk para pemain yang suka melanggar aturan ataupun indisipliner di timnas U-19 Indonesia. Bahkan dengan sikap yang ditunjukan Shin Tae-yong tersebut diharapkan para pemain bisa lebih serius. “Tidak ada tempat di timnas U-19 Indonesia bagi pemain yang melakukan Indisipliner,” ujar Iriawan. Mantan Kapolda Metro Jaya tersebut juga menegaskan bahwa sebagai pemain harus serius menjalani kegiatan di timnas U-19 Indonesia. Hal itu karena kegiatan skuad Garuda Nusantara dibiayai melalui Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN). Tentu saja hal itu tanggung jawab besar untuk para pemain. “Uang yang digunakan ini dari rakyat. Jadi seluruh pemain harus serius. Jangan main-main. Kalau main-main pasti dicoret, contohnya yang menimpa dua pemain tersebut,” tuturnya. Senada, Direktur Teknik PSSI, Indra Sjafri, juga setuju apabila pemain memang harus disiplin. Menurutnya dengan disiplin akan menjadi kunci sukses untuk bisa membangun sebuat tim. “Dengan disiplin yang kuat, untuk menuju prestasi akan lebih mudah ketimbang pemain yang suka indisipliner,” ucap Indra Sjafri. Namun, hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi pelanggaran apa yang dilakukan oleh Serdy dan Yudha. Shin Tae-yong memang dikenal sebagai pelatih paling disiplin yang pernah melatih timnas Indonesia. Di awal kedatangannya, Shin Tae-yong langsung menerapkan banyak peraturan yang sebelumnya jarang dilakukan di tim Garuda. Tim Nasional Sepak Bola Indnonesia U-19 sendiri saat ini tengah digembleng untuk  menghadapi Piala AFC U-19 2020 yang rencananya akan digelar awal 2021 mendatang. Selain itu Garuda Muda juga akan berlaga di ajang bergengsi yakni Piala Dunia U-20 yang notabene Indonesia menjadi tuan rumah.

Ini Calon Lawan Timnas U-19 di Korea Selatan

Ini Calon Lawan Timnas U-19 di Korea Selatan

Tim Nasional Sepak Bola Indonesia U-19 saat ini tengah mempersiapkan diri jelang pemusatan latihan (TC) kembali. Belum diketahui secara pasti di mana Bagas Kaffa dan kawan-kawan akan menjalani TC. Namun, beredar kabar jika Timnas Indonesia bakal menjalani TC di Negara Gingseng. Kabar tersebut disampaikan oleh salah satu media Korea Selatan, Yeongnam. Rencanannya, Garuda Muda bakal menggelar TC di Kota Daegu, yang dikenal sebagai kota industri di Korea Selatan. Dari pihak Kota Daegu menjelaskan bahwa salah satu staf Timnas Indonesia telah mencari akomodasi hingga yang lainnya dari Kamis, 12 November lalu. Rencananya sebanyak 50 orang dari 30 pemain dan 20 staf pendamping itu akan datang ke Korea Selatan pada 25 November mendatang. Setelah itu rombongan Timnas Indonesia akan menjalani karantina selama 15 hari dan memulai latihan perdana pada 10 Desember 2020. TC yang dijadwalkan bakal berakhir Januari 2021 itu juga memiliki agenda uji coba yang telah disiapkan oleh Shin Tae-yong. Dalam kabar tersebut, disebutkan bahwa Timnas Indonesia akan melakoni pertandingan persahabatan dengan tim Divisi 2 Daegu FC selama masa latihan yang berlangsung hingga akhir Januari 2021. “Selain itu, mereka merencanakan pertandingan persahabatan dengan tim sepak bola Universitas Yeungnam, Universitas Daegu, dan Universitas Gyeongil,” tulis media Yeongnam. Selain sederet jadwal uji coba yang berlangsung hingga akhir Januari 2021 nanti, Shin Tae-yong juga telah menyiapkan program latihan juga untuk para anak asuhnya. Penguatan fisik hingga semangat kompetitif dalam setiap pertandingan ditekankan pada TC lanjutan di Korea Selatan nantinya. Sementara itu, Garuda Muda sudah berkumpul di Jakarta sejak Jumat (13/11/2020) lalu di Hotel Fairmont. Kemudian pada hari Senin (17/11/2020) mereka telah menjalani latihan perdana di Stadion Madya, Jakarta. Pada latihan perdana ini, pelatih Shin Tae-yong memantau anak asuhnya secara virtual. TC di Jakarta ini berlangsung hingga 23 November 2020 mendatang. Timnas Indonesia memiliki agenda cukup padat di tahun 2021. Mereka tengah dipersiapkan untuk menghadapi Piala AFC U-19 2020 yang rencananya akan digelar bulan Maret 2021 mendatang di Uzbekistan. Selain itu, Garuda Muda akan berlaga di ajang bergengsi yakni Piala Dunia U-20 yang notabene Indonesia menjadi tuan rumah.

Timnas U-16 Kembali Raih Hasil Kurang Maksimal

Timnas U-16 Kembali Raih Hasil Kurang Maksimal

Tim Nasional Sepak Bola Indonesia U-16 kembali harus mengakui keunggulan Uni Emirat Arab (UEA) pada laga uji coba di Dubai, Sabtu (24/10/2020) waktu setempat. Kali ini, pasukan Bima Sakti itu babak belur dihajar UEA dengan skor 0-4. Hasil itu tentu saja lebih buruk dibandingkan pada pertemuan pertama melawan UAE, Rabu (21/10/2020) lalu. Kala itu, Timnas Indonesia U-16 kalah tipis 2-3. Pada laga kali ini, pelatih Timnas U-16, Bima Sakti, melakukan tiga perubahan susunan pemain dibandingkan pertandingan sebelumnya. Posisi penjaga gawang beralih ke Raka Okta. Kemudian Vito Ramadziky dan Ferre Murari dipercaya tampil sebagai starter. Perubahan susunan pemain justru membuat Timnas Indonesia U-16 tak mampu berbuat banyak pada babak pertama. Timnas U-16 kebobolan di menit ke-16 dan 26 di babak pertama melalui aksi Ahmed Moammed dan Abdulaziz Ali sehingga membuat UEA unggul 2-0 di paruh laga. Memasuki babak kedua, pelatih Bima Sakti melakukan rotasi pemain. Namun masih belum bisa membendung permainan menyerang yang diterapkan oleh lawan sehingga babak kedua timnas U-16 kembali kebobolan. Dua gol tuan rumah dicetak oleh Sultan Adel pada menit-75′ dan Ali Mohammed pada menit 79′. Timnas U-16 pun takluk 4-0. Meski kalah di pertandingan kedua, Bima Sakti melihat adanya progres performa bagi para pemain, terlebih ini menjadi laga internasional perdana timnas pada tahun 2020. “Secara performa anak-anak lumayan, dalam arti mereka bermain dengan cara yang kami inginkan.  Namun tim banyak melakukan kesalahan di pertandingan, ditambah kecerdikan tim lawan pada laga tadi dengan memanfaatkan free kick sehingga menyulitkan tim kami. Hal ini menjadi poin evaluasi yang harus diperbaiki,” ujar Bima Sakti seperti dilansir laman resmi PSSI. “Ini menjadi laga pertama bagi tim bertanding dengan tim luar. Bukan berarti mencari alasan dengan hasil hari ini. Uji coba internasional ini pada kesimpulannya bagus untuk kami, artinya kami punya kesempatan untuk bertanding melawan tim Arab, bagaimana kami menjadi tahu bahwa mereka suka memancing emosi pemain” tutup Bima. Setelah melakoni dua uji coba di UEA, timnas U-16 akan kembali ke Indonesia pada Minggu (25/10) pagi waktu setempat. Rencananya para pemain dan ofisial akan diliburkan terlebih dahulu sebelum melakukan persiapan lain jelang turnamen Piala Asia U-16 2020 yang akan digelar pada tahun depan. Susunan Pemain Indonesia U-16 (4-3-3): Raka Okta; Vito Ramadziky, Ferre Murari, Marcell Januar Putra, Alexandro Felix Kamuru; Muhammad Rafly, Resa Aditya, Marselino Ferdinan; Diandra Diaz, Raka Cahyana, Athallah Araihan | Pelatih: Bima Sakti Tukiman (IDN)

Diwarnai 2 Kartu Merah, Timnas U-19 Menang Telak Atas Hajduk Split

Diwarnai 2 Kartu Merah, Timnas U-19 Menang Telak Atas Hajduk Split

Tim Nasional Sepak Bola Indonesia U-19 mendapatkan kemenangan besar saat menghadapi Hajduk Split U-19 di Stadion Mravincem Split, Selasa (20/10/2020). Garuda Muda mampu mengandaskan perlawanan lawan dengan skor akhir 4-0. Tidak hanya diwarnai dua penalti, laga kali ini juga diwarnai dua kartu merah yang didapat oleh pemain Hajduk Split. Shin Tae-yong turut membawa dua amunisi baru Timnas U-19 yang baru saja bergabung pada Minggu (18/10/2020) dan ikut latihan Senin (19/10/2020). Keduanya adalah Kelana dan Luah Mahesa yang juga merupakan kakak adik keturunan Jerman. Kelana bahkan langsung menjadi starter pada pertandingan kali ini. Tampil dengan formasi andalan 4-4-2, timnas U-19 tampil menyerang sejak awal pertandingan. Beberapa kali timnas U-19 mampu melancarkan serangan berbahaya ke barisan pertahanan Hajduk. Peluang pertama Indonesia hadir melalui Supriadi. Winger lincah asal Persebaya Surabaya tersebut nyaris membuka skor pada menit ke 12′. Gol yang ditunggu-tunggu akhirnya tercipta di menit ke 19′. Berawal dari pergerakan lincah Witan Sulaeman yang mengelabui pemain lawan, ia kemudian memberikan umpan pendek ke Bagas Kaffa yang langsung melepaskan tendangan ke pojok gawang Hajduk Split sekaligus membuat skor menjadi 1-0 untuk keunggulan Indonesia. Hingga babak pertama berakhir, tidak ada tambahan gol yang terjadi. Memasuki babak kedua, Indonesia kembali memainkan tempo cepat. Mengandalkan Witan dan Supriadi di sisi sayap, keduanya kembali menjadi momok menakutkan bagi barisan pertahanan lawan. Terus menyerang, Indonesia mendapatkan penalti pada menit ke 48′. Penalti tersebut didapatkan setelah Saddam Emiruddin dilanggar keras oleh kiper Hajduk Split, Ivan Brdar. Pratama Arhan yang maju sebagai algojo, sukses menceploskan bola ke gawang lawan dan membuat skor menjadi 2-0. Lima menit berselang, Indonesia kembali mendapatkan penalti. Kali ini pemain belakang Hajduk Split, Domagoj Goreta, dengan sengaja menghalau bola tendangan Supriadi dengan tangannya. Ia pun harus keluar pertandingan karena mendapatkan kartu merah. Tak menyiakan kesempatan, Beckham Putra yang menjadi eksekutor dan sukses mencatatkan namanya di papan skor untuk menambah keunggulan Indonesia menjadi 3-0. Unggul 3-0 tidak membuat timnas U-19 mengendurkan serangan. Jack Brown yang masuk pada babak kedua sukses mencetak gol keempat bagi Indonesia. Ini merupakan gol ketiga Jack Brown bersama Timnas Indonesia. Sebelumnya, ia mencetak dua gol ke gawang Makedonia Utara. Pada menit ke 89′, Hajduk Split kembali mendapat kartu merah, kali ini Simun Solic yang harus meninggalkan lapangan. Praktis, Hajduk Split kini harus bermain dengan 9 orang di sisa pertandingan. Namun, skor 4-0 bagi Indonesia tetap bertahan hingga peluit panjang berbunyi. Menanggapi kemenangan ini Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan mengapresiasi dan bangga dengan perjuangan skuat Garuda Muda. Ia menyatakan bahwa timnas U-19 makin menunjukkan perkembangan yang positif. “Luar biasa kemenangan timnas U-19 atas Hajduk Split. Lawan merupakan tim papan atas di Liga Kroasia. Meski begitu, para pemain jangan cepat puas, harus tetap fokus, kerja keras dan pertahankan konsistensi bermainnya,” kata Iriawan seperti dilansir dari laman resmi PSSI. Sementara itu, pelatih Shin Tae-yong menyatakan bahwa kunci kemenangan hari ini yakni pemain bekerja keras sepanjang pertandingan. Pergerakan tanpa bola pemain juga makin baik. “Pemain menunjukkan performa ciamik pada pertandingan hari ini. Untuk dua pemain baru yakni Kelana Mahessa dan Luah Mahessa saya rasa mereka bermain cukup baik terutama Kelana,” kata Shin Tae-yong. Selanjutnya Garuda Muda akan menjalani uji coba lagi pada Jumat (23/10/2020) mendatang. Seharusnya, pada pertandingan kali ini dan Jumat mendatang, Indonesia dijadwalkan untuk melawan Bosnia & Herzegovina namun karena pemain mereka ada yang terpapar virus corona, maka PSSI bergerak cepat mencari lawan pengganti bagi timnas U-19. Susunan Pemain Indonesia U-19 (4-4-2): Muhammad Adisatryo (Erlangga Setyo 81′); Bagas Kaffa (Bayu Fiqri 81′), Rizky Ridho (Komang Teguh ’77), Elkan Baggott, Pratama Arhan, Witan Sulaeman, Kelana Mahesa (Jack Brown 64′), Beckham Putra (David Maulana 64′), Mochammad Supriadi (Khairul Zakiri 64′), Irfan Jauhari (Luah Mahesa 64′), Saddam Emiruddin Gaffar (Mohammad Bahril 64′) | Pelatih: Shin Tae-Yong (KOR)

Negara Ini Jadi Tujuan Berikutnya Timnas U-19 Untuk Gelar TC

Prancis Jadi Tujuan Berikutnya Timnas U-19 Untuk Gelar TC

Tim Nasional Sepak Bola Indonesia U-19 yang telah menggelar pemusatan latihan/training camp (tc) di Kroasia sejak 30 Agustus 2020 lalu, mendapat agenda baru untuk bulan Desember mendatang. Bagas Kaffa dan kawan-kawan akan mengikuti sebuah turnamen di Eropa. Garuda Muda dijadwalkan untuk mengikuti Toulon Tournament di Prancis. Sebelum mengikuti turnamen tersebut, mereka akan kembali ke Tanah Air pada hari Rabu 28 Oktober 2020. Kemudian, para pemain akan dikembalikan ke klub masing-masing untuk bersiap mengarungi kompetisi Liga 1 dan Liga 2. Meskipun, hingga saat ini pihak Kepolisian belum memberikan izin untuk lanjutan Liga 1 dan Liga 2. Dikarenakan kompetisi belum juga menemukan titik terang, maka PSSI telah menyiapkan rencana agar timnas U-19 setidaknya tetap bisa bertanding di suatu kompetisi. Mengingat mereka tengah digenjot untuk mengikuti dua ajang besar yakni Piala AFC U-19 di Uzbekistan dan Piala Dunia U-20 di Indonesia pada awal tahun 2021. Hal tersebut dikonfirmasi langsung oleh Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan saat live streaming di kanal Youtube Sekretariat Presiden dalam rapat terbatas yang dipimpin Presiden Joko Widodo dan diikuti Wapres Ma’ruf Amin, para menteri, Kapolri, dan Panglima TNI, pada hari Senin (19/10/2020) kemarin. “Kami informasikan bahwa Timnas kan pulang ke tanah Air mungkin hari Rabu tanggal 28 Oktober 2020, Kkemudian akan kita kembalikan ke klub masing-masing, tentu untuk berkompetisi Liga 1 maupun Liga 2, itu rencana awalnya. Namun karena perizinan belum diberikan pihak kepolisian, jadi kompetisi kembali ditunda,” kata Iriawan. “Timnas akan kembali melakukan training camp ke Eropa pada 8 Desember 2020 hingga 22 Januari 2021. Kali ini timnas akan melakukan TC di Prancis sekaligus mengikuti Turnamen Toulon yang dimulai 21 Desember hingga- 1 Januari 2021,” lanjutnya. “Kita kemudian mencoba opsi cadangan dengan menerbangkan Timnas U-19 untuk TC kembali di Prancis. Kita akan berangkatkan pada 21 Desember 2020 disana sampai Januari 2021. Dan Garuda Muda akan mengikuti Toulon turnamen,” jelas Iriawan. Toulon Tournament sejatinya berlangsung pada 1-14 Juni 2020, namun urung terlaksana karena pandemi Covid-19. Alhasil, turnamen tersebut digeser waktu pelaksanaannya ke bulan Desember. Toulon Turnamen rencananya akan digelar di Bouches du Rhone, Prancis. Sejauh ini sudah ada 11 negara yang akan berpartisipasi pada ajang tersebut. Selain Indonesia, ada Vietnam negara asal Asia Tenggara yang ikut dalam turnamen tersebut. Lalu ada Jepang, Australia, Pantai Gading, Kongo, Maroko, Meksiko, Inggris, Rumania, dan tuan rumah Prancis.

Sempat Unggul 2 Kali, Timnas U-16 Akui Keunggulan UAE

Sempat Unggul 2 Kali, Timnas U-16 Akui Keunggulan UEA

Tim Nasional Sepak Bola Indonesia U-16 harus mengakui keunggulan Uni Emirat Arab pada laga uji coba internasional di Lapangan UEA FA Stadium, Dubai, Uni Emirat Arab, Rabu (21/10/2020), pukul 20.00 WIB. Marcell Januar dan kawan-kawan terpaksa menyerah dengan skor akhir 2-3. Pada laga ini, pelatih Bima Sakti menurunkan komposisi pemain inti yang menjadi langganan sebagai starter. Beberapa nama tersebut diantaranya Putra Kaice, Marcell Januar Putra, Alexandro Felix Kamuru, Marselino Ferdinan Philipus, dan Athallah. Timnas Indonesia U-16 berhasil membuka gol pertama melalui Raka Cahyana Rizky. Raka berhasil mencetak gol pada menit keempat sekaligus membuat skor menjadi 1-0 untuk keunggulan Indonesia. Usai tertinggal, tim tuan rumah langsung memberikan perlawanan sengit. Hasilnya, UEA berhasil menyamakan kedudukan melalui striker andalan mereka, Sultan Adel Muhammad, pada menit ke 25′. Indonesia tak tinggal diam, beberapa menit jelang turun minum Attalah Raihan mampu menceploskan bola ke gawang lawan dan membuat Indonesia kembali unggul. Kedudukan 2-1 bagi Indonesia bertahan hingga peluit tanda berakhirnya babak pertama dibunyikan. Memasuki babak kedua, UEA tampil lebih agresif. Sultan Adel kembali menujukkan ketajamannya setelah mencetak gol keduanya pada menit ke 52′. Skor kembali menjadi imbang 1-1. Petaka pun hadir pada menit ke 74′. Lagi-lagi Sultan Adel menjadi pelaku utama. Ia berhasil mencetak hat-trick ke gawang Indonesia yang dikawal I Made Putra. UEA balik unggul 2-3 dan skor tersebut bertahan hingga akhir laga. Meski mendapat hasil kurang maksimal pada laga ini, Timnas Indonesia U-16 berkesempatan untuk melakukan revans akhir pekan nanti. Mereka dijadwalkan untuk kembali menghadapi UEA pada Sabtu (24/10/2020). Rangkaian uji coba internasional kontra Timnas UEA U-16 ini menjadi rangkaian persiapan menuju putaran final Piala AFC U-16. Gelaran ini rencananya akan berlangsung di Bahrain pada awal tahun 2021 mendatang. Indonesia masuk Grup D bersama Jepang, Arab Saudi, dan Tiongkok. Sementara UEA berada di Grup B bersama Yaman, Oman, dan Tajikistan. Susunan Pemain Indonesia U-16 (4-3-3): I Made Putra; M. Aditya Rangga Saputra, Marcell Januar, Alexandro Felix Kamuru, M. Rafly Ikram; Resa Aditya Nugraha, Marselino Ferdinan Philipus, Diandra Dia Dewari; Dimas Juliono, Raka Cahyana Rizky, Ahmad Athallah Araihan | Pelatih: Bima Sakti (IDN)

Inilah Jadwal Uji Coba Timnas U-16 Indonesia di UEA  

Inilah Jadwal Uji Coba Timnas U-16 Indonesia di UEA

Tim Nasional Sepak Bola U-16 Indonesia akan bertolak ke Uni Emirat Arab (UEA) untuk agenda uji coba internasional. Skuat arahan Bima Sakti tersebut telah dilepas secara resmi oleh Ketua Umum PSSI, Mochammad Iriawan di Oakwood Residence, Cikarang, pada Senin (19/10) pagi. Marcell Januar Putra dan kawan-kawan saat ini sudah berangkat dan dijadwalkan untuk tiba di Dubai, UEA pada pukul 22.55 waktu setempat. Ketua Umum PSSI pun berharap para pemain dapat memberikan hasil maksimal dengan terus menjaga mental dan sikap selama di lapangan. “Lambang Garuda di dada jauh lebih berarti dibanding nama kalian di punggung. Kakak-kakak senior U-19 tengah dalam pemusatan latihan di luar negeri dan kali ini kalian juga mendapat kesempatan yang sama. Jaga mental kalian, fokus dan jangan sia-siakan kesempatan untuk belajar dari laga uji coba ini,” ungkap Iriawan dilansir dari laman resmi PSSI. Sementara itu, Bima Sakti mengucapkan terima kasih kepada PSSI yang telah memfasilitasi anak asuhnya untuk bisa mengadakan uji coba di luar negeri. “Saya mewakili Timnas U-16 mengucapkan terima kasih kepada Bapak Ketua Umum PSSI, Plt. Sekjen dan jajaran PSSI yang sudah memberikan kesempatan dan senantiasa memonitor perkembangan timnas U-16. Kami menambah pengalaman dalam uji coba melawan Timnas UEA U-16 nanti, dan kami saling menjaga agar semua sehat sebelum dan setelah pertandingan nanti,” jelas Bima Sakti. Sebelum ini, timnas U-16 sudah melakukan rangkaian pemusatan latihan di Cikarangan selama dua pekan, pada September hingga awal Oktober. Termasuk latihan secara virtual dalam persiapan sebelum bertolak ke UEA. “Ini menjadi kesempatan yang harus dimanfaatkan dengan sebaik mungkin bagi pemain karena tim akan beruji coba di luar negeri, apalagi, Timnas UEA U-16 juga salah satu kontestan putaran final Piala Asia U-16. Kami membawa nama negara, sehingga semua harus disiplin, bukan hanya menjaga kondisi fisik tetapi juga menerapkan protokol kesehatan, sehingga semua sehat sebelum dan sesudah sampai di Indonesia,” ungkap Bima. Rencananya, Timnas Indonesia akan melakoni dua laga uji coba, semuanya melawan UEA di Dubai di Stadion UEA FA, Dubai, Uni Emirat Arab. Adapun skuad Timnas U-16 Indonesia ini dipersiapkan untuk menghadapi Piala Asia U-16 2020 yang akan digelar pada awal 2021. Jadwal Laga Uji Coba Timnas Indonesia U-16: 21 Oktober 2020 | UEA U-16 vs Indonesia U-16 24 Oktober 2020 | UEA U-16 vs Indonesia U-16 Skuad Timnas Indonesia U-16 di UEA: I Made Putra Kaicen – Bali United Raka Octa Bernanda – PSS Sleman Mochamad Aditya Rangga Saputra – Persebaya Surabaya Marcell Januar Putra -Bali United Mikael Alfredo Tata – Waanal Bintuka FC Alexandro Felix Kamuru – Barito Putera Ferre Murari Albahar -Bhayangkara FC Aditiya Daffa Al Haqi – Barito Putera Dimas Juliono Pamungkas -Persib Bandung Resa Aditya Nugraha – Persija Jakarta Mochamad Faizal Shaifullah -Persela Lamongan Raka Cahyana Rizky -Persija Jakarta Marselino Ferdinan Philipus – Persebaya Surabaya Diandra Diaz Dewari – Persib Bandung Ahmad Athallah Araihan – SKO Ragunan Vito Ramadyzky Chairil – Persikabo Valeroen Irwan Yamin – Persib Bandung Fahmi Alvin Setyawan – PSS Sleman Muhammad Rafly Ikram Selang – SSB Insan Cendikia Wibi Alprahmudi Mulyono – SSB Gemars Muhammad Tezar Briantama – SSB Asiop Jakarta Muhammad Raufa Aghastya – SSB Por Uni Bandung

Timnas U-19 Ditahan Imbang Makedonia Utara

Timnas U-19 Ditahan Imbang Makedonia Utara

Tim Nasional Sepak Bola Indonesia U-19 gagal meneruskan tren kemenangan yang didapat pada dua laga sebelumnya. Garuda Muda ditahan tanpa gol Timnas Makedonia Utara U-19 di Stadion NK Uskok Klis, Split, Rabu (14/10) malam WIB. Laga ini merupakan pertandingan kedua antara Timnas Indonesia melawan Makedonia Utara. Pada pertandingan sebelumnya yang berlangsung, Minggu (10/10/2020), Indonesia menang dengan skor telak 4-1. Meski tampil dengan formasi andalan 4-4-2, pelatih Timnas Indonesia U-19, Shin Tae-yong, melakukan rotasi anak asuhnya. Beberapa nama seperti Bayu Fiqri, Beckham Putra, dan M Bahril mendapat kesempatan untuk bermain sejak menit pertama. Namun, keputusan Shin Tae-yong, untuk mengubah komposisi pemain di laga tersebut tidak berjalan lancar. Para punggawa Timnas Indonesia U-19 terlihat kurang mampu mengimbangi permainan Makedonia Utara yang tampil menyerang sejak menit awal pertandingan. Pertahanan Timnas Indonesia U-19 yang dikawal Elkan Baggott dan Komang Teguh, dipaksa untuk bekerja keras. Indonesia mendapatkan dua peluang emas yang hampir membuat mereka unggul. Peluang pertama hadir pada menit ke 10′. Menerima umpan lambung dari Saddam, Bahril yang berdiri bebas di depan gawang Makedonia Utara hampir mencetak gol. Tetapi, kipper lawan, Ivan Nikoloski, dengan sigap mampu menghalau bola yang datang. Peluang emas selanjutnya hadir pada menit 36′ yang lagi-lagi melalui Bahril. Kali ini, Bahril berhasil melepaskan sebuah tendangan keras ke arah gawang lawan, namun sayang, tendangannya masih mengenai mistar gawang Makedonia Utara. Skor 0-0 pun bertahan hingga babak pertama berakhir. Memasuki babak kedua, Shin Tae-yong melakukan sejumlah pergantian pemain. ia memasukkan Rizky Ridho dan Bagas Kaffa untuk menggantikan Komang Teguh dan Bayu Fiqri. Pelatih asal Korea Selatan tersebut juga turut memainkan David Maulana untuk menggantikan Mohammad Kanu. Pergantian yang dilakukan tersebut membuat permainan Timnas Indonesia U-19 menjadi sedikit berkembang. Beberapa peluang tercipta antara dua kesebelasan. Indonesia nyaris membuka skor melalui Saddam Emiruddin pada menit ke 53′ usai terjadi kemelut di depan gawang lawan. Namun, sontekannya masih belum menemui sasaran. Makedonia Utara balik mengancam pada menit ke 60′. Berawal dari Todorovski yang berhasil melakukan tusukan, ia kemudian sukses mengirim umpan ke arah Behar Peta yang kemudian melepaskan tendangan. Beruntung, Elkan Baggott bisa melakukan blok terhadap tendangan Peta. Hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya laga, tidak ada gol yang tercipta. Duel uji coba kedua Timnas Indonesia vs Makedonia Utara pun berakhir dengan skor 0-0. “Pemain sudah bekerja keras, namun belum menunjukkan performa terbaik. Hari ini lapangan kurang bagus, jadi pemain tidak bisa optimal,” kata pelatih timnas U-19, Shin Tae-yong, dilansir dari laman resmi PSSI. Shin Tae-yong menambahkan jika anak asuhnya masih banyak kekurangan terutama masalah tenaga, passing yang lebih detail, dan cepat mencari ruang kosong di pertahanan lawan. “Untuk mental, fisik, stamina saya kira pemain sudah lebih baik. Kedepan kami harus perbaiki kekurangan yang ada,” ujarnya. Pada pertandingan uji coba berikutnya, Garuda Muda kembali akan melawan Bosnia-Herzegovina. Pada kesempatan kali ini, kedua negara akan bertemu sebanyak dua kali yaitu pada Selasa (20/10/2020) dan Jum’at (23/10/2020) mendatang. Pada pertandingan sebelumnya, Timnas Indonesia harus mengakui keunggulan Bosnia-Herzegovina dengan skor tipis 0-1. Susunan Pemain Indonesia U-19 (4-4-2): Muhammad Adisatryo; Bayu Fiqri (Bagas Kaffa 46′), Komang Teguh (Rizky Ridho 46′), Elkan Baggott, Pratama Arhan; Witan Sulaeman, Beckham Putra, Mohammad Kanu (David Maulana 46′), Irfan Jauhari; Saddam Emiruddin, M. Bahril Faresa (Jack Brown 43′) | Pelatih: Shin Tae-yong (KOR)

Jack Brown Cetak Dua Gol, Garuda Muda Gilas Makedonia Utara 4-1

Jack Brown Cetak Dua Gol, Garuda Muda Gilas Makedonia Utara 4-1

Tim Nasional Sepak Bola Indonesia U-19 kembali raih catatan positif. Setelah beberapa hari lalu sukses mengandaskan NK Dugopolje 3 gol tanpa balas, kali ini skuat arahan Shin Tae-yong sukses menaklukkan Timnas Makedonia Utara U-19 dengan skor 4-1 dalam lanjutan laga uji coba di Stadion NK Njunak Sinj, Split, Minggu (11/10/2020). Pada pertandingan kali ini, pemain keturunan Indonesia-Inggris, Elkan Baggott yang sudah bergabung ke pemusatan latihan (TC) pada Rabu (7/10/2020), turun sebagai starter. Elkan tampil sebagai tandem dari Rizky Ridho di jantung pertahanan Timnas Indonesia U-19. Sejak peluit dibunyikan, Timnas Indonesia tampil cukup menggebrak. Peluang pertama hadir melalui Irfan Jauhari yang mencoba menanduk umpan tendangan bebas Witan Sulaeman, tetapi bola masih melebar ke sisi kiri gawang Makedonia Utara. Terus tampil menekan, gol perdana bagi Timnas Indonesia pun hadir pada menit ke 13′. Kerja sama apik Saddam Emiruddin dan Braif Fatari berhasil dituntaskan oleh Witan Sulaeman sekaligus merubah skor menjadi 1-0 untuk Timnas Indonesia. Usai unggul satu gol, Timnas Indonesia tidak mengendurkan serangan. Melalui pergerakan lincah Irfan Jauhari dan Witan Sulaeman di sisi sayap, keduanya terlihat beberapa kali merepotkan pertahanan lawan. Sayang, pada menit ke 20′ Braif Batari harus ditarik keluar karena cedera dan digantikan oleh Jack Brown. Jual beli serangan terjadi di sisa babak pertama. Makedonia Utara terus berusaha mengejar ketertinggalan. Namun, barisan pertahanan Timnas Indonesia tampil solid. Kedudukan 1-0 untuk keunggulan Timnas Indonesia U-19 pun bertahan hingga peluit babak pertama berakhir dibunyikan. Memasuki babak kedua, Makedonia Utara mendapatkan tendangan penalti setelah salah satu pemain mereka dijatuhkan Bagas Kaffa di dalam kotak terlarang. Adisatryo yang bertugas di bawah mistar gawang Indonesia sempat menepis tendangan penalti kapten Makedonia Utara, Dimitar Todorovski. Namun, eksekusi harus diulang karena Adisatryo bergerak lebih dahulu. Tak menyia-nyiakan kesempatan kedua, Todorovski sukses menjalankan tugasnya dengan baik. Makedonia Utara menyamakan skor menjadi 1-1. Pada menit ke 58′, Timnas Indonesia kembali unggul. Kali ini pemain pengganti, Jack Brown, sukses mencatatkan namanya di papan skor usai memanfaatkan kemelut di depan gawang Makedonia Utara. Peluang emas kembali hadir, kali ini giliran Saddam Gaffar yang melepaskan tembakan voli pada menit 65. Sayang, tembakan volinya masih membentur tiang gawang. Empat menit berselang, Jack Brown kembali menjadi bintang usai mencetak gol keduanya. Umpan tarik Bagas Kaffa dari sisi kanan berhasil diselesaikan dengan manis olehnya. Skor berubah menjadi 3-1 dan membuat Indonesia kian menjauh. Garuda Muda menutup pesta kemenangan mereka lewat gol Irfan Jauhari pada menit ke 83′. Irfan berhasil memanfaatkan bola muntah hasil sepakan keras Beckham Putra. Skor 4-1 bertahan hingga pertandingan usai. Ini merupakan kemenangan ke-4 Timnas Indonesia U-19 selama melakukan TC di Kroasia. Usai memetik dua kemenangan beruntun ini, semoga Garuda Muda kian percaya diri dalam bermain. Selanjutnya, mereka kembali akan menghadapi Timnas Makedonia Utara pada hari Rabu, 14 Oktober 2020. Susunan Pemain Indonesia U-19 (4-4-2): Muhammad Adi Satryo; Bagas Kaffa, Rizky Ridho, Elkan Baggott, Pratama Arhan; Witan Sulaeman, David Maulana (Brylian Aldama 54′), Mohammad Kanu (Beckham Putra 54′), Irfan Jauhari; Saddam Emiruddin (Khairul Zakiri 81′), Braif Fatari (Jack Brown 20′) | Pelatih: Shin Tae-yong (KOR)

Timnas U-19 Gilas NK Dugopolje 3 Gol Tanpa Balas

Timnas U-19 Gilas NK Dugopolje 3 Gol Tanpa Balas

Tim Nasional Sepak Bola Indonesia U-19 berhasil memetik kemenangan telak saat melawan klub asal Kroasia, NK Dugopolje, dengan skor 3-0 di di Stadion NK Sukok Klis, Uskok, Kroasia, Kamis (8/10/2020). Tampil dengan formasi andalan 4-4-2, Indonesia langsung tampil menenkan sejak peluit awal pertandingan berbunyi. Pada menit ke 3′, Timnas Indonesia sudah mampu mencetak gol pertama mereka melalui penyerang Braif Fatari. Memanfaatkan umpan Bagas Kaffa dari sisi kanan, Braif langsung menyontek masuk bola ke gawang lawan. Indonesia memimpin 1-0 atas NK Dugopolje. Unggul satu gol tidak membuat anak asuh Shin Tae-yong mengendurkan serangan. Alhasil, pada menit ke 15′ Indonesia mendapat penalti usai Rizky Ridho dijatuhkan oleh pemain lawan. Brylian Aldama yang ditunjuk sebagai eksekutor, mampu menyelesaikan tugasnya dengan baik sekaligus membuat skor menjadi 2-0. Garuda Muda kian mendominasi permainan. Menit ke 26′, terciptalah gol ke-3 untuk Indonesia yang semakin membuat NK Dugopolje tertinggal jauh. Memanfaatkan bola rebound hasil sundulan Irfan Jauhari yang membentur mistar, Witan Sulaeman sukses menceploskan gol ketiga Indonesia melalui sundulan terarah. Usai unggul 3-0, Indonesia harus kehilangan M. Supriadi. Winger Persebaya Surabaya itu mengalami cedera, dan harus digantikan Khairul Zakiri dan harus mendapatkan perawatan lebih lanjut. Tak berselang lama, Indonesia mendapatkan penalti kedua setelah pemain NK Dugopolje membuat handball. Namun, Rizky Ridho yang menjadi eksekutor gagal memaksimalkannya. Skor 3-0 pun menutup jalannya babak pertama. Memasuki babak kedua, NK Dugopolje bermain cenderung keras. Beberapa kali pemain lawan melancarkan tekel ke pemain Indonesia. Alhasil, Timnas Indonesia kembali harus kehilangan pemainnya karena cedera, kali ini giliran Bagas Kaffa yang mengalami cedera karena kena tekel keras pemain lawan. Bagas Kaffa pun tak bisa melanjutkan pertandingan karena mengalami kesakitan pada bagian ankle-nya dan harus digantikan oleh Bayu Fiqri. Usai insiden tersebut, kedua tim silih berganti melancarkan serangan. NK Dugopolje beberapa kali memiliki peluang emas untuk mempekecil skor, namun, eksekusi yang terburu-buru menggagalkan peluang tersebut. Sementara Timnas Indonesia masih bisa mencatat beberapa peluang meski ditekan. Dimotori oleh Witan dan Irfan Jauhari, keduanya kerap merepotkan barisan pertahanan NK Dugopolje. Akan tetapi, skor 3-0 tetap bertahan hingga peluit panjang berbunyi. Ini merupakan kemenangan ke-3 Timnas Indonesia U-19 selama melakukan TC di Kroasia. Selanjutnya, mereka akan menghadapi Timnas Makedonia Utara pada hari Minggu, 11 Oktober 2020. Susunan Pemain Indonesia U-19 (4-4-2): Muhammad Adi Satryo (Yofandani Damai); Bagas Kaffa (Bayu Fiqri), Rizky Ridho, Komang Teguh, Pratama Arhan; Witan Sulaeman, David Maulana (Mohammad Kanu), Brylian Aldama (Beckham Putra), M Supriadi (Imam Zakiri); Irfan Jauhari, Braif Fatari | Pelatih: Shin Tae-yong (KOR)

Inilah Jadwal Terbaru Timnas Indonesia U-19 di Kroasia

Inilah Jadwal Terbaru Timnas Indonesia U-19 di Kroasia

Tim Nasional Sepak Bola Indonesia U-19 tengah bersiap untuk melakoni enam laga uji coba dalam lanjutan pemusatan latihan (TC) di Split, Kroasia. Pertandingan perdana bagi skuat arahan Shin Tae-yong tersebut direncanakan digelar pada hari Kamis (8/10/2020). Hal tersebut dikonfirmasi oleh Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan. Ia mengatakan bahwa Timnas Indonesia U-19 akan menjalani 6 pertandingan selama bulan Oktober. “Ada total enam uji coba yang akan dijalani timnas U-19 pada bulan Oktober. Kami akan melawan klub NK Dugopolje, dua kali melawan Makedonia Utara, lalu dua kali dengan Bosnia Herzegovina dan satu lawan lagi masih menunggu kepastian dari federasi sepak bola Kroasia,” kata Iriawan, dilansir dari laman resmi PSSI. Lebih lanjut, Iriawan berharap jika rangkaian pertandingan uji coba lanjutan ini dapat dimanfaatkan sebaik mungkin oleh para pemain. Mengingat mereka sedang dipersiapkan untuk mengikuti dua ajang bergengsi yakni Piala Asia U-19 yang digelar di Uzbekistan dan Piala Dunia U-20 yang berlangsung di Indonesia. Keduanya direncanakan akan berlangsung tahun depan. “Enam laga uji coba ini harus dimanfaatkan dengan baik bagi timnas U-19. Apalagi saat ini pemain terus berproses dan terus mengalami perkembangan yang positif. Pemain harus terus bekerja keras dan semangat untuk raihan prestasi timnas U-19,” kata Iriawan. David Maulana dkk telah menggelar TC di Kroasia sejak 30 Agustus lalu. Mereka sebelumnya telah menjalani 7 pertandingan uji coba di Kota Svati Martin na Muri dan Zagreb. Dari tujuh laga uji coba itu, Timnas Indonesia U-19 meraih dua kemenangan, dua imbang, dan tiga kali kalah. Sejatinya Timnas Indonesia U-19 direncanakan untuk pindah ke Turki untuk menjalani TC. Namun, ada beberapa kendala yang menyebabkan mereka batal untuk ke sana. Sebagai gantinya, Garuda Muda melanjutkan TC di Kroasia dan pindah ke Kota Split pada Jumat (3/10) dengan menempuh jalur darat selama enam jam menggunakan bus. Jadawal Pertandingan Uji Coba Timnas U-19 Oktober 2020:  Kamis, 8 Oktober 2020 Indonesia vs NK Dugopolje Minggu, 11 Oktober 2020 Indonesia vs Makedonia Utara Rabu, 14 Oktober 2020 Indonesia vs Makedonia Utara Selasa, 20 Oktober 2020 Indonesia vs Bosnia Herzegovina Jum’at, 23 Oktober 2020 Indonesia vs Bosnia Herzegovina Senin, 26 Oktober 2020 to be confirmed Skuad Timnas Indonesia U-19 di Kroasia: Penjaga Gawang Adi Satryo, Erlangga Setyo, Yofandani Damai Pemain Belakang Pratama Arhan, Yudha Febrian, Komang Tri, Ahmad Rusadi, M. Fadhil, Bayu M. Fiqri, Rizky Ridho, Bagas Kaffa, Komang Teguh Pemain Tengah Andre Oktaviansyah. David Maulana, Brylian Aldama, Beckham Putra, M. Kanu, Braif Fatari, Andi Irfan, Sandi Arta, Witan Sulaeman, Jack Brown, M. Supriadi Pemain Depan Irfan Jauhari, Khairul Zakiri, Saddam Gaffar, Moh. Bahril Pelatih: Shin Tae-yong (KOR)

Timnas U-16 Terancam Batal TC di Luar Negeri

Timnas U-16 Terancam Batal TC di Luar Negeri

Tim Nasional Sepak Bola Indonesia U-16 telah menyelesaikan pemusatan latihan (TC) bulan September yang berlangsung di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang. Skuat arahan Bima Sakti itu telah berlatih selama kurang lebih dua minggu. Namun, hingga sesi TC bulan September berakhir, Bima belum bisa mengonfirmasi jadwal pasti rencana TC Timnas Indonesia U-16 di luar negeri. Jika melihat pada agenda sebelumnya, Timnas Indonesia U-16 direncanakan untuk mengadakan TC di luar negeri pada bulan Oktober-November 2020. TC ini digelar dalam rangka mematangkan persiapan menjelang bertanding di Piala AFC U-16 2020 yang rencananya akan digelar pada awal tahun 2021 mendatang. Bima menyebut segala keputusan nantinya berada di PSSI. Selain itu, masih belum meredanya pandemi COVID-19 di seluruh dunia membuat rencana tersebut kian sulit untuk terwujud. “Untuk pemusatan latihan di luar negeri sampai sekarang belum pasti. Kami sekarang hanya menunggu kabar dari PSSI saja,” kata Bima Sakti, dilansir dari Bola.com. “Sebenarnya memang sudah direncanakan. Akan tetapi, situasi pandemi seperti sekarang membuat semuanya agak sulit jadinya,” tegas Bima Sakti. Berkaca pada hal tersebut, Bima merencanakan untuk kembali menggelar TC di dalam negeri sebagai alternatif pada bulan November mendatang. “Iya, rencananya untuk TC berikutnya di bulan November, awal Minggu atau di minggu kedua,” tutup Bima. Pada Piala AFC U-16 2020, Timnas Indonesia U-16 tergabung di Grup D bersama Jepang, Arab Saudi, dan Cina. Empat tim semi-final Piala AFC U-16 2020 akan lolos ke Piala Dunia U-17 2021 mendatang di Peru. Indonesia merupakan satu-satunya negara dari ASEAN yang tampil pada salah satu turnamen usia muda bergengsi di Asia tersebut.