All England 2022. Bagas/Fikri Tundukkan The Minions.

Duel sesama wakil Indonesia di sektor ganda putra babak semi final turnamen bulutangkis All England 2022 dimenangkan Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri. Pasangan ini secara mengejutkan menghentikan langkah ganda nomor satu dunia peraih dua gelar All England, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo. Berlaga di Utilita Arena Birmingham, Sabtu (19/3), Bagas/Fikri menang dengan pertarungan sengit tiga gim 22-20, 13-21, 21-16. Tampil dengan penuh kepercayaan diri, agresivitas tinggi dan tak henti menyerang, Bagas/Fikri berhasil membuat The Minions tidak bisa keluar dari tekanan. Permainan ini pula yang mengantarkan mereka menjungkalkan juara dunia di babak perempat final kemarin (18/3). “Alhamdulillah kami lagi-lagi bisa menyelesaikan pertandingan dengan lancar dan diberikan kemenangan. Hari ini kami bermain cukup baik, all out dan mengeluarkan semua kemampuan secara maksimal,” kata Fikri usai pertandingan. “Gim pertama kami bisa memegang kendali permainan, tidak membiarkan Koh Sinyo dan Mas Kevin untuk berkembang. Kami menyerang terus walau sempat terkejar poinnya. Di gim kedua kami kehilangan fokus dan poinnya jauh, di gim ketiga kami berusaha bangkit dan fokus kembali untuk mencari serangan,” jelas Fikri. Tiba di laga puncak di penampilan perdana di All England bak mimpi bagi pasangan ini. “Saya masih merasa seperti mimpi. Bila ini mimpi saya tidak mau terbangun. Kami menjalani hari-hari sulit di tahun lalu, tahun ini kami mau bangkit. Semoga ini jadi awal yang baik buat kami,” ucap Fikri. “Tidak menyangka bisa masuk final All England pertama kali. Tapi kami tidak mau terlalu senang dulu karena tugas belum selesai, masih ada final besok,” tutur Bagas. Sementara di sisi lain, Marcus/Kevin mengakui keunggulan juniornya itu. “Mereka hari ini bermain sangat bagus dan kami banyak melakukan kesalahan sendiri. Selamat untuk Bagas/Fikri,” sahut Marcus. “Kami memang berharap bertemu Bagas/Fikri karena Indonesia akan punya wakil di final. Tapi seperti saya bilang kemarin lawan siapa pun pasti sulit. Kami sudah tahu permainan masing-masing. Mereka bermain tanpa beban dan kami selalu di bawah tekanan,” sambung Kevin. Indonesia masih menyisakan satu wakil lain di ganda putra yang akan bertanding. Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan melawan He Ji Ting/Tan Qiang dari China. Sumber: www.pbsi.id

Juara Dunia Jadi “Korban” Berikutnya Bagas/Fikri

Juara Dunia Jadi "Korban" Berikutnya Bagas/Fikri

Ledakan Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri di turnamen bulutangkis All England 2022 belum berakhir. Teranyar, ganda putra muda Indonesia ini berhasil menumbangkan Takuro Hoki/Yugo Kobayashi asal Jepang yang berstatus juara dunia 2021 di babak perempat final. Berlaga di Utilita Arena Birmingham, Jumat (18/3), Bagas/Fikri menang rubber gim 16-21, 21-18, 22-20. Penampilan ngotot dan pantang menyerah menjadi kunci kemenangan. “Alhamdulillah hari ini kami masih diberikan kemenangan,” kata Fikri mengucap syukur. “Kami berjuang habis-habisan di lapangan sampai selesai, walau ketinggalan terus poinnya tapi selalu berusaha untuk mengejar,” ujar Fikri. Aksi heroik terjadi di gim ketiga. Bagas/Fikri berhasil menyelamatkan tiga kali match point lawan dan lalu memborong lima poin beruntun untuk memenangkan pertandingan dari skor 17-20 menjadi 22-20. “Kami tidak menyiapkan persiapan spesial, sama seperti biasanya saja tapi kami tahu mereka juara dunia. Jadi kami di lapangan coba nothing to lose,” ucap Bagas. “Rasanya senang, bangga, merinding. Kami seakan tidak percaya bisa sampai di semi final tapi perjuangan belum berakhir, masih ada besok. Harus fight lagi,” tuturnya. Kemenangan Bagas/Fikri ini juga menandakan Indonesia sudah punya satu wakil di final karena di babak empat besar mereka sudah ditunggu kompatriot Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo. Secara rekor pertemuan, Bagas/Fikri unggul 1-0 atas seniornya tersebut. Kemenangan diraih pada babak 16 besar Denmark Terbuka 2021, dengan skor 17-21, 21-17, 23-21. “Kami kalah menang lawan Marcus/Kevin di latihan, semua sudah saling mengenal permainan masing-masing,” sahut Fikri. “Di pertemuan terakhir di ajang resmi kami bisa menang, itu modal untuk pertandingan besok,” sambung Bagas.

All England 2022. Marcus/Kevin Akan Bertemu Bagas/Fikri di Semi Final.

Ganda putra nomor satu dunia asal Indonesia Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo sukses menembus babak semi final turnamen bulutangkis All England 2022. Hasil ini mereka raih usai mengalahkan wakil India, Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty dua gim langsung 24-22, 21-17. Berlaga di Utilita Arena Birmingham pada Jumat (18/3) pagi waktu setempat, The Minions tidak memulai laga dengan mudah. Banyak melakukan kesalahan sendiri di gim pertama membuat mereka harus tertinggal 15-20 terlebih dahulu. Tapi dengan semangat pantang menyerah, Marcus/Kevin berhasil membalikkan keadaan dan menang 24-22. “Kami hampir kalah di gim pertama. Lawan bermain sangat baik, cepat, dan punya power. Setelah tertinggal 15-20 kami coba main nothing to lose, melakukan yang terbaik, fokus satu poin demi satu poin dan beruntung bisa balik menang,” kata Kevin usai pertandingan. “Di gim pertama kami banyak melakukan kesalahan sendiri, terutama di servis. Tiga sampai empat kali kami kehilangan poin dari servis,” sambung Marcus. Setelah menang di gim pertama, penampilan Marcus/Kevin membaik di gim kedua. Kontrol permainan pun dapat dipegang sepenuhnya. Mereka mengakui kemenangan di gim pertama menambah kepercayaan diri. “Bisa mengejar poin di gim pertama membuat kami lebih percaya diri. Akhirnya di gim kedua kami tidak banyak melakukan kesalahan sendiri,” ucap Marcus. “Kami sangat senang bisa masuk ke semifinal tapi besok pertandingan akan semakin berat, jadi kami harus fokus lagi,” ungkap Marcus. Saat berita ini ditulis pasangan Bagas Maulana/ Muhammad Shohibul Fikri menang atas pasangan Takuro Hoki/Kobayashi dengan skor 16-21, 21-16, 22-20. Dengan hasil ini maka Bagas/Fikri akan berjumpa Kevin/Marcus dibabak semifinal. Sumber: www.pbsi.id

Cedera Betis Apriyani Rahayu Terpaksa Mundur dari All England 2022.

Dilansir dari halaman resmi PBSI pebulutangkis Apriyani Rahayu harus mundur dari turnamen All England 2022 satu hingga dua minggu untuk memulihkan kondisi betis kanannya yang cedera. Hal itu disampaikan pelatih ganda putri Eng Hian setelah berkonsultasi dengan dokter PBSI. Selain itu Apriyani Rahayu juga harus mundur dari turnamen Swiss Terbuka (22-27 Maret) dan Korea Terbuka (5-10 April). “Hasil pemeriksaan dan konsultasi dengan dr. Grace (Joselini Corlesa, dokter PBSI) cedera betis kanan Apri tidak terlalu parah tapi memang diperlukan waktu istirahat setidaknya satu hingga dua minggu sebelum bisa kembali ke lapangan,” tutur Didi. “Oleh karena itu saya menarik keikutsertaan dia di Swiss dan Korea Terbuka mendatang,” sambungnya. Sedianya, Apri akan berduet dengan pasangan baru yaitu Siti Fadia Silva Ramadhanti di dua turnamen tersebut. Sebelumnya, Apri juga batal debut dengan Fadia di ajang Jerman Terbuka pekan lalu gara-gara cedera yang sama. “Saya tidak mau ambil resiko, lebih baik memang Apri istirahat hingga sembuh total baru memulai kembali persiapan ke pertandingan-pertandingan berikutnya,” tegas Didi. Cedera betis kanan Apri kambuh di tengah laga babak 16 besar All England 2022 hari Kamis (17/3) sore waktu setempat. Apri yang berpasangan dengan Greysia Polii sudah unggul 21-18 di gim pertama atas lawannya Treesa Jollyindia/Gayatri Gopichand Pullela. Di pertengahan gim kedua petaka datang, Apri yang melakukan gerakan tidak pas saat mengambil shuttlecock langsung merasa tidak nyaman dengan betisnya. Setelah itu, Apri terus merasa kesakitan dan gerakannya makin terbatas. Lalu memutuskan mundur di poin 14-19.

Luar Biasa, Pasangan Muda Ini Tembus Perempat Final All England

Luar Biasa, Pasangan Muda Ini Tembus Perempat Final All England

Ganda putra muda Indonesia, Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri, baru saja membuat kejutan dengan melaju ke babak perempat final turnamen bulutangkis All England 2022. Hasil ini mereka dapatkan secara luar biasa usai menumbangkan unggulan delapan Malaysia, Ong Yew Sin/Teo Ee Yi dengan rubber game 24-22, 13-21, dan 21-17. Berlaga di Utilita Arena Birmingham Kamis (17/3) siang waktu setempat, Bagas/Fikri bermain penuh semangat dan eksplosif. Gabungan gerakan rotasi yang cepat dan arah pukulan yang keras dan tidak terduga membuat pasangan Malaysia kesulitan membendungnya. “Pertandingan hari ini cukup memuaskan, alhamdulillah bersyukur diberikan kemenangan dan keselamatan sampai selesai,” kata Fikri dikutip dari tim Humas dan Media PP PBSI. “Di gim pertama beruntung kami bisa membalikkan angka ketika mereka gim poin duluan, di gim kedua kami kehilangan tempo dan banyak mati sendiri. Di gim ketiga coba lebih fokus lagi cari poin satu demi satu, berusaha lebih tenang lagi di lapangan,” jelasnya. Walau menang, Bagas/Fikri mengaku hari ini permainan mereka malah tidak seenak kemarin saat mengalahkan rekan senegara, Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan. Sehingga besok mereka ingin lebih siap lagi. “Sebenarnya lebih enak kemarin, karena kondisi lapangannya beda. Hari ini sedikit ada angin jadi harus adaptasi lagi,” tutur Bagas. “Persiapan untuk besok harus lebih matang lagi sih, sama fokusnya dijaga dan persiapan tenaga. Siapapun lawannya kami mau maksimal,” ujar Bagas. Sementara itu, lawan Bagas/Fikri di babak perempat final adalah pasangan Jepang, Takuro Hoki/Yugo Kobayashi, yang menang melawan Ben Lane/Sean Vendy (Inggris) dengan skor akhir 21-11, 19-21, dan 24-22 Sebagai debutan di All England, Bagas/Fikri mengatakan bisa masuk perempat final merupakan hal yang membanggakan. “Tentu sangat senang dan bangga bisa maju sejauh ini, apalagi ini Alll England pertama kali. Semoga besok diberikan kelancaran dan kemenangan,” harap Fikri. Tak lama berselang, kemenangan juga diraih ganda putra nomor satu dunia, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo. The Minions, julukan mereka, ke perempat final setelah mengalahkan wakil Jepang Akira Koga/Taichi Saito. Tidak mudah bagi Marcus/Kevin untuk mengalahkan ganda peringkat 22 dunia itu. Perlawanan alot diberikan sepanjang tiga gim dengan durasi 68 menit sebelum selesai dengan skor 15-21, 21-18, 21-18. Pada laga semi final, The Minions akan berjumpa Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty asal India. Peluang All Indonesian Final terbuka besar. Jika dua pasangan Indonesia mampu mengalahkan lawan mereka masing-masing.

All England 2022. Lapangan Bocor The Minions Terpaksa Pindah Lapangan.

Akibat kebocoran lapangan yang dialami oleh Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo saat melawan Lucas Corvee/Ronan Labar (Perancis) terpaksa partai ganda putra ini terhenti dan pindah lapangan. Peristiwa ini terjadi saat gim kedua pada skor 2-2, pada game pertama Marcus/Kevin, sudah mengantongi keunggulan 21-12. Akibat tertunda beberapa lama akhirnya Marcus/Kevin harus mengejar ketertinggalan sebelum menutup game kedua dengan 21-18. “Sebenarnya kami bermain sudah lumayan sejak awal pertandingan, tapi tadi sempat tidak enak setelah pindah lapangan soalnya nunggu lama jadi agak dingin juga,” ujar Marcus dikutip dari halaman resmi www.pbsi.id “Setelah pindah lapangan di gim kedua poinnya mepet-mepet malah kami selalu tertinggal, beruntung di poin-poin akhir kami bisa kembali pegang kendali dan menyusul,” sambung Kevin. Marcus/Kevin yang berada di unggulan pertama awalnya harus bertemu dengan Choi Sol Gyu/Seo Seung Jae di babak 32 besar tapi pasangan Korea itu memutuskan untuk mundur. “Kami tidak merasa diuntungkan dengan mundurnya pasangan Korea. Semua lawan sama saja, semua berat karena ini All England,” tutur Marcus.

Indonesia Menargetkan Juara All England.

Turnamen bulutangkis All England akan berlangsung di Utilita Arena, Birmingham, 16-20 Maret 2022. Sebagai negara dengan tradisi bulutangkis yang kuat Indonesia memasang target untuk bisa menjuarai ajang ini. Indonesia pun mengirimkan seluruh pemain terkuatnya. Dengan kekuatan penuh, Skuad Garuda berharap ada gelar juara yang bisa direbut. “Bicara soal peluang, bisa saya katakan peluang kita tetap terbuka. Ini karena kita menyertakan pemain terbaik dan terkuatnya,” ujar manajer tim sekaligus Kabid Binpres PP PBSI, Rionny Mainaky. “Bisa saya katakan, dibandingkan turnamen lain, All England itu beda gengsinya. Semua pemain terbaik dunia selalu hadir di sini. Ada anggapan bahwa seorang pemain apabila belum menjuarai All England, belum lengkap prestasinya,” tambahnya. Di tunggal putra, Indonesia menyertakan Anthony Ginting, Jonatan Christie, dan Shesar Hiren Rhustavito. Di putri ada Gregoria Mariska Tunjung. Di ganda putra, terdapat Marcus Fernaldi/Kevin Sanjaya, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan, dan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto. Juga ada peraih emas Olimpiade Tokyo, Greysia Polii/Apriyani Rahayu di ganda putri. Sementara di ganda campuran, terdapat Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari. “Saya memasang target, tahun ini harus ada wakil Indonesia yang juara. Soal dari mana gelar bisa diraih, setidaknya dari tunggal putra, ganda putra, atau ganda putri,” sebutnya. Rionny pun sangat berharap para pemain muda Indonesia yang dikirim, bisa unjuk gigi di All England. Syaratnya, mereka tidak boleh merasa takut duluan ketika berhadapan dengan pemain unggulan. “Saya harapkan mereka bisa tampil baik dan berusaha menikmati pertandingan. Keluarkan seluruh hasil latihan selama ini,” tutur Rionny. Tim Indonesia hari ini akan menjajal lapangan pertandingan, Utilita Ardna Birmingham mulai pukul 10.00 waktu setempat atau pukul 17.00 WIB. Sumber: www.pbsi.id

Tim Indonesia Optimis Tatap All England 2022.

Tim bulutangkis Indonesia mulai menggelar latihan teknik jelang bergulirnya turnamen bulutangkis All England 2022. Turnamen tertua dan paling prestisius ini akan berlangsung pada 16-20 Maret di Utilita Arena Birmingham. Hall University of Birmingham dipilih menjadi tempat latihan karena latihan resmi di practice court dan main hall baru akan bergulir Senin (14/3) esok. “Hari ini dibantu mahasiswa Indonesia di Birmingham, kami menyewa tempat latihan selama kurang lebih dua jam karena latihan resmi baru bisa besok,” kata Rionny Mainaky, manajer tim Indonesia. “Kemarin kami latihan di Gym, hari ini coba turun ke lapangan untuk menghilangkan kaku-kaku di gerakan dan mengembalikan feeling pukulan karena sudah kurang lebih tiga hari tidak pegang raket,” jelasnya. Rionny mengungkapkan kondisi tim Indonesia saat ini sangat baik, sehat, dan bersemangat. Aura optimisme terpancar dari sesi latihan kali ini. “Semua anggota tim dalam keadaan sehat dan bersemangat. Latihan serius dan optimis,” ujar Rionny. “Nanti setelah latihan kami akan menjalani tes Covid-19. Semoga hasilnya semua negatif,” harap Rionny. Selain itu, Rionny juga berharap hasil tes Covid-19 tim yang ada di Jerman semua baik dan bisa segera bergabung di Inggris. “Saya masih memantau kondisi tim yang ada di Jeman. Mereka sudah melakukan tes PCR pagi ini waktu setempat, sore nanti baru ada hasilnya,” ungkap Rionny. “Saya berharap semua hasilnya negatif, termasuk Jonatan. Jadi besok sudah bisa bergabung di sini,” pungkasnya. Sementara atlet ganda putra, Kevin Sanjaya Sukamuljo berharap bisa mendapat hasil terbaik di All England kali ini. Kevin yang menempati unggulan pertama bersama pasangannya, Marcus Fernaldi Gideon, mengaku persiapan yang dilakukan sudah cukup baik. “Persiapan di Jakarta sudah cukup baik. Hari ini latihan untuk mengembalikan kondisi tubuh saja dan mencari feel pukulan. Adaptasinya nanti kalau sudah latihan di main hall,” Kevin mengungkapkan. “Yang pasti, kita tetap akan mencoba maksimal, memberikan yang terbaik dan semoga hasilnya dapat yang maksimal juga,” tutup Kevin yang sudah dua kali menjuarai ajang bulutangkis tertua di dunia ini. Sumber: www.pbsi.id  

Gagal di Jerman Terbuka 2022 Ganda Campuran Akan Dievaluasi.

Indonesia tidak berhasil menempatkan wakil di babak semifinal turnamen bulutangkis Jerman Terbuka 2022. Dua pasangan ganda campuran yang tersisa, Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari dan Adnan Maulana/Mychelle Crhystine Bandaso harus mengakui keunggulan lawan-lawan di babak perempatfinal. Bertanding di Westenergie Sporthalle, Jumat (11/3), Rinov/Pitha dihentikan unggulan kelima asal Inggris, Marcus Ellis/Lauren Smith lewat pertarungan sengit rubber game, 21-16, 16-21, 19-21. Sementara Adnan/Mychelle kalah dari Adam Hall/Julie Macpherson dari Skotlandia, juga dengan rubber game, 17-21, 21-14, 18-21. Pelatih ganda campuran Nova Widianto langsung mengevaluasi penampilan kedua pasangannya. “Rinov/Pitha main sudah bagus, hanya kurang tahan sedikt fokusnya di gim ketiga. Di poin-poin akhir; variasi serangannya juga berkurang, banyak smash terus tapi lawan tidak mati karena bolanya berat sekali. Selain itu, sering kecolongan poin di servis dan terima servis. Dari servis, pasangan Inggris berapa kali dapat poin mudah atau minimal bisa ambil permainan duluan, sedangkan kita kurang siap,” ungkap Nova. “Buat Adnan/Mychelle hampir sama. Mereka di gim pertama banyak main bola-bola panjang, kurang berani bermain no lob pendek dan mengadu depan. Waktu main reli juga kurang tahan dan kelihatan down kalau musuh susah dimatikan, inginnya sekali mati,” tutur Nova. Walau gagal menembus babak empat besar, Nova tetap mengapresiasi perjuangan anak-anak asuhannya tersebut. Ia berharap Rinov/Pitha dan Adnan/Mychelle bisa menampilkan permainan lebih baik di turnamen All England 2022 yang akan digelar pekan depan. “Secara keseluruhan penampilan secara teknis anak-anak sudah bagus. Hanya memang harus ditingkatkan dari segi fokus bermain reli,” kata Nova. “Sebenarnya kita sudah antisipasi di latihan dengan memakai bola berat, tapi masih kurang tahan. Ke depan harus lebih tahan lagi kalau reli-reli panjang, terutama di Eropa yang rata-rata bolanya berat karena cuaca dingin. Semoga mereka bisa lebih baik di All England dan turnamen berikutnya,” harap Nova. Sumber: www.pbsi.id

Atlet Muda Volly Kota Tangerang Digembleng

Atlet Muda Volly Kota Tangerang Digembleng

Sebanyak 28 atlet lolos seleksi penjaringan atlet Volly pelajar di tingkat SMP dan SMA di seluruh Kota Tangerang. Seleksi tersebut diikuti sebanyak 90 atlet di GOR Dimyati, Kota Tangerang 27 Februari lalu. Mereka pun secara resmi mengikuti program pemusatan latihan. Ketua PBVSI Kota Tangerang, Ngadino mengatakan, dari hasil penjaringan bulan lalu seluruh para atlet sudah masuk ke Pemusatan latihan secara intensif. Dalam program latihan tersebut diharapkan memberikan hasil yang maksimal. “Semoga dapat menghasilkan maksimal seperti yang diharapkan dan mampu membuat harum nama Kota Tangerang di pertandingan nanti,” ujar Ngadino, Sabtu (12/3/2022). Asisten pelatih dan salah satu penanggung jawab buat atlet putri di lapangan, Singgih Widianto mengatakan, dirinya melihat potensi para atlet. “Saat ini dalam masa pemantapan dalam Tim agar tidak bermain secara individual dan secara fisik sudah mulai lebih intensif,” katanya. Sementara, Diaz Restu Anggania yang mewakili pelajar dari SMP Negeri 1 Kota Tangerang mengatakan, dirinya salah satu atlet yang lolos untuk dari 53 orang peserta. Baik di tingkat SMP 35 orang peserta dan SMA 18 orang peserta, selama ini berlatih di Club Optima Kota Tangerang dan semoga dirinya mampu mengikuti di dalam pemusatan latihan ini. Hal senada datang dari, Hani Aulia Wulandari yang mewakil Pelajar Tingkat SMP dari SMP Negeri 27 Kota Tangerang yang juga ikut lolos penjaringan juga dari Club Optima Kota Tangerang mengatakan dengan metode latihan secara intensif ini dirinya berharap dapat beradaptasi secara cepat dan mampu bermain secara Tim. “Agar dapat menghasilkan tim yang handal dan mampu membawa nama besar Kota Tangerang,” tandasnya.

PP PBSI Sambut Baik Aturan Penonton Jelang Indonesia Masters dan Indonesia Open.

Dikutip dari situs www.pbsi.id Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) menyambut positif Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 15 tahun 2022 tertanggal 7 Maret 2022 yang mengizinkan pertandingan olahraga di wilayah PPKM level 1-3 bisa dihadiri penonton. “Hadirnya Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 15 tahun 2022 yang mengizinkan seluruh pertandingan olahraga bisa dihadiri penonton itu merupakan angin segar bagi PBSI dan juga bagi para pecinta olahraga bulutangkis di Tanah Air. Tentu PBSI menyambut positif hadirnya Inmendagri ini,” tutur Kabid Humas dan Media PP PBSI Broto Happy. Disampaikan oleh Broto, hadirnya penonton ke arena pertandingan olahraga akan membuat sebuah turnamen berlangsung lebih semarak. Kerinduan para pecinta olahraga bulutangkis di Tanah Air akan tontonan yang berkualitas, paling tidak akan bisa terobati. Apalagi penonton bulutangkis Indonesia itu begitu besar dan sangat fanatik. “Hadirnya penonton kembali ke arena pertandingan ini tentu akan sangat mendukung suksesnya sebuah penyelenggaraan turnamen bulutangkis. Sebab kita tahu, penonton itu merupakan elemen penting dalam setiap penyelenggaraan olahraga,” kata Broto. Dengan hadirnya Inmendagri tersebut, PBSI pun sangat berharap dalam turnamen bulutangkis paling besar di Tanah Air, yaitu Indonesia Masters dan Indonesia Open yang bakal digelar pada Juni nanti, kondisi pandemi di Ibukota sudah makin melandai dan berada di PPKM level 1-3, sehingga kedua ajang bergengsi tersebut bisa kembali dihadiri penonton. “Saya tentu sangat berharap, turnamen Indonesia Masters dan Indonesia Open nanti bisa dihadiri penonton kembali. Tentu dengan tetap mentaati protokol kesehatan dan mematuhi aturan dari pemerintah, termasuk para penonton wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi untuk melakukan skrining terhadap orang yang keluar masuk pada tempat kejuaraan,” tutur Broto. Indonesia Masters akan berlangsung pada 7-12 Juni dan Indonesia Open siap digelar sepekan berikutnya pada 14-19 Juni 2022. Sumber: www.pbsi.id

Jerman Terbuka 2022. Kalah Dari Pebulutangkis Thailand Jonathan Christie Positif Covid-19

Kabar kurang baik menimpa tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie dinyatakan positif Covid-19 berdasarkan hasil tes PCR yang digelar panitia setempat pada hari Kamis (10/3). Hal itu dikonfirmasi Irwansyah, pelatih yang mendampingi langsung di Jerman. “Memang di Jerman ini kami tim Indonesia karena vaksin pertama dan keduanya Sinovac jadi harus menjalani tes PCR dua hari sekali. Tes dilakukan pagi hari lalu hasilnya akan keluar sore hari,” kata Irwansyah. “Saat pertandingan Jojo melawan Kunlavut (Vitidsarn) dari Thailand hasil tes memang belum keluar. Baru setelah pertandingan, Jojo memberi kabar pada saya bahwa dia dinyatakan positif sementara seluruh tim yang lain hasilnya negatif,” lanjut Irwansyah. Pada pertandingan babak 16 besar itu, Jojo harus mengakui keunggulan Kunlavut dengan skor 20-22, 9-21. “Masuk di gim kedua Jojo mengatakan bahwa ototnya kaku-kaku semua terutama di paha. Saat itu saya agak kecewa juga karena ia bermain di bawah levelnya, berbeda saat bertanding melawan Li Shi Feng sehari sebelumnya,” ungkap Irwansyah. “Saya tidak kepikiran ke positif Covid-19 tapi mungkin itu gejalanya apalagi Jojo juga di gim kedua jadi sering sekali menghirup nafas panjang seperti habis fisiknya,” ucapnya. Usai dinyatakan positif, saat ini Jojo harus menjalani karantina di kamar hotel. Teman sekamarnya, Anthony Sinisuka Ginting dipindahkan ke kamar lain. Ginting yang juga kandas di babak 16 besar setelah dikalahkan Lakshya Sen dari India 7-21, 9-21 mengeluhkan hal yang sama kepada Irwansyah. “Ginting juga ternyata mengeluhkan hal yang hampir sama saat bertanding. Ototnya kaku-kaku. Ini membuat saya sedikit tegang karena Jojo dan Ginting satu kamar. Tapi hasil PCR Ginting negatif,” ujar Irwansyah. “Saya belum banyak bisa evaluasi permainan karena ternyata kondisinya seperti ini. Kalau dari sisi latihan dan persiapan mereka sudah sangat baik dan maksimal, tidak ada kendala sama sekali. Khusus Vito (Shesar Hiren Rhustavito), dia sudah bermain bagus melawan Lee Cheuk Yiu hanya di poin-poin kritis situasinya tidak mengenakkan untuk dia dan beberapa kali ragu-ragu,” jelas Irwansyah. Sekarang pelatih kelahiran Medan 10 Juni 1974 itu berharap yang terbaik untuk anak asuhnya di tes PCR hari Sabtu (12/3). “Ya saya berharap dan berdoa semoga hasil tes PCR besok bagus hasilnya. Mohon doa dari semua masyarakat Indonesia agar kami diberikan kesehatan dan kekuatan agar bisa berlaga di All England pekan depan,” harap Irwansyah. Sumber: www.pbsi.id

Tim All England Berangkat Dengan Kekuatan Terbaik.

Dengan berupaya melupakan trauma, tim bulutangkis Indonesia berkekuatan 23 orang berangkat menuju turnamen bulutangkis All England. Dipimpin manajer tim, Rionny Mainaky, rombongan meninggalkan Tanah Air menuju Birmingham, Jumat (11/3) dini hari. Rombongan terdiri dari pemain, pelatih teknik, pelatih fisik, dokter gizi, psikolog, fisioterapis, masseur, dan tim pendukung. “Malam ini tim bulutangkis Indonesia berangkat menuju ke Birmingham untuk bertanding pada turnamen All England. Kami berangkat dengan kekuatan terbaik. Seluruh pemain terkuat yang kita miliki, kita kirim ke All England,” ujar Rionny Mainaky kepada Tim Humas PP PBSI di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Banten, Kamis (10/3) malam. Dari para pemain yang bertolak ini terdapat nama-nama pebulutangkis utama Indonesia. Di antaranya, Kevin Sanjaya Sukamuljo, Marcus Fernaldi Gideon, Hendra Setiawan, Mohammad Ahsan, Leo Rolly Carnando, Daniel Marthin, hingga Gregoria Mariska Tunjung. Mereka akan bahu-membahu untuk merebut gelar juara dalam kejuaraan tertua dan paling bergengsi yang bakal berlangsung di Birmingham, 16-20 Maret 2022. Kekuatan Skuad Garuda bakal bertambah solid dengan bergabungnya Anthony Sinisuka Ginting, Jonatan Christie, Shesar Hiren Rhustavito dkk usai bertanding dari Jerman Terbuka. Tahun lalu tim bulutangkis Indonesia mendapat pengalaman pahit saat terusir dari penyelenggaraan turnamen All England 2021. Hal ini karena mereka dianggap memiliki kontak erat, menyusul adanya salah satu penumpang terkonfirmasi positif Covid-19 dalam penerbangan dari Istanbul, Turki menuju Birmingham. “Soal apakah ada perasaan trauma dengan kejadian pahit tahun lalu, rasanya semua pemain sudah melupakan. Pengalaman dilarang meneruskan pertandingan seperti di All England lalu, sudah hilang. Mereka kini fokus untuk menghadapi kejuaraan All England dengan penuh semangat untuk bisa juara,” ujar Rionny, yang juga Kabid Binpres PP PBSI ini. “Kita sudah move on. Melupakan kejadian pahit di All England tahun lalu. Rasanya tidak ada trauma dan sudah kita lupakan saja. Kita fokus dan siap menghadapi kejuaraan,” tutur Apriyani Rahayu, pemain ganda putri. Untuk melupakan trauma dan sebagai bentuk antisipasi agar pengalaman pahit tersebut tidak terulang lagi, untuk menuju Birmingham PP PBSI tidak lagi memilih transit di Istanbul. Kali ini dari Jakarta, pemain akan transit di Dubai dan lanjut ke Birmingham. Ditambahkan Rionny, kondisi fisik dan mental pemain juga sangat oke. Mereka telah menjalani persiapan panjang sejak Januari dengan latihan teknik dan fisik secara optimal di Pelatnas Cipayung, Jakarta Tiimur. Selain itu, mereka juga dinyatakan sehat dan bebas Covid. “Para pemain semuanya sehat. Dari hasil PCR yang dilakukan kemarin, hari ini hasilnya telah keluar dan semua dinyatakan sehat dan negatif dari Covid-19,” kata Rionny. Sumber: www.pbsi.id

Masuk Babak Final Four Proliga 2022 Tetap Tanpa Penonton.

Kompetisi voli Proliga 2022 sudah memasuki babak Final Four. Babak ini akan memainkan format setengah kompetisi dimana seluruh tim akan bertemu satu kali. Tim putra yang berhasil masuk babak final four adalah Jakarta Pertamina Pertamax, Bogor Lavani, Jakarta BNI 46, dan Surabaya Bhayangkara Samator. Sedangkan tim putri Jakarta Pertamina Fastron, Bandung BJB Tandamata, Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia, dan juara bertahan Jakarta Mandiri Popsivo Polwan. Meski pun sudah pertandingan olahraga sudah diperbolehkan untuk dihadiri penonton akan tetapi nantinya pertandingan final four PLN Mobile Proliga 2022 akan bergulir tanpa penonton. Dikutip dari www.antaranews.com Humas Proliga Lutfi Sukri mengatakan pihaknya belum siap menggelar pertandingan dengan penonton. “Kami belum siap menggelar pertandingan dengan penonton. Belum ada perubahan mengenai ketentuan penyelenggaraan Proliga 2022,” kata Lutfi dalam keterangan tertulis, Kamis. Berikut jadwal final four Proliga 2022: Jumat, 11 Maret 2022 Pukul 14.00 WIB Bogor Lavani vs Jakarta BNI 46 Pukul 16.00 WIB Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia vs Bandung BJB Tandamata Sabtu, 12 Maret 2022 Pukul 14.00 WIB Surabaya Bhayangkara Samator vs Bogor LavAni Pukul 16.00 WIB Jakarta Mandiri Popsivo Polwan vs Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia Minggu, 13 Maret 2022 Pukul 14.00 WIB Surabaya Bhayangkara Samator vs Jakarta Pertamina Pertamax Pukul 16.00 WIB Jakarta Mandiri Popsivo Polwan vs Jakarta Pertamina Fastron Semua pertandingan akan dimainkan di Padepokan Voli Jenderal Polisi Kunarto, Sentul, Bogor. Sumber: www.antaranews.com

PBSI Panggil 17 Atlet Junior untuk Latihan Bersama di Pelatnas

PBSI Panggil 17 Atlet Junior untuk Latihan Bersama di Pelatnas Cipayung

Ada 17 atlet junior dipanggil untuk mengikuti latihan bersama dan pemantauan di pelatnas Cipayung oleh Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI). Hal itu sebagaimana dilansir melalui instagram resmi @badminton.ina pada Rabu (23/02/22). 17 Atlet yang terpanggil akan memulai latihan di pelatnas Cipayung pada 28 Februari-12 Maret 2022 mendatang. Dari 17 atlet yang terdaftar, mereka adalah atlet junior di sektor ganda putra dan ganda campuran. Tidak hanya berasal dari satu klub saja, namun berbagai klub yang tersebar merata. Contohnya pasangan ganda putra asal PB Jaya Raya, Adrian Pratama/Johan Farell Gosal, menjadi bagian dari 17 atlet yang dipanggil oleh PBSI. Selain itu ada M. Fadel Ilyasa (PB Jaya Raya), Yahya Raska, (PB Jaya Raya), M. Putra Erwiansyah (PB Djarum), Patra Harapan (PB Djarum), Alif Attalah Juan (PB Jaya Raya) dan Muh. Nendi (PB Jaya Raya). Sedangkan pada sektor ganda campuran, ada 9 pemain yang dipanggil oleh PBSI. Mereka adalah Zaidan Arrafi (PB Exist), Felisha Alberta (PB Exist), Marwan Faza (PB Djarum), M. Faris (PB Djarum). Selain itu ada Jessica Maya Rismawardani (PB Djarum), Ahmad Sastrariansyah (PB Exist), Farica Abela (PB Exist), Ghana Muhammad (PB Djarum), dan Jafar Hidayatullah (PB Rajawali). Menurut keterangan yang tertera, para atlet junior Indonesia itu dipanggil ke pelatnas PBSI hanya untuk latihan bersama. Namun belum diketahui secara pasti untuk apa pemanggilan latihan itu dilakukan. Setidaknya, melalui program ini, bisa saja menjadi kesempatan bagus bagi para pebulutangkis muda untuk kembali menunjukkan kualitas mereka kepada jajaran pengurus PBSI. Karena PBSI juga baru mengumumkan daftar atlet promosi dan degradasi melalui hasil seleksi nasional (Seleknas) pada 10-15 Januari 2022 lalu. Hasil seleknas mengumumkan bahwa ada 16 pebulutangkis diberikan kesempatan untuk menjadi penghuni baru pelatnas PBSI di Cipayung, Jakarta Timur. Meski belum diketahui secara pasti maksud dari pemanggilan 17 pebulutangkis junior Indonesia ke pelatnas PBSI, namun agenda latihan bulutangkis bersama dan pemantauan itu langsung disambut positif oleh para warganet. Banyak yang berharap PBSI mampu mengorbitkan calon bintang baru sekaligus melanjutkan regenerasi bulu tangkis Indonesia.

Pebulutangkis Muda Bondowoso Raih Dua Medali dalam Kejuaraan Suryanaga

Pebulutangkis Muda Bondowoso Raih Dua Medali dalam Kejuaraan Suryanaga

Prestasi gemilang diukir Beryl Auliya Sungkono, pebulutangkis muda Bondowoso di ajang Suryanaga Cup Surabaya yang berlangsung akhir pekan, Minggu (20/2/2022). Dalam kejuaraan tingkat nasional tersebut, atlet masa depan Bondowoso itu meraih medali perak di nomor tunggal pemula putri dan perunggu di nomor ganda pemula putri. Prestasi atlet muda dari PB Junior ini sangat membanggakan insan bulutangkis Bondowoso. Sebab dalam kejuaraan tersebut, Beryl bersaing dengan atlet dari klub-klub besar di Indonesia. “Meski berangkat dari kota kecil namun Beryl bisa membuktikan bahwa dia mampu dan bisa,” kata Rudi Cahyono, ketua bidang prestasi PBSI Bondowoso. Sementara itu ketua PBSI Bondowoso Kukuh Rahardjo mengaku akan terus mencari dan mengasah bibit-bibit atlet muda di Bondowoso. Menurut Kukuh, salah satu kunci prestasi cabor adalah pembinaan di kelompok usia dini. “Makanya dalam kejurkab kali ini, kami menggratiskan usia dini atau pemula untuk mengikuti kejuaraan,” jelas dia. Kejurkab yang berlangsung di GOR itu diikuti puluhan peserta dari berbagai kelompok umur. “Mulai pra dini, usia dini, remaja, dewasa hingga veteran,” imbuh dia.

BATC 2022: Tim Putri Garuda Muda Terbang Tinggi

Hadir dengan pemain-pemain muda. Tetapi berbekal perjuangan hebat, tim putri Skuad Garuda Muda bisa terbang tinggi dengan untuk kali pertama menjadi juara Kejuaraan Bulutangkis Asia Beregu (BATC) 2022. Smash mematikan dari Nita Violina Marwah yang tak tertangkis, mengakhiri perjuangan heroik Indonesia menjadi juara beregu Asia. Angka terakhir tersebut memastikan Nita/Lanny Tria Mayasari menang atas Kim Min Ji/Park Min Jeong, dengan skor 23-21, 21-11 dalam durasi 34 menit. Bendera Merah-Putih pun bisa berkibar dan lagu kebangsaan Indonesia Raya berkumandang di arena untuk mengiringi kejayaan tim putri Indonesia naik podium juara. “Bangga dan sangat melegakan saya bisa tampil baik bersama Lanny dan mempersembahkan kemenangan serta mengantarkan Indonesia juara,” ujar Nita, usai seremoni juara. “Tadi saya sempat tegang juga karena ini partai final. Alhamdulillah bisa menang dan membawa Indonesia juara. Ini gelar yang sangat menggembirakan kita semua,” sebut Lanny. Dengan tambahan kemenangan dari Nita/Lanny tersebut, Indonesia memastikan juara beregu Asia setelah menang atas Korea Selatan dengan 3-1 dalam pertandingan final di Setia City Convention Centre, Selangor, Malaysia, Minggu (20/2) siang. Dua angka kemenangan lain dipersembahkan oleh Gregoria Mariska Tunjung dan Putri Kusuma Wardani. “Alhamdulillah tim putri Indonesia berhasil membuat sejarah. Untuk pertama kali merebut gelar juara kejuaraan beregu Asia. Selamat untuk para pemain yang sudah berjuang hebat,” tutur Herli Djaenudin, pelatih tunggal putra. Pelatih ganda putri, Prasetyo Restu Basuki juga mengaku lega dan bersyukur anak didiknya bisa tampil optimal di final. “Semua sudah berjuang hebat hingga jadi juara,” ucapnya. Gregoria begitu gembira dan lega, tim yang dikapteninya bisa mengukir sejarah. Yaitu, pertama kali lolos ke final dan tampil sebagai juara beregu Asia untuk kali pertama “Saya bangga dan bersyukur Puji Tuhan bisa membawa tim putri Indonesia juara. Ini berkat kebersamaan dan kekompakan tim. Semua pemain tampil hebat dan penuh semangat,” ujar Gregoria. Sumber: www.pbsi.id

BATC 2022. Tim Putra Kalah Terhormat di Final

Sudah berjuang maksimal dan penuh semangat, belum cukup bagi pemain putra Skuad Muda Garuda untuk mengalahkan Malaysia. Indonesia yang diperkuat pemain pelapis harus mengakui keunggulan tuan rumah yang turun dengan kekuatan penuh di final Kejuaraan Bulutangkis Asia Beregu (BATC) 2022. Pada laga pamungkas beregu putra yang digelar pada Minggu (20/2) petang di Setia City Convention Centre, Selangor, Malaysia, Chico Aura Dwi Wardoyo cs., dikalahkan tim negeri jiran dengan skor 0-3. Indonesia bisa disebut kalah secara terhormat. Para pemain pelapis ini sudah mengeluarkan kemampuan terbaik, namun Malaysia yang turun dengan tim Piala Thomas 2020 di Aarhus, Denmark lalu, memang lebih solid. “Terima kasih atas perjuangan semua pemain. Kita kalah secara terhormat dari Malaysia yang mengandalkan tim Piala Thomas tahun lalu,” kata Aryono Miranat, pelatih ganda putra. Kegagalan ini pun memupus asa tim Merah-Putih untuk menyandingkan titel juara putra-putri. Sebelum partai final putra digelar, Gregoria Mariska Tunjung dkk., sudah berhasil untuk kali pertama menjadi jawara beregu Asia usai menang 3-1 atas Korea Selatan di final. Kendati begitu, perjuangan pemain begitu hebat. Mereka layak diacungi jempol. Mereka bermain penuh semangat dan tidak kenal takut, termasuk menghadapi tekanan penonton. Terbukti pemain muda Indonesia juga mampu memaksa bermain rubber game. Chico yang tampil pertama, belum berhasil mengalahkan Lee Zii Jia. Tetapi dia mampu mencuri satu gim. Kegagalannya itu lebih banyak ditentukan faktor kematangan. “Di gim pertama saya bisa main cepat sesuai strategi yang saya kembangkan. Sayang di gim kedua, saya tidak bisa keluar dari pola permainan lawan. Selain tak berkembang dan terjebak pola permainan lawan, saya juga banyak membuat kesalahan,” kata Chico. Menurut pelatih tunggal putra Harry Hartono, di gim pertama dengan permainan cepat, Chico bisa bermain bagus. Terbukti bisa menang 21-14. Namun saat Lee mengubah strategi ke permainan lambat di gim kedua, Chico jadi kurang bisa mengimbangi. Permainan lalu dikuasai andalan tuan rumah. Begitu pun di gim ketiga, permainan sang juara All England 2021 itu begitu nyaman dan akhirnya menang di dua gim dengan 21-12, 21-10. Pada ganda pertama, pasangan pelapis, Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin juga layak diacungi jempol. Pasangan berjulukan The Babbies ini bisa merebut gim pertama sebelum akhirnya takluk di tangan pasangan peraih perunggu Olimpiade Tokyo, Aaron Chia/Soh Wooi Yik dengan skor 21-17, 13-21, 18-21. “Tadi kami sudah berjuang maksimal. Sayang di poin-poin kritis kami kurang tenang. Ini menjadi pelajaran penting bagi pasangan muda seperti saya dan Daniel,” ucap Leo “Kami sudah memberikan perlawanan terbaik. Mainnya juga normal. Hanya di angka-angka tua kami kurang tenang saja. Tadi dalam kedudukan 17-18 di gim ketiga, karena shuttlecock kena angin, pukulan smash di depan net malah nyangkut,” timpal Daniel. Ikhsan Leonardo Imanuel Rumbay yang tampil penuh semangat dan pantang menyerah di partai ketiga, belum mampu memperseman kemenangan. Tunggal kedua Indonesia itu dikalahkan Ng Tze Yong, 14-21, 15-21. “Seluruh kemampuan terbaik sudah saya keluarkan, tetapi lawan memang lebih baik. Tadi terus terang saya rasakan ada tekanan beban mental setelah kita ketinggalan 0-2. Pelajaran yang bisa saya petik dari tampil di kejuaraan beregu Asia ini adalah perlu mentalitas tangguh,” sebut Ikhsan. Sumber: www.pbsi.id

Profil Stephanie Widjaja, Sang Pemuncak Ranking BWF Junior Putri

Profil Stephanie Widjaja, Sang Pemuncak Ranking BWF Junior Putri

Tim Putri Indonesia menang 3-2 atas Korea Selatan setelah bermain sengit dalam lima partai pada ajang Kejuaraan Beregu Asia 2022. Stephanie Widjaja, pebulu tangkis tunggal putri, menjadi penentu kemenangan Indonesia atas Korea Selatan, Kamis (17/2/2022). Stephanie Widjaja mengalahkan Kim Joo Eun dalam pertandingan straight game dengan skor 21-11, 21-13. Pada pertandingan sebelumnya kontra Hong Kong, dia juga menutup pesta Indonesia dengan kemenangan pada partai terakhir. Dia mengalahkan Mehta Saloni Samirbhai lewat straight game, 21-18 dan 21-13, serta membuat Indonesia menang 4-1 atas Hong Kong. Sementara pada laga melawan Kazakhstan, Stephanie Widjaja sengaja disimpan. Sebelum masuk ke kategori senior, Stephanie Widjaja meninggalkan jejak manis di kelas junior. Tunggal putri kelahiran 19 Februari 2003 tersebut pernah merasakan ranking 1 BWF junior putri pada tahun lalu. Tepatnya ketika update ranking BWF Junior pada 1 Januari 2021. Fani, sapaan akrabnya, berada di urutan pertama dengan total poin 13.670. Dia unggul jauh dengan atlet asal India, Samiya Imad Farooqui (11.360) dan Thailand (Pornpicha Choeikeewong (11.125). Sementara pada kelas senior atau BWF World Ranking (2/15/2022), dia menempati urutan ke-298. Awal karier Stephanie Widjaja di dunia bulu tangkis dimulai sejak dia duduk di bangku SMP dan dipoles oleh klub Jaya Raya Jakarta. Situs Badminton Asia memasukkan Stephanie Widjaja sebagai salah satu bibit baru tunggal putri di Benua Asia. Pada tahun 2019, namanya mulai tampak di dunia bulu tangkis tingkat Asia. Kala itu, dia tembus perempat final Kejuaraan Dunia Junior ketika usianya masih 16 tahun. Kemudian pada tahun berikutnya, Fani mampu tembus final German Open Junior kendati kalah dan meraih runner-up. Dia digadang-gadang menjadi The Next Susy Susanti dan bahkan bisa melampaui sosok pemain yang dia idolai sekaligus ranking 1 dunia, Tai Tzu Ying (Chinese Taipei). Di Tim Indonesia yang saat ini sedang berlaga di BATC 2022, Stephanie Widjaja merupakan salah satu andalan bersama tunggal putri yang juga masih muda yaitu Putri KW dan Gregoria Mariska. Bio Data Nama: Stephanie Widjaja Nama sapaan: Fani Tempat lahir: Jakarta Tanggal lahir: 19 Februari 2003 Tinggi badan: 164 cm Klub: Jaya Raya Jakarta Sektor: Tunggal putri Ranking Senior: 298 (per tanggal 15 Februari 2022)

Penuh Drama, Tim Putra Indonesia Atasi Perlawanan Korsel

Luar biasa. Laga menegangkan dan penuh drama akhirnya mampu dimenangkan oleh tim putra bulutangkis Indonesia saat berjumpa Korea Selatan. Sempat tertinggal, Chico cs. menang tipis 3-2 atas Korea Selatan. Chico Aura Dwi Wardoyo yang tampil sebagai ujung tombak tim Indonesia, sukses menunaikan tugas. Dia membawa Skuad Garuda Muda memimpin 1-0 atas Korea Selatan pada pertandingan kedua babak penyisihan Grup A Kejuaraan Bulutangkis Asia Beregu (BATC) 2022. Pada laga yang berlangsung Kamis (17/2) pagi di Setia City Convention Centre, Selangor, Malaysia, Chico bermain lebih tenang dan percaya diri saat menghadapi Jeon Hyeok Jin. Lewat pertarungan selama 66 menit, Chico menang 21-18, 15-21, 21-19. “Senang bisa melaksakan tugas dengan baik dan bisa sumbang poin kemenangan untuk Indonesia. Semoga dengan kemenangan saya ini makin memotivasi teman-teman yang lain untuk juga bermain maksimal dan menang,” ujar Chico. Di gim ketiga saat memimpin 18-12, Chico seperti kehilangan fokus. Permainan monoton dan kurang bervariasi. Pukulan-pukulannya bisa diantisipasi lawan, sehingga sempat tersusul hingga 18-16. Syukurlah setelah itu kapten tim Merah-Putih ini bisa kembali fokus ke permainan terbaiknya. “Tadi saya agak kurang in dan sempat kehilangan konsentrasi. Setelah itu saya lebih berkonsentrasi dan bisa in kembali. Saya mencoba fokus untuk mengambil satu poin agar lebih tenang di poin-poin kritis. Syukurlah akhirnya menang,” ujar Chico. Sayang pada partai kedua, penampilan Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan gagal menyumbangkan angka. Hanya dalam durasi 31 menit, mereka menyerah kalah kepada Jin Yong/Na Sung Seung, 10-21, 19-21. Indonesia tertinggal 1-2 setelah pemain tunggal kedua, Ikhsan Leonardo Imanuel Rumbay dikalahkan Kim Joo Wan. Meski sudah berjuang keras dan pantang menyerah, Ikhsan takluk 18-21, 14-21. Pasangan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin kembali tampil apik dengan membawa Indonesia menyamakan kedudukan 2-2. Pasangan berjulukan The Babbies ini menang atas Noh Jin Seong/Yoon Dae Il dengan skor 21-13, 21-13 dalam 32 menit. “Kami main normal saja. Bisa mengeluarkan permainan terbaik dan tidak memikirkan soal Indonesia tertinggal 1-2,” ujar Daniel. “Ya, tadi permainan kami lebih oke. Adaptasi dengan lapangan juga jauh lebih baik,” timpal Leo. Adalah Christian Adinata yang tampil di partai pamungkas saat skor 2-2, sempat dicekam ketegangan. Namun, setelah bisa menguasai keadaan dan beradaptasi dengan lapangan, dia akhirnya mampu mengatasi Jeong Min Sun, 21-19, 11-21, 21-17. “Puji tuhan bisa menyelesaikan pertandingan dan tak ada cedera. Senang bisa main maksimal dan menyumbangkan poin, meski tegang tapi akhirnya bisa mengatasi,” tutur Christian usai pertandingan kepada Tim Humas PBSI. “Tadi start di gim pertama kurang bagus dan banyak kesalahan sampai ketinggalan 3-11. Tetapi makin lama feeling saya bisa kembali. Saya pelan-pelan bisa mengejar dan akhirnya menang,” ujar Christian. Pada pertandingan selanjutnya, tim putra bulutangkis Indonesia akan jumpa India pada hari Jumat, 18 Februari, pukul 10.00 waktu setempat.