368 Siswi Beraksi di MilkLife Soccer Challenge – Jakarta Series 1 2024

Suasana pertandingan MilkLife Soccer Challenge – Jakarta Series 1 2024.

JAKARTA, 27 Mei 2024 – Bakti Olahraga Djarum Foundation bersama MilkLife menyelenggarakan MilkLife Soccer Challenge – Jakarta Series 1 2024. Bertempat di Kingkong Soccer Arena, Jakarta Timur, turnamen yang bergulir pada 25 – 28 Mei ini diikuti tak kurang dari 368 siswi Sekolah Dasar (SD) yang berasal dari Jakarta dan sekitarnya. Mereka tergabung dalam 34 tim yang terdiri dari 9 tim Kategori Usia (KU) 10 dan 25 tim KU 12. Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation, Yoppy Rosimin mengatakan, MilkLife Soccer Challenge melibatkan 21 SD di Jakarta dan Depok. Ia menuturkan, animo peserta yang mengikuti turnamen ini merupakan angin segar bagi pengembangan sepak bola putri di Tanah Air. Dengan begitu, geliat cabang olahraga ini bisa tumbuh dan melahirkan atlet-atlet yang mengharumkan nama bangsa di masa mendatang. “Kami akan terus berkomitmen menggelar MilkLife Soccer Challenge secara rutin. Agar tujuan besar untuk mengantarkan timnas sepak bola putri untuk berlaga dan memiliki prestasi gemilang di Piala Dunia dapat terwujud. Kami mulai dari level usia paling bawah ini, guna memasyarakatkan sepak bola kepada para putri, dan diharapkan tumbuhnya kecintaan dalam diri mereka,” ujar Yoppy disela jumpa pers di Kingkong Soccer Arena Yonkav 7, Cijantung, Jakarta Timur, Senin (27/5). Sementara itu, Direktur Marketing Global Dairi Alami sebagai produsen susu MilkLife, Soegiono menuturkan, konsistensi MilkLife pada turnamen ini merupakan upaya untuk menyehatkan anak-anak Indonesia dengan asupan nutrisi yang bergizi, ditopang dengan olahraga secara rutin. Sejalan dengan tagline #RealMilkRealLife, ia berharap agar peserta yang mengikuti MilkLife Soccer Challenge tumbuh jiwa kompetitif dan penuh keceriaan untuk menghadapi tantangan dalam latihan dan berkompetisi. “Kami melihat para peserta yang mengikuti MilkLife Soccer Challenge sangat antusias dan penuh semangat ketika bertanding. Diharapkan tren positif ini dapat membangkitkan motivasi dan tumbuh kembang anak menjadi lebih sehat. Kami ucapkan selamat bertanding untuk seluruh peserta,” ujar Soegiono. Bergulirnya MilkLife Soccer Challenge disambut baik oleh PSSI. Induk organisasi sepak bola di Tanah Air ini menilai, turnamen sepak bola putri usia dini yang menyasar siswi SD dan MI tersebut bisa menjadi pondasi yang kuat guna menumbuhkan kecintaan terhadap cabang olahraga tersebut.  “Kami melihat penyelenggaraan MilkLife Soccer Challenge merupakan langkah yang tepat agar sepak bola putri mulai mendapatkan hati di tengah masyarakat. Dengan demikian, diharapkan akan muncul bibit-bibit berbakat, yang kemudian bisa membangkitkan kejayaan cabang olahraga ini, dan mendulang prestasi di kancah dunia,” ujar Dr. Papat Yunisal, M.Pd selaku Head of Women’s Football PSSI. Selaras dengan hal tersebut, Asosiasi Sepak Bola Wanita Indonesia (ASBWI) berharap, gelaran MilkLife Soccer Challenge dapat dimanfaatkan dengan baik oleh para siswi, guna menguji bakatnya di lapangan hijau. Sehingga nantinya mampu ambil bagian dalam turnamen di level yang lebih tinggi lagi.  “Komitmen dari Djarum Foundation dan MilkLife dalam penyelenggaraan turnamen ini harus dimanfaatkan. Karena ini adalah ajang bagi para adik-adik kita untuk mulai mencintai dan menekuni sepak bola putri. Dengan begitu, ke depannya akan semakin banyak pilihan atlet terbaik dari yang terbaik untuk memperkuat timnas dan mengharumkan Merah Putih di berbagai kejuaraan,” papar Monica Desideria selaku Wakil Ketua Umum ASBWI. MilkLife Soccer Challenge mempertandingkan kompetisi 7 vs 7. Selain itu, terdapat pula berbagai uji ketangkasan bagi para siswi melalui Skill Challenge berupa dribbling, passing & control, 1on1, shoot on target hingga penalty shoot. Bergulirnya MilkLife Soccer Challenge diawali dengan diselenggarakannya MilkLife Soccer Coaching Clinic yang telah diadakan sepanjang 2023 lalu. Pada kesempatan itu, ratusan guru olahraga mengikuti pelatihan dan pembekalan teknik dasar Coach Timo Scheunemann. Kegiatan ini merupakan langkah awal agar para pendidik memiliki pemahaman dan kemampuan dasar tentang sepak bola putri, khususnya di level usia dini. Dalam MilkLife Coaching Clinic, Coach Timo berbagi pengalaman dan materi diantaranya seputar penguasaan bola atau ball mastery, dribbling, passing, taktik menyerang dan bertahan, hingga program latihan sesuai standar Sekolah Sepak Bola (SSB). Setelah pelatihan dan pembekalan teknik dasar para guru olahraga kembali ke sekolahnya masing-masing dan mulai membentuk yang akan berlaga di MilkLife Soccer Challenge. Sepanjang tahun ini, MilkLife Soccer Challenge akan diselenggarakan sebanyak 18 kali di delapan kota yakni Kudus (Maret, Juni, September & Desember), Surabaya (Mei & September), Jakarta (Juni & November), Tangerang (Juni & November), Bandung (Juni & Oktober), Yogyakarta (Juli & Oktober), Solo (Juli & Oktober) dan Semarang (Agustus & November). Kunjungi www.milklifesoccer.com untuk melihat jadwal, hasil pertandingan, klasemen, hingga daftar pencetak gol MilkLife Soccer Challenge – Jakarta Series 1 2024. Dan ikuti akun media sosial MilkLife Soccer Challenge (Instagram @milklifesoccer, TikTok @milklifesoccer, YouTube @milklifesoccer) untuk mendapatkan informasi menarik seputar pengembangan sepak bola putri.

Hasil Pertandingan Final MilkLife Soccer Challenge – Surabaya Series 1 2024

Foto juara, runner-up, semi finalis MilkLife Soccer Challenge - Surabaya Series 1 2024 Kategori Usia (KU) 12 dan KU 10.

Surabaya – Partai final MilkLife Soccer Challenge – Surabaya Series 1 2024 yang selenggarakan di Lapangan Marinir Bogowonto, Surabaya, Jawa Timur pada Minggu (5/5) berlangsung seru dan menegangkan. Pada babak pamungkas Kategori Usia (KU) 12, SDN Ketabang I sukses meraih gelar juara. Sementara di KU 10, SDN Ngagel Rejo I berhasil menyabet titel kampiun usai mengandaskan SDN Manukan Kulon II. Dalam final KU 10 tersebut, kedua tim saling memamerkan aksi jual beli serangan sepanjang 2 x 15 menit. Sejak kick off, para siswi sekolah dasar ini bergegas memburu gol dengan menunjukkan permainan yang ofensif. Pada menit ke-4, SDN Ngagel Rejo I berhasil membobol gawang SDN Manukan Kulon II lewat tendangan dari Annisa Nur Aini Putri Aryan. Ia terlihat sangat gesit menggiring ‘si kulit bundar’ melewati para pemain lawan, dengan gocekan yang cukup impresif. Jelang lima menit setelahnya, penyandang gelar Top Scorer KU 10 dengan total 22 gol tersebut kembali merobek pertahanan kiper. Alhasil SDN Ngagel Rejo I unggul dengan kedudukan 2-0. Annisa Nur Aini Putri Aryan mengatakan, bahwa kemenangan ini menjadi motivasi untuk ia dan rekan setim, agar berlatih lebih giat dan bisa mengulangi kesuksesan di Surabaya Series 2 mendatang. “Saya sangat senang dan bangga bisa mencetak banyak gol di turnamen ini, serta membawa kemenangan untuk sekolah. Walaupun di pertandingan final tadi lawannya cukup sulit dikalahkan, beruntung tim kami bermain kompak. Apalagi ditambah dukungan dari orangtua, guru, dan pelatih yang bikin kita semangat di lapangan,” ungkap Annisa. Sementara pada partai final KU 12, SDN Ketabang I membuat kejutan ketika berhadapan dengan SDN Mojo III. Berkat kerja sama tim yang baik, di babak pertama mereka mengantongi tiga gol yang disumbangkan oleh Rachel Mariza Azara. Setelah turun minum, SDN Ketabang I tampil lebih percaya diri dan menambah enam gol. Hasil akhir mereka sukses unggul dengan skor 9-0. Selain Rachel, Maulidya Bonita Saputri tampil cukup dominan lewat tendangan-tendangan keras yang menyasar ke mulut gawang. Di laga pamungkas, ia mencetak empat gol dan serangkaian shot on target, maupun sepakan yang mengenai mistar gawang. “Senang banget sekolah saya bisa menang. Saya nendangnya kencang karena memang sering latihan mulai dari passing, dribbling, shooting. Semoga di series 2 nanti, tim kami jadi juara lagi,” ucap siswi yang mengidolakan pemain timnas Indonesia, Pratama Arhan.   Kepala Pelatih MilkLife Soccer Challenge, Coach Timo Scheunemann mengatakan, selama turnamen terselenggara dari 2 Mei hingga 5 Mei, banyak bakat yang mulai terlihat di atas lapangan hijau. Hal ini menumbuhkan optimisme kecintaan terhadap sepakbola putri akan semakin meningkat di Surabaya yang berujung pada lahirnya para srikandi dari Kota Pahlawan yang kelak membela Indonesia di panggung dunia. “Sejak hari pertama saya memantau dan saya mengakui bahwa di Surabaya memang banyak bibit-bibit pesepak bola putri potensial dan hal tersebut terbukti di turnamen ini. Mereka mengaplikasikan teknik yang telah diajarkan oleh para guru, selama pertandingan berlangsung. Meski memang skill peserta belum sepenuhnya merata, yang terpenting tumbuhnya kecintaan akan olahraga ini di dalam diri para siswi. Dengan begitu, saya berharap agar kita bisa bersama-sama mewujudkan kejayaan sepak bola putri Tanah Air,” ungkap pelatih berlisensi UEFA A tersebut. Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation, Yoppy Rosimin mengapresiasi semangat dan daya juang 631 peserta dari 33 Madrasah Ibtidaiyah (MI) dan Sekolah Dasar (SD) yang telah berpeluh keringat. Ia berharap dengan kesuksesan di series pertama ini, gelaran di Surabaya Series 2 pada September mendatang, animo peserta lebih tinggi dan para siswi semakin menguasai teknik dasar sepak bola. “Kami mengucapkan selamat kepada para juara dan untuk yang belum berhasil jangan berkecil hati. Sebab, masih ada kesempatan untuk berlatih lebih giat lagi agar lebih gemilang pada series 2 mendatang. Karena sejatinya, turnamen ini bukan hanya berbicara siapa pemenangnya, lebih dari itu juga agar tumbuhnya sikap sportivitas, serta terbentuknya kecerdasan sosial emosional para siswi,” ungkap Yoppy. Pasalnya, lanjut Yoppy, olahraga beregu seperti sepak bola melatih kerjasama tim yang dapat meningkatkan kepercayaan diri, kemampuan untuk berinteraksi, tanggung jawab, hingga jiwa kepemimpinan. “Selain itu juga menumbuhkan sikap disiplin, toleransi, dan pantang menyerah yang dapat berguna untuk kehidupan sehari-hari mereka maupun secara akademis,” imbuhnya. Kategori Usia 10 Juara : SDN Ngagel Rejo I  Runner-up : SDN Manukan Kulon II Semifinalis : SDN Jepara I dan SDN Manukan Kulon Top Scorer KU 10 : Annisa Nur Aini Putri Aryan (22 gol) – SDN Ngagel Rejo I Best Player KU 10 : Annisa Nur Aini Putri Aryan – SDN Ngagel Rejo I Best Goalkeeper KU 10 : Aerelyn Belvania Ardianto – SDN Ngagel Rejo I Fairplay Team KU 10 : SD Manukan Kulon Kategori Usia 12 Juara : SDN Ketabang I Runner-up : SDN Mojo III Semifinalis : SDN Pacarkeling V dan SDN Dr. Sutomo V Top Scorer : Locita Waranggani Olah Nismara – SDN Pacarkeling V Best Player : Maulidya Bonita Saputri – SDN Ketabang I Best Goalkeeper : Kenzi Bramanti Dirgantara – SDN Ketabang I Fairplay Team : SD Al Islah A   Setelah Kudus dan Surabaya, pada bulan Mei, MilkLife Soccer Challenge akan dihelat di dua kota lain yakni Jakarta dan Tangerang, lalu pada Juni di Kudus dan Bandung, Juli (Yogyakarta & Solo), Agustus (Semarang), September (Surabaya & Kudus), Oktober (Bandung, Yogyakarta & Solo), November (Jakarta, Tangerang, & Semarang), Desember (Kudus).

Ini Dia Para Juara MilkLife Soccer Challenge Kudus Series 1

Partai final MilkLife Soccer Challenge – Kudus Series 1 2024 yang diselenggarakan di Supersoccer Arena, Kudus Jawa Tengah, Minggu (3/3/2024) berlangsung penuh kejutan. Pada babak pamungkas kelompok usia U-10, SDN Jambean 02 Pati berhasil keluar sebagai juara. Sementara di kategori U-12, SDUT Bumi Kartini Jepara sukses merengkuh gelar kampiun usai mengalahkan wakil Kudus, SDIT Al Islam A. SDUT Bumi Kartini Jepara tidak meraih gelar juara dengan mudah. Pasalnya mereka menghadapi SDIT Al Islam A Kudus yang di semifinal berhasil membuat kejutan dengan mengalahkan tim juara bertahan, SD 2 Rendeng. Namun, berkat penampilan impresif Rara Zenita Fatin yang bertatus pencetak gol terbanyak timnya, wakil Jepara tersebut berhasil menghentikan perlawanan Alesha Farzana Aznii Putri Aji dkk dengan skor 3-1. “Saya bangga sekali bisa membantu tim menjadi juara di MilkLife Soccer Challenge – Kudus Series 1 2024. Apalagi saya juga mampu menyumbang 26 gol di turnamen ini. Kemenangan ini mau saya persembahkan untuk orang tua, teman-teman, guru-guru, dan sekolah, saya juga berharap bisa lebih banyak lagi menjadi juara di turnamen-turnamen lainnya,” ucap Rara. MilkLife Soccer Challenge – Kudus Series 1 diadakan pada 26 Februari hingga 3 Maret 2024. Sebanyak 1.712 peserta dari 101 Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) datang dari Kudus, Pati, Jepara hingga Rembang ambil bagian dan saling uji kemampuan di atas lapangan hijau. Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation, Yoppy Rosimin mengatakan, lahirnya juara-juara baru dalam turnamen ini merupakan cerminan dari proses pengembangan sepak bola putri di level akar rumput melalui penyelenggaraan MilkLife Soccer Challenge yang rutin digelar. Tahun lalu, turnamen yang menyasar kelompok usia U 10 dan U 12 ini diselenggarakan sebanyak tiga kali di Kudus yakni pada Juni, September dan Desember 2023. “Dengan penyelenggaraan turnamen secara berkala ini, talenta-talenta pesepak bola putri usia dini mulai terlihat. Tentunya ini membangkitkan harapan suatu saat mereka menjadi pemain profesional dan mereka bisa membawa Indonesia di turnamen level dunia. Untuk itu, selain di Kudus, pada tahun ini kami juga akan mengadakan turnamen serupa di kota-kota lainnya agar kecintaan terhadap sepak bola putri semakin bertumbuh di berbagai daerah,” ujar Yoppy di sela babak final yang diadakan di Supersoccer Arena, Kudus, Minggu (3/3/2024). Sebagai upaya menumbuhkan kecintaan terhadap sepak bola putri, sepanjang 2024 Bakti Olahraga Djarum Foundation bersama MilkLife akan menyelenggarakan MilkLife Soccer Challenge di tujuh kota lainnya yakni Jakarta, Tangerang, Bandung, Semarang, Solo, Yogyakarta, dan Surabaya. Di tujuh kota tersebut, turnamen yang melibatkan siswi SD dan MI ini akan diadakan sebanyak dua kali dalam satu tahun. Sementara di Kudus, MilkLife Soccer Challenge bakal dihelat empat kali. Sehingga total penyelenggaraan MilkLife Soccer Challenge di tahun ini mencapai 18 kali. Yoppy menuturkan perluasan MilkLife Soccer Challenge di berbagai kota tersebut tak lepas dari hasil positif yang terjadi sepanjang 2023. Pada tahun lalu, MilkLife Soccer Challenge yang tiga kali diselenggarakan di Kudus, Jawa Tengah, sukses mendongkrak kecintaan siswi SD dan MI untuk menekuni sepak bola. “Setelah tiga kali kami menyelenggarakan di Kudus, kami melihat antusiasme para peserta sangat tinggi. Sama seperti saat ini, mereka yang datang tidak hanya dari Kudus, tapi juga dari kota-kota sekitar. Dari temuan tersebut, kami bersemangat untuk memperluas turnamen dalam rangka ‘jemput bola’ agar semakin banyak putri-putri Indonesia yang mencintai cabang olahraga ini,” tutur Yoppy. Yoppy melanjutkan, penyelenggaraan MilkLife Soccer Challenge di berbagai kota tersebut juga merupakan upaya menggerakkan ekosistem sepak bola putri di Indonesia agar semakin berkembang dan mampu melahirkan talenta-talenta berkualitas dan kelak menjadi pesepak bola profesional. “Melalui MilkLife Soccer Challenge yang menyasar level akar rumput ini, kami memiliki harapan dalam waktu dekat banyak bibit-bibit pesepak bola putri yang lahir sehingga cabang olahraga ini semakin berkembang. Tentunya, menggerakan ekosistem sebesar ini tidak bisa sendiri, perlu dukungan dari banyak pihak seperti federasi, sekolah sepak bola, klub-klub sepak bola dan berbagai stakeholder lainnya sehingga bersama-sama kita bisa mengantarkan Indonesia berlaga di turnamen tertinggi yakni Piala Dunia Wanita,” Yoppy menjelaskan. Perluasan upaya pengembangan sepak bola putri ini juga didukung penuh oleh MilkLife. Sebagai produsen susu ternama di Indonesia, gelaran MilkLife Soccer Challenge yang akan diselenggarakan di delapan kota sepanjang tahun 2024 selaras dengan misi MilkLife yakni menyehatkan anak-anak Indonesia melalui asupan nutrisi yang bergizi dan disokong dengan kegiatan yang menyehatkan seperti olahraga. Untuk itu, pada turnamen ini MilkLife meluncurkan kampanye #BeraniCetakGol guna mendukung potensi anak-anak Indonesia di sektor olahraga, khususnya sepak bola putri. “Melalui kampanye ini, kami ingin mengajak anak-anak Indonesia untuk aktif berlolahraga khususnya di sektor sepak bola putri. Karena, ini adalah cabang olahraga yang berpeluang besar mendulang prestasi di masa mendatang. Selain itu, melalui olahraga, kami ingin mendukung lahirnya generasi muda yang tumbuh sehat dan kuat tentunya ditopang dengan asupan kaya nutrisi seperti susu Milklife,” ujar Adrian Tan selaku Brand Manager Global Dairi Alami selaku produsen susu MilkLife. Dukungan nyata terhadap pengembangan sepak bola putri usia dini juga ditunjukkan oleh KENKO. Sebagai produsen alat tulis terkemuka di Indonesia, KENKO berupaya memfasilitasi pelajar Indonesia mendulang prestasi, baik dari sisi akademis maupun non akademis seperti olahraga melalui gelaran MilkLife Soccer Challenge – Kudus Series 1 2024. “Pelajar sekolah dasar merupakan anak-anak di usia pertumbuhan yang memiliki jalan panjang untuk menjadi sosok seperti apa di masa depan. Untuk itu, penting sekali menggali bakat dan potensi anak, selain dari sektor akademis maupun non akademis seperti olahraga. Kami berharap, melalui MilkLife Soccer Challenge – Kudus Series 1 2024, para pelajar memiliki banyak pilihan dalam mengembangkan dirinya sehingga bisa menjadi pribadi yang berprestasi,” tutur Marketing Manager KENKO, Jameson Halim. Setelah Kudus menjadi kota pertama penyelengaraan di tahun ini, pada Mei mendatang, MilkLife Soccer Challenge akan dihelat di tiga kota yakni Surabaya, Jakarta dan Tangerang disusul pada Juni di Kudus dan Bandung, Juli (Yogyakarta & Solo), Agustus (Semarang), September (Surabaya & Kudus), Oktober (Bandung, Yogyakarta & Solo), November (Jakarta, Tangerang, & Semarang), Desember (Kudus). Tak hanya itu, dukungan pengembangan sepak bola putri melalui MilkLife Soccer Challenge juga diberikan oleh BCA yang akan memberikan tabungan pendidikan kepada para juara sepanjang 2024 dengan total Rp 320 juta. Kunjungi www.milklifesoccer.com dan ikuti akun media sosial MilkLife Soccer Challenge (Instagram @milklifesoccer, TikTok @milklifesoccer, YouTube @milklifesoccer) untuk mendapatkan informasi menarik seputar pengembangan sepak bola putri. Berikut daftar pemenang MilkLife Soccer Challenge … Read more

Antusiasme Ratusan Siswa SD dan MI di Kudus ikuti “Festival SenengMinton 2024”

Ketua Umum Pengkab PBSI Kudus Yuni Kartika.

KUDUS, 25 Februari 2024 – Berangkat dari kecintaan terhadap bulu tangkis, Pengurus Kabupaten (Pengkab) PBSI Kudus bekerja sama dengan Bakti Olahraga Djarum Foundation dan PB Djarum menggelar sebuah kegiatan pengenalan olahraga pukul bulu itu kepada siswa sekolah dasar (SD) dengan titel “Festival SenengMinton 2024”. Bertempat di GOR Djarum, Jati, Kudus, Jawa Tengah, sebanyak 360 siswa kelas 1 hingga kelas 3 dari 20 SD di Kota Kudus berkumpul untuk mengikuti perlombaan ini.  “Tantangan untuk mengenalkan bulu tangkis di kalangan siswa SD ini tinggi sekali. Sebab, mereka belum terlalu serius menekuni olahraga. Oleh karenanya, kami mengemas pengenalan bulu tangkis dengan memberikan pelatihan sesederhana mungkin dan tidak membosankan melalui Festival SenengMinton 2024 ini. Dengan harapan, meski hanya berlangsung sehari, tetapi kesenangannya bisa bertahan lama pada para siswa,” papar Ketua Umum Pengkab PBSI Kudus Yuni Kartika. Inisiasi mengenalkan dan menumbuhkan rasa cinta terhadap bulu tangkis ini sejatinya dimulai sejak Juni tahun lalu. Kala itu, Pengkab PBSI Kudus menggelar sesi coaching clinic kepada para guru SD dengan tujuan agar sekolah-sekolah tersebut membuka ekstrakurikuler bulu tangkis bagi para siswa.  “Ternyata antuasiasnya tinggi sekali. Sehingga kami menggelar SenengMinton 2024 sebagai festival dan perlombaan bagi siswa sekolah dasar agar semakin jatuh cinta dengan olahraga ini. Karena bagaimanapun, Kudus adalah salah satu kota yang melahirkan banyak pahlawan bulu tangkis seperti Liem Swie King, Eddy Hartono, Hastomo dan Hariyanto Arbi, dan kami berharap, dengan kegiatan-kegiatan seperti ini, siswa SD tidak hanya mengenal bulu tangkis tapi juga kelak akan lahir juara bulu tangkis baru dari kota ini,” Yuni menguraikan. Dalam Festival SenengMinton 2024, para peserta akan mengikuti enam jenis lomba yakni Service to Target, Throwing the Shuttlecock, Juggling Shuttlecock, Drive Target, Netting Target Between Ropes dan Shuttle Run Zig Zag. Pada setiap uji ketangkasan itu, setiap SD diwakili oleh satu regu berisikan tiga personil yang harus terdiri dari laki-laki dan perempuan. “Kenapa beregu karena kami juga ingin para peserta bisa menumbuhkan kekompakan,” ujar Yuni. Adapun para pemenang di tiap-tiap lomba akan membawa pulang piala, piagam, dan hadiah dari sponsor yaitu alat tulis dari KENKO, es krim Aice dan susu dari MilkLife.  Perwakilan Bakti Olahraga Djarum Foundation, Budi Darmawan, menyambut baik diselenggarakannya Festival SenengMinton 2024. Strategi Pengkab PBSI Kudus dalam mengenalkan dan memassalkan bulu tangkis di Kota Kudus ini diharapkan juga menjadi pemicu lahirnya talenta-talenta baru di arena bulu tangkis pada masa mendatang. “Festival SenengMinton merupakan strategi memasyarakatkan bulu tangkis ke usia dini secara terstruktur dengan melibatkan para guru sekolah, sistematis melalui berbagai games yang mendorong kecintaan terhadap bulu tangkis dan masif dengan melibatkan banyak peserta. Hal ini menjadi penting untuk menjaga mata rantai bulu tangkis yang bertujuan melahirkan talenta-talenta yang bisa menjadi pahlawan bulu tangkis bagi Ibu Pertiwi di masa depan,” tutur Budi. Senada dengan hal tersebut, Aice Group memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Festival SenengMinton 2024. Festival bulu tangkis ini, yang ditujukan untuk siswa sekolah dasar, selaras dengan visi Aice dalam membawa kebahagiaan melalui berbagai produk-produk yang dihadirkan kepada masyarakat Indonesia. Senior Brand Manager sekaligus juru bicara Aice Group, Sylvana Zhong mengungkapkan, “Salah satu kunci dari perkembangan olahraga tentunya mendapatkan dukungan dari berbagai pihak, dan Aice sangat memahami hal tersebut. Dukungan ini sejalan dengan komitmen kami untuk menciptakan kebahagiaan melalui produk yang kami hadirkan, serta memberikan kontribusi positif bagi masyarakat terutama dalam mendukung acara dan inisiatif olahraga. Sebagai bagian dari misi Aice untuk mendorong gaya hidup sehat dan aktif di kalangan generasi muda, kami berharap bahwa dukungan kami bisa mendorong hadirnya talenta-talenta muda bulu tangkis yang siap mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional,” ujar dia. Dukungan penuh juga datang dari KENKO. Sebagai produsen alat dan perlengkapan tulis ternama di Indonesia, KENKO senantiasa berupaya ambil bagian dalam berbagai kegiatan yang berorientasi terhadap peningkatan prestasi pelajar di Indonesia, baik secara akademis maupun kegiatan positif lainnya, termasuk olahraga. “Melalui produk-produk berkualitas, KENKO berdedikasi mendukung prestasi pelajar di Indonesia. Tidak hanya secara akademis namun juga kegiatan positif lainnya seperti olahraga. Untuk itu, kami sangat mendukung festival bulu tangkis SenengMinton 2024 yang digagas oleh Pengkab PBSI Kudus karena ini merupakan bagian dari langkah nyata meningkatkan prestasi para pelajar,” ujar Marketing Manager KENKO, Jameson Halim.  Farida Hikmawati, guru asal MI NU Nurus Shofa Karangbener, berpendapat, Festival SenengMinton adalah kegiatan olahraga yang tak sekadar hanya menggerakkan tubuh, tetapi juga interaksi dengan keluarga dan teman dari sekolah-sekolah lainnya. Kegiatan ini sangat positif karena dapat menjauhkan siswa dari kecanduan gawai. “Siswa ini ketika dengar akan ada Festival SenengMinton, justru semangat latihannya. Tapi kalau ndak ada event, mereka seperti setengah malas-malasan. Biasanya, kan, kalau kejuaraaan yang diikuti, siswa jadi rutin latihannya. Terlebih kalau ada siswa dari sekolah kami yang juara, siswa lain ikut termotivasi untuk mengikuti kejuaraan-kejuaraan lainnya,” jelasnya. “Saya berharap ini Festival SenengMinton ini dapat berkelanjutan agar siswa ini termotivasi dan semangat dalam mengikuti kegiatan-kegiatan olahraga. Tidak hanya melulu melihat gadget. Jadi, lebih terlibat dalam kegiatan-kegiatan olahraga seperti ini yang sangat berdampak positif bagi siswa,” tambah guru olahraga dari sekolah yang bertempat di Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, ini. Satu di antara peserta yang mengikuti SenengMinton 2024 ialah Ignatia Sophie Puella Marcia Nurhadiprayitno. Siswi SD Kanisius Kudus ini tampak antusias ketika namanya dipanggil oleh pelatih PB Djarum Nimas Rani untuk masuk ke dalam Lapangan 7 di GOR Djarum, untuk menjalani games Service to Target. Dipandu Rani dari titik servis, Sophie beberapa kali mencoba memasukkan kok ke target poin yang berbeda yang berada di seberang lapangan.  Selepas kegiatan tersebut, Sophie langsung berlari menghampiri ibunya yang berdiri di salah satu sudut lapangan. Dengan senyum lebar, siswi berkacamata yang masih duduk bangku kelas dua SD ini berujar ke sang ibu, “Dapat piala atau nggak dapat piala nggak penting, yang penting fun, seru, dan dapat es krim.” Rasa senang juga disampaikan Kenzie Rasyid Prayogo, seusai mengikuti kegiatan Throwing the Shuttlecock. Siswa SD Muh. Birrul Walidain ini merasa nyaman mengikuti kegiatan dasar olahraga pukul bulu ini, lantaran ditemani oleh kedua orangtuanya, adiknya, serta teman-temannya dari satu sekolah. “Seneng, soalnya bisa main sama banyak teman di sini. Diajari banyak juga, tadi, sama pelatih-pelatihnya,” katanya. Berikut daftar pemenang Festival SenengMinton 2024: Juara 1 : MI NU Imaduddin Juara 2 : SD Nawa Kartika Juara … Read more

Pengkab PBSI Kabupaten Kudus Gelar Festival SenengMinton 2024

Pengurus Kabupaten (Pengkab) PBSI Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, bekerja sama dengan Bakti Olahraga Djarum Foundation dan PB Djarum menggelar “Festival SenengMinton 2024” untuk memperkenalkan bulu tangkis kepada siswa sekolah dasar (SD). “Sebetulnya, di masing-masing sekolah ada ekstrakurikuler salah satunya olahraga badminton. Kami melanjutkannya dengan menarik mereka lewat perlombaan ‘festival senengminton’ karena beberapa murid belum bisa bermain badminton,” kata Ketua Umum Pengkab PBSI Kudus, Yuni Kartika di Kudus, Minggu, 25 Februari 2024. Adanya “festival senengminton”, dia berharap, anak-anak SD dan sederajat bertambah senang. Karena selama ini tantangan untuk mengenalkan bulu tangkis di kalangan siswa SD mereka belum terlalu serius menekuni olahraga. Oleh karena itu, PBSI Kudus mengemas pengenalan bulu tangkis dengan memberikan pelatihan sederhana dan tidak membosankan melalui “Festival SenengMinton 2024” ini. Selain menggelar lomba, pelajar juga diajak ke GOR Jati, supaya mereka melihat GOR ini sebagai pusat pelatihan para pemain bulu tangkis hebat, agar mereka terinspirasi. “Kami ingin mencari juara dari Kudus biar bisa mengenalkan hingga ke dunia internasional. Kami juga ingin memberikan mimpi supaya tertarik main badminton dan tertarik masuk klub yang ada di Kudus. Apalagi, olah raga ini bisa menjadi profesi sangat menguntungkan dan membanggakan,” ujarnya. Ajang “Festival SenengMinton 2024” yang diikuti 360 siswa kelas 1-3 dari 20 SD di Kudus berlangsung di GOR Djarum Jati, Kudus. Setiap peserta akan mengikuti enam jenis lomba yakni service to target, throwing the shuttlecock, juggling shuttlecock, drive target, netting target between ropes dan shuttle run zig zag. Setiap SD diwakili satu regu berisikan tiga personel yang terdiri dari laki-laki dan perempuan sebagai upaya menumbuhkan kekompakan. Sedangkan hadiahnya berupa piala, piagam, dan hadiah dari sponsor yaitu alat tulis, es krim, dan susu. Perwakilan Bakti Olahraga Djarum Foundation Budi Darmawan menyambut baik diselenggarakannya “Festival SenengMinton 2024” untuk mengenalkan dan memassalkan bulu tangkis di Kota Kudus. “Kami juga berharap bisa menjadi pemicu lahirnya talenta-talenta baru di arena bulu tangkis pada masa mendatang,” ujarnya. Rohman, guru SD Muhammadiyah Birrul Walidain Kudus menganggap “Festival SenengMinton 2024” ini sangat positif untuk menumbuhkan kecintaan anak-anak terhadap olahraga bulu tangkis. “Kami juga berharap nantinya muncul atlet berkelas dunia dari Kabupaten Kudus,” ujarnya. Sumber: Antara Jateng

Daftar Nama Atlet PB Djarum Berprestasi U-17 dan U-19 Sepanjang 2023

Bakti Olahraga Djarum Foundation memberikan apresiasi bagi para atlet PB Djarum berprestasi sepanjang tahun 2023, dengan total nilai tidak kurang dari Rp452 juta kepada 44 atlet U-17 dan U-19, serta empat atlet kategori Dewasa yang menduduki peringkat 30 besar BWF. Berikut daftar nama atlet PB Djarum berprestasi U-17 sepanjang 2023: Richie Duta Richardo Jolin Angelia Yudha Rendra Wijaya Ni Ketut Winda Suryaningtias Radithya Bayu Wardana Shaafiya Yasmin Maitsaa Salsabila Zahra Aulia Ikhsan Lintang Pramudya Riska Anggraini Raihan Daffa Edsel Rasi Joase Niakhe Munajad Alfindo  Dian Ramadhani Mukti Leonora Keyla Frandrica Muh Rizki Mubarrok Angelita Magdalena Yusuf Kenzie Yoe Muhammad Khosda Theodorus Steve Kurniawan Yashinta Ristyna Putri Yugo Alvaro Alexius Ongkytama Chelsea Marvelyn Istanto Faisal Pangestu Lindan Mikael Berikut daftar nama atlet PB Djarum berprestasi U-19 sepanjang 2023: Moh Zaki Ubaidilah Eveline Parapat Rinjani Kwinnara Nastine Isyana Syahira Meida  Titis Maulida Rahma Andika wiratama Ardita Anjani Emmanuel Joseph Muhammad Voyage Bernadine Anindya Wardana Darren Aurelius M Afiq Dzakwan Arief Muh Firza Athallah Anselmus Breagit Laudya Chelsea Grisenda Velisha Christina Michael Owen Yuke Gamareza Radjasa Pulung Ramadhan

Borong 123 Gelar Juara di Tahun 2023, Rinjani/Isyana Sandang Gelar Atlet Terbaik

PENGHARGAAN ATLET PB DJARUM BERPRESTASI SEPANJANG 2023

Jakarta, 6 Februari 2024 – Bakti Olahraga Djarum Foundation memberikan apresiasi bagi para atlet PB Djarum berprestasi sepanjang tahun 2023, dengan total nilai tidak kurang dari Rp452 juta kepada 44 atlet U-17 dan U-19, serta empat atlet kategori Dewasa yang menduduki peringkat 30 besar BWF. Salah satu prestasi gemilang sukses ditorehkan oleh pasangan ganda putri U-19, Rinjani Kwinnara Nastine/Isyana Syahira Meida yang disematkan sebagai atlet terbaik PB Djarum tahun 2023 dan resmi bergabung dengan pelatnas di tahun 2024.  Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation yang juga Ketua PB Djarum, Yoppy Rosimin menyambut positif capaian dari para atlet yang telah berjuang sepanjang tahun 2023. Ia menilai, potensi atlet PB Djarum sudah merata di berbagai sektor, tunggal putra putri, ganda putra putri, serta ganda campuran. Pemberian bonus yang rutin diagendakan setiap tahunnya ini diharapkan menjadi lecutan semangat bagi atlet untuk merengkuh prestasi lebih tinggi, demi menjadi seorang juara sejati. “Dibandingkan dengan tahun 2022, ada peningkatan prestasi atlet binaan PB Djarum di kancah nasional dan internasional. Oleh karena itu, kami melanjutkan komitmen untuk memberikan apresiasi bagi para atlet berprestasi, yang diharapkan dapat mengobarkan semangat untuk meraih lebih banyak lagi juara di kemudian hari. Dan kami harapkan adik-adik U-11, U-13, dan U-15 terpacu untuk bisa atau melebihi prestasi kakak-kakaknya ini di tahun mendatang,” ungkap Yoppy disela acara di Galeri Indonesia Kaya, Jakarta Pusat, Selasa (6/2). Sepanjang tahun 2023 tren positif berhasil dicatatkan para atlet klub asal Kudus tersebut yang meningkat dibanding tahun 2022, dengan memboyong 123 gelar juara pada kompetisi nasional maupun internasional. Salah satu atlet penyumbang gelar juara terbanyak ialah Rinjani Kwinnara Nastine/Isyana Syahira Meida yang berhasil menyabet sembilan gelar juara di level nasional hingga internasional. Atas prestasi tersebut, ganda putri PB Djarum tersebut didapuk sebagai Atlet Muda Berprestasi 2023 dan mendapatkan apresiasi sebesar Rp25 juta dari Cleo dan Super O2 yang merupakan sponsor resmi PB Djarum. Tak hanya itu, Rinjani/Isyana juga mendapat bonus senilai Rp20 juta atas keberhasilan mereka merengkuh gelar Juara Kejurnas Perorangan Taruna PBSI 2023 di sektor Ganda Putri.  Masih di level junior, penghargaan juga diberikan kepada Moh Zaki Ubaidillah yang berhasil menjadi Juara Kejurnas Perorangan Taruna PBSI 2023 di sektor Tunggal Putra. Ubed – sapaan pebulutangkis asal Madura, Jawa Timur ini – mendapat bonus senilai Rp15 juta. Selain itu, Bakti Olahraga Djarum Foundation juga memberikan bonus kepada 44 atlet kategori usia U-17 dan U-19 senilai total lebih dari Rp97 juta. Beralih ke level dewasa, Bakti Olahraga Djarum Foundation memberikan bonus kepada para atlet elite yang sukses mendokrak rangking mereka di peringkat BWF. Per 31 Desember 2023, Dejan Ferdinansyah/Gloria Emanuelle Widjaja tercatat berada di Peringkat 14 BWF Ganda Campuran. Masih di sektor yang sama, terdapat Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti yang menghuni rangking 27 BWF. Atas prestasi tersebut, Dejan/Gloria diberi apresiasi Rp240 juta, sementara Praveen/Melati senilai Rp80 juta.  Catatan apik prestasi atlet-atlet PB Djarum baik di level junior dan dewasa membuat Yoppy optimistis bahwa PB Djarum masih akan terus melanjutkan kejayaan bulu tangkis Tanah Air dengan berbagai upaya yang dilakukan, mulai dari pembibitan dan pembinaan yang berkesinambungan. “Regenerasi tetap perlu dijaga dan kami memiliki cukup banyak stok atlet potensial dari usia paling bawah yaitu U-11. Kami juga berkomitmen selalu mengirimkan atlet untuk berlaga di kejuaraan tingkat dunia level junior. Dari situ bisa dilihat seperti apa kualitas maupun evaluasi yang harus dilakukan untuk mendorong atlet-atlet muda PB Djarum lebih bersinar,” imbuhnya. Sementara Manajer Tim PB Djarum, Fung Permadi menilai pengejawantahan anak asuhnya selama tahun 2023 merupakan hasil kerja keras dari para atlet, pelatih, dan tim ofisial. Tidak hanya dari segi teknik, motivasi dan mental juga menjadi faktor penting yang dijunjung oleh PB Djarum demi melahirkan atlet yang tangguh dan bermental juara. “Seorang juara harus mempunyai cara berpikir sebagai seorang juara. Kita jelaskan cara berpikir seorang juara itu apa saja kepada para atlet secara terus menerus dan itu berdampak positif untuk character building mereka. Selain itu juga kami menjalani latihan yang lebih efektif dan tepat guna, serta pemetaan pemain,” ungkap Fung. Adapun Rinjani Kwinnara Nastine dan Isyana Syahira Meida didapuk sebagai atlet muda PB Djarum berprestasi di tahun 2023 berkat kesuksesan mereka mempersembahkan gelar juara di ajang Sirnas A Jabar, Sirnas A Jatim, Sirnas A Banten, Polytron Gubenur Cup, Sirnas Premier, Kejurnas Perorangan Taruna PBSI, Malaysia International Series, Malaysia Junior International Challenge. Terkini, mereka menjuarai Seleksi Nasional (Seleknas) PBSI yang mengantarkan Rinjani/Isyana menjadi atlet Pelatnas.  Rinjani merasa bersyukur prestasi yang digapai pada tahun 2023 diapresiasi oleh klubnya. Atlet yang bergabung dengan PB Djarum pada tahun 2019 tersebut berucap, apresiasi ini merupakan tantangan agar dirinya dapat mempersembahkan gelar yang lebih tinggi lagi bagi Indonesia. “Penghargaan ini menjadikan motivasi tersendiri untuk saya, agar bisa lebih banyak lagi gelar juara yang saya sumbangkan untuk Tanah Air. Terima kasih kepada PB Djarum atas kepedulian dan didikan yang diberikan selama ini, sehingga saya bisa menjadi pebulu tangkis seperti sekarang ini,” kata Rinjani. Isyana menimpali, pemberian apresiasi dan bonus dari PB Djarum menjadi suatu kebanggan untuknya. Berkat kerja keras dan dukungan dari seluruh tim, atlet lulusan Audisi Umum PB Djarum 2018 ini bisa menapaki jenjang karier sebagai pebulutangkis profesional. Ia berharap ke depannya akan lebih banyak lagi capaian memukai di panggung dunia. “Terima kasih PB Djarum karena sudah selalu memberikan apresiasi kepada kami atlet-atletnya, baik dari segi materi maupun non materi, serta fasilitas mumpuni yang menunjang kami untuk berlatih sebaik mungkin dan memperlakukan kami seperti keluarga. Saya berjanji akan semakin berusaha maksimal untuk menjadi yang terbaik,” tuturnya.