BAJC 2025: Sengit! Indonesia Juara Grup B usai Bungkam Malaysia

Devin Artha Wahyudi/Ikhsan Lintang Pramudya

Tim bulutangkis Indonesia melaju ke babak perempat final dengan status juara Grup B pada ajang Badminton Asia Junior Championships 2025 . Kepastian itu didapat setelah skuad Merah Putih bungkam Malaysia dengan skor akhir 110-92 di GOR Indoor Manahan, Solo, Jawa Tengah, Minggu (20/7/2025). Tunggal putra Indonesia, Moh. Zaki Ubaidillah, memulai perjalanan timnya dengan manis karena menang 11-5 atas Kong Wei Xang. Namun sayangnya di laga kedua, ganda putri Indonesia, Rinjani Kwinara Nastine/Riska Anggraini menelan kekalahan 20-22 dari Zi Yu Low/Dania Sofea. Meski demikian, Indonesia kembali memegang kendali pada gim ketiga yang mempertemukan Thalita Wiryawan kontra Oo Shan Zi. Tunggal putri Pelatnas PBSI itu menang 33-29 atas Shan Zi. Kemudian hasil manis juga didapat pada sektor ganda campuran yang dimainkan Steve Kurniawan/Luna Rianty Saffana. Steve/Luna menang tipis atas pasangan Malaysia, Loh Zheng/Noraqilah Maisarah dengan skor 44-43. Lalu, Indonesia kembali unggul di partai kelima yang dimainkan sektor ganda putra. Duet Devin Artha Wahyudi/Ikhsan Lintang Pramudya meraih kemenangan atas Loh Zheng/Tan Zhi Yang dengan skor 55-52. Partai keenam kembali dimainkan oleh Ubed. Tunggal putra muda Pelatnas PBSI Cipayung itu kembali meraih kemenangan, yang kali ini membungkam Boon Le Lim dengan skor 66-60. Rinjani/Riska yang sempat kalah di gim kedua, kali ini berhasil menang atas Zi Yu Low/Dania Sofea dengan skor 77-67. Kemudian Thalita juga kembali meraih kemenangan, yang kali ini mengalahkan Eng Ler Qi dengan skor 88-73 di partai ke delapan. Indonesia mempertahankan tren positifnya di dua partai terakhir. Ganda campuran Indonesia, Devin/Rinjani menang atas Datu Anif Asrah/Dania Sofea dengan skor 99-81 di gim kesembilan. Kemudian laga terakhir dimainkan oleh sektor ganda putra. Devin yang kembali berpasangan dengan Ikhsan berhasil mengalahkan Irfan Shazmir/Ahmad Redzuan dengan skor 110-92. Indonesia pun menutup pertandingan dengan kemenangan, sekaligus melaju ke babak perempat final dengan status juara Grup B. Dibabak knock-out, Tim Junior Indonesia akan berhadapan dengan Korea di babak Quarter Final yang akan berlangsung besok (21/7) di Gor Indoor Manahan Solo. Sumber: Sindo News

Keren! Akademi Persib Cimahi Juara Gothia Cup U13

Tim Akademi Persib Cimahi U13 Boys All Stars

Tim Akademi Persib Cimahi (APC) U13 Boys All Stars meraih gelar juara Gothia Cup 2025 kategori putra U13 setelah mengalahkan FC Stockholm Internazionale dengan skor meyakinkan 5-1 di partai final yang berlangsung di SKF Arena, Gothenburg, Swedia, Sabtu (19/7/2025). Pelatih APC, Agi Maulana, menyampaikan rasa syukurnya atas pencapaian tersebut. Ia mengapresiasi perjuangan para pemain serta dukungan dari berbagai pihak. “Alhamdulillah, kami sangat bersyukur bisa menjadi juara. Terima kasih atas kerja keras para pemain dan dukungan dari SKF Industrial Indonesia, manajemen Akademi Persib Cimahi, serta doa dari seluruh masyarakat Indonesia,” ujarnya dalam pernyataan tertulis, Minggu (20/7/2025). Perjalanan APC di turnamen ini terbilang gemilang. Mereka membuka fase grup dengan kemenangan 4-1 atas Sandarna BK, lalu melibas FC Gorgasali (Georgia) 9-0, menundukkan La Academia FC (Honduras) 5-0, dan mengalahkan Academy Travel Sport (Prancis) 2-0. Pada babak 32 besar, APC menyingkirkan IFK Goteborg dengan skor 4-1. Laju mereka berlanjut dengan kemenangan telak 10-0 atas Colegio Pentagon (Brasil) di 16 besar. Pada perempat final, APC menundukkan Vicente del Bosque Academy Blue (Spanyol) 4-1, dan mengamankan tiket final setelah menang 1-0 atas GAIS (Swedia) di semifinal. Dari sembilan pertandingan, APC mencetak total 47 gol dan hanya kebobolan empat kali. Gelar juara ini dilengkapi dengan prestasi individu, setelah Raushan Ochank Syam dinobatkan sebagai pemain terbaik turnamen. “Kami bisa meraih ini karena kekompakan dan semangat tim,” ujar Raushan. Tim APC diperkuat oleh para pemain binaan dan delapan pemain All-Star dari program “Meet the World with SKF Road to Gothia Cup 2025”. “Prestasi ini menunjukkan potensi besar pemain muda Indonesia. Semoga mereka terus berkembang dan suatu saat membela timnas,” kata Nita Nuriman, project director program tersebut dari SKF Industrial Indonesia. Selain APC, dua tim lain juga dikirim oleh SKF Industrial Indonesia: Papua Football Academy (U14) dan SDN Srengseng 01 Jakarta (U13 putri). Namun, keduanya belum meraih gelar. PFA U14 tersingkir pada babak play-off A setelah kalah adu penalti dari EC Panorama 1991 (Brasil), sedangkan SDN Srengseng 01 kalah dari Hammarby IF 2 (Swedia) pada babak play-off B.

BAJC 2025: Indonesia Raih Kemenangan Ketiga

Salsabila Amiradana

Indonesia memetik kemenangan ketiga pada Badminton Asia Junior Championships (BAJC) 2025 nomor beregu, Sabtu (19/7). Bertanding di GOR Indoor Manahan, Solo, Jawa Tengah, tim tuan rumah menundukkan Singapura dengan skor 110-66. Pemain tunggal putra Merah-Putih, Richie Duta Richardo memuji kekompakan tim dalam tiga laga terakhir pada kejuaraan bulu tangkis Asia level junior yang menggunakan sistem relay point ini. Richie, yang turun di partai kesembilan melawan Ding Han Jin, menilai performanya kurang maksimal sepanjang pertandingan meski mengakhiri laga dengan kemenangan 99-56. Ia juga merasa terbawa permainan Ding di awal pertandingan. “Sempat tertinggal, tapi saya coba lebih menenangkan diri lalu menambah fokus sehingga bisa mengurangi mati-mati sendiri,” jelasnya kepada tim Humas dan Media PP PBSI. Ia juga berpendapat, dengan sistem relay point dengan total 110 poin ini, setiap pemain yang bertanding harus langsung siap sejak poin pertama. “Tidak boleh banyak coba-coba,” tegasnya. Richie, peraih medali emas PON 2024 Aceh-Sumut, juga menyampaikan, “Untuk kekompakan tim ini sangat bagus. Kami selalu menjaga komunikasi, banyak bareng-bareng di dalam dan luar lapangan.” Sementara, pemain tunggal putri Salsabila Amiradana menyampaikan rasa terima kasih telah dipercaya memperkuat tim Indonesia untuk kali kedua. Ia juga meluapkan rasa syukur atas kemenangan yang diraihnya melawan Zakaria Aaliyah, yang berakhir dengan skor 22-10. “Penampilan saya kemarin kurang baik dan saya bersyukur bisa menebus hari ini dengan permainan yang lebih baik,” kata pemain asal PB Djarum ini. “Memang belum ke performa maksimal, tapi saya bisa lepas dari tekanan yang ada,” Salsabila, menambahkan. Hampir serupa dengan Richie mengenai sistem relay point, Salsabila juga menekankan pentingnya kesiapan atlet sebelum memasuki arena pertandingan. “Poin 11 sangat cepat, keputusan yang diambil juga harus cepat dan tepat. Tidak boleh kebanyakan berpikir,” jelasnya, yang kemudian menyatakan, “Besok kalau dipercaya lagi saya harus menguatkan hati dan pikrian saya. Karena di pertandingan ini bukan main teknik atau fisik tapi juga mental,” pungkasnya. Berikut hasil pertandingan Grup B antara Indonesia dan Singapura: Ikhsan Lintang Pramudya/Devin Artha Wahyudi vs. Boon Jie Le Marco/Tan Jia Hui 11-5 Salsabila Amiradana vs. Zakaria Aaliyah 22-10 Rinjani Kwinara Nastine/Riska Anggraini vs. Zheng Yan Li/Teo Eng Ker 33-17 Moh. Zaki Ubaidillah vs. Ding Han Jin 44-20 Rinjani Kwinara Nastine/Devin Artha Wahyudi vs. Tan Jia Hui/Lim Ke Jia Khloe 55-25 Raihan Daffa Edsel Pramono vs. Muhammad Rizki Mubarrok Boon Jie Le Marco/Ng Ming Zhe 66-37 Thalita Ramadhani Wiryawan vs. Zakaria Aaliyah 77-43 (0:06) Aurelia Syakira Putri/Sheila Lidia vs. Lim Ke Jia Khloe/Lua Le En Jessie 88-45 Richie Duta Richardo vs. Ding Han Jin 99-56 Luna Rianty Saffana/Ikhsan Lintang Pramudya vs. Ng Ming Zhe/Zheng Yan L 110-66 Sumber: Djarum Badminton