Petinju Muda Asal Buleleng Juara WBC Asia Youth

I Ketut Surya Dharma Adnyana

Petinju muda asal Busungbiu, Buleleng mengharumkan nama Bali di kancah internasional. I Ketut Surya Dharma Adnyana, meraih gelar WBC Asia Youth Super Flyweight Champion setelah mengalahkan petinji dari Thailand. Atas prestasi yang diraih itu, Gubernur Bali, Wayan Koster, Selasa (22/7/2025) menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya terhadap Surya Dharma Adnyana dan memberikan komitmen dukungan penuh terhadap kelanjutan pendidikan Surya Dharma. “Nanti saya support, termasuk pendidikan jika ingin melanjutkan ke perguruan tinggi. Kita akan bantu beasiswa,” ujar Gubernur Koster saat audiensi di Rumah Jabatan Jayasabha, Denpasar. Petinju muda yang akrab disapa “The Pretty Boy” ini sukses mencetak sejarah sebagai satu-satunya orang Bali yang pernah meraih gelar juara WBC Asia Youth. Ia meraih kemenangan spektakuler melalui TKO di ronde pertama saat menghadapi petinju asal Thailand, Puriwat Taosuwat, dalam ajang Byon Combat 5yang digelar di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, pada 1 Juli 2025. Surya Dharma merupakan putra daerah asal Desa Busungbiu, Buleleng, dan merupakan lulusan SMA Negeri 1 Denpasar. Ia mulai menekuni dunia tinju secara serius sejak dua tahun lalu. Meski baru terjun ke dunia profesional, rekornya impresif, belum pernah mengalami kekalahan. Di dunia amatir, ia mencatatkan 10 kali pertandingan dengan hanya sekali kalah, sebelum naik ke level profesional dan menunjukkan ketangguhannya di atas ring. Kisah perjuangan dan keberhasilan Surya Dharma di usia muda ini menjadi inspirasi bagi generasi muda Bali. Ia membuktikan bahwa dengan kerja keras dan dedikasi tinggi, anak-anak daerah mampu bersaing dan berprestasi di tingkat internasional.

BAJC 2025: Garuda Muda Siap Revans di Nomor Perorangan

simulasi pertandingan jelang WONDR Badminton Asia Junior Championships 2025

Jelang berlangsungnya kejuaraan individu WONDR Badminton Asia Junior Championships 2025 , tim Indonesia melakukan latihan di Gor Indoor Manahan Solo. Pertandingan perorangan WONDR Badminton Asia Junior Championships 2025 sendiri akan digelar mulai Rabu (23/07/2025). Tim yang berlatih adalah Tim Junior Indonesia yang bermain di beregu campuran sebanyak 20 atlet dan juga 26 atlet junior tambahan yang mengikuti turnamen perorangan. Total ada 46 atlet Junior Indonesia yang akan berlaga di turnamen ini. Pertandingan beregu campuran telah berakhir hari ini dengan kemenangan tim China atas Thailand dengan skor akhir 110-90, Sementara itu Garuda muda terhenti di babak Quarterfinal oleh Korea dengan skor tipis 110-109. Hasil ini tentunya diharapkan menjadi motivasi agar bisa lebih baik lagi secara individu. “Saya berharap pencapaian di beregu dapat dijadikan bahan evaluasi dan kesiapan atlet dan pelatih di event perorangan serta dapat menunjukkan semangat, motivasi, dan kepercayaan diri yang lebih kuat lagi untuk dapat mengeluarkan seluruh kemampuan dan menghasilkan prestasi yang lebih baik lagi,” ujar Kabid Binpres PBSI, Eng Hian . Di sektor tunggal putra, Indonesia akan menurunkan 7 wakilnya. Kepala pelatih tunggal putra pratama, Wiempie Mahardi mengatakan kondisi atletnya dalam keadaan siap bertanding dan berharap mendapatkan dukungan langsung dari penonton di Gor Indoor Manahan Solo dan juga melalui layar kaca dan live streaming. “Persaingan di sektor tunggal putra hampir merata, terutama pemain unggulan dari negara-negara seperti Cina, Thailand, Korea, India, Jepang, Hongkong, Chinese Taipei, dan Malaysia. Saya berharap atlet kita bisa tampil maksimal, tetap fokus dan tidak over percaya diri. Semoga bisa ada gelar juara untuk sektor tunggal,” ungkap Wiempie. Sementara itu di sektor ganda putra, kepala pelatih ganda putra pratama, Chafidz Yusuf mengatakan kondisi anak buahnya dalam keadaan baik dan tidak ada cedera. Evaluasi Chafidz untuk penampilan anak buahnya dalam kategori beregu campuran adalah penambahan kekuatan dan rasa percaya diri yang perlu ditingkatkan. Sedangkan dari sisi tehnik kinerja mereka cukup baik. “Untuk persaingan di sektor ganda putra cukup merata dan untuk lawan terkuat ada dari China dan Korea. Saya menargetkan minimal mereka masuk semifinal, tapi tentunya saya berharap mereka bisa menampilkan prestasi yang lebih baik lagi,” ucap Chafidz menutup perbincangan. Skuad Daftar Indonesia Tunggal Putra Moh. Zaki Ubaidillah Richie Duta Richardo Dendi Triansyah Denis Azzarya Radithya Bayu Wardhana Arga Nugraha Sigfar Fardhan Rainanda Joe Tunggal Putri Thalita Ramadhani Wiryawan Kavitha Nadjwa Aulia Salsabila Amiradana Jolin Angelia Christabel Calista Purwanto Shaafiya Yasmin Maitsaa Auberta Zerlina Ganda Putra Devin Artha Wahyudi/Ikhsan Lintang Pramudya Muhammad Vito Annafsa/Grendly Alkatib Lumintang Alexius Ongkytama Subagio/Aquino Evano Keneddy Tangka Raihan Daffa Edsel Pramono/Muhammad Rizki Mubarrok Akmal Nurrahman/Revand Harianto Anju Siahaan/Faizal Pangestu Ganda Putri Rinjani Kwinara Nastine/ Riska Anggraini Jania Novalita Situmorang/ Sheila Lidia Keyla Annisa Putri/ Micha Leona Luthfia Wardoyo Aurelia Syakira Putri/ Atresia Naufa Candani Putri Melvina Dwiwahyuningsih/Aura Zalfa Syafiya Selsi Josika/Yasintha Ristyna Putri Ganda Campuran Ikhsan Lintang Pramudya/Rinjani Kwinara Nastine Kenzie Yoe/Luna Rianty Saffana Theodorus Steve Kurniawan/Leonora Keyla Frandrica Ghian Rizqy Sofyan/Salsabila Zahra Aulia Muhammad Mulky Aufa Atmaja/Salma Mufida Raihan Daffa Edsel Pramono/Atresia Naufa Candani Faizal Pangestu/Anju Siahaan