Bangkok tuan rumah FIBA 3×3 Champions Cup 2026

Trofi FIBA 3x3 Champions Cup 2026

Federasi Bola Basket Internasional (FIBA) mengumumkan Kota Bangkok, Tailan, sebagai tuan rumah FIBA 3×3 Champions Cup 2026, yang diselenggarakan pada pada 13 hingga 15 Maret. Laman FIBA 3×3, Minggu, menyatakan turnamen tahunan tersebut kembali digelar setelah edisi perdana pada 2025 dinilai sukses menghadirkan persaingan tingkat tinggi antartim nasional bola basket 3×3 terbaik di dunia. Ajang itu mempertemukan juara kontinental, juara dunia, negara dengan peringkat tertinggi, serta tuan rumah dalam satu turnamen elite. Dalam sektor putra, Serbia datang sebagai juara bertahan setelah menjuarai edisi pertama. Belanda dan Australia yang masing-masing finis sebagai runner-up dan peringkat ketiga juga kembali berpartisipasi. Mereka akan bersaing bersama Amerika Serikat (AS), Lithuania, Spanyol, Madagaskar, serta tuan rumah Thailand. Grup A sektor putra dihuni Serbia, Lithuania, Spanyol, dan Thailand. Sementara grup B diisi AS, Belanda, Australia, dan Madagaskar. Sementara di sektor putri, Kanada memimpin persaingan sebagai juara bertahan. Spanyol dan Australia yang naik podium pada 2025 kembali tampil bersama Belanda, AS, Azerbaijan, Madagaskar, dan Thailand. Grup A sektor putri terdiri atas Belanda, AS, Australia, dan Madagaskar. Sedangkan grup B diisi Spanyol, Kanada, Azerbaijan, dan Thailand. Selain memperebutkan gelar juara, pemenang FIBA 3×3 Champions Cup 2026 juga akan mendapatkan tiket langsung ke FIBA 3×3 World Cup 2027, FIBA 3×3 Champions Cup 2027, serta turnamen Kualifikasi Olimpiade berbasis piala pada 2028. Seluruh rangkaian pertandingan Champions Cup digelar di CentralWorld Square, yakni salah satu kawasan pusat kota Bangkok, dengan akses masuk gratis bagi penonton selama 3 hari pelaksanaan.

Daftar Pemenang MilkLife Soccer Challenge Jakarta dan Solo Seri 2 2025 – 2026

Juara dan Runner-up KU 10 serta KU 12 merayakan keberhasilan bersama di podium usai final MilkLife Soccer Challenge Jakarta Seri 2 2025 - 2026 di Kingkong Soccer Arena, Cijantung, Jakarta Timur, Minggu (15/2).

Daftar Pemenang MilkLife Soccer Challenge Jakarta Seri 2 2025 – 2026: Kategori Usia 10 Champion : SDN Cilangkap 01 B  Runner-up : SDN Pondok Kacang Timur 04 Semifinalis : SDN Cijantung 03 dan SDN Kebayoran Lama Selatan 19 Top Scorer : Adonia Nazma Mainika – SDN Cakung Barat 05 (15 Gol) dan Anindita Keisa Zahra – SDN Pulogebang 13 (15 Gol) Best Player : Lu’lu Faujiyah – SDN Cilangkap 01 B  Best Goalkeeper : Clarissa Abidah Kaula – SDN Cilangkap 01 B  Fairplay Team : SDN Pulogebang 13   Kategori Usia 12 Champion : SDN Mampang 3 Runner-up : SDN Kebayoran Lama Selatan 19 Semifinalis : SDN Mampang 2 dan SDN Kunciran 4 Top Scorer : Zilda Afna Syaqila – SDN Kunciran 4 (22 Gol) Best Player : Helga Cahya Yudi Sadira – SDN Kebayoran Lama Selatan 19 Best Goalkeeper : Nayla Arkana Zahran – SDN Mampang 3 Fairplay Team : UPTD SDN Mampang 1   Daftar pemenang MilkLife Soccer Challenge Solo Seri 2 2025 – 2026:   Kategori Usia 10 Champion : MIN 9 Sragen Runner-up : SDN 02 Malangjiwan Semifinalis : SD Al Azhar Syifa Budi dan SDIT Muhammadiyah Al Kautsar Top Scorer : Salsabilla Mustika Prasetiyo – MIN 9 Sragen (46 gol) Best Player : Shaqueena Nasha Olivia – SDN 02 Malangjiwan Best Goalkeeper : Humaira Putri Satriyawan – MI Ta’mirul Islam Fairplay Team : MIN Surakarta   Kategori Usia 12 Champion : SDN Kristen Manahan SKA Runner-up : MIN 9 Sragen Semifinalis : SD Tempel Surakarta dan MIN Surakarta Top Scorer : Ika Wonda – SDN Kristen Manahan SKA (43 gol) Best Player : Fatimah Misy Al Al Kholida – SDN Manang 1 Best Goalkeeper : Mayuri Wistarakara Harimurti – SD Kristen Manahan Surakarta Fairplay Team : SDIT Muhammadiyah Al Kautsar

Robi Syianturi pecahkan rekor nasional dan Asia Tenggara di Sevilla

Robi Syianturi

Pelari Indonesia, Robi Syianturi memecahkan rekor marathon nasional dan Asia Tenggara di Sevilla Marathon 2026 di Sevilla, Spanyol, Minggu, setelah finis dengan catatan waktu 2 jam 13 menit 18 detik. “Saya sangat bersyukur bisa kembali memecahkan rekor di Sevilla Marathon 2026. Pencapaian ini untuk Indonesia, keluarga, seluruh komunitas lari yang selalu mendukung,” kata Robi melalui keterangan resmi, Senin. Pencapaian di Sevilla Marathon ini menandai ketiga kalinya Robi memecahkan rekor marathon nasional dalam tiga tahun berturut-turut, setelah sebelumnya di Gold Coast Marathon 2025 dan Valencia Marathon 2024. Prestasi ini melengkapi deretan pencapaian Robi sebagai pemegang rekor nasional half-marathon dengan catatan 1 jam 3 menit 24 detik di Casablanca Marathon 2025 dan peraih medali emas marathon di SEA Games 2025 Thailand. Sevilla Marathon 2026 yang digelar di kota bersejarah Sevilla merupakan ajang berlabel Elite dari World Athletics dan dikenal sebagai salah satu lomba marathon dengan rute paling datar dan cepat di Eropa. Ajang lari ini menarik ribuan pelari elite dan pelari rekreasional dari berbagai negara yang memburu personal best maupun kualifikasi internasional. Dengan temperatur yang relatif sejuk serta rute yang melintasi landmark ikonik kota, Sevilla Marathon secara konsisten menjadi panggung pemecahan rekor dan performa terbaik para atlet dunia. Pencapaian pelari 28 tahun itu di Sevilla Marathon menegaskan posisinya sebagai pelari marathon tercepat di Asia Tenggara dan menunjukkan perkembangan positif atletik Indonesia di kancah internasional.

Persaingan Ketat di Laga Puncak Dua Kota, Para Juara Tampil Gemilang

Pemain SDN Cilangkap 01 B Lu'lu Faujiyah saat bertanding pada final KU 10 MilkLife Soccer Challenge Jakarta Seri 2 2025 - 2026 di Kingkong Soccer Arena, Cijantung, Jakarta Timur, Minggu (15/2).

Jakarta & Solo, 15 Februari 2026 – Perhelatan MilkLife Soccer Challenge Jakarta dan Solo Seri 2 2025 – 2026 telah mencapai partai puncak usai melewati serangkaian laga yang kompetitif. Di Jakarta, SDN Cilangkap 01 B (KU 10) dan SDN Mampang 3 (KU 12) menaklukkan lawan-lawannya untuk meraih gelar juara, sementara di Solo, MIN 9 Sragen dan SDN Kristen Manahan tampil dominan, memastikan kemenangan di masing-masing kategori KU 10 dan KU 12. Program Director MilkLife Soccer Challenge, Teddy Tjahjono menegaskan bahwa penyelenggaraan MilkLife Soccer Challenge Jakarta & Solo Seri 2 2025 – 2026 menjadi bukti komitmen jangka panjang dalam menumbuhkembangkan ekosistem sepak bola putri Indonesia sejak usia dini. Ia menyampaikan bahwa program ini telah memasuki tahun ketiga dengan peningkatan kualitas yang semakin konsisten. “MilkLife dan Djarum Foundation memiliki komitmen jangka panjang untuk mendukung sepak bola putri Indonesia. MilkLife Soccer Challenge kini memasuki tahun ketiga dan secara kualitas terus menunjukkan perkembangan yang konsisten. Jenjang berikutnya adalah Hydroplus Soccer League. Dari hasil MilkLife Soccer Challenge maupun Hydroplus Soccer League, terlihat tren yang sangat positif,” ujar Teddy. Menurutnya, peningkatan tersebut semakin terlihat pada seri Jakarta dan Solo musim 2025–2026, baik dari sisi kualitas permainan maupun jumlah peserta. Teddy juga menilai pengalaman bermain yang sarat semangat, fairplay, serta interaksi positif antar pemain menjadi nilai penting dalam setiap pertandingan. “Di seri Jakarta dan Solo terjadi peningkatan kualitas yang signifikan, begitu pula dari jumlah peserta yang terus bertambah. Ini menjadi sinyal positif bagi perkembangan sepak bola putri di Indonesia, dan kami sangat gembira melihat tren yang terus meningkat ini,” tambahnya.  Asisten Pelatih MilkLife Soccer Challenge Jakarta Seri 2 2025 – 2026, Rici Vauzi menilai bahwa dalam seleksi pemain MilkLife Soccer Challenge Jakarta Seri 2 2025–2026, fokus utama terletak pada teknik, insting permainan, dan mental juara para peserta. Keberhasilan SDN Cilangkap 01 B (KU-10) dan SDN Mampang 3 (KU-12) menjadi juara untuk pertama kalinya menegaskan bahwa persaingan semakin merata dan ekosistem sepak bola putri usia dini terus menunjukkan perkembangan positif. Rici menambahkan bahwa kehadiran juara baru menghadirkan semangat kompetitif bagi tim lain. “Dalam setiap laga, perbedaan antara pemain yang menguasai permainan dan yang baru belajar menjadi sangat nyata, terlihat dari kecepatan membaca situasi, ketepatan dalam mengoper dan menggiring bola, kemampuan menahan tekanan lawan, serta mental dan keberanian mereka untuk mengambil risiko demi mendominasi permainan,” kata Rici. Dalam memproyeksikan tim MilkLife Soccer Challenge All-Stars, Rici menyebut seleksi KU-12 lebih mudah karena para pemain sudah konsisten berlatih, sementara di KU-10 jumlah pemain menonjol masih terbatas. Pada Seri 2, pemilihan tim lebih diprioritaskan kepada para pemain yang telah mengikuti extra training. “Hadirnya juara baru di Seri Jakarta membuat turnamen lebih seru, karena tim yang sebelumnya mendominasi kini tergantikan. Ini menjadi pemacu semangat bagi semua tim, bahwa siapa pun bisa meraih gelar selama menunjukkan kemampuan terbaiknya di lapangan,” tutupnya. Pemenang dari Solo dan Jakarta MilkLife Soccer Challenge Solo Seri 2 2025 – 2026 berlangsung mulai tanggal 10 – 15 Februari 2026, berlokasi di dua tempat yaitu di Lapangan Sepak Bola Kota Barat dan Lapangan Banyuanyar, Solo, Jawa Tengah. MLSC Solo Seri 2 diikuti 1.618 siswi dari 90 Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI), terbagi dalam 64 tim KU 10 dan 85 tim KU 12. Sedangkan, MilkLife Soccer Challenge Jakarta Seri 2 2025 – 2026 bergulir pada 12 – 15 Februari 2026 di Kingkong Soccer Arena & Lapangan Brigif 1, Jakarta Timur. MLSC Jakarta Seri 2 diikuti oleh 2.319 siswi Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) yang berasal dari Jakarta dan sekitarnya. Pada pertandingan final MLSC Solo Seri 2 2025 – 2026, MIN 9 Sragen menjadi peraih trofi di KU 10, usai menundukkan SDN 02 Malangjiwan dengan skor 3-0 berkat hattrick Salsabilla Mustika Prasetyo yang membuka keunggulan pada menit ke-6. Di balik ketajaman lini depan, pertahanan MIN 9 Sragen yang diperkuat Keisha Fathin Azzahra turut tampil disiplin menjaga benteng terakhir tim.  “Sudah tiga kali ikut MLSC, namun kali ini aku tampil lebih percaya diri saat bertanding karena rajin latihan. Saat final tadi aku yakin bisa bikin gol karena aku fokus dan bermain lepas. Bermain sepak bola itu sangat menyenangkan,” ucap Salsabilla. Menyusul laga selanjutnya, pada KU 12, SD Kristen Manahan sukses mempertahankan gelar juara setelah bertemu lawan main yang kuat, Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 9 Sragen. Ini adalah kali kedua mereka disandingkan untuk memperebutkan podium, setelah sempat adu kekuatan di seri sebelumnya. Hasil akhir pertandingan, SD Kristen Manahan mengunci kemenangan lewat serangan gol yang terus dilesakkan striker andalan SD Kristen Manahan, Ika Wonda yang menciptakan 6 dari 7 gol di gawang lawan.  Sementara, pada laga final KU 10 MLSC Jakarta Seri 2 2025 – 2026, SDN Cilangkap 01 B sukses meraih kemenangan dengan skor 3-2 setelah mematahkan benteng pertahanan lawan mainnya, SDN Pondok Kacang Timur 04. Dari peluit awal pertandingan dibunyikan, SDN Cilangkap 01 B sudah memberikan tekanan lewat tendangan gol cepat gelandang Lu’lu Faujiyah dan Aqilah Shafiya Azzahra di menit pertama, ketiga dan menit 20. Meski sempat membuat skor imbang, SDN Pondok Kacang Timur 04 akhirnya harus mengakui keunggulan SDN Cilangkap 01 B.  Lalu pada KU 12, SDN Mampang 3 berhasil menjadi juara usai menang dramatis atas SDN Kebayoran Lama Selatan 19 melalui adu penalti.  Sebelumnya, di babak pertama SDN Kebayoran Lama Selatan 19 lebih dulu unggul lewat gol yang diciptakan Maura Jihan Athifa pada menit ke-6. Namun, SDN Mampang 3 berhasil menyamakan kedudukan berkat eksekusi penalti dari Celsin Jumei Darwati Hulu di menit 18. Hingga waktu normal berakhir, skor 1-1 tetap bertahan dan harus berlanjut ke babak adu penalti. Hasilnya, SDN Mampang 3 menang 3-2 atas SDN Kebayoran Lama Selatan 19 dan memastikan gelar juara di KU 12. Pelatih SDN Mampang 3, Abdurahman Lesmana, mengaku bangga atas perjuangan timnya di MilkLife Soccer Challenge Jakarta Seri 2 2025–2026 hingga sukses menjadi juara baru. Keberhasilan SDN Mampang 3 meraih gelar juara tak lepas dari peran para pemainnya yang tampil penuh semangat dan bermental baja. Salah satunya adalah Celsin Jumei Darwati Hulu. Celsin dan kawan-kawan mampu memenangkan adu penalti versus SDN Kebayoran Lama Selatan 19, berkat ketenangan dan kekompakan tim di lapangan. “Awalnya sempat khawatir karena harus adu penalti. Tapi saya … Read more

WTA 1000 Dubai: Janice Tjen Melaju ke 16 Besar

Janice Tjen

Petenis putri Indonesia, Janice Tjen berhasil mengalahkan petenis Kanada Leylah Fernandez, Senin, untuk mencapai babak ketiga Dubai Duty Free Tennis Championships. Bertanding pada babak kedua WTA 1000 Dubai, Janice meraih kemenangan straight set atas Fernandez setelah melalui awal yang sulit dengan skor akhir 7-6(5), 6-4, demikian catatan WTA. Set pertama berlangsung ketat. Servis kuat menjadi kunci serangan Fernandez, namun Janice bermain dengan lebih sabar dan berhati-hati. Ia memenangi 68,4 persen pengembalian bola dan mencatat empat double fault — lebih sedikit dari Fernandez. Memasuki tie-break, Janice memimpin dengan kedudukan 3-1. Meski runner-up US Open 2021 itu mengejar, petenis kelahiran Jakarta berusia 23 tahun itu menjaga selisih poin hingga sukses merebut set pertama dengan ace. Tak ingin bermain panjang, Janice bermain agresif di set kedua. Berbekal servis kuat, ia berhasil mencatatkan 93,8 persen poin servis pertama, dan mengkonversi satu-satunya peluang break point. Janice akhirnya berhasil mengemas kemenangan setelah satu jam 43 menit untuk mencapai babak ketiga WTA 1000 Dubai. Kemenangan itu meningkatkan catatan head to head Janice atas Fernandez 2-0 setelah mengalahkan petenis berusia 23 tahun itu pada babak pertama Australian Open 2026. Selanjutnya, pada babak 16 besar Janice akan menanti pemenang babak kedua antara petenis Ceko Barbora Krejcikova atau unggulan kedua asal AS Amanda Anisimova, yang akan berlangsung malam hari ini. Sebelumnya pada laga pembukanya di Dubai, Janice berhasil mengalahkan petenis Ukraina Dayana Yastremka dengan skor dominan 6-4, 6-1. Janice juga akan tampil di sektor ganda dengan menggandeng petenis Ceko Marie Bouzkova. Mereka akan berhadapan dengan Jiang Xinyu/Ulrikke Eikeri pada babak pertama yang dijadwalkan pukul 21.30 WIB. Turnamen Dubai merupakan ajang WTA 1000 ketiga bagi Janice. Ia debut di level tersebut dengan memanfaatkan wild card pada Abu Dhabi Open awal bulan ini. Namun, ia kandas di babak kedua setelah dihadang unggulan kelima Liudmila Samsonova. Pekan selanjutnya, Janice mengikuti ajang WTA 1000 keduanya di Doha, namun ia juga terhenti di babak kedua saat berhadapan dengan unggulan teratas petenis No.2 dunia Iga Swiatek.