ASEAN U16 Girls Championship 2025: Kalahkan Malaysia, Indonesia Juara Grup

Timnas Putri U16 Indonesia

Timnas Putri U16 Indonesia menjadi juara grup klasemen Piala AFF Putri U16 2025 atau ASEAN Girl’s Championship 2025 usai mengalahkan Malaysia, Minggu (24/8/2025). Bermain di Stadion Manahan, Solo, Timnas Putri U16 Indonesia berhasil meraih kemenangan 3-1 atas Malaysia. Pasukan Timo Scheunemann tampil impresif sejak awal laga. Mereka membuka keunggulan melalui gol cepat Nasywa Salsabila Fatah di menit ke-4. Tak butuh waktu lama, penalti Jazlyn Kayla Firyal pada menit ke-15 menambah keunggulan Indonesia menjadi 2-0 di babak pertama. Memasuki paruh kedua, Malaysia sempat memperkecil ketertinggalan lewat gol Nur Laila Syamila. Namun, Garuda Pertiwi merespons dengan cepat. Pemain pengganti Vivi Vera Fernanda mencetak gol ketiga, memastikan skor akhir 3-1 untuk kemenangan Indonesia. Kemenangan ini membuat Timnas Putri U16 Indonesia mengamankan posisi juara Grup A Piala AFF Putri U16 2025. Selain itu, Garuda Pertiwi memastikan satu tiket ke babak semifinal ASEAN U16 Girl’s Championship 2025. Sebab, dengan kemenangan atas Malaysia, Timnas Putri U16 Indonesia mengoleksi 6 poin dari dua laga yang telah dijalani. Sementara Malaysia harus puas di posisi runner-up dengan 3 poin dan menunggu hasil laga terakhir Grup B dan C untuk menentukan status runner-up terbaik.

Inilah Sang Penguasa DBL Banjarmasin

Suasana Final Party Honda DBL with Kopi Good Day 2025 South Kalimantan

Honda DBL with Kopi Good Day 2025 South Kalimantan telah rampung digelar pada Jumat, 22 Agustus 2022 kemarin di GOR Hasanuddin Banjarmasin. Dari nomor putra, Pasukan Smaven (julukan SMAN 7 Banjarmasin) membayar lunas dendam kekalahan atas Smasa (julukan SMAN 1 Banjarmasin). Smaven menang 63-46. Para penonton seakan menjadi saksi Smaven sukses membalaskan dendam dengan manis. Pada final edisi 2019, Smaven tumbang di tangan Smasa. Smaven nyaris tak pernah dalam keadaan tertinggal. Mereka konsisten mencetak dua digit angka selama emapt kuarter. Smasa sejatinya juga bukan tanpa perlawanan. Mereka mengerahkan segalanya di lapangan. Termasuk memangkas margin ketertinggalan. Bahkan, Smasa sempat melaju di kuarter ketiga. Sayang, pada kuarter pemungkas mereka gagal menjaga tren tersebut. Di kuarter akhir Smasa justru hanya mencetak tiga angka saja. Berbanding terbalik dengan Smaven yang menambah keunggulan dengan 10 poin. Ketajaman juga menjadi poin selanjutnya yang membuat Smaven menang. Pada gim kali ini Smaven memasukkan 7 dar 25 percobaan tembakan tiga angka. Akurasi bidikan penggawa Smaven juga cukup bagus berada di angka 34 persen (25/72). Pada sudut Smasa, Langit Porsea dan kawan-kawan hanya memasukkan 1 dari 22 percobaan tembakan dari luar garis tripoin. Redup di final. Ahmad Rizky Aulia menjadi pengumpul angka terbanyak dengan raihan 24 poin plus 10 rebound. Ia memasukkan 4 dari 11 percobaan tembakan tiga angka. Doi juga menjadi satu-satunya pemain Smaven yang mencetak dua digit poin. Sementara itu, di final nomor putri, Srikandi Smada Banjarmasin masih menjadi penguasa! Putri Smada berhasil menang pada partai final Honda DBL with Kopi Good Day 2025 South Kalimantan. Smada menutup laga dengan skor akhir 66-41. Di laga final Smada bertemu kembali dengan SMAN 1 Banjarbaru. GOR Hasanuddin Banjarmasin menjadi saksi terulangnya prestasi Smada, back-to-back juara.

IFSC Youth Championships 2025: Emas Pertama Untuk Indonesia!

Podium Speed Putra U17 IFSC Youth Asian Championship Guiyang 2025

Atlet panjat tebing muda Indonesia, Haddan Malik Baqmuhyibar meraih medali emas nomor speed putra U17 dalam IFSC Youth Asian Championship Guiyang 2025 di China, Sabtu. Haddan mengungguli atelt tuan rumah, Zhao Yicheng, dalam final. Atlet berusia 16 tahun asal Jakarta itu mendapatkan wildcard setelah Zhang mengalami false start. Atlet panjat tebing Jepang, Sota Saito, kebagian medali perunggu dengan catatan waktu 5,41 detik, demikian hasil perlombaan yang dicatat federasi panjat tebing dunia IFSC Climbing. Tim panjat tebing muda Indonesia juga meraih dua medali perunggu, masing-masing dipersembahkan oleh Naura Jasmine Rayya dan Antasyafi Robby Al Hilmi. Naura menyumbangkan perunggu dari nomor speed putri U17 setelah mencatatkan waktu tercepat dari wakil Korea Selatan Ham Juyeon. Atlet DKI Jakarta itu mencatatkan waktu 8,96 detik, sementara lawannya 9,08 detik. Untuk medali emas dan perak speed putri U17 diraih China lewat Chunyouxuan Wang dengan 7,25 detik lebih cepat dari atlet Jepang, Natsumi Hara yang mencatat waktu 8,35 detik. Satu medali perunggu lainnya untuk Indonesia dipersembahkan oleh Antasyafi Robby Al Hilmi yang turun dalam speed putra U-19. Pada laga small final, Robby mencatatkan waktu 5,31 detik mengungguli wakil Khazakhstan Damir Toktarov yang menorehkan waktu 7,00 detik. Medali emas dan perak speed putra U19 disabet atlet Korea Selatan, Sangwon Choi, dengan wildcard setelah atlet Jepang, Haku Oishi mengalami false start. Untuk kejuaraan ini Indonesia mengirimkan 15 atlet di berbagai nomor.

Akhiri Penantian 21 Tahun, Petenis Indonesia Tembus US Open 2025

Janice Tjen

Petenis muda Indonesia, Janice Tjen berhasil mengukir sejarah dengan lolos ke babak utama US Open 2025. Ia menjadi atlet tenis tanah air pertama yang mencatatkan pencapaian tersebut di Grand Slam kategori tunggal sejak Angelique Widjaja di US Open 2004. Adapun Janice Tjen lolos ke babak utama setelah tampil dominan melawan wakil Jepang Aoi Ito dalam kualifikasi tunggal putri round 3 yang digelar Jumat (22/8/2025) malam WIB. Peraih medali perunggu Asian Games 2022 Hangzhou di nomor ganda putri itu menang dua set langsung dengan skor 6-1 serta 6-2. “(Hasil) ini sangat berarti buat saya. Saya berusaha agar tidak terlalu memikirkan (kelolosan ke babak utama) dan hanya mencoba memberikan yang terbaik lalu membiarkan hasilnya membawa saya,” ujar Janice Tjen pasca laga, dilansir dari Washington Post. “Akan tetapi, keberhasilan mengulang (pencapaian) ini lagi setelah lebih dari 20 tahun, rasanya luar biasa,” sambung petenis berusia 23 tahun tersebut. Adapun selepas keberhasilan mencapai babak utama US Open 2025, Janice Tjen selanjutnya telah dinanti oleh Veronika Kudermetova di partai pertama. Wakil Indonesia menghadapi lawan cukup berat sebab Kudermetova diketahui merupakan petenis unggulan ke-24 turnamen berusia 28 tahun. Duel antara keduanya akan digelar pada Minggu (24/8/2025) pukul 13.00 waktu setempat atau Senin (25/8/2025) pukul 00.00 WIB. Keberhasilan menembus babak utama US Open 2025 tak ayal menambah panjang daftar pencapaian Janice Tjen tahun ini. Sebagai informasi, atlet kelahiran Jakarta, 6 Mei 2002 itu sempat menjadi finalis urnamen ITF W75 Lexington dan ITF W100 Landisville awal bulan ini. Pencapaian ini langsung mendongkrak posisinya hingga berhasil menempati peringkat 200 besar dunia. Sebelumnya, Janice Chen juga sukses menyabet predikat ITF Player of the Month edisi Mei dan Juni menyusul keberhasilan dia mengukir 42 kemenangan set secara berturut-turut.