Perbasi panggil 48 atlet putra dan putri untuk seleknas timnas 3×3 U17

Logo PERBASI.

Badan Tim Nasional (BTN) Dewan Pengurus Pusat Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (DPP Perbasi) memanggil total 48 pemain yang masing-masing terbagi atas 24 atlet putra dan putri guna mengikuti seleksi nasional (seleknas) timnas bola basket 3×3 U17 Indonesia. “Benar, akan ada seleknas timnas 3×3 U17,” kata Sekjen DPP Perbasi Nirmala Dewi, di Jakarta, Jumat. Berdasarkan keterangan dalam pengumuman Perbasi di akun media sosial Instagram (IG) timnas, seleknas tersebut merupakan persiapan untuk menghadapi SEABA 3×3 U17 yang diselenggarakan di Kota Batam, Kepulauan Riau, pada pada 18-20 September 2026. Pada sektor putra, terdapat sejumlah nama yang dipanggil di antaranya Chimaobi Nzekwue, Miracle Christiano, Matthew Vander Setiawan, Denzel Waller, Mohammad Alkaysan Aldirono, Reiner Athaya Haiputra, dan Orlando Timothy Kaihena. Sementara daftar atlet putri diisi antara lain Chloe Cathleen Cung, Milessa Geana Serafine, Santika Honggo Serafine, dan Inez Angelina Welly. Perbasi menyebut, seleknas tersebut akan dipimpin Wahyu Widayat Jati sebagai pelatih kepala. Dia didampingi oleh Zulfahrizal, Raymond Shariputra, Stella Fabiola, dan Agus Batbual sebagai asisten pelatih. Seluruh pemain selanjutnya akan bersaing dalam proses seleksi untuk menentukan komposisi tim yang tampil dalam SEABA 3×3 U17. Ajang tersebut menjadi panggung penting bagi pemain muda Indonesia untuk mengasah kemampuan, sekaligus menguji kekuatan di level Asia Tenggara. Pemilihan pemain juga menjadi bagian dari upaya regenerasi timnas 3×3 Indonesia. Berdasarkan keterangan Federasi Bola Basket Internasional (FIBA) 3×3, format tiga lawan tiga menuntut pemain memiliki kemampuan individual, pengambilan keputusan cepat, daya tahan, serta kemampuan bertahan dan menyerang dalam ruang terbatas. Sementara itu Indonesia sebelumnya memiliki catatan positif pada SEABA 3×3 U17. Timnas putri keluar sebagai juara edisi 2025 di Singapura setelah mengalahkan Thailand pada partai final. Pencapaian tersebut menjadi modal sekaligus tantangan bagi regenerasi tim. Berikut daftar lengkap 24 atlet putra dan 24 putri yang dipanggil untuk Seleksi Nasional (Seleknas) Timnas 3×3 U17 Indonesia. Putra: 1. Miracle Christiano 2. Matthew Vander Setiawan 3. Denzel Waller Soenjoto 4. Mohammad Alkaysan Aldirono 5. Reiner Athaya Hadiputra 6.Orlando Timothy Kaihena 7. Juanito Zefanya Boseke 8. Darell Alderich 9. Bryan Kaisar Che Kang 10. Chimaobi Nzekwue 11. Noah Van Schendel 12. Rafky Abqary Basri 13. Ahmad Al Fairuz 14. Abraham Fajar Timothy Diawara 15. Marshall Farez Al Hadi 16. Steven Sebastian 17. Bryan Gilbert 18. Saquelle Arroza Edwinarandra 19. Daniel Glenn Mulia Sitepu 20. Justin Edoardo Lim 21. Frederick Budiawan 22. I Made Surya Dilaga 23. Gede Dio Arghya Naranatha 24. I Komang Tri Hita Karana Putra Putri: 1. Chloe Cathleen Cung 2. Milessa Geana Serafine 3. Santika Honggo Serafine 4. Arida Shafa Chayara 5. Tierra Belle Shakira Johansen 6. Raina Aisha Raheem 7. Jill Annabelle Jevanya Lohy 8. Abinda Lubna Azizah 9. Queensa Elvaretta Naura 10. Inez Angelina Welly 11. Maria Odifa Putri Hartono 12. Raouel Fulgencia Hendyawan 13. Kalinda Hauraa Iskandar 14. Fiorenza Celesta 15. Chelsea Aurelia Adellyne 16. Regina Cahyu Maharani 17. Piwara Cleophila Alzena 18. Joanne Giovanni 19. Richelle Evelyn Widjaja 20. Hannah Harshita 21. Syafira Dwita 22. Evelin Ediliani Wong 23. I Gusti Ayu Krisabella 24. Evelyn Papuana Felle

Langkah Berat Timnas Basket Putri 3X3 Di Piala Dunia, Butuh Dua Kemenangan Ke Babak Selanjutnya

Fanny Kalumata (putih) dkk wajib menang saat berjumpa Italia dan Turkmenistan, jika ingin lolos ke babak selanjutnya di FIBA 3X3 World Cup 2018, di Manila, Filipina. (FIBA 3X3).

Jakarta- Timnas basket putri 3X3 Indonesia butuh dua kemenangan jika ingin lolos ke babak selanjutnya pada Kejuaraan FIBA 3X3 World Cup (Piala Dunia) 2018, di Manila, Filipina. Skuat putri diperkuat Fanny Kalumata (Tenaga Baru Pontianak), Jovita Elizabeth (Surabaya Fever), Husna Latifah dan Yusranie Assipalma (Merpati Bali). Langkah berat itu harus dilalui Fanny dan kawan-kawan menyusul dua kekalahan beruntun atas Republik Ceko dan Malaysia. Di babak penyisihan, srikandi Merah Putih masuk di grup A bersama Republik Ceko, Malaysia, Italia, dan Turkmenistan. Di laga pertama, Indonesia sudahharus mengakui ketangguhan Republik Ceko dengan skor 11-22. Di laga ini, Indonesia bermasalah dengan akurasi, karena bisa membuat 24 tembakan, namun hanya 10 tembakan yang sukses memundi poin. Ini diperparah dengan 9 turn over. Jovita mencetak enam poin, dan Yusranie menyumbangkan tiga poin pada laga itu. Sebaliknya, Negara Eropa Tengah itu memaksimalkan permainan melalui Ramona Hejdova dan Ramona Stehlikova yang mencetak masing-masing 7 poin. Pada laga kedua, Indonesia tampil lebih baik saat berjumpa Malaysia. Bahkan, pertandingan berjalan seimbang. Jovita kembali menjadi penyumbang poin terbanyak dengan 7 poin. Namun tembakan forward dari Negeri Jiran Fook Yee Yap yang sukses membukukan 12 poin berasal dari 4 tembakan 1 poin, dan 4 tembakan 2 poin, akhirnya membuat Indonesia dipaksa menyerah dengan skor 14-21. Hasil itu membuat Indonesia harus berjuang keras disisa dua pertandingan berikutnya, pada Senin (11/6), bila ingin lolos ke babak selanjutnya saat berjumpa Italia yang pernah menembus 8 besar di Piala Dunia 3X3 pada 2017, dan Turkmenistan. Persiapan Fanny dan kawan-kawan di ajang ini memang tidak maksimal. Mereka hanya butuh kurang dari 1 minggu mempersiapkan diri jelang event FIBA 3X3 World Cup setelah ditunjuk menggantikan Venezuela yang mundur akibat terkendala visa. (Adt)

Hasil Dua Kali Ujicoba Buruk, Timnas Basket 3X3 Bidik Tembus Final Di Mongolia

Christie Apriani Rumambi dkk dibebankan target masuk final turnamen FIBA 3X3 Usia 23 Nations League 2018, di Mongolia. (mainbasket.com)

Jakarta- Dua ujicoba telah dijalani tim nasional (Timnas) 3X3 yang diproyeksikan ke ajang Asian Games 2018 yakni di FIBA 3X3 Asia Cup 2018, Shenzhen, Cina, 27 April hingga 1 Mei. Terkini, Timnas 3X3 putri Indonesia berlaga di International Women International Pro Tournament Chengdu Challanger 2018, pada 26-27 Mei. Hasil dari dua kejuaraan itu, performa pasukan Garuda masih kurang memuaskan. Fareza Tamrella, Manajer Timnas 3X3 Indonesia, mengatakan perkembangan yang didapat dari ujicoba terakhir adalah fisik dan fundamental sudah membaik bila dibandingkan saat tampil di Shenzhen, beberapa waktu lalu. “Pekerjaan rumahnya soal komunikasi tim dan mental bertanding yang lebih ditingkatkan lagi,” ujar Fareza, Kamis (31/5). Kini, skuat Merah Putih yang dihuni 8 pemain (4 putra dan 4 putri) yakni Tri Saputra, Erick Gozal, Reza Fahdani Guntara, dan Kevin Moses Poetiray dibagian putra. Dan, Christie Apriani Rumambi, Regita Pramesti, Dewa Ayu Made Sriartha Kusuma Dewi serta Jovita Elizabeth, dibagian putri. Anak asuh Wahyu Widayat Jati akan kembali mengikuti kejuaraan FIBA 3X3 Usia-23 (U-23) Nations League 2018 di Mongolia, pada 1-3 Juni. Di Mongolia, mereka dibebani target tinggi tembus ke partai final. Target itu beralasan, sebab mereka bakal bertem lawan yang setingkat. “Untuk turnamen FIBA 3X3 U-23 Nations League ini, kami ingin tampil babak final. Karena mereka akan bertanding dengan lawan-lawan yang sepadan,” cetus Fareza. (Adt)

Timnas 3X3 Putri Terbang ke Tiongkok, Siap Bidik Perunggu Asian Games 2018

Tim nasional 3X3 Putri Indonesia pekan ini akan tampil di Turnamen International Women Pro Tournament Chengdu Challenger 2018.(mainbasket.com)

Jakarta- Tim nasional 3X3 Putri Indonesia akan tampil di ‘Women International Pro Tournament Chengdu Challanger’, di China, pada Sabtu (26/5). Ajang yang diikuti Yusranie Assipalma dkk itu bagian dari persiapan jelang pesta olahraga terbesar di Asia Games 2018 sekaligus menambah pengalaman tanding dan jam terbang. Pada kompetisi berhadiah total 6.000 dollar Amerika Serikat (AS) itu, skuat Merah Putih bakal bersaing dengan 7 tim dari 6 negara. Tujuh negara tersebut terdiri dari Mongolia, Cina, Indonesia, Belarusia, Belanda, Serbia dan Australia. Tuan rumah Cina mengirimkan dua tim. Jadi total ada delapan peserta, antara lain China Women’s National 3×3 Basketball Team, China Women’s National 3×3 U23 Basketball Team, Dream Team Serbia, VIM Union Minsk Belarus, Ulaanbaatar Mongolia, Netherlands, Australia dan 3×3 Indonesia. Mereka dibagi menjadi dua grup di babak penyisihan yaitu grup A terdiri dari Cina, Mongolia, Indonesia dan Serbia. Sedangkan di grup B bersaing Cina U23, Belanda, Australia dan Belarusia. Di kejuaraan FIBA 3X3 Asia Cup 2018, di Shenzhen, China, 29 April – 1 Mei 2018, Indonesia hanya mampu duduk diurutan 7 klasemen akhir. Wahyu Widayat Jati, Pelatih Timnas 3X3 Putri Indonesia, bakal melakukan perombakan komposisi pemain jelang ‘Women International Pro Tournament Chengdu Challanger’. Turnamen untuk putri ini digelar bersamaan dengan FIBA 3×3 Chengdu Challenger 2018. Jadi turnamen putri dimainkan di lapangan yang sama, di sela-sela pertandingan tim putra. Regita Pramesti dan Ayu Sriartha, yang sebelumnya berada di standby list Tim Nasional, pada Asia Cup, kini menggantikan Jovita Elizabeth Simon dan Yusranie Assipalma. Sementara, Christie Apriyani Rumambi dan Lea Elvensia Kahol, tetap jadi pilihan utama. Fareza Tamrella, Manajer Tim Nasional 3×3 Indonesia, mengatakan di Asian Games nanti memiliki target bisa masuk 3 besar. “Targetnya menembus peringkat 3 besar di Asian Games nanti, minimal dapat perunggu. Peluang Indonesia cukup besar,” ujar Fareza, dilansir laman resmi srikandicup, Jumat (25/5). Hal serupa diungkap Wahyu. “Harus improve dan learn something. Jangan mengulang kesalahan yang sama. Target saat ini adalah target antara, bukan selalu juara pada tiap turnamen, namun bagaimana pemain bertanding hingga mencapai batas maksimal mereka. Itu yang saya mau,” timpal pelatih yang akrab disapa Cacing itu. (Adt) Skuat Tim Nasional 3×3 Putri Indonesia : 1. Lea Elvensia Kahol 2. Christie Apriyani Rumambi 3. Ayu Made Sriartha 4. Regita Pramesti Standby Players (Jakarta) : 1. Jovita Elizabeth Simon 2. Yusranie Assipalma