Keren! Veda Resmi Jadi Red Bull Athlete Jelang Moto3 2026

Veda Ega Pratama

Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, resmi menjadi Red Bull Athlete menjelang debutnya di Moto3 pada 2026. Hal ini ‘dibocorkan’ Veda sendiri lewat Instagram pada Senin (19/1/2026). Dalam tiga tahun terakhir, Veda menjadi topik hangat di paddock MotoGP, yakni sejak ia menjuarai Asia Talent Cup (kini Moto4 Asia Cup) 2023 dan bergabung ke Red Bull Rookies Cup pada 2024. Pada 2025, Veda menjalani debut di JuniorGP sekaligus bertahan di ajang Red Bull Rookies Cup, di mana ia sukses menjadi runner up setelah meraih banyak podium dan kemenangan. Kini, ia dikontrak oleh Honda Team Asia untuk berlaga di Moto3 2026. Prestasi mentereng Veda di ajang-ajang ‘Road to MotoGP’ ini membuat Red Bull tertarik mendukungnya. Pada Senin lalu, Veda diundang untuk menyambangi markas Red Bull di Salzburg, Austria, untuk menjalani berbagai kegiatan dengan Red Bull Motorsports. Lewat Instagram, Veda mengunggah foto dirinya mendapatkan berbagai kit dari Red Bull, begitu pula saat ia menjajal simulator mobil Formula 1. Veda juga sempat mengunjungi Red Bull Hangar-7, yang merupakan ‘museum’ Red Bull. Veda tak sendirian, ia juga ditemani oleh beberapa pembalap muda Red Bull lainnya, termasuk debutan Red Bull KTM Tech 3, Rico Salmela. Keduanya dapat kesempatan menumpangi helikopter Red Bull untuk melihat keindahan pegunungan Austria. Kini Veda bergabung dengan sederet bintang dunia balap dalam daftar Red Bull Athlete. Mereka berlaga di berbagai disiplin motorsport, yakni F1, MotoGP, Moto2, Moto3, WorldSSP, motocross, supercross, enduro, rally raid, rallycross, WRC, dan lainnya. Nah, siapa saja sih mereka? Berikut sejumlah nama-nama besar dunia motorsport yang juga merupakan Red Bull Athlete seperti yang dilansir oleh situs resmi Red Bull. Formula 1: Max Verstappen, Isack Hadjar, Liam Lawson, Arvid Lindblad, Yuki Tsunoda MotoGP: Alex Marquez, Jorge Martin, Johann Zarco, Toprak Razgatlioglu, Diogo Moreira, Maverick Vinales, Enea Bastianini, Brad Binder, Pedro Acosta, Dani Pedrosa, Pol Espargaro Moto2: David Alonso, Daniel Holgado, Collin Veijer, Deniz Oncu, Jose Antonio Rueda, Ayumu Sasaki Moto3: Maximo Quiles, Alvaro Carpe, Valentin Perrone, Guido Pini, Brian Uriarte, Veda Ega Pratama, Rico Salmela WorldSSP: Bahattin Sofuoglu Rally (motor dan mobil): Nasser Al Attiyah, Kevin Benavides, Edgar Canet, Luciano Benavides, Cyril Despres, Carlos Sainz sr, Stephane Peterhansel, Toby Price, Nani Roma, Daniel Sanders, Sam Sunderland, Matthias Walkner, Sebastien Loeb, Theirry Neuville, Sebastian Ogier, Laia Sanz Motocross/Supercross/Enduro: Jeffrey Herlings, Marvin Musquin, Ken Roczen, Tom Vialle, Jett Lawrence, Hunter Lawrence, Andrea Verona, Josep Garcia

Veda Kejar Status Rookie of the Years dalam Debut Moto3 2026

Red Bull MotoGP Rookies Cup

Pebalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, membidik gelar Rookie of the Year dalam debutnya di kelas Moto3 pada musim kompetisi 2026. Rider berusia 17 tahun tersebut tampil luar biasa sepanjang musim ini dalam ajang Red Bull Rookies Cup 2025. Dia menjadi runner-up di ajang tersebut sehingga mendapat kartu ke Moto3. “Kalau target, bismillah, bisa Rookie of the Year, tetapi saya juga sekalian belajar karena tim baru, mekanik baru, semuanya baru,” kata Veda dilansir dari Antara. Untuk persiapan menghadapi ajang tersebut, Veda pun fokus terhadap beberapa latihan fisik dan adaptasi mengingat persaingan di kelas tersebut lebih ketat. Veda mengatakan bahwa kesiapan fisik dan mental harus lebih kuat ketimbang kelas sebelumnya. Ia melanjutkan bahwa latihan tersebut akan dibarengi dengan latihan di atas motor. “Skill pasti yang diutamakan dan motornya kan ini memang dirancang khusus buat balap, enggak dijual bebas, jadi ini pintar-pintarnya setting motornya juga,” kata dia. Di kelas Moto3 nanti, Veda dipastikan akan terlihat persaingan dengan sejumlah pebalap yang sebelumnya pernah berlaga bareng di Red Bull Rookies Cup, salah satunya ialah Brian Uriarte yang menjuarai kompetisi itu. Uriarte memiliki keuntungan dari pengalaman tampil di Moto3 melalui kesempatan wildcard. Selain itu, ada juga nama Hakim Danish yang sebelumnya juga pernah memiliki pengalaman tampil di Moto3.

Veda Sapu Bersih Seri Mugello Red Bull MotoGP Rookies Cup 2025

Red Bull MotoGP Rookies Cup

Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama tak menyangka meraih double winners atau dua kemenangan beruntun dalam seri keempat Red Bull Rookies Cup di Sirkuit Mugello, Italia. Veda meraih kemenangan pertamanya pada balapan pertama di Mugello, Sabtu, 21 Juni 2025. Ia kemudian menyempurnakan akhir pekannya di kompetisi balap Eropa ini dengan memenangkan balapan kedua pada Minggu, 22 Juni 2025. Ia meraih kemenangan dramatis karena hanya berjarak 0,011 detik dari Hakim Danish di posisi kedua. “Saya tidak percaya, saya tidak menyangka,” kata pembalap asal Gunungkidul, dikutip dari laman resmi Red Bull Rookies Cup, Senin, 23 Juni 2025. “Tetapi sekarang saya tahu saya bisa melakukannya, akhir pekan yang fantastis. Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada keluarga, sponsor, dan semua orang yang mendukung saya dan saya tidak sabar menunggu balapan berikutnya,” ujar dia menambahkan. Veda, yang memulai balapan dari posisi kedua (P2), meraih kemenangan keduanya di Red Bull Rookies Cup dengan cara yang tidak mudah. Ia memasuki lap terakhir dengan memimpin balapan, namun disalip oleh Danish pada tikungan terakhir sebelum garis finis. Pada trek lurus sebelum garis finis, Veda memanfaatkan kecepatannya dan mulai menyalip pembalap asal Malaysia itu ketika garis finis tinggal menyisakan beberapa meter. Dengan overtake yang sangat brilian, pembalap 16 tahun itu akhirnya mampu menyentuh garis finis lebih dulu, dengan waktu 0,011 detik lebih cepat dari Danish. Ketika ditanya apa yang terjadi pada detik-detik akhir sebelum menyentuh finis, Veda mengungkapkan perasaannya bahwa kesempatan untuk menang masih ada sebelum mencapai garis finis. “Itu adalah balapan yang sangat sulit. Saya mencoba melakukan hal yang sama seperti kemarin, untuk memimpin di akhir. Hakim melaju dari sisi luar di tikungan terakhir, tetapi saya yakin bisa menyalipnya. Saya bergerak untuk mengejarnya dan saya lebih cepat darinya, jadi saya hanya menunggu titik yang tepat untuk keluar dan menyalip,” ucap dia. Dua kali mengumandangkan “Indonesia Raya” di Mugello membuat Veda menutup seri keempat kompetisi yang banyak melahirkan pembalap hebat MotoGP ini di posisi ketiga dengan 92 poin. Ia terpaut 32 poin dari Brian Uriarte di posisi kedua dan 56 poin dari Danish yang memimpin klasemen. Adapun pembalap Indonesia lainnya Kiandra Ramadhipa tetap di posisi ke-15 klasemen sementara dengan 32 poin, meski ia finis lebih baik dari balapan pertama yaitu di posisi delapan. Seri kelima Red Bull Rookies Cup dimainkan pada 12-13 Juli di Sirkuit Sachsenring, Jerman. Seri ini bertepatan dengan seri kesebelas MotoGP di tempat yang sama.

Deretan Pembalap Muda Indonesia Akan Bertarung di Eropa 2025

Pembalap AHRS di ajang Internasional

Pembinaan balap PT Astra Honda Motor, terus berlanjut di 2025. Dua pembalap muda Veda Ega Pratama dan M. Kiandra Ramadhipa, akan memulai tantangan barunya di Eropa. Veda Ega Pratama, akan berlaga di FIM JuniorGP 2025. Peraih gelar juara pada Asia Talent Cup 2023 ini, akan menggunakan baju balap kebanggaan dari Astra Honda Racing Team saat bersaing dengan para pembalap muda dunia lainnya di ajang tersebut. Veda yang merupakan lulusan Astra Honda Racing School (AHRS) tahun 2019, memiliki talenta balap yang kerap mencuri perhatian di lintasan balap, seiring dengan torehan prestasi yang ia capai. Hal inilah yang mengantarkan Veda menjadi pilihan AHM dan Dorna sports dalam ajang kejuaraan balap dengan jenjang yang lebih tinggi dan bergengsi yakni FIM JuniorGP. Seperti diketahui, Dorna Sports merupakan penyelenggara balap World Grand Prix yang juga mewadahi talenta pembalap muda dari berbagai negara dalam berbagai kejuaraan internasional. Salah satu garapan Dorna Sports, FIM Junior GP saat ini menjadi pijakan kuat para pembalap berbakat mancanegara sebelum melangkah ke jenjang balap yang lebih tinggi yaitu MotoGP. Dalam FIM Junior GP 2025, Veda merupakan pembalap binaan AHM yang menjadi bagian dari Junior Talent Team (JTT) bersama dengan pembalap dari negara lain seperti Jepang, Thailand, dan Inggris. “Senang sekali saya mendapat kesempatan luar biasa dari Astra Honda Motor. Balapan di JuniorGP memang salah satu mimpi yang saya kejar dan memenangkan kejuaraan ini. Meski JuniorGP menjadi balapan perdana saya di benua Eropa, saya bertekad untuk bisa memberikan penampilan terbaik untuk Indonesia,” ujar pembalap asal Gunung Kidul, Yogyakarta yang saat ini berusia 16 tahun itu. Persaingan di Eropa   Dukungan AHM untuk pembalap muda berbakat Tanah Air diwujudkan secara kuat melalui berbagai ajang balap internasional yang kompetitif. Pembalap binaan AHM lainnya, yakni M Kiandra Ramadhipa juga memiliki kesempatan untuk bersaing di ajang balap bergengsi di benua Eropa, yakni European Talent Cup (ETC). Prestasi Ramadhipa sebagai rookie di ajang Asia Talent Cup musim ini cukup gemilang. Dia berhasil mengisi posisi lima besar dan memenangkan dua podium tertinggi di ajang ATC. Selain berprestasi di ATC 2024, jebolan AHRS tahun 2022 yang masih berusia 15 tahun ini, juga bersaing di ajang Asia Road Racing Championship (ARRC) 2024 kelas Asia Production (AP) 250 dan berhasil mengisi posisi ketiga dalam klasemen akhir. “Ini kesempatan luar biasa dan memang saya nantikan untuk bisa segera merasakan balapan di level yang lebih tinggi. Tentu saya sangat berterima kasih kepada Astra Honda atas kesempatan dan dukungannya ini. Saya tidak akan sia-siakan kesempatan emas yang telah datang ini,” ujar Ramadhipa beberapa waktu lalu. Sumber: Oto Rider

Bikin Bangga! Pembalap Muda Indonesia Naik Podium di Sirkuit Losail

Bikin Bangga! Pembalap Muda Indonesia Naik Podium di Sirkuit Losail

Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, sukses merebut podium tiga di Race 2 balap junior Idemitsu Asia Talent Cup di Sirkuit Internasional Losail, Qatar, Minggu, 6 Maret 2022. Memulai balapan dari posisi ketujuh, Veda tampil agresif. Meski sempat sedikit mengalami hambatan, dia dapat terus menjaga jarak dan menempel barisan terdepan. Memasuki putaran kedua, Veda kemudian sudah merangsek ke posisi lima besar. Tidak hanya itu, dia juga sempat berada di depan memimpin balapan pada putaran kelima. Setelah itu, dia harus bersaing ketat dengan para rivalnya. Sayang, Veda kemudian sempat melorot ke peringkat ketujuh. Tetapi, dia dapat menjaga momentum, sehingga tak terlalu tertinggal. Usai bersaing ketat dengan seluruh rivalnya, akhirnya pembalap kelahiran 23 November 2008 itu mampu mengakhiri balapan di peringkat ketiga. Hal ini pun menjadi modal positif, sebelum balapan di selanjutnya di Sirkuit Mandalika. Sementara pemenang dari balapan kali ini adalah rider asal Jepang, Amon Odaki. Dia mengungguli pembalap tuan rumah, Hamad Al-Sahouti yang berada tak jauh di belakangnya. Bagi Odaki, ini merupakan keduanya selama akhir pekan ini. Sebelumnya, dia juga berhasil menduduki posisi ketiga pada balapan pertama. Hasil ini membuatnya berada di puncak klasemen. Usai race tersebut, Veda mengumpulkan total 16 poin dan berada di peringkat keenam klasmen sementara. Pada 18-20 Maret 2022, Vega Pratama dkk akan tampil di Sirkuit Mandalika, Lombok, untuk mengikuti seri kedua Asia Talent Cup.