Hong Kong mantap di puncak klasemen Kejuaraan Asia Anggar Kadet-Junior

Kejuaraan Anggar Kadet Junior Asia 2026

Kontingen Hong Kong tampil impresif dan semakin mantap memimpin klasemen Kejuaraan Asia Anggar Kadet-Junior 2026 setelah rangkaian pertandingan hari ketiga di Jakarta Convention Centre, Senayan, Senin. Hong Kong mendominasi klasemen sementara dengan koleksi lima medali emas dari berbagai nomor yang dipertandingkan. Medali emas kelima Hong Kong datang dari nomor floret beregu putri kadet. Dalam partai final yang berlangsung ketat, Hong Kong berhasil menundukkan China dengan skor 45–38. Kemenangan ini menegaskan kekuatan Hong Kong di sektor beregu putri, yang tampil konsisten sejak babak awal hingga partai puncak. Namun, Hong Kong harus mengakui keunggulan Korea Selatan pada final nomor sabel beregu putra kadet setelah kalah dengan skor 39–45, sehingga harus puas hanya membawa pulang medali perak dari nomor tersebut. Dengan tambahan medali pada hari ketiga, Hong Kong kini kokoh di puncak klasemen sementara dengan total 13 medali, yang terdiri atas lima emas, empat perak, dan empat perunggu. Raihan ini menempatkan Hong Kong sebagai kontingen paling produktif sejauh kejuaraan berlangsung. Posisi kedua klasemen sementara ditempati oleh China yang menambah satu medali emas melalui nomor degen beregu putra kadet setelah mengalahkan Korea Selatan dengan skor meyakinkan 45–29 di partai final. Tambahan emas ini membuat kontingen Negeri Tirai Bambu mengoleksi total empat medali emas hingga hari ketiga kejuaraan. Sementara itu, Korea Selatan berada di peringkat ketiga klasemen sementara dengan raihan tiga medali emas, meskipun gagal menambah emas pada nomor degen beregu putra kadet. Hingga berakhirnya pertandingan di nomor beregu kadet, tercatat hanya Hong Kong, China, dan Korea Selatan yang berhasil meraih medali emas yang menandai ketatnya persaingan sekaligus menegaskan dominasi tiga negara tersebut dalam cabang olahraga anggar. Kejuaraan itu sendiri diikuti oleh 801 atlet dari 26 negara, yang bersaing di berbagai nomor kadet dan junior. Setelah menyelesaikan rangkaian pertandingan kategori kadet, persaingan akan kembali dilanjutkan pada Rabu (25/2) dengan mempertandingkan kategori junior. Para atlet dijadwalkan menjalani masa istirahat selama satu hari sebelum kembali bertanding, guna memulihkan kondisi dan mempersiapkan diri menghadapi persaingan selanjutnya. Berikut klasemen Kejuaraan Asia Anggar Kadet-Junior 2026 pada Senin: Nomor Negara Emas Perak Perunggu Total 1 Hongkong 5 4 4 13 2 China 4 4 3 11 3 Korea Selatan 3 4 2 9 4 Jepang 0 0 6 6 5 Australia 0 0 4 4 6 Kazakhstan 0 0 2 2 7 Thailand 0 0 1 1 7 Taipei 0 0 1 1 7 Singapura 0 0 1 1  

Janice Tjen melesat ke peringkat 36 dunia

Janice Tjen

Petenis putri Indonesia Janice Tjen mencatatkan tonggak pencapaian baru dengan melesat ke peringkat 36 dunia, Senin, setelah “Middle East swing” berakhir pekan lalu dengan dengan Dubai Duty Free Tennis Championships, turnamen WTA 1000 kedua musim 2026. Bertanding sebagai wild card, Janice mencatatkan kemenangan Top 30 keempat dalam kariernya dalam perjalanannya menuju babak 16 besar WTA 1000 untuk pertama kalinya dengan mengalahkan Leylah Fernandez untuk kedua kalinya setelah pada babak pertama Australian Open 2026. Petenis berusia 23 tahun itu memasuki Top 40 untuk pertama kalinya, naik 10 peringkat dari No.46 ke No.36, demikian dikutip dari WTA. Sebelumnya di WTA 1000 Doha, Janice terhenti di tangan unggulan teratas Iga Swiatek pada babak kedua Qatar Total Energies Open 2026 setelah mengalahkan petenis Brasil Beatrice Haddad Maia dengan 6-0, 6-1. Janice memulai “Middle East swing” di Mubadala Abu Dhabi Open 2026. Ia mengalahkan petenis No.1 Australia yang sedang naik daun Maya Joint pada babak pertama ajang WTA 500 tersebut. Namun, Janice kandas pada babak kedua setelah dihentikan unggulan kelima Liudmila Samsonova. Meski begitu, Janice berhasil mencapai semifinal di sektor ganda bersama petenis Filipina Alexandra Eala. Eala juga mencatatkan tonggak capaian baru dengan melompat 16 peringkat dari No.47 ke No.31 setelah berhasil mencapai perempat final WTA 1000 Dubai. Setelah “Middle East swing” Janice bertolak ke Meksiko untuk “Sunshine Swing” dengan mengikuti Merida Open 2026. Pada ajang WTA 500 tersebut Janice menjadi unggulan keenam dengan akan menghadapi petenis Kolombia Camila Osorio pada babak pertama yang dijadwalkan Rabu (25/2). Janice juga akan tampil bermain ganda bersama Katarzyna Piter. Janice/Piter akan menghadapi Madeleine Brooks/Shuo Feng pada laga pembuka mereka, Rabu (25/2).

El Salvador jadi tuan rumah FIBA 3×3 AmeriCup 2026 dan 2027

Trofi FIBA 3x3 Champions Cup.

El Salvador ditunjuk Federasi Bola Basket Internasional (FIBA) sebagai tuan rumah ajang FIBA 3×3 AmeriCup edisi 2026 dan 2027. Direktur Pelaksana FIBA 3×3 Alex Sanchez, dalam laman FIBA 3×3, Selasa, menyatakan keputusan menggelar turnamen secara beruntun memberikan kesinambungan dalam kalender kompetisi kontinental. “Kami senang membawa FIBA 3×3 AmeriCup ke El Salvador untuk edisi 2026 dan 2027,” kata dia. Sanchez menjelaskan, penunjukan itu menegaskan komitmen negara tersebut dalam mengembangkan bola basket 3×3 di kawasan Amerika. Ajang yang diselenggarakan oleh Federacion Salvadorena de Baloncesto (FESABAL) itu akan berlangsung pada 5-8 November dan menghadirkan tim nasional (timnas) putra dan putri terbaik dari seluruh Benua Amerika. Selain itu, El Salvador juga akan menjadi tuan rumah edisi ke-19 FIBA Women’s AmeriCup pada 2027. Direktur Eksekutif FIBA Americas Carlos Alves menilai langkah tersebut menunjukkan El Salvador telah siap untuk memajukan bola basket di kawasan itu. “Menjadi tuan rumah FIBA 3×3 AmeriCup 2026 dan 2027, serta FIBA Women’s AmeriCup 2027 menunjukkan komitmen nyata El Salvador terhadap pengembangan bola basket di kawasan,” ujar dia. Sementara itu, anggota Central Board FIBA dari El Salvador, Yamil Bukele, menyebut menyelenggarakan ajang itu adalah sebuah kehormatan besar bagi negaranya. “Kehadiran tim-tim terbaik 3×3 di Amerika, termasuk para Olympian dan peraih medali Piala Dunia, mencerminkan komitmen kami untuk mengangkat disiplin ini dan menampilkan El Salvador di panggung global,” tambah dia. Sejak pertama digelar, AmeriCup 3×3 didominasi Amerika Serikat (AS) yang meraih empat gelar putra dan tiga gelar putri, sementara Puerto Riko dan Kanada masing-masing juga pernah menjadi juara.