Kejurprov Voli Indoor U18 Antar Klub se-Jawa Timur Catatkan Rekor

Kejurprov Voli Indoor U18 Antar Klub se-Jawa Timur

Kabupaten Tulungagung menjadi pusat perhatian pecinta bola voli Jawa Timur setelah menjadi tuan rumah Kejurprov Bola Voli Indoor U18 Antar Klub Se-Jawa Timur Tahun 2026. Ajang bergengsi ini diikuti 67 klub, terdiri dari 36 tim putra dan 31 tim putri dari berbagai kabupaten/kota di Jawa Timur. Kejuaraan yang berlangsung selama tujuh hari, mulai Selasa, 20 Januari hingga Senin, 26 Januari 2026, digelar di dua venue utama, yakni GOR Lembupeteng dan GOR Sari Bumi Boro, Kecamatan Karangrejo, Kabupaten Tulungagung. Kejurprov Bola Voli Indoor U18 Jatim 2026 secara resmi dibuka oleh Ketua Umum PBVSI Pengprov Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto yang diwakili Ketua Harian PBVSI Pengprov Jatim, Kombes Pol Jules Abraham Abast, Selasa (20/1/2026). Dalam sambutannya, Kombes Pol Jules Abraham Abast menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung suksesnya penyelenggaraan kejuaraan, mulai dari Kapolres Tulungagung, Pemerintah Kabupaten Tulungagung, KONI Tulungagung, hingga PBVSI Kabupaten Tulungagung sebagai tuan rumah. Menurutnya, Kejurprov kali ini mencatat sejarah baru sebagai ajang Kejurprov bola voli dengan jumlah peserta terbanyak sepanjang pelaksanaannya di Jawa Timur. “Jumlah peserta yang mencapai 36 tim putra dan 31 tim putri merupakan rekor tersendiri. Ini menunjukkan tingginya antusiasme serta keberhasilan pembinaan bola voli usia muda yang semakin merata di Jawa Timur,” ungkap Kombes Abast. Ia menambahkan, tingginya partisipasi juga mencerminkan kepercayaan besar dari daerah-daerah kepada Kabupaten Tulungagung dalam menyelenggarakan event olahraga berskala provinsi. Lebih jauh, Kombes Abast menegaskan bahwa Kejurprov Bola Voli Indoor U18 bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan memiliki nilai strategis dalam pembinaan prestasi jangka panjang. “Kejuaraan ini menjadi sarana evaluasi hasil pembinaan atlet usia muda sekaligus wadah penjaringan bibit-bibit unggul yang kelak diharapkan mampu mengharumkan nama Jawa Timur di level nasional bahkan internasional,” tegasnya. Acara pembukaan Kejurprov Bola Voli Indoor U18 Jatim 2026 turut dihadiri Kapolres Tulungagung AKBP Dr. Ihram Kustarto, S.H., S.I.K., M.Si., M.H., Wakapolres Tulungagung, Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga, serta Ketua KONI Kabupaten Tulungagung. Hadir pula jajaran pejabat utama Polres Tulungagung, Kapolsek jajaran, pengurus PBVSI Pengprov Jawa Timur, PBVSI Kabupaten Tulungagung, para wasit dan panitia, pelatih, ofisial, serta seluruh atlet peserta kejuaraan.

Ini Dia Juara Kejurnas Bola Voli Antarklub U19 2025

Tim putra Pasundan

Pasundan di sektor putra dan Ganevo Yogya di sektor putri berhasil meraih gelar juara dalam Kejurnas Bolavoli Antarklub U19 Tahun 2025 di GOR Mastrip Probololinggo, Minggu (30/11/2025). Pasundan, klub asal Bandung itu menjadi juara setelah memenangkan laga melawan Porvid Kudus dengan skor 3-0 (26-24, 33-31, 25-21). Usai laga pelatih Pasundan, Fatah Ibrahim Suanda mengungkapkan timnya diinstruksikan untuk main lepas. “Tidak ada beban harus menang. Kalian main bebas saja. Itu instruksi saya kepada pemain,” kata Fatah. Dengan adanya instruksi itu, lanjut Fatah, timnya bermain tanpa beban. Meskipun sempat mendapat perlawanan di set pertama dan kedua. “Namun mereka bisa menyelesaikan dengan kemenangan,” jelasnya. Di sektor putri, Ganevo Yogya memenangi final dengan skor 3-1 atas Grobogan Mitra Bank Jateng, lewat angka 25-16, 25-13, 20-25, 25-18. Tidak ada perubahan strategi dari pertandingan semifinal melawan Petrokimia. Asisten pelatih Koko Prasetyo Darkuncoro memilih melanjutkan skema bertahan yang sebelumnya mereka adopsi, gaya yang ia sebut mirip permainan tim Jepang. “Kita tidak mengubah strategi… itu saya terapkan lagi di final ini,” ucapnya. Pasundan dan Ganevo sebagai juara putra dan putri, selain menerima piala dan medali, juga mendapat hadiah uang pembinaan sebesar Rp 35 juta. Sedangkan runner-up, Porvit Kudus dan Grobogan Mitra Bank Jateng, masing-masing putra dan putri menerima piala dan uang pembinaan sebesar Rp 25 juta. Di posisi ketiga putra, Indomaret dan Petrokimia putri mendapatkan piala dan hadiah pembinaan masing-masing Rp 20 juta. Sementara peringkat keempat putra, Privolley Gurita Kaur dan keempat putri, Lampung Phinisi mendapatkan Rp 15 juta. Susunan Pemain Terbaik (The Best) Putra:  Best outset hitter – Moch Alfian Deni Ansyah (Porvit) Best outset hitter – Fauzan Nibras (Pasundan) Best middle blocker – Putra Bagus Hidayatullah (Indomaret) Best middle blocker – Yusuf Bachtiar (Porvit) Best Opposite Spiker – Raffa Dwiyanto Putra (Pasundan) Best Setter – Irfan Fauzan (Pasundan) Best Libero – Bimo Reno Prakoso (Porvit) MVP – Fauzan Nibras (Pasundan) Putri: Best outset hitter – Azkiya Sanie Nur Hidayah (Ganevo) Best outset hitter – Davina Septianti Eka Putri (Grobogan) Best middle blocker – Syakirah Athania Putriiska (Petrokimia) Best middle blocker – Rafeyfa Alya Wibowo (Ganevo) Best Opposite Spiker – Farin Rizkyana Dewi (Grobogan) Best Setter –  Keysa Devi Arvena (Ganevo) Best Libero –  Lulu Callista Aurellia (Grobogan) MVP – Keysa Devi Arvena (Ganevo) Masing-masing terbaik di kategorinya menerima hadiah uang pembinaan sebesar Rp 1 juta. Sedangkan MVP Rp 1,5 juta.

Asian Youth Games 2025: Timnas Voli Putri Raih Perak

Skuad Timnas Voli Putri Indonesia U18

Perjuangan heroik Tim Nasional (Timnas) Voli Putri U18 Indonesia harus berakhir dengan pilu. Mereka gagal meraih medali emas setelah menelan kekalahan dramatis 2-3 (26-28, 25-20, 25-18, 17-25, 14-16) dari rival kuat, Iran, di babak final Asian Youth Games (AYG) 2025, yang diselenggarakan di Isa Sports City, Bahrain, Rabu (29/10/2025) malam WIB. ​Hasil ini menempatkan Indonesia di posisi kedua dan berhak membawa pulang medali perak, sebuah pencapaian sejarah bagi voli putri muda Indonesia di kancah Asia. Usai laga ​pelatih kepala Timnas Voli Putri U18 Indonesia, Marcos Sugiyama, menyampaikan rasa bangganya terhadap perjuangan anak asuhnya, meski harus puas dengan medali perak. Pelatih berdarah Brasil-Jepang ini menyoroti bagaimana timnya mampu memberikan perlawanan maksimal, terutama dalam menghadapi tekanan di set-set genting. ​”Ini adalah pengalaman yang luar biasa berharga. Tentu kami sedikit kecewa dengan hasil akhir, karena kami sudah sangat dekat dengan emas,” ujar Sugiyama. “Namun, saya katakan kepada para pemain, mereka telah memberikan yang terbaik. Bermain lima set di final melawan tim sekelas Iran menunjukkan bahwa mentalitas bertanding anak-anak sudah terbentuk. Kami hanya kurang beruntung di momen-momen penentuan, terutama di dua poin terakhir tie-break,” tambahnya. ​Sugiyama juga optimistis bahwa medali perak ini menjadi modal penting bagi masa depan timnas voli putri Indonesia. “Medali perak ini adalah sejarah dan bukti bahwa kita bisa bersaing di level tertinggi Asia. Pengalaman ini akan membuat mereka lebih kuat untuk turnamen berikutnya,” tukasnya.

Kejurprov Bola Voli U-15 Jatim di Sidoarjo, Cari Bibit Atlet Terbaik

Kejuaraan Provinsi Bola Voli U-15 Jawa Timur

Kejuaraan Provinsi Bola Voli U-15 Jawa Timur, digelar di GOR Sidoarjo, Sabtu (11/1/2025). 34 klub putra dan 36 klub putri akan bertanding memperebutkan juara hingga puncaknya 17 Januari mendatang. Ketua Harian PBVSI Jatim Kombes. Pol. Dirmanto menjelaskan, tujuan utama dari Kejurprov ini tidak hanya untuk menciptakan kompetisi yang kompetitif, tetapi juga untuk menjaring bibit-bibit muda berbakat yang dapat menjadi harapan masa depan olahraga bola voli Indonesia. “Melalui Kejurprov kali ini, kami berharap dapat menemukan atlet-atlet muda berbakat yang nantinya akan dilatih dan dikembangkan lebih lanjut untuk bersaing di tingkat nasional bahkan internasional. PBVSI Jatim memiliki visi untuk memajukan olahraga bola voli, dan turnamen ini adalah salah satu langkah konkretnya,” jelasnya. Turnamen ini juga menjadi momentum penting dalam memperkuat pembinaan olahraga bola voli di Jawa Timur. Ajang ini juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan antarklub serta membangun semangat sportivitas di kalangan atlet muda. Lebih lanjut ia mengungkapkan bahwa PBVSI Jatim terus berupaya memberikan dukungan penuh kepada para atlet muda. Ia menekankan bahwa atlet-atlet terbaik dari Kejurprov ini akan disiapkan untuk berkompetisi di Kejuaraan Nasional (Kejurnas) serta ajang internasional lainnya. “Kami berkomitmen untuk mencetak atlet-atlet terbaik dari Jawa Timur. Melalui pelatihan yang terarah dan dukungan yang maksimal, para atlet ini diharapkan dapat mengharumkan nama Jawa Timur di tingkat nasional maupun internasional,” pungkasnya. Sumber: jatimnow.com

PBVSI Targetkan Pembinaan Pemain dan Regenerasi Timnas Pada 2025

Konferensi Pers Jelang Proliga 2025 Di Jakarta, Selasa (17/12/2024)

Ketua Umum Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI), Imam Sudjarwo menargetkan pembinaan pemain dan regenerasi tim nasional Indonesia pada 2025, mulai untuk Livoli Divisi 1, Divisi utama, sampai kompetisi U-16, U-17, U-19 dan U-20. “Kami harapkan Proliga tahun 2025 nanti akan menghasilkan atlet-atlet muda berbakat yang nantinya bisa bergabung di timnas yang akan berlaga di event-event internasional,” ujar Imam dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa. Imam lalu berharap Proliga 2025 menghasilkan atlet-atlet muda berkualitas, apalagi saat ini PBVSI mempunyai klub pembinaan pemain muda di Proliga, yakni Jakarta Garuda Jaya dan Yogyakarta Falcons. “Kemudian yang kedua untuk Proliga tahun 2025 ini juga menjadi ajang training camp khususnya untuk Garuda Jaya, yang akan bermain di AVC Challenge Under 21 di China yang akan dilaksanakan Agustus tahun 2025,” imbuh Imam. Pada 2025, PBVSI telah mempersiapkan timnas putra dan putri U-21 untuk bersaing dalam Piala Dunia U-21 tahun itu atau Volleyball Youth Championships 2025. Nantinya mayoritas pemain timnas Indonesia U-21 dihuni pemain-pemain Jakarta Garuda Jaya di sektor putra, dan Yogya Falcons di sektor putri. Volleyball Youth Mens Championships U-21 2025 dijadwalkan berlangsung di Jiangmen, China, mulai 18 hingga 31 Agustus 2025, sedangkan Volleyball Youth Womens Championships U-21 2025 diadakan di Surabaya, Jawa Timur mulai 7 hingga 17 Agustus tahun depan. Sumber: ANTARA

Indonesia Turunkan Pemain Muda pada AVC Challenge Cup 2024 di Bahrain

Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI), mengirimkan pemain-pemain muda untuk mengikuti ajang Asian Volleyball Championship (AVC) Challenge Cup 2024 di Bahrain pada 2-9 Juni. Sebelum berangkat ke Bahrain, para pemain mendapat pengarahan langsung dari Ketua Umum PBVSI Komjen Pol (Purn) Imam Sudjarwo di Padepokan Voli Jenderal Polisi Kunarto, Sentul, Bogor, Kamis (30/05). Imam menjelaskan, tim yang diturunkan dalam turnamen bola voli antarnegara Asia itu adalah tim yang akan berlaga pada AVC U-20 tahun 2024 di Surabaya. “AVC Challenge Cup di Bahrain ini event senior tapi kami berangkatkan tim U-20 yang sudah berlatih di ProLiga dengan nama tim Jakarta Garuda Jaya. Sasaran utama kita adala AVC U-20 di Surabaya,” jelas Imam. Menurut Imam, dengan menurunkan pemain muda juga sebagai upaya regenerasi atlet bola voli di Indonesia. Selain itu, ajang AVC Challenge Cup 2024 juga bentrok dengan gelaran ProLiga Indonesia. “Pemberitahuan adanya AVC itu agak terlambat saat ProLiga sudah bergulir,” jelas Imam. “Jadi kami juga tidak memiliki banyak pilihan pemain karena yang senior tidak dilepas oleh klubnya,” imbuhnya Imam juga memotivasi atlet yang akan terbang ke Bahrain untuk tidak perlu takut terhadap lawan yang lebih senior dan berpengalaman. Indonesia sendiri tergabung dalam Grup C bersama Korea Selatan dan Qatar. Meski tidak mudah, Imam yakin pemain muda Indonesia mampu berbicara banyak pada turnamen itu. “Yang penting kerahkan semua kemampuan. Jangan takut kalah. Soal hasil, itu kuasa Tuhan. Tapi kita harus berikan yang terbaik sesuai kemampuan,” tegas Imam. Adapun para pemain yang diturunkan dalam AVC Challenge Cup 2024 di Bahrain diantaranya: Mohammad Fahril Setiawan (Setter), Darda Mulya Muhammad (Middle Blocker), Rangga Dwi Hatmojo (Outside Hitter), Agustino (Middle Blocker), Raihan Rizky Attorif (Libero), Rangga Dwi Hatmojo (Outside Hitter), dan Fauzan Nibras (Opposite). Pelatih: Joni Sugiyatno, asisten pelatih 1: Anwar Sadat, asisten pelatih 2: Miko Fajar Bramantyo, terapis: Taufik Adiguna, wasit: Indra Muflih. Sumber: Merdeka.com