Final DBL Jakarta 2025 Kembali Pecahkan Rekor

Full House Indonesia Arena - Final DBL Jakarta 2025

Gelaran Honda DBL with Kopi Good Day kembali membuktikan diri sebagai kompetisi basket pelajar yang paling dinanti di Indonesia. Untuk ketiga kalinya beruntun, partai puncak musim DBL Jakarta digelar di Indonesia Arena, venue indoor terbesar kebanggaan Tanah Air, dan setiap tahunnya antusiasme penonton terus meningkat. Ketika pertama kali dilaksanakan di venue megah tersebut, jumlah penontonnya mencapai 12.107 orang. Tahun berikutnya bertambah menjadi 14.517 penonton. Dan puncaknya, final musim ini yang berlangsung pada Jumat, 21 November 2025, sukses memecahkan rekor baru dengan 15.729 penonton memenuhi kursi arena. Angka itu terasa luar biasa jika mengingat yang bertanding adalah pelajar SMA. Bahkan kedua partai puncaknya mempertemukan sekolah yang sama seperti empat musim ke belakang. SMAN 70 Jakarta dan SMA Jubilee Jakarta kembali berjumpa di sektor putri, sementara SMA Jubilee Jakarta dan SMA Bukit Sion Jakarta bersaing memperebutkan takhta sektor putra. CEO sekaligus Founder DBL Indonesia, Azrul Ananda, menyampaikan rasa bangga sekaligus terima kasih atas dukungan yang membuat rekor ini kembali tercipta. “Kami berusaha menyelenggarakan ini sebaik mungkin, sekonsisten mungkin, kita selalu berusaha belajar dari tahun sebelumnya. Tim kami selalu bekerja keras, karena kami tahu ini impian banyak anak-anak Indonesia untuk bisa main di DBL, khususnya di Jakarta,” ujarnya. Tahun ini, atmosfer penonton semakin meriah berkat hadirnya pertunjukan musik sebagai bagian dari rangkaian Final Party. Konsep baru ini menghadirkan area khusus konser di dalam venue dengan tajuk “Sekalian Konser”. Kombinasi panasnya laga basket dan hiburan musik terbukti menjadi magnet kuat bagi puluhan ribu pasang mata. Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 digelar di 31 kota dan 22 provinsi se-Indonesia. Setiap tahunnya, DBL Indonesia memilih student athlete terbaik dari masing-masing kota untuk diseleksi menjadi DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp. Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 juga menampilkan AZA 3X3 Competition 2025-2026 dan Azarine DBL Dance Competition 2025-2026.

Sejarah Tercipta, Buksi Juara Dua Musim Beruntun di Indonesia Arena

Tim Basket Putra SMA Bukit Sion

Raja Honda DBL with Kopi Good Day 2025 DBL Jakarta masih punya Buksi. Kepastian ini didapat setelah tim basket putra SMA Bukit Sion Jakarta mengalahkan SMA Jubilee Jakarta di partai final. Buksi menang dengan skor 60-52. Laga final DBL Jakarta 2025 berlangsung pada Jumat, 21 November 2025. Kemenangan Buksi atas Jubilee begitu spesial. Belum pernah ada tim putra yang sukses dua kali juara beruntun di Indonesia Arena. Sejak tepis mula Buksi langsung melesat. Keinginan mereka untuk menjaga legasi begitu besar. Di kuarter pertama, Buksi sempat melaju delapan poin tanpa balas. Bahkan skuad asuhan Ricky Lesmana menutup paruh pertama dengan keunggulan 13 poin (38-25). Jubilee bukan tanpa perlawanan. Tertinggal dua digit angka hingga kuarter ketiga, Jubilee mengejar di kuarter akhir. Margin skor berhasil dipangkas pelan-pelan oleh Benjamin Hernusi dan kawan-kawan. Ketika kuarter akhir tersisa tiga menit, Buksi hanya unggul empat angka saja dari Jubilee (55-51). Sayang, setelahnya Jubilee tak kunjung menemukan momentum untuk berbalik unggul. Tembakan dua angka Efrael Yerusyalom ketika kuarter akhir tersisa satu menit mempertegas mentalitas Buksi untuk mempertahankan takhta mereka. Efrael Yerusyalom bersinar lagi di partai final. Bermain selama 30 menit, Efrael mengantongi 17 poin plus 4 steal. Efrael berhasil menggantikan peran Riovaldo Renjiro yang menepi karena cedera di kuarter pertama. Bersinarnya Efrael di laga final sudah kami prediksi. Sang pelatih, Ricky Lesmana, memang sengaja mempersiapkan Efrael untuk laga pamungkas. Bala Bantuan juga datang dari salah satu ruki Buksi. Berangkat dari bangku cadangan Mohammad Alkaysan Aldirono mencetak dobel-dobel 11 poin plus 10 rebound. Pada tubuh Jubilee, Benjamin Hernusi menjadi pencetak angka terbanyak dengan catatan 17 poin dan 6 steal. Di belakangnya ada Chimaobi Nzekwue yang mencetak dobel-dobel 14 poin dan 17 rebound. Kemenangan ini membuat rekor pertemuan Buksi dan Jubilee seimbang (2-2). Namun, akhirnya Buksi mengalahkan Jubilee dua kali di Indonesia Arena sekaligus mengunci back-to-back Champion. Gelar ini menjadi yang ketujuh kalinya sepanjang sejarah mereka.

SMA Jubilee Juara Baru DBL Jakarta

SMA Jubilee Juara DBL Jakarta 2025 Putri

SMA Jubilee akhirnya mengukir tinta emas perjalanan mereka di kompetisi DBL. Setelah tiga musim sebelumnya selalu datang ke partai puncak dan selalu pulang dengan kekalahan, akhirnya Jubilee menemukan akhir yang berbeda. Mereka berhasil mematahkan hegemoni SMAN 70 Jakarta (Bulungan), sang juara bertahan yang sedang mengejar gelar kelima beruntun. Kemenangan itu bahkan diraih lewat jalan yang tidak mudah. Pertarungan super dramatis harus melalui babak overtime, dan akhirnya Jubilee menang 36-32 pada Jumat, 21 November 2025 di Indonesia Arena. Drama ke babak tambahan waktu ini bukan pertama kali terjadi di final sektor putri DBL Jakarta. Terakhir kali muncul momen serupa adalah tahun 2016, ketika SMAN 3 Jakarta menumbangkan SMAN 34 Jakarta dengan skor 43-38. Setelah sembilan tahun, penonton kembali dibuat menahan napas hingga detik terakhir. Dan kini, panggung megah Indonesia Arena menjadi saksi jatuhnya takhta sang juara bertahan. Sejatinya, Bulungan sempat selalu unggul di paruh pertama. Namun margin itu tidak pernah aman, akhir kuarter tidak pernah lebih dari dua poin. Bahkan margin terjauh hanya menyentuh enam angka (19-13) di pertengahan kuarter kedua. Jubilee yang datang dengan trauma akan kekalahan di tiga final sebelumnya, justru menjadikannya motivasi. Paruh kedua, segalanya berubah. Jubilee menutup kuarter ketiga dengan skor 23-23, lalu kembali menyamakan keadaan 29-29 hingga waktu habis. Tripoin dari Billie Eva Pandora di sisa dua menit, seolah menyelamatkan Jubilee dan membawa pertandingan ke babak tambahan waktu. Di babak tambahan waktu itu, Billie Eve, rookie Jubilee yang juga melepaskan tripoin buzzer beater di akhir kuarter kedua itu membuka poin lewat lay up. Momentum itu tidak pernah mereka lepaskan lagi. Bulungan memang terus mengejar, tapi Jubilee seolah sudah menemukan ritme pertandingan. Membuka jalan menuju lahirnya sejarah baru. Usai mengangkat trofi, Tasya membagikan apa yang ia rasakan selama 40 menit lebih perjuangan yang seolah tak berakhir itu. “Aku sih nggak terlalu mikirin poin atau enggaknya, yang penting enjoy, nggak usah mikirin sekitar. Fokus, karena tujuannya menang, menang, dan menang aja,” ucapnya tegas. Tak bisa dipungkiri, rasa takut kalah sempat muncul. Tapi ia dan rekan-rekannya sepakat tidak boleh menyerah sebelum buzzer berbunyi. “Kita sempat down, tapi tetap percaya satu sama lain, percaya sama coach, percaya sama pola yang dikasih coach. Dan akhirnya terbukti (menang).” Ketika overtime tiba, Tasya sama sekali tidak terkejut. “Udah predict bakal overtime. Soalnya dari tahun lalu juga kalau ketemu (SMAN) 70, entah kenapa begini terus. Jadi ya udah, kita siapin aja sekalian,” tuturnya sambil tersenyum lega. Kini, ia bisa menutup karier SMA-nya dengan kepala tegak. “Rasanya lega. Campur aduk. Sedih karena nggak bisa (juara) bareng kakak-kakak yang sebelumnya. Tapi kita mau melanjutkan mimpi mereka. Yang penting, sekarang nama Jubilee makin diketahui semua orang.” Malam itu, Jubilee bukan sekadar mengakhiri kutukan tiga musim runner-up. Mereka meneguhkan bahwa tidak ada kerja keras yang sia-sia. “Kutukan itu nggak ada. Buat kami, ini cuma soal timing. Tahun lalu belum waktunya, dan tahun ini akhirnya kita buktiin.”

Anto Boyratan Cetak Sejarah, Jadi Pemain Indonesia Pertama di NBL1 Australia

Anto Febryanto Boyratan

Pemain Pelita Jaya Jakarta, Anto Febryanto Boyratan mengukir sejarah sebagai atlet putra Indonesia pertama yang bermain di Ekosistem NBL. Menyusul kontrak yang diterimanya sebagai pemain Impor Asia untuk NBL1 Australia dengan klub Dandenong Rangers. Anto Boyratan telah resmi menandatangani Perjanjian Impor Asia dengan NBL1 South Dandenong Rangers untuk musim 2025 mendatang, yang akan dimulai pada bulan Maret. Pemain berusia 23 tahun asal Makassar, Sulawesi Selatan ini telah menjadi pemain yang menonjol di kancah basket Indonesia selama beberapa tahun, membantu Pelita Jaya memenangkan IBL musim 2024 serta melengkapi gelarnya dengan menjuarai IBL Oasis+ All-Indonesian 2024. “Sangat bangga melihat Anto Boyratan melangkah ke NBL1 bersama Dandenong Rangers. Dimulai dari IBL Rookie Combine hingga saat ini menjadi bukti bahwa kerja keras dan dedikasi dapat membawa pemain Indonesia ke level yang lebih tinggi. Perjalanan Anto akan menjadi inspirasi bagi pemain lain untuk terus berjuang, berkembang, dan memiliki keberanian untuk mengejar peluang di level tertinggi. Bersaing di liga seperti NBL1 tidak hanya akan meningkatkan permainannya, tetapi yang lebih penting, juga membawa nama Indonesia ke panggung internasional,” kata Junas Miradiarsyah, CEO Liga Basket Indonesia. “Selama beberapa tahun terakhir NBL1 telah membangun hubungan yang kuat dengan Indonesia dan lebih khusus lagi dengan tim di Pelita Jaya. Kami senang melihatnya berkembang lebih jauh tahun ini, dengan bergabungnya Anto Boyratan ke Dandenong Rangers untuk musim 2025,” pungkasnya. Anto juga membanggakan karier perguruan tinggi yang gemilang, setelah memenangkan beberapa Kejuaraan Nasional Liga Mahasiswa bersama Universitas Perbanas dan penampilan yang luar biasa di Pekan Olahraga Nasional Aceh 2024 bersama Sulawesi Selatan. “Saya sudah mengenal Anto sejak ia masih remaja di kampung halamannya. Ia adalah pesaing yang tangguh dan memiliki etos kerja yang tinggi. Ini adalah kesempatan besar bagi Anto dan langkah besar bagi basket Indonesia. Kami berharap ia dapat menyerap semua pengetahuan, pengalaman, dan kompetisi di Australia. Semoga langkah ini juga membuka lebih banyak kesempatan bagi pemain Indonesia yang sedang naik daun untuk menyeberangi lautan dan bermain di Australia,” ujar pelatih Pelita Jaya Johannis Winar. Sebuah Langkah Besar dalam Kariernya. Setelah musim kemenangannya di Indonesia, Anto menghabiskan empat bulan terakhir di Impact Basketball di Las Vegas, di mana ia berfokus pada pelatihan tingkat elit, pengembangan keterampilan, dan transformasi tubuh untuk mempersiapkan diri menghadapi kompetisi tingkat berikutnya. Kepindahannya ke Dandenong Rangers menandakan ambisinya untuk bersaing di tingkat yang lebih tinggi dan lebih jauh menunjukkan bakat Indonesia di basket internasional. “Saya merasa terhormat menandatangani kontrak dengan Dandenong Rangers dan berkompetisi di NBL1 Australia,” kata Anto. “Ini merupakan langkah besar bagi karier saya, dan saya bersemangat untuk menantang diri saya sendiri di liga yang kuat sambil mewakili Indonesia di panggung internasional. Waktu saya di Impact Basketball Las Vegas telah mempersiapkan saya untuk momen ini, dan saya siap berkontribusi pada kesuksesan tim,” ujarnya. NBL1 Australia telah menjadi platform utama bagi para pemain internasional, dan penandatanganan Anto menyoroti semakin banyaknya kehadiran pemain Indonesia dan Asia Tenggara dalam bola basket global. Perjalanannya dari Makassar ke Jakarta, Las Vegas, dan sekarang Dandenong mencerminkan semakin banyaknya peluang bagi para atlet berbakat dari wilayah tersebut. “Kami gembira Anto bergabung dengan Rangers dan melanjutkan perkembangannya di NBL1 South. Merupakan kegembiraan bagi Anto, Pelita Jaya, dan basket Indonesia karena Anto menjadi pemain kelahiran Indonesia pertama yang bermain di NBL1. Sebagai klub, kami bersyukur dapat memberinya kesempatan dan menciptakan jalur bagi lebih banyak pemain Indonesia di masa mendatang. Kami berharap Anto segera tiba di Australia memperluas Kehadiran Basket Indonesia di Australia. Ini merupakan momen yang membanggakan bagi Pelita Jaya Jakarta dan juga bagi Indonesia,” ungkap Andiko Purnomo, Presiden Pelita Jaya Jakarta. Dengan musim NBL1 2025 yang akan dimulai pada bulan Maret, para penggemar di Indonesia dan Australia akan sangat ingin melihat bagaimana Anto menorehkan prestasinya di salah satu wilayah bola basket paling kompetitif di dunia. Untuk informasi lebih lanjut, ikuti Pelita Jaya, Dandenong Rangers. “NBL1 adalah jalur Australia, yang mengembangkan beberapa atlet pria dan wanita terbaik di negara ini untuk tugas yang lebih tinggi. Kesempatan untuk memperluas peluang pengembangan itu ke negara bola basket yang sedang berkembang adalah bukti kekuatan kompetisi,” kata Dean Anglin, Manajer Umum NBL 1. Anto memainkan dua musim pertamanya di IBL bersama West Bandits Solo. Penampilannya terlihat menonjol di musim kedua (2023) dengan catatan rata-rata 5,1 poin dan 3,0 rebound per game dalam 25 pertandingan. Kemudian pada musim 2024, dia pindah ke Pelita Jaya dan menyumbang 2,8 poin dan 1,7 rebound per game.

Ini Daftar Juara DBL Musim 2024-2025

Partai final DBL Medan pada Sabtu, 22 Februari menjadi pertanda berakhirnya satu musim Honda DBL with Kopi Good Day 2024-2025. Honda DBL with Kopi Good Day 2024-2025 sukses menggelar 1,380 pertandingan. Kompetisi musim ini juga melibatkan 32,956 student athlete yang tersebar di 31 kota dan 23 provinsi. Dengan rincian, 17,296 pemain basket 5on5, 3,399 pemain basket 3on3, dan 10,891 dancer. Ada 1,026 sekolah yang bersaing untuk berebut gelar juara DBL setiap series-nya. Secara keseluruhan, ada 1,190 tim basket 5on5, 785 tim basket 3on3, dan 909 tim dance yang berpartisipasi di Honda DBL with Kopi Good Day 2024-2025. Angka-angka ini membuat penyelenggaraan Honda DBL with Kopi Good Day 2024-2025 bertambah. Peningkatan partisipan ini menjadi bukti bahwa basket merupakan olahraga favorit pelajar di Indonesia. Belum lagi animo penonton yang selalu memenuhi tribune arena pada setiap laga. Partai final DBL Jakarta ditonton oleh 14,517 penonton! Jumlah tersebut menjadi rekor penonton dalam event olahraga indoor di tanah air. Rekor ini mengalahkan rekor penonton Piala Dunia FIBA 2023 kala Kanada bertemu Spanyol. Dari penyelenggaraan Honda DBL with Kopi Good Day 2024-2025, ada 1,331,495 supporter atau penonton yang turut memeriahkan kompetisi ini. Meski Honda DBL with Kopi Good Day 2024-2025 telah berakhir, perjuangan para student athlete belum usai. Mereka yang terpilh masuk ke daftar Kopi Good Day First and Second Team pada 31 series harus mempersiapkan diri. Benar, berakhirnya satu musim DBL menjadi pembuka persiapan student athlete menyambut Kopi Good Day DBL Camp 2025. Mereka bakal belajar, berlatih, dan bersaing di DBL Camp. Bersaing untuk memperebutkan titel menjadi Kopi Good Day DBL Indonesia All-Star yang nantinya berangkat ke luar negeri. Buat kamu nih yang belum bisa menembus daftar skuad first team terus berlatih ya! DBL Indonesia terus berupaya untuk memberikan kesempatan lebih lagi pada anak-anak Indonesia untuk mewujudkan mimpinya lewat olahraga bola basket. Mempersiapkan diri siapa tahu suatu hari nanti bisa mengenakan jersei first team dan belajar di DBL Camp. Berikut adalah daftar juara Honda DBL with Kopi Good Day 2024-2025. Ada sekolahmu? DKI Jakarta: SMA Bukit Sion Jakarta (Putra) SMAN 70 Jakarta (Putri) West Sumatera: SMA Don Bosco Padang (Putra) SMA Adabiah 2 Padang (Putri) South Kalimantan: SMA Don Bosco Banjarmasin (Putra) SMAN 2 Banjarmasin (Putri) East Java: SMA St. Louis 1 Surabaya (Putra) SMA Gloria 1 Surabaya (Putri) South Sumatera: SMA Xaverius 1 Palembang (Putra) SMA BSI Palembang (Putri) West Nusa Tenggara: SMAN 5 Mataram (Putra) SMAN 2 Mataram (Putri) South Sulawesi: SMA Zion Makassar (Putra) SMAN 16 Makassar (Putri) Central Java: SMA Warga Surakarta (Putra) SMA Tritunggal Semarang (Putri) Bali: SMAN 1 Denpasar (Putra) SMAN 1 Denpasar (Putri) North Sulawesi: SMA Eben Haezar Manado (Putra) Manado Independent School (Putri) Yogjakarta: SMA Bopkri 1 Yogyakarta (Putra) SMA Olifant Yogyakarta (Putri) Aceh: SMAN Fatih Bilingual School Aceh (Putra) SMAN 1 Langsa (Putri) West Kalimantan: SMA Santu Petrus Pontianak (Putra) SMA Santu Petrus Pontianak (Putri) Riau: SMA Witama Pekanbaru (Putra) SMA Darma Yudha Pekanbaru (Putri) West Java: SMAN 2 Bandung (Putra) SMA BPK Penabur Cirebon (Putri) Banten: UPH College Tangerang (Putra) UPH College Tangerang (Putri) Jambi: SMA Bina Kasih (Putra) SMAN 5 Kota Jambi (Putri) East Nusa Tenggara: SMAN 1 Kupang (Putra) SMA Regina Pacis Bajawa (Putri) East Kalimantan: SMAN 1 Balikpapan (Putra) SMAN 5 Balikpapan (Putri) Lampung: SMA YP Unila Bandar Lampung (Putra) SMA Fransiskus Bandar Lampung (Putri) North Sumatera: SMA Sutomo 1 Medan (Putra) SMA Sutomo 1 Medan (Putri) Papua: SMAN 1 Jayapura (Putra) SMA YPPK Asisi Sentani (Putri)

Final DBL Jakarta di Indonesia Arena 2024 Pecahkan Rekor Penonton Basket

Pertandingan puncak Honda DBL with Kopi Good Day 2024 Jakarta menciptakan rekor prestisius. Event yang digelar di Indonesia Arena pada Jumat, 6 Desember 2024, dihadiri 14.517 penonton. Deretan angka ini disebut jadi yang paling banyak dalam event olahraga indoor di Indonesia sejauh ini. Bahkan kompetisi antar pelajar ini sanggup melampaui rekor penonton laga-laga di turnamen FIBA World Cup 2023 lalu. Pertandingan dengan jumlah penonton terbanyak di FIBA World Cup 2023 kala Timnas Kanada bersua Spanyol. Saat itu, pertandingan disaksikan 13.146 pasang mata. Untuk level nasional, rekor 14.517 penonton jauh melewati final NBL Indonesia 2012 antara Aspac kontra Satria Muda. Setidaknya 8.000 pengunjung meramaikan pertandingan yang digelar di GOR UNY saat itu. “Tahun lalu kita juga di sini. Penontonnya 12.000. Hari ini seharusnya 14.500 penonton yang akan hadir. Saya kira jumlah penonton pertandingan ini akan memecahkan rekor terbanyak dalam pertandingan satu hari di Indonesia. Mungkin rekor jumlah penonton olahraga di venue indoor terbanyak di indonesia saat ini,” ungkap CEO DBL Indonesia, Azrul Ananda. Jakarta memang mengalami peningkatan jumlah partisipasi penonton yang sangat drastis. Dari data yang ada, setidaknya peningkatan mencapai 45 pesern. “Kita bersyukur terbantu hype final tahun lalu. Jakarta termasuk yang paling tinggi di Indonesia pertumbuhan penontonnya mencapai 45 persen. Terima kasih teman-teman DBL semua atas kerja keras kita selama ini, membuahkan hasil, dan juga menunjukkan Jakarta butuh wadah seperti DBL,” imbuhnyaa. Di lain pihak, keberhasilan penyelenggaran Honda DBL with Kopi Good Day 2024 Jakarta diapresiasi Menteri Pemuda dan Olahraga, Ario Bimo Nandito Ariotedjo. DBL dinilai mampu menjadi jembatan yang efektif dalam peningkatan prestasi bola basket nasional. “Saya memberikan apresiasi kepada DBL. Terdapat 1.500 tim sekolah SMA yang mengikuti turnamen ini. Menandakan DBL, bagaimana pun juga, pembinaan basket khususnya usia remaja berjalan masif,” ujar Dito. Lebih lanjut, menteri berusia 34 tahun ini menyebut kompetisi DBL tak hanya berdampak bagi pembinaan usia muda. Namun, memiliki efek ekonomi yang besar bagi publik. “Tantangan tahun lalu sudah tercapai untuk final digelar di Indonesia Arena. Target dari saya kurang satu yakni series nasional,” imbuhnya. Selain dihadiri Menpora Dito, final Honda DBL with Kopi Good Day 2024 Jakarta juga dihadiri beberapa figur publik dari berbagai kalangan. Mulai dari politikus senior Pramono Anung, Wakil Menpora Taufik Hidayat, Putri Tanjung, dan masih banyak yang lainnya.

Menpora Apresiasi DBL Indonesia yang Beri Pembinaan Terhadap Pemain Usia Muda

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Dito Ariotedjo menyambangi gelaran Final Honda DBL with Kopi Good Day 2024 Jakarta pada Jumat, 6 Desember 2024. Dito datang saat jelang laga Final putra antara SMA Jubilee Jakarta kontra SMA Bukit Sion Jakarta (Buksi). Dito memberikan apresiasi terhadap gelaran Final DBL Jakarta musim ini. Tidak hanya itu, Menpora turut memberikan apresasi terhadap DBL Indonesia yang selama 20 tahun terakhir konsisten melakukan pembinaan terhadap student athlete. “Saya mewakili Presiden sangat mengapresiasi yang dilakukan DBL selama dua tahun ini bisa menyelenggarakan Final DBL Jakarta di Indonesia Arena. Penontonnya juga penuh, ini menandakan adanya DBL pembinaan basket di kalangan remaja sangat masif,” ujar Menpora. Lebih lanjut, Menpora menuturkan bahwa langkah yang telah dilakukan DBL memiliki dampak baik terhadap perkembanga basket tanah air. Salah satu contoh yang ia berikan ialah banyaknya alumni DBL yang kini melanjutkan langkahnya ke jenjang atlet profesional dan bersaing di kasta tertinggi liga basket Indonesia, yaitu Indonesian Basketball League (IBL). “Ini yang kita butuhkan bahwa olahraga mendapat support DBL dan hasilnya sangat sehat untuk prestasi olahraga menjadi maju,” lanjut Menpora. Menanggapi laga Final klasik sejak 2022 itu, Dito menyebut Final antara Jubilee kontra Buksi menjadi laga seru yang mewarnai fase puncak DBL Jakarta. Ia turut menghanturkan terima kasih kepada para orang tua pemain yang telah mendampingi sang buah hatinya “Laganya ini pasti seru, antara Jubilee dan Bukit Sion udah pernah ketemu sejak 2022 lalu. Saya juga mau ucapkan terima kasih kepada para orang tua yang sudah mendampingi anak-anaknya hingga sampai ke Final saat ini,” pungkas Menpora. Pada laga Final DBL Jakarta sektor putra musim ini, Buksi kembali meraih takhtanya sebagai juara yang telah hilang selama dua tahun. Tim asuhan Jap Ricky Lesmana itu berhasil menang dengan skor akhir 51-48.

Kembangkan Pemain Muda, Perbasi Bakal Gelar Indonesia Development League di 2023

Kembangkan Pemain Muda, Perbasi Bakal Gelar Indonesia Development League di 2023

Pengurus Pusat Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (PP Perbasi) bakal memberikan wadah untuk pebasket muda sebelum menjejaki karier profesional berupa kompetisi bertajuk Indonesia Development League. Ketua Umum PP Perbasi, Danny Kosasih, mengatakan rencananya kompetisi untuk pebasket 18-23 tahun ini akan bergulir di tiga wilayah di Jawa yakni bagian Timur, Tengah, dan Barat. Pelaksanaan bergulir sekitar tiga bulan mulai pertengahan April nanti. Tujuan , kata Danny, tak lain memberikan jam terbang dan pengalaman untuk pemain muda sehingga lebih matang ketika berkompetisi di level profesional. “Sebelum berkompetisi profesional misalkan IBL (Liga Bola Basket Indonesia) pemain ini sudah bagus. Jadi IBL nantinya bukan menjadi ajang mencari pengalaman,” kata Danny dalam acara Media Gathering di Best Western, Senayan, Jakarta, Rabu (4/1/2023). Dia mengungkapkan pada kompetisi kelompok usia 15-18 tahun, Indonesia mampu bersaing dengan negara-negara kuat dalam cabang olahraga basket. Namun di usia lebih dari 18 tahun, skuad Merah-Putih belum mampu berbicara banyak di kompetisi internasional. “Ada kekosongan di usia setelah 18 tahun ini. Memang ada Liga Mahasiswa, tapi menurut kami masih kurang. Kami ingin memberikan lebih banyak game kepada pemain muda,” ujarnya. Perbasi berharap pada edisi pertama minimal ada delapan tim yang bersaing. Sehingga setiap tim bisa bertanding tujuh kali di setiap wilayah. “Sehingga ada 21 laga di tiga wilayah. Ditambah laga semifinal dan final. Secara keseluruhan para pemain bisa bermain 24-25 pertandingan,” ujar Danny menambahkan. Tidak menutup kemungkinan, lanjut Danny, suatu saat ajang tersebut lebih banyak menggaet tim, sehingga pebasket muda juga lebih banyak mendapat jam terbang. Danny mengambil contoh Tiongkok yang menerapkan seorang atlet harus bermain minimal 80 pertandingan setiap tahunnya, sebelum masuk ke profesional. Sementara itu di tempat yang sama, Wakil Ketua Umum I PP Perbasi, George Fernando Dendeng, mengatakan setiap klub baik amatir maupun klub IBL yang memiliki pemain usia 18-23 diperkenankan mengikuti kompetisi antar-klub usia muda tersebut. Perbasi juga telah menjalin komunikasi dengan pihak IBL agar nantinya pemilihan rookie di IBL adalah mereka yang sebelumnya bersaing di Indonesia Development League. “Ada banyak hal yang baik dengan adanya gelaran ini. Dari segi perwasitan menjadi bagus, pemain dapat banyak pengalaman, dan pelatih juga bisa mendapatkan atlet potensial,” kata George.

Satria Muda Pertamina Datangkan Lucas Nogueira Pada Babak Kedua IBL Draft 2022

Dalam babak kedua IBL Draft Foreign Players 2022 Satria Muda Pertamina Jakarta memilih Lucas Nogueira yang pernah membela Toronto Raptors di NBA. Ternyata pemain asal Brazil tersebut pernah pensiun dini karena cedera. Namun di tahun 2022, dia kembali bermain dan akhirnya dipilih oleh SM. Nogueira secara resmi masuk NBA Draft 2013 melalui Boston Celtics. Namun setelah melalui beberapa kali pedagangan, akhirnya tim yang memiliki hak atas dirinya adalah Toronto Raptors. Meski begitu, dia baru bisa bermain di tim utama pada musim 2014-15. Selama di Raptors hingga musim 2017-18, Nogueira bermain sebanyak 141 game dengan kontribusi rata-rata 12,4 ppg dan 2,8 rpg. Sementara itu, dia juga tampil di Playoffs NBA tahun 2016, 2017, dan 2018. Dia tampil 13 game. Sementara dari data FIBA didapatkan fakta bahwa Nogueira pernah bermain untuk Timnas Brazil pada South American U17 Championship for Men tahun 2009, FIBA Americas U18 Championship for Men pada tahun 2010, dan FIBA U19 World Championship for Men di tahun 2011. Kemudian di tahun 2019 dia bermain di Basketball Champions League bersama klub Montakit Fuenlabrada, dan tahun 2022 bersama tim Sao Paolo pada kejuaraan Basketball Champions League Americas. Namun ternyata Nogueira baru saja mengalami titik terendah dalam karirnya. Karena pada 3 Februari 2021, Nogueira mengumumkan pensiun dini dari bola basket. Alasannya, dia mengalami cedera berat yang memaksanya membuat keputusan berat untuk meninggalkan basket. Tapi rupanya, Nogueira cepat pulih dari cederanya. Sehingga 21 Agustus 2021 dia kembali bermain dan menandatangani kontrak dengan Sao Paulo. Nogueira terakhir bermain untuk Guelph Nighthawks, klub asal Kanada yang bermain di CEBL. Kini Nogueira sedang ditunggu kedatangannya oleh IBL Fans. Semua tentu penasaran, bagaimana kualitas pemain berusia 30 tahun yang pernah bermain di NBA. Kehadiran Nogueira di lapangan bakal menjadi daya tarik tersendiri di musim depan. Sumber: www.iblindonesia.com

Dewa United Berbagi Ilmu Basket di AimHigh Stadium Tangerang

Training Camp Dewa United yang digelar di AimHigh Stadium Tangerang selama dua hari resmi ditutup, Sabtu (15/10/2022). Tingginya animo di Training Camp ini dibuktikan dengan kehadiran peserta kategori pemain dan pelatih dari 15 kota se-Indonesia. Pada dua hari penyelenggaraan, tim pelatih dan para pemain Dewa United membagikan ilmu mulai dari fundamental basket hingga menu latihan lain seperti taktikal, latihan fisik, shooting, dan hal-hal kecil lainnya. “Tujuan Training Camp ini kami mau sharing pengalaman bagaimana tim profesional latihan, bermain, dan memanage tim,” kata Zaki Iskandar selaku Koordinator Training Camp Dewa United. “Kami pilih sekitar 40 pemain dan 16 pelatih yang mengikuti Training Camp gratis ini. Kami seleksi seperti tinggi badan, asal daerah dan klubnya, termasuk pengalaman bermainnya,” lanjut Zaki. Ke depannya, Dewa United sebagai tim profesional di IBL akan kembali menggelar Training Camp ini lebih intens dan lebih luas lagi. “Hal itu dilakukan dalam rangka melakukan pembinaan terhadap atlet basket di Indonesia,” ujar Zaki melanjutkan. Niatan Dewa United tersebut didukung Ketua Perbasi Kota Tangerang Andri S Permana yang datang di sela Training Camp Dewa United. Apalagi menurutnya animo anak-anak muda bermain basket saat ini semakin tinggi, baik di Tangerang maupun di kota lain di Indonesia. “Kita menyambut ini sebuah kesempatan bagi teman-teman di Kota Tangerang dan anak-anak muda seluruh Indonesia untuk bareng-bareng latihan dengan tim profesional dan ketemu dengan teman-teman dari seluruh Indonesia,” ujar Andri. Andri juga membuka pintu jika ke depannya Dewa United bisa berjalan beriringan dengan Pengkot Perbasi Kota Tangerang dalam memajukan perbasketan. “Ambience yang bagus yang sudah tercipta di Kota Tangerang butuh wadah besar agar kita juga bisa memberikan kesempatan para atlet berprestasi di level nasional,” tutur Andri. “Sehingga keinginan Dewa United untuk bersama-sama dengan kita memajukan basket di Kota Tangerang pasti kita sambut baik,” pungkasnya. Sementara itu, salah peserta Training Camp Dewa United menuturkan jika ajang ini dimanfaatkan untuk mengasah kemampuan, dan memanfaatkan momen merasakan berlatih dengan tim profesional. “Dewa United ini kan klub besar di IBL. Ilmu-ilmu dari pemain dan pelatih di level profesional ini penting banget buat saya,” kata Gilbert Johensen Soselisa. “Kita di sini diajarkan juga hal hal detail pas di game yang kadang kita lupa. Detail-detail itu yang penting banget buat aku dapet untuk tambah ilmu,” tutup peserta asal Ambon tersebut. Sumber: www.iblindonesia.com

Jelang Musim 2023 IBL Gelar Piala Indonesia

Kota Solo akan dipenuhi bintang-bintang bolabasket nasional Indonesia. Sritex Arena Solo akan menjadi ajang Piala Indonesia 4-13 November mendatang. “Ini adalah ajang terbaik bagi pemain lokal dan 15 klub IBL menjelang musim Kompetisi 2023 Januari nanti. Selain semangat majukan bolabasket tanah air (Indonesia) melalui pertandingan yang kompetitif, ajang ini juga akan kolaborasikan kompetisi talenta anak muda setempat yang akan menghibur di sela pertandingan” kata Direktur Utama IBL Junas Miradiarsyah. Turnamen ini menambah jumlah bermain bagi setiap tim dan pemain selain saat musim kompetisi yang juga sudah mengalami peningkatan jumlah pertandingan dari semula 97 pertandingan menjadi 176 pertandingan selama musim babak reguler. “Pemenang peringkat Indonesia Cup (Piala Indonesia) juga akan mendapatkan hadiah dengan nilai total Rp 300juta,” tuturnya. Solo dipilih sebagai kota penyelenggaraan karena antusiasme masyarakat yang tinggi terhadap bolabasket. “Apalagi sekarang mereka memiliki tim asal Solo, West Bandits,” ujarnya. Melalui Piala Indonesia diharapkan akan semakin meningkatkan animo serta prestasi pemain-pemain masa depan Solo. Solo pernah memiliki tim legendaris, Bhinneka yang juga diperkuat pemain-pemain legendaris seperti I Made Sudiadnyana, Lie Tjui Tek, Wahyudi, Suyudi, Hardono Putra Prayogo dan banyak lagi. Kota Solo sebenarnya selalu masuk dalam kandidat kota penyelenggara kompetisi IBL. “Musim sebelumnya, Solo batal dikunjungi karena situasi omicron yang tidak memungkinkan,” tuturnya. Junas juga berterima kasih atas dukungan dari pemerintah kota Solo untuk penyelenggaraan Piala Indonesia ini. “Walikota dan pemerintah Kota Solo memberikan dukungan penuh untuk kegiatan ini,” pungkasnya. Format turnamen Piala Indonesia nanti 15 klub IBL akan dibagi dalam empat grup dengan sistem round robin di grup masing-masing pada babak penyisihan untuk menentukan tim yang berhak maju ke babak berikutnya. Sumber: www.iblindonesia.com

IBL Rookie Combine 2022. Langkah Awal Pemain Muda Jadi Pemain Pro.

IBL Rookie Combine muncul ketika pada tahun 2020 timnas bolabasket mengikuti sejumlah kompetisi sehingga klub membutuhkan pemain tambahan dan pengganti. IBL Rookie Combine adalah langkah awal bagi para pemain muda untuk jadi pemain profesional. Para pemain ini direkomendasikan oleh klub mau pun dipilih melalui scouting (pencarian bakat). “Rookie juga menjadi bagian penting regenerasi dan pembentukan kekuatan tim di masa depan yang tentu akan berdampak positif pula pada liga bola basket profesional tertinggi di Tanah Air ini,” ujar Direktur Utama IBL, Junas Miradiarsyah. Untuk IBL Rookie Combine 2022 diadakan di Days Hotel & Suites by Wyndham, Tangerang serta Aim High Stadium, Tangerang. Mulai tanggal 26 sampai 29 September 2022. Mereka digembleng di lapangan oleh pelatih-pelatih andal diantaranya : Amin Prihantono, Andrie Ekayana, Wahyu Widayat Jati, Andi Poedjakesuma dan Johannis Winar. Pada sesi kelas Amin juga menjadi pemateri selain Andovi da Lopez, Ariel Tigor Binafsihi, dan Raul Romero. Berikut nama-nama peserta IBL Rookie Combine 2022. Rekomendasi 1. Hilario Echo Hondo (Jawa Barat) 2. Gede Elgi Wimbardi (Bali) 3. Muhammad Rizky Ari Daffa Dewangsa (Lampung) 4. Daniel Salamena (Jawa Timur) 5. Aven Ryan Pratama (Jawa Timur) 6. Aldy Izzatur Rahman (DKI Jakarta) 7. Karl Patrick Utiarahman 8. Jordan Oei (Jawa Timur) 9. Yehezekiel Mahesvara (Bangka Belitung) 10. Andrew William Lenshun (Sulawesi Utara) 12. Haris Prasidya Widyadana (DKI Jakarta) Scouting Tim Pelatih: 1. Calvin Yeremias Biyantaka (Kalimantan Barat) 2. Ryan Mauliza T (Sumatera Utara) 3. Willy (Sumatera Utara) 4. Muhammad ghozaly (Sumatera Utara) 5. Frederico Nathaniel Darmawan (Jawa Tengah) 6. Aldi Sutrisno Djaswadi (Jawa Timur) 7. Muhammad Rafle Fadhal (Jakarta Selatan) 8. Ignatio Galih Brahmana (Bangka Belitung) 9. Faishal Luqmanul Hakim (Jawa Barat) 10. Victor Jacob Emillio Lobbu (Sulawesi Utara) 11. Yohanes Aristakhus ( Jawa Barat) 12. Qiflian Ovalino Arrazza Asmara (Jawa Tengah) 13. Sultan Prawira (DKI Jakarta) 14. Matthew Sebastian Samsi (Kalimantan Timur) 15. Franzisiyo Tjong (Kalimantan Barat) 16. Rezki Abdillah M Ali (Maluku Utara) 17. Danny James ( Sulawesi Utara) 18. Yusuf Ammar ( Jawa Timur) 19. Jerriel Rhemaldy (Jawa Timur) 20. Dennis Lasapu (Sulawesi Selatan) Sumber: www.iblindonesia.com

Mau Lapangan Basket Kamu di Renovasi? Cek Caranya Disini!

Indonesia Basketball League (IBL) kembali membuat gebrakan untuk kamu komunitas anak basket. Kompetisi basket tertinggi Tanah Air di Indonesia ini tak hanya fokus pada peningkatan kompetisi di lapangan tapi juga memperhatikan aspek di luar kompetisi. Yakni dengan membangun IBL Playground. IBL Playground adalah sebuah kegiatan sosial yang diinisiasi IBL untuk melakukan sebuah renovasi lapangan basket outdoor yang kemudian akan dipersembahkan kembali untuk komunitas. Akan ada lima kota yang memiliki IBL Playground yakni Jakarta, Tangerang, Bogor, Bandung, Yogyakarta. Di setiap kota akan ada lima lapangan yang direnovasi. “Kami berupaya agar basket bisa semakin dekat dengan masyarakat Indonesia. Dengan adanya IBL Playground, kami harap para generasi muda bisa terpacu semangatnya untuk menjadi pemain profesional di masa mendatang,” ujar DIrektur Utama IBL, Junas Miradiarsyah. “Di IBL Playground, para komunitas bisa saling bersilaturahmi dan mengasah kemampuan. Fokusnya kami ingin memasalkan basket disemua kalangan,” imbuh Junas. Kampanye IBL Playground rencananya dimulai pada 6 Juni pada 11 Juli 2021. Para penggila basket di Indonesia bisa ikut serta dengan memilih lima lapangan di Jakarta, Tangerang, Bogor, Bandung, dan Yogyakarta dengan cara posting foto lapangan dengan sertakan lokasi di akun Instagram anda Gunakan tagar #IBLPlayground #IBLCares Nah Sobat Muda NYSN kalau mau lapangan basket dikomunitas kamu direnovasi langsung aja cek Instagram IBL Indonesia untuk persyaratan lengkapnya ya!   Sumber: IBL

Setelah Tertunda IBL Akan Kembali Awal Maret

Dengan ditundanya seri 2 Bandung akibat banyaknya pemain yang positif virus corona manajemen IBL telah menyiapkan langkah-langkah agar kompetisi bisa kembali bergulir di awal bulan Maret 2022. Dilansir dari situs www.iblindonesia.com Direktur Utama IBL Junas Miradiarsyah mengatakan “Penyebaran Covid-19 saat ini jauh berbeda atau sangat lebih cepat dibandingkan gelombang sebelumnya. Penundaan kelanjutan ini sesuai dengan prosedur mitigasi yang telah ada pada manual book IBL untuk utamakan keselamatan pemain.” Setelah serie 2 Bandung, akan ada jeda masa sekitar tiga minggu sebelum memulai kelanjutan sisa serie hingga akhir babak penyisihan musim IBL Tokopedia 2022. Pertimbangan yang pertama adalah, dalam rencana awal memang setelah penyelenggaraan serie 3 (awalnya, 10-16 Februari) jeda kompetisi cukup lama karena Tim nasional Indonesia akan berlaga pada ajang qualifier di Arab Saudi dan Jordania (24 dan 27 Februar), sehingga ada beberapa pemain dari klub IBL yang akan membela tim nasional dan sebagaimana aturannya, ketika ajang FIBA dengan tampilnya tim nasional, liga nasional tidak dapat jalan bersamaan. Kedua, antara akhir serie 2 Bandung yakni 5 Februari dan awal serie 3 Jogjakarta yakni 10 Februari memiliki jeda waktu yang sempit sehingga keputusan untuk memulai kembali di Maret agar juga memberi kesempatan kepada pemain dan tim yang terpapar untuk kembali pulih dan dapat tampil maksimal di serie berikutnya. Pertimbangan ketiga, persiapan format mitigasi kelanjutan serie. Forrmat awal penyelenggaraan IBL Tokopedia 2022 dengan sistem bubble tidak terpusat (berpindah ke kota) dinilai sebagai improvisasi dari format musim 2021 sebelumnya. Dengan situasi Covid-19 hingga akhir tahun 2021 yang sempat semakin kondusif, format IBL kembali dengan sistem series berpindah kota dan kembali menghadirkan penonton secara terbatas menjadi pilihan terbaik agar musim dapat berjalan lebih panjang, suasana yang lebih baik bagi pemain dan beberapa pertimbangan teknis lainnya. “Situasi Covid-19 terutama dengan varian Omicron saat ini berbeda. Sehingga langkah menyiapkan formula antisipasi untuk kelanjutan musim semoga menjadi langkah preventif yang tepat dan IBL Tokopedia bangkit kembali hingga selesai di akhir musim dengan baik”, tutup Junas.

Bali United dan Semangat Baru Kembangkan Pebasket Muda Bali

Bali United dan Semangat Baru Kembangkan Pebasket Muda Bali

Pada Indonesian Basketball League (IBL), Bali United memang masih berstatus sebagai debutan. Tim berjuluk Tridatu Warriors ini secara resmi diperkenalkan ke publik pada 18 Desember 2020 lalu. Namun di sisi lain, kelahiran Bali United menjadi titik terang kebangkitan basket di Pulau Dewata, termasuk kesempatan bagi pebasket muda lain menggapai mimpi. Bali United sendiri merupakan tim basket profesional pertama di Bali. Mereka dibentuk selain untuk mengukir prestasi pada kanca kompetisi bola basket profesional, juga sebagai “wadah” untuk membina pebasket muda lokal Bali yang berbakat dan bertalenta serta menumbuhkan jaringan luas perbolabasketan di Bali. “Kami sangat senang ketika Bali United ikut IBL ya. Ini menjadi hal positif bagi basket di Bali. Mudah-mudahan Bali United tetap eksis,” ujar Oka pada Senin (18/1/21), dilansir dari Indosport. Pada skuat Bali United saat ini, mereka merekrut tiga pemain debutan pada IBL 2021 yakni Winston Wenjaya, Putu Bagus Arya Candra, dan Putu Yudiantara. Menurut Oka, tidak semua pebasket bisa mendapat kesempatan seperti ketiganya. “Tidak semua atlet basket bisa mencapai puncak atau kesempatan seperti ini. Peluang yang diberikan kepada mereka harus dimanfaatkan seoptimal mungkin,” kata Oka. Sementara itu, musim IBL 2021 sedianya dibuka pada Jumat (15/1/2021) di Mahaka Arena, Jakarta. Namun, menyusul keluarnya peraturan pemerintah pusat terkait Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Jawa-Bali yang dimulai pada Senin (11/1/2021), IBL 2021 harus ditunda hingga dua bulan ke depan atau Maret 2021.

Daftar Alumni DBL Yang Masuk Pick List Klub via IBL Rookie Draft 2020

Daftar Alumni DBL Yang Masuk Pick List Klub via IBL Rookie Draft 2020

Beberapa waktu lalu tepatnya pada Senin (30/11), Indonesian Basketball League (IBL) telah resmi mengumumkan Rookie Draft 2020. Menariknya, ada 13 alumni Development Basketball League atau DBL yang dipilih langsung oleh klub peserta IBL musim ini. Sekadar informasi, seorang pemain debutan memiliki dua cara untuk bisa masuk dan bermain di IBL, yakni melalui jalur “draft” dan rekomendasi. Sementara itu, Pacific Caesar Surabaya dan Bali United jadi klub terbanyak yang “mengambil” alumni DBL untuk memperkuat skuad mereka di musim selanjutnya. Masing-masing klub itu mantap memilih tiga pemain yang terdaftar di draft IBL Rookie 2021. Selain kedua klub itu ada lima klub lainnya yang juga memilih DBL alumni sebagai amunisi timnya. Klub-klub IBL sendiri mendapat kesempatan melengkapi skuad mereka hingga 24 Desember kemarin. Setelah itu, bursa transfer pemain IBL telah berakhir. Dari situ, baru bisa dilihat berapa jumlah pemain rookie yang memperkuat klub peserta, di luar pemilihan melalui IBL Rookie Draft 2020. Berikut ini 13 alumni DBL yang terpilih melalui IBL Rookie Draft 2020 yang akan melakoni debut di IBL musim ini: Satria Muda Pertamina Jakarta: M.Arief Febri S (SMAN 6 Bogor-Top 50 DBL Camp 2016*) Kelvin Sanjaya (SMAN 1 Pekanbaru-DBL All Star 2017) West Bandits Solo: Rioga Deswara (SMA Cendana Pekanbaru-DBL All Star 2013) Bali United: I Putu Yudiantara (SMAN 1 Denpasar-Participants DBL 3×3 2018) Habib Tito Aji (SMA Karangturi Semarang-Third place DBL 3×3 National Championship 2014) Winston Swenjaya (SMA Santo Yoseph Denpasar-Honda DBL All Star 2015 dan 2016) Prawira Bandung: Teemo (SMA Sutomo 1 Medan-DBL All Star 2014) Yudha Saputera (SMAN 2 Cirebon-Participants Honda DBL West Java Series 2015) Pacific Caesar Surabaya: Andreas Kristian Vieri (Nation Star Academy -DBL All Star 2016) Agung Jaya Kusuma (SMAN 15 Surabaya-DBL Participants 2015) Gregorio Claudie W (SMAN 3 Sidoarjo-DBL Selection 2012) Bank BPD DIY Bima Perkasa: Samuel Devin (SMA Regina Pacis Surakarta-DBL All Star 2015) Pelita Jaya Bakrie: Alfredo Tanujaya (SMA Budhaya 2 Jakarta-DBL Participants 2014)

Tepis Rumor Dipecat, Youbel Sondakh Bawa SM Juara di Kandang Pelita Jaya

Youbel Sondakh (kaos hitam), arsitek Satria Muda berteriak gembira usai timnya menang dari Pelita Jaya, dalam final Indonesian Basketball League (IBL) Pertalite 2017/2018, pada Minggu (22/4). (oekzone.com)

Jakarta- Satria Muda (SM) Pertamina memastikan gelar juara Indonesian Basketball League (IBL) Pertalite 2017/2018, pada Minggu (22/4), di Gelanggang Mahasiswa Soemantri Brodjonegoro Jakarta. SM menutup gim penentu dengan skor 69-64 atas Pelita Jaya (PJ), karena pada dua laga sebelumnya kedua tim bermain imbang 1-1. “Puji Tuhan dikasih juara setelah dua tahun tanpa gelar. Puji Tuhan juga saya berada di tim juara Satria Muda,” ujar Youbel Sondakh, arsitek Satria Muda usai laga. Pada pertandingan itu, Youbel memberikan apresiasi tinggi pada Jamar Andre Johson yang mencetak 21 angka sekaligus MVP Final. “Kami percaya pada Jamarr. Dia bisa melakukan banyak hal buat kami,” lanjut Youbel. “Tuhan membawa saya ke Indonesia, setiap hari saya kerja keras untuk timku, untuk pelatihku,” timpal Jamarr. Sementara, Johanis Winar, juru racik Pelita Jaya, mengakui keperkasaan lawan. “Kami lambat start. Anak anak kemudian juga terburu melakukan eksekusi,” cetusnya. Namun, ia memuji pemainnya yang terus berjuang hingga sempat hanya tertinggal tiga angka. “Kita sudah berusaha. Berarti musim depan harus bekerja lebih keras lagi,” tukasnya. SM sukses memenangi trofi pertama sejak berganti ke era IBL. Arki Dikania Wisnu dan kawan-kawan memenangi dua pertandingan dalam format best of three. Usai menjadi juara, Youbel mengaku sedikit bernafas lega. Maklum, pelatih berusia 33 tahun ini sempat digosipkan bakal dipecat apabila gagal menjadi juara. “Apabila saya dipecat SM, berarti Tuhan punya rencana yang lebih baik. Namun, nyatanya kami bisa menjadi juara dan itu yang terbaik,” sebut Youbel. “Mengenai materi pemain, seharusnya kerangka tim juara tetap dipertahankan. Saat ini, saya belum ingin memikirkan hal itu dulu,” pungkasnya. (Adt)

Tekuk Satria Muda di GOR Soemantri, Pelita Jaya Paksakan Gim Ketiga

Center Pelita Jaya, Chester Jarell Giles, turut membantu timnya memenangkan laga kedua final (IBL) Pertalite 2017-2018 di GOR Soemantri Brodjonegoro, Jakarta. (Pras/NYSN)

Jakarta- Pelita Jaya (PJ) akhirnya sanggup memperpanjang laga babak final berlanjut hingga gim ketiga, setelah menang 94-78 atas Satria Muda Pertamina, di GOR Soemantri Brodjonegoro, Jakarta, pada partai kedua final Indonesian Basketball League (IBL) Pertalite 2017-2018, Sabtu (21/4). Dengan hasil ini, potensi PJ mempertahankan trofi IBL tetap terbuka. Berlaku sebagai tuan rumah, PJ berinisiatif tampil agresif. Mereka bahkan leading 17-0 ketika laga baru berjalan empat menit. Pertandingan sempat terhenti pada menit kelima, karena Hardianus (Satria Muda) dan Xaverius Prawiro (Pelita Jaya) terlibat perselisihan. Pelita Jaya unggul telak pada kuarter pertama. CJ Gilles dan kawan-kawan mengakhiri kuarter pertama dengan skor 36-17. Tensi laga memanas karena Xaverius Prawiro dan Avan Seputra berseteru. Satria Muda sempat bangkit pada kuarter kedua berkat kecemerlangan Dior Alexandros Lowhorn. Namun, Pelita Jaya berhasil mempertahankan keunggulan dengan skor 57-40. Pelita Jaya kembali menjauhkan selisih angka pada kuarter ketiga. Tim asuhan Johanis Winar itu unggul 76-62. Perselisihan kembali terjadi saat kuarter keempat berjalan dua menit. Kali ini, Dior Alexandros berseteru dengan Valentino Wuwungan. Pelita Jaya akhirnya sukses mempertahankan keunggulan hingga kuarter empat berakhir. Mereka menang dengan skor 94-78. (Art)

Laga ‘Panas’ Game Pertama IBL, Satria Muda Bungkam Pelita Jaya

Guard klub Satria Muda Jamar Andre Johnson (71) dibayangi poit guard klub Pelita Jaya Wayne Bradford (10) dalam laga final game pertama IBL Pertalite 2017-2018, pada Kamis (19/4). (Pras/NYSN)

Jakarta- Tuan rumah Satria Muda (SM) Pertamina berhasil membungkam tamunya Pelita Jaya (PJ) di game pertama final Indonesian Basketball League (IBL) Pertalite 2017-2018, di Britama Arena Mahaka Square, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Kamis (19/4), dengan skor 73-63. Pada pertandingan yang dipimpin wasit asal Philipina Reynaldo Yante, kedua tim menurunkan formasi terbaiknya sejak awal. SM mampu memimpin 10-7 hingga lima menit interval kuarter pertama usai tembakan pemain bernomor punggung 44, Dior Alexandros Lowhorn masuk. Bahkan, aksi nyeleneh Lowhorn usai melesakkan bola makin membuat tensi pertandingan tersebut berlangsung panas. Lalu, bola yang dilesakkan Jamar Andre Johnson menambah angka hingga SM unggul 15-7. Di akhir kuarter pertama, Respati Pamungkas mencetak tembakan tiga angka bagi PJ, skor berubah menjadi 20-12. Kuarter kedua, PJ berjuang keras mengejar ketertinggalan melalui Wayne Lyndon Bradford dan Chester Jarell Giles. Tapi, usaha itu belum membuahkan hasil. Skor sempat tipis 29-27 untuk SM yang mengunci kuarter kedua dengan unggul 32-27. PJ makin terancam di kuarter ketiga. Aksi ‘dunk’ Lowhorn menjadikan skor 46-31. Pundi-pundi angka SM makin tak terbendung. Mereka menutup kuarter ketiga dengan selisih tujuh bola, 55-41. Tembakan tiga angka Johnson membuka kuarter keempat. Di kuarter ini ditandai dengan dikeluarkannya point guard kedua tim yakni Hardianus (SM) dan Xaverius Prawiro (PJ) akibat ‘foul out’. Dan, SM memastikan kemenangan dengan skor akhir 73-63. Johanis Winar, arsitek PJ, mengaku lawan bermain luar biasa, sedangkan defensif tim-nya sangat buruk. “Intinya SM tampil luar biasa dan dapat momentumnya. Sedangkan tim kami defensif-nya kurang bagus. Di game kedua nanti kami harus focus, sejak laga dimulai,” ujar pelatih yang akrab disapa Ahang itu. “Start kami terlalu lambat. Lawan sudah percaya diri sejak awal, sehingga kami harus susah payah untuk bisa unggul dari SM. Game berikutnya kami harus bangkit,” timpal Ponsianus Nyoman Indrawan, center PJ. Sementara, Youbel Sondakh, juru racik SM, mengucap syukur tim-nya mampu memenangi game pertama final IBL ini. “Puji Tuhan kami menang. Tensi pertandingan yang tinggi, tapi SM bisa unggul. Kami apresiasi tingg pada pemain lokal, karena semua bermain dengan baik. Harapannya, di game kedua mereka minimal bermain seperti ini,” tuturnya. “Saya selalu excited. Ini final kelima saya. Kami harus lebih berkembang lagi di game kedua. Jadi masih harus lebih fokus untuk laga selanjutnya karena pertandingan belum berakhir,” sambung Arki Dikania Wisnu, punggawa SM. Laga kedua final IBL Pertalite 2017-2018 berlangsung pada Sabtu (21/4), di Hall A Basket Gelanggang Mahasiswa Soemantri Brodjonegoro (GMSB), Jakarta Selatan, yang menjadi markas Pelita Jaya. Jika PJ menang, maka akan digelar laga pamungkas ditempat yang sama, pada Minggu (22/4). (adt)

Redam Problem Turn Over, Jadi Jimat Babak Final IBL Musim Ini

Pelita Jaya (PJ) Jakarta dan Satria Muda (PJ) Pertamina Jakarta melakoni laga final Indonesian Basketball League (IBL) Pertalite 2017-2018 yang juga ulangan partai puncak musim lalu. (Pras/NYSN)

Jakarta- Event Indonesian Basketball League (IBL) Pertalite 2017-2018 segera masuk fase akhir. Dua tim yakni Pelita Jaya (PJ) Jakarta dan Satria Muda (PJ) Pertamina Jakarta bakal melakoni laga final yang juga merupakan ulangan partai puncak pada musim lalu. “Final tahun ini adalah rematch dari final tahun lalu. Tentu, ekspetasinya tinggi. Ada yang mau revenge, ada yang mau repeat,” tutur Direktur IBL, Hasan Gozali, pada konferensi pers final IBL 2017-2018 di Hotel Santika Premier Slipi, Jakarta, Selasa (17/4). Musim lalu, PJ sukses memutus periode puasa gelar juara mereka yang telah berjalan selama 26 tahun. Skuat besutan Johannis Winar itu tampil sebagai kampiun usai menekuk SM dengan skor 2-1. Menariknya, kemenangan terakhir PJ diraih di markas SM, BritAma Arena, Kelapa Gading. Musim ini, keadaan berbalik. Tak lagi seperti musim lalu, saat PJ hanya mendapat jatah satu laga kandang, kali ini mereka akan tampil di markas sendiri sebanyak dua kali. Berdasarkan jadwal yang dirilis IBL, gim pertama seri final musim ini akan dimainkan di BritAma Arena, Jakarta Utara, pada Kamis (19/4). Sementara itu, gim kedua bakal digelar di Gelanggang Mahasiswa Soemantri Brodjonegoro (GMSB) pada Sabtu (21/4) Sedangkan gim ketiga akan dimainkan di GMSB, Jakarta Selatan, pada Minggu (22/4), andai diperlukan. Soal kapasitas GMSB yang tak sebesar BritAma Arena, manajemen PJ bakal menggelar nonton bareng di luar venue dengan menggunakan layar besar. Kedua tim pun bertekad mengurangi catatan kesalahan atau turn over (TO) demi mencegah kesempatan lawan mencetak angka pada laga final Indonesian Basketball League (IBL) Pertalite 2017/2018. “Bagi PJ, TO menjadi catatan khusus karena jumlahnya cukup tinggi pada musim reguler. Ddalam persiapan, kami selalu melatih agar tak mudah kehilangan bola dan posisi,” ujar pelatih PJ, Johannis Winar di Jakarta, Selasa (17/4). PJ punya catatan TO terburuk pada musim reguler IBL 2017-2018. Wayne Bradford dkk rata-rata melakukan 16,88 kali kesalahan per laga. “Pemain harus bisa menjaga bola dengan baik karena bola basket itu masalah momentum. Kami harus teliti dan selektif saat mengirim operan,” kata Ahang, sapaan Winar. Jika PJ menjadi yang terburuk untuk masalah TO, maka SM menjadi pencatat TO terburuk kedua musim reguler IBL 2017-2018 dengan 16 kali per laga. Pelatih SM Youbel Sondakh menyebut, itu karena pada musim reguler dirinya beberapa kali melakukan percobaan strategi. Namun, Youbel yakin hal tersebut tak terulang kembali di final karena menurut dia, SM tak lagi dalam masa coba-coba. “Di final, sama seperti play-off, semuanya sudah pasti. Jangan sampai sembarangan menerapkan strategi,” pungkasnya. (Pras)